BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. pelaksanaan tindakan dalam upaya Penggunaan metode pembelajaran audio visual

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. pelaksanaan tindakan dalam upaya Penggunaan metode pembelajaran audio visual"

Transkripsi

1 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1.1 Pelaksanaan Observasi Awal Perencanaan penelitian ini dilakukan bersama guru pengamat untuk pelaksanaan tindakan dalam upaya Penggunaan metode pembelajaran audio visual dalam meningkatkan kemampuan siswa menulis Puisi, dalam perencanaan penelitian ini terdiri dari pembelajaran observasi awal. Pelaksaan observasi awal yang dilakukan oleh penulis bersama guru mitra yaitu pada tanggal 18 Februari 2013 pada jam s/d Wita dikelas V SDN 17 Telaga Biru Kabupaten Gorontalo Dalam pelaksanaan proses pembelajaran observasi awal diawali dengan melakukan apersepsi untuk mengetahui kemampuan awal siswa terhadap materi menulis puisi yang akan dibelajarkan. Setelah itu peneliti membagikan sebuah puisi kepada siswa secara berkelompok. Siswa diberikan kesempatan untuk menulis puisi tersebut selama 10 menit, Hasil pekerjaan siswa dikoreksi dan dikelompokkan sesuai dengan tingkat kesulitan yang dialami siswa dalam menulis puisi. Selama proses pembelajaran berlangsung, guru mitra mengamati dan mencatat aktivitas peneliti serta pengajar serta aktivitas dan sikap siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Berdasarkan hasil penilaian terhadap kemampuan siswa, ternyata masih banyak siswa yang belum mampu menulis puisi, hal ini terbukti dari 29 siswa yang diobservasi, yang sudah mampu menulis puisi hanya ada 10 orang atau 34.48% sedangkan yang belum mampu sebanyak 19 siswa atau 65.52%. Dengan

2 demikian pula hasil pengamatan terhadap aktivitas siswa, masih ada siswa yang kurang perhatian, ada siswa yang ngobrol, bercanda dan bermain. Untuk lebih jelasnya lihat tabel berikut ini. Tabel. 1 Data Kemampuan Siswa Menulis Puisi Pada Observasi Awal ASPEK YANG DINILAI Skor Persentase Ket. NO NAMA SISWA M TM M TM M TM M TM Riswan B TM 2 Irvan S TM 3 Firman Y TM 4 Fragil Y M 5 Sarfizal Y M 6 Awaludin M TM 7 Moh. A. H TM 8 Apriyanto A TM 9 Rivaldi A M 10 Zakaria Y TM 11 Dwiki S. N TM 12 Alda P M 13 Sri Yanti R TM 14 Hardiyanti I TM 15 Riskawati D TM 16 Yolanda K M 17 Devinta K TM 18 Nurmala M M 19 Fitri Adu TM 20 Nurain H TM 21 Metka H. O M 22 Nurul M. D M 23 Nirmala H TM 24 Meylan D TM 25 Siti S. Katili M 26 Putri A. I TM 27 Dwi Ranti P.Y M 28 Maimun I TM 29 Lian Ibrahim TM Jumlah Persentase (%) Aspek Yang Dinilai : 1. Pilihan kata 2. Kesesuaian judul, tema dan isi. 3. Persajakan. 4. Kerapian

3 Keterangan Jumlah skor yang diperoleh M = x 100% Jumlah siswa 10 M= x 100% 29 M= x 100% = 34.48% Jumlah skor yang diperoleh TM = x 100% Jumlah siswa 19 TM= x100% 29 TM= x 100% = 65.52% Dari tabel 1 di atas dapat diketahui bahwa tingkah laku siswa selama mengikuti proses pembelajaran belum maksimal. Dari 4 aspek yang diamati untuk aspek pilihan kata, kategori mampu sejumlah 0 orang atau 0 %,dan kategori tidak mampu sejumlah 29 orang atau 100%. Pada aspek Kesesuaian judul, tema dan isi, kategori mampu sejumlah 10 orang atau 34.48%,dan kategori tidak mampu sejumlah 19 orang atau 65.52%. Pada aspek Persajakan, kategori mampu sejumlah 0orang atau 0%, dan kategori tidak mampu sejumlah 29 orang atau 100%. Pada aspek Kerapian, kategori mampu sejumlah 10 orang atau 34.48%,dan kategori tidak mampu sejumlah 19 orang atau 65.52%. Berdasarkan hasil tersebut diatas maka peneliti melakukan perbaikan dengan mewawancarai guru mitra. Berikut ini akan dipaparkan hasil tindakan wawancara penulis dan guru mitra sebagai berikut 1. Apakah anak-anak senang dengan pelajaran bahasa Indonesia? Jawab: Ya. Sebagian siswa kelas V senang belajar bahasa Indonesia

4 2. Apakah ibu sudah pernah mengajarkan materi tentang bagaimana menulis puisi? Jawab: Ya. Saya sudah pernah mengajarkan materi tersebut kepada kelas V 3. Bagaimana respon yang ditunjukkan siswa terhadap materi menulis puisi Jawab: Baik. Sekalipun sebagian besar siswa tidak mampu menciptakan sebuah puisi yang baik. 4. Apa saja kendala yang ibu temui dalam pembelajaran materi menulis puisi? Jawab: kendalanya antara lain siswa kurang mampu dalam menentukan ide disebabkan rendahnya kosakata yang dimiliki oleh siswa. 5. Apakah dalam pembelajaran ibu menggunakan media? Jawab: ya. Saya menggunakan media dalam bentuk buku sumber. 6. Apakah ibu pernah menggunakan media audio visual? Jawab: Belum pernah. Karena di sekolah kami belum tersedia media audio visual, selain itu sebagaian guru belum memiliki kemampuan untuk menggunakan Infokus. 7. Dalam waktu dekat aka nada seleksi olimpiade FLS2N salah satu cabang yang dilombakan adalah mencipta puisi. Bagaimana kesiapan siswa menghadapi kegiatan tersebut? Jawab: untuk mengadapai kegiatan tersebut dari pihak sekolah akan menyeleksi siswa yang akan diutus untuk mengikuti kegiatan tersebut. Setelah peneliti melakukan wawancara dengan guru mitra selanjutnya peneliti melanjutkan wawancara dengan siswa. Adapaun hasil wawancara yaitu: 1. Apakah anak-anak senang belajar bahasa Indonesia? Jawab: Ya 2. Apakah anak-anak pernah belajar menulsi puisi? Jawab: Ya

5 3. Apakah anak-anak senang menulis puisi? Jawab: Ya. (sebagian siswa menjawab tidak) 4. Apakah anak-anak ingin menjadi seorang penulis puisi terkenal? Jawab: ya 5. Bagaimana cara menulis puisi yang baik? Jawab: tidak tahu 4.2. Hasil Tindakan Siklus I Siklus I dilaksanakan tanggal 29 Mei 2013 dengan tahapan-tahapan sebagai berikut: Tahap Persiapan Untuk melaksanakan penelitian tindakan kelas ini dilakukan persiapanpersiapan sebagai berikut: 1) Menyusun RPP 2) Menyusun lembar observasi kegiatan guru dan siswa. 3) Menyusun lembar penilaian siswa dalam menulis puisi Tahap Pelaksanaan Tindakan Pada tahap ini peneliti dibantu oleh guru mitra bertindak sebagai pengamat. Pelaksanaan tindakan dalam meningkatkan siswa menulis puisi melalui media audio visual, yaitu dengan mengajak siswa melihat dan menyaksikan tanyangan yang ditampilkan melalui LCD. Pelaksanaan tindakan siklus I mengacu kepada skenario pembelajaran yang telah dibuat yaitu kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada lampiran.

