BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. Responden dari penelitian ini adalah seluruh pengusaha konveksi di

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. Responden dari penelitian ini adalah seluruh pengusaha konveksi di"

Transkripsi

1 BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. ANALISIS DATA 1. Deskripsi Responden Penelitian Responden dari penelitian ini adalah seluruh pengusaha konveksi di Desa Tangkil Kulon Kec. Kedungwuni Kab. Pekalongan. Adapun pertanyaan yang termuat dalam kuesioner terdiri dari dua bagian, yaitu pertanyaan mengenai identitas responden dan pertanyaan mengenai kedua variabel independen yaitu modal kerja dan jumlah tenaga kerja dan variabel dependen penelitian adalah pendapatan pengusaha. Pada bagian ini akan dijelaskan mengenai identitas responden berdasarkan jenis kelamin, umur, agama, pendidikan dan lama usaha. Penggolongan yang dilakukan terhadap responden dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara jelas mengenai gambaran responden sebagai objek penelitian. Gambaran umum objek penelitian tersebut satu per satu dapat diuraikan sebagai berikut : a. Profil Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Berdasarkan data primer yang telah diolah, maka hasil persebaran responden menurut jenis kelamin dalam penelitian ini dapat dilihat pada tabel 4.1 berikut ini : 86

2 87 Tabel 4.1 Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Jumlah (orang) Presentasi (%) Laki-laki Perempuan 1 3 Total Sumber : data primer yang diolah Berdasarkan tabel 4.1 di atas dapat diketahui bahwa dari penelitian terhadap 36 responden menunjukkan bahwa penggolongan berdasarkan jenis kelamin yang paling banyak adalah laki-laki yaitu 97 % dari total responden, sedangkan perempuan hanya 3 % dari total responden. b. Profil Responden Berdasarkan Umur Dari penelitian 36 responden dengan klasifikasi berdasarkan umur dapat ditunjukkan pada tabel 4.2 berikut ini : Tabel 4.2 Responden Berdasarkan Umur Umur Jumlah (orang) Presentasi (%) <25 tahun tahun tahun >45 tahun 4 11 Total Sumber : data primer yang diolah Berdasarkan tabel 4.2 di atas dapat diketahui bahwa dari 36 orang responden sebagian besar berusia tahun dengan prosentase

3 88 sebesar 50 % dari total responden diikuti dengan golongan umur lebih dari dengan prosentase sebesar 39 % tahun dan >45 tahun dengan persentase sebesar 11 %. c. Profil Responden Berdasarkan Agama Dari penelitian 46 responden dengan klasifikasi berdasarkan agama dapat ditunjukkan pada tabel 4.3 berikut ini : Tabel 4.3 Responden Berdasarkan Agama No Responden Berdasarkan Agama Jumlah (Orang) Presentase (%) 1 Islam Kristen Hindu Budha Konghuchu 0 0 Total Sumber : data primer yang diolah Berdasarkan tabel 4.3 di atas dapat diketahui bahwa dari 36 orang responden adalah 100% beragama islam. d. Profil Responden Berdasarkan Pendidikan Dari penelitian 36 responden dengan klasifikasi berdasarkan agama dapat ditunjukkan pada tabel 4.4 berikut ini :

4 89 Tabel 4.4 Responden Berdasarkan Pendidikan No Pendidikan Jumlah (Orang) Prosentase (%) 1 Tidak Tamat SD Tamat SD Tamat SLTP Tamat SLTA Tamat Sarjana/S Total Sumber : data primer yang diolah Berdasarkan tabel 4.4 di atas dapat diketahui bahwa dari 36 orang responden sebagian besar pendidikan responden adalah lulusan SLTA berjumlah 15 orang dengan persentase sebesar 42 % dari total responden diikuti dengan pendidikan responden lulusan SLTP berjumlah 10 orang dengan persentase sebesar 28%, responden lulusan SD berjumlah 5 orang dengan persentase 14 %, responden lulusan S1 2 orang dengan persentase 11 % dan tidak tamat SD sebanyak 2 orang dengan prosentase 5 %. e. Profil Responden Berdasarkan Lama Usaha Dari penelitian 36 responden dengan klasifikasi berdasarkan lama usaha dapat ditunjukkan pada tabel 4.5 berikut ini :

5 90 Tabel 4.5 Responden Berdasarkan Lama Usaha Lama Usaha Jumlah (Orang) Persentase ( %) 5-10 Tahun Tahun Tahun Tahun 4 11 Total Sumber : data primer yang diolah Berdasarkan tabel 4.5 di atas dapat diketahui bahwa dari 36 orang responden berdasarkan lama usaha sebagian besar adalah antara tahun sebanyak 13 orang dengan prosentase 36 %, diikuti dengan lama usaha antara 5-10 tahun sebanyak 10 orang dengan prosentase 28 %, kemudian antara tahun sebanyak 9 orang dengan prosentase 25 % dan sisanya responden yang menjalankan usaha di atas 20 tahun sebanyak 4 orang dari persentase 11 %. f. Profil Responden Berdasarkan Jumlah Tenaga Kerja Dari penelitian 36 responden dengan klasifikasi berdasarkan sumber modal usaha dapat ditunjukkan pada tabel 4.6 berikut ini :

6 91 Tabel 4.6 Responden Berdasarkan Jumlah Tenaga Kerja Tenaga Kerja Jumlah (Orang) Persentase (%) Total Sumber : data primer yang diolah Berdasarkan tabel 4.6 di atas dapat diketahui bahwa dari 36 orang responden berdasarkan jumlah tenaga kerja adalah 17 pengusaha mempunyai 6-10 tenaga kerja, 17 pengusaha pula mempunyai tenaga kerja dan sisanya 2 pengusaha mempunyai 5 tenaga kerja. 2. Analisis Data Penelitian a. Uji Asumsi Klasik 1) Uji Normalitas a) Analisis Grafik Analisis grafik dilakukan dengan melihat grafik histogram. Jika grafik histogramnya menunjukkan pola distribusi normal, maka model regresi memenuhi asumsi normalitas. Data yang baik adalah data yang memiliki pola distribusi normal.

7 92 Grafik 4.1 Histogram-Pendapatan Usaha Dengan melihat tampilan grafik histogram di atas dapat disimpulkan bahwa grafik histogram menunjukkan pola distribusi normal dan berbentuk simetris, tidak menceng (skewness) ke kanan atau ke kiri.

