BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN"

Transkripsi

1 47 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Analisis Deskriptif Análisis deskriptif dilakukan untuk mengetahui perubahan yang terjadi pada data rentet waktu yang digunakan dalam penelitian ini. Perubahan yang terjadi diukur berdasarkan nilai terendah dan tertinggi dari masing-masing periode pengamatan serta berdasarkan nilai rata-rata dari masing-masing tahun. Selain nilai tertinggi, terendah dan nilai rata-rata pada análisis deskriptif dilakukan juga penghitungan nilai stándar deviasi. Stándar deviasi merupakan simpangan baku dari data yang digunakan dalam penelitian. Tabel 4.1 Hasil Analisis Deskriptif Statistik Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation ROA SIZE Opini DAR AD Valid N (listwise) 44 47

2 48 a. Variabel Independen Return on Assets (X1) Pada variabel Return on Assets (X1) disajikan nilai terendah, tertinggi, mean dan stándar deviasi dari masing-masing perusahaan untuk tiap-tiap periode pengamatan. Hasilnya dapat dilihat pada tabel 4.3. Pada tahun 2010 nilai terendah sebesar 0,07 terdapat pada PT. Siantar Top, Tbk (STTP), sedangkan yang terbesar terdapat pada PT. Multi Bintang Indonesia, Tbk (MLBI) sebesar 39,00. Nilai mean adalah sebesar 10,06 dengan nilai stándar deviasi sebesar 10,88. Pada tahun 2011 nilai terendah adalah sebesar 0,05 yaitu pada PT. Siantar Top, Tbk (STTP), sedangkan yang tertinggi terdapat pada PT. Multi Bintang Indonesia, Tbk (MLBI) yaitu sebesar 42,00. Nilai mean atau rata-rata variabel ROA untuk tahun 2011 adalah sebesar 10,65. Adapun nilai stándar deviasinya adalah sebesar 11,69. Pada tahun 2012 nilai terendah ROA adalah sebesar 0,06 yaitu terdapat pada PT. Siantar Top, Tbk (STTP), sedangkan nilai tertinggi sebesar 39,00 terdapat pada PT. Multi Bintang Indonesia, Tbk (MLBI). Adapun nilai rata-rata variabel ROA untuk tahun 2012 adalah sebesar 12,74 dengan nilai stándar deviasi 12,00. Pada tahun 2013 nilai terendah adalah sebesar 0,08 terdapat pada PT. Siantar Top, Tbk (STTP), sedangkan nilai tertinggi adalah sebesar 40,00 terdapat pada PT. Multi Bintang Indonesia, Tbk (MLBI). Adapun nilai mean adalah sebesar 13,27 dengan stándar deviasi sebesar 12,51.

3 49 b. Variabel Independen Ukuran Perusahaan atau SIZE (X2) Pada variabel Ukuran Perusahaan (X2) disajikan nilai terendah, tertinggi, mean dan stándar deviasi dari masing-masing perusahaan untuk tiap-tiap periode pengamatan. Pada penelitian ini ukuran perusahaan disajikan melalui nilai log dari total aset perusahaan (lihat lampiran 1). Pada tahun 2010 nilai terendah sebesar 5,33082 yaitu pada PT. Sekarlaut, Tbk (SKLT), sedangkan nilai tertinggi terdapat pada PT. Indofood Sukses Makmur (INDF), Tbk sebesar 7, Nilai mean sebesar 6,32156 dan standar deviasi sebesar 0, Pada tahun 2011 nilai terendah adalah sebesar 5,39759 yaitu pada PT. Sekarlaut, Tbk (SKLT), sedangkan yang tertinggi terdapat pada PT. Indofood Sukses Makmur, Tbk (INDF) yaitu sebesar 7, Nilai mean atau rata-rata variabel size untuk tahun 2011 adalah sebesar 6, Adapun nilai stándar deviasinya adalah sebesar 0, Pada tahun 2012 nilai terendah size adalah sebesar 5,48001 yaitu terdapat pada Sekarlaut, Tbk (SKLT), sedangkan nilai tertinggi sebesar 7,77323 terdapat pada PT. Indofood Sukses Makmur, Tbk (INDF). Adapun nilai rata-rata variabel size untuk tahun 2012 adalah sebesar 6,36055 dengan nilai stándar deviasi 0, Pada tahun 2013 nilai terendah adalah sebesar 5,59005 terdapat pada PT. Akasha Wirautama, Tbk (ADES), sedangkan nilai tertinggi adalah sebesar 7,67464 terdapat pada PT. Indofood Sukses Makmur,

4 50 Tbk (INDF). Adapun nilai mean adalah sebesar 6,47263 dengan stándar deviasi sebesar 0, c. Variabel Independen Struktur Hutang (X3) Pada variabel struktur hutang (X3) disajikan nilai terendah, tertinggi, mean dan stándar deviasi dari masing-masing perusahaan untuk tiap-tiap periode pengamatan. Hasilnya dapat dilihat pada tabel 4.4. Pada tahun 2010 nilai terendah sebesar 0,31 terdapat pada PT. Siantar Top, Tbk (STTP), sedangkan nilai tertinggi terdapat pada PT. Multi Bintang Indonesia, Tbk (MLBI) sebesar 59,00. Nilai rata-rata adalah sebesar 38,14 dengan stándar deviasi sebesar 22,29. Pada tahun 2011 nilai terendah adalah sebesar 0,48 yaitu pada PT. Siantar Top, Tbk (STTP), sedangkan yang tertinggi terdapat pada PT. Akasha Wira Internasional, Tbk (ADES) yaitu sebesar 60,21. Nilai mean atau ratarata variabel struktur hutang untuk tahun 2011 adalah sebesar 38,10. Adapun nilai stándar deviasinya adalah sebesar 21,88. Pada tahun 2012 nilai terendah adalah sebesar 0,47 yaitu pada PT. Tiga Pilar Sejahtera Food, Tbk (AISA), sedangkan yang tertinggi terdapat pada PT. Multi Bintang Indonesia, Tbk (MLBI) yaitu sebesar 71,00. Nilai mean atau rata-rata variabel struktur hutang untuk tahun 2012 adalah sebesar 38,35. Adapun nilai stándar deviasinya adalah sebesar 23,46.Pada tahun 2013 nilai terendah adalah sebesar 0,53 yaitu pada Tiga Pilar Sejahtera Food, Tbk (AISA), sedangkan yang tertinggi terdapat pada PT. Multi Bintang Indonesia, Tbk (MLBI) yaitu sebesar

