Progress Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan. Disampaikan oleh : Kepala Bidang Fasilitasi Pengembangan Pendidikan dan Kemitraan

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Progress Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan. Disampaikan oleh : Kepala Bidang Fasilitasi Pengembangan Pendidikan dan Kemitraan"

Transkripsi

1 Progress Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan Disampaikan oleh : Kepala Bidang Fasilitasi Pengembangan Pendidikan dan Kemitraan

2 Regulasi Program Langkah-langkah Pengembangan Program Percepatan Peran Serta Pihak Terkait Rencana Pelaksanaan Kegiatan Program

3 Regulasi Program Percepatan 1. Permenkes No. 41 Th 2016 tentang Program Peningkatan Kompetensi dan Kualifikasi Pendidikan Tenaga Kesehatan dari Pendidikan JPM dan JPT-DI) ke Jenjang Diploma III; 2. Permenristek Dikti No. 26 Tahun 2016 tentang RPL; 3. Kepmenristek Dikti No 113/M/KPT/2017 tentang Perguruan Tinggi Penyelenggara Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan Melalui RPL; 4. Keputusan Kepala Badan PPSDM Kesehatan No. HK.02.02/IV/000693/2017 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan 5. Keputusan Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Tentang Panduan Penyelenggaran Rekognisi Pembelajaran Lampau 6. Keputusan Direktur Pembelajaran Dirjen Belmawa Kemristek dan Dikti tentang Petunjuk Teknis Panduan Khusus Program Percepatan Peningkatan Kualifikasi Akademik Tenaga Kesehatan Dalam Jabatan Melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau 7. Surat Edaran (Keputusan Menpan) Tentang Pengakuan Ijazah Bagi Lulusan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan.

4 langkah langkah Pengembangan Program Percepatan Perguruan Tinggi Penyelenggara PT Rayon, Sub Rayon dan Mitra Mendesain Sistem Pembelajaran Kurikulum, Desain Pembelajaran Mengembangkan Bahan Ajar Modul pembelajaran Mengembangkan SDM Penyelenggara Asesor, dosen pengampu, tutor, instrukut klinik Implementasi, monitoring & evaluasi implementasi, monitoring, evaluasi, perbaikan

5 Perguruan Tinggi Penyelenggara Penyelenggara Program Percepatan Pendidikan melalui RPL adalah Perguruan Tinggi Kesehatan Negeri atau Swasta yang telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 113/M/KPT/2017 tentang Perguruan Tinggi Penyelenggara Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan Melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau No PT Penyelenggara Jumlah PT 1 Rayon 30 PT 2 Sub Rayon 387 PT 3 Mitra 55 PT Rincian Deskripsi Tugas PT Penyelenggara

6 Jumlah Kuota PT Penyelenggara Program NO PROVINSI Perawat Bidan Farmasi Wat Gigi Kesling Analis Gizi RMIK Total 1 NAD ,039 2 SUMATERA UTARA ,168 3 SUMATERA BARAT RIAU JAMBI SUMATERA SELATAN ,210 7 BENGKULU LAMPUNG KEPULAUAN BANGKA BELITUNG KEPULAUAN RIAU BANTEN DKI JAKARTA JAWA BARAT , JAWA TENGAH , DI YOGYAKARTA - 16 JAWA TIMUR , BALI - 18 NTB NTT , KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR KALIMANTAN UTARA - 25 SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA SULAWESI UTARA GORONTALO MALUKU MALUKU UTARA - 33 PAPUA PAPUA BARAT TOTAL 17,627 Klik Rincian Kuota Per PT

7 Sistem Pembelajaran Jangka Waktu Pembelajaran Jangka waktu pendidikan Program Percepatan Pendidikan untuk semua Program Studi Diploma III Bidang Kesehatan paling singkat ditempuh selama 1 (satu) semester. Lama studi untuk masingmasing peserta akan bervariasi antara 1 (satu) semester s.d 4 (empat) semester tergantung pada jenis pendidikan dan hasil asesmen RPL.

8 Sistem Pembelajaran Kurikulum dan Desain Pembelajaran 1 Proses pembelajaran dilakukan dengan sistem Blok dan atau Modul dalam bentuk kuliah, responsi atau tutorial. 2 3 Metode pembelajaran dapat berupa diskusi kelompok, simulasi, studi kasus, pembelajaran kolaboratif, pembelajaran kooperatif, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran berbasis masalah, atau metode pembelajaran lain,atau gabungan berbagai bentuk. Kriteria penilaian dan indikator, penilaian mengandung prinsip edukatif, otentik, objektif, akuntabel, dan transparan yang dilakukan secara terintegrasi. Indikator menunjukan pencapaian kemampuan yang dicanangkan atau unsur kemampuan yang dinilai

9 Sistem Pembelajaran Kurikulum dan Desain Pembelajaran 4 5 Metode Asesmen merupakan penilaian secara kualitatif maupun kuantitatif yang relevan sesuai dengan hasil atau tujuan yang diukur, yang dapat digunakan Dosen untuk mendapatkan informasi mengenai keadaan belajar dan prestasi peserta didik terhadap bahan kajian (materi) Tempat pembelajaran di kampus atau Tempat Kerja sesuai kebutuhan.

10 Sistem Pembelajaran BEBAS WAKTU & TEMPAT belajar kapan saja, di mana saja dengan siapa saja TERIKAT WAKTU & TEMPAT belajar di tempat, waktu & dengan orang tertentu Jarak Jauh vs Tatap Muka

11 Proses Pembelajaran Program Percepatan Pendidikan BEBAS WAKTU & TEMPAT belajar kapan saja, di mana saja dengan siapa saja TERIKAT WAKTU & TEMPAT belajar di tempat, waktu & dengan orang tertentu Jarak Jauh vs Tatap Muka

12 Bahan Ajar Cetak Bahan ajar yang dirancang khusus untuk belajar mandiri dan dikemas dalam bentuk : 1 2 Modul cetak E-Materi

13 Bahan Ajar Cetak Bahan Ajar yang akan disusun sebanyak 814 Modul No Program Studi Jumlah SKS Jumlah Mata Kuliah Jumlah Modul Sudah Belum Ada Total 1 Keperawatan Kebidanan Farmasi Gizi Kesling TLM Kep. Gigi RMIK Total

14 SDM Penyelenggara SDM Penyelenggara Program Percepatan Pendidikan, terdiri dari : 1 Asesor RPL Merupakan dosen yang berasal dari PT Penyelenggara Program Percepatan, yang melakukan asesmen RPL bagi calon peserta Program Percepatan Pendidikan a Th 2016, telah diselenggarakan Workshop Asesor RPL bagi 200 dosen Poltekkes Th 2017, perlu diselenggarakan Workshop Asesor RPL bagi 400 dosen dari 278 PT Penyelenggara Program 2 Dosen Pengampu Dosen adalah pengampu mata kuliah sesuai dengan bidang keahliannya, berasal dari PT Penyelenggara Program Percepatan Pendidikan

15 SDM Penyelenggara SDM Penyelenggara Program Percepatan Pendidikan, terdiri dari : 3 4 Tutor Individu yang diberi tugas, tanggung jawab dan wewenang serta hak secara penuh oleh PT Penyelenggara untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran kepada peserta didik di Lapangan Instruktur Klinik Individu yang bekerja di instansi pelayanan kesehatan pemerintah yang berada di wilayah dekat peserta didik yang telah ditunjuk melalui surat keputusan Pimpinan Perguruan Tinggi

16 1 Unit Kerja Pengusul Peran Serta Berbagai Pihak Menyusun dokumen perencanaan calon peserta Program Percepatan Pendidikan secara tertulis; Memantau kemajuan pendidikan para peserta Program Percepatan Pendidikan yang diusulkan; Mendayagunakan peserta Program Percepatan Pendidikan pasca pendidikan, sesuai dengan perencanaan kebutuhan.

17 2 Peran Serta Berbagai Pihak Unit Utama Kemenkes/Dinas Kesehatan Provinsi/Lembaga TNI/Polri Mengkoordinasikan pelaksanaan penyusunan dokumen perencanaan kebutuhan peningkatan kualifikasi pendidikan tenaga kesehatan yang ada di Unit Kerja di bawahnya (Unit Utama Kemenkes) atau Unit Kerja di wilayahnya (Dinkes Provinsi) atau Lembaga TNI/Polri; Melaksanakan rekapitulasi data tenaga kesehatan yang masih dibawah Diploma III sesuai format Pusdik SDM Kesehatan Badan PPSDM kesehatan; Membantu menyediakan dan menyebarluaskan informasi tentang Program Percepatan Pendidikan, proses penerimaan di instansi pendidikan, dan SK penetapan peserta Program Percepatan Pendidikan di lingkungan unit kerja atau wilayahnya yang selanjutnya disebarluaskan kepada seluruh calon peserta; Melakukan konsultasi dan koordinasi dengan institusi penyelenggara pendidikan mengenai informasi tentang pendidikan, waktu pelaksanaan pendaftaran dan pelaksanaan seleksi akademik serta persyaratan akademik lainnya; Memberikan konsultasi kepada calon peserta yang memerlukan informasi tentang proses rekrutmen, dan lainnya terkait pelaksanaan Program Percepatan Pendidikan; Memastikan status keaktifan peserta dalam mengikuti Program Percepatan Pendidikan; Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Percepatan Pendidikan melalui koordinasi dengan pihak terkait.

18 3 Pusat Pendidikan SDM Kesehatan Peran Serta Berbagai Pihak Mengkoordinasikan seluruh Program Percepatan Pendidikan meliputi proses perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi dengan institusi penyelenggara pendidikan, unit utama, Dinkes Provinsi dan lembaga TNI/Polri dan instansi terkait lainnya; Melakukan kajian terhadap: o Pemanfaatan sumber dana; o Rencana kuota penerima bantuan untuk masing-masing Provinsi; o Institusi pendidikan penyelenggara Program Percepatan Pendidikan; o Pengembangan kurikulum dan desain pembelajaran; o Pengembangan bahan ajar cetak. Mengajukan usulan nama calon peserta Program Percepatan Pendidikan penerima dana bantuan biaya pendidikan kepada Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan untuk selanjutnya ditetapkan oleh Menteri Kesehatan c.q Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan. Melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi untuk mengendalikan pelaksanaan bantuan biaya pendidikan mencakup semua upaya yang dilakukan dalam rangka menjamin pelaksanaan Program Percepatan Pendidikan agar dapat berjalan sebagaimana mestinya, tepat sasaran dan tepat waktu, tepat jumlah besaran, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

19 JADWAL PENYELENGGARAAN PROGRAM PERCEPATAN TH 2017 No Kegiatan Pelaksana Waktu 1 Surat Edaran Kepala Badan PPSDM Kesehatan tentang Pusdik SDM Kesehatan Maret 2017 Pelaksanaan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan Tahun Sosialisasi Pelaksanaan Program Percepatan Pendidikan Unit Utama Kemenkes/Dinkes Provinsi/Lembaga Maret - April 2017 Tenaga Kesehatan Tahun 2017 TNI/Polri 3 Koordinasi PT Penyelenggara Program Percepatan Pusdik SDM Kesehatan Maret Penetapan data calon peserta program percepatan ke PT penyelenggara program sesuai dengan kuota dan lokasi PT (tembusan Pusdik SDM Kesehatan) 5 Proses Penerimaan Calon Peserta Program Percepatan melalui RPL (termasuk asesmen RPL) 6 Penerbitan SK Pimpinan Perguruan Tinggi tentang hasil asesmen RPL 7 Penerbitan SK penetapan calon peserta program percepatan sesuai hasil asesmen RPL yang disampaikan ke Pusdik SDM Kesehatan 8 Penerbitan SK Penerima Dana Bantuan Biaya Pendidikan Tahun 2017 Unit Utama Kemenkes/Dinkes Provinsi/Lembaga TNI/Polri PT Penyelenggara Program (Rayon dan Sub Rayon) PT Penyelenggara Program (Rayon dan Sub Rayon) PT Penyelenggara Program (Rayon dan Sub Rayon) April Mei 2017 Mei-Juni 2017 Juni - Juli 2017 Juli 2017 Pusdik SDM Kesehatan Agustus Perkuliahan PT Penyelenggara Program (Rayon dan Sub September

