ANALISIS KONVERSI LAHAN PERTANIAN TERHADAP PEMBANGUNAN EKONOMI MASYARAKAT DESA

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "ANALISIS KONVERSI LAHAN PERTANIAN TERHADAP PEMBANGUNAN EKONOMI MASYARAKAT DESA"

Transkripsi

1 Lampiran 8. Kuesioner ANALISIS KONVERSI LAHAN PERTANIAN TERHADAP PEMBANGUNAN EKONOMI MASYARAKAT DESA (Kasus: Desa Pasir Utama Keamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu Propinsi Riau) No. Responden Lokasi Wawancara Hari/Tanggal : : : Program Studi Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Riau 2013

2 IDENTITAS RESPONDEN Nama :... Umur :... Jenis Kelamin :... Tempat Tinggal :... Pekerjaan :... a. Faktor-faktor yang mendorong pengambilan keputusan petani untuk mengkonversi lahan A. KARAKTERISTIK RESPONDEN 1. Usia:. 2. Pendidikan terakhir: ( ) Tidak sekolah ( ) Tidak tamat SD ( ) Tamat SD/Sederajat ( ) Tamat SMP/Sederajat ( ) Tamat SMA/Sederajat ( ) > SMA B. EKONOMI RESPONDEN a. Jumlah tanggungan 1. Berapa jumlah anggota keluarga Anda (termasuk Anda)?.orang 2. Berapa jumlah anggota keluarga yang masih menjadi tanggungjawab Anda (termasuk Anda)?.orang 3. Apakah ada anak (usia sekolah) Anda yang masih bersekolah? ( ) Ya (Lanjut ke no.4) ( ) Tidak Jika tidak, apa alasannya:...

3 4. Berapa jumlah anak Anda yang masih sekolah?..orang b. Tingkat pendapatan rumah tangga Apakah ada dari anggota keluarga Anda (tidak termasuk Anda) yang sudah bekerja? 1. Berapa jumlah anggota keluarga Anda yang sudah bekerja?..orang 2. Apakah anggota keluarga Anda yang sudah bekerja tersebut membantu Anda dalam memenuhi kebutuhan keluarga? 3. Berapa proporsi bantuan yang dilakukan oleh anggota keluarga Anda yang sudah bekerja tersebut?.% kebutuhan keluarga 4. Berapa total pendapatan rumah tangga Anda? Rp.../bulan 5. Apakah dari pendapatan tersebut dapat mencukupi kebutuhan keluarga Anda Jelaskan. c. Kepemilikan Lahan 1. Apakah status lahan yanganda miliki? ( ) Sewa ( ) Milik ( ) Gadai 2. Berapa luas lahan yang Anda miliki?.ha 3. Apakah Anda hanya bergantung pada lahan tersebut untuk sumber penghasilan? 4. Berapa pendapatan anda sebelum mengubah lahan menjadi perkebunan kelapa sawit? 5. Apakah anda mengkonversi seluruh lahan pertanian yang anda miliki?

4 6. Berapa persentase lahan yang Anda konversi dari lahan yang Ada miliki? % lahan 7. Berapa total pendapatan rumah tangga Anda setelah mengkonversi lahan? Rp... C. FAKTOR EKSTERNAL 1. Apakah ada dari tetangga yang memiliki lahan pertanian di sekitar lahan Anda yang mengkonversi tidak mengkonversikan lahan pertaniannya menjadi kebun kelapa sawit? 2. Berapa banyak? orang 3. Apakah ada pengusaha yang ingin membeli lahan anda untuk dijadikan lahan perusahaan? 4. Jika iya, Berapa harga lahan yang ditawarkan kepada anda? Lahan kosong Rp Lahan produktif Rp Apakah pemerintah daerah mendukung pengembangan pertanian pangan di sini? 6. Jika iya Apakah bentuk dukungan pemerintah daerah tersebut? E. KESEJAHTERAAN KELUARGA RESPONDEN No Indikator Kesejahteraan Keterangan 1 Kecukupan kebutuhan pangan per hari 2 Dinding & lantai rumah 3 Perabotan (Elektronik) 4 Kendaraan 5 Jumlah anak sekolah

