DRAFT ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN KELUARGA ALUMNI TEKNIK KIMIA (IKA TEKNIK KIMIA) POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "DRAFT ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN KELUARGA ALUMNI TEKNIK KIMIA (IKA TEKNIK KIMIA) POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA"

Transkripsi

1 DRAFT ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN KELUARGA ALUMNI TEKNIK KIMIA (IKA TEKNIK KIMIA) POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA IKATAN KELUARGA ALUMNI TEKNIK KIMIA (IKA TEKNIK KIMIA) Politeknik Negeri Samarinda bertujuan : 1. Mempererat dan membina hubungan profesional dan kekeluargaan di antara alumni Teknik Kimia serta keluarganya. 2. Mendukung para anggotanya untuk mengembangkan serta menerapkan ilmu dan keahliannya secara profesional guna dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi para anggota, almamater, masyarakat, bangsa, dan negara pada khususnya serta umat manusia pada umumnya. 3. Membantu meningkatkan peran almamater POLNES, khususnya jurusan Teknik Kimia, dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi. 4. Melaksanakan dan memelihara hubungan kerja sama dengan almamater jurusan Teknik Kimia, POLNES dan badan-badan kekeluargaan lain di lingkungan POLNES. 5. Membina dan memelihara kerja sama dengan pemerintah, dunia usaha, organisasi profesi, organisasi keahlian, dan organisasi kemasyarakatan lainnya. BAB I DEWAN FORMATUR Pasal 1 1. Pembentukan Pengurus Pusat dan Majelis Pertimbangan Organisasi melalui Dewan Formatur yang dipilih dan ditetapkan dalam Musyawarah Besar. 2. Dewan Formatur berjumlah ganjil, minimal terdiri dari 7 orang dan dipimpin oleh seorang Ketua Dewan Formatur. 3. Mantan Ketua Pengurus Pusat jurusan Teknik Kimia masa bakti yang terakhir otomatis menjadi anggota Dewan Formatur. 4. Ketua Dewan Formatur adalah anggota yang mendapatkan suara terbanyak dalam pemungutan suara atau yang ditunjuk secara aklamasi dalam Musyawarah Besar. 5. Ketua Dewan Formatur otomatis menjadi Ketua Umum Pengurus, sementara anggota formatur yang lain tidak secara otomatis menjadi Pengurus Pusat. 6. Dewan Formatur menyusun Pengurus Pusat dan Majelis Pertimbangan Organisasi seperti yang diatur di dalam AD dan ART serta dengan mempertimbangkan kekompakan dan kepengurusan atau organisasi. 7. Dewan Formatur yang memiliki mandat penuh Musyawarah Besar (MUBES) untuk membentuk Pengurus Pusat dan Majelis Pertimbangan Organisasi, mempunyai masa kerja selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kerja efektif. 8. Keputusan Dewan Formatur merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Musyawarah Besar. BAB II MAJELIS PERTIMBANGAN ORGANISASI Pasal 2 1. Cara-cara pemilihan dan penyusunan Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) ditetapkan oleh Musyawarah Besar (MUBES) ikatan keluarga alumni Teknik Kimia, berdasarkan reputasi dan dedikasinya terhadap masyarakat, ilmu pengetahuan, dan almameter. 2. Anggota kehormatan ikatan keluarga alumni Teknik Kimia dapat dipilih sebagai Ketua atau anggota Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO). 3. Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) dipilih untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun. Pasal 3 1. Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) terdiri dari: a. Seorang Ketua b. Seorang Sekretaris c. Beberapa Anggota 2. Masa jabatan Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) dibatasi satu periode jabatan, masa jabatan anggota Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) yang lain tidak dibatasi. Halaman 1 dari 10

2 Pasal 4 Tugas dan kewajiban Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) adalah: a. Memberikan pertimbangan haluan / kebijakan organisasi secara berkala diminta atau tidak diminta, dan pertimbangan khusus jika diminta; b. Menghadiri rapat / Sidang Pleno pada Musyawarah Besar yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Lengkap; c. Memberi tanggapan / masukan atas Laporan Kegiatan Tahunan Pengurus Pusat. Pasal 5 Persyaratan Anggota Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) adalah: a. Warga Negara Indonesia dan anggota ikatan keluarga alumni Teknik Kimia; b. Harus berdomisili di wilayah Republik Indonesia; c. Tidak kehilangan hak dipilih dan memilih dalam Pemilu; d. Tidak dicabut haknya untuk mengerjakan pekerjaaan tertentu atau pencaharian tertentu menurut suatu keputusan pengadilan; e. Memiliki integritas pribadi; f. Memiliki reputasi atau keahlian, pengalaman dan prestasi yang teruji dalam bidang organisasi / kepemimpinan, baik di lingkup kemasyarakatan,universitas, lembaga negara, lembaga usaha, baik swasta maupun milik negara dan dibuktikan dengan jabatan yang disandangnya, misalnya jabatan eksekutif; g. Memiliki dedikasi atau kemauan, kemampuan, dan komitmen yang tinggi untuk mendarmabaktikan / mengabdikan dirinya pada almamater, ilmu pengetahuan, dan masyarakat serta ikatan keluarga alumni Teknik Kimia pada khususnya; h. Bersedia menggalang kerjasama yang serasi antar sesama anggota MPO dan Pengurus; i. Bersedia menyatakan mengundurkan diri, bila ternyata tidak dapat menyediakan waktu lagi untuk organisasi. BAB III PENGURUS PUSAT Pasal 6 1. Cara-cara pemilihan dan penyusunan Pengurus Pusat ditetapkan oleh Musyawarah Besar, berdasarkan reputasi dan dedikasinya terhadap masyarakat, ilmu pengetahuan, dan almameter. 2. Pengurus Pusat dipilih untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun. Pasal 7 1. Pengurus Pusat Lengkap terdiri dari: a. Pengurus Pusat Harian b. Ketua-ketua Pengurus Daerah 2. Pengurus Pusat Harian terdiri dari: a. Seorang Ketua Umum b. Beberapa Ketua / Wakil Ketua Umum c. Seorang Sekretaris Umum (Sekretaris Jendral) d. Beberapa Sekretaris / Wakil Sekretaris Umum e. Seorang Bendahara Umum f. Beberapa Bendahara / Wakil Bendahara Umum g. Beberapa Anggota Bidang (Devisi / Departemen) h. Apabila diperlukan dapat ditambah Beberapa Ketua Biro dan / atau Seksi beserta Anggotanya yang jumlah dan namanya ditetapkan oleh Pengurus Pusat Harian 3. Jajaran pimpinan Pengurus Pusat Harian yang terdiri dari Ketua Umum, Beberapa Ketua / Wakil Ketua Umum, Sekretaris Umum dan Beberapa Sekretaris / Wakil Sekretaris Umum, Bendahara Umum dan Beberapa Bendahara / Wakil Bendahara Umum secara otomatis menjadi Pimpinan Pengurus Pusat Lengkap dengan kedudukan sesuai / sama dengan jabatannya di Pengurus Pusat Harian. 4. Ketua Pengurus Daerah atau Ketua Pengurus Cabang yang belum dibentuk Pengurus Daerah di tingkat Daerah (Ibu Kota Propinsi/Kota/Kabupaten) menjadi anggota Pengurus Pusat Lengkap. Pasal 8 1. Tugas dan kewajiban Pengurus Pusat Lengkap adalah: a. Menetapkan kebijakan dalam melaksanakan keputusan Musyawarah Besar; b. Menetapkan rencana kerja jangka pendek (tahunan), jangka menengah (satu periode kerja Pengurus Pusat / tiga tahun) dan atau rencana jangka panjang; Halaman 2 dari 10