5 51 75,00. Nilai mean atau rata-rata variabel struktur hutang untuk tahun 2013 adalah sebesar 38,09. Adapun nilai stándar deviasinya adalah sebesar 24,14. d. Variabel Dependen Audit Delay (Y) Pada variabel audit delay (Y) disajikan nilai terendah, tertinggi, mean dan stándar deviasi dari masing-masing perusahaan untuk tiaptiap periode pengamatan. Hasilnya dapat dilihat pada tabel 4.5. Pada tahun 2010 nilai terendah terdapat pada PT. Multi Bintang Indonesia, Tbk (MLBI) sebesar 61 hari, sedangkan nilai tertinggi terdapat pada PT. Tiga Pilar Sejahtera Food, Tbk (AISA) sebesar 119 hari. Nilai rata-rata sebesar 77,73 hari dengan stándar deviasi sebesar 17,28. Pada tahun 2011 nilai terendah adalah sebesar 39 hari yaitu pada PT. Mayora Indonesia, Tbk (MYOR), sedangkan yang tertinggi terdapat pada PT. Tiga Pilar Sejahtera Food, Tbk (AISA) yaitu sebesar 102 hari. Nilai mean atau rata-rata variabel audit delay untuk tahun 2011 adalah sebesar 76 hari. Adapun nilai stándar deviasinya adalah sebesar 16,95. Pada tahun 2012 nilai terendah adalah sebesar 60 hari yaitu pada PT. Multi Bintang Indonesia, Tbk (MLBI), sedangkan yang tertinggi terdapat pada PT. Tiga Pilar Sejahtera Food, Tbk (AISA) yaitu sebesar 88 hari. Nilai mean atau rata-rata variabel audit delay untuk tahun 2012 adalah sebesar 78,73 hari. Adapun nilai stándar deviasinya adalah sebesar 10,12. Pada tahun 2013 nilai terendah adalah sebesar 66 hari yaitu pada PT. Cahaya Kalbar, Tbk (CEKA), sedangkan yang tertinggi

6 52 terdapat pada PT. Tiga Pilar Sejahtera Food, Tbk (AISA) yaitu sebesar 105 hari. Nilai mean atau rata-rata variabel audit delay untuk tahun 2013 adalah sebesar 80,82 hari. Adapun nilai stándar deviasinya adalah sebesar 10, Pengujian Asumsi Klasik Pengujian asumsi klasik dilakukan sebelum melakukan pengujian regresi, pada penelitian ini pengujian asumsi klasik yang digunakan adalah uji normalitas data, uji heterokedastisitas, uji autokorelasi dan uji multikolinieritas. a. Uji Normalitas Data Pengujian normalitas dilakukan untuk mengetahui apakah variabel yang digunakan dalam penelitian memiliki distribusi normal atau tidak (Ghozali, 2000). Pengujian normalitas data dilakukan dengan menggunakan gambar p-plot, dimana kriteria keputusannya adalah apabila data menyebar disekitar garis diagonal dan mengikuti arah garis diagonal, maka model regresi memenuhi asumsi normalitas serta sebaliknya jika data menyebar jauh dari garis diagonal maka dapat dinyatakan bahwa model regresi tidak memenuhi asumsi normalitas.

7 53 Gambar 4.1 Uji Normalitas Data dengan Histogram Gambar 4.2 Uji Normalitas Data dengan P-Plot

8 54 Berdasarkan gambar di atas terlihat bahwa data menyebar tidak jauh dari garis diagonal dan searah dengan garis diagonal. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa model regresi memiliki asumsi normal. Atau bila diuji dengan menggunakan uji Kolmogorov Smirnov pada variabel unstandardized residual maka akan tampak seperti tabel di bawah ini. Tabel 4.2 Hasil Uji KS One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual N 44 Normal Parameters a,b Mean Std. Deviation Most Extreme Differences Absolute.144 Positive.144 Negative Kolmogorov-Smirnov Z.952 Asymp. Sig. (2-tailed).325 a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data. Berdasarkan tabel di atas terlihat bahwa variabel unstandardized residual memiliki nilai uji KS sebesar 0,952 dengan nilai sig sebesar Kriteria pengambilan keputusan untuk

9 55 pengujian normalitas adalah bila nilai sig pada uji KS memiliki nilai di atas 0.05, maka data dinyatakan berdistribusi normal. Dengan demikian data yang digunakan pada penelitian ini adalah berdistribusi normal karena memiliki nilai uji sig sebesar 0,325. b. Uji Multikolinieritas Pengujian ini dimaksudkan untuk melihat apakah terdapat dua atau lebih variabel bebas yang berkorelasi secara linier. Apabila terjadi keadaan ini maka kita akan menghadapi kesulitan untuk membedakan pengaruh masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikatnya. Menurut Ghozali (2005 : 91), indikasi terjadinya multikolinieritas dapat dideteksi dengan cara melihat nilai VIFnya pada masing-masing variabel bebas. Apabila terdapat nilai VIF diatas 10, maka di dalam model tersebut, terdapat gejala multikolinieritas. Tabel 4.3 Hasil Pengujian Multikolinieritas Coefficients a Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Collinearity Statistics Model B Std. Error Beta t Sig. Tolerance VIF 1 (Constant) ROA SIZE Opini DAR a. Dependent Variable: AD Sumber: Data diolah dengan SPSS

10 56 Berdasarkan tabel di atas diketahui bahwa antara variabel independen yang satu dengan yang lain tidak menunjukkan gejala kolinearitas (tidak ada hubungan yang sangat kuat antara variabel independen) karena nilai VIF masing-masing variabel bebas kurang dari 10. Dengan demikian asumsi atas multikolinieritas untuk pengujian regresi ganda telah terpenuhi. c. Uji Heterokedastisitas Heterokedastisitas Menguji apakah dalam sebuah model regresi terjadi ketidaksamaan varians dan residual dari satu pengamatan ke pengamatan yang lain. Jika varian dan residual dari satu pengamatan ke pengamatan yang lain tetap, maka disebut homoskedastisitas, dan jika varians berbeda, disebut heteroskedastitas (Ghazali, 2005). Uji glesjer dilakukan dengan cara meregresikan antara variabel independen dengan nilai absolut residualnya. Jika nilai signifikansi antara variabel independen dengan absolut residual lebih dari 0,05 maka tidak terjadi masalah heteroskedastisitas.

