BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN"

Transkripsi

1 37 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Sistem Admisi Non Pemamik di UKSW Sistem Admisi Non Pemamik di Universitas Kristen Satya Wacana saat ini akan dijelaskan melalui Gambar 4.1. Gambar 4.1 Sistem Admisi Non Pemamik di UKSW saat ini

2 Dokumen dan Catatan dalam Sistem Admisi Non Pemamik di UKSW Dokumen yang digunakan dalam sistem Non Pemamik ini, antara lain, sebagai berikut: 1. Formulir Pendaftaran/Admisi Universitas Kristen Satya Wacana. 2. Bukti Pembayaran Pendaftaran. Catatan yang digunakan dalam sistem Non Pemamik ini, antara lain, sebagai berikut: 1. Kartu Tes 2. Daftar yang berisi data fakultas dan program studi di Universitas Kristen Satya Wacana Bagian yang Terkait dalam Sistem Admisi Non Pemamik di UKSW Ada 2 bagian yang terkait dalam sistem admisi Non Pemamik di UKSW yaitu: 1. Bagian Administrasi dan Registrasi (BARA). Bagian ini mengatur tentang registrasi atau pendaftaran calon mahasiswa baru. 2. Biro Administrasi Akademik (BAA). Bagian ini mengatur tentang ujian calon mahasiswa baru. 4.2 Perancangan dan Implementasi Basis Data Dalam pembuatan tes seleksi calon mahasiswa baru ini, dibutuhkan perancangan database yang tepat. Karena setiap data nantinya akan memiliki relasi dengan data lainnya. Tabel adalah komponen utama dan pertama dari sebuah database yang harus

3 39 dibuat. Tabel-tabel beserta tipe data dan keterangan masing-masing tabel yang digunakan di dalam sistem ini yaitu: 1. tbl_pendaftaran tbl_pendaftaran digunakan untuk menyimpan informasi pendaftaran camaru. Struktur tabel pada tbl_pendaftaran dijelaskan pada Tabel 4.1. Tabel 4.1 Struktur Data Tabel tbl_pendaftaran Nama Data Tipe Data Deskripsi no_pendaftaran Char(14) No pendaftaran camaru yang merupakan hasil generate dari sistem, yang digunakan juga sebagai username dan password ujian. No pendaftaran sebagai primary key. nama Varchar(45) Nama camaru. tempat_lahir Varchar(25) Tempat lahir camaru. tgl_lahir Date Tanggal lahir camaru. jenis_kelamin Varchar(10) Jenis kelamin camaru. agama Varchar(25) Agama camaru. kewarganegaraan Varchar(3) Kewarganegaraan camaru. suku Varchar(25) Suku camaru. alamat_asal Varchar(100) Alamat asal camaru. kota Varchar(25) Kota camaru. propinsi Varchar(25) Propinsi camaru. kode_pos Varchar(10) Kode pos camaru. no_telp Varchar(25) No telpon camaru. Varchar(45) camaru. nama_ayah Varchar(45) Nama ayah camaru. nama_ibu Varchar(45) Nama ibu camaru. no_telp_ortu Varchar(25) No telpon orang tua camaru. pekerjaan Varchar(15) Pekerjaan orang tua camaru.

4 40 nama_sma Varchar(45) Nama sma camaru. jurusan Varchar(25) Jurusan sma camaru. alamat_sklh Varchar(100) Alamat sekolah camaru. kota_sklh Varchar(25) Kota sekolah camaru. propinsi_sklh Varchar(25) Propinsi sekolah camaru. no_telp_sklh Varchar(25) No telpon sekolah camaru. fakultas_1 Varchar(45) Fakultas pilihan pertama camaru. progdi_1 Varchar(45) Program studi pilihan pertama camaru. biaya_pemb_1 Bigint Biaya pembangunan pilihan pertama camaru. fakultas_2 Varchar(45) Fakultas pilihan kedua camaru. progdi_2 Varchar(45) Program studi pilihan kedua camaru. biaya_pemb_2 Bigint Biaya pembangunan pilihan kedua camaru. 2. tbl_user tbl_user digunakan untuk menyimpan informasi login user, seperti username, password, status user. Struktur tabel pada tbl_user dijelaskan pada Tabel 4.2. Tabel 4.2 Struktur Data tbl_user Nama Data Tipe Data Deskripsi username Varchar(45) Username dari user. Username digunakan sebagai primary key. password Varchar(45) Password untuk masuk ke dalam sistem. status Integer Status untuk membedakan user sebagai administrator atau user sebagai camaru.

5 41 Ada 2 jenis user dimana user pertama sebagai administrator (yang ditandai dengan status angka 0) dan user sebagai camaru (yang ditandai dengan status angka 1). 3. tbl_fakultas tbl_fakultas digunakan untuk menyimpan informasi fakultas, seperti no_progdi, fakultas, progdi, batas_nilai, biaya_pemb_min. Struktur tabel pada tbl_fakultas dijelaskan pada Tabel 4.3. Tabel 4.3 Struktur Data tbl_fakultas Nama Data Tipe Data Deskripsi no_progdi Varchar(3) No program studi yang digunakan sebagai primary key. fakultas Varchar(45) Fakultas dari program studi. progdi Varchar(45) Program studi. batas_nilai Integer Batas nilai ujian tiap program studi. biaya_pemb_min Bigint Biaya pembangunan minimum tiap program studi. 4. tbl_paket tbl_paket digunakan untuk menyimpan nama_paket soal ujian. Soal-soal yang ada, akan masuk ke dalam paket yang tersedia sehingga di kemudian hari soal tersebut bisa digunakan kembali. Struktur tabel pada tbl_paket dijelaskan pada Tabel 4.4. Tabel 4.4 Struktur Data tbl_paket Nama Data Tipe Data Deskripsi nama_paket Char(4) Nama paket soal ujian.

6 42 5. tbl_soal tbl_soal digunakan untuk menyimpan soal dan jawaban ujian. Struktur tabel pada tbl_soal dijelaskan pada Tabel 4.5. Tabel 4.5 Struktur Data tbl_soal Nama Data Tipe Data Deskripsi kode_soal Char(7) Kode soal ujian. soal Varchar(2500) Soal dan pilihan jawaban ujian. jawaban Varchar(5) Jawaban yang benar. nama_paket Char(4) Diambil dari tbl_paket. 6. tbl_pengaturan tbl_pengaturan digunakan untuk menyimpan pengaturan ujian, seperti timer, nama_paket, nilai toleransi, tempat dan waktu. Struktur tabel pada tbl_pengaturan dijelaskan pada Tabel 4.6. Tabel 4.6 Struktur Data tbl_pengaturan Nama Data Tipe Data Deskripsi timer Integer Batas timer untuk ujian. Dalam satuan menit. nama_paket Char(4) Nama paket yang akan digunakan pada saat ujian. Diambil dari tbl_paket. nilai_toleransi Integer Nilai maksimal toleransi di bawah batas nilai tiap program studi. tempat Varchar(25) Tempat ujian berlangsung. waktu Varchar(15) Waktu ujian berlangsung. 7. tbl_hasil tbl hasil digunakan untuk menyimpan hasil ujian. Struktur tabel pada tbl_hasil dijelaskan pada Tabel 4.7.

7 43 Tabel 4.7 Struktur Data tbl_hasil Nama Data Tipe Data Deskripsi no_pendaftaran Char(14) Diambil dari tbl_pendaftaran. benar Integer Jumlah benar dalam ujian. salah Integer Jumlah salah dalam ujian. nilai Integer Nilai ujian. 8. tbl_penerimaan tbl_penerimaan digunakan untuk menyimpan hasil penerimaan camaru, yang berisi keterangan tentang kelulusan pada pilihan pertama dan pilihan keduanya. Struktur tabel pada tbl_penerimaan dijelaskan pada Tabel 4.8. Tabel 4.8 Struktur Data tbl_penerimaan Nama Data Tipe Data Deskripsi no_pendaftaran Char(14) Diambil dari tbl_pendaftaran. nama Varchar(45) Nama camaru. pilihan_1 Varchar(15) Keterangan kelulusan camaru di pilihan pertamanya. pilihan_2 Varchar(15) Keterangan kelulusan camaru di pilihan keduanya.

8 44 Perancangan basis data menggunakan Rational Rose yang dapat dilihat pada Gambar 4.2. Gambar 4.2 Entity Relationship Diagram Dari Gambar 4.2 dapat dilihat bahwa tbl_pendaftaran memiliki relasi one to one dengan tbl_user, tbl_hasil, tbl_penerimaan, karena tiap camaru Non Pemamik yang mendaftar akan mendapatkan satu username, satu hasil dan satu penerimaan. Sedangkan tbl_pendaftaran akan memiliki relasi one to one or more dengan tbl_fakultas, karena tiap camaru Non Pemamik bisa memilih satu atau 2 pilihan progdi yang diinginkan. Sedangkan tbl_paket memiliki relasi one or more to zero or more dengan tbl_soal, karena tiap paket atau lebih bisa memiliki nol soal (jika belum mengisi soalnya) atau lebih dari satu soal dalam satu paket. tbl_paket memiliki relasi one or more to one dengan tbl_pengaturan, karena satu paket atau lebih yang ada dalam tbl_paket, salah satu paketnya akan digunakan di dalam tbl_pengaturan yang berisi tentang pengaturan yang dipakai untuk ujian.

9 Perancangan Antarmuka Sistem Dalam penelitian ini aplikasi menggunakan beberapa form. Form yang digunakan untuk perancangan antarmuka sistem antara lain: 1. Rancangan Antarmuka Form Pendaftaran Form Pendaftaran adalah form yang berguna untuk melakukan pendaftaran camaru. Rancangan antarmuka Form Pendaftaran ini terlihat pada Gambar 4.3. Gambar 4.3 Rancangan Antarmuka Form Pendaftaran Form Pendaftaran ini juga dapat dilakukan proses edit data dan delete data. Tombol Edit, Delete, Delete All, Print Kartu Tes dan combo box No Pendaftaran akan muncul jika combo box Edit diaktifkan. Sesudah melakukan pendaftaran, sistem akan men-generate no pendaftaran, menyimpan data ke database dan mencetak kartu tes. Di dalam kartu tes tersebut

10 46 tertera no pendaftaran yang nanti akan digunakan sebagai username dan password ujian. 2. Rancangan Antarmuka Form Login Form Login adalah form yang muncul pertama kali pada saat mengakses sistem server tes seleksi dan sistem client tes seleksi. Pada Form Login ini user akan diminta memasukkan username dan password yang sudah dimiliki, untuk dapat login ke dalam sistem. Rancangan antarmuka Form Login ini terlihat pada Gambar 4.4. Gambar 4.4 Rancangan Antarmuka Form Login Form Login ini memiliki fungsi untuk melakukan proses pengecekan ke dalam database untuk memastikan bahwa user sudah terdaftar dan berhak untuk login ke dalam sistem tersebut. 3. Rancangan Antarmuka Form Server Form Server adalah form yang berguna untuk me-manage data user, data soal, data fakultas, data pengaturan ujian, melihat data peserta, melihat data hasil dan data penerimaan. Form Server ini terdiri dari 7 tab utama, yaitu User, Soal, Fakultas, Pengaturan, Peserta, Hasil dan Penerimaan. a. Tab User Tab User memiliki 4 tab di dalamnya, yaitu tab Tambah User, Edit User, Hapus User dan Lihat User.