20 RENCANA DAN JADWAL KEGIATAN PUSDIK SDM KESEHATAN Uraian Kegiatan /Sub Kegiatan 1. Pertemuan Koordinasi PT Penyelenggara Program Deskripsi Kegiatan Sasaran Waktu Rapat koordinasi dengan PT Penyelenggara Program Th 2017 Pusdik SDM Kesehatan, Perguruan Tinggi Rayon dan Sub Rayon Penyelenggara Program RPL Tahap I : 8-10 Maret 2017 (3 Prodi) Tahap II : April 2017 (5 Prodi) 2. Workshop Asesor RPL Sosialisasi kepada asesor RPL Poltekkes tentang pedoman khusus RPL tenaga kesehatan serta melakukan praktek dan simulasi penilaian RPL 400 dosen yang berasal dari PT Penyelenggara Program Th 2017 (sebanyak 278 PT) April 2017 (Menunggu alokasi dana tambahan) 3. Penyusunan Desain Pembelajaran Program Percepatan Pendidikan Pembahasan proses, metode, media, tempat pembelajaran untuk masing mata kuliah Pusdik SDM Kesehatan, Poltekkes Kemenkes, Organisasi Profesi, Asosiasi Institusi Pendidikan Maret April 2017

21 RENCANA KEGIATAN PROGRAM PERCEPATAN TH 2017 Uraian Kegiatan /Sub Kegiatan 4. Penyusunan BAC untuk 8 Prodi Deskripsi Kegiatan Sasaran Keterangan Penyusunan Bahan Ajar Cetak untuk 8 Prodi sebanyak 348 modul Tim Pokja Penyusunan Bahan Ajar Cetak (BAC) April - Juli 2017 (Menunggu alokasi dana tambahan) 5. Monitoring Proses Registrasi Mahasiswa Supervisi proses registrasi mahasiswa di 30 3 orang pusat Pusdik SDM Kesehatan, Poltekkes Kemenkes Mei Juni Pendampingan dan Monitoring Proses Penilaian RPL Proses asesmen RPL calon peserta program di PT Rayon dan subrayon Pusdik SDM Kesehatan, Poltekkes Kemenkes, calon peserta program dan atasan langsung Mei Juni 2017 (Menunggu alokasi dana tambahan) 7. Pemberian Bantuan Biaya Pendidikan Pemberian bantuan biaya pendidikan sebanyak peserta ke PT penyelenggara melalui KPPN Pusdik SDM Kesehatan, Poltekkes Kemenkes, KPPN September 2017

22 RENCANA KEGIATAN PROGRAM PERCEPATAN TH 2017 Uraian Kegiatan Deskripsi Kegiatan Sasaran Keterangan 8. Pendampingan dan Monitoring Proses Penilaian RPL Proses asesmen RPL calon peserta program di 278 PT Rayon dan subrayon Pusdik SDM Kesehatan, Tim Pokja RPL, calon peserta program dan atasan langsung Mei Juni 2017 (Menunggu alokasi dana tambahan) 9. Monitoring PPSM Supervisi kegiatan PPSM di 30 3 orang pusat Pusdik SDM Kesehatan, PT Rayon dan Sub Rayon Penyelenggara Program September Rapat Koordinasi Rayon-Sub Rayon dan Mitra Rapat Koordinasi dengan Rayon dan sub rayon serta mitra tentang rencana kegiatan PBM yang akan akan dilaksanakan Pusdik SDM Kesehatan, PT Rayon dan Sub Rayon Penyelenggara Program Agustus 2017 (Menunggu alokasi dana tambahan) 11. Monitoring PBM Supervisi kegiatan PBM di 30 orang pusat Pusdik SDM Kesehatan, Poltekkes Kemenkes November Pembahasan Monev Bantuan Biaya Pendidikan Pembahasan hasil pemberian bantuan biaya pendidikan dan hasil monev PBM triwulan I Pusdik SDM Kesehatan, Poltekkes Kemenkes November 2017

23 TERIMA KASIH The quality of a university is measured more by the kind of student it turns out than the kind it takes in. *) ROBERT J. KIBBEE

24 Deskripsi Tugas PT Penyelenggara Program Percepatan Pendidikan RAYON SUB RAYON MITRA 1 Merencanakan, menyiapkan, melaksanakan, - - melaporkan, dan mengevaluasi penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau secara menyeluruh dan terpadu untuk lingkup tugas Rayon, Sub Rayon dan Mitra 2 Mengembangkan struktur pembelajaran, bahan ajar dan soal uji kompetensi Menggunakan struktur pembelajaran, bahan ajar dan soal uji kompetensi yang - 3 Menyiapkan, memilih dan menugaskan dosen yang sesuai dengan bidang keahliannya untuk melaksanakan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau 4 Menyiapkan fasilitas proses belajar mengajar dikembangkan oleh Rayon Menyiapkan, memilih, dan menugaskan dosen yang sesuai dengan bidang keahliannya untuk melaksanakan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau Menyiapkan fasilitas proses belajar mengajar Mengusulkan instruktur sesuai dengan bidang keahliannya ke Sub Rayon Membantu menyiapkan fasilitas proses belajar mengajar

25 Deskripsi Tugas PT Penyelenggara Program Percepatan Pendidikan RAYON SUB RAYON MITRA Melaksanakan penjaminan mutu penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau ditetapkan Perguruan Tinggi Rayon 5 Merencanakan dan melaksanakan penjaminan mutu penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau 6 Melaksanakan supervisi penjaminan mutu program di tingkat Sub Rayon 7 Menyiapkan dan menyelenggarakan pembelajaran yang meliputi tatap muka, e- Materi, Praktik dan Praktik Klinik 8 Mengelola dan menyiapkan peserta Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau untuk mengikuti uji kompetensi Menyiapkan dan menyelenggarakan pembelajaran yang meliputi tata muka, e- Materi, Praktik dan Praktik Klinik Mengelola dan menyiapkan peserta Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau untuk mengikuti uji kompetensi di Perguruan Tinggi Penyelenggara Membantu melaksanakan dan menetapkan penjaminan mutu penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau sebagaimana ditetapkan Perguruan Tinggi Sub Rayon

26 Deskripsi Tugas PT Penyelenggara Program Percepatan Pendidikan 9 Merencanakan, menyiapkan, dan melakukan koordinasi dengan Sub Rayon, dan Mitra, serta pihak terkait dalam penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau 10 Merencanakan, menyiapkan, dan melaksanakan perjanjian dan kerjasama penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau dengan Sub Rayon sesuai dengan kuota Sub Rayon RAYON SUB RAYON MITRA a. Bagi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan, menerima penugasan dari Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan dan menyelenggarakan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan b. Bagi Non Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan, melaksanakan perjanjian dan kerjasama penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan dengan Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan Merencanakan dan melaksanakan koordinasi dan kerjasama dengan mitra penyelenggara dan pihak terkait dalam penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau di bawah koordinasi Perguruan Tinggi Rayon Melaksanakan perjanjian dan kerjasama penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan melalui rekoginisi Pembelajaran Lampau dengan Rayon

27 Deskripsi Tugas PT Penyelenggara Program Percepatan Pendidikan RAYON SUB RAYON MITRA Melaksanakan dan menyusun laporan pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau 11 Merencanakan, melaksanakan, dan menyusun laporan pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau 12 Menerima laporan penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau dari Sub Rayon 13 Menerbitkan dan melakukan penatalaksanaan ijazah bagi peserta Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau Menerbitkan dan melakukan penatalaksanaan ijazah bagi peserta Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau sesuai dengan kuota Sub Rayon Mendukung pelaksanaan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau

28 Deskripsi Tugas PT Penyelenggara Program Percepatan Pendidikan RAYON SUB RAYON MITRA 14 Melaporkan seluruh pelaksanaan kegiatan penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau kepada Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, Melaporkan seluruh pelaksanaan kegiatan penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau kepada Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan dan Pendidikan Tinggi dan Badan Pengembangan dan Pendidikan Tinggi dan Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan 15 Menerapkan tata kelola administrasi keuangan yang baik dalam penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau dan melaporkan ke Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan Menerapkan tata kelola administrasi keuangan yang baik dalam penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau dan melaporkan ke Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan 16 Bertanggung jawab atas seluruh pelaksanaan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau dibawah kewenangan Rayon Bertanggung jawab atas pelaksanaan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau di bawah kewenangan Sub Rayon >> next

29 1. PROVINSI NAD 1,039 1 Poltekkes Kemenkes Aceh Prodi D III Keperawatan Banda Aceh 40 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 23 Kelas Karyawan 2 Poltekkes Kemenkes Aceh Prodi D III Keperawatan Langsa 40 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 3 Poltekkes Kemenkes Aceh Prodi D III Keperawatan Meulaboh 40 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 4 Poltekkes Kemenkes Aceh Prodi D III Kebidanan Banda Aceh 80 Sub Rayon 5 Poltekkes Kemenkes Aceh Prodi D III Kebidanan Langsa 80 Sub Rayon 6 Poltekkes Kemenkes Aceh Prodi D III Kebidanan Meulaboh 80 Sub Rayon 7 STIKES U'budiyah Banda Aceh Prodi DIII Kebidanan 80 Sub Rayon 8 Akbid Harapan Ibu Langsa Aceh Prodi DIII Kebidanan 80 Sub Rayon 9 Akbid Munawarrah Bireuen Aceh Prodi DIII Kebidanan 80 Sub Rayon 10 Akbid Muhammadiyah Banda Aceh Prodi DIII Kebidanan 80 Sub Rayon 11 Poltekkes Kemenkes Aceh Prodi DIII Farmasi Banda Aceh 40 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 12 Poltekkes Kemenkes Aceh Prodi DIII Keperawatan Gigi Banda Aceh 40 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 42 Kelas Karyawan 13 Poltekkes Kemenkes Aceh Prodi D III Kesehatan Lingkungan 164 Sub Rayon 14 Poltekkes Kemenkes Aceh Prodi DIII Gizi 50 Sub Rayon Provinsi NAD: calon peserta

30 2. PROVINSI SUMATERA UTARA 1,168 1 Poltekkes Kemenkes Medan Prodi DIII Keperawatan Medan 80 Sub Rayon 2 Akademi Keperawatan Helvetia Medan Prodi DIII Keperawatan 80 Sub Rayon 3 STIKES Imelda Medan Prodi DIII Keperawatan 80 Sub Rayon 4 STIKES RS Haji Medan Prodi DIII Keperawatan 80 Sub Rayon 5 Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan Prodi DIII Keperawatan 80 Sub Rayon 6 Poltekkes Kemenkes Medan Prodi D III Kebidanan Medan 89 Sub Rayon 7 Poltekkes Kemenkes Medan Prodi D III Kebidanan Padang Sidempuan 40 Sub Rayon 8 Poltekkes Kemenkes Medan Prodi D III Kebidanan P. Siantar 40 Sub Rayon 9 Akademi Kebidanan Herlvetia Medan Deli Serdang Prodi DIII Kebidanan 30 Sub Rayon 10 Akademi Kebidanan Mitra Husada Medan Prodi DIII Kebidanan 30 Sub Rayon 11 Akademi Kebidanan Imelda Medan Prodi DIII Kebidanan 30 Sub Rayon 12 STIKES Santa Elisabeth Medan Prodi DIII Kebidanan 30 Sub Rayon 13 STIKES Deli Husada Deli Serdang Prodi DIII Kebidanan 30 Sub Rayon 14 STIIKES Medistra Lubuk Pakam Prodi DIII Kebidanan 30 Sub Rayon 15 Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan Prodi DIII Kebidanan 40 Sub Rayon 16 Poltekkes Kemenkes Medan Prodi D III Farmasi 60 Rayon 17 STIKES Herlvetia Medan Deli Serdang Prodi D III Farmasi 47 Sub Rayon 18 Poltekkes Kemenkes Medan Prodi D III Keperawatan Gigi 69 Rayon 19 Poltekkes Kemenkes Medan Prodi D III Kesehatan Lingkungan Kabanjahe 55 Sub Rayon 20 Poltekkes Kemenkes Medan Prodi D III Analis Kesehatan 101 Sub Rayon 21 Poltekkes Kemenkes Medan Prodi DIII Gizi 47 Sub Rayon Provinsi Sumatera Utara: calon peserta

