SKRIPSI. Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh gelar Sarjana Kedokteran gigi. Oleh: SHANGITA BALA JOTHY NIM:

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "SKRIPSI. Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh gelar Sarjana Kedokteran gigi. Oleh: SHANGITA BALA JOTHY NIM:"

Transkripsi

1 PENGETAHUAN PASIEN YANG BERKUNJUNG KE PRAKTEK DOKTER GIGI DI KOTAMADYA MEDAN TERHADAP PENULARAN HIV/AIDS MELALUI TINDAKAN KEDOKTERAN GIGI DI PRAKTEK DOKTER GIGI SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh gelar Sarjana Kedokteran gigi Oleh: SHANGITA BALA JOTHY NIM: PEMBIMBING : Sayuti Hasibuan, drg., Sp PM Indri Lubis, drg FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2013

2 Fakultas Kedokteran Gigi Departemen Ilmu Penyakit Mulut Tahun 2013 Shangita Bala Jothy Pengetahuan Pasien yang Berkunjung ke Praktek Dokter Gigi di Kotamadya Medan Terhadap Penularan HIV/AIDS Melalui Tindakan Kedokteran Gigi di Praktek Dokter Gigi. x+55 halaman Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) merupakan salah satu masalah kesehatan yang berkembang sangat cepat di dunia. Sejak kasus HIV/AIDS pertama kali ditemukan di Indonesia pada tahun 1987, jumlah kasus tersebut terus bertambah dan menyebar hampir di seluruh provinsi di Indonesia, baik di daerah perkotaan maupun pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan pasien terhadap penularan HIV/AIDS melalui tindakan perawatan kedokteran gigi di praktek dokter gigi. Penelitian ini merupakan penelitian survei deskriptif dengan menggunakan pendekatan cross sectional untuk mempelajari dinamika korelasi antara faktor-faktor risiko dengan efeknya yaitu pengetahuan terhadap penularan HIV/AIDS melalui tindakan kedokteran gigi di praktek dokter gigi. Penelitian ini dilakukan di praktek-praktek dokter gigi di Kotamadya Medan selama bulan November dan Desember Sampel pada penelitian ini terdiri dari 100 orang pasien yang berkunjung ke praktek-praktek dokter gigi dan pengambilan praktek gigi dilakukan dengan cara simple random sampling. Pemilihan pasien menggunakan teknik pemilihan sampel secara purposive non probability sampling. Pengumpulan data diperoleh dengan survei lapangan, yaitu dengan mengunjungi responden, memberikan kuesioner kepada responden, dan diisi langsung oleh responden. Analisa data dilakukan dengan menghitung persentase pengetahuan pasien terhadap penularan HIV/AIDS melalui tindakan perawatan kedokteran gigi di praktek dokter gigi. Hasil penelitian menunjukkan 68% responden mengatakan HIV/AIDS dapat ditularkan dalam praktek dokter gigi dan

3 57% responden mengatakan tindakan pencabutan gigi dapat mengakibatkan penularan HIV/AIDS. Semua responden dalam penelitian ini menyatakan penularan HIV/AIDS dapat terjadi melalui darah. Perawatan gigi yang sering menimbulkan perdarahan, yaitu melalui alat-alat tajam yang kurang steril dapat menyebabkan terjadinya penularan. Sebagai kesimpulan, penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan responden tentang penularan HIV/AIDS di praktek dokter gigi tinggi, tapi hanya mencapai tingkat tahu dan belum memasuki tingkat memahami. Informasi tentang penularan HIV/AIDS dalam praktek dokter gigi terlihat masih belum diterima secara merata oleh masyarakat Kotamadya Medan. Daftar Rujukan: 25 ( ).

4 KATA PENGANTAR Syukur kepada Tuhan, atas karunia dan hidayah-nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul Pengetahuan Pasien yang Berkunjung ke Praktek Dokter Gigi di Kotamadya Medan Terhadap Penularan HIV/AIDS Melalui Tindakan Kedokteran Gigi di Praktek Dokter Gigi yang merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara. Dalam penulisan skripsi ini, penulis telah banyak mendapat bimbingan dan pengarahan serta bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu, dengan segala keikhlasan hati, penulis mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing pertama penulis Sayuti Hasibuan, drg,. Sp.PM dan dosen pembimbing kedua penulis Indri Lubis, drg yang telah meluangkan waktu, tenaga dan pikiran mereka dalam memberi bimbingan dan arahan sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Selanjutnya penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada: 1. Prof. Nazruddin, drg.,c.ort.,ph.d,sp.ort. selaku Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara. 2. Sayuti Hasibuan, drg, Sp.PM selaku Ketua Departemen Ilmu Penyakit Mulut Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara. 3. Lisna Unita R, drg., M.Kes selaku dosen pembimbing akademik yang telah membimbing dan mengarahkan penulis selama menjalani pendidikan di Fakultas Kedokteran Gigi. 4. Seluruh staf pengajar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara yang telah mendidik dan membimbing penulis selama masa pendidikan, dan staf pengajar dan pegawai Departemen Ilmu Penyakit Mulut yang telah membimbing dan memberi arahan selama masa penyusunan skripsi.

5 Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penyusunan skripsi ini keterbatasan ilmu pengetahuan dan pengalaman. Untuk itu, semua saran akan menjadi masukan yang sangat berharga bagi kualitas skripsi ini. Akhirnya penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu dalam penyusunan skripsi ini dan memohon maaf bila terdapat kesalahan selama melakukan penelitian ini. Penulis mengharapkan semoga skripsi ini dapat memberikan manfaat bagi ilmu pengetahuan, khususnya di bidang kedokteran gigi. Medan, Januari 2013 Penulis,... (Shangita Bala Jothy) NIM:

6 DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL... HALAMAN PERSETUJUAN... HALAMAN TIM PENGUJI... KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL DAFTAR LAMPIRAN... iv vi viii ix x BAB 1 BAB 2 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Rumusan Masalah Tujuan Penelitian Manfaat Penelitian... 3 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengetahuan Human Immunodeficiency Virus / Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) Definisi Sejarah dan Epidemiologi Etiologi Patogenesis Cara Penularan Penularan HIV/AIDS dalam Praktek Dokter Gigi Penularan dari Pasien ke Dokter gigi Penularan dari Pasien ke Pasien Penularan dari Dokter Gigi ke Pasien Kerangka Teori Kerangka Konsep... 19

7 BAB 3 BAB 4 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Lokasi dan Waktu Penelitian Populasi dan Sampel Populasi Sampel Kriteria Inklusi dan Eksklusi Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Variabel Bebas Variabel Tergantung Variabel Tak Terkendali Definisi Operasional Sarana Penelitian Alat dan Bahan Formulir Pencatatan Cara Pengumpulan Data Pengolahan dan Analisa Data Pengolahan Data Analisa Data Etika Penelitian HASIL PENELITIAN 4.1 Karakteristik Responden Pengetahuan pasien terhadap penularan HIV/AIDS melalui tindakan perawatan kedokteran gigi di praktek gigi Pengetahuan Umum HIV/AIDS Pengetahuan tentang penularan HIV/AIDS BAB 5 PEMBAHASAN BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

8 DAFTAR GAMBAR Gambar Halaman 1. Struktur Human Immunodeficiency Virus Hubungan seksual yang tidak aman Pemakaian jarum suntik dan alatan tajam yang tercemar HIV Transfusi darah yang tercemar HIV Wanita hamil penderita HIV