11 47 Tab Tambah User digunakan untuk menambahkan user yang baru. Ada 2 jenis user, user sebagai Administrator yang ditandai dengan status angka 0 dan user sebagai camaru yang ditandai dengan status angka 1. Rancangan antarmuka tab Tambah User ini terlihat pada Gambar 4.5. Gambar 4.5 Rancangan Antarmuka Tab Tambah User Tab Edit User digunakan untuk melakukan perubahan data user yang sudah ada dalam database. Rancangan antarmuka tab Edit User ini terlihat pada Gambar 4.6. Gambar 4.6 Rancangan Antarmuka Tab Edit User

12 48 Tab Hapus User digunakan untuk menghapus data user yang tidak diperlukan lagi. Rancangan antarmuka tab Hapus User ini terlihat pada Gambar 4.7. Gambar 4.7 Rancangan Antarmuka Tab Hapus User Tab Lihat User digunakan untuk melihat semua user yang ada dalam database. Rancangan antarmuka tab Lihat User ini terlihat pada Gambar 4.8. Gambar 4.8 Rancangan Antarmuka Tab Lihat User

13 49 b. Tab Soal Tab Soal memiliki 4 tab di dalamnya, yaitu tab Tambah Soal, Edit Soal, Hapus Soal dan Lihat Soal. Tab Tambah Soal digunakan untuk menambahkan soal yang baru. Rancangan antarmuka tab Tambah Soal ini terlihat pada Gambar 4.9. Gambar 4.9 Rancangan Antarmuka Tab Tambah Soal Pada Tab Tambah Soal user bisa menambah dan menghapus paket soal. Nama paket soalnya akan dibuat otomatis. Misalkan belum ada paket, lalu kita tambah paketnya, maka akan menambah paket baru secara otomatis dengan nama P001. Jika user menambahkan paket baru lagi, maka akan bertambah 1 paket lagi dengan nama P002. User juga bisa menghapus paket, yang secara otomatis semua soal yang terdapat di dalam paket itu juga akan terhapus.

14 50 Tab Edit Soal digunakan untuk melakukan perubahan data soal yang sudah ada dalam database. Rancangan antarmuka tab Edit Soal ini terlihat pada Gambar Gambar 4.10 Rancangan Antarmuka Tab Edit Soal Tab Hapus Soal digunakan untuk menghapus soal yang sudah tidak diperlukan lagi. Rancangan antarmuka tab Hapus Soal ini terlihat pada Gambar Gambar 4.11 Rancangan Antarmuka Tab Hapus Soal

15 51 Pada tab Hapus Soal, soal dan jawaban tetap ditampilkan, untuk mengurangi terjadinya kesalahan dalam proses penghapusan. Sehingga data tersebut hanya ditampilkan, tetapi tidak dapat diubah. Tab Lihat Soal digunakan untuk melihat semua soal yang ada dalam database, berdasarkan nama paket yang dipilih. Rancangan antarmuka tab Lihat Soal ini terlihat pada Gambar c. Tab Fakultas Gambar 4.12 Rancangan Antarmuka Tab Lihat Soal Tab Fakultas memiliki 4 tab di dalamnya yaitu, tab Tambah Fakultas, Edit Fakultas, Hapus Fakultas dan Lihat Fakultas. Tab Tambah Fakultas digunakan untuk menambah fakultas atau program studi yang baru. Rancangan antarmuka tab Tambah Fakultas ini terlihat pada Gambar 4.13.

16 52 Gambar 4.13 Rancangan Antarmuka Tab Tambah Fakultas Tab Edit Fakultas digunakan untuk melakukan perubahan data fakultas yang sudah ada dalam database. Rancangan antarmuka tab Edit Fakultas ini terlihat pada Gambar Gambar 4.14 Rancangan Antarmuka Tab Edit Fakultas

17 53 Tab Hapus Fakultas digunakan untuk menghapus fakultas atau program studi yang sudah tidak diperlukan lagi. Rancangan antarmuka tab Hapus Fakultas ini terlihat pada Gambar Gambar 4.15 Rancangan Antarmuka Tab Hapus Fakultas Pada tab Hapus Fakultas, fakultas, program studi batas nilai dan biaya pembangunan minimal tetap ditampilkan, untuk mengurangi terjadinya kesalahan dalam proses penghapusan. Sehingga data tersebut hanya ditampilkan, tetapi tidak dapat diubah. Tab Lihat Fakultas digunakan untuk melihat semua fakultas yang ada dalam database. Rancangan antarmuka tab Lihat Fakultas ini terlihat pada Gambar 4.16.

18 54 Gambar 4.16 Rancangan Antarmuka Tab Lihat Fakultas d. Tab Pengaturan Tab Pengaturan digunakan untuk me-manage pengaturan ujian. Data-data yang diatur adalah timer ujian, nama paket soal yang digunakan untuk ujian, nilai toleransi, tempat tes belangsung dan waktu tes belangsung. Nilai toleransi adalah nilai maksimal toleransi di bawah batas nilai tiap fakultas. Contohnya jika nilai toleransinya 10 dan batas nilai suatu fakultas adalah 50. Maka nilai termasuk ke dalam toleransi. Jika mendapatkan toleransi, camaru harus menghubungi fakultas yang bersangkutan untuk menerima kebijakan. Rancangan antarmuka tab Pengaturan ini terlihat pada Gambar 4.17.

19 55 Gambar 4.17 Rancangan Antarmuka Tab Pengaturan Pada tab Pengaturan, jika user sudah men-set pengaturan ujian maka akan langsung terjadi perubahan nilai pada Pengaturan saat ini sesuai dengan yang sudah di-set. e. Tab Peserta Tab Peserta digunakan untuk menampilkan semua camaru yang sudah terdaftar untuk mengikuti proses ujian. Rancangan antarmuka tab Peserta ini terlihat pada Gambar 4.18.

20 56 Gambar 4.18 Rancangan Antarmuka Tab Peserta f. Tab Hasil Tab Hasil digunakan untuk menampilkan semua hasil ujian. Rancangan antarmuka tab Hasil ini terlihat pada Gambar Gambar 4.19 Rancangan Antarmuka Tab Hasil

21 57 g. Tab Penerimaan Tab Penerimaan digunakan untuk menampilkan semua no pendaftaran, nama, dan keterangan penerimaan pada tiap pilihan fakultas yang sudah dipilih oleh camaru. Rancangan antarmuka tab Penerimaan ini terlihat pada Gambar Gambar 4.20 Rancangan Antarmuka Tab Penerimaan 4. Rancangan Antarmuka Form Client Form Client adalah form yang digunakan dalam proses mengikuti ujian. Form ini akan menampilkan soal dan pilihan jawabannya, user tinggal memilih jawaban yang telah disediakan. Rancangan antarmuka Form Client ini terlihat pada Gambar 4.21.

22 58 Gambar 4.21 Rancangan Antarmuka Form Client 4.4 Pembahasan dan Implementasi Sistem Setelah seluruh rangkaian analisa dan perancangan sistem selesai dilakukan, maka tahap selanjutnya adalah melakukan implementasi sesuai dengan perancangan sistem yang telah dibuat. Penulis membuat 3 aplikasi, yaitu : - Aplikasi Pendaftaran Camaru - Aplikasi Server Tes Seleksi. - Aplikasi Client Tes Seleksi. Aplikasi Pendaftaran Camaru berisi form pendaftaran, Aplikasi Server Tes Seleksi berisi form login dan form server, dimana form server tersebut memiliki beberapa tab, yaitu tab user, tab soal, tab fakultas, tab pengaturan, tab peserta, tab hasil dan tab penerimaan, sedangkan Aplikasi Client Tes Seleksi berisi form login dan form client.

23 Form Pendaftaran Form pendaftaran adalah form yang berguna untuk melakukan pendaftaran camaru. Tampilan antarmuka form pendaftaran terlihat pada Gambar Gambar 4.22 Antarmuka Form Pendaftaran Berdasarkan Gambar 4.21 administrator harus memasukkan data pribadi camaru, data orang tua camaru, data sekolah camaru, dan pilihan fakultas camaru dengan lengkap dan benar. Setelah administrator melakukan proses pendaftaran, maka sistem akan men-generate no pendaftaran. No pendaftaran tersebut digunakan sebagai username dan password untuk mengikuti ujian. Tampilan hasil generate no pendaftaran terlihat pada Gambar Gambar 4.23 Tampilan Hasil Generate No Pendaftaran

24 60 Setelah menampilkan hasil generate no pendaftarannya, sistem tersebut akan mencetak kartu tes camaru. Tampilan kartu tes camaru terlihat pada Gambar Gambar 4.24 Tampilan Kartu Tes Administrator tidak hanya dapat melakukan proses daftar, tetapi juga dapat melakukan proses edit dan hapus data camaru. Tetapi sebelumnya, administrator harus mengaktifkan combo box Edit. Tampilan antarmuka form pendaftaran pada saat combo box Edit aktif terlihat pada gambar Gambar 4.25 Antarmuka Form Pendaftaran Saat Combo Box Edit Aktif

25 61 Berdasarkan Gambar 4.25 pada saat mengaktifkan combo box Edit, maka akan muncul combo box No Pendaftaran dan 4 tombol baru yaitu tombol Edit, Delete, Delete All dan Print Kartu Tes, sedangkan tombol Daftar akan hilang, untuk mengurangi terjadinya kesalahan yang dilakukan oleh administrator. Jika ingin menampilkan tombol Daftar lagi, maka administrator harus mengganti combo box Edit menjadi tidak aktif, sehingga tampilan form pendaftaran akan kembali seperti semula seperti yang terlihat pada Gambar Form Login Form login adalah form yang muncul pertama kali pada saat mengakses aplikasi server tes seleksi dan aplikasi client tes seleksi. Form login server hanya bisa diakses oleh user sebagai administrator, sedangkan form login client hanya bisa diakses oleh user sebagai camaru. Tampilan antarmuka form login server terlihat pada Gambar Gambar 4.26 Antarmuka Form Login Server Berdasarkan Gambar 4.25 user harus mengisi username dan password terlebih dahulu. Jika username dan password yang dimasukkan salah akan keluar tampilan error message terlihat pada Gambar 4.27.