3 c. Menetapkan kebijakan pembentukan Yayasan IKA TEKNIK KIMIA POLNES baik di Pusat, Daerah maupun di Cabang-cabang; d. Menetapkan kebijakan dalam menyalurkan peningkatan kemampuan ilmiah para anggota IKA TEKNIK KIMIA POLNES di dalam maupun di luar negeri; e. Mempertanggungjawabkan kebijakan yang telah diambil kepada Musyawarah Besar. 2. Tugas dan kewajiban Pengurus Pusat Harian adalah: a. Melaksanakan semua kebijakan yang telah ditetapkan oleh Pengurus Pusat Lengkap; b. Menetapkan dan mengesahkan Pengurus Daerah, Pengurus Cabang; c. Menetapkan Panitia Pengarah, Panitia Pelaksana, dan Panitia Ahli di dalam Musyawarah Besar berikutnya; d. Membina hubungan dan kerjasama operasional antara IKA TEKNIK KIMIA POLNES, Yayasan Yayasan IKA TEKNIK KIMIA POLNES dan Almamater Politeknik Negeri Samarinda; e. Mempertanggungjawabkan semua kebijakan pelaksanaan yang telah diambil kepada Pengurus Pusat Lengkap. Pasal 9 Persyaratan Anggota Pengurus Pusat, yang berlaku pula sebagai persyaratan anggota Pengurus Daerah / Cabang, adalah sebagai berikut: a. Warga Negara Indonesia dan anggota IKA Teknik Kimia POLNES-MM; b. Harus berdomisili di wilayah kepengurusannya; c. Tidak kehilangan hak dipilih dan memilih dalam Pemilu; d. Tidak dicabut haknya untuk mengerjakan pekerjaaan tertentu atau pencaharian tertentu menurut suatu keputusan pengadilan; e. Mempunyai keahlian dan kemampuan berorganisasi / kepemimpinan dan integritas pribadi; f. Memiliki dedikasi atau kemauan, kemampuan dan komitmen yang tinggi untuk mendarmabaktikan / mengabdikan dirinya pada almamater, ilmu pengetahuan dan masyarakat serta IKA Teknik Kimia POLNES pada khususnya; g. Bersedia menggalang kerjasama yang serasi antar sesama anggota pengurus dan MPO; h. Bersedia menyatakan mengundurkan diri, bila ternyata tidak dapat menyediakan waktu lagi untuk organisasi. Pasal 10 Persyaratan Ketua Umum Pengurus Pusat adalah sebagai berikut: a. Memenuhi persyaratan Anggota Pengurus; b. Minimal pernah aktif sebagai Pengurus di tingkat Pengurus Pusat, Pengurus Daerah atau Pengurus Cabang IKA Teknik Kimia POLNES; c. Bertempat tinggal atau bersedia bertempat tinggal pada kedudukan Kantor Pusat organisasi atau di wilayah sekitarnya. Pasal Penggantian Pengurus Pusat dalam masa kerja kepengurusan dimungkinkan apabila ada pengurus yang meninggal dunia atau mengundurkan diri. 2. Penggantian Pengurus ditentukan oleh Rapat Pleno Pengurus. 3. Ketentuan penggantian Pengurus Pusat di atas berlaku pula sebagai ketentuan penggantian Pengurus Daerah / Cabang. Pasal Selama masa kerja Pengurus Pusat sekurang-kurangnya menyelenggarakan 1 (satu) kali Sidang Pleno Pusat (Rapat Koordinasi Pengurus Pusat) yang mencakup seluruh jajaran Pengurus Pusat, termasuk Ketua Pengurus Daerah dan Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO). 2. Sidang Pleno Pusat sekurang-kurangnya diselenggarakan di antara 2 (dua) Musyawarah Besar. 3. Rapat / Sidang Pleno Pengurus Pusat (Sidang Pengurus Pusat Lengkap, termasuk Ketua Pengurus Daerah) sekurang-kurangnya diselenggarakan 1 (satu) tahun sekali. 4. Tempat Sidang Pleno Pusat maupun Rapat / Sidang Pengurus Pusat Lengkap dapat diadakan di luar tempat / kota kedudukan Pengurus Pusat IKA TEKNIK KIMIA POLNES. Pasal 13 Rapat Pengurus Pusat Harian diselenggarakan bila dianggap perlu dengan ketentuan sekurangkurangnya sebulan sekali. Halaman 3 dari 10

