INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) (Metode Baru)

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) (Metode Baru)"

Transkripsi

1 INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) (Metode Baru) Kecuk Suhariyanto Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS RI Jakarta, 7 September 2015

2 SEJARAH PENGHITUNGAN IPM 1990: UNDP merilis IPM Human Development Report (HDR) 2010: UNDP menyempurnakan metode IPM (Metode Baru). 1990: 1. DIMENSI/INDIKATOR: a. Kesehatan: Angka Harapan Hidup saat lahir (AHH) b. Pendidikan: Angka Melek Huruf (AMH) Rata-rata Lama Sekolah (RLS) c. Standar Hidup: PDB per kapita 2. AGREGASI INDEKS: Rata-rata Hitung 2010: 1. DIMENSI/INDIKATOR: a. Kesehatan: Angka Harapan Hidup saat lahir (AHH) b. Pendidikan: Harapan Lama Sekolah (HLS) Rata-rata Lama Sekolah (RLS) c. Standar Hidup: PNB per kapita 2. AGREGASI INDEKS: Rata-rata Ukur/Geometrik

3 IPM METODE BARU DI INDONESIA Metode Lama IPM Metode Baru Angka Harapan Hidup saat Lahir (AHH) Angka Harapan Hidup saat Lahir (AHH) Angka Melek Huruf (AMH) Rata-Rata Lama Sekolah (RLS 15 th +) Harapan Lama Sekolah (HLS) Rata-Rata Lama Sekolah (RLS 25 th +) 27 Komoditas PPP 96 Komoditas PPP Rata-Rata Hitung Rata-Rata Ukur/Geometrik IPM = 1 3 I kesehatan + I pengetahuan + I pendapatan x 100 IPM = 3 I kesehatan I pengetahuan I pendapatan x100

4 KEUNGGULAN IPM METODE BARU METODE BARU Menggunakan indikator yang lebih tepat dan dapat membedakan dengan baik (diskriminatif). Dengan memasukkan Rata-rata Lama Sekolah dan angka Harapan Lama Sekolah, bisa didapatkan gambaran yang lebih relevan dalam pendidikan dan perubahan yang terjadi. Capaian yang rendah pada salah satu komponen tidak dapat ditutupi oleh komponen lain yang capaiannya lebih tinggi. Rata-rata Hitung Rata-rata Geometrik

5 DAMPAK PERUBAHAN METODOLOGI 1 Level IPM Secara umum level IPM metode baru LEBIH RENDAH dibanding dengan IPM metode lama Metode Lama Metode Baru 2 Peringkat IPM Sumber: UNDP Terjadi PERUBAHAN PERINGKAT IPM. Peringkat TIDAK BISA DIBANDINGKAN karena perbedaan metodologi dan indikator.

6 Singapura (9) Brunei (30) Malaysia (62) Thailand (89) Indonesia (108) Filipina (117) Vietnam (121) Kamboja (136) Laos (139) Myanmar (150) POSISI IPM INDONESIA World Top Movers in HDI Improvement: Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di ASEAN, 2013 Rank HDI Improvement in Nonincome HDI Income Oman Oman China 2 China Nepal Botswana Nepal Saudi Arabia South Korea 4 Indonesia Libya Hongkong, China 5 Saudi Arabia Algeria Malaysia 6 Lao PDR Tunisia Indonesia 7 Tunisia Iran Malta 8 South Korea Ethiopia Viet Nam 9 Algeria South Korea Mauritius 10 Morocco Indonesia India Sumber: HDR 2014, UNDP IPM Indonesia 2013 sebesar 68,4; peringkat dunia 108/187, di ASEAN berada pada peringkat 5/10, dan masuk dalam kategori menengah. Periode Indonesia termasuk dalam World s Top Movers in HDI improvement.

7 PERKEMBANGAN IPM INDONESIA (BPS) Tren IPM Indonesia, Metode Lama Metode Baru Sumber: BPS, IPM Metode Baru Tahun 2014: IPM 68,90 Angka Harapan Hidup saat Lahir: 70,59 tahun Rata-rata Lama Sekolah: 7,73 tahun Harapan Lama Sekolah: 12,39 tahun Pengeluaran per Kapita per tahun yang Disesuaikan: Rp

8 TREN PERTUMBUHAN IPM INDONESIA IPM Indonesia tumbuh di atas 0,8 % per tahun 0,87% 0,84% 0,90% 0,91% 68,90 68,31 67,70 67,09 66,

9 STATUS PEMBANGUNAN MANUSIA DI PROVINSI, 2014 Papua: 56,75 DKI Jakarta: 78,39 Sangat Tinggi (>80) Kategori IPM: 0-60Belum ada provinsi yang masuk dalam kategori ini Tinggi (70-80) 6 Provinsi: Riau, Kep. Riau, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Bali, Kaltim Sedang (60-70) 27 Provinsi Kecuali Riau, Kep. Riau, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Bali, Kaltim, Papua 1 Provinsi: Papua Rendah (<60)

10 STATUS PEMBANGUNAN MANUSIA DI KABUPATEN/KOTA, 2014 Kab. Nduga: 25,38 Kota Yogyakarta: 83,78 ategori IPM: Sangat Tinggi (>80) 1,4% kab/kota Terdapat 7 kab/kota yang masuk kelompok sangat tinggi Tinggi (70-80) 24,1% kab/kota Terdapat 124 kab/kota yang masuk kelompok tinggi Sedang (60-70) 64,4% kab/kota Terdapat 331 kab/kota yang masuk kelompok sedang Rendah (<60) 10,1% kab/kota Terdapat 52 kab/kota yang masuk kelompok rendah

11 INDIKATOR IPM 2014: Angka Harapan Hidup Sulbar: AHH 64,04 th IPM: 62,24 DIY: AHH 74,50 th IPM: 76,81 Kategori AHH: Kategori AHH: ,2-74,5 68,37-71,2 65,91-68,37 Angka Harapan Hidup (AHH) ,04-65,91

12 INDIKATOR IPM 2014: Harapan Lama Sekolah Papua: HLS 9,94 th IPM 56,75 DIY: HLS 14,85 th IPM: 76,81 ategori EYS: 9.94 Kategori EYS: ,17-14,85 12,24-13,17 9,94-12,24 Harapan Lama Sekolah (HLS) ,94

13 INDIKATOR IPM 2014: Rata-rata Lama Sekolah Papua: RLS 5,76 th IPM: 56,75 Jakarta: RLS 10,54 th IPM: 78,39 do_by_prov_2013.shp Kategori 5.76 MYS: ,71-10, ,92-8, ,05-7,92 Rata-rata Lama Sekolah (RLS) ,76 7,05

14 INDIKATOR IPM 2014: Pengeluaran per Kapita Papua: Pengeluaran Rp 6,4 jt IPM: 56,75 Jakarta: Pengeluaran Rp 16,9 jt IPM: 78,39 egori Pengeluaran: Kategori 6416 Pengeluaran: ,7-16, ,4-11, ,2 9,4 Pengeluaran per Kapita ,4 7,2

