PERTUMBUHAN SIMPANAN *) BANK UMUM POSISI FEBRUARI 2012

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PERTUMBUHAN SIMPANAN *) BANK UMUM POSISI FEBRUARI 2012"

Transkripsi

1 Nop-06 Feb-07 Mei-07 Agust-07 Nop-07 Feb-08 Mei-08 Agust-08 Nop-08 Feb-09 Mei-09 Agust-09 Nop-09 Feb-10 Mei-10 Agust-10 Nop-10 Feb-11 Mei-11 Agust-11 Nop-11 PERTUMBUHAN SIMPANAN *) BANK UMUM POSISI FEBRUARI 2012 I. TOTAL SIMPANAN NASABAH Total pada Februari 2012 mengalami penurunan sebesar Rp3,04 Triliun dibandingkan dengan total pada bulan Januari 2012 sebesar Rp2.812,39 Triliun sehingga mencapai Rp2.809,35 Triliun. Jika dibandingkan dengan dengan total pada Februari 2011 sebesar Rp2.316,08 Triliun, total pada Februari 2012 mengalami kenaikan sebesar Rp493,27 Triliun (21,30, YoY). Kenaikan total tersebut dapat dilihat pada Tabel 1 dan Grafik 1 berikut: Tabel 1 Total Simpanan Bank Umum Januari 1.290, , , , , ,39 Februari 1.293, , , , , ,35 Maret 1.298, , , , ,98 April 1.305, , , , ,03 Mei 1.310, , , , ,45 Juni 1.356, , , , ,29 Juli 1.380, , , , ,71 Agustus 1.396, , , , ,51 September 1.405, , , , ,98 Oktober 1.424, , , , ,16 Nopember 1.443, , , , ,75 Desember 1.520, , , , ,32 *) Simpanan pada Data ini meliputi Dana Pihak Ketiga dan Simpanan Antar Bank (Antar Bank Pasiva dalam bentuk ) 3.000, , , , ,00 500,00 - Grafik 1 Trend Pertumbuhan Simpanan Bank Umum Total Simpanan 7,00 6,00 5,00 4,00 3,00 2,00 1,00 0,00-1,00-2,00-3,00-4,00 Pada Februari 2012 terjadi penurunan total yang signifikan pada giro dan sekaligus kenaikan total yang juga signifikan pada deposito. Giro mengalami penurunan total sebesar Rp24,84 Triliun (-3,77, mtm) sehingga mencapai Rp634,33 Triliun. Sementara itu, deposito mengalami kenaikan total sebesar Rp18,54 Triliun (1,47, mtm) sehingga mencapai Rp1.281,12 Triliun. Selain itu, beberapa jenis lainnya mengalami kenaikan adalah tabungan sebesar Rp1,73 Triliun (0,20, mtm) dan lainnya sebesar Rp1,59 Triliun (24,40, mtm) sedangkan sertifikat deposito mengalami penurunan sebesar Rp0,06 Triliun (-18,29, mtm). Pertumbuhan jenis tersebut dapat dilihat pada Tabel 2 dan Grafik 2 berikut: (Rp Tabel 2 Distribusi Total Simpanan dan Jumlah Berdasarkan Jenis Simpanan Jenis Simpanan Giro 659,16 23,44 634,33 22,58 (24,84) -3,77 Tabungan 883,80 31,43 885,52 31,52 1,73 0,20 Deposito 1.262,58 44, ,12 45,60 18,54 1,47 Sertifikat Deposito 0,32 0,01 0,26 0,01 (0,06) -18,29 Simpanan Lainnya 6,53 0,23 8,12 0,29 1,59 24,40 Total 2.812,39 100, ,35 100,00 (3,04) -0,11 Jenis Simpanan Giro 2.796,39 2, ,40 2,77 (21,99) -0,79 Tabungan ,40 94, ,06 94,32 (640,33) -0,67 Deposito 2.903,01 2, ,58 2,90 5,57 0,19 Sertifikat Deposito 0,77 0,00 0,75 0,00 (0,02) -3,10 Simpanan Lainnya 12,43 0,01 12,72 0,01 0,30 2,37 Total ,99 100, ,51 100,00 (656,48) -0,65 1 DIVISI PENJAMINAN LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN *) Simpanan pada Data ini meliputi Dana Pihak Ketiga dan Simpanan Antar Bank (Antar Bank Pasiva dalam bentuk )

2 Rp Triliun 1.400,00 Grafik 2 Pertumbuhan Total Simpanan Berdasarkan Jenis Simpanan 1.200, ,00 800,00 600,00 400,00 200,00 - Jan-11 Feb-11 Mar-11 Apr-11 Mei-11 Jun-11 Jul-11 Agust-11 Sep-11 Okt-11 Nop-11 Des-11 Giro 534,87 533,83 544,08 531,66 562,41 573,33 573,33 531,46 588,33 603,83 624,61 634,33 659,16 634,33 Tabungan 716,63 713,79 723,60 735,48 741,47 764,25 764,25 786,64 798,22 803,74 828,95 885,52 883,80 885,52 Deposito 1.071, , , , , , , , , , , , , ,12 Sertifikat Deposito 0,19 0,14 0,13 0,13 0,15 0,14 0,09 0,12 0,11 0,17 0,18 0,17 0,18 0,21 Simpanan Lainnya 7,40 8,66 7,95 6,03 5,87 6,22 6,22 6,71 8,89 0,00 7,17 8,12 6,53 8,12 II. JUMLAH REKENING NASABAH Jumlah rekening pada bulan Februari 2012 mengalami penurunan sebesar rekening (- 0,65, mtm) jika dibandingkan dengan jumlah rekening pada bulan Januari 2012 sebesar rekening sehingga jumlah rekening pada Februari 2012 mencapai rekening. Penurunan jumlah rekening pada Februari 2012 disebabkan oleh terjadinya penurunan jumlah rekening yang signifikan pada Tabungan sebesar rekening dan Giro sebesar rekening. III. DISTRIBUSI SIMPANAN Jenis dengan proporsi total terbesar adalah deposito sebesar 45,60 atau Rp1.281,12 Triliun. Namun demikian, total tersebut berasal dari rekening atau hanya 2,90 dari jumlah rekening keseluruhan. Sementara itu, tabungan merupakan jenis dengan proporsi jumlah rekening terbesar sebesar 94,32 atau rekening. Tetapi, berdasarkan total, tabungan hanya memiliki proporsi sebesar 31,52 dari seluruh total atau sebesar Rp885,52 Triliun. 45,60 Grafik 3 Total Simpanan Berdasarkan Jenis Simpanan 0,01 0,29 22,58 31,52 Giro Tabungan Deposito Sertifikat Deposito Simpanan Lainnya Grafik 4 Jumlah Berdasarkan Jenis Simpanan 2,90 0,00 0,01 94,32 2,77 Giro Tabungan Deposito Sertifikat Deposito Simpanan Lainnya 2 DIVISI PENJAMINAN LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN

3 Pada Tabel 3 berikut dapat dilihat bahwa terjadi penurunan total yang signifikan pada segmen nominal di atas Rp5 Miliar sebesar Rp6,65 Triliun (-0,57, mtm) sehingga total pada segmen nominal tersebut mencapai Rp1.161,37 Triliun. Simpanan dengan segmen nominal di atas Rp5 Miliar tersebut memiliki proporsi sebesar 41,34 dari total. Tetapi, jumlah rekening dengan nominal di atas Rp5 Miliar hanya rekening atau hanya 0,05 dari jumlah rekening keseluruhan. Berdasarkan jumlah rekening, segmen nominal yang mengalami penurunan terbesar terjadi pada segmen nominal di bawah Rp100 Juta sebesar rekening (-0,60, mtm) sehingga jumlah rekening di bawah Rp100 Juta mencapai rekening. Segmen nominal di bawah Rp100 Juta memiliki proporsi 97,37 dari seluruh jumlah rekening. Tetapi total dengan nominal di bawah Rp100 Juta hanya sebesar Rp461,19 Triliun atau hanya 16,42 dari total. Tabel 3 Distribusi Total Simpanan dan Jumlah Berdasarkan Segmen Simpanan Segmen (N) N 100 Jt 458,92 16,32 461,19 16,42 2,27 0, Jt < N 200 Jt 168,75 6,00 167,65 5,97 (1,10) -0, Jt < N 500 Jt 264,01 9,39 263,92 9,39 (0,09) -0, Jt < N 1 M 250,22 8,90 250,51 8,92 0,29 0,12 1 M < N 2 M 231,06 8,22 230,58 8,21 (0,48) -0,21 2 M < N 5 M 271,42 9,65 274,14 9,76 2,72 1,00 N > 5 M 1.168,02 41, ,37 41,34 (6,65) -0,57 Total 2.812,39 100, ,35 100,00 (3,04) -0,11 Segmen (N) N 100 Jt ,12 97, ,97 97,37 (652,15) -0, Jt < N 200 Jt 1.185,93 1, ,19 1,18 (4,74) -0, Jt < N 500 Jt 813,47 0,81 812,96 0,81 (0,51) -0, Jt < N 1 M 340,26 0,34 340,57 0,34 0,32 0,09 1 M < N 2 M 165,81 0,16 165,81 0,17 0,00 0,00 2 M < N 5 M 86,38 0,09 86,44 0,09 0,06 0,07 N > 5 M 50,03 0,05 50,58 0,05 0,54 1,09 Total ,99 100, ,51 100,00 (656,48) -0,65 *) Simpanan pada Data ini meliputi Dana Pihak Ketiga dan Simpanan Antar Bank (Antar Bank Pasiva dalam bentuk ) 3 DIVISI PENJAMINAN LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN

4 Tabel 4 Rata-Rata Simpanan Berdasarkan Segmen Simpanan dan Jenis Simpanan Giro Tabungan Deposito Sertifikat Deposito Simpanan Lainnya Nom/Rek Nom/Rek Nom/Rek Nom/Rek Nom/Rek (Rp Juta) (Rp Juta) (Rp Juta) (Rp Juta) Juta) (Rp Juta) (Rp Juta) (Rp Juta) (Rp Juta) (Rp Juta) N 100 Jt , ,60 9, , ,25 3, , ,35 36, ,60 0,57 16, ,84 12,20 6, Jt < N 200 Jt ,77 111,57 143, ,53 726,23 139, ,67 343,14 145, ,82 0,03 138, ,06 0,23 147, Jt < N 500 Jt ,70 110,25 317, ,55 402,33 305, ,13 300,15 352, ,82 0,08 389, ,33 0,15 327, Jt < N 1 M ,81 53,46 700, ,63 126,69 674, ,24 160,34 795, ,62 0,04 871, ,43 0,05 769,93 1 M < N 2 M ,08 31, , ,51 54, , ,89 79, , ,00 0, , ,07 0, ,80 2 M < N 5 M ,76 21, , ,00 21, , ,79 43, , ,02 0, , ,11 0, ,42 N > 5 M ,47 14, , ,32 6, , ,93 28, , ,60 0, , ,85 0, ,74 *) Simpanan pada Data ini meliputi Dana Pihak Ketiga dan Simpanan Antar Bank (Antar Bank Pasiva dalam bentuk ) Tabel 5 Distribusi Total Simpanan dan Jumlah rekening Berdasarkan Segmen Simpanan dan Jenis Simpanan Giro Tabungan Deposito Sertifikat Deposito Simpanan Lainnya N 100 Jt 22,49 3, ,60 87,64 366,40 41, ,25 98,59 72,21 5, ,35 67,12 0,01 3,53 0,57 75,70 0,08 0,98 12,20 95, Jt < N 200 Jt 15,99 2,52 111,57 4,02 101,56 11,47 726,23 0,77 50,06 3,91 343,14 11,80 0,00 1,63 0,03 4,14 0,03 0,42 0,23 1, Jt < N 500 Jt 35,05 5,52 110,25 3,97 122,89 13,88 402,33 0,43 105,90 8,27 300,15 10,32 0,03 11,97 0,08 10,81 0,05 0,59 0,15 1, Jt < N 1 M 37,45 5,90 53,46 1,93 85,39 9,64 126,69 0,13 127,59 9,96 160,34 5,51 0,03 11,90 0,04 4,81 0,04 0,50 0,05 0,42 1 M < N 2 M 43,85 6,91 31,55 1,14 71,21 8,04 54,26 0,06 115,44 9,01 79,95 2,75 0,02 8,89 0,02 2,40 0,05 0,61 0,04 0,28 2 M < N 5 M 64,30 10,14 21,05 0,76 62,16 7,02 21,70 0,02 147,61 11,52 43,67 1,50 0,02 8,70 0,01 0,93 0,05 0,66 0,02 0,13 N > 5 M 415,20 65,46 14,94 0,54 75,91 8,57 6,61 0,01 662,30 51,70 28,98 1,00 0,14 53,38 0,01 1,20 7,82 96,23 0,05 0,36 TOTAL 634,33 100, ,40 100,00 885,52 100, ,06 100, ,12 100, ,58 100,00 0,26 100,00 0,75 100,00 8,12 100,00 12,72 100,00 *) Simpanan pada Data ini meliputi Dana Pihak Ketiga dan Simpanan Antar Bank (Antar Bank Pasiva dalam bentuk ) 4 DIVISI PENJAMINAN LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN

5 IV. DISTRIBUSI SIMPANAN BERDASARKAN NOMINAL SIMPANAN YANG DIJAMIN (Rp2 MILIAR) Berdasarkan distribusi untuk masing-masing segmen pada Tabel 3 di atas apabila dikelompokkan berdasarkan jumlah sampai dengan Rp2 Miliar (maksimum yang dijamin) dan lebih dari Rp2 Miliar maka dapat dilihat pada Tabel 6 berikut: Tabel 6 Distribusi Simpanan Berdasarkan Maksimum Simpanan Yang Dijamin Jumlah (N) N 2 M 1.372,95 48, ,84 48,90 0,89 0,06 N > 2 M 1.439,44 51, ,51 51,10 (3,93) -0,27 TOTAL 2.812,39 100, ,35 100,00 (3,04) -0,11 Jumlah (N) N 2 M ,58 99, ,49 99,86 (657,08) -0,65 N > 2 M 136,41 0,14 137,01 0,14 0,60 0,44 TOTAL ,99 100, ,51 100,00 (656,48) -0,65 *) Simpanan pada Data ini meliputi Dana Pihak Ketiga dan Simpanan Antar Bank (Antar Bank Pasiva dalam bentuk ) V. DISTRIBUSI SIMPANAN YANG DIJAMIN Pada Tabel 7 dapat dilihat distribusi yang dijamin yaitu: a. sebesar Rp1.373,84 Triliun untuk seluruh yang nominalnya kurang dari atau sama dengan Rp2 Miliar; dan b. sebesar Rp274,03 Triliun yang merupakan proporsi yang dijamin (Rp2 Miliar) dari seluruh dengan nominal di atas Rp2 Miliar (Rp x rekening). Berdasarkan hal tersebut, total yang dijamin oleh LPS pada Februari 2012 mengalami kenaikan sebesar Rp2,09 Triliun dimana pada Januari 2012 total yang dijamin adalah Rp1.645,77 Triliun dan pada Februari 2012 total yang dijamin adalah Rp1.647,86 Triliun. Tabel 7 Nilai Simpanan Yang Dijamin dari total dari total N 2 M 1.372,95 48, ,84 48,90 0,89 0,06 N > 2 M 272,83 9,70 274,03 9,75 1,20 0,44 TOTAL DIJAMIN 1.645,77 58, ,86 58,66 2,09 0,13 dari total N 2 M ,58 99, ,49 99,86 (657,08) -0,65 N > 2 M 136,41 0,14 137,01 0,14 0,60 0,44 TOTAL DIJAMIN ,99 100, ,51 100,00 (656,48) -0,65 *) Simpanan pada Data ini meliputi Dana Pihak Ketiga dan Simpanan Antar Bank (Antar Bank Pasiva dalam bentuk ) 5 DIVISI PENJAMINAN LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN

PERTUMBUHAN SIMPANAN *) BANK UMUM POSISI NOVEMBER 2011

PERTUMBUHAN SIMPANAN *) BANK UMUM POSISI NOVEMBER 2011 Nop-06 Feb-07 Mei-07 Agust-07 Nop-07 Feb-08 Mei-08 Agust-08 Nop-08 Feb-09 Mei-09 Agust-09 Nop-09 Feb-10 Mei-10 Agust-10 Nop-10 Feb-11 Mei-11 Agust-11 PERTUMBUHAN SIMPANAN *) BANK UMUM POSISI NOVEMBER 2011

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN SIMPANAN *) BANK UMUM POSISI APRIL 2012

PERTUMBUHAN SIMPANAN *) BANK UMUM POSISI APRIL 2012 I. TOTAL SIMPANAN NASABAH PERTUMBUHAN SIMPANAN *) BANK UMUM POSISI APRIL 2012 Total pada bulan April 2012 mengalami kenaikan sebesar Rp14,48 Triliun dibandingkan dengan total pada bulan Maret 2012 sehingga

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN SIMPANAN *) BANK UMUM POSISI JANUARI 2012

PERTUMBUHAN SIMPANAN *) BANK UMUM POSISI JANUARI 2012 Jan-07 Apr-07 Jul-07 Oct-07 Jan-08 Apr-08 Jul-08 Oct-08 Jan-09 Apr-09 Jul-09 Oct-09 Jan-10 Apr-10 Jul-10 Oct-10 Jan-11 Apr-11 Jul-11 Oct-11 PERTUMBUHAN SIMPANAN *) BANK UMUM POSISI JANUARI 2012 I. TOTAL

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN SIMPANAN *) BANK UMUM POSISI MARET 2012

PERTUMBUHAN SIMPANAN *) BANK UMUM POSISI MARET 2012 I. TOTAL SIMPANAN NASABAH PERTUMBUHAN SIMPANAN *) BANK UMUM POSISI MARET 2012 Total pada Maret 2012 mengalami peningkatan sebesar Rp70,18 Triliun dibandingkan dengan total pada bulan Februari 2012 sebesar

Lebih terperinci

DATA DISTRIBUSI SIMPANAN PADA BPR DAN BPRS

DATA DISTRIBUSI SIMPANAN PADA BPR DAN BPRS DATA DISTRIBUSI SIMPANAN PADA BPR DAN BPRS SEMESTER II-2016 Divisi Statistik, Kepesertaan, dan Premi Penjaminan Direktorat Penjaminan dan Manajemen Risiko Daftar Isi Daftar Isi... 1 KETERANGAN... 2 I.

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN SIMPANAN PADA BPR DAN BPRS

PERTUMBUHAN SIMPANAN PADA BPR DAN BPRS PERTUMBUHAN SIMPANAN PADA BPR DAN BPRS Juni 2016 Divisi Statistik, Kepesertaan, dan Premi Penjaminan Direktorat Penjaminan dan Manajemen Risiko Daftar Isi Daftar Isi... 1 KETERANGAN... 2 I. Total Simpanan...

Lebih terperinci

DATA DISTRIBUSI SIMPANAN PADA BPR DAN BPRS

DATA DISTRIBUSI SIMPANAN PADA BPR DAN BPRS DATA DISTRIBUSI SIMPANAN PADA BPR DAN BPRS SEMESTER I-2017 Group Penanganan Premi Penjaminan Daftar Isi Daftar Isi... 1 Daftar Tabel dan Gambar...2 Keterangan... 3 I. Jumlah BPR dan BPRS... 4 II. Total

Lebih terperinci

Distribusi Simpanan Bank Umum. September 2012

Distribusi Simpanan Bank Umum. September 2012 Distribusi Simpanan Bank Umum September 2012 DAFTAR ISI Keterangan 2 Total Simpanan dan Jumlah Tabel 1 3 Pertumbuhan Total Simpanan dan Jumlah Grafik 1 3 Simpanan Berdasarkan Jenis Simpanan Tabel 2 4 Distribusi

Lebih terperinci

Distribusi Simpanan Bank Umum. Mei 2016

Distribusi Simpanan Bank Umum. Mei 2016 Distribusi Simpanan Bank Umum Mei 2016 DAFTAR ISI Keterangan 2 1. Pertumbuhan Total Simpanan dan Jumlah Rekening pada Bank Umum 3 Total Simpanan dan Jumlah Rekening Tabel 1 3 Pertumbuhan Total Simpanan

Lebih terperinci

Pertumbuhan Simpanan BPR/BPRS. Semester I Tahun 2013

Pertumbuhan Simpanan BPR/BPRS. Semester I Tahun 2013 Pertumbuhan Simpanan BPR/BPRS Semester I Tahun 2013 DAFTAR ISI Pertumbuhan Simpanan pada BPR/BPRS Grafik 1 10 Dsitribusi Simpanan pada BPR/BPRS Tabel 9 11 Pertumbuhan Simpanan Berdasarkan Kategori Grafik

Lebih terperinci

Distribusi Simpanan Bank Umum. Agustus 2016

Distribusi Simpanan Bank Umum. Agustus 2016 Distribusi Simpanan Bank Umum Agustus 2016 DAFTAR ISI Keterangan 2 1. Pertumbuhan Total Simpanan dan Jumlah Rekening pada Bank Umum 3 Total Simpanan dan Jumlah Rekening Tabel 1 3 Pertumbuhan Total Simpanan

Lebih terperinci

Pertumbuhan Simpanan BPR dan BPRS

Pertumbuhan Simpanan BPR dan BPRS Pertumbuhan Simpanan BPR dan BPRS Semester I Tahun 2015 Divisi Statistik, Kepesertaan, dan Premi Penjaminan Direktorat Penjaminan dan Manajemen Risiko DAFTAR ISI Jumlah BPR/BPRS Peserta Penjaminan Grafik

Lebih terperinci

Pertumbuhan Simpanan BPR Dan BPRS

Pertumbuhan Simpanan BPR Dan BPRS Pertumbuhan Simpanan BPR Dan BPRS Semester I Tahun 2014 Divisi Statistik, Kepesertaan, dan Premi Penjaminan Direktorat Penjaminan dan Manajemen Risiko DAFTAR ISI Jumlah BPR/BPRS Peserta Penjaminan Grafik

Lebih terperinci

Pertumbuhan Simpanan BPR Dan BPRS

Pertumbuhan Simpanan BPR Dan BPRS Pertumbuhan Simpanan BPR Dan BPRS Semester II Tahun 2013 GROUP PENJAMINAN DIREKTORAT PENJAMINAN DAN MANAJEMEN RISIKO 0 DAFTAR ISI Jumlah BPR/BPRS Peserta Penjaminan Grafik 1 3 Pertumbuhan Simpanan pada

Lebih terperinci

Pertumbuhan Simpanan BPR dan BPRS

Pertumbuhan Simpanan BPR dan BPRS Pertumbuhan Simpanan BPR dan BPRS Semester II Tahun 2014 Divisi Statistik, Kepesertaan, dan Premi Penjaminan Direktorat Penjaminan dan Manajemen Risiko DAFTAR ISI Jumlah BPR/BPRS Peserta Penjaminan Grafik

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN. Saldo Ratarata. Distribusi Bagi Hasil. Januari 1 Bulan 136,901,068,605 1,659,600, % 1,078,740, %

BAB IV PEMBAHASAN. Saldo Ratarata. Distribusi Bagi Hasil. Januari 1 Bulan 136,901,068,605 1,659,600, % 1,078,740, % 36 BAB IV PEMBAHASAN A. Analisis Sistem Pembagian Keuntungan Bagi Hasil deposito Syariah (Mudharabah) Pada Bank BTN Unit Usaha Syariah besar kecilnya pendapatan yang diperoleh nasabah dari deposito bergantung

Lebih terperinci

PRESENSI DOSEN DIPEKERJAKAN KOPERTIS WILAYAH V

PRESENSI DOSEN DIPEKERJAKAN KOPERTIS WILAYAH V Pangkat/Gol. : Perguruan Tinggi : Universitas Ahmad Dahlan Jabatan Fungsional : Bulan : Januari 2014 No. HARI TANGGAL DATANG PULANG. DATANG PULANG 1 Rabu 01-Jan-14 Libur Libur Libur 2 Kamis 02-Jan-14 1.

Lebih terperinci

Penyesuaian Tarif Listrik Tahun 2014 per 1 Juli 2014

Penyesuaian Tarif Listrik Tahun 2014 per 1 Juli 2014 Penyesuaian Tarif Listrik Tahun 2014 per 1 Juli 2014 - Industri I 3 non go public - Rumah Tangga R 2 (3.500 VA sd 5.500 VA) - Pemerintah P 2 (di atas 200 kva) - Rumah Tangga R 1 (2.200 VA) - Penerangan

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI TENGGARA NOVEMBER 2014

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI TENGGARA NOVEMBER 2014 No. 02/01/Th. VI, 2 Januari 2015 PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI TENGGARA NOVEMBER 2014 Nilai ekspor Sulawesi Tenggara pada bulan November 2014 tercatat US$ 8,99 juta atau mengalami penurunan sebesar

Lebih terperinci

Statistik Dana Pensiun Kupas Tuntas Permasalahan Dana pensiun Menuju Stabilitas Industri

Statistik Dana Pensiun Kupas Tuntas Permasalahan Dana pensiun Menuju Stabilitas Industri Statistik Dana Pensiun Kupas Tuntas Permasalahan Dana pensiun Menuju Stabilitas Industri Direktorat Pengawasan Dana Pensiun dan BPJS Ketenagakerjaan Jakarta, 28 Nopember 2016 Statistik Dana Pensiun Per

Lebih terperinci

PENGARUH JUMLAH UANG YANG BEREDAR TERHADAP INFLASI

PENGARUH JUMLAH UANG YANG BEREDAR TERHADAP INFLASI Tugas Makroekonomi I Nama : Kurniasih NIM : 7111414028 Ekonomi Pembangunan B 2014 PENGARUH JUMLAH UANG YANG BEREDAR TERHADAP INFLASI Sebelum kita membahas mengenai pengaruh jumlah uang yang beredar terhadap

Lebih terperinci

SUKUK. Perkembangan Sukuk Korporasi. 1 S T A T I S T I K P A S A R M O D A L S Y A R I A H Direktorat Pasar Modal Syariah-Otoritas Jasa Keuangan

SUKUK. Perkembangan Sukuk Korporasi. 1 S T A T I S T I K P A S A R M O D A L S Y A R I A H Direktorat Pasar Modal Syariah-Otoritas Jasa Keuangan SUKUK Perkembangan Sukuk Korporasi Miliar Rp 20.000 18.925,00 Jumlah 120 18.000 16.000 14.000 12.000 10.000 8.000 6.000 4.000 2.000 0 97 11.044,0 51 okt 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 100 80 60 40

Lebih terperinci

SURVEY PENJUALAN ECERAN

SURVEY PENJUALAN ECERAN SURVEY PENJUALAN ECERAN September Indeks riil penjualan eceran pada September mengalami penurunan Harga-harga umum diperkirakan meningkat dan tingkat suku bunga kredit diperkirakan relatif stabil Perkembangan

Lebih terperinci

SOSIALISASI PERENCANAAN KAS

SOSIALISASI PERENCANAAN KAS SOSIALISASI PERENCANAAN KAS Dasar Hukum 1. Penjelasan Undang-Undang No.1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara: Fungsi Utama Perbendaharaan : Perencanaan kas yang baik, mencegah kebocoran dan penyimpangan,

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORITIS

BAB II LANDASAN TEORITIS BAB I PENDAHULUAN Pengaruh pemanasan global yang sering didengungkan tidak dapat dihindari dari wilayah Kalimantan Selatan khususnya daerah Banjarbaru. Sebagai stasiun klimatologi maka kegiatan observasi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dunia bisnis pada saat ini tumbuh dan berkembang sangat pesat. Perekonomian dunia pun mengalami kemajuan yang luar biasa. Kemajuan perekonomian mencakup semua

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI TENGGARA DESEMBER 2014

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI TENGGARA DESEMBER 2014 No. 02/02/Th. VI, 2 Februari 2015 PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI TENGGARA DESEMBER 2014 Nilai ekspor Sulawesi Tenggara pada bulan Desember 2014 tercatat US$ 19,84 juta atau mengalami penurunan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. dengan ekonomi regional dan internasional yang dapat menunjang sekaligus dapat berdampak

BAB I PENDAHULUAN. dengan ekonomi regional dan internasional yang dapat menunjang sekaligus dapat berdampak BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia menuju masyarakat yang makmur dan berkeadilan perlu adanya pembangunan ekonomi yang seimbang.

Lebih terperinci

Uang Beredar (M2) dan Faktor yang Mempengaruhi

Uang Beredar (M2) dan Faktor yang Mempengaruhi Uang Beredar (M2) dan Faktor yang Mempengaruhi wa Juli Pertumbuhan likuiditas perekonomian M2 (Uang Beredar dalam arti luas) kembali melambat. Posisi M2 pada akhir Juli tercatat sebesar Rp4.383,0 T, atau

Lebih terperinci

Uang Beredar (M2) dan Faktor yang Mempengar

Uang Beredar (M2) dan Faktor yang Mempengar (M2) dan Faktor yang Mempengar aruhi wa Agustus Posisi (M2) pada Agustus tercatat sebesar Rp3.889,3 T, atau tumbuh 11,0% (yoy), relatif stabil dibanding pertumbuhan i (11,0%;yoy). Berdasarkan komponennya,

Lebih terperinci

LAMPIRAN A. Faktur Pembelian

LAMPIRAN A. Faktur Pembelian LAMPIRAN A. Faktur Pembelian LAMPIRAN B. Laporan Penjualan CV Pillow Tabel 4.7. Laporan penjualan CV Pillow tiap bulan Bulan Penjualan Bruto CV Pillow Jan Des 07 2,497,003,074 Jan-08 201.108.100 Feb-08

Lebih terperinci

SUKUK. Perkembangan Sukuk Korporasi. 1 S T A T I S T I K P A S A R M O D A L S Y A R I A H Direktorat Pasar Modal Syariah-Otoritas Jasa Keuangan

SUKUK. Perkembangan Sukuk Korporasi. 1 S T A T I S T I K P A S A R M O D A L S Y A R I A H Direktorat Pasar Modal Syariah-Otoritas Jasa Keuangan SUKUK Perkembangan Sukuk Korporasi Miliar Rp 25.000 Jumlah 120 100 20.000 100 15.000 10.000 20.425,40 11.878,0 53 80 60 40 5.000 20 0 Desember 2011 2012 2013 2014 2015 2016 0 Nilai Outstanding Jumlah Sukuk

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN KE PROVINSI KEPULAUAN RIAU DESEMBER 2015

PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN KE PROVINSI KEPULAUAN RIAU DESEMBER 2015 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI KEPULAUAN RIAU No. 11/02/21/Th. XI, 1 Februari 2016 PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN KE PROVINSI KEPULAUAN RIAU DESEMBER Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN PARIWISATA JAWA TIMUR JULI 2012

PERKEMBANGAN PARIWISATA JAWA TIMUR JULI 2012 BPS PROVINSI JAWA TIMUR No.57/09/35/Th. X, 3 September PERKEMBANGAN PARIWISATA JAWA TIMUR JULI Selama bulan Juli jumlah wisman dari pintu masuk Juanda dan TPK Hotel Berbintang di Jawa Timur masing-masing

Lebih terperinci

Lampiran 1 : Data keuangan dan Permintaan (Data Skunder)

Lampiran 1 : Data keuangan dan Permintaan (Data Skunder) Lampiran 1 : Data keuangan dan Permintaan (Data Skunder) Aktiva Tetap Jumlah Bangunan Kantor (Berupa Ruko). 1... Luas Bangunan 112 m 2 Lt 7 m 2 Tempat Pelatihan (2 x 3 M) 6 m 2. 1.5.. Pralatan Alat Tulis

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pembangunan nasional suatu bangsa mancakup didalamnya pembangunan ekonomi. Peran perbankan ikut mempengaruhi tumbuh kembang suatu bangsa. Sumber dana perbankan sebagian

Lebih terperinci

Mempertahankan Soliditas

Mempertahankan Soliditas Hasil Kinerja Semester I 2017 Mempertahankan Soliditas Public Expose 2017 PT Bank Central Asia Tbk Jakarta, 9 Agustus 2017 Daftar Isi Tinjauan Makro Ekonomi halaman Kondisi makro ekonomi 4 Ikhtisar kinerja

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN PARIWISATA JAWA TIMUR JUNI 2013

PERKEMBANGAN PARIWISATA JAWA TIMUR JUNI 2013 5 Jan Jul 2 BPS PROVINSI JAWA TIMUR No.49/8/35/Th. XI, 1 Agustus 213 PERKEMBANGAN PARIWISATA JAWA TIMUR JUNI 213 Selama bulan Juni 213 jumlah wisman dari pintu masuk Juanda dan TPK hotel berbintang di

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN PARIWISATA JAWA TIMUR JUNI 2012

PERKEMBANGAN PARIWISATA JAWA TIMUR JUNI 2012 BPS PROVINSI JAWA TIMUR No.48/08/35/Th. X, 1 Agustus PERKEMBANGAN PARIWISATA JAWA TIMUR JUNI Selama bulan Juni jumlah wisman dari pintu masuk Juanda dan TPK Hotel Berbintang di Jawa Timur masing-masing

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI TENGGARA JANUARI 2015

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI TENGGARA JANUARI 2015 No. 02/03/Th. VI, 2 Maret 2015 PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI TENGGARA JANUARI 2015 Nilai ekspor Sulawesi Tenggara pada bulan Januari 2015 tercatat US$ 0,92 juta atau mengalami penurunan sebesar

Lebih terperinci

SUKUK. Perkembangan Sukuk Korporasi. 1 S T A T I S T I K P A S A R M O D A L S Y A R I A H Direktorat Pasar Modal Syariah-Otoritas Jasa Keuangan

SUKUK. Perkembangan Sukuk Korporasi. 1 S T A T I S T I K P A S A R M O D A L S Y A R I A H Direktorat Pasar Modal Syariah-Otoritas Jasa Keuangan SUKUK Perkembangan Sukuk Korporasi Miliar Rp 25.000 Jumlah 120 100 20.000 100 15.000 10.000 20.425,40 11.878,0 53 80 60 40 5.000 20 0 Desember 2011 2012 2013 2014 2015 2016 0 Nilai Outstanding Jumlah Sukuk

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN PARIWISATA JAWA TIMUR AGUSTUS 2012

PERKEMBANGAN PARIWISATA JAWA TIMUR AGUSTUS 2012 BPS PROVINSI JAWA TIMUR No.62/10/35/Th. X, 1 Oktober PERKEMBANGAN PARIWISATA JAWA TIMUR AGUSTUS Selama bulan Agustus jumlah wisman dari pintu masuk Juanda dan TPK Hotel Berbintang di Jawa Timur masing-masing

Lebih terperinci

TINJAUAN KEBIJAKAN MONETER

TINJAUAN KEBIJAKAN MONETER TINJAUAN KEBIJAKAN MONETER 1 1 2 3 2 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Jan-12 Mar-12 May-12 Jul-12 Sep-12 Nov-12 Jan-13 Mar-13 May-13 Jul-13 Sep-13 Nov-13 Jan-14 Mar-14 May-14 Jul-14 Sep-14 Nov-14 Jan-15 35.0 30.0

Lebih terperinci

SUKUK. Perkembangan Sukuk Korporasi. 1 S T A T I S T I K P A S A R M O D A L S Y A R I A H Direktorat Pasar Modal Syariah-Otoritas Jasa Keuangan

SUKUK. Perkembangan Sukuk Korporasi. 1 S T A T I S T I K P A S A R M O D A L S Y A R I A H Direktorat Pasar Modal Syariah-Otoritas Jasa Keuangan SUKUK Perkembangan Sukuk Korporasi Miliar Rp 25.000 Jumlah 120 100 20.000 100 15.000 10.000 20.425,40 11,748 52 80 60 40 5.000 20 0 Desember 2011 2012 2013 2014 2015 2016 0 Nilai Outstanding Jumlah Sukuk

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. tepat waktu dan pelayanan yang lebih baik dari pada persaingnya. Selain itu

BAB I PENDAHULUAN. tepat waktu dan pelayanan yang lebih baik dari pada persaingnya. Selain itu A. Latar Belakang Penelitian BAB I PENDAHULUAN Perusahaan industri yang berorientasi pada barang dagang adalah salah satu perusahaan yang berkembang di Indonesia. Setiap perusahaan tentunya akan berusaha

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1-1 Universitas Kristen Maranatha

BAB 1 PENDAHULUAN. 1-1 Universitas Kristen Maranatha BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Bandung merupakan salah satu kota di Indonesia yang terkenal akan berbagai macam kulinernya yang sangat beragam. mulai dari jenis kuliner dalam negeri hingga

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI TENGGARA JULI 2016

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI TENGGARA JULI 2016 No. 48/09/Th. VII, 1 September 2016 PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI TENGGARA JULI 2016 Nilai ekspor Sulawesi Tenggara pada bulan Juli 2016 tercatat US$ 11,47 juta atau mengalami peningkatan sebesar

Lebih terperinci

aruhi Uang Beredar (M2) dan Faktor yang Mempengar

aruhi Uang Beredar (M2) dan Faktor yang Mempengar (M2) dan Faktor yang Mempengar aruhi wa Desember Uang beredar (M2) Desember tumbuh melambat dibanding ember. Posisi M2 tercatat sebesar Rp4.170,7 T, atau tumbuh 11,8% (yoy), lebih rendah dibandingkan pertumbuhan

Lebih terperinci

i

i i 2 Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agust Sep Okt Nop Des Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agust Sep Okt Nop Des Jan Feb Mar Apr Indeks 250 200 150 100 50 0 Indeks SPE Growth mtm (%) Growth yoy (%)

Lebih terperinci

REKSA DANA SYARIAH SUKUK. Perkembangan Sukuk Korporasi

REKSA DANA SYARIAH SUKUK. Perkembangan Sukuk Korporasi REKSA DANA SYARIAH SUKUK Miliar Rp 20.000 18.000 16.000 Perkembangan Sukuk Korporasi 18.692,40 Jumlah 100 95 90 80 14.000 12.000 10.756,0 70 60 10.000 8.000 6.000 4.000 2.000 0 Jan Feb Mar Apr Apr May

Lebih terperinci

Uang Beredar (M2) dan Faktor yang Mempengaruhi

Uang Beredar (M2) dan Faktor yang Mempengaruhi Uang Beredar (M2) dan Faktor yang Mempengaruhi wa April Pertumbuhan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) mengalami akselerasi pada April. Posisi M2 tercatat sebesar Rp5.042,1

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis perkembangan Tingkat Kepatuhan Pajak Pertambahan Nilai Pengusaha Kena Pajak Badan dilihat dari penyampaian SPT Masa Pajak Pertambahan Nilai dan Surat Ketetapan

Lebih terperinci

REKSA DANA SYARIAH SUKUK. Perkembangan Sukuk Korporasi , ,0

REKSA DANA SYARIAH SUKUK. Perkembangan Sukuk Korporasi , ,0 REKSA DANA SYARIAH SUKUK Perkembangan Sukuk Korporasi Miliar Rp 30.000 Jumlah 140 25.000 20.000 15.000 10.000 5.000 125 25.573,40 69 14.289,0 120 100 80 60 40 20 0 2012 2013 2014 2015 2016 2017 Juli 0

Lebih terperinci

REKSA DANA SYARIAH SUKUK. Perkembangan Sukuk Korporasi

REKSA DANA SYARIAH SUKUK. Perkembangan Sukuk Korporasi REKSA DANA SYARIAH SUKUK Perkembangan Sukuk Korporasi Miliar Rp 20.000 18.000 Jumlah 100 92 90 16.000 14.000 12.000 18.692,40 10.756,0 80 70 60 10.000 8.000 6.000 4.000 2.000 0 Jan Feb Mar Apr Apr May

Lebih terperinci

Distribusi Simpanan Bank Umum Periode Januari 2019

Distribusi Simpanan Bank Umum Periode Januari 2019 Distribusi Simpanan Bank Umum Periode Januari 2019 Lembaga Penjamin Simpanan Group Penanganan Premi Penjaminan KATA PENGANTAR Distribusi Simpanan Bank Umum merupakan media informasi yang menyajikan data

Lebih terperinci

KONDISI PENGELOLAAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH

KONDISI PENGELOLAAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KONDISI PENGELOLAAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH 1 Persentase Realisasi Belanja Tahun 2011-2015 25,00% 20,00% 15,00% 10,00% 5,00% 0,00% Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des 2011 2012 2013 2014

Lebih terperinci

SURVEI KONSUMEN. Juli Indeks optimis pesimis periode krisis ekonomi global 0.00

SURVEI KONSUMEN. Juli Indeks optimis pesimis periode krisis ekonomi global 0.00 SURVEI KONSUMEN Juli - 2010 Indeks 150.00 125.00 100.00 75.00 optimis pesimis 50.00 25.00 0.00 periode krisis ekonomi global 3 6 9 12 3 6 9 12 3 6 9 12 1 2 3 4 5 6 7 2007 2008 2009 2010 Indeks Keyakinan

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. nasional sangatlah diperlukan untuk mengejar ketertinggalan di bidang ekonomi

I. PENDAHULUAN. nasional sangatlah diperlukan untuk mengejar ketertinggalan di bidang ekonomi I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Indonesia sebagai negara berkembang masih memiliki tingkat kesejahteraan penduduk yang relatif rendah. Oleh karena itu kebutuhan akan pembangunan nasional sangatlah diperlukan

Lebih terperinci

REKSA DANA SYARIAH SUKUK. Perkembangan Sukuk Korporasi , ,0

REKSA DANA SYARIAH SUKUK. Perkembangan Sukuk Korporasi , ,0 REKSA DANA SYARIAH SUKUK Perkembangan Sukuk Korporasi Miliar Rp 30.000 Jumlah 140 25.000 20.000 15.000 10.000 5.000 125 25.573,40 71 15.134,0 120 100 80 60 40 20 0 2012 2013 2014 2015 2016 2017 Juni 0

Lebih terperinci

Sukuk 1 S T A T I S T I K P A S A R M O D A L S Y A R I A H. Perkembangan Sukuk Korporasi. Direktorat Pasar Modal Syariah Otoritas Jasa Keuangan

Sukuk 1 S T A T I S T I K P A S A R M O D A L S Y A R I A H. Perkembangan Sukuk Korporasi. Direktorat Pasar Modal Syariah Otoritas Jasa Keuangan Sukuk Perkembangan Sukuk Korporasi Miliar Rp 18.000 16.000 14.000 12.000 10.000 8.000 6.000 4.000 2.000 Jumlah 100 16.114,0 90 87 80 70 9.802,0 60 50 46 40 30 20 10 0 Jan Feb 0 2010 2011 2012 2013 2014

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI TENGGARA APRIL 2016

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI TENGGARA APRIL 2016 No. 02/06/Th. VII, 1 Juni 2016 PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI TENGGARA APRIL 2016 Nilai ekspor Sulawesi Tenggara pada bulan April 2016 tercatat US$ 23,52 juta atau mengalami peningkatan sebesar

Lebih terperinci

Perkembangan Sukuk Korporasi may 15

Perkembangan Sukuk Korporasi may 15 SUKUK Miliar Rp 16.000 14.000 12.000 10.000 8.000 6.000 4.000 2.000 0 Perkembangan Sukuk Korporasi 13.579,0 Jumlah 80 73 70 60 50 7.728,0 40 36 30 20 10 0 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011

Lebih terperinci

ANALISIS PENERAPAN PENGENAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI ATAS TRANSAKSI EKSPOR IMPOR JASA FREIGHT FORWARDING (Studi Kasus PT.Welgrow Indopersada)

ANALISIS PENERAPAN PENGENAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI ATAS TRANSAKSI EKSPOR IMPOR JASA FREIGHT FORWARDING (Studi Kasus PT.Welgrow Indopersada) ANALISIS PENERAPAN PENGENAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI ATAS TRANSAKSI EKSPOR IMPOR JASA FREIGHT FORWARDING (Studi Kasus PT.Welgrow Indopersada) Siti Bolivia Malvi, Drs.Sudarmo,MM Universitas Bina Nusantara

Lebih terperinci

Kinerja CARLISYA PRO SAFE

Kinerja CARLISYA PRO SAFE 29-Jan-16 NAV: (netto) vs per December 2015 () 5.15% 6.92% PRO SAFE Total Dana Kelolaan 395,930,218.07 0-100% - Inflasi (Jan 2016) 0.51% Deskripsi Jan-16 YoY - Inflasi (YoY) 4.14% - BI Rate 7.25% Yield

Lebih terperinci

REKSA DANA SYARIAH SUKUK. Perkembangan Sukuk Korporasi , ,0

REKSA DANA SYARIAH SUKUK. Perkembangan Sukuk Korporasi , ,0 REKSA DANA SYARIAH SUKUK Perkembangan Sukuk Korporasi Miliar Rp 30.000 25.000 124 Jumlah 140 120 20.000 15.000 10.000 24.741,40 14.396,0 69 100 80 60 40 5.000 20 0 2012 2013 2014 2015 2016 2017 Okt 0 Nilai

Lebih terperinci

PERNYATAAN PEMEGANG SAHAM PERORANGAN

PERNYATAAN PEMEGANG SAHAM PERORANGAN Lampiran 1 (Dibuat dalam rangkap 2) DEWAN KOMISIONER PERNYATAAN PEMEGANG SAHAM PERORANGAN Berkenaan dengan kewajiban bank peserta Penjaminan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 huruf a angka 4 Undang-Undang

Lebih terperinci

Ekonomi, Moneter dan Keuangan

Ekonomi, Moneter dan Keuangan Ekonomi, Moneter dan Keuangan T i n j a u a n K e b i j a k a n M o n e t e r 0 I. TINJAUAN KEBIJAKAN MONETER Januari 2014 T i n j a u a n K e b i j a k a n M o n e t er 1 T i n j a u a n K e b i j a k

Lebih terperinci

2

2 April 2017 1 2 3 4 5 A. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) 1) - Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) - Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) - Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) Indeks Kondisi Ekonomi (kondisi saat

Lebih terperinci

Uang Beredar (M2) dan Faktor yang Mempengar. aruhi. Nov. Okt. Grafik 1. Pertumbuhan PDB, Uang Beredar, Dana dan Kredit KOMPONEN UANG BEREDAR

Uang Beredar (M2) dan Faktor yang Mempengar. aruhi. Nov. Okt. Grafik 1. Pertumbuhan PDB, Uang Beredar, Dana dan Kredit KOMPONEN UANG BEREDAR (M2) dan Faktor yang Mempengar aruhi wa ember Pertumbuhan likuiditas perekonomian M2 ( dalam arti luas) pada ember mengalami peningkatan. Posisi M2 pada ember tercatat sebesar Rp4.076,3 T, atau tumbuh

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI TENGGARA MARET 2015

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI TENGGARA MARET 2015 No. 02/05/Th. VI, 4 Mei 2015 PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI TENGGARA MARET 2015 Nilai ekspor Sulawesi Tenggara pada bulan Maret 2015 tercatat US$ 15,96 juta atau mengalami penurunan sebesar 67,60

Lebih terperinci

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI KEPULAUAN RIAU

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI KEPULAUAN RIAU BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI KEPULAUAN RIAU No.205/10/21/Th. V, 1 Oktober PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN KE PROVINSI KEPULAUAN RIAU AGUSTUS Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Provinsi

Lebih terperinci

SURVEI PENJUALAN SURVEI KONSUMEN ECERAN

SURVEI PENJUALAN SURVEI KONSUMEN ECERAN SURVEI PENJUALAN SURVEI KONSUMEN ECERAN Agustus? Trend penjualan riil masih menunjukan peningkatan walaupun melambat, pada bulan Agustus mengalami penurunan dan pada bulan September diperkirakan meningkat?

Lebih terperinci

% (yoy) Oct'15 Nov'15*

% (yoy) Oct'15 Nov'15* Uang Beredar (M2) dan Faktor yang Mempengar aruhi wa ember Likuiditas perekonomian M2 (Uang Beredar dalam arti luas) pada ember tumbuh sebesar 9,2% (yoy). Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan bulan

Lebih terperinci

Sukuk 1 S T A T I S T I K P A S A R M O D A L S Y A R I A H. Perkembangan Sukuk Korporasi. Direktorat Pasar Modal Syariah Otoritas Jasa Keuangan

Sukuk 1 S T A T I S T I K P A S A R M O D A L S Y A R I A H. Perkembangan Sukuk Korporasi. Direktorat Pasar Modal Syariah Otoritas Jasa Keuangan Sukuk Miliar Rp 18.000 16.000 14.000 12.000 10.000 8.000 6.000 4.000 2.000 0 Perkembangan Sukuk Korporasi Jumlah 100 16.114,0 90 87 80 70 9.520,0 60 50 40 45,0 30 20 10 0 Jan Feb Mar 2010 2011 2013 2014

Lebih terperinci

Laporan Perkembangan Perekonomian Daerah Istimewa Yogyakarta Triwulan III 2014

Laporan Perkembangan Perekonomian Daerah Istimewa Yogyakarta Triwulan III 2014 Laporan Perkembangan Perekonomian Daerah Istimewa Yogyakarta Triwulan III 2014 KANTOR PERWAKILAN BANK INDONESIA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA ...Memberikan saran kepada pemerintah daerah mengenai kebijakan

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI TENGGARA FEBRUARI 2015

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI TENGGARA FEBRUARI 2015 No. 02/04/Th. VI, 1 April 2015 PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI TENGGARA FEBRUARI 2015 Nilai ekspor Sulawesi Tenggara pada bulan Februari 2015 tercatat US$ 49,26 juta atau mengalami peningkatan sebesar

Lebih terperinci

Perkembangan Uang Beredar (M2)

Perkembangan Uang Beredar (M2) Perkembangan Uang Beredar (M2) wa April Posisi Uang Beredar (M2) pada April sebesar Rp3.732,1 T, atau tumbuh 11,0% (yoy), meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan et (10,0%;yoy). Berdasarkan komponennya,

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI TENGGARA JUNI 2016

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI TENGGARA JUNI 2016 No. 41/08/Th. VII, 1 Agustus 2016 PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI TENGGARA JUNI 2016 Nilai ekspor Sulawesi Tenggara pada bulan Juni 2016 tercatat US$ 11,11 juta atau mengalami penurunan sebesar

Lebih terperinci

CARLINK PRO SAFE Dana Investasi Pasar Uang

CARLINK PRO SAFE Dana Investasi Pasar Uang 29-Jan-16 NAV: 11.00% Tabel Kinerja CARLink Total Dana Kelolaan 1,286,637,672.00 Pasar Uang 10 6.57% Deposito 10 (netto) vs CARLink per December 2015 (Disetahunkan) 5.15% 6.57% Deskripsi Jan-16 YoY Yield

Lebih terperinci

Mempertahankan Soliditas Kinerja

Mempertahankan Soliditas Kinerja Hasil Kinerja Semester I 2018 Mempertahankan Soliditas Kinerja PT Bank Central Asia Tbk Jakarta, 27 Agustus 2018 Public Expose 2018 Daftar Isi Tinjauan Makro Ekonomi halaman Kondisi makro ekonomi 4 Ikhtisar

Lebih terperinci

aruhi Uang Beredar (M2) dan Faktor yang Memen

aruhi Uang Beredar (M2) dan Faktor yang Memen Uang Beredar (M2) dan Faktor yang Memen engar aruhi wa ember Likuiditas perekonomian M2 (uang beredar dalam arti luas) pada ember tumbuh 8,9% (yoy), lebih rendah dari bulan sebelumnya yang sebesar 9,2%

Lebih terperinci

Lampiran 1. Peta Ketinggiaan Tempat PT. Mutiara Bunda Jaya Kebun IPBD. Universitas Sumatera Utara

Lampiran 1. Peta Ketinggiaan Tempat PT. Mutiara Bunda Jaya Kebun IPBD. Universitas Sumatera Utara Lampiran 1. Peta Ketinggiaan Tempat PT. Mutiara Bunda Jaya Kebun IPBD Lampiran 2.Data Curah Hujan PT. Mutiara Bunda Jaya Kebun IPBD, Sumatera Selatan 10 Tahun Terakhir (2006-2015) Tahun Rata Rata BULAN

Lebih terperinci

BAB IV PENGOLAHAN DATA

BAB IV PENGOLAHAN DATA 30 BAB IV PENGOLAHAN DATA 4.1 Data Curah Hujan DAS Brantas Data curah hujan di DAS Brantas merupakan data curah hujan harian, dimana curah hujan harian berasal dari stasiun-stasiun curah hujan yang ada

Lebih terperinci

SURVEI PENJUALAN ECERAN

SURVEI PENJUALAN ECERAN SURVEI PENJUALAN ECERAN Mei Indeks riil penjualan eceran mengalami penurunan Harga-harga umum dan tingkat suku bunga kredit diperkirakan masih akan tetap meningkat Perkembangan Penjualan Eceran Indeks

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN KE PROVINSI KEPULAUAN RIAU DESEMBER 2009

PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN KE PROVINSI KEPULAUAN RIAU DESEMBER 2009 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI KEPULAUAN RIAU No. 159/02/21/Th. V, 1 Februari 2010 PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN KE PROVINSI KEPULAUAN RIAU DESEMBER Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI TENGGARA OKTOBER 2016

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI TENGGARA OKTOBER 2016 No. 66/12/Th. VII, 1 Desember 2016 PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI TENGGARA OKTOBER 2016 Nilai ekspor Sulawesi Tenggara pada bulan Oktober 2016 tercatat US$ 32,92 juta atau mengalami peningkatan

Lebih terperinci

Lampiran 1. Hasil Analisi Regressi

Lampiran 1. Hasil Analisi Regressi LAMPIRAN Lampiran 1. Hasil Analisi Regressi BULAN KINERJA KREDIT UMKM (Rp juta) RATA2 SUKU BUNGA KREDIT (%) NPL (%) Jan-09 227.040 14,11 3,98 Feb-09 229.889 14,02 4,25 Mar-09 235.747 13,97 4,47 Apr-09

Lebih terperinci

REKSA DANA SYARIAH SUKUK. Perkembangan Sukuk Korporasi , ,0

REKSA DANA SYARIAH SUKUK. Perkembangan Sukuk Korporasi , ,0 REKSA DANA SYARIAH SUKUK Perkembangan Sukuk Korporasi Miliar Rp 30.000 Jumlah 140 25.000 122 120 20.000 15.000 10.000 24.441,40 14.259,0 68 100 80 60 40 5.000 20 0 Agsts 2012 2013 2014 2015 2016 2017 0

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI TENGGARA SEPTEMBER 2015

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI TENGGARA SEPTEMBER 2015 No. 02/11/Th. VI, 2 November 2015 PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR SULAWESI TENGGARA SEPTEMBER 2015 Nilai ekspor Sulawesi Tenggara pada bulan 2015 tercatat US$ 0,84 juta atau mengalami penurunan sebesar 92,68

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. BPR Nusamba dalam definisi UU Perbankkan adalah salah satu jenis

BAB I PENDAHULUAN. BPR Nusamba dalam definisi UU Perbankkan adalah salah satu jenis BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah BPR Nusamba dalam definisi UU Perbankkan adalah salah satu jenis lembaga keuangan perbankkan yang diperbolehkan untuk menjalankan fungsi dan usaha sebagai lembaga

Lebih terperinci

SURVEI KONSUMEN. Juli 2017

SURVEI KONSUMEN. Juli 2017 SURVEI KONSUMEN Juli 2017 Survei Konsumen Bank Indonesia mengindikasikan optimisme konsumen meningkat, sebagaimana tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Juli 2017 yang naik 1,0 poin dari

Lebih terperinci

REKSA DANA SYARIAH SUKUK. Perkembangan Sukuk Korporasi

REKSA DANA SYARIAH SUKUK. Perkembangan Sukuk Korporasi REKSA DANA SYARIAH SUKUK Miliar Rp 20.000 18.000 16.000 14.000 Perkembangan Sukuk Korporasi 18.551,40 90 Jumlah 100 90 80 70 12.000 10.000 8.000 6.000 4.000 2.000 0 11.111,0 45 Jan Feb Mar Apr Apr May

Lebih terperinci

Perkembangan Sukuk Korporasi. Sukuk Korporasi Yang Masih Beredar 1 S T A T I S T I K P A S A R M O D A L S Y A R I A H

Perkembangan Sukuk Korporasi. Sukuk Korporasi Yang Masih Beredar 1 S T A T I S T I K P A S A R M O D A L S Y A R I A H Sukuk Perkembangan Sukuk Korporasi Miliar Rp 18.000 16.000 Jumlah 100 16.114,0 90 14.000 12.000 10.000 8.000 6.000 4.000 2.000 0 87 9.802,0 46 Jan 2010 2011 2013 2014 2015 2016 80 70 60 50 40 30 20 10

Lebih terperinci

Laporan Kinerja Bulanan

Laporan Kinerja Bulanan CONSERVATIVE TENTANG PT SUN LIFE FINANCIAL INDONESIA Capital konvensional Sun Life mencapai 752% (unaudited ), jauh melebihi rasio minimum yang ditetapkan oleh pemerintah yakni 12 dengan total aset perusahaan

Lebih terperinci

Sukuk. Sukuk Korporasi Yang Masih Beredar 1 S T A T I S T I K P A S A R M O D A L S Y A R I A H. Perkembangan Sukuk Korporasi

Sukuk. Sukuk Korporasi Yang Masih Beredar 1 S T A T I S T I K P A S A R M O D A L S Y A R I A H. Perkembangan Sukuk Korporasi Sukuk Miliar Rp 18.000 16.000 14.000 12.000 10.000 8.000 6.000 4.000 2.000 0 Perkembangan Sukuk Korporasi Jumlah 16.114,0 100 87 90 80 70 9.902,0 60 47 50 40 30 20 10 0 Des 2010 2011 2013 2014 2015 Nilai

Lebih terperinci

% (yoy) Feb'15 Mar'15*

% (yoy) Feb'15 Mar'15* Uang Beredar (M2) dan Faktor yang Memen engar aruhi wa et Pertumbuhan likuiditas perekonomian M2 (Uang Beredar dalam arti luas) pada et mengalami peningkatan. Posisi M2 tercatat Rp4.246,3 T, tumbuh 16,3,

Lebih terperinci

Optimis. Pesimis. Okt. Sep. Jul. Mei. Mar. Jun. Jan. Feb. Ags. Apr

Optimis. Pesimis. Okt. Sep. Jul. Mei. Mar. Jun. Jan. Feb. Ags. Apr SURVEI KONSUMEN SURVEI KONSUMEN C O N S U M E R S U R V E Y Januari 23 Desember 24?? Optimisme konsumen sedikit melemah?? Kondisi ekonomi saat ini lebih baik Indeks Keyakinan Konsumen sedikit menurun Indeks

Lebih terperinci

Perkembangan Jasa Akomodasi Provinsi Kalimantan Tengah

Perkembangan Jasa Akomodasi Provinsi Kalimantan Tengah Perkembangan Jasa Akomodasi Provinsi Kalimantan Tengah No. 10/10/62/Th. XI, 2 Oktober 2017 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI KALIMANTAN TENGAH Perkembangan Jasa Akomodasi Provinsi Kalimantan Tengah Selama

Lebih terperinci