9 DAFTAR TABEL Tabel Halaman 1. Distribusi kelompok umur dan jenis kelamin responden Distribusi tingkat pendidikan responden Distribusi jenis pekerjaan responden Distribusi pengetahuan responden mengenai HIV/AIDS Distribusi cara responden mendapat informasi mengenai HIV/AIDS Distribusi pengetahuan responden mengenai jenis HIV Distribusi pengetahuan responden mengenai penularan HIV/AIDS Distribusi pengetahuan responden mengenai semua orang dapat terkena HIV/AIDS Distribusi pengetahuan responden mengenai cara penularan HIV Distribusi pengetahuan responden mengenai penularan HIV/AIDS dalam praktek dokter gigi Distribusi pengetahuan responden mengenai kemungkinan penularan HIV/AIDS dalam praktek dokter gigi Distribusi pengetahuan responden tentang tindakan perawatan gigi yang bisa menularkan HIV/AIDS

10 DAFTAR LAMPIRAN Lampiran Halaman 1. Lembar Penjelasan Kepada Calon Subjek Penelitian Lembar Persetujuan Setelah Penjelasan (PSP) Kuesioner Lembar Persetujuan Etik Penelitian Lembar Persetujuan Dinas Kesehatan Lembar Hasil Uji Statistik... 49

HUBUNGAN STATUS EKONOMI DAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP KANKER RONGGA MULUT DI KOTAMADYA MEDAN 2014

HUBUNGAN STATUS EKONOMI DAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP KANKER RONGGA MULUT DI KOTAMADYA MEDAN 2014 HUBUNGAN STATUS EKONOMI DAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP KANKER RONGGA MULUT DI KOTAMADYA MEDAN 2014 SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi

Lebih terperinci

HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN TERJADINYA GANGGUAN PENGECAPAN PADA PEGAWAI NON-AKADEMIK UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN TERJADINYA GANGGUAN PENGECAPAN PADA PEGAWAI NON-AKADEMIK UNIVERSITAS SUMATERA UTARA HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN TERJADINYA GANGGUAN PENGECAPAN PADA PEGAWAI NON-AKADEMIK UNIVERSITAS SUMATERA UTARA SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi Syarat memperoleh gelar Sarjana

Lebih terperinci

PENGETAHUAN DAN TINDAKAN PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA IBU HAMIL DI RUMAH SAKIT IBU ANAK STELLA MARIS MEDAN

PENGETAHUAN DAN TINDAKAN PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA IBU HAMIL DI RUMAH SAKIT IBU ANAK STELLA MARIS MEDAN PENGETAHUAN DAN TINDAKAN PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA IBU HAMIL DI RUMAH SAKIT IBU ANAK STELLA MARIS MEDAN SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh gelar Sarjarna

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah retrovirus yang dapat merusak sistem pertahanan tubuh manusia. Sejalan dengan berkembangnya proses infeksi, mekanisme pertahanan

Lebih terperinci

PENGARUH BAKTERI TERHADAP TERJADINYA STOMATITIS AFTOSA REKUREN DI RSGM USU

PENGARUH BAKTERI TERHADAP TERJADINYA STOMATITIS AFTOSA REKUREN DI RSGM USU PENGARUH BAKTERI TERHADAP TERJADINYA STOMATITIS AFTOSA REKUREN DI RSGM USU SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat guna memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi Oleh: LAU MEI WAN NIM

Lebih terperinci

HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN TERJADINYA STOMATITIS NIKOTINA PADA PEGAWAI NON-AKADEMIK UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN TERJADINYA STOMATITIS NIKOTINA PADA PEGAWAI NON-AKADEMIK UNIVERSITAS SUMATERA UTARA HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN TERJADINYA STOMATITIS NIKOTINA PADA PEGAWAI NON-AKADEMIK UNIVERSITAS SUMATERA UTARA SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat guna memperoleh gelar Sarjana

Lebih terperinci

HUBUNGAN PENGGUNAAN OBAT ANTIDEPRESAN TERHADAP TERJADINYA XEROSTOMIA PADA PASIEN POLI PSIKIATRI RSUD Dr. AHMAD MOCHTAR BUKITTINGGI

HUBUNGAN PENGGUNAAN OBAT ANTIDEPRESAN TERHADAP TERJADINYA XEROSTOMIA PADA PASIEN POLI PSIKIATRI RSUD Dr. AHMAD MOCHTAR BUKITTINGGI HUBUNGAN PENGGUNAAN OBAT ANTIDEPRESAN TERHADAP TERJADINYA XEROSTOMIA PADA PASIEN POLI PSIKIATRI RSUD Dr. AHMAD MOCHTAR BUKITTINGGI SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat guna memperoleh

Lebih terperinci

HUBUNGAN OBAT-OBATAN ANTIHIPERTENSI TERHADAP TERJADINYA XEROSTOMIA

HUBUNGAN OBAT-OBATAN ANTIHIPERTENSI TERHADAP TERJADINYA XEROSTOMIA HUBUNGAN OBAT-OBATAN ANTIHIPERTENSI TERHADAP TERJADINYA XEROSTOMIA SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat guna memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi Oleh: MARLISA NIM : 070600081

Lebih terperinci

HUBUNGAN MENOPAUSE DENGAN TERJADINYA XEROSTOMIA KELURAHAN PAYAROBA KECAMATAN BINJAI BARAT

HUBUNGAN MENOPAUSE DENGAN TERJADINYA XEROSTOMIA KELURAHAN PAYAROBA KECAMATAN BINJAI BARAT HUBUNGAN MENOPAUSE DENGAN TERJADINYA XEROSTOMIA PADA ANGGOTA PERWIRITAN NURUL IHSAN KELURAHAN PAYAROBA KECAMATAN BINJAI BARAT SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat guna maraih gelar

Lebih terperinci

HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN INSIDEN KEILITIS ANGULARIS PADA ANAK-ANAK UMUR 6-10 TAHUN DI PANTI ASUHAN TERIMA KASIH ABADI

HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN INSIDEN KEILITIS ANGULARIS PADA ANAK-ANAK UMUR 6-10 TAHUN DI PANTI ASUHAN TERIMA KASIH ABADI HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN INSIDEN KEILITIS ANGULARIS PADA ANAK-ANAK UMUR 6-10 TAHUN DI PANTI ASUHAN TERIMA KASIH ABADI SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh gelar Sarjana

Lebih terperinci

PREVALENSI XEROSTOMIA PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI RSUP H. ADAM MALIK MEDAN

PREVALENSI XEROSTOMIA PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI RSUP H. ADAM MALIK MEDAN PREVALENSI XEROSTOMIA PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI RSUP H. ADAM MALIK MEDAN SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat guna memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi Oleh:

Lebih terperinci

PREVALENSI HALITOSIS PADA PASIEN YANG BERKUNJUNG KE RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT UNIVERSITAS SUMATERA UTARA TAHUN 2015

PREVALENSI HALITOSIS PADA PASIEN YANG BERKUNJUNG KE RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT UNIVERSITAS SUMATERA UTARA TAHUN 2015 PREVALENSI HALITOSIS PADA PASIEN YANG BERKUNJUNG KE RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT UNIVERSITAS SUMATERA UTARA TAHUN 2015 SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh gelar sarjana

Lebih terperinci

SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi. Oleh: FATIN AMIRAH BT MOHD NORDIN NIM:

SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi. Oleh: FATIN AMIRAH BT MOHD NORDIN NIM: PERBEDAAN PENYEMBUHAN ANGULAR CHEILITIS DENGAN PEMBERIAN NISTATIN DAN MIKONAZOL TOPIKAL PADA PASIEN DI RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT UNIVERSITAS SUMATERA UTARA SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi

Lebih terperinci

ORAL HAIRY LEUKOPLAKIA SEBAGAI MANIFESTASI ORAL PADA PASIEN HIV/AIDS (LAPORAN KASUS)

ORAL HAIRY LEUKOPLAKIA SEBAGAI MANIFESTASI ORAL PADA PASIEN HIV/AIDS (LAPORAN KASUS) ORAL HAIRY LEUKOPLAKIA SEBAGAI MANIFESTASI ORAL PADA PASIEN HIV/AIDS (LAPORAN KASUS) SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat guna memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi Oleh : FEBRINA

Lebih terperinci

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN ANGKATAN 2010 TENTANG PERANAN KONDOM TERHADAP PENCEGAHAN PENULARAN HIV/AIDS Oleh: VINCENT 100100246 FAKULTAS KEDOKTERAN MEDAN 2013 ii TINGKAT

Lebih terperinci

HUBUNGAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISIS DENGAN SENSITIVITAS PENGECAPAN DI KLINIK SPESIALIS GINJAL DAN HIPERTENSI RASYIDA MEDAN

HUBUNGAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISIS DENGAN SENSITIVITAS PENGECAPAN DI KLINIK SPESIALIS GINJAL DAN HIPERTENSI RASYIDA MEDAN HUBUNGAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISIS DENGAN SENSITIVITAS PENGECAPAN DI KLINIK SPESIALIS GINJAL DAN HIPERTENSI RASYIDA MEDAN SKRIPSI Oleh: ALDRIAN RAHARJA NIM: 110600136 Pembimbing:

Lebih terperinci

BAB 1 : PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang mengakibatkan

BAB 1 : PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang mengakibatkan BAB 1 : PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang mengakibatkan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS). Virus ini menyerang sistem kekebalan (imunitas) tubuh

Lebih terperinci

Penyakit Periodontal Berkaitan dengan Infeksi HIV/AIDS. pada tahun Ada tiga penyakit periodontal yang berkaitan dengan infeksi HIV

Penyakit Periodontal Berkaitan dengan Infeksi HIV/AIDS. pada tahun Ada tiga penyakit periodontal yang berkaitan dengan infeksi HIV Fakultas Kedokteran Gigi Departemen Periodonsia Tahun 2009 Bunga Prihatna Penyakit Periodontal Berkaitan dengan Infeksi HIV/AIDS ix + 26 halaman Manifestasi periodontal pada pasien terinfeksi HIV pertama

Lebih terperinci

EFEK GEL EKSTRAK CURCUMA LONGA (KUNYIT) TERHADAP PENYEMBUHAN STOMATITIS AFTOSA REKUREN TIPE MINOR PADA PASIEN RSGM USU

EFEK GEL EKSTRAK CURCUMA LONGA (KUNYIT) TERHADAP PENYEMBUHAN STOMATITIS AFTOSA REKUREN TIPE MINOR PADA PASIEN RSGM USU EFEK GEL EKSTRAK CURCUMA LONGA (KUNYIT) TERHADAP PENYEMBUHAN STOMATITIS AFTOSA REKUREN TIPE MINOR PADA PASIEN RSGM USU SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat guna memperoleh gelar

Lebih terperinci

KANDIDIASIS ORAL PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU AKIBAT PEMAKAIAN OBAT ANTIBIOTIK DAN STEROID (LAPORAN KASUS)

KANDIDIASIS ORAL PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU AKIBAT PEMAKAIAN OBAT ANTIBIOTIK DAN STEROID (LAPORAN KASUS) KANDIDIASIS ORAL PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU AKIBAT PEMAKAIAN OBAT ANTIBIOTIK DAN STEROID (LAPORAN KASUS) SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat guna memperoleh gelar Sarjana Kedokteran

Lebih terperinci

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEILITIS ANGULARIS PADA PASIEN PENGUNJUNG RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT PENDIDIKAN FKG USU

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEILITIS ANGULARIS PADA PASIEN PENGUNJUNG RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT PENDIDIKAN FKG USU FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEILITIS ANGULARIS PADA PASIEN PENGUNJUNG RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT PENDIDIKAN FKG USU SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat guna memperoleh gelar Sarjana

Lebih terperinci

Gambaran Kualitas Hidup Pasien HIV/AIDS yang Menjalani Perawatan di RSUP H. Adam Malik Medan

Gambaran Kualitas Hidup Pasien HIV/AIDS yang Menjalani Perawatan di RSUP H. Adam Malik Medan Gambaran Kualitas Hidup Pasien HIV/AIDS yang Menjalani Perawatan di RSUP H. Adam Malik Medan Maisarah 101121103 Skripsi FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA 2012 Prakata Segala puji dan syukur

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. sosial yang utuh bukan hanya bebas penyakit atau kelemahan dalam segala aspek

BAB 1 PENDAHULUAN. sosial yang utuh bukan hanya bebas penyakit atau kelemahan dalam segala aspek BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kesehatan reproduksi menurut International Cooperation Populatiom and Development (ICPD) 1994 adalah suatu keadaan kesejahteraan fisik, mental dan sosial yang utuh bukan

Lebih terperinci

PREVALENSI MANIFESTASI ORAL PADA PASIEN SYSTEMIC LUPUS ERYTHEMATOSUS DI KOMUNITAS LUPUS (CINTA KUPU) SUMATERA UTARA

PREVALENSI MANIFESTASI ORAL PADA PASIEN SYSTEMIC LUPUS ERYTHEMATOSUS DI KOMUNITAS LUPUS (CINTA KUPU) SUMATERA UTARA PREVALENSI MANIFESTASI ORAL PADA PASIEN SYSTEMIC LUPUS ERYTHEMATOSUS DI KOMUNITAS LUPUS (CINTA KUPU) SUMATERA UTARA SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh gelar sarjana

Lebih terperinci

PERBEDAAN KUALITAS HIDUP LANSIA EDENTULUS YANG MEMAKAI DAN TIDAK MEMAKAI GIGITIRUAN PENUH DI KELURAHAN TANJUNG REJO KECAMATAN MEDAN SUNGGAL TAHUN 2012

PERBEDAAN KUALITAS HIDUP LANSIA EDENTULUS YANG MEMAKAI DAN TIDAK MEMAKAI GIGITIRUAN PENUH DI KELURAHAN TANJUNG REJO KECAMATAN MEDAN SUNGGAL TAHUN 2012 1 PERBEDAAN KUALITAS HIDUP LANSIA EDENTULUS YANG MEMAKAI DAN TIDAK MEMAKAI GIGITIRUAN PENUH DI KELURAHAN TANJUNG REJO KECAMATAN MEDAN SUNGGAL TAHUN 2012 SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi

Lebih terperinci

PENGETAHUAN, SIKAP, DAN TINDAKAN DOKTER GIGI TERHADAP PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR DI PRAKTEK DOKTER GIGI DI KOTA MEDAN

PENGETAHUAN, SIKAP, DAN TINDAKAN DOKTER GIGI TERHADAP PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR DI PRAKTEK DOKTER GIGI DI KOTA MEDAN iv PENGETAHUAN, SIKAP, DAN TINDAKAN DOKTER GIGI TERHADAP PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR DI PRAKTEK DOKTER GIGI DI KOTA MEDAN SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat guna memperoleh gelar

Lebih terperinci

SKOR PLAK PADA PASIEN PENGGUNA PIRANTI ORTODONTI CEKAT DI PRAKTEK DOKTER GIGI DENGAN MENGGUNAKAN ORTHO PLAQUE INDEX

SKOR PLAK PADA PASIEN PENGGUNA PIRANTI ORTODONTI CEKAT DI PRAKTEK DOKTER GIGI DENGAN MENGGUNAKAN ORTHO PLAQUE INDEX SKOR PLAK PADA PASIEN PENGGUNA PIRANTI ORTODONTI CEKAT DI PRAKTEK DOKTER GIGI DENGAN MENGGUNAKAN ORTHO PLAQUE INDEX SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh gelar Sarjana

