APLIKASI ARANSEMEN MELODI EMPAT SUARA MENGGUNAKAN TEKNOLOGI JAVA SWING

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "APLIKASI ARANSEMEN MELODI EMPAT SUARA MENGGUNAKAN TEKNOLOGI JAVA SWING"

Transkripsi

1 APLIKASI ARANSEMEN MELODI EMPAT SUARA MENGGUNAKAN TEKNOLOGI JAVA SWING Antonius Redo Ciputra University Undergraduate Student UC Town, CitraLand Surabaya Trianggoro Wiradinata Ciputra University Information Technology Lecturer UC Town, CitraLand Surabaya Caecilia Citra Lestari Ciputra University Information Technology Lecturer UC Town, CitraLand Surabaya ABSTRAK Melodi merupakan serangkaian nada yang dengan mengikuti sejumlah metode metode tertentu maka melodi tersebut dapat menjadi sebuah musik yang indah. Aransemen adalah penyesuaian komposisi musik dengan nomor suara penyanyi atau instrument lain yang didasarkan pada sebuah komposisi yang telah ada sehingga esensi musiknya tidak berubah. Banyak cara yang dapat digunakan untuk melakukan aransemen melodi empat suara. Salah satu cara yang digunakan adalah dengan menggunakan akord. Dari akord tersebut kita bisa mendapatkan dapat terbentuk menjadi melodi tiga suara yaitu Soprano, Tenor dan Alto dengan bagian paling bawah dari suatu akord tersebut akan menjadi melodi dari Bass. Aplikasi ini menggunakan Java dalam pengembangannya. Java merupakan sebuah bahasa pemrograman yang dapat berjalan pada beberapa platform atau sistem operasi komputer. Java termasuk salah satu bahasa pemrograman yang berbasis dengan object, yang sering dikenal dengan nama Object Oriented Programming atau disingkat OOP. Java juga menyediakan berbagai macam library yang merupakan kumpulan program yang disertakan dalam pemrograman Java. Library tersebut berguna untuk mempermudah pembuatan aplikasi dengan menggunakan Java. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk membuat sebuah aplikasi yang dapat digunakan untuk membentuk sebuah gabungan melodi empat suara yaitu Sopran, Alto, Tenor dan Bass. Keempat suara tersebut dibentuk dengan menggunakan sebuah not yang berfungsi sebagi melodi serta akord yang mengiring melodi tersebut dengan demikian kita dapat menentukan posisi melodi baru dari keempat suara tersebut berdasarkan akord. Melodi awal akan menjadi melodi baru dari melodi sopran. Aplikasi ini dibuat untuk membantu para penyanyi yang pada khususnya bergerak di bidang paduan suara agar memudahkan mereka dalam membuat sebuah lagu. Kata kunci: Oriented Programming, Library, Platform, Soprano, Alto, Tenor, Bass PENDAHULUAN Teori Musik merupakan cabang ilmu yang mempelajari unsur- unsur musik, yang meliputi pengembangan musik, menggubah musik, serta pembawaan musik yang tentunya disertai dengan notasi musik. Musik terdiri dari beberapa bagian, seperti suara, nada, notasi, ritme, melodi, harmoni dan sebagainya. Salah satu bagian dari musik, yaitu melodi, merupakan serangkaian nada dapat menjadi sebuah musik yang indah. Paduan suara koor merupakan sebuah istilah yang merepresentasikan ensembel tersebut. Paduan suara biasanya membawakan musik yang pada umumnya dibagi menjadi empat bagian, yaitu Soprano (penyanyi suara tinggi untuk wanita), Alto (penyanyi suara rendah untuk wanita), Tenor (penyanyi suara tinggi untuk pria) dan Bass (penyanyi suara rendah untuk pria). Aransemen adalah penyesuaian komposisi musik dengan nomor suara penyanyi atau instrument lain yang didasarkan pada sebuah komposisi yang telah ada sehingga esensi musiknya tidak berubah. Salah satu cara yang digunakan adalah dengan menggunakan akord. Akord merupakan kumpulan nada yang biasanya berjumlah tiga nada atau lebih yang bila dimainkan secara bersamaan terdengar harmonis. Dalam proses pengembangannya, aplikasi ini menggunakan teknologi Java. Java merupakan sebuah bahasa pemrograman dengan beberapa keuntungan seperti multiplatform yang berarti Java dapat berjalan di beberapa platform, serta termasuk dalam bahasa pemrograman yang berbasis object, yang sering dikenal dengan nama Object Oriented Programming(OOP). Dalam kasus ini library yang digunakan adalah jmusic yang digunakan untuk membantu Java dalam mengakses file midi. Sesuai dengan rumusan masalah di atas, maka batasan permasalahan tugas akhir ini adalah: a. Aplikasi ini akan dibuat dengan menggunakan teknologi Java, yaitu J2SE (Java 2 Platform, Standard Edition) 22 T I M

2 b. Aplikasi ini akan menerima source atau input berupa file dengan extension midi dan menghasilkan sebuah output berupa file dengan extension midi pula, dengan penjelasan sebagai berikut: 1. Input yang diminta oleh aplikasi akan menggunakan file dengan extension midi yang terdiri dari 2 part yang berfungsi sebagai melodi (single notes) beserta akord yang menunjukan jalannya melodi tersebut. 2. Output yang dihasilkan berupa file dengan extension midi yang sudah dimodifikasi menjadi empat suara beserta akord dari hasil input. c. Extension midi yang digunakan akan menggunakan standar dari midi, yaitu midi 0. d. Aplikasi ini menggunakan external libray jmusic untuk membantu Java membaca serta menulis ke dalam file midi. e. File midi yang akan digunakan sebagai input akan memiliki ketentuan sebagi berikut: 1. Harus memiliki satu part melodi serta satu part akord. 2. Panjang partitur tidak lebih dari dua puluh bar bar termasuk apabila ada perulangan. 3. Part dari melodi harus merupakan single not, dengan akord minimum dua not dan maksimum empat not. f. File midi yang dihasilkan oleh aplikasi tersebut akan memiliki ketentuan sebagai berikut: 1. Akan terdiri dari melodi lima part, yaitu empat part untuk masing - masing suara beserta satu part akord. 2. Panjang partitur tidak lebih dari tiga puluh bar termasuk apabila ada perulangan. g. Aplikasi ini hanya sebatas untuk tahap perancangan musik empat suara dengan menitik beratkan pada not dan akord. h. Aplikasi ini tidak mengatur ritme serta dinamika pada musik. i. Aplikasi ini berbentuk aplikasi standalone dengan basis Java Swing. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk membuat sebuah aplikasi yang dapat digunakan untuk melakukan aransemen terhadap sebuah melodi dan chord sehingga dapat dibagi menjadi empat suara yaitu Sopran, Alto, Tenor dan Bass dalam bentuk file midi. LANDASAN TEORI Musik - Not Akord merupakan kumpulan dari tiga nada atau lebih yang apabila nada nada tersebut dimainkan maka akan menghasilkan bunyi yang harmonis. Akord yang biasanya digunakan untuk mengiringi sebuah lagu dapat dimainkan secara terputus putus ataupun secara bersamaan. Ada berbagai macam akord, antara lain akord mayor, akord minor, akord dominan ketujuh, akord diminished, dan lain sebagainya. Akord pada umumnya dituliskan dengan sistem piano, gitar ataupun hanya dituliskan dengan huruf saja. Tuts piano terdiri dari dua warna, yaitu warna putih untuk not biasa serta not hitam untuk not tambah setengah. Contohnya jika C ditambah setengah maka C menjadi C#(C kres), E ditambah setengah menjadi F(karena jarak E ke F ½).Selain memiliki nama, jarak antar not disebut interval ( C-D = 1 interval, E-F= ½ interval), lebih mudahnya anda dapat melihat di atas tuts adakah tuts warna hitam(c-d ada tuts hitam, namun E-F tidak ada sehingga bernilai ½ ).Jarak yang dimiliki not memiliki beberapa istilah nama, seperti second (jika jarak antar not benilai 2), third (jika jarak antara not bernilai 3), fourth (jika jarak antar not bernilai 4), fifth (jika jarak antar not bernilai 5), sixth (jika jarak antar not bernilai 6), seventh (jika jarak antar not bernilai 7), dan octave (jika jarak antar not bernilai 8). Gambar 2.1 menunjukkan contoh tuts piano disertai dengan nama tuts yang bersangkutan dan gambar 2.2 menunjukkan contoh dari interval. Sebuah jarak selain memiliki nilai juga memiliki kualitas yang pada umumnya disebut dengan interval quality (kualitas jarak) yang biasanya dikenal dengan beberapa istilah seperti perfect, major, minor, augmented, dan diminished. [gambar 2.1] Contoh dari tuts piano disertai dengan nama tuts yang bersangkutan. [gambar 2.2] contoh dari interval third, fifth, sixth dan octave (angka menunjukkan jarak antara not). Musik - Akord Akord mayor merupakan sebuah akord yang memiliki interval nadanya 2 1½. Akord minor, sebaliknya, merupakan sebuah akord yang interval nadanya 1½ - 2. Akord augmented adalah akord yang intervalnya 2 2 dan akord diminis memiliki interval 1½ - 1½. Gambar 2.3 adalah contoh akord mayor C dengan not C-G-E dan berjarak 2-1½ [gambar 2.3] contoh akord C (C-E-G) dengan jarak 2-1½. 23 T I M