8 93 b) Uji Statistik Kolmogrov-Smirnov (K-S) Uji normalitas dengan grafik dapat menyesatkan karena secara visual kelihatan normal, padahal secara statistik bisa sebaliknya. Oleh sebab itu, dianjurkan di samping menggunkan uji grafik juga dilengkapi dengan uji statistik. Uji statistik pada penelitian ini menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov (K-S). Hasil uji statistik Kolmogorov-Smirnov (K-S) dapat dilihat dalam tabel 4.7 sebagai berikut : Tabel 4.7 Kolmogorov-Smirnov (K-S) Pendapatan Pengusaha One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual N 36 Normal Parameters a,b Mean, Std. Deviation , Most Extreme Differences Absolute,198 Positive,198 Negative -,085 Kolmogorov-Smirnov Z 1,188 Asymp. Sig. (2-tailed),119 a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data. Dari hasil olah data menggunakan Uji Statistik Kolmogorov-Smirnov maka diperoleh nilai signifikansi (asymp.sig. 2-tailed) sebesar 0,119. Karena nilai signifikansi lebih

9 94 besar dari 0,05, nilai residual terdistribusi dengan normal. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pola distribusi residual terdistribusi normal dan hasilnya konsisiten dengan uji grafik yang dilakukan sebelumnya, maka berarti bahwa data dari variabel Modal Kerja, Tenaga Kerja, dan Pendapatan terdistribusi secara normal. Dengan demikian tidak perlu dilakukan trasformasi data untuk ketiga variabel tersebut sebelum dilakukan uji regresi. 2) Uji Multikolinieritas Uji Multikolinieritas digunakan untuk menguji apakah antara variabel bebas memiliki hubungan korelasi yang sempurna atau tidak. Syarat diterimanya model regresi berganda apabila antara variabel bebas tidak mengandung korelasi yang sempurna. Pengujian multikolinieritas dapat dilihat dari nilai variance inflance factor (VIF). Suatu model regresi dinyatakan bebas dari multikolinieritas jika mempunyai nilai Tolerance lebih besar dari 0,1 dan nilai VIF lebih kecil dari 10. Hasil analisis multikolinieritas selengkapnya dapat dilihat pada tabel 4.8 berikut ini :

10 95 Tabel 4.8 Hasil Uji Multikolonieritas- Pendapatan Usaha Coefficients a Model Collinearity Statistics Tolerance VIF 1 (Constant) MODAL KERJA,974 1,027 TENAGA KERJA,974 1,027 a. Dependent Variable: PENDAPATAN Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai tolerance dan nilai VIF untuk variabel modal kerja dan tenaga kerja sebesar 0,974 dan 1,027 nilai tolerance > 0,1 dan VIF < 10 yang berarti bahwa model regresi tidak terdapat gejala multikolinieritas. 3) Uji Heteroskadestisitas Uji heteroskedastisitas bertujuan menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain. Jika variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan lain tetap, maka disebut homoskedastisitas dan jika berbeda disebut heteroskedastisitas. Modal regresi yang baik adalah yang homoskedastisitas atau tidak terjadi heteroskedastisitas.

11 96 Gambar 4.1 Uji Heteroskedastisitas-Pendapatan Pengusaha Hasil tampilan output SPSS dapat diketahui bahwa titik-titik tidak membentuk pola yang jelas, dan titik-titik menyebar di atas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi heteroskedastisitas pada model regresi. 4) Uji Autokorelasi Uji autokorelasi bertujuan untuk menguji apakah model regresi linier ada kolerasi antara kesalahan pengganggu pada periode t-1

12 97 (sebelumnya). Model regresi yang baik adalah regresi yang bebas dari autokorelasi. Tabel 4.9 Hasil Uji Autokorelasi-Pendapatan Pengusaha Model Summary b Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Durbin-Watson 1,796 a,633, ,825 1,853 a. Predictors: (Constant), TENAGA KERJA, MODAL KERJA b. Dependent Variable: PENDAPATAN Dengan nilai tabel DW pada tingkat signifikansi 5%, jumlah sampel 36 (n) dan jumlah variabel independen 2 (k=2), maka di tabel Durbin-Watson akan didapatkan nilai batas atas (du) 1,587 dan batas bawah (dl) 1,354. Karena nilai DW 1,853 lebih besar dari batas atas (du) 1,659 dan kurang dari 4-1,587=2,413 (4-du). Karena nilai DW terletak antara DU dan 4-DU (1,587 < 1,853 < 2,413), maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat autokorelasi pada model regresi ini. b. Analisis Regresi Linier Berganda Besarnya perubahan pada faktor dependen (Y) akibat perubahan pada faktor independen (X) secara parsial dijelaskan melalui persamaan regresi

13 98 yang di peroleh. Dengan menggunakan program SPSS versi 21.0 diperoleh hasil seperti yang tertera dalam Tabel 4.10 Tabel 4.10 Hasil Uji Regresi Berganda Coefficients a Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients B Std. Error Beta 1 (Constant) , ,352 MODAL KERJA,432,059,788 TENAGA KERJA , ,739 -,042 a. Dependent Variable: PENDAPATAN Dari kedua variabel independen yang dimasukkan kedalam model regresi semuanya signifikan dibawah dari sini dapat disimpulkan bahwa variabel pendapatan usaha dipengaruhi oleh kedua variabel independen. Berdasarkan pada hasil analisis yang telah dilakukan, maka persamaan regresi yang terbentuk adalah sebagai berikut: Y= ,432X 1-779X 2 Keterangan : a Y X 1 X 2 = Bilangan Konstanta = Pendapatan Bersih = Modal Kerja = Tenaga Kerja

14 99 Dari hasil persamaan regresi linier berganda diatas maka dapat dianalisis sebagai berikut: a. Koefisien regresi pada variabel Modal Kerja (X 1 ) sebesar 0,432 adalah positif, Hal ini berarti apabila modal kerja (X 1 ) naik, maka pendapatan (Y) juga akan mengalami kenaikan dengan arah yang sama. b. Koefisien regresi pada variabel Tenaga Kerja (X 2 ) sebesar -0,779 adalah negatif, hal ini berarti apabila tenaga kerja (X 2 ) turun, maka pendapatan (Y) juga akan mengalami penurunan dengan arah yang sama. c. Uji Hipotesis 1) Uji t (Parsial) Uji t digunakan untuk menguji pengaruh variabel independen (modal kerja dan jumlah tenaga kerja) terhadap variabel dependen (pendapatan usaha) secara parsial (untuk menguji signifikan atau tidaknya masing-masing variabel bebas terhadap pendapatan usaha) dengan menggunakan taraf signifikansi 0,05. Berdasarkan output SPSS nampak dari dua variabel bebas yaitu modal kerja dan tenaga kerja terhadap pendapatan ditunjukan pada tabel 4.11 berikut:

