SAMBUTAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, NONFORMAL DAN INFORMAL

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "SAMBUTAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, NONFORMAL DAN INFORMAL"

Transkripsi

1 PERHATIAN Petunjuk Pelaksanaan ini masih bersifat sementara guna persiapan lapangan, sambil menunggu terbitnya Permendikbud tentang Pedoman Bantuan Sosial di Lingkungan Kemdikbud.

2

3 SAMBUTAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, NONFORMAL DAN INFORMAL Pendidikan merupakan sistem terbaik untuk meningkatkan kesejahteraan, keharkatan dan kemartabatan suatu bangsa. Dalam rangka mendukung kebijakan pembinaan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang terarah, terpadu dan terkoordinasi, pada tahun 2010 Kementerian Pendidikan Nasional telah mengeluarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 36 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional. Dalam peraturan tersebut ditegaskan bahwa pembinaan PAUD baik formal, nonformal maupun informal, berada di bawah binaan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal (Ditjen PAUDNI), yang secara teknis dilaksanakan oleh Direktorat Pembinaan Anak Usia Dini dengan program yang dikembangkan adalah Taman Kanak-Kanak (TK), Kelompok Bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA), dan Satuan PAUD Sejenis (SPS).

4 Meskipun selama ini berbagai kebijakan yang terkait dengan pembinaan PAUD telah ditetapkan dan disosialisasikan ke seluruh lapisan masyarakat, namun kepedulian pemangku kepentingan dan komponen masyarakat masih sangat terbatas dalam mengembangkan layanan PAUD. Keterlibatan lembaga PAUD dalam meningkatkan kualitas anak di masa emas sangat menentukan generasi penerus bangsa yang tangguh dan berdaya saing. Untuk itu perlu keterlibatan lembaga PAUD yang memiliki inovasi, kreatif dan lebih produktif sehingga nantinya lembaga bisa sukses dalam menghadapi berbagai permasalahan dan tantangan di zamannya untuk mencapai cita-cita bangsa dan negara Indonesia tercinta dengan memberikan motivasi dan penghargaan. Sangatlah tepat bahwa lembaga PAUD mengikuti kegiatan apresiasi lembaga PAUD berprestasi tingkat nasional tahun ini. Oleh sebab itu saya menyambut baik diterbitkannya Petunjuk pelaksanaan ini untuk dijadikan acuan dalam menyelenggarakan pemberian Apresiasi kepada masyarakat yang telah berperan dalam mendukung

5 perluasan akses dan mutu Pendidikan Anak Usia Dini di Indonesia. Direktur Jenderal, Prof. Dr. Lydia Freyani Hawadi, Psikolog NIP

6

7 KATA PENGANTAR Pembentukan lembaga PAUD dilatari dengan adanya kepedulian masyarakat tentang pentingnya pendidikan anak usia dini sebagaimana yang dinyatakan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (pasal 1 butir 14) adalah upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Pengertian tersebut menyiratkan tentang sasaran, proses layanan, lingkup aspek perkembangan, tujuan, serta peran PAUD sebagai dasar bagi pencapaian keberhasilan pendidikan di tahap yang lebih tinggi. Memahami demikian pentingnya kedudukan PAUD dalam menyiapkan kemampuan dasar anak yang mempengaruhi secara berkelanjutan terhadap kemampuan anak di tahap kehidupan selanjutnya, maka salah satu upaya yang ditempuh oleh Direktorat

8 Pendidikan Anak Usia Dini, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal mengupayakan peningkatan akses dan mutu layanan PAUD, salah satunya program yang sedang dikembangkan adalah program PAUD Terpadu, bagi anak usia 0 6 tahun. Berbagai upaya dalam memperluas akses dan meningkatkan mutu PAUD tersebut berbagai upaya telah dilakukan diantaranya memberikan apresiasi kepada lembaga PAUD berprestasi. Guna memberikan acuan kepada masyarakat, terutama para penanggung jawab Program PAUD dalam melakukan identifikasi, seleksi dan penetapan lembaga PAUD, maka disusunlah Petunjuk Pelaksanaan Apresiasi Lembaga PAUD Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2013.

9 Petunjuk pelaksanaan ini masih bersifat sederhana, kami mengharapkan adanya masukan dari semua pihak untuk penyempurnaan di masa yang akan datang. Jakarta, Februari 2013 Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Dr. Erman Syamsuddin NIP

10

11 DAFTAR ISI SAMBUTAN... i KATA PENGANTAR... v DAFTAR ISI... ix BAB I PENDAHULUAN... 1 A. Latar Belakang... 1 B. Dasar Hukum... 3 C. Pengertian... 4 D. Tujuan Apresiasi... 5 E. Sasaran Apresiasi... 5 F. Manfaat Apresiasi... 6 G. Hasil yang diharapkan... 6 BAB II PENYELENGGARAAN APRESIASI LEMBAGA PAUD BERPRESTASI TINGKAT NASIONAL... 7 A. Persyaratan Peserta Apresiasi... 7 B. Mekanisme Pelaksanaan... 9 C. Waktu Pelaksanaan D. Prinsip-prinsip Penilaian E. Tim Penilai dan Tim Juri F. Hadiah dan Penghargaan BAB III PENUTUP Lampiran Lampiran 1 Petunjuk Pelaksanaan Penyusunan Profil Lembaga Lampiran 2 Contoh Cover Profil Lembaga Lampiran 3 Instrumen Penilaian Apresiasi Lembaga PAUD Berprestasi Tingkat Nasional ix

