Realisasi Pendidikan dan Pelatihan. Semester I (Januari - Juni 2015)

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Realisasi Pendidikan dan Pelatihan. Semester I (Januari - Juni 2015)"

Transkripsi

1 Realisasi Pendidikan dan Pelatihan Semester I (Januari - Juni 2015) Kementerian Agama Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Surabaya 2015

2 I. Kelembagaan Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Surabaya adalah lembaga pendidikan dan pelatihan yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Badan Penelitian dan Pengembangan serta Pendidikan dan Pelatihan (Badan Litbang dan Diklat) Kementerian Agama RI. Dasar hukum yang melandasi lembaga ini adalah Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 345 Tahun KMA No. 345 Tahun 2004 memberikan amanat kepada Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Surabaya untuk melaksanakan pendidikan dan pelatihan tenaga administrasi dan tenaga teknis keagamaan di wilayah kerja Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Dalam melaksanakan tugas itu, Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Surabaya menyelenggarakan fungsi-fungsi: 1. Perumusan visi, misi, dan kebijakan Balai Diklat Keagamaan 2. Penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan tenaga administrasi dan tenaga teknis keagamaan 3. Pelayanan di bidang pendidikan dan pelatihan 4. Penyiapan dan penyajian laporan hasil pelaksanaan tugas Balai Diklat Keagamaan 5. Pelaksanaan koordinasi dan pengembangan kemitraan dengan satuan organisasi/satuan kerja di Lingkungan Kementerian Agama, pemerintah daerah, serta lembaga terkait lainnya. Reformasi birokrasi yang didengungkan sejak tahun 1998 membawa konsekuensi bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus membekali dirinya dengan berbagai kompetensi sesuai dengan bidang tugasnya. Apalagi tuntutan masyarakat akan primanya pelayanan ASN dalam penyelenggaraan negara semakin tinggi. Tidak terkecuali terhadap ASN Kementerian Agama. Di lain sisi, terjadi kesenjangan antara kompetensi yang dipersyaratkan oleh bidang pekerjaan tertentu dengan kompetensi yang saat ini dimiliki oleh ASN Kementerian Agama. Di posisi inilah Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Surabaya memiliki peran yang strategis untuk menutup kesenjangan kompetensi itu. Dengan visi Terwujudnya SDM Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur yang Kompeten, Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Surabaya bertekad untuk senantiasa memperbaiki dirinya dan menjadikannya sebagai model penyelenggaraan pemerintahan di Lingkungan Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Visi mulia itu dijabarkan Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Surabaya ke dalam beberapa misi sebagai berikut: 1. Mewujudkan tata kelola kelembagaan yang bersih dan berwibawa 2. Mengembangkan penyelenggaraan diklat berbasis mutu dan nilai-nilai spiritual keagamaan 3. Meningkatkan profesionalisme widyaiswara dan tenaga kediklatan 4. Menyediakan sarana dan prasarana diklat yang memadai 5. Memperluas jaringan kerja dan kerja sama dengan stakeholder Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Surabaya membekali dirinya dengan Sumber Daya Manusia (SDM),

3 sarana dan prasarana, serta menyusun program-program diklat dan nondiklat yang berorientasi pada kebutuhan para pemangku kepentingan diklat di Provinsi Jawa Timur. II. Sumber Daya Manusia (SDM) Sampai dengan akhir Juni 2015, SDM Balai Diklat Keagamaan Surabaya berjumlah 90 orang. Komposisinya adalah 78 orang adalah ASN dan 12 sisanya adalah pegawai tidak tetap. Berikut ini adalah SDM Balai Diklat Keagamaan Surabaya dalam tabel dan grafik. Jumlah ASN BDK Surabaya ASN 78 Pegawai Tidak Tetap 12 Total 90 Komposisi ASN BDK Sby Pegawai Tidak Tetap,13% Komposisi ASN BDK Sby ASN,87% Widyaiswara,49% Komposisi ASN Widyaiswara 38 Struktural 40 Total 78 Struktural,51% Komposisi ASN Struktural Pejabat Struktural 4 Pemangku JFU 31 Pemangku JFT selain Widyaiswara 5 Total 40 JFT Selain Widyaiswara Arsiparis 1 Pustakawan 1 Pranata Humas 1 Pengelola PBJ 2 Total 5 Pemangku JFT selain Widyaiswara,13% Pejabat Struktural,10% Komposisi ASN Struktural Pemangku JFU,77%

4 II.1 Data Widyaiswara Profesi widyaiswara merupakan profesi yang mulia dan menjadi ujung tombak pembinaan SDM aparat pemerintah. Widyaiswara secara harfiah artinya adalah pembawa kebenaran (atau suara yang baik, dari kata widya=baik, dan iswara=suara), sehingga diharapkan para widyaiswara dapat menjadi suara kebenaran bagi para PNS, mengajarkan nilai-nilai luhur yang harus dimiliki seorang PNS agar menjadi PNS yang profesional, jujur, berakhalak mulia dan mau melayani masyarakat tanpa pamrih. Sesuai dengan amanat KMA bahwa BDK melaksanakan pendidikan dan pelatihan tenaga administrasi dan tenaga teknis keagamaan, maka BDK Surabaya melengkapi SDM-nya dengan widyaiswara dengan spesialisasi di dua rumpun itu, yaitu rumpun Diklat Tenaga Administrasi dan rumpun Diklat Tenaga Teknis. Berikut ini widyaiswara BDK Surabaya dalam tabel dan grafik. Berdasarkan Rumpun Widyaiswara Tenaga Administrasi 8 Widyaiswara Tenaga Teknis 30 Total 38 Rumpun Widyaiswara Widyaiswara Tenaga Administrasi,21% Pangkat Widyaiswara Widyaiswara Tenaga Teknis,79% IV/c,8% III/c,11% IV/b,34% IV/a,29% III/d,18% Berdasarkan Pangkat III/c 4 III/d 7 IV/a 11 IV/b 13 IV/c 3 Total 38 Usia Widyaiswara Berdasarkan Usia < >50 11 Total 38 >50,29% 31-40,5% 41-50,66%

5 Berdasarkan Pendidikan S1 0 S2 31 S3 7 Total 38 Pendidikan Widyaiswara S3,18% Widyaiswara Berdasarkan Jenis Kelamin S2,82% Perempuan,21% Laki-laki,79% Berdasarkan Jenis Kelamin Laki-laki 30 Perempuan 8 Total 38 II.2 Data ASN Struktural ASN Struktural BDK Surabaya dalam tabel dan grafik. Berdasarkan Pangkat II/a 2 II/b 3 II/c 1 II/d 0 III/a 0 III/b 14 III/c 11 III/d 5 IV/a 3 IV/b 1 IV/c 0 Total 40 Pangkat ASN Struktural II/a,5% IV/a,8% IV/b,3% II/b,7% II/c,2% III/d,13% III/b,35% III/c,27% Usia ASN Struktural <31,2% Berdasarkan Usia < >50 6 Total 40 >50,15% 41-50,40% 31-40,43%

6 Berdasarkan Pendidikan SLTA 6 S1 14 S2 18 S Pendidikan ASN Struktural S3,5% SLTA,15% S2,45% S1,35% ASN Struktural Berdasarkan Jenis Kelamin Perempuan,28% Laki-laki,72% Berdasarkan Jenis Kelamin Laki-laki 29 Perempuan 11 Total 40 III. Sarana dan Prasarana

7 Berdiri di atas sebidang tanah di Kecamatan Jambangan, Surabaya, tepatnya di Jl. Ketintang Madya No. 92 Surabaya, Gedung Balai Diklat Keagamaan Surabaya tegak berdiri sebagai kawah candradimuka bagi peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama di Provinsi Jawa Timur. Balai Diklat Keagamaan Surabaya dilengkapi dengan gedung perkantoran, ruang kelas, asrama dan lain-lain untuk mendukung pelaksanaan tugas pendidikan dan pelatihan. Sarana dan prasarana yang dimiliki Balai Diklat Keagamaan Surabaya antara lain adalah: 1. Gedung Pekantoran 2. Asrama a. Asrama kapasitas 2 orang : 12 buah b. Asrama kapasitas 3 orang : 4 buah c. Asrama kapasitas 4 orang : 72 buah d. Asrama kapasitas 5 orang : 4 buah 3. Ruang Kelas yang telah dilengkapi dengan sound system dan LCD Projector a. Kapasitas orang : 6 buah b. Kapasitas orang : 4 buah 4. Perpustakaan 5. Ruang Multimedia dengan kapasitas 102 orang 6. Aula dengan kapasitas ± 600 orang 7. Laboratorium komputer 8. Laboratorium bahasa 9. Laboratorium IPA 10. Lapangan Tenis 3 band 11. Meja Tenis 12. Lapangan futsal 13. Lapangan volley 14. Tempat parkir 15. Mushola 16. Tempat fitness 17. Taman 18. Ruang makan 19. Jaringan internet dengan kapasitas 5 MBps yang dapat menjangkau seluruh area BDK Surabaya 20. Kendaraan dinas a. Bus mini : 2 buah b. MPV : 5 buah c. Motor : 1 buah