26 62 Gambar 4.27 Tampilan Error Message Login Sedangkan tampilan antarmuka form login client terlihat pada Gambar Gambar 4.28 Antarmuka Form Login Client Berdasarkan Gambar 4.27 user harus mengisi username dan password terlebih dahulu. Jika username dan password yang dimasukkan salah, user tidak dapat mengakses aplikasi client tes seleksi tersebut dan akan keluar tampilan error message seperti pada Gambar Form Server Form server adalah form yang berguna untuk me-manage data user, data soal, data fakultas, data pengaturan ujian, melihat data peserta, melihat data hasil dan data penerimaan. Form Server ini terdiri dari 7 tab utama, yaitu User, Soal, Fakultas, Pengaturan, Peserta, Hasil dan Penerimaan.

27 63 a. Tab User Tab User memiliki 4 tab di dalamnya, yaitu tab Tambah User, Edit User, Hapus User dan Lihat User. Tab Tambah User digunakan untuk menambahkan user yang baru. Ada 2 jenis user, user sebagai administrator yang ditandai dengan status angka 0 dan user sebagai camaru yang ditandai dengan status angka 1. Tampilan antarmuka tab Tambah User ini terlihat pada Gambar Gambar 4.29 Antarmuka Tab Tambah User Tab Edit User digunakan untuk melakukan perubahan data user yang sudah ada dalam database. Tampilan antarmuka tab Edit User ini terlihat pada Gambar 4.30.

28 64 Gambar 4.30 Antarmuka Tab Edit User Berdasarkan Gambar 4.30 untuk memilih user yang ingin diubah datanya menggunakan combo box Username. Setelah memilih username, secara otomatis password dan status tampil sesuai dengan username tersebut. Tab Hapus User digunakan untuk menghapus data user yang tidak diperlukan lagi. Tampilan antarmuka tab Hapus User ini terlihat pada Gambar Gambar 4.31 Antarmuka Tab Hapus User

29 65 Tab Lihat User digunakan untuk melihat semua user yang ada dalam database. Tampilan antarmuka tab Lihat User ini terlihat pada Gambar Gambar 4.32 Antarmuka Tab Lihat User b. Tab Soal Tab Soal memiliki 4 tab di dalamnya, yaitu tab Tambah Soal, Edit Soal, Hapus Soal dan Lihat Soal. Tab Tambah Soal digunakan untuk menambahkan soal yang baru. Tampilan antarmuka tab Tambah Soal ini terlihat pada Gambar Gambar 4.33 Antarmuka Tab Tambah Soal

30 66 Pada tab Tambah Soal user bisa menambah paket soal. Nama paket akan dibuat otomatis mulai dari P001. Jika user menambah paket lagi, maka akan ada paket baru dengan nama P002. Sebelum menambahkan paket yang baru, sistem akan mengecek paket terakhir yang ada di dalam database dan menambahkan paket yang baru. Fungsi untuk mendapatkan paket baru itu dapat dilihat pada Kode Program 4.1. Kode Program 4.1 Fungsi Mendapatkan Paket Baru public String getnewpaket() { String query = "SELECT MAX(RIGHT(nama_paket,3)) FROM tbl_paket"; int temp = 0; String newpaket = ""; try { pre = (PreparedStatement) conn.preparestatement(query); rs = pre.executequery(); while (rs.next()) { if (rs.getstring(1) == null) { temp = 0; else { temp = Integer.parseInt(rs.getString(1)); catch (Exception e) { temp += 1; if (temp < 10) { newpaket = "P00" + String.valueOf(temp); else if (temp >= 10 && temp < 100) { newpaket = "P0" + String.valueOf(temp); else if (temp >= 100 && temp <= 999) { newpaket = "P" + String.valueOf(temp); return newpaket; Dapat dilihat pada Kode Program 4.1, sistem dengan fungsi max mencari nilai maksimum dari tabel paket yang ada, jika sudah mendapat nilai maksimum maka akan dibuat dengan format nama paket yang benar.

31 67 Setelah mendapatkan format yang benar, nama paket tersebut akan dimasukkan ke dalam fungsi tambah paket. Fungsi tambah paket itu dapat dilihat pada Kode Program 4.2. Kode Program 4.2 Fungsi Tambah Paket public void insertpaket(string paket) { String query = "INSERT INTO tbl_paket VALUES ('" + paket + "')"; try { pre = (PreparedStatement) conn.preparestatement(query); pre.executeupdate(); conn.close(); pre.close(); catch (Exception e) { User juga bisa menghapus paket soal yang dipilih berdasarkan combo box Paket. Jika user menghapus paket tersebut, secara otomatis semua soal yang terdapat di dalamnya juga akan terhapus. Fungsi hapus paket itu dapat dilihat pada Kode Program 4.3. Kode Program 4.3 Fungsi Hapus Paket public void deletepaket(string paket) { String query = "DELETE FROM tbl_paket WHERE nama_paket='" + paket + "'"; try { pre = (PreparedStatement) conn.preparestatement(query); pre.executeupdate(); conn.close(); pre.close(); catch (Exception e) { Sebelum menambahkan soal baru ke dalam paket sistem akan menentukan no soal yang baru. Fungsi untuk menentukan no soal yang baru dapat dilihat pada Kode Program 4.4.

32 68 Kode Program 4.4 Fungsi Menentukan No Soal Baru public String getnewnosoal(string paket) { String query = "SELECT MAX(RIGHT(kode_soal,3)) FROM tbl_soal WHERE kode_soal LIKE '" + paket + "%'"; int temp = 0; String newnosoal = ""; try { pre = (PreparedStatement) conn.preparestatement(query); rs = pre.executequery(); while (rs.next()) { temp = Integer.parseInt(rs.getString(1)); catch (Exception e) { temp += 1; if (temp < 10) { newnosoal = "00" + String.valueOf(temp); else if (temp >= 10 && temp < 100) { newnosoal = "0" + String.valueOf(temp); else if (temp >= 100 && temp <= 999) { newnosoal = String.valueOf(temp); return newnosoal; Dapat dilihat pada Kode Program 4.4, sistem dengan fungsi max mencari nilai maksimum dari soal yang sudah ada. Kemudian hasilnya yang didapatkan akan dimasukkan ke dalam format kode soal yang benar. Kode program format kode soal dapat dilihat pada Kode Program 4.5. Kode Program 4.5 Kode Program Format Kode Soal kodesoal = cmbaddpaket.getselecteditem().tostring() + newnosoal; Dari Kode Program 4.5, misalkan kita mendapatkan no soal yang baru 7 dan di dalam paket P001 maka hasil kode soalnya adalah P Setelah mendapatkan kode soalnya barulah fungsi tambah

33 69 soal dijalankan. Fungsi tambah soal dapat dilihat pada Kode Program 4.6. Kode Program 4.6 Fungsi Tambah Soal public void insertsoal(string kodesoal, String soal, String jawaban, String paket) { String query = "INSERT INTO tbl_soal VALUES ('" + kodesoal + "','" + soal + "','" + jawaban + "','" + paket + "')"; try { pre = (PreparedStatement) conn.preparestatement(query); pre.executeupdate(); conn.close(); pre.close(); catch (Exception e) { Tab Edit Soal digunakan untuk melakukan perubahan data soal yang sudah ada dalam database. Tampilan antarmuka tab Edit Soal ini terlihat pada Gambar Gambar 4.34 Antarmuka Tab Edit Soal Tab Edit Soal akan menampilkan soal, pilihan jawabannya dan jawaban yang benar yang sebelumnya dipilih melalui combo box paket dan

34 70 kode soal. Fungsi edit soal dapat dilihat pada Kode Program 4.7. Kode Program 4.7 Fungsi Edit Soal public void editsoal(string kodesoal, String soal, String jawaban) { String query = "UPDATE tbl_soal SET soal = '" + soal + "',jawaban = '" + jawaban + "' WHERE kode_soal = '" + kodesoal + "'"; try { pre = (PreparedStatement) conn.preparestatement(query); pre.executeupdate(); conn.close(); pre.close(); catch (Exception e) { Tab Hapus Soal digunakan untuk menghapus soal yang sudah tidak diperlukan lagi. Tampilan antarmuka tab Hapus Soal ini terlihat pada Gambar Gambar 4.35 Antarmuka Tab Hapus Soal Tab Hapus Soal juga akan menampilkan soal dan pilihan jawabannya dan pilihan jawaban yang benar seperti pada tab Edit Soal pada Gambar 4.34, namun, perbedaannya adalah text area dan text field hanya

35 71 berfungsi untuk menampilkan isi datanya saja, tidak dapat diubah. Hal ini dilakukan untuk mengurangi terjadinya kesalahan dalam penghapusan soal. Fungsi hapus soal dapat dilihat pada Kode Program 4.8. Kode Program 4.8 Fungsi Hapus Soal public void deletesoal(string kodesoal) { String query = "DELETE FROM tbl_soal WHERE kode_soal = '" + kodesoal + "'"; try { pre = (PreparedStatement) conn.preparestatement(query); pre.executeupdate(); conn.close(); pre.close(); catch (Exception e) { Tab Lihat Soal digunakan untuk melihat semua soal yang ada dalam database, berdasarkan nama paket yang dipilih melalui combo box Paket. Tampilan antarmuka tab Lihat Soal ini terlihat pada Gambar Gambar 4.36 Antarmuka Tab Lihat Soal

36 72 Fungsi lihat soal dapat dilihat pada Kode Program 4.9. Kode Program 4.9 Fungsi Lihat Soal public void viewsoal(jtable tabledata, String paket) { int row = 0; String query = "SELECT kode_soal, soal, jawaban FROM tbl_soal WHERE nama_paket='" + paket + "'"; String query2 = "SELECT COUNT(*) FROM tbl_soal WHERE nama_paket='" + paket + "'"; try { pre = (PreparedStatement) conn.preparestatement(query2); rs = pre.executequery(); while (rs.next()) { row = Integer.parseInt(rs.getString(1)); pre = (PreparedStatement) conn.preparestatement(query); rs = pre.executequery(); String col[] = {"Kode Soal", "Soal", "Jawaban"; String[][] data = new String[row][col.length]; for (int j = 0; j < row; j++) { rs.next(); for (int k = 0; k < col.length; k++) { data[j][k] = rs.getstring(k + 1); DefaultTableModel model = new DefaultTableModel(data, col); tabledata.setmodel(model); catch (Exception ex) { Dari Kode Program 4.9 dapat diketahui pertama sistem akan menghitung jumlah soal pada paket yang telah dipilih. Jumlah soal sama dengan jumlah baris dalam tabel yang akan ditampilkan. Sedangkan jumlah kolom soalnya 3 yaitu untuk kode soal, soal dan jawaban yang benar. Kemudian datanya akan dimasukkan ke dalam tabel.