6 4.2.3 Tahap Pemantauan dan Evaluasi Pada tahap pemantauan dan evaluasi dapat dideskripsikan sebagai berikut: 1. Hasil Pengamatan Kegiatan Guru pada Pembelajaran Siklus I Aspek-aspek kegiatan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran kemampuan siswa menulis puisi melalui media audio visual yang diobservasi oleh guru pengamat pada kegiatan tindakan siklus I terdiri dari 15 aspek. Aspek-aspek kegiatan guru tersebut merupakan kemampuan rumusan bersama antara peneliti dan observer. Kriteria yang digunakan adalah sangat baik (SB), baik (B), cukup (C), dan kriteria kurang (K). Berdasarkan observasi tersebut diperoleh data kemampuan observasi kegiatan guru pada pembelajaran siklus I seperti diuraikan pada tabel di bawah ini: Tabel 2 : Hasil Observasi Kegiatan Guru pada Pembelajaran Siklus I No KEGIATAN GURU Kriteria Penilaian SB B C K I Kegiatan Awal 1. Berdoa bersama sesuai keyakinan masing-masing Motivasi dan Pretest Guru melaksanakan apersepsi Guru menyampaikan tujuan pembelajaran II Kegiatan Inti. 1. Guru menjelaskan materi Guru menggunakan media pembelajaran Membagi siswa menjadi beberapa kelompok yang koheren. Anggota setiap kelompok terbagi 4-5 orang Tiap kelompok diberikan tugas melalui LKS yang telah disediakan di atas meja Setiap kelompok melaksanakan diskusi Guru memanggil perwakilan dari masing-masing kelompok untuk melaporkan kemampuan jawaban Guru membimbing siswa membuat kesimpulan III Kegiatan Akhir 1. Menyimpulkan materi pelajaran Mengadakan evaluasi Memberi tugas PR Memotivasi siswa untuk mengulangi pelajaran di rumah Total Persentasi (%)

7 Keterangan SB : Sangat Baik B : Baik C : Cukup K : Kurang Persentase =,,, X 100% Dari tabel tersebut jelas bahwa dari 15 aspek kegiatan guru yang diobservasi, 12 aspek atau 80% mencapai kriteria baik (B), Sedangkan 3 aspek atau 20% mencapai kriteria cukup (C). 2. Kemampuan Pengamatan Kegiatan Siswa pada Pembelajaran Siklus I Berdasarkan pengamatan kegiatan siswa dalam proses pembelajaran, masih ada beberapa siswa yang kurang memperhatikan guru dalam menjelaskan materi, sehingga proses pembelajaran kurang berjalan secara optimal dan hal ini berdampak pada kemampuan belajar siswa. Pengamatan aktivitas siswa dalam pembelajaran mata pelajaran bahasa Indonesia materi menulis puisi melalui media audio visual secara individu pada siklus I sudah mengalami peningkatan yang cukup baik, hal ini dapat terlihat bahwa siswa tertarik dan serius dengan penggunaan media tersebut. Siswa sangat aktif dalam proses pembelajaran karena mereka bukan hanya mendengarkan materi tetapi memahami dengan cara bekerja sama melalui media pembelajaran yang diterapkan oleh peneliti sebagai upaya dalam meningkatkan kemampuan siswa menulis puisi melalui media audio visual di kelas V SDN 17 Telaga Biru Kabupaten Gorontalo.

8 Adapun data hasil observasi aktivitas siswa selama pembelajaran diuraikan pada tabel berikut: Tabel 3. Data Kemampuan Siswa Menulis Puisi Pada Siklus I ASPEK YANG DINILAI Skor Persentase Ket. NO NAMA SISWA M TM M TM M TM M TM Riswan B TM 2 Irvan S TM 3 Firman Y TM 4 Fragil Y M 5 Sarfizal Y M 6 Awaludin M TM 7 Moh. A. H TM 8 Apriyanto A TM 9 Rivaldi A M 10 Zakaria Y TM 11 Dwiki S. N TM 12 Alda P M 13 Sri Yanti R M 14 Hardiyanti I TM 15 Riskawati D TM 16 Yolanda K M 17 Devinta K M 18 Nurmala M M 19 Fitri Adu M 20 Nurain H M 21 Metka H. O M 22 Nurul M. D M 23 Nirmala H KM 24 Meylan D M 25 Siti S. Katili M 26 Putri A. I M 27 Dwi Ranti P.Y M 28 Maimun I M 29 Lian Ibrahim M Jumlah Persentase (%) aspek Yang Dinilai : 1. Pilihan kata 2. Kesesuaian judul, tema dan isi. 3. Persajakan. 4. Kerapian Keterangan Jumlah skor yang diperoleh M = x 100% Jumlah siswa 18 M= x 100% 29 M= x 100% = 62.06% Jumlah skor yang diperoleh TM = x 100% Jumlah siswa 11 TM= x 100% 29 TM= x 100% = %

9 Dari tabel 3 di atas dapat diketahui bahwa tingkah laku siswa selama mengikuti proses pembelajaran belum maksimal. Dari 4 aspek yang diamati untuk aspek Ketepatan kata, kategori mampu sejumlah 9 orang atau 31.03%,dan kategori tidak mampu sejumlah 20 orang atau 68.97%. Pada aspek Kesesuaian judul, tema dan isi, kategori mampu sejumlah 29 orang atau 100%,dan kategori tidak mampu sejumlah 0 orang atau 0%. Pada aspek Persajakan, kategori mampu sejumlah 3 orang atau 10.34%, dan kategori tidak mampu sejumlah 26 orang atau 89.66%. Kerapian, kategori mampu sejumlah 10 orang atau 34.48%,dan kategori tidak mampu sejumlah 19 orang atau 65.51%. Berdasarkan pengamatan secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa perilaku negatif siswa masih banyak menonjol. Siswa belum dapat menyesesuaikan pola pembelajaran menggunakan media audio visual yang diterapkan guru. Keadaan ini merupakan masalah besar yang harus diperbaiki. Rencana pembelajaran pada siklus berikutnya tentunya harus lebih dimatangkan lagi agar perilaku negatif yang menonjol berubah menjadi perilaku positif Kemampuan Analisis dan Refleksi Setelah dilakukan proses pembelajaran pada siklus I dapat diketahui bahwa kemampuan belajar siswa pada pembelajaran kemampuan siswa menulis puisi belum mencapai indikator yang telah ditetapkan. Nilai persentase kemampuan siswa baru mencapai 58.62%. Selain itu, dalam pengamatan aktivitas guru masih ada bebrapa aspek yang belum terlaksana sedangkan untuk pengamatan aktivitas siswa masih ada yang berperilaku negatif sehingga dalam pengamatan menggunakan lembar observasi aktivitas siswa masih ada beberapa