Lebih terperinci

TINGKAT KEPUASAN PASIEN LANJUT USIA PEMAKAI GIGI TIRUAN PENUH BERDASARKAN SOSIODEMOGRAFI DAN KONDISI KLINIS RONGGA MULUT

TINGKAT KEPUASAN PASIEN LANJUT USIA PEMAKAI GIGI TIRUAN PENUH BERDASARKAN SOSIODEMOGRAFI DAN KONDISI KLINIS RONGGA MULUT TINGKAT KEPUASAN PASIEN LANJUT USIA PEMAKAI GIGI TIRUAN PENUH BERDASARKAN SOSIODEMOGRAFI DAN KONDISI KLINIS RONGGA MULUT SKRIPSI Oleh: KHALILAH BINTI MAZLAN NIM: 110600177 FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS

Lebih terperinci

HUBUNGAN LAMA BERHENTI MENGGUNAKAN GANJA DENGAN XEROSTOMIA DI PANTI SOSIAL PAMARDI PUTRA INSYAF MEDAN TAHUN 2016

HUBUNGAN LAMA BERHENTI MENGGUNAKAN GANJA DENGAN XEROSTOMIA DI PANTI SOSIAL PAMARDI PUTRA INSYAF MEDAN TAHUN 2016 HUBUNGAN LAMA BERHENTI MENGGUNAKAN GANJA DENGAN XEROSTOMIA DI PANTI SOSIAL PAMARDI PUTRA INSYAF MEDAN TAHUN 2016 SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh gelar sarjana Kedokteran

Lebih terperinci

KESIAPAN PERAWAT DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN KEPERAWATAN PADA PASIEN HIV/AIDS DI RSUD KOTA DUMAI

KESIAPAN PERAWAT DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN KEPERAWATAN PADA PASIEN HIV/AIDS DI RSUD KOTA DUMAI KESIAPAN PERAWAT DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN KEPERAWATAN PADA PASIEN HIV/AIDS DI RSUD KOTA DUMAI SKRIPSI Ummi Umaina 111121087 PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

Lebih terperinci

I. Identitas Informan No. Responden : Umur : tahun

I. Identitas Informan No. Responden : Umur : tahun KUESIONER PENELITIAN PENGARUH PENGETAHUAN DAN PERSEPSI PENDERITA HIV/AIDS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNG MORAWA KABUPATEN DELI SERDANG TENTANG PENYAKIT AIDS DAN KLINIK VCT TERHADAP TINGKAT PEMANFAATAN

Lebih terperinci

Hubungan Status Gizi Dengan Gigi Berjejal. Pada Murid SMP Sutomo 2 Medan

Hubungan Status Gizi Dengan Gigi Berjejal. Pada Murid SMP Sutomo 2 Medan Hubungan Status Gizi Dengan Gigi Berjejal Pada Murid SMP Sutomo 2 Medan SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi Oleh : Dency Oktasafitri NIM

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian observasional dengan bantuan kuesioner. Desain penelitian yang

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian observasional dengan bantuan kuesioner. Desain penelitian yang BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Berdasarkan tujuan yang hendak dicapai jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan bantuan kuesioner. Desain penelitian yang digunakan dalam

Lebih terperinci

TINGKAT KECEMASAN TERHADAP PERAWATAN GIGI DAN MULUT PADA PASIEN POLI GIGI RSUD DR. PIRNGADI MEDAN

TINGKAT KECEMASAN TERHADAP PERAWATAN GIGI DAN MULUT PADA PASIEN POLI GIGI RSUD DR. PIRNGADI MEDAN TINGKAT KECEMASAN TERHADAP PERAWATAN GIGI DAN MULUT PADA PASIEN POLI GIGI RSUD DR. PIRNGADI MEDAN SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat guna memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi

Lebih terperinci

ANALISIS KRANIOFASIAL ANTROPOMETRI PADA PENDERITA DOWN SYNDROME USIA 5-25 TAHUN DI UPT SLB-E NEGERI PEMBINA SUMATERA UTARA

ANALISIS KRANIOFASIAL ANTROPOMETRI PADA PENDERITA DOWN SYNDROME USIA 5-25 TAHUN DI UPT SLB-E NEGERI PEMBINA SUMATERA UTARA i ANALISIS KRANIOFASIAL ANTROPOMETRI PADA PENDERITA DOWN SYNDROME USIA 5-25 TAHUN DI UPT SLB-E NEGERI PEMBINA SUMATERA UTARA SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi Syarat memperoleh gelar

Lebih terperinci

BAB 1 : PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Angka morbiditas dan angka mortalitas yang disebabkan oleh infeksi Human

BAB 1 : PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Angka morbiditas dan angka mortalitas yang disebabkan oleh infeksi Human BAB 1 : PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Angka morbiditas dan angka mortalitas yang disebabkan oleh infeksi Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) semakin meningkat dan

Lebih terperinci

GAMBARAN PROPORSI TINGGI WAJAH BERDASARKAN FOTOMETRI PADA MAHASISWA INDIA TAMIL MALAYSIA FKG USU

GAMBARAN PROPORSI TINGGI WAJAH BERDASARKAN FOTOMETRI PADA MAHASISWA INDIA TAMIL MALAYSIA FKG USU GAMBARAN PROPORSI TINGGI WAJAH BERDASARKAN FOTOMETRI PADA MAHASISWA INDIA TAMIL MALAYSIA FKG USU SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperolehgelar Sarjana Kedokteran Gigi Oleh:

Lebih terperinci

HUBUNGAN PENGGUNAAN OBAT KARDIOVASKULAR TERHADAP TERJADINYA XEROSTOMIA PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RSU Dr.

HUBUNGAN PENGGUNAAN OBAT KARDIOVASKULAR TERHADAP TERJADINYA XEROSTOMIA PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RSU Dr. HUBUNGAN PENGGUNAAN OBAT KARDIOVASKULAR TERHADAP TERJADINYA XEROSTOMIA PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RSU Dr. PIRNGADI MEDAN SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh

Lebih terperinci

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

DAFTAR RIWAYAT HIDUP LAMPIRAN I DAFTAR RIWAYAT HIDUP Nama : Tay Chiu Mei Tempat/Tanggal lahir : Malaysia/ 22 September 1988 Alamat :Jln.Dr Mansyur No10,20155 Medan Riwayat Pendidikan : 1. TK :Sekolah tardika Yong Eng (Malaysia)

Lebih terperinci

HUBUNGAN ANTARA TINGKAT SPIRITUALITAS DENGAN TINGKAT KUALITAS HIDUP PADA PASIEN HIV/AIDS DI YAYASAN SPIRIT PARAMACITTA DENPASAR

HUBUNGAN ANTARA TINGKAT SPIRITUALITAS DENGAN TINGKAT KUALITAS HIDUP PADA PASIEN HIV/AIDS DI YAYASAN SPIRIT PARAMACITTA DENPASAR SKRIPSI HUBUNGAN ANTARA TINGKAT SPIRITUALITAS DENGAN TINGKAT KUALITAS HIDUP PADA PASIEN HIV/AIDS DI YAYASAN SPIRIT PARAMACITTA DENPASAR Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Keperawatan OLEH:

Lebih terperinci

HIV/AIDS. Intan Silviana Mustikawati, SKM, MPH

HIV/AIDS. Intan Silviana Mustikawati, SKM, MPH HIV/AIDS Intan Silviana Mustikawati, SKM, MPH 1 Pokok Bahasan Definisi HIV/AIDS Tanda dan gejala HIV/AIDS Kasus HIV/AIDS di Indonesia Cara penularan HIV/AIDS Program penanggulangan HIV/AIDS Cara menghindari

Lebih terperinci

SKRIPSI. Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi. Oleh: PETRA GUINARDI NIM :

SKRIPSI. Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi. Oleh: PETRA GUINARDI NIM : HUBUNGAN SOSIAL EKONOMI ORANG TUA, PERILAKU DIET, PERILAKU MEMBERSIHKAN GIGI DAN INDEKS KEBERSIHAN RONGGA MULUT DENGAN EARLY CHILDHOOD CARIES PADA ANAK USIA 37-71 BULAN DI KECAMATAN MEDAN PETISAH SKRIPSI

Lebih terperinci

LEMBAR PERSETUJUAN PENGISIAN KUESIONER. kesukarelaan dan bersedia mengisi kuesioner ini dengan sebaik-baiknya.