15 100 Tabel 4.11 Hasil Uji T atau Parsial-Pendapatan Usaha Coefficients a Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients B Std. Error Beta t Sig. 1 (Constant) , ,352,609,547 MODAL KERJA,432,059,788 7,370,000 TENAGA KERJA , ,739 -,042 -,394,696 a. Dependent Variable: PENDAPATAN Dari hasil analisis regresi secara parsial diatas dapat disimpulkan bahwa : 1. Nilai t-hitung modal kerja (X 1 ) sebesar 7,370 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 karena tingkat signifikansi lebih kecil dari nilai probabilitas 0,05 (0,000<0,05) maka dapat disimpulkan bahwa modal kerja berpengaruh terhadap pendapatan usaha. 2. Nilai t-hitung tenaga kerja (X 2 ) sebesar -0,394 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,696 karena tingkat signifikansi lebih besar dari nilai probabilitas 0,05 (0,696>0,05) maka dapat disimpulkan bahwa tenaga kerja tidak berpengaruh terhadap pendapatan usaha.

16 101 2) Uji F (Simultan) Tabel 4.12 Hasil Uji F atau Simultan-Pendapatan Usaha ANOVA a Model Sum of Squares df Mean Square F Sig. 1 Regression , ,000 28,451,000 b Residual , ,000 Total , a. Dependent Variable: PENDAPATAN b. Predictors: (Constant), TENAGA KERJA, MODAL KERJA Uji F bertujuan untuk mengetahui pengaruh simultan dari variabel-variabel bebas, dalam penelitian ini terdiri dari modal kerja dan tenaga kerja terhadap variabel terikat yaitu pendapatan usaha. Berdasarkan analisis data yang dilakukan dengan menggunakan SPSS maka hasil output dapat dilihat pada tabel Nampak bahwa secara simultan pengaruh dari kedua variabel bebas yaitu modal kerja dan tenaga kerja terhadap pendapatan usaha mempunyai nilai Fhitung sebesar 28,451 dengan tingkat signifikan 0,000. Sedangkan untuk nilai Ftabel sebesar 3,23 dengan tingkat signifikansi 0,05. Karena nilai Fhitung (28,451) lebih besar dari Ftabel (3,23) dan nilai signifikansi lebih kecil dari 0.05 maka dapat disimpulkan pengaruh modal kerja dan tenaga kerja secara simultan (bersama-sama) berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usaha.

17 102 d. Uji Koefisien Determinasi Koefisien determinasi digunakan untuk mengukur seberapa besar persentase perubahan atau variasi dari variabel dependen bisa dijelaskan oleh perubahan atau variasi dari variabel independen. Dengan mengetahui niai koefisien determinasi dapat dijelaskan kebaikan dari model regresi dalam memprediksi variabel dependen. Semakin tinggi nilai koefisien determinasi akan semakin baik kemampuan variabel independen dalam menjelaskan perilaku variabel dependen. Hasil pengujian koefisien determinasi dapat dilihat dari nilai adjusted R square pada analisis regresi berganda. Tabel 4.13 Koefisien Determinasi Model Summary b Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1,796 a,633, ,825 a. Predictors: (Constant), TENAGA KERJA, MODAL KERJA b. Dependent Variable: PENDAPATAN Berdasarkan tabel 4.13, koefisien determinasi memiliki adjusted R square sebesar 0,611. Hal ini berarti 61,1 % pendapatan pengusaha (Y) yang dapat dijelaskan oleh variabel-variabel independen yaitu variabel modal dan tenaga kerja. Sedangkan sisanya (100 % - 61,1 % = 38,9 %)

18 103 dijelaskan oleh variabel-variabel lain di luar model yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Berdasarkan penilaian Goodness of Fit suatu model, diketahui bahwa nilai koefisien determinasi adalah antara nol dan satu, karena nilai adjusted R 2 diantara nol dan satu, yaitu 0,633, maka model regresi ini tepat digunakan untuk menjelaskan kemampuan variabelvariabel independen dalam menjelaskan variabel dependen. Standar error of estimate (SEE) adalah ,825, makin kecil nilai SEE akan membuat model regresi semakin tepat dalam memprediksi variabel dependen.

19 104 B. PEMBAHASAN Hasil uji signifikasi parameter individual (Uji t), pengaruh masingmasing variabel independen terhadap variabel dependen serta uji koefisien regresi secara menyeluruh (Uji F) dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Pengaruh Modal Kerja (X 1 ) Terhadap Tingkat Pendapatan Nilai t hitung modal kerja (X 1 ) sebesar 7,370, dengan tingkat signifikasi sebesar 0,000, karena tingkat signifikasi 0,000< α = 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa modal kerja (X 1 ) secara parsial berpengaruh terhadap tingkat pendapatan (Y) pengusaha konveksi di Desa Tangkil Kulon Kec. Kedungwuni Kab. Pekalongan. Tanpa adanya modal kerja yang lebih dari cukup, maka perusahaan tidak dapat melakukan kegiatan usaha secara maksimal sehingga akan mempengaruhi tingkat pendapatan yang akan diperoleh. Modal kerja ini mempunyai pengaruh positif terhadap pendapatan, sehingga semakin bertambah modal kerja yang digunakan oleh pengusaha maka dapat pula meningkatkan pendapatan mereka. Sebaliknya semakin sedikit modal kerja yang digunakan dalam suatu usaha, maka akan menurunkan pula hasil atau pendapatan dari suatu usaha. Sehingga bagi para pengusaha dan khususnya pengusaha konveksi di Desa Tangkil Kulon harus dapat meningkatkan jumlah dan memaksimalkan penggunaan modal kerja sehingga akan memperkuat kelangsungan usahanya dan pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan.