10 siswa yang belum dapat menulis puisi sesuai aspek-aspek yang menjadi penilaian. Perilaku negatif yang ditunjukkan siswa ini mengakibatkan pembelajaran kurang kondusif. Guna mencapai pembelajaran sesuai dengan yang diharapkan, maka kesulitan-kesulitan tersebut kiranya harus dicari jalan keluar untuk kemudian ditetapkan pada rencana pembelajaran selanjutnya. Hal-hal yang perlu dilakukan berkenaan dengan upaya perbaikan pada siklus II, yaitu: 1) peneliti lebih memaksimalkan proses pembelajaran sesuai aspek-aspek yang dinilai dalam lembar observasi guru, 2) peneliti lebih memperhatikan siswa yang kurang aktif, 2) peneliti memberikan motivasi pada siswa agar lebih konsentrasi dalam mengikuti pembelajaran, (3) peneliti lebih memperbaiki media audio visual yang digunakan sehingga siswa lebih termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran menulis puisi. 4.3 Hasil Tindakan Siklus II Siklus II dilaksanakan tanggal 11 Juni 2013 sebagai lanjutan atas kekurangan-kekurangan yang terjadi pada siklus I dengan tahapan-tahapan sebagai berikut: Tahap Persiapan Untuk melaksanakan penelitian tindakan siklus II dilakukan persiapanpersiapan sebagai berikut: 4) Menyusun RPP 5) Menyusun lembar observasi kegiatan guru dan siswa. 6) Menyusun lembar penilaian siswa dalam menulis puisi.

11 4.3.2 Tahap Pelaksanaan Tindakan Pada tahap ini peneliti dibantu oleh guru mitra bertindak sebagai pengamat. Pelaksanaan tindakan dalam meningkatkan siswa menulis puisi melalui media audio visual, yaitu dengan mengajak siswa melihat dan menyaksikan tanyangan yang ditampilkan melalui LCD. Pelaksanaan tindakan siklus II mengacu kepada skenario pembelajaran yang telah dibuat yaitu kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada lampiran Tahap Pemantauan dan Evaluasi Pada tahap pemantauan dan evaluasi dapat dideskripsikan sebagai berikut: 1. Kemampuan Pengamatan Kegiatan Guru pada Pembelajaran Siklus II Seperti halnya pada siklus I, aspek-aspek kegiatan guru yang diobservasi pada pembelajaran siklus II terdiri dari 21 aspek. Kriteria observasi yang digunakan adalah kriteria sangat baik (SB), baik (B), cukup (C), dan kurang (K). Pengamatan aspek-aspek yang dinilai oleh guru pengamat dalam proses pembelajaran yang dilakukan oleh peneliti, kriteria penilaiannya diberi tanda ceklist ( ). Pengamatan aktivitas guru dalam pembelajaran materi menulis puisi melalui media audio visual dilakukan oleh guru kelas V dengan sangat baik berdasarkan aspek-aspek yang terdapat pada lembar penagamatan.

12 Dari kegiatan tersebut diperoleh data kemampuan observasi kegiatan guru pada pembelajaran siklus II seperti diuraikan pada tabel 4 berikut. Tabel 4 : Observasi Kegiatan Guru pada Pembelajaran Siklus II No KEGIATAN GURU Kriteria Penilaian SB B C K I Kegiatan Awal 1. Berdoa bersama sesuai keyakinan masing-masing Motivasi dan Pretest Guru melaksanakan apersepsi Guru menyampaikan tujuan pembelajaran II Kegiatan Inti. 1. Guru menjelaskan materi Guru menggunakan media pembelajaran Membagi siswa menjadi beberapa kelompok yang koheren. Anggota setiap kelompok terbagi 4-5 orang Tiap kelompok diberikan tugas melalui LKS yang telah disediakan di atas meja Setiap kelompok melaksanakan diskusi Guru memanggil perwakilan dari masing-masing kelompok untuk melaporkan kemampuan jawaban Guru membimbing siswa membuat kesimpulan III Kegiatan Akhir 1. Menyimpulkan materi pelajaran Mengadakan evaluasi Memberi tugas PR Memotivasi siswa untuk mengulangi pelajaran di rumah Total Presentase (%) Keterangan SB : Sangat Baik B : Baik C : Cukup K : Kurang Persentase =,,, X 100% Dari tabel tersebut jelas bahwa dari 15 aspek kegiatan guru yang diobservasi, 0 aspek atau 0% mencapai kriteria sangat baik (SB) dan aspek 93.3% mencapai criteria baik (B), sedangkan 1 aspek atau 6.7% mencapai kriteria cukup

13 (C). Uraian kemampuan observasi kegiatan guru dalam proses pembelajaran siklus II, sudah tercapai sehingga tidak perlu dilanjutkan pada siklus berikutnya. 2. Kemampuan Pengamatan Kegiatan Siswa pada Pembelajaran Siklus II Kegiatan observasi siswa pada siklus II dilaksanakan selama proses pembelajaran kemampuan siswa menulis puisi dengan menggunakan format observasi.. Objek sasaran dan cara pelaksanaan observasi siswa pada siklus II masih tetap sama dengan siklus I. Adapun data kemampuan observasi siklus II dapat diuraikan pada tabel berikut: Tabel 5. Data Kemampuan Menulis Puisi Pada Siklus II NO NAMA SISWA M ASPEK YANG DINILAI T M M TM M T M M TM Skor persentase Ket. 1 Riswan Baduke M 2 Irvan Salim M 3 Firman Y. Muhladji TM 4 Fragil Yusuf M 5 Sarfizal W. Yantu M 6 Awaludin Ma ruf M 7 Moh. Adriansyah Huda M 8 Apriyanto Akolo TM 9 Rivaldiyanto Adju M 10 Zakaria Yusuf M 11 Dwiki S. Ntobuo M 12 Alda Pakaya M 13 Sri Yanti Rahman M 14 Hardiyanti Igirisa M 15 Riskawati Dahi M 16 Yolanda Kum M 17 Devinta Kai M 18 Nurmala Mohi M 19 Fitri Adu M 20 Nurain Herson M 21 Metka Habiba Olii M 22 Nurul Muzia Dali M 23 Nirmala Hasan M 24 Meylan Dalanggo M 25 Siti Sulistiawati M 26 Putrid Amanda Ishak M 27 Dwi Ranti Putri Yusuf M 28 Maimun Ishak TM 29 Lian Ibrahim M Jumlah Persentase (%)