LEMBAR PERSETUJUAN PENGISIAN KUESIONER. kesukarelaan dan bersedia mengisi kuesioner ini dengan sebaik-baiknya. LAMPIRAN 1 KUESIONER LEMBAR PERSETUJUAN PENGISIAN KUESIONER Saya bertandatangan di bawah ini: Nama : Umur : Setelah membaca penjelasan di atas, maka dengan ini menyatakan saya bersedia ikut berpatisipasi

Lebih terperinci

PERBEDAAN KONDISI PERIODONTAL PADA PENDERITA JANTUNG KORONER DENGAN NON PENDERITA JANTUNG KORONER DI RSUP H. ADAM MALIK MEDAN

PERBEDAAN KONDISI PERIODONTAL PADA PENDERITA JANTUNG KORONER DENGAN NON PENDERITA JANTUNG KORONER DI RSUP H. ADAM MALIK MEDAN PERBEDAAN KONDISI PERIODONTAL PADA PENDERITA JANTUNG KORONER DENGAN NON PENDERITA JANTUNG KORONER DI RSUP H. ADAM MALIK MEDAN SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh gelar

Lebih terperinci

TINGKAT PENGETAHUAN SISWA SMP SWASTA KRISTEN IMMANUEL MEDAN KELAS VIII TERHADAP HIV/AIDS TAHUN 2011

TINGKAT PENGETAHUAN SISWA SMP SWASTA KRISTEN IMMANUEL MEDAN KELAS VIII TERHADAP HIV/AIDS TAHUN 2011 TINGKAT PENGETAHUAN SISWA SMP SWASTA KRISTEN IMMANUEL MEDAN KELAS VIII TERHADAP HIV/AIDS TAHUN 2011 Oleh : FADILLAH AKBAR S 080100063 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011 TINGKAT PENGETAHUAN

Lebih terperinci

SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi. Oleh : PRASNA JAGANADAN NIM :

SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi. Oleh : PRASNA JAGANADAN NIM : TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA KEPANITERAAN KLINIK DEPARTEMEN BEDAH MULUT RSGMP FKG USU TENTANG CARA PENANGANAN DENTAL PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER PERIODE DESEMBER 2015 S/D JANUARI 2016 SKRIPSI

Lebih terperinci

EFEK MADU ALAMI TERHADAP PENYEMBUHAN STOMATITIS AFTOSA REKUREN TIPE MINOR PADA PASIEN RSGMP USU

EFEK MADU ALAMI TERHADAP PENYEMBUHAN STOMATITIS AFTOSA REKUREN TIPE MINOR PADA PASIEN RSGMP USU EFEK MADU ALAMI TERHADAP PENYEMBUHAN STOMATITIS AFTOSA REKUREN TIPE MINOR PADA PASIEN RSGMP USU SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat guna memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. yang diakibatkan oleh HIV (Human Immunodeficiency Virus). Jalur transmisi

BAB I PENDAHULUAN. yang diakibatkan oleh HIV (Human Immunodeficiency Virus). Jalur transmisi BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome) merupakan penyakit yang diakibatkan oleh HIV (Human Immunodeficiency Virus). Jalur transmisi HIV adalah melalui kontak seksual;

Lebih terperinci

PENGETAHUAN DAN SIKAP ORANGTUA TENTANG PENANGANAN DARURAT TRAUMA AVULSI GIGI PERMANEN ANAK DI KECAMATAN MEDAN MARELAN DAN KECAMATAN MEDAN POLONIA

PENGETAHUAN DAN SIKAP ORANGTUA TENTANG PENANGANAN DARURAT TRAUMA AVULSI GIGI PERMANEN ANAK DI KECAMATAN MEDAN MARELAN DAN KECAMATAN MEDAN POLONIA PENGETAHUAN DAN SIKAP ORANGTUA TENTANG PENANGANAN DARURAT TRAUMA AVULSI GIGI PERMANEN ANAK DI KECAMATAN MEDAN MARELAN DAN KECAMATAN MEDAN POLONIA SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat

Lebih terperinci

VALIDASI TINGKAT PENGETAHUAN. Correlations

VALIDASI TINGKAT PENGETAHUAN. Correlations VALIDASI TINGKAT PENGETAHUAN Correlations P1 P2 P3 P4 P5 P6 P7 P8 P9 P10 Total P1 Pearson Correlation 1.257.303 -.023.121.157.538 *.105.341.892 * *.627 ** Sig. (2-tailed).274.195.924.612.508.014.660.142.000.003

Lebih terperinci

HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PENULARAN DARI KLIEN HIV/AIDS DI RUANG MELATI 1 RSUD DR MOEWARDI SURAKARTA

HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PENULARAN DARI KLIEN HIV/AIDS DI RUANG MELATI 1 RSUD DR MOEWARDI SURAKARTA HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PENULARAN DARI KLIEN HIV/AIDS DI RUANG MELATI 1 RSUD DR MOEWARDI SURAKARTA SKRIPSI Disusun guna memenuhi sebagian persyaratan Meraih

Lebih terperinci

PEMAKAIAN OBAT KUMUR PADA MASYARAKAT USIA TAHUN DI KECAMATAN MEDAN SELAYANG KOTA MEDAN

PEMAKAIAN OBAT KUMUR PADA MASYARAKAT USIA TAHUN DI KECAMATAN MEDAN SELAYANG KOTA MEDAN PEMAKAIAN OBAT KUMUR PADA MASYARAKAT USIA 26-45 TAHUN DI KECAMATAN MEDAN SELAYANG KOTA MEDAN SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat guna memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi Oleh

Lebih terperinci

PENGALAMAN DAN KEBUTUHAN PERAWATAN KARIES PADA ANAK AUTIS UMUR 6-18 TAHUN DI SLB DAN YAYASAN TERAPI KOTA MEDAN

PENGALAMAN DAN KEBUTUHAN PERAWATAN KARIES PADA ANAK AUTIS UMUR 6-18 TAHUN DI SLB DAN YAYASAN TERAPI KOTA MEDAN PENGALAMAN DAN KEBUTUHAN PERAWATAN KARIES PADA ANAK AUTIS UMUR 6-18 TAHUN DI SLB DAN YAYASAN TERAPI KOTA MEDAN SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh gelar Sarjana Kedokteran

Lebih terperinci

ABSTRAK PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA ANGKATAN 2010 TENTANG HIV/AIDS