37 73 c. Tab Fakultas Tab Fakultas memiliki 4 tab di dalamnya yaitu, tab Tambah Fakultas, Edit Fakultas, Hapus Fakultas dan Lihat Fakultas. Tab Tambah Fakultas digunakan untuk menambah fakultas atau program studi yang baru. Tampilan antarmuka tab Tambah Fakultas ini terlihat pada Gambar Gambar 4.37 Antarmuka Tab Tambah Fakultas Berdasarkan Gambar 4.37 administrator harus memasukkan data fakultas dengan lengkap dan benar. Data fakultas yang diperlukan seperti no program studi, fakultas, program studi, batas nilai dan biaya pembangunan minimal. Tab Edit Fakultas digunakan untuk melakukan perubahan data fakultas yang sudah ada dalam database. Tampilan antarmuka tab Edit Fakultas ini terlihat pada Gambar 4.38.

38 74 Gambar 4.38 Antarmuka Tab Edit Fakultas Tab Edit Fakultas akan menampilkan fakultas, program studi, batas nilai dan biaya pembangunan minimal yang dipilih berdasarkan combo box no program studi. Tab Hapus Fakultas digunakan untuk menghapus fakultas atau program studi yang sudah tidak diperlukan lagi. Tampilan antarmuka tab Hapus Fakultas ini terlihat pada Gambar Gambar 4.39 Antarmuka Tab Hapus Fakultas

39 75 Tab Hapus Fakultas juga akan menampilkan fakultas, program studi, batas nilai dan biaya pembangunan minimal yang dipilih berdasarkan combo box no program studi seperti pada tab Edit Fakultas, namun perbedaannya text field pada tab Hapus Fakultas hanya berfungsi untuk menampilkan data saja, tidak dapat dilakukan perubahan data. Hal ini dilakukan untuk mengurangi terjadinya kesalahan dalam penghapusan fakultas. Tab Lihat Fakultas digunakan untuk melihat semua fakultas yang ada dalam database. Tampilan antarmuka tab Lihat Fakultas ini terlihat pada Gambar Gambar 4.40 Antarmuka Tab Lihat Fakultas d. Tab Pengaturan Tab Pengaturan digunakan untuk me-manage pengaturan ujian. Data-data yang diatur adalah timer ujian, nama paket soal yang digunakan untuk ujian,

40 76 nilai toleransi, tempat tes dan waktu tes. Nilai toleransi adalah nilai maksimal toleransi di bawah batas nilai tiap fakultas. Contohnya jika nilai toleransinya 10 dan batas nilai suatu fakultas adalah 50. Maka nilai termasuk ke dalam toleransi. Dimana jika mendapatkan toleransi, camaru harus menghubungi fakultas yang bersangkutan untuk menerima kebijakan. Tampilan antarmuka tab Pengaturan ini terlihat pada Gambar Gambar 4.41 Antarmuka Tab Pengaturan Pada tab Pengaturan terdapat combo box Set Timer yang berisi pilihan waktu yang ingin digunakan untuk ujian. Pilihan waktu tersebut diukur dalam satuan menit. Di dalam tab Pengaturan juga terdapat combo box Set Paket yang berisi nama-nama paket yang telah disimpan dalam database. Combo box Set Paket yang telah dipilih oleh administrator ini, nantinya

41 77 digunakan untuk menentukan paket soal yang akan diujikan. e. Tab Peserta Tab Peserta digunakan untuk menampilkan semua camaru yang sudah terdaftar untuk mengikuti proses ujian. Tampilan antarmuka tab Peserta ini terlihat pada Gambar Gambar 4.42 Antarmuka Tab Peserta Pada tab Peserta terdapat tabel peserta yang berisi no pendaftaran, nama, pilihan program studi pertama dan pilihan program studi kedua camaru. f. Tab Hasil Tab Hasil digunakan untuk menampilkan semua hasil ujian. Tampilan antarmuka tab Hasil ini terlihat pada Gambar 4.43.

42 78 Gambar 4.43 Antarmuka Tab Hasil Pada tab Hasil terdapat tabel hasil yang berisikan no pendaftaran, jumlah jawaban benar, jumlah jawaban salah, dan nilai ujian. Nilai ujian merupakan perhitungan dari jumlah benar dikalikan dengan dua. g. Tab Penerimaan Tab Penerimaan digunakan untuk menampilkan semua keterangan penerimaan pada tiap pilihan fakultas yang sudah dipilih oleh camaru. Misalnya camaru lulus pada pilihan pertamanya namun tidak lulus di pilihan keduanya dan sebagainya. Tampilan antarmuka tab Penerimaan ini terlihat pada Gambar 4.44.

43 79 Gambar 4.44 Antarmuka Tab Penerimaan Pada tab Penerimaan terdapat tabel penerimaan yang berisi no pendaftaran, nama, keterangan kelulusan pilihan pertama dan keterangan kelulusan pilihan kedua camaru Form Client Form Client adalah form yang digunakan dalam proses mengikuti ujian. Tampilan antarmuka form client ini terlihat pada Gambar Gambar 4.45 Antarmuka Form Client

44 80 Form Client akan menampilkan soal dan pilihan jawabannya. Soal yang ditampilkan akan diacak oleh sistem, untuk mengurangi resiko terjadinya kecurangan yang dilakukan oleh user. Kemudian, user bisa memilih jawabannnya melalui radio button yang tersedia. Kode program untuk set jawaban dapat dilihat pada Kode Program Kode Program 4.10 Kode Program Set Jawaban String jawaban = ""; if (rba.isselected()) { jawaban = rba.gettext(); if (rbb.isselected()) { jawaban = rbb.gettext(); if (rbc.isselected()) { jawaban = rbc.gettext(); if (rbd.isselected()) { jawaban = rbd.gettext(); if (rbe.isselected()) { jawaban = rbe.gettext(); cmbnoygblm.removeallitems(); cmbnoygblm.additem("pilih"); for (int i = 0; i < listsoaldanjawaban.size(); i += 5) { if (listsoaldanjawaban.get(i + 4).equals(cmbLompatNo.getSelectedItem())) { listsoaldanjawaban.set(i + 3, jawaban); if (listsoaldanjawaban.get(i + 3).equals("-")) { cmbnoygblm.additem(listsoaldanjawaban.get(i+4)); lbljawaban.settext(jawaban); Dari Kode Program 4.10 pertama sistem akan menentukan jawaban mana yang yang telah dipilih sebelumnya. Kemudian sistem akan mengisi jawaban berdasarkan no yang telah dikerjakan. Sistem juga akan me-reset ulang soal mana yang belum dikerjakan untuk dimasukkan ke dalam combo box No yang belum dikerjakan.

45 81 Jika camaru telah selesai, maka camaru akan mendapatkan hasil ujian dan keputusan penerimaan di fakultas pilihannya. Contoh tampilan hasil ujian dan keputusan penerimaan terlihat pada Gambar Gambar 4.46 Contoh Tampilan Hasil Ujian dan Keputusan Penerimaan Sebelum mendapatkan hasil tersebut sistem akan melakukan proses pemeriksaan hasilnya ujiannya. Kode program untuk memeriksa hasil ujian dapat dilihat pada Kode Program Kode Program 4.11 Kode Program Periksa Hasil Ujian for (int i = 0; i < listsoaldanjawaban.size(); i += 5) { if (listsoaldanjawaban.get(i + 2).toString().equalsIgnoreCase(listSoalDanJawaban.get(i + 3).toString())) { betul += 1; else { salah += 1; Dari Kode Program 4.11 sistem akan mendapatkan jumlah benar dan jumlah salah dari hasil ujian yang telah dikerjakan. Sedangkan untuk nilai ujian didapatkan dari jumlah benar dikalikan dengan 2. Sistem akan menyimpan hasil ujian tersebut ke dalam database. Fungsi menyimpan hasil ujian ke dalam database dapat dilihat pada Kode Program 4.12.

46 82 Kode Program 4.12 Fungsi Menyimpan Hasil Ujian public void inserthasil(string nopendaftaran, int benar, int salah, int nilai) { String query = "INSERT INTO tbl_hasil VALUES ('" + nopendaftaran + "'," + benar + "," + salah + "," + nilai + ")"; try { pre = (PreparedStatement) conn.preparestatement(query); pre.executeupdate(); conn.close(); pre.close(); catch (Exception e) { Kemudian untuk mendapatkan tampilan hasil ujian dan keputusan penerimaan seperti Gambar 4.46, diperlukan beberapa fungsi, seperti fungsi mendapatkan nama, fungsi mendapatkan fakultas, fungsi mendapatkan program studi, fungsi mendapatkan batas nilai, dan fungsi mendapatkan nilai toleransi. Fungsi untuk mendapatkan nama camaru dapat dilihat pada Kode Program Kode Program 4.13 Fungsi Mendapatkan Nama public String getnama(string nopendaftaran) { String nama = ""; String query = "SELECT nama FROM tbl_pendaftaran WHERE no_pendaftaran='" + nopendaftaran + "'"; try { pre = (PreparedStatement) conn.preparestatement(query); rs = pre.executequery(); while (rs.next()) { nama = rs.getstring(1); pre.close(); rs.close(); catch (Exception e) { return nama;

47 83 Fungsi untuk mendapatkan fakultas yang dipilih camaru dapat dilihat pada Kode Program Kode Program 4.14 Fungsi Mendapatkan Fakultas public String getfakultas(string progdi) { String fakultas = ""; String query = "SELECT fakultas FROM tbl_fakultas WHERE progdi='" + progdi + "'"; try { pre = (PreparedStatement) conn.preparestatement(query); rs = pre.executequery(); while (rs.next()) { fakultas = rs.getstring(1); pre.close(); rs.close(); catch (Exception e) { return fakultas; Fungsi untuk mendapatkan program studi yang dipilih camaru dapat dilihat pada Kode Program Kode Program 4.15 Fungsi Mendapatkan Program Studi public List getprogdi(string nopendaftaran) { List progdi = new ArrayList(); String query = "SELECT progdi_1, progdi_2 FROM tbl_pendaftaran WHERE no_pendaftaran='" + nopendaftaran + "'"; try { pre = (PreparedStatement) conn.preparestatement(query); rs = pre.executequery(); while (rs.next()) { progdi.add(rs.getstring(1)); progdi.add(rs.getstring(2)); pre.close(); rs.close(); catch (Exception e) { return progdi;