31 3. PROVINSI SUMATERA BARAT Poltekkes Kemenkes Padang Prodi DIII Keperawatan Padang 80 Sub Rayon 2 Poltekkes Kemenkes Padang Prodi DIII Keperawatan Solok 80 Sub Rayon 3 STIKES Mercubaktijaya Padang Prodi DIII Keperawatan 80 Sub Rayon 4 STIKES Perintis Padang Prodi DIII Keperawatan 80 Sub Rayon 5 STIKES Yarsi Sumbar Prodi DIII Keperawatan 80 Sub Rayon 6 Poltekkes Kemenkes Padang Prodi DIII Kebidananan Bukittinggi 34 Sub Rayon 7 Poltekkes Kemenkes Padang Prodi DIII Kebidananan Padang 30 Sub Rayon 8 STIKES Mercubaktijaya Padang Prodi DIII Kebidanan 25 Sub Rayon 9 STIKES Syedza Saintika Sumbar Prodi DIII Kebidanan 25 Sub Rayon 10 STIKES YPAK Padang Sumbar Prodi DIII Kebidanan 25 Sub Rayon 11 STIKES Perintis Padang Prodi DIII Kebidanan 25 Sub Rayon 12 STIKES Yarsi Sumbar Prodi DIII Kebidanan 25 Sub Rayon 13 STIKES Fort de cock bukittinggi Sumbar Prodi DIII Kebidanan 25 Sub Rayon 14 Univ. Muhammadiyah Sumbar Prodi DIII Kebidanan 25 Sub Rayon 15 Akbid Alifah Padang Prodi DIII Kebidanan 25 Sub Rayon 16 Akbid Sumbar Lubuk Alung Prodi DIII Kebidanan 25 Sub Rayon 52 Universitas Baiturrahmah Padang Sumatera Barat Prodi DIII Kebidanan 25 Sub Rayon 53 Poltekkes Kemenkes Padang Prodi DIII Keperawatan Gigi Bukittinggi 90 Sub Rayon 54 Poltekkes Kemenkes Padang Prodi DIII Kesling 31 Sub Rayon 55 Poltekkes Kemenkes Padang Prodi DIII Analis Kesehatan 78 Sub Rayon 56 STIKES Perintis Padang Prodi DIII Analis Kesehatan 51 Sub Rayon 57 Poltekkes Kemenkes Padang Prodi DIII Gizi 16 Sub Rayon Provinsi Sumatera Barat: 980 calon peserta

32 4. PROVINSI RIAU Poltekkes Kemenkes Riau Prodi DIII Keperawatan Poltekkes Kemenkes Riau 80 Sub Rayon 2 STIKES Hang Tuah Pekanbaru Riau Prodi D III Kebidanan 36 Sub Rayon 3 Akademi Kebidanan Indragiri Hulu Riau Akademi Kebidanan Indragiri Hulu Riau 35 Sub Rayon 4 Akademi Kebidanan Sempena Negeri Pekanbaru Riau Akademi Kebidanan Sempena Negeri Pekanbaru Riau 35 Sub Rayon 5 Akademi Kebidanan Helvetia Pekanbaru Riau Akademi Kebidanan Helvetia Pekanbaru Riau 35 Sub Rayon 6 Poltekkes Kemenkes Riau Pekanbaru Prodi D III Kebidanan 40 Sub Rayon 7 STIFAR Riau STIFAR Riau 102 Sub Rayon 8 Poltekkes Kemenkes Riau Prodi DIII Gizi 30 Sub Rayon 9 STIKES Hang Tuah Pekan Baru Riau Prodi D III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Sub Rayon Provinsi Riau: 393 calon peserta

33 5. PROVINSI JAMBI Poltekkes Kemenkes Jambi Prodi DIII Keperawatan 2 Poltekkes Kemenkes Jambi Prodi DIII Kebidanan Jambi 120 Sub Rayon 30 Kelas Karyawan 124 Sub Rayon 63 Kelas Karyawan 3 Akbid Amanah Muara Bungo Jambi Prodi DIII Kebidanan 93 Sub Rayon 4 STIKES Baiturahim Jambi Prodi DIII Kebidanan 90 Sub Rayon 5 Poltekkes Kemenkes Jambi Prodi DIII Perawat Gigi Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 6 Poltekkes Kemenkes Jambi Prodi DIII Kesling 128 Sub Rayon Provinsi Jambi: 648 calon peserta

34 6. PROVINSI SUMATERA SELATAN 1,210 1 Poltekkes Kemenkes Palembang Prodi DIII Keperawatan Palembang 80 Sub Rayon 2 Poltekkes Kemenkes Palembang Prodi DIII Keperawatan Baturaja 80 Sub Rayon 3 Poltekkes Kemenkes Palembang Prodi DIII Keperawatan Lubuk Linggau 80 Sub Rayon 4 STIKES Muhammadiyah Palembang Prodi DIII Keperawatan 80 Sub Rayon 5 Akper Kesdam II Sriwijaya Prodi DIII Keperawatan 80 Sub Rayon 6 Poltekkes Kemenkes Palembang Prodi DIII Kebidanan 110 Sub Rayon 7 Budi Mulia Palembang Prodi DIII Kebidanan 107 Sub Rayon 8 STIKES Bina Husada Palembang Prodi DIII Kebidanan 100 Sub Rayon 9 STIKES Muhamadiyah Palembang Prodi DIII Kebidanan 100 Sub Rayon 10 Poltekkes Kemenkes Palembang Prodi DIII Farmasi 40 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 11 Poltekkes Kemenkes Palembang Prodi DIII Keperawatan Gigi 128 Sub Rayon 26 Kelas Karyawan 12 STIKES Muhamadiyah Palembang Prodi DIII Kesling 124 Sub Rayon 13 Poltekkes Kemenkes Palembang Prodi DIII Analis Kesehatan 58 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 14 Poltekkes Kemenkes Palembang Prodi DIII Gizi 17 Sub Rayon Provinsi Sumatera Selatan: calon peserta

35 7. PROVINSI BENGKULU Poltekkes Kemenkes Bengkulu Prodi DIII Keperawatan Bengkulu 80 Sub Rayon 2 Poltekkes Kemenkes Bengkulu Prodi DIII Keperawatan Curup 80 Sub Rayon 3 Poltekkes Kemenkes Bengkulu Prodi DIII Kebidanan Bengkulu 120 Sub Rayon 40 Kelas Karyawan 4 Poltekkes Kemenkes Bengkulu Prodi DIII Kebidanan Curup 120 Sub Rayon 5 Akbid Dehasen Bengkulu Prodi DIII Kebidanan 120 Sub Rayon 6 Poltekkes Kemenkes Bengkulu Prodi DIII Kesling 46 Sub Rayon 7 Poltekkes Kemenkes Bengkulu Prodi DIII Analis Kesehatan 27 Sub Rayon 8 Poltekkes Kemenkes Bengkulu Prodi DIII Gizi 40 Sub Rayon Provinsi Bengkulu: 673 calon peserta

36 8. PROVINSI LAMPUNG Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang Prodi DIII Keperawatan Tanjung Karang 120 Sub Rayon 2 Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang Prodi DIII Keperawatan Kota Bumi 40 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 3 Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang Prodi DIII Kebidanan Tanjung Karang 70 Sub Rayon 4 Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang Prodi DIII Kebidanan Metro 70 Sub Rayon 5 Universitas Malahayati Bandar Lampung Prodi DIII Kebidanan 53 Sub Rayon 6 Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang Prodi DIII Farmasi 48 Sub Rayon 7 Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang Prodi DIII Keperawatan Gigi 30 Sub Rayon 8 Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang Prodi DIII Kesling 51 Sub Rayon 9 Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang Prodi DIII Analis Kesehatan 28 Sub Rayon 10 Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang Prodi DIII Gizi 23 Sub Rayon Provinsi Lampung: 533 calon peserta

37 9. PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Poltekkes Kemenkes Pangkal Pinang Prodi DIII Keperawatan 40 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 2 Poltekkes Kemenkes Pangkal Pinang Prodi DIII Kebidanan 40 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 3 Poltekkes Kemenkes Pangkal Pinang Prodi DIII Farmasi 36 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 4 Poltekkes Kemenkes Pangkal Pinang Prodi DIII Gizi 7 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung: 123 calon peserta

38 10. PROVINSI KEPULAUAN RIAU Poltekkes Kemenkes Tanjung Pinang Prodi DIII Keperawatan 69 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 18 Kelas Karyawan 2 Akademi Kebidanan Anugerah Bintan Prodi Kebidanan 17 Sub Rayon Provinsi Kepulauan Riau: 104 calon peserta

39 11. PROVINSI DKI JAKARTA Poltekkes Kemenkes Jakarta I Prodi DIII Keperawatan 67 Sub Rayon 2 Poltekkes Kemenkes Jakarta III Prodi DIII Keperawatan 67 Sub Rayon 3 Poltekkes Kemenkes Jakarta III Prodi D III Kebidanan 58 Sub Rayon 4 Poltekkes Kemenkes Jakarta II Prodi DIII Farmasi 5 Poltekkes Kemenkes Jakarta I Prodi DIII Keperawatan Gigi 6 Poltekkes Kemenkes Jakarta II Prodi DIII Gizi 29 Sub Rayon 68 Kelas Karyawan 27 Sub Rayon 88 Kelas Karyawan 60 Sub Rayon 29 Kelas Karyawan 7 Poltekkes Kemenkes Jakarta II Prodi D III Kesehatan Lingkungan 30 Sub Rayon 8 Poltekkes Kemenkes Jakarta III Prodi D III Analis Kesehatan 36 Sub Rayon 9 Universitas Esa Unggul Jakarta Prodi D III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan 22 Rayon Provinsi DKI Jakarta: 581 calon peserta

40 12. PROVINSI BANTEN 40³) 1 Poltekkes Kemenkes Banten Prodi D III Analis Kesehatan 40 Kelas Karyawan Provinsi Banten: 40 calon peserta

41 13. PROVINSI JAWA BARAT Poltekkes Kemenkes Bandung Prodi DIII Keperawatan Bandung 80 Sub Rayon 2 Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Prodi DIII Keperawatan Tasikmalaya 40 Sub Rayon 3 Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Prodi DIII Keperawatan Cirebon 40 Sub Rayon 4 Poltekkes TNI AU Ciumbeleuit Prodi DIII Keperawatan 40 Sub Rayon 5 STIKES Sukabumi Prodi DIII Keperawatan 40 Sub Rayon 6 Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan PPNI Jawa Barat Prodi DIII Keperawatan 40 Sub Rayon 7 Poltekkes Kemenkes Bandung Prodi DIII Kebidanan 30 Sub Rayon 8 Poltekkes Kemenkes Bandung Prodi DIII Kebidanan Bogor 24 Sub Rayon 9 Poltekkes Kemenkes Bandung Prodi DIII Kebidanan Karawang 25 Sub Rayon 10 Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Prodi DIII Kebidanan Tasikmalaya 30 Sub Rayon 11 Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Prodi DIII Kebidanan Cirebon 25 Sub Rayon 12 Poltekkes Kemenkes Bandung Prodi DIII Kebidanan 83 Sub Rayon 13 Poltekkes TNI AU Ciumbuleuit Prodi DIII Kebidanan 40 Sub Rayon 14 Sekolah Tinggi Farmasi Bandung Prodi DIII Farmasi 50 Sub Rayon 15 Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia Prodi DIII Farmasi 60 Sub Rayon 16 Poltekkes Kemenkes Bandung Prodi DIII Gizi 40 Sub Rayon 17 Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Prodi DIII Gizi Tasikmalaya 35 Sub Rayon 18 Poltekkes Kemenkes Bandung Prodi DIII TLM 40 Sub Rayon 19 Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih Prodi DIII TLM 30 Sub Rayon 20 Stikes Rajawali Prodi DIII TLM 26 Sub Rayon 21 Poltekkes Kemenkes Bandung Prodi DIII Kesling 57 Sub Rayon 22 Poltekkes Kemenkes Bandung Prodi DIII Keperawatan Gigi 63 Sub Rayon 23 Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Prodi DIII Keperawatan Gigi 60 Sub Rayon 33 Kelas Karyawan Provinsi Jawa Barat: calon peserta