3 Banyak cara untuk memainkan akord yang disebut dengan invers akord. Inversi akord berarti akord akord tersebut dapat dibalik urutannya (disebut balikan pertama dan balikan kedua ), misalnya C on E(C/E). Ini berarti kita harus memainkan akord dengan urutan E-G-C' bukan C-E-G. C on E adalah balikan pertama dari akord dasar C. Balikan keduanya adalah C on G yaitu G-C'- E'. Gambar 2.4 menunjukkan contoh dari akord C balikan pertama dan gambar 2.5 menunjukkan contoh dari akord C balikan kedua. [gambar 2.4] contoh akord C balikan pertama [gambar 2.5] contoh akord C balikan kedua. Musik - Four Part Harmony Mengkomposisi sebuah dibutuhkan pengetahuan progresi akord (chord progression), yang berarti menciptakan harmoni dengan empat bagian akord yang memenuhi aturan dari counterpoint. Dalam istilah musik, counterpoint merupakan hubungan antara dua atau lebih suara yang independen dalam kontur dan irama dan saling bergantung secara harmoni.progresi akord biasanya ditulis menggunakan 4 tekstur suara, bass line(garis bass), dengan 3 upper voices terdiri dari sopran (not paling atas), tenor (not paling bawah), dan alto (not tengah). Seperi yang sudah sedikit dijelaskan di atas, untuk dapat membuat sebuah melodi empat suara maka diperlukan sebuah aturan yang disebut dengan counterpoint. Untuk dapat menulis counterpoint yang baik, ada beberapa aturan yang harus diperhatikan. Aplikasi ini akan menggunakan tiga aturan dari counterpoint untuk membantu proses pemecahan suara. Ketiga aturan tersebut adalah: 1. Fifth atau octave sangatlah dianjurkan untuk tidak bersebelahan. Apabila menggunakan octave dan fifth ada baiknya kalo penggunaanya tidak bersebelahan baik dalam contrary motion ataupun parallel motion. Gambar 2.8 menunjukkan contoh dari gerakan berlawanan pada notasi balok dangambar 2.9 menunjukkan contoh dari gerakan paralel pada notasi balok. Parallel berarti apabila sebuah not dengan jarak yang sama terulang kembali dalam posisi not yang sama, misalnya dari not do ke not sol. Contrary sebaliknya apabila posisi not tersebut berlawanan, misalnya dari not la ke not mi. Gambar 2.10 menunjukkan contoh dari fifth paralel, octave paralel serta fifth contrary yang tidak boleh digunakan. [gambar 2.8] contoh dari contrary motion [gambar 2.9] contoh dari parallel motion [gambar 2.10] contoh dari parallel fifth, parallel octave, serta contrary fifth (angka menunjukkan jarak antara not) 2. Direct fifth atau direct octave juga tidak dianjurkan untuk digunakan. Ada juga batasan yang harus diikuti ketika fifth dan octave akan ditulis atau dengan kata lain apa yang terjadi sebelum interval. Fifth dan octave hanya bisa didekati oleh contrary motion dan obligue motion. Gambar 2.11 menunjukan contoh dari gerakan obligue. Direct artinya antara not yang satu dengan not yang lain memiliki arah gerakan yang sama. Sebagai contoh, dari not sol menuju ke not me maka gerakkannya akan membentuk sebuah garis yang menunjuk ke bawah sedangkan apabila ada sebuah gerakan dari not do menuju ke not re maka gerakannya akan membentuk sebuah garis yang menunjuk ke atas. Sebuah gerakan direct akan terjadi apabila kedua garis itu memiliki arah yang sama antara keempat not tersebut sedangkan gerakan contrary akan terjadi apabila garis tersebut memiliki arah yang berlawanan. Gambar 2.12 menunjukkan contoh dari gerakan direct dalam fifth dan octave. Obligue terjadi apabila ada gerakan dari sebuah not dan not yang lainnya tetap pada not yang sama. [gambar 2.11] contoh dari obligue motion [gambar 2.12] contoh dari direct fifth dan direct octave (angka menunjukkan jarak antara not). Score (Contains any number of Parts) Part (Contains any number of Phrases) Phrase (Contains any number of Notes.) Note (Holds information about a single musical event.) 3. B atasi peng gunaa n third dan sixth. 24 T I M

4 Akan lebih baik untuk tidak dapat menggunakan third dan sixth lebih dari tiga kali, karena hal tersebut akan membuat lagu menjadi membosankan. Gambar 2.13 menunjukkan contoh aturan dalam membatasi penggunaan third dan sixth. [gambar 2.13] contoh dari penggunaan aturan penggunaan third dan sixth (angka menunjukkan jarak antara not). Selain dari aturan counterpoint tersebut, pembentukan melodi empat suara juga harus mengarah pada kemampuan menyanyi untuk setiap suara. Setiap suara memiliki range (tingkat nada) yang berbeda beda, s soprano memiliki range dari nada C4 hingga nada A5, alto memiliki range dari G3 hingga nada D5, tenor memiliki range dari nada C3 hingga nada F4, dan Bass memiliki range dari nada E2 hingga nada D4. Java Pembangunan aplikasi aransemen ini menggunakan bahasa pemrograman Java, dengan platform J2SE. Aplikasi SATB-Builder! ini akan dilengkapi dengan Graphical User Interface (GUI), yaitu sebuah interface yang digunakan dan dilihat oleh pengguna untuk dapat berinteraksi dengan aplikasi yang bersangkutan. Untuk membantu proses penyimpanan data, aplikasi ini akan menggunakan struktur data ArrayList dan HashMap. Java memiliki beberapa keuntungan, seperti Java merupakan salah satu bahasa pemrograman berbasis objek, atau lebih sering dikenal dengan nama Object Oriented Programming atau disingkat OOP. Selain itu, Java dapat berjalan pada berbagai macam platform. Java dikompilasi ke dalam kode byte sehingga memungkinkan aplikasi untuk dapat berjalan secara konsisten pada platform mana pun. jmusic JMusic adalah sebuah library yang ditulis untuk para musisi dalam bahasa pemrograman Java. Dalam pengembangannya, jmusic ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah library sederhana tetapi cukup canggih untuk memungkinkan komposer melakukan pekerjaan yang mereka. jmusic dirancang untuk digunakan sebagai alat komposisi, sehingga terutama dirancang untuk musisi, bukan programer. Namun, banyak orang menemukan jmusic API berguna untuk pengembangan perangkat lunak musik, khususnya untuk instrumen digital. Figur 2.1 menunjukkan struktur data dari jmusic. Figur 2.1 Struktur Data dari jmusic. ALGORITMA Aplikasi SATB-Builder! ini disusun dengan alur pengerjaan sebagai berikut: 1. Melakukan klik pada tombol Add File. Pada waktu tombol bersangkutan ditekan maka memanggil fungsi loadphraselist pada Midi Reader. Ketiga fungsi akan mengambil sebuah file untuk digunakan sebagai input dari aplikasi. 2. Melakukan klik pada tombol Convert. Pada waktu tombol bersangkutan ditekan maka beberapa fungsi akan dijalankan segara bergantian. Fungsi yang pertama adalah fungsi buildsatb dari Satb Builder. Yang berikutnya adalah fungsi checkphrases dari Satb Analyzer dan yang terakhir adalah fungsi savephraselist dari Midi Writer. Fungsi fungsi tersebut akan melakukan pemrosesan terhadap input, dimulai dari proses pemecahan suara hingga menyimpan hasilnya ke dalam file midi. 3. Melakukan klik pada tombol View Score. Pada waktu tombol bersangkutan ditekan maka fungsi openapplication dari Midi Sheet Music akan dijalankan. Fungsi ini akan memanggil aplikasi MidiSheetMusic yang akan digunakan sebagai aplikasi untuk menampilkan file midi. 4. Melakukan klik pada tombol View Notes. Pada waktu tombol bersangkutan ditekan maka fungsi opennotes dari Notes Builder yang berfungsi untuk membuat catatan sebagai hasil dari analisa hasil pemecahan suara. Modul Utama Controller Modul ini berfungsi untuk mengatur jalannya aplikasi SATB-Builder!. Modul ini dikenal dengan nama controller. Modul ini memiliki dan menggunakan seluruh kelas yang ada dalam aplikasi ini. Gambar 3.1 menunjukkan flowchart dari controller. Segmen Algoritma 3.1 merupakan algoritma yang melengkapi Controller. Algoritma Controller (file: File) //Fungsi : Menjalankan applikasi SATB-Builder! //Input : Sebuah file yang akan diproses //Variabel yang digunakan: filename dengan tipe data String, newmidifilename dengan tipe data String, notesfilename dengan tipe data String, phraselist dengan tipe data ArrayList<Phrase>, newphraselist dengan tipe data ArrayList<Phrase>, text dengan tipe data ArrayList<String>, tempo dengan tipe data double //Ouput: tidak mengembalikan nilai MULAI file file input dari user filename ambil nama file newmidifilename result_ + filename phraselist Panggil fungsi: loadphraselist(filename) tempo Panggil fungsi : getscoretempo(filename) newphareslist Panggil fungsi: buildsatb(phraselist) text Panggil fungsi : checkphrases(newphraselist) Panggil fungsi : savephraselist(tempo, newphraselist, newmidifilename) AKHIR Segmen Algoritma 3.1 Controller Modul Input Modul ini digunakan untuk mengambil input berupa file dengan extension midi dan memasukkan isi dari file tersebut ke dalam daftar(list) yang dapat 25 T I M

