PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA TRIWULAN I-2017

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA TRIWULAN I-2017"

Transkripsi

1 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI PAPUA PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA TRIWULAN I-2017 EKONOMI PAPUA TRIWULAN I-2017 TUMBUH 3,36 PERSEN MENINGKAT DARI TAHUN SEBELUMNYA YANG BERKONTRAKSI -0,72 PERSEN 26/05/94/Th.X, 5 Mei 2017 Perekonomian Papua triwulan I-2017 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 39,88 triliun. Ekonomi Papua triwulan I-2017 dibanding triwulan I-2016 (y-on-y) tumbuh 3,36 persen, bergerak lebih cepat dari triwulan I-2016 yang sebesar -0,72 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Konstruksi yang naik 9,42 persen dan terendah oleh Pertambangan dan Penggalian yang tumbuh 0,36 persen. Ekonomi Papua triwulan I-2017 dibandingkan triwulan IV-2016 (q-to-q) mengalami kontraksi dengan tumbuh sebesar -26,60 persen. Kontraksi yang cukup tinggi ini dikarenakan adanya penurunan pada Pertambangan dan Penggalian yang tumbuh -46,53 persen. PDRB per Kapita pada I-2017 mencapai 12,27 Juta Rupiah. A. PDRB MENURUT LAPANGAN USAHA Pertumbuhan Ekonomi I-2017 Terhadap I-2016 (y-on-y) Grafik 1. Pertumbuhan dan Distribusi PDRB I-2017 (Persen) 28,59 Distribusi PDRB 14,34 13,25 10,19 9,77 5,51 4,20 2,88 2,41 2,02 1,79 1,71 1,23 1,12 0,88 0,06 0,04 Pertambangan dan Penggalian Konstruksi Pertanian, Kehutanan, & Perikanan Administrasi Pemerintahan, Perdagangan Besar & Eceran; Transportasi dan Pergudangan Informasi dan Komunikasi Real Estate Industri Pengolahan Jasa Pendidikan Jasa Keuangan dan Asuransi Jasa Kesehatan & Keg. Sosial Jasa Perusahaan Jasa lainnya Akomodasi & Makan Minum Pengadaan Air, Pengadaan Listrik dan Gas Pertumbuhan Ekonomi 0,36 9,42 1,35 4,42 5,32 4,97 6,59 3,83 4,56 4,93 2,79 PERTUMBUHAN PDRB 4,64 PAPUA TW. I-2017 (Y-ON-Y) 5,43 4,30 5,35 4,96 3,36% 1,21 Berita Resmi Statistik No. 26/05/94/Th.X, 5 Mei

2 Perekonomian Papua triwulan I-2017 (y-on-y) tumbuh 3,36 persen. Pertumbuhan tersebut lebih cepat dibandingkan dengan Pertumbuhan pada triwulan I-2016 yang mengalami kontraksi tumbuh -0,72 persen. Pertumbuhan yang terjadi pada triwulan ini masih tergolong cukup rendah, hal ini dikarenakan rendahnya pertumbuhan pada kontributor terbesar yaitu lapangan usaha Pertambangan dan Penggalian (28,59 persen) dan kontributor ketiga yaitu lapangan usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (13,25 persen) yang masingmasing hanya tumbuh 0,36 persen dan 1,35 persen. Lapangan usaha Pertambangan mempunyai pertumbuhan yang rendah karena kecilnya pertumbuhan produksi PT. Freeport Indonesia sebagai imbas dari berhentinya ekspor di bulan Februari dan Maret, sedangkan untuk lapangan usaha Pertanian dikarenakan turunnya beberapa komoditas tanaman pangan unggulan seperti Ubi Jalar dan Ubi Kayu. Lapangan usaha Konstruksi yang merupakan kontributor kedua (14,34 Persen) mempunyai pertumbuhan tertinggi dibandingkan lapangan usaha lain yaitu sebesar 9,42 persen. Grafik 2. Sumber Pertumbuhan PDRB Beberapa Lapangan Usaha I dan I Lainnya 0,74 0,60 1,14 0,23 0,19 0,21 0,52 0,38-0,72-4,13 0,42 0,26 0,23 0,46 1,10 0,17 3,36 Tw. I-2016 Tw. I-2017 Informasi dan Komunikasi Perdagangan Besar & Eceran; Pertambangan dan Penggalian PDRB Papua Administrasi Pemerintahan, Transportasi dan Pergudangan Konstruksi 0,13 Pertanian, Kehutanan, & Perikanan Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Papua triwulan I-2017, lapangan usaha yang memberikan sumbangan pertumbuhan terbesar adalah lapangan usaha Konstruksi yang menyumbang sebesar 1,10 persen, diikuti oleh Lapangan usaha Perdagangan Besar dan Eceran yang menyumbang sebesar 0,46 persen dan lapangan usaha Administrasi Pemerintahan yang menyumbang 0,60 persen. Untuk pertumbuhan di I-2016, Lapangan usaha penyumbang pertumbuhan terbesar adalah lapangan usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib yaitu sebesar 1,14 persen, dan lapangan usaha Konstruksi yang memberikan sumbangan pertumbuhan sebesar 0,74 persen. Sedangkan lapangan usaha Pertambangan dan Penggalian justru menurunkan pertumbuhan sebesar -4,13 persen. Perekonomian Papua Tanpa Tambang (dengan mengeluarkan pertambangan dan penggalian) di dominasi lapangan usaha Konstruksi, disusul lapangan usaha Pertanian, dan lapangan usaha Administrasi Pemerintahan dengan kontribusi terhadap ekonomi Papua masing-masing sebesar 20,04 persen, 18,78 persen dan 14,70 persen. Pertumbuhan Ekonomi Papua Tanpa Tambang pada triwulan I-2017 (y-on-y) tumbuh sebesar Berita Resmi Statistik No. 26/05/94/Th.X, 5 Mei

3 5,01 persen sedikit menurun dibandingkan pertumbuhan triwulan I-2016 (5,63 persen). Penurunan pertumbuhan ini disebabkan oleh melambatnya pertumbuhan lapangan usaha Pertanian dan Administrasi Pemerintahan. Pertumbuhan lapangan usaha Pertanian melambat karena adanya penurunan produksi pada beberapa komoditas tanaman pangan unggulan seperti Ubi Jalar dan Ubi Kayu, sedangkan pertumbuhan melambat pada lapangan usaha Administrasi Pemerintahan dikarenakan menurunnya pertumbuhan Belanja Pegawai APBD Provinsi Papua. Pertumbuhan Ekonomi I-2017 Terhadap IV-2016 (q-to-q) Grafik 3. Pertumbuhan PDRB Beberapa I-2017 dengan IV-2016 (q-to-q) Pertanian,. Pertambangan Konstruksi Adm. Pemerintahan,. -9,13-46,53 Ekonomi Papua triwulan I mengalai kontraksi yang cukup tajam bila dibandingkan triwulan sebelumnya (q-to-q) karena tumbuh persen. Hal ini dipicu oleh menurunnya produksi di awal tahun dibandingkan dengan akhir tahun di hampir seluruh lapangan usaha. Penurunan terbesar terjadi pada Lapangan usaha Pertambangan dan Penggalian yang turun drastis yaitu sebesar 46,53 persen. Penurunan ini dikarenakan menurunnya produksi PT. Freeport Indonesia. Realisasi proyek pembangunan Pemerintah yang belum banyak terjadi di awal tahun menyebabkan lapangan usaha Konstruksi tumbuh -10,92 persen. Penurunan produksi Ubi Jalar dan Ubi Kayu di triwulan I ini juga membuat pertumbuhan lapangan usaha Pertanian turun 9,13 persen dibanding triwulan sebelumnya. Jika dilihat Tanpa Pertambangan dan Penggalian (TPP) perekonomian pada triwulan ini dibanding triwulan sebelumnya juga mengalami kontraksi yaitu tumbuh sebesar -8,73 persen. -10,92-10,29 Papua DPP -26,60 Papua TPP -8,73 PDRB PERKAPITA Besaran nilai PDRB per kapita sangat tergantung pada besaran Nilai nominal PDRB, karena PDRB per kapita merupakan hasil penghitungan antara nilai PDRB dibagi dengan jumlah penduduk. Nilai PDRB per kapita Papua pada triwulan I-2017 sebesar Rp 12,27 juta, naik dibandingkan tahun lalu di triwulan yang sama yang sebesar Rp 11,77 juta. Sedangkan jika dilihat tanpa pertambangan dan penggalian, PDRB per kapita triwulan I-2017 sebesar Rp 8,76 juta, juga menunjukkan peningkatan dari triwulan I-2016 yang senilai Rp 8,27 juta. Berita Resmi Statistik No. 26/05/94/Th.X, 5 Mei