42 14. PROVINSI JAWA TENGAH 1,469 1 Universitas Muhammadiyah Semarang Prodi D III Keperawatan 47 Rayon 2 Poltekkes Kemenkes Semarang Prodi DIII Keperawatan Semarang 3 Poltekkes Kemenkes Semarang Prodi DIII Keperawatan Pekalongan 40 Sub Rayon 65 Kelas Karyawan 40 Sub Rayon 34 Kelas Karyawan 4 Poltekkes Kemenkes Semarang Prodi DIII Keperawatan Magelang 40 Sub Rayon 55 Kelas Karyawan 5 Poltekkes Kemenkes Semarang Prodi DIII Keperawatan Purwokerto 40 Sub Rayon 6 Poltekkes Kemenkes Semarang Prodi DIII Keperawatan Blora 40 Sub Rayon 7 Poltekkes Kemenkes Surakarta Prodi DIII Keperawatan Surakarta 40 Sub Rayon 8 Poltekkes Kemenkes Semarang Prodi D III Kebidanan Semarang 40 Sub Rayon 9 Poltekkes Kemenkes Semarang Prodi D III Kebidanan Purwokerto 40 Sub Rayon 10 Poltekkes Kemenkes Semarang Prodi D III Kebidanan Magelang 40 Sub Rayon 11 Poltekkes Kemenkes Surakarta Prodi D III Kebidanan Klaten 40 Sub Rayon 12 Universitas Sebelas Maret Surakarta Prodi D III Kebidanan 40 Sub Rayon 13 Universitas Muhammadiyah Semarang Prodi D III Kebidanan 40 Sub Rayon 14 Akademi Farmasi Nasional Surakarta Prodi DIII Farmasi 40 Sub Rayon 15 Akademi Farmasi Nusaputera Prodi DIII Farmasi 40 Sub Rayon 16 Politeknik Harapan Bersama Prodi DIII Farmasi 40 Sub Rayon 17 Universitas Setia Budi Surakarta Prodi DIII Farmasi 40 Sub Rayon 18 Universitas Sebelas Maret Prodi DIII Farmasi 40 Sub Rayon 19 STIFAR Yayasan Pharmasi Prodi DIII Farmasi 40 Sub Rayon 20 Poltekkes Kemenkes Semarang Prodi DIII Keperawatan Gigi Semarang 40 Sub Rayon 30 Kelas Karyawan 21 Poltekkes Kemenkes Semarang Prodi DIII Kesling 80 Sub Rayon 22 Politeknik Banjarnegara Prodi DIII Kesling 47 Sub Rayon 23 Poltekkes Kemenkes Semarang Prodi DIII Analis Kesehatan 40 Sub Rayon 24 Akademi Analis Kesehatan Nasional Surakarta Prodi DIII Analis Kesehatan 40 Sub Rayon 25 Universitas Setia Budi Semarang Prodi DIII Analis Kesehatan 35 Sub Rayon 26 Universitas Muhammadiyah Semarang Prodi DIII Analis Kesehatan 34 Sub Rayon 27 Poltekkes Kemenkes Semarang Prodi DIII Gizi 104¹) Sub Rayon 28 Akademi PIKES Citra Medika Surakarta Prodi DIII Pikes 45 Sub Rayon 29 Poltekkes Kemenkes Semarang Prodi DIII Pikes 53 Sub Rayon Provinsi Jawa Tengah: calon peserta

43 15. PROVINSI JAWA TIMUR 1,211 1 Poltekkes Kemenkes Surabaya Prodi DIII Keperawatan Sutopo 40 Sub Rayon 2 Poltekkes Kemenkes Surabaya Prodi DIII Keperawatan Sidoarjo 40 Sub Rayon 3 Poltekkes Kemenkes Surabaya Prodi DIII Keperawatan Tuban 40 Sub Rayon 4 Poltekkes Kemenkes Surabaya Prodi DIII Keperawatan Sutomo 40 Sub Rayon 5 Poltekkes Kemenkes Malang Prodi DIII Keperawatan Malang 40 Sub Rayon 6 Poltekkes Kemenkes Malang Prodi DIII Keperawatan Blitar 40 Sub Rayon 7 Poltekkes Kemenkes Malang Prodi DIII Keperawatan Lawang 40 Sub Rayon 8 Poltekkes RS Dr. Soepraoen Kesdam V Malang Prodi DIII Keperawatan 40 Sub Rayon 9 Akademi Keperawatan Panti Waluya Malang Prodi DIII Keperawatan 37 Sub Rayon 10 Akademi Keperawatan Pamenang Prodi DIII Keperawatan 40 Sub Rayon 11 Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum Prodi DIII Keperawatan 40 Sub Rayon 12 Universitas NU Surabaya Prodi DIII Keperawatan 40 Sub Rayon 13 Universitas Muhammadiyah Ponorogo Prodi DIII Keperawatan 40 Sub Rayon 14 Universitas Muhammadiyah Malang Prodi DIII Keperawatan 40 Sub Rayon 15 Poltekkes Kemenkes Surabaya Prodi D III Kebidanan Sutomo 50 Rayon 16 Poltekkes Kemenkes Surabaya Prodi D III Kebidanan Magetan 50 Sub Rayon 17 Poltekkes Kemenkes Malang Prodi D III Kebidanan Kediri 40 Sub Rayon 18 Poltekkes Kemenkes Malang Prodi D III Kebidanan Jember 40 Sub Rayon 19 Poltekkes Kemenkes Malang Prodi D III Kebidanan Malang 40 Sub Rayon 20 Poltekkes Kemenkes Surabaya Prodi D III Kebidanan Surabaya 40 Sub Rayon 21 Poltekkes RS Dr. Soepraoen Kesdam V Malang Prodi D III Kebidanan 40 Sub Rayon 22 Poltekkes Kemenkes Surabaya Prodi D III Analis Kesehatan 72 Rayon 23 Poltekkes Kemenkes Surabaya Prodi D III Keperawatan Gigi 149 Rayon 24 Poltekkes Kemenkes Surabaya Prodi D III Kesling 66 Rayon 25 Poltekkes Kemenkes Surabaya Prodi D III Gizi 44 Sub Rayon 26 Poltekkes Kemenkes Malang Prodi D III Pikes 23 Rayon Provinsi Jawa Timur: calon peserta

44 16. PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Poltekkes Kemenkes Mataram Prodi D III Kebidanan 120 Sub Rayon 2 STIKES Qamarul Huda Lombok Tengah Prodi D III Kebidanan 120 Sub Rayon 3 Akademi Kebidanan Bhakti Kencana Mataram Prodi D III Kebidanan 35 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 4 Poltekkes Kemenkes Mataram Prodi DIII Keperawatan Mataram 94 Sub Rayon 5 Poltekkes Kemenkes Mataram Prodi D III Keperawatan Bima 40 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 6 Politeknik Medica Farma Husada Mataram Prodi D III Farmasi 29 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 7 STIKES Qamarul Huda Lombok Tengah Prodi D III Farmasi 20 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 8 Universitas Nahdlatul Wathan Mataram Prodi DIII Farmasi 20 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 9 Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan Mataram Prodi DIII Kesling 46 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 10 Poltekkes Kemenkes Mataram Prodi D III Analis Kesehatan 33 Sub Rayon 11 Poltekkes Kemenkes Mataram Prodi DIII Gizi 23 Sub Rayon Provinsi Nusa Tenggara Barat: 580 calon peserta

45 17. PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR 1, Sub Rayon 1 Poltekkes Kemenkes Kupang Prodi DIII Keperawatan Kupang 106 Kelas Karyawan 404 PJJ 2 Poltekkes Kemenkes Kupang Prodi DIII Keperawatan Ende 80 Sub Rayon 3 Poltekkes Kemenkes Kupang Prodi DIII Keperawatan Waingapu 80 Sub Rayon 85 Sub Rayon 4 Poltekkes Kemenkes Kupang Prodi D III Kebidanan Kupang 24 Kelas Karyawan 402 PJJ 5 Poltekkes Kemenkes Kupang Prodi DIII Farmasi 77 Sub Rayon 6 Poltekkes Kemenkes Kupang Prodi DIII Keperawatan Gigi 117 Sub Rayon 18 Kelas Karyawan 7 Poltekkes Kemenkes Kupang Prodi D III Kesehatan Lingkungan 57 Sub Rayon 8 Poltekkes Kemenkes Kupang Prodi DIII Gizi 16 Sub Rayon Provinsi Nusa Tenggara Timur: calon peserta

46 18. PROVINSI KALIMANTAN BARAT Poltekkes Kemenkes Pontianak Prodi DIII Keperawatan 80 Sub Rayon 80 Kelas Karyawan 2 Akademi Keperawatan Dharma Insan Pontianak Prodi DIII Keperawatan 80 Sub Rayon 3 STIKES Keperawatan Muhammadiyah Pontianak Prodi DIII Keperawatan 80 Sub Rayon 4 Poltekkes Kemenkes Pontianak Prodi D III Kebidanan 60 Sub Rayon 5 Akademi Kebidanan Aisyiyah Pontianak Prodi D III Kebidanan 47 Sub Rayon 6 Akademi Kebidanan Panca Bhakti Pontianak Prodi D III Kebidanan 40 Sub Rayon 7 Poltekkes Kemenkes Pontianak Prodi DIII Keperawatan Gigi 100 Sub Rayon 35 Kelas Karyawan 8 Poltekkes Kemenkes Pontianak Prodi D III Kesling 66 Rayon 22 Kelas Karyawan 9 Poltekkes Kemenkes Pontianak Prodi D III Analis Kesehatan 90 Sub Rayon 17 Kelas Karyawan 10 Poltekkes Kemenkes Pontianak Prodi DIII Gizi 36 Sub Rayon Provinsi Kalimantan Barat: 833 calon peserta

47 19. PROVINSI KALIMANTAN TENGAH Poltekkes Kemenkes Palangkaraya Prodi DIII Keperawatan 127 Sub Rayon 2 Poltekkes Kemenkes Palangkaraya Prodi Kebidanan 72 Sub Rayon 3 Poltekkes Kemenkes Palangkaraya Prodi DIII Analis 2 Sub Rayon 4 Poltekkes Kemenkes Palangkaraya Prodi DIII Gizi 4 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat Provinsi Kalimantan Tengah: 205 calon peserta

48 20. PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Prodi DIII Keperawatan 80 Sub Rayon 2 STIKES Muhamadiyah Banjarmasin Prodi DIII Keperawatan 80 Sub Rayon 3 Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Prodi D III Kebidanan 87 Sub Rayon 4 STIKES Muhamadiyah Banjarmasin Prodi DIII Farmasi 139 Sub Rayon 5 Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Prodi DIII Keperawatan Gigi Banjar Baru 99 Sub Rayon 6 Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Prodi D III Kesehatan Lingkungan Banjar Baru 62 Sub Rayon 7 Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Prodi D III Analis Kesehatan Banjar Baru 35 Sub Rayon 8 Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Prodi DIII Gizi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin 23 Sub Rayon Provinsi Kalimantan Selatan: 605 calon peserta

49 21. PROVINSI KALIMANTAN TIMUR 868 Prodi DIII Keperawatan 80 Sub Rayon 1 Poltekkes Kemenkes Kaltim Keperawatan USBJJ Nunukan 96 PJJ Keperawatan USBJJ Berau 188 PJJ Keperawatan USBJJ Paser 80 PJJ 2 Akademi Keperawatan Dirgahayu Samarinda Prodi DIII Keperawatan 80 Sub Rayon 3 Poltekkes Kemenkes Kaltim Prodi D III Kebidanan Samarinda 48 Sub Rayon Kebidanan USBJJ Nunukan 120 PJJ 4 Poltekkes Kemenkes Kaltim Prodi D III Analis Kesehatan Samarinda 44 Sub Rayon 5 Akademi Farmasi Samarinda Akademi Farmasi Samarinda 132 Sub Rayon Provinsi Kalimantan Timur: 868 calon peserta

