akan muncul pesan seperti contoh berikut. diterima Berikut adalah tampilan awal dari form Retur Pembelian:

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "akan muncul pesan seperti contoh berikut. diterima Berikut adalah tampilan awal dari form Retur Pembelian:"

Transkripsi

1 L61 apakah penerimaan barang untuk kode order pembelian yang baru saja diterima barangnya sudah lengkap diterima atau belum, apabila sudah lengkap, maka status order pembelian di dalam basis data akan diupdate dan akan muncul pesan seperti contoh berikut. Gambar L81 Form penerimaan barang order pembelian lengkap diterima d. Transaksi Retur Beli Berikut adalah tampilan awal dari form Retur Pembelian: Gambar L82 Form retur pembelian

2 L62 Form ini digunakan untuk menginput barang yang pada saat diterima ditemukan cacat dan ingin dikembalikan kepada pihak supplier. Mirip seperti form penerimaan barang dimana daftar barang yang dapat dipilih berdasarkan kepada kode order pembelian yang dipilih, sehingga hal pertama yang harus diperhatikan oleh user adalah memastikan kode order pembelian sudah benar. Kode order pembelian yang dapat dipilih adalah kode order pembelian yang status kelengkapan penerimaannya belum lengkap. Gambar L83 Menambah data retur pembelian Setelah user memilih barang yang ingin diretur dan memasukkan jumlahnya, user juga harus mengisi alasan mengapa barang tersebut diretur. User juga dapat melakukan pengubahan data yang telah diinput ataupun menghapus data yang telah diinput dengan cara memilih baris yang ingin diubah atau

3 L63 dihapus kemudian menekan tombo UBAH DATA untuk mengubah dan HAPUS DATA untuk menghapus. Setelah yakin dengan isi dari transaksi ini, maka user dapat menekan tombol SIMPAN untuk menyimpan transaksi ke dalam basis data. Kemudian user akan ditanya apakah user mau mencetak surat untuk retur tersebut, apabila user memilih Yes maka akan muncul inputan untuk memasukkan nomor surat jalan seperti gambar berikut Gambar L84 Form retur pembelian inputan nomor surat jalan Gambar L85 Tampilan surat penyerta retur pembelian e. Transaksi Retur Barang Cacat Berikut adalah tampilan awal dari form Retur Barang Cacat

4 L64 Gambar L86 Form retur barang cacat Form ini digunakan untuk memasukkan data barang cacat yang diretur oleh pelanggan kepada perusahaan, dimana nantinya perusahaan akan mengklaim nilai dari pengembalian pelanggan tersebut kepada supplier. Nilai maksimal dari pengembalian yang dapat diklaim serta jumlah nilai barang cacat yang sudah terjadi dalam bulan ini ditampilkan pada sebelah kanan form. Untuk mencari pelanggan dapat dengan menggunakan combo box atau dengan form pencarian pelanggan seperti yang terdapat pada form order penjualan. Begitu juga dengan barang. Dalam menginput barang, harus dipilih jenis kerusakan dari barang tersebut dan jumlah tidak boleh nol. Selain itu user juga dapat

5 L65 melakukan pengubahan dan penghapusan data yang telah diinput dengan memilih baris yang ingin diubah atau dihapus kemudian menekan tombol UBAH DATA untuk mengubah data atau HAPUS DATA untuk menghapus data. Gambar L87 Konfirmasi penyimpanan pada form retur barang cacat Setelah yakin dengan data yang sudah diinput, user dapat menekan tombol SIMPAN untuk menyimpan data transaksi ke dalam basis data. 6. Menu Laporan a. Laporan Barang Berikut adalah tampilan dari form Laporan Barang:

6 L66 Gambar L88 Form cetak laporan barang Form ini digunakan untuk membuat laporan barang yang berisi kode barang, nama barang, stok, jenis barang, kategori barang, serta jumlah barang yang terjual dalam periode waktu yang telah ditentukan. Gambar L89 Tampilan laporan barang b. Laporan Pembayaran Berikut adalah tampilan awal dari form cetak laporan pembayaran

7 L67 Gambar L90 Form cetak laporan pembayaran Form ini digunakan untuk mencetak laporan pembayaran beli atau laporan pembayaran jual dan dapat ditentukan periodenya. Serta khusus untuk pembayaran jual, dapat ditentukan laporan yang dicetak mengandung data pembayaran yang belum lunas saja, sudah lunas saja, atau seluruhnya. Gambar L91 Tampilan laporan pembayaran jual

8 L68 Tampilan dari laporan pembayaran penjualan ini dikelompokkan berdasarkan kode penjualan. Gambar L92 Tampilan form cetak laporan pembayaran beli c. Laporan Pembelian Gambar L93 Tampilan laporan pembayaran beli Berikut adalah tampilan awal dari form cetak laporan pembelian

9 L69 Gambar L94 Form cetak laporan pembelian Form ini digunakan untuk mencetak laporan pembelian untuk bulan dan tahun yang ditentukan. User juga dapat memilih jenis pembelian yang ingin ditampilkan. Selain itu user juga dapat mencetak laporan dalam setahun dengan memilih kriteria bulan dengan nilai Semua

10 L70 Gambar L95 Tampilan laporan pembelian dalam setahun Gambar L96 Tampilan laporan pembelian dalam sebulan d. Laporan Penerimaan Barang Berikut adalah tampilan awal dari form cetak laporan penerimaan barang

11 L71 Gambar L97 Tampilan form cetak laporan penerimaan barang Form ini digunakan untuk mencetak penerimaan barang yang terjadi pada periode waktu yang ditentukan oleh user.

12 L72 Gambar L98 Tampilan laporan penerimaan barang e. Laporan Penjualan Berikut ini adalah tampilan awal dari form cetak laporan penjualan: Gambar L99 Tampilan form cetak laporan penjualan

13 L73 Form ini digunakan untuk mencetak laporan penjualan yang terjadi pada periode yang dapat ditentukan oleh user. Bentuk dari laporan penjualan ini ada dua, yaitu laporan penjualan yang dikelompokkan berdasarkan tanggal dan laporan penjualan setiap pelanggan. Selain itu, user juga dapat mencetak pembelian oleh pelanggan tertentu pada periode waktu tertentu. Pilihan periode waktu juga dibagi dua, yaitu dengan batasan tanggal atau satu bulan penuh. Berikut adalah contoh tampilan dari laporan penjualan: Gambar L100 Tampilan laporan penjualan periode waktu tertentu Gambar L101 Tampilan laporan penjualan periode satu bulan dengan pengelompokkan berdasarkan pelanggan

14 L74 f. Laporan Retur Barang Cacat Berikut ini adalah tampilan awal dari form cetak klaim retur barang cacat Gambar L102 Tampilan form cetak laporan klaim retur Form ini digunakan untuk membuat laporan klaim retur yang akan diberikan kepada pihak supplier, dimana laporan ini dicetak secara bulanan. Untuk field disetujui oleh diisi dengan Distribution Manager dari supplier yang bertugas pada daerah Bekasi.

15 L75 g. Laporan Piutang Gambar L103 Tampilan laporan klaim retur Berikut adalah tampilan awal dari form cetak laporan piutang

16 L76 Gambar L104 Tampilan form cetak laporan piutang Form ini digunakan untuk mencetak laporan piutang dari periode yang ditentukan oleh user. Gambar L105 Tampilan laporan piutang 7. Menu Lain-lain a. DO Berikut adalah tampilan awal dari form DO:

17 L77 Gambar L106 Form DO Form ini digunakan untuk melihat, mengubah, dan mencetak DO yang ada pada hari yang diinput oleh user. Secara otomatis, tanggal yang ditampilkan adalah tanggal pada saat user membuka form ini. User dapat mengubah data dari pengemudi, pengeluar barang, nama pembuat, serta nama pengesah dengan cara memilih baris yang menunjukkan DO yang ingin diubah kemudian menekan tombol UBAH DATA. Setelah itu, data dari baris yang bersangkutan akan disalin ke field-field yang tersedia di atas. Setelah selesai mengubah sesuai yang diinginkan, maka user perlu menekan tombol SIMPAN PERUBAHAN. Berikut contoh tampilannya:

18 Gambar L107 Form DO ubah data L78

19 L79 Gambar L108 Form DO menampilkan detail User juga dapat melihat daftar barang yang akan dicetak pada DO dengan memilih baris DO, kemudian melakukan klik dua kali pada baris tersebut atau dengan menekan tombol LIHAT DETAIL DO. Apabila user ingin mencetak DO maka user perlu menekan tombol CETAK DETAIL DO.

20 L80 Gambar L109 Tampilan DO saat dicetak b. Pelanggan Jatuh Tempo Gambar L110 Form pelanggan jatuh tempo

21 L81 Form ini digunakan untuk mencetak daftar pelanggan yang fakturnya jatuh tempo pada tanggal yang ditentukan. Gambar L111 Tampilan daftar pelanggan Jatuh Tempo

22 L82 Form faktur-faktur yang terdapat pada PD Sriwijaya Bekasi Gambar L112 Faktur penjualan

23 Gambar L113 Surat jalan dari PT Philips Indonesia L83

24 Gambar L114 Faktur DO L84

25 L85 Wawancara Tanggal : 6 Oktober 2009 Topik : Latar belakang perusahaan dan sistem yang sedang berjalan Orang yang diwawancarai : Bapak Hadi Jahja Pewawancara : Michael Christanto D. A : Bergerak dalam bidang apakah PD Sriwijaya Bekasi? PD Sriwijaya Bekasi bergerak dalam bidang distributor dan merupakan distributor resmi lampu Philips. A : Kapankah PD Sriwijaya Bekasi berdiri? Sriwijaya berdiri dari tahun 2005 dan berpusat pada Sriwijaya Jakarta. Sriwijaya Bekasi merupakan salah satu cabangnya dan berada dalam naungan Sriwijaya Jakarta. Namun, pada tahun Sriwijaya Bekasi menjadi distributor resmi untuk wilayah Bekasi dengan kode JBR8. Bagaimana struktur organisasi dari PD Sriwijaya Bekasi? A : Struktur organisasi PD Sriwijaya Bekasi terdiri dari General Manager yang membawahi Operational Manager. Operational Manager membawahi empat bagian yaitu bagian administrasi dan keuangan, bagian pengiriman, bagian gudang, dan bagian penjualan. Apa saja tugas dan wewenang seorang General Manager? A : General Manager bertugas membuat keputusan untuk keseluruhan perusahaan, memimpin jalannya perusahaan, dan meminta laporan dari bagian di bawahnya. Apa saja tugas dan wewenang seorang Operational Manager?