48 84 Fungsi untuk mendapatkan batas nilai dari program studi yang dipilih camaru dapat dilihat pada Kode Program Kode Program 4.16 Fungsi Mendapatkan Batas Nilai public int getbatasnilai(string progdi) { int batas = 0; String query = "SELECT batas_nilai FROM tbl_fakultas WHERE progdi='" + progdi + "'"; try { pre = (PreparedStatement) conn.preparestatement(query); rs = pre.executequery(); while (rs.next()) { batas = Integer.parseInt(rs.getString(1)); catch (Exception e) { return batas; Fungsi untuk mendapatkan nilai toleransi dapat dilihat pada Kode Program Kode Program 4.17 Fungsi Mendapatkan Nilai Toleransi public int getnilaitoleransi() { int nilaitoleransi = 0; String query = "SELECT nilai_toleransi FROM tbl_pengaturan"; try { pre = (PreparedStatement) conn.preparestatement(query); rs = pre.executequery(); while (rs.next()) { nilaitoleransi = Integer.parseInt(rs.getString(1)); catch (Exception e) { return nilaitoleransi; Kemudian setelah mendapatkan nama, fakultas, program studi, batas nilai dan nilai toleransi, sistem akan melakukan proses keputusan penerimaan. Kode program untuk proses keputusan penerimaan dapat dilihat pada Kode Program 4.18.

49 85 Kode Program 4.18 Kode Program Keputusan Penerimaan if (nilai >= batas1 && nilai < (batas2 - toleransi)) { new Client().insertPenerimaan(lblNoPeserta.getText(), nama, "LULUS", "TIDAK LULUS"); else if (nilai >= batas2 && nilai < (batas1 - toleransi)) { new Client().insertPenerimaan(lblNoPeserta.getText(), nama, "TIDAK LULUS", "LULUS"); else if (nilai >= batas1 && nilai >= batas2) { new Client().insertPenerimaan(lblNoPeserta.getText(), nama, "LULUS", "LULUS"); else if (nilai >= batas1 && (nilai >= (batas2 - toleransi) && nilai < batas2)) { new Client().insertPenerimaan(lblNoPeserta.getText(), nama, "LULUS", "TOLERANSI"); else if (nilai >= batas2 && (nilai >= (batas1 - toleransi) && nilai < batas1)) { new Client().insertPenerimaan(lblNoPeserta.getText(), nama, "TOLERANSI", "LULUS"); else if ((nilai >= (batas1 - toleransi) && nilai < batas1) && (nilai >= (batas2 - toleransi) && nilai < batas2)) { new Client().insertPenerimaan(lblNoPeserta.getText(), nama, "TOLERANSI", "TOLERANSI"); else if ((nilai >= (batas1 - toleransi) && nilai < batas1) && nilai < (batas2 - toleransi)) { new Client().insertPenerimaan(lblNoPeserta.getText(), nama, "TOLERANSI", "TIDAK LULUS"); else if ((nilai >= (batas2 - toleransi) && nilai < batas2) && nilai < (batas1 - toleransi)) { new Client().insertPenerimaan(lblNoPeserta.getText(), nama, "TIDAK LULUS", "TOLERANSI"); else { new Client().insertPenerimaan(lblNoPeserta.getText(), nama, "TIDAK LULUS", "TIDAK LULUS"); Sebenarnya dalam percabangan if pada Kode Program 4.18, terdapat kode program untuk mengeluarkan tampilan hasil ujian dan penerimaan seperti pada Gambar Namun, penulis tidak memasukkannya, karena jika dimasukkan kode program akan menjadi sangat panjang. Kode Program 4.18 sudah menjelaskan cara mendapatkan proses keputusan penerimaannya. Setelah mendapatkan keputusan penerimaan, sistem akan menyimpannya dalam database. Fungsi menyimpan hasil penerimaan dalam database dapat dilihat pada Kode Program 4.19.

50 86 Kode Program 4.19 Fungsi Menyimpan Keputusan Penerimaan public void insertpenerimaan(string nopendaftaran, String nama, String pilihan1, String pilihan2) { String query = "INSERT INTO tbl_penerimaan VALUES ('" + nopendaftaran + "','" + nama + "','" + pilihan1 + "','" + pilihan2 + "')"; try { pre = (PreparedStatement) conn.preparestatement(query); pre.executeupdate(); conn.close(); pre.close(); catch (Exception e) { 4.5 Pembahasan Pembahasan dilakukan dengan tujuan untuk membandingkan ketepatan dan waktu tunggu camaru untuk mendapatkan hasil dan keputusan penerimaan antara tes secara terkomputerisasi dengan tes secara manual yang digunakan pada Universitas Kristen Satya Wacana. Ada camaru yang mengikuti tes seleksi calon mahasiswa baru di Universitas Kristen Satya Wacana dengan pilihan pertama di program studi Pendidikan Bahasa Inggris dan pilihan kedua di program studi Teologi. Program studi Pendidikan Bahasa Inggris memiliki batas nilai 60 sedangkan program studi Teologi memiliki batas nilai 50. Administrator mengatur nilai toleransinya 10. Camaru berhasil mengerjakan dengan benar 27 soal dari 50 soal. Dengan cara manual, camaru tersebut mendapatkan nilai 54. Nilai dihitung dengan hasil benar dikalikan dengan 2. Yang menghasilkan keputusan bahwa camaru tersebut akan menerima toleransi pada pilihan pertamanya di program studi Pendidikan Bahasa Inggris karena nilai yang diterimanya berada di bawah batas nilai 60, namun masih dalam batas nilai toleransi 50. Batas nilai toleransi dihasilkan

51 87 dari batas nilai dikurangi dengan nilai toleransinya yaitu 10, sehingga nilai 50 sampai dengan 59 akan mendapatkan toleransi. Dan camaru akan lulus di pilihan keduanya di program studi Teologi, karena nilainya 54 melebihi batas nilai program studinya yaitu 50. Kemudian akan dicoba jika menggunakan tes secara terkomputerisasi, camaru berhasil mengerjakan 27 soal dengan benar dari 50 soal. Maka hasil ujian yang dilakukan oleh sistem terlihat pada Gambar Gambar 4.47 Contoh Tampilan Percobaan Hasil Ujian Berdasarkan hasil ujian pada Gambar 4.47 maka hasil perhitungan dan keputusan penerimaan menggunakan sistem terkomputerisasi diperoleh hasil dan keputusan yang sama dengan cara yang manual. Hasil ujian dan keputusan penerimaan yang dihasilkan oleh sistem lebih lebih akurat dan cepat dibandingkan dengan menggunakan cara manual yang membutuhkan proses lebih lama dalam pemeriksaan dan keputusan penerimaan di program studi yang ada. Waktu tunggu yang dibutuhkan untuk menerima hasil dan keputusan secara manual membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit, sedangkan waktu tunggu yang dibutuhkan untuk menerima hasil dan keputusan secara terkomputerisasi akan

52 88 langsung muncul setelah calon mahasiswa tersebut menyelesaikannya. 4.6 Pengujian Tahap pengujian ini merupakan tahapan saat seorang pengembang aplikasi melakukan pengujian terhadap sistem yang sudah dirancang. Tahap ini bertujuan untuk menemukan beberapa kekurangan yang ada dalam sistem. Ketika ada kesalahan pada program, disesuaikan dengan analisa pada tahap sebelumnya dan melakukan pemeriksaan pada kode program yang telah dikembangkan. Pada pengujian perangkat lunak di sistem ini, akan digunakan metode black box testing. Tujuan black box testing adalah membuktikan bahwa hasil output sesuai dengan yang diharapkan. Pengujian akan dilakukan pada form pendaftaran, form server dan form client Form Pendaftaran Tabel 4.9 Pengujian Form Pendaftaran Nama case Pengujian Form Pendaftaran Tujuan - Uji coba proteksi pada tanggal lahir - Uji coba proteksi pada biaya pembangunan dan kode pos jika input karakter bukan angka - Uji coba proteksi text field kosong Precondition Form Pendaftaran telah dibuka Output yang diinginkan - Tulisan menjadi berwarna merah pada text field tanggal lahir - Muncul tampilan error message Hasil uji coba Uji coba berhasil pada text field tanggal lahir dan muncul tampilan error message

53 89 Tabel 4.9 merupakan pengujian black box testing pada form Pendaftaran. Pengujian pertama yang dilakukan adalah uji coba proteksi pada text field tanggal lahir. Hasil pengujiannya jika format yang diminta pada text field tanggal lahir salah maka warna tulisannya akan berubah menjadi merah. Pengujian kedua yang dilakukan adalah uji coba proteksi pada biaya pembangunan dan kode pos jika input-an yang dimasukkan bukan angka. Hasil pengujiannya jika dimasukkan karakter selain angka pada biaya pembangunan akan muncul error message yang bertuliskan Isi biaya pembangunan dengan angka saja!!! dan pengujiannya jika dimasukkan karakter selain angka pada kode pos akan muncul error message yang bertuliskan Isi kode pos dengan angka saja!!!. Pengujian ketiga yang dilakukan adalah uji coba proteksi text field yang kosong. Hasil pengujiannya jika pada saat submit ada text field yang masih kosong akan muncul error message yang bertuliskan Isi data dengan lengkap!!!. Semua pengujian dilakukan dengan precondition form Pendaftaran telah dibuka. Semua hasil pengujian sesuai dengan output yang diinginkan. Tampilan tulisan menjadi merah pada text field tanggal lahir jika format yang dimasukkan salah dapat dilihat pada Gambar Gambar 4.48 Tampilan Tulisan Merah pada Text Field Tanggal Lahir Tampilan error message jika biaya pembangunan diisi nilai yang bukan angka dapat dilihat pada Gambar 4.49.