11 57 Tabel 4.4 Hasil Uji Heterokedastisitas dengan Uji Glejer Coefficients a Standardized Unstandardized Coefficients Coefficients Model B Std. Error Beta t Sig. 1 (Constant) ROA SIZE Opini DAR a. Dependent Variable: RES2 Sumber: Data diolah dengan SPSS Berdasarkan tabel di atas terlihat bahwa variabel ROA, SIZE dan Opini memiliki nilai sig yang lebih besar dari 0.05, sehingga dapat diambil keputusan bahwa tidak terjadi gejala heterokedastisitas pada ketiga variabel tersebut. Sedangkan pada variabel DAR memiliki nilai sig yang lebih kecil dibandingkan dengan 0.05, sehingga dapat diambil keputusan bahwa terjadi heterokedastisitas pada variabel tersebut. d. Uji Autokorelasi Autokorelasi menunjukkan bahwa ada korelasi antara error periode t dengan error periode sebelumnya (t-1) dimana pada asumsi klasik hal ini tidak boleh terjadi. Uji autokorelasi dilakukan dengan menggunakan Durbin Watson.

12 58 Tabel 4.4 Hasil Pengujian Autokorelasi Model Summary b R Adjusted R Std. Error of the Durbin- Model R Square Square Estimate Watson a a. Predictors: (Constant), DAR, UP, ROA, Opini b. Dependent Variable: AD Dari tabel 4.4 diketahui nilai Durbin-Watson (DW) adalah sebesar 2,006. Bila menggunakan kriteria yang pada bab III, maka dapat diasumsikan bahwa data mengalami autokorelasi negatif, akan tetapi untuk lebih memastikan apakah data mengalami autokorelasi atau tidak maka digunakan tabel DW. Dengan menggunakan tabel DW diketahui nilai dl untuk k = 4 dan n = 44 adalah sebesar dan nilai du adalah sebesar 1.720, dengan menggunakan nilai dl dan du dapat dibuat pembagian daerah Durbin Watson seperti berikut :

13 59 Gambar 4.4 Pembagian Daerah Durbin Watson Dengan berpedoman pada pembagian daerah DW di atas terlihat bahwa nilai berada di daerah tidak ada autokorelasi. 3. Uji Kesesuaian Model a. Analisa Koefisien Determinasi (Uji R 2 ) Uji signifikansi model dilakukan dengan melihat nilai R 2 yang terdapat pada tabel model summary.hasil pengujiannya disajikan pada tabel dibawah ini. Tabel 4.5 Koefisien Determinasi Model Summary b Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Durbin- Watson a a. Predictors: (Constant), DAR, UP, ROA, Opini b. Dependent Variable: AD

14 60 Tabel4.9 di atas menunjukkan nilai Adjusted R Square sebesar yang berarti bahwa perubahan variabel dependen mampu dijelaskan oleh variabel bebas sebesar 55,50%, pengaruh lainnya sebesar 44,50% dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak digunakan dalam penelitian ini. a. Uji Simultan (Uji F) Selanjutnya untuk menentukan apakah pengaruh tersebut signifikan atau tidak digunakan uji F atau uji Anova. Tabel 4.6 Hasil Uji Anova / Uji F ANOVA b Model Sum of Squares df Mean Square F Sig. 1 Regression a Residual Total a. Predictors: (Constant), DAR, UP, ROA, Opini b. Dependent Variable: AD Sumber: Data diolah dengan SPSS

15 61 Berdasarkan tabel 4.6 di atas terlihat nilai F adalah sebesar 14,416 dengan nilai sig sebesar Nilai sig sebesar bila dibandingkan dengan nilai alpha sebesar 0.05 (5%) adalah lebih kecil, sehingga dapat disimpulkan bahwa keempat variabel bebas secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikat. Dengan demikian Ha diterima dan Ho ditolak. 4. Uji Hipotesis b. Uji Parsial (Uji t) Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh yang ditimbulkan oleh variabel independen terhadap variabel dependen dapat dilihat pada kolom sig. Nilai sig yang ditampilan oleh output SPSS menunjukkan nilai probabilitas suatu koefisien regresi (B) yang digunakan untuk menerima atau menolak hipótesis penelitian. Selain itu untuk menentukan apakah suatu hipótesis dapat diterima dilakukan dengan membandingkan nilai t hitung dengan t tabel. Adapun nilai t tabel untuk penelitian ini adalah sebesar +/ Hasil pengujian hipótesis dengan menggunakan SPSS disajikan pada tabel di bawah ini.

16 62 Tabel 4.7 Hasil pengujian Hipotesis Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Model B Std. Error Beta t Sig. 1 (Constant) ROA UP Opini DAR Hasil pengujian hipotesis untuk masing-masing variabel adalah sebagai berikut: 1) Pengujian Hipotesis Pertama (Ha1) Pada pengujian hipotesis pertama variabel independen Return on Assets (ROA) memiliki nilai t hitung sebesar -0,537 dengan nilai sig sebesar 0,594. Dengan membandingkan nilai t hitung sebesar - 0,537 dengan nilai t tabel sebesar -2,018, maka dapat diketahui bahwa nilai t hitung adalah lebih kecil dari nilai t tabel. Nilai sig sebesar 0,594 tersebut lebih besar dari 0.05, maka hipotesis yang diterima pada pengujian kedua adalah hipotesis Ha1 yaitu variabel X1 (Return on Assets/ROA) memiliki pengaruh terhadap Y (audit delay) namun tidak signifikan, ini berkaitan dengan signaling theory dimana umumnya perusahaan dengan tingkat profitabilitas yang tinggi

17 63 cenderung ingin segera mempublikasikan laporan keuangannya dan ini disebut dengan sinyal positif apabila dapat mempengaruhi kenaikan harga saham perusahaan tersebut, sementara perusahaan pada tingkat profitabilitas rendah cenderung mengalami kemunduran publikasi laporan keuangannya dan ini dapat memberikan sinyal negatif karena akan berdampak penurunan harga saham. Berdasarkan hasil penelitian ini maka signaling theory tidak terbukti dalam penelitian ini. 2) Pengujian Hipotesis Kedua (Ha2) Semakin besar perusahaan cenderung semakin lama audit delaynya karena semakin banyak pula bagian yang akan diaudit namun dalam penelitian ini hasil yang diperoleh pada pengujian hipotesis kedua variabel independen ukuran perusahaan memiliki nilai t hitung sebesar -0,334 dengan nilai sig sebesar 0,740. Dengan membandingkan nilai t hitung sebesar dengan nilai t tabel sebesar , maka dapat diketahui bahwa nilai t hitung adalah lebih kecil dari nilai t tabel. Nilai sig sebesar 0,740 tersebut lebih besar dari 0.05, maka hipotesis yang diterima pada pengujian pertama adalah hipotesis Ha2 yaitu variabel X2 (ukuran perusahaan) berpengaruh terhadap Y (audit delay) namun tidak signifikan. Hal ini dikarenakan perusahaan besar umumnya memiliki tata kelola, internal kontrol yang bagus sehingga hal tersebut dapat memudahkan auditor dalam