5 digunakan untuk menyimpan sejumlah data dengan jumlah tak terbatas. Modul Output Modul ini digunakan untuk menulis file dengan extension midi dari hasil pemecahan suara SATB. Segmen Algoritma 3.3 menunjukkan algoritma yang melengkapi modul output. Modul Satb Builder Modul ini digunakan untuk membentuk SATB dari melodi dan akord. Modul ini akan melakukan cek pada setiap note dalam setiap phrase untuk melihat apakah note tersebut dapat dimasukkan ke dalam tipe suara tertentu (soprano, alto, tenor dan bass). Modul Satb Analyzer Modul ini berfungsi untuk melakukan pengecekan harmoni terhadap hasil dari pecahan suara SATB yang sudah dibentuk dari modul sebelumnya. Gambar 3.1 menunjukkan flowchart dari controller IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN Bab ini menjelaskan tentang proses pembuatan aplikasi secara garis besar. Aplikasi Aransemen Melodi Empat Suara ini menggunakan empat modul besar seperti yang sudah dijelaskan pada bab sebelumnya. Aplikasi ini diatur oleh sebuah class yang berfungsi untuk mengatur flow dari aplikasi. Class tersebut dikenal sebagai Controller, dimana class tersebut memiliki class class yang lain, seperti MyMidiReader, MyMidiWriter, SatbBuilder, SatbAnalyzer, MidiSheetMusic dan Utilities. Di bawah ini merupakan model dari aplikasi yang dituliskan dalam sebuah UML. Controller tersebut memiliki beberapa fungsi yang memiliki dua tujuan yang berbeda, yang pertama adalah sebagai fungsi yang menunjang proses pembuatan GUI dan yang kedua adalah untuk membantu proses jalannya aplikasi. EventHandler merupakan sebuah class yang berfungsi sebagai listener atau pendengar dari setiap aksi yang dilakukan oleh pengguna, seperti button yang diklik, pada saat memanggil item, dan lain sebagainya. Class MyMidiReader berfungsi untuk membaca file Midi dan mengambil isi dari file Midi tersebut serta menyimpannya ke dalam variabel phraselist. Fungsi lainnya getphraselist() berfungsi untuk membantu Controller untuk mengambil variabel phraselist tersebut dan menyimpannya kembali ke dalam variabel phraselist yang dimiliki oleh Controller. Fungsi gettempo() dan settempo(double tempo) berfungsi untuk menyimpan dan mengambil tempo yang sudah dibaca dari file Midi sebelumnya. Class SatbBuilder berfungsi untuk melakukan pengecekan terhadap setiap not yang ada dalam phraselist apakah not not tersebut sudah terpisah menjadi empat bagian suara dan not not tersebut sudah ada dalam range yang cocok dengan suara bersangkutan. Fungsi Gambar 4.1. Mock up dari SATB-Builder!. getphrasetype(phrase phrase) berfungsi untuk mengecek termasuk dalam tipe suara apa dari sebuah phrase. 26 T I M

6 Untuk melakukan pengecekan pada setiap not KESIMPULAN DAN SARAN untuk tidak memperbolehkan adanya parallel fifth dan parallel octave secara bersebelahan maka digunakanlah fungsi fungsi dari class SatbAnalyzer. Fungsi makedistancepositive(int distance) akan merubah setiap distance yang ada menjadi bernilai positif sedangkan fungsi Gambar Tampilan akhir dari SATB-Builder!. isparalleloctaveorfifth akan membantu Controller untuk melakukan pengecekan terhadap aturan bersangkutan dilengkapi dengan penggunaan fungsi isperfectfifth(note Kesimpulan Setelah dilakukan uji coba, maka simpulan yang diperoleh adalah aplikasi ini dapat digunakan sebagai draft firstnote, Note secondnote) dan fungsi dalam proses aransemen melodi empat suara, namun isperfectoctave(note firstnote, Note secondnote). Class MyMidiWriter merupakan class yang dapat aplikasi ini masih belum berhasil secara sempurna. Kekurangan yang dimiliki oleh aplikasi ini, antara lain: digunakan untuk meyimpan hasil dari setiap phrase yang telah dibuat oleh class class sebelumnya ke dalam 1. Terdapat kesalahan pada perhitungan durasi. Dari analisa uji coba yang dilakukan, kesalahan sebuah file Midi. Fungsi yang digunakan adalah tersebut berasal dari perpustakaan luar yaitu jmusic. savephraselist(double tempo, ArrayList<Phrase> Hal ini disimpulkan setelah dilakukan pengujian lebih phraselist). lanjut namun hasil tetap tidak bisa sesuai dengan yang Class MidiSheetMusic dibuat untuk memanggil aplikasi MidiSheetMusic yang merupakan sebuah aplikasi diharapkan, maka ada baiknya apabila perpustakaan jmusic tersebut diganti dengan perpustakaan lainnya. lain terpisah dari modul modul dari aplikasi ini. Class Utilites merupakan class yang digunakan untuk class bantuan yang digunakan untuk melakukan pengecekan apakah not atau phrase tertentu termasuk dalam tipe suara tertentu. Fungsi lain yang bisa didapatkan dari class tersebut adalah berbagai fungsi print yang dapat digunakan untuk mencetak isi score. 2. Pembacaan not pada setiap phrase tidak akurat. Hal tersebut terjadi diduga karena terdapat kesalahan pada saat pembacaan file midi sehingga masih ada sebagian dari not yang tidak sesuai pada tempatnya. Sehingga untuk melanjutkan ke tahap berikutnya hasilnya pun akan menjadi tidak sesuai dengan yang diharapkan. Maka dari itu perlu adanya Aplikasi SATB-Builder! ini menggunakan tinjauan serta uji coba lebih lanjut terhadap algoritma teknologi Java Swing dalam proses pengembangannya agar pengguna dapat lebih mudah dalam menggunakan modul input yang berfungsi untuk membaca file midi dengan perpustakaan jmusic. aplikasi. Dengan adanya Swing, pengguna aplikasi tidak 3. Tampilan hasil dari aplikasi MidiSheetMusic perlu lagi untuk menjalankan menggunakan program dengan menggunakan sistem teks(console). Untuk masalah desain tampilan aplikasi, aplikasi ini memberikan suatu desain yang cukup sederhana namun dapat memuat kebutuhan pengguna. Aplikasi ini memiliki beberapa fungsi penting seperti tombol, status bar serta tidak sesuai dengan standar penulisan notasi balok. Aplikasi ini menggunakan aplikasi third-party yaitu MidiSheetMusic untuk menampilkan file midi yang dihasilkan oleh aplikasi SATB-Builder!. Setelah dilakukan pengujian ulang dengan menggunakan aplikasi lain yaitu, cakewalk, ternyata tampilan dari input bar. Tombol tombol berfungsi untuk hasil adalah benar yaitu dapat menampilkan hasil baik merepresentasikan fitur fitur yang dimiliki oleh SATB- Builder!, status bar berfungsi untuk mengetahui sampai mana proses yang dilakukan selama ini. Yang terakhir, input bar akan menginfokan file mana yang digunakan dalam kunci musik GGFF ataupun GGGF sesuai urutan Soprano, Alto, Tenor, Bass. Jadi dapat disimpulkan bahwa kesalahan ini adalah murni kesalahan dari MidiSheetMusic. sebagai input. Gambar 4.1 menunjukkan mock up dari 4. Algoritma satb builder tidak dapat menghasilkan aplikasi SATB-Builder! Sedangkan gambar % keakuratan. menunjukkan hasil tampilan akhir dari aplikasi SATB- Builder!. Keakuratan 100% tersebut tidak dapat dicapai karena masih ada beberapa kekurangan seperti, not yang keluar dari pitch suara yang bersangkutan serta not yang melenceng dari phrase yang seharusnya. Diduga kesalahan ini terjadi juga karena pembacaan 27 T I M