20 105 Pengaruh modal kerja dalam mempengaruhi tingkat pendapatan pengusaha ini sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh para ahli bahwa yang akan mengurangi risiko dan menaikkan hasil perusahaan adalah adannya modal kerja yang lebih dari cukup. Pendapat ini didasarkan bahwa dengan cukup tersedianya modal kerja maka kegiatan dapat diarahkan pada pencarian hasil yang lebih tinggi dengan ekspansi/perluasan usaha. Dalam konsep fungsional besarnya modal kerja adalah didasarkan pada fungsi dari dana untuk menghasilkan pendapatan. Jadi dalam hal ini modal kerja dapat mempengaruhi tingkat pendapatan. Dalam penelitian ini modal kerja terdiri dari kas yang dimiliki dan jumlah nilai bahan baku. Kas sendiri berarti uang tunai yang berada didalam perusahaan yang sewaktu-waktu dapat digunakan untuk operasional perusahaan. Keberadaan kas cukup penting untuk menunjang kegiatan operasional perusahaan, dengan adanya kas, maka perusahaan mempunyai dana tunai yang dapat digunakan untuk keperluan usaha yang membutuhkan dana tunai yang cepat, apabila didalam suatu perusahaan atau usaha tidak mempunyai kas, maka akan menghambat operasional perusahaan, karena kegiatan usaha yang membutuhkan dana cepat jadi terhambat jalannya. Kas yang berlebihan juga kurang baik, karena dikhawatirkan akan digunakan untuk keperluan pribadi oleh pemilik usaha, karena mayoritas pengusaha konveksi di Desa Tangkil Kulon ini pengelolaan keuangannya masih

21 106 bercampur atau tidak ada pemisah yang jelas dengan keuangan rumah tangga. Sehingga keberadaan kas ini harus diperhitungkan keberadaannya baik jumlah maupun kebutuhannya sesuai kondisi suatu usaha atau perusahaan. Kas sendiri dapat diambil dari total penerimaan usaha yang disisihkan setelah pembelian bahan baku, atau berasal dari pendapatan bersih yang disisihkan setelah diambil prive oleh pemilik perusahaan. Selain kas, nilai bahan baku sebagai unsur modal kerja juga sangat penting bagi kelangsungan kegiatan usaha. Dengan adanya bahan baku yang cukup, maka kegiatan usaha dapat berjalan dengan lancar, tetapi jika jumlah bahan baku kurang, maka akan dapat menghambat jalnnya kegiatan usaha. Sehingga keberadaan nilai bahan baku harus ditentukan dengan tepat sesuai dengan kebutuhan usaha agar tidak terjadi pemborosan, dan bahan baku tersebut harus digunakan secara maksimal untuk kegiatan usaha demi tercapainnya tujuan usaha. Pengaruh modal kerja dalam mempengaruhi tingkat pendapatan pengusaha ini juga sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Agus dan Nina Oktarina tahun 2007, Noor Yuli Astuti tahun 2007, Ayu Ratna Wulandari tahun 2008, Muchamad Arifin tahun 2009, yang menyatakan bahwa modal kerja berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat pendapatan.

22 Pengaruh Jumlah Tenaga Kerja (X 2 ) Terhadap Tingkat Pendapatan Nilai t hitung jumlah tenaga kerja (X 2 ) sebesar -0,394, dengan tingkat signifikasi sebesar 0,696, karena tingkat signifikasi 0,696> α = 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa jumlah tenaga kerja (X 2 ) secara parsial tidak berpengaruh terhadap tingkat pendapatan (Y) pengusaha konveksi di Desa Tangkil Kulon Kec. Kedungwuni Kab. Pekalongan. Ini berarti jika penambahan tenaga kerja sebesar 1 maka akan mengurangi pendapatan pengusaha sebesar -0,779%. Hal ini di karenakan pada industri konveksi di Desa Tangkil Kulon masih pada taraf home industri yaitu tenaga kerja yang paling banyak sebesar 15 orang dan masih dibatasi pada jumlah permintaan kepada konsumen sehingga bahan baku yang juga di gunakan akan dibatasi. Basri (dalam Kasmawi, 1999) juga menjelaskan bahwa tinggi rendahnya produktivitas tenaga kerja juga dipengaruhi oleh pemanfaatan kapasitas dari berbagai sektor, produktivitas tenaga kerja pada industri rendah karena pemanfaatan kapasitas produksi rendah. Salah satu faktor yang mempengaruhi variabel tenaga kerja menjadi negatif yaitu adanya tenaga kerja non upah. Teori produksi yang sederhana menggambarkan tentang hubungan di antara tingkat pendapatan usaha dengan jumlah tenaga kerja yang digunakan untuk menghasilkan berbagai tingkat produksi barang tersebut. Dalam analisis tersebut dimisalkan bahwa faktor-faktor produksi lainnya adalah tetap jumlahnya, yaitu modal dan tanah jumlahnya tidak mengalami perubahan.

23 108 Juga teknologi dianggap tidak mengalami perubahan. Satu-satunya faktor produksi yang dapat diubah jumlahnya adalah tenaga kerja (Sadono Sukirno 2006). Dalam penelitian ini faktor produksi tenaga kerja berpengaruh negatif terhadap pendapatan usaha karena tinggi rendahnya jumlah tenaga kerja yang dimiliki oleh pengusaha konveksi di Desa Tangkil Kulon tidak mempengaruhi pendapatan usaha. Jika jumlah tenaga kerja yang dimiliki banyak tetapi mereka mempunyai keahlian, ketrampilan serta kinerja yang rendah, maka hasil output atau produksi yang dihasilkan tenaga kerja tersebut juga sedikit jumlahnya dan pada akhirnya akan menurunkan tingkat pendapatan. Tetapi sebaliknya, jika jumlah tenaga kerja yang dimiliki pengusaha konveksi sedikit tetapi mereka mempunyai keahlian, ketrampilan serta kinerja yang sangat tinggi, maka hasil output atau produksi yang dihasilkan tenaga kerja tersebut juga besar. Dengan demikian akan meningkatkan pendapatan pegusaha konveksi di Desa Tangkil Kulon. Penggunaan tenaga kerja dalam industri konveksi sangat penting, karena dalam proses produksinya memerlukan tenaga manusia yang besar, selain itu tenaga manusia tersebut harus memiliki keterampilan, ketelitian, ketepatan serta kedisiplinan yang baik dan berkualitas, karena produk industri konveksi dinilai dari kualitas produknya, sehingga setiap tenaga kerja harus memiliki ketrampilan yang baik.

24 109 Dengan tenaga kerja yang cukup serta berkualitas, maka kegiatan usaha konveksi dapat berjalan dengan lancar dan pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan para pengusaha konveksi di Kabupaten Pekalongan. Keberadaan tenaga kerja dalam perusahaan baik kualitas maupun jumlahnya harus dipertimbangkan. Apabila jumlah tenaga kerja terlalu banyak maka biaya untuk tenaga kerja juga akan meningkat, yang pada akhirnya juga akan menurunkan tingkat pendapatan. Sebaliknya apabila jumlah tenaga kerja sangat sedikit maka akan menghambat jalannya usaha, karena akan banyak pekerjaan yang tidak bisa diselesaikan sesuai target. Sehingga penentuan jumlah tenaga kerja pada usaha konveksi harus sesuai dengan ukuran perusahaan, kapasitas produksi, serta kondisi keuangan perusahaan. Pengusaha konveksi di Desa Tangkil Kulon juga harus memperhatikan tenaga kerja baik kinerjanya maupun kedisiplinannya, serta juga harus melakukan komunikasi aktif terhadap para pekerja, sehingga para pekerja akan menjadi loyal terhadap kelangsungan hidup perusahaan. Dengan adanya jumlah karyawan yang cukup dan memiliki keterampilan dan kreativitas yang tinggi, diharapkan dapat meningkatkan pelayanan terhadap konsumen, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap perusahaan, yang pada akhirnya akan menaikkan tingkat pendapatan bersih dari para pengusaha konveksi di Desa Tangkil Kulon Kecamatan Kedungwuni.