12 x

13 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Komitmen mencerdaskan kehidupan bangsa yang kuat menjadi satu modal utama dalam menyukseskan layanan dalam bidang pendidikan khususnya pendidikan anak usia dini nonformal dan informal. Pemerintah terus mendorong akan pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai sebuah gerakan nasional yang dapat dilaksanakan melalui semua jalur pendidikan baik formal, nonformal maupun informal. Selain memberikan kepastian hokum dan penetapan standar standar juga terus berupaya memberikan stimulasi dan motivasi terhadap penyelenggaraan pendidikan anak usia dini untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan secara berkelanjutan. Untuk mewujudkan PAUD sebagai gerakan nasional diperlukan keterlibatan semua komponen bangsa. Layanan program pada jalur pendidikan nonformal dan informal sangat penting, salah satunya adalah dengan memberikan apresiasi dan perhatian yang lebih kepada lembaga PAUD dengan 1

14 cara lebih meningkatkan kualifikasi dan kompetensi dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas lembaga pendidikan anak usia dini. Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mengamanatkan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dapat diselenggarakan melalui jalur pendidikan formal, nonformal, dan/atau informal (Pasal 28 ayat 2). Pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal berbentuk TK/RA dan sederajat, jalur non formal berbentuk KB, TPA dan SPS serta jalur informal. Kelembagaan tersebut dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan PAUD. Dalam rangka memotivasi seluruh lembaga PAUD sebagai bentuk pemerataan dan perluasan akses pendidikan, peningkatan mutu, relevansi dan daya saing serta penguatan tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publikyang merupakan tiga pilar pembangunan pendidikan di Indonesia maka perlu dilaksanakan apresiasi lembaga PAUD berprestasi tingkat nasional. 2

15 B. Dasar Hukum 1. Undang-Undang Dasar 1945; 2. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional; 3. Peraturan Presiden RI nomor 17 Tahun 2010, tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan; 4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 58 Tahun 2009 tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini; 5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2012, tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; 6. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 12905/A4.3/KP/2012 tentang Pengangkatan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal 7. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor : 213 Tahun 2010 tentang Pengangkatan Direktur Pembinaan PAUD; 8. Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Pendidikan Nasional Tahun 2010 s.d 2014; 3

16 C. Pengertian 1. Apresiasi adalah suatu bentuk penghargaan dengan kriteria tertentu yang diberikan pada lembaga PAUD yang memiliki inovasi dan kreativitas 2. Lembaga PAUD adalah penyelenggara layanan pendidikan anak usia dini dalam bentuk layanan program Taman Kanak-Kanak, Taman Penitipan Anak, Kelompok Bermain, dan Satuan PAUD Sejenis. 3. Berprestasi adalah hasil yang dicapai lembaga PAUD dalam menyelenggarakan pendidikan yang bersifat inovatif, kreatif dan memiliki kontribusi positif, bagi lingkungan masyarakat sekitar dalam penyelenggaraan layanan program pendidikan anak usia dini (dibuktikan dari lampiran berupa dokumen administrasi yang lengkap). 4. Apresiasi lembaga PAUD berprestasi adalah kegiatan dalam memotivasi lembaga PAUD yang memiliki inovasi, kreativitas, kontribusi positif dan pencitraan publik bagi lingkungan masyarakat sekitar. 4

17 D. Tujuan Apresiasi 1. Memberikan dukungan, motivasi dan penghargaan bagi lembaga PAUD berprestasi dalam menyelenggarakan PAUD di tingkat kab/kota dan provinsi yang dapat menjadi model atau percontohan bagi lembaga PAUD lainnya 2. Memilih lembaga PAUD yang inovatif, kreatif dan memiliki kontribusi bagi lingkungan sekitar dalam penyelenggaraan program PAUD di tingkat kab/kota dan provinsi 3. Memperkuat pengelolaan lembaga PAUD dalam pembelajaran anak usia dini yang berkualitas dan bermutu. E. Sasaran Apresiasi Sasaran peserta apresiasi adalah lembaga pendidikan anak usia dini yang melayani minimal 2 (dua) program layanan PAUD secara terpadu yaitu: 1. Taman Kanak-Kanak 2. Kelompok Bermain 3. Taman Penitipan Anak 4. Satuan PAUD Sejenis 5

18 F. Manfaat Apresiasi 1. Mendorong dan memotivasi dan memberikan penghargaan kepada lembaga yang memiliki inovasi, kreativitas, dan kontribusi positif bagi lingkungan masyarakat sekitar dalam penyelenggaraan pendidikan anak usia dini di tingkat kab/kota dan provinsi. 2. Meningkatkan pengelolaan lembaga PAUD dalam pembelajaran anak usia dini menjadi anak yang cerdas, sehat dan ceria 3. Memberikan dukungan bagi lembaga PAUD yang memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas layanan program PAUD yang bermutu G. Hasil Yang Diharapkan 1. Adanya Lembaga PAUD yang berprestasi di tingkat nasional. 2. Adanya Lembaga PAUD yang dapat dijadikan model percontohan bagi lembaga PAUD di sekitarnya. 3. Adanya peningkatan APK (Angka Partisipasi Kasar) dan mutu lembaga PAUD. 6