4 BAB IV WILAYAH ORGANISASI Pasal Di tiap Daerah Tingkat I dapat dibentuk Pengurus Daerah. 2. Pengurus Daerah sekurang-kurangnya terdiri dari: a. Seorang Ketua b. Seorang Sekertaris c. Seorang Bendahara 3. Sesuai dengan keadaan dan kebutuhan, Pengurus Daerah dapat menambah kepengurusan yang tersebut pada ayat (2) pasal ini, misalnya dengan menambah ketua, sekretaris, bendahara, dan seksiseksi yang diperlukan. 4. Pelindung Pengurus Daerah dapat diangkat sesuai dengan kebutuhan dan dilaporkan kepada Pengurus Pusat Harian. 5. Dewan Penasehat dapat dibentuk di tingkat Daerah dan dilaporkan kepada Pengurus Pusat Harian. 6. Pengurus Daerah disahkan oleh Pengurus Pusat Harian. Pasal Di tiap Daerah Tingkat II (kota / kabupaten) yang sekurang-kurangnya mempunyai anggota 3 (tiga) orang dapat dibentuk Pengurus Cabang. 2. Dalam hal-hal khusus, Pengurus Cabang Khusus dapat dibentuk menyimpang dari ketentuan ayat (1) pasal ini, yang pelaksanaannya diserahkan kepada Pengurus Pusat Harian. 3. Sesuai dengan keadaan dan kebutuhan serta perkembangan organisasi, di suatu Daerah ataupun di lingkungan suatu lembaga / institusi baik negeri maupun swasta, termasuk lingkungan Politeknik Negeri Samarinda, dapat dibentuk Cabang Khusus tersendiri. 4. Pengurus Cabang Ibu Kota Propinsi (Daerah Tingkat I) yang belum membentuk Pengurus Daerah berfungsi sebagai Pengurus Daerah. BAB V PENGURUS DAERAH Pasal Cara-cara pemilihan dan penyusunan Pengurus Daerah ditetapkan oleh Musyawarah Daerah, berdasarkan reputasi dan dedikasinya terhadap masyarakat, ilmu pengetahuan, dan almameter. 2. Pengurus Daerah dipilih untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun. Pasal 17 Pengurus Daerah mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. Mengkoordinasi Cabang-cabang yang ada di wilayahnya; b. Menyalurkan dan memberikan penjelasan-penjelasan yang perlu tentang kebijaksanaan Pengurus Pusat yang harus dilaksanakan Pengurus Cabang; c. Melaksanakan keputusan Musyawarah Daerah; d. Memberikan laporan kegiatan-kegiatan Pengurus Daerah kepada Musyawarah Besar, Musyawarah Daerah, dan Pengurus Pusat Harian; e. Membantu usaha-usaha Yayasan IKA TEKNIK KIMIA POLNES yang ada di wilayahnya. f. Menjalin koordinasi dan kerjasama dengan Pengurus IKA TEKNIK KIMIA POLNES di wilayahnya. Pasal Musyawarah Daerah diselenggarakan 3 (tiga) tahun sekali bertempat di kota yang ditentukan oleh Musyawarah Daerah sebelumnya. 2. Musyawarah Daerah dipimpin oleh Pengurus Daerah. 3. Musyawarah Daerah memilih dan menetapkan Pengurus Daerah. 4. Rapat Pengurus Daerah diselenggarakan sekurang-kurangnya 6 (enam) bulan sekali. BAB VI PENGURUS CABANG Pasal Pengurus Cabang dibentuk oleh Rapat Anggota yang diselenggarakan khusus untuk keperluan tersebut. Halaman 4 dari 10

5 2. Pengurus Cabang sekurang-kurangnya terdiri dari: a. Seorang Ketua b. Seorang Sekretaris c. Seorang Bendahara 3. Pengurus Cabang dilantik oleh Pengurus Daerah setelah dikukuhkan oleh Pengurus Pusat Harian. 4. Pengurus Cabang Khusus dilantik dan dikukuhkan oleh Pengurus Pusat Harian, kecuali Pengurus Pusat Harian melimpahkan pelantikan dan pengukuhannya kepada Pengurus Daerah. Pasal 20 Pengurus Cabang mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. Memimpin organisasi Cabang guna mencapai tujuan-tujuan IKA TEKNIK KIMIA POLNES di wilayahnya / di lingkungan lembaga / institusinya; b. Memelihara hubungan dan mengembangkan usaha-usaha kekeluargaan di antara anggota di wilayahnya; c. Melaksanakan keputusan-keputusan musyawarah baik tingkat Pusat, Daerah maupun Rapat Anggota Cabang; d. Melaksanakan keputusan-keputusan operasional dari Pengurus Daerah dan atau kebijakan Pengurus Pusat; e. Menyampaikan laporan kegiatan organisasi kepada Pengurus Daerah dan Pengurus Pusat Harian; f. Mempertanggungjawabkan kebijakan kepada Rapat Anggota Cabang. Pasal Rapat Anggota Cabang diselenggarakan sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun sekali. 2. Rapat Anggota Cabang dipimpin oleh Ketua atau salah seorang Pengurus Cabang. 3. Rapat Pengurus Cabang diselenggarakan sekurang-kurangnya 3 (tiga) bulan sekali. BAB VII KEANGGOTAAN ORGANISASI Pasal 22 Syarat keanggotaan IKA TEKNIK KIMIA POLNES adalah sebagai berikut: a. Anggota biasa adalah setiap alumnus Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Samarinda yang tidak menyatakan keberatannya. b. Status anggota biasa diperoleh secara otomatis setelah orang yang bersangkutan memperoleh derajat Diploma III Jurusan Teknik Kimia dari Politeknik Negeri Samarinda (sistem pasif). c. Anggota kehormatan adalah mereka yang telah berjasa kepada IKA TEKNIK KIMIA POLNES dan atau IKATAN KELUARGA ALUMNI TEKNIK KIMIA dan atau Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Samarinda yang keanggotaannya ditetapkan oleh Pengurus Pusat Lengkap. d. Anggota kehormatan dapat diusulkan oleh Pengurus Pusat Harian atau Pengurus Daerah atau Pengurus Cabang. Pasal 23 Pendaftaran keanggotaan dilaksanakan dengan cara: a. Anggota biasa didaftar secara otomatis pada Pengurus Pusat Harian atas dasar ijazah / tanda lulus, baik yang disampaikan secara individual atau bersama-sama dalam suatu daftar yang dibuat dan disahkan oleh Direktur POLNES / Ketua Jurusan Teknik Kimia. b. Setiap anggota biasa akan mendapatkan tanda pendaftaran anggota IKA TEKNIK KIMIA POLNES setelah yang bersangkutan memenuhi syarat sebagai anggota dan selanjutnya diwajibkan mendaftar diri / memberitahukan kepada cabang IKA TEKNIK KIMIA POLNES di tempat kedudukan anggota yang bersangkutan. c. Penerimaan dan pendaftaran anggota kehormatan, baik diusulkan oleh Pengurus Pusat Harian, Pengurus Daerah atau Pengurus Cabang, harus mendapatkan pengesahan dari Pengurus Pusat Lengkap. d. Dalam hal-hal tertentu untuk menetapkan penerimaan dan pendaftaran anggota kehormatan yang diusulkan oleh Pengurus Cabang, maka Pengurus Pusat Harian dapat meminta pertimbangan kepada Pengurus Daerah. e. Sahnya menjadi anggota IKA TEKNIK KIMIA POLNES ditunjukkan dengan kartu tanda anggota yang dikeluarkan oleh Pengurus Pusat Harian IKA TEKNIK KIMIA POLNES. f. Kartu tanda anggota IKA TEKNIK KIMIA POLNES diberikan kepada setiap anggota setelah membayar uang pangkal sebagaimana tersebut pada pasal 26 Anggaran Rumah Tangga ini. g. Syarat-syarat untuk pengusulan dan penetapan anggota kehormatan diatur lebih lanjut di dalam suatu Peraturan Khusus yang dikeluarkan oleh Pengurus Pusat Lengkap. Halaman 5 dari 10