50 22. PROVINSI SULAWESI BARAT 84 1 Poltekkes Kemenkes Mamuju Prodi D III Keperawatan 40 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 2 Poltekkes Kemenkes Mamuju Prodi D III Kebidanan 31 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 3 Poltekkes Kemenkes Mamuju Prodi DIII Kesehatan Lingkungan 11 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 4 Poltekkes Kemenkes Mamuju Prodi D III Gizi 2 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat Provinsi Sulawesi Barat: 84 calon peserta

51 23. PROVINSI SULAWESI SELATAN 25³) Usulan dari Unit Teknis Kemenkes Kemenkes 1 Poltekkes Kemenkes Makassar Prodi DIII Keperawatan 11 Sub Rayon 2 Poltekkes Kemenkes Makassar Prodi D III Kebidanan Poltekkes 1 Sub Rayon 3 Poltekkes Kemenkes Makassar Prodi D III Farmasi Poltekkes 9 Sub Rayon 4 Poltekkes Kemenkes Makassar Prodi DIII Gizi 3 Sub Rayon 5 STIKES Panakkukang Makassar Prodi D III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan 1 Sub Rayon Provinsi Sulawesi Selatan: 25 calon peserta

52 24. PROVINSI SULAWESI TENGAH Poltekkes Kemenkes Palu Prodi DIII Keperawatan Palu 80 Sub Rayon 40 Kelas Karyawan 2 Poltekkes Kemenkes Palu Prodi D III Keperawatan Poso 40 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 3 Poltekkes Kemenkes Palu Prodi D III Kebidanan Palu 80 Sub Rayon 4 Poltekkes Kemenkes Palu Prodi D III Kebidanan Poso 40 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 5 Poltekkes Kemenkes Palu Sulawesi Tengah Prodi D III Kesehatan Lingkungan 84 Sub Rayon 6 Poltekkes Kemenkes Palu Prodi D III Gizi 7 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat Provinsi Sulawesi Tengah: 371 calon peserta

53 25. PROVINSI SULAWESI TENGGARA Poltekkes Kemenkes Kendari Prodi D III Kebidanan 40 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 2 Akademi Kebidanan Pelita Ibu Kendari Akademi Kebidanan Pelita Ibu Kendari 80 Sub Rayon 3 Poltekkes Kemenkes Kendari Prodi D III Keperawatan 80 Sub Rayon 4 Poltekkes Kemenkes Kendari Prodi D III Gizi 40 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 5 Poltekkes Kemenkes Kendari Prodi D III Analis kesehatan 21 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat Provinsi Sulawesi Tenggara: 261 calon peserta

54 26. PROVINSI SULAWESI UTARA 217³) 1 Poltekkes Kemenkes Manado Prodi DIII Keperawatan Manado 2 Poltekkes Kemenkes Manado Prodi DIII Kebidanan Manado 3 Poltekkes Kemenkes Manado Prodi DIII Farmasi Manado 4 Poltekkes Kemenkes Manado Prodi D III Kesehatan Lingkungan Manado 5 Poltekkes Kemenkes Manado Prodi DIII Keperawatan Gigi Usulan dari Unit Teknis Kemenkes dan Kelas Karyawan 35 Sub Rayon 22 Kelas Karyawan 2 Sub Rayon 19 Kelas Karyawan 13 Sub Rayon 15 Kelas Karyawan 3 Sub Rayon 33 Kelas Karyawan 3 Sub Rayon 33 Kelas Karyawan 6 Poltekkes Kemenkes Manado Prodi D III Analis Kesehatan Manado 35 Sub Rayon 7 Poltekkes Kemenkes Manado Prodi DIII Gizi 4 Sub Rayon Provinsi Sulawesi Utara: 217 calon peserta

55 27. PROVINSI GORONTALO Poltekkes Kemenkes Gorontalo Prodi DIII Keperawatan 169¹) Sub Rayon 2 Poltekkes Kemenkes Gorontalo Prodi D III Kebidanan 88¹) Sub Rayon Provinsi Gorontalo: 257 calon peserta

56 28. PROVINSI MALUKU Poltekkes Kemenkes Maluku Prodi DIII Keperawatan Masohi 80 Sub Rayon 2 Poltekkes Kemenkes Maluku Prodi D III Keperawatan Ambon 3 Poltekkes Kemenkes Maluku Prodi D III Keperawatan Tual 40 4 Poltekkes Kemenkes Maluku Prodi D III Kebidanan Saumlaki 40 5 Poltekkes Kemenkes Maluku Prodi D III Kebidanan Ambon 6 Poltekkes Kemenkes Maluku Prodi D III Kesehatan Lingkungan Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 19 Kelas Karyawan Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 40 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 42 Kelas Karyawan Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 7 Prodi DIII Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Maluku Prodi DIII Analis Kesehatan 8²) Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 8 Poltekkes Kemenkes Maluku Ambon Prodi D III Gizi 56²) Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat Provinsi Maluku: 439 calon peserta

57 29. PROVINSI PAPUA Poltekkes Kemenkes Jayapura Prodi DIII Keperawatan Nabire Sub Rayon 2 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat Poltekkes Kemenkes Jayapura Prodi DIII Keperawatan Jayapura 73 kelas Karyawan Poltekkes Kemenkes Jayapura Prodi D III Keperawatan Merauke 63 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat Poltekkes Kemenkes Jayapura Prodi D III Keperawatan Wamena Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat Poltekkes Kemenkes Jayapura Prodi D III Keperawatan Mimika Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat Poltekkes Kemenkes Jayapura Prodi D III Keperawatan Biak Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat 7 Poltekkes Kemenkes Jayapura Prodi D III Keperawatan Kep. Yapen Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat Poltekkes Kemenkes Jayapura Prodi D III Kebidanan Biak 58 Sub Rayon Poltekkes Kemenkes Jayapura Prodi D III Kebidanan Jayapura 40 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat Poltekkes Kemenkes Jayapura Prodi D III Kebidanan Nabire Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat Poltekkes Kemenkes Jayapura Prodi D III Farmasi Rayon Poltekkes Kemenkes Jayapura Prodi DIII Kesehatan Lingkungan 3 Mitra dg PT Rayon/Sub Rayon terdekat Poltekkes Kemenkes Jayapura Prodi D III Analis Kesehatan Sub Rayon Provinsi Papua: 237 calon peserta back >>

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA I., BADAN PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA - - SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN,.. Jalan Hang Jebat 3 Blok F3 Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12120.. Telepon : (021) 724

Lebih terperinci

Teknis Penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan

Teknis Penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan Teknis Penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan Disampaikan 0leh : Kepala Bidang Fasilitasi Pengembangan Pendidikan dan Kemitraan OUTLINE Regulasi Program Percepatan Pendidikan Ketentuan

Lebih terperinci

Penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan

Penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan Penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan Disampaikan 0leh : Kepala Pusat Pendidikan SDM Kesehatan Dalam Pertemuan Koordinasi PT Penyelenggara Program Percepatan Pendidikan, Hotel

Lebih terperinci

PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN PERSIAPAN PROGRAM PERCEPATAN. Kepala Pusat Pendidikan SDM Kesehatan

PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN PERSIAPAN PROGRAM PERCEPATAN. Kepala Pusat Pendidikan SDM Kesehatan PERSIAPAN PENYELENGGARAAN PROGRAM PERCEPATAN PENDIDIKAN Kepala Pusat Pendidikan SDM Kesehatan Disampaikan pada Pertemuan Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Program Percepatan, Mercure Ancol 13-15 Juli

Lebih terperinci

Penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan. Disampaikan 0leh : Kepala Pusat Pendidikan SDM Kesehatan

Penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan. Disampaikan 0leh : Kepala Pusat Pendidikan SDM Kesehatan Penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan Disampaikan 0leh : Kepala Pusat Pendidikan SDM Kesehatan OUTLINE Pendahuluan Program Yang Dikembangkan Pendidikan Formal setelah RPL Peta

Lebih terperinci

Rencana Pelaksanaan Program Percepatan Pendidikan Diploma III Bidang Kesehatan. Kepala Pusdik SDM Kesehatan Badan PPSDM Kesehatan

Rencana Pelaksanaan Program Percepatan Pendidikan Diploma III Bidang Kesehatan. Kepala Pusdik SDM Kesehatan Badan PPSDM Kesehatan Rencana Pelaksanaan Program Percepatan Pendidikan Diploma III Bidang Kesehatan Kepala Pusdik SDM Kesehatan Badan PPSDM Kesehatan Latar Belakang 1. UU 36/2014 tentang Tenaga Kesehatan mengatur kualifikasi

Lebih terperinci

Program Percepata Pendidikan Tenag Kesehata

Program Percepata Pendidikan Tenag Kesehata Program Percepata Pendidikan Tenag Kesehata Pusat Pendidikan SDM Kesehatan Badan PPSDM Kesehatan Disampaikan Oleh Dra. Hj. Fithriyani, A.pt.,M.Kes Kepala Bidang SDK Dinas Kesehatan Prov. Sulsel Dalam Pertemuan

Lebih terperinci

Demikian, atas izin yang diberikan dan kerjasama yang baik kami ucapkan terimakasih. Panitia Penyelenggara Try Out Uji Kompetensi DIII Kebidanan

Demikian, atas izin yang diberikan dan kerjasama yang baik kami ucapkan terimakasih. Panitia Penyelenggara Try Out Uji Kompetensi DIII Kebidanan ASOSIASI INSTITUSI PENDIDIKAN KEBIDANAN INDONESIA (AIPKIND) PANITIA PENYELENGGARA TRY OUT UJI KOMPETENSI DIII KEBIDANAN Jl. Pondasi No. 21 E Kampung Ambon Kel.Kayu Putih Kec, Pulogadung Jakarta Timur,

Lebih terperinci

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK TAHUN ANGGARAN 2016 NOMOR : SP DIPA /2016

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK TAHUN ANGGARAN 2016 NOMOR : SP DIPA /2016 SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK TAHUN ANGGARAN 2 MOR SP DIPA-24.12-/2 DS3612-4187-984-7 A. DASAR HUKUM 1. 2. 3. UU No. 17 Tahun 23 tentang Keuangan Negara. UU No. 1 Tahun

Lebih terperinci

LAMPIRAN SURAT EDARAN HK.01.01/1/ OO!OZ.8 /2017 TENT ANG KETENTUAN PELAKSANAAN PROGRAM PERCEPATAN PENDIDIKAN TENAGA KESEHATAN TAHUN 2017

LAMPIRAN SURAT EDARAN HK.01.01/1/ OO!OZ.8 /2017 TENT ANG KETENTUAN PELAKSANAAN PROGRAM PERCEPATAN PENDIDIKAN TENAGA KESEHATAN TAHUN 2017 LAMPRAN SURAT EDARAN HK.01.01/1/ OO!OZ.8 /2017 TENT ANG KETENTUAN PELAKSANAAN PROGRAM PERCEPATAN PENDDKAN TENAGA KESEHATAN TAHUN 2017 A. UMUM Untuk menjawab tuntutan dan kebutuhan masyarakat serta mengantisipasi

Lebih terperinci

Dalam rangka pengembangan kapasitas pegawai Direktorat Jenderal Kekayaan Negara tahun 2015, dengan ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

Dalam rangka pengembangan kapasitas pegawai Direktorat Jenderal Kekayaan Negara tahun 2015, dengan ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut: ~ OOai Iskandar A I NIP 19600124{981121002 KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL KEKAYAAN NEGARA SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL GEDUNG SYAFRUDDIN PRAWIRANEGARA IlLANTAI 9 SELATAN

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN, PERATURAN KEPALA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN NOMOR: PER-61/K/SU/2012 TENTANG PERUBAHAN KELIMA ATAS KEPUTUSAN KEPALA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN NOMOR KEP-06.00.00-286/K/2001