15 DKI Jakarta DIY Kaltim Kep. Riau Bali Riau Sulut Banten Sumbar Sumut Aceh Jabar Jateng Kaltara Sulsel Babel Jambi Jatim Sultra Bengkulu Kalteng Kalsel Sumsel Maluku Sulteng Lampung Malut Gorontalo Kalbar NTB NTT Sulbar Papua Barat Papua INDONESIA TOP MOVERS Indonesia Top Movers dalam Peningkatan IPM dan Komponen: Rank Peningkatan IPM AHH EYS MYS Pengeluaran 1 NTT Sulawesi Barat NTT NTB DKI Jakarta 2 NTB NTB Papua Kalimantan Barat Jawa Timur 3 Sulawesi Tengah Sulawesi Tengah Sulawesi Tengah Jambi Kep. Bangka Belitung 4 Kalimantan Barat Jawa Tengah Jawa Barat Sulawesi Tenggara Sumatera Selatan 5 Jambi Jawa Barat Lampung Maluku Jambi IPM Kecepatan peningkatan IPM di NTT dan NTB relatif tinggi meskipun capaian IPM rendah

16 TANTANGAN: Disparitas IPM dalam Provinsi Masih Tinggi Disparitas IPM antar Kabupaten/Kota di dalam Provinsi, 2014 Disparitas IPM antar kab/kota di Papua sangat tinggi Kategori IPM: Kab. Nduga IPM 25,38 Kota Jayapura IPM 77,86 IPM Papua Menurut Kabupaten/Kota, 2014

17 TANTANGAN: Disparitas IPM antara Kota dan Kabupaten Masih Tinggi IPM Indonesia Menurut Kabupaten/Kota, 2014 Kota Kabupaten Sangat Tinggi IPM > 80 6,1% Kota 0,2% Kabupaten 60 IPM < 70 10,2% Kota 77,2% Kabupaten Sedang Kota Yogyakarta IPM 83,78 Kab. Sleman IPM 80,73 Tinggi 70 IPM < 80 IPM < 60 Rendah 83,7% Kota - Kota Subulussalam IPM 60,39 10,1% Kabupaten 12,5% Kabupaten Kab. Nduga IPM 25,38

18 TANTANGAN: Disparitas IPM antara Wilayah Barat dan Timur Masih Tinggi Barat Timur IPM Indonesia Menurut Kabupaten/Kota, 2014 Kota Yogyakarta IPM 83,78 Kota Kendari IPM 81,30 Sangat Tinggi IPM > IPM < 70 Sedang 1,8% Barat 0,6% Timur 65,1% Barat 63,6% Timur Kep. Mentawai IPM 56,73 Tinggi 70 IPM < 80 29,9% Barat IPM < 60 3,3% Barat Rendah Kab. Nduga IPM 25,38 12,5% Timur 23,3% Timur Keterangan: Wilayah Barat: Sumatera, Jawa, Bali, dan Kalimantan Wilayah Timur: Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, Papua

19 TERIMA KASIH

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) (Metode Baru)

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) (Metode Baru) INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) (Metode Baru) NYOTO WIDODO Kepala BPS Provinsi DKI Jakarta Jakarta, 15 September 2015 2 SEJARAH PENGHITUNGAN IPM 1990: UNDP merilis IPM Human Development Report (HDR) 2010:

Lebih terperinci

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) METODE BARU

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) METODE BARU INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) METODE BARU Tujuan utama pembangunan adalah menciptakan lingkungan yang memungkinkan rakyat untuk menikmati umur panjang, sehat, dan menjalankan kehidupan yang produktif

Lebih terperinci

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA METODE BARU UMUR PANJANG DAN HIDUP SEHAT PENGETAHUAN STANDAR HIDUP LAYAK BADAN PUSAT STATISTIK DAFTAR ISI Pembangunan Manusia Perubahan Metodologi IPM Implementasi IPM Metode

Lebih terperinci

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA METODE BARU UMUR PANJANG DAN HIDUP SEHAT PENGETAHUAN STANDAR HIDUP LAYAK BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI KALIMANTAN TENGAH DAFTAR ISI Pembangunan Manusia Perubahan Metodologi

Lebih terperinci

WORKSHOP (MOBILITAS PESERTA DIDIK)

WORKSHOP (MOBILITAS PESERTA DIDIK) WORKSHOP (MOBILITAS PESERTA DIDIK) KONSEP 1 Masyarakat Anak Pendidikan Masyarakat Pendidikan Anak Pendekatan Sektor Multisektoral Multisektoral Peserta Didik Pendidikan Peserta Didik Sektoral Diagram Venn:

Lebih terperinci

POTRET PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TENGAH (Indikator Makro)

POTRET PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TENGAH (Indikator Makro) POTRET PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TENGAH (Indikator Makro) Pusat Data dan Statistik Pendidikan - Kebudayaan Setjen, Kemendikbud Jakarta, 2015 DAFTAR ISI A. Dua Konsep Pembahasan B. Potret IPM 2013 1. Nasional

Lebih terperinci

POTRET PENDIDIKAN PROVINSI SULAWESI BARAT (Indikator Makro)

POTRET PENDIDIKAN PROVINSI SULAWESI BARAT (Indikator Makro) POTRET PENDIDIKAN PROVINSI SULAWESI BARAT (Indikator Makro) Pusat Data dan Statistik Pendidikan - Kebudayaan Kemendikbud Jakarta, 2015 DAFTAR ISI A. Dua Konsep Pembahasan B. Potret IPM 2013 1. Nasional

Lebih terperinci

POTRET PENDIDIKAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU (Indikator Makro)

POTRET PENDIDIKAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU (Indikator Makro) POTRET PENDIDIKAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU (Indikator Makro) Pusat Data dan Statistik Pendidikan - Kebudayaan Setjen, Kemendikbud Jakarta, 2015 DAFTAR ISI A. Dua Konsep Pembahasan B. Potret IPM 2013 1.

Lebih terperinci

REPUBLIK INDONESIA INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA 2013 BADAN PUSAT STATISTIK INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA 2013 2013 : Badan Pusat Statistik Boleh dikutip dengan menyebut sumbernya ISSN : 2086-2369 Nomor Publikasi

Lebih terperinci

POTRET PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TIMUR (Indikator Makro)

POTRET PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TIMUR (Indikator Makro) POTRET PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TIMUR (Indikator Makro) Pusat Data dan Statistik Pendidikan - Kebudayaan Setjen, Kemendikbud Jakarta, 2015 DAFTAR ISI A. Dua Konsep Pembahasan B. Potret IPM 2013 1. Nasional

Lebih terperinci

IPM KABUPATEN BANGKA: CAPAIAN DAN TANTANGAN PAN BUDI MARWOTO BAPPEDA BANGKA 2014

IPM KABUPATEN BANGKA: CAPAIAN DAN TANTANGAN PAN BUDI MARWOTO BAPPEDA BANGKA 2014 IPM KABUPATEN BANGKA: CAPAIAN DAN TANTANGAN PAN BUDI MARWOTO BAPPEDA BANGKA 2014 LATAR BELAKANG Sebelum tahun 1970-an, pembangunan semata-mata dipandang sebagai fenomena ekonomi saja. (Todaro dan Smith)