54 90 Gambar 4.49 Tampilan Error Message Biaya Pembangunan Tampilan error message jika kode pos diisi nilai yang bukan angka dapat dilihat pada Gambar Gambar 4.50 Tampilan Error Message Kode Pos Tampilan error message jika ada text field yang kosong pada form pendaftaran dapat dilihat pada Gambar Gambar 4.51 Tampilan Error Message Text Field Kosong Form Pendaftaran Form Server Tabel 4.10 Pengujian Form Server Nama case Pengujian Form Server Tujuan Uji coba proteksi text field kosong Precondition Administrator telah login ke dalam aplikasi server Output yang diinginkan Muncul tampilan error message Hasil uji coba Uji coba berhasil, tampilan error message berhasil dimunculkan

55 91 Tabel 4.10 merupakan pengujian black box testing pada form Server. Pengujian yang dilakukan adalah uji coba proteksi text field yang kosong. Hasil pengujiannya jika pada saat submit ada text field yang masih kosong akan muncul error message yang bertuliskan Isi data dengan lengkap!!!. Pengujian dilakukan dengan precondition administrator telah login ke dalam aplikasi server. Hasil pengujian sesuai dengan output yang diinginkan. Tampilan error message jika ada text field yang kosong pada form server dapat dilihat pada Gambar Gambar 4.52 Tampilan Error Message Text Field Kosong Form Server Form Client Tabel 4.11 Pengujian Form Client Nama case Pengujian Form Client Tujuan Uji coba menyelesaikan ujian dan mendapatkan hasil ujian dan keputusan penerimaan / penolakan mahasiswa baru Precondition Camaru telah login ke aplikasi client Output yang diinginkan Mendapatkan hasil ujian dan keputusan penerimaan / penolakan mahasiswa baru Hasil uji coba Uji coba berhasil, hasil ujian dan hasil keputusan penerimaan / penolakan mahasiswa baru telah ditampilkan Tabel 4.11 merupakan pengujian black box testing pada form Client. Pengujian yang dilakukan adalah uji coba menyelesaikan ujian dan mendapatkan hasil ujian dan keputusan penerimaan / penolakan mahasiswa baru. Hasil pengujiannya jika camaru telah

56 92 menyelesaikan ujian, maka akan muncul message yang berisi hasil ujian dan keputusan penerimaan / penolakan mahasiswa baru. Pengujian dilakukan dengan precondition camaru telah login ke dalam aplikasi client. Hasil pengujian sesuai dengan output yang diinginkan. Tampilan hasil ujian dan hasil keputusan penerimaan camaru dapat dilihat pada Gambar Gambar 4.53 Tampilan Hasil Ujian dan Hasil Keputusan Penerimaan dalam Pengujian Form Client

Perancangan dan Implementasi Tes Seleksi Calon Mahasiswa Baru di Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga

Perancangan dan Implementasi Tes Seleksi Calon Mahasiswa Baru di Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga Perancangan dan Implementasi Tes Seleksi Calon Mahasiswa Baru di Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga Skripsi Diajukan kepada Fakultas Teknologi Informasi untuk memperoleh Gelar Sarjana Komputer

Lebih terperinci

Bab Hasil Pembuatan Aplikasi

Bab Hasil Pembuatan Aplikasi Bab 4 Hasil dan Pembahasan Bab ini berisi tentang hasil pembuatan aplikasi untuk penjadwalan ujian skripsi di Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UKSW. Hasil yang dibahas adalah input dan manage data serta

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 38 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 Analisis Seperti langkah-langkah yang dilakukan pada salah satu model proses rekayasa perangkat lunak yaitu model waterfall, maka pada bab ini akan dibahas tentang

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 29 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN Aplikasi database berbasis desktop sekarang ini sangat membantu dalam dunia bisnis, banyaknya manfaat yang di miliki aplikasi ini antara lain; dapat berjalan dengan independen,

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN. Kerja Praktek yang penulis lakukan dilaksanakan pada tanggal 1

BAB III PEMBAHASAN. Kerja Praktek yang penulis lakukan dilaksanakan pada tanggal 1 BAB III PEMBAHASAN 3.1 Jadwal Kerja Praktek Kerja Praktek yang penulis lakukan dilaksanakan pada tanggal 1 Oktober 2009 sampai 31 Desember 2009 di STIKes Dharma Husada Bandung Selama hampir 2 bulan, penulis

Lebih terperinci

BAB V IMPLEMENTASI SISTEM

BAB V IMPLEMENTASI SISTEM BAB V IMPLEMENTASI SISTEM Pada bab ini akan dijelaskan implementasi dari Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan dan Penjurusan Untuk Peserta Didik Baru Online yang sudah dibangun 5.1 Lingkungan

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 Analisis Masalah Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Akademi Sekretari ini dibentuk dari unsur pimpinan, dosen dan karyawan, dengan salah satu program kerja utamanya

Lebih terperinci

BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN Sesuai dengan tujuan penelitian ini, yaitu untuk merancang dan membuat Sistem Informasi Jurnal Penerimaan Siswa Baru jenjang Sekolah Menengah Atas di Kabupaten X untuk menggantikan

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN 3.1 Analisa Sistem

BAB III PEMBAHASAN 3.1 Analisa Sistem BAB III PEMBAHASAN 3.1 Analisa Sistem Sistem Nursing Diagnostic Test Online adalah aplikasi berbasis web yang menyediakan test secara online yang bersifat try out yang dapat diakses oleh pengguna yang

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. mampu mempengaruhi prestasi dari sumber daya manusia khususnya untuk

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. mampu mempengaruhi prestasi dari sumber daya manusia khususnya untuk BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK 4.1 Analisa sistem Dalam pengembangan teknologi informasi ini dibutuhkan analisa dan perancangan sistem pengolah data. Sistem pengolah data tersebut diharapkan mampu mempengaruhi

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 1.1 ANALISIS SISTEM Analisis pertama yang dilakukan dalam membangun Sistem Ujian Online adalah melakukan observasi pada perusahaan khususnya pada bagian SDM yang

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Masalah Kota medan memiliki jumlah penduduk yang tidak sedikit, baik itu yang memiliki perekonomian menengah ke bawah maupun menengah ke atas. Penduduk

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. berbeda dengan beberapa institusi pendidikan lain. Hal ini disebabkan karena

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. berbeda dengan beberapa institusi pendidikan lain. Hal ini disebabkan karena BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN SMA Kristen Kalam Kudus memiliki prosedur sistem yang sedikit berbeda dengan beberapa institusi pendidikan lain. Hal ini disebabkan karena sistem yang dijalankan masih tergolong

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem yang berjalan Kota medan memiliki jumlah penduduk yang tidak sedikit, dimana mayoritas penduduk kota Medan sekarang ialah Suku Jawa, Melayu dan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. penulisan dan penyusunan dalam laporan ini, metode tersebut adalah :

BAB III METODE PENELITIAN. penulisan dan penyusunan dalam laporan ini, metode tersebut adalah : BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Pengumpulan Data Terdapat beberapa metode yang umum digunakan untuk mempermudah penulisan dan penyusunan dalam laporan ini, metode tersebut adalah : 1. Observasi (Observation)

Lebih terperinci

19 BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1. Analisis Mengendarai kendaraan tidak sembarangan, ada aturan-aturan yang harus ditaati dan juga syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi sebelum berkendara di

Lebih terperinci

BAB II ANALISI DAN PERANCANGAN. Komponen komponen yang diperlukan untuk menganalisis. kebutuhan dari obyek yang dibangun antara lain sistem pendukung,

BAB II ANALISI DAN PERANCANGAN. Komponen komponen yang diperlukan untuk menganalisis. kebutuhan dari obyek yang dibangun antara lain sistem pendukung, BAB II ANALISI DAN PERANCANGAN 2.1 Analisi Kebutuhan Komponen komponen yang diperlukan untuk menganalisis kebutuhan dari obyek yang dibangun antara lain sistem pendukung, pengguna (user) dan fungsinya.

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 28 BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Alat dan Bahan 3.1.1 Alat Alat yang dibutuhkan untuk membangun Aplikasi Berbagi Cerita Wisata Surakata Berbasis Android yaitu meliputi hardware dan software

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Sistem Tahap implementasi dan pengujian sistem, dilakukan setelah tahap analisa dan perancangan selesai dilakukan. Pada bab ini akan dijelaskan implementasi

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Sistem penjualan pada para penjual barang elektronik hanya dilakukan dengan menunggu konsumen untuk datang menyinggahi tokonya, kemudian konsumen

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Implementasi Database Berikut ini adalah basis data dari rancangan tabel yang telah dibuat kedalam MySql Server. Gambar 4.1 Struktur Tabel Data Wajib Pajak 48 49 Gambar 4.2

Lebih terperinci

BAB IV PERANCANGAN SISTEM

BAB IV PERANCANGAN SISTEM BAB IV PERANCANGAN SISTEM 4.1 Perancangan Prosedur Perancangan sistem merupakan suatu kegiatan pengembangan prosedur dan proses yang sedang berjalan untuk menghasilkan suatu sistem yang baru, atau memperbaharui

Lebih terperinci

BAB IV PERANCANGAN SISTEM

BAB IV PERANCANGAN SISTEM BAB IV PERANCANGAN SISTEM 4.1 Perancangan Sistem Perancangan sistem adalah suatu gambaran sketsa sistem atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam kesatuan yang utuh dan berfungsi. Perancangan

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Sistem yang Sedang Berjalan Sistem yang berjalan dalam sistem informasi pembagian bonus pegawai pada CV. Bivak belum diterapkan sepenuhnya atau masih

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Hasil Berikut ini adalah tampilan interface untuk Sistem Informasi Akuntansi Pengolahan Modal Usaha Dengan Metode Equity Pada PT.Merek Indah Lestari Berbasis Web : 1. Halaman

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 35 BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1 Analisis Sistem Yang Berjalan Analisis sistem adalah penguraian dari suatu informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponen dengan maksud untuk mengidentifikasi

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Pengertian Implementasi Sistem Setelah sistem selesai dianalisis dan dirancang secara rinci dan teknologi telah diseleksi dan dipilih, saatnya sistem untuk diimplementasikan.

Lebih terperinci

BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN 2.1 Analisis Kebutuhan Komponen komponen yang digunakan untuk menganalisis kebutuhan dari suatu sistem yang akan dibangun antara lain sistem pendukung, diagram alir sistem,

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN. Analisis merupakan suatu tahap untuk memperoleh kesimpulan persoalan

BAB III PEMBAHASAN. Analisis merupakan suatu tahap untuk memperoleh kesimpulan persoalan BAB III PEMBAHASAN 3.1 Analisis Analisis merupakan suatu tahap untuk memperoleh kesimpulan persoalan dan gambaran kebutuhan bagi pembuatan sistem yang diamati, dalam hal ini adalah sistem inventori barang.