19 BAB II PROSEDUR PENYELENGGARAAN APRESIASI LEMBAGA PAUD TINGKAT NASIONAL A. Persyaratan Peserta Apresiasi 1. Memiliki ijin operasional dari Dinas Pendidikan setempat tentang penetapan berdirinya lembaga PAUD (telah menyelenggarakan kegiatan layanan program PAUD minimal 2 tahun). 2. Memiliki rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kab/Kota/Provinsi asli. 3. Memilki layanan minimal 2 jenis layanan dan banyak berkontribusi terhadap lingkungan masyarakat sekitar. 4. Memiliki tempat penyelenggaraan PAUD yang tetap, baik milik sendiri maupun menggunakan fasilitas umum berupa Balai Desa, Ruang Kelas, Masjid, Mushola, Gereja atau Fasilitas Umum, yang layak, disertai dengan Surat Keterangan Hak Milik atau Hibah. 5. Memiliki NPWP masih aktif atas nama lembaga PAUD. 7

20 6. Memiliki rekening Bank Pemerintah (BNI, BRI, BTN, Bank Mandiri) yang masih aktif atas nama lembaga PAUD, bukan atas nama Yayasan atau Perorangan. 7. Memiliki jadwal program pembelajaran mengacu pada Permendiknas No.58 Tahun Melampirkan denah lokasi tempat pembelajaran. 9. Melampirkan foto tempat kegiatan dan aktivitas kegiatan pembelajaran. 10. Mengajukan profil apresiasi yang mengacu pada petunjuk teknis ini. Catatan : Kelayakan lembaga yang mengikuti apresiasi menjadi wewenang Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, dan Provinsi setempat dan bekerja sama dengan organisasi mitra PAUD dan bagi lembaga yang pernah menjadi pemenang tingkat Nasional, tidak berhak mengikuti apresiasi tahun

21 B. Mekanisme Pelaksanaan 1. Kegiatan Apresiasi Lembaga PAUD Berprestasi dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan sampai dengan tingkat nasional. a. Kegiatan Apresiasi Lembaga PAUD Berprestasi Tingkat KecamatanDinas pendidikan kecamatan : - Kegiatan Apresiasi Lembaga PAUD Berprestasi Tingkat Kecamatan Dinas 9

22 pendidikan kecamatan (UPTD) membentuk Tim Penilai Apresiasi Lembaga PAUD Berprestasi Tingkat Kecamatan - Menilai dan menetapkan pemenang apresiasi lembaga PAUD berprestasi tingkat kecamatan - Mengusulkan/mengajukan hasil penilaian pemenang Tingkat Kecamatan ke Dinas Pendidikan Tingkat Kab/Kota. 2. Kegiatan Apresiasi Lembaga PAUD Tingkat Kab/Kota - Dinas pendidikan Kab/Kota membentuk Tim Penilai apresiasi lembaga PAUD Tingkat Kab/Kota - Menilai dan menetapkan pemenang apresiasi lembaga PAUD tingkat Kab/Kota - Mengusulkan/mengajukan hasil penilaian pemenang Tingkat Kab/Kota ke Dinas Pendidikan Tingkat Provinsi. 10

23 3. Kegiatan Apresiasi Lembaga PAUD Tingkat Provinsi : - Dinas pendidikan Provinsi membentuk Tim Penilai Apresiasi Lembaga PAUD Berprestasi Tingkat Provinsi - Menilai dan menetapkan pemenang apresiasi lembaga PAUD tingkat Provinsi - Mengusulkan/mengajukan hasil penilaian pemenang Tingkat Provinsi ke Direktorat Pembinaan PAUD. 4. Kegiatan Apresiasi Lembaga PAUD Berprestasi Tingkat Nasional - Membentuk Tim Penilai Apresiasi Lembaga PAUD Berprestasi Tingkat Nasional - Melakukan pendataan pemenang yang diajukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi - Melakukan penilaian peserta Apresiasi Lembaga PAUD melalui: i. Tahap I 1)Melakukan penilaian dokumen peserta 11

24 ii. iii. 2)Melakukan visitasi dan verifikasi ke lokasi 3)Menetapkan 12 nominasi untuk di usulkan penilaian berikutnya Tahap II 1) Melakukan penilaian terhadap dokumen 12 nominasi 2) Melakukan visitasi dan wawancara di lapangan 3) Menetapkan 6 nominasi untuk di usulkan menjadi calon juara I, Juara II, Juara III, Juara Harapan I, Juara Harapan II, dan Juara Harapan III Tahap III 1) Para nominator mempresentasikan penyelenggaraan Lembaga PAUD di depan Tim Juri Tingkat Nasional 2) Menetapkan juara I,II,III, Harapan I,II,dan III 12

25 C. Waktu Pelaksanaan Apresiasi lembaga PAUD berprestasi dari tingkat kecamatan sampai tingkat nasional dilaksanakan dalam 4 (empat) tahap sebagai berikut: 1. Apresiasi tingkat Kecamatan dilaksanakan pada bulan Mei 2. Apresiasi tingkat Kabupaten/Kota dilaksanakan pada bulan Juni 3. Apresiasi tingkat propinsi dilaksanakan pada bulan Juli 4. Apresias tingkat nasional dilaksanakan pada bulan Agustus Di tingkat nasional apresiasi lembaga PAUD berprestasi dilaksanakan dalam 3 (tiga) tahap sebagai berikut: 1. Apresiasi tingkat KecamatanSeleksi tahap I dilaksanakan di 33 propinsi pada bulan Agustus 2. Seleksi tahap II dilaksanakan di Jakarta dengan menyeleksi hasil dari 33 provinsi menjadi 12 lembaga PAUD untuk mengikuti apresiasi pada september 13