4 Tabel 1. PDRB Per kapita dan Pertumbuhan PDRB Per kapita Antar Provinsi Papua I IV Tahun 2016 r) Dan -Tahun Dengan Pertambangan dan Penggalian (Rp) PDRB Per kapita (ADHB) Pertumbuhan (Persen) Tanpa Pertambangan dan Penggalian (Rp) Pertumbuhan (Persen) ,92 6, ,28 9,85 I ,57 5, ,24 12,56 II ,05 26, ,76 11,55 IV-2016 r) ,45 23, ,55 8, ,53 4, ,04 5,91 r) Angka Yang Diperbaiki Angka Sementara B. PDRB MENURUT PENGELUARAN Ekonomi Papua triwulan I-2017 tumbuh 3,36 persen, tumbuh lebih cepat dibanding triwulan I-2016 (y-on-y). Ekspor Luar Negeri tumbuh minus 8,78 persen, bergerak melambat dibanding triwulan I-2016 yang tumbuh minus 2,27 persen. Percepatan ekonomi y-on-y didorong komponen konsumsi rumah tangga dengan sumbangan pertumbuhan (SOG) sebesar 2,37 persen. Ekonomi Papua triwulan I-2017 dibanding triwulan IV-2016 (q-to-q) tumbuh minus 26,60 persen, lebih lambat dibanding triwulan IV-2016 yang tumbuh 8,23 persen. Struktur Ekonomi Papua triwulan I-2017 didominasi oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga sebesar 52,27 persen. Pertumbuhan Ekonomi I-2017 Terhadap I-2016 (y-on-y) Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi triwulan I-2017 sebesar 3,36 persen. Komponen Konsumsi Rumah Tangga tumbuh 5,16 persen, Pembentukan Modal Tetap Bruto tumbuh 6,78 persen yang didorong oleh PMA dan PMDN, Konsumsi Pemerintah tumbuh 0,13 persen. Ekspor Luar Negeri tumbuh minus 8,78 persen lebih lambat dari triwulan I Bijih, Kerak dan Abu Logam pada triwulan I-2016 tumbuh minus 7,14 persen sedangkan pada triwulan I-2017 tumbuh minus 5,66 persen. Berita Resmi Statistik No. 26/05/94/Th.X, 5 Mei

5 Grafik 5. Pertumbuhan dan Distribusi Beberapa Komponen Trw. I-2017 Pertumbuhan Distribusi Sedangkan Komponen Impor Luar Negeri sebagai komponen pengurang tumbuh minus 26,48 persen yang dipicu oleh perlambatan pertumbuhan Mesin-mesin / Pesawat Mekanik minus 20,65 persen dan Benda-benda dari Besi dan Baja sebesar minus 46,36 persen. Struktur Ekonomi Papua triwulan I-2017 menurut pengeluaran didominasi oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (52,27 persen), diikuti Pembentukan Modal Tetap Bruto (33,88 persen) dan Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (21,67 persen). Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Papua triwulan I-2017, Komponen Konsumsi Rumah Tangga memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 2,37 persen, diikuti PMTB 2,05 persen, sedangkan komponen Ekspor Luar Negeri minus 1,06 persen. Tabel 2. Nilai, Struktur dan Laju Pertumbuhan (y on y) PDRB Menurut Pengeluaran Provinsi Papua I-2017 PDRB ADHB Trw. I-2017 (triliun) Struktur PDRB ADHB Trw. I (persen) PDRB ADHK Trw. (triliun) Pertumbuhan PDRB ADHK Trw. I-2017 (persen) Sumber Pertumbuhan PDRB ADHK Trw. I-2017 (persen) Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga 20,84 52,27 14,35 5,16 2,37 Pengeluaran Konsumsi LNPRT 0,84 2,10 0,58 7,07 0,13 Pengeluaran Konsumsi Pemerintah 8,64 21,67 6,00 0,13 0,03 Pembentukan Modal Tetap Bruto 13,51 33,88 9,63 6,78 2,05 Perubahan Inventori 0,64 1,61 0, Ekspor Luar Negeri 4,01 10,07 3,28-8,78-1,06 Impor Luar Negeri 1,71 4,30 1,37-26,48-1,66 Net Ekspor Antar Daerah -6,89-17,28-1, Angka Sementara PDRB 39,88 100,00 30,79 3,36 3,36 Berita Resmi Statistik No. 26/05/94/Th.X, 5 Mei

6 Pertumbuhan Ekonomi I-2017 Terhadap IV-2016 (q-to-q) Ekonomi Papua triwulan I-2017 tumbuh minus 26,60 persen, mengalami perlambatan dibanding triwulan IV-2016 yang tumbuh 8,23 persen. Hal ini disebabkan oleh pelambatan pada komponen Ekspor Luar Negeri yang tumbuh minus 62,00 persen lebih lambat dari triwulan IV yang tumbuh 12,64 persen. Penurunan tersebut sebagai dampak pembatasan peraturan pada ekspor konsentrat PT-FI yang dimulai pada tanggal 12 Januari 2017 dan adanya a sixweek temporary shutdown di PT Smelting yang dimulai pada 19 Januari Komponen pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga tumbuh minus 2,83 persen. Perlambatan pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada triwulan I disebabkan adanya pengaruh siklus konsumsi. Konsumsi Lembaga Non Profit Yang Melayani Rumah Tangga tumbuh minus 2,81 persen. Konsumsi Pemerintah tumbuh minus 18,47 persen, mengalami perlambatan daya serap belanja pemerintah pada awal triwulan yang masih rendah. Grafik 6. Pertumbuhan PDRB q to q Beberapa Komponen PDRB Ekspor Luar Negeri -26,60-65,61 Pembentukan Modal Tetap Bruto tumbuh minus 3,64 persen, mengalami perlambatan yang dipicu oleh menurunnya PMA-PMDN. Sedangkan komponen Impor Luar Negeri mengalami perlambatan minus 45,03 persen yang dipicu menurunnya Mesin-mesin / Pesawat Mekanik sebesar minus 46,15 persen, Impor Bahan Bakar Mineral sebesar minus 35,19 persen, Impor Benda-benda dari Besi dan Baja minus 50,86 persen dan Impor Kendaraan dan Bagiannya sebesar minus 1,15 persen. Tabel 4. Nilai dan Laju Pertumbuhan (q to q) PDRB Menurut Pengeluaran Provinsi Papua IV I-2017 PDRB ADHK Trw. IV-2016 (triliun) PDRB ADHK Trw. (triliun) Pertumbuhan PDRB ADHK Trw. IV-2016 (persen) Pertumbuhan PDRB ADHK Trw. (persen) Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga 14,76 14,35 2,82-2,83 Pengeluaran Konsumsi LNPRT 0,60 0,58 6,19-2,81 Pengeluaran Konsumsi Pemerintah 7,36 6,00 18,37-18,47 Pembentukan Modal Tetap Bruto 10,00 9,63 5,04-3,64 Perubahan Inventori 0,10 0, Ekspor Luar Negeri 9,54 3,28 21,03-65,61 Impor Luar Negeri 2,49 1,37 15,14-45,03 Net Ekspor Antar Daerah 2,08-1, Angka Sementara PDRB DPP 41,95 30,79 8,23-26,60 Berita Resmi Statistik No. 26/05/94/Th.X, 5 Mei

7 Lampiran Tabel 1. PDRB Papua Dengan Pertambangan dan Penggalian Atas Dasar Harga Berlaku dan Konstan, IV-2016 r) dan (triliun Rp.) A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Harga Berlaku Harga Konstan 2010 = 100 IV-2016 r) IV-2016 r) 5,04 5,78 5,28 3,72 4,15 3,77 B Pertambangan dan Penggalian 11,17 20,42 11,40 10,57 19,84 10,61 C Industri Pengolahan 0,89 0,93 0,96 0,67 0,69 0,70 D Pengadaan Listrik, Gas 0,01 0,02 0,02 0,01 0,01 0,01 E Pengadaan Air 0,02 0,02 0,02 0,02 0,02 0,02 F Konstruksi 5,16 6,41 5,72 3,47 4,26 3,80 G Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 3,56 4,24 3,90 2,59 3,01 2,73 H Transportasi dan Pergudangan 2,05 2,55 2,20 1,37 1,62 1,44 I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 0,32 0,38 0,35 0,22 0,25 0,23 J Informasi dan Komunikasi 1,49 1,69 1,67 1,18 1,28 1,26 K Jasa Keuangan dan Asuransi 0,67 0,72 0,71 0,50 0,52 0,51 L Real Estate 1,10 1,23 1,15 0,79 0,88 0,82 M,N Jasa Perusahaan 0,46 0,53 0,49 0,36 0,41 0,38 O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib 3,80 4,57 4,06 2,80 3,26 2,92 P Jasa Pendidikan 0,76 0,89 0,81 0,68 0,77 0,71 Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 0,64 0,74 0,68 0,50 0,56 0,52 R,S, T,U Jasa Lainnya 0,42 0,48 0,45 0,34 0,39 0,36 PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO 37,57 51,61 39,88 29,79 41,95 30,79 Angka Sementara r) Angka Revisi Berita Resmi Statistik No. 26/05/94/Th.X, 5 Mei