Lebih terperinci

INDEK KOMPETENSI SEKOLAH SMA/MA (Daya Serap UN Murni 2014)

INDEK KOMPETENSI SEKOLAH SMA/MA (Daya Serap UN Murni 2014) F INDEK KOMPETENSI SEKOLAH SMA/MA (Daya Serap UN Murni 2014) Kemampuan Siswa dalam Menyerap Mata Pelajaran, dan dapat sebagai pendekatan melihat kompetensi Pendidik dalam menyampaikan mata pelajaran 1

Lebih terperinci

INDONESIA Percentage below / above median

INDONESIA Percentage below / above median National 1987 4.99 28169 35.9 Converted estimate 00421 National JAN-FEB 1989 5.00 14101 7.2 31.0 02371 5.00 498 8.4 38.0 Aceh 5.00 310 2.9 16.1 Bali 5.00 256 4.7 30.9 Bengkulu 5.00 423 5.9 30.0 DKI Jakarta

Lebih terperinci

LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 21 JUNI 2019

LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 21 JUNI 2019 LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 21 JUNI 2019 LUAS SERANGAN ORGANISME PENGGANGGU TUMBUHAN (OPT) UTAMA PADA TANAMAN PADI 1. LUAS SERANGAN OPT UTAMA PADA TANAMAN

Lebih terperinci

LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 12 APRIL 2019

LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 12 APRIL 2019 LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 12 APRIL 2019 LUAS SERANGAN ORGANISME PENGGANGGU TUMBUHAN (OPT) UTAMA PADA TANAMAN PADI 1. LUAS SERANGAN OPT UTAMA PADA TANAMAN

Lebih terperinci

C UN MURNI Tahun

C UN MURNI Tahun C UN MURNI Tahun 2014 1 Nilai UN Murni SMP/MTs Tahun 2014 Nasional 0,23 Prov. Sulbar 1,07 0,84 PETA SEBARAN SEKOLAH HASIL UN MURNI, MENURUT KWADRAN Kwadran 2 Kwadran 3 Kwadran 1 Kwadran 4 PETA SEBARAN

Lebih terperinci

PEMETAAN DAN KAJIAN CEPAT

PEMETAAN DAN KAJIAN CEPAT Tujuan dari pemetaan dan kajian cepat pemetaan dan kajian cepat prosentase keterwakilan perempuan dan peluang keterpilihan calon perempuan dalam Daftar Caleg Tetap (DCT) Pemilu 2014 adalah: untuk memberikan

Lebih terperinci

Info Singkat Kemiskinan dan Penanggulangan Kemiskinan

Info Singkat Kemiskinan dan Penanggulangan Kemiskinan Info Singkat Kemiskinan dan Penanggulangan Kemiskinan http://simpadu-pk.bappenas.go.id 137448.622 1419265.7 148849.838 1548271.878 1614198.418 1784.239 1789143.87 18967.83 199946.591 294358.9 2222986.856

Lebih terperinci

INDEKS TENDENSI KONSUMEN (ITK) PROVINSI PAPUA TRIWULAN IV-2016

INDEKS TENDENSI KONSUMEN (ITK) PROVINSI PAPUA TRIWULAN IV-2016 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI PAPUA INDEKS TENDENSI KONSUMEN (ITK) PROVINSI PAPUA TRIWULAN A. Penjelasan Umum No. 11/02/94/Th. VII, 6 Februari 2017 Indeks Tendensi Konsumen (ITK) adalah indikator perkembangan

Lebih terperinci

INDEKS TENDENSI KONSUMEN (ITK) PROVINSI PAPUA TRIWULAN I-2017

INDEKS TENDENSI KONSUMEN (ITK) PROVINSI PAPUA TRIWULAN I-2017 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI PAPUA INDEKS TENDENSI KONSUMEN (ITK) PROVINSI PAPUA TRIWULAN I-2017 A. Penjelasan Umum 1. Indeks Tendensi Konsumen (ITK) I-2017 No. 27/05/94/Th. VII, 5 Mei 2017 Indeks Tendensi

Lebih terperinci

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) PROVINSI PAPUA 2015

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) PROVINSI PAPUA 2015 No. 32/06/94/Th. I, 15 Juni 2016 INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) PROVINSI PAPUA 2015 IPM Provinsi Papua Tahun 2015 Hingga saat ini, pembangunan manusia di Provinsi Papua masih berstatus rendah yang ditunjukkan

Lebih terperinci

EVALUASI PEMBANGUNAN PENDIDIKAN (Indikator Makro)

EVALUASI PEMBANGUNAN PENDIDIKAN (Indikator Makro) EVALUASI PEMBANGUNAN PENDIDIKAN (Indikator Makro) Pusat Data dan Statistik Pendidikan Setjen, Kemdikbud Jakarta, 2013 LATAR BELAKANG LATAR BELAKANG LATAR BELAKANG LATAR BELAKANG KONSEP Masyarakat Anak

Lebih terperinci

PANDUAN PENGGUNAAN Aplikasi SIM Persampahan

PANDUAN PENGGUNAAN Aplikasi SIM Persampahan PANDUAN PENGGUNAAN Aplikasi SIM Persampahan Subdit Pengelolaan Persampahan Direktorat Pengembangan PLP DIREKTORAT JENDRAL CIPTA KARYA KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT Aplikasi SIM PERSAMPAHAN...(1)

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TERPADU PENANGGULANGAN KEMISKINAN

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TERPADU PENANGGULANGAN KEMISKINAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TERPADU PENANGGULANGAN KEMISKINAN DAFTAR ISI Kondisi Umum Program Kesehatan... 1 1. Jumlah Kematian Balita dan Ibu pada Masa Kehamilan, Persalinan atau NifasError! Bookmark not

Lebih terperinci

POTRET KEMISKINAN DAN PENGANGGURAN DI PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

POTRET KEMISKINAN DAN PENGANGGURAN DI PROVINSI KALIMANTAN TENGAH POTRET KEMISKINAN DAN PENGANGGURAN DI PROVINSI KALIMANTAN TENGAH Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Provinsi Kalimantan Tengah 2015 Palangka Raya, 16Desember 2015 DR. Ir. Sukardi, M.Si Kepala BPS

Lebih terperinci

Luas serangan OPT dan DPI (Ha) I OPT ,67 0, II Banjir ,07 0,15. III Kekeringan 3.