26 L86 A : Mengontrol operasional perusahaan dan bagian yang berada di bawahnya, membuat laporan untuk diberikan kepada general manager setiap bulannya, menentukan jumlah barang yang akan dipesan, melakukan hubungan dengan pelanggan untuk menjaga hubungan baik, memutuskan segala sesuatu hal yang berhubungan dengan operasional perusahaan, dan membuat laporan piutang perusahaan untuk diserahkan kepada general manager. Apa saja tugas dan wewenang seorang bagian penjualan? A : Mendatangi pelanggan untuk menanyakan pesanan, membuat dan memberikan penawaran kepada calon pelanggan, menagih pembayaran kepada pelanggan, mencari toko-toko yang belum menjadi pelanggan, menyerahkan pemesanan yang sudah dicatat kepada bagian administrasi dan keuangan, menyerahkan tanda terima kepada pelanggan, dan melakukan transaksi penjualan. A : Apa saja tugas dan wewenang seorang bagian gudang? Bertanggung jawab atas gudang, mengeluarkan dan memasukkan barang dari dan ke gudang, bekerja sama dengan bagian administrasi dan keuangan dalam melakukan pengecekan kesesuaian jumlah stok fisik dengan yang ada pada komputer, dan mengecek keadaan barang saat datang dan menyusunnya ke dalam gudang. A : Apa saja tugas dan wewenang seorang bagian administrasi dan keuangan? Memasukkan data ke dalam komputer, menerima pesanan barang dari pelanggan melalui telepon, menerima pemesanan dari bagian penjualan dan membuatkan faktur penjualan, bertanggung jawab atas kas perusahaan, bertanggung jawab membuat PO (Purchase Order) dan mengirimkannya kepada supplier, mengurus

27 L87 pembayaran kepada supplier, dan membuat laporan-laporan penjualan dan pembelian A : Apa saja tugas dan wewenang seorang bagian pengiriman? Mengirimkan barang kepada pelanggan dan menerima barang retur dari pelanggan. Bagaimanakah proses pembelian dari PD Sriwijaya ke PT Philips Indonesia? A : Terdapat dua jenis pembelian yaitu pembelian bulanan dan pembelian biasa. Pembelian bulanan disebut juga dengan Purchase Order atau PO. Sedangkan untuk pembelian biasa disebut juga dengan Customer Order atau CO. Pemesanan bulanan dilakukan pada setiap akhir bulan dan pemesanan yang dilakukan tersebut merupakan pemesanan untuk dua bulan berikutnya. Pada jenis pemesanan ini, dapat ditentukan pada tanggal berapa barang mau dikirimkan, setiap jenis barang yang berbeda dapat berbeda pula tanggal pengirimannya. Pemesanan bulanan bersifat tidak dapat dibatalkan. Apabila pada bulan di mana barang tersebut harusnya dikirim namun stok kosong di pihak supplier, maka barang tersebut akan diantar secepatnya saat stok telah tersedia. Jika sampai akhir bulan barang tidak dikirim, maka pihak supplier akan mengirimkan surat yang berisi daftar barang-barang yang belum dikirim dan jumlah barang-barang tersebut dihitung sebagai tambahan stok pada stok akhir bulan perusahaan dalam rencana pembelian. Operational manager melihat perhitungan rencana pembelian untuk memperkirakan jumlah barang yang sebaiknya dipesan untuk setiap jenis barang. Setelah itu, PO dibuat oleh bagian administrasi dan keuangan. PO pada tiap bulannya hanya dibuat satu, barang yang dipesan untuk PO tersebut lebih dari satu.

28 L88 Pemesanan biasa adalah jenis pemesanan yang dilakukan secara mendadak apabila ada jumlah barang yang sudah berada di bawah stok minimal atau stok barang habis. Bagian gudang mengecek kartu stok, apabila ada jumlah barang yang sudah mendekati atau mencapai stok minimum, maka bagian gudang membuat daftar barang-barang yang mau dipesan beserta jumlah stok yang ada pada saat itu kepada operational manager. Operational manager menghubungi pihak supplier untuk menanyakan keberadaan stok barang yang mau dipesan di pihak supplier. Besarnya jumlah masing-masing jenis barang yang akan dipesan bergantung kepada keputusan operational manager. Sebelumnya, operational manager melihat data penjualan untuk melihat apakah jenis barang tersebut laku atau tidak. Apabila laku, maka jumlah pemesanan untuk jenis barang tersebut semakin besar. Apabila barang yang akan dipesan tersebut ada, maka dibuatlah CO oleh bagian administrasi dan keuangan. Dalam satu bulan, CO dapat tidak dibuat atau lebih dari satu. Barang yang dipesan di CO lebih dari satu. Setelah selesai membuat PO atau CO, PO atau CO tersebut dikirim kepada pihak supplier dengan menggunakan . Pada saat hari pengiriman tiba, pihak supplier mempersiapkan barang dan surat jalan rangkap dua. Saat barang diterima oleh pihak perusahaan, barang tersebut diperiksa oleh bagian administrasi dan keuangan dengan bantuan bagian gudang. Apabila terdapat barang yang rusak, maka bagian administrasi dan keuangan membuat nota retur pembelian atas barang-barang yang rusak. Apabila barang yang diterima sudah benar, surat jalan ditandatangani dan salinan surat jalan disimpan oleh bagian administrasi dan keuangan. Barang tersebut akan dimasukkan ke dalam gudang oleh bagian gudang. Bagian administrasi dan keuangan memasukkan stok ke dalam komputer.

29 L89 Tagihan atas barang-barang yang dipesan oleh perusahaan akan dikirimkan lewat oleh supplier. Batas waktu pembayaran atas barang-barang yang dipesan maksimal tiga hari setelah pengantaran barang. Jumlah yang harus dibayarkan kepada supplier adalah sejumlah barang yang telah diterima oleh pihak perusahaan dikurangi credit nota apabila terdapat retur barang cacat. Pembayaran dilakukan secara transfer. Setelah pembayaran dikonfirmasi oleh pihak supplier, maka bukti pembayaran dikirimkan kepada pihak perusahaan. Bagaimanakah proses penjualan dari PD Sriwijaya ke pelanggan? A : Proses penjualan dimulai dari bagian penjualan mendatangi pelanggan sesuai dengan daerah operasional yang sudah ditetapkan untuk masing-masing bagian penjualan. Setiap karyawan yang bekerja pada bagian penjualan ditugaskan pada beberapa daerah operasional dan tidak ada bagian penjualan yang memiliki daerah operasional yang sama. Mereka menanyakan barang-barang yang mau dipesan oleh pelanggan. Pesanan tersebut dicatat dan keesokan harinya diserahkan kepada bagian administrasi dan keuangan untuk dibuatkan faktur penjualan. Faktur ini dicetak rangkap tiga yaitu untuk pelanggan, untuk bagian gudang yang akan dijadikan arsip, dan faktur asli untuk disimpan oleh bagian administrasi dan keuangan yang akan digunakan untuk menagih. Faktur asli tersebut juga akan diberikan kepada pelanggan sebagai tanda terima pembayaran oleh pelanggan apabila pelanggan telah melakukan pembayaran atas semua barang yang dibeli oleh pelanggan. Bagaimana dengan bagian gudang yang mengeluarkan barang saat terjadi penjualan tersebut?

30 L90 A : Berdasarkan barang-barang yang akan keluar pada hari tersebut yang terdiri dari barang-barang yang tercantum pada faktur penjualan, DO (Delivery Order) dibuat oleh bagian administrasi dan keuangan. DO digunakan untuk mencocokan jumlah barang dari seluruh faktur yang dibuat saat itu dengan jumlah barang secara fisik yang akan dikeluarkan dari gudang. Pemeriksaan ini dilakukan oleh bagian gudang. Bagaimana dengan bagian pengiriman setelah barang sudah siap untuk diantarkan? A : Bagian pengiriman mengirimkan barang ke pelanggan dengan membawa faktur asli dan faktur salinan yang diperuntukkan kepada pelanggan. Setelah diperiksa kecocokannya, maka barang-barang tersebut dimuat ke dalam mobil untuk dikirim oleh bagian pengiriman dengan menggunakan mobil box. Sesampainya di tempat pelanggan, barang pesanan tersebut diperiksa oleh pelanggan, kemudian pelanggan menandatangani faktur penjualan, kemudian melakukan persetujuan pembayaran dengan cash atau giro. Bagaimana jika ada permintaan yang tidak dapat dipenuhi karena stok dalam gudang habis? A : Apabila stok dari barang yang dipesan oleh pelanggan tidak mencukupi pemesanan yang telah dilakukan. Saat sampai di tempat pelanggan, pelanggan akan ditanya apakah tetap mau membeli barang yang tidak ready stock tersebut dengan ketentuan tetap membayar barang dan barang akan dikirimkan setelah barang tersebut ada (booking order) atau pelanggan mengganti pemesanan yang dilakukan. Bagaimana bila terjadi pergantian pemesanan?