8 Lampiran Tabel 2. Distribusi dan Laju Pertumbuhan PDRB Papua Dengan Pertambangan dan Penggalian Menurut Atas Dasar Harga Berlaku dan Konstan, IV-2016 r) dan (persen) A B Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Pertambangan dan Penggalian Distribusi (ADHB) IV-2016 r) Pertumbuhan (ADHK) (y-on-y) Pertumbuhan (ADHK) (q-to-q) IV-2016 r) 13,42 11,20 13,25 3,18 1,35 7,06-9,13 29,73 39,57 28,59-10,50 0,36 11,28-46,53 C Industri Pengolahan 2,38 1,81 2,41 6,98 4,56 3,10 1,28 D Pengadaan Listrik, Gas 0,04 0,03 0,04 27,14 1,21 1,51 0,87 E Pengadaan Air 0,06 0,05 0,06 3,70 4,96 1,89 0,21 F Konstruksi 13,74 12,42 14,34 4,71 9,42 7,67-10,92 G H I Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor Transportasi dan Pergudangan Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 9,47 8,21 9,77 2,54 5,32 5,28-9,29 5,46 4,94 5,51 4,30 4,97 7,18-11,66 0,85 0,73 0,88 5,09 5,35 6,35-8,22 J Informasi dan Komunikasi 3,96 3,28 4,20 6,28 6,59 1,92-1,84 K Jasa Keuangan dan Asuransi 1,78 1,40 1,79 3,60 2,79 3,21-2,50 L Real Estate 2,92 2,39 2,88 5,42 3,83 4,95-7,24 M,N Jasa Perusahaan 1,22 1,03 1,23 5,80 5,43 3,25-7,96 O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib 10,12 8,86 10,19 13,91 4,42 4,28-10,29 P Jasa Pendidikan 2,02 1,72 2,02 6,24 4,93 4,83-8,22 Q R,S, T,U Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 1,71 1,44 1,71 5,91 4,64 3,19-7,35 Jasa Lainnya 1,12 0,93 1,12 6,06 4,30 6,67-7,98 PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO Angka Sementara r) Angka Revisi ,72 3,36 8,23-26,60 Berita Resmi Statistik No. 26/05/94/Th.X, 5 Mei

9 Lampiran Tabel 3. PDRB Papua Tanpa Pertambangan dan Penggalian Atas Dasar Harga Berlaku dan Konstan, IV-2016 r) dan (triliun Rp.) A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Harga Berlaku Harga Konstan 2010 = 100 IV-2016 r) IV-2016 r) 5,04 5,78 5,28 3,72 4,15 3,77 B Pertambangan dan Penggalian C Industri Pengolahan 0,89 0,93 0,96 0,67 0,69 0,70 D Pengadaan Listrik, Gas 0,01 0,02 0,02 0,01 0,01 0,01 E Pengadaan Air 0,02 0,02 0,02 0,02 0,02 0,02 F Konstruksi 5,16 6,41 5,72 3,47 4,26 3,80 G Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 3,56 4,24 3,90 2,59 3,01 2,73 H Transportasi dan Pergudangan 2,05 2,55 2,20 1,37 1,62 1,44 I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 0,32 0,38 0,35 0,22 0,25 0,23 J Informasi dan Komunikasi 1,49 1,69 1,67 1,18 1,28 1,26 K Jasa Keuangan dan Asuransi 0,67 0,72 0,71 0,50 0,52 0,51 L Real Estate 1,10 1,23 1,15 0,79 0,88 0,82 M,N Jasa Perusahaan 0,46 0,53 0,49 0,36 0,41 0,38 O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib 3,80 4,57 4,06 2,80 3,26 2,92 P Jasa Pendidikan 0,76 0,89 0,81 0,68 0,77 0,71 Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 0,64 0,74 0,68 0,50 0,56 0,52 R,S, T,U Jasa Lainnya 0,42 0,48 0,45 0,34 0,39 0,36 PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO 26,40 31,19 28,47 19,22 22,11 20,18 Angka Sementara r) Angka Revisi Berita Resmi Statistik No. 26/05/94/Th.X, 5 Mei

10 Lampiran Tabel 4. Distribusi dan Laju Pertumbuhan PDRB Papua Tanpa Pertambangan dan Penggalian Menurut Atas Dasar Harga Berlaku dan Konstan, IV-2016 r) dan (persen) A B Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Pertambangan dan Penggalian Distribusi (ADHB) Pertumbuhan (ADHK) (y-on-y) Pertumbuhan (ADHK) (q-to-q) IV-2016 r) 19,10 18,54 18,55 3,18 1,35 7,06-9, C Industri Pengolahan 3,38 3,00 3,38 6,98 4,56 3,10 1,28 D Pengadaan Listrik, Gas 0,05 0,05 0,06 27,14 1,21 1,51 0,87 E Pengadaan Air 0,08 0,08 0,08 3,70 4,96 1,89 0,21 F Konstruksi 19,56 20,55 20,09 4,71 9,42 7,67-10,92 G H I Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor Transportasi dan Pergudangan Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 13,48 13,59 13,68 2,54 5,32 5,28-9,29 7,77 8,17 7,72 4,30 4,97 7,18-11,66 1,21 1,21 1,23 5,09 5,35 6,35-8,22 J Informasi dan Komunikasi 5,64 5,42 5,88 6,28 6,59 1,92-1,84 K Jasa Keuangan dan Asuransi 2,54 2,32 2,51 3,60 2,79 3,21-2,50 L Real Estate 4,16 3,96 4,03 5,42 3,83 4,95-7,24 M,N Jasa Perusahaan 1,74 1,70 1,72 5,80 5,43 3,25-7,96 O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib 14,40 14,66 14,28 13,91 4,42 4,28-10,29 P Jasa Pendidikan 2,87 2,84 2,83 6,24 4,93 4,83-8,22 Q R,S, T,U Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 2,44 2,38 2,39 5,91 4,64 3,19-7,35 Jasa Lainnya 1,59 1,54 1,57 6,06 4,30 6,67-7,98 PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO Angka Sementara r) Angka Revisi ,63 5,01 5,63-8,73 Berita Resmi Statistik No. 26/05/94/Th.X, 5 Mei

11 Lampiran Tabel 5. S O G Laju Pertumbuhan (q to q) PDRB Papua Dengan dan Tanpa Pertambangan dan Penggalian Menurut Atas Dasar Harga Konstan IV-2016 r) dan (persen) A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan S O G Laju Pertumbuhan (ADHK) DPP IV-2016 r) S O G Laju Pertumbuhan (ADHK) TPP IV-2016 r) 0,71-0,90 1,31-1,71 B Pertambangan dan Penggalian 5,19-22, C Industri Pengolahan 0,05 0,02 0,10 0,04 D Pengadaan Listrik, Gas 0,00 0,00 0,00 0,00 E Pengadaan Air 0,00 0,00 0,00 0,00 F Konstruksi 0,78-1,11 1,45-2,11 G Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 0,39-0,67 0,72-1,26 H Transportasi dan Pergudangan 0,28-0,45 0,52-0,86 I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 0,04-0,05 0,07-0,09 J Informasi dan Komunikasi 0,06-0,06 0,12-0,11 K Jasa Keuangan dan Asuransi 0,04-0,03 0,08-0,06 L Real Estate 0,11-0,15 0,20-0,29 M,N Jasa Perusahaan 0,03-0,08 0,06-0,15 O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib 0,34-0,80 0,64-1,52 P Jasa Pendidikan 0,09-0,15 0,17-0,29 Q R,S, T,U Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 0,04-0,10 0,08-0,19 Jasa Lainnya 0,06-0,07 0,12-0,14 PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO 8,23-26,60 5,63-8,73 Angka Sementara r) Angka Revisi Berita Resmi Statistik No. 26/05/94/Th.X, 5 Mei