7 file midi namun masih harus dibuktikan dengan pengujian lebih lanjut. 5. Algoritma Satb analyzer sudah bisa melakukan pengecekan terhadap hasil pemecahan suara. Aplikasi ini juga belum bisa untuk membenarkan hasil pemecahan suara SATB sesuai dengan teori yang ada namun sudah dapat melakukan pengecekan terhadap hasil pemecahan suara tersebut. Saran Pengembangan Berikut adalah saran pengembangan terhadap aplikasi yang telah dibu 1. Perbaikan algoritma untuk menjaga kesesuaian dengan perpustakaan jmusic, atau sebagai pilihan lain mengganti perpustakaan yang digunakan dalam aplikasi bersangkutan. 2. Analisa terhadap hasil dari pemecahan suara sebaiknya lebih dipertajam dengan menggunakan lebih banyak teori seperti false relation, voice overlapping, voice crossing serta teori harmoni empat suara lainnya sehingga hasilnya dapat menjadi lebih akurat. 3. Penggunaan aplikasi third-party MidiSheetMusic sebaiknya diganti dengan aplikasi lain yang dapat lebih memenuhi kebutuhan dari pengguna khususnya pada kunci musik serta standarisasi penulisan notasi balok. DAFTAR PUSTAKA 1 Farrell, Joyce Java Programming, Third Edition. Massachusetts:Thomson Course Technology. 2 Miles, Russ and Kim Hamilton. (2006). Learning UML 2.0. USA: O'Reilly. 3 Pressman, Roger S. (2005). Software Engineering: A Practitioner 's Approach. Sixth Edition. New York: McGraw-Hill. 4 Pilhofer, Michael & Day, Holly Music Theory for Dummies. Indianapolis:Wiley Publishing, Inc., Hakim Rachman & Sutarto.2009.Mastering Java.Jakarta: PT Gramedia 1 Anglia Ruskin University Harvard System of Referencing Guide. [Online] Available ard_id=63 [Accessed 30 June 2010] 2 Brooklyn Conservatory.2009.Adult Theory III. [Online] 3 Avaliable ss12.php [Accessed 25 January 2010] 4 jmusic.1998.jmusic Music Composition in Java. [Online] 5 Available [Accessed 25 January 2010] 6 Mickey,Koth Vocal Ranges. [Online] Available tm [Accessed 30 June 2010] 7 Southern Methodist University.Principles of Part Writing. [Online] Available [Accessed 30 June 2010] 8 Connexions.2010.Consonance and Dissonance. [Online] Available [Accessed 30 June 2010] 9 The Free Dictionary.2003.False Relation. [Online] Available [Accessed 30 June 2010] 10 The Free Dictionary.2003.Four-Part Harmony. [Online] Available [Accessed 30 June 2010] 11 The Free Dictionary.2003.Musical Note. [Online] Available [Accessed 30 June 2010] 12 The Free Dictionary.2003.Chord. [Online] Available 13 [Accessed 30 June 2010] 14 Chapman,James.2004.Software Development Life Cycle. [Online] Available [Accessed 30 June 2010] 28 T I M

BAB III ANALISA MASALAH DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA MASALAH DAN PERANCANGAN SISTEM 45 BAB III ANALISA MASALAH DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1. Permasalahan yang Ada Sering kali user kesulitan membuat musik untuk menjadi sebuah lagu yang baik, Masalah yang dihadapi adalah terbatasnya penyediaan

Lebih terperinci

BAB III ANALISA MASALAH DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA MASALAH DAN PERANCANGAN SISTEM 34 BAB III ANALISA MASALAH DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1. Permasalahan yang ada Sering kali user kesulitan mengarang musik untuk menjadi sebuah lagu yang baik, Masalah yang dihadapi adalah terbatasnya penyediaan

Lebih terperinci

Unsur Musik. Irama. Beat Birama Tempo

Unsur Musik. Irama. Beat Birama Tempo Unsur- Unsur Musik Unsur Musik Bunyi Irama Notasi Melodi Harmoni Tonalitas Tekstur Gaya musik Pitch Dinamika Timbre Beat Birama Tempo Musik adalah bagian dari bunyi, namun bunyi dalam musik berbeda dengan

Lebih terperinci

PERANCANGAN SISTEM PENGENALAN NADA TUNGGAL KEYBOARD (ORGEN) PADA PC BERBASIS MATLAB

PERANCANGAN SISTEM PENGENALAN NADA TUNGGAL KEYBOARD (ORGEN) PADA PC BERBASIS MATLAB PERANCANGAN SISTEM PENGENALAN NADA TUNGGAL KEYBOARD (ORGEN) PADA PC BERBASIS MATLAB Supriansyah 1, Dr. Yeffry Handoko Putra, MT 2 1 Jurusan Teknik Komputer Unikom, 2 Jurusan Magister Sistem Informasi Unikom

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. penting. Notasi musik merupakan media agar hasil karya musik seseorang

BAB I PENDAHULUAN. penting. Notasi musik merupakan media agar hasil karya musik seseorang 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dalam dunia seni musik, notasi merupakan salah satu komponen yang penting. Notasi musik merupakan media agar hasil karya musik seseorang dapat dimainkan kembali. Lagu-lagu

Lebih terperinci

BAB III Analisis. Gambar III.1 Rancangan Pemrosesan

BAB III Analisis. Gambar III.1 Rancangan Pemrosesan BAB III Analisis Bab ini memuat analisis yang dilakukan dalam penulisan Tugas Akhir, berupa analisis terhadap rancangan pemrosesan, yang dibagi menjadi bagian Preprosesor, Algoritma Genetika, dan bagian

Lebih terperinci

PERANCANGAN APLIKASI PEMBELAJARAN NOTASI MUSIK PIANO UNTUK MELATIH MENINGKATKAN KECERDASAN MANUSIA MENGGUNAKAN VISUAL BASIC 6.0

PERANCANGAN APLIKASI PEMBELAJARAN NOTASI MUSIK PIANO UNTUK MELATIH MENINGKATKAN KECERDASAN MANUSIA MENGGUNAKAN VISUAL BASIC 6.0 PERANCANGAN APLIKASI PEMBELAJARAN NOTASI MUSIK PIANO UNTUK MELATIH MENINGKATKAN KECERDASAN MANUSIA MENGGUNAKAN VISUAL BASIC 6.0 Ermayanti Astuti, M.Kom 1,2 Teknik Informatika Komputer, Fakultas Ilmu Komputer,

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN Dalam bab ini akan dijelaskan mengenai latar belakang dari pengambilan materi Tugas Akhir, tujuan maupun hasil yang diharapkan, ruang lingkup yang membatasi permasalahan yang dibahas,

Lebih terperinci

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA Pada bab ini penulis menguraikan landasan teori, kerangka pikir, pengetahuan dan teknik yang digunakan untuk membangun sistem ini. 2.1. Biola Biola adalah sebuah alat musik dawai

Lebih terperinci

Tes Teori Tambahan Pengganti Nilai Kurang pada Kegiatan Praktik

Tes Teori Tambahan Pengganti Nilai Kurang pada Kegiatan Praktik Nama Kelas/No. Absen :. :. Tes Teori Tambahan Pengganti Nilai Kurang pada Kegiatan Praktik MATERI : Nada dan Interval 1. Standar nada secara internasional ditetapkan nada a adalah... A. 400 Hz B. 220 Hz

Lebih terperinci

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI. membangun aplikasi transposisi akord lagu berbasis android. parameter dalam

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI. membangun aplikasi transposisi akord lagu berbasis android. parameter dalam BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI 2.1 TINJAUAN PUSTAKA Tinjauan pustaka pada penelitian ini merupakan referensi penulis dalam membangun aplikasi transposisi akord lagu berbasis android. parameter

Lebih terperinci

Penerapan akor pokok dalam tangga nada mayor 1# - 7# pada pianika

Penerapan akor pokok dalam tangga nada mayor 1# - 7# pada pianika Penerapan akor pokok dalam tangga nada mayor 1# - 7# pada pianika Disajikan dalam seminar sehari Jurusan Pendidikan Sendratasik FBS UNP pada tanggal 9 Juli 2010 Oleh: Syeilendra JURUSAN PENDIDIKAN SENDRATASIK

Lebih terperinci

BASIC HARMONY INTERVALS

BASIC HARMONY INTERVALS BASIC HARMONY INTERVALS Oleh: Fikry Fatullah Interval adalah jarak antara 2 nada, kemampuan untuk mengidentifikasi interval secara instant adalah kemampuan yang harus dimiliki dengan baik terutama bagi

Lebih terperinci

January 1 HARMONI MANUAL DIKTAT KULIAH. Oleh: HANNA SRI MUDJILAH HENI KUSUMAWATI. JURUSAN PENDIDIKAN SENI MUSIK FBS, UNY

January 1 HARMONI MANUAL DIKTAT KULIAH. Oleh: HANNA SRI MUDJILAH HENI KUSUMAWATI. JURUSAN PENDIDIKAN SENI MUSIK FBS, UNY HARMONI MANUAL January 1 2011 Oleh: HENI KUSUMAWATI (heni_kusumawati@uny.ac.id) DIKTAT KULIAH JURUSAN PENDIDIKAN SENI MUSIK FBS, UNY BAB I PENGENALAN AKOR PRIMER (I, IV, dan V) A. Akor Tonika (I), Akor