14 aspek yang Dinilai : 1. Pilihan kata 2. Kesesuaian judul, tema dan isi 3. Persajakan 4. Kerapian Jumlah skor yang diperoleh M = x 100% Jumlah siswa 26 M= x 100% 29 M= x 100% = 89.66% Jumlah skor yang diperoleh TM = x 100% Jumlah siswa 3 TM= x 100% 29 TM= x 100% = 10.34% Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa aktivitas siswa selama mengikuti proses pembelajaran menulis puisi menggunakan media audio visual sudah maksimal. Dari 4 aspek yang diamati untuk aspek pilihan kata, kategori mampu sejumlah 24 orang atau 82.76%,dan kategori tidak mampu sejumlah 5 orang atau 17.24%. Pada aspek Kesesuaian judul, tema dan isi, kategori mampu sejumlah 29 orang atau 100%,dan kategori tidak mampu sejumlah 0 orang atau 0%. Pada aspek Persajakan, kategori mampu sejumlah 17 orang atau 58.62%, dan kategori tidak mampu sejumlah 12 orang atau 41.38%. Pada aspek Kerapian, kategori mampu sejumlah 14 orang atau 48.28%,dan kategori tidak mampu sejumlah 15 orang atau 51.72%. Kemampuan siswa menulis puisi melalui media audio visual disebabkan oleh beberapa faktor yaitu siswa mulai paham dengan apa yang dibelajarkan oleh guru. Dengan latihan terus-menerus tidak dapat dipungkiri bahwa kemampuan belajar siswa akan terus mengalami peningkatan. Sementara faktor ekternal yang sangat berpengaruh terhadap kemampuan belajar siswa adalah media yang

15 digunakan guru, melalui media audio visual, guru berkemampuan meningkatkan kemampuan belajar siswa dalam pembelajaran kemampuan menulis puisi. Dari data yang ada merupakan keberkemampuanan guru dan siswa dalam melaksanakan pembelajaran. Dengan menggunakan media audio visual dalam pembelajaran, maka guru dapat mengatasi permasalahan yang dialami oleh siswa kelas V SDN 17 Telaga Biru Kabupaten Gorontalo yaitu rendahnya kemampuan siswa menulis puisi. Hal ini dapat dibuktikan dengan kemampuan pencapaian nilai siswa yang mengalami peningkatan pada siklus II Tahap Analisis dan Refleksi Refleksi dilakukan melalui diskusi dengan guru mitra yang bertindak selaku observer dalam proses pembelajaran. Refleksi dilakukan untuk mengetahui dengan jelas apakah pembelajaran siklus II yang menyajikan materi kemampuan menulis puisi menggunakan media audio visual telah sesuai dengan yang direncanakan serta mampu meningkatkan kemampuan belajar siswa. Berdasarkan pengamatan secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa pada pelaksanaan tindakan siklus II baik pengamatan aktivitas guru, aktivitas siswa dan kemampuan belajar kemampuan siswa dalam menulis puisi menggunakan media audio visual sudah berkemampuan dan melebih indikator kinerja yang ditetapkan. Berdasarkan refleksi pembelajaran siklus II tersebut, maka dalam diskusi dengan guru mitra selaku observer disepakati bahwa pelaksanaan penelitian tindakan kelas yang menggungunakan media audio visual pada pembelajaran kemampuan menulis puisi di kelas V SDN 17 Telaga Biru Kabupaten Gorontalo telah selesai dan tidak diperlukan lagi siklus berikutnya.

16 4.4 Pembahasan Berdasarkan data yang diperoleh serta analisis kemampuan pengamatan menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual sangat efektif untuk digunakan dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis puisi Penggunaan media audio visual ini terbukti dapat memaksimalkan aktivitas siswa dalam pembelajaran. Siswa terlihat aktif dan sangat senang dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran kemampuan menulis puisi, sehingga siswa dapat memahami materi menulis puisi melalui media audio visual. Hal ini sejalan dengan teori tentang keunggulan media audio visual yang diungkapkan oleh Ibrahim dan Syaodih (2010: 118) adalah sebagai berikut: 1) Perpaduan teks dan gambar dalam halaman cetak sudah merupakan hal lumrah, dan ini dapat menambah daya tarik. 2) Khusus pada teks terprogram, siswa akan berpartisipasi atau berinteraksi dengan aktif karena harus memberi respon terhadap pertanyaan dan latihan yang disusun, siswa dapat mengetahui apakah jawabannya benar atau salah. 3) Menampilkan obyek yang selalu besar yang tidak memungkinkan untuk dibawa kedalam kelas, misalnya: gunung, sungai, masjid, ka bah. 4) Memberikan pengalaman yang nyata dan dapat menumbuhkan kegiatan berusaha sendiri pada setiap siswa. 5) Meletakkan dasar-dasar yang konkret dari konsep yang abstrak sehingga dapat mengurangi kepahaman yang bersifat verbalisme.

17 Pernyataan teori tersebut sangat relevan dengan kemampuan penelitian yang dilakukan oleh peneliti. Karena terbukti penggunaan media audio visual memiliki kelebihan dalam meningkatkan kemampuan siswa kelas V SDN 17 Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Dengan demikian maka media audio visual hendaknya dapat dijadikan sebagai salah satu media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan belajar siswa dalam pembelajaran kemampuan menulis puisi. Melalui pengunaan media audio visual diharapkan mampu memotivasi siswa untuk lebih giat belajar sehingga dapat meningkatkan kemampuan belajarnya. Implikasi dari hal tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan siswa secara optimal terhadap materi pembelajaran yang dibelajarkan terutama dalam kemampuan menulis puisi.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Deskripsi Hasil Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan pada siswa kelas III SDN 11 Tabongo Kabupaten Gorontalo dengan jumlah

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Lokasi penelitian 4.1.1 Gambaran Singkat Lokasi Penelitian SDN I Bulila terletak di kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo merupakan sekolah yang terletak

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Hasil Penelitian Pelaksanaan tindakan kelas dengan menggunakan model STAD dalam upaya meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi pada siswa kelas

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. data-data yang diperoleh dalam pelaksanaan kesulitan tindakan kelas. Penelitian

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. data-data yang diperoleh dalam pelaksanaan kesulitan tindakan kelas. Penelitian 17 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Hasil Penelitian Pada bagian ini peneliti akan menyajikan tentang hasil penelitian mengenai data-data yang diperoleh dalam pelaksanaan kesulitan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan di SDN 25 Limboto

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan di SDN 25 Limboto BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Hasil Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilakukan di SDN 25 Limboto Kecamatan Limboto. Sekolah ini dipilih oleh peneliti karena dianggap sangat

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. menyimpulkan isi berita yang dibacakan dalam beberapa kalimat. Penelitian ini