12 Lampiran Tabel 6. S O G Laju Pertumbuhan (y-on-y) PDRB Papua Dengan dan Tanpa Pertambangan dan Penggalian Menurut Atas Dasar Harga Konstan dan (persen) A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan S O G Laju Pertumbuhan (ADHK) DPP S O G Laju Pertumbuhan (ADHK) TPP 0,38 0,17 0,63 0,26 B Pertambangan dan Penggalian -4,13 0, C Industri Pengolahan 0,15 0,10 0,24 0,16 D Pengadaan Listrik, Gas 0,01 0,00 0,01 0,00 E Pengadaan Air 0,00 0,00 0,00 0,00 F Konstruksi 0,52 1,10 0,86 1,70 G Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 0,21 0,46 0,35 0,72 H Transportasi dan Pergudangan 0,19 0,23 0,31 0,35 I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 0,04 0,04 0,06 0,06 J Informasi dan Komunikasi 0,23 0,26 0,38 0,41 K Jasa Keuangan dan Asuransi 0,06 0,05 0,09 0,07 L Real Estate 0,14 0,10 0,22 0,16 M,N Jasa Perusahaan 0,07 0,07 0,11 0,10 O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib 1,14 0,42 1,88 0,64 P Jasa Pendidikan 0,13 0,11 0,22 0,17 Q R,S, T,U Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 0,09 0,08 0,15 0,12 Jasa Lainnya 0,07 0,05 0,11 0,08 PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO -0,72 3,36 5,63 5,01 Angka Sementara r) Angka Revisi Berita Resmi Statistik No. 26/05/94/Th.X, 5 Mei

13 1 Lampiran Tabel 7. PDRB Papua Menurut Pengeluaran Tahun Dasar 2010 Atas Dasar Harga Berlaku dan Konstan IV-2016 dan I-2017 (triliun Rp.) KOMPONEN Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga IV-2016 Harga Berlaku Harga Konstan 2010 = 100 IV ,18 20,84 14,76 14,35 2 Pengeluaran Konsumsi LNPRT 0,85 0,84 0,60 0, Pengeluaran Konsumsi Pemerintah Pembentukan Modal Tetap Bruto 10,57 8,64 7,36 6,00 13,94 13,51 10,00 9,63 5 Perubahan Inventori 0,26 0,64 0,10 0,23 6 Ekspor Luar Negeri 10,04 4,01 9,54 3,28 7 Impor Luar Negeri 3,12 1,71 2,49 1,37 8 Net Ekspor Antar Daerah -2,11-6,89 2,08-1,92 PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO Angka Sementara 51,61 39,88 41,95 30,79 Lampiran Tabel 8. Laju Pertumbuhan PDRB Papua Menurut Pengeluaran Atas Dasar Harga Berlaku dan Konstan I & IV Tahun 2016 dan I-2017 (persen) Komponen Pertumbuhan (ADHK) (q to q) IV-2016 Pertumbuhan (ADHK) (y on y) I Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga 2,82-2,83 5,56 5,16 2 Pengeluaran Konsumsi LNPRT 6,19-2,81 8,24 7,07 3 Pengeluaran Konsumsi Pemerintah 18,37-18,47 2,61 0,13 4 Pembentukan Modal Tetap Bruto 5,04-3,64 6,75 6,78 5 Perubahan Inventori Ekspor Luar Negeri 21,03-65,61-2,27-8,78 7 Impor Luar Negeri 15,14-45,03-4,59-26,48 8 Net Ekspor Antar Daerah PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO 8,23-26,60-0,72 3,36 r) Angka Yang Diperbaiki Angka Sementara Berita Resmi Statistik No. 26/05/94/Th.X, 5 Mei

14 Lampiran Tabel 9. S O G Laju Pertumbuhan PDRB Papua Menurut Pengeluaran Atas Dasar Harga Konstan (persen) Komponen S O G (ADHK) (q to q) IV-2016 S O G (ADHK) (y on y) I Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga 1,05-1,00 2,40 2,37 2 Pengeluaran Konsumsi LNPRT 0,09-0,04 0,14 0,13 3 Pengeluaran Konsumsi Pemerintah 2,95-3,24 0,51 0,03 4 Pembentukan Modal Tetap Bruto 1,24-0,87 1,90 2,05 5 Perubahan Inventori Ekspor Luar Negeri 4,28-14,93-0,28-1,06 7 Impor Luar Negeri 0,84-2,67-0,30-1,66 8 Net Ekspor Antar Daerah PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO 8,23-26,60-0,72 3,36 r) Angka Yang Diperbaiki Angka Sementara Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Jl.Dr. Sam Berita Ratulangi Resmi Statistik Dok II Jayapura No. 26/05/94/Th.X, Papua 5 Mei Telp. (0967) , (Hunting), Fax. (0967) Homepage:

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI PAPUA EKONOMI PAPUA TRIWULAN II-2017 TUMBUH 4,91 PERSEN MENINGKAT DARI TAHUN SEBELUMNYA YANG BERKONTRAKSI -5,17 PERSEN

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI PAPUA EKONOMI PAPUA TRIWULAN II-2017 TUMBUH 4,91 PERSEN MENINGKAT DARI TAHUN SEBELUMNYA YANG BERKONTRAKSI -5,17 PERSEN BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI PAPUA 45/08/94/Th.X, 7 Agustus 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA TRIWULAN II-2017 EKONOMI PAPUA TRIWULAN II-2017 TUMBUH 4,91 PERSEN MENINGKAT DARI TAHUN SEBELUMNYA YANG BERKONTRAKSI

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA TAHUN 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA TAHUN 2016 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI PAPUA No. 10/02/94/Th. X, 6 Februari 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA TAHUN 2016 EKONOMI PAPUA TAHUN 2016 TUMBUH 9,21 PERSEN TUMBUH LEBIH CEPAT DIBANDING TAHUN LALU Perekonomian

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA TRIWULAN III-2016

PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA TRIWULAN III-2016 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Pertambangan dan Penggalian Industri Pengolahan Pengadaan Listrik dan Gas Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang Konstruksi Perdagangan Besar dan Eceran;

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA TRIWULAN I-2016

PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA TRIWULAN I-2016 Pertanian, Kehutanan, dan Pertambangan dan Penggalian Industri Pengolahan Pengadaan Listrik dan Gas Pengadaan Air, Pengelolaan Konstruksi Perdagangan Besar dan Transportasi dan Pergudangan Penyediaan Akomodasi

Lebih terperinci

Perekonomian Papua tahun 2015 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)

Perekonomian Papua tahun 2015 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) No. 09/02/94/Th. IX, 05 Februari 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA TAHUN EKONOMI PAPUA TAHUN TUMBUH 7,97 PERSEN TUMBUH LEBIH CEPAT DIBANDING TAHUN LALU Perekonomian Papua tahun yang diukur berdasarkan Produk

Lebih terperinci

PEREKONOMIAN PAPUA TRIWULAN I TAHUN 2015

PEREKONOMIAN PAPUA TRIWULAN I TAHUN 2015 No. 27/05/94/ Th. VIII, 5 Mei 2015 PEREKONOMIAN PAPUA TRIWULAN I TAHUN 2015 Perekonomian Papua triwulan I tahun 2015 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku

Lebih terperinci

PEREKONOMIAN PAPUA TRIWULAN III TAHUN 2015

PEREKONOMIAN PAPUA TRIWULAN III TAHUN 2015 No. 64/11/94/Th.VIII, 5 November 2015 PEREKONOMIAN PAPUA TRIWULAN III TAHUN 2015 Perekonomian Papua triwulan II tahun 2015 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI BALI TRIWULAN I 2017

PERTUMBUHAN EKONOMI BALI TRIWULAN I 2017 No. 31/05/51/Th. XI, 5 Mei 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI BALI TRIWULAN I 2017 EKONOMI BALI TRIWULAN I-2017 TUMBUH SEBESAR 5,75% (Y-ON-Y) NAMUN MENGALAMI KONTRAKSI SEBESAR 1,34% (Q-TO-Q) Total perekonomian Bali

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI UTARA TAHUN 2015

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI UTARA TAHUN 2015 No. 13/02/71/Th. X, 5 Februari 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI UTARA TAHUN 2015 PEREKONOMIAN SULAWESI UTARA TAHUN 2015 TUMBUH 6,12 PERSEN Perekonomian Sulawesi Utara tahun 2015 yang diukur berdasarkan