26 3. Penilaian tahap III dilaksanakan di Jakarta untuk memilih 6 lembaga PAUD berprestasi terbaik bulan September D. Prinsip-Prinsip Penilaian 1. Penilaian dilakukan secara objektif terhadap semua lembaga PAUD peserta apresiasi 2. Penilaian apresiasi lembaga PAUD diupayakan tidak mengganggu pembelajaran di Lembaga PAUD 3. Keputusan tim juri dapat dipertanggungjawabkan E. Tim Penilai dan Tim Juri 1. Penilaian Tahap I : Penilaian oleh tim penilai nasional lembaga PAUD di 33 Provinsi. 2. Penilaian Tahap II : Setelah dilakukan penilaian ke 33 Provinsi, kemudian ditetapkan 12 Nominator sebagai bentuk kroscek penilaian lapangan pertama. 3. Penilaian Tahap III : Direktorat Pembinaan PAUD mengundang 12 nominasi lembaga PAUD untuk mengikuti 14

27 presentasidan wawancara pada apresiasi tingkat nasional dalam rangka menetapkan Juara I, Juara II, Juara III dan Juara Harapan I,Juara Harapan II,Juara Harapan III F. Hadiah dan Penghargaan Besarnya hadiah Apresiasi Lembaga PAUD Berprestasi Tingkat Nasional berupa tropy, piagam dan sejumlah uang dengan rincian sebagai berikut: 1. Juara 1 Rp ,- 2. Juara 2 Rp ,- 3. Juara 3 Rp ,- 4. Juara Harapan 1 Rp ,- 5. Juara Harapan 2 Rp ,- 6. Juara Harapan 3 Rp ,- 15

28 16

29 BAB III PENUTUP Dengan terbitnya Petunjuk Pelaksanaan ini diharapkan dapat menjadi acuan, rujukan bagi masyarakat dan penanggung jawab program PAUD di Kabupaten/Kota dan Provinsi agar memahami kebijakan pemerintah dan mekanisme penilaian serta mampu membuat profil lembaga sesuai dengan juknis yang berlaku. Apabila ada hal yang belum jelas dapat menghubungi Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini, telepon (021) Hal-hal yang belum diatur dalam juknis ini akan ditindak lanjuti dengan surat edaran atau surat resmi melalui kepala Dinas Pendidikan Provinsi. 17

30 Lampiran 1 PETUNJUK PELAKSANAAN PENYUSUNAN PROFIL LEMBAGA Sebagai dasar untuk melakukan penilaian adalah adanya profil lembaga yang disusun oleh lembaga penyelenggara PAUD. Di dalam penyusunan proposal agar memperhatikan hal-hal sebagai berikut : a. Judul Profil lembaga paud Halaman paling depan proposal (cover) harus ditulis dengan judul profil lembaga berikut alamat lengkap. b. Kata Pengantar c. Pendahuluan 1. Latar Belakang, yang menggambarkan awal pendirian lembaga hingga berprestasi saat ini, masalah-masalah yang dihadapi dan mengatasi masalah tersebut. 2. Tujuan, memuat tentang tujuan lembaga mengikuti apresiasi lembaga PAUD berprestasi. 3. Tindak lanjut, memuat tentang harapan/tindak lanjut bilamana lembaganya memperoleh juara. d. Analisis Situasi Menggambarkan kondisi dan situasi lingkungan masyarakat dimana lembaga berada yang mencakup : 1. Karakteristik wilayah dan warga masyarakat sekitar dilihat dari aspek sosial yang terkait dengan pendidikan yang ada dan jumlah peserta didik yang dilayani dan belum terlayani sehingga sangat diperlukan PAUD. 18

31 2. Peran lembaga dalam pembelajaran PAUD dan pengalaman lembaga dalam memberikan layanan PAUD. 3. Peluang pengembangan lembaga di masa depan. e. Profil Lembaga 1. Nama lembaga 2. Alamat 3. Nomor Telepon 4. Nama pimpinan 5. Nomor rekening atas nama lembaga 6. Pemegang rekening 7. NPWP lembaga 8. Program yang dilaksanakan 9. Data peserta didik, dan tenaga kependidikan selama 2 tahun 10. Sarana dan prasarana 11. Perkembangan lembaga/kegiatan yang sudah, sedang dan akan dilaksanakan 12. Jaringan Kemitraan 13. Pembiayaan 14. Pengalaman keberhasilan f. Penutup 19

32 Lampiran 2 COVER PROFIL : PROFIL APRESIASI LEMBAGA PAUD BERPRESTASI TINGKAT NASIONAL DITUJUKAN KEPADA : UP. SUBDIT KELEMBAGAAN DAN KEMITRAAN DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DITJEN PENDIDIKAN ANAKA USIA DINI, NONFORMAL DAN INFORMAL d/a Jalan Jenderal Sudirman Gedung E Lt.7 Senayan OLEH : NAMA LEMBAGA : ALAMAT : NO.TELP : 20