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. menyimpulkan isi berita yang dibacakan dalam beberapa kalimat. Penelitian ini 26 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Hasil Penelitian Kompetensi dasar yang disajikan dalam penelitian ini adalah menyimpulkan isi berita yang dibacakan dalam beberapa kalimat. Penelitian

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. dan hasil pembelajaran yang terjadi pada siswa. Penelitian ini dilaksanakan

BAB III METODE PENELITIAN. dan hasil pembelajaran yang terjadi pada siswa. Penelitian ini dilaksanakan 1 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Latar dan Karakteristik Penelitian 3.1.1 Latar Penelitian Penelitian tindakan kelas merupakan salah satu cara untuk memperbaiki dan meningkatkan profesionalisme guru dalam

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. HASIL PENELITIAN 1. PRA SIKLUS Pembelajaran pra siklus dilaksanakan pada tanggal 18 Maret 2013 dengan alokasi waktu 3 x 35 menit, dengan materi ajar menggapi cerita

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. dilanjutkan dengan tindakan siklus I dan siklus II. Pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. dilanjutkan dengan tindakan siklus I dan siklus II. Pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1Deskripsi Hasil Penelitian Hasil penelitian yang diuraikan meliputi kegiatan guru dan kegiatan siswa. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 2 Telaga

Lebih terperinci

BAB IV PAPARAN DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV PAPARAN DATA DAN PEMBAHASAN 39 BAB IV PAPARAN DATA DAN PEMBAHASAN A. Paparan Data Awal Pengambilan data awal dilakukan di SD Negeri Babakan Hurip kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang pada bulan Januari tahun 201 diperoleh

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Pada setiap siklus terdiri dari persiapan, pelaksanaan, pantauan dan evaluasi, serta

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Pada setiap siklus terdiri dari persiapan, pelaksanaan, pantauan dan evaluasi, serta 35 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian Penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan berlangsung dalam dua siklus. Pada setiap siklus terdiri dari persiapan, pelaksanaan, pantauan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian tindakan kelas ini di laksanakan di kelas X 1 SMA

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian tindakan kelas ini di laksanakan di kelas X 1 SMA 24 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Latar Karakteristik Penelitian Penelitian tindakan kelas ini di laksanakan di kelas X 1 SMA Muhammadiyah Batudaa. Proses pembelajaran dilakukan oleh seorang guru dibantu

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Lokasi penelitian ini adalah MIN Ilung yang beralamat di Jalan H. Damanhuri

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Lokasi penelitian ini adalah MIN Ilung yang beralamat di Jalan H. Damanhuri 34 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian Lokasi penelitian ini adalah MIN Ilung yang beralamat di Jalan H. Damanhuri Ilung Kecamatan Batang Alai Utara Kabupaten Hulu

Lebih terperinci

masalah, penelitian yakni: (1) kemampuan guru menerapkan metode pemodelan dalam

masalah, penelitian yakni: (1) kemampuan guru menerapkan metode pemodelan dalam BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4. Hasil Penelitian Penelitian tentang kemampuan guru menerapkan metode pemodelan pada materi pembelajaran menyampaikan pengumuman kelas VII SMP Negeri Tapa, difokuskan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. I dilaksanakan pada hari jumat 4 Mei 2012, sedangkan siklus II dilaksanakan pada

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. I dilaksanakan pada hari jumat 4 Mei 2012, sedangkan siklus II dilaksanakan pada BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Hasil Penelitian Pelaksanaan tindakan kelas dengan menggunakan metode pembelajaran STAD untuk meningkatkan ketrampilan siswa membuat spektrum cahaya

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Deskripsi Hasil Pelaksanaan Tindakan Siklus I

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Deskripsi Hasil Pelaksanaan Tindakan Siklus I BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Deskripsi Hasil Pelaksanaan Tindakan Siklus I a. Tahapan Persiapan Kegiatan persiapan tindakan siklus I dilaksanakan pada hari Sabtu, 25

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SDN 2 Lion Kecamatan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SDN 2 Lion Kecamatan BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Hasil Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SDN 2 Lion Kecamatan Posigadan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, dalam Meningkatkan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Pelaksanaan PTK ini dilakukan di kelas V SDN 72 Kota Timur Kota Gorontalo.

BAB III METODE PENELITIAN. Pelaksanaan PTK ini dilakukan di kelas V SDN 72 Kota Timur Kota Gorontalo. BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting Penelitian dan Karakteristik Penelitian Pelaksanaan PTK ini dilakukan di kelas V SDN 72 Kota Timur Kota Gorontalo. Penelitian ini dilakukan pada anak yang berjumlah

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. mengenai data-data yang diperoleh dalam pelaksanaan penelitian tindakan kelas.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. mengenai data-data yang diperoleh dalam pelaksanaan penelitian tindakan kelas. BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1.1 Deskripsi Hasil Penelitian Pada bagian ini peneliti akan menyajikan tentang hasil penelitian mengenai data-data yang diperoleh dalam pelaksanaan penelitian tindakan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Sejarah Singkat SD Inpres Padengo Kabupaten Pohuwato

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Sejarah Singkat SD Inpres Padengo Kabupaten Pohuwato BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Lokasi Penelitian 4.1.1. Sejarah Singkat SD Inpres Padengo Kabupaten Pohuwato SD Inpres Padengo terletak di jalan Bendungan Padengo Desa Padengo

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. dan guru untuk meningkatkan keterampilan memeragakan dinamika lagu

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. dan guru untuk meningkatkan keterampilan memeragakan dinamika lagu BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Hasil penelitian diperoleh dari hasil observasi dan wawancara yang dilakukan peneliti kepada guru dan peserta didik di MI Roudlotul Ihsan Sukodono.

Lebih terperinci

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

BAB V SIMPULAN DAN SARAN 137 BAB V SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan Berdasarkan rumusan dan hasil pembahasan yang berkaitan dengan perencanaan, pelaksanaan, dan hasil pembelajaran menulis teks berita dengan menggunakan metode Problem

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Pelaksanaan tindakan kelas siklus I dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 7

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Pelaksanaan tindakan kelas siklus I dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 7 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Deskripsi Hasil Penelitian Siklus I Pelaksanaan tindakan kelas siklus I dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 7 November 212 dengan alokasi

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Pada bagian ini diuraikan tentang hasil penelitian mengenai data-data yang

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Pada bagian ini diuraikan tentang hasil penelitian mengenai data-data yang BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1.1 Deskripsi Hasil Penelitian Pada bagian ini diuraikan tentang hasil penelitian mengenai data-data yang diperoleh dalam pelaksanaan penelitian tindakan kelas (PTK).