Lebih terperinci

No. 25/05/31/Th.XVII, 5 Mei 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2015 EKONOMI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2015 TUMBUH 5,08 PERSEN MENGALAMI KONTRAKSI 0,12 PERSEN DIBANDINGKAN TRIWULAN IV/2014

Lebih terperinci

Pertumbuhan Ekonomi Bali Triwulan III 2017

Pertumbuhan Ekonomi Bali Triwulan III 2017 Berita Resmi Statistik Bulan November Provinsi Bali No. 73/11/51/Th. XI, 6 November BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI BALI Pertumbuhan Ekonomi Bali Triwulan III Ekonomi Bali Triwulan III Tumbuh 6,22 Persen

Lebih terperinci

PEREKONOMIAN PAPUA TRIWULAN II TAHUN 2015

PEREKONOMIAN PAPUA TRIWULAN II TAHUN 2015 No. 45/08/94/ Th. VIII, 5 Agustus 2015 PEREKONOMIAN PAPUA TRIWULAN II TAHUN 2015 Perekonomian Papua triwulan II tahun 2015 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI JAMBI TAHUN 2015

PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI JAMBI TAHUN 2015 No. 11/02/15/Th.X, 5 Februari 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI JAMBI TAHUN EKONOMI PROVINSI JAMBI TAHUN TUMBUH 4,21 PERSEN Perekonomian Provinsi Jambi tahun yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI UTARA TRIWULAN I 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI UTARA TRIWULAN I 2016 No. 35/05/71/Th. X, 4 Mei 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI UTARA TRIWULAN I 2016 PEREKONOMIAN SULAWESI UTARA TRIWULAN I 2016 TUMBUH 5,96 PERSEN Perekonomian Sulawesi Utara Triwulan I 2016 yang diukur

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI NTT TAHUN 2015

PERTUMBUHAN EKONOMI NTT TAHUN 2015 BADAN PUSAT STATISTIK No. 07/02/53/Th.XIX, 5 Februari 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI NTT TAHUN 2015 EKONOMI NTT TAHUN 2015 TUMBUH 5,02 PERSEN Perekonomian NTT tahun 2015 yang diukur berdasarkan Produk Domestik

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA BARAT 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA BARAT 2016 BPS PROVINSI JAWA BARAT No. 10/02/32/Th.XIX, 6 Februari 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA BARAT 2016 EKONOMI JAWA BARAT TRIWULAN IV-2016 TUMBUH 5,45 PERSEN EKONOMI JAWA BARAT 2016 TUMBUH 5,67 PERSEN Perekonomian

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI NUSA TENGGARA BARAT TRIWULAN I-2016

PERTUMBUHAN EKONOMI NUSA TENGGARA BARAT TRIWULAN I-2016 I-12 II-12 III-12 IV-12 I-13 II-13 III-13 IV-13 I-14 II-14 III-14 IV-14 I-15 II-15 III-15 IV-15 I-16 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI NTB No. 31/05/52/Th X, 4 Mei 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI NUSA TENGGARA BARAT

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA BARAT TRIWULAN II-2017

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA BARAT TRIWULAN II-2017 BPS PROVINSI JAWA BARAT No. 45/08/Th.XIX, 7 Agustus 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA BARAT TRIWULAN II-2017 EKONOMI JAWA BARAT TRIWULAN II-2017 TUMBUH 5,29 PERSEN MELAMBAT DIBANDING TRIWULAN II-2016 Perekonomian

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI NTT TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI NTT TAHUN 2014 BADAN PUSAT STATISTIK No. 07/02/53/Th.XVIII, 5 Februari 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI NTT TAHUN EKONOMI NTT TAHUN TUMBUH 5,04 PERSEN Perekonomian NTT tahun yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI BENGKULU TAHUN 2015

PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI BENGKULU TAHUN 2015 BPS PROVINSI BENGKULU No. 11/02/17/X, 5 Februari 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI BENGKULU TAHUN 2015 EKONOMI BENGKULU TUMBUH 5,14 PERSEN, PERTUMBUHAN TERENDAH DALAM LIMA TAHUN TERAKHIR Perekonomian Provinsi

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI BENGKULU TRIWULAN I-2016

PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI BENGKULU TRIWULAN I-2016 No. 27/05/17/X, 4 Mei 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI BENGKULU TRIWULAN I-2016 EKONOMI BENGKULU TUMBUH 4,99 PERSEN, MELAMBAT JIKA DIBANDINGKAN TRIWULAN I 2015 (Y-ON-Y ) Perekonomian Provinsi Bengkulu

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TAHUN 2016 EKONOMI JAKARTA TAHUN 2016 TUMBUH 5,85 PERSEN

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TAHUN 2016 EKONOMI JAKARTA TAHUN 2016 TUMBUH 5,85 PERSEN No. 09/02/31/Th.XIX, 6 Februari 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TAHUN 2016 EKONOMI JAKARTA TAHUN 2016 TUMBUH 5,85 PERSEN Perekonomian Jakarta tahun 2016 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional

Lebih terperinci

BERITA RESMI STATISTIK

BERITA RESMI STATISTIK Pertumbuhan Ekonomi Papua Triwulan III-2017 No. 62/11/94/Th. X, 6 November 2017 BERITA RESMI STATISTIK BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI PAPUA Pertumbuhan Ekonomi Papua Triwulan III-2017 EKONOMI PAPUA TRIWULAN

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA BARAT TRIWULAN III-2015

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA BARAT TRIWULAN III-2015 BPS PROVINSI JAWA BARAT No. 65/11/32/Th.XVII, 5 November 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA BARAT TRIWULAN III-2015 EKONOMI JAWA BARAT TRIWULAN III-2015 TUMBUH 5,03 PERSEN Perekonomian Jawa Barat pada Triwulan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN I-2015

PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN I-2015 No. 29/5/13/Th.XVIII, 5 Mei 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN I-2015 EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN I-2015 TUMBUH 5,46 PERSEN Perekonomian Sumatera Barat yang diukur berdasarkan besaran

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2014 BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 12/02/61/Th.XVIII, 5 Februari 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TAHUN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TAHUN TUMBUH 5,02 PERSEN MELAMBAT DIBANDINGKAN TAHUN 2013 Perekonomian

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TIMUR TRIWULAN I-2015

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TIMUR TRIWULAN I-2015 BPS PROVINSI JAWA TIMUR No. 34/05/35/Th.XIII, 5 Mei 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TIMUR TRIWULAN I-2015 EKONOMI JAWA TIMUR TRIWULAN I 2015 TUMBUH 5,18 PERSEN MELAMBAT DIBANDING TRIWULAN I-2014 Perekonomian

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2014 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI NTB No. 13/02/52/Th.IX, 5 Februari 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2014 EKONOMI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2014 TUMBUH 5,06 PERSEN Perekonomian Provinsi

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2015

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2015 No. 37/08/31/Th.XVII, 5 Agustus 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2015 EKONOMI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2015 TUMBUH 5,15 PERSEN LEBIH CEPAT 0,07 PERSEN DIBANDINGKAN TRIWULAN I/2015 Perekonomian

Lebih terperinci

Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan

Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan Laju Pertumbuhan (persen) PERTUMBUHAN EKONOMI RIAU TRIWULAN II-2017 EKONOMI RIAU TRIWULAN II-2017 TUMBUH 2,41 PERSEN MELAMBAT DIBANDING TRIWULAN II-2016 No. 37/08/14/Th. XVIII, 7 Agustus 2017 Perekonomian

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI BALI TRIWULAN I 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI BALI TRIWULAN I 2016 No. 32/05/51/Th. X, 4 Mei 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI BALI TRIWULAN I 2016 EKONOMI BALI TRIWULAN I-2016 TUMBUH SEBESAR 6,04% (Y-ON-Y) NAMUN MENGALAMI KONTRAKSI SEBESAR 1,46% (Q-TO-Q) Total perekonomian Bali

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI MALUKU UTARA TAHUN 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI MALUKU UTARA TAHUN 2016 No. 12/02/82/Th.XVI, 6 Februari 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI MALUKU UTARA TAHUN 2016 EKONOMI MALUKU UTARA TAHUN 2016 TUMBUH 5,77 PERSEN EKONOMI MALUKU UTARA TRIWULAN IV- 2016 (Y-ON-Y) TUMBUH 6,54 PERSEN Perekonomian