8 IV. Program Pendidikan dan Pelatihan Program pendidikan dan pelatihan BDK Surabaya dibagi menjadi dua bagian besar, yaitu Diklat Tenaga Administrai dan Diklat Tenaga Teknis Keagamaan. Sasaran Diklat Tenaga Administrasi adalah ASN yang berada di wilayah struktural, mulai dari pejabat struktural sampai dengan mereka yang menangani urusan teknis administrasi perkantoran. Sedangkan Diklat Teknis Keagamaan menyasar ASN yang membidangi tugas fungsional, baik fungsional pendidikan maupun fungsional keagamaan. Berdasarkan analisis kebutuhan diklat dan dikombinasikan dengan kemampuan anggaran yang ada, di bawah ini adalah program diklat yang direncanakan selama Tahun 2015 dan realisasinya sampai dengan Semester I. Program Balai Diklat Keagamaan Surabaya Tahun 2015 Jenis Diklat Rencana Realisasi Sem I % Realisasi Jml Peserta Anggaran Jml Peserta Anggaran Jml Peserta Anggaran Diklat Tenaga Administrasi 935 3,157,451, ,560,971,600 79% 81% Diklat Tenaga Teknis Keagamaan 2,370 6,895,863, ,811,419,000 35% 26% Total 3,305 10,053,314,000 1,583 4,372,390,600 48% 43% Persentase Anggaran Diklat Persentase Realisasi Anggaran Diklat Diklat Tenaga Teknis Keagamaan 69% Diklat Tenaga Administrasi 31% Diklat Tenaga Teknis Keagamaan 41% Diklat Tenaga Administrasi 59%

9 NO JENIS DIKLAT LAMA (HARI) PROGRAM DIKLAT TENAGA ADMINISTRASI SEMESTER I TAHUN 2015 TGL PELAKSANAAN RENCANA REALISASI % REALISASI JML PESERTA ANGGARAN TGL JML JML ANGGARAN PELAKSANAAN PESERTA PESERTA ANGGARAN A DIKLAT STRUKTURAL 1 Diklat Kepemimpinan Tk. IV 97 7 Mei - 20 Agt ,328,000 7 Mei - 20 Agt ,111, % 2 Diklat Prajabatan Gol. III Akt Apr - 16 Mei ,182, Apr - 16 Mei ,182, % 100% 3 Diklat Prajabatan Gol. III Akt Apr - 16 Mei ,229, Apr - 16 Mei ,229, % 100% 4 Diklat Prajabatan Gol. III Akt Apr - 16 Mei ,182, Apr - 16 Mei ,229,000 97% 99% B DIKLAT TEKNIS ADMINISTRASI B1 Diklat Teknis Administrasi Dalam Kampus 1 Diklat Pengelola Perpustakaan MI Mei ,305, Mei ,305, % 100% 2 Diklat Pengelola BMN Mei ,305, Mei ,765,000 97% 99% 3 Diklat Manajemen Pengelolaan Zakat Mei ,305, Mei ,305, % 100% 4 Diklat Tata Persuratan dan Kearsipan Mei ,305, Mei ,305, % 100% 5 Diklat PBJ Akt Mei 30 87,140, Mei 26 82,900,000 87% 95% 6 Diklat PBJ Akt Mei 30 87,140, Mei 28 85,020,000 93% 98% 7 Diklat PBJ Akt Mei 30 87,140, Mei 26 82,900,000 87% 95% 8 Diklat Manajemen Penanganan Konflik 6 Sem II 30 79,640,000 Sem II 0% 0% 9 Diklat PKK Kepala KUA 6 Sem II 30 79,640,000 Sem II 0% 0% 10 Diklat Administrasi Keuangan Kepala MTsN 6 Sem II 30 79,640,000 Sem II 0% 0% 11 Diklat Administrasi Keuangan Kepala MAN 6 Sem II 30 79,640,000 Sem II 0% 0% 12 Diklat Pengelola Perpustakaan MTs 10 Sem II ,305,000 Sem II 0% 0% 13 Diklat Manajemen Penyelenggaraan Haji 10 Sem II ,305,000 Sem II 0% 0% B2 Diklat Teknis Administrasi Luar Kampus 1 DDTK Pengembangan Diri PNS Feb 30 39,980, Feb 30 39,980, % 100% 2 DDTK Pengembangan Diri PNS Feb 30 39,980, Feb 30 39,980, % 100% 3 DDTK Pengelola Perpustakaan Feb 30 39,980, Feb 30 39,980, % 100% 4 DDTK Keterampilan Staf Feb 30 39,980, Feb 30 39,980, % 100% 5 DDTK Pengembangan Diri PNS Mar 30 39,980, Mar 30 39,980, % 100% 6 DDTK Pengembangan Diri PNS Mar 30 39,980, Mar 30 39,980, % 100% 7 DDTK Pengembangan Diri PNS Apr 30 39,980, Apr 30 39,980, % 100% 8 DDTK Keterampilan Staf Apr 30 39,980, Apr 30 39,980, % 100% 9 DDTK Pengembangan Diri PNS Apr 30 39,980, Apr 30 39,980, % 100% 10 DDTK Pengelola Perpustakaan Apr 30 39,980, Apr 30 39,980, % 100% 11 DDTK Pengembangan Diri PNS Apr 30 39,980, Apr 30 39,980, % 100% 12 DDTK Pengembangan Diri PNS Apr 30 39,980, Apr 30 39,980, % 100% 13 DDTK Pengembangan Diri PNS Mei 30 39,980, Mei 30 39,980, % 100% 14 DDTK Keterampilan Staf Mei 30 39,980, Mei 30 39,980, % 100% Total 935 3,157,451, ,560,971,600 79% 81%

10 Realisasi Anggaran Diklat Tenaga Administrasi Diklat Struktural 1,290,751,600 Diklat Teknis Administrasi 1,270,220,000 Total 2,560,971,600 Persentase Realisasi Anggaran Diklat Tenaga Administrasi Diklat Teknis Administrasi 50% Diklat Struktural 50% Realisasi Anggaran Diklat Tenaga Administrasi Dalam Kampus 2,001,251,600 Luar Kampus 559,720,000 Total 2,560,971,600 Persentase Realisasi Anggaran Diklat Tenaga Administrasi Luar Kampus 22% Dalam Kampus 78%

11 NO. DIKLAT KEAGAMAAN : JENIS DIKLAT PROGRAM DIKLAT TENAGA TEKNIS KEAGAMAAN SEMESTER I TAHUN 2015 LAMA (HARI) RENCANA REASLISASI % REALIASI JML JML PELAKSANAAN ANGGARAN PELAKSANAAN PESERTA PESERTA ANGGARAN JML PESERTA ANGGARAN 1 Diklat Teknis Fungsional Peningkatan Kompetensi Penghulu Muda 12 Sem I & II ,199,000 Sem I ,599,500 50% 50% 2 Diklat Teknis Fungsional Peningkatan Kompetensi Penyuluh Agama Ahli Muda 12 Sem I & II ,199,000 Sem I ,599,500 50% 50% 3 Diklat Teknis Substantif Peningkatan Kompetensi Pembina Keluarga Sakinah 10 Sem II 30 93,413,000 Sem II 0% 0% 4 Diklat Teknis Substantif Peningkatan Kompetensi Hisab Rukyat Tingkat Lanjutan 10 Sem II 30 93,413,000 Sem II 0% 0% 5 Diklat Teknis Substantif Peningkatan Kompetensi Pembina Takmir Masjid 10 Sem II 30 93,413,000 Sem II 0% 0% 6 Diklat Teknis Substantif Peningkatan Kompetensi Penggerak Kerukunan Umat Beragama 10 Sem II 30 93,413,000 Sem II 0% 0% 7 Diklat Teknis Substantif Peningkatan Kompetensi Kader Mubaligh 10 Sem II 30 93,413,000 Sem II 0% 0% DIKLAT TEKNIS SUBSTANTIF PENINGKATAN KOMPETENSI TENAGA KEAGAMAAN DI 1 WILAYAH Diklat Teknis KERJA Substantif : Peningkatan Kompetensi Guru Madrasah Diniyah 7 Sem I & II ,940,000 Sem I 30 61,470,000 50% 50% DIKLAT PENDIDIKAN : 1 Diklat Teknis Fungsional Pembentukan Jabatan Calon Pengawas Madrasah/PAI Pada Sekolah 15 Sem II 330 1,469,105,000 Sem II 0% 0% 2 Diklat Teknis Substantif Pembekalan Penugasan Tambahan Calon Kepala MI 10 Sem II ,360,000 Sem II 0% 0% 3 Diklat Teknis Substantif Pembekalan Penugasan Tambahan Calon Kepala MTs 10 Sem II ,920,000 Sem II 0% 0% 4 Diklat Teknis Substantif Pembekalan Penugasan Tambahan Calon Kepala MA 10 Sem II ,960,000 Sem II 0% 0% DIKLAT TEKNIS SUBSTANTIF PENINGKATAN KOMPETENSI : 1 Dikat Teknis Substantif Peningkatan Kompetensi Publikasi Ilmiah bagi Guru MI 10 Sem II ,480,000 Sem II 0% 0% DIKLAT TEKNIS FUNGSIONAL PENINGKATAN KOMPETENSI GURU : 1 Diklat Teknis Fungsional Peningkatan Kompetensi Guru Pertama Mata Pelajaran BK MTs 15 Sem II ,555,000 Sem II 0% 0% 2 Diklat Teknis Fungsional Peningkatan Kompetensi Guru Pertama Mata Pelajaran Seni Budaya 15 Sem II ,555,000 Sem II 0% 0% 3 MTs Diklat Teknis Fungsional Peningkatan Kompetensi Guru Pertama Mata Pelajaran IPA MTs 15 Sem II ,555,000 Sem II 0% 0% 4 Diklat Teknis Fungsional Peningkatan Kompetensi Guru Pertama PAUD-RA 15 Sem II ,555,000 Sem II 0% 0% 5 Diklat Teknis Fungsional Peningkatan Kompetensi Guru Pertama Mata Pelajaran Bahasa 15 Sem II ,555,000 Sem II 0% 0% Indonesia DIKLAT TEKNIS MTs SUBSTANTIF PENINGKATAN KOMPETENSI TENAGA KEPENDIDIKAN DI WILAYAH KERJA 7 Sem I & II 1,140 2,335,860,000 Sem I 750 1,536,750,000 66% 66% Total 2,370 6,895,863, ,811,419,000 35% 26%