33 INSTRUMEN PENILAIAN APRESIASI LEMBAGA PAUD BERPRESTASI TINGKAT NASIONAL TAHUN 2013 Nomor Terdaftar :... Propinsi : Nama Lembaga PAUD : Kab/Kota : Jenis Program : Kecamatan : Alamat Lembaga PAUD : TLP/HP : No. Komponen Sub komponen Variabel Bukti Fisik Nilai Tertinggi Jumlah Nilai Tertinggi Hasil Penilaian Peninjauan Lapangan (Sesuai/Tidak Sesuai) Keterangan Kelengkapan Data Alamat Tanda Bukti Mengetahui/Menyetujui a. Lengkap 10 Lembaga, Telp Lembaga, Kontek Dinas Pendidikan Propinsi, Kab. person, Papan Nama Lembaga Kota. JUMLAH NILAI SUB BAGIAN I 2 Visi dan Misi Lembaga Memuat tentang apa yang menjadi misi dan visi lembaga (Bentuk nyata yang dilakukan oleh Lembaga PAUD b. Tidak lengkap 5 a. Lengkap 10 b. Tidak lengkap 5 3 Jenis Program Yang Dilaksanakan Menguraikan tentang jenis program yang diselenggarakan a. Lebih dari 2 jenis program (TK, KB, TPA, SPS) 25 b. 2 jenis program ( TK dan 15 KB/TPA/SPS) c. 1 jenis program (TK/KB) 10 4 Legalitas Lembaga Memuat tentang status kepemilikan a. Data lengkap ada status lembaga, perizinan, tahun berdiri, dan kepemilikan lembaga, informasi lain yang perlu disampaikan perizinan, tahun berdiri, dan informasi lain yang perlu disampaikan 20 5 Struktur Organisasi Lembaga JUMLAH NILAI BAGIAN II Menguraikan tentang struktur organisasi lembaga dan susunan pengurusnya serta bentuk bagan organisasinya b. Tidak lengkap 5 a. Ada 10 b. Tidak ada 0 21

34 22 6 Kurikulum/ Program Pembelajaran Menguraikan tentang kurikulum yang dipergunakan, siapa yang mengeluarkan, dan apakah ada yang dibuat sendiri oleh lembaga, serta informasi lain yang ingin disampaikan (Surat Keterangan apabila ada perubahan) a. Menyusun kurikulum sendiri dengan mengacu pada Permendiknas No.58 Tahun 2009 tentang standar PAUD b. Menyusun kurikulum sendiri dengan mengacu pada Permendiknas No.58 Tahun 2009 tentang standar PAUD namun blm lengkap c. Menyusun kurikulum sendiri tidak mengacu padamengacu pada Permendiknas No.58 Tahun 2009 tentang standar PAUD 10 7 Penyusunan Rencana Kegiatan Pembelajaran Menguraikan tentang penyusunan rencana kegiatan pembelajaran Tahunan, Semesteran, Bulanan,dan Harian a. Menyusun Rencana Kegiatan Pembelajaran b. Menyusun Rencana Kegiatan Pembelajaran blm lengkap c. Tidak menyusun Rencana Kegiatan Pembelajaran Alat dan Bahan Main Menyediakan berbagai alat dan bahan main yang sesuai perkembangan anak dan lingkungan main a.sesuai 20 b.tidak sesuai 15 9 Waktu dan Lama Pembelajaran Menguraikan tentang waktu a.sesuai dengan standar yang pembelajaran (berapa kali dalam ditetapkan Permendiknas seminggu dilaksanakan, lama jam no.58 Tahun 2009 (Tk pertemuan) dan informasi lain yang membutuhkan waktu 180 dianggap perlu disampaikan menit, Kb= 120 menit) 20 b.tidak sesuai.sesuai dengan standar yang ditetapkan Permendiknas no.58 Tahun

35 10 Aktifitas lain yang dilakukan lembaga ditinjau dari aspek kreatifitas, kebersihan, kesehatan serta ramah lingkungan a. Nilai Aspek Kreatifitas b.nilai Aspek Kebersihan c.nilai AspekKesehatan serta ramah lingkungan a.nilai Aspek Kreatifitas (Bahan yang digunakan dan keaneka ragaman bentuk sesuaidengan pertumbuhan dan perkembangan anak) b.nilai aspek Kebersihan 20 c.nilai Aspek Kesehatan serta ramah lingkungan Peserta Didik Memuat informasi a. > 20 anak usia <2 - >4 tahun 10 kualitatif/kuantitatif tentang jumlah, nama dan usia peserta didik, dan pekerjaan orang tua murid tahun 2010/2011 dan 2011/2012 b. < 20 anak <2 - >4 tahun 5 Perkembangan jumlah peserta didik a. Kenaikan % 10 b. Kenaikan 0-49% 5 12 Tenaga Pendidik 1. Latar belakang Pendidikan a. S 1 20 b. Diploma 15 b. SLTA Pelatihan PAUD yang pernah diikuti a. 30 jam 20 b. 10 jam Masa kerja sebagai guru a. > 3 tahun Ratio Pendidik dan Anak Uraian secara kuantitatif tentang ratio setiap pendidik dengan jumlah anak yang dibelajarkan. b. > 2 tahun 10 a. Sesuai standart PAUD 10 (Permen 58 th 2009) (TK + 1 :20, KB= 1 : 10) b. Tidak Sesuai 5 23