5 b. Panduan Pertanyaan (responden/petani yang mengkonversi lahan) 1. Sejak kapan Anda menjadi petani? 2. Mengapa Anda menjadi petani? 3. Tanaman apa yang paling menjanjikan? 4. Apa orientasi Anda bertani?jelaskan. 5. Apakah dengan bertani, Anda bisa memenuhi kebutuhan keluarga Anda terutama dalam hal konsumsi? 6. Bagaimana peran pemerintah daerah dalam menangani masalah pertanian di desa ini?apakah pernah memberi bantuan kebutuhan pertanian?jelaskan. 7. Bagaimana cara Anda mendapatkan lahan tersebut? 8. Seberapa penting lahan yang Anda miliki bagi Anda? 9. Menurut Anda, apa fungsi utama lahan bagi Anda? 10. Sejak kapan Anda mulai menanam kelapa sawit? 11. Mengapa anda memilih menanam kelapa sawit? 12. Apa yang melatarbelakangi anda untuk mengkonversikan lahan? 13. Apakah ada pihak lain yang mendorong Anda untuk mengkonversi lahan Anda? Jika ya, bagaimana prosesnya?

6 14. Setelah Anda mengkonversi lahan, pernahkah pemerintah daerah mengingatkan untuk kembali menanami lahan Anda dengan padi dan palawija? 15. Menurut Anda, apakah ada perbedaan sebelum Anda mengkonversikan lahan Anda dengan sesudah mengkonversi dilihat dari aspek kesejahteraan. Jelaskan. 16. Menurut Anda, apakah ada dampak negative dari penanaman kelapa sawit terhadap lingkungan? c. Panduan Pertanyaan (responden/petani yang tidak mengkonversi lahan) 1. Sejak kapan Anda menjadi petani? 2. Mengapa Anda menjadi petani? 3. Tanaman apa yang paling menjanjikan? 4. Apa orientasi Anda bertani?jelaskan. 5. Apakah dengan bertani, Anda bisa memenuhi kebutuhan keluarga Anda terutama dalam hal konsumsi? 6. Bagaimana peran pemerintah daerah dalam menangani masalah pertanian di desa ini?apakah pernah memberi bantuan kebutuhan pertanian?jelaskan. 7. Bagaimana cara Anda mendapatkan lahan tersebut? 8. Seberapa penting lahan yang Anda miliki bagi Anda? 9. Menurut Anda, apa fungsi utama lahan bagi Anda?

7 10. Mengapa Anda tidak mengkonversi lahan Anda seperti yang dilakukan oleh tetanggatetangga Anda? 11. Apakah ada penghasilan lain yang anda peroleh dari selain bertani? d. Panduan Pertanyaan (Aparat desa/tokoh masyarakat/warga setempat) 1. Apa rata-rata jenis mata pencaharian utama bagi masyarakat desa ini? 2. Kira-kira berapa jumlah petani di desa ini? 3. Berapa persen petani yang memiliki lahan sendiri? 4. Siapa saja petani yang kini mengubah lahannya menjadi perkebunan kelapa sawit? 5. Sejak kapan fenomena konversi lahan mulai banyak terjadi di desa ini? 6. Menurut Anda, mengapa petani di sini banyak yang mengkonversikan lahannya? Kira-kira, apa faktor utama yang mendorong mereka mengkonversi lahan? 7. Apakah ada pengusaha atau perusahaan yang bergerak di bidang non pertanian yang membeli lahan-lahan para petani atau mempengaruhi para petani untuk menanam kelapa sawit maupun karet? 8. Bagaimana selama ini pemerintah daerah dalam menangani masalah pertanian di desa ini? 9. Bagaimana reaksi pemerintah daerah terhadap fenomena konversi lahan yang marak terjadi di desa ini?

8 10. Menurut Anda, bagaimana tingkat kesejahteraan petani yang telah mengkonversi lahan? 11. Menurut Anda, apa dampak dari berubahnya lahan pertanian menjadi perkebunan kelapa dawit terhadap lingkungan? 12. Apakah hal itu perlu dicegah atau justru didukung dan dikembangkan.