12 Realiasi Diklat Tenaga Teknis Keagamaan Diklat Pendidikan 1,536,750,000 Diklat Keagamaan 274,669,000 Total 1,811,419,000 Persentase Realisasi Anggaran Diklat Tenaga Teknis Keagamaan Diklat Keagamaan 15% Diklat Pendidikan 85% Realiasi Diklat Tenaga Teknis Keagamaan Dalam Kampus 213,199,000 Luar Kampus 1,598,220,000 Total 1,811,419,000 Persentase Realisasi Anggaran Diklat Tenaga Teknis Keagamaan Dalam Kampus 12% Luar Kampus 88%

13 V. Alumni Diklat Sesuai dengan kegiatan yang telah diprogramkan di awal 2015, BDK Surabaya menargetkan dapat mendiklat sejumlah total peserta diklat, baik dari rumpun diklat administrasi maupun rumpun diklat tenaga teknis keagamaan. Target ini sebenarnya belum bisa memenuhi siklus dikat 4 tahunan yang dicanangkan oleh Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI. Keterbatasan kapasitas kelas dan anggaran menuntut BDK Surabaya untuk melakukan terobosan-terobosan, baik dari sisi anggaran maupun mekanisme pelaksanaan diklat itu sendiri. Salah satunya dalah dengan melakukan diklat di luar kampus, baik Diklat di Tempat Kerja (DDTK) untuk rumput Diklat Tenaga Administrasi maupun Diklat Wilayah Kerja Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota Se-Jawa Timur untuk rumpun Diklat Tenaga Teknis Keagamaan. Terobosan-terobosan itu ternyata masih belum cukup untuk mewadahi kebutuhan diklat para pemangku kepentingan diklat di Jawa Timur. Apalagi dengan diundangkannya implementasi Kurikulum 2013 (K-13), maka kebutuhan pelatihan-pelatihan yang bersifat bimbingan teknis K-13 semakin meningkat. Meningkatnya kebutuhan ini ditangkap oleh Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI dengan mengeluarkan SK Kepala Badan Nomor 57 Tahun 2015 tanggal 20 Mei 2015 tentang Pedoman Penyelenggaraan Diklat Kerja Sama. Dengan adanya payung hukum yang jelas ini, maka, pada Semester II 2015 bimtek-bimtek yang selama ini dilaksanakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-jawa Timur dapat dilaksanakan dengan pola kerja sama dengan Balai Diklat Keagamaan Surabaya. Sampai dengan Semester I 2015, BDK Surabaya telah mendiklat sejumlah pegawai, atau 48% dari jumlah pegawai yang menjadi sasaran diklat. Berikut ini adalah alumni diklat BDK Surabaya dalam tabel dan grafik. Berdasarkan Rumpun Diklat Diklat Tenaga Administrasi 743 Diklat Tenaga Teknis Keagamaan 840 Total 1583 Alumni Diklat Berdasarkan Rumpun Diklat Tenaga Teknis Keagamaan 53% Diklat Tenaga Administrasi 47%

14 Alumni Diklat Tenaga Administrasi Berdasarkan Jenis Diklat Diklat Struktural 323 Diklat Teknis Administrasi 420 Total 743 Alumni Diklat Tenaga Administrasi Alumni Diklat Tenaga Administrasi Diklat Teknis Administrasi 57% Diklat Struktural 43% Luar Kampus 57% Dalam Kampus 43% Alumni Tenaga Administrasi Berdasarkan Pola Diklat Dalam Kampus 323 Luar Kampus 420 Total 743 Alumni Diklat Tenaga Teknis Keagamaan Berdasarkan Jenis Diklat Teknis Pendidikan 750 Teknis Keagamaan 90 Total 840 Alumni Diklat Tenaga Teknis Keagamaan Teknis Keagamaan 11% Alumni Diklat Tenaga Teknis Keagamaan Luar Kampus 7% Teknis Pendidikan 89% Dalam Kampus 93% Alumni Diklat Tenaga Teknis Keagamaan Berdasarkan Pola Diklat Dalam Kampus 780 Luar Kampus 60 Total 840

15 Berdasarkan Golongan Non-NIP 386 I/a 0 I/b 2 I/c 1 I/d 0 II/a 14 II/b 90 II/c 23 II/d 14 III/a 204 III/b 449 III/c 202 III/d 113 IV/a 76 IV/b 9 IV/c 0 IV/d 0 Total 1,583 Alumni Diklat Berdasarkan Golongan III/d 7% III/c 13% IV/a 5% III/b 28% IV/b 1% Non-NIP 24% III/a 13% I/c 0% I/b 0% II/b 6% II/c 1% II/d 1% II/a 1% Berdasarkan Usia < > Total 1,583 Alumni Diklat Berdasarkan Usia >50 7% <31 13% % %

16 Berdasarkan Pendidikan SLTP 1 SLTA 144 D1 2 D2 30 D3 8 S1 1,129 S2 263 S3 6 Total 1,583 Alumni Diklat Berdasarkan Pendidikan S2 17% SLTA 9% D2 2% D3 1% S1 71% Berdasarkan Jenis Kelamin Laki-laki 893 Perempuan 690 Total 1,583 Alumni Diklat Berdasarkan Jenis Kelamin Perempuan 44% Laki-laki 56%

17 VI. Rencana Program Diklat Semester II Tahun 2015 PROGRAM DIKLAT SEMESTER II TAHUN 2015 BALAI DIKLAT KEAGAMAAN SURABAYA NO A A1 JENIS DIKLAT LAMA (HARI) JML ANGKATAN JML PESERTA ANGGARAN DIKLAT TENAGA ADMINISTRASI Diklat Teknis Administrasi Dalam Kampus 1 Diklat Manajemen Penanganan Konflik ,640,000 2 Diklat PKK Kepala KUA ,640,000 3 Diklat Administrasi Keuangan Kepala MTsN ,640,000 4 Diklat Administrasi Keuangan Kepala MAN ,640,000 5 Diklat Pengelola Perpustakaan MTs ,305,000 6 Diklat Manajemen Penyelenggaraan Haji ,305,000 B DIKLAT TENAGA TEKNIS PENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN B1 DIKLAT TEKNIS PENDIDIKAN B1.1 DIKLAT PENDIDIKAN 1 Diklat Teknis Fungsional Pembentukan Jabatan Calon Pengawas Madrasah/PAI Pada Sekolah ,469,105,000 2 Diklat Teknis Substantif Pembekalan Penugasan Tambahan Calon Kepala MI ,360,000 3 Diklat Teknis Substantif Pembekalan Penugasan Tambahan Calon Kepala MTs ,920,000 4 Diklat Teknis Substantif Pembekalan Penugasan Tambahan Calon Kepala MA ,960,000 B1.2 DIKLAT TEKNIS SUBSTANTIF PENINGKATAN KOMPETENSI : 1 Dikat Teknis Substantif Peningkatan Kompetensi Publikasi Ilmiah bagi Guru MI ,480,000 B1.3 DIKLAT TEKNIS FUNGSIONAL PENINGKATAN KOMPETENSI GURU : 1 Diklat Teknis Fungsional Peningkatan Kompetensi Guru Pertama Mata Pelajaran BK MTs ,555,000 2 Diklat Teknis Fungsional Peningkatan Kompetensi Guru Pertama Mata Pelajaran Seni Budaya MTs ,555,000 3 Diklat Teknis Fungsional Peningkatan Kompetensi Guru Pertama Mata Pelajaran IPA MTs ,555,000 4 Diklat Teknis Fungsional Peningkatan Kompetensi Guru Pertama PAUD-RA ,555,000 5 Diklat Teknis Fungsional Peningkatan Kompetensi Guru Pertama Mata Pelajaran Bahasa Indonesia MTs ,555,000 B1.4 DIKLAT TEKNIS SUBSTANTIF PENINGKATAN KOMPETENSI TENAGA KEPENDIDIKAN DI WILAYAH KERJA ,110,000 B.2 DIKLAT TEKNIS KEAGAMAAN B.2.1 DIKLAT KEAGAMAAN 1 Diklat Teknis Fungsional Peningkatan Kompetensi Penghulu Muda ,599,500 2 Diklat Teknis Fungsional Peningkatan Kompetensi Penyuluh Agama Ahli Muda ,599,500 3 Diklat Teknis Substantif Peningkatan Kompetensi Pembina Keluarga Sakinah ,413,000 4 Diklat Teknis Substantif Peningkatan Kompetensi Hisab Rukyat Tingkat Lanjutan ,413,000 5 Diklat Teknis Substantif Peningkatan Kompetensi Pembina Takmir Masjid ,413,000 6 Diklat Teknis Substantif Peningkatan Kompetensi Penggerak Kerukunan Umat Beragama ,413,000 7 Diklat Teknis Substantif Peningkatan Kompetensi Kader Mubaligh ,413,000 B.2.2 DIKLAT TEKNIS SUBSTANTIF PENINGKATAN KOMPETENSI TENAGA KEAGAMAAN DI WILAYAH KERJA : 1 Diklat Teknis Substantif Peningkatan Kompetensi Guru Madrasah Diniyah ,470,000 TOTAL ,633,614,000