Lebih terperinci

NOMOR : 36 TAHUN 2015 TANGGAL z 9 SEPTEMBER2OlS BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA

NOMOR : 36 TAHUN 2015 TANGGAL z 9 SEPTEMBER2OlS BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIT PENYELENGGARA SELEKSI CALON DAN PENILAIAN KOMPETENSI PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA PERATURAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 36 TAHUN 2015

Lebih terperinci

2016, No c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Kepala Badan Pengawasan

2016, No c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Kepala Badan Pengawasan No.1864, 2016 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA. Perwakilan. Orta. Perubahan. PERATURAN KEPALA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN NOMOR 20 TAHUN 2016 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN KEPALA BADAN

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN KEPALA BADAN PENGAWASAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2013 TENTANG PERUBAHAN KETUJUH ATAS KEPUTUSAN KEPALA BADAN PENGAWASAN NOMOR: KEP-06.00.00-286/K/2001 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA

Lebih terperinci

Revisi. Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan

Revisi. Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan Revisi i KEPUTUSAN KEPALA BADAN PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN SDM KESEHATAN NOMOR : HK.02.02/IV/000693/2017 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENYELENGGARAAN PROGRAM PERCEPATAN PENDIDIKAN TENAGA KESEHATAN DENGAN

Lebih terperinci

ALOKASI ANGGARAN SATKER PER PROVINSI MENURUT SUMBER PEMBIAYAAN KEMENTERIAN KESEHATAN RI TAHUN 2011 PADA UNIT ESELON I PROGRAM

ALOKASI ANGGARAN SATKER PER PROVINSI MENURUT SUMBER PEMBIAYAAN KEMENTERIAN KESEHATAN RI TAHUN 2011 PADA UNIT ESELON I PROGRAM ALOKASI ANGGARAN SATKER PER PROVINSI MENURUT SUMBER PEMBIAYAAN KEMENTERIAN KESEHATAN RI TAHUN 2011 PADA UNIT ESELON I PROGRAM (dalam ribuan rupiah) RUPIAH MURNI NO. SATUAN KERJA NON PENDAMPING PNBP PINJAMAN

Lebih terperinci

Berikut tempat uji kompetensi pelaksanaan seleksi CPNS Tahun 2014 di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Berikut tempat uji kompetensi pelaksanaan seleksi CPNS Tahun 2014 di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tabel Wilayah Tempat Uji Kompetensi Berikut tempat uji kompetensi pelaksanaan seleksi CPNS Tahun 2014 di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Wila yah Unit Kerja TUK Provinsi Kabupaten/Kota

Lebih terperinci

2017, No c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Menteri Komunikasi dan I

2017, No c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Menteri Komunikasi dan I No.1273, 2017 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMEN-KOMINFO. ORTA. UPT Monitor Frekuensi Radio. Pencabutan. PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2017 TENTANG

Lebih terperinci

PENYAMPAIAN LAPORAN HASIL SOSIALISASI SIWAS DARI PENGADILAN TINGGI ( PER TANGGAL 31 JANUARI 2017 JAM 16:00 WIB FIX)

PENYAMPAIAN LAPORAN HASIL SOSIALISASI SIWAS DARI PENGADILAN TINGGI ( PER TANGGAL 31 JANUARI 2017 JAM 16:00 WIB FIX) 1 PT Banda Aceh Lengkap 2 PT Medan Lengkap 3 PT Padang Lengkap 4 PT Pekanbaru Belum Lengkap - 5 PT Jambi Belum Lengkap - 6 PT Palembang Lengkap tgl 31 Januari 2017 via ) tgl 31 Januari 2017 via ) 7 PT

Lebih terperinci

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN INDUK

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN INDUK SURAT PENGESAHAN NOMOR SP DIPA-.12-0/AG/2014 DS 4316-8012-2670-5502 A. DASAR HUKUM 1. 2. 3. UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara. UU No. 23 Tahun

Lebih terperinci

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (Lembaran Negara Tahun 2009 Nomor 144, Tambahan Lembar Negara Nomor 5063);

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (Lembaran Negara Tahun 2009 Nomor 144, Tambahan Lembar Negara Nomor 5063); KEPUTUSAN KEPALA BADAN PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN SDM KESEHATAN NOMOR : HK.02.02/IV/000693/2017 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENYELENGGARAAN PROGRAM PERCEPATAN PENDIDIKAN TENAGA KESEHATAN DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

2017, No Penyesuaian dan Penetapan Kembali Pensiun Pokok Pensiunan Hakim dan Janda/Dudanya, serta Orang Tua dari Hakim yang Tewas dan Tidak Men

2017, No Penyesuaian dan Penetapan Kembali Pensiun Pokok Pensiunan Hakim dan Janda/Dudanya, serta Orang Tua dari Hakim yang Tewas dan Tidak Men No.979, 2017 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BKN. Penetapan Format Nomor Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara. Pencabutan. PERATURAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR 11 TAHUN 2017 TENTANG PENETAPAN

Lebih terperinci

LIST PENGADILAN TINGGI YANG SUDAH KIRIM SOSIALISASI ( PER TANGGAL 31 JANUARI 2017 JAM 14:10)

LIST PENGADILAN TINGGI YANG SUDAH KIRIM SOSIALISASI ( PER TANGGAL 31 JANUARI 2017 JAM 14:10) 1 PT Banda Aceh - tgl 26 Januari 2017 via ) 2 PT Medan (Lengkap) 3 PT Padang (Lengkap) 4 PT Pekanbaru 5 PT Jambi - 6 PT Palembang (Lengkap) tgl 31 Januari 2017 via ) 7 PT Bangka Belitung 8 PT Bengkulu

Lebih terperinci

PETUNJUK DISKUSI KELOMPOK PERTEMUAN KOORDINASI PERGURUAN TINGGI PENYELENGGARA PROGRAM PERCEPATAN

PETUNJUK DISKUSI KELOMPOK PERTEMUAN KOORDINASI PERGURUAN TINGGI PENYELENGGARA PROGRAM PERCEPATAN PETUNJUK DISKUSI KELOMPOK PERTEMUAN KOORDINASI PERGURUAN TINGGI PENYELENGGARA PROGRAM PERCEPATAN DISKUSI KELOMPOK Pemahaman dan Kesepakatan tentang penyelenggaraan program percepatan diknakes melalui RPL

Lebih terperinci

JUMLAH DAN LOKASI BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI DAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN/KOTA BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI DAN LOKASI

JUMLAH DAN LOKASI BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI DAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN/KOTA BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI DAN LOKASI 2013, No.1161 4 LAMPIRAN PERATURAN KEPALA BADAN NARKOTIKA NASIONAL NOMOR 4 TAHUN 2013 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN KEPALA BADAN NARKOTIKA NASIONAL NOMOR 4 TAHUN 2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA

Lebih terperinci

PENYAMPAIAN LAPORAN HASIL SOSIALISASI SIWAS DARI PENGADILAN TINGGI ( PER TANGGAL 1 FEBRUARI 2017)

PENYAMPAIAN LAPORAN HASIL SOSIALISASI SIWAS DARI PENGADILAN TINGGI ( PER TANGGAL 1 FEBRUARI 2017) 1 PT Banda Aceh Lengkap 2 PT Medan Lengkap 3 PT Padang Lengkap 4 PT Pekanbaru Belum Lengkap - 5 PT Jambi Belum Lengkap - 6 PT Palembang Lengkap 7 PT Bangka Belitung Belum Lengkap - - 8 PT Bengkulu Belum

Lebih terperinci

Lampiran Surat No. : Kepada Yth.

Lampiran Surat No. : Kepada Yth. Lampiran Surat No. : Kepada Yth. I. Kementerian / Lembaga : 1. Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol, Biro Umum, Kementerian Perumahan Rakyat 2. Kepala Bagian Hubungan Masyarakat, Biro Humas dan

Lebih terperinci

Nomor : 055 /PUK-Nas/III/ Maret 2017 Lampiran : - berkas Perihal : Penyediaan Sarana dan Prasarana Uji Kompetensi Program DIII Kebidanan

Nomor : 055 /PUK-Nas/III/ Maret 2017 Lampiran : - berkas Perihal : Penyediaan Sarana dan Prasarana Uji Kompetensi Program DIII Kebidanan Nomor : 055 /PUK-Nas/III/2017 20 Maret 2017 Lampiran : - berkas Perihal : Penyediaan Sarana dan Prasarana Uji Kompetensi Program DIII Kebidanan Yth. Bapak/Ibu Rektor Universitas/Ketua Sekolah Tinggi/ Direktur

Lebih terperinci

JUMLAH DAN LOKASI BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI DAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN/KOTA

JUMLAH DAN LOKASI BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI DAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN/KOTA BADAN NARKOTIKA NASIONAL REPUBLIK INDONESIA JUMLAH DAN LOKASI BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI DAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN/KOTA No BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI DAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL

Lebih terperinci

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 24/M-DAG/PER/5/2010 TANGGAL : 24 Mei 2010 DAFTAR LAMPIRAN

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 24/M-DAG/PER/5/2010 TANGGAL : 24 Mei 2010 DAFTAR LAMPIRAN LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA : 24/M-DAG/PER/5/2010 DAFTAR LAMPIRAN LAMPIRAN I : INSTANSI PENERBIT SKA LAMPIRAN II : INSTANSI PENERBIT SKA YANG MELAKSANAKAN PENERBITAN SKA DENGAN

Lebih terperinci

PENYAMPAIAN LAPORAN HASIL SOSIALISASI SIWAS DARI PENGADILAN TINGGI ( PER TANGGAL 16 FEBRUARI 2017)

PENYAMPAIAN LAPORAN HASIL SOSIALISASI SIWAS DARI PENGADILAN TINGGI ( PER TANGGAL 16 FEBRUARI 2017) 1 PT Banda Aceh Lengkap 2 PT Medan Lengkap 3 PT Padang Lengkap 4 PT Pekanbaru Lengkap Notulen dikirim tanggal 2 Februari 2017 jam 16:58 WIB 5 PT Jambi Belum Lengkap - 6 PT Palembang Lengkap 7 PT Bangka

Lebih terperinci

DAFTAR ALAMAT MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TAHUN 2008/2009

DAFTAR ALAMAT MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TAHUN 2008/2009 ACEH ACEH ACEH SUMATERA UTARA SUMATERA UTARA SUMATERA BARAT SUMATERA BARAT SUMATERA BARAT RIAU JAMBI JAMBI SUMATERA SELATAN BENGKULU LAMPUNG KEPULAUAN BANGKA BELITUNG KEPULAUAN RIAU DKI JAKARTA JAWA BARAT

Lebih terperinci

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PERBENDAHARAAN

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PERBENDAHARAAN KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PERBENDAHARAAN Yth. (Daftar terlampir) SURAT EDARAN Nomor SE- /PB/0 TENTANG BATAS MAKSIMUM PENCAIRAN DANA DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN PENERIMAAN

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 37 TAHUN 2012 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 37 TAHUN 2012 TENTANG SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 37 TAHUN 2012 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI

Lebih terperinci

Proposal. Olimpiade Pasar Modal Nasional 2012 Tingkat SMA

Proposal. Olimpiade Pasar Modal Nasional 2012 Tingkat SMA Proposal Olimpiade Pasar Modal Nasional 2012 Tingkat SMA 1 PROPOSAL OLIMPIADE PASAR MODAL NASIONAL 2012 TINGKAT SMA Latar Belakang Singkat: Kegiatan sosialisasi, edukasi dan kompetisi pada bidang pasar

Lebih terperinci

LAMPIRAN SURAT EDARAN HK.01.01/1/ OO!OZ.8 /2017 TENT ANG KETENTUAN PELAKSANAAN PROGRAM PERCEPATAN PENDIDIKAN TENAGA KESEHATAN TAHUN 2017