36 24 14 Tenaga kependidikan (Pengelola/Penyelenggara/Kepal a Sekolah) 15 Prasarana 1. Latar belakang Pendidikan 2. Pelatihan PAUD yang pernah diikuti 3 Masa kerja sebagai Pengelola/Penyelenggara 1. Status Kepemilikan Bangunan/Gedung a. S1 10 b. SLTA 5 a. > 30 jam 20 b. < 10 jam 5 a. > 3 tahun 10 b. 2-3 tahun 5 a. Kepemilikan Gedung milik 10 Yayasan/pribadi / Hibah b. Kepemilikan Gedung milik Sewa/hak guna pakai 5 16 Sarana 17 Alat Permainan Edukatif 1. APE dalam ruangan (Indoor) 2. Kondisi fisik gedung Menguraikan secara kuantitatif dan kualitatif tentang sarana apa saja yang ada (ruang belajar, ruang tamu, ruang perpustakaan, ruang tata usaha dan lainnya) Memuat informasi kualitatif/kuantitatif tentang jumlah, jenis APE Indoor yang dimiliki lembaga (Lampirkan gambar/foto-foto APE yang dimiliki tersebut, pada bagian lampiran) a. Memadai/sesuai standart 10 PAUD b. Tidak memadai 5 a. Memadai/sesuai standart 10 PAUD b. Tidak memadai 5 a. Buat Sendiri (Dinilai berdasarkan pada jumlah, ragam dan kondisi fisik APE yang dimiliki) 20 b. Beli/Bantuan (Dinilai berdasarkan pada jumlah, ragam dan kondisi fisik APE yang dimiliki) 5 18 APE di luar ruangan (outdoor) Memuat informasi kualitatif/kuantitatif tentang jumlah, jenis APE Indoor yang dimiliki lembaga (Lampirkan gambar/foto-foto APE yang dimiliki tersebut, pada bagian lampiran) a. Buat Sendiri (Dinilai berdasarkan pada jumlah, ragam dan kondisi fisik APE yang dimiliki) b.beli/sumbangan/bantuan (Dinilai berdasarkan pada jumlah, ragam dan kondisi fisik APE yang dimiliki) 20 5

37 19 Buku-Buku Kelengkapan Administrasi Lembaga Memuat tentang jenis-jenis dokumen atau buku administrasi yang ada dilembaga a.lengkap 20 b.tidak Lengkap Dana Penyelenggaraan Program (Sumber Dana) 22 Evaluasi/ Penilaian Hasil Belajar Menguraikan baik kualitatif dan 1. Frekuensi Evaluasi/ Penilaian kuantitatif tentang proses dan frekuensi penilaian (harian, Mingguan, bulanan dll) Raport Hasil Evaluasi/ Penilaian Menguraikan tentang sumbersumber dana yang diperoleh lembaga untuk penyelenggaraan program tersebut dan besarnya dana Penggunaan/ Pemanfaatan Dana Menguraikan tentang penggunaan dana yang diperoleh (misalnya biaya operasional, insentif/honor guru, pendidik, pengelola, dan lainnya) Menguraikan tentang pemberian raport atau hasil penilaian bagi peserta didik baik a.spp 10 b.non SPP 5 a. Digunakan untuk 20 operasional, peningkatan SDM dan perluasan program b. Operasional dan peningkatan SDM a.per bulan 20 b.per enam bulan 10 a. Evaluasi penilaian berupa laporan perkembangan anak didik yang diberikan kepada peserta didik dalam bentuk forto folio lembar kerja dan narasi untuk setiap bulan dan raport setiapsemester JUMLAH NILAI BAGIAN III b. Raport diberikan kepada peserta didik untuk setiap semester. c. Tidakdiberikanraport kepada peserta didik untuk setiap tahun

38 26 24 Program Kerja Menguraikan berbagai program dan kegiatan yang telah a. Ada program dan kegiatan yang telah dilaksanakan oleh dilaksanakan oleh lembaga selama lembaga dan ada bukti tahun ajaran (lampirkan lampiran foto-foto kegiatan foto-foto kegiatan yang telah yang telah dilaksanakan dilaksanakan pada bagian lampiran 15 b. Tidak Ada program dan kegiatan yang telah dilaksanakan oleh lembaga dan tidak ada bukti lampiran foto-foto kegiatan yang telah dilaksanakan 5 Memiliki kesinambungan program lembaga a. Ada 10 b. Tidak ada 0 25 Prestasi dan Penghargaan Yang Pernah Diperoleh Menguraikan tentang berbagai jenis prestasi dan penghargaan yang pernah diperoleh oleh lembaga hingga saat ini. a. Banyak prestasi dan penghargan yang pernah diperoleh oleh lembaga dan ada bukti foto piagam atau penghargaan b. Tidak ada piagam dan bukti foto piagam atau penghargaan Dampak Lembaga bagi masyarakat sekitar Menguraikan manfaat dan dampak lembaga terhadap masyarakat dalam penyelenggaraan program PAUD dengan berbagai upaya yang dilakukan. a. Data yang diuraikan sangat lengkap (Quiseneer, Buku Kegiatan, daftar hadir) 20 b. Tidak lengkap 10

39 27 Dampak /Pengaruh Lembaga Menguraikan manfaat dan dampak bagi lembaga lain lembaga terhadap masyarakat/lembaga lain dalam penyelenggaraan program PAUD dengan berbagai upaya yang dilakukan.(berupa pelatihan dll) a. Ada lembaga binaan 15 b. Tidak ada lembaga binaan 0 28 Subdidi Silang yang diberikan Menguraikan tentang dukungan a. SPP gratis 20 lembaga terhadap peserta didik dana dan pendanaan lembaga yang yang tidak mampu digunakan untuk operasional dan b. Keringanan SPP 10 meringankan/membantu masyarakat sekitar 29 Lampiran-Lampiran Adanya lampiran/foto-foto a. Lampiran, foto-foto lengkap, 10 VCD b.tidak Lengkap 5 JUMLAH NILAI BAGIAN IV JUMLAH KESELURUHAN NILAI =I + II + III + IV= Catatan: Jumlah nilai tertinggi 600 (Enam ratus) tidak boleh lebih. Nama: Tanda tangan: Mengetahui, Ketua Tim Penilai (. ) Nama Penilai ( ) 27

40

PEDOMAN PEMILIHAN GURU SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) BERPRESTASI TINGKAT NASIONAL TAHUN 2015

PEDOMAN PEMILIHAN GURU SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) BERPRESTASI TINGKAT NASIONAL TAHUN 2015 PEDOMAN PEMILIHAN GURU SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) BERPRESTASI TINGKAT NASIONAL TAHUN 2015 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH 2015 KATA PENGANTAR Peran Guru dalam