Dindin Firmansyah BDK Bandung

Dindin Firmansyah BDK Bandung 1. Profil Lembaga a. Sejarah Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Bandung (Balai Diklat) berdiri pada tahun 1981 dengan penetapan Keputusan Menteri Agama (KMA) No. 45 tahun 1981 dengan nama Balai Diklat

Lebih terperinci

REALISASI DIKLAT SEMESTER 1 (JANUARI JUNI) BALAI DIKLAT KEAGAMAAN MANADO

REALISASI DIKLAT SEMESTER 1 (JANUARI JUNI) BALAI DIKLAT KEAGAMAAN MANADO REALISASI DIKLAT SEMESTER 1 (JANUARI JUNI) BALAI DIKLAT KEAGAMAAN MANADO A. PROFIL LEMBAGA Balai Diklat Keagamaan Manado pertama kali berdiri pada tahun 1981 yang berkantor disamping Kantor Departemen

Lebih terperinci

LAPORAN REALISASI PENYELENGGARAAN DIKLAT SEMESTER I (JANUARI JUNI 2015) BALAI DIKLAT KEAGAMAAN MAKASSAR

LAPORAN REALISASI PENYELENGGARAAN DIKLAT SEMESTER I (JANUARI JUNI 2015) BALAI DIKLAT KEAGAMAAN MAKASSAR LAPORAN REALISASI PENYELENGGARAAN DIKLAT SEMESTER I (JANUARI JUNI 2015) BALAI DIKLAT KEAGAMAAN MAKASSAR KEMENTERIAN AGAMA BALAI DIKLAT KEAGAMAAN MAKASSAR JL. SULTAN ALAUDDIN NO. 105 MAKASSAR Sulawesi Selatan

Lebih terperinci

LAPORAN REALISASI DIKLAT SEMESTER I (JANUARI JUNI 2015)

LAPORAN REALISASI DIKLAT SEMESTER I (JANUARI JUNI 2015) LAPORAN REALISASI DIKLAT SEMESTER I (JANUARI JUNI ) KEMENTERIAN AGAMA BALAI DIKLAT KEAGAMAAN DENPASAR JL. RAYA MENGWI KM. 14 BERINGKIT-MENGWI BADUNG BALI I. Profil Lembaga Balai Diklat Keagamaan Denpasar

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. BKDD Kab. Banyumas

KATA PENGANTAR. BKDD Kab. Banyumas KATA PENGANTAR Profil Pegawai Pemerintah Kabupaten Banyumas Tahun 2017 ini berisi kondisi pegawai di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyumas sampai dengan 31 Desember 2017. Data yang kami sajikan bersumber

Lebih terperinci

LAPORAN REALISASI DIKLAT TAHUN 2015

LAPORAN REALISASI DIKLAT TAHUN 2015 KEMENTERIAN AGAMA BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEAGAMAAN MEDAN LAPORAN REALISASI DIKLAT TAHUN 2015 PENGELOLA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN 2015 KATA PENGANTAR Alhamdulillah, Puji

Lebih terperinci

Keterwakilan Perempuan Di Lembaga Eksekutif

Keterwakilan Perempuan Di Lembaga Eksekutif Keterwakilan Perempuan Di Lembaga Eksekutif Keterwakilan perempuan di lembaga eksekutif juga menjadi tolok ukur pemberdayaan perempuan. Untuk melihat pemberdayaan perempuan di lembaga eksekutif dilihat

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. BKDD Kab. Banyumas

KATA PENGANTAR. BKDD Kab. Banyumas KATA PENGANTAR Booklet Informasi Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kabupaten Banyumas Tahun 2017 ini berisi tabel dan grafik serta analisis singkat informasi pegawai di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyumas

Lebih terperinci

BAB II DESKRIPSI PERUSAHAAN

BAB II DESKRIPSI PERUSAHAAN BAB II DESKRIPSI PERUSAHAAN 2.1 Sejarah Perusahaan Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) adalah sekolah tinggi kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan di bawah pengelolaan Badan Pengembangan SDM

Lebih terperinci

LAPORAN KINERJA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN GRESIK TAHUN 2016 BAB I PENDAHULUAN

LAPORAN KINERJA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN GRESIK TAHUN 2016 BAB I PENDAHULUAN BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Dalam perspektif yang luas Laporan Kinerja Pemerintah mempunyai fungsi sebagai media/wahana pertanggungjawaban kepada publik atas penyelenggaran Pemerintahan. Untuk

Lebih terperinci

Rekapitulasi Data Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta Tahun 2017

Rekapitulasi Data Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta Tahun 2017 Rekapitulasi Data Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta Bersama ini kami sampaikan Rekapitulasi Data Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Purwakarta. Pegawai Negeri Sipil

Lebih terperinci

DATA PR0FIL KELEMBAGAAN DAN GOOD GOVERNANCE KANTOR KECAMATAN LAMANDAU

DATA PR0FIL KELEMBAGAAN DAN GOOD GOVERNANCE KANTOR KECAMATAN LAMANDAU DATA PR0FIL KELEMBAGAAN DAN GOOD GOVERNANCE KANTOR KECAMATAN LAMANDAU PEMERINTAH KABUPATEN LAMANDAU KECAMATAN LAMANDAU TAHUN 2014 I. Dasar Hukum A. Peraturan Daerah Kabupaten Lamandau Nomor 16 Tahun 2008

Lebih terperinci

2.1 Tugas Pokok, Fungsi dan Struktur Organisasi SKPD

2.1 Tugas Pokok, Fungsi dan Struktur Organisasi SKPD Bab II Gambaran Pelayanan SKPD 2.1 Tugas Pokok, Fungsi dan Struktur Organisasi SKPD Pembentukan Organisasi Badan Kepegawaian Daerah Kota Bandung ditetapkan dalam Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 12

Lebih terperinci

BAB III DESKRIPSI DATA PEGAWAI Pada Bab II telah disajikan tabel/daftar dengan berbagai klasifikasi data PNS di lingkungan. Penyajian tabel/daftar tersebut belum selesai apabila belum digambarkan, dianalisis

Lebih terperinci

PEMBINAAN TEKNIS TIM PENILAI PRANATA KOMPUTER - ADMINISTRASI

PEMBINAAN TEKNIS TIM PENILAI PRANATA KOMPUTER - ADMINISTRASI BADAN PUSAT STATISTIK PEMBINAAN TEKNIS TIM PENILAI PRANATA KOMPUTER - ADMINISTRASI (Berdasarkan : SK MenPAN Nomor 66/Kep/M.PAN/7/2003 (Perka BPS Nomor 16 Tahun 2008) Bagian Jabatan Fungsional TUJUAN PENETAPAN

Lebih terperinci

GAMBARAN PELAYANAN SKPD

GAMBARAN PELAYANAN SKPD B A B GAMBARAN PELAYANAN SKPD II 2.1 Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi SKPD Struktur Organisasi Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Lamandau sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Lamandau

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Bab I Pendahuluan. L K I P B K D K o t a B a n d u n g T a h u n LATAR BELAKANG

BAB I PENDAHULUAN. Bab I Pendahuluan. L K I P B K D K o t a B a n d u n g T a h u n LATAR BELAKANG BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Sejalan dengan diterbitkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Badan Kepegawaian Daerah Kota Bandung sebagai Lembaga Teknis Daerah berbentuk