Lebih terperinci

PENERAPAN AKOR POKOK DALAM TANGGA NADA MAYOR 1# - 7# PADA PIANIKA

PENERAPAN AKOR POKOK DALAM TANGGA NADA MAYOR 1# - 7# PADA PIANIKA PENERAPAN AKOR POKOK DALAM TANGGA NADA MAYOR 1# - 7# PADA PIANIKA Disajikan dalam seminar sehari Jurusan Pendidikan Sendratasik Pada Tanggal 9 Juli 2010 Oleh: SYEILENDRA JURUSAN PENDIDIKAN SENDRATASIK

Lebih terperinci

BAB 1 Pendahuluan. Sedangkan belajar bermain alat musik ada dua tahapan, yaitu :

BAB 1 Pendahuluan. Sedangkan belajar bermain alat musik ada dua tahapan, yaitu : BAB 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Masalah Music washes away from the soul the dust of everyday life atau musik memberi kesejukan pada manusia sebagai penyeimbang dalam beraktivitas), demikian Johann

Lebih terperinci

Rancang Bangun Aplikasi Piano Virtual Menggunakan Teknologi Augmented reality dan Vuforia SDK

Rancang Bangun Aplikasi Piano Virtual Menggunakan Teknologi Augmented reality dan Vuforia SDK Rancang Bangun Aplikasi Piano Virtual Menggunakan Teknologi Augmented reality dan Vuforia SDK Rahma Fida Fadhilah, Nanik Suciati, dan Wijayanti Nurul Khotimah Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi

Lebih terperinci

APLIKASI PENULISAN NOT BALOK GUNA PENYUARAAN PIANO DAN VIOLIN

APLIKASI PENULISAN NOT BALOK GUNA PENYUARAAN PIANO DAN VIOLIN APLIKASI PENULISAN NOT BALOK GUNA PENYUARAAN PIANO DAN VIOLIN Rudy Adipranata 1, Natania Sanjaya, Rolly Intan 2 Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Kristen Petra Jl. Siwalankerto

Lebih terperinci

Drs. Heri Yonathan, M.Sn HARMONI SATB UNTUK SMK SEMESTER 1 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN 2013

Drs. Heri Yonathan, M.Sn HARMONI SATB UNTUK SMK SEMESTER 1 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN 2013 Drs. Heri Yonathan, M.Sn HARMONI SATB UNTUK SMK SEMESTER 1 ii KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN 2013 KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat

Lebih terperinci

Oleh: Dr. A. M. Susilo Pradoko, M.Si dan Dr. Ayu Niza Machfauzia, M.Pd. dan Pendidikan Seni Musik FBS UNY.

Oleh: Dr. A. M. Susilo Pradoko, M.Si dan Dr. Ayu Niza Machfauzia, M.Pd. dan Pendidikan Seni Musik FBS UNY. Aransemen Musik Anak Secara Kreatif dengan Canon Progresi Akor, Filler Melodi, Iringan Ostinato dan Pembelajaran Ekspresi Musik Secara Kreatif Melalui Progresi Akor Oleh: Dr. A. M. Susilo Pradoko, M.Si

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. dapat menghasilkan suara yang enak untuk didengar.

BAB I PENDAHULUAN. dapat menghasilkan suara yang enak untuk didengar. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan berkembangnya jaman, teknologi yang sekarang banyak digunakan untuk membantu pekerjaan manusia pun juga semakin berkembang pesat. Bukan hanya teknologi

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Secara umum, rencana dapat diartikan sebagai suatu garis-garis besar haluan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Secara umum, rencana dapat diartikan sebagai suatu garis-garis besar haluan BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Perencanaan Secara umum, rencana dapat diartikan sebagai suatu garis-garis besar haluan untuk bertindak dalam usaha mencapai sasaran yang telah ditentukan (Ambarjaya, 2012:84).

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. dari sudut struktual maupun jenisnya dalam kebudayaan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (1990:602) Musik adalah ilmu atau

BAB I PENDAHULUAN. dari sudut struktual maupun jenisnya dalam kebudayaan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (1990:602) Musik adalah ilmu atau BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Musik adalah salah satu media ungkapan kesenian, musik mencerminkan kebudayaan masyarakat pendukungnya. Di dalam musik terkandung nilai dan norma-norma yang menjadi

Lebih terperinci

BAB IV Perancangan dan Implementasi

BAB IV Perancangan dan Implementasi BAB IV Perancangan dan Implementasi Bab ini memuat perancangan dan implementasi yang dilakukan dalam penulisan Tugas Akhir, mencakup deskripsi dan lingkungan implementasi perangkat lunak, rancangan dan

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Pada bab ini dijelaskan teori mengenai memori, relative pitch, jenis-jenis

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Pada bab ini dijelaskan teori mengenai memori, relative pitch, jenis-jenis BAB II TINJAUAN PUSTAKA Pada bab ini dijelaskan teori mengenai memori, relative pitch, jenis-jenis interval, serta perancangan alat ukur relative pitch. A. Memori 1. Definisi Memori Memori, dalam Kamus

Lebih terperinci

BAB 4 METODOLOGI PEMECAHAN MASALAH DAN PERANCANGAN. 4.1 Model Rumusan Masalah dan Pengambilan Keputusan

BAB 4 METODOLOGI PEMECAHAN MASALAH DAN PERANCANGAN. 4.1 Model Rumusan Masalah dan Pengambilan Keputusan BAB 4 METODOLOGI PEMECAHAN MASALAH DAN PERANCANGAN 4.1 Model Rumusan Masalah dan Pengambilan Keputusan Suara yang dihasilkan manusia merupakan sinyal analog. Setelah melalui proses perekaman, suara ini

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang [1] Pentatonic merupakan tangga nada dalam musik yang tersusun dari lima nada. Pentatonic sering kali digunakan dalam musik rock dan blues. Pentatonic Scale atau tangga

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS KOMPOSISI

BAB III ANALISIS KOMPOSISI BAB III ANALISIS KOMPOSISI Komposisi Tema dan Variasi berdasarkan lagu Mansibin Siraben untuk solo gitar ini memiliki struktur yang terdiri dari sebuah tema utama dan lima macam variasi dengan coda sebagai

Lebih terperinci

CARA MUDAH MENENTUKAN AKOR SUATU LAGU

CARA MUDAH MENENTUKAN AKOR SUATU LAGU CARA MUDAH MENENTUKAN AKOR SUATU LAGU Abstrak Akor adalah unsur pokok dalam mengiringi lagu karena akor akan menjadi patokan untuk menentukan nada-nada yang akan dimainkan oleh instrumen yang digunakan

Lebih terperinci

HARMONI MODERN. UNTUK SMK Semester 2. Drs. Heri Yonathan, M.Sn. iii

HARMONI MODERN. UNTUK SMK Semester 2. Drs. Heri Yonathan, M.Sn. iii Drs. Heri Yonathan, M.Sn. HARMONI MODERN UNTUK SMK Semester 2 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN 2013 iii Harmoni modern KATA PENGANTAR Puji syukur kami

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. suara, video, animasi, virtual 3D, dan sebagainya bisa diakses bisa diakses kapan

BAB I PENDAHULUAN. suara, video, animasi, virtual 3D, dan sebagainya bisa diakses bisa diakses kapan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Saat ini, pesatnya perkembangan teknologi telah membawa banyak perubahan dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Salah satu aspek tersebut adalah dalam hal

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS KARYA

BAB III ANALISIS KARYA BAB III ANALISIS KARYA Komposisi Sonata Piano Berdasarkan tiga lagu dolanan Jawa Tengah yaitu Gundul-gundul Pacul, Cublak-Cublak Suweng, dan Suwe Ora Jamu, untuk piano tunggal terdapat tiga movement, antara

Lebih terperinci

BASIC HARMONY TRIADS

BASIC HARMONY TRIADS BASIC HARMONY TRIADS Oleh: Fikry Fatullah Pada kesempatan ini kita akan membahas bentuk paling dasar dari sebuah chord yakni triad. Chord adalah dua atau lebih nada yang disusun dan dibunyikan secara bersamaan,

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. dan sistem operasi dengan spesifikasi sebagai berikut: 1. Processor: Intel Pentium, Core Duo, 1.