Luas serangan OPT dan DPI (Ha) I OPT ,67 0, II Banjir ,07 0,15. III Kekeringan 3. TABEL LAMPIRAN 1. RASIO LUAS SERANGAN OPT DAN DPI TERHADAP LUAS TANAM PADA TANAMAN PADI MUSIM HUJAN 2017/2018, MUSIM KEMARAU 2017 DAN TAHUN 2017 DI INDONESIA URAIAN Luas (Ha) Luas serangan OPT dan DPI

Lebih terperinci

INDEKS TENDENSI KONSUMEN PROVINSI LAMPUNG TRIWULAN I-2016 DAN PERKIRAAN TRIWULAN II-2016

INDEKS TENDENSI KONSUMEN PROVINSI LAMPUNG TRIWULAN I-2016 DAN PERKIRAAN TRIWULAN II-2016 BPS PROVINSI LAMPUNG No. 10/05/18/Th. VI, 4 Mei 2016 INDEKS TENDENSI KONSUMEN PROVINSI LAMPUNG TRIWULAN I-2016 DAN PERKIRAAN TRIWULAN II-2016 INDEKS TENDENSI KONSUMEN LAMPUNG TRIWULAN I-2016 SEBESAR 101,55

Lebih terperinci

DAFTAR ALAMAT MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TAHUN 2008/2009

DAFTAR ALAMAT MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TAHUN 2008/2009 ACEH ACEH ACEH SUMATERA UTARA SUMATERA UTARA SUMATERA BARAT SUMATERA BARAT SUMATERA BARAT RIAU JAMBI JAMBI SUMATERA SELATAN BENGKULU LAMPUNG KEPULAUAN BANGKA BELITUNG KEPULAUAN RIAU DKI JAKARTA JAWA BARAT

Lebih terperinci

LAPORAN MINGGUAN DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 18 MEI 2018

LAPORAN MINGGUAN DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 18 MEI 2018 LAPORAN MINGGUAN DIREKTORAERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 18 MEI 2018 LUAS SERANGAN OPT UTAMA PADA TANAMAN PADI 1. LUAS SERANGAN OPT UTAMA PADA TANAMAN PADI MK 2018 2. LUAS SERANGAN OPT UTAMA PADA TANAMAN

Lebih terperinci

LAPORAN MINGGUAN DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 22 JUNI 2018

LAPORAN MINGGUAN DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 22 JUNI 2018 LAPORAN MINGGUAN DIREKTORAERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 22 JUNI 2018 LUAS SERANGAN OPT UTAMA PADA TANAMAN PADI 1. LUAS SERANGAN OPT UTAMA PADA TANAMAN PADI MK 2018 2. LUAS SERANGAN OPT UTAMA PADA

Lebih terperinci

INDEKS TENDENSI KONSUMEN PROVINSI LAMPUNG TRIWULAN III-2015 DAN PERKIRAAN TRIWULAN IV-2015

INDEKS TENDENSI KONSUMEN PROVINSI LAMPUNG TRIWULAN III-2015 DAN PERKIRAAN TRIWULAN IV-2015 BPS PROVINSI LAMPUNG No. 10/11/18.Th.V, 5 November 2015 INDEKS TENDENSI KONSUMEN PROVINSI LAMPUNG TRIWULAN III-2015 DAN PERKIRAAN TRIWULAN IV-2015 INDEKS TENDENSI KONSUMEN LAMPUNG TRIWULAN III-2015 SEBESAR

Lebih terperinci

INDEKS TENDENSI KONSUMEN

INDEKS TENDENSI KONSUMEN No. 10/02/91 Th. VI, 6 Februari 2012 INDEKS TENDENSI KONSUMEN A. Penjelasan Umum Indeks Tendensi Konsumen (ITK) adalah indikator perkembangan ekonomi terkini yang dihasilkan Badan Pusat Statistik melalui

Lebih terperinci

INDEKS TENDENSI KONSUMEN PROVINSI LAMPUNG TRIWULAN I-2017 DAN PERKIRAAN TRIWULAN II-2017

INDEKS TENDENSI KONSUMEN PROVINSI LAMPUNG TRIWULAN I-2017 DAN PERKIRAAN TRIWULAN II-2017 BPS PROVINSI LAMPUNG No. 10/05/18/Th. VII, 5 Mei 2017 INDEKS TENDENSI KONSUMEN PROVINSI LAMPUNG TRIWULAN I-2017 DAN PERKIRAAN TRIWULAN II-2017 INDEKS TENDENSI KONSUMEN LAMPUNG TRIWULAN I-2017 SEBESAR 101,81

Lebih terperinci

LAPORAN MINGGUAN DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 03 AGUSTUS 2018

LAPORAN MINGGUAN DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 03 AGUSTUS 2018 LAPORAN MINGGUAN DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 03 AGUSTUS 2018 LUAS SERANGAN ORGANISME PENGGANGGU TUMBUHAN (OPT) UTAMA PADA TANAMAN PADI 1. LUAS SERANGAN OPT UTAMA PADA TANAMAN PADI MUSIM

Lebih terperinci

NAMA, LOKASI, ESELONISASI, KEDUDUKAN, DAN WILAYAH KERJA

NAMA, LOKASI, ESELONISASI, KEDUDUKAN, DAN WILAYAH KERJA 2012, No.659 6 LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2012 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI NOMOR PER.07/MEN/IV/2011

Lebih terperinci

IPM 2013 Prov. Kep. Riau (Perbandingan Kab-Kota)

IPM 2013 Prov. Kep. Riau (Perbandingan Kab-Kota) IPM 2013 Prov. Kep. Riau (Perbandingan Kab-Kota) DISTRIBUSI PENCAPAIAN IPM PROVINSI TAHUN 2013 Tahun 2013 Tahun 2013 DKI DIY Sulut Kaltim Riau Kepri Kalteng Sumut Sumbar Kaltara Bengkulu Sumsel Jambi Babel

Lebih terperinci

LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 7 JUNI 2019

LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 7 JUNI 2019 LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 7 JUNI 2019 LUAS SERANGAN ORGANISME PENGGANGGU TUMBUHAN (OPT) UTAMA PADA TANAMAN PADI 1. LUAS SERANGAN OPT UTAMA PADA TANAMAN

Lebih terperinci

LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 1 FEBRUARI 2019

LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 1 FEBRUARI 2019 LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 1 FEBRUARI 2019 LUAS SERANGAN ORGANISME PENGGANGGU TUMBUHAN (OPT) UTAMA PADA TANAMAN PADI 1. LUAS SERANGAN OPT UTAMA PADA TANAMAN

Lebih terperinci

INDEKS TENDENSI KONSUMEN (ITK) PROVINSI PAPUA TRIWULAN I-2016

INDEKS TENDENSI KONSUMEN (ITK) PROVINSI PAPUA TRIWULAN I-2016 No. 25/05/94/Th. VI, 4 Mei 2016 INDEKS TENDENSI KONSUMEN (ITK) PROVINSI PAPUA TRIWULAN A. Penjelasan Umum Indeks Tendensi Konsumen (ITK) adalah indikator perkembangan ekonomi konsumen terkini yang dihasilkan

Lebih terperinci

LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 15 FEBRUARI 2019

LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 15 FEBRUARI 2019 LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 15 FEBRUARI 2019 LUAS SERANGAN ORGANISME PENGGANGGU TUMBUHAN (OPT) UTAMA PADA TANAMAN PADI 1. LUAS SERANGAN OPT UTAMA PADA TANAMAN

Lebih terperinci

KESEHATAN ANAK. Website:

KESEHATAN ANAK. Website: KESEHATAN ANAK Jumlah Sampel dan Indikator Kesehatan Anak Status Kesehatan Anak Proporsi Berat Badan Lahir, 2010 dan 2013 *) *) Berdasarkan 52,6% sampel balita yang punya catatan Proporsi BBLR Menurut

Lebih terperinci

AKSES PELAYANAN KESEHATAN. Website:

AKSES PELAYANAN KESEHATAN. Website: AKSES PELAYANAN KESEHATAN Tujuan Mengetahui akses pelayanan kesehatan terdekat oleh rumah tangga dilihat dari : 1. Keberadaan fasilitas kesehatan 2. Moda transportasi 3. Waktu tempuh 4. Biaya transportasi

Lebih terperinci

LAPORAN MINGGUAN DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 6 JULI 2018

LAPORAN MINGGUAN DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 6 JULI 2018 LAPORAN MINGGUAN DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 6 JULI 2018 LUAS SERANGAN ORGANISME PENGGANGGU TUMBUHAN (OPT) UTAMA PADA TANAMAN PADI 1. LUAS SERANGAN OPT UTAMA PADA TANAMAN PADI MUSIM

Lebih terperinci

NAMA, LOKASI, ESELONISASI, KEDUDUKAN, DAN WILAYAH KERJA. No Nama UPT Lokasi Eselon Kedudukan Wilayah Kerja. Bandung II.b DITJEN BINA LATTAS

NAMA, LOKASI, ESELONISASI, KEDUDUKAN, DAN WILAYAH KERJA. No Nama UPT Lokasi Eselon Kedudukan Wilayah Kerja. Bandung II.b DITJEN BINA LATTAS 5 LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2013 TENTANG PERUBAHAN KETIGA ATAS PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI NOMOR PER.07/MEN/IV/2011

Lebih terperinci

LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 16 AGUSTUS 2018

LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 16 AGUSTUS 2018 LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 16 AGUSTUS 2018 LUAS SERANGAN ORGANISME PENGGANGGU TUMBUHAN (OPT) UTAMA PADA TANAMAN PADI 1. LUAS SERANGAN OPT UTAMA PADA TANAMAN

Lebih terperinci

DATA SOSIAL EKONOMI STRATEGIS. April 2017

DATA SOSIAL EKONOMI STRATEGIS. April 2017 DATA SOSIAL EKONOMI STRATEGIS April 2017 2 Data Sosial Ekonomi Strategis April 2017 Ringkasan Indikator Strategis Pertumbuhan Ekonomi Inflasi Perdagangan Internasional Kemiskinan & Rasio Gini Ketenagakerjaan

Lebih terperinci

HASIL Ujian Nasional SMP - Sederajat. Tahun Ajaran 2013/2014

HASIL Ujian Nasional SMP - Sederajat. Tahun Ajaran 2013/2014 HASIL Ujian Nasional SMP - Sederajat Tahun Ajaran 213/21 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta, 13 Juni 21 1 Ringkasan Hasil Akhir UN - SMP Tahun 213/21 Peserta UN 3.773.372 3.771.37 (99,9%) ya

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pendekatan pembangunan manusia telah menjadi tolak ukur pembangunan. pembangunan, yaitu United Nations Development Programme (UNDP)

BAB I PENDAHULUAN. Pendekatan pembangunan manusia telah menjadi tolak ukur pembangunan. pembangunan, yaitu United Nations Development Programme (UNDP) BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Sumber Daya Manusia (SDM) adalah kekayaan suatu negara yang dijadikan sebagai modal dasar pembangunan. Pembangunan bertujuan untuk menciptakan lingkungan

Lebih terperinci

LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 7 DESEMBER 2018

LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 7 DESEMBER 2018 LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 7 DESEMBER 2018 LUAS SERANGAN ORGANISME PENGGANGGU TUMBUHAN (OPT) UTAMA PADA TANAMAN PADI 1. LUAS SERANGAN OPT UTAMA PADA TANAMAN

Lebih terperinci

LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 09 NOVEMBER 2018

LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 09 NOVEMBER 2018 LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 09 NOVEMBER 2018 LUAS SERANGAN ORGANISME PENGGANGGU TUMBUHAN (OPT) UTAMA PADA TANAMAN PADI 1. LUAS SERANGAN OPT UTAMA PADA TANAMAN

Lebih terperinci

LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 10 MEI 2019

LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 10 MEI 2019 LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 10 MEI 2019 LUAS SERANGAN ORGANISME PENGGANGGU TUMBUHAN (OPT) UTAMA PADA TANAMAN PADI 1. LUAS SERANGAN OPT UTAMA PADA TANAMAN

Lebih terperinci

INDEKS TENDENSI KONSUMEN PROVINSI LAMPUNG TRIWULAN II-2016 DAN PERKIRAAN TRIWULAN III-2016

INDEKS TENDENSI KONSUMEN PROVINSI LAMPUNG TRIWULAN II-2016 DAN PERKIRAAN TRIWULAN III-2016 BPS PROVINSI LAMPUNG No. 10/08/18/Th. VI, 5 Agustus 2016 INDEKS TENDENSI KONSUMEN PROVINSI LAMPUNG TRIWULAN II-2016 DAN PERKIRAAN TRIWULAN III-2016 INDEKS TENDENSI KONSUMEN LAMPUNG TRIWULAN II-2016 SEBESAR

Lebih terperinci

LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 4 JANUARI 2019

LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 4 JANUARI 2019 LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 4 JANUARI 2019 LUAS SERANGAN ORGANISME PENGGANGGU TUMBUHAN (OPT) UTAMA PADA TANAMAN PADI 1. LUAS SERANGAN OPT UTAMA PADA TANAMAN

Lebih terperinci

PEMBIAYAAN KESEHATAN. Website:

PEMBIAYAAN KESEHATAN. Website: PEMBIAYAAN KESEHATAN Pembiayaan Kesehatan Pembiayaan kesehatan adalah besarnya dana yang harus disediakan untuk menyelenggarakan dan atau memanfaatkan upaya kesehatan/memperbaiki keadaan kesehatan yang

Lebih terperinci

Propinsi Kelas 1 Kelas 2 Jumlah Sumut Sumbar Jambi Bengkulu Lampung

Propinsi Kelas 1 Kelas 2 Jumlah Sumut Sumbar Jambi Bengkulu Lampung 2.11.3.1. Santri Berdasarkan Kelas Pada Madrasah Diniyah Takmiliyah (Madin) Tingkat Ulya No Kelas 1 Kelas 2 1 Aceh 19 482 324 806 2 Sumut 3 Sumbar 1 7-7 4 Riau 5 Jambi 6 Sumsel 17 83 1.215 1.298 7 Bengkulu

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Selama awal perkembangan literatur pembagunan, kesuksesan

BAB I PENDAHULUAN. Selama awal perkembangan literatur pembagunan, kesuksesan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Selama awal perkembangan literatur pembagunan, kesuksesan pembangunan diindikasikan dengan peningkatan pendapatan per kapita dengan anggapan bahwa peningkatan pendapatan

Lebih terperinci

INDEKS TENDENSI KONSUMEN PROVINSI LAMPUNG TRIWULAN IV-2016 DAN PERKIRAAN TRIWULAN I-2017

INDEKS TENDENSI KONSUMEN PROVINSI LAMPUNG TRIWULAN IV-2016 DAN PERKIRAAN TRIWULAN I-2017 BPS PROVINSI LAMPUNG No. 10/02/18 TAHUN VII, 6 Februari 2017 INDEKS TENDENSI KONSUMEN PROVINSI LAMPUNG TRIWULAN IV-2016 DAN PERKIRAAN TRIWULAN I-2017 INDEKS TENDENSI KONSUMEN LAMPUNG TRIWULAN IV-2016 SEBESAR

Lebih terperinci

INDEKS TENDENSI KONSUMEN PROVINSI LAMPUNG TRIWULAN III-2016 DAN PERKIRAAN TRIWULAN IV-2016

INDEKS TENDENSI KONSUMEN PROVINSI LAMPUNG TRIWULAN III-2016 DAN PERKIRAAN TRIWULAN IV-2016 BPS PROVINSI LAMPUNG No. 10/11/18/Th. VI, 7 November 2016 INDEKS TENDENSI KONSUMEN PROVINSI LAMPUNG TRIWULAN III-2016 DAN PERKIRAAN TRIWULAN IV-2016 INDEKS TENDENSI KONSUMEN LAMPUNG TRIWULAN III-2016 SEBESAR

Lebih terperinci

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) METODE BARU

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) METODE BARU INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) METODE BARU H.Nevi Hendri, S.Si Soreang, 1 Oktober 2015 Pendahuluan Metodologi IPM Hasil Penghitungan IPM Metode Baru Penutup Pendahuluan SEJARAH PENGHITUNGAN IPM 1990:

Lebih terperinci

MENTERI PEKERJAAN UMUM REPUBLIK INDONESIA

MENTERI PEKERJAAN UMUM REPUBLIK INDONESIA MENTERI PEKERJAAN UMUM REPUBLIK INDONESIA Disampaikan pada: SEMINAR NASIONAL FEED THE WORLD JAKARTA, 28 JANUARI 2010 Pendekatan Pengembangan Wilayah PU Pengembanga n Wilayah SDA BM CK Perkim BG AM AL Sampah

Lebih terperinci

REALISASI PEMBANGUNAN EMBUNG DAN BANGUNAN PENAMPUNG AIR LAINNYA TAHUN

REALISASI PEMBANGUNAN EMBUNG DAN BANGUNAN PENAMPUNG AIR LAINNYA TAHUN Kementerian, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesaia REALISASI PEMBANGUNAN EMBUNG DAN BANGUNAN PENAMPUNG AIR LAINNYA TAHUN 2017 2019 Disampaikan pada Kick Of Meeting Peningkatan

Lebih terperinci

PROGRAM DAN KEBIJAKAN PERBENIHAN TAHUN 2019

PROGRAM DAN KEBIJAKAN PERBENIHAN TAHUN 2019 #benih bersertifikat petani sejahtera PROGRAM DAN KEBIJAKAN PERBENIHAN TAHUN 2019 1 DIREKTORAT PERBENIHAN DIREKTORAT JENDERAL TANAMAN PANGAN 2 BENIH DAPAT BERKONTRIBUSI DALAM UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS

Lebih terperinci

INDEKS TENDENSI BISNIS DAN INDEKS TENDENSI KONSUMEN TRIWULAN I-2013

INDEKS TENDENSI BISNIS DAN INDEKS TENDENSI KONSUMEN TRIWULAN I-2013 BADAN PUSAT STATISTIK No. 34/05/Th. XVI, 6 Mei 2013 INDEKS TENDENSI BISNIS DAN INDEKS TENDENSI KONSUMEN TRIWULAN I-2013 KONDISI BISNIS DAN EKONOMI KONSUMEN MENINGKAT A. INDEKS TENDENSI BISNIS A. Penjelasan

Lebih terperinci

Profil Keaksaraan: Hasil Sensus Penduduk 2010

Profil Keaksaraan: Hasil Sensus Penduduk 2010 Profil Keaksaraan: Hasil Sensus Penduduk 2010 Razali Ritonga, MA razali@bps.go.id Direktur Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan Badan Pusat Statistik 15 SEPTEMBER 2012 1 PENGANTAR SENSUS: Perintah

Lebih terperinci

LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 15 MARET 2019

LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 15 MARET 2019 LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 15 MARET 2019 LUAS SERANGAN ORGANISME PENGGANGGU TUMBUHAN (OPT) UTAMA PADA TANAMAN PADI 1. LUAS SERANGAN OPT UTAMA PADA TANAMAN

Lebih terperinci

ANALISIS DAMPAK INVESTASI PEMERINTAH SEKTOR PENDIDIKAN DAN KESEHATAN TERHADAP PEMBANGUNAN MANUSIA

ANALISIS DAMPAK INVESTASI PEMERINTAH SEKTOR PENDIDIKAN DAN KESEHATAN TERHADAP PEMBANGUNAN MANUSIA ANALISIS DAMPAK INVESTASI PEMERINTAH SEKTOR PENDIDIKAN DAN KESEHATAN TERHADAP PEMBANGUNAN MANUSIA (Studi Kasus : Kawasan Timur Indonesia Periode 2001-2003) OLEH ANGGA OKTAPRIONO H14103091 DEPARTEMEN ILMU

Lebih terperinci

Disabilitas. Website:

Disabilitas. Website: Disabilitas Konsep umum Setiap orang memiliki peran tertentu = bekerja dan melaksanakan kegiatan / aktivitas rutin yang diperlukan Tujuan Pemahaman utuh pengalaman hidup penduduk karena kondisi kesehatan

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. dr. Pattiselanno Roberth Johan, MARS NIP

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. dr. Pattiselanno Roberth Johan, MARS NIP KATA PENGANTAR Keberhasilan pembangunan kesehatan membutuhkan perencanaan yang baik yang didasarkan pada data dan informasi kesehatan yang tepat dan akurat serta berkualitas, sehingga dapat menggambarkan

Lebih terperinci

INDEKS TENDENSI BISNIS DAN INDEKS TENDENSI KONSUMEN TRIWULAN I-2015

INDEKS TENDENSI BISNIS DAN INDEKS TENDENSI KONSUMEN TRIWULAN I-2015 BADAN PUSAT STATISTIK No. 46/05/Th. XVIII, 5 Mei 2015 INDEKS TENDENSI BISNIS DAN INDEKS TENDENSI KONSUMEN TRIWULAN I-2015 KONDISI BISNIS MENURUN NAMUN KONDISI EKONOMI KONSUMEN SEDIKIT MENINGKAT A. INDEKS

Lebih terperinci

PENERBITAN IAR TAHUN 2018

PENERBITAN IAR TAHUN 2018 Update : 12 Februari 2019 IAR TAHUN 2018 JANUARI BALI 39 7 0 46 46 BANTEN 30 5 5 40 40 BENGKULU 39 5 2 46 46 D.I YOGYAKARTA 51 0 3 54 54 DKI JAKARTA 95 7 5 107 107 GORONTALO 27 15 1 43 43 JAWA BARAT 325

Lebih terperinci

BERITA RESMI STATISTIK

BERITA RESMI STATISTIK Inflai BERITA RESMI STATISTIK BPS PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT No. 74/11/52/Th VII, 7 November 2016 INDEKS TENDENSI KONSUMEN (ITK) TRIWULAN III-2016 A. Penjelasan Umum Indeks Tendensi Konsumen (ITK) adalah

Lebih terperinci

PAGU SATUAN KERJA DITJEN BINA MARGA 2012

PAGU SATUAN KERJA DITJEN BINA MARGA 2012 No Kode PAGU SATUAN KERJA DITJEN BINA MARGA 2012 Nama Satuan Kerja Pagu Dipa 1 4497035 DIREKTORAT BINA PROGRAM 68,891,505.00 2 4498620 PELAKSANAAN JALAN NASIONAL WILAYAH I PROVINSI JATENG 422,599,333.00

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,

Lebih terperinci

INDEKS KEBAHAGIAAN KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2017

INDEKS KEBAHAGIAAN KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2017 Nomor : 048/08/63/Th.XX, 15 Agustus 2017 INDEKS KEBAHAGIAAN KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2017 INDEKS KEBAHAGIAAN KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2017 SEBESAR 71,99 (SKALA 0-100) Kebahagiaan Kalimantan Selatan tahun

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 45/08/61/Th. XV, 6 Agustus 2012 INDEKS TENDENSI KONSUMEN KALIMANTAN BARAT TRIWULAN II- 2012 Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Kalimantan Barat pada II-2012 sebesar 109,62;

Lebih terperinci

INDEKS TENDENSI KONSUMEN PROVINSI LAMPUNG TRIWULAN II-2017 DAN PERKIRAAN TRIWULAN III-2017

INDEKS TENDENSI KONSUMEN PROVINSI LAMPUNG TRIWULAN II-2017 DAN PERKIRAAN TRIWULAN III-2017 BPS PROVINSI LAMPUNG No. 10/08/18/Th.VII, 7 Agustus 2017 INDEKS TENDENSI KONSUMEN PROVINSI LAMPUNG TRIWULAN II-2017 DAN PERKIRAAN TRIWULAN III-2017 INDEKS TENDENSI KONSUMEN LAMPUNG TRIWULAN II-2017 SEBESAR

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 28/ 05/ 61/ Th,XVI, 6 Mei 2013 INDEKS TENDENSI KONSUMEN KALIMANTAN BARAT TRIWULAN I- 2013 A. Kondisi Ekonomi Konsumen Triwulan I-2013 Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Kalimantan

Lebih terperinci

PROFIL KEMISKINAN DAN KETIMPANGAN DI INDONESIA

PROFIL KEMISKINAN DAN KETIMPANGAN DI INDONESIA PROFIL KEMISKINAN DAN KETIMPANGAN DI INDONESIA Disampaikan pada Diskusi Media FMB9 Kecuk Suhariyanto Kepala BPS Senin, 30 Juli 2018 KERANGKA PAPARAN 1 2 PROFIL KEMISKINAN DI INDONESIA TINGKAT KETIMPANGAN

Lebih terperinci

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA 2013

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA 2013 REPUBLIK INDONESIA INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA 2013 BADAN PUSAT STATISTIK INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA 2013 2013 : Badan Pusat Statistik Boleh dikutip dengan menyebut sumbernya ISSN : 2086-2369 Nomor Publikasi

Lebih terperinci

WORKSHOP KOMPILASI DATA SATUAN PENDIDIKAN DAN PROSES PEMBELAJARAN. Pusat Data dan Statistik Pendidikan - Kebudayaan Setjen, Kemendikbud Jakarta

WORKSHOP KOMPILASI DATA SATUAN PENDIDIKAN DAN PROSES PEMBELAJARAN. Pusat Data dan Statistik Pendidikan - Kebudayaan Setjen, Kemendikbud Jakarta WORKSHOP KOMPILASI DATA SATUAN PENDIDIKAN DAN PROSES PEMBELAJARAN Pusat Data dan Statistik Pendidikan - Kebudayaan Setjen, Kemendikbud Jakarta Kab. Karimun, 2015 PAPARAN PENDAHULUAN A. DAPODIK B. WORKSHOP

Lebih terperinci

Seri Lalulintas Domestik Hasil Perikanan Nasional

Seri Lalulintas Domestik Hasil Perikanan Nasional Seri Lalulintas Domestik Hasil Perikanan Nasional 2017 Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Seri Lalulintas Domestik Hasil Perikanan

Lebih terperinci

Mekanisme Pelaksanaan Musrenbangnas 2017

Mekanisme Pelaksanaan Musrenbangnas 2017 Mekanisme Pelaksanaan Musrenbangnas 2017 - Direktur Otonomi Daerah Bappenas - Temu Triwulanan II 11 April 2017 1 11 April 11-21 April (7 hari kerja) 26 April 27-28 April 2-3 Mei 4-5 Mei 8-9 Mei Rakorbangpus

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/ BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL. Capaian Pembangunan. Tahun 2017 dan Tahun 2018 (Hingga TW III)

KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/ BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL. Capaian Pembangunan. Tahun 2017 dan Tahun 2018 (Hingga TW III) KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/ BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL Capaian Pembangunan Tahun 2017 dan Tahun 2018 (Hingga TW III) Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi, dan Pengendalian Pembangunan

Lebih terperinci

DRAF APK-APM PENDIDIKAN TAHUN 2017

DRAF APK-APM PENDIDIKAN TAHUN 2017 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan DRAF APK-APM PENDIDIKAN TAHUN 2017 Cutoff data tanggal 30-Nov-2017 PDSPK, Setjen Kemendikbud Jakarta, 11 Desember 2017 DRAF APK-APM PENDIDIKAN TAHUN AJARAN 2017/2018

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. dr. Pattiselanno Roberth Johan, MARS NIP

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. dr. Pattiselanno Roberth Johan, MARS NIP KATA PENGANTAR Keberhasilan pembangunan kesehatan membutuhkan perencanaan yang baik yang didasarkan pada data dan informasi kesehatan yang tepat dan akurat serta berkualitas, sehingga dapat menggambarkan

Lebih terperinci

PERCEPATAN SERAP GABAH UNTUK PERKUAT CADANGAN BERAS PEMERINTAH (CBP)

PERCEPATAN SERAP GABAH UNTUK PERKUAT CADANGAN BERAS PEMERINTAH (CBP) PERCEPATAN SERAP GABAH UNTUK PERKUAT CADANGAN BERAS PEMERINTAH (CBP) Rabu, 5 Juni 2018 Dr. Ir. Agung Hendriadi, M.Eng. KEPALA BADAN KETAHANAN PANGAN KEMENTERIAN PERTANIAN 1 NERACA PRODUKSI DAN KEBUTUHAN

Lebih terperinci

LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 26 APRIL 2019

LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 26 APRIL 2019 LAPORAN SERANGAN OPT DAN DPI DIREKTORAT PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN PERIODE 26 APRIL 2019 LUAS SERANGAN ORGANISME PENGGANGGU TUMBUHAN (OPT) UTAMA PADA TANAMAN PADI 1. LUAS SERANGAN OPT UTAMA PADA TANAMAN

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. kemiskinan belum dapat dikurangi secara drastis. Menurut data Badan Pusat

BAB I PENDAHULUAN. kemiskinan belum dapat dikurangi secara drastis. Menurut data Badan Pusat BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kondisi makro perekonomian Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan kinerja yang membaik walaupun permasalahan pengangguran dan kemiskinan belum dapat dikurangi

Lebih terperinci

PUSAT DISTRIBUSI DAN CADANGAN PANGAN BADAN KETAHANAN PANGAN RENCANA PENGEMBANGAN SISTEM DISTRIBUSI DAN STABILITAS HARGA PANGAN TAHUN 2015

PUSAT DISTRIBUSI DAN CADANGAN PANGAN BADAN KETAHANAN PANGAN RENCANA PENGEMBANGAN SISTEM DISTRIBUSI DAN STABILITAS HARGA PANGAN TAHUN 2015 PUSAT DISTRIBUSI DAN CADANGAN PANGAN BADAN KETAHANAN PANGAN RENCANA PENGEMBANGAN SISTEM DISTRIBUSI DAN STABILITAS HARGA PANGAN TAHUN 2015 Workshop Perencanaan Ketahanan Pangan Tingkat Nasional Tahun 2015

Lebih terperinci

Press Release Quick Count Charta Politika Jakarta, 18 April 2019

Press Release Quick Count Charta Politika Jakarta, 18 April 2019 Press Release Quick Count Charta Politika Jakarta, 18 April 2019 Pemilihan Umum Serentak 2019 telah selesai dilakukan. Masyarakat telah menentukan pilihannya pada pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN PELAKSANAAN PROGRAM DAN KEGIATAN UPSUS PENINGKATAN PRODUKSI PADI, JAGUNG, DAN KEDELAI TAHUN 2015

PERKEMBANGAN PELAKSANAAN PROGRAM DAN KEGIATAN UPSUS PENINGKATAN PRODUKSI PADI, JAGUNG, DAN KEDELAI TAHUN 2015 PERKEMBANGAN PELAKSANAAN PROGRAM DAN KEGIATAN UPSUS PENINGKATAN PRODUKSI PADI, JAGUNG, DAN KEDELAI TAHUN 2015 Bahan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Pertanian Nasional 3 4 Juni 2015 KEMENTERIAN PERTANIAN

Lebih terperinci

GAMBARAN UMUM KINERJA PEREKONOMIAN INDONESIA

GAMBARAN UMUM KINERJA PEREKONOMIAN INDONESIA IV. GAMBARAN UMUM KINERJA PEREKONOMIAN INDONESIA 4.1 Pertumbuhan Ekonomi Pertumbuhan ekonomi menunjukkan volume peningkatan output ekonomi dari tahun ke tahun yang dihitung dari PDRB atas dasar harga konstan.

Lebih terperinci

CEDERA. Website:

CEDERA. Website: CEDERA Definisi Cedera Cedera merupakan kerusakan fisik pada tubuh manusia yang diakibatkan oleh kekuatan yang tidak dapat ditoleransi dan tidak dapat diduga sebelumnya Definisi operasional: Cedera yang

Lebih terperinci

Assalamu alaikum Wr. Wb.

Assalamu alaikum Wr. Wb. Sambutan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Assalamu alaikum Wr. Wb. Sebuah kebijakan akan lebih menyentuh pada persoalan yang ada apabila dalam proses penyusunannya

Lebih terperinci

4.01. Jumlah Lembaga Pada PTAIN dan PTAIS Tahun Akademik 2011/2012

4.01. Jumlah Lembaga Pada PTAIN dan PTAIS Tahun Akademik 2011/2012 4.01. Jumlah Lembaga Pada PTAIN dan PTAIS Jumlah Lembaga No. Provinsi PTAIN PTAIS Jumlah 1. Aceh 3 20 23 2. Sumut 2 40 42 3. Sumbar 3 19 22 4. Riau 1 22 23 5. Jambi 2 15 17 6. sumsel 1 13 14 7. Bengkulu

Lebih terperinci

TINGKAT KETIMPANGAN PENGELUARAN PENDUDUK MALUKU UTARA SEPTEMBER 2016

TINGKAT KETIMPANGAN PENGELUARAN PENDUDUK MALUKU UTARA SEPTEMBER 2016 No. 11/02/82/Th. XVI, 1 Februari 2017 TINGKAT KETIMPANGAN PENGELUARAN PENDUDUK MALUKU UTARA SEPTEMBER 2016 GINI RATIO DI MALUKU UTARA KEADAAN SEPTEMBER 2016 SEBESAR 0,309 Pada September 2016, tingkat ketimpangan

Lebih terperinci

KINERJA TATA KELOLA PROVINSI SULTENG

KINERJA TATA KELOLA PROVINSI SULTENG KINERJA TATA KELOLA PROVINSI SULTENG SEKILAS TENTANG IGI Indonesia Governance Index (IGI) adalah pengukuran kinerja tata kelola pemerintahan (governance) di Indonesia yang sangat komprehensif. Pada saat

Lebih terperinci

INDEKS TENDENSI KONSUMEN (ITK) PROVINSI BENGKULU TRIWULAN III TAHUN 2016 SEBESAR 109,22

INDEKS TENDENSI KONSUMEN (ITK) PROVINSI BENGKULU TRIWULAN III TAHUN 2016 SEBESAR 109,22 No. 66/11/17/VI, 7 November 2016 INDEKS TENDENSI KONSUMEN (ITK) PROVINSI BENGKULU TRIWULAN III TAHUN 2016 SEBESAR 109,22 A. Kondisi Ekonomi Konsumen Triwulan III-2016 Indeks Tendensi Konsumen (ITK) triwulan

Lebih terperinci

ProfilAnggotaDPRdan DPDRI 2014-2019. Pusat Kajian Politik Departemen Ilmu Politik FISIP UniversitasIndonesia 26 September 2014

ProfilAnggotaDPRdan DPDRI 2014-2019. Pusat Kajian Politik Departemen Ilmu Politik FISIP UniversitasIndonesia 26 September 2014 ProfilAnggotaDPRdan DPDRI 2014-2019 Pusat Kajian Politik Departemen Ilmu Politik FISIP UniversitasIndonesia 26 September 2014 Pokok Bahasan 1. Keterpilihan Perempuan di Legislatif Hasil Pemilu 2014 2.

Lebih terperinci

KESEHATAN INDERA PENGLIHATAN PENDENGARAN. Website:

KESEHATAN INDERA PENGLIHATAN PENDENGARAN. Website: KESEHATAN INDERA PENGLIHATAN PENDENGARAN Pendahuluan Indera penglihatan dan pendengaran saja Data prevalensi kebutaan dan ketulian skala nasional perlu diperbarui Keterbatasan waktu untuk pemeriksaan mata

Lebih terperinci