ABSTRAK PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA ANGKATAN 2010 TENTANG HIV/AIDS ABSTRAK PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA ANGKATAN 2010 TENTANG HIV/AIDS Meta Adhitama, 2011 Pembimbing I : Donny Pangemanan, drg.,skm Pembimbing

Lebih terperinci

GAMBARAN KEBIASAAN BURUK DAN MALOKLUSI MURID SMP NEGERI 1 TANJUNG MORAWA

GAMBARAN KEBIASAAN BURUK DAN MALOKLUSI MURID SMP NEGERI 1 TANJUNG MORAWA GAMBARAN KEBIASAAN BURUK DAN MALOKLUSI MURID SMP NEGERI 1 TANJUNG MORAWA SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi Oleh: JESSICA R IMELDA NIM:

Lebih terperinci

TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG HIV/AIDS DI SMA NEGERI 1 MEDAN

TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG HIV/AIDS DI SMA NEGERI 1 MEDAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG HIV/AIDS DI SMA NEGERI 1 MEDAN Oleh : KALAIVANI ALAGAPAN 080100404 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011 TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA

Lebih terperinci

TINGKAT PENGETAHUAN SISWA SMA TENTANG HIV/AIDS DAN PENCEGAHANNYA

TINGKAT PENGETAHUAN SISWA SMA TENTANG HIV/AIDS DAN PENCEGAHANNYA TINGKAT PENGETAHUAN SISWA SMA TENTANG HIV/AIDS DAN PENCEGAHANNYA Rosnancy Sinaga : Email: sinagaantyj@yahoo.com Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh karena adanya peningkatan penderita HIV/AIDS

Lebih terperinci

PENGARUH MEROKOK TERHADAP PEMBENTUKAN STEIN SEBAGAI FAKTOR RISIKO PENYAKIT PERIODONTAL PADA PASIEN PEROKOK DI INSTALASI PERIODONSIA RSGM FKG USU

PENGARUH MEROKOK TERHADAP PEMBENTUKAN STEIN SEBAGAI FAKTOR RISIKO PENYAKIT PERIODONTAL PADA PASIEN PEROKOK DI INSTALASI PERIODONSIA RSGM FKG USU PENGARUH MEROKOK TERHADAP PEMBENTUKAN STEIN SEBAGAI FAKTOR RISIKO PENYAKIT PERIODONTAL PADA PASIEN PEROKOK DI INSTALASI PERIODONSIA RSGM FKG USU SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat

Lebih terperinci

HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEHILANGAN GIGI PADA LANSIA DI PANTI JOMPO ABDI/DHARMA ASIH BINJAI TAHUN 2010

HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEHILANGAN GIGI PADA LANSIA DI PANTI JOMPO ABDI/DHARMA ASIH BINJAI TAHUN 2010 HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEHILANGAN GIGI PADA LANSIA DI PANTI JOMPO ABDI/DHARMA ASIH BINJAI TAHUN 2010 SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat guna memperoleh gelar Sarjana Kedokteran

Lebih terperinci

HUBUNGAN PERILAKU SEKSUAL DENGAN RISIKO TERJADINYA. KANKER SERVIKS DI RSU Dr. PIRNGADI MEDAN TAHUN 2012

HUBUNGAN PERILAKU SEKSUAL DENGAN RISIKO TERJADINYA. KANKER SERVIKS DI RSU Dr. PIRNGADI MEDAN TAHUN 2012 HUBUNGAN PERILAKU SEKSUAL DENGAN RISIKO TERJADINYA KANKER SERVIKS DI RSU Dr. PIRNGADI MEDAN TAHUN 2012 DEWI SANDRA LUBIS NIM. 115102036 KARYA TULIS ILMIAH PROGRAM D-IV BIDAN PENDIDIK FAKULTAS KEPERAWATAN

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) merupakan kumpulan gejala

BAB 1 PENDAHULUAN. Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) merupakan kumpulan gejala BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) merupakan kumpulan gejala penyakit yang disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV). Virus tersebut merusak sistem

Lebih terperinci

HUBUNGAN KADAR GLUKOSA DARAH PENDERITA DIABETES MELITUS YANG MENGALAMI KANDIDIASIS DENGAN PERUBAHAN JUMLAH KOLONI

HUBUNGAN KADAR GLUKOSA DARAH PENDERITA DIABETES MELITUS YANG MENGALAMI KANDIDIASIS DENGAN PERUBAHAN JUMLAH KOLONI HUBUNGAN KADAR GLUKOSA DARAH PENDERITA DIABETES MELITUS YANG MENGALAMI KANDIDIASIS DENGAN PERUBAHAN JUMLAH KOLONI Candida albicans RONGGA MULUT SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat

Lebih terperinci

TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI RSUD DR. DJASAMEN SARAGIH PEMATANGSIANTAR

TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI RSUD DR. DJASAMEN SARAGIH PEMATANGSIANTAR TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI RSUD DR. DJASAMEN SARAGIH PEMATANGSIANTAR SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat guna memperoleh gelar Sarjana

Lebih terperinci

RIFKA FAUZA NIM: SKRIPSI. Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat. guna memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi.

RIFKA FAUZA NIM: SKRIPSI. Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat. guna memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi. POLA KEHILANGAN GIGI DAN KEBUTUHAN JENIS GIGITIRUAN MASYARAKAT DESA BINAAN UJUNG RAMBUNG KECAMATAN PANTAI CERMIN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI JANUARI FEBRUARI 2010 SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara

BAB 1 PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Berdasarkan data terbaru dari United Nation Program on HIV/AIDS ( UNAIDS,2014) 19 juta dari 35 juta orang hidup dengan HIV di seluruh dunia tidak tahu status HIV-positif

Lebih terperinci

KUALITAS HIDUP LANSIA PEMAKAI GIGITIRUAN PENUH YANG DIBUAT OLEH MAHASISWA KEPANITERAAN KLINIK PROSTODONSIA RSGMP FKG USU TAHUN 2013

KUALITAS HIDUP LANSIA PEMAKAI GIGITIRUAN PENUH YANG DIBUAT OLEH MAHASISWA KEPANITERAAN KLINIK PROSTODONSIA RSGMP FKG USU TAHUN 2013 1 KUALITAS HIDUP LANSIA PEMAKAI GIGITIRUAN PENUH YANG DIBUAT OLEH MAHASISWA KEPANITERAAN KLINIK PROSTODONSIA RSGMP FKG USU TAHUN 2013 SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi dan melengkapi syarat guna memperoleh

Lebih terperinci

Prevalensi Crossbite Anterior Dental dan Piranti yang Digunakan dalam Perawatan di Klinik S-1 Departemen Ortodonti RSGMP FKG USU

Prevalensi Crossbite Anterior Dental dan Piranti yang Digunakan dalam Perawatan di Klinik S-1 Departemen Ortodonti RSGMP FKG USU Prevalensi Crossbite Anterior Dental dan Piranti yang Digunakan dalam Perawatan di Klinik S-1 Departemen Ortodonti RSGMP FKG USU SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh gelar

Lebih terperinci

Pas Photo 3x4 cm DAFTAR RIWAYAT HIDUP. : Fadillah Akbar S Tempat / Tanggal Lahir : Medan / 10 Agustus 1989

Pas Photo 3x4 cm DAFTAR RIWAYAT HIDUP. : Fadillah Akbar S Tempat / Tanggal Lahir : Medan / 10 Agustus 1989 DAFTAR RIWAYAT HIDUP Pas Photo 3x4 cm Nama : Fadillah Akbar S Tempat / Tanggal Lahir : Medan / 10 Agustus 1989 Agama : Islam Alamat : Jalan Eka Rasmi, Perumahan Taman Eka Rasmi, No. B19 Medan Telepon :