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Observasi Awal Siklus I Pertemuan I

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Observasi Awal Siklus I Pertemuan I BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1.1 Deskripsi Hasil Penelitian 4.1.1 Hasil Penelitian Observasi Awal Siklus I Pertemuan I Pelaksanaan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan meningkatkan hasil

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. kelas merupakan penelitian yang berbasis kelas, maka masalah-masalah yang diteliti

BAB III METODE PENELITIAN. kelas merupakan penelitian yang berbasis kelas, maka masalah-masalah yang diteliti BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas merupakan penelitian yang berbasis kelas, maka masalah-masalah yang diteliti

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Subyek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Dukuh 01 Salatiga, dengan subyek penelitian yaitu siswa kelas 4. Total subyek

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. berbicara dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas III SDN No 87 Kota

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. berbicara dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas III SDN No 87 Kota BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Deskripsi Hasil Penelitian Penelitian tindakan kelas dengan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together dalam upaya meningkatkan kemampuan siswa dalam

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini ditujukan terutama terhadap efektifitas

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini ditujukan terutama terhadap efektifitas BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Deskripsi Hasil Penelitian Pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini ditujukan terutama terhadap efektifitas penggunaan media kartu kata dalam pembelajaran bahasa

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan skenario pembelajaran dengan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan skenario pembelajaran dengan 25 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 3.4 Deskripsi Hasil Penelitian Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap pertemuan berdasarkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan skenario pembelajaran

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di kelas XI AP 5 SMK Negeri

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di kelas XI AP 5 SMK Negeri BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Hasil Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di kelas XI AP 5 SMK Negeri I Gorontalo dengan jumlah siswa 34 orang dan I orang guru mitra.

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Bone Bolango. Sekolah ini dipilih sebagai lokasi penelitian karena dianggap

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Bone Bolango. Sekolah ini dipilih sebagai lokasi penelitian karena dianggap 42 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Hasil Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SDN 8 Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango. Sekolah ini dipilih sebagai lokasi penelitian

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Lokasi penelitian ini adalah SDN 2 Ponelo tepatnya berlokasi di Jl Otiola kecamatan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Lokasi penelitian ini adalah SDN 2 Ponelo tepatnya berlokasi di Jl Otiola kecamatan BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Temuan Umum Lokasi penelitian ini adalah SDN 2 Ponelo tepatnya berlokasi di Jl Otiola kecamatan Ponelo Kepulauan Kabupaten Gorontalo Utara. Sekolah ini berdiri

Lebih terperinci

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN 50 BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Penelitian yang dilakukan di SMA Swasta Cerdas Murni ini menerapkan metode pembelajaran diskusi kelompok dengan penggunaan media grafis pada materi pedosfer

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Hasil Penelitian 4.1.1 Perencanaan Pelaksanaan Pembelajaran Pelaksanaan penelitian tindakan kelas pada pembelajaran bahasa Indonesia khususnya dalam

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SDN Hantarukung

BAB IV HASIL PENELITIAN. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SDN Hantarukung BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Setting Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SDN Hantarukung Kecamatan Simpur Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Subjek penelitian adalah siswa kelas

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di kelas II SD Kutowinangun 08. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IVA SD Negeri 69 Kota Bengkulu.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IVA SD Negeri 69 Kota Bengkulu. 67 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Refleksi Awal Penelitian ini dilaksanakan di kelas IVA SD Negeri 69 Kota Bengkulu. Subyek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IVA SD Negeri

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN 31 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Suatu metode penelitian yang terpadu dalam pelaksanaan pembelajaran sehari-hari

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII, yang berjumlah 25 siswa yang

BAB III METODE PENELITIAN. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII, yang berjumlah 25 siswa yang 16 BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan waktu Penelitian dilaksanakan di SMP PGRI 2 Braja Selebah pada semester Genap Tahun Pelajaran 2012-2013 Kabupaten Lampung Timur pada bulan Mei 2013. Subyek penelitian

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar (SD) Negeri I Telaga Kabupaten

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar (SD) Negeri I Telaga Kabupaten 1 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Latar dan Karakteristik Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar (SD) Negeri I Telaga Kabupaten Gorontalo, siswa yang dikenakan tindakan adalah siswa kelas

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. 3.1 Setting Penelitian dan Karakteistik Subjek Penelitian

BAB III METODE PENELITIAN. 3.1 Setting Penelitian dan Karakteistik Subjek Penelitian 21 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting Penelitian dan Karakteistik Subjek Penelitian 3.1.1 Setting Penelitian Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN A. Deskripsi Hasil Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di MIN Anjir Muara KM20. Subjek penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah 20 orang.

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 163 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data terhadap data hasil penelitian yang telah dilakukan di salah satu SMP Negeri di kota Bandung kelas VIII-B semester

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Gambaran Kemampuan Menyelesaikan Pengurangan Pecahan biasa

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Gambaran Kemampuan Menyelesaikan Pengurangan Pecahan biasa 4.1 Hasil Penelitian BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1.1 Gambaran Kemampuan Menyelesaikan Pengurangan Pecahan biasa 4.1.1.1 Gambaran Kemampuan Menyelesaikan Pengurangan Pecahan biasa Siklus I

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SDN Pohuwato Kecamatan Marisa

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SDN Pohuwato Kecamatan Marisa BAB IV HASIL PENELIIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian 4.1.1 Pengamatan awal a. ahap perencanaan Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SDN Pohuwato Kecamatan Marisa Kabupaten Pohuwato, pada

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Gorontalo Utara yang berjumlah 20 orang siswa, terhadap materi perubahan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Gorontalo Utara yang berjumlah 20 orang siswa, terhadap materi perubahan 4.1. Hasil Penelitian BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1.1. Pengamatan Observasi Awal Pelaksanaan observasi awal dilakukan untuk melihat sejauhmana hasil yang diperoleh siswa Kelas IV SDN 1 Kasia

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Setelah Peneliti melakukan semua prosedur Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Setelah Peneliti melakukan semua prosedur Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Hasil Penelitian Setelah Peneliti melakukan semua prosedur Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan selama kurang lebih 3 bulan yakni sejak bulan April

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Penelitian tentang penigkatan pemahaman materi mempertahankan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Penelitian tentang penigkatan pemahaman materi mempertahankan BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Penelitian tentang penigkatan pemahaman materi mempertahankan keutuhan NKRI dengan menggunakan metode Mind Mapping pada mata pelajaran PKn kelas V di MI Nurul Islam

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Deskripsi Kondisi Prasiklus Gambaran yang dijadikan pangkal menentukan permasalahan upaya peningkatan hasil belajar IPA di kelas V SD menggunakan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Daerah Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Gedong 01, berada di Dusun Banyudono RT 02 RW 09 Desa Gedong, Kecamatan Bayubiru, Kabupaten

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan dalam penelitian ini dilakukan sebanyak dua kali yaitu siklus satu dan siklus dua masing masing siklus tiga kali pertemuan.