31 L91 A : Apabila terjadi pergantian pemesanan, maka bagian pengiriman akan mengganti jumlah barang pada faktur sesuai dengan jumlah yang diterima oleh pelanggan. Hal ini dapat tidak terjadi atau dapat terjadi lebih dari satu kali. Baik jumlah barang pada faktur diganti atau tidak, pelanggan tetap menandatangani faktur dan mengembalikan faktur asli kepada bagian pengiriman sebagai bukti bahwa barang telah diterima. A : Bagaimana jika jumlah barang diganti? Jika jumlah barang diganti, pelanggan akan mencoret jumlah barang pada faktur yang diperuntukkan kepada pelanggan dan menggantinya sendiri sehingga dapat memperhitungkan jumlah yang nantinya harus dibayar. Lalu, jika semua proses pada pelanggan telah selesai dilakukan, bagaimana proses berikutnya? A : Bagian pengiriman menyerahkan faktur penjualan tersebut kepada bagian administrasi dan keuangan. Apabila terdapat pergantian jumlah atau pembatalan pesanan, catatan utang barang yang sebelumnya dibuat dihapus. Kemudian faktur yang lama diganti dengan faktur revisi dengan isi yang sama dengan faktur lama, namun dengan pembenaran barang yang dipesan. Faktur lama yang sudah ditandatangani oleh pelanggan dilampirkan. Faktur ini dibuat rangkap tiga. Faktur tersebut diberikan kepada bagian gudang, pelanggan diberikan saat melakukan penagihan, dan disimpan oleh bagian administrasi dan keuangan untuk kemudian dijadikan tanda terima pembayaran untuk pelanggan. Selain melalui bagian penjualan mendatangi pelanggan, adakah cara lain untuk memesan barang?

32 L92 A : Pelanggan dapat melakukan pemesanan melalui telepon. Telepon tersebut diterima oleh bagian administrasi dan keuangan. Bagian administrasi dan keuangan melakukan pengecekan stok yang ada di dalam komputer mengenai barang yang dipesan. Apabila stok kurang atau habis, maka pelanggan dapat memutuskan untuk tetap memesan barang tersebut dengan ketentuan booking order seperti yang sudah dijelaskan di atas, memesan barang tersebut sesuai dengan stok yang ada, atau tidak jadi memesan. Bagaimana jika terjadi salah pencatatan pemesanan oleh bagian penjualan atau bagian administrasi dan keuangan? A : Apabila terjadi salah pencatatan saat pemesanan barang (barang yang tercatat di dalam faktur bukan barang yang dimaksud oleh pelanggan), maka nama barang yang salah pada faktur tersebut akan dicoret. Faktur tetap ditandatangani oleh pelanggan dan faktur asli yang sudah dicoret dikembalikan kepada bagian pengiriman. Faktur tersebut diberikan kepada bagian administrasi dan keuangan untuk dibuatkan faktur revisi. Barang yang salah pencatatan tersebut akan dibuatkan faktur baru. Bagaimana jika keperluan barang yang dipesan tersebut mendesak? A : Bila mendesak, maka faktur akan langsung dibuat dan barang tersebut akan diantarkan secepatnya. Apabila keperluan pelanggan akan barang tersebut tidak mendesak, maka barang akan diantarkan pada pemesanan berikutnya. Bagaimana mengenai diskon untuk pelanggan? A : Mengenai diskon, perusahaan memberikan diskon 1.5% kepada pelanggan yang melakukan pembelian dengan nilai diantara satu juta rupiah sampai sepuluh juta

33 L93 rupiah, apabila pembelian bernilai di atas sepuluh juta rupiah, maka pelanggan akan diberikan diskon sebesar 3%. Bagaimana cara pelanggan membayar barang yang dibeli? A : Untuk pembayaran, pelanggan dapat memilih untuk melakukan pembayaran langsung (cash-off) ataupun kredit. Di mana sistem pembayaran kredit dapat dilakukan secara cash ataupun giro dengan batas waktu maksimal 28 hari setelah pengiriman barang. Bagaiamana proses jika pelanggan membayar secara cash? A : Apabila dilakukan secara cash, prosedurnya adalah bagian administrasi dan keuangan membuat daftar penagihan untuk menagih pelanggan yang fakturnya jatuh tempo pada hari itu. Daftar ini dibuat rangkap dua, yaitu untuk dibawa oleh bagian penjualan dan satu lagi disimpan oleh bagian administrasi dan keuangan. Bagian penjualan juga membawa faktur asli yang akan diberikan kepada pelanggan sebagai bukti pembayaran untuk melakukan penagihan terhadap pelanggan. Lalu, setelah pelanggan membayar tagihan tersebut, bagaiman proses berikutnya? A : Apabila pelanggan membayar tagihan tersebut, maka faktur asli diserahkan kepada pelanggan. Khusus untuk pelanggan yang baru pertama kali membeli barang, sistem pembayaran yang dilakukan haruslah cash-off. Setelah itu, bagian penjualan memberikan uang pembayaran kepada bagian administrasi dan keuangan beserta dengan faktur asli dari pelanggan yang belum membayar. Lalu, bagian administrasi dan keuangan memeriksa pelanggan mana saja yang belum membayar dan yang sudah membayar berdasarkan faktur asli yang dikembalikan oleh bagian penjualan. Sejumlah tagihan yang belum lunas tersebut akan

34 L94 dimasukkan ke dalam laporan piutang perusahaan. Penagihan untuk pelanggan yang belum membayar akan dilakukan saat kunjungan dari bagian penjualan berikutnya. Bagaimana jika pelanggan membayar secara giro? A : Apabila pembayaran dilakukan secara giro, prosedurnya adalah pada saat pengantaran barang dilakukan, pelanggan dapat mengambil faktur asli dan menukarkannya dengan tanda terima dari pelanggan yang menyatakan akan membayar secara giro. Saat jatuh tempo, bagian penjualan datang kepada pelanggan tersebut dan menukarkan tanda terima dari pelanggan dengan giro. Bagaimana untuk pembayaran langsung? A : Sedangkan untuk pembayaran langsung (cash-off), prosedurnya adalah faktur asli langsung diberikan kepada pelanggan dan bagian pengiriman menerima uang pembayaran atau giro dari pelanggan. Bagaimana proses retur barang cacat yang dilakukan oleh pelanggan? A : Apabila terdapat barang yang rusak, maka pelanggan berhak melakukan klaim terhadap perusahaan dengan mengembalikan barang yang rusak tersebut. Prosedurnya adalah pelanggan membuat tanda terima rangkap dua yang umumnya berisi nama pelanggan, alamat pelanggan, tanggal dibuat tanda terima, barang-barang yang rusak beserta jumlahnya, dan cap atau tanda tangan dari pelanggan. Tanda terima yang asli dipegang oleh pelanggan, salinannya diberikan kepada bagian pengiriman yang juga menerima barang cacat tersebut. Tanda terima tersebut diserahkan kepada bagian administrasi dan keuangan. Kemudian bagian administrasi dan keuangan mengisi nota klaim barang cacat. Tanda terima yang diberikan pelanggan kepada bagian pengiriman juga dikembalikan lagi

35 L95 kepada pelanggan saat barang diantar ke toko. Nota klaim dibuat rangkap tiga, yaitu untuk disimpan oleh bagian administrasi dan keuangan, diberikan kepada pelanggan, dan diberikan kepada supplier untuk klaim. Barang akan ditukar dengan barang yang jenisnya sama dan diantar pada saat pengiriman pesanan berikutnya oleh bagian pengiriman. Bagian administrasi dan keuangan akan membuat DO untuk barang yang diretur dan barang-barang lain yang akan keluar pada hari tersebut. Setelah pelanggan menerima penggantian barang yang diretur, maka pelanggan menandatangani nota klaim yang telah dibuat oleh bagian administrasi dan keuangan. A : Bagaimana meretur barang cacat tersebut kepada supplier? Untuk melakukan retur barang cacat tersebut ke supplier, bagian administrasi dan keuangan membuat laporan bulanan. Laporan dibuat pada setiap akhir bulan, apabila pada bulan tersebut terdapat klaim retur barang cacat dari pelanggan. Saat pengantaran barang dari supplier kepada perusahaan, kumpulan nota klaim selama sebulan yang sudah ditandatangani oleh pelanggan diberikan kepada supplier. Siapa saja yang berhak meretur barang cacat? A : Pelanggan tersebut tidak pernah membeli barang tersebut kepada perusahaan. Namun dengan adanya pertimbangan bahwa pelanggan tersebut sudah menjadi atau akan menjadi pelanggan tetap dari perusahaan dan syarat lampu yang dikembalikan tidak dalam keadaan pecah.

36 L96 Tanggal : 12 Oktober 2009 Topik : Kondisi aktual dan kebutuhan informasi Orang yang diwawancarai : Hadi Jahja Pewawancara : Edwardo Untuk pembelian bulanan, berapa banyak pieces dan jenis barang yang dibeli? A : Untuk pembelian bulanan, banyak pieces yang dibeli sekitar dan ada sekitar 100 jenis barang. Bagaimana untuk pembelian biasa? A : Untuk pembelian biasa, kurang lebih 150 pieces dan ada sekitar lima jenis barang. Berapa banyak pelanggan yang dimiliki oleh PD Sriwijaya Bekas saat ini? A : Sekitar 250 pelanggan. Dalam satu hari, terdapat berapa banyak transaksi penjualan? A : Penjualan yang terjadi kurang lebih delapan transaksi dalam satu hari. Berapa jenis barang dan pieces pada satu transaksi penjualan? A : Biasanya terdapat kurang lebih enam jenis barang dan ada sekitar 150 pieces barang yang dibeli oleh pelanggan. Dalam satu bulan, berapa banyak retur yang terjadi? A : Kurang lebih ada delapan retur dalam satu bulan. Berapa banyak jenis barang dan pieces yang diretur dalam satu bulan? A : Untuk jenis barang yang diretur ada sekitar enam jenis, sedangkan untuk banyak pieces yang diretur ada sekitar 120. Kebutuhan informasi apa saja yang diperlukan?