Lebih terperinci

PEDOMAN PEMILIHAN GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) BERPRESTASI TINGKAT NASIONAL TAHUN 2015

PEDOMAN PEMILIHAN GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) BERPRESTASI TINGKAT NASIONAL TAHUN 2015 PEDOMAN PEMILIHAN GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) BERPRESTASI TINGKAT NASIONAL TAHUN 2015 DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PENDIDIKAN DASAR DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR

Lebih terperinci

Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia menegaskan bahwa setiap

Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia menegaskan bahwa setiap Draf KATA SAMBUTAN Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal ii Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia menegaskan bahwa setiap orang berhak memperoleh pendidikan yang layak dan

Lebih terperinci

PEDOMAN PENYELENGGARAAN FORUM ILMIAH GURU

PEDOMAN PENYELENGGARAAN FORUM ILMIAH GURU PEDOMAN PENYELENGGARAAN FORUM ILMIAH GURU KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN TAHUN 2013 i KATA PENGANTAR

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2003 TENTANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2003 TENTANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2003 TENTANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Menimbang : a. bahwa pembukaan Undang-Undang Dasar

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2003 TENTANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2003 TENTANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2003 TENTANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Menimbang : a. bahwa pembukaan Undang-Undang Dasar

Lebih terperinci

BBUUKKUU KKEERRJA PPEENNGGAAAW

BBUUKKUU KKEERRJA PPEENNGGAAAW BUKU KERJA PE NG GA AW WAS SE EKO OLAH Pusat Pengembangan Tenagaa Kependidikan Badan Pengembangan Sumber Daya Man nusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pen didikan Kementerian Pendidikan Nasional Tahun

Lebih terperinci

PETUNJUK PELAKSANAAN PEMBAYARAN HONORARIUM GURU BANTU

PETUNJUK PELAKSANAAN PEMBAYARAN HONORARIUM GURU BANTU PETUNJUK PELAKSANAAN PEMBAYARAN HONORARIUM GURU BANTU KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, NONFORMAL, DAN INFORMAL DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIK DAN TENAGA

Lebih terperinci

PEDOMAN PROGRAM MAHASISWA WIRAUSAHA (PMW) TAHUN 2015

PEDOMAN PROGRAM MAHASISWA WIRAUSAHA (PMW) TAHUN 2015 PEDOMAN PROGRAM MAHASISWA WIRAUSAHA (PMW) TAHUN 2015 DIREKTORAT JENDERAL PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI KATA PENGANTAR Sebagai pelengkap program-program

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 68 TAHUN 2013 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 68 TAHUN 2013 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA SALINAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 68 TAHUN 2013 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan

Lebih terperinci

PEDOMAN PELAKSANAAN TUGAS GURU DAN PENGAWAS

PEDOMAN PELAKSANAAN TUGAS GURU DAN PENGAWAS - 0 - PEDOMAN PELAKSANAAN TUGAS GURU DAN PENGAWAS DIREKTORAT JENDERAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009 KATA PENGANTAR DAFTAR ISI Peraturan Menteri Pendidikan

Lebih terperinci

Jakarta, Maret 2013 Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga, DR. Sudibyo Alimoeso, MA

Jakarta, Maret 2013 Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga, DR. Sudibyo Alimoeso, MA 1 SAMBUTAN Hakikat pembangunan nasional adalah pembangunan SDM seutuhnya dimana untuk mewujudkan manusia Indonesia yang berkualitas harus dimulai sejak usia dini. Berbagai studi menunjukkan bahwa periode

Lebih terperinci

STATUTA SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE) DWIMULYA

STATUTA SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE) DWIMULYA STATUTA SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE) DWIMULYA SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE) DWIMULYA 2010 0 PERATURAN KETUA SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI DWIMULYA Nomor : 05/STIE-DM/X/2010 TENTANG STATUTA SEKOLAH

Lebih terperinci

PANDUAN PROGRAM MAHASISWA WIRAUSAHA ( PMW ) PTS DI LINGKUNGAN KOPERTIS WILAYAH XI TAHUN 2015

PANDUAN PROGRAM MAHASISWA WIRAUSAHA ( PMW ) PTS DI LINGKUNGAN KOPERTIS WILAYAH XI TAHUN 2015 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENDIKBUD KOPERTIS WILAYAH XI PANDUAN PROGRAM MAHASISWA WIRAUSAHA ( PMW ) PTS DI LINGKUNGAN KOPERTIS WILAYAH XI TAHUN 2015

Lebih terperinci

No. Tanggal Jenis Belanja Volume Harga Satuan Jumlah. Total dana yang digunakan Rp. jika ada

No. Tanggal Jenis Belanja Volume Harga Satuan Jumlah. Total dana yang digunakan Rp. jika ada 42 2. Sistema ka Laporan Berdasarkan persetujuan atas proposal yang telah kami susun serta akad kerjasama antara Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat dengan Ketua.., kami melaporkan sebagai berikut:

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN DAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN DAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN DAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan

Lebih terperinci

PANDUAN PENYUSUNAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN JENJANG PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH BADAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN

PANDUAN PENYUSUNAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN JENJANG PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH BADAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN PANDUAN PENYUSUNAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN JENJANG PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH BADAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN 2006 KATA PENGANTAR Buku Panduan ini dimaksudkan sebagai pedoman sekolah/madrasah