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TIMUR TRIWULAN I-2017

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TIMUR TRIWULAN I-2017 BPS PROVINSI JAWA TIMUR No. 31/05/35/Th.XV, 5 Mei 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TIMUR TRIWULAN I-2017 EKONOMI JAWA TIMUR TRIWULAN I 2017 TUMBUH 5,37 PERSEN MELAMBAT DIBANDING TRIWULAN I-2016 Perekonomian

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 2016 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI SUMATERA SELATAN No. 11/2/16/Th.XIX, 6 Februari 217 PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 216 EKONOMI PROVINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 216 TUMBUH 5,3 PERSEN

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI NUSA TENGGARA BARAT TRIWULAN I-2015

PERTUMBUHAN EKONOMI NUSA TENGGARA BARAT TRIWULAN I-2015 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI NTB No.34/05/52/Th. IX, 5 Mei 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI NUSA TENGGARA BARAT TRIWULAN I-2015 EKONOMI NUSA TENGGARA BARAT TRIWULAN I-2015 TUMBUH 1,21 PERSEN Perekonomian Provinsi

Lebih terperinci

EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN I-2016 TUMBUH 4,58 PERSEN MELAMBAT DIBANDING TRIWULAN I-2015

EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN I-2016 TUMBUH 4,58 PERSEN MELAMBAT DIBANDING TRIWULAN I-2015 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI KEPULAUAN RIAU No. 38/05/21/Th.XI, 4 Mei 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN I-2016 EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN I-2016 TUMBUH 4,58 PERSEN MELAMBAT DIBANDING

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA BARAT TRIWULAN II-2017

PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA BARAT TRIWULAN II-2017 No. 40/08/Th.XI, 7 Agustus 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA BARAT TRIWULAN II-2017 EKONOMI PAPUA BARAT TRIWULAN II-2017 MENGALAMI PERTUMBUHAN SEBESAR 2,01 PERSEN MELAMBAT DIBANDING TRIWULAN II-2016 Perekonomian

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI GORONTALO TAHUN 2016 Ekonomi Gorontalo Tahun 2016 Tumbuh 6,52 Persen

PERTUMBUHAN EKONOMI GORONTALO TAHUN 2016 Ekonomi Gorontalo Tahun 2016 Tumbuh 6,52 Persen No. 11/02/75/Th.XI, 6 Februari 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI GORONTALO TAHUN 2016 Ekonomi Gorontalo Tahun 2016 Tumbuh 6,52 Persen Perekonomian Gorontalo tahun 2016 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TAHUN 2015

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TAHUN 2015 No. 09/02/31/Th.XVIII, 5 Februari 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TAHUN 2015 EKONOMI JAKARTA TAHUN 2015 TUMBUH 5,88 PERSEN MELAMBAT SEJAK TIGA TAHUN TERAKHIR Perekonomian Jakarta tahun 2015 yang diukur

Lebih terperinci

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I-2016 Terhadap Triwulan I-2015 (y-on-y)

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I-2016 Terhadap Triwulan I-2015 (y-on-y) No.21/05/31/Th.XVIII, 4 Mei 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2016 EKONOMI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2016 TUMBUH 5,62 PERSEN MENGALAMI KONTRAKSI MINUS 0,61 PERSEN DIBANDINGKAN TRIWULAN IV/2015

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI BALI TAHUN 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI BALI TAHUN 2016 No. 12/02/51/Th. XI, 6 Februari 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI BALI TAHUN EKONOMI BALI TAHUN TUMBUH 6,24 PERSEN MENINGKAT JIKA DIBANDINGKAN DENGAN TAHUN SEBELUMNYA. Perekonomian Bali tahun yang diukur berdasarkan

Lebih terperinci

BADAN PUSAT STATISTIK No. 65/08/21/Th.X, 5 Agustus 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN II-2015 EKONOMI KEPULAUAN RIAU SAMPAI DENGAN TRIWULAN II-2015 TUMBUH 6,35 PERSEN (C-TO-C) Perekonomian

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI TAHUN 2015 KABUPATEN BANGKA SELATAN

PERTUMBUHAN EKONOMI TAHUN 2015 KABUPATEN BANGKA SELATAN 7 Desember 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI TAHUN 2015 KABUPATEN BANGKA SELATAN EKONOMI TAHUN 2015 TUMBUH 4,06 PERSEN MELAMBAT SEJAK EMPAT TAHUN TERAKHIR Perekonomian Kabupaten Bangka Selatan tahun 2015 yang diukur

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI JAMBI TAHUN 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI JAMBI TAHUN 2016 No. 010/0/15/Th.XI, 6 Februari 017 PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI JAMBI TAHUN EKONOMI PROVINSI JAMBI TAHUN TUMBUH,37 PERSEN Perekonomian Provinsi Jambi tahun yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI BALI TRIWULAN III 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI BALI TRIWULAN III 2016 No. 74/11/51/Th. X, 7 November 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI BALI TRIWULAN III 2016 EKONOMI BALI TRIWULAN III - 2016 TUMBUH SEBESAR 6,17% (Y-ON-Y) Total perekonomian Bali pada triwulanan III - 2016 yang diukur

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI UTARA TRIWULAN I 2017

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI UTARA TRIWULAN I 2017 No. 35/05/71/Th. XI, 5 Mei 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI UTARA TRIWULAN I 2017 PEREKONOMIAN SULAWESI UTARA TRIWULAN I 2017 TUMBUH 6,43 PERSEN Perekonomian Sulawesi Utara Triwulan I 2017 yang diukur

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA BARAT TRIWULAN I-2016

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA BARAT TRIWULAN I-2016 BPS PROVINSI JAWA BARAT No. 26/05/32/Th.XVIII, 4 Mei 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA BARAT TRIWULAN I-2016 EKONOMI JAWA BARAT TRIWULAN I-2016 TUMBUH 5,08 PERSEN MENINGKAT DIBANDING TRIWULAN I-2015 Perekonomian

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2015

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2015 No. 52/11/31/Th.XVII, 5 November 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2015 EKONOMI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2015 TUMBUH 5,96 PERSEN LEBIH CEPAT 0,8 PERSEN DIBANDINGKAN TRIWULAN II/2015

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TRIWULAN III TAHUN 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TRIWULAN III TAHUN 2016 No. 64/11/36/Th.X, 7 November 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TRIWULAN III TAHUN 2016 EKONOMI BANTEN TRIWULAN III TAHUN 2016 TUMBUH 5,35 PERSEN MELAMBAT DIBANDINGKAN DENGAN TRIWULAN YANG SAMA TAHUN SEBELUMNYA

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN III-2015

PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN III-2015 No. 64/11/13/Th.XVIII, 5 November PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN III- EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN III- TUMBUH 4,71 PERSEN Perekonomian Sumatera Barat yang diukur berdasarkan besaran Produk

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI NUSA TENGGARA BARAT TRIWULAN II-2015

PERTUMBUHAN EKONOMI NUSA TENGGARA BARAT TRIWULAN II-2015 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI NTB No. 55/08/52/Th. IX, 5 Agustus 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI NUSA TENGGARA BARAT TRIWULAN II-2015 EKONOMI NUSA TENGGARA BARAT TRIWULAN II-2015 TUMBUH 3,76 PERSEN Perekonomian

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGGARA

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGGARA No. 5/5/Th. IX, Mei 1 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGGARA EKONOMI SULAWESI TENGGARA TRIW. I-1 TUMBUH 5,1 PERSEN (YEAR ON YEAR) Perekonomian Sulawesi Tenggara triwulan I-1 yang diukur berdasarkan Produk

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TAHUN 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TAHUN 2016 No. 9/02//13/Th. XX, 6 Februari 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TAHUN 2016 EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN IV-2016 TUMBUH 4,86 PERSEN EKONOMI SUMATERA BARAT TAHUN 2016 TUMBUH 5,26 PERSEN Perekonomian

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI MALUKU UTARA TRIWULAN I-2017

PERTUMBUHAN EKONOMI MALUKU UTARA TRIWULAN I-2017 No 28/05/82/Th XVI, 5 Mei 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI MALUKU UTARA TRIWULAN I-2017 EKONOMI MALUKU UTARA TRIWULAN I- 2017 TUMBUH 7,54 PERSEN Perekonomian Maluku Utara berdasarkan besaran Produk Domestik Regional

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TRIWULAN I TAHUN 2017

PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TRIWULAN I TAHUN 2017 No. 27/05/36/Th.X, 5 Mei 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TRIWULAN I TAHUN 2017 EKONOMI BANTEN TRIWULAN I TAHUN 2017 TUMBUH 5,90 PERSEN LEBIH CEPAT DIBANDING TRIWULAN I TAHUN 2016 Perekonomian Banten triwulan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN I-2016

PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN I-2016 No. 28/5/13/Th XIX, 4 Mei 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN I-2016 EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN I-2016 TUMBUH 5,48 PERSEN Perekonomian Sumatera Barat yang diukur berdasarkan besaran Produk

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI BENGKULU TRIWULAN II-2016

PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI BENGKULU TRIWULAN II-2016 BPS PROVINSI BENGKULU No. 47/08/17/X, 5 Agustus 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI BENGKULU TRIWULAN II-2016 EKONOMI BENGKULU TUMBUH 5,41 PERSEN, MENINGKAT JIKA DIBANDINGKAN TRIWULAN II-2015 (Y-ON-Y ) Perekonomian

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TIMUR TRIWULAN I-2016

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TIMUR TRIWULAN I-2016 BPS PROVINSI JAWA TIMUR No. 31/05/35/Th.XIV, 4 Mei 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TIMUR TRIWULAN I-2016 EKONOMI JAWA TIMUR TRIWULAN I 2016 TUMBUH 5,34 PERSEN MENINGKAT DIBANDING TRIWULAN I-2015 Perekonomian

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI GORONTALO TRIWULAN II-2016 Ekonomi Gorontalo Triwulan II-2016 Tumbuh 5,40 Persen Melambat Dibanding Triwulan II-2015

PERTUMBUHAN EKONOMI GORONTALO TRIWULAN II-2016 Ekonomi Gorontalo Triwulan II-2016 Tumbuh 5,40 Persen Melambat Dibanding Triwulan II-2015 No. 47/08/75/Th.X, 5 Agustus 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI GORONTALO TRIWULAN II-2016 Ekonomi Gorontalo Triwulan II-2016 Tumbuh 5,40 Persen Melambat Dibanding Triwulan II-2015 Perekonomian Gorontalo yang diukur

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI NUSA TENGGARA BARAT TRIWULAN I-2017

PERTUMBUHAN EKONOMI NUSA TENGGARA BARAT TRIWULAN I-2017 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI NTB No. 31/05/52/Th XI, 5 Mei 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI NUSA TENGGARA BARAT TRIWULAN I-2017 EKONOMI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT TRIWULAN I-2017 MENGALAMI KONTRAKSI SEBESAR

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TAHUN 2015

PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TAHUN 2015 No. 11/2//13/Th XIX, 5 Februari 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TAHUN 2015 EKONOMI SUMATERA BARAT TAHUN 2015 TUMBUH 5,41 PERSEN Perekonomian Sumatera Barat tahun 2015 yang diukur berdasarkan Produk

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN III-2016

PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN III-2016 No. 64/11/13/Th XIX, 7 November PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN III- EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN III- TUMBUH 4,82 PERSEN Perekonomian Sumatera Barat yang diukur berdasarkan besaran Produk

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KEPULAUAN RIAU

BPS PROVINSI KEPULAUAN RIAU BPS PROVINSI KEPULAUAN RIAU No. 90/11/21/Th.X, 5 November 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI KEPULAUAN RIAU TRIWULAN III-2015 EKONOMI KEPULAUAN RIAU SAMPAI DENGAN TRIWULAN III-2015 TUMBUH 6,37 PERSEN (C-TO-C) Perekonomian

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2016 No. 50/11/31/Th.XVIII, 7 November 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2016 EKONOMI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2016 TUMBUH 5,75 PERSEN Perekonomian Jakarta triwulan III-2016 yang diukur

Lebih terperinci

BPS PROVINSI MALUKU No. 01/05/81/Th.XXI, 5 Mei 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI MALUKU TRIWULAN I TAHUN 2017 EKONOMI MALUKU TRIWULAN I 2017 MENGALAMI KONTRAKSI SEBESAR 2,39 PERSEN DIBANDING TRIWULAN IV TAHUN 2016

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI UTARA TRIWULAN II-2015

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI UTARA TRIWULAN II-2015 No. 56/08/71/Th. IX, 5 Agustus 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI UTARA TRIWULAN II-2015 PEREKONOMIAN SULAWESI UTARA TRIWULAN II-2015 TUMBUH 6,27 PERSEN Perekonomian Sulawesi Utara Triwulan II-2015 yang

Lebih terperinci

Lainnya. Infokom. konstruksi. Perdagangan. Industri PDRB. Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I-2016 Terhadap Triwulan IV-2015 (q-to-q) Pertanian

Lainnya. Infokom. konstruksi. Perdagangan. Industri PDRB. Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I-2016 Terhadap Triwulan IV-2015 (q-to-q) Pertanian No. 33/05/33/Th.X, 4 Mei 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN I-2016 EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN I-2016 TUMBUH 5,1 PERSEN MELAMBAT DIBANDING TRIWULAN I- Perekonomian Jawa Tengah yang diukur berdasarkan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI SELATAN TAHUN 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI SELATAN TAHUN 2016 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI SULAWESI SELATAN No. 10/02/73/Th. IX, 6 Februari 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI SELATAN TAHUN 2016 EKONOMI SULAWESI SELATAN TAHUN 2016 TUMBUH 7,41 PERSEN PDRB MENURUT

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TAHUN 2015

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TAHUN 2015 No. 13/0/33/Th.X, 5 Februari 016 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TAHUN 015 EKONOMI JAWA TENGAH TAHUN 015 TUMBUH 5, PERSEN MENCAPAI PERTUMBUHAN TERTINGGI SELAMA LIMA TAHUN TERAKHIR Perekonomian Jawa Tengah

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI MALUKU TRIWULAN II TAHUN 2017

PERTUMBUHAN EKONOMI MALUKU TRIWULAN II TAHUN 2017 BPS PROVINSI MALUKU No. 01/08/81/Th.XXI, 7 Agustus 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI MALUKU TRIWULAN II TAHUN 2017 EKONOMI MALUKU TRIWULAN II 2017 TUMBUH SEBESAR 2,57 PERSEN DIBANDING TRIWULAN I TAHUN 2017 Perekonomian

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA BARAT TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA BARAT TAHUN 2014 BPS PROVINSI JAWA BARAT No. 11/02/32/Th.XVII, 5 Februari 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA BARAT TAHUN 2014 EKONOMI JAWA BARAT TAHUN 2014 TUMBUH 5,07 PERSEN MELAMBAT SEJAK LIMA TAHUN TERAKHIR Perekonomian

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TAHUN 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TAHUN 2016 No. 1/0/33/Th.XI, 6 Februari 017 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TAHUN EKONOMI JAWA TENGAH TAHUN TUMBUH 5,8 PERSEN MELAMBAT DIBANDINGKAN PERTUMBUHAN TAHUN SEBELUMNYA 17 1 A. PDRB MENURUT LAPANGAN USAHA

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI SELATAN TRIWULAN I-2017

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI SELATAN TRIWULAN I-2017 BPS PROVINSI SULAWESI SELATAN No. 27/05/73/Th. IX, 5 Mei 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI SELATAN TRIWULAN I-2017 EKONOMI SULAWESI SELATAN TRIWULAN I-2017 TUMBUH 7,52 PERSEN MENINGKAT DIBANDING TRIWULAN

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI JAMBI TRIWULAN I-2016

PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI JAMBI TRIWULAN I-2016 No. 027/05/16/Th.X, 4 Mei 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI JAMBI TRIWULAN I-2016 EKONOMI PROVINSI JAMBI TRIWULAN I-2016 TUMBUH 0,56 PERSEN DIBANDING TRIWULAN IV-2015 Perekonomian Provinsi Jambi yang diukur

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI JAMBI TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI JAMBI TAHUN 2014 No. 11/02/15/Th.IX, 5 Februari 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI JAMBI TAHUN EKONOMI PROVINSI JAMBI TAHUN TUMBUH 7,9 PERSEN KINERJA POSITIF YANG TERUS TERJAGA DALAM KURUN LIMA TAHUN TERAKHIR Perekonomian

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TAHUN 2014 No. 09/02/31/Th.XVII, 5 Februari 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TAHUN EKONOMI JAKARTA TAHUN TUMBUH 5,95 PERSEN MELAMBAT SEJAK TIGA TAHUN TERAKHIR Release PDRB tahun dan selanjutnya menggunakan tahun