37 L97 A : Laporan pembelian barang per bulan yang dibuat oleh bagian administrasi dan keuangan. Laporan ini digunakan oleh General Manager dan Operational Manager. Lama pembuatan kurang lebih dua jam Laporan pembayaran pembelian barang per bulan yang dibuat oleh bagian admintrasi dan keuangan. Laporan ini digunakan oleh Operational Manager. Lama pembuatannya sekitar satu jam. Informasi stok barang yang dibuat oleh bagian admintrasi dan keuangan. Penggunanya adalah bagian gudang dan Operational Manager. Lama pembuatannya sekitar 15 menit. Informasi harga barang yang dibuat oleh bagian administrasi dan keuangan. Pengguna laporan ini adalah bagian penjualan dan pelanggan. Lama pembuatannya sekitar 15 menit. Laporan penjualan barang per bulan yang disediakan oleh bagian administrasi dan keuangan. Laporan ini digunakan oleh General Manager dan Operational Manager di mana lama pembuatannya sekitar satu jam. Laporan pembayaran penjualan barang per bulan yang dibuat oleh bagian administrasi dan keuangan. Laporan ini digunakan oleh Operational Manager. Lama pembuatan laporan ini sekitar satu hari. Laporan retur barang cacat dibuat oleh bagian administrasi dan keuangan. Laporan ini digunakan oleh Operational Manager dan supplier. Lama pembuatannya sekitar 30 menit. Laporan pelanggan yang membeli selama satu bulan dibuat oleh bagian administrasi dan keuangan. Laporan digunakan oleh Operational Manager dan lama pembuatannya adalah dua jam.

38 L98 Laporan jumlah barang yang terjual selama satu bulan dibuat oleh bagian administrasi dan keuangan. Laporan ini digunakan oleh Operational Manager dan dibuat selama dua jam.

39 L99 Tanggal : 20 Oktober 2009 Topik : Permasalahan yang dihadapi Orang yang diwawancarai : Hadi Jahja dan Sudiharto Pewawancara : Angela Noviana W. Dalam proses pembelian, adakah masalah yang dihadapi? A : Pembuatan laporan pembelian barang per bulan memakan waktu yang cukup lama dan dapat terjadi kesalahan dalam pembuatan laporan. Hal ini disebabkan karena PO dan CO dibuat dalam bentuk file Excel yang disimpan secara manual dalam folder yang sudah ditentukan. Selain itu, belum ada aplikasi yang mendukung proses pembelian ini. Hal ini juga menyebabkan pembuatan laporan menjadi lebih lama. Surat jalan tidak disimpan dalam komputer, hanya diarsipkan. Sehingga ada kemungkinan untuk surat tersebut hilang atau rusak. Data yang tersimpan dapat diakses oleh siapa pun. Sehingga ada besar kemungkinan terjadinya pencurian atau perusakan terhadap data. Bagaimana dengan proses penjualan, adakah masalah yang dihadapi? A : Seperti halnya permasalahan pada proses pembelian, pembuatan laporan penjualan juga memakan waktu yang lama dan transaksi disimpan dalam bentuk file Excel. Status pembayaran dari pelanggan yang belum membayar lunas, agak sulit ditelusuri. Hal ini disebabkan karena data yang tersimpan hanya yang telah dibayarkan oleh pelanggan. Untuk mengetahui pelanggan yang belum membayar lunas, dilihat dari pembukuan. Begitu pula dengan keamanan terhadap data yang tidak diproteksi. Adakah masalah yang dihadapi pada proses retur barang cacat?

40 L100 A : Seperti halnya permasalahan pada proses pembelian dan penjualan. Transaksi disimpan dalam bentuk file Excel sehingga pembuatan laporan cukup memakan waktu. Selain itu, belum ada aplikasi yang mendukung proses ini. Begitu pula dengan keamanan data yang belum diproteksi sehingga dapat terjadi pencurian atau perusakan terhadap data.

transaksi yang ingin dilihat detailnya.

transaksi yang ingin dilihat detailnya. L26 Gambar L36 Form view order penjualan pembayaran - User dapat melihat detail dari transaksi dengan cara memilih transaksi yang ingin dilihat detailnya, kemudian menekan tombol LIHAT DETAIL, atau bisa

Lebih terperinci

LAMPIRAN. Berikut adalah salah satu tampilan error di mana ketika seorang Operational Manager

LAMPIRAN. Berikut adalah salah satu tampilan error di mana ketika seorang Operational Manager LAMPIRAN Keamanan Data Berikut adalah salah satu tampilan error di mana ketika seorang Operational Manager ingin memasukkan data barang pada basis data. Error ini terjadi karena Operational Manager tidak

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. mekanikal, peralatan elektrikal, peralatan keselamatan kerja.

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. mekanikal, peralatan elektrikal, peralatan keselamatan kerja. 35 BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN 3.1 Perumusan Objek Penelitian 3.1.1 Latar Belakang Perusahaan PT. Delta Suplindo Internusa adalah sebuah perusahaan distributor yang bergerak di bidang perdagangan

Lebih terperinci

Sistem Penerimaan PT. Kimia Sukses Selalu dimulai dari datangnya Purchase Order (PO)

Sistem Penerimaan PT. Kimia Sukses Selalu dimulai dari datangnya Purchase Order (PO) Keterangan Flowchart : Sistem Penerimaan PT. Kimia Sukses Selalu dimulai dari datangnya Purchase Order (PO) dari pelanggan ke perusahaan yang diterima oleh Customer Sales Representative (CSR) perusahaan

Lebih terperinci

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA PEMBELIAN, PERSEDIAAN, DAN PENJUALAN PADA PD SRIWIJAYA BEKASI SKRIPSI. Oleh

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA PEMBELIAN, PERSEDIAAN, DAN PENJUALAN PADA PD SRIWIJAYA BEKASI SKRIPSI. Oleh ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA PEMBELIAN, PERSEDIAAN, DAN PENJUALAN PADA PD SRIWIJAYA BEKASI SKRIPSI Oleh Angela Noviana Welirangan 1000842252 Michael Christanto Djaja 1000879122 Edwardo 1000879135

Lebih terperinci

A. Prosedur Pemesanan dan

A. Prosedur Pemesanan dan L1 Kuesioner Evaluasi Pengendalian Internal atas Persediaan dan Fungsi Penjualan PT. Tunas Dunia Kertasindo A. Prosedur Pemesanan dan Pembelian Persediaan Barang NO. PERTANYAAN YA TIDAK KETERANGAN 1. Apakah

Lebih terperinci

BAB 3 OBJEK DAN METODE PENELITIAN

BAB 3 OBJEK DAN METODE PENELITIAN BAB 3 OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Sejarah perusahaan PD. Hutama Waserda merupakan perusahaan berbadan hukum yang bergerak di bidang retail dan didirikan pada tanggal 8 oktober 1993 oleh Bpk. Wendy

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 26 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Penyajian dan Analisis Data 1. Unsur-Unsur Pengendalian Internal Persediaan Barang Dagang a. Lingkungan Pengendalian Lingkungan pengendalian internal pada PT.

Lebih terperinci

BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN III.1. Sejarah dan Perkembangan Perusahaan PT TARGET MAKMUR SENTOSA merupakan sebuah perusahaan yang berbentuk perseroan terbatas yang bergerak di bidang produksi dan distribusi

Lebih terperinci

3. RUANG LINGKUP SOP penjualan tunai ini meliputi flowchart prosedur penjualan tunai, penjelasan prosedur, dan dokumen terkait.

3. RUANG LINGKUP SOP penjualan tunai ini meliputi flowchart prosedur penjualan tunai, penjelasan prosedur, dan dokumen terkait. Lampiran 1. SOP Akitivitas Penjualan Tunai CV. MAPAN STANDARD OPERATING PROCEDURE Prosedur Penjualan Tunai 1. TUJUAN Tujuan dari standard operating procedure untuk prosedur penjualan tunai hingga penerimaan

Lebih terperinci

Gambar 4.57 Layar Ubah Pemasok. Data pemasok dapat diubah di sini. Data-data akan disimpan ke

Gambar 4.57 Layar Ubah Pemasok. Data pemasok dapat diubah di sini. Data-data akan disimpan ke 184 Gambar 4.57 Layar Ubah Pemasok Data pemasok dapat diubah di sini. Data-data akan disimpan ke tabel pemasok jika kolom nama, alamat dan telepon pemasok telah diisi. 185 Gambar 4.58 Layar Transaksi Pembelian

Lebih terperinci

BAB 3 TATA LAKSANA SISTEM YANG BERJALAN

BAB 3 TATA LAKSANA SISTEM YANG BERJALAN BAB 3 TATA LAKSANA SISTEM YANG BERJALAN 3.1 Riwayat Perusahaan CV. Kurnia Agung adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan alat alat tulis untuk digunakan oleh konsumen akhir. CV. Kurnia Agung

Lebih terperinci

. BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Prosedur dalam Sistem Penjualan Kredit. 1. Prosedur Penjualan Kredit dan Piutang Dagang

. BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Prosedur dalam Sistem Penjualan Kredit. 1. Prosedur Penjualan Kredit dan Piutang Dagang 43. BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Prosedur dalam Sistem Penjualan Kredit. 1. Prosedur Penjualan Kredit dan Piutang Dagang Jaringan prosedur yang membentuk sistem penjualan kredit pada PT.Triteguh

Lebih terperinci

Setelah user menambah data transaksi penjualan dan menyimpannya dengan menekan

Setelah user menambah data transaksi penjualan dan menyimpannya dengan menekan 77 Setelah user menambah data transaksi penjualan dan menyimpannya dengan menekan tombol rekam maka jumlah barang akan secara langsung berkurang secara otomatis pada database stock. Ketika terjadi kesalahan

Lebih terperinci

Lampiran 1. Hasil Wawancara

Lampiran 1. Hasil Wawancara Lampiran 1. Hasil Wawancara 117 1. Apakah perusahaan ini memiliki struktur oraganisasi dan pembagian tugas yang jelas? Perusahaan tidak mempunyai struktur organisasi dan pembagian tugas secara tertulis