25 110 Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Muhammad Nasrun Safitra 2013, yang menyatakan bahwa faktor tenaga kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap produksi. 3. Pengaruh Modal Kerja dan Jumlah Tenaga Kerja Terhadap Tingkat Pendapatan Berdasarkan hasil uji signifikansi simultan (Uji F) bahwa nilai F hitung sebesar 28,451 dengan tingkat signifikasi sebesar 0,000 karena tingkat signifikasi 0,000< α = 0,05, hasil ini menunjukkan bahwa variabel independen modal kerja dan jumlah tenaga kerja secara simultan/bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap tingkat pendapatan pengusaha konveksi di Desa Tangkil Kulon Kec. Kedungwuni Kab. Pekalongan. Berdasarkan hasil analisis regresi diperoleh nilai adjusted R square sebesar 0,611 yang berarti bahwa kontribusi modal kerja dan jumlah tenaga kerja secara simultan berpengaruh terhadap tingkat pendapatan sebesar 61,1% dan sisanya sebesar 38,9% dapat dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak disebutkan dalam penelitian ini.

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. sembako. Adapun pertanyaan yang termuat dalam kuesioner terdiri dari

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. sembako. Adapun pertanyaan yang termuat dalam kuesioner terdiri dari BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. ANALISIS DATA 1. Deskripsi Responden Penelitian Responden dari penelitian ini adalah pedagang pasar tradisional Balamoa Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal khususnya

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif. Statistik deskriptif adalah ilmu statistik yang mempelajari cara-cara pengumpulan, penyusunan dan penyajian data suatu penilaian. Tujuannya adalah

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Textile dan Otomotif yang terdaftar di BEI periode tahun

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Textile dan Otomotif yang terdaftar di BEI periode tahun BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Analisa Penelitian ini menggunakan data skunder berupa laporan keuangan audit yang diperoleh dari website resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) yaitu www.idx.co.id.

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Pengaruh Rasio Profitabilitas, Rasio Solvabilitas Dan Rasio Likuiditas Terhadap

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Pengaruh Rasio Profitabilitas, Rasio Solvabilitas Dan Rasio Likuiditas Terhadap BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Pengaruh Rasio Profitabilitas, Rasio Solvabilitas Dan Rasio Likuiditas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Perdagangan, Jasa Dan Investasi Di Daftar Efek Syariah

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Populasi dalam penelitian ini adalah PT. Bank Syariah Mandiri dan Bank

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Populasi dalam penelitian ini adalah PT. Bank Syariah Mandiri dan Bank BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Sampel Penelitian Populasi dalam penelitian ini adalah PT. Bank Syariah Mandiri dan Bank Indonesia. Sampel adalah wakil dari populasi yang diteliti. Dalam

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil 1. Statistik Deskriptif Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari pendapatan premi, klaim, hasil investasi, dan laba. Statistik

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN BAB IV HASIL PENELITIAN A. DESKRIPSI DATA Data hasil penelitian terdiri dari dua variabel bebas yaitu variabel gaya belajar siswa (X1) dan variabel minat belajar siswa (X2) serta satu variabel terikat

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Deskriptif Data Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Tingkat Inflasi, Kurs Rupiah dan Harga Emas Dunia terhadap Harga Saham Sektor Pertambangan di Bursa

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN 4.1 Analisis Profil Responden 4.1.1 Statistik Deskriptif Statistik deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang telah dikumpulkan dalam penelitian

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Berdasarkan data yang diinput dari Annual Report (2008-2012) maka dapat dihitung rasio-rasio keuangan yang digunakan dalam penelitian

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. penelitian ini meliputi jumlah sampel (N), nilai minimum, nilai maksimum,

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. penelitian ini meliputi jumlah sampel (N), nilai minimum, nilai maksimum, 44 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif, maka pada Tabel 4.1 berikut ini akan ditampilkan karakteristik sample yang digunakan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Data Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pendapatan margin pembiayaan murabahah dan pendapatan bagi hasil pembiayaan mudharabah terhadap NPM

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 34 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Analisis data yang dilakukan dalam bab ini pada dasarnya dapat dikelompokkan menjadi dua bagian. Bagian pertama merupakan analisis

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 37 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Laba Bersih dan Arus Kas Operasi sebagai variabel independen (X) dan Dividen Kas sebagai

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Data Pendapatan Bunga Tabel 4.1 PT Bank Mandiri (Persero), Tbk Perkembangan Pendapatan Bunga Tahun 2007 2011 (dalam jutaan) Tahun Pendapatan Bunga

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN Dalam bab ini penulis akan menerangkan mengenai hasil penelitian yang telah dilakukan atas data sekunder yaitu berupa komponen-komponen laporan keuangan yang diperoleh

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. periode dan dipilih dengan cara purposive sampling artinya metode

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. periode dan dipilih dengan cara purposive sampling artinya metode BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian Objek penelitian yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa komponen-komponen laporan keuangan yang diperoleh dari

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Data 1. Analisa Statistik Deskriptif Statistik deskriftif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti minimum, maksimum, mean, dan standar

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. atau populasi dan untuk mengetahui nilai rata-rata (mean), minimum, Tabel 4.1. Hasil Uji Statistik Deskriptif

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. atau populasi dan untuk mengetahui nilai rata-rata (mean), minimum, Tabel 4.1. Hasil Uji Statistik Deskriptif BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif merupakan statistik yang berfungsi untuk memberikan gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data sampel atau populasi dan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Perkembangan Usaha Batik di Kelurahan Kauman dan Kradenan Kota PekalonganTahun 2009-2010 Kota Pekalongan Meskipun tidak ada catatan resmi kapan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data 1. Deskripsi Responden Penelitian Responden dari penelitian ini adalah nasabah KOPENA Pekalongan. Pada bagian ini dijelaskan mengenai identitas reponden

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN BAB IV HASIL PENELITIAN A. Uji Normalitas Uji normalitas digunakan untuk menguji apakah dalam model regresi, variabel dependent, variabel independent atau keduannya mempunyai distribusi normal atau tidak.