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh manusia. 1 HIV yang tidak. terkendali akan menyebabkan AIDS atau Acquired Immune Deficiency

BAB I PENDAHULUAN. menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh manusia. 1 HIV yang tidak. terkendali akan menyebabkan AIDS atau Acquired Immune Deficiency 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalah virus yang menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh manusia. 1 HIV yang tidak terkendali akan menyebabkan AIDS atau Acquired

Lebih terperinci

EFEKTIVITAS PEMBERIAN GEL LIDAH BUAYA YANG DIAPLIKASIKAN SECARA TOPIKAL PADA STOMATITIS AFTOSA REKUREN MINOR

EFEKTIVITAS PEMBERIAN GEL LIDAH BUAYA YANG DIAPLIKASIKAN SECARA TOPIKAL PADA STOMATITIS AFTOSA REKUREN MINOR EFEKTIVITAS PEMBERIAN GEL LIDAH BUAYA YANG DIAPLIKASIKAN SECARA TOPIKAL PADA STOMATITIS AFTOSA REKUREN MINOR SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat guna memperoleh gelar Sarjana Kedokteran

Lebih terperinci

PREVALENSI MANIFESTASI ORAL BALITA PENDERITA KEKURANGAN GIZI DI PUSKESMAS PADANG BULAN MEDAN

PREVALENSI MANIFESTASI ORAL BALITA PENDERITA KEKURANGAN GIZI DI PUSKESMAS PADANG BULAN MEDAN PREVALENSI MANIFESTASI ORAL BALITA PENDERITA KEKURANGAN GIZI DI PUSKESMAS PADANG BULAN MEDAN SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi Oleh :

Lebih terperinci

GAMBARAN STATUS KARIES GIGI DAN STATUS GIZI PADA ANAK SINDROM DOWN USIA TAHUN DI SLB-C KOTA MEDAN

GAMBARAN STATUS KARIES GIGI DAN STATUS GIZI PADA ANAK SINDROM DOWN USIA TAHUN DI SLB-C KOTA MEDAN GAMBARAN STATUS KARIES GIGI DAN STATUS GIZI PADA ANAK SINDROM DOWN USIA 12-18 TAHUN DI SLB-C KOTA MEDAN SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas akhir dan melengkapi syarat memperoleh gelar Sarjana Kedokteran

Lebih terperinci

HUBUNGAN ANTARA PERIODONTITIS DENGAN KELAHIRAN BAYI PREMATUR BERBERAT BADAN LAHIR RENDAH DITINJAU DARI ASPEK KEBERSIHAN RONGGA MULUT

HUBUNGAN ANTARA PERIODONTITIS DENGAN KELAHIRAN BAYI PREMATUR BERBERAT BADAN LAHIR RENDAH DITINJAU DARI ASPEK KEBERSIHAN RONGGA MULUT 1 HUBUNGAN ANTARA PERIODONTITIS DENGAN KELAHIRAN BAYI PREMATUR BERBERAT BADAN LAHIR RENDAH DITINJAU DARI ASPEK KEBERSIHAN RONGGA MULUT SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat guna memperoleh

Lebih terperinci

b/c f/c Info Seputar AIDS HIV IMS Informasi di dalam buku saku ini dipersembahkan oleh: T A T

b/c f/c Info Seputar AIDS HIV IMS Informasi di dalam buku saku ini dipersembahkan oleh: T A T S A S D P L b/c f/c Info Seputar AIDS HIV Informasi di dalam buku saku ini dipersembahkan oleh: IMS N C Y F O R IN R N A I ON AG AL V D O I UN N M inside f/c inside b/c Apakah HIV itu? HIV, yang merupakan

Lebih terperinci

HUBUNGAN PENILAIAN KLINIS TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN PEMAKAI GIGI TIRUAN PENUH DI RSGMP FKG USU

HUBUNGAN PENILAIAN KLINIS TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN PEMAKAI GIGI TIRUAN PENUH DI RSGMP FKG USU HUBUNGAN PENILAIAN KLINIS TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN PEMAKAI GIGI TIRUAN PENUH DI RSGMP FKG USU SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi

Lebih terperinci

DISTRIBUSI MALOKLUSI PADA SISWA SMAN 4 MEDAN TAHUN 2016

DISTRIBUSI MALOKLUSI PADA SISWA SMAN 4 MEDAN TAHUN 2016 DISTRIBUSI MALOKLUSI PADA SISWA SMAN 4 MEDAN TAHUN 2016 SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi Oleh: MARIA ULFAH NIM: 120600027 Pembimbing:

Lebih terperinci

UKURAN LENGKUNG GIGI RAHANG ATAS DAN RAHANG BAWAH PADA MAHASISWA SUKU BATAK MANDAILING DI FKG USU

UKURAN LENGKUNG GIGI RAHANG ATAS DAN RAHANG BAWAH PADA MAHASISWA SUKU BATAK MANDAILING DI FKG USU UKURAN LENGKUNG GIGI RAHANG ATAS DAN RAHANG BAWAH PADA MAHASISWA SUKU BATAK MANDAILING DI FKG USU SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi Oleh:

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency

BAB I PENDAHULUAN. Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia. Hal ini dilihat dari prevalensi

Lebih terperinci

HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN LINGKAR KEPALA PADA ANAK USIA DINI (6-8 TAHUN) PADA DEUTRO MELAYU

HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN LINGKAR KEPALA PADA ANAK USIA DINI (6-8 TAHUN) PADA DEUTRO MELAYU HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN LINGKAR KEPALA PADA ANAK USIA DINI (6-8 TAHUN) PADA DEUTRO MELAYU SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi

Lebih terperinci

PREVALENSI TRAUMATIK ULSER PADA PENGGUNA PIRANTI ORTODONTI CEKAT DI KLINIK PPDGS FKG USU

PREVALENSI TRAUMATIK ULSER PADA PENGGUNA PIRANTI ORTODONTI CEKAT DI KLINIK PPDGS FKG USU PREVALENSI TRAUMATIK ULSER PADA PENGGUNA PIRANTI ORTODONTI CEKAT DI KLINIK PPDGS FKG USU SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi Oleh: MUHAMMAD

Lebih terperinci

FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2014

FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2014 GAMBARAN PENANGANAN KASUS TRAUMA GIGI PERMANEN OLEH DOKTER GIGI DI KECAMATAN MEDAN BARU, MEDAN SUNGGAL, MEDAN HELVETIA, MEDAN PETISAH MEDAN MAIMUN DAN MEDAN SELAYANG SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas

Lebih terperinci

PERBANDINGAN HASIL RADIOGRAFI PERIAPIKAL DAN BITEWING DALAM MENDETEKSI KARIES PROKSIMAL

PERBANDINGAN HASIL RADIOGRAFI PERIAPIKAL DAN BITEWING DALAM MENDETEKSI KARIES PROKSIMAL PERBANDINGAN HASIL RADIOGRAFI PERIAPIKAL DAN BITEWING DALAM MENDETEKSI KARIES PROKSIMAL SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi Oleh: SATHIYA

Lebih terperinci

TINGKAT PENGETAHUAN DOKTER GIGI TERHADAP DOSIS MAKSIMUM BAHAN ANESTESI LOKAL LIDOKAIN 2% 1 : , ARTIKAIN 4% 1 : 100

TINGKAT PENGETAHUAN DOKTER GIGI TERHADAP DOSIS MAKSIMUM BAHAN ANESTESI LOKAL LIDOKAIN 2% 1 : , ARTIKAIN 4% 1 : 100 TINGKAT PENGETAHUAN DOKTER GIGI TERHADAP DOSIS MAKSIMUM BAHAN ANESTESI LOKAL LIDOKAIN 2% 1 : 100.000, ARTIKAIN 4% 1 : 100.000 PADA PENCABUTAN GIGI, DI PRAKTEK DOKTER GIGI DI KOTA MEDAN TAHUN 2017 SKRIPSI