Lebih terperinci

2.1. TUGAS, FUNGSI, DAN STRUKTUR ORGANISASI SKPD

2.1. TUGAS, FUNGSI, DAN STRUKTUR ORGANISASI SKPD GAMBARAN PELAYANAN SKPD Bab ini menjabarkan tentang Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi, Sumber Daya SKPD, Kinerja Pelayanan SKPD, serta Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan SKPD. BAB 2 2.1.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penilaian dan pelaporan kinerja pemerintah daerah menjadi salah satu kunci untuk menjamin penyelenggaraan pemerintahan yang demokratis, transparan, akuntabel, efisien

Lebih terperinci

PENDAHULUAN. Tujuan dan Keuntungan. Dasar Hukum Jabatan Fungsional Pranata Komputer

PENDAHULUAN. Tujuan dan Keuntungan. Dasar Hukum Jabatan Fungsional Pranata Komputer PENDAHULUAN Tujuan dan Keuntungan Dasar Hukum Jabatan Fungsional Pranata Komputer Pengertian, Rumpun Jabatan, Kedudukan, Tugas Pokok dan Jenjang Jabatan Tujuan dan Keuntungan 1.1. Tujuan Penetapan Jabatan

Lebih terperinci

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) DINAS PENDIDIKAN KOTA PROBOLINGGO Tahun

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) DINAS PENDIDIKAN KOTA PROBOLINGGO Tahun BAB I PENDAHULUAN Peningkatan akses masyarakat terhadap pendidikan yang berkualitas merupakan mandat yang harus dilakukan Bangsa Indonesia sesuai dengan tujuan Negara Indonesia yang tertuang dalam Pembukaan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN LATAR BELAKANG

BAB I PENDAHULUAN LATAR BELAKANG BAB I PENDAHULUAN LATAR BELAKANG Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2008 tanggal 7 Juni 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja

Lebih terperinci

BUPATI HULU SUNGAI SELATAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN PERATURAN BUPATI HULU SUNGAI SELATAN NOMOR 10 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI HULU SUNGAI SELATAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN PERATURAN BUPATI HULU SUNGAI SELATAN NOMOR 10 TAHUN 2016 TENTANG BUPATI HULU SUNGAI SELATAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN PERATURAN BUPATI HULU SUNGAI SELATAN NOMOR 10 TAHUN 2016 TENTANG PETUNJUK PEMBINAAN DAN PELAKSANAAN FORMASI JABATAN FUNGSIONAL RUMPUN PENGAWAS KUALITAS

Lebih terperinci

PROFIL DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN KABUPATEN LAHAT

PROFIL DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN KABUPATEN LAHAT PROFIL DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN KABUPATEN LAHAT I. Dasar Hukum Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Lahat dibentuk berdasarkan : 1. Peraturan

Lebih terperinci

- 1 - POLA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DEPARTEMEN KEHUTANAN

- 1 - POLA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DEPARTEMEN KEHUTANAN - 1 - Lampiran Peraturan Menteri Nomor : P.2/Menhut-II/2009 Tanggal : 12 Januari 2009 POLA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DEPARTEMEN KEHUTANAN I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang 1. Pembangunan

Lebih terperinci

PEMERINTAH KOTA SALATIGA DAFTAR INFORMASI PUBLIK RINGKASAN PROFIL ORGANISASI DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA SALATIGA TAHUN 2017

PEMERINTAH KOTA SALATIGA DAFTAR INFORMASI PUBLIK RINGKASAN PROFIL ORGANISASI DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA SALATIGA TAHUN 2017 PEMERINTAH KOTA SALATIGA DAFTAR INFORMASI PUBLIK RINGKASAN PROFIL ORGANISASI DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA SALATIGA TAHUN 27 PENDAHULUAN A. KEDUDUKAN Undang-undang Nomor 2 Tahun 23 tentang

Lebih terperinci

Bab I Pendahuluan Latar Belakang

Bab I Pendahuluan Latar Belakang Bab I Pendahuluan 1.1. Latar Belakang Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, bahwa pembangunan yang berkeadilan dan demokratis

Lebih terperinci

JABATAN FUNGSIONAL PENGELOLA PENGADAAN BARANG/ JASA

JABATAN FUNGSIONAL PENGELOLA PENGADAAN BARANG/ JASA KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PUSDIKLAT MANAJEMEN DAN PENGEMBANGAN JABATAN FUNGSIONAL JABATAN FUNGSIONAL PENGELOLA PENGADAAN BARANG/ JASA PERATURAN

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM INSTANSI

BAB II GAMBARAN UMUM INSTANSI BAB II GAMBARAN UMUM INSTANSI 2.1. Deskripsi Singkat Instansi Biro Umum Sekretariat Daerah (SETDA) Provinsi Jawa Timur terdiri dari beberapa biro, salah satunya adalah biro umum. Kantor SETDA ini terletak

Lebih terperinci

PROFIL BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN SELAYAR.

PROFIL BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN SELAYAR. PROFIL BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN SELAYAR. Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Selayar berkantor dijalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 1 Benteng, Nomor Telpon/Fax (0414) 21118, website: bkdselayaronline.blogspot.com,

Lebih terperinci

BUPATI HULU SUNGAI SELATAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN PERATURAN BUPATI HULU SUNGAI SELATAN NOMOR 16 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI HULU SUNGAI SELATAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN PERATURAN BUPATI HULU SUNGAI SELATAN NOMOR 16 TAHUN 2016 TENTANG BUPATI HULU SUNGAI SELATAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN PERATURAN BUPATI HULU SUNGAI SELATAN NOMOR 16 TAHUN 2016 TENTANG PETUNJUK PEMBINAAN DAN PELAKSANAAN FORMASI JABATAN FUNGSIONAL RUMPUN ARSIPARIS, PUSTAKAWAN

Lebih terperinci

BAB IV.GAMBARAN UMUM PENELITIAN. pendidikan di kota Bandar Lampung sudah dapat terbilang cukup baik dalam

BAB IV.GAMBARAN UMUM PENELITIAN. pendidikan di kota Bandar Lampung sudah dapat terbilang cukup baik dalam 49 BAB IV.GAMBARAN UMUM PENELITIAN 4.1 Pendidikan di Kota Bandar Lampung Pendidikan menjadi sebuah tolak ukur suatu daerah dalam menciptakan sumber daya manusia yang mampu bersaing secara global. Sebagai

Lebih terperinci

B a b I I G a m b a r a n P e l a y a n a n S K P D Tugas Pokok, Fungsi dan Struktur Organisasi SKPD

B a b I I G a m b a r a n P e l a y a n a n S K P D Tugas Pokok, Fungsi dan Struktur Organisasi SKPD Bab II Gambaran Pelayanan SKPD 2.1 Tugas Pokok, Fungsi dan Struktur Organisasi SKPD Pembentukan Organisasi Badan Kepegawaian Daerah Kota Bandung ditetapkan dalam Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 12

Lebih terperinci

KEBIJAKAN DAN IMPLEMENTASI JABATAN FUNGSIONAL ANALIS KEBIJAKAN

KEBIJAKAN DAN IMPLEMENTASI JABATAN FUNGSIONAL ANALIS KEBIJAKAN KEBIJAKAN DAN IMPLEMENTASI JABATAN FUNGSIONAL ANALIS KEBIJAKAN Dra. Nadimah, MBA. ASISTEN DEPUTI STANDARISASI JABATAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI

Lebih terperinci

PROFIL BADAN KEPEGAWAIAN DAN DIKLAT DAERAH KABUPATEN WAJO.

PROFIL BADAN KEPEGAWAIAN DAN DIKLAT DAERAH KABUPATEN WAJO. PROFIL BADAN KEPEGAWAIAN DAN DIKLAT DAERAH KABUPATEN WAJO. Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah Kabupaten Wajo berkantor dijalan Kejaksaan Nomor 5 B Sengkang, Nomor Telpon (0485) 21021 dan Nomor Fax (0485)

Lebih terperinci

IV. GAMBARAN UMUM. kecamatan dan 84 kelurahan menjadi 13 kecamatan dan 98 kelurahan.

IV. GAMBARAN UMUM. kecamatan dan 84 kelurahan menjadi 13 kecamatan dan 98 kelurahan. 51 IV. GAMBARAN UMUM A. Kondisi Wilayah Kota Bandar Lampung Kota Bandar Lampung pintu gerbang Pulau Sumatera. Sebutan ini layak untuk ibu kota Propinsi Lampung. Kota yang terletak di sebelah barat daya

Lebih terperinci

2015, No Mengingat : c. bahwa penyesuaian substansi peraturan sebagaimana dimaksud pada huruf b ditetapkan dengan Peraturan Kepala Lembaga Admi

