PEMBANGUNAN MRT TERANCAM MANDEK

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PEMBANGUNAN MRT TERANCAM MANDEK"

Transkripsi

1 NO. 450 l selasa, 21 juli 2015 l TAHUN KE-2 1 Perkotaan PEMBANGUNAN MRT TERANCAM MANDEK Terbentur Pembebasan Lahan di Lebak Bulus Halaman 3 DKI Siap Bangun 10 Jalur Uji KIR lagi Halaman 4 Daging Sapi Ogah Turun Halaman 8

2 2 Aspirasi Warga Disiarkan oleh: PT Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986, 13 Maret 1986 Pos Kota Online: Penasihat Ahli: H.Sofyan Lubis Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi: H. Toto Irianto Wakil Pemimpin Umum: H. Joko Lestari Wakil Pemimpin Redaksi: Hj. Irdawati Wakil Pemimpin Redaksi Online: Binsar Aritonang Pemimpin Perusahaan: Hj. Nurmali Nurman, MBA GM Pabrik Kertas: Risyur St Bongsu Kepala Bagian Iklan: Ali Usodo Kepala Bagian Pemasaran: Monang Sitorus Wakil Kepala Bagian Iklan: Nenny Indriasari Telepon Pengaduan Redaksi : Telepon Pengaduan Iklan: Pemasaran: Redaktur Pelaksana: H. Syahdu Utoro Sekretaris Redaksi : H. Endang Mihardi Redaktur Senior: H.Gunarso Ts, M. Djoko Yuwono. Redaktur: H.Sugeng Indarto, H.Raffles Lesmana, H.M.Dirham Sabirin, Dhika Kamesywara, H.Aden Kasadeni, Yuli Purwaningsih, Hari Bukhari, Untung Sumarwan, Sutiyono, Dimas Supriyanto, H. Syamsir Bastian. Staf Redaksi: H. Kamsul Hasan, H. Herman Budhi Wicaksono, Agus Suzana, Warto Nur Alam, H.Chaerul Djamal, Percoyok, Bambang Suharnomo, Abdul Haris Irawan, H. Dwiyantoro, H. Saban Jr, Suryono Hadiyanto, Agus Santosa, Triharyanto, Achmad Sungkawa, H. Edisaputra Hasibuan (non aktif), Tri Haryanti, H. Rinaldi Rais, Anton Pulung, Bambang Prihandoko, Budi Setiawan, Rachmi Kurnia Siregar, Joko Sudadi, John Bardi, Sutarta, H. Chotim Wibowo, Faisal, Iwan Sukmawan, Sherly Silaen, H. Agus Johara, M. Kurniawati, Ballian R. Siregar, Winoto, Sutiyo, Rizal Siregar, Yahya Abdul Hakim, Ilham S.Tanjung, Deni Zainudin, Suwandi, Sumiyati, Yopi Melianton Doroh, Ali Nurdin Harahap, Anggara S. Rengganis, Guruh Nara Persada, Maulina E. Nasution, Yulian Saputra, Muchamad Ifand, Embun Khairunnisa, Angga Pahlevi, Junius Simamora. Kartunis/Karikaturis: Koeswondo DS, Budi Prihono, A. Rahman, Yudhi Himawan, Adjis Gurauf, Aris Setiadi, Agung SW, Cahyono Fotografer: Timyadi, Rihadin, Fernando Toga, Yogi Ayodya. Design Grafis: Hiryanto, Kursin, As ari, Sukatmo, Firmansyah, Eryanto, Doharman T, Abdul Kohar, Widi Pramudio, Ikbal Muqorobin, Yendhi Yusriadi. Koresponden: Nourkinan (Karawang), H. Rahmat Haryono (Banten), Taryani (Indramayu), Sudarman (Cirebon), M.Hasbi Yahya (Palembang), Suatmadji (Semarang), Dono Darsono (Bandung), Nurkomar Hadi (Surabaya), Dadan Sukmana (Purwakarta), Koesmayanti (Lampung), Kristo Samosir (Medan), Eman Sulaeman (Sukabumi). Alamat Redaksi: Jalan Gajah Mada No Jakarta Barat Telepon: (Hunting), , , Facsimile: Telepon Iklan: Pencetak: PT Metro Pos. Isi di luar tanggung jawab percetakan. Isi SMS kiriman warga di luar tanggung jawab penerbit. Pemuatan foto kegiatan warga tidak dipungut biaya. Warga Kapuk Takut Flu Burung l Peliput: Tarta Warga di RT 021/12 Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, diminta tidak memelihara unggas atau ayam di lingkungan pemukiman. Karena, kotorannya selain menimbulkan bau juga bisa membahayakan kesehatan yaitu menimbulkan penyakit flu burung. Imbauan tersebut disampaikan Lurah Kapuk, Firmansyah kepada beberapa warga yang masih memelihara ayam di lingkungannya. Hal ini sebagai respon atas keluhan warga ke Pos Kota melalui SMS Aspirasi Warga Jakarta. Isi pesannya, Yth. Bapak Lurah Kapuk. Tolong ke lapangan di wilayah RT 021/12 belakang APM Air masih ada yang piara ayam di lingkungan padat penduduk. Apa harus menunggu ada korban flu burung dulu baru bertindak? Mohon perhatian Bapak Lurah Kapuk. Terima kasih. ( xxx). Mereka Akan Menjual Ayam Peliharaannya Firmansyah, Lurah Kapuk PINDAHKAN Lurah Kapuk, Firmansyah menegaskan pihaknya sudah mengecek ke pemukiman warga tersebut dan mendapati beberapa warga yang memelihara ayam. Kami sudah melakukan pendekatan persuasif kepada warga yang memelihara ayam. Mereka tidak keberatan dan akan menjual dan memindahkannya, jelas Firmansyah, Senin (20/7). Lurah beri waktu untuk menjual atau memindahkan. Kalau nanti masih kedapatan memelihara ayam, terpaksa akan dimusnahkan dengan dipotong. Tentunya kalau tidak menaati, jelasnya. Tidak hanya pihak kelurahan yang mendatangi lokasi, dari Kasi Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan Kecamatan Cengkareng juga telah menyosialisasikan kepada warga. Memang sesuai aturan warga dilarang memelihara unggas atau ayam di lingkungan pemukiman, karena berdampak pada kesehatan, katanya. n ak

3 3 Infrastruktur PEMBANGUNAN MRT TERANCAM MANDEK Terbentur Pembebasan Lahan di Lebak Bulus l Peliput: John Pembangunan MRT di kawasan Lebak Bulus mandek. Hal tersebut disebabkan masalah pembebasan lahan. Karena itu, Gubernur Ahok segera menempuh jalur hukum. Ia menjelaskan, mandeknya proyek mass rapid transit (MRT) di Lebak Bulus dikarenakan pihaknya masih menunggu penyelesaian pembebasan lahan di sekitar area Stasiun Lebak Bulus. Tepatnya area Jl. Pasar Jumat, Jalan Fatmawati, Jl. TB Simatupang, Jl. Haji Nawi, dan Jl. Cipete Raya. Selain itu, Stadion Lebak Bulus yang menjadi salah satu titik pembangunan moda transportasi massal ini, belum ada yang mau membeli meski sudah berkali-kali dilelang. Sebenarnya sudah ada harga appraisal atau pembanding. Kalau sudah memakai harga pasar dan warga tidak mau lepas, kami akan daftarkan ke pengadilan negeri, tegasnya, kemarin. TITIPKAN KE PENGADILAN Target pembangunan seharusnya mulai pada Desember Total jalur yang akan dibangun sepanjang 16 kilometer dari Lebak Bulus sampai Jalan MH Thamrin. Jalur 10 kilometer akan berbentuk jalur layang (Lebak Bulus-Blok M) dan 6 kilometer sisanya akan berbentuk jalur bawah tanah dari Jalan Sudirman sampai Jalan Thamrin. Laode Jumaidin, Ketua Warga Peduli Jakarta, mengatakan, Ahok tidak perlu menggugat ke pengadilan. Pembangunan bisa terus jalan. Apalagi ini pembangunan untuk masyarakat Jakarta, katanya seraya Pemprov DKI Jakarta tinggal menitipkan uang konsinyasi ke pengadilan. n st/o.

4 4 Transportasi DKI Siap Bangun 10 Jalur Uji KIR lagi l Peliput: Guruh JAKARTA (Pos Kota) Revitalisasi jalur uji kir dan dan pembangunan dua terrmial menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta. Mengingat pentingnya dua sarana tersebut untuk memberikan kenyamanan warga Saya minta 10 jalur uji kir dibangun dan lima jalur direvitalisasi. Jadi totalnya ada 15 jalur kir. Itu baru ideal, kata Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah, Senin (20/7). Makanya target kita di Jakarta ada 15 jalur uji kir. Menurut Saefullah, kurangnya kapasitas kendaraan di jalur uji kir selama ini masih menjadi persoalan yang harus segera dituntaskan. Setiap satu jalur uji kir idealnya menangani 80 kendaraan, namun yang terjadi saat ini, dalam satu jalur keluar 500 buku kir kendaraan. Padahal uji kir satu kendaraan itu idealnya 35 menit, tapi ternyata bisa memproduksi 500-an buku kir. Artinya ada banyak sekali yang tidak melalui proses uji kir, bebernya. Target Kita di Jakarta Ada 15 Jalur Uji Kir Saefullah, Sekda DKI DUA TERMINAL Mantan Walikota Jakarta Pusat ini juga mendesak Kepala Dishubtrans DKI Jakarta, Andri Yansyah segera menyelesaikan rancang bangun dua terminal di Jakarta yakni Terminal Pulo Gadung dan Pulo Gebang yang kontruksi bangunannya bermasalah. Terminal Pulo Gedang dan Pulo Gadung kita minta diselesaikan rancang bangunnya. Sudah ada solusi belum? Ini terminal bus, tapi kontruksinya angkot. Saya minta Pak Andri Yansyah cek dokumen lama proyek kedua terminal itu, cetusn ya. Tak hanya itu, Saefullah juga berharap, mantan Asisten Pemerintahan Kota Jakarta Timur tersebut mengawasi gerakan para personelnya di lapangan melalui radio trunking. Mengingat, di sejumlah titik kemacetan, masih banyak petugas Dishubtrans yang duduk-duduk santai di posko. Dari pengalaman di lapangan, mereka (personel Dishubtrans, red) ada yang hanya duduk-duduk di tenda dan posko, bukan mengatur lalu lintas. Itu harus dimonitor terus, tandas Saefullah. n st

5 5 Saluran 14 Saluran Phb dan 2 Waduk Dikeruk Mengantisipasi banjir pada musim penghujan, 14 saluran penghubung (Phb) dan dua waduk di Jakarta Timur akan dikeruk pada Agustus dan diharapkan rampung akhir Oktober Kepala Suku Dinas Tata Air Jaktim, Ahmad Yazied Bustomi mengatakan, pengerjaaan akan dikebut untuk mengatasi genangan yang dikhawatirkan terjadi. Kami berlomba dengan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan ini, katanya, Senin (20/7). Dari 14 saluran penghubung yang dikeruk, lima di antaranya mengalir ke Waduk Ria Rio. Yaitu, Phb Pulomas Barat, Pulomas Utara, Pulo Nangka, Pulomas Timur dan Phb Tanah Mas 1. Kelima saluran Phb ini juga kerap memicu genangan di pemukiman warga yang menjadi daerah lintasan, ujarnya. Selain itu, pihaknya juga akan memperbaiki saluran penghubung Pulomas Barat, yang terputus karena aliran air di kawasan Kampung Ambon, tak mengalir lancar. Jadi nantinya disaluran itu juga akan langsung disambungkan ke Waduk Ria-rio, jelasnya. ALAT BERAT Kedalaman pengerukan, rata-rata 1-1,5 meter. Dari situ, diharapkan mampu menampung debit air yang banyak saat musim hujan. Kami juga menggunakan alat berat agar pengerukan lebih Antisipasi Genangan Banjir di Jakarta Timur cepat selesai, ungkap Yazied. Sedangkan dua waduk yang akan dikeruk pihaknya, adalah Situ Rawa Badung dan Situ Aneka Elok. Pengerukan kedua waduk tersebut sudah dianggarkan sejak jauh-jauh hari dan tahun ini anggarannya bisa digunakan. Dua waduk ini juga diharapkan dapat menampung debit air yang cukup besar lagi, ujarnya. n sutiyono/irda

6 6 Pemerintahan 14 Saluran Phb dan 2 Waduk Dikeruk Mengantisipasi banjir pada musim penghujan, 14 saluran penghubung (Phb) dan dua waduk di Jakarta Timur akan dikeruk pada Agustus dan diharapkan rampung akhir Oktober Kepala Suku Dinas Tata Air Jaktim, Ahmad Yazied Bustomi mengatakan, pengerjaaan akan dikebut untuk mengatasi genangan yang dikhawatirkan terjadi. Kami berlomba dengan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan ini, katanya, Senin (20/7). Dari 14 saluran penghubung yang dikeruk, lima di antaranya mengalir ke Waduk Ria Rio. Yaitu, Phb Pulomas Barat, Pulomas Utara, Pulo Nangka, Pulomas Timur dan Phb Tanah Mas 1. Kelima saluran Phb ini juga kerap memicu genangan di pemukiman warga yang menjadi daerah lintasan, ujarnya. Selain itu, pihaknya juga akan memperbaiki saluran penghubung Pulomas Barat, yang terputus karena aliran air di kawasan Kampung Ambon, tak mengalir lancar. Jadi nantinya disaluran itu juga akan langsung disambungkan ke Waduk Ria-rio, jelasnya. ALAT BERAT Kedalaman pengerukan, rata-rata 1-1,5 meter. Dari situ, diharapkan mampu menampung debit air yang banyak saat musim hujan. Kami juga menggunakan alat berat agar pengerukan lebih Antisipasi Genangan Banjir di Jakarta Timur cepat selesai, ungkap Yazied. Sedangkan dua waduk yang akan dikeruk pihaknya, adalah Situ Rawa Badung dan Situ Aneka Elok. Pengerukan kedua waduk tersebut sudah dianggarkan sejak jauh-jauh hari dan tahun ini anggarannya bisa digunakan. Dua waduk ini juga diharapkan dapat menampung debit air yang cukup besar lagi, ujarnya. n sutiyono/irda

7 7 Ekonomi 14 Saluran Phb dan 2 Waduk Dikeruk Mengantisipasi banjir pada musim penghujan, 14 saluran penghubung (Phb) dan dua waduk di Jakarta Timur akan dikeruk pada Agustus dan diharapkan rampung akhir Oktober Kepala Suku Dinas Tata Air Jaktim, Ahmad Yazied Bustomi mengatakan, pengerjaaan akan dikebut untuk mengatasi genangan yang dikhawatirkan terjadi. Kami berlomba dengan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan ini, katanya, Senin (20/7). Dari 14 saluran penghubung yang dikeruk, lima di antaranya mengalir ke Waduk Ria Rio. Yaitu, Phb Pulomas Barat, Pulomas Utara, Pulo Nangka, Pulomas Timur dan Phb Tanah Mas 1. Kelima saluran Phb ini juga kerap memicu genangan di pemukiman warga yang menjadi daerah lintasan, ujarnya. Selain itu, pihaknya juga akan memperbaiki saluran penghubung Pulomas Barat, yang terputus karena aliran air di kawasan Kampung Ambon, tak mengalir lancar. Jadi nantinya disaluran itu juga akan langsung disambungkan ke Waduk Ria-rio, jelasnya. ALAT BERAT Kedalaman pengerukan, rata-rata 1-1,5 meter. Dari situ, diharapkan mampu menampung debit air yang banyak saat musim hujan. Kami juga menggunakan alat berat agar pengerukan lebih Antisipasi Genangan Banjir di Jakarta Timur cepat selesai, ungkap Yazied. Sedangkan dua waduk yang akan dikeruk pihaknya, adalah Situ Rawa Badung dan Situ Aneka Elok. Pengerukan kedua waduk tersebut sudah dianggarkan sejak jauh-jauh hari dan tahun ini anggarannya bisa digunakan. Dua waduk ini juga diharapkan dapat menampung debit air yang cukup besar lagi, ujarnya. n sutiyono/irda

8 Daging Sapi Ogah Turun Tiga hari setelah Lebaran, harga daging sapi di pasar tradisional Jakarta Selatan ogah turun alias masih bertahan mahal Rp / Kg. Diperkirakan harga daging baru akan turun menjadi Rp pekan depan. Maklum lah masih dalam suasana Lebaran, pedagangnya juga belum semua aktif berjualan. Jadi harga daging sapi memang masih di atas normal, kata Solehudin, pedagang daging di Pasar Mampang Prapatan, Senin (20/7). Di los daging Pasar Mampang Prapatan ada sekitar 10 pedagang, namun yang baru aktif berjualan hanya dua pedagang yakni Solehudin dan satu pedagang daging kambing. Solehudin menjual daging sapi yang dibandrol Rp /Kg dan tulang iga Rp90.000/Kg. Daging yang dijual merupakan sisa menjelang Lebaran. Menurutnya pasaran daging sapi akan kembali normal di kisaran Rp /Kg saat pekan depan. DAGING AYAM Sementara itu, harga daging ayam ras juga masih tinggi yakni Rp40.000/ekor dan ayam kampung berkisar Rp90.000/ekor sedang. Masih mahalnya harga daging sapi maupun ayam ras ini dikeluhkan masyarakat khususnya warga tidak mampu lantaran tetap saja sulit untuk membeli komoditi tersebut. Pemerintah apa kerjanya? Setelah Lebaran saja harga daging sapi dan ayam ras ternyata masih sulit dijangkau warga miskin, keluh Ahmad, warga Mampang Prapatan. Sedangkan pasaran sembilan bahan pokok (sembako) juga masih mahal seperti telor ayam ras Rp22.000/Kg, minyak goreng curah Rp13.000/Kg, beras premium Rp12.000/Kg dan terigu Rp8.000/Kg. Kondisi serupa juga terpan- 8 Ekonomi n Di Pasar Tradisional Rp140 Ribu/Kg Pedagang daging di Pasar Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. tau di kelompok sayuran dan bumbu dapur. Di antaranya kol dan tomat masing-masing Rp10.000/ Kg, wortel dan kentang masingmasing Rp12.000/Kg, daun bawang Rp10.000/Kg dan seledri Rp20.000/Kg, timun Rp13.000/ Kg. Seikat kangkung Rp5.000 dan bayam Rp3.000/ikat. Cabe rawit merah Rp60.000/Kg, cabe merah keriting Rp50.000/Kg, bawang merah Rp34.000/Kg dan bawang putih Rp28.000/Kg.. n sutiyono/irda

9 Iyos Manfaatkan Waktu Luang Waktu adalah uang. Itulah yang jadi pegangan Ny. Iyos, 33, warga RT 008/04 Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat. Dia memanfaatkan waktu luang dengan bekerja menjadi pencabut atau pembuang benang dari salah satu usaha konveksi, guna membantu perekonomian keluarga. Pekerjaan sampingan ini telah ia jalani bertahun-tahun. Sebenarnya pekerjaan membuang benang ini yang bertanggung-jawab adalah tetangganya. Dirinya hanya disuruh untuk membantu mengerjakan. Setelah memasak, langsung mencabut atau membuang benang dari bahan konveksi. Ya, anggap aja iseng-iseng berhadiah. Dari pada diem nganggur lebih baik manfaatkan waktu dan menghasilkan, ucap Iyos, Senin (20/7). Meski upah, membuang benang ini kecil yaitu Rp800/dozin, namun hal itu tidak menyurutkan semangatnya. Baginya yang penting, tidak menganggur dan bisa mendapatkan penghasilan tambahan. Dalam seminggu saya bisa membersihkan hingga 20 dozin, jadi kalau sebulan bisa lumayan buat nambah uang dapur, ujarnya. ASAL HALAL Ibu satu anak ini mengaku uang jerih payahnya tersebut begitu bermanfaat, apalagi suaminya hanya kerja sebagai kuli bangunan yang penghasilannya tidak menentu. Pekerjaan apa saja saya jalani asalkan halal, agar ekonomi keluarga tetap jalan. Meski kehidupannya, pas-pasan namun Iyos masih tetap bersyukur karena masih diberikan kemudahan rezeki. Saya bersyukur pada Yang Maha Kuasa masih memberikan rejeki, meski hanya cukup untuk makan, katanya. Selama ini keluarganya tinggal di rumah kecil warisan orang tuanya berukuran 3 x 7 meter. Rumahnya yang terbuat dari papan, kondisinya sudah pada rusak karena belum pernah diperbaiki. Gimana mau 9 n Iseng-iseng Cabut Benang Dapat Uang Kegiatan Iyos (kiri) mencabuti benang yang ada di bahan konveksi. memperbaiki, buat makan saja pas-pasan, tuturnya. n sutiyono/irda

10 Taman Ragunan Paling Favorit Sedikitnya empat lokasi wisata yang menjadi ikon Jakarta diserbu warga Jabodetabek sejak liburan Lebaran hingga saat ini. Keempat tempat itu adalah Taman Impian Jaya Ancol (TIJA), Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Taman Margasatwa Ragunan (TMR) dan Monumen Nasional (Monas). Terbukti baru tiga hari libur Lebaran, mulai tanggal Juli 2015, total jumlah pengunjung di empat wisata ini sudah mencapai orang. Pengunjungnya, tidak hanya dari Jakarta, tetapi juga bagi warga Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Bodetabek) dan beberapa daerah lain, kata Kepala Bidang Pengkajian Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta, Taufik Achmad, Senin (20/7). Data pengunjung sebanyak itu, rinciannya, pengunjung TIJA mencapai orang. Jumlah ini didapat dari hari pertama Lebaran, 17 Juli ada pengunjung, hari kedua Lebaran, 18 Juli sebanyak pengunjung dan 19 Juli ada sebanyak pengunjung. Lalu total jumlah pengunjung di TMII ada sebanyak orang. Dengan rincian, pada 17 Juli ada sebanyak orang, 18 Juli sebanyak orang dan 19 Juli ada sebanyak pengunjung. Kemudian jumlah pengunjung di Ragunan ada sebanyak pengunjung. Dengan rincian pada tanggal 17 Juli terdapat orang, 18 Juli ada orang dan 19 Juli terdapat orang. 10 Wisata n 4 Obyek Wisata Diserbu Warga Selanjutnya total jumlah pengunjung di Monas tercatat sebanyak orang. Jumlah itu didapatkan pada tanggal 17 Juli sebanyak orang, 18 Juli sebanyak orang dan 19 Juli sebanyak TUJUAN WISATA UTAMA Keempat tempat wisata tersebut, kata Taufik, memang merupakan tempat destinasi atau tujuan wisata utama di Jakarta. Karena harga tiket masuknya relatif murah, dapat terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, paparnya sambil menambahkan dari empat lokasi tersebut, Ragunan yang paling favorit karena harga tiketnya paling murah dibanding lainnya. Terlihat dari total jumlah pengunjung selama tiga hari di libur Lebaran ini menembus angka 300 ribuan pengunjung. Jumlah pengunjung di empat wisata ini, lanjutnya, ratarata telah melampui target yang telah ditentukan pihak pengelola yakni selama Lebaran sampai masuk sekolah tanggal 26 Juli. Contohnya TIJA, targetnya 200 ribu pengunjung sudah terlampui di hari ketiga libur Lebaran. Begitu juga dengan Ragunan yang menargetkan 100 ribu pengunjung, telah terlampui targetnya pada hari ketiga Lebaran. Lalu Monas menargetkan 10 ribu pengunjung, dan target itu telah terlampaui pada hari kedua Lebaran.. n sutiyono/irda

KEMAMPUAN PEMPROV DKI MAKIN MENURUN. 2015, KJP Distop Diganti Bea Siswa. Buseett... Kangkung Seikat Goceng. Tunjangan PNS DKI Diancam Dipotong

KEMAMPUAN PEMPROV DKI MAKIN MENURUN. 2015, KJP Distop Diganti Bea Siswa. Buseett... Kangkung Seikat Goceng. Tunjangan PNS DKI Diancam Dipotong NO. 104 l kamis, 31 juli 2014 l TAHUN KE-1 1 Perkotaan 2015, KJP Distop Diganti Bea Siswa Halaman 5 KEMAMPUAN PEMPROV DKI MAKIN MENURUN Halaman 3 Buseett... Kangkung Seikat Goceng Halaman 5 Tunjangan PNS

Lebih terperinci

NO. 447 l Rabu 15 JULI 2015 l TAHUN KE-1 1 Perkotaan KAFE DIRAZIA PENGUNJUNG NGAMUK HALAMAN 9-10 HALAMAN 5-9

NO. 447 l Rabu 15 JULI 2015 l TAHUN KE-1 1 Perkotaan KAFE DIRAZIA PENGUNJUNG NGAMUK HALAMAN 9-10 HALAMAN 5-9 NO. 447 l Rabu 15 JULI 2015 l TAHUN KE-1 1 Perkotaan KAFE DIRAZIA PENGUNJUNG NGAMUK LOWONGAN PEKERJAAN MOTOR DIJUAL HALAMAN 9-10 HALAMAN 5-9 Disiarkan oleh: PT Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970

Lebih terperinci

OPERASI YUSTISI 3 DIGELAR 7 AGUSTUS

OPERASI YUSTISI 3 DIGELAR 7 AGUSTUS NO. 451 l rabu, 22 juli 2015 l TAHUN KE-2 1 Perkotaan Pejabat Terancam Tak Terima TKD 4 Reban Hidupi Keluarga dari Sewakan Sepeda Onthel Halaman Halaman 5 OPERASI YUSTISI 3 DIGELAR 7 AGUSTUS Halaman Disiarkan

Lebih terperinci

Papan Iklan di Harmoni Gagal Dibongkar. Rabu, PNS DKI Wajib Masuk. NO. 449 l senin, 20 juli 2015 l TAHUN KE-2 1 Perkotaan NEKAT BOLOS TKD DIPOTONG

Papan Iklan di Harmoni Gagal Dibongkar. Rabu, PNS DKI Wajib Masuk. NO. 449 l senin, 20 juli 2015 l TAHUN KE-2 1 Perkotaan NEKAT BOLOS TKD DIPOTONG NO. 449 l senin, 20 juli 2015 l TAHUN KE-2 1 Perkotaan NEKAT BOLOS TKD DIPOTONG Rabu, PNS DKI Wajib Masuk Halaman 3 Papan Iklan di Harmoni Gagal Dibongkar Halaman 6 Disiarkan oleh: PT Media Antarkota Jaya

Lebih terperinci

AHOK OGAH TEMPATI RUMAH DINAS

AHOK OGAH TEMPATI RUMAH DINAS NO. 103 l rabu, 30 juli 2014 l TAHUN KE-1 1 Perkotaan Gubernur Ajak Warga Jakarta Bersatu Halaman 5 Pasar Gembrong Dibanjiri AHOK OGAH TEMPATI RUMAH DINAS Halaman 3 Pembeli Halaman 8 41 Pemulung Kena Razia

Lebih terperinci

NO. 448 l KAMIS 16 JULI 2015 l TAHUN KE-1 1 Perkotaan. Pilih Gubernur HALAMAN 9-10 HALAMAN 5-9

NO. 448 l KAMIS 16 JULI 2015 l TAHUN KE-1 1 Perkotaan. Pilih Gubernur HALAMAN 9-10 HALAMAN 5-9 NO. 448 l KAMIS 16 JULI 2015 l TAHUN KE-1 1 Perkotaan Pilih Gubernur daripada Pimpin KPK LOWONGAN PEKERJAAN MOTOR DIJUAL HALAMAN 9-10 HALAMAN 5-9 Disiarkan oleh: PT Media Antarkota Jaya sejak 15 April

Lebih terperinci

PENYALUR PRT BANJIR PESANAN

PENYALUR PRT BANJIR PESANAN NO. 108 l senin, 4 agustus 2014 l TAHUN KE-1 1 Perkotaan Usaha Laundry Kiloan Laris Halaman 4 Ratusan Korban Kebakaran Penjaringan Butuh Pakaian Halaman 10 PENYALUR PRT BANJIR PESANAN Halaman 3 Disiarkan

Lebih terperinci

30 Lapak Pedagang Dibongkar. Gubernur Akan Daftarkan Reog Ponorogo ke Unesco. Hari Pertama Kerja, Pelayanan Normal MENPAN YUDDY PUJI PNS DKI

30 Lapak Pedagang Dibongkar. Gubernur Akan Daftarkan Reog Ponorogo ke Unesco. Hari Pertama Kerja, Pelayanan Normal MENPAN YUDDY PUJI PNS DKI NO. 452 l kamis, 23 juli 2015 l TAHUN KE-2 1 Perkotaan Hari Pertama Kerja, Pelayanan Normal MENPAN YUDDY PUJI PNS DKI Halaman 3 Gubernur Akan Daftarkan Reog Ponorogo ke Unesco Halaman 5 30 Lapak Pedagang

Lebih terperinci

PNS DKI MEMBANDEL BAKAL KENA SANKSI

PNS DKI MEMBANDEL BAKAL KENA SANKSI NO. 107 l minggu, 3 agustus 2014 l TAHUN KE-1 1 Perkotaan Jl Yos Sudarso Jadi Pangkalan Pelacur Halaman 4 Renovasi Mesjid Assalafiyah Harus Diawasi Secara Ketat Halaman 6 Pasar elektronik Glodok belum

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Perkembangan kehidupan manusia di seluruh dunia tidak terlepas dari yang

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Perkembangan kehidupan manusia di seluruh dunia tidak terlepas dari yang BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Perkembangan kehidupan manusia di seluruh dunia tidak terlepas dari yang namanya transportasi, transportasi sudah lama ada dan cukup memiliki peranannya dalam

Lebih terperinci

Reaksi Cepat SMS Ahok

Reaksi Cepat SMS Ahok Jumat, 19/09/2014 17:42 WIB Reaksi Cepat SMS Ahok Mereka yang Puas dengan Layanan Aduan 'Gubernur' Ahok Ropesta Sitorus - detiknews Index Artikel Ini Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari

Lebih terperinci

MENGATASI BANJIR JAKARTA HARUS MENGGUNAKAN HUKUM SEBAB - AKIBAT

MENGATASI BANJIR JAKARTA HARUS MENGGUNAKAN HUKUM SEBAB - AKIBAT MENGATASI BANJIR JAKARTA HARUS MENGGUNAKAN HUKUM SEBAB - AKIBAT Hukum Sebab-Akibat Non Phisik Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Q.S. Al Zalzalah

Lebih terperinci

STASIUN KERETA BAWAH TANAH ISTORA DI JAKARTA

STASIUN KERETA BAWAH TANAH ISTORA DI JAKARTA LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Teknik STASIUN KERETA BAWAH TANAH ISTORA DI JAKARTA PENEKANAN DESAIN ARSITEKTUR

Lebih terperinci

PENDAHULUAN. Pada umumnya, manusia merupakan makhluk sosial dimana mereka selalu

PENDAHULUAN. Pada umumnya, manusia merupakan makhluk sosial dimana mereka selalu BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada umumnya, manusia merupakan makhluk sosial dimana mereka selalu membutuhkan interaksi dengan lingkungan sekitar dalam kehidupannya sehari-hari. Biasanya, mereka

Lebih terperinci

1. PENDAHULUAN. I.1. Latar Belakang

1. PENDAHULUAN. I.1. Latar Belakang 1. PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Jakarta merupakan kota jasa dan perdagangan yang di dalamnya berkembang berbagai skala usaha baik dari skala kecil, menengah hingga besar. Terlepas dari tingkat perkembangan

Lebih terperinci

Boks 2. Perkembangan Harga Menjelang Hari Besar Keagamaan

Boks 2. Perkembangan Harga Menjelang Hari Besar Keagamaan Boks 2. Perkembangan Harga Menjelang Hari Besar Keagamaan Bahan Makanan Menjelang hari besar keagamaan, beberapa komoditi menunjukkan peningkatan terutama untuk komiditi daging-dagingan serta bumbu-bumbuan.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.1.1 Transportasi Massal di Kota Bandung Salah satu kriteria suatu kota dikatakan kota modern adalah tersedianya sarana dan prasarana transportasi yang memadai bagi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Provinsi DKI Jakarta terletak pada posisi Lintang Selatan dan Bujur

BAB I PENDAHULUAN. Provinsi DKI Jakarta terletak pada posisi Lintang Selatan dan Bujur BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Masalah Provinsi DKI Jakarta terletak pada posisi 6 0 12 Lintang Selatan dan 106 0 48 Bujur Timur. Sebelah Utara Propinsi DKI Jakarta terbentang pantai dari Barat

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN HARGA BERAS TERMURAH TK. ECERAN DI PROVINSI UTAMA s.d PERIODE MG-I JUNI 2017

PERKEMBANGAN HARGA BERAS TERMURAH TK. ECERAN DI PROVINSI UTAMA s.d PERIODE MG-I JUNI 2017 PERKEMBANGAN HARGA BERAS TERMURAH Perkembangan harga Beras Termurah di provinsi utama mengalami kenaikan harga rata-rata sebesar 0,40%. Provinsi Bali (2,87%) dan penurunan harga terendah di Provinsi Banten

Lebih terperinci

PROGRAM AKSI PEMBANGUNAN PERTANIAN SELAMA 100 HARI 1)

PROGRAM AKSI PEMBANGUNAN PERTANIAN SELAMA 100 HARI 1) PROGRAM AKSI PEMBANGUNAN PERTANIAN SELAMA 100 HARI 1) Latar Belakang Dengan terbentuknya pemerintahan baru, masyarakat tentu menunggu langkah-langkah perbaikan yang dilaksanakan pemerintah dalam mengatasi

Lebih terperinci

PERATURAN GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 103 TAHUN 2007 TENTANG POLA TRANSPORTASI MAKRO DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 103 TAHUN 2007 TENTANG POLA TRANSPORTASI MAKRO DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 103 TAHUN 2007 TENTANG POLA TRANSPORTASI MAKRO DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA, Menimbang

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Kami berharap klipping ini bermanfaat untuk monitoring media BPIW.

KATA PENGANTAR. Kami berharap klipping ini bermanfaat untuk monitoring media BPIW. JUMAT, 04 MARET 2016 KATA PENGANTAR Klipping Media Massa adalah kumpulan guntingan berita yang kami sajikan secara rutin. Guntingan berita ini kami seleksi dari berita yang muncul di media cetak. Adapun

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Sebagai negara berkembang, Indonesia memiliki berbagai macam permasalahan

BAB I PENDAHULUAN. Sebagai negara berkembang, Indonesia memiliki berbagai macam permasalahan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sebagai negara berkembang, Indonesia memiliki berbagai macam permasalahan yang harus ditangani. Berbagai permasalahan tersebut mulai dari pertumbuhan penduduk yang

Lebih terperinci

REDESAIN TERMINAL TERPADU KOTA DEPOK

REDESAIN TERMINAL TERPADU KOTA DEPOK LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (LP3A) REDESAIN TERMINAL TERPADU KOTA DEPOK Diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan guna memperoleh gelar Sarjana Teknik Diajukan Oleh : NOVAN

Lebih terperinci

EVALUASI KETERSEDIAAN DAN DISTRIBUSI PANGAN RONI KASTAMAN DISAMPAIKAN PADA ACARA DISEMINASI LITBANG BAPEDA KOTA BANDUNG 29 NOPEMBER 2016

EVALUASI KETERSEDIAAN DAN DISTRIBUSI PANGAN RONI KASTAMAN DISAMPAIKAN PADA ACARA DISEMINASI LITBANG BAPEDA KOTA BANDUNG 29 NOPEMBER 2016 EVALUASI KETERSEDIAAN DAN DISTRIBUSI PANGAN RONI KASTAMAN DISAMPAIKAN PADA ACARA DISEMINASI LITBANG BAPEDA KOTA BANDUNG 29 NOPEMBER 2016 ISSUE PEMBANGUNAN KOTA PERTUMBUHAN EKONOMI INFLASI PENGANGGURAN

Lebih terperinci

Sambutan Presiden RI pd Silaturahim Presiden RI ke-7 dg Pemprov. DKI, Jakarta, tgl. 22 Okt 2014 Rabu, 22 Oktober 2014

Sambutan Presiden RI pd Silaturahim Presiden RI ke-7 dg Pemprov. DKI, Jakarta, tgl. 22 Okt 2014 Rabu, 22 Oktober 2014 Sambutan Presiden RI pd Silaturahim Presiden RI ke-7 dg Pemprov. DKI, Jakarta, tgl. 22 Okt 2014 Rabu, 22 Oktober 2014 SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PADA ACARA SILATURAHIM BAPAK IR. H. JOKO WIDODO,

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI BANYUWANGI JULI 2014 INFLASI 0,24 PERSEN

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI BANYUWANGI JULI 2014 INFLASI 0,24 PERSEN BPS KABUPATEN BANYUWANGI No. 07/Juli/3510/Th.I, 04 Agustus PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI BANYUWANGI JULI INFLASI 0,24 PERSEN Pada bulan Juli mengalami inflasi sebesar 0,24 persen lebih rendah

Lebih terperinci

KELURAHAN SELINDUNG BARU

KELURAHAN SELINDUNG BARU Tabel II.21 Ruang Terbuka Hijau Kelurahan Selindung Baru N0. JENIS RTH LOKASI LUAS (M 2 ) 1. Pekarangan SMP 7 RT.01 10.000,0 2. Pekarangan Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan RT.01 4.771,0 3. Kuburan

Lebih terperinci

Ketika MRT Urai Kemacetan Jakarta

Ketika MRT Urai Kemacetan Jakarta Ketika MRT Urai Kemacetan Jakarta Macet adalah keadaan yang hampir setiap saat dialami masyarakat Jakarta. Sebelumnya, macet hanya dialami, saat jam berangkat kantor atau jam pulang kantor. Namun kini,

Lebih terperinci

KETUA DPRD KAB. KARAWANG TEWAS MISTERIUS. 4 hal 3 hal. Kriminal. Berebut Sedekah di Rumah Jusuf Kalla Bocah Tewas Terjepit

KETUA DPRD KAB. KARAWANG TEWAS MISTERIUS. 4 hal 3 hal. Kriminal. Berebut Sedekah di Rumah Jusuf Kalla Bocah Tewas Terjepit No,104 l Rabu, 30 Juli 2014 l Tahun ke-1 KETUA DPRD Kriminal KAB. KARAWANG TEWAS MISTERIUS Penyebab kematian Jiton masih misteri. Versi keluarga, Jiton meninggal akibat serangan jantung. Sedangkan hasil

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA, MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM 108 TAHUN 2017 TENTANG PENYELENGGARAAN ANGKUTAN ORANG DENGAN KENDARAAN BERMOTOR UMUM TIDAK DALAM TRAYEK

Lebih terperinci

Keluar Penjara. Residivis Rampas Tas Wanita. Kriminal. Tenggak Miras Berlebihan Remaja Tewas Mendadak. KPK Libur Lebaran Berantas Korupsi

Keluar Penjara. Residivis Rampas Tas Wanita. Kriminal. Tenggak Miras Berlebihan Remaja Tewas Mendadak. KPK Libur Lebaran Berantas Korupsi No,108 l Minggu, 3 Agustus 2014 l Tahun ke-1 Keluar Penjara Kriminal Residivis Rampas Tas Wanita hal 3 KPK Libur Lebaran Berantas Korupsi Tetap Jalan 4 hal Tenggak Miras Berlebihan Remaja Tewas Mendadak

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN BPS PROVINSI DKI JAKARTA No. 13/03/31/Th. XV, 1 Maret PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN DKI JAKARTA BULAN FEBRUARI MENGALAMI INFLASI 0,65 PERSEN Bulan Februari, harga-harga di DKI Jakarta mengalami inflasi

Lebih terperinci

Pola Inflasi Ramadhan. Risiko Inflasi s.d Akhir Tracking bulan Juni Respon Kebijakan

Pola Inflasi Ramadhan. Risiko Inflasi s.d Akhir Tracking bulan Juni Respon Kebijakan Pola Inflasi Ramadhan 1 Tracking bulan Juni 2014 2 Risiko Inflasi s.d Akhir 2014 3 Respon Kebijakan 4 Pola Inflasi Ramadhan Bila mengamati pola historis inflasi selama periode Ramadhan-Idul Fitri, umumnya

Lebih terperinci

A. LATAR BELAKANG PENELITIAN

A. LATAR BELAKANG PENELITIAN BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG PENELITIAN Indonesia merupakan salah satu negara di Asia Tenggara yang memiliki tingkat pertumbuhan pariwisata yang tinggi. Potensi wisata yang dimiliki Indonesia adalah

Lebih terperinci

BAB 4 KARAKTERISTIK DAN PREFERENSI PENGGUNA POTENSIAL KA BANDARA SOEKARNO-HATTA

BAB 4 KARAKTERISTIK DAN PREFERENSI PENGGUNA POTENSIAL KA BANDARA SOEKARNO-HATTA BAB 4 KARAKTERISTIK DAN PREFERENSI PENGGUNA POTENSIAL KA BANDARA SOEKARNO-HATTA Bab ini berisi analisis mengenai karakteristik dan preferensi pengguna mobil pribadi, taksi, maupun bus DAMRI yang menuju

Lebih terperinci

Lebak Bulus Masuki Tahapan Konstruksi Skala Besar Proyek MRT Jakarta

Lebak Bulus Masuki Tahapan Konstruksi Skala Besar Proyek MRT Jakarta SIARAN PERS Untuk diterbitkan segera Lebak Bulus Masuki Tahapan Konstruksi Skala Besar Proyek MRT Jakarta Setelah dimulainya pekerjaan konstruksi skala besar untuk koridor MRT jalur layang (elevated) di

Lebih terperinci

FOKE-NARA ADJI-RIZA JOKOWI-AHOK HIDAYAT-DIDIK FAISAL-BIEM ALEX-NONO

FOKE-NARA ADJI-RIZA JOKOWI-AHOK HIDAYAT-DIDIK FAISAL-BIEM ALEX-NONO K E M A C E T A N FOKE-NARA ADJI-RIZA JOKOWI-AHOK HIDAYAT-DIDIK FAISAL-BIEM ALEX-NONO arus dibuat program Meneruskan sistem Otoritas transportasi jangka pendek dan Pola Transportasi jakarta (busway dan

Lebih terperinci

TERMINAL BIS KOTA BEKASI

TERMINAL BIS KOTA BEKASI LANDASAN PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR TERMINAL BIS KOTA BEKASI Diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan guna memperoleh gelar Sarjana Teknik Disusun oleh : BUDI NUR ROCHMAN L2B 002 196 Periode

Lebih terperinci

tapi Tidak Bagi Warga

tapi Tidak Bagi Warga Ketika Relokasi ke Rusun Menjadi Solusi Bagi Pemerintah, Kamis, 28 April 2016 09:39 tapi Tidak Bagi Warga http://jambi.tribunnews.com/2016/04/28/ketika-relokasi-ke-rusun-menjadi-solusi-bagi-pemerintah-tapi-tidak-bagi-warga

Lebih terperinci

JUMLAH PERJALANAN JABODETABEK MENCAPAI 25,7 JUTA PERJALANAN/HARI. 18,7 JUTA (72,95 %) MERUPAKAN PERJALANAN INTERNAL DKI JAKARTA, 6,9 JUTA (27,05 %) ME

JUMLAH PERJALANAN JABODETABEK MENCAPAI 25,7 JUTA PERJALANAN/HARI. 18,7 JUTA (72,95 %) MERUPAKAN PERJALANAN INTERNAL DKI JAKARTA, 6,9 JUTA (27,05 %) ME LRT SEBAGAI SOLUSI EFEKTIF MENGATASI KEMACETAN JABODETABEK DISHUBTRANS DKI JAKARTA SEPTEMBER 2015 DISAMPAIKAN DALAM DIALOG PUBLIK DENGAN DTKJ 16 SEPTEMBER 2015 JUMLAH PERJALANAN JABODETABEK MENCAPAI 25,7

Lebih terperinci

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI KEPRI

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI KEPRI BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI KEPRI No. 07/02/21/Th.VIII, 01 Februari 2013 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KOTA BATAM BULAN JANUARI 2013 INFLASI 0,94 PERSEN Pada Bulan Januari 2013 di Kota

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 2008, dari: 1 Mengurai Kemacetan Lalu Lintas Ibu Kota, Kompas, 16 Desember 2004.

BAB I PENDAHULUAN. 2008, dari:  1 Mengurai Kemacetan Lalu Lintas Ibu Kota, Kompas, 16 Desember 2004. BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG MASALAH Setiap hari puluhan ribu manusia yang berada di lingkaran ibu kota baik dari Bekasi, Depok, Bogor, dan Tangerang melangkahkan kakinya ke Ibu Kota Jakarta untuk

Lebih terperinci

1. PENDAHULUAN. Universitas Indonesia. Kajian Potensi..., Agus Rustanto, Program Pascasarjana, 2008

1. PENDAHULUAN. Universitas Indonesia. Kajian Potensi..., Agus Rustanto, Program Pascasarjana, 2008 1 1. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penyediaan fasilitas infrastruktur merupakan tanggungjawab pemerintah dan dananya diambil dari anggaran tahunan pemerintah. Pada satu pihak anggaran pemerintah tidak

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 TINJAUAN UMUM 1.2 LATAR BELAKANG

BAB I PENDAHULUAN 1.1 TINJAUAN UMUM 1.2 LATAR BELAKANG BAB I PENDAHULUAN 1.1 TINJAUAN UMUM Kota Semarang adalah ibukota Provinsi Jawa Tengah, yang terletak di dataran pantai Utara Jawa. Secara topografi mempunyai keunikan yaitu bagian Selatan berupa pegunungan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pendahuluan

BAB I PENDAHULUAN. Pendahuluan BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Kota Semarang adalah ibukota Provinsi Jawa Tengah, yang terletak di dataran pantai Utara Jawa. Secara topografi mempunyai keunikan yaitu bagian Selatan berupa pegunungan

Lebih terperinci

BUPATI SEMARANG SAMBUTAN BUPATI SEMARANG PADA ACARA RAKOR EKUINDA KABUPATEN SEMARANG DALAM RANGKA MENYAMBUT HARI RAYA IDUL FITRI 1436 H

BUPATI SEMARANG SAMBUTAN BUPATI SEMARANG PADA ACARA RAKOR EKUINDA KABUPATEN SEMARANG DALAM RANGKA MENYAMBUT HARI RAYA IDUL FITRI 1436 H 1 BUPATI SEMARANG SAMBUTAN BUPATI SEMARANG PADA ACARA RAKOR EKUINDA KABUPATEN SEMARANG DALAM RANGKA MENYAMBUT HARI RAYA IDUL FITRI 1436 H TANGGAL 2 JULI 2015 HUMAS DAN PROTOKOL SETDA KABUPATEN SEMARANG

Lebih terperinci

"Ibu itu sering blusukan datang ke tempat warga. Saya pribadi nggak ada masalah dengan Bu Lurah Susan," jelasnya.

Ibu itu sering blusukan datang ke tempat warga. Saya pribadi nggak ada masalah dengan Bu Lurah Susan, jelasnya. Susan Jasmine Zulkifli yang kini bertugas sebagai Lurah Lenteng Agung, Jakarta Selatan, adalah salah satu pejabat yang tegar. Ia tetap menjalankan tugasnya untuk melayani masyarakat, meski dirinya didemo

Lebih terperinci

Dimulainya Tahapan Konstruksi Skala Besar Proyek MRT Jakarta di Wilayah Fatmawati Hingga Blok M

Dimulainya Tahapan Konstruksi Skala Besar Proyek MRT Jakarta di Wilayah Fatmawati Hingga Blok M SIARAN PERS Untuk diterbitkan segera Dimulainya Tahapan Konstruksi Skala Besar Proyek MRT Jakarta di Wilayah Fatmawati Hingga Blok M Pekerjaan konstruksi skala besar akan dimulai di wilayah Jl. Fatmawati,

Lebih terperinci

KETIKA HARGA BERAS TURUN, PUJIAN PUN TAK KUNJUNG DATANG Kamis, 27 September 2007

KETIKA HARGA BERAS TURUN, PUJIAN PUN TAK KUNJUNG DATANG Kamis, 27 September 2007 KETIKA HARGA BERAS TURUN, PUJIAN PUN TAK KUNJUNG DATANG Kamis, 27 September 2007 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sehari sebelum kunjungan ke New York menyempatkan meninjau Pasar Kramat Jati, Jakarta

Lebih terperinci

BAB III METODE PERANCANGAN

BAB III METODE PERANCANGAN BAB III METODE PERANCANGAN 3.1. Data Proyek 3.1.1 Data Umum Proyek DATA SITE Lokasi Selatan : Jl. Raya Pasar Jum at, Kel. Lebak Bulus, Kec. Cilandak, Jakarta Luas Lahan : ± 22.000 m² KDB : 60% KLB : 2,0

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan tataguna lahan yang kurang didukung oleh pengembangan

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan tataguna lahan yang kurang didukung oleh pengembangan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Bus perkotaan merupakan angkutan umum utama di berbagai kota di Indonesia. Kenaikkan jumlah kepemilikan kendaraan pribadi harus diimbangi dengan perbaikan angkutan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Sarana dan Prasarana Transportasi di Indonesia

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Sarana dan Prasarana Transportasi di Indonesia BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.1.1 Sarana dan Prasarana Transportasi di Indonesia Karakteristik transportasi Indonesia dihadapkan pada kualitas pelayanan yang rendah, dan kuantitas atau cakupan

Lebih terperinci

POTENSI PERTANIAN PEKARANGAN*

POTENSI PERTANIAN PEKARANGAN* POTENSI PERTANIAN PEKARANGAN* Muhammad Fauzan, S.P., M.Sc Dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta) I. PENDAHULUAN Pertanian pekarangan (atau budidaya tanaman

Lebih terperinci

Gambar 5.30 Peta Jalur Transportasi Publik Kawasan Manggarai Gambar 5.31 Peta rencana Jalur Transportasi Publik Kawasan Manggarai...

Gambar 5.30 Peta Jalur Transportasi Publik Kawasan Manggarai Gambar 5.31 Peta rencana Jalur Transportasi Publik Kawasan Manggarai... Gambar 5.30 Peta Jalur Transportasi Publik Kawasan Manggarai... 114 Gambar 5.31 Peta rencana Jalur Transportasi Publik Kawasan Manggarai... 115 Gambar 5.32 Kondisi Jalur Pedestrian Penghubung Stasiun dan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pemenuhan kebutuhan primer masyarakat seperti kebutuhan akan sandang, pangan dan papan merupakan kebutuhan yang

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pemenuhan kebutuhan primer masyarakat seperti kebutuhan akan sandang, pangan dan papan merupakan kebutuhan yang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pemenuhan kebutuhan primer masyarakat seperti kebutuhan akan sandang, pangan dan papan merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi untuk kelangsungan hidup masyarakat.

Lebih terperinci

Baru dapat 1,5 kilogram kotor, kata Tarsin dalam bahasa Jawa, akhir Maret lalu.

Baru dapat 1,5 kilogram kotor, kata Tarsin dalam bahasa Jawa, akhir Maret lalu. Tarsin (70) kelelahan. Matanya menatap lesu. Memegang ember berisi lhem, atau sisa tetes getah karet alam, ia duduk di bawah pohon karet di area perkebunan PT Perkebunan Nusantara XIX di Sedandang, Pageruyung,

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Kami berharap klipping ini bermanfaat untuk monitoring media BPIW.

KATA PENGANTAR. Kami berharap klipping ini bermanfaat untuk monitoring media BPIW. KATA PENGANTAR Klipping Media Massa adalah kumpulan guntingan berita yang kami sajikan secara rutin. Guntingan berita ini kami seleksi dari berita yang muncul di media cetak. Adapun tema berita yang kami

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 01/01/Th. VIII, 4 Januari 2010 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DESEMBER 2009 INFLASI SEBESAR 0,17 PERSEN Pada bulan Desember 2009 terjadi inflasi sebesar 0,17 persen. Tiga kota di sekitar

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI BPS PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR No. 01/04/53/Th. XVII, 1 April 2014 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI MARET 2014 NUSA TENGGARA TIMUR DEFLASI 0,14 PERSEN Pada Maret 2014 terjadi deflasi sebesar

Lebih terperinci

ANALISIS WISATA TERHADAP KRISIS EKOLOGI

ANALISIS WISATA TERHADAP KRISIS EKOLOGI 31 ANALISIS WISATA TERHADAP KRISIS EKOLOGI Bab ini akan membahas mengenai bagaimana kondisi krisis ekologi akibat adanya wisata di kawasan wisata air Situ Gede yang meliputi degradasi lingkungan (kondisi

Lebih terperinci

ANALISIS SITUASI DAN PERMASALAHAN PETANI MISKIN

ANALISIS SITUASI DAN PERMASALAHAN PETANI MISKIN 45 ANALISIS SITUASI DAN PERMASALAHAN PETANI MISKIN Karakteristik Petani Miskin Ditinjau dari kepemilikan lahan dan usaha taninya, petani yang ada di RT 24 Kelurahan Nunukan Timur dapat dikategorikan sebagai

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI BANYUWANGI JULI 2016 INFLASI 0,43 PERSEN

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI BANYUWANGI JULI 2016 INFLASI 0,43 PERSEN BPS KABUPATEN BANYUWANGI No.07/Juli/3510/Th.III, 03 Agustus 2016 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI BANYUWANGI JULI 2016 INFLASI 0,43 PERSEN Pada bulan Juli 2016 Banyuwangi mengalami inflasi sebesar

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Sumber :

I. PENDAHULUAN. Sumber : I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penduduk Indonesia merupakan penduduk terbesar keempat di dunia setelah Republik Rakyat Cina (RRC), India, dan Amerika Serikat. Jumlah penduduk Indonesia sejak tahun

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KOTA KUPANG NOMOR 10 TAHUN 2003 TENTANG PENGATURAN, PENERTIBAN DAN IJIN PEMELIHARAAN TERNAK DI KOTA KUPANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

PERATURAN DAERAH KOTA KUPANG NOMOR 10 TAHUN 2003 TENTANG PENGATURAN, PENERTIBAN DAN IJIN PEMELIHARAAN TERNAK DI KOTA KUPANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG PERATURAN DAERAH KOTA KUPANG NOMOR 10 TAHUN 2003 TENTANG PENGATURAN, PENERTIBAN DAN IJIN PEMELIHARAAN TERNAK DI KOTA KUPANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA KUPANG, Menimbang : a. bahwa dalam

Lebih terperinci

STASIUN MRT BLOK M JAKARTA DENGAN KONSEP HEMAT ENERGI BAB I PENDAHULUAN

STASIUN MRT BLOK M JAKARTA DENGAN KONSEP HEMAT ENERGI BAB I PENDAHULUAN BAB I PENDAHULUAN STASIUN MRT BLOK M JAKARTA 1.1 Latar Belakang Perkembangan kota Jakarta sebagai ibu kota dan pusat perekonomian di Indonesia sudah seharusnya sejajar dengan kota-kota di dunia. Dengan

Lebih terperinci

BAB I: PENDAHULUAN Latar Belakang.

BAB I: PENDAHULUAN Latar Belakang. BAB I: PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Kecamatan Senen termasuk wilayah Kotamadya Jakarta Pusat memiliki luas wilayah 422 ha. Menurut data statistik 2004, peruntukan luas tanah tersebut terdiri dari perumahan

Lebih terperinci

I PENDAHULUAN. 2,89 2,60 2,98 3,35 5,91 6,20 Makanan Tanaman Perkebunan 0,40 2,48 3,79 4,40 3,84 4,03. Peternakan 3,35 3,13 3,35 3,36 3,89 4,08

I PENDAHULUAN. 2,89 2,60 2,98 3,35 5,91 6,20 Makanan Tanaman Perkebunan 0,40 2,48 3,79 4,40 3,84 4,03. Peternakan 3,35 3,13 3,35 3,36 3,89 4,08 I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sub sektor peternakan merupakan bagian dari sektor pertanian yang sangat potensial untuk dikembangkan. Pengembangan sub sektor peternakan perlu untuk dilakukan karena sub

Lebih terperinci

L E B A K B U L U S BAB 1 PENDAHULUAN

L E B A K B U L U S BAB 1 PENDAHULUAN BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Perkembangan Jakarta sebagai Ibukota negara Indonesia sudah sepantasnya sejajar dengan berbagai kota-kota lain di dunia dengan indeks pertumbuhan penduduk dan ekonomi

Lebih terperinci

BAB III TINJAUAN KAWASAN Tinjauan Kawasan Kebon Kacang Raya dan Kebon Kacang 30 3.1 Gambaran Kawasan Proyek Nama : Kawasan Kebon Kacang dan sekitarnya. Lokasi : Jl. Kebon Kacang Raya dan Jl.Kebon Kacang

Lebih terperinci

VII. ANALISIS TINGKAT KESEJAHTERAAN PEDAGANG DI TAMAN MARGASATWA RAGUNAN. 7.1 Pengaruh TMR terhadap Terciptanya Lapangan Usaha

VII. ANALISIS TINGKAT KESEJAHTERAAN PEDAGANG DI TAMAN MARGASATWA RAGUNAN. 7.1 Pengaruh TMR terhadap Terciptanya Lapangan Usaha VII. ANALISIS TINGKAT KESEJAHTERAAN PEDAGANG DI TAMAN MARGASATWA RAGUNAN 7. Pengaruh TMR terhadap Terciptanya Lapangan Usaha Keberadaan pariwisata memberikan dampak postif bagi pengelola, pengunjung, pedagang,

Lebih terperinci

BAB IV TINJAUAN TERMINAL TIPE B DI KAWASAN STASIUN DEPOK BARU

BAB IV TINJAUAN TERMINAL TIPE B DI KAWASAN STASIUN DEPOK BARU BAB IV TINJAUAN TERMINAL TIPE B DI KAWASAN STASIUN DEPOK BARU Bab ini berisi tinjauan terminal Tipe B di kawasan Stasiun Depok Baru yang dibahas melalui tinjauan tapak terminal, data umum angkutan dan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Depok, Tangerang dan Bekasi (Bodetabek) yang semakin berkembang.

BAB I PENDAHULUAN. Depok, Tangerang dan Bekasi (Bodetabek) yang semakin berkembang. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang DKI Jakarta sebagai ibu kota Republik Indonesia adalah pusat bisnis dan pusat pemerintahan dengan jumlah penduduk pada tahun 2014 mencapai 10,08 juta orang dan kepadatan

Lebih terperinci

Banyak Kota di Dunia Tidak Dapat Menyediakan Akses yang Layak ke Angkutan Massal Bagi Setengah Penduduknya

Banyak Kota di Dunia Tidak Dapat Menyediakan Akses yang Layak ke Angkutan Massal Bagi Setengah Penduduknya Press Release 18 Oktober 2016 Banyak Kota di Dunia Tidak Dapat Menyediakan Akses yang Layak ke Angkutan Massal Bagi Setengah Penduduknya Hanya 16% Penduduk Jabodetabek yang Mempunyai Akses Layak ke Angkutan

Lebih terperinci

Dukuh Atas Interchange Station BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

Dukuh Atas Interchange Station BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Pertambahan jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi industri dan perdagangan merupakan unsur utama perkembangan kota. Kota Jakarta merupakan pusat pemerintahan, perekonomian,

Lebih terperinci

BAB IV KONDISI UMUM. Gambar Peta Dasar TPU Tanah Kusir (Sumber: Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, 2011) Perumahan Warga

BAB IV KONDISI UMUM. Gambar Peta Dasar TPU Tanah Kusir (Sumber: Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, 2011) Perumahan Warga 19 BAB IV KONDISI UMUM 4.1. Letak, Batas, dan Luas Tapak TPU Tanah Kusir merupakan pemakaman umum yang dikelola oleh Suku Dinas Pemakaman Jakarta Selatan di bawah Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta.

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR SEPTEMBER 2013

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR SEPTEMBER 2013 BPS PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR No. 01/10/53/Th. XVI, 1 Oktober 2013 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR SEPTEMBER 2013 Bulan September 2013: Provinsi Nusa Tenggara

Lebih terperinci

EKS KETUA BPK DIPERIKSA KPK. 4 hal 3 hal

EKS KETUA BPK DIPERIKSA KPK. 4 hal 3 hal No,105 l Kamis, 31 Juli 2014 l Tahun ke-1 Kriminal Hadi Poernomo telah ditetapkan KPK tersangka sejak 21 April 2014, tepat pada hari dia pensiun sebagai Ketua BPK. Namun, hingga kini yang bersangkutan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. prioritas utama dalam pemenuhannya. Seiring dengan perkembangan jaman dan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. prioritas utama dalam pemenuhannya. Seiring dengan perkembangan jaman dan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kebutuhan primer bagi umat manusia di mana pun berada selalu menjadi prioritas utama dalam pemenuhannya. Seiring dengan perkembangan jaman dan pertumbuhan ekonomi,

Lebih terperinci

BADAN METEOROLOGI, KLIMATOLOGI, DAN GEOFISIKA STASIUN KLIMATOLOGI KLAS II PONDOK BETUNG Jl. Raya Kodam Bintaro No. 82 Tangerang Selatan Telp : (021)

BADAN METEOROLOGI, KLIMATOLOGI, DAN GEOFISIKA STASIUN KLIMATOLOGI KLAS II PONDOK BETUNG Jl. Raya Kodam Bintaro No. 82 Tangerang Selatan Telp : (021) BADAN METEOROLOGI, KLIMATOLOGI, DAN GEOFISIKA STASIUN KLIMATOLOGI KLAS II PONDOK BETUNG Jl. Raya Kodam Bintaro No. 82 Tangerang Selatan Telp : (021) 7353018 Fax : (021) 7355262 Kode Pos 12070 Email : staklim.pondok.betung@gmail.com

Lebih terperinci

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN. Hasil penelitian diperoleh dari survei primer dan sekunder terhadap ketersediaan

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN. Hasil penelitian diperoleh dari survei primer dan sekunder terhadap ketersediaan 66 IV. HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Hasil penelitian diperoleh dari survei primer dan sekunder terhadap ketersediaan dan kebutuhan prasarana dan sarana transportasi perkotaan di empat kelurahan di wilayah

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kebutuhan primer manusia adalah sandang, pangan dan papan. Manusia membutuhkan makanan (pangan) agar dapat terus melakukan aktivitas dan bertahan hidup. Dengan demikian,

Lebih terperinci

VKBP15 - SLP REPUBLIK INDONESIA BADAN PUSAT STATISTIK SURVEI KONSUMSI BAHAN POKOK TAHUN 2015 LEMBAGA PEMASYARAKATAN BLOK I : PENGENALAN TEMPAT

VKBP15 - SLP REPUBLIK INDONESIA BADAN PUSAT STATISTIK SURVEI KONSUMSI BAHAN POKOK TAHUN 2015 LEMBAGA PEMASYARAKATAN BLOK I : PENGENALAN TEMPAT VKBP15 - SLP REPUBLIK INDONESIA BADAN PUSAT STATISTIK SURVEI KONSUMSI BAHAN POKOK TAHUN 2015 LEMBAGA PEMASYARAKATAN * Tujuan Mendapatkan data estimasi penggunaan bahan pokok * Objek Survei Perusahaan/Usaha

Lebih terperinci

PROPOSAL PERMOHONAN PEMBUATAN SALURAN AIR ( DRAINASE )

PROPOSAL PERMOHONAN PEMBUATAN SALURAN AIR ( DRAINASE ) PROPOSAL PERMOHONAN PEMBUATAN SALURAN AIR ( DRAINASE ) Jl. Warung Nangka RT.04 - RW. 06 Kel. Pulo Gebang - Kec. Cakung Jakarta Timur 13950 No : 01/ RT-04 / IV / 2015 Hal : Permohonan Pembuatan Saluran

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Kami berharap klipping ini bermanfaat untuk monitoring media BPIW.

KATA PENGANTAR. Kami berharap klipping ini bermanfaat untuk monitoring media BPIW. Jumat Senin, 31 Maret 4 April 2016 KATA PENGANTAR Klipping Media Massa adalah kumpulan guntingan berita yang kami sajikan secara rutin. Guntingan berita ini kami seleksi dari berita yang muncul di media

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/ INFLASI KOTA BATAM DESEMBER 2016 INFLASI 0,26 PERSEN

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/ INFLASI KOTA BATAM DESEMBER 2016 INFLASI 0,26 PERSEN PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/ INFLASI KOTA BATAM DESEMBER INFLASI PERSEN No. 01/01/2171/Th.V, 3 Januari 2017 Pada bulan Desember di Kota Batam terjadi inflasi sebesar persen dengan Indeks Harga Konsumen

Lebih terperinci

V GAMBARAN UMUM PASAR INDUK KRAMAT JATI

V GAMBARAN UMUM PASAR INDUK KRAMAT JATI V GAMBARAN UMUM PASAR INDUK KRAMAT JATI 5.1 Manajemen Pasar Induk Kramat Jati Pasar Induk Kramat Jati dengan dasar hukum menurut Peraturan Daerah Khusus Ibukota Jakarta No. 3 tahun 2009 tanggal 28 Juli

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN PENDAHULUAN Uraian Umum

BAB I PENDAHULUAN PENDAHULUAN Uraian Umum BAB I PENDAHULUAN 1.1. Uraian Umum Banjir besar yang terjadi hampir bersamaan di beberapa wilayah di Indonesia telah menelan korban jiwa dan harta benda. Kerugian mencapai trilyunan rupiah berupa rumah,

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Transportasi merupakan komponen utama dalam sistem kehidupan, sistem

BAB 1 PENDAHULUAN. Transportasi merupakan komponen utama dalam sistem kehidupan, sistem BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Transportasi merupakan komponen utama dalam sistem kehidupan, sistem pemerintahan, dan sistem kemasyarakatan. Transportasi juga sebagai dasar untuk pembangunan ekonomi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Trotoar adalah jalur bagi pejalan kaki yang terletak di daerah manfaat jalan, diberi lapis permukaan, diberi elevasi lebih tinggi dari permukaan perkerasan jalan,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Jakarta, selain sebagai pusat pemerintahan Indonesia, adalah pusat ekonomi dan sumber kehidupan bagi masyarakat di sekitarnya. Perkembangan ekonomi Jakarta menarik

Lebih terperinci

PEMERINTAH KOTA PASURUAN

PEMERINTAH KOTA PASURUAN PEMERINTAH KOTA PASURUAN SALINAN PERATURAN DAERAH KOTA PASURUAN NOMOR 04 TAHUN 2012 TENTANG ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA PASURUAN, Menimbang : a. bahwa pelaksanaan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. antar aktor dalam proses negosiasi dan resolusi konflik Pasar Kranggan Yogyakarta. Seperti

BAB I PENDAHULUAN. antar aktor dalam proses negosiasi dan resolusi konflik Pasar Kranggan Yogyakarta. Seperti BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi alur konflik yang terjadi dalam proyek revitalisasi Pasar Kranggan Yogyakarta. Penelitian ini juga ingin mengidentifikasi

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Kami berharap klipping ini bermanfaat untuk monitoring media BPIW. Hormat kami. Tim penyusun

KATA PENGANTAR. Kami berharap klipping ini bermanfaat untuk monitoring media BPIW. Hormat kami. Tim penyusun KATA PENGANTAR Klipping Media Massa adalah kumpulan guntingan berita yang kami sajikan secara rutin. Guntingan berita ini kami seleksi dari berita yang muncul di media cetak. Adapun tema berita yang kami

Lebih terperinci

Tingkat Inflasi Kota Lubuklinggau 0,33

Tingkat Inflasi Kota Lubuklinggau 0,33 BPS Kota Lubuklinggau No.06/06/1674/Th.XVIII, 02 Juni 2016 Tingkat Inflasi Kota Lubuklinggau 0,33 Kota Lubuklinggau pada bulan Mei 2016 mengalami inflasi sebesar 0,33 persen. Laju inflasi kumulatif tahun

Lebih terperinci

I PENDAHULUAN * Keterangan : *Angka ramalan PDB berdasarkan harga berlaku Sumber : Direktorat Jenderal Hortikultura (2010) 1

I PENDAHULUAN * Keterangan : *Angka ramalan PDB berdasarkan harga berlaku Sumber : Direktorat Jenderal Hortikultura (2010) 1 1.1 Latar Belakang I PENDAHULUAN Sektor pertanian terdiri dari beberapa sub sektor, yaitu tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan, dimana keempat sub sektor tersebut mempunyai peranan

Lebih terperinci

KOTA BANDAR LAMPUNG, OKTOBER 2017 INFLASI 0,11

KOTA BANDAR LAMPUNG, OKTOBER 2017 INFLASI 0,11 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI LAMPUNG KOTA BANDAR LAMPUNG, OKTOBER INFLASI 0,11 Kelompok Bahan Makanan mengalami inflasi tertinggi sebesar 0,44 persen pada Oktober Oktober, Kota Bandar Lampung mengalami

Lebih terperinci