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. dan sistem operasi dengan spesifikasi sebagai berikut: 1. Processor: Intel Pentium, Core Duo, 1. BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Lingkungan Perancangan Dalam perancangan program simulasi ini, penulis menggunakan komputer dan sistem operasi dengan spesifikasi sebagai berikut: 1. Processor: Intel

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. dan memiliki jarak 12 langkah nada. Satu oktaf memiliki 8 nada. Oktaf biasanya

BAB 1 PENDAHULUAN. dan memiliki jarak 12 langkah nada. Satu oktaf memiliki 8 nada. Oktaf biasanya BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Oktaf suara merupakan bagian penting dalam menyanyikan sebuah lagu. Oktaf suara adalah adalah nada-nada yang berada pada rentang dengan nama sama dan memiliki

Lebih terperinci

Pendeteksian Plagiarisme Musik dengan Algoritma Boyer- Moore

Pendeteksian Plagiarisme Musik dengan Algoritma Boyer- Moore Pendeteksian Plagiarisme Musik dengan Algoritma Boyer- Moore Nicholas Rio - 13510024 1 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha 10

Lebih terperinci

ABSTRAK. Kata kunci: biola, Fast Fourier Transform, konversi, nada, not balok. vi Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK. Kata kunci: biola, Fast Fourier Transform, konversi, nada, not balok. vi Universitas Kristen Maranatha ABSTRAK Musik merupakan suatu sarana yang dapat membantu manusia dalam menyimpan dan mengapresiasi karyanya dan biasanya digambarkan dalam bentuk notasi balok dengan unsur-unsur paranada, garis birama,

Lebih terperinci

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN. rekaman suara, yang terdiri atas empat jenis suara manusia dengan porsi yang

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN. rekaman suara, yang terdiri atas empat jenis suara manusia dengan porsi yang BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN 5.1 Ekstraksi Hasil Pengumpulan Data Data yang dikumpulkan pada proses awal penelitian adalah sebesar 20 rekaman suara, yang terdiri atas empat jenis suara manusia dengan porsi

Lebih terperinci

Makalah. Teori Dasar Musik. Riko Repliansyah Anisa Purnama Sari. Riski Okta Mayasari. Dosen Pengampu: Pebrian Tarmizi,M.Pd Mata Kuliah : Seni Musik

Makalah. Teori Dasar Musik. Riko Repliansyah Anisa Purnama Sari. Riski Okta Mayasari. Dosen Pengampu: Pebrian Tarmizi,M.Pd Mata Kuliah : Seni Musik Makalah Teori Dasar Musik Dosen Pengampu: Pebrian Tarmizi,M.Pd Mata Kuliah : Seni Musik Disusun oleh kelompok 3 Riko Repliansyah Anisa Purnama Sari Fitri Ramadayanti Riski Okta Mayasari (A1G016091) Kelas

Lebih terperinci

PEMBELAJARAN PADUAN SUARA PADA SISWA SD NEGERI 1 SUKODADI LAMONGAN DENGAN METODE MENDENGARKAN. Oleh : AINUN AKHSIN

PEMBELAJARAN PADUAN SUARA PADA SISWA SD NEGERI 1 SUKODADI LAMONGAN DENGAN METODE MENDENGARKAN. Oleh : AINUN AKHSIN PEMBELAJARAN PADUAN SUARA PADA SISWA SD NEGERI 1 SUKODADI LAMONGAN DENGAN METODE MENDENGARKAN Oleh : AINUN AKHSIN 102134234 Abstrak Dalam proses pembelajaran paduan suara di SDN 1 Sukodadi Lamongan siswa

Lebih terperinci

Perancangan MP3 Player dengan Visual C# 2010

Perancangan MP3 Player dengan Visual C# 2010 Perancangan MP3 Player dengan Visual C# 2010 Megawaty 1), Nia Oktaviani 2) Universitas Bina Darma Jalan Jenderal Ahmad Yani No.12 Palembang Megawaty.UBD@gmail.com 1), nia240486@gmail.com 2) Abstract Di

Lebih terperinci

Bab 4 Hasil dan Pembahasan

Bab 4 Hasil dan Pembahasan Bab 4 Hasil dan Pembahasan 4.1 Prototype 4.1.1 Prototype Pertama Hasil prototype pertama dievaluasi, dan hasil evaluasinya yaitu user menginginkan perubahan pada tampilan Halaman Teori seperti yang ditunjukkan

Lebih terperinci

MATERI AJAR. Ansambel berasal dari kata Ensemble (Perancis) yang berarti bersama-sama. Musik

MATERI AJAR. Ansambel berasal dari kata Ensemble (Perancis) yang berarti bersama-sama. Musik MATERI AJAR Ansambel Ansambel berasal dari kata Ensemble (Perancis) yang berarti bersama-sama. Musik Ansambel dapat diartikan sebagai sebuah sajian musik yang dilagukan secara bersama-sama dengan menggunakan

Lebih terperinci

TEORI DAN PENGGUNAAN AKOR

TEORI DAN PENGGUNAAN AKOR TEORI DAN PENGGUNAAN AKOR BUKU PELAJARAN ILMU HARMONI (II) GUSTAV STRUBE Diterjemahkan oleh: A.Gathut Bintarto T., S.Sos., S.Sn., M.A. Dibiayai dari dana DIPA ISI Yogyakarta: No. 042.01.2.400980/ 2016

Lebih terperinci

Perancangan MP3 Player dengan Visual C# Abstract Di era modern ini kehidupan manusia hampir tidak dapat dipisahkan dengan

Perancangan MP3 Player dengan Visual C# Abstract Di era modern ini kehidupan manusia hampir tidak dapat dipisahkan dengan Perancangan MP3 Player dengan Visual C# 2010 egawaty 1), Nia Oktaviani 2) Universitas Bina Darma Jalan Jenderal Ahmad Yani No.12 Palembang Megawaty.UBD@gmail.com 1), nia240486@gmail.com 2) Abstract Di

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Analisa Kebutuhan Perangkat Lunak Analisa kebutuhan merupakan langkah awal untuk menentukan perangkat lunak yang dihasilkan. Perangkat lunak yang baik dan sesuai dengan kebutuhan

Lebih terperinci

Sistem Tonjur untuk Membantu Menentukan Pasangan Main Angklung ke Pemain dengan Memanfaatkan MusicXML

Sistem Tonjur untuk Membantu Menentukan Pasangan Main Angklung ke Pemain dengan Memanfaatkan MusicXML Sistem Tonjur untuk Membantu Menentukan Pasangan Main Angklung ke Pemain dengan Memanfaatkan MusicXML Hafid Inggiantowi / 13507094 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS KOMPOSISI

BAB III ANALISIS KOMPOSISI BAB III ANALISIS KOMPOSISI Dalam Bab III ini penulis akan menjelaskan tentang struktur dari semua komposisi. Penulis akan memaparkan secara struktural komposisi, Indahnya Bersama yang terdiri dari lima

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI A. Paduan Suara Choir atau paduan suara oleh M. Soeharto dijelaskan sebagai kesatuan sejumlah penyanyi dari beberapa jenis suara berbeda di bawah pimpinan seorang dirigen. 1 Suara

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 1.1. Analisa Masalah 3.1.1. Analisa Algoritma Midi (Musical Instrument Digital Interface) merupakan sebuah teknologi yang memungkinkan alat musik elektrik, komputer,

Lebih terperinci

Oleh : Teguh Budiawan. Mengenal dasar. not balok. modul pengantar belajar awal tahun ajaran hingga ujian tengah semester

Oleh : Teguh Budiawan. Mengenal dasar. not balok. modul pengantar belajar awal tahun ajaran hingga ujian tengah semester Oleh : Teguh Budiawan Mengenal dasar not balok modul pengantar belajar awal tahun ajaran hingga ujian tengah semester Materi Dasar Not Balok (materi awal tahun ajaran hingga UTS) Pada umumnya kita lebih

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Analisis sistem bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Analisis sistem bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Sistem Analisis sistem bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan permasalahan yang ada pada sistem di mana aplikasi dibangun yang meliputi perangkat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN UKDW

BAB I PENDAHULUAN UKDW BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Sampai saat ini, musik klasik masih berperanan penting dalam kehidupan manusia sebagai sarana hiburan dan juga pengetahuan. Peran penting tersebut terbukti

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. ini dibuktikan dengan adanya musik pada Quadrivium, kurikulum Phytagorean

BAB I PENDAHULUAN. ini dibuktikan dengan adanya musik pada Quadrivium, kurikulum Phytagorean BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Musik pada masa Yunani kuno merupakan bagian dari kajian matematika. Hal ini dibuktikan dengan adanya musik pada Quadrivium, kurikulum Phytagorean School (Beer,

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI A. Metode Komposisi Musik Musik memiliki lima unsur yaitu: ritme, melodi, harmoni, ekspresi dan bentuk. Pembagian kelima unsur-unsur musik disini sesuai dengan pendapat Jamalus 1

Lebih terperinci

UKDW BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

UKDW BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pada masa sekarang, Digital Signal Processing (DSP) atau pemrosesan sinyal digital sudah banyak diterapkan di berbagai bidang karena data dalam bentuk digital

Lebih terperinci

UKDW BAB 1 PENDAHULUAN

UKDW BAB 1 PENDAHULUAN BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Musik merupakan hal yang paling banyak disukai oleh kebanyakan orang di seluruh dunia ini. Ada berbagai aliran musik yang tercipta dari berbagai belahan dunia.