Lebih terperinci

Kata Pengantar. Road Map Reformasi Birokrasi

Kata Pengantar. Road Map Reformasi Birokrasi Kata Pengantar P ada tahun 2011, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dahulu Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) telah berhasil menyusun dokumen usulan dan peta jalan (roadmap) reformasi

Lebih terperinci

PERATURAN KEPALA ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN UNIT KEARSIPAN PADA LEMBAGA NEGARA

PERATURAN KEPALA ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN UNIT KEARSIPAN PADA LEMBAGA NEGARA Jalan Ampera Raya No. 7, Jakarta Selatan 12560, Indonesia Telp. 62 21 7805851, Fax. 62 21 7810280 http://www.anri.go.id, e-mail: info@anri.go.id PERATURAN KEPALA ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A.Latar Belakang. Pedoman Akreditasi final 06/dir.pedoman dan bodang akred 07 1

BAB I PENDAHULUAN. A.Latar Belakang. Pedoman Akreditasi final 06/dir.pedoman dan bodang akred 07 1 BAB I PENDAHULUAN A.Latar Belakang Pendidikan merupakan salah satu sektor penting dalam pembangunan di setiap negara. Menurut Undang -undang No.20 tahun 2003 pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana

Lebih terperinci

KOMISI INFORMASI PUSAT REPUBLIK INDONESIA PERATURAN KOMISI INFORMASI NOMOR 1 TAHUN 2010 TENTANG STANDAR LAYANAN INFORMASI PUBLIK

KOMISI INFORMASI PUSAT REPUBLIK INDONESIA PERATURAN KOMISI INFORMASI NOMOR 1 TAHUN 2010 TENTANG STANDAR LAYANAN INFORMASI PUBLIK KOMISI INFORMASI PUSAT REPUBLIK INDONESIA PERATURAN KOMISI INFORMASI NOMOR 1 TAHUN 2010 TENTANG STANDAR LAYANAN INFORMASI PUBLIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KOMISI INFORMASI Menimbang : bahwa untuk

Lebih terperinci

PEMINATAN PESERTA DIDIK

PEMINATAN PESERTA DIDIK PEMINATAN PESERTA DIDIK KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN PUSAT PENGEMBANGAN TENAGA KEPENDIDIK 2013 i

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27 TAHUN 2012 TENTANG IZIN LINGKUNGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27 TAHUN 2012 TENTANG IZIN LINGKUNGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27 TAHUN 2012 TENTANG IZIN LINGKUNGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 33,

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS PROGRAM BANTUAN SISWA MISKIN / INDONESIA PINTAR UNTUK SISWA MADRASAH TAHUN 2015

PETUNJUK TEKNIS PROGRAM BANTUAN SISWA MISKIN / INDONESIA PINTAR UNTUK SISWA MADRASAH TAHUN 2015 PETUNJUK TEKNIS PROGRAM BANTUAN SISWA MISKIN / INDONESIA PINTAR UNTUK SISWA MADRASAH TAHUN 2015 DIREKTORAT PENDIDIKAN MADRASAH DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM KEMENTERIAN AGAMA RI 2015 KEPUTUSAN DIREKTUR

Lebih terperinci

PEDOMAN PENYELENGGARAAN BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN BIDIKMISI TAHUN 2015

PEDOMAN PENYELENGGARAAN BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN BIDIKMISI TAHUN 2015 PEDOMAN PENYELENGGARAAN BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN BIDIKMISI TAHUN 2015 DIREKTORAT JENDERAL PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN KEMENTERIAN RISET TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI i PENGANTAR Pemerintah melalui

Lebih terperinci

PEDOMAN PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA (KKN) TEMATIK PUSAT KAJIAN KULIAH KERJA NYATA DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN

PEDOMAN PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA (KKN) TEMATIK PUSAT KAJIAN KULIAH KERJA NYATA DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PEDOMAN PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA (KKN) TEMATIK PUSAT KAJIAN KULIAH KERJA NYATA DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG 2014 DAFTAR

Lebih terperinci

PEDOMAN PENGELOLAAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DAERAH PENYANGGA

PEDOMAN PENGELOLAAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DAERAH PENYANGGA PEDOMAN PENGELOLAAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DAERAH PENYANGGA Oleh : Direktorat Pemanfaatan Jasa Lingkungan dan Wisata Alam Direktorat Jenderal PHKA Departemen Kehutanan DIPA BA-29 TAHUN 2008 SATKER

Lebih terperinci

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 78 B. TUJUAN 78 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 78 D. UNSUR YANG TERLIBAT 79 E. REFERENSI 79 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 79

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 78 B. TUJUAN 78 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 78 D. UNSUR YANG TERLIBAT 79 E. REFERENSI 79 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 79 DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 78 B. TUJUAN 78 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 78 D. UNSUR YANG TERLIBAT 79 E. REFERENSI 79 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 79 G. URAIAN PROSEDUR KERJA 82 LAMPIRAN 1 : ALUR PROSEDUR KERJA

Lebih terperinci

BUKU PANDUAN KULIAH KERJA NYATA (KKN), PRAKTEK KERJA LAPANG (PKL), TUGAS AKHIR (SKRIPSI) & TESIS

BUKU PANDUAN KULIAH KERJA NYATA (KKN), PRAKTEK KERJA LAPANG (PKL), TUGAS AKHIR (SKRIPSI) & TESIS BUKU PANDUAN KULIAH KERJA NYATA (KKN), PRAKTEK KERJA LAPANG (PKL), TUGAS AKHIR (SKRIPSI) & TESIS FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2012 TIM PENYUSUN DAN EDITOR BUKU PANDUAN PKL,

Lebih terperinci