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Responden Sebagaimana yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa responden yang menjadi subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa pada Universitas

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Sampel Penelitian Populasi dari penelitian ini adalah seluruh laporan keuangan dan laporan distribusi pendapatan pada PT BCA Tbk serta laporan statistik laporan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 47 BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Statistik Tabel di bawah ini memperlihatkan deskripsi statistik (jumlah sampel, nilai minimum, nilai maksimum, rata-rata dan standar deviasi) dari sampel

Lebih terperinci

BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN. membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum.

BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN. membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum. BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Uji Statistik Deskriptif Statistik deskriptif adalah statistik yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau member gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data

Lebih terperinci

PENGARUH FAKTOR FUNDAMENTAL TERHADAP HARGA SAHAM SEKTOR PROPERTY DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE

PENGARUH FAKTOR FUNDAMENTAL TERHADAP HARGA SAHAM SEKTOR PROPERTY DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE PENGARUH FAKTOR FUNDAMENTAL TERHADAP HARGA SAHAM SEKTOR PROPERTY DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2008-2012 SEMINAR PENULISAN ILMIAH Diajukan Guna Melengkapi Syarat Syarat

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil 1. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data data penelitian seperti jumlah data yang diolah, nilai minimum,

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Objek penelitian ini adalah perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Objek penelitian ini adalah perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Objek Penelitian Objek penelitian ini adalah perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2011-2013. Peneliti mengambil sampel sesuai

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Analisis pada bab ini dilakukan dari hasil kuisioner yang telah dikumpulkan. Responden dalam penelitian ini adalah pelanggan yang memiliki hubungan kerja dalam pemanfaatan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 31 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif ini digunakan untuk memberikan gambaran mengenai demografi responden penelitian. Data demografi tersebut antara lain

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data yang berhasil dikumpulkan, hasil pengolahan data dan pembahasan dari hasil pengolahan tersebut. Berdasarkan

Lebih terperinci

mempunyai nilai ekstrim telah dikeluarkan sehingga data diharapkan

mempunyai nilai ekstrim telah dikeluarkan sehingga data diharapkan 47 mempunyai nilai ekstrim telah dikeluarkan sehingga data diharapkan mendekati normal. Tabel 4.2 Deskripsi Statistik PT. Indofood Sukses Makmur Periode Pengamatan 2003-2008 Mean Std. Deviation N RETURN.007258.1045229

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. berada di meruya selatan. dengan total 100 kuesioner yang diantarkan langsung

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. berada di meruya selatan. dengan total 100 kuesioner yang diantarkan langsung BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Responden Berdasarkan kuesioner yang telah disebar kepada konsumen Warteg yang berada di meruya selatan. dengan total 100 kuesioner yang diantarkan langsung

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. saham pada perusahaan food and beverages di BEI periode Pengambilan. Tabel 4.1. Kriteria Sampel Penelitian

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. saham pada perusahaan food and beverages di BEI periode Pengambilan. Tabel 4.1. Kriteria Sampel Penelitian BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Deskriptif Obyek Penelitian Deskripsi obyek dalam penelitian ini menjelaskan mengenai hasil perolehan sampel dan data tentang likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas

Lebih terperinci

HASIL UJI REGRESI PENGARUH KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY. Descriptive Statistics

HASIL UJI REGRESI PENGARUH KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY. Descriptive Statistics LAMPIRAN 3 HASIL UJI REGRESI PENGARUH KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY Deskripsi Data Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation TA 42 3.386499 8.013065

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. Cabang Pekalongan yang berjumlah nasabah. Dengan

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. Cabang Pekalongan yang berjumlah nasabah. Dengan BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data 1. Deskripsi Responden Penelitian Penelitian ini mengangkat permasalahan tentang pengaruh pelayanan, produk, promosi dan lokasi terhadap kepuasan nasabah.

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Analisis Penelitian 1. Deskripsi Responden Penelitian Penelitian mengangkat permasalahan mengenai pengaruh variasi promosi terhadap peningkatan jumlah nasabah di

Lebih terperinci

BAB IV PENGUJIAN. Uji validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat tingkat kevalidan atau

BAB IV PENGUJIAN. Uji validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat tingkat kevalidan atau BAB IV PENGUJIAN 4.3 Uji Validitas dan Reliabilitas 4.3. Uji Validitas Uji validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat tingkat kevalidan atau kesahihan sesuatu instrumen. Uji validitas digunakan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL ANALISA DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL ANALISA DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL ANALISA DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Penelitian ini menggunakan analisa regresi yang tujuannya adalah untuk meramalkan suatu nilai variabel dependen dengan adanya perubahan dari

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Tabel 4.1 Prosedur penarikan sampel

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Tabel 4.1 Prosedur penarikan sampel BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Variabel Penelitian No. Pada bab ini akan dibahas tahap-tahap dan pengolahan data yang kemudian akan dianalisis tentang pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan,

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Analisis Statistik Deskriptif Analisis deskriftif digunakan untuk mengetahui deskripsi suatu data, analisis ini dilakukan dengan melihat nilai maksimum, minimum, mean, dan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Variabel Penelitian Dalam penelitian ini terdapat dua variabel bebas dan satu variabel terikat. Variabel bebas terdiri dari motivasi belajar intrinsik (X 1 ) dan motivasi

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN 37 BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Penelitian ini bertujuan untuk meneliti adanya pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Citra Merek Terhadap Kepuasan Pelanggan PT PLN (Persero) pada Perumahan Pondok Bahar

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Pada bagian ini akan disajikan statistik deskriptif dari semua variabel. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah CAR, FDR,

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti nilai minimum, maksimum, mean, dan standard deviasi dari masingmasing

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian Objek dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur disektor 5 (consumer goods industry) periode 2008-2010. Berikut ini peneliti

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 46 A. Statistik Deskriptif BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti nilai minimum, maksimum, mean, dan standard deviasi dari masing-masing

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN HASIL

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN HASIL BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN HASIL Dalam bab ini akan disajikan gambaran umum penelitian, hasil uji validitas dan reliabilitas, statistik deskriptif tiap variabel, uji asumsi klasik, pengujian hipotesis

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Uji Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing variabel yang terdapat dalam penelitian ini, baik variabel dependen maupun

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Garment dan Subsektor otomotif dan Komponen tahun Metode

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Garment dan Subsektor otomotif dan Komponen tahun Metode BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A.Gambaran Umum Penelitian ini di lakukan dengan 30 perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Sektor aneka Industri, sub sektor Tekstil & Garment

Lebih terperinci

Nama : Nurmala Ekatami NPM : Jurusan : Akuntansi Pembimbing : Bambang Darmadi, SE., MM.