Lebih terperinci

ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI MONITORING AREA DENGAN WEBCAM PADA SMARTPHONE BERBASIS ANDROID

ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI MONITORING AREA DENGAN WEBCAM PADA SMARTPHONE BERBASIS ANDROID ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI MONITORING AREA DENGAN WEBCAM PADA SMARTPHONE BERBASIS ANDROID Eric Chandra Binus University, Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia Dan Zein Rezky Chandra Binus University,

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Penerapan sistem streaming MIDI pada jaringan memerlukan komponen

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Penerapan sistem streaming MIDI pada jaringan memerlukan komponen BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Spesifikasi Sistem Penerapan sistem streaming MIDI pada jaringan memerlukan komponen komponen berupa perangkat keras dan piranti lunak. Dari survei yang diperoleh pada

Lebih terperinci

BAB IV PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI

BAB IV PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI BAB IV PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI Bab ini berisi perancangan perangkat lunak pembentuk pola improvisasi musik jazz bernama JazzML dan bagaimana impelemntasi hasil rancangan ke dalam kode program. 4.1

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. KESIMPULAN Dari hasil penelitian yang telah didapat di lapangan, dan sebagaimana yang sudah diuraikan dalam pembahasan BAB IV, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai

Lebih terperinci

BAB 4 PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PROGRAM. Oriented Programming) atau secara procedural.

BAB 4 PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PROGRAM. Oriented Programming) atau secara procedural. 38 BAB 4 PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PROGRAM 4.1 Perancangan Program Aplikasi 4.1.1 Bentuk Program Suatu program dapat dibuat dengan dua cara yaitu secara OOP (Object Oriented Programming) atau secara

Lebih terperinci

Pengembangan Aplikasi Encode dan Decode Tree Menggunakan Blob Code

Pengembangan Aplikasi Encode dan Decode Tree Menggunakan Blob Code Pengembangan Aplikasi Encode dan Decode Tree Menggunakan Blob Code 1 Astria Hijriani, 2 Wamiliana dan 3 Ady Candra 1 Jurusan Ilmu Komputer Universitas Lampung 2 Jurusan Matematika Universitas Lampung 3

Lebih terperinci

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERPUSTAKAAN MENGGUNAKAN POLA MODEL-VIEW- CONTROLLER (MVC)

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERPUSTAKAAN MENGGUNAKAN POLA MODEL-VIEW- CONTROLLER (MVC) PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERPUSTAKAAN MENGGUNAKAN POLA MODEL-VIEW- CONTROLLER (MVC) Rangga Sanjaya Fakultas Teknik, Universitas BSI Jalan Sekolah Internasional No. 1-6, Bandung 40282, Indonesia

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 Analisis Sistem Dalam membangun aplikasi belajar matematika untuk anak sekolah dasar kelas 5 SD. Tahap analisis adalah tahap awal dalam membangun sebuah aplikasi. Pada

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Oxford University, 1997), Dieter Mack, Apresiasi Musik Musik Populer (Yogyakarta : Yayasan Pustaka Nusatama,

BAB I PENDAHULUAN. Oxford University, 1997), Dieter Mack, Apresiasi Musik Musik Populer (Yogyakarta : Yayasan Pustaka Nusatama, BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Musik merupakan salah satu elemen yang tidak bisa dilepaskan dalam keseharian. Musik juga memberi ketenangan ketika seseorang sedang mengalami permasalahan,

Lebih terperinci

PENERJEMAH FILE MUSIK BEREKSTENSI WAV KE NOT ANGKA. Albertus D Yonathan A / ABSTRAK

PENERJEMAH FILE MUSIK BEREKSTENSI WAV KE NOT ANGKA. Albertus D Yonathan A / ABSTRAK PENERJEMAH FILE MUSIK BEREKSTENSI WAV KE NOT ANGKA Albertus D Yonathan A / 0422001 y0y02k4@gmail.com Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Jalan Prof. Drg. Suria Sumantri 65 Bandung 40164, Indonesia

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI Dalam bab ini akan dibahas mengenai hasil implementasi dan evaluasi dari aplikasi yang dibangun. Evaluasi dilakukan dengan mengujikan aplikasi kepada sejumlah subjek, yakni

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN Pada bab ini menjelaskan mengenai analisis permasalahan yang dihadapi dan perancangan program aplikasi yang akan dibentuk. Bab ini terdiri atas algoritma program, pemecahan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. berbeda.

BAB I PENDAHULUAN. berbeda. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Perkembangan musik dewasa ini semakin pesat, hal ini juga dipengaruhi oleh perkembangan teknologi yang semakin maju. Teknologi yang semakin maju tersebut digunakan

Lebih terperinci

Pemrograman dengan C++ Builder 2004 Taryana S Pendahuluan C++ Builder adalah sebuah aplikasi yang digunakan untuk pengembangan dengan

Pemrograman dengan C++ Builder 2004 Taryana S Pendahuluan C++ Builder adalah sebuah aplikasi yang digunakan untuk pengembangan dengan 1.1. Pendahuluan C++ Builder adalah sebuah aplikasi yang digunakan untuk pengembangan dengan memanfaatkan keistimewaan konsep- konsep antar muka grafis dalam Microsoft Windows. Aplikasi yang dihasilkan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. pengenalan terhadap gelombang suara. Pengenalan gelombang suara yang sudah

BAB I PENDAHULUAN. pengenalan terhadap gelombang suara. Pengenalan gelombang suara yang sudah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi memungkinkan kita untuk melakukan suatu pengenalan terhadap gelombang suara. Pengenalan gelombang suara yang sudah sering diimplementasikan adalah

Lebih terperinci

NOTASI BALOK. Oleh: Inggit Sitowati

NOTASI BALOK. Oleh: Inggit Sitowati NOTASI BALOK Oleh: Inggit Sitowati PARANADA (STAFF) Lima garis lurus sejajar berjarak sama, memanjang dari kiri ke kanan, sebagai tempat menuliskan not balok. Garis-garis dalam paranada diberi nomor. Masing-masing

Lebih terperinci

TUGAS PLPG PEMBUATAN MODUL PEMBELAJARAN

TUGAS PLPG PEMBUATAN MODUL PEMBELAJARAN TUGAS PLPG PEMBUATAN MODUL PEMBELAJARAN Disusun oleh : JELLY EKO PURNOMO, S.Pd No Peserta 17046021710161 MODUL SENI BUDAYA 1 Materi Teknik membaca dan bernyanyi solmisasi partitur not angka secara unisono

Lebih terperinci

KARAKTERISTIK LAGU YANG SESUAI UNTUK ANAK DITINJAU DARI SEGI AMBITUS Oleh: Rina Wulandari *

KARAKTERISTIK LAGU YANG SESUAI UNTUK ANAK DITINJAU DARI SEGI AMBITUS Oleh: Rina Wulandari * KARAKTERISTIK LAGU YANG SESUAI UNTUK ANAK DITINJAU DARI SEGI AMBITUS Oleh: Rina Wulandari * Abstract Music vocal at education institute have many problems in considerable song study. ambitus is one of

Lebih terperinci

Oleh: Rina Wulandari, S.Pd, M.Pd

Oleh: Rina Wulandari, S.Pd, M.Pd Page 1 of 19 PENGGUNAAN SIBELIUS7 DALAM PEMBELAJARAN MUSIK PADA MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) DAN PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR (PSD) FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN (FIP) UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN I - 1

BAB I PENDAHULUAN I - 1 BAB I PENDAHULUAN Pada bagian ini akan dijelaskan tentang pendahuluan laporan Tugas Akhir yang meliputi latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, batasan masalah, metodologi penelitian,

Lebih terperinci

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS BAHASA DAN SENI SILABUS MATA KULIAH

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS BAHASA DAN SENI SILABUS MATA KULIAH UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS BAHASA DAN SENI SILABUS MATA KULIAH Fakultas : Bahasa dan Seni Jurusan/Prodi : Pendidikan Seni Musik Mata Kuliah & Kode : Ilmu Harmoni 1, Mus 219 Jumlah SKS : 2 Semester

Lebih terperinci

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI ALAT MUSIK PIANO AUGMENTED REALITY BERBASIS DESKTOP

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI ALAT MUSIK PIANO AUGMENTED REALITY BERBASIS DESKTOP PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI ALAT MUSIK PIANO AUGMENTED REALITY BERBASIS DESKTOP TUGAS AKHIR Diajukan guna memenuhi sebagian persyaratan dalam rangka menyelesaikan Pendidikan Sarjana Strata Satu (S1) Program

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. MIDI (Musical Intrument Digital Interface) adalah protokol yang memungkinkan

BAB I PENDAHULUAN. MIDI (Musical Intrument Digital Interface) adalah protokol yang memungkinkan BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang MIDI (Musical Intrument Digital Interface) adalah protokol yang memungkinkan alat musik elektronik dan perangkat lunak komputer untuk berkomunikasi. Isi file MIDI dibuat

Lebih terperinci

BAB IV PERANCANGAN SISTEM. pengembangan sistem yang didefinisikan dari kebutuhan-kebutuhan fungsional dan