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. I. Implementasi Sistem Informasi atas Pembelian dan Penjualan pada CV.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. I. Implementasi Sistem Informasi atas Pembelian dan Penjualan pada CV. BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian I. Implementasi Sistem Informasi atas Pembelian dan Penjualan pada CV. Barezky Total CV. Barezky Total adalah termasuk dalam Usaha Mikro, Kecil,

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. Jakarta oleh Bapak Eddy. CV. Mutiara Electronic terletak di Ruko Taman Permata Buana

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. Jakarta oleh Bapak Eddy. CV. Mutiara Electronic terletak di Ruko Taman Permata Buana BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN 3.1 Sejarah Perusahaan CV. Mutiara Electronic pertama kali didirikan pada tanggal 8 Maret 00 di Jakarta oleh Bapak Eddy. CV. Mutiara Electronic terletak di Ruko Taman

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 41 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Kredit 1. Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Kredit Pada PT. Anugrah. Sistem penjualan yang dilakukan oleh PT. Anugrah

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM INFORMASI BERJALAN

BAB 3 ANALISIS SISTEM INFORMASI BERJALAN BAB 3 ANALISIS SISTEM INFORMASI BERJALAN 3.1 Sejarah Perusahaan 3.1.1 Sejarah PT. Putra Mas Prima PT. Putra Mas Prima merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jual beli bijih plastik yang berdiri

Lebih terperinci

GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING Alur Penjualan DO. Diagram Alur Transaksi Penjualan DO CDS PLATINUM

GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING Alur Penjualan DO. Diagram Alur Transaksi Penjualan DO CDS PLATINUM 4. 4. 2 3 ALUR ALUR PENJUALAN PENJUALAN 4.3.2 Alur Penjualan DO Diagram Alur Transaksi Penjualan DO 4.3.43 4.3.2.1 Orderan Form Standar Menu Orderan Form Standar digunakan untuk mempersiapkan kunjungan

Lebih terperinci

Lampiran Dokumen Delivery Order Sementara 1 transaksi. Lampiran Dokumen Sales Order 1 transaksi

Lampiran Dokumen Delivery Order Sementara 1 transaksi. Lampiran Dokumen Sales Order 1 transaksi Lampiran Dokumen Delivery Order Sementara 1 transaksi Lampiran Dokumen Sales Order 1 transaksi Lampiran Dokumen Permintaan Barang Urgent 1 transaksi Lampiran Dokumen Delivery Order Resmi 1 transaksi Lampiran

Lebih terperinci

PROSEDUR MENJALANKAN ALAT APLIKASI PEMBELIAN, UTANG DAGANG DAN PERSEDIAAN PT. TRIPOLA INTERINDO

PROSEDUR MENJALANKAN ALAT APLIKASI PEMBELIAN, UTANG DAGANG DAN PERSEDIAAN PT. TRIPOLA INTERINDO PROSEDUR MENJALANKAN ALAT APLIKASI PEMBELIAN, UTANG DAGANG DAN PERSEDIAAN PT. TRIPOLA INTERINDO Gambar 1 Form Utama Form ini merupakan tampilan awal pada saat user membuka aplikasi. Di dalam form utama

Lebih terperinci

MODUL SALES FAKTUR TO PT. GALAXY INTERAKTIF. Menu ini merupakan kelanjutan dari proses SO, yakni bagian fakturis menginput Faktur TO dengan

MODUL SALES FAKTUR TO PT. GALAXY INTERAKTIF. Menu ini merupakan kelanjutan dari proses SO, yakni bagian fakturis menginput Faktur TO dengan MANUAL MODUL SALES FAKTUR TO Menu ini merupakan kelanjutan dari proses SO, yakni bagian fakturis menginput Faktur TO dengan menarik SO yang telah dibuat oleh bagian Sales. Setelah input Faktur TO, secara

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN 3.1 Tentang Perusahaan Berikut adalah gambaran tentang PT. Phanovindo Suksestama meliputi sejarah perusahaan, struktur, pembagian tugas dan tanggung jawab di

Lebih terperinci

GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING 4.3 ALUR PENJUALAN Alur Penjualan Regular. Diagram Alur Transaksi Penjualan Reguler CDS PLATINUM 4.3.

GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING 4.3 ALUR PENJUALAN Alur Penjualan Regular. Diagram Alur Transaksi Penjualan Reguler CDS PLATINUM 4.3. 4. 4. 2 3 ALUR ALUR PENJUALAN PENJUALAN 4.3 ALUR PENJUALAN 4.3.1 Alur Penjualan Regular Diagram Alur Transaksi Penjualan Reguler 4.3.1 4.3.1.1 Barang Prioritas Menu yang digunakan untuk menginput barang

Lebih terperinci

MODUL Badak Solutions

MODUL Badak Solutions MODUL PENJUALAN 1 A. ORDERAN TOKO Menu ini digunakan untuk mengelola data orderan toko atau pemesanan barang oleh toko, nantinya data ini akan ditarik ke menu Surat Jalan. Diinputnya orderan toko belum

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Penerapan Sistem Informasi atas Penjualan dan Penerimaan. Kas pada PT. Syspex Kemasindo

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Penerapan Sistem Informasi atas Penjualan dan Penerimaan. Kas pada PT. Syspex Kemasindo BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Penerapan Sistem Informasi atas Penjualan dan Penerimaan Kas pada PT. Syspex Kemasindo 1. Prosedur penjualan dan penerimaan kas PT. Syspex Kemasindo menerapkan prosedur

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian dan Lokasi Penelitian Penulis melakukan studi kasus dengan objek penelitiah pada salah satu distributor mebel yaitu UD. Gege Furniture yang berada di

Lebih terperinci

Hasil Wawancara. Berikut ini adalah Hasil wawancara dengan Manager Perusahaan PT.Youngindo Utama.

Hasil Wawancara. Berikut ini adalah Hasil wawancara dengan Manager Perusahaan PT.Youngindo Utama. Hasil Wawancara Berikut ini adalah Hasil wawancara dengan Manager Perusahaan PT.Youngindo Utama. Hasil wawancara telah kami ringkas dan padatkan menjadi beberapa paragraf yang dapat dilihat dibawah ini

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. PT. TRIJAYA BAN adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. PT. TRIJAYA BAN adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN 3.1. Latar Belakang Perusahaan PT. TRIJAYA BAN adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang perbengkelan, khususnya bengkel ban. PT. TRIJAYA BAN ini adalah salah satu

Lebih terperinci

BAB 3 ANALIS IS S IS TEM YANG BERJALAN. Timbangan baik mekanik maupun elektronik.

BAB 3 ANALIS IS S IS TEM YANG BERJALAN. Timbangan baik mekanik maupun elektronik. BAB 3 ANALIS IS S IS TEM YANG BERJALAN 3.1 Sejarah Organisasi 3.1.1 Perkembangan Organisasi Perusahaan PT. Indah Sakti terbentuk pada Januari tahun 2004 atas prakarsa dan tujuan serta gagasan, misi yang

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN 3.1 Sejarah perusahaan PD. Karya Delitama adalah perusahaan yang didirikan pada 6 Maret 1997. Perusahaan ini bergerak dalam bidang distribusi alat-alat teknik,

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian 3.1.1 Objek & Lokasi Penelitian Penulis menggunakan Objek penelitian PT. Makmur Grafika yang berlokasi di LIK Bugangan Baru, Jl. Industri VIII B1 B/5-6,

Lebih terperinci

LAMPIRAN. Lampiran 1. - Internal Control Questionaire (ICQ) Pertanyaan dalam kuesioner dapat dijawab dengan :

LAMPIRAN. Lampiran 1. - Internal Control Questionaire (ICQ) Pertanyaan dalam kuesioner dapat dijawab dengan : L1 LAMPIRAN Lampiran 1. - Internal Control Questionaire (ICQ) Pertanyaan dalam kuesioner dapat dijawab dengan : 1. Ya, artinya sistem dan prosedur telah diterapkan serta dilaksanakan dengan baik sebagaimana

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN 69 BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN 3.1 Latar Belakang Perusahaan 3.1.1 Sejarah Perusahaan UD. Sri Rejeki adalah usaha dagang yang bergerak dalam bidang ceramics houseware. Berawal dari keinginan

Lebih terperinci

LAMPIRAN HASIL WAWANCARA DENGAN PERUSAHAAN. Tanya (T) : Aplikasi seperti apa yang dibutuhkan oleh PT. Yola Grafika?

LAMPIRAN HASIL WAWANCARA DENGAN PERUSAHAAN. Tanya (T) : Aplikasi seperti apa yang dibutuhkan oleh PT. Yola Grafika? L1 LAMPIRAN HASIL WAWANCARA DENGAN PERUSAHAAN Tanya (T) : Aplikasi seperti apa yang dibutuhkan oleh PT. Yola Grafika? Jawab (J) : Kami membutuhkan aplikasi untuk kegiatan pembelian, produksi, inventory,

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN ANALISIS

BAB IV HASIL DAN ANALISIS 43 BAB IV HASIL DAN ANALISIS IV.A. TAHAP INVESTIGASI AWAL Tahap investigasi awal merupakan tahapan pertama dalam mengetahui jalannya sebuah proses bisnis yang berlangsung di toko kelontong Putra Jaya.

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN. Untuk memulai suatu pemeriksaan, seorang auditor harus terlebih dahulu mengadakan

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN. Untuk memulai suatu pemeriksaan, seorang auditor harus terlebih dahulu mengadakan BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN IV.1. Perencanaan Audit Operasional Untuk memulai suatu pemeriksaan, seorang auditor harus terlebih dahulu mengadakan perencanaan pemeriksaan. Perencanaan pemeriksaan merupakan

Lebih terperinci

BAB 3 ANALIS IS S IS TEM YANG BERJALAN. produk. Ada dua jenis produk yang didistribusikan, yaitu cat dan aneka furniture.