9 Pengeluaran per bulan Jumlah Tanggungan Jumlah anak masih sekolah Tempat tinggal (permanen/ tidakpermanen Kepemilikan kendaraan bermotor LAMPIRAN IX Tabel hasil rekapitulasi kuisioner Nama Usi a Pendidik an Luas lahan (ha) Tingkat ketergantungan Konversi Sejahtera Ya Tidak Ya Tidak Tumbras 47 TS Tinggi Permanen 1H Senen 54 SD 0.5 Tinggi Tidak Permanen 1H 2 SDP Soleman 43 SMA 1.2 Tinggi Tidak Permanen 1H Gani 62 TS 1.25 Tinggi Tidak Permanen 1H Tasum 59 SD 1.5 Tinggi Tidak Permanen 2H Mulasin 60 SD 1.5 Tinggi Tidak Permanen 2H 1M Muhtarom 40 SD 1.5 Tinggi Semi Permanen 1H Kateman 29 SMA 1.8 Tinggi Tidak Permanen 1H Bo'i 27 TSMP 2 Tinggi Tidak Permanen 2H2M Karto 34 SD 2 Tinggi Permanen 2H Katidin 39 SMA 2 Tinggi Tidak Permanen 2H Sarpani 54 TS 2 Tinggi Permanen 2H Tugiman 65 SMP 2 Tinggi Permanen 3H Togok 43 SD 2.5 Tinggi Permanen 1H Sami'an 32 SMP 3 Tinggi Permanen 1H Imam 40 SD 3 Tinggi Permanen 1H Tolib 68 SD 3 Tinggi Permanen 1H 1M Parta 36 SMA 3.5 Tinggi Semi Permanen 3H Sutopo 58 TS 4 Tinggi Permanen 3 H Tuwi 61 TS 4 Tinggi Permanen 3H Biat 63 SD 4 Tinggi Permanen 2H 2M Fadil 59 SD 6 Tinggi Permanen 3H2M Tumiran 48 TS 6 Tinggi Permanen 2H Sutiyatno 60 SD 7 Tinggi Permanen 2H 1M Mino 35 SMA 8 Tinggi Permanen 2H Wulung 42 TS 9 Tinggi Permanen 2H Ghofur 44 SMA 10 Tinggi Permanen 3H1M Aswan 40 SMP 13 Tinggi Permanen 1H1M Purba 50 SMA 14 Tinggi Permanen 1SPD Ma'ruf 60 SD 15 Tinggi Permanen 1H

10

PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA USAHATANI PADI SAWAH DI DESA AMBARKETAWANG KECAMATAN GAMPING, SLEMAN D.I. YOGYAKARTA

PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA USAHATANI PADI SAWAH DI DESA AMBARKETAWANG KECAMATAN GAMPING, SLEMAN D.I. YOGYAKARTA PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA USAHATANI PADI SAWAH DI DESA AMBARKETAWANG KECAMATAN GAMPING, SLEMAN D.I. YOGYAKARTA Warnadi dan Irma Lusi Nugraheni E-mail: warnadi_andi@yahoo.co.id (Dosen Jurusan Geografi

Lebih terperinci

PROFIL DESA-DESA KABUPATEN MALINAU. Kondisi Sosial Ekonomi Desa-desa

PROFIL DESA-DESA KABUPATEN MALINAU. Kondisi Sosial Ekonomi Desa-desa I N T I M U N G PROFIL DESA-DESA DI KABUPATEN MALINAU Kondisi Sosial Ekonomi Desa-desa Godwin Limberg, Ramses Iwan, Made Sudana, Aan Hartono, Mathias Henry, Dody Hernawan, Sole, Dollop Mamung, Eva Wollenberg

Lebih terperinci

Indeks Pembangunan Manusia

Indeks Pembangunan Manusia Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Cirebon 2012 Kerjasama : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Cirebon Dan Badan Pusat Statistik Kabupaten Cirebon Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Cirebon

Lebih terperinci

LAPORAN PENELITIAN PERSEPSI WANITA PENYAPU JALAN RAYA DI KOTA TEGAL DALAM KEDUDUKAN DAN PERAN EKONOMI DI RUMAH TANGGA. Oleh :

LAPORAN PENELITIAN PERSEPSI WANITA PENYAPU JALAN RAYA DI KOTA TEGAL DALAM KEDUDUKAN DAN PERAN EKONOMI DI RUMAH TANGGA. Oleh : LAPORAN PENELITIAN PERSEPSI WANITA PENYAPU JALAN RAYA DI KOTA TEGAL DALAM KEDUDUKAN DAN PERAN EKONOMI DI RUMAH TANGGA Oleh : Dewi Amaliah Nafiati, S.Pd. Dra. Faridah, M.Si. JURUSAN PENDIDIKAN EKONOMI FAKULTAS