2015, No Mengingat : c. bahwa penyesuaian substansi peraturan sebagaimana dimaksud pada huruf b ditetapkan dengan Peraturan Kepala Lembaga Admi No.1115, 2015 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA LAN. Widyaiswara. Jabatan Fungsional. Angka Kredit. Penilaian. Pedoman. Pencabutan. PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA NOMOR 26 TAHUN 2015 TENTANG

Lebih terperinci

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2001 TENTANG TUNJANGAN JABATAN FUNGSIONAL PENYULUH KELUARGA BERENCANA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2001 TENTANG TUNJANGAN JABATAN FUNGSIONAL PENYULUH KELUARGA BERENCANA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA TENTANG TUNJANGAN JABATAN FUNGSIONAL PENYULUH KELUARGA BERENCANA Menimbang : bahwa dalam rangka meningkatkan mutu, prestasi, pengabdian, dan gairah kerja bagi Pegawai

Lebih terperinci

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2001 TENTANG TUNJANGAN JABATAN FUNGSIONAL PENYULUH KELUARGA BERENCANA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2001 TENTANG TUNJANGAN JABATAN FUNGSIONAL PENYULUH KELUARGA BERENCANA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA TENTANG TUNJANGAN JABATAN FUNGSIONAL PENYULUH KELUARGA BERENCANA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Menimbang : bahwa dalam rangka meningkatkan mutu, prestasi, pengabdian,

Lebih terperinci

PERATURAN KEPALA LEMBAGA SANDI NEGARA NOMOR 20 TAHUN 2015 TENTANG KETENTUAN BATAS USIA PENSIUN BAGI PEJABAT FUNGSIONAL SANDIMAN

PERATURAN KEPALA LEMBAGA SANDI NEGARA NOMOR 20 TAHUN 2015 TENTANG KETENTUAN BATAS USIA PENSIUN BAGI PEJABAT FUNGSIONAL SANDIMAN PERATURAN KEPALA LEMBAGA SANDI NEGARA NOMOR 20 TAHUN 2015 TENTANG KETENTUAN BATAS USIA PENSIUN BAGI PEJABAT FUNGSIONAL SANDIMAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA LEMBAGA SANDI NEGARA, Menimbang

Lebih terperinci

BAB II TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KOTA MALANG

BAB II TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KOTA MALANG BAB II TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KOTA MALANG 2.1. STRUKTUR ORGANISASI Dasar pembentukan struktur organisasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang adalah sebagai

Lebih terperinci

a. Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan; b. Sub Bagian Keuangan; c. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian.

a. Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan; b. Sub Bagian Keuangan; c. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian. Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi SKPD 1. Struktur Organisasi Perangkat Daerah Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar dibentuk berdasarkan Peraturan Walikota Makassar

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KEHUTANAN NOMOR : P. 2/Menhut-II/2009 TENTANG POLA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DEPARTEMEN KEHUTANAN

PERATURAN MENTERI KEHUTANAN NOMOR : P. 2/Menhut-II/2009 TENTANG POLA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DEPARTEMEN KEHUTANAN PERATURAN MENTERI KEHUTANAN NOMOR : P. 2/Menhut-II/2009 TENTANG POLA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DEPARTEMEN KEHUTANAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEHUTANAN, Menimbang :

Lebih terperinci

PROFILE KECAMATAN BATUJAYA

PROFILE KECAMATAN BATUJAYA PROFILE KECAMATAN BATUJAYA GAMBARAN UMUM Kecamatan Batujaya merupakan salah satu Kecamatan dari 30 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Karawang dan merupakan salah satu zona pantai yang berbatasan

Lebih terperinci

b) Struktur Organisasi BKD Kabupaten Enrekang; SEKRETARIS Kasubag. Kabid. Mutasi /Informasi Pegawai Kasubid. Mutasi Tenaga Administrasi

b) Struktur Organisasi BKD Kabupaten Enrekang; SEKRETARIS Kasubag. Kabid. Mutasi /Informasi Pegawai Kasubid. Mutasi Tenaga Administrasi PROFIL BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN ENREKANG. Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Enrekang berkantor di jalan Jenderal Sudirman Nomor 13, Nomor Telpon (0420) 21243, website : bkdenrekang.wordpress.com,

Lebih terperinci

DATA STATISTIK BALAI PELESTARIAN CAGAR BUDAYA BATUSANGKAR 2015

DATA STATISTIK BALAI PELESTARIAN CAGAR BUDAYA BATUSANGKAR 2015 DATA STATISTIK BALAI PELESTARIAN CAGAR BUDAYA BATUSANGKAR 215 A. ORGANISASI Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 52 Tahun 212 Tanggal 2 Juli 212 tentang Organisasi dan Tata Kerja

Lebih terperinci

KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KARIR TENAGA KEPENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET

KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KARIR TENAGA KEPENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KARIR TENAGA KEPENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET Oleh: Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum. (Pembantu Rektor II UNS) Disampaikan Pada Acara Lokakarya Pembuatan Rumusan Tentang

Lebih terperinci

2012, No

2012, No 2012, No.882 6 LAMPIRAN PERATURAN KEPALA BADAN PUSAT STATISTIK NOMOR 55 TAHUN 2012 TENTANG PEJABAT YANG BERWENANG MENJATUHKAN HUKUMAN DISIPLIN TERHADAP PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN BADAN PUSAT STATISTIK

Lebih terperinci

PROFIL PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KOTA JAYAPURA TAHUN 2015

PROFIL PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KOTA JAYAPURA TAHUN 2015 PROFIL PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KOTA JAYAPURA TAHUN 205 Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Jayapura memiliki Jabatan Struktural dengan jumlah 20 (dua puluh)

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Profil Badan Kepegawaian dan Diklat

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Profil Badan Kepegawaian dan Diklat BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian 1.1.1 Profil Badan Kepegawaian dan Diklat Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Lombok Timur merupakan salah satu lembaga teknis daerah yang dibentuk

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Renstra Badan Kepegawaian Daerah Kab. Barru Tahun

BAB I PENDAHULUAN. Renstra Badan Kepegawaian Daerah Kab. Barru Tahun BAB I PENDAHULUAN. Latar Belakang Pada hakekatnya pembangunan sebagai proses perubahan yang terus menerus berkembang yang merupakan kemajuan dan perbaikan menuju ke arah tujuan yang ingin dicapai dalam

Lebih terperinci

KEBIJAKAN PEMPROV BALI DALAM RANGKA PENGEMBANGAN KARIER PNS MELALUI JABATAN FUNGSIONAL PENGEMBANG TEKNOLOGI PEMBELAJARAN

KEBIJAKAN PEMPROV BALI DALAM RANGKA PENGEMBANGAN KARIER PNS MELALUI JABATAN FUNGSIONAL PENGEMBANG TEKNOLOGI PEMBELAJARAN KEBIJAKAN PEMPROV BALI DALAM RANGKA PENGEMBANGAN KARIER PNS MELALUI JABATAN FUNGSIONAL PENGEMBANG TEKNOLOGI PEMBELAJARAN BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI BALI SINGARAJA, 23 / 10 / 2012 MANAJEMEN PNS Diarahkan

Lebih terperinci

BAB II DISKRIPSI OBYEK PENELITIAN Sejarah Pusdiklat Tenaga Teknis dan Administrasi Pendidikan dan Keagamaan

BAB II DISKRIPSI OBYEK PENELITIAN Sejarah Pusdiklat Tenaga Teknis dan Administrasi Pendidikan dan Keagamaan 9 BAB II DISKRIPSI OBYEK PENELITIAN 2.1. Sejarah Pusdiklat Tenaga Teknis dan Administrasi Pendidikan dan Muncul terminologi organisasi Pendidikan dan Pelatihan pada periode awal didasarkan pada Keputusan

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2010 NOMOR 21 SERI E PERATURAN BUPATI KABUPATEN BANJARNEGARA NOMOR 473 TAHUN 2010

BERITA DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2010 NOMOR 21 SERI E PERATURAN BUPATI KABUPATEN BANJARNEGARA NOMOR 473 TAHUN 2010 BERITA DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN NOMOR SERI E PERATURAN BUPATI KABUPATEN BANJARNEGARA NOMOR TAHUN T E N T A N G PERUMUSAN BEBAN KERJA APARATUR DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN BANJARNEGARA

Lebih terperinci

WALIKOTA PAREPARE PERATURAN WALIKOTA PAREPARE NOMOR 24 TAHUN 2014 T E N T A N G

WALIKOTA PAREPARE PERATURAN WALIKOTA PAREPARE NOMOR 24 TAHUN 2014 T E N T A N G WALIKOTA PAREPARE PERATURAN WALIKOTA PAREPARE NOMOR 24 TAHUN 2014 T E N T A N G KENAIKAN PANGKAT PENYESUAIAN IJAZAH BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA PAREPARE DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

PANDUAN TEKNIS PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI KEPEGAWAIAN KEMENTERIAN PERDAGANGAN

PANDUAN TEKNIS PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI KEPEGAWAIAN KEMENTERIAN PERDAGANGAN PANDUAN TEKNIS PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI KEPEGAWAIAN KEMENTERIAN PERDAGANGAN A. LATAR BELAKANG B. PERALATAN YANG DIBUTUHKAN Untuk pengoperasian Sistem Informasi Kepegawaian (SIPEG) 2010 diperlukan Personal