Lebih terperinci

Gambar 4.1 Gambar Use Case Diagram

Gambar 4.1 Gambar Use Case Diagram 41 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian Pada bab ini diuraikan tahap implementasi dalam rangkaian pengembangan sistem model Waterfall.Tahap ini akan mengimplementasikan persyaratan dan desain

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisa Permasalahan Pada transaksi administrasi pendaftaran pasien di RSUD Dr.Soewandhie dilakukan setiap hari sesuai dengan banyaknya proses pelayanan pasien.

Lebih terperinci

BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN 2.1. Analisis Sistem Sistem yang dibuat ini adalah suatu sistem Try Out Online yang dipergunakan untuk siswa sekolah menengah atas atau SMA. Selain itu dapat digunakan untuk

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 65 BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Setelah tahap analisa dan tahap perancangan sistem aplikasi yang sudah dijelaskan pada Bab III, maka tahap selanjutnya merupakan tahap implementasi.

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Tampilan Hasil Adapun hasil dari penelitan yang telah dilakukan adalah sebuah perangkat lunak yang diberi nama Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Penerimaan Petugas Sensus

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. lama dengan sistem yang baru. Analisa sistem ini berisi dan System Flow, Data Flow

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. lama dengan sistem yang baru. Analisa sistem ini berisi dan System Flow, Data Flow BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Analisis Sistem Analisis sistem ini digunakan untuk melihat proses-proses sistem baru yang akan dibuat. Dari analisa sistem ini juga bisa melihat perbedaan antara sistem

Lebih terperinci

Bab IV Implementasi Sistem

Bab IV Implementasi Sistem 37 Bab IV Implementasi Sistem Implementasi aplikasi penjadwalan kereta api dengan menggunakan algoritma genetik didalam penelitian ini menggunakan bahasa pemrogramman C# dan database MySQL 5. Adapun perancangan

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN. melakukan instalasi kemudian menjalankan aplikasi XAMPP. pastikan Apache dan MySQL dapat terkoneksi. seperti pada gambar

BAB IV PEMBAHASAN. melakukan instalasi kemudian menjalankan aplikasi XAMPP. pastikan Apache dan MySQL dapat terkoneksi. seperti pada gambar BAB IV PEMBAHASAN 1.1 Sistem Perancangan 4.1.1 Instalasi Aplikasi Server Tahap awal dan perancangan aplikasi adalah melakukan instalasi aplikasi server yaitu menggunakan XAMPP. Setelah selesai melakukan

Lebih terperinci

Bab 3 Metode dan Perancangan Sistem

Bab 3 Metode dan Perancangan Sistem Bab 3 Metode dan Perancangan Sistem 3.1 Metode Penelitian Penelitian yang dilakukan, diselesaikan melalui tahapan penelitian yang terbagi dalam empat tahapan, yaitu: (1) Identifikasi Masalah, (2) Perancangan

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Analisis masalah bertujuan untuk mengidentifikasi serta melakukan evaluasi terhadap sistem. Adapun pengolahan pengendalian surat masuk dan surat

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN 4.1 Perancangan Sistem Perancangan sistem dimaksudkan untuk membantu menyelesaikan beberapa masalah yang terjadi saat ini sehingga dapat menjadi lebih baik dengan adanya sistem

Lebih terperinci

BAB IV PERANCANGAN SISTEM

BAB IV PERANCANGAN SISTEM BAB IV PERANCANGAN SISTEM Menurut hasil analisis sistem dan identifikasi yang telah diuraikan pada bab sebelumnya maka penulis mengusulkan beberapa solusi untuk membuat perancangan aplikasi tes masuk Sekolah

Lebih terperinci

BAB IV PERANCANGAN SISTEM

BAB IV PERANCANGAN SISTEM BAB IV PERANCANGAN SISTEM 4.1 Perancangan Sistem Perancangan sistem adalah 1 strategi untuk memecahkan masalah dan mengembangkan solusi terbaik bagi permasalahan itu. Perancangan sistem adalah termasuk

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM. terdiri dari analisis perangkat lunak dan analisis perangkat keras serta analisis user

BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM. terdiri dari analisis perangkat lunak dan analisis perangkat keras serta analisis user BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM III.1. Analisa Sistem Analisa sistem adalah uraian keseluruhan bagaimana sistem yang berjalan saat ini baik dilihat dari analisis fungsional dan analaisis

Lebih terperinci

BAB II PEMBUATAN DAN MANAJEMEN TABLE

BAB II PEMBUATAN DAN MANAJEMEN TABLE BAB II PEMBUATAN DAN MANAJEMEN TABLE 2.1 Bahasan dan Sasaran 2.1.1 Bahasan - pembuatan tabel - pengelolaan tabel 2.1.1 Sasaran 1. Mahasiswa memahami cara pembuatan maupun penghapusan tabel. 2. Mahasiswa

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. data, selanjutnya melakukan tahapan sebagai berikut: menyajikan suatu rancangan langkah kerja dari sistem yang baru.

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. data, selanjutnya melakukan tahapan sebagai berikut: menyajikan suatu rancangan langkah kerja dari sistem yang baru. BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN Pada proses penyusunan laporan kerja praktik peneliti melakukan proses penghimpunan data yang akan digunakan sebagai dasar kebutuhan sistem penjualan bahan kimia. Penghimpunan

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM

BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM 27 BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM III.1. Analisa Sistem Analisa sistem adalah uraian keseluruhan bagaimana sistem yang berjalan saat ini baik dilihat dari analisis fungsional dan analaisis

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN Pada PT.Bioli lestari,sistem yang dipelukan adalah sistem yang dapat membantu dan memenuhi kebutuhan dalam pihak manajemen yang terkomputerisasi dengan baik sehingga setiap informasi

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Masalah Analisa masalah dilakukan guna mengetahui masalah-masalah yang terkait didalam Sistem Informasi Geografis Lokasi Rekreasi Waterboom di Kota Medan.

Lebih terperinci

User Manual Aplikasi Surat Rekomendasi Ditjen SDPPI Kominfo

User Manual Aplikasi Surat Rekomendasi Ditjen SDPPI Kominfo User Manual Aplikasi Surat Rekomendasi Ditjen SDPPI Kominfo DAFTAR ISI DAFTAR ISI... 1 1. LOGIN... 2 1.1 REGISTER... 2 1.2 MERUBAH DATA PROFILE USER... 3 1.3 LOGIN... 5 2. PERMOHONAN... 7 2.1 PENGAJUAN

Lebih terperinci

PERINTAH DASAR MySQL

PERINTAH DASAR MySQL PERINTAH DASAR MySQL Menjalankan MySQL Untuk menjalankan MySQL cukup dengan mengetikan mysql pada system prompt Bentuk umum perintah mysql database h host u user p password Dengan windows Menu Start All

Lebih terperinci

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN. (Studi kasus Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi sub Kepegawaian dan Umum) ada

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN. (Studi kasus Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi sub Kepegawaian dan Umum) ada BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 5.1. Lingkungan Implementasi Dalam tahap implementasi sistem ini merupakan tahap meletakkan sistem supaya dapat siap untuk dioperasikan. Dalam implementasi Sistem Aplikasi

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Sistem yang Berjalan Analisa sistem pada yang berjalan bertujuan untuk mengidentifikasi serta melakukan evaluasi terhadap sistem pengolahan Pembayaran

Lebih terperinci

Bab 4 Pembahasan dan Hasil

Bab 4 Pembahasan dan Hasil Bab 4 Pembahasan dan Hasil Pada bab ini berisi hasil dan pembahasan berupa implementasi dari rancangan dan pengujian dari aplikasi yang dibangun. 4.1 Pembahasan Aplikasi Dalam perancangan aplikasi sistem

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dewasa ini, institusi pendidikan khususnya perguruan tinggi memanfaatkan teknologi informasi (TI) dalam melaksanakan aktivitas utamanya yaitu layanan akademik. Bentuk

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Sistem 3.1.1 Struktur Organisasi Toko UKM Retal didirikan oleh pemilik toko dimana dalam opreasional toko tersebut menggunakan 2 atau lebih karyawan

Lebih terperinci

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM BAB 3 PERANCANGAN SISTEM 3.1 Rancangan Perangkat Keras. Sistem Evoting adalah sebuah perangkat keras yang dapat dipergunakan sebagai alat untuk memilih suatu pilihan dengan cara menekan tombol-tombol yang

Lebih terperinci

BAB IV ANALIS DAN DESAIN SISTEM. Dari document flow yang prosesnya masih manual lalu dibuat system

BAB IV ANALIS DAN DESAIN SISTEM. Dari document flow yang prosesnya masih manual lalu dibuat system BAB IV ANALIS DAN DESAIN SISTEM Dari document flow yang prosesnya masih manual lalu dibuat system flow yang dirancang mengacu pada document flow yang manual kemudian diubah secara komputerisasi, sehingga

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM III.1 Analisis Sistem Analisis sistem merupakan penguraian dari suatu sistem yang utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN III.1. Analisis Sistem Analisa sistem pada yang berjalan bertujuan untuk mengidentifikasi serta melakukan evaluasi terhadap sistem geografis tata letak les bahasa inggris

Lebih terperinci

BAB V TESTING DAN IMPLEMENTASI SISTEM

BAB V TESTING DAN IMPLEMENTASI SISTEM BAB V TESTING DAN IMPLEMENTASI SISTEM 5.1 Pengujian Sistem Pengujian dapat berarti proses untuk memeriksa apakah suatu perangkat lunak yang dihasilkan sudah dapat dijalankan sesuai dengan standar tertentu.