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. memilih lokasi ini karena sekolah ini adalah tempat peneliti mengajar dan sesuai

BAB III METODE PENELITIAN. memilih lokasi ini karena sekolah ini adalah tempat peneliti mengajar dan sesuai BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting Penelitian 3.1.1 Lokasi Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Suwawa. Alasan peneliti memilih lokasi ini karena sekolah ini adalah tempat peneliti

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Setting Penelitian Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Dukuh 01 Salatiga Tahun pelajaran 2011/2012. Sekolah ini dipilih berdasarkan pertimbangan kemudahan akses bagi penulis

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Tindakan Kelas (Clasroom Action Research), yaitu penelitian yang mengkombinasikan

Lebih terperinci

Iswandi Abdullah, I Nyoman Murdiana, dan Dasa Ismaimuza

Iswandi Abdullah, I Nyoman Murdiana, dan Dasa Ismaimuza Peningkatan Hasil Belajar Siswa Tentang Konsep Keliling dan Luas Persegi Panjang Melalui Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik di Kelas III SDN Luksagu Iswandi Abdullah, I Nyoman Murdiana, dan Dasa

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Hasil Penelitian Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sumber daya alam dan lingkungan di kelas IV SDN 3 Tapa

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. merupakan salah satu TK yang berada di Kabupaten Gorontalo, di mana proses pembelajarannya

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. merupakan salah satu TK yang berada di Kabupaten Gorontalo, di mana proses pembelajarannya BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Hasil Penelitian 4.1.1 Gambaran Umum Lokasi Penelitian Taman Kanak-kanak Sakura Bulota Kecamatan Telaga Jaya Kabupaten Gorontalo, merupakan salah satu

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA.

BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA. BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA. A. Deskripsi Data Berdasarkan hasil observasi baik melalui pengamatan langsung maupun hasil wawancara dengan guru kolaborator, peneliti dapat menyimpulkan bahwa kendala-kendala

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian Sekolah ini berdiri pada tanggal 1 Februari 1965 dengan nomor akte No. 359/I-003/KS-65/1977. Dengan Luas tanah 128 m². 1. Letak

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PENELITIAN DAN PEMBAHASAAN. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas dengan metode Think Pair Share

BAB IV DESKRIPSI PENELITIAN DAN PEMBAHASAAN. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas dengan metode Think Pair Share BAB IV DESKRIPSI PENELITIAN DAN PEMBAHASAAN 4.1 Deskripsi Hasil Penelitian Pelaksanaan penelitian tindakan kelas dengan metode Think Pair Share dalam upaya meningkatkan kemampuan siswa menulis isi pengumuman

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Bahasa memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. Hal ini

BAB I PENDAHULUAN. Bahasa memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. Hal ini 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Bahasa memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. Hal ini haruslah disadari benar, terutama oleh guru mata pelajaran bahasa dan sastra Indonesia pada

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Telaga. Alasan pemilihan tempat penelitian ini karena menurut peneliti bahwa lokasi

BAB III METODE PENELITIAN. Telaga. Alasan pemilihan tempat penelitian ini karena menurut peneliti bahwa lokasi BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting Penelitian Dan Karakteristik Subjek Penelitian 3.1.1 Latar Penelitian Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SDN 2 Telaga. Alasan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah Penelitian

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah Penelitian 38 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang lazim dikenal dengan Classroom Action Research, yaitu suatu

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) 235 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SD Negeri 1 Pahoman Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Kelas/Semester : V / Ganjil Waktu : 3 x 3 (1 x pertemuan) Siklus : 1 (satu) Pertemuan : 1 (satu)

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Penelitian ini dilakukan melalui praktik pembelajaran di kelas 6 SD Negeri 2 Getas Kecamatan Kradenan Kabupaten Blora, dengan jumlah siswa

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan penelitian

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan penelitian BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas. Menurut John Elliot (1982) PTK ialah kajian tentang situasi sosial dengan

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil analisis data dan temuan-temuan hasil penelitian, maka

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil analisis data dan temuan-temuan hasil penelitian, maka 135 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis data dan temuan-temuan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan permainan jual beli dalam memecahkan soal

Lebih terperinci

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

BAB V SIMPULAN DAN SARAN BAB V SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di kelas IV B SDN Pasanggrahan 1 Kecamatan Sumedang Selatan Kabupaten Sumedang mengenai penerapan model pembelajaran

Lebih terperinci

BAB IV LAPORAN HASIL PENELITIAN

BAB IV LAPORAN HASIL PENELITIAN 26 BAB IV LAPORAN HASIL PENELITIAN A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian 1. Sejarah Singkat SDN Jirak SDN Jirak Kecamatan Pugaan Kabupaten Tabalong terletak di desa Jirak Kecamatan Pugaan Kabupaten Tabalong,

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB I HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Penelitian dilakukan di SD Negeri Jlamprang 2 Kecamatan Wonosobo Kabupaten Wonosobo kelas II dengan jumlah siswa sebanyak 35 yang terdiri

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. untuk memperoleh gambaran proses pembelajaran IPA. Menurut guru kelas

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. untuk memperoleh gambaran proses pembelajaran IPA. Menurut guru kelas BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Awal Penelitian Sebelum melaksanakan tindakan, terlebih dahulu dilakukan pengamatan langsung saat pembelajaran IPA dan kegiatan wawancara dengan guru

Lebih terperinci

Lampiran 3 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Lampiran 3 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) 44 Lampiran 3 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Nama Sekolah : SDN 3 Penumangan Baru Mata Pelajaran : Ilmu Pegetahuan Sosial (IPS) Kelas / Semester : IV/II Pertemuan Ke : 1 Alokasi Waktu : 2 JP (2

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Subjek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SMP 2 SUSUKAN kelas VII F semester 2 tahun pelajaran 2013/2014, dengan jumlah siswa sebanyak 28 siswa, terdiri dari siswa

Lebih terperinci

BAB 3 METODE PENELITIAN. Penelitian tindakan kelas merupakan suatu pencermatan terhadap kegiatan

BAB 3 METODE PENELITIAN. Penelitian tindakan kelas merupakan suatu pencermatan terhadap kegiatan BAB 3 METODE PENELITIAN Penelitian tindakan kelas merupakan suatu pencermatan terhadap kegiatan yang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas (Rahmawati, 2009:32). Metode penelitian tindakan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Hasil Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SDN No. 30 Kota Selatan, kelas IV dengan jumlah 24 siswa. Peneliti adalah guru kelas dan menjadi mitra

Lebih terperinci

BAB IV TEMUAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV TEMUAN DAN PEMBAHASAN BAB IV TEMUAN DAN PEMBAHASAN A. Temuan Berdasarkan temuan data tes awal peneliti dalam pembelajaran permainan bulutangkis, dimana hasil kegiatan pembelajaran permainan bulutangkis siswa mengalami kesulitan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Mangkuyudan No.2. Lokasi sekolah berada di jalan Samanhudi No.32 Kelurahan Purwosari,

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Gorontalo. Pada penelitian ini peneliti bekerja sama dengan guru mitra yang berada di

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Gorontalo. Pada penelitian ini peneliti bekerja sama dengan guru mitra yang berada di 4.1 Deskripsi Hasil Penelitian BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan di kelas I SDN 85 Keluarahan Dulalowo Kec.