Lebih terperinci

SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2007

SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2007 ANALISIS DAMPAK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM PENGEMBANGAN KECAMATAN TERHADAP PENGENTASAN KEMISKINAN DI KABUPATEN DELI SERDANG T E S I S Oleh: JAMES ERIK SIAGIAN 057018033 / EP SEKOLAH PASCASARJANA

Lebih terperinci

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN PANGAN MENJADI KELAPA SAWIT DI BENGKULU : KASUS PETANI DI DESA KUNGKAI BARU

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN PANGAN MENJADI KELAPA SAWIT DI BENGKULU : KASUS PETANI DI DESA KUNGKAI BARU 189 Prosiding Seminar Nasional Budidaya Pertanian Urgensi dan Strategi Pengendalian Alih Fungsi Lahan Pertanian Bengkulu 7 Juli 2011 ISBN 978-602-19247-0-9 FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN PANGAN

Lebih terperinci

JURUSAN GEOGRAFI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2013

JURUSAN GEOGRAFI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2013 PENGARUH KONDISI SOSIAL EKONOMI TERHADAP TINGKAT PENDIDIKAN ANAK KELUARGA NELAYAN DI KELURAHAN SUGIHWARAS KECAMATAN PEMALANG KABUPATEN PEMALANG TAHUN 2013 SKRIPSI Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

Lebih terperinci

Sutaat 1. Abstrak. saran beberapa program pembangunan yang perlu diluncurkan di wilayah perbatasan.

Sutaat 1. Abstrak. saran beberapa program pembangunan yang perlu diluncurkan di wilayah perbatasan. PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAERAH PERBATASAN ANTAR NEGARA; Studi Masalah, Kebutuhan dan Sumber Daya Sosial Desa Jagoi, Kecamatan Jagoi Babang - Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat ( SOCIAL EMPOWERMENT

Lebih terperinci

ANALISIS CURAHAN WAKTU KERJA WANITA PADA INDUSTRI KARAK SKALA RUMAH TANGGA DI KECAMATAN MOJOLABAN KABUPATEN SUKOHARJO

ANALISIS CURAHAN WAKTU KERJA WANITA PADA INDUSTRI KARAK SKALA RUMAH TANGGA DI KECAMATAN MOJOLABAN KABUPATEN SUKOHARJO ANALISIS CURAHAN WAKTU KERJA WANITA PADA INDUSTRI KARAK SKALA RUMAH TANGGA DI KECAMATAN MOJOLABAN KABUPATEN SUKOHARJO perpustakaan.uns.ac.id SKRIPSI Oleh : ASRINA ISTIQOMAH HENDRAYANI H 1308502 FAKULTAS

Lebih terperinci

PENDUDUK LANJUT USIA

PENDUDUK LANJUT USIA PENDUDUK LANJUT USIA Salah satu indikator keberhasilan pembangunan adalah semakin meningkatnya usia harapan hidup penduduk. Dengan semakin meningkatnya usia harapan hidup penduduk, menyebabkan jumlah penduduk

Lebih terperinci

Persepsi Orang Tua Terhadap Pendidikan Formal Anak OLEH: RINI ANA WATI 07081002044

Persepsi Orang Tua Terhadap Pendidikan Formal Anak OLEH: RINI ANA WATI 07081002044 Persepsi Orang Tua Terhadap Pendidikan Formal Anak ( Studi Pada Jenjang Pendidikan SD Ke SMP Di Desa Rantau Alih Kecamatan Lintang Kanan Kabupaten Empat Lawang ) SKRIPSI Dibuat Untuk Memenuhi Syarat Mendapatkan

Lebih terperinci

SKRIPSI untuk. oleh SEMARANG

SKRIPSI untuk. oleh SEMARANG i HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN KUALITAS RUMAH HUNIAN PENDUDUK KELURAHAN MANGUNSARI KECAMATAN GUNUNGPATI KOTA SEMARANG SKRIPSI untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan oleh Apriani Yunita

Lebih terperinci

BAB II KONDISI UMUM DAERAH

BAB II KONDISI UMUM DAERAH BAB II KONDISI UMUM DAERAH Dinamika pembangunan Kabupaten Majalengka menunjukkan pertumbuhan yang positif, ditandai keberhasilan pembangunan yang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Memasuki era

Lebih terperinci

PEDOMAN PELAKSANAAN PEWILAYAHAN SUMBER BIBIT TAHUN 2015

PEDOMAN PELAKSANAAN PEWILAYAHAN SUMBER BIBIT TAHUN 2015 PEDOMAN PELAKSANAAN PEWILAYAHAN SUMBER BIBIT TAHUN 2015 DIREKTORAT PERBIBITAN TERNAK DIREKTORAT JENDERAL PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN KEMENTERIAN PERTANIAN 2015 PEDOMAN PELAKSANAAN PEWILAYAHAN SUMBER

Lebih terperinci

MEKANISME SUBSIDI ANGKUTAN UMUM PADA TRAYEK UTAMA SEBAGAI AKIBAT KENAIKAN HARGA BBM DI KOTA SEMARANG TUGAS AKHIR

MEKANISME SUBSIDI ANGKUTAN UMUM PADA TRAYEK UTAMA SEBAGAI AKIBAT KENAIKAN HARGA BBM DI KOTA SEMARANG TUGAS AKHIR MEKANISME SUBSIDI ANGKUTAN UMUM PADA TRAYEK UTAMA SEBAGAI AKIBAT KENAIKAN HARGA BBM DI KOTA SEMARANG TUGAS AKHIR Oleh : Arief Munandar L2D 005 346 JURUSAN PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS

Lebih terperinci

Asisten Peneliti: Aini Aqsa Arafah, SP Yuli Fitriyani, SP Aris Zaenal Muttaqin, SP

Asisten Peneliti: Aini Aqsa Arafah, SP Yuli Fitriyani, SP Aris Zaenal Muttaqin, SP Peneliti: DR. Drajat Martianto, MSi DR. Hadi Riyadi, MS DR. Dwi Hastuti, MSc Prof. Dr. Mien Ratu Oedjoe Ir. Edi Djoko Sulistijo, MP Ir. Ahmad Saleh, MP Asisten Peneliti: Aini Aqsa Arafah, SP Yuli Fitriyani,

Lebih terperinci

TINGKAT PARTISIPASI WARGA DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN BERBASIS MASYARAKAT

TINGKAT PARTISIPASI WARGA DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN BERBASIS MASYARAKAT 1 TINGKAT PARTISIPASI WARGA DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN BERBASIS MASYARAKAT (Kasus: Kampung Hijau Rawajati, RW 03, Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran, Kotamadya Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta)

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN Penelitian ini dilakukan melalui survey dengan metode deskriptif (Descriptive Research). T-ujuan penelitian deskriptif adalah untuk membuat penyanderaan secara sistimatis, faktual

Lebih terperinci

KAJIAN PENGHIDUPAN BERKELANJUTAN

KAJIAN PENGHIDUPAN BERKELANJUTAN KAJIAN PENGHIDUPAN BERKELANJUTAN GAMPONG JRUEK BALEE, KEMUKIMAN JRUEK KECAMATAN INDRAPURI - KABUPATEN ACEH BESAR MARET 2006 This publication was produced by Development Alternatives, Inc. for the United

Lebih terperinci

Iklim Usaha di Provinsi NTT: Kasus Perdagangan Hasil Pertanian di Timor Barat

Iklim Usaha di Provinsi NTT: Kasus Perdagangan Hasil Pertanian di Timor Barat Laporan Penelitian Widjajanti I. Suharyo Nina Toyamah Adri Poesoro Bambang Sulaksono Syaikhu Usman Vita Febriany Iklim Usaha di Provinsi NTT: Kasus Perdagangan Hasil Pertanian di Timor Barat Maret 2007

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH KABUPATEN LUMAJANG

BAB II GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH KABUPATEN LUMAJANG BAB II GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH KABUPATEN LUMAJANG Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri atau Permendagri Nomor 54 tahun 2010, pada bagian gambaran umum kondisi daerah ini diuraikan tentang

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI, DAN REKOMENDASI

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI, DAN REKOMENDASI BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI, DAN REKOMENDASI A. Kesimpulan Secara umum penelitian ini telah sesuai dengan tujuan yang diharapkan yaitu mengembangkan sebuah model pelatihan yang mampu memberdayakan masyarakat

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM KOTA PADANGSIDIMPUAN

BAB II GAMBARAN UMUM KOTA PADANGSIDIMPUAN BAB II GAMBARAN UMUM KOTA PADANGSIDIMPUAN 2.1 Kondisi Geografis 2.1.1 Luas dan Letak Geografis Kota Padangsidimpuan merupakan salah satu Kabupaten / Kota dari 28 Kabupaten / Kota di Provinsi Sumatera Utara.

Lebih terperinci

Kegiatan Ekonomi Penduduk Desa di Luar Pertanian: Sebuah Cerita dari Satu Desa di Kabupaten Cirebon

Kegiatan Ekonomi Penduduk Desa di Luar Pertanian: Sebuah Cerita dari Satu Desa di Kabupaten Cirebon Laporan Kerja 7LP3HQHOLWL60(58 Kegiatan Ekonomi Penduduk Desa di Luar Pertanian: Sebuah Cerita dari Satu Desa di Kabupaten Cirebon /DSRUDQGDUL/HPEDJD 3HQHOLWLDQ60(58GHQJDQ GXNXQJDQGDUL$XV$,'GDQ )RUG)RXQGDWLRQ

Lebih terperinci

Laporan Akhir. Budidaya Ternak Babi Komersial oleh Peternak Kecil di NTT - Peluang untuk Integrasi Pasar yang Lebih Baik

Laporan Akhir. Budidaya Ternak Babi Komersial oleh Peternak Kecil di NTT - Peluang untuk Integrasi Pasar yang Lebih Baik Laporan Akhir proyek Budidaya Ternak Babi Komersial oleh Peternak Kecil di NTT - Peluang untuk Integrasi Pasar yang Lebih Baik Laporan Penelitian SADI-ACIAR nomor proyek SMAR/2007/195 tanggal publikasi

Lebih terperinci

ANALISIS NILAI TAMBAH DALAM PENGOLAHAN SUSU KEDELAI PADA SKALA INDUSTRI RUMAH TANGGA DI KOTA MEDAN SKRIPSI OLEH : AMINAH NUR M.

ANALISIS NILAI TAMBAH DALAM PENGOLAHAN SUSU KEDELAI PADA SKALA INDUSTRI RUMAH TANGGA DI KOTA MEDAN SKRIPSI OLEH : AMINAH NUR M. ANALISIS NILAI TAMBAH DALAM PENGOLAHAN SUSU KEDELAI PADA SKALA INDUSTRI RUMAH TANGGA DI KOTA MEDAN SKRIPSI OLEH : AMINAH NUR M.L 090304067 PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SUMATERA

Lebih terperinci

ANALISIS USAHA PEMBESARAN IKAN NILA MERAH (Oreochromis sp) DI KOLAM AIR DERAS DI KABUPATEN KLATEN

ANALISIS USAHA PEMBESARAN IKAN NILA MERAH (Oreochromis sp) DI KOLAM AIR DERAS DI KABUPATEN KLATEN 1 NASKAH PUBLIKASI ANALISIS USAHA PEMBESARAN IKAN NILA MERAH (Oreochromis sp) DI KOLAM AIR DERAS DI KABUPATEN KLATEN JURUSAN/ PROGRAM STUDI SOSIAL EKONOMI PERTANIAN / AGROBISNIS Oleh : Ratih Ayu Dwi Ratnawati

Lebih terperinci

Disusun oleh: Yayasan Dana Sejahtera Mandiri (DAMANDIRI) Bersama Mitra LPM Berbagai PT Di Indonesia, 2009

Disusun oleh: Yayasan Dana Sejahtera Mandiri (DAMANDIRI) Bersama Mitra LPM Berbagai PT Di Indonesia, 2009 Konsep: PETUNJUK TEKNIS KULIAH KERJA NYATA (KKN) TEMATIK PEMBENTUKAN, PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN POS PEMBERDAYAAN KELUARGA (POSDAYA) Disusun oleh: Yayasan Dana Sejahtera Mandiri (DAMANDIRI) Bersama Mitra

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN 34 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di Posyandu wilayah binaan Puskesmas Kelurahan Duri Kepa Jakarta Barat. Puskesmas ini terletak di Jalan Angsana Raya

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH PROVINSI RIAU NOMOR 6 TAHUN 2012 TENTANG TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN DI PROVINSI RIAU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN DAERAH PROVINSI RIAU NOMOR 6 TAHUN 2012 TENTANG TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN DI PROVINSI RIAU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN DAERAH PROVINSI RIAU NOMOR 6 TAHUN 2012 TENTANG TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN DI PROVINSI RIAU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR RIAU Menimbang: a. bahwa pelaksanaan pembangunan berkelanjutan

Lebih terperinci