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Tampilan Hasil Berikut ini dijelaskan tentang tampilan hasil dari Analisis Sistem Informasi Akuntansi Manajemen Inventaris Pada Kantor Kementerian Hukum dan HAM Sumut dengan

Lebih terperinci

Bab 4. Hasil dan Pembahasan

Bab 4. Hasil dan Pembahasan 54 Bab 4 Hasil dan Pembahasan Pada bab ini berisi tentang penerapan sistem dan pembahasan, berdasarkan perancangan yang telah dilakukan pada bab tiga, serta pengujian sistem. Adapun tujuan implementasi

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Analisa terhadap sistem yang sedang berjalan adalah suatu kegiatan untuk

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Analisa terhadap sistem yang sedang berjalan adalah suatu kegiatan untuk BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1. Analisis Sistem Yang Berjalan Analisa terhadap sistem yang sedang berjalan adalah suatu kegiatan untuk mempelajari interaksi sistem yang terdiri atas pelaku

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. yang digunakan oleh CV. DAUN MUDA COMMUNICATION, ini dilakukan

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. yang digunakan oleh CV. DAUN MUDA COMMUNICATION, ini dilakukan BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN 4.1 Prosedur Kerja Praktek Dalam pengumpulan data sebagai bahan penyusunan laporan kerja praktek ini, pendekatan terhadap permasalahan yang dilakukan adalah dengan mempelajari

Lebih terperinci

Bab Implementasi Sistem

Bab Implementasi Sistem 37 Bab 4 Hasil dan Pembahasan 4.1 Implementasi Sistem Basis Data Implementasi model sistem basis data merupakan implementasi dari perancangan basis data yang telah dibuat pada bab sebelumnya. Berdasarkan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1 Hasil Berikut ini akan dijelaskan tentang tampilan hasil perancangan program sistem pendukung keputusan menentukan tunjangan pegawai pada PT. Pertamina EP menggunakan metode

Lebih terperinci

visit : www.marisharingilmu.wordpress.com

visit : www.marisharingilmu.wordpress.com Lisensi Pocket Book Pocket Book ini dapat anda copy dan distribusikan dengan gratis untuk kegiatan pembelajaran. Selamat datang di Pocket Book edisi selanjutnya yaitu Pocket Book : Membuat Aplikasi Java

Lebih terperinci

3.2 Alur Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode SDLC Waterfall menurut Roger S. Pressman. Dapat dilihat pada Gambar 3.1.

3.2 Alur Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode SDLC Waterfall menurut Roger S. Pressman. Dapat dilihat pada Gambar 3.1. BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Alat Dan Bahan Pada saat penelitian dibutuhkan beberapa alat dan bahan untuk mendukung dalam perancangan sistem maupun implementasi aplikasi. 3.1.1 Alat Dalam penelitian pembuatan

Lebih terperinci

Gambar 4.72 Layar Login User

Gambar 4.72 Layar Login User 244 4.3.4 Kebutuhan Personil (Brainware) Kebutuhan personil yang diperlukan dalam implementasi aplikasi sistem basis data pada Fa. Trico Paint Factory adalah sebagai berikut : 1. Technical support, yaitu

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN. Analisis sistem ini merupakan penguraian dari sistem yang utuh, kedalam

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN. Analisis sistem ini merupakan penguraian dari sistem yang utuh, kedalam BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN 4.1 Analisis Kebutuhan Sistem Analisis sistem ini merupakan penguraian dari sistem yang utuh, kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud mengidentifikasi dan mengevaluasi

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak bagian DPP Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi jawa Timur pada saat kerja praktek, dimana proses pencatatan inventaris yang ada

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Hasil Berikut ini adalah tampilan interface untuk Perbandingan Metode LIFO dan Average Terhadap Kontrol Persediaan Barang pada PT.Indosehat Sempurna berbasis Web: 1. Halaman

Lebih terperinci

BAB 4 DESKRIPSI PEKERJAAN. tersebut kedalam laporan perilaku siswa selama 1 hari, 1 bulan, dan 1 tahun.

BAB 4 DESKRIPSI PEKERJAAN. tersebut kedalam laporan perilaku siswa selama 1 hari, 1 bulan, dan 1 tahun. 1 BAB 4 DESKRIPSI PEKERJAAN Dalam merancang, membangun dan mengimplementasikan aplikasi yang dibuat dengan aplikasi sistem informasi pencatatan perilaku siswa menjadi satu kesatuan yang utuh, maka terdapat

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. mempersiapkan kebutuhan system (baik hardware maupun software), persiapan

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. mempersiapkan kebutuhan system (baik hardware maupun software), persiapan BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Implementasi Di dalam tahap implementasi ini terdapat 3 sub tahap, yaitu mempersiapkan kebutuhan system (baik hardware maupun software), persiapan instalasi aplikasi,

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Langkah implementasi merupakan langkah yang dilaksanakan sebagai bentuk integrasi dari perancangan sistem yang akan diaplikasikan pada sistem yang dirancang.

Lebih terperinci

TUJUAN. Memahami Koneksi dan Pemrosesan Basis Data di Java Memahami JDBC Menggunakan MySQL pada program Java

TUJUAN. Memahami Koneksi dan Pemrosesan Basis Data di Java Memahami JDBC Menggunakan MySQL pada program Java TUJUAN Memahami Koneksi dan Pemrosesan Basis Data di Java Memahami JDBC Menggunakan MySQL pada program Java 2 TODAY S MENU Pengenalan library JDBC Diagram pengaksesan database melalui JDBC Step-by-step

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN Bab ini berisi penjelasan tentang analisis, identifikasi masalah, perancangan sistem kerangka pemikiran, struktur tabel basis data dan perancangan antarmuka aplikasi. Dalam

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM 27 BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem ng Sedang Berjalan Adapun analisa sistem yang sedang berjalan dalam saat ini adalah sebagai berikut : III.1.1. Input Adapun yang menjadi analisa

Lebih terperinci

BAB IV PERANCANGAN INTERFACE

BAB IV PERANCANGAN INTERFACE BAB IV PERANCANGAN INTERFACE 4.1 Rancangan Layar 4.1.1 Struktur Program Setelah menganalisa sistem yang sedang berjalan serta melakukan penelitian terhadap perusahaan terkait, maka dapat dapat dirancang

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM Pada bab ini akan dibahas mengenai perancangan sistem pendukung keputusan pemberian bonus berdasarkan penilaian kinerja karyawan pada PT. Centra Material Bangunan dengan

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem yang sedang Berjalan Dalam penulisan skripsi ini, penulis membahas dan menguraikan tentang masalah sistem informasi geografis lokasi pemasaran produk

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Sistem yang Berjalan Analisa sistem pada yang berjalan bertujuan untuk mengidentifikasi serta melakukan evaluasi terhadap Sistem Pendukung Keputusan Pemberian

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1 BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1 Analisis Sistem yang Berjalan Sistem yang sedang berjalan belum tersedia sistem informasi yang berbasis komputer atau dengan kata lain masih dengan cara manual.

Lebih terperinci

BAB 4 PERANCANGAN. Gambar1 Usecase Diagram

BAB 4 PERANCANGAN. Gambar1 Usecase Diagram BAB 4 PERANCANGAN 2.1 Perancangan UML Pada perancangan sistem ini terdapat beberapa perancangan UML yang terdiri dari use case diagram, dan diagram activity yang akan menggambarkan tentang prosedur dari

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Hasil Berikut ini dijelaskan tentang tampilan hasil dari Sistem Informasi Inventaris Armada Taxi Pada PT. Express Limo Nusantara Dengan Metode Jumlah Angka Tahun dapat dilihat

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Masalah Masih banyaknya sebagian dari siswa yang tidak lulus tiap tahunnya dikarenakan sebagian dari siswa masih belum paham dalam mengerjakan soalsoal

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Proses analisa sistem merupakan langkah kedua pada fase pengembangan sistem. Analisa sistem dilakukan untuk mengetahui kelebihan dan

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Yang Sedang Berjalan Proses analisa sistem merupakan langkah kedua pada fase pengembangan sistem. Analisa sistem dilakukan untuk mengetahui kelebihan

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Analisis sistem bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahanpermasalahan

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Analisis sistem bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahanpermasalahan BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Sistem Analisis sistem bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahanpermasalahan yang ada pada sistem. Analisis ini diperlukan sebagai dasar bagi tahapan

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN III.1 Analisis Sistem Analisis sistem pada yang berjalan bertujuan untuk mengidentifikasi serta melakukan evaluasi terhadap sistem yang telah ada pada perusahaan. Analisis

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. digunakan berupa perangkat keras dan perangkat lunak. 8 GB Random Access Memmory (RAM), Sistem Operasi Windows 10.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. digunakan berupa perangkat keras dan perangkat lunak. 8 GB Random Access Memmory (RAM), Sistem Operasi Windows 10. 11 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Peralatan Pendukung Dalam penelitian dibutuhkan beberapa peralatan pendukung untuk mendukung berjalannya perancangan dan implementasi aplikasi. Alat yang digunakan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. yang dibuat. Dari analisa sistem ini juga dapat melihat perbedaan antara sistem

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. yang dibuat. Dari analisa sistem ini juga dapat melihat perbedaan antara sistem BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Analisis Sistem Analisis sistem ini digunakan untuk melihat proses-proses sistem baru yang dibuat. Dari analisa sistem ini juga dapat melihat perbedaan antara sistem yang

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN. Pada sistem antrian di tempat praktek dokter saat ini masih menggunakan

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN. Pada sistem antrian di tempat praktek dokter saat ini masih menggunakan BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 Analisa Masalah 3.1.1 Permasalahan Pada sistem antrian di tempat praktek dokter saat ini masih menggunakan pendaftaran manual, sehingga hal tersebut memunculkan berbagai

Lebih terperinci

BAB IV PERANCANGAN SISTEM. Sistem yang dikembangkan dalam penelitian ini dikhususkan untuk desktop

BAB IV PERANCANGAN SISTEM. Sistem yang dikembangkan dalam penelitian ini dikhususkan untuk desktop 71 BAB IV PERANCANGAN SISTEM 4.1 Rancangan Sistem 4.1.1 Rancangan Umum Tujuan dari desain sistem secara umum adalah untuk memberikan gambaran secara umum kepada user tentang system yang baru. 4.1.2 Kedudukan

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Sistem Implementasi merupakan penerapan dari proses analisis dan perangcangan yang telah dibahas dalam bab sebelumnya. Pada tahapan ini terdapat dua aspek

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN Analisa sistem adalah metode untuk menemukan kelemahan-kelemahan sistem guna memperoleh gambaran terhadap sistem yang akan dikembangkan sehingga dapat diusulkan perbaikkannya.

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI PERANCANGAN

BAB IV IMPLEMENTASI PERANCANGAN BAB IV IMPLEMENTASI PERANCANGAN 4.1 Rancangan Layar Gambar 4.1 Struktur rancangan sistem pengarsipan Surat Ukur secara digital 4.2 Perancangan Database Tahap awal dalam perancangan sistem ini yaitu membuat

Lebih terperinci

BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN Analisis Sistem Analisis sistem dapat didefinisikan sebagai penguraian dari

BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN Analisis Sistem Analisis sistem dapat didefinisikan sebagai penguraian dari BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN 2.1. Analisis Sistem Analisis sistem dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN III.1. Analisa Sistem Yang Sedang Berjalan Sistem yang berjalan pada CV. Baritama Guna Sejahtera saat ini masih menggunakan sistem manual, semua kegiatan yang berhubungan

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 Analisa Sistem Dalam perancangan suatu sistem berbasis komputer perlu adanya analisis sistem. Analisis sistem dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem

Lebih terperinci