Lebih terperinci

Moh. Nurman Bagus Satrio Mahasiswa Magister Pendidikan Bahasa Indonesia. Kata kunci: kalimat utama dalam paragraf, STAD

Moh. Nurman Bagus Satrio Mahasiswa Magister Pendidikan Bahasa Indonesia. Kata kunci: kalimat utama dalam paragraf, STAD PENINGKATAN KEMAMPUAN MENEMUKAN KALIMAT UTAMA DALAM PARAGRAF PADA SISWA KELAS VIIB SMP 17 AGUSTUS 1945 CLURING MENGGUNAKAN METODE STAD TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Moh. Nurman Bagus Satrio Mahasiswa Magister

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN dengan nomor akte No. 79/3/KHI/1984. Dengan Luas tanah 128 m². Secara umum

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN dengan nomor akte No. 79/3/KHI/1984. Dengan Luas tanah 128 m². Secara umum BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Diskripsi Setting Penelitian 1. Profil Sekolah Sekolah tempat berlangsungnya penelitian yang terletak di Jalan Ahmad Yani Km. 7200 Kertak Hanyar Kabupaten Banjar.

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Adapun yang menjadi lokasi penelitian adalah Sekolah Dasar Negeri 57

BAB III METODE PENELITIAN. Adapun yang menjadi lokasi penelitian adalah Sekolah Dasar Negeri 57 19 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Latar dan Karakteristik Penelitian Adapun yang menjadi lokasi penelitian adalah Sekolah Dasar Negeri 57 Dumbo Raya Kota Gorontalo. Waktu penelitian dilaksanakan selama

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Prasiklus Jumlah siswa Presentase (%) , ,33 JUMLAH

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Prasiklus Jumlah siswa Presentase (%) , ,33 JUMLAH 24 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Kondisi Prasiklus (Kondisi Awal) Kondisi awal merupakan keadaan siswa sebelum penelitian tindakan kelas dilakukan. Berdasarkan hasil observasi yang

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. hasil tes keterampilan membaca puisi untuk mengetahui kondisi awal keterampilan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. hasil tes keterampilan membaca puisi untuk mengetahui kondisi awal keterampilan BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian Pada bab ini akan disajikan hasil penelitian tindakan kelas yang berupa hasil tes dan nontes. Hasil tes meliputi siklus I dan siklus II. Hasil

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting Penelitian Jenis penelitian ini adalah PTK Kolaborasi. Penelitian ini dilakukan di kelas II SDN 2 Jlamprang Kecamatan Mojotengah Kabupaten Wonosobo. Waktu penelitian

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Sesuai rancangan penelitian, hasil penelitian dipaparkan dalam dua paparan, yaitu peningkatan hasil belajar siswa dan proses pembelajaran dalam

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Kondisi Pra (Kondisi Awal) Pada kondisi pra siklus dilakukan pengamatan pada pembelajaran IPA yang berlangsung. Pengamatan yang dilakukan mendasarkan pada lembar

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. PTK merupakan ragam penelitian pembelajaran yang berkonteks kelas yang

BAB III METODE PENELITIAN. PTK merupakan ragam penelitian pembelajaran yang berkonteks kelas yang BAB III METODE PENELITIAN. Rancangan Penelitian Pada penelitian ini, rancangan penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Menurut Saryono, (dalam Yanti dan Munaris, 0:) PTK merupakan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Kondisi Awal Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan berdasarkan permasalahan yang terjadi di kelas I SDN Tingkir Lor 1 Salatiga. Sebelum dilaksanakannya

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. SDN 1 Limboto Barat Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo dengan fokus penelitian

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. SDN 1 Limboto Barat Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo dengan fokus penelitian BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian Pada bab terdahulu telah dikemukakan bahwa penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SDN 1 Limboto Barat Kecamatan Limboto Barat Kabupaten

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Pembelajaran berlangsung 2 x 35 menit, selama 2 x pertemuan yang diikuti

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Pembelajaran berlangsung 2 x 35 menit, selama 2 x pertemuan yang diikuti 33 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 1.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Siklus I Siklus I dilaksanakan pada hari Senin tanggal 25 Maret 2013, pertemuan kedua hari Sabtu tanggal 30 Maret 2013 dengan materi Arti Pecahan.

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 27 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Profil Sekolah SDN 1 Lupoyo yang berlokasi di Jln. Olitule tepatnya di desa lupoyo kec. Telaga biru kab. Gorontalo yang didirikan pada tahun 1955 dan beroperasi

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Hasil Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang pengaruh energi panas dalam kehidupan sehari-hari melalui metode

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. dalam proses belajar mengajar di kelas. Beberapa data juga diambil dari luar

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. dalam proses belajar mengajar di kelas. Beberapa data juga diambil dari luar BAB I HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Hasil penelitian diuraikan dalam tahapan tiap siklus yang dilakukan dalam proses belajar mengajar di kelas. Beberapa data juga diambil dari luar kegiatan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN 15 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan suatu jenis tindakan yang dilakukan oleh guru untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelasnya. PTK merupakan

Lebih terperinci

PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI MODEL MAKE A MATCH DI KELAS 4 SDN SELOKAJANG 3 KABUPATEN BLITAR ARTIKEL

PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI MODEL MAKE A MATCH DI KELAS 4 SDN SELOKAJANG 3 KABUPATEN BLITAR ARTIKEL PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI MODEL MAKE A MATCH DI KELAS 4 SDN SELOKAJANG 3 KABUPATEN BLITAR ARTIKEL OLEH AHMAD DENNIS WIDYA PRADANA NIM 110151411533 UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

Lebih terperinci

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPA Dengan Menggunakan Media Gambar di Kelas V SDN 05 Biau

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPA Dengan Menggunakan Media Gambar di Kelas V SDN 05 Biau Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPA Dengan Menggunakan Media Gambar di Kelas V SDN 05 Biau Sumanti N. Laindjong, Lestari M.P. Alibasyah, dan Ritman Ishak Paudi Mahasiswa Program Guru

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMK Negeri 4 Kota

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMK Negeri 4 Kota BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Latar Dan Karakteristis Penelitian 3.1.1 Tempat Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMK Negeri 4 Kota Gorontalo, khususnya di kelas XI Akuntansi yang jumlah siswanya

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di kelas II SDN 1 Limboto Barat Kabupaten

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di kelas II SDN 1 Limboto Barat Kabupaten BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Latar dan Karakateristik Subyek Penelitian 3.1.1 Latar Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di kelas II SDN 1 Limboto Barat Kabupaten Gorontalo yang berlokasi

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. sebenarnya di lapangan sebagai data awal siswa sebelum peneliti

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. sebenarnya di lapangan sebagai data awal siswa sebelum peneliti BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Pra Siklus Tahap pra siklus dilakukan untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya di lapangan sebagai data awal siswa sebelum peneliti melakukan

Lebih terperinci