BAB 3 ANALIS IS S IS TEM YANG BERJALAN. produk. Ada dua jenis produk yang didistribusikan, yaitu cat dan aneka furniture. BAB 3 ANALIS IS S IS TEM YANG BERJALAN 3.1 Latar Belakang Perusahaan PT. Tirtakencana Tatawarna adalah perusahaan yang bergerak dalam distribusi produk. Ada dua jenis produk yang didistribusikan, yaitu

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN ANALISIS

BAB IV HASIL DAN ANALISIS BAB IV HASIL DAN ANALISIS Penelitian pada Toko Besi BangunanKu menggunakan metode Rapid Application Development (RAD), dimana dalam merancang sistem informasi akuntansi dengan menggunakan prototype yang

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN A. Sistem Informasi Akuntansi Pembelian Pada PT Arwana Citramulia, Tbk Untuk mengetahui tentang prosedur pembelian pada PT Arwana Citramulia, Tbk, maka penerapan prosedur

Lebih terperinci

PT. WIYO. Komp. Pergudangan Tiara Jabon E1/27 Sidoarjo STANDARD OPERATING PROCEDURE. PROSEDUR PENERIMAAN dan PENGIRIMAN PESANAN

PT. WIYO. Komp. Pergudangan Tiara Jabon E1/27 Sidoarjo STANDARD OPERATING PROCEDURE. PROSEDUR PENERIMAAN dan PENGIRIMAN PESANAN Lampiran 1 PT. WIYO Komp. Pergudangan Tiara Jabon E1/27 Sidoarjo STANDARD OPERATING PROCEDURE PROSEDUR PENERIMAAN dan PENGIRIMAN PESANAN 1. TUJUAN Tujuan dari Standard Operating Procedure penerimaan pesanan

Lebih terperinci

Nama : Totok Suprawoto NIM : Program : Sistem Informasi

Nama : Totok Suprawoto NIM : Program : Sistem Informasi *SISTEM INFORMASI PEMASARAN ALAT-ALAT MEDIS TERPADU Nama : Totok Suprawoto NIM : 04202055 Program : Sistem Informasi Seperti telah dijelaskan sebelumnya, bahwa sistem yang dibahas dalam skripsi ini adalah

Lebih terperinci

BAB 4 PEMBAHASAN 4.1 Penjualan Unsur Pengendalian Internal Pada PT. Tiga Putra Adhi Mandiri

BAB 4 PEMBAHASAN 4.1 Penjualan Unsur Pengendalian Internal Pada PT. Tiga Putra Adhi Mandiri BAB 4 PEMBAHASAN 4.1 Penjualan 4.1.1 Unsur Pengendalian Internal Pada PT. Tiga Putra Adhi Mandiri Penulis mempunyai kriteria tersendiri untuk menilai unsur pengendalian internal dalam perusahaan. Kriteria

Lebih terperinci

Gambar 4.45 Tampilan Halaman Lihat Barang BOD

Gambar 4.45 Tampilan Halaman Lihat Barang BOD 369 Gambar 4.45 Tampilan Halaman Lihat Barang BOD Halaman Lihat barang menampilkan kode barang, nama barang, harga, dan kode jenis barang. Untuk melihat detail-nya dapat memilih icon folder. Terdapat pula

Lebih terperinci

BAB III ANALISA SISTEM. Pada bab analisa sistem ini akan dijelaskan mengenai konsep kegiatan analisis

BAB III ANALISA SISTEM. Pada bab analisa sistem ini akan dijelaskan mengenai konsep kegiatan analisis BAB III ANALISA SISTEM Pada bab analisa sistem ini akan dijelaskan mengenai konsep kegiatan analisis sistem yang berjalan dan tujuan dilakukannya analisis terhadap sistem, yang meliputi analisa kelemahan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN ANALISIS. oleh penulis dalam penelitian ini adalah metode Rapid Application Development.

BAB IV HASIL DAN ANALISIS. oleh penulis dalam penelitian ini adalah metode Rapid Application Development. 25 BAB IV HASIL DAN ANALISIS Rencana pengembangan sistem informasi akuntansi yang akan digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah metode Rapid Application Development. Dimana metode RAD ini dipilih

Lebih terperinci

Berikut ini adalah petunjuk pemakaian aplikasi sistem basis data. Petunjuk berikut ini disertai dengan tampilan layar. Keterangan selengkapnya

Berikut ini adalah petunjuk pemakaian aplikasi sistem basis data. Petunjuk berikut ini disertai dengan tampilan layar. Keterangan selengkapnya Petunjuk Pemakaian Sistem Berikut ini adalah petunjuk pemakaian aplikasi sistem basis data. Petunjuk berikut ini disertai dengan tampilan layar. Keterangan selengkapnya dapat dilihat bersamaan dengan tampilan

Lebih terperinci

Gambar 4.78 Rancangan Layar History Faktur Penjualan Konsinyasi

Gambar 4.78 Rancangan Layar History Faktur Penjualan Konsinyasi 122 Memilih No Faktur Penjualan Konsinyasi yang telah disimpan Gambar 4.78 Rancangan Layar History Faktur Penjualan Konsinyasi Masuk ke dalam layar Buat Surat Tagih Masuk ke dalam layar History Surat Tagih

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIKLUS PENDAPATAN PT. TIRTAKENCAN A TATAWARN A YANG BERJALAN

BAB 3 ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIKLUS PENDAPATAN PT. TIRTAKENCAN A TATAWARN A YANG BERJALAN BAB 3 ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIKLUS PENDAPATAN PT. TIRTAKENCAN A TATAWARN A YANG BERJALAN 3.1. Profil Perusahaan PT. Tirtakencana Tatawarna adalah perusahaan yang bergerak dalam distribusi

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. service serta penjualan accesories dan sparepart khususnya untuk kendaraan bermotor

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. service serta penjualan accesories dan sparepart khususnya untuk kendaraan bermotor BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN 3.1. Sejarah Perusahaan CV. Dewi Bersaudara merupakan perusahaan yang bergerak dibidang jasa service serta penjualan accesories dan sparepart khususnya untuk kendaraan

Lebih terperinci

3.2.4 Data Flow Diagram Level DFD Level 1 Penjualan. Gambar 3.8 DFD Level 1 Penjualan

3.2.4 Data Flow Diagram Level DFD Level 1 Penjualan. Gambar 3.8 DFD Level 1 Penjualan 78 3.2.4 Data Flow Diagram Level 1 3.2.4.1 DFD Level 1 Penjualan Gambar 3.8 DFD Level 1 Penjualan 79 3.2.4.2 DFD Level 1 Pembelian Gambar 3.9 DFD Level 1 Pembelian 80 3.2.4.3 DFD Level 1 Pembayaran Penjualan

Lebih terperinci

BAB 3 ANALIS IS S IS TEM YANG BERJALAN

BAB 3 ANALIS IS S IS TEM YANG BERJALAN BAB 3 ANALIS IS S IS TEM YANG BERJALAN 3.1 Tentang Perusahaan Berikut ini adalah informasi tentang perusahaan dan sistem yang berjalan di dalamnya : 3.1.1 Sejarah Perusahaan PT. XYZ adalah sebuah perusahaan

Lebih terperinci

1. Hasil wawancara dan kuisioner dengan pihak perusahaan. 1. Bergerak di bidang apakah perusahaan ini?

1. Hasil wawancara dan kuisioner dengan pihak perusahaan. 1. Bergerak di bidang apakah perusahaan ini? LAMPIRAN 1. Hasil wawancara dan kuisioner dengan pihak perusahaan 1. Bergerak di bidang apakah perusahaan ini? Perusahaan ini bergerak di bidang penjualan obat-obatan kesehatan. 2. Apa saja barang-barang

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN TUNAI DAN PENERIMAAN KAS PADA PD. SUN BERI

BAB 3 ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN TUNAI DAN PENERIMAAN KAS PADA PD. SUN BERI BAB 3 ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN TUNAI DAN PENERIMAAN KAS PADA PD. SUN BERI 3.1 Gambaran Umum Perusahaan 3.1.1 Sejarah Perusahaan PD. Sun Beri berdiri pada bulan Maret tahun 2011 berlokasi

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 61 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Evaluasi Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Pada PT.Modern Putra Indonesia. Berikut ini sistem penjualan perusahaan yang akan dibahas oleh penulis adalah mengenai

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS PERUSAHAAN. sebuah perusahaan yang begerak pada bidang penjualan peralatan olahraga, yang

BAB 3 ANALISIS PERUSAHAAN. sebuah perusahaan yang begerak pada bidang penjualan peralatan olahraga, yang BAB 3 ANALISIS PERUSAHAAN 3.1 Sejarah Perusahaan Berawal dari hobi Bapak Arifin berolahraga, lalu muncul ide untuk mendirikan sebuah perusahaan yang begerak pada bidang penjualan peralatan olahraga, yang

Lebih terperinci

Flowchart Sistem Penjualan Kredit PT Geotechnical Systemindo. Purchase Order. Copy PO. Kalkulasi harga. Memeriksa status customer

Flowchart Sistem Penjualan Kredit PT Geotechnical Systemindo. Purchase Order. Copy PO. Kalkulasi harga. Memeriksa status customer L1 PENJUALAN KREDIT Mulai 2 1 Purchase Order Copy PO PO SC PO SC Kalkulasi harga PH SC Ke customer T 3 Memeriksa status customer Memberi otorisasi kredit SC SC PO 1 2 Flowchart Sistem Penjualan Kredit

Lebih terperinci

Bab 7 : Penjualan. Bab 7 Penjualan

Bab 7 : Penjualan. Bab 7 Penjualan Bab 7 Penjualan Gunakan Armadillo Accounting untuk mencatat penjualan Anda, melakukan order dan retur penjualan. Semua perkiraan otomatis terupdate begitu Anda menjalankan system. Ketahui jumlah persediaan

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1 KUESIONER ICQ. Internal Control Questionaire. Apakah perusahaan memiliki pedoman. penerimaan persediaan secara tertulis?