Nama : Nurmala Ekatami NPM : Jurusan : Akuntansi Pembimbing : Bambang Darmadi, SE., MM. Nama : Nurmala Ekatami NPM : 25212513 Jurusan : Akuntansi Pembimbing : Bambang Darmadi, SE., MM. ANALISIS PENGARUH PENDANAAN DARI EKSTERNAL PERUSAHAAN DAN MODAL SENDIRI TERHADAP TINGKAT PROFITABILITAS

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil Penelitian 1. Pelaksanaan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris apakah masing-masing unsur motivasi yang meliputi: motivasi

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil Penelitian 1. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti jumlah data, rata-rata, nilai

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN. Statistik Deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN. Statistik Deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik Deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing variabel yang terdapat dalam penelitian, baik variabel dependen maupun variabel independent

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 43 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 1. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif bertujuan untuk melihat bagaimana karakteristik sampel yang digunakan dalam penelitian, baik variabel dependen maupun

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. A. ANALISIS DATA 1. Deskripsi Responden Penelitian Responden penelitian ini adalah UMKM di Kecamatan

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. A. ANALISIS DATA 1. Deskripsi Responden Penelitian Responden penelitian ini adalah UMKM di Kecamatan 103 BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. ANALISIS DATA 1. Deskripsi Responden Penelitian Responden penelitian ini adalah UMKM di Kecamatan Warungasem yang mengikuti program pemberdayaan UMKM yang dilakukan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Dari hasil pengumpulan data sekunder mengenai Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum, Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Daerah Kabupaten/Kota di Jawa Timur

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 34 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Statistik deskriptif berkaitan dengan pengumpulan dan peringkat data yang menggambarkan karakteristik sampel yang digunakan dalam

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. yang terdaftar dalam LQ-45 di Bursa Efek Indonesia periode

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. yang terdaftar dalam LQ-45 di Bursa Efek Indonesia periode BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Sampel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah perusahaan yang terdaftar dalam LQ-45 di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2015. Teknik yang digunakan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data Hasil Penelitian Statistik deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang telah dikumpulkan dalam penelitian ini. Berikut hasil

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN. penelitian ini rasio likuiditas yang digunakan adalah Current Ratio (CR)

BAB IV HASIL PENELITIAN. penelitian ini rasio likuiditas yang digunakan adalah Current Ratio (CR) BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data 1. Analisis Rasio Likuiditas BCA Syariah Rasio likuiditas ini mengukur kemampuan perusahaan atau bank dalam memenuhi kewajiban jangka pendek yang jatuh tempo.

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Tabel 4.1 Hasil Statistik Deskriptif. Berdasarkan tabel 4.1 dapat diketahui bahwa dengan jumlah

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Tabel 4.1 Hasil Statistik Deskriptif. Berdasarkan tabel 4.1 dapat diketahui bahwa dengan jumlah BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Uji Analisis Deskriptif Tabel 4.1 Hasil Statistik Deskriptif Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation DPR 117.00 2.12.2176.37171 CR 117.22 5.77

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 51 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN Dalam bab ini akan disajikan hasil penelitian yang dilakukan terhadap data sekunder yaitu berupa komponen-komponen laporan keuangan yang diperoleh dari perusahaan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN BAB IV HASIL PENELITIAN A. Analisis Deskripsi Data 1. Analisis Dana Pihak Ketiga Bank BCA Syariah Dana Pihak Ketiga adalah komponen dana yang paling penting, besarnya keuntungan (profit) yang akan dihasilkan

Lebih terperinci

CHAIRUNNISA NURSANI

CHAIRUNNISA NURSANI PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE, EARNING MANAGEMENT, UKURAN PERUSAHAAN, DAN LEVERAGE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN (Studi pada Emiten Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011-2015)

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data 1. Analisis Deskripsi Inflasi Tabel 4.1 Statistik Deskriptif Inflasi Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation Inflasi 36 3.35 8.79 6.5892 1.44501

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. keputusan investasi terhadap nilai perusahaan pada perusahaan Consumer

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. keputusan investasi terhadap nilai perusahaan pada perusahaan Consumer BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh struktur modal dan keputusan investasi terhadap nilai perusahaan pada perusahaan Consumer Goods yang terdaftar

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN. Berikut ini diringkas pengiriman dan penerimaan kuesioner : Tabel 4.1. Rincian pengiriman Pengembalian Kuesioner

BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN. Berikut ini diringkas pengiriman dan penerimaan kuesioner : Tabel 4.1. Rincian pengiriman Pengembalian Kuesioner BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Responden Berdasarkan data yang telah disebar kepada pelanggan Alfamart dengan total 100 kuesioner yang diberikan langsung kepada para pelanggan Alfamart.

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 39 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Berdasarkan nilai pada masing-masing variabel dapat diketahui nilai penelitian seperti nilai minimum, maksimum, mean dan standard deviasi

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. meliputi analisis kuantitatif yang berupa analisis regresi berganda serta

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. meliputi analisis kuantitatif yang berupa analisis regresi berganda serta BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Objek penelitian Bagian ini berisi tentang hasil penelitian dan pembahasan yang meliputi analisis kuantitatif yang berupa analisis regresi berganda serta dilakukan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 61 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskripsi menjelaskan karakteristik dari masing-masing variabel yang terdapat dalam penelitian, baik variabel dependen maupun independen

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskriptif Variabel Penelitian Sebelum analisis data dilakukan untuk membuktikan suatu hipotesis, terlebih dahulu harus mengumpulkan data yang dibutuhkan. Ini untuk

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menjelaskan informasi karakteristik variabel-variabel dan data penelitian. Data yang digunakan pada tabel statistik deskriptif

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti nilai minimum, maksimum, mean, dan standar deviasi

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Statistik Deskriptif Pembuatan statistik deskriptif untuk sampel tersebut dibantu dengan menggunakan program komputer Statisical Package for Sosial Science atau

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. digunakan dalam penelitian ini serta dapat menunjukkan nilai maksimum, nilai

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. digunakan dalam penelitian ini serta dapat menunjukkan nilai maksimum, nilai BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil Penelitian 1. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif digunakan untuk menunjukkan jumlah data (N) yang digunakan dalam penelitian ini serta dapat

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil 1. Statistik Deskriptif Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari Return to Equity (ROE), Debt to Equity Ratio (DER), Total

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Data. 1. Uji Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing variabel yang terdapat dalam penelitian ini, baik variabel