6 Pasal 24 Penolakan keanggotaan IKA TEKNIK KIMIA POLNES dilakukan oleh Pengurus Pusat dengan cara tertulis dengan alasan-alasan: a. Tidak memenuhi syarat-syarat yang telah ditetepkan untuk menjadi anggota; b. Adanya pertimbangan lain dari Pengurus Pusat IKA TEKNIK KIMIA POLNES setelah mendengar Pengurus Cabang atau Pengurus Daerah di tempat domisili / kedudukan calon anggota / anggota sementara. Pasal Setiap anggota biasa IKA TEKNIK KIMIA POLNES berhak: a. Mengeluarkan pendapat, mengajukan usul, bertanya, dan mengontrol organisasi kepada dan atau melalui pimpinan organisasi; b. Menghadiri pertemuan, rapat, mengikuti kegiatan organisasi, turut serta menetapkan pedoman dan peraturan organisasi. c. Memilih dan dipilih dalam segala jabatan dan pimpinan organisasi. d. Meminta pertanggungjawaban organisasi yang menyangkut kebijakan yang telah diambilnya, melalui pertemuan, rapat Musyawarah Daerah ataupun Musyawarah Besar yang diadakan oleh organisasi. 2. Setiap anggota kehormatan memiliki hak yang sama seperti anggota biasa, kecuali: a. Hak turut serta menentukan pedoman dan peraturan organisasi; b. Hak memilih dan dipilih, yang hanya dimiliki apabila disetujui rapat atau Musyawarah Besar. Pasal 26 Setiap anggota berkewajiban: a. Membayar Uang Pangkal sebesar Rp ,00 (seratus ribu rupiah); b. Membayar Iuran Pokok Anggota tiap tahun sebesar Rp ,00 (seratus ribu rupiah); c. Mematuhi segala ketentuan organisasi; d. Memajukan dan mendorong serta menjaga nama baik organisasi dalam mencapai tujuan. Keanggotaan berhenti karena: a. Meninggal dunia; b. Mengundurkan diri; c. Diberhentikan dari keanggotaan. Pasal 27 Pasal Pemberhentian keanggotaan dilakukan dengan surat pemberhentian sementara 2. Pemberhentian sementara dapat dilakukan dengan memberikan peringatan lebih dahulu kepada yang bersangkutan. 3. Surat pemberhentian sementara dapat dikeluarkan oleh Pengurus Cabang dengan tembusan yang disampaikan kepada Pengurus Pusat Harian. 4. Surat pemberhentian dikeluarkan oleh Pengurus Pusat Harian setelah mendengar dan mempelajari: a. Usul pemberhentian dari Pengurus Cabang; b. Surat pemberhentian sementara dari Pengurus Cabang; c. Pendapat Pengurus Daerah; d. Usul dan pendapat serta kesimpulan Pengurus Pusat Lengkap. 5. Anggota yang diberhentikan diberi kesempatan membela diri di dalam Musyawarah Besar berikutnya yang terdekat. BAB VIII DISIPLIN ORGANISASI Pasal 29 Setiap anggota, baik dalam kedudukan sebagian pengurus maupun bukan pengurus, harus menjaga hubungan kekeluargaan di antara para anggota IKA TEKNIK KIMIA POLNES di manapun berada. Pasal Setiap anggota dilarang melakukan tindakan apapun di dalam organisasi IKA TEKNIK KIMIA POLNES yang dapat menimbulkan pertentangan dan perpecahan di antara anggota IKA TEKNIK KIMIA POLNES yang satu dengan yang lain. 2. Setiap anggota dilarang melakukan usaha atau tindakan yang secara langsung atau tidak langsung bertentangan dengan asas, dasar, sifat, maupun tujuan IKA TEKNIK KIMIA POLNES. Halaman 6 dari 10

7 BAB IX HARTA KEKAYAAN ORGANISASI Pasal 31 Kekayaan organisasi diperoleh dari: a. Uang Pangkal dan Iuran Pokok Anggota; b. Sumbangan dari para dermawan dan lain-lain usaha yang sah dan tidak mengikat. Pasal Pembagian pengelolaan Uang Pangkal dan Iuran Pokok Anggota diatur sebagai berikut: a. Uang Pangkal seluruhnya dikelola Pengurus Pusat Harian. b. Uang iuran dibagi sebagai berikut: 50% (tiga puluh persen) untuk Pengurus Pusat Harian; 30% (dua puluh persen) untuk Pengurus Daerah; 20% (lima puluh persen) untuk Pengurus Cabang. 2. Apabila di dalam suatu daerah / wilayah administratif tertentu tidak ada atau belum ada Pengurus Daerah, maka bagian atas uang iurannya menjadi hak Pengurus Pusat Harian. 3. Pengurus Pusat Harian, Pengurus Daerah, dan Pengurus Cabang masing-masing dapat mencari sumbangan dan lain-lain usaha yang sah dan tidak mengikat untuk keperluannya sendiri. Pasal Untuk menambah harta kekayaan guna membayar kegiatan dan rencana yang sesuai dengan tujuan IKA TEKNIK KIMIA POLNES, maka IKA TEKNIK KIMIA POLNES dapat mengadakan usaha keuangan yang sah, yang disalurkan melalui Yayasan IKA TEKNIK KIMIA POLNES. 2. Yayasan IKA TEKNIK KIMIA POLNES dapat dibentuk baik oleh Pengurus Pusat, Pengurus Daerah, maupun Pengurus Cabang. 3. Yayasan IKA TEKNIK KIMIA POLNES, baik di Pusat, Daerah, maupun di Cabang diurus oleh anggota IKA TEKNIK KIMIA POLNES yang tidak duduk di dalam kepengurusan harian organisasi vertikal IKA TEKNIK KIMIA POLNES. 4. Yayasan IKA TEKNIK KIMIA POLNES berkewajiban memberikan dana yang dibutuhkan untuk melaksanakan program-program IKA TEKNIK KIMIA POLNES. 5. Tata cara pemberian dana oleh Yayasan IKA TEKNIK KIMIA POLNES ditetapkan / diatur oleh Pengurus Pusat Harian IKA TEKNIK KIMIA POLNES. BAB X MUSYAWARAH BESAR (MUBES) Pasal Musyawarah Besar diadakan 3 (tiga) tahun sekali dan dihadiri oleh: a. Utusan Cabang; b. Utusan Daerah; c. Pengurus Pusat Lengkap; d. Pengurus Pusat Harian; e. Anggota-anggota yang ditunjuk oleh Pengurus Pusat Lengkap. 2. Utusan-utusan Cabang dan Daerah ditunjuk di dalam suatu rapat anggota Cabang dan Musyawarah Daerah. Utusan yang ditunjuk mendapat surat kuasa tertulis dari Pengurus Cabang atau Pengurus Daerah. 3. Para peserta yang dianggap perlu dan ditunjuk oleh Pengurus Pusat mendapat surat kuasa dari Pengurus Pusat. Pasal Semua keputusan yang diambil didasarkan atas musyawarah untuk mufakat. 2. Tiap Cabang dan Daerah dapat mengirimkan utusan sesuai dengan ketentuan yang akan diatur oleh Pengurus Pusat Lengkap. 3. Tiap Pengurus Cabang dan Daerah berhak atas satu suara. 4. Tiap anggota Pengurus Pusat Lengkap dan Pengurus Pusat Harian berhak atas satu suara. 5. Peserta-peserta yang ditunjuk oleh Pengurus Pusat dapat dimintakan hak suara kepada Musyawarah Besar. 6. Tata tertib Musyawarah Besar ditetapkan oleh Musyawarah Besar melalui Panitia Pengarah yang dibentuk. Halaman 7 dari 10

8 Pasal Musyawarah Besar menetapkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, serta ketentuanketentuan lain yang menyangkut organisasi. 2. Musyawarah Besar berhak meninjau dan mengubah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga. 3. Musyawarah Besar merupakan tempat pertanggungjawaban Pengurus Pusat, baik Pengurus Pusat Lengkap maupun Pengurus Pusat Harian. 4. Musyawarah Besar menetapkan kebijakan Pengurus Pusat. 5. Musyawarah Besar memilih dan menetapkan Pengurus Pusat Harian dan Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) melalui Dewan Formatur yang dibentuk dalam Musyawarah Besar (MUBES). BAB XI SAHNYA PERSIDANGAN DAN KEPUTUSAN Pasal Segala persidangan / musyawarah adalah sah jika dihadiri sekurang-kurangnya 2/5 (dua per lima) dari jumlah yang diundang. 2. Jika persidangan / musyawarah yang pertama tidak mencapai jumlah yang hadir yang ditentukan pada ayat (1) pasal ini, maka persidangan / musyawarah berikutnya dapat diselenggarakan tanpa mengingat jumlah yang hadir. Pasal Segala keputusan Musyawarah diambil dengan suara bulat kecuali apabila ditetapkan lain oleh sidang. 2. Bila sidang menetapkan untuk mengadakan pemungutan suara, maka keputusan diambil berdasarkan suara terbanyak. BAB XII LAMBANG Pasal Lambang IKA TEKNIK KIMIA POLNES adalah lambang / logo Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Samarinda dengan disertai tulisan sesuai nama organisasi. 2. Latar belakang lambang adalah warna hijau dengan huruf Daerah, Cabang, atau Cabang Khusus dengan warna emas. BAB XIII PERUBAHAN ANGGARAN RUMAH TANGGA Pasal 40 Anggaran Rumah Tangga ini hanya dapat diubah oleh 2/3 (dua pertiga) jumlah suara yang hadir di dalam Musyawarah Besar. BAB XIV KETENTUAN PERALIHAN DAN PENUTUP Pasal Dengan mulai berlakunya Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ini, maka segala peraturan / ketentuan yang bertentangan / menyimpang dari Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ini dianggap tidak berlaku. 2. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ini ditetapkan pertama kali oleh Formatur Pembentukan IKA Teknik Kimia POLNES di Samarinda pada tanggal 10 November (Formatur ini dibentuk pada Musyawarah / Temu Alumni IKATAN KELUARGA ALUMNI TEKNIK KIMIA di Samarinda pada tanggal 10 November 2007.) Ditetapkan di Samarinda Pada tanggal 10 November 2007 Formatur Pembentukan Keluarga Alumni Politeknik Negeri Samarinda Jurusan Teknik Kimia (IKA TEKNIK KIMIA POLNES) Ketua... Anggota.. Halaman 8 dari 10

9 SUSUNAN PENGURUS Berdasarkan Surat Keputusan PP IKA TEKNIK KIMIA POLNES Nomor 001/IKA-T.KIM POLNES/XI/2007 Tanggal 10 November 2007 Pengurus Pusat Harian Majelis Pertimbangan Organisasi Ketua... Sekretaris... Anggota Ketua Umum Sekretaris Bendahara Biro Hubungan Masyarakat... Biro Pengembangan Organisasi Anggota... Biro Alumni Network & Informasi Anggota Biro Pengabdian dan Pelayanan Masyarakat Anggota Biro Pengembangan Profesi Anggota Halaman 9 dari 10

10 Halaman 10 dari 10

ANGGARAN DASAR IKATAN ALUMNI ARSITEKTUR TARUMANAGARA ILUMARTA

ANGGARAN DASAR IKATAN ALUMNI ARSITEKTUR TARUMANAGARA ILUMARTA ANGGARAN DASAR IKATAN ALUMNI ARSITEKTUR TARUMANAGARA ILUMARTA PEMBUKAAN Bahwa Universitas Tarumanagara sebagai pengembangan ilmu pengetahuan dan pusat kegiatan penelitian bertujuan untuk mendidik manusia

Lebih terperinci

:: LDII Sebagai Ormas/Anggaran Rumah Tangga:

:: LDII Sebagai Ormas/Anggaran Rumah Tangga: 1 :: LDII Sebagai Ormas/Anggaran Rumah Tangga: ANGGARAN RUMAH TANGGA LEMBAGA DAKWAH ISLAM INDONESIA BAB I KEANGGOTAAN Pasal 1 Anggota dan Warga [1] Keanggotaan Lembaga Dakwah Islam Indonesia terdiri dari

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR IKATAN AHLI KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA

ANGGARAN DASAR IKATAN AHLI KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA ANGGARAN DASAR IKATAN AHLI KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa Bangsa Indonesia telah berhasil merebut kemerdekaan dari penjajah, dan oleh karena itu adalah kewajiban segenap

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR IKATAN ALUMNI SMAN PLUS PROPINSI RIAU

ANGGARAN DASAR IKATAN ALUMNI SMAN PLUS PROPINSI RIAU ANGGARAN DASAR IKATAN ALUMNI SMAN PLUS PROPINSI RIAU BAB I Nama, Sifat, Kedudukan,dan Status Pasal 1 Nama Organisasi ini bernama Ikatan Alumni SMAN Plus Propinsi Riau disingkat IKA SMAN Plus Pasal 2 Sifat

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN ALUMNI STEMBAYO

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN ALUMNI STEMBAYO ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN ALUMNI STEMBAYO BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Anggaran Rumah Tangga ini bersumber pada Anggaran Dasar IKA- STEMBAYO yang berlaku oleh karena itu tidak bertentangan dengan ketentuan

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR HIMPUNAN MAHASISWA INFORMATIKA INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG

ANGGARAN DASAR HIMPUNAN MAHASISWA INFORMATIKA INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG ANGGARAN DASAR HIMPUNAN MAHASISWA INFORMATIKA INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG DEWAN PERWALIAN DAN PENGAWASAN HIMPUNAN MAHASISWA INFORMATIKA ITB 2011-2012 MUKADIMAH Bahwa sesungguhnya informatika sebagai ilmu

Lebih terperinci

IKATAN ALUMNI CEDS UI

IKATAN ALUMNI CEDS UI ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN ALUMNI CEDS UNIVERSITAS INDONESIA BAB I KEANGGOTAAN Pasal 1 PENERIMAAN DAN PEMBERHENTIAN ANGGOTA 1. Setiap lulusan program pendidikan yang diselenggarakan oleh Universitas

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA HIMPUNAN ALUMNI SEKOLAH BISNIS INSTITUT PERTANIAN BOGOR BAB 1 KEANGGOTAAN. Pasal 1 Anggota

ANGGARAN RUMAH TANGGA HIMPUNAN ALUMNI SEKOLAH BISNIS INSTITUT PERTANIAN BOGOR BAB 1 KEANGGOTAAN. Pasal 1 Anggota ANGGARAN RUMAH TANGGA HIMPUNAN ALUMNI SEKOLAH BISNIS INSTITUT PERTANIAN BOGOR BAB 1 KEANGGOTAAN Pasal 1 Anggota Keanggotaan Himpunan Alumni SB-IPB (HA SB-IPB) terdiri atas: a) Anggota Biasa, b) Anggota

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA ASOSIASI ANTROPOLOGI INDONESIA

ANGGARAN RUMAH TANGGA ASOSIASI ANTROPOLOGI INDONESIA ANGGARAN RUMAH TANGGA ASOSIASI ANTROPOLOGI INDONESIA BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Nama Organisasi Asosiasi Antropologi Indonesia disingkat AAI selanjutnya disebut AAI. Pasal 2 Makna AAI adalah wadah tunggal

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN AHLI KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN AHLI KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN AHLI KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA BAB I Pengertian Pasal 1 : Ilmu kesehatan masyarakat ialah ilmu dan seni untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat yang meliputi upaya-upya

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN AHLI PENGADAAN INDONESIA (IAPI) (INDONESIAN PROCUREMENT SPECIALISTS ASSOCIATION) ANGGARAN RUMAH TANGGA halaman 1 dari 14 IKATAN AHLI PENGADAAN INDONESIA DISINGKAT IAPI ANGGARAN RUMAH TANGGA BAB

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA PARTAI GERAKAN INDONESIA RAYA GERINDRA

ANGGARAN RUMAH TANGGA PARTAI GERAKAN INDONESIA RAYA GERINDRA ANGGARAN RUMAH TANGGA PARTAI GERAKAN INDONESIA RAYA GERINDRA BAB I KEANGGOTAAN Pasal 1 Syarat Keanggotaan Syarat menjadi Anggota Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) adalah : 1. Warga Negara Indonesia.

Lebih terperinci

A N G G A R A N D A S A R KEKERABATAN ALUMNI ANTROPOLOGI UNIVERSITAS AIRLANGGA (KELUARGA) MUKADIMAH

A N G G A R A N D A S A R KEKERABATAN ALUMNI ANTROPOLOGI UNIVERSITAS AIRLANGGA (KELUARGA) MUKADIMAH A N G G A R A N D A S A R KEKERABATAN ALUMNI ANTROPOLOGI UNIVERSITAS AIRLANGGA (KELUARGA) MUKADIMAH Bahwa Departemen Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga telah menghasilkan

Lebih terperinci

MUKADIMAH PERHIMPUNAN AHLI BEDAH ONKOLOGI INDONESIA ( PERABOI ) Bahwa sesungguhnya penyakit tumor/kanker adalah suatu penyakit yang dapat disembuhkan.

MUKADIMAH PERHIMPUNAN AHLI BEDAH ONKOLOGI INDONESIA ( PERABOI ) Bahwa sesungguhnya penyakit tumor/kanker adalah suatu penyakit yang dapat disembuhkan. Revisi 2009 MUKADIMAH PERHIMPUNAN AHLI BEDAH ONKOLOGI INDONESIA ( PERABOI ) Bahwa sesungguhnya penyakit tumor/kanker adalah suatu penyakit yang dapat disembuhkan. Bahwa untuk menanggulangi penyakit kanker

Lebih terperinci

KONGRES KEENAM IKATAN ALUMNI PENDIDIKAN TINGGI KEDINASAN STAN (IKANAS STAN) Keputusan Sidang Pleno Tetap Nomor :.../IKANAS/KONGRES-VI/XI/2016.

KONGRES KEENAM IKATAN ALUMNI PENDIDIKAN TINGGI KEDINASAN STAN (IKANAS STAN) Keputusan Sidang Pleno Tetap Nomor :.../IKANAS/KONGRES-VI/XI/2016. KONGRES KEENAM IKATAN ALUMNI PENDIDIKAN TINGGI KEDINASAN STAN (IKANAS STAN) Keputusan Sidang Pleno Tetap Nomor :.../IKANAS/KONGRES-VI/XI/2016 tentang PENETAPAN ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA ASOSIASI KONTRAKTOR MEKANIKAL ELEKTRIKAL INDONESIA ( A S K O M E L I N ) BAB I UMUM Pasal 1 DASAR 1. Anggaran Rumah Tangga ini

ANGGARAN RUMAH TANGGA ASOSIASI KONTRAKTOR MEKANIKAL ELEKTRIKAL INDONESIA ( A S K O M E L I N ) BAB I UMUM Pasal 1 DASAR 1. Anggaran Rumah Tangga ini ANGGARAN RUMAH TANGGA ASOSIASI KONTRAKTOR MEKANIKAL ELEKTRIKAL INDONESIA ( A S K O M E L I N ) BAB I UMUM Pasal 1 DASAR 1. Anggaran Rumah Tangga ini disusun berdasarkan Anggaran Dasar yang ditetapkan pada

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA BADAN MUSYAWARAH MUSEA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BAB I LAMBANG DAN DUAJA

ANGGARAN RUMAH TANGGA BADAN MUSYAWARAH MUSEA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BAB I LAMBANG DAN DUAJA Lampiran 2 KEPUTUSAN MUSDA BARAHMUS DIY Nomor: /KEP. MUSDA/BARAHMUS/2014 Tanggal 27 September 2014 ANGGARAN RUMAH TANGGA BADAN MUSYAWARAH MUSEA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BAB I LAMBANG DAN DUAJA Pasal

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MUSYAWARAH NASIONAL PERHIMPUNAN AHLI EPIDEMIOLOGI INDONESIA NOMOR: 06/MUNAS/PAEI/2013

KEPUTUSAN MUSYAWARAH NASIONAL PERHIMPUNAN AHLI EPIDEMIOLOGI INDONESIA NOMOR: 06/MUNAS/PAEI/2013 KEPUTUSAN MUSYAWARAH NASIONAL PERHIMPUNAN AHLI EPIDEMIOLOGI INDONESIA NOMOR: 06/MUNAS/PAEI/2013 TENTANG ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA PERHIMPUNAN AHLI EPIDEMIOLOGI INDONESIA ANGGARAN DASAR PERHIMPUNAN

Lebih terperinci

KEPUTUSAN RUA No.05/CIVAS/RUA/XII/14. Tentang

KEPUTUSAN RUA No.05/CIVAS/RUA/XII/14. Tentang KEPUTUSAN RUA No.05/CIVAS/RUA/XII/14 Tentang ANGGARAN DASAR CENTER FOR INDONESIAN VETERINARY ANALYTICAL STUDIES (CIVAS) BAB I NAMA, TEMPAT KEDUDUKAN, WAKTU PENDIRIAN DAN WILAYAH KEGIATAN Pasal 1 Organisasi

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN ALUMNI PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS INDONESIA (ILUNI PPs UI)

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN ALUMNI PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS INDONESIA (ILUNI PPs UI) ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN ALUMNI PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS INDONESIA (ILUNI PPs UI) BAB I KEANGGOTAAN Pasal 1 PENERIMAAN DAN PEMBERHENTIAN ANGGOTA 1. Setiap lulusan program pendidikan yang diselenggarakan

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN AHLI KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN AHLI KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN AHLI KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA BAB I PENGERTIAN Pasal 1 Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia disingkat IAKMI yang dalam bahasa Inggris disebut Indonesia Public Health

Lebih terperinci

AD/ART PPI UT Pokjar Kuala Lumpur

AD/ART PPI UT Pokjar Kuala Lumpur AD/ART PPI UT Pokjar Kuala Lumpur ANGGARAN DASAR PPI-UTKL Mukadimah Yakin akan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa serta sadar akan tugas dan kewajiban sebagai pelajar Indonesia untuk

Lebih terperinci

Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART)

Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) (LOGO) IKATAN GURU BAHASA JERMAN INDONESIA (IGBJI) --------------------------------------------------------------------- Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN MAHASISWA MUHAMMADIYAH. BAB I WAKTU DAN LAMBANG Pasal 1 Milad Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah adalah tanggal 14 Maret.

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN MAHASISWA MUHAMMADIYAH. BAB I WAKTU DAN LAMBANG Pasal 1 Milad Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah adalah tanggal 14 Maret. ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN MAHASISWA MUHAMMADIYAH BAB I WAKTU DAN LAMBANG Pasal 1 Milad adalah tanggal 14 Maret. Pasal 2 1. Lambang IMM sebagaimana tersebut dalam Anggaran Dasar pasal 6 adalah sebagai

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN ALUMNI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN ALUMNI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG 1 ANGGARAN DASAR Halaman 1 dari 2 halaman 2 IKATAN ALUMNI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG

Lebih terperinci

Oktober Tata Kerja. Asosiasi Psikologi Industri dan Organisasi. S u r a b a y a, O k t o b e r

Oktober Tata Kerja. Asosiasi Psikologi Industri dan Organisasi. S u r a b a y a, O k t o b e r Oktober 2011 Tata Kerja Asosiasi Psikologi Industri dan Organisasi S u r a b a y a, O k t o b e r 2 0 1 1 Daftar Isi Mukadimah BAB I Nama, Waktu dan Kedudukan Pasal 1 Nama Pasal 2 Waktu Pasal 3 Kedudukan

Lebih terperinci

IKATAN KELUARGA ALUMNI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ANDALAS ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA

IKATAN KELUARGA ALUMNI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ANDALAS ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN KELUARGA ALUMNI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ANDALAS ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN KELUARGA ALUMNI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ANDALAS 4 IKATAN KELUARGA ALUMNI FAKULTAS EKONOMI

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA INSTITUT AKUNTAN MANAJEMEN INDONESIA TAHUN 2009 BAB I KEANGGOTAAN. Pasal 1 KETENTUAN UMUM

ANGGARAN RUMAH TANGGA INSTITUT AKUNTAN MANAJEMEN INDONESIA TAHUN 2009 BAB I KEANGGOTAAN. Pasal 1 KETENTUAN UMUM ANGGARAN RUMAH TANGGA INSTITUT AKUNTAN MANAJEMEN INDONESIA TAHUN 2009 BAB I KEANGGOTAAN Pasal 1 KETENTUAN UMUM Anggota Institut Akuntan Manajemen Indonesia (IAMI) adalah perseorangan dan perusahaan yang

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA KOALISI INDONESIA UNTUK KEPENDUDUKAN DAN PEMBANGUNAN BAB I UMUM. Pasal 1 Nama dan Sifat Organisasi

ANGGARAN RUMAH TANGGA KOALISI INDONESIA UNTUK KEPENDUDUKAN DAN PEMBANGUNAN BAB I UMUM. Pasal 1 Nama dan Sifat Organisasi ANGGARAN RUMAH TANGGA KOALISI INDONESIA UNTUK KEPENDUDUKAN DAN PEMBANGUNAN BAB I UMUM Pasal 1 Nama dan Sifat Organisasi 1. Organisasi ini bernama Koalisi Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan yang

Lebih terperinci

MUSYAWARAH NASIONAL IX HISKI HIMPUNAN SARJANA-KESUSASTRAAN INDONESIA (HISKI)

MUSYAWARAH NASIONAL IX HISKI HIMPUNAN SARJANA-KESUSASTRAAN INDONESIA (HISKI) MUSYAWARAH NASIONAL IX HISKI HIMPUNAN SARJANA-KESUSASTRAAN INDONESIA (HISKI) Universitas Pattimura, Ambon 3 Desember 2015 Bertempat di hotel Swiss Bell ANGGARAN DASAR HIMPUNAN SARJANA-KESUSASTRAAN INDONESIA

Lebih terperinci

ASOSIASI AHLI MANAJEMEN ASURANSI INDONESIA

ASOSIASI AHLI MANAJEMEN ASURANSI INDONESIA ANGGARAN RUMAH TANGGA ASOSIASI AHLI MANAJEMEN ASURANSI INDONESIA BAB I PENERIMAAN DAN PENGANGKATAN ANGGOTA Pasal 1 1. Permintaan untuk menjadi anggota, dilakukan secara tertulis dan disampaikan kepada

Lebih terperinci

MUSYAWARAH BESAR IKATAN ALUMNI BUMISERAM ( IKAB )MAKASSAR

MUSYAWARAH BESAR IKATAN ALUMNI BUMISERAM ( IKAB )MAKASSAR MUSYAWARAH BESAR IKATAN ALUMNI BUMISERAM ( IKAB )MAKASSAR ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN ALUMNI BUMISERAM (IKAB) MAKASSAR JAKARTA, 19 JULI 2009 KEPUTUSAN MUSYAWARAH BESAR IKATAN ALUMNI

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN ALUMNI SMA NEGERI DELAPAN JAKARTA

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN ALUMNI SMA NEGERI DELAPAN JAKARTA ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN ALUMNI SMA NEGERI DELAPAN JAKARTA PENDAHULUAN Sebagai penjabaran dan pelaksanaan Anggaran Dasar, maka disusunlah Anggaran Rumah Tangga Ikatan Alumni SMA Negeri 8 Jakarta ini

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR IKATAN ALUMNI MAGISTER TEKNIK MESIN (IKA MTM-UP) UNIVERSITAS PANCASIA

ANGGARAN DASAR IKATAN ALUMNI MAGISTER TEKNIK MESIN (IKA MTM-UP) UNIVERSITAS PANCASIA ANGGARAN DASAR IKATAN ALUMNI MAGISTER TEKNIK MESIN (IKA MTM-UP) UNIVERSITAS PANCASIA ANGGARAN DASAR IKATAN ALUMNI MAGISTER TEKNIK MESIN UNIVERSITAS PANCASILA MUKADIMAH Alumni Magister Teknik Universitas

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA ASOSIASI PENDIDIK DAN PENELITI BAHASA DAN SASTRA (APPI-BASTRA) BAB I PENGERTIAN UMUM

ANGGARAN RUMAH TANGGA ASOSIASI PENDIDIK DAN PENELITI BAHASA DAN SASTRA (APPI-BASTRA) BAB I PENGERTIAN UMUM ANGGARAN RUMAH TANGGA ASOSIASI PENDIDIK DAN PENELITI BAHASA DAN SASTRA (APPI-BASTRA) BAB I PENGERTIAN UMUM Pasal 1 Pengertian Umum Pendidik dan peneliti adalah ilmuwan berprofesi pendidik dan peneliti

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA BADAN PERSEKUTUAN GEREJA KRISTEN PERJANJIAN BARU

ANGGARAN RUMAH TANGGA BADAN PERSEKUTUAN GEREJA KRISTEN PERJANJIAN BARU ANGGARAN RUMAH TANGGA BADAN PERSEKUTUAN GEREJA KRISTEN PERJANJIAN BARU Diterbitkan oleh: Majelis Pusat Gereja Kristen Perjanjian Baru Daftar Isi BAB I Keanggotaan... 3 BAB II Musyawarah Besar... 4 BAB

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SURABAYA TAHUN 2017

ANGGARAN RUMAH TANGGA BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SURABAYA TAHUN 2017 ANGGARAN RUMAH TANGGA BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TAHUN 2017 BAB I VISI DAN MISI PASAL 1 VISI BERSATU, BERSINERGI, MEMBANGUN PASAL 2 MISI 1. MENINGKATKAN PERAN AKTIF SERTA KESOLIDAN

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR & ANGGARAN RUMAH TANGGA PERHIMPUNAN HOTEL & RESTORAN INDONESIA. Disempurnakan Pada Munas XV Februari 2010

ANGGARAN DASAR & ANGGARAN RUMAH TANGGA PERHIMPUNAN HOTEL & RESTORAN INDONESIA. Disempurnakan Pada Munas XV Februari 2010 ANGGARAN DASAR & ANGGARAN RUMAH TANGGA PERHIMPUNAN HOTEL & RESTORAN INDONESIA Disempurnakan Pada Munas XV - 2010 10 Februari 2010 M U K A D I M A H BAHWA CITA-CITA KEMERDEKAAN INDONESIA YANG DIPROKLAMASIKAN

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN AHLI PERENCANA

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN AHLI PERENCANA ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN AHLI PERENCANA BAB I UMUM Pasal 1 Pengertian Anggaran Rumah Tangga merupakan penjabaran Anggaran Dasar IAP Pasal 2 Pengertian Umum (1