LAMPIRAN SURAT EDARAN HK.01.01/1/ OO!OZ.8 /2017 TENT ANG KETENTUAN PELAKSANAAN PROGRAM PERCEPATAN PENDIDIKAN TENAGA KESEHATAN TAHUN 2017 LAMPIRAN SURAT EDARAN HK.01.01/1/ OO!OZ.8 /2017 TENT ANG KETENTUAN PELAKSANAAN PROGRAM PERCEPATAN PENDIDIKAN TENAGA KESEHATAN TAHUN 2017 A. UMUM Untuk menjawab tuntutan dan kebutuhan masyarakat serta mengantisipasi

Lebih terperinci

PEMANTAUAN KUALITAS UDARA AMBIEN DENGAN METODE PASSIVE SAMPLER TAHUN 2016

PEMANTAUAN KUALITAS UDARA AMBIEN DENGAN METODE PASSIVE SAMPLER TAHUN 2016 PEMANTAUAN KUALITAS UDARA AMBIEN DENGAN METODE PASSIVE SAMPLER TAHUN 2016 Jakarta, Maret 2016 DIREKTORAT PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA DIREKTORAT JENDERAL PENGENDALIAN PENCEMARAN DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN

Lebih terperinci

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NAMA DAN KODE KANTOR PELAYANAN PAJAK NO. N A M A KODE KANWIL/KPP KANWIL DJP NANGGROE ACEH 010

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NAMA DAN KODE KANTOR PELAYANAN PAJAK NO. N A M A KODE KANWIL/KPP KANWIL DJP NANGGROE ACEH 010 LAMPIRAN KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIKINDONESIA NOMOR 58/KMK.03 /2002 TENTANG PERUBAHAN DAN PEMBERIAN KODE KANTOR PELAYANAN PAJAK NAMA DAN KODE KANTOR PELAYANAN PAJAK KANWIL DJP NANGGROE ACEH 010

Lebih terperinci

WRAP UP PERCEPATAN PROSES FASILITASI AKREDITASI PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN DAN DIII KEBIDANAN: PENGISIAN INSTRUMEN AKREDITASI (BATCH 2)

WRAP UP PERCEPATAN PROSES FASILITASI AKREDITASI PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN DAN DIII KEBIDANAN: PENGISIAN INSTRUMEN AKREDITASI (BATCH 2) WRAP UP PERCEPATAN PROSES FASILITASI AKREDITASI PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN DAN DIII KEBIDANAN: PENGISIAN INSTRUMEN AKREDITASI (BATCH 2) Diradja Hotel Indonesia, 26 September 2014 Target Capaian TAMPTKes

Lebih terperinci

Proposal. Olimpiade Pasar Modal Nasional Tingkat SMA

Proposal. Olimpiade Pasar Modal Nasional Tingkat SMA Proposal Olimpiade Pasar Modal Nasional 2012 Tingkat SMA 1 PROPOSAL OLIMPIADE PASAR MODAL NASIONAL 2012 TINGKAT SMA Latar Belakang Singkat: Kegiatan sosialisasi, edukasi dan kompetisi pada bidang pasar

Lebih terperinci

S- t 7 /PB.1/2012 SlZ Pebruari (satu) berkas Segera Pendataan User SPkH pada Kanwil Ditjen Perbendaharaan dan KPPN

S- t 7 /PB.1/2012 SlZ Pebruari (satu) berkas Segera Pendataan User SPkH pada Kanwil Ditjen Perbendaharaan dan KPPN KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PERBENDAHARAAN SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL GEDUNG PRIJADI PRAPTOSUHARDJO I LANTAI 2 JALAN LAPANGAN BANTENG TIMUR NOMOR 2-4 JAKARTA 10710

Lebih terperinci

- 1 - DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA,

- 1 - DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA, - 1 - PERATURAN MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR P.12/Menlhk/Setjen/OTL.0/1/2016 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA BALAI PENGELOLAAN HUTAN PRODUKSI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

SATUAN BIAYA UANG HARIAN LUAR DAERAH / DALAM DAERAH LUAR KOTA

SATUAN BIAYA UANG HARIAN LUAR DAERAH / DALAM DAERAH LUAR KOTA LAMPIRAN I BIAYA PERJALANAN DINAS DALAM DAERAH DAN LUAR DAERAH UNTUK GUBERNUR/WAKIL GUBERNUR, PIMPINAN/ANGGOTA DPRD/PNS/TOKOH MASYARAKAT/ANGGOTA MASYARAKAT DAN PEGAWAI TIDAK TETAP SATUAN BIAYA UANG HARIAN

Lebih terperinci

Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id. : 09 Maret 2015 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA : 018 KEMENTERIAN PERTANIAN ESELON I : 04 DITJEN HORTIKULTURA

Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id. : 09 Maret 2015 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA : 018 KEMENTERIAN PERTANIAN ESELON I : 04 DITJEN HORTIKULTURA BELANJA MELALUI KPPN DAN BUN UNTUK BULAN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 213 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA : 18 KEMENTERIAN PERTANIAN : 4 DITJEN HORTIKULTURA : LRBEB 1b : 9 Maret 215 : 1 1 IKHTISAR MENURUT SATKER

Lebih terperinci

MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA,

MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA, PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA NOMOR : 03 /PER/M.KOMINFO/03/2011 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIT PELAKSANA TEKNIS BIDANG MONITOR SPEKTRUM FREKUENSI RADIO MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA,

Lebih terperinci

2016, No Kehutanan tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pengelolaan ; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan (Le

2016, No Kehutanan tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pengelolaan ; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan (Le No.208, 2016 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMEN-LHK. Balai Pengelolaan. Orta. Pencabutan. PERATURAN MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR P.12/MENLHK/SETJEN/OTL.0/1/2016 TENTANG

Lebih terperinci

MENTERI HUKUM DAN HAM R.I REPUBLIK INDONESIA

MENTERI HUKUM DAN HAM R.I REPUBLIK INDONESIA MENTERI HUKUM DAN HAM R.I REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA NOMOR : M 01.PR.07.10 TAHUN 2005 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KANTOR WILAYAH DEPARTEMEN

Lebih terperinci

LIST PENGADILAN TINGGI YANG SUDAH KIRIM SOSIALISASI ( PER TANGGAL 27 JANUARI 2017 )

LIST PENGADILAN TINGGI YANG SUDAH KIRIM SOSIALISASI ( PER TANGGAL 27 JANUARI 2017 ) 1 PT Banda Aceh Email Informasi - 2 PT Medan Email Helpdesk - - - - - 3 PT Padang tgl 26 Januari 2017 via Email Berupa Pemberitahuan telah melakukan sosialisasi (Kekurangan sudah diberitahukan via Email

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA, SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2017 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA BALAI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DAN PENDIDIKAN MASYARAKAT DENGAN

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 087/O/2003 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA LEMBAGA PENJAMIN MUTU PENDIDIKAN

KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 087/O/2003 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA LEMBAGA PENJAMIN MUTU PENDIDIKAN SALINAN KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 087/O/2003 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA LEMBAGA PENJAMIN MUTU PENDIDIKAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, Menimbang a. bahwa untuk

Lebih terperinci

DAFTAR KUOTA PELATIHAN KURIKULUM 2013 PAI PADA MGMP PAI SMK KABUPATEN/KOTA

DAFTAR KUOTA PELATIHAN KURIKULUM 2013 PAI PADA MGMP PAI SMK KABUPATEN/KOTA NO PROVINSI DK KABUPATEN JUMLAH PESERTA JML PESERTA PROVINSI 1 A C E H 1 Kab. Aceh Besar 30 180 2 Kab. Aceh Jaya 30 3 Kab. Bireuen 30 4 Kab. Pidie 30 5 Kota Banda Aceh 30 6 6 Kota Lhokseumawe 30 2 BANGKA

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.538,2012 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA NOMOR : 10/PER/M.KOMINFO/03/2012 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA NOMOR 03 /PER/M.KOMINFO/03/2011

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR P.15/Menlhk/Setjen/OTL.0/1/2016 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA BALAI PENGAMANAN DAN PENEGAKAN HUKUM LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN

Lebih terperinci

BERITA NEGARA. KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN. Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta. Organisasai. Tata Kerja.

BERITA NEGARA. KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN. Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta. Organisasai. Tata Kerja. No.2, 2013 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN. Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta. Organisasai. Tata Kerja. PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA

Lebih terperinci

Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id. : 09 Maret 2015 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA : 018 KEMENTERIAN PERTANIAN ESELON I : 04 DITJEN HORTIKULTURA

Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id. : 09 Maret 2015 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA : 018 KEMENTERIAN PERTANIAN ESELON I : 04 DITJEN HORTIKULTURA BELANJA MELALUI KPPN DAN BUN UNTUK BULAN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 212 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA : 18 KEMENTERIAN PERTANIAN : 4 DITJEN HORTIKULTURA : LRBEB 1b : 9 Maret 215 : 1 1 IKHTISAR MENURUT SATKER

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA, NOMOR 16 TAHUN 2013 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA, NOMOR 16 TAHUN 2013 TENTANG SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2013 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 37 TAHUN 2012 TENTANG ORGANISASI DAN

Lebih terperinci

Dr. Kirana Pritasari, MQIH Sekretaris Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan

Dr. Kirana Pritasari, MQIH Sekretaris Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan Dr. Kirana Pritasari, MQIH Sekretaris Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan Jakarta, 22 Maret 2017 OUTLINE PENYAJIAN: 2 3 4 5 SPM KESEHATAN DAERAH KABUPATEN/KOTA NO JENIS LAYANAN DASAR MUTU

Lebih terperinci

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK TAHUN ANGGARAN 2015 NOMOR : SP DIPA /2015

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK TAHUN ANGGARAN 2015 NOMOR : SP DIPA /2015 SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK TAHUN ANGGARAN 215 MOR SP DIPA-15.9-/215 DS689-2394-8-376 A. DASAR HUKUM 1. 2. 3. UU No. 17 Tahun 23 tentang Keuangan Negara. UU No. 1

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI GABUNGAN 2 KOTA IHK DI KEPULAUAN RIAU SEPTEMBER 2016 INFLASI 0,32 PERSEN

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI GABUNGAN 2 KOTA IHK DI KEPULAUAN RIAU SEPTEMBER 2016 INFLASI 0,32 PERSEN BPS PROVINSI KEPULAUAN RIAU No. 80/10/21/Th. XI, 3 Oktober 2016 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI GABUNGAN 2 KOTA IHK DI KEPULAUAN RIAU SEPTEMBER 2016 INFLASI 0,32 PERSEN Pada September 2016,

Lebih terperinci

DAFTAR LOKASI DAN JADWAL UJIAN SELEKSI TES KOMPETENSI DASAR (TKD) CPNS KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2014

DAFTAR LOKASI DAN JADWAL UJIAN SELEKSI TES KOMPETENSI DASAR (TKD) CPNS KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2014 DAFTAR LOKASI DAN JADWAL UJIAN SELEKSI TES KOMPETENSI DASAR (TKD) CPNS KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 01 LOKASI TUK 1 Aceh 1 UIN AR-RANNIRY BANDA ACEH 1 LPMP Prov. Aceh 1-17 vember 01 STAIN

Lebih terperinci

UNDANGAN PEMASUKAN PENAWARAN Nomor : 005/PAN-PPBJ/KPAN/III/2011

UNDANGAN PEMASUKAN PENAWARAN Nomor : 005/PAN-PPBJ/KPAN/III/2011 UNDANGAN PEMASUKAN PENAWARAN Nomor : 005/PAN-PPBJ/KPAN/III/2011 Panitia Pengadaan Barang/Jasa Komisi Penanggulangan AIDS Nasional mengundang calon penyedia barang/jasa guna berpartisipasi mengajukan penawaran

Lebih terperinci

LAMPIRAN IV SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 16/SEOJK.03/2015 TENTANG BANK PERKREDITAN RAKYAT

LAMPIRAN IV SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 16/SEOJK.03/2015 TENTANG BANK PERKREDITAN RAKYAT LAMPIRAN IV SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 16/SEOJK.03/2015 TENTANG BANK PERKREDITAN RAKYAT - 1 - DAFTAR WILAYAH KERJA DAN ALAMAT KANTOR REGIONAL DAN KANTOR OTORITAS JASA KEUANGAN BERDASARKAN

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 42 TAHUN 2013 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 42 TAHUN 2013 TENTANG SALINAN ENTERI PENDIDIKAN BLIK INDONESI PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 42 TAHUN 2013 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 1 TAHUN

Lebih terperinci

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK TAHUN ANGGARAN 2015 NOMOR : SP DIPA /2015

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK TAHUN ANGGARAN 2015 NOMOR : SP DIPA /2015 SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK TAHUN ANGGARAN 215 MOR SP DIPA-18.12-/215 DS33-9596-64-778 A. DASAR HUKUM 1. 2. 3. UU No. 17 Tahun 23 tentang Keuangan Negara. UU No.