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Dalam rangka penyelenggaraan kepemerintahan yang baik (good governance) memiliki 3 (tiga) landasan utama yaitu : transparansi, akuntabilitas dan partisipasi. Akuntabilitas

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 38 TAHUN 2010 TENTANG PENYESUAIAN JABATAN FUNGSIONAL GURU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 38 TAHUN 2010 TENTANG PENYESUAIAN JABATAN FUNGSIONAL GURU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 38 TAHUN 2010 TENTANG PENYESUAIAN JABATAN FUNGSIONAL GURU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, Menimbang : a. bahwa dalam rangka

Lebih terperinci

GUBERNUR KEPULAUAN RIAU

GUBERNUR KEPULAUAN RIAU GUBERNUR KEPULAUAN RIAU PERATURAN GUBERNUR KEPULAUAN RIAU NOMOR 47 TAHUN 2015 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH PROVINSI KEPULAUAN RIAU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR KEPULAUAN

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.265, 2015 PERATURAN BERSAMA. Polisi Pamong Praja. Jabatan Fungsional. Angka Kredit. PERATURAN BERSAMA MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA TAHUN 2006 NOMOR 12 SERI D NOMOR SERI 2 PERATURAN BUPATI HULU SUNGAI UTARA NOMOR 15 TAHUN 2006 TENTANG

BERITA DAERAH KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA TAHUN 2006 NOMOR 12 SERI D NOMOR SERI 2 PERATURAN BUPATI HULU SUNGAI UTARA NOMOR 15 TAHUN 2006 TENTANG BERITA DAERAH KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA TAHUN 00 NOMOR SERI D NOMOR SERI PERATURAN BUPATI HULU SUNGAI UTARA NOMOR TAHUN 00 TENTANG FORMASI JABATAN FUNGSIONAL ANGKA KREDIT DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN

Lebih terperinci

1. FORM PENGIMPUTAN 1. 1 DATA BASE PNS DATA UTAMA PNS Data Pribadi NIP Baru Nip Lama Nama Gelar Depan Gelar Belakang Tempat

1. FORM PENGIMPUTAN 1. 1 DATA BASE PNS DATA UTAMA PNS Data Pribadi NIP Baru Nip Lama Nama Gelar Depan Gelar Belakang Tempat 1. FORM PENGIMPUTAN 1. 1 DATA BASE PNS 1.1.1 DATA UTAMA PNS 1.1.1.1 Data Pribadi 1.1.1.1.1 NIP Baru Nip Lama Nama Gelar Depan Gelar Belakang Tempat Lahir Tanggal Lahir Usia Tingkat Pendidikan Terakhir

Lebih terperinci

BAB III OBJEK PENELITIAN. 3.1 Sejarah Singkat Dinas Perhubungan Kota Bandung. dinas daerah dan lingkungan Pemerintah Kota Bandung.

BAB III OBJEK PENELITIAN. 3.1 Sejarah Singkat Dinas Perhubungan Kota Bandung. dinas daerah dan lingkungan Pemerintah Kota Bandung. BAB III OBJEK PENELITIAN 3.1 Sejarah Singkat Dinas Perhubungan Kota Bandung Dinas perhubungan Kota Bandung dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 5 tahun 2001 tentang pembentukan dan

Lebih terperinci

PROFIL PEGAWAI NEGERI SIPIL TAHUN 2015

PROFIL PEGAWAI NEGERI SIPIL TAHUN 2015 PROFIL PEGAWAI NEGERI SIPIL PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2015 (Keadaan, 31 Desember 2014) BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH 2015 KATA PENGANTAR Buku PROFIL PEGAWAI NEGERI SIPIL PEMERINTAH

Lebih terperinci

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung BAB. I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG 1.1.1 Tugas Pokok dan Fungsi Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Lampung Nomor 4 Tahun 2014 tentang Perubahan kedua atas Peraturan Daerah Provinsi Lampung Nomor

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.1919, 2015 KEMENAG. Diklat. Penyelenggaraan. PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 75 TAHUN 2015 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PEGAWAI

Lebih terperinci

PERATURAN KEPALA BADAN SAR NASIONAL NOMOR: PK.14 TAHUN 2011 TENTANG

PERATURAN KEPALA BADAN SAR NASIONAL NOMOR: PK.14 TAHUN 2011 TENTANG KEPALA BADAN SAR NASIONAL PERATURAN KEPALA BADAN SAR NASIONAL NOMOR: PK.14 TAHUN 2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN KEPALA BADAN SAR NASIONAL NOMOR: PK. 18 TAHUN 2009 TENTANG PENGGUNAAN PAKAIAN DINAS

Lebih terperinci

(PERATURAN MENTERI PANRB NO. 26 TAHUN 2016 )

(PERATURAN MENTERI PANRB NO. 26 TAHUN 2016 ) PENGANGKATAN PNS DALAM JABATAN FUNGSIONAL MELALUI PENYESUAIAN/ INPASSING (PERATURAN MENTERI PANRB NO. 26 TAHUN 2016 ) Aba Subagja Sekretaris Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur

Lebih terperinci

PEMERINTAH KOTA SALATIGA DAFTAR INFORMASI PUBLIK RINGKASAN PROFIL ORGANISASI BAGIAN UMUM SETDA KOTA SALATIGA TAHUN 2017

PEMERINTAH KOTA SALATIGA DAFTAR INFORMASI PUBLIK RINGKASAN PROFIL ORGANISASI BAGIAN UMUM SETDA KOTA SALATIGA TAHUN 2017 PEMERINTAH KOTA SALATIGA DAFTAR INFORMASI PUBLIK RINGKASAN PROFIL ORGANISASI BAGIAN UMUM SETDA KOTA SALATIGA TAHUN 207 A. GAMBARAN UMUM Berdasarkan Peraturan Pemerintah Daerah Kota Salatiga No. 7 Tahun

Lebih terperinci

PROFIL PEGAWAI NEGERI SIPIL. TAHUN 2016 (Keadaan, 31 Desember 2015)

PROFIL PEGAWAI NEGERI SIPIL. TAHUN 2016 (Keadaan, 31 Desember 2015) PROFIL PEGAWAI NEGERI SIPIL PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2016 (Keadaan, 31 Desember 2015) BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH KATA PENGANTAR Profil PNS Pemerintah Tahun 2016 Buku PROFIL

Lebih terperinci

MENUJU ASN YANG PROFESIONAL BERBASIS SISTEM MERIT MELALUI PENGUATAN JABATAN FUNGSIONAL

MENUJU ASN YANG PROFESIONAL BERBASIS SISTEM MERIT MELALUI PENGUATAN JABATAN FUNGSIONAL MENUJU ASN YANG PROFESIONAL BERBASIS SISTEM MERIT MELALUI PENGUATAN JABATAN FUNGSIONAL Aba Subagja Sekretaris Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,

Lebih terperinci

WALIKOTA BUKITTINGGI PROVINSI SUMATERA BARAT

WALIKOTA BUKITTINGGI PROVINSI SUMATERA BARAT WALIKOTA BUKITTINGGI PROVINSI SUMATERA BARAT PERATURAN WALIKOTA BUKITTINGGI NOMOR 41 TAHUN 2016 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL POLISI PAMONG PRAJA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA BUKITTINGGI, Menimbang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Laporan Kinerja Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Madiun Th

BAB I PENDAHULUAN. Laporan Kinerja Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Madiun Th BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, bahwa setiap instansi pemerintah diminta untuk menyampaikan

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA -1- PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN 2015 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENGANGKATAN, KENAIKAN JABATAN/PANGKAT, PEMBEBASAN SEMENTARA, PENURUNAN JABATAN, PENGANGKATAN

Lebih terperinci

KABUPATEN PEMALANG DALAM ANGKA TAHUN 2015

KABUPATEN PEMALANG DALAM ANGKA TAHUN 2015 PEGAWAI NEGERI SIPIL KABUPATEN PEMALANG DALAM ANGKA TAHUN 2015 PEMERINTAH KABUPATEN PEMALANG BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH 2015 hal. i H. JUNAEDI, SH., MM. Bupati Pemalang BUPATI PEMALANG MUKTI AGUNG WIBOWO,

Lebih terperinci

Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik Badan Pusat Statistik KEPUTUSAN KEPALA BADAN PUSAT STATISTIK NOMOR 051 TAHUN 2004 TENTANG PEDOMAN PENYESUAIAN JABATAN FUNGSIONAL PRANATA KOMPUTER KEPALA BADAN PUSAT STATISTIK, Menimbang : a. bahwa dalam

Lebih terperinci

WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA KEPUTUSAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 247 TAHUN 2016 TENTANG

WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA KEPUTUSAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 247 TAHUN 2016 TENTANG WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA KEPUTUSAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 247 TAHUN 206 TENTANG PENETAPAN HASIL ANALISIS JABATAN DAN BEBAN KERJA KANTOR ARSIP DAN PERPUSTAKAAN DAERAH KOTA YOGYAKARTA

Lebih terperinci

2 Nomor 43 Tahun 1999 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3890); 2. Peraturan

2 Nomor 43 Tahun 1999 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3890); 2. Peraturan No.409, 2014 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENPAN RB. Polisi Pamong Praja. Jabatan Fungsional. Angka Kredit. PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD Tugas Pokok dan Fungsi serta Struktur Organisasi SKPD. Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 03

BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD Tugas Pokok dan Fungsi serta Struktur Organisasi SKPD. Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 03 BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD 2.1. Tugas Pokok dan Fungsi serta Struktur Organisasi SKPD Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 03 Tahun 2013 Tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Kota

Lebih terperinci

2016, No Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2906); 3. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lembaran N

2016, No Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2906); 3. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lembaran N No.327, 2016 LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEUANGAN Negara. Hak Keuangan. Fasilitas. Hakim MA. Perubahan. PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA MOR 74 TAHUN 2016 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN

Lebih terperinci

PERSIAPAN BERLAKUNYA UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2014 TENTANG PEMERINTAH DAERAH

PERSIAPAN BERLAKUNYA UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2014 TENTANG PEMERINTAH DAERAH PERSIAPAN BERLAKUNYA UNDANG-UNDANG TAHUN 014 TENTANG PEMERINTAH DAERAH Dinas Kehutanan Provinsi Jambi di kepemimpinan Ir. Irmansyah Rachman, dalam rangka pererapan undang undang nomor tahun 014 tentang

Lebih terperinci

WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 52 TAHUN 2017 TENTANG

WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 52 TAHUN 2017 TENTANG SALINAN WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 52 TAHUN 2017 TENTANG KENAIKAN PANGKAT PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA BATU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2002 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 100 TAHUN 2000 TENTANG PENGANGKATAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM JABATAN STRUKTURAL PRESIDEN

Lebih terperinci

PERATURAN GUBERNUR KALIMANTAN SELATAN NOMOR 025 TAHUN 2014 TENTANG FORMASI JABATAN FUNGSIONAL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

PERATURAN GUBERNUR KALIMANTAN SELATAN NOMOR 025 TAHUN 2014 TENTANG FORMASI JABATAN FUNGSIONAL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN PERATURAN GUBERNUR KALIMANTAN SELATAN NOMOR 025 TAHUN 2014 TENTANG FORMASI JABATAN FUNGSIONAL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR KALIMANTAN

Lebih terperinci

Kep. MENPAN No. 7/KEP/M.PAN/7/2003 Tentang JABATAN FUNGSIONAL PENGAWAS RADIASI

Kep. MENPAN No. 7/KEP/M.PAN/7/2003 Tentang JABATAN FUNGSIONAL PENGAWAS RADIASI Kep. MENPAN No. 7/KEP/M.PAN/7/2003 Tentang JABATAN FUNGSIONAL PENGAWAS RADIASI DISAMPAIKAN OLEH: KEDEPUTIAN BIDANG SDM APARATUR, KEMENTERIAN NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REPORMASI BIROKRASI

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.1646, 2013 KEMENTERIAN PERDAGANGAN. Pendidikan dan Pelatihan. Pengujian Mutu Barang. Penyelenggaraan. PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 76/M-DAG/PER/12/2013

Lebih terperinci

RENCANA STRATEGIS DINAS PENDIDIKAN TAHUN

RENCANA STRATEGIS DINAS PENDIDIKAN TAHUN RENCANA STRATEGIS DINAS PENDIDIKAN TAHUN 2016 2021 DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN KENDAL TAHUN 2016 Rencana Strategis Dinas Kab. Kendal Tahun 2016-2021 KATA PENGANTAR Rencana Strategis Dinas Kabupaten Kendal

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI PERMENPAN NOMOR 38 TAHUN 2014 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL ANALIS KETAHANAN PANGAN

IMPLEMENTASI PERMENPAN NOMOR 38 TAHUN 2014 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL ANALIS KETAHANAN PANGAN IMPLEMENTASI PERMENPAN NOMOR 38 TAHUN 2014 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL ANALIS KETAHANAN PANGAN Oleh : Kepala Bagian Organisasi, Biro Organisasi dan Kepegawaian UU NO.5 TAHUN 2014 TENTANG ASN FUNGSI DAN

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Gambaran PNS di kota Salatiga Pemerintah Kota Salatiga pada tahun 2013 mempunyai 4.408 orang Pegawai Negeri Sipil yang tersebar di 26 Satuan

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI NEGARA KOORDINATOR BIDANG PENGAWASAN PEMBANGUNAN DAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR: 38/KEP/MK.

KEPUTUSAN MENTERI NEGARA KOORDINATOR BIDANG PENGAWASAN PEMBANGUNAN DAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR: 38/KEP/MK. KEPUTUSAN MENTERI NEGARA KOORDINATOR BIDANG PENGAWASAN PEMBANGUNAN DAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR: 38/KEP/MK.WASPAN/8/1999 DISAMPAIKAN OLEH: KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REPORMASI

Lebih terperinci

BAB II DESKRIPSI OBYEK PENELITIAN. A. Sejarah Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan

BAB II DESKRIPSI OBYEK PENELITIAN. A. Sejarah Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan BAB II DESKRIPSI OBYEK PENELITIAN A. Sejarah Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Pemberdayaan Perempuan Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Pemberdayaan Perempuan terbentuk

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Kabupaten Magelang Tahun

BAB I PENDAHULUAN. Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Kabupaten Magelang Tahun BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Berdasarkan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan

Lebih terperinci

SINKRONISASI SKP DAN ANGKA KREDIT JABATAN FUNGSIONAL NON PENELITI DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERTANIAN. Biro Organisasi dan Kepegawaian 2017

SINKRONISASI SKP DAN ANGKA KREDIT JABATAN FUNGSIONAL NON PENELITI DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERTANIAN. Biro Organisasi dan Kepegawaian 2017 SINKRONISASI SKP DAN ANGKA KREDIT JABATAN FUNGSIONAL NON PENELITI DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERTANIAN Biro Organisasi dan Kepegawaian 2017 DASAR JABATAN FUNGSIONAL Undang-Undang NO. 5 Tahun 2014 tentang

Lebih terperinci

ALUR KARIR PNS DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA BEKASI

ALUR KARIR PNS DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA BEKASI LAMPIRAN I : PERATURAN WALIKOTA BEKASI Nomor : 16 Tahun 2013III/2009 Tanggal : 15 April 20139 Maret 2009 ALUR KARIR PNS CPNS PNS JABATAN FUNGSIONAL UMUM JABATAN FUNGSIONAL TERTENTU JABATAN STRUKTURAL PENSIUN

Lebih terperinci

WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 28 TAHUN 2016 TENTANG

WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 28 TAHUN 2016 TENTANG WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 28 TAHUN 2016 TENTANG POLA KARIER PEGAWAI NEGERI SIPIL DI PEMERINTAH KOTA YOGYAKARTA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

JABATAN FUNGSIONAL GURU DAN ANGKA KREDITNYA

JABATAN FUNGSIONAL GURU DAN ANGKA KREDITNYA JABATAN FUNGSIONAL GURU DAN ANGKA KREDITNYA Oleh: Anik Ghufron FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2010 PERATURAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR, PERATURAN KEPALA BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR NOMOR 11 TAHUN 2014 TENTANG TATA CARA PENETAPAN TUNJANGAN BAHAYA RADIASI BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR DENGAN RAHMAT

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI PERMENPAN NOMOR 38 TAHUN 2014 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL ANALIS KETAHANAN PANGAN

IMPLEMENTASI PERMENPAN NOMOR 38 TAHUN 2014 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL ANALIS KETAHANAN PANGAN IMPLEMENTASI PERMENPAN NOMOR 38 TAHUN 2014 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL ANALIS KETAHANAN PANGAN Oleh: Kepala Bagian Organisasi, Biro Organisasi dan Kepegawaian UU NO.5 TAHUN 2014 TENTANG ASN FUNGSI DAN TUGAS

Lebih terperinci

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 87 TAHUN 1999 TENTANG RUMPUN JABATAN FUNGSIONAL PEGAWAI NEGERI SIPIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 87 TAHUN 1999 TENTANG RUMPUN JABATAN FUNGSIONAL PEGAWAI NEGERI SIPIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 87 TAHUN 1999 TENTANG RUMPUN JABATAN FUNGSIONAL PEGAWAI NEGERI SIPIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa untuk mewadahi keberadaan dan sekaligus

Lebih terperinci

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... DAFTAR ISI...

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... DAFTAR ISI... i ii DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... DAFTAR ISI... i ii BAB I PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar Belakang... 1 1.2 Landasan Hukum... 2 1.3 Maksud dan Tujuan... 3 1.4 Sistematika Penulisan... 4 BAB II EVALUASI PELAKSANAAN

Lebih terperinci