LAMPIRAN 1 KUESIONER ICQ. Internal Control Questionaire. Apakah perusahaan memiliki pedoman. penerimaan persediaan secara tertulis? L1 LAMPIRAN 1 KUESIONER ICQ Internal Control Questionaire No Pertanyaan Y T Keterangan PENERIMAAN PERSEDIAAN 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Apakah perusahaan memiliki pedoman penerimaan persediaan secara tertulis?

Lebih terperinci

BAB 3. perusahaan manufaktur sekaligus eksportir yang bergerak di bidang furniture. rotan, enceng gondok, pelepah pisang dan sebagainya.

BAB 3. perusahaan manufaktur sekaligus eksportir yang bergerak di bidang furniture. rotan, enceng gondok, pelepah pisang dan sebagainya. BAB 3 Analisis Sistem Pembelian Bahan Baku yang Sedang Berjalan 3.1 Gambaran Umum Perusahaan 3.1.1 Sejarah Singkat Perusahaan PT. Siaga Ratindotama, yang didirikan pada tanggal 12 Maret 1992 di Jakarta

Lebih terperinci

Lampiran 1. Hasil Wawancara dengan Pemilik 1. Bagaimana sejarah berdirinya CV Depo Steel? Perusahaan ini berdiri karena adanya ide dari pemilik,

Lampiran 1. Hasil Wawancara dengan Pemilik 1. Bagaimana sejarah berdirinya CV Depo Steel? Perusahaan ini berdiri karena adanya ide dari pemilik, Lampiran 1. Hasil Wawancara dengan Pemilik 1. Bagaimana sejarah berdirinya CV Depo Steel? Perusahaan ini berdiri karena adanya ide dari pemilik, yaitu Bapak Alfred Prasadja yang sebelumnya memiliki pengalaman

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN 3.1 Riwayat Perusahaan 3.1.1 Sejarah Organisasi PT PANCAYASA PRIMATANGGUH berdiri pada awal tahun 1990 oleh Budi Arifandi, Yohanes Kaliman dan Soegiarto Simon. PT PANCAYASA

Lebih terperinci

Storyboard Create Form Master Karyawan Langkah 1 : Menampilkan Mainform dan Melakukan Login

Storyboard Create Form Master Karyawan Langkah 1 : Menampilkan Mainform dan Melakukan Login Storyboard Create Form Master Karyawan Langkah 1 : Menampilkan Mainform dan Melakukan Login Langkah 2 : Memilih Karyawan Lalu Create Karyawan Pada Menu Master Langkah 3 : Meng-input Data Karyawan Baru

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. yang berlokasi di Jakarta, Indonesia. PT. SURYAPRABHA JATISATYA

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. yang berlokasi di Jakarta, Indonesia. PT. SURYAPRABHA JATISATYA BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN 3.1 Gambaran Umum Perusahaan 3.1.1 Sejarah Perusahaan PT. SURYAPRABHA JATISATYA merupakan suatu perusahaan swasta yang berlokasi di Jakarta, Indonesia. PT. SURYAPRABHA

Lebih terperinci

GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING BAB 4 INTI TRAINING 4.1 ALUR PEMBELIAN. Diagram Alur Transaksi Pembelian 4.1.1

GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING BAB 4 INTI TRAINING 4.1 ALUR PEMBELIAN. Diagram Alur Transaksi Pembelian 4.1.1 GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING BAB 4 INTI TRAINING 4.1 ALUR PEMBELIAN Diagram Alur Transaksi Pembelian 4.1.1 GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING 4.1.1 Analisa PR Menu analisa PR ini digunakan untuk

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM BERJALAN

BAB 3 ANALISIS SISTEM BERJALAN 51 BAB 3 ANALISIS SISTEM BERJALAN 3.1 Gambaran Umum Perusahaan 3.1.1 Sejarah Perusahaan PD Anugrah Mandiri mulai berdiri pada tahun 2001. Sebelumnya perusahaan ini belum berbentuk perusahaan dagang, melainkan

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN 3.1 Riwayat Perusahaan PT. Cipta Global Niaga Prima berdiri pada tanggal 17 Januari tahun 2000 beralamat di Jln. Kav. Polri Blok A8 No.188, Jelambar, Jakarta Barat.

Lebih terperinci

BAB III ANALISA KEBUTUHAN DAN TUJUAN BASIS DATA

BAB III ANALISA KEBUTUHAN DAN TUJUAN BASIS DATA 7 BAB III AALISA KEBUTUHA DA TUJUA BASIS DATA 3. Perumusan Obyek Penelitian 3.. Latar Belakang Perusahaan PT Sukanda Djaya pertama kali didirikan pada tanggal 9 April 978 oleh Mr.W.T. Chen yang lebih dulu

Lebih terperinci

Buku Panduan Penggunaan. Program Aplikasi Ritel. Ver. 1.0

Buku Panduan Penggunaan. Program Aplikasi Ritel. Ver. 1.0 Buku Panduan Penggunaan MintPos +SMS Gateway Program Aplikasi Ritel Ver. 1.0 Jln. Kedurus 4 Delima 25 08175250082 http://www.itpartners.web.id nuansa.persada@itpartners.web.id Page 1 of 32 Penjelasan Singkat

Lebih terperinci

Dibawah ini ialah wawancara yang penulis lakukan pada salah satu staff PT. Panca Prima

Dibawah ini ialah wawancara yang penulis lakukan pada salah satu staff PT. Panca Prima WAWANCARA Dibawah ini ialah wawancara yang penulis lakukan pada salah satu staff PT. Panca Prima Engineering: 1. 12 September 2006 Q : PT. Panca Prima Engineering ini bergerak di bidang apa? Bisa tolong

Lebih terperinci

PROGRAM APOTEK. Masukan User name dan password untuk bisa masuk ke Menu Utama Program (default) Username : admin Password : admin

PROGRAM APOTEK. Masukan User name dan password untuk bisa masuk ke Menu Utama Program (default) Username : admin Password : admin 1 PROGRAM APOTEK 1. Form Login Masukan User name dan password untuk bisa masuk ke Menu Utama Program (default) Username : admin Password : admin 2. Menu Utama Program Setelah berhasil Login maka akan masuk

Lebih terperinci

Gambar 4.159 Tampilan Menu Penyesuaian Stok Barang

Gambar 4.159 Tampilan Menu Penyesuaian Stok Barang 367 Form ini dapat menampilkan jumlah transaksi pembelian. Pengguna cukup memilih periode tahun dan kemudian tekan tombol Proses. Form Penyesuian Stok Barang Gambar 4.159 Tampilan Menu Penyesuaian Stok

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN PADA PT.SUPRAEKA KARYAPRIMA. Cawang Baru Barat Blok C no.26, Jakarta dengan No.

BAB 3 ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN PADA PT.SUPRAEKA KARYAPRIMA. Cawang Baru Barat Blok C no.26, Jakarta dengan No. 55 BAB 3 ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN PADA PT.SUPRAEKA KARYAPRIMA 3.1 Gambaran Umum Perusahaan PT. Supraeka Karyaprima berdiri pada bulan Mei tahun 1994 berlokasi di Cawang Baru Barat

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN. merupakan perusahaan yang bergerak di bidang supplier handuk dan sprey ke

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN. merupakan perusahaan yang bergerak di bidang supplier handuk dan sprey ke BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN 3.1 LATAR BELAKANG PERUSAHAAN Bab ini membahas mengenai sejarah dari perusahaan. PT. Timur Jaya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang supplier handuk dan

Lebih terperinci

BAB 3 SISTEM YANG BERJALAN. perusahaan yang bergerak di bidang Money changer, Saham, dan Stationery. PT

BAB 3 SISTEM YANG BERJALAN. perusahaan yang bergerak di bidang Money changer, Saham, dan Stationery. PT BAB 3 SISTEM YANG BERJALAN 3.1 Gambaran Umum Perusahaan 3.1.1 Sejarah Perusahaan PT MEKARINDO ABADI merupakan perusahaan yang memiliki 3 anak perusahaan yang bergerak di bidang Money changer, Saham, dan

Lebih terperinci

BAB 3 GAMBARAN PROSES BISNIS BIDANG USAHA

BAB 3 GAMBARAN PROSES BISNIS BIDANG USAHA BAB 3 GAMBARAN PROSES BISNIS BIDANG USAHA 3.1 Pembatasan Area Bisnis Dalam struktur organisasi perusahaan yang melakukan penjualan konsinyasi pada umumnya terbagi menjadi beberapa divisi. Divisi tersebut

Lebih terperinci

Standard Operating Procedure (SOP) Sistem CV. BS. Jl. Lebak Indah No. 22, Surabaya STANDARD OPERATING PROCEDURE PROSEDUR SISTEM PERSEDIAAN

Standard Operating Procedure (SOP) Sistem CV. BS. Jl. Lebak Indah No. 22, Surabaya STANDARD OPERATING PROCEDURE PROSEDUR SISTEM PERSEDIAAN Lampiran 1. Persediaan Standard Operating Procedure (SOP) Sistem CV. BS Jl. Lebak Indah No. 22, Surabaya STANDARD OPERATING PROCEDURE PROSEDUR SISTEM PERSEDIAAN 1. TUJUAN Standard Operating Procedure sistem

Lebih terperinci

BAB IV EVALUASI SISTEM AKUNTANSI PENJUALAN KREDIT DAN PIUTANG DAGANG PADA PT CORNINDO BOGA JAYA (GARUDAFOOD GROUP)

BAB IV EVALUASI SISTEM AKUNTANSI PENJUALAN KREDIT DAN PIUTANG DAGANG PADA PT CORNINDO BOGA JAYA (GARUDAFOOD GROUP) BAB IV EVALUASI SISTEM AKUNTANSI PENJUALAN KREDIT DAN PIUTANG DAGANG PADA PT CORNINDO BOGA JAYA (GARUDAFOOD GROUP) IV.1 Evaluasi Atas Struktur Organisasi Perusahaan Beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan

Lebih terperinci

BAB 4 RANCANGAN SISTEM YANG DIUSULKAN. 4.1 Prosedur yang diusulkan. Prosedur yang diusulkan sebagai berikut :

BAB 4 RANCANGAN SISTEM YANG DIUSULKAN. 4.1 Prosedur yang diusulkan. Prosedur yang diusulkan sebagai berikut : 70 BAB 4 RANCANGAN SISTEM YANG DIUSULKAN 4.1 Prosedur yang diusulkan Prosedur yang diusulkan sebagai berikut : 1). Pelanggan memesan barang via telepon / email / fax, lalu Bagian Marketing akan masuk ke

Lebih terperinci

3. Setting Data Master

3. Setting Data Master 3. Setting Data Master Data master satuan Untuk memasukkan data satuan, pilih menu Master -> Master Satuan. Pilih tambah untuk menambah data satuan yang akan digunakan untuk satuan produk. Data master

Lebih terperinci

BAB III PROSES PENGUMPULAN DATA. III.1. Sejarah Singkat PT Kurnia Mulia Citra Lestari

BAB III PROSES PENGUMPULAN DATA. III.1. Sejarah Singkat PT Kurnia Mulia Citra Lestari BAB III PROSES PENGUMPULAN DATA III.. Sejarah Singkat PT Kurnia Mulia Citra Lestari PT Kurnia Mulia Citra Lestari adalah perusahaan swasta yang didirikan berdasarkan akta notaris no.67 dihadapan Emmy Halim.SH,

Lebih terperinci

BAB III OBJEK PENELITIAN PT. GROOVY MUSTIKA SEJAHTERA

BAB III OBJEK PENELITIAN PT. GROOVY MUSTIKA SEJAHTERA BAB III OBJEK PENELITIAN PT. GROOVY MUSTIKA SEJAHTERA III.1 Gambaran Umum Perusahaan III.1.1 Riwayat PT.Groovy Mustika Sejahtera PT.Groovy Mustika Sejahtera adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi

Lebih terperinci

MANUAL BOOK APLIKASI COMPLETE MEDICAL SOFTWARE MANAGEMENT (CMSM)

MANUAL BOOK APLIKASI COMPLETE MEDICAL SOFTWARE MANAGEMENT (CMSM) MANUAL BOOK APLIKASI COMPLETE MEDICAL SOFTWARE MANAGEMENT (CMSM) MODUL GUDANG 2014 www.sistemrumahsakit.com DAFTAR ISI A. MENU PENERIMAAN... 3 B. MENU MASTER ITEM / BARANG... 5 1. Sub-menu Master Item/Barang...

Lebih terperinci

1. MODUL GENERAL LEDGER

1. MODUL GENERAL LEDGER 1. MODUL GENERAL LEDGER Dengan memakai program SIAP pembuatan Laporan Keuangan menjadi sangat mudah, setelah jurnal diinput maka program secara otomatis akan menghasilkan : 1. General Ledger 2. Trial Balance

Lebih terperinci

BAB V SIMPULAN DAN SARAN. Setelah melakukan pengamatan dan evaluasi penelusuran atas fungsi penjualan

BAB V SIMPULAN DAN SARAN. Setelah melakukan pengamatan dan evaluasi penelusuran atas fungsi penjualan BAB V SIMPULAN DAN SARAN V.1. Simpulan Setelah melakukan pengamatan dan evaluasi penelusuran atas fungsi penjualan dan penerimaan kas PT Kurnia Mulia Citra Lestari, dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. meneruskan keinginan ayahnya untuk mengembangkan usaha yang telah dirintis

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. meneruskan keinginan ayahnya untuk mengembangkan usaha yang telah dirintis BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Latar Belakang PT. Cahaya Olo Mas 3.1.1 Sejarah Organisasi Berdirinya PT Cahaya Olo Mas diawali oleh Bapak Rinaldy Tjahaja yang ingin meneruskan keinginan ayahnya

Lebih terperinci

LAMPIRAN HASIL WAWANCARA DENGAN PERUSAHAAN. Tanya(T) : Seperti apa aplikasi yang dibutuhkan oleh PT. ENERGITAMA MULTIGUNA SOLUSI?

LAMPIRAN HASIL WAWANCARA DENGAN PERUSAHAAN. Tanya(T) : Seperti apa aplikasi yang dibutuhkan oleh PT. ENERGITAMA MULTIGUNA SOLUSI? L1 LAMPIRAN HASIL WAWANCARA DENGAN PERUSAHAAN Tanya(T) : Seperti apa aplikasi yang dibutuhkan oleh PT. ENERGITAMA MULTIGUNA SOLUSI? Jawab(J) : Kami membutuhkan aplikasi untuk kegiatan perusahaan yang mencakup

Lebih terperinci

GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING ALUR PELUNASAN PIUTANG. Diagram Alur Pelunasan Piutang CDS PLATINUM 4.4.1

GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING ALUR PELUNASAN PIUTANG. Diagram Alur Pelunasan Piutang CDS PLATINUM 4.4.1 GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING 4.3.2 ALUR PELUNASAN PIUTANG Diagram Alur Pelunasan Piutang 4.4.1 GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING 4.4.1 Daftar Tagihan Fungsi dari Daftar Tagih adalah surat perintah

Lebih terperinci

Tampilan Form Login. Form Login harus diisi oleh user apabila user ingin mengakses aplikasi sistem

Tampilan Form Login. Form Login harus diisi oleh user apabila user ingin mengakses aplikasi sistem L1 Tampilan Form Login Form Login merupakan tampilan utama aplikasi sistem informasi pembelian kredit pada PT. Multi Dimensi Persada. Form Login harus diisi oleh user apabila user ingin mengakses aplikasi

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN 3.1. Latar belakang perusahaan PT. Mitra Eka Persada, merupakan perusahaan dagang yang bergerak di bidang penjualan kertas. Awal mulanya PT. Mitra Eka Persada hanyalah

Lebih terperinci

BAB IV EVALUASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN DAN PENERIMAAN KAS PADA PT. BERNOFARM

BAB IV EVALUASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN DAN PENERIMAAN KAS PADA PT. BERNOFARM BAB IV EVALUASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN DAN PENERIMAAN KAS PADA PT. BERNOFARM IV. 1 Evaluasi Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Dan Penerimaan Kas Pada PT. Bernofarm. PT. Bernofarm merupakan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Analisis Sistem Pengendalian Intern Atas Prosedur Pembelian Barang

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Analisis Sistem Pengendalian Intern Atas Prosedur Pembelian Barang BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Sistem Pengendalian Intern Atas Prosedur Pembelian Barang Prosedur prosedur yang dilakukan oleh PT. Alliyah Agro Nusantara di dalam kegiatan operasionalnya

Lebih terperinci

BAB 4 EVALUASI DAN PEMBAHASAN

BAB 4 EVALUASI DAN PEMBAHASAN BAB 4 EVALUASI DAN PEMBAHASAN 4.1 Perencanaan Evaluasi Ada beberapa alasan mengapa harus dibuat perencanaan yang baik sebelum melakukan evaluasi yaitu memperoleh bahan bukti yang cukup, mengidentifikasi

Lebih terperinci

BAB III OBJEK PENELITIAN. Pada tanggal 6 Januari 2002 PT Prima Auto Mandiri didirikan di Tebet dengan

BAB III OBJEK PENELITIAN. Pada tanggal 6 Januari 2002 PT Prima Auto Mandiri didirikan di Tebet dengan BAB III OBJEK PENELITIAN III.1 Sejarah Singkat Perusahaan Pada tanggal 6 Januari 2002 PT Prima Auto Mandiri didirikan di Tebet dengan Akta Pendirian Nomor 12 yang dibuat oleh notaris Monica, SH. PT Prima

Lebih terperinci

BAB 4 RANCANGAN SISTEM YANG DIUSULKAN

BAB 4 RANCANGAN SISTEM YANG DIUSULKAN BAB 4 RANCANGAN SISTEM YANG DIUSULKAN 4.1 Overview Sistem baru yang diusulkan untuk PT. Karya Mandiri Persada adalah bertujuan untuk meminimalisir masalah-masalah yang ada pada sistem yang sedang digunakan

Lebih terperinci

BAB 3 Analisis dan perancangan

BAB 3 Analisis dan perancangan BAB 3 Analisis dan perancangan 3.1 Riwayat Perusahaan 3.1.1 Sejarah Perusahaan P.D. Rimba Alam Jaya berdiri pada tahun 1983 yang terletak di Jalan Srengseng Jakarta Barat, merupakan sebuah industri perdagangan

Lebih terperinci

Bab IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

Bab IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Bab IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Analisis Proses Penjualan Barang yang Sedang Berjalan Dalam menentukan proses penjualan barang yang baru, terlebih dahulu harus dilakukan analisis mengenai proses yang

Lebih terperinci

BAB III. Objek Penelitian. PT. Rackindo Setara Perkasa merupakan salah satu perusahaan swasta yang

BAB III. Objek Penelitian. PT. Rackindo Setara Perkasa merupakan salah satu perusahaan swasta yang BAB III Objek Penelitian III.1. Sejarah singkat Perusahaan PT. Rackindo Setara Perkasa merupakan salah satu perusahaan swasta yang bergerak di bidang furniture / meubel. Kegiatan utama dari perusahaan

Lebih terperinci

DIAGRAM CONTEXT (SIKLUS PENDAPATAN)

DIAGRAM CONTEXT (SIKLUS PENDAPATAN) DIAGRAM CONTEXT () Data Pesanan Barang Keuangan Data 0 Sistem Pemesanan dan Pendapatan Data Pesanan Barang berdasar PO Gudang Data Barang berdasar & Pajak Data Barang berdasar Penagihan Universitas Narotama-Surabaya

Lebih terperinci