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Pada deskripsi variabel penelitian akan dijelaskan nilai minimum, maksimum, rata-rata dan standard deviasi pada masing-masing variabel penelitian,

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 Persentase BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data 1. Analisis Profitabilitas Bank Muamalat Indonesia Profitabilitas merupakan kemampuan bank dalam mencari keuntungan

Lebih terperinci

minimum, nilai rata-rata (mean) serta standar deviasi (α) dari masing-masing variabel.

minimum, nilai rata-rata (mean) serta standar deviasi (α) dari masing-masing variabel. BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 1. Gambaran Umum Industri perbankan merupakan salah satu industri yang berperan penting dalam perkembangan perekonomian. Berikut ini adalah profil 10 Bank terbesar

Lebih terperinci

DAFTAR LAMPIRAN. Kriteria Sampel Nama Provinsi

DAFTAR LAMPIRAN. Kriteria Sampel Nama Provinsi DAFTAR LAMPIRAN LAMPIRAN 1 Proses Pemilihan Sampel Penelitian Kriteria Sampel No Nama Provinsi Sampel 1 2 3 4 1 Provinsi Aceh 1 2 Provinsi Sumatera Utara 2 3 Provinsi Sumatera Barat 3 4 Provinsi Riau 4

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Penyajian dan Analisis Data 1. Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Dalam pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan dibutuhkan beberapa kategori dan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian Objek dalam penelitian ini adalah Pemerintah Provinsi di Indonesia dan periode pengamatan untuk sampel yang di ambil adalah tahun 2011-2014.

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Uji Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti nilai minimum, maksimum, mean, standard deviasi dari masing-masing

Lebih terperinci

Biaya operasional terendah adalah dialami oleh PT. Centrin Online Tbk (CENT), dan tertinggi di alami oleh Mitra Adi Perkasa Tbk (MAPI

Biaya operasional terendah adalah dialami oleh PT. Centrin Online Tbk (CENT), dan tertinggi di alami oleh Mitra Adi Perkasa Tbk (MAPI BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Dengan statistik deskriptif memberikan informasi tentang karakteristik sampel yang digunakan secara lebih rinci. Informasi yang dapat diperoleh dari

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Gambaran umum (intitusi/ perusahaan/ responden)

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Gambaran umum (intitusi/ perusahaan/ responden) BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran umum (intitusi/ perusahaan/ responden) Sampel pengambilan data pada penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. yang telah diperoleh dan dapat dilihat dalam tabel 4.1 sebagai berikut : Tabel 4.1 Descriptive Statistics

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. yang telah diperoleh dan dapat dilihat dalam tabel 4.1 sebagai berikut : Tabel 4.1 Descriptive Statistics BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang sudah dikumpulkan dalam penelitian ini. Berikut hasil analisis deskriptif

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Perusahaan emiten manufaktur sektor (Consumer Goods Industry) yang

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Perusahaan emiten manufaktur sektor (Consumer Goods Industry) yang BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Objek Penelitian Perusahaan emiten manufaktur sektor (Consumer Goods Industry) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia memiliki beberapa perusahaan, dan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN BAB IV HASIL PENELITIAN A. Analisis Deskripsi Data 1. Analisis Return On Equity (ROE) Return On Equity (ROE) merupakan kemampuan suatu perusahaan dalam menghasilkan laba bersih. Semakin tinggi rasio ini

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. yang digunakan dalam penelitian ini adalah DPR, Net Profit Margin

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. yang digunakan dalam penelitian ini adalah DPR, Net Profit Margin 45 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Pada bagian ini akan disajikan statistik deskriptif dari semua variabelvariabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah DPR,

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. teori yang menjadi dasar dan data yang diperoleh dari Badan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. teori yang menjadi dasar dan data yang diperoleh dari Badan BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Bab ini menguraikan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan membandingkan teori yang menjadi dasar dan data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Lebih terperinci

BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN 43 BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskriptif Sampel 1. Gambaran Umum Sampel Perusahaan manufaktur merupakan perusahaan yang kegiatan utamanya adalah memproduksi atau membuat bahan baku menjadi barang

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN 58 BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil 1. Statistik Deskriptif a. Analisis Deskriptif Statistik Deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang telah dikumpulkan dalam

Lebih terperinci

BAB 4 ANALISIS DATA. Statistika Deskriptif merupakan hal serangkaian teknik statistika yang

BAB 4 ANALISIS DATA. Statistika Deskriptif merupakan hal serangkaian teknik statistika yang BAB 4 ANALISIS DATA 4.1 Statistika Deskriptif Statistika Deskriptif merupakan hal serangkaian teknik statistika yang digunakan untuk mempelajari cara-cara pengumpulan, penyusunan, penyajian data, dan penarikan

Lebih terperinci

BAB IV. Tabel 4.1. dan Pendapatan Bagi Hasil. Descriptive Statistics. Pembiayaan_Mudharabah E6 4.59E E E9

BAB IV. Tabel 4.1. dan Pendapatan Bagi Hasil. Descriptive Statistics. Pembiayaan_Mudharabah E6 4.59E E E9 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil 1. Uji Statistik Deskriptif Statistika deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang sudah dikumpulkan dalam penelitian ini. Berikut

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN. Berdasarkan data olahan SPSS yang meliputi audit delay, ukuran

BAB IV PEMBAHASAN. Berdasarkan data olahan SPSS yang meliputi audit delay, ukuran BAB IV PEMBAHASAN A. Analisis Data 1. Uji Statistik Deskriptif Berdasarkan data olahan SPSS yang meliputi audit delay, ukuran perusahaan, tingkat profitabilitas, rasio solvabilitas dan opini auditor, maka

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Karakteristik Responden Dari 12 KPP Pratama yang ada di wilayah Jakarta Selatan, hanya 4 KPP yang bersedia untuk mengisi kuesioner. Data kuesioner yang berhasil

Lebih terperinci

DAFTAR LAMPIRAN. Data Variabel Pertumbuhan Ekonomi Atas Dasar Harga Berlaku. Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Barat Tahun

DAFTAR LAMPIRAN. Data Variabel Pertumbuhan Ekonomi Atas Dasar Harga Berlaku. Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Barat Tahun DAFTAR LAMPIRAN LAMPIRAN 1 Data Variabel Pertumbuhan Ekonomi Atas Dasar Harga Berlaku Kabupaten/Kota 58,25 66,09 74,57 24,14 27,38 30,66 23,78 26,43 28,68 29,58 36,27 36,27 119,35 136,05 150,45 35,59 40,61

Lebih terperinci