BAB IV PERANCANGAN SISTEM. pengembangan sistem yang didefinisikan dari kebutuhan-kebutuhan fungsional dan BAB IV PERANCANGAN SISTEM 4.1 Perancangan Sistem Perancangan adalah suatu bagian dari metodologi pengembangan pembangunan suatu perangkat lunak yang dilakukan setelah tahapan untuk memberikan gambaran

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pembelajaran memiliki pengertian tersendiri bagi orang-orang yang

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pembelajaran memiliki pengertian tersendiri bagi orang-orang yang A. Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN Pembelajaran memiliki pengertian tersendiri bagi orang-orang yang mengalaminya. Pembelajaran bukan merupakan kata asing didunia pendidikan, terutama kepada para

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. dinamika, dan not not yang ditempatkan pada paranada dan dibaca dari kiri ke kanan. Musik

BAB I PENDAHULUAN. dinamika, dan not not yang ditempatkan pada paranada dan dibaca dari kiri ke kanan. Musik BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Musik merupakan segala bentuk suara yang dihasilkan secara berirama yang terdiri dari nada, ritme, melodi, dan harmoni. Musik pun memiliki bahasa bernama notasi

Lebih terperinci

Sistem Tonjur untuk Menentukan Pasangan Main Angklung ke Pemain dengan Memanfaatkan MusicXML

Sistem Tonjur untuk Menentukan Pasangan Main Angklung ke Pemain dengan Memanfaatkan MusicXML Sistem Tonjur untuk Menentukan Pasangan Main Angklung ke Pemain dengan Memanfaatkan MusicXML Hafid Inggiantowi Institut Teknologi Bandung Jln. Ganesha no. 10 Bandung, 40132, Indonesia hafidinggiantowi@gmail.com

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Analisis merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh

BAB I PENDAHULUAN. Analisis merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH Analisis merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang pelaku seni khususnya dibidang seni musik, baik sebagai seorang seorang pengajar, praktisi,

Lebih terperinci

APLIKASI PENULISAN NOTASI BALOK DARI FILE MIDI MONOPHONIC

APLIKASI PENULISAN NOTASI BALOK DARI FILE MIDI MONOPHONIC APLIKASI PENULISAN NOTASI BALOK DARI FILE MIDI MONOPHONIC Liliana, Sukanto Tedjokusuma, Richie Alamveta Jurusan Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Kristen Petra Jl. Siwalankerto 121-131,

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN. Penelitian tugas akhir ini dilakukan di Laboratorium Pemodelan dan Simulasi,

III. METODE PENELITIAN. Penelitian tugas akhir ini dilakukan di Laboratorium Pemodelan dan Simulasi, 27 III. METODE PENELITIAN 3.1. Waktu dan Tempat Penelitian tugas akhir ini dilakukan di Laboratorium Pemodelan dan Simulasi, Laboratorium Terpadu Teknik Elektro Universitas Lampung. Waktu pelaksanaan dimulai

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS PENERAPAN KONSEP WALKING BASS PADA BASS ELEKTRIK. logis dan fungsional berdasarkan garis harmoni untuk membuat time feel sebaik

BAB III ANALISIS PENERAPAN KONSEP WALKING BASS PADA BASS ELEKTRIK. logis dan fungsional berdasarkan garis harmoni untuk membuat time feel sebaik BAB III ANALISIS PENERAPAN KONSEP WALKING BASS PADA BASS ELEKTRIK Alur walking bass merupakan hal yang relatif menarik bagi banyak musisi, khususnya jazz. Pemain bass diharapkan memainkan serangkaian nada-nada

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN PROGRAM. digunakan, kemudian dilanjutkan dengan rancangan sistem aplikasi berupa cetak biru

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN PROGRAM. digunakan, kemudian dilanjutkan dengan rancangan sistem aplikasi berupa cetak biru BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN PROGRAM Pada Bab 3 ini akan dijelaskan mengenai proses perancangan program aplikasi Fractal Batik, diantaranya adalah analisis mengenai kebutuhan sistem yang akan digunakan,

Lebih terperinci

ARANSEMEN LAGU MAU DIBAWA KEMANA UNTUK ENSEMBEL MUSIK SEKOLAH

ARANSEMEN LAGU MAU DIBAWA KEMANA UNTUK ENSEMBEL MUSIK SEKOLAH ARANSEMEN LAGU MAU DIBAWA KEMANA UNTUK ENSEMBEL MUSIK SEKOLAH Aditya Mahendra 1, Wimbrayardi 2, Esy Maestro 3 Program Studi Pendidikan Sendratasik FBS Universitas Negeri Padang email: adityamahendra@yahoo.com

Lebih terperinci

BAB III. PECAHAN KONTINU dan PIANO. A. Pecahan Kontinu Tak Hingga dan Bilangan Irrasional

BAB III. PECAHAN KONTINU dan PIANO. A. Pecahan Kontinu Tak Hingga dan Bilangan Irrasional BAB III PECAHAN KONTINU dan PIANO A. Pecahan Kontinu Tak Hingga dan Bilangan Irrasional Sekarang akan dibahas tentang pecahan kontinu tak hingga yang diawali dengan barisan tak hingga bilangan bulat mendefinisikan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. beliau ciptakan, seperti halnya lagu Tuhan adalah kekuatanku yang diciptakan

BAB I PENDAHULUAN. beliau ciptakan, seperti halnya lagu Tuhan adalah kekuatanku yang diciptakan BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Tuhan Kekuatan Dan Mazmurku merupakan salah satu lagu yang diciptakan oleh Theodora Sinaga. Theodora Sinaga adalah salah satu pencipta lagu yang ada di kota

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS KARYA

BAB III ANALISIS KARYA BAB III ANALISIS KARYA A. Konsep Penyusunan Komposisi Sonata Jazz Reggae merupakan komposisi penggabungan dari dua genre musik yaitu Jazz dan Reggae ysng disusun dalam bentuk Sonata dengan menggunakan

Lebih terperinci

BAB I PERSYARATAN PRODUK

BAB I PERSYARATAN PRODUK BAB I PERSYARATAN PRODUK 1. Pendahuluan Kebutuhan akan aplikasi penunjang latihan menyanyi anggota VOM (Voice Of Maranatha) Ministry, maka berdasarkan permintaan anggota VOM (Voice Of Maranatha) Ministry,

Lebih terperinci

YAYASAN WIDYA BHAKTI SEKOLAH MENENGAH ATAS SANTA ANGELA TERAKREDITASI A

YAYASAN WIDYA BHAKTI SEKOLAH MENENGAH ATAS SANTA ANGELA TERAKREDITASI A YAYASAN WIDYA BHAKTI SEKOLAH MENENGAH ATAS SANTA ANGELA TERAKREDITASI A Jl. Merdeka No. 24 Bandung 022. 4214714 Fax.022. 4222587 http//: www.smasantaangela.sch.id, e-mail : smaangela@yahoo.co.id 043 MODUL

Lebih terperinci

BAB 4 PERANCANGAN. 4.1 Perancangan Sistem

BAB 4 PERANCANGAN. 4.1 Perancangan Sistem BAB 4 PERANCANGAN 4.1 Perancangan Sistem Pada perancangan sistem ini terdapat beberapa rancangan flowchart, perancangan UML yang terdiri dari use case diagram, dan diagram activity yang akan menggambarkan

Lebih terperinci

MUSIK POPULER DI INDONESIA 23. Gbr. 2.22: Pemusik Didi AGP dan peralatannya yang banyak menggunakan teknologi komputer

MUSIK POPULER DI INDONESIA 23. Gbr. 2.22: Pemusik Didi AGP dan peralatannya yang banyak menggunakan teknologi komputer 22 MUSIK POPULER Dalam perkembangan mutakhir, setelah ditemukan prinsip digital (berdasarkan MIDI: Musical Instrument Digital Interface) dan sistem baru dalam komputer, kemampuan teknologi alat musik sudah

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. musik triphop yang merupakan perpaduan antara beat-beat elektronik dengan musik

BAB 1 PENDAHULUAN. musik triphop yang merupakan perpaduan antara beat-beat elektronik dengan musik BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam beberapa dasawarsa terakhir, dunia musik mengalami banyak perkembangan. Banyak jenis musik baru yang lahir dan berkembang, misalkan saja musik triphop yang merupakan

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN PROGRAM

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN PROGRAM BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN PROGRAM Program aplikasi ini dirancang dengan menggunakan perangkat lunak Microsoft Visual C# 2008 Express Edition. Proses perancangan menggunakan pendekatan Object Oriented

Lebih terperinci

MI2193 PEMROGRAMAN WEB LANJUT PHP FRAMEWORK. Created by MTA Revised by HPU

MI2193 PEMROGRAMAN WEB LANJUT PHP FRAMEWORK. Created by MTA Revised by HPU MI2193 PEMROGRAMAN WEB LANJUT PHP FRAMEWORK Created by MTA Revised by HPU SET THE FRAME, GET TO WORK Arsitektur MVC Programming-in-large Pengembangan Berbasis Komponen Framework MODEL-VIEW-CONTROLLER (MVC)

Lebih terperinci