Lebih terperinci

KONDISI KEBERSIHAN MULUT DAN KEBUTUHAN PERAWATAN PERIODONTAL PADA PENDERITA GANGGUAN JIWA DI RUMAH SAKIT JIWA TUNTUNGAN

KONDISI KEBERSIHAN MULUT DAN KEBUTUHAN PERAWATAN PERIODONTAL PADA PENDERITA GANGGUAN JIWA DI RUMAH SAKIT JIWA TUNTUNGAN KONDISI KEBERSIHAN MULUT DAN KEBUTUHAN PERAWATAN PERIODONTAL PADA PENDERITA GANGGUAN JIWA DI RUMAH SAKIT JIWA TUNTUNGAN SKRIPSI Ditujukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi Syarat memperoleh gelar Sarjana

Lebih terperinci

JARAK INTERINSISAL PEMBUKAAN MULUT MAKSIMAL SUKU BATAK KELOMPOK UMUR TAHUN

JARAK INTERINSISAL PEMBUKAAN MULUT MAKSIMAL SUKU BATAK KELOMPOK UMUR TAHUN JARAK INTERINSISAL PEMBUKAAN MULUT MAKSIMAL SUKU BATAK KELOMPOK UMUR 17-22 TAHUN SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi Oleh: May Fiona Purba

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Terdapat hampir di semua negara di dunia tanpa kecuali Indonesia. Sejak

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Terdapat hampir di semua negara di dunia tanpa kecuali Indonesia. Sejak digilib.uns.ac.id BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Penyakit HIV dan AIDS merupakan masalah kesehatan global dewasa ini. Terdapat hampir di semua negara di dunia tanpa kecuali Indonesia. Sejak

Lebih terperinci

ANALISIS RISIKO KARIES DENGAN MENGGUNAKAN KARIOGRAM PADA SISWA SMP KALAM KUDUS MEDAN

ANALISIS RISIKO KARIES DENGAN MENGGUNAKAN KARIOGRAM PADA SISWA SMP KALAM KUDUS MEDAN ANALISIS RISIKO KARIES DENGAN MENGGUNAKAN KARIOGRAM PADA SISWA SMP KALAM KUDUS MEDAN SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat guna memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi Oleh: PEITER

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan

BAB 1 PENDAHULUAN. Pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan yang setinggitingginya.

Lebih terperinci

HEMANGIOMA KAVERNOSA PADA BIBIR DAN MUKOSA BUKAL PASIEN BERUSIA 40 TAHUN (LAPORAN KASUS)

HEMANGIOMA KAVERNOSA PADA BIBIR DAN MUKOSA BUKAL PASIEN BERUSIA 40 TAHUN (LAPORAN KASUS) HEMANGIOMA KAVERNOSA PADA BIBIR DAN MUKOSA BUKAL PASIEN BERUSIA 40 TAHUN (LAPORAN KASUS) SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat guna memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi Oleh:

Lebih terperinci

SKRIPSI. Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi. syarat guna memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi

SKRIPSI. Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi. syarat guna memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi PERBEDAAN LAJU ALIRAN SALIVA SEBELUM DAN SESUDAH MENGUNYAH PERMEN KARET XYLITOL PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN XEROSTOMIA DI RSUP HAJI ADAM MALIK MEDAN SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas

Lebih terperinci

FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2012

FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2012 HUBUNGAN ANTARA SOSIAL EKONOMI ORANG TUA, PERILAKU DIET, PERILAKU MEMBERSIHKAN GIGI, DAN INDEKS KEBERSIHAN RONGGA MULUT DENGAN EARLY CHILDHOOD CARIES PADA ANAK USIA 12-36 BULAN DI KECAMATAN MEDAN BARAT

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus, sebuah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia.aids singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome.AIDS

Lebih terperinci

EFEK PSIKOSOSIAL ANAK USIA 3-5 TAHUN DENGAN KARIES TINGGI DAN RENDAH

EFEK PSIKOSOSIAL ANAK USIA 3-5 TAHUN DENGAN KARIES TINGGI DAN RENDAH EFEK PSIKOSOSIAL ANAK USIA 3-5 TAHUN DENGAN KARIES TINGGI DAN RENDAH SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat guna memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi Oleh : Dalia Harun NIM : 060600172

Lebih terperinci

GAMBARAN PROFIL WAJAH PADA OKLUSI NORMAL BERDASARKAN FOTOMETRI PADA MAHASISWA INDIA TAMIL MALAYSIA FKG USU

GAMBARAN PROFIL WAJAH PADA OKLUSI NORMAL BERDASARKAN FOTOMETRI PADA MAHASISWA INDIA TAMIL MALAYSIA FKG USU GAMBARAN PROFIL WAJAH PADA OKLUSI NORMAL BERDASARKAN FOTOMETRI PADA MAHASISWA INDIA TAMIL MALAYSIA FKG USU SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat memperoleh gelar Sarjana Kedokteran

Lebih terperinci

BAB I: PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immunodeficiency Syndrome atau

BAB I: PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immunodeficiency Syndrome atau BAB I: PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immunodeficiency Syndrome atau yang biasadisingkat dengan namahiv/aidsmerupakan suatu penyakit berbahaya yang bisa menyebabkan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. dari dua jenis virus yang secara progresif merusak sel-sel darah putih yang disebut

BAB I PENDAHULUAN. dari dua jenis virus yang secara progresif merusak sel-sel darah putih yang disebut BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah suatu infeksi oleh salah satu dari dua jenis virus yang secara progresif merusak sel-sel darah putih yang disebut limfosit

Lebih terperinci

SKRIPSI. Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat guna memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi

SKRIPSI. Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat guna memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi HUBUNGAN ORAL HIGIENE DENGAN PENGALAMAN KARIES MENGGUNAKAN INDEKS DMF-T DAN SIC (WHO) ANAK USIA 12 TAHUN DI SD SWASTA AL-ULUM MEDAN DAN SD NEGERI DI KECAMATAN MEDAN KOTA SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi

Lebih terperinci

PENGUJIAN ANALISIS BOLTON PADA MAHASISWA SUKU INDIA TAMIL MALAYSIA FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

PENGUJIAN ANALISIS BOLTON PADA MAHASISWA SUKU INDIA TAMIL MALAYSIA FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA PENGUJIAN ANALISIS BOLTON PADA MAHASISWA SUKU INDIA TAMIL MALAYSIA FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA SKRIPSI Oleh: NUR FATHIAH BIN FARID NIM: 100600145 Pembimbing: 1. Erna Sulistyawati,

Lebih terperinci

HUBUNGAN ANTARA KEBIASAAN MENGKONSUMSI JAJANAN DENGAN PENGALAMAN KARIES PADA GIGI SUSU ANAK USIA 4-6 TAHUN DI TK MEDAN

HUBUNGAN ANTARA KEBIASAAN MENGKONSUMSI JAJANAN DENGAN PENGALAMAN KARIES PADA GIGI SUSU ANAK USIA 4-6 TAHUN DI TK MEDAN HUBUNGAN ANTARA KEBIASAAN MENGKONSUMSI JAJANAN DENGAN PENGALAMAN KARIES PADA GIGI SUSU ANAK USIA 4-6 TAHUN DI TK MEDAN SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat guna memperoleh gelar

Lebih terperinci