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA BARAT TAHUN 2015

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA BARAT TAHUN 2015 BPS PROVINSI JAWA BARAT 10/02/32/Th. XVIII, 5 Februari 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA BARAT TAHUN EKONOMI JAWA BARAT TAHUN TUMBUH 5,03 PERSEN Perekonomian Jawa Barat tahun yang diukur berdasarkan Produk

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI MALUKU UTARA TRIWULAN II-2017

PERTUMBUHAN EKONOMI MALUKU UTARA TRIWULAN II-2017 No 46/8/82/Th XVI, 7 Agustus 217 PERTUMBUHAN EKONOMI MALUKU UTARA TRIWULAN II-217 EKONOMI MALUKU UTARA TRIWULAN II- 217 TUMBUH 6,96 PERSEN MENINGKAT DIBANDING CAPAIAN TRIWULAN II-216 Perekonomian Maluku

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2015

PERTUMBUHAN EKONOMI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2015 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI NTB No. 12/02/52/Th.X, 5 Februari 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2015 EKONOMI NUSA TENGGARA BARAT PADA TRIWULAN IV 2015 TUMBUH 11,98 PERSEN Sampai dengan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN II-2016

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN II-2016 BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 47/8/61/Th.XIX, 5 Agustus 216 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN II-216 EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN II-216 TUMBUH 4,21 PERSEN MENINGKAT DIBANDING TRIWULAN

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN TENGAH TRIWULAN II TAHUN No. 06/08/62/Th.X, 5 Agustus EKONOMI KALIMANTAN TENGAH TRIWULAN II TAHUN TUMBUH 5,72 PERSEN Perekonomian Tengah Triwulan II- (y on y) yang diukur

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI NTT SEMESTER I TAHUN 2015

PERTUMBUHAN EKONOMI NTT SEMESTER I TAHUN 2015 BADAN PUSAT STATISTIK No. 07/08/53/Th.XVIII, 5 Agustus PERTUMBUHAN EKONOMI NTT SEMESTER I TAHUN EKONOMI NTT SEMESTER I TAHUN TUMBUH 4,84 PERSEN Perekonomian NTT semester I tahun yang diukur berdasarkan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI LAMPUNG TAHUN 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI LAMPUNG TAHUN 2016 BPS PROVINSI LAMPUNG No. 09/02/18 Tahun XVIII, 6 Februari 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI LAMPUNG TAHUN 2016 EKONOMI LAMPUNG TAHUN 2016 TUMBUH 5,15 PERSEN MENGUAT DIBANDINGKAN TAHUN SEBELUMNYA Perekonomian Lampung

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN TENGAH TAHUN 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN TENGAH TAHUN 2016 No. 06/02/62/Th.XI, 6 Februari 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN TENGAH TAHUN 2016 EKONOMI KALIMANTAN TENGAH TAHUN 2016 TUMBUH 6,36 PERSEN Perekonomian Kalimantan Tengah Tahun 2016 berdasarkan Produk

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI GORONTALO TRIWULAN I-2017

PERTUMBUHAN EKONOMI GORONTALO TRIWULAN I-2017 No. 26/05/75/Th.XI, 5 Mei 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI GORONTALO TRIWULAN I-2017 EKONOMI GORONTALO TRIWULAN I-2017 TUMBUH 7,27 PERSEN MENINGKAT DIBANDING TRIWULAN I-2016 Perekonomian Gorontalo yang diukur

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI BALI SEMESTER I 2017

PERTUMBUHAN EKONOMI BALI SEMESTER I 2017 No. 53/08/51/Th. XI, 7 Agustus PERTUMBUHAN EKONOMI BALI SEMESTER I EKONOMI BALI SEMESTER I- (C-TO-C) TUMBUH SEBESAR 5,81% Total perekonomian Bali pada triwulanan II - yang diukur berdasarkan Produk Domestik

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI BENGKULU TRIWULAN III-2016

PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI BENGKULU TRIWULAN III-2016 No. 65/11/17/X, 7 November 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI BENGKULU TRIWULAN III-2016 SEBESAR 5,19 PERSEN, MELAMBAT DIBANDINGKAN TRIWULAN II-2016 (Y-ON-Y ) Perekonomian Provinsi Bengkulu triwulan III-2016

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI UTARA TAHUN 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI UTARA TAHUN 2016 No. 13/02/71/Th. XI, 6 Februari 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI UTARA TAHUN 2016 PEREKONOMIAN SULAWESI UTARA TAHUN 2016 TUMBUH 6,17 PERSEN Perekonomian Sulawesi Utara tahun 2016 yang diukur berdasarkan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN I-2017

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN I-2017 No. 27/05/72/Th.XX, 5 Mei 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN I-2017 EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN I-2017 TUMBUH 3,91 PERSEN DIBANDING TRIWULAN I-2016 Perekonomian Sulawesi Tengah yang

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI BALI TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI BALI TAHUN 2014 No. 13/02/51/Th. IX, 5 Februari 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI BALI TAHUN EKONOMI BALI TAHUN TUMBUH 6,72 PERSEN LEBIH CEPAT JIKA DIBANDINGKAN DENGAN TAHUN SEBELUMNYA. Release PDRB Tahun dan selanjutnya menggunakan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI BALI TRIWULAN III 2015

PERTUMBUHAN EKONOMI BALI TRIWULAN III 2015 No. 76/11/51/Th. IX, 5 November PERTUMBUHAN EKONOMI BALI TRIWULAN III EKONOMI BALI TRIWULAN III - TUMBUH SEBESAR 6,29% (Y-ON-Y) Total perekonomian Bali pada triwulanan III - yang diukur berdasarkan Produk

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGGARA

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGGARA No. 28/05/Th. IX, 5 Mei 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGGARA EKONOMI SULAWESI TENGGARA TRIW. I-2017 TUMBUH 8,39 PERSEN (YEAR ON YEAR) Perekonomian Sulawesi Tenggara triwulan I-2017 yang diukur berdasarkan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI SUMATERA SELATAN TRIWULAN I-2017

PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI SUMATERA SELATAN TRIWULAN I-2017 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI SUMATERA SELATAN No. 26/05/Th.XIX, 5 Mei 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI SUMATERA SELATAN TRIWULAN I-2017 EKONOMI PROVINSI SUMATERA SELATAN TRIWULAN I-2017 TUMBUH 5,11

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2016 No.36/08/31/Th.XVIII, 5 Agustus PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN EKONOMI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN TUMBUH 5,86 PERSEN Perekonomian Jakarta triwulan II- yang diukur berdasarkan Produk Domestik

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI GORONTALO TRIWULAN III-2016 Ekonomi Gorontalo Triwulan III-2016 Tumbuh 6,98 Persen Meningkat Dibanding dengan Triwulan II-2016

PERTUMBUHAN EKONOMI GORONTALO TRIWULAN III-2016 Ekonomi Gorontalo Triwulan III-2016 Tumbuh 6,98 Persen Meningkat Dibanding dengan Triwulan II-2016 No. 62/11/75/Th.X, 7 November 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI GORONTALO TRIWULAN III-2016 Ekonomi Gorontalo Triwulan III-2016 Tumbuh 6,98 Persen Meningkat Dibanding dengan Triwulan II-2016 Perekonomian Gorontalo

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2015

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2015 No. 05/02/Th. IX, 5 Februari 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2015 EKONOMI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2015 TUMBUH 6,88 PERSEN MENINGKAT DARI TAHUN SEBELUMNYA Perekonomian Sulawesi Tenggara

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN II-2016

PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN II-2016 No. 48/08/13/Th.XIX, 5 Agustus 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN II-2016 EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN II-2016 TUMBUH 5,78 PERSEN Perekonomian Sumatera Barat yang diukur berdasarkan besaran

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2017

PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2017 No. 06/08/62/Th.XI, 07 Agustus PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN TENGAH TRIWULAN II TAHUN EKONOMI KALIMANTAN TENGAH TRIWULAN II TAHUN TUMBUH 6,12 PERSEN Perekonomian Kalimantan Tengah triwulan II- (y on y)

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA BARAT TRIWULAN III-2016

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA BARAT TRIWULAN III-2016 BPS PROVINSI JAWA BARAT No. 62/11/32 Th.XVIII, 7 November 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA BARAT TRIWULAN III-2016 EKONOMI JAWA BARAT TRIWULAN III-2016 TUMBUH 5,76 PERSEN MENINGKAT DIBANDING TRIWULAN III-2015

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2016 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI NTB No. 12/02/52/Th.X, 6 Februari 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2016 EKONOMI NUSA TENGGARA BARAT TUMBUH 5,82 PERSEN Sampai dengan triwulan IV-2016 perekonomian

Lebih terperinci