18 64 pengambilan sampel, dan sampel yang diambil tidak perlu terlalu banyak, dan tentu ini akan mempercepat waktu pengauditan menjadi lebih cepat. 3) Pengujian Hipotesis Ketiga (Ha3) Pada pengujian hipotesis ketiga variabel independen Opini Auditor memiliki nilai t hitung sebesar -3,101 dengan nilai sig sebesar Dengan membandingkan nilai t hitung sebesar -3,101 dengan nilai t tabel sebesar -2,018, maka dapat diketahui bahwa nilai t hitung adalah lebih besar dari nilai t tabel. Nilai sig sebesar 0,004 tersebut lebih kecil dari 0,05 maka hipotesis yang diterima pada pengujian ketiga adalah hipotesis Ha3 yaitu variabel X3 (Opini auditor) berpengaruh terhadap Y (audit delay). Hal ini karena opini auditor pada tahun sebelumnya akan berpengaruh terhadap audit delay pada tahun selanjutnya 4) Pengujian Hipotesis Keempat (Ha4) Pada pengujian hipotesis keempat variabel independen Struktur Hutang (DAR) memiliki nilai t hitung sebesar -4,315 dengan nilai sig sebesar 0,000. Dengan membandingkan nilai t hitung sebesar -4,315 dengan nilai t tabel sebesar -2,018, maka dapat diketahui bahwa nilai t hitung adalah lebih besar dari nilai t tabel. Nilai sig sebesar 0,000 tersebut lebih kecil dari 0,05 maka hipotesis yang

19 65 diterima pada pengujian keempat adalah hipotesis Ha4 yaitu variabel X4 (DAR) tidak berpengaruh terhadap Y (audit delay). c. Análisis Regresi Linear Berganda Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh book tax differences, besaran akrual, likuiditas dan aktiva pajak tangguhan terhadap persistensi laba digunakan model regresi linear berganda. Dengan menggunakan tabel 4.7 dapat disusun persamaan regresi sebagai berikut: Y = a + β 1 X 1 + β 2X 2 + β 3X 3 + β 4X 4 + e Menjadi Y = 114,331-0,072ROA 0,786UP - 19,160Opini- 0,323DAR Berdasarkan persamaan di atas dapat diketahui bahwa besarnya konstanta adalah 114,331, hal ini terjadi bila tidak ada pengaruh dari variabel bebas (ROA, SIZE, Opini dan DAR). Pada variabel ROA nilai koefisien regresi juga menunjukkan tanda negatif. Hal ini berarti variabel ROA memiliki pengaruh negatif terhadap variabel audit delay. Koefisien regresi variabel ROA sebesar -0,072 menunjukkan apabila variabel ROA mengalami peningkatan sebesar 1 poin menurunkan variabel audit delay sebesar -0,072 dan sebaliknya. Perhitungan ini diasumsikan variabel lain tidak mengalami peningkatan atau penurunan.

20 66 Pada koefisien regresi variabel SIZE menunjukkan tanda negatif di depan koefisien. Hal ini berarti variabel SIZE memiliki pengaruh yang negatif terhadap audit delay. Koefisien regresi variabel SIZE adalah sebesar -0,786 menunjukkan apabila variabel SIZE mengalami peningkatan sebanyak 1 poin menurunkan variabel audit sebesar -0,786 dan sebaliknya. Perhitungan ini diasumsikan variabel lain tidak mengalami peningkatan atau penurunan. Selanjutnya pada variabel Opini koefisien regresi menunjukkan tanda negatif. Hal ini berarti variabel Opini memiliki pengaruh negatif terhadap variabel audit delay. Koefisien regresi variabel Opini sebesar - 19,160 menunjukkan apabila variabel Opini mengalami peningkatan sebesar 1 poin akan menurunkan variabel persistensi laba sebesar 19,160 dan sebaliknya. Perhitungan ini diasumsikan variabel lain tidak mengalami peningkatan atau penurunan. Kemudian pada variabel DAR koefisien regresi menunjukkan tanda negatif. Hal ini berarti variabel DAR memiliki pengaruh negatif terhadap variabel audit delay. Koefisien regresi variabel DAR sebesar - 0,323 menunjukkan apabila variabel DAR mengalami peningkatan sebesar 1 poin menurunkan variabel audit delay sebesar 0,323 dan sebaliknya. Perhitungan ini diasumsikan variabel lain tidak mengalami peningkatan atau penurunan.

21 67 B. Pembahasan Pengujian hipótesis pertama menunjukkan bahwa return on assets (ROA) tidak memiliki pengaruh terhadap audit delay. Hal ini dibuktikan dengan nilai sig yang lebih besar dari 0,05. Adapun tanda negatif di depan koefisien regresi menunjukkan bahwa variabel return on assets memiliki pengaruh yang negatif terhadap audit delay. Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Hossain dan Taylor (1998), dimana hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap audit delay. Pengujian hipótesis kedua menunjukkan bahwa ukuran perusahaan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap audit delay. Hal ini dibuktikan dengan nilai sig yang lebih besar dari 0,05. Hasil ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Novelia dan Dicky (2013) yang menunjukkan bahwa ukuran perusahaan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap audit delay. Penelitian ini juga sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Wiraatmaja (2014) yang menunjukkan hasil bahwa ukuran perusahaan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap audit delay. Pengujian hipótesis ketiga menunjukkan bahwa opini auditor memiliki pengaruh yang signifikan. Hal ini dibuktikan dengan nilai sig yang lebih kecil dari 0,05. Adapun tanda negatif di depan koefisien regresi menunjukkan bahwa opini auditor memberikan pengaruh yang negatif terhadap audit delay. Hasil ini menunjukkan bahwa bila auditor memberikan opini yang kurang baik

22 68 pada laporan keuangan akan menyebabkan terjadinya audit delay yang lebih panjang pada laporan keuangan dan sebaliknya. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Che Ahmad dan Abidin (2008) serta penelitian Kartika (2009) yang menunjukkan bahwa opini auditor memiliki pengaruh yang signifikan terhadap audit delay. Pengujian hipótesis keempat menunjukkan bahwa struktur hutang memiliki pengaruh yang signifikan. Hal ini dibuktikan dengan nilai sig yang lebih kecil dari 0,05. Adapun tanda negatif di depan koefisien regresi menunjukkan bahwa struktur hutang yang dihitung dengan menggunakan DAR memberikan pengaruh yang negatif terhadap audit delay. Hasil ini penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Khasharmeh dan Aljifri (2010) yang menunjukkan bahwa rasio hutang memiliki hubungan yang signifikan dengan audit delay. Demikian juga dengan penelitian yang dilakukan oleh Vuko dan Cular (2014) yang menunjukkan bahwa leverage memiliki pengaruh yang signifikan terhadap audit delay. Hasil penelitian memiliki kesamaan hasil dengan penelitian yang dilakukan oleh Marsono (2013). Penelitian Marsono menunjukkan bahwa ukuran perusahaan, profitabilitas, solvabilitas dan opini auditor memiliki pengaruh yang signifikan terhadap audit delay. Meski pada penelitiannya tersebut terdapat perbedaan cara penghitungan variabel yaitu pada ukuran perusahaan, akan tetapi hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel-variabel tersebut memiliki pengaruh yang signifikan.

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data Hasil Penelitian Statistik deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang telah dikumpulkan dalam penelitian ini. Berikut hasil

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 61 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskripsi menjelaskan karakteristik dari masing-masing variabel yang terdapat dalam penelitian, baik variabel dependen maupun independen

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN. Berdasarkan data olahan SPSS yang meliputi audit delay, ukuran

BAB IV PEMBAHASAN. Berdasarkan data olahan SPSS yang meliputi audit delay, ukuran BAB IV PEMBAHASAN A. Analisis Data 1. Uji Statistik Deskriptif Berdasarkan data olahan SPSS yang meliputi audit delay, ukuran perusahaan, tingkat profitabilitas, rasio solvabilitas dan opini auditor, maka

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil 1. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data data penelitian seperti jumlah data yang diolah, nilai minimum,

Lebih terperinci

HASIL UJI REGRESI PENGARUH KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY. Descriptive Statistics

HASIL UJI REGRESI PENGARUH KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY. Descriptive Statistics LAMPIRAN 3 HASIL UJI REGRESI PENGARUH KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY Deskripsi Data Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation TA 42 3.386499 8.013065

Lebih terperinci

mempunyai nilai ekstrim telah dikeluarkan sehingga data diharapkan

mempunyai nilai ekstrim telah dikeluarkan sehingga data diharapkan 47 mempunyai nilai ekstrim telah dikeluarkan sehingga data diharapkan mendekati normal. Tabel 4.2 Deskripsi Statistik PT. Indofood Sukses Makmur Periode Pengamatan 2003-2008 Mean Std. Deviation N RETURN.007258.1045229

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskriptif Variabel Penelitian Sebelum analisis data dilakukan untuk membuktikan suatu hipotesis, terlebih dahulu harus mengumpulkan data yang dibutuhkan. Ini untuk

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Perusahaan emiten manufaktur sektor (Consumer Goods Industry) yang

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Perusahaan emiten manufaktur sektor (Consumer Goods Industry) yang BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Objek Penelitian Perusahaan emiten manufaktur sektor (Consumer Goods Industry) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia memiliki beberapa perusahaan, dan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Uji Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing variabel yang terdapat dalam penelitian ini, baik variabel dependen maupun

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. atau populasi dan untuk mengetahui nilai rata-rata (mean), minimum, Tabel 4.1. Hasil Uji Statistik Deskriptif

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. atau populasi dan untuk mengetahui nilai rata-rata (mean), minimum, Tabel 4.1. Hasil Uji Statistik Deskriptif BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif merupakan statistik yang berfungsi untuk memberikan gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data sampel atau populasi dan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. penelitian ini meliputi jumlah sampel (N), nilai minimum, nilai maksimum,

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. penelitian ini meliputi jumlah sampel (N), nilai minimum, nilai maksimum, 44 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif, maka pada Tabel 4.1 berikut ini akan ditampilkan karakteristik sample yang digunakan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti nilai minimum, maksimum, mean, dan standard deviasi

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti nilai minimum, maksimum, mean, dan standar deviasi

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Penelitian ini menggunakan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Penelitian ini menggunakan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Penelitian ini menggunakan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terdaftar di bursa efek Indonesia selama tahun 2009 2013 yaitu sebanyak 65

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. variabel terikat adalah sebagai berikut : Hasil statistik deskriptif pada tabel 4.1 menunjukkan :

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. variabel terikat adalah sebagai berikut : Hasil statistik deskriptif pada tabel 4.1 menunjukkan : BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Statistik Deskriptif Analisa deskripsi semua variabel, baik variabel bebas maupun variabel terikat adalah sebagai berikut : Tabel 4.1 Descriptive Statistics N Minimum

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif merupakan pengujian statistik secara umum yang bertujuan untuk melihat distribusi data dari variabel yang digunakan sebagai sampel

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian Objek dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur disektor 5 (consumer goods industry) periode 2008-2010. Berikut ini peneliti

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 51 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Analisis statistik dekriptif menggambarkan tentang ringkasan datadata penelitian seperti nilai minimum, maksimum, rata rata dan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. digunakan dalam penelitian ini serta dapat menunjukkan nilai maksimum, nilai

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. digunakan dalam penelitian ini serta dapat menunjukkan nilai maksimum, nilai BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil Penelitian 1. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif digunakan untuk menunjukkan jumlah data (N) yang digunakan dalam penelitian ini serta dapat

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Statistik Deskriptif Pembuatan statistik deskriptif untuk sampel tersebut dibantu dengan menggunakan program komputer Statisical Package for Sosial Science atau

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti nilai minumum, maksimum, mean, dan standard deviasi dari masing-masing

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN HASIL PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA DAN HASIL PEMBAHASAN BAB IV ANALISA DAN HASIL PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Dalam analisis statistik obyek penelitian pada sub bab ini, peneliti akan menjabarkan hasil perhitungan nilai minimum, nilai maksimum, ratarata

Lebih terperinci

Cahaya Fajrin R Pembimbing : Dr.Syntha Noviyana, SE., MMSI

Cahaya Fajrin R Pembimbing : Dr.Syntha Noviyana, SE., MMSI ANALISIS PENGARUH PERIODE PERPUTARAN HUTANG DAGANG DAN RASIO LANCAR, TERHADAP PROFITABILITAS PERUSAHAAN (Studi pada perusahaan manufaktur sektor Tekstil dan Garmen yang terdaftar di BEI tahun 2010-2012)

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. yang digunakan dalam penelitian ini adalah DPR, Net Profit Margin

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. yang digunakan dalam penelitian ini adalah DPR, Net Profit Margin 45 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Pada bagian ini akan disajikan statistik deskriptif dari semua variabelvariabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah DPR,

Lebih terperinci

BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN. membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum.

BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN. membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum. A. Uji Statistik Deskriptif BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN Statistik deskriptif adalah statistik yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data

Lebih terperinci

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Data variabel hasil penelitian pada perusahaan makanan dan minuman yang

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Data variabel hasil penelitian pada perusahaan makanan dan minuman yang BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 5.1. Hasil Penelitian Data variabel hasil penelitian pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode tahun tahun 2009 2014 dapat ditunjukkan dengan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Dari data-data sekunder berupa laporan keuangan yang telah diperoleh, maka

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Dari data-data sekunder berupa laporan keuangan yang telah diperoleh, maka 48 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN Dari data-data sekunder berupa laporan keuangan yang telah diperoleh, maka selanjutnya dalam bab analisis hasil dan pembahasan ini akan diterangkan mengenai hasil

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. dari masing-masing variabel. Variabel yang digunakan dalam penelitian. menggunakan rasio return on asset (ROA).

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. dari masing-masing variabel. Variabel yang digunakan dalam penelitian. menggunakan rasio return on asset (ROA). BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data 1. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif digunakan untuk menunjukkan jumlah data yang digunakan dalam penelitian ini serta dapat menunjukkan nilai

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik deskriptif Statistik deskriptif memberikan gambaran atau deskripsi suatu data yang dilihat dari nilai rata-rata (mean), standar deviasi varian,

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Statistik deskriptif memberikan gambaran atau deskripsi suatu data yang dilihat dari nilai rata rata ( mean ),standar deviasi serta

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN EVALUASI DATA. Tabel 4.1. Hasil Perhitungan Rasio-Rasio Keuangan. PT. Indofood Tbk. Periode

BAB IV ANALISIS DAN EVALUASI DATA. Tabel 4.1. Hasil Perhitungan Rasio-Rasio Keuangan. PT. Indofood Tbk. Periode BAB IV ANALISIS DAN EVALUASI DATA 1.1 Analisis Rasio Keuangan Tabel 4.1 Hasil Perhitungan Rasio-Rasio Keuangan PT. Indofood Tbk Periode 2006-2010 Tahun Triwulan ROE % EPS DER% Return Saham 2006 TW I 0,011748025

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. menjelaskan karakteristik sampel terutama yang mencakup nilai rata-rata (mean),

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. menjelaskan karakteristik sampel terutama yang mencakup nilai rata-rata (mean), BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif berkaitan dengan pengumpulan dan peringkat data yang menggambarkan sampel yang digunakan dalam penelitian ini. Analisis ini untuk

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 42 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Analisis Statistik deskriptif adalah statistik yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap obyek yang diteliti

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN. Statistik Deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN. Statistik Deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik Deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing variabel yang terdapat dalam penelitian, baik variabel dependen maupun variabel independent

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA. penelitian tentang Price Earning Ratio (PER), Earning Per Share (EPS),

BAB IV ANALISIS DATA. penelitian tentang Price Earning Ratio (PER), Earning Per Share (EPS), BAB IV ANALISIS DATA A. Analisis Data 1. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif pada penelitian ini akan menggambarkan data penelitian tentang Price Earning Ratio (PER), Earning Per Share (EPS), Return

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 40 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik Deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing variabel yang terdapat dalam penelitian, baik variabel dependen maupun

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Tabel 4.1. Analisis Descriptive Statistics. N Minimum Maximum Mean LDR 45 40,22 108,42 75, ,76969

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Tabel 4.1. Analisis Descriptive Statistics. N Minimum Maximum Mean LDR 45 40,22 108,42 75, ,76969 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. ANALISIS STATISTIK DESKRIPTIF Dari data yang diperoleh sebanyak 45 sampel perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2009-2011 diperoleh

Lebih terperinci

BAB 4 PEMBAHASAN. Penelitian ini menguji pengaruh perputaran persediaan dan perputaran piutang baik

BAB 4 PEMBAHASAN. Penelitian ini menguji pengaruh perputaran persediaan dan perputaran piutang baik BAB 4 PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Penelitian ini menguji pengaruh perputaran persediaan dan perputaran piutang baik secara individual maupun secara bersama-sama terhadap likuiditas perusahaan.

Lebih terperinci

Biaya operasional terendah adalah dialami oleh PT. Centrin Online Tbk (CENT), dan tertinggi di alami oleh Mitra Adi Perkasa Tbk (MAPI

Biaya operasional terendah adalah dialami oleh PT. Centrin Online Tbk (CENT), dan tertinggi di alami oleh Mitra Adi Perkasa Tbk (MAPI BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Dengan statistik deskriptif memberikan informasi tentang karakteristik sampel yang digunakan secara lebih rinci. Informasi yang dapat diperoleh dari

Lebih terperinci

Nama : Dea Rizka Amelia Npm : Jurusan : Manajemen Pembimbing : Dr. Bagus Nurcahyo, SE., MM

Nama : Dea Rizka Amelia Npm : Jurusan : Manajemen Pembimbing : Dr. Bagus Nurcahyo, SE., MM ANALISIS PENGARUH ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) DAN MARKET VALUE ADDED (MVA) TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PADA TAHUN 2009-2015 Nama

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 39 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Berdasarkan nilai pada masing-masing variabel dapat diketahui nilai penelitian seperti nilai minimum, maksimum, mean dan standard deviasi

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Untuk memberikan gambaran dan informasi mengenai data variabel dalam penelitian ini maka digunakanlah tabel statistik deskriptif. Tabel

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Tabel 4.1. Statistik Deskriptif Data Penelitian Descriptives

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Tabel 4.1. Statistik Deskriptif Data Penelitian Descriptives BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN A. Analisis Data Penelitian 1. Statistik Deskriptif Data Penelitian Deskripsi data dari masing-masing variabel penelitian yang meliputi nilai minimum, maksimum, mean dan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. Dengan rasio aktivitas, kita dapat mengetahui tingkat persediaan,

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. Dengan rasio aktivitas, kita dapat mengetahui tingkat persediaan, BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Analisa Deskriptif 1. Deskriptif Statistik Dengan rasio aktivitas, kita dapat mengetahui tingkat persediaan, penjualan serta perputaran aktiva tetap pada suatu perusahaan.

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Analisis Statistik Deksriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penlitian seperti nilai minimum, maksimum, rata-rata dan standard

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Analisis statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti nilai minimum, maksimum, rata-rata dan standar

Lebih terperinci

BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN. membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum.

BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN. membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum. BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Uji Statistik Deskriptif Statistik deskriptif adalah statistik yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau member gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN. Obyek penelitian ini adalah profitabilitas perbankan syariah yang ada di

III. METODE PENELITIAN. Obyek penelitian ini adalah profitabilitas perbankan syariah yang ada di III. METODE PENELITIAN 3.1 Obyek Penelitian Obyek penelitian ini adalah profitabilitas perbankan syariah yang ada di Indonesia, khususnya bagi Bank Umum Syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Responden Sebagaimana yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa responden yang menjadi subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa pada Universitas

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 42 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statisitik Deskriptif Statistik deskriptif digunakan untuk gambaran secara umum data yang telah dikumpulkan dalam penelitian ini. Dari 34 perusahaan barang konsumsi

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN BAB IV HASIL PENELITIAN A. DESKRIPSI DATA Data hasil penelitian terdiri dari dua variabel bebas yaitu variabel gaya belajar siswa (X1) dan variabel minat belajar siswa (X2) serta satu variabel terikat

Lebih terperinci

CHAIRUNNISA NURSANI

CHAIRUNNISA NURSANI PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE, EARNING MANAGEMENT, UKURAN PERUSAHAAN, DAN LEVERAGE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN (Studi pada Emiten Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011-2015)

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data yang berhasil dikumpulkan, hasil pengolahan data dan pembahasan dari hasil pengolahan tersebut. Berdasarkan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. terlebih dahulu harus mengumpulkan data yang dibutuhkan. Ini untuk

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. terlebih dahulu harus mengumpulkan data yang dibutuhkan. Ini untuk 49 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskriptif Variabel Penelitian Sebelum analisis data dilakukan untuk membuktikan suatu hipotesis, terlebih dahulu harus mengumpulkan data yang dibutuhkan. Ini

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. informasi dari sejumlah besar data. Dengan statistik deskriptif, data mentah

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. informasi dari sejumlah besar data. Dengan statistik deskriptif, data mentah BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Statistik deskriptif merupakan cara untuk menggambarkan dan menyajikan informasi dari sejumlah besar data. Dengan statistik deskriptif,

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Penyajian dan Analisis Data 1. Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Dalam pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan dibutuhkan beberapa kategori dan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 42 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Pelaksanaan penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis pengaruh struktur kepemilikan manajerial, ukuran perusahaan dan leverage terhadap

Lebih terperinci

BAB 1V ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 1V ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB 1V ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deksriptif Statistik deskriptif memberikan gambaran atau deskripsi suatu data yang dilihat dari nilai rata-rata (mean). Standar deviasi, maksimum

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2014 Juli 2015 di Universitas Mercu Buana. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan makanan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. asumsi klasik dan pengujian hipotesis adalah mengetahui gambaran atau

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. asumsi klasik dan pengujian hipotesis adalah mengetahui gambaran atau BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Analisis Data Penelitian 1. Uji Statistik Deskriptif Langkah awal yang harus dilakukan sebelum melakukan pengujian asumsi klasik dan pengujian hipotesis adalah mengetahui

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Kebangkrutan Metode Altman Z-Score Tabel 4.1 Analisis Kebangkrutan Model Altman Z-Score No Perusahaan KODE Tahun Keterangan 1 Akasha Wira International

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN. BUMN di Indonesia yang berupa jumlah penyaluran kredit UMKM dan Non-

III. METODE PENELITIAN. BUMN di Indonesia yang berupa jumlah penyaluran kredit UMKM dan Non- III. METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Data dan Sumber Data Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder Bank BUMN di Indonesia yang berupa jumlah penyaluran kredit UMKM dan Non- Performing

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun Sektor manufaktur

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun Sektor manufaktur BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2011-2013. Sektor manufaktur dipilih karena

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Tabel 4.1 Prosedur penarikan sampel

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Tabel 4.1 Prosedur penarikan sampel BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Variabel Penelitian No. Pada bab ini akan dibahas tahap-tahap dan pengolahan data yang kemudian akan dianalisis tentang pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan,

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Analisis Data 1. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif pada penelitian ini akan menggambarkan data penelitian tentang FDR, ROE,dan NOM. Sampel penelitian sebanyak

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. perusahaan publik yang terdaftar berjumlah 393 perusahaan. Sampel dari

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. perusahaan publik yang terdaftar berjumlah 393 perusahaan. Sampel dari BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskriptif Objek Penelitian Berdasarkan data yang diperoleh dari IDX dan IICG, diketahui bahwa perusahaan publik yang terdaftar berjumlah 393 perusahaan. Sampel

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. & investasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Retail adalah penjualan dari sejumlah

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. & investasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Retail adalah penjualan dari sejumlah BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek yang diteliti oleh dalam penelitian ini adalah perusahaan retail yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2009-2013. Perusahaan retail

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 38 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Objek Penelitian Perusahaan emiten manufaktur sektor (Basic Industry and Chemicals), (Consumer Goods Industry) dan (Trade, Services & Investment) yang

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Data dan Sampel Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Data dan Sampel Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Data dan Sampel Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan/annual report perusahaan

Lebih terperinci

Nama : Nurmala Ekatami NPM : Jurusan : Akuntansi Pembimbing : Bambang Darmadi, SE., MM.

Nama : Nurmala Ekatami NPM : Jurusan : Akuntansi Pembimbing : Bambang Darmadi, SE., MM. Nama : Nurmala Ekatami NPM : 25212513 Jurusan : Akuntansi Pembimbing : Bambang Darmadi, SE., MM. ANALISIS PENGARUH PENDANAAN DARI EKSTERNAL PERUSAHAAN DAN MODAL SENDIRI TERHADAP TINGKAT PROFITABILITAS

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Statistik deskriptif menggambarkan atau mendeskripsikan suatu data yang

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Statistik deskriptif menggambarkan atau mendeskripsikan suatu data yang 41 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan atau mendeskripsikan suatu data yang dilihat dari nilai rata-rata (mean), standar deviasi, maksimum, minimum,

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 56 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1. Gambaran Umum Objek Penelitian Objek penelitian ini adalah perusahaan makanan dan minuman publik yang listing di Bursa Efek Indonesia

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 41 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Pengumpulan Data Dalam bab ini, penulis akan menerangkan mengenai hasil penelitian yang akan dilakukan penulis terhadap data sekunder yaitu berupa komponen-komponen

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Uji Statistik Deskriptif Berdasarkan hasil analisis deskriptif statistik, maka berikut didalam tabel akan ditampilkan karakteristik sampel yang digunakan didalam penelitian

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Statistik Deskriptif Analisis dalam penelitian ini disajikan dalam bentuk tabel sehingga lebih mudah dipahami dan diinterprestasikan. Statistik

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Tabel 4.1. Analisis Statistik Deskriptif. Sumber : Data sekunder yang diolah, 2014

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Tabel 4.1. Analisis Statistik Deskriptif. Sumber : Data sekunder yang diolah, 2014 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Tabel 4.1 Analisis Statistik Deskriptif Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation WCT 35-61,1 61,0 7,314 18,0138 CR 35,8413 9,4616

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Efek Indonesia (BEI) mulai tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 dan telah

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Efek Indonesia (BEI) mulai tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 dan telah BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Subjek Penelitian Penelitian ini yaitu perusahaan yang masuk ke dalam indeks LQ 45 di Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai tahun 2009 sampai dengan tahun 2013

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 41 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan Manufaktur terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari Tahun 2011-2014. Berdasarkan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Dalam bab ini penulis akan menggambarkan tentang hasil dari penelitian nya pada Provinsi Jawa Timur pada setiap daerah yang ada pada propinsi tersebut. Penelitian

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data 1. Analisis Deskripsi Inflasi Tabel 4.1 Statistik Deskriptif Inflasi Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation Inflasi 36 3.35 8.79 6.5892 1.44501

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 31 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif ini digunakan untuk memberikan gambaran mengenai demografi responden penelitian. Data demografi tersebut antara lain

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan Manufaktur terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari Tahun 2012-2014. Berdasarkan

Lebih terperinci

minimum, nilai rata-rata (mean) serta standar deviasi (α) dari masing-masing variabel.

minimum, nilai rata-rata (mean) serta standar deviasi (α) dari masing-masing variabel. BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 1. Gambaran Umum Industri perbankan merupakan salah satu industri yang berperan penting dalam perkembangan perekonomian. Berikut ini adalah profil 10 Bank terbesar

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN 37 BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Penelitian ini bertujuan untuk meneliti adanya pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Citra Merek Terhadap Kepuasan Pelanggan PT PLN (Persero) pada Perumahan Pondok Bahar

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Dalam penelitian ini objek penelitian dipilh dengan metode purposive

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Dalam penelitian ini objek penelitian dipilh dengan metode purposive BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Dalam penelitian ini objek penelitian dipilh dengan metode purposive sampling dengan menggunakan kriteria yang telah ditentukan. Objek penelitian yang dipilih

Lebih terperinci

PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN DENGAN METODE EARLY WARNING SYSTEM

PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN DENGAN METODE EARLY WARNING SYSTEM PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN DENGAN METODE EARLY WARNING SYSTEM DAN RISK BASED CAPITAL TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN PREMI PERUSAHAAN PADA PT. LIPPO GENERAL INSURANCE, Tbk NAMA : Rani Eva Dewi NPM : 16212024

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Obyek/Subyek Penelitian Hasil pemilihan sampel pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2012-2014 diperoleh

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Tabel 4.1 Statistik Diskriptif IFR

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Tabel 4.1 Statistik Diskriptif IFR BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Analisis statistik deskriptif menggambarkan karakter data sampel yang digunakan dalam penelitian. Berikut adalah analisis deskriptif terhadap variabel-

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Analisis pada bab ini dilakukan dari hasil kuisioner yang telah dikumpulkan. Responden dalam penelitian ini adalah pelanggan yang memiliki hubungan kerja dalam pemanfaatan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data yang

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data yang BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data yang berhasil dikumpulkan, hasil pengolahan data dan pembahasan dari hasil pengolahan tersebut. Berdasarkan

Lebih terperinci

BAB 1V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. hasil pengolahan tersebut. Berdasarkan hasil perhitungan rata-rata rasio

BAB 1V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. hasil pengolahan tersebut. Berdasarkan hasil perhitungan rata-rata rasio BAB 1V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data yang berhasil dikumpulkan, hasil pengolahan data dan pembahasan dari hasil pengolahan

Lebih terperinci

BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN Pada bab sebelumnya telah dijelaskan mengenai populasi dan proses pengumpulan data untuk kepentingan analisis data penelitian. Penelitian dilakukan dengan cara pengumpulan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Berdasarkan data yang telah berhasil dikumpulkan, serta permasalahan dan hipotesis yang telah ditetapkan pada bab bab sebelumnya, maka penulis akan membahas variabel variabel

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. sampel yang digunakan dalam penelitian. Dengan Statistika deskriptif, kumpulan data

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. sampel yang digunakan dalam penelitian. Dengan Statistika deskriptif, kumpulan data BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif berkaitan dengan proses pengumpulan, penyajian, dan peringkasan berbagai karakteristik data sehingga dapat menggambarkan

Lebih terperinci

Fildza Aqmarina Imanda. II. KERANGKA PEMIKIRAN DAN PERUMUSAN HIPOTESIS Adapun kerangka pemikiran dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

Fildza Aqmarina Imanda. II. KERANGKA PEMIKIRAN DAN PERUMUSAN HIPOTESIS Adapun kerangka pemikiran dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: PENGARUH KUALITAS AUDITOR DAN CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP MANAJEMEN LABA (Studi empiris pada perusahaan LQ-45 yang terdaftar di BEI pada tahun 2011-2013) I.I PENDAHULUAN Fildza Aqmarina Imanda Saat ini

Lebih terperinci

LAMPIRAN HASIL PERHITUNGAN DATA PERUSAHAAN. EVA (Rp) EVA (Rp) EVA (Rp)

LAMPIRAN HASIL PERHITUNGAN DATA PERUSAHAAN. EVA (Rp) EVA (Rp) EVA (Rp) LAMPIRAN HASIL PERHITUNGAN DATA.AALI 2007 28,000 2008 2,322,65 5,503,624 5.96% 3.24%,443,635 5,435,000 6,986,53 8,448,847 9,800-65.00% 2009,805,596 6,632,423 4.67% 30.83%,495,758 35,83,250 9,80,622 26,650,628

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 68 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Deskripsi Objek Penelitian Penelitian ini menganalisis tentang laporan keuangan Bank BNI Syariah dan Bank Syariah Mandiri tahun 2011-2014.

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik lebih berhubungan dengan pengumpulan dan peringkasan data untuk mendeskripsikan atau memberi gambaran tentang keadaan data yang sebenarnya

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data yang

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data yang BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data yang berhasil dikumpulkan, hasil pengolahan data dan pembahasan dari hasil pengolahan tersebut. Berdasarkan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Penelitian ini dilakukan pada perusahaan perusahaan yang terdaftar dalam peringkat LQ 45 di Bursa Efek Indonesia dan secara konsisten berada dalam peringkat

Lebih terperinci