Lebih terperinci

GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA SALINAN GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NOMOR 62 TAHUN 2017 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NOMOR 66 TAHUN 2016

Lebih terperinci

PERATURAN KEPALA BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR HK TAHUN 2007 TENTANG

PERATURAN KEPALA BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR HK TAHUN 2007 TENTANG PERATURAN KEPALA BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN NOMOR HK.00.05.21.3592 TAHUN 2007 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS KEPUTUSAN KEPALA BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN NOMOR 05018/SK/KBPOM TAHUN 2001 TENTANG

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA DEPARTEMEN KEUANGAN. Tata kerja. Panitia urusan piutang negara.

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA DEPARTEMEN KEUANGAN. Tata kerja. Panitia urusan piutang negara. No.337, 2009 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA DEPARTEMEN KEUANGAN. Tata kerja. Panitia urusan piutang negara. PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 155/PMK.06/2009 TENTANG PERUBAHAN ATAS

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI GABUNGAN 2 KOTA IHK DI KEPULAUAN RIAU AGUSTUS 2016 DEFLASI 0,28 PERSEN

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI GABUNGAN 2 KOTA IHK DI KEPULAUAN RIAU AGUSTUS 2016 DEFLASI 0,28 PERSEN BPS PROVINSI KEPULAUAN RIAU No. 72/09/21/Th. XI, 1 September 2016 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI GABUNGAN 2 KOTA IHK DI KEPULAUAN RIAU AGUSTUS 2016 DEFLASI 0,28 PERSEN Pada Agustus 2016, gabungan

Lebih terperinci

Perkembangan Indeks Harga Konsumen/Inflasi Kota Ternate

Perkembangan Indeks Harga Konsumen/Inflasi Kota Ternate Perkembangan Indeks Harga Konsumen/ Ternate No. 58/11/82/Th. XVI, 01 November 2017 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI MALUKU UTARA Perkembangan Indeks Harga Konsumen/ Ternate Oktober 2017, Ternate mengalami

Lebih terperinci

JUMLAH DAN LOKASI BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI DAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN/KOTA

JUMLAH DAN LOKASI BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI DAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN/KOTA BADAN NARKOTIKA NASIONAL REPUBLIK INDONESIA JUMLAH DAN LOKASI BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI DAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN/KOTA No BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI DAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2013 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KOORDINASI PERGURUAN TINGGI SWASTA

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2013 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KOORDINASI PERGURUAN TINGGI SWASTA SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2013 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KOORDINASI PERGURUAN TINGGI SWASTA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2015 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2015 TENTANG SALINAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2015 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA LEMBAGA PENJAMINAN MUTU

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.23/MEN/2011 TENTANG

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.23/MEN/2011 TENTANG PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.23/MEN/2011 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR PER.22/MEN/2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATA

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI PROVINSI PAPUA BARAT

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI PROVINSI PAPUA BARAT BADAN PUSAT STATISTIK BPS PROVINSI PAPUA BARAT No. 44/09/91 Th. XI, 04 September PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI PROVINSI PAPUA BARAT Pada terjadi deflasi sebesar -0,62 persen dengan Indeks

Lebih terperinci

UANG PENGINAPAN, UANG REPRESENTASI DAN UANG HARIAN PERJALANAN DINAS KELUAR DAERAH DAN DALAM DAERAH

UANG PENGINAPAN, UANG REPRESENTASI DAN UANG HARIAN PERJALANAN DINAS KELUAR DAERAH DAN DALAM DAERAH LAMPIRAN III TENTANG PERUBAHAN ATAS NOMOR 1 TAHUN 2012 TENTANG PERJALANAN DINAS DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN SUMBAWA NO. TUJUAN UANG PENGINAPAN, UANG REPRESENTASI DAN UANG HARIAN PERJALANAN DINAS

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI BADAN PUSAT STATISTIK No. 30/04/Th. XIX, 01 April 2016 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI MARET 2016 INFLASI 0,19 PERSEN Pada terjadi inflasi sebesar 0,19 persen dengan Indeks Harga Konsumen ()

Lebih terperinci

DESKRIPTIF STATISTIK GURU PAIS

DESKRIPTIF STATISTIK GURU PAIS DESKRIPTIF STATISTIK GURU PAIS 148 Statistik Pendidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Deskriptif Statistik Guru PAIS A. Tempat Mengajar Pendataan Guru PAIS Tahun 2008 mencakup 33 propinsi. Jumlah

Lebih terperinci

GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA SALINAN GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NOMOR 62 TAHUN 2017 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NOMOR 66 TAHUN 2016

Lebih terperinci

Petunjuk Teknis Bantuan Biaya Pendidikan Program Percepatan Pendidikan

Petunjuk Teknis Bantuan Biaya Pendidikan Program Percepatan Pendidikan Petunjuk Teknis Bantuan Biaya Pendidikan Program Percepatan Pendidikan i KEPUTUSAN KEPALA BADAN PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN SDM KESEHATAN NOMOR : HK.02.02/IV/001860/2017 TENTANG PETUNJUK TEKNIS BANTUAN

Lebih terperinci

2015, No Indonesia Tahun 2015 Nomor168); 3. Keputusan Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pedoman Pendidikan dan Pelatihan Pegawai Negeri

2015, No Indonesia Tahun 2015 Nomor168); 3. Keputusan Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pedoman Pendidikan dan Pelatihan Pegawai Negeri BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.1390, 2015 KEMENAG. Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan. Organisasi. Tata Kerja. PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 59 TAHUN 2015 TENTANG ORGANISASI

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI BADAN PUSAT STATISTIK No. 22/03/Th. XIX, 01 Maret 2016 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI FEBRUARI 2016 DEFLASI 0,09 PERSEN Pada 2016 terjadi deflasi sebesar 0,09 persen dengan Indeks Harga Konsumen

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 18/04/82/Th XVI, 03 April 2017 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI Maret 2017, KOTA TERNATE DEFLASI SEBESAR 0,31 PERSEN Pada Maret 2017, Kota Ternate mengalami deflasi sebesar 0,31 persen dengan

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 54/10/82/Th XV, 03 Oktober 2016 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI SEPTEMBER 2016, KOTA TERNATE INFLASI SEBESAR 0,09 PERSEN Pada September 2016, Kota Ternate mengalami inflasi sebesar 0,09

Lebih terperinci

KEPALA BADAN PENGAW ASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN,

KEPALA BADAN PENGAW ASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN, KEPUTUSAN KEPALA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN NOMOR: KEP-06.00.00-286/K/2001 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA PERWAKILAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN KEPALA BADAN PENGAW ASAN

Lebih terperinci

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN INDUK

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN INDUK SURAT PENGESAHAN NOMOR SP DIPA-.09-0/AG/2014 DS 2461-5774-5715-7500 A. DASAR HUKUM 1. 2. 3. UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara. UU No. 23 Tahun

Lebih terperinci

Kode Cabang. Jam Operasional. Nama Kantor. No. Urut. Regional I/ Medan. Regional II/ Palembang

Kode Cabang. Jam Operasional. Nama Kantor. No. Urut. Regional I/ Medan. Regional II/ Palembang Regional I/ Medan 1 1 105 00 KCP. Medan Pulau Pinang 08.00 s/d 15.00 2 2 105 31 KCP. Kabanjahe 08.00 s/d 15.00 3 3 106 01 KCP Medan Lapangan Merdeka 08.00 s/d 15.00 4 4 107 01 KCP Pematangsiantar Sutomo

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR : 16/Permentan/OT.140/3/2006 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA BALAI PENGKAJIAN TEKNOLOGI PERTANIAN

PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR : 16/Permentan/OT.140/3/2006 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA BALAI PENGKAJIAN TEKNOLOGI PERTANIAN PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR : 16/Permentan/OT.140/3/2006 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA BALAI PENGKAJIAN TEKNOLOGI PERTANIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERTANIAN, Menimbang : bahwa

Lebih terperinci

2015, No Kepegawaian Negara Untuk Menetapkan Keputusan Penyesuaian dan Penetapan Kembali Pensiun Pokok Pensiunan Pegawai Negeri Sipil dan Janda

2015, No Kepegawaian Negara Untuk Menetapkan Keputusan Penyesuaian dan Penetapan Kembali Pensiun Pokok Pensiunan Pegawai Negeri Sipil dan Janda BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.1381, 2015 BKN. Keputusan Penyesuaian. Penetapan Kembali. Pensiun Pokok. PNS. Janda/Duda. Format Nomor. Keputusan Kepala BKN. Pencabutan. Pencabutan. PERATURAN KEPALA

Lebih terperinci

Perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Kalimantan Timur Bulan September 2017

Perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Kalimantan Timur Bulan September 2017 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Kalimantan Timur Bulan September 2017 Selama September 2017, terjadi deflasi sebesar 0,01 persen di Kalimantan

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 23/05/82/Th XVI, 02 Mei 2017 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI April 2017, KOTA TERNATE INFLASI SEBESAR 0,36 PERSEN Pada April 2017, Kota Ternate mengalami inflasi sebesar 0,36 persen dengan

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI PROVINSI PAPUA BARAT

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI PROVINSI PAPUA BARAT BADAN PUSAT STATISTIK BPS PROVINSI PAPUA BARAT No. 36/08/91 Th. XI, 01 Agustus 2017 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI PROVINSI PAPUA BARAT Pada 2017 terjadi inflasi sebesar 0,52 persen dengan

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERATURAN KEPALA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN NOMOR : PER- 955/K/SU/2011 TENTANG PERUBAHAN KEEMPAT ATAS KEPUTUSAN KEPALA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN NOMOR KEP-06.00.00-286/K

Lebih terperinci

JADWAL PELAKSANAAN SELEKSI CPNS KEMENTERIAN AGAMA TAHUN 2017 No Kegiatan Tanggal 1 Pengumuman Penerimaan CPNS 5 s.d. 19 September 2017 2 Pendaftaran Online http://sscn.bkn.go.id 11 s.d. 25 September 2017

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2015 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2015 TENTANG SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2015 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI

Lebih terperinci

ASOSIASI PERGURUAN TINGGI REKAM MEDIS DAN MANAJEMEN INFORMASI KESEHATAN INDONESIA (APTIRMIKI)

ASOSIASI PERGURUAN TINGGI REKAM MEDIS DAN MANAJEMEN INFORMASI KESEHATAN INDONESIA (APTIRMIKI) Nomor : 008/APTIRMIKI/SK/II/2017 Jakarta, 01 Februari 2017 Lamp. : 1 Bendel Perihal : Surat Pemberitahuan Try Out UKOM tahun 2017 Kepada Yth, Pimpinan/Dekan/Direktur/Ketua Penyelenggara Program Studi D3/D4

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI PROVINSI PAPUA BARAT

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI PROVINSI PAPUA BARAT No. 01/01/91 Th. XI, 3 Januari 2017 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI PROVINSI PAPUA BARAT Pada 2016 terjadi Inflasi sebesar 0,63 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 125,72. Dari

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA, SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2017 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 14 TAHUN 2015 TENTANG ORGANISASI DAN TATA

Lebih terperinci

Evaluasi PENYELENGGARAN SIPENMARU POLTEKKES TA 2015/2016. Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan, Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan

Evaluasi PENYELENGGARAN SIPENMARU POLTEKKES TA 2015/2016. Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan, Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan Evaluasi PENYELENGGARAN SIPENMARU POLTEKKES TA 2015/2016 Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan, Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan LAPORAN SIPENMARU Laporan yang masuk s/d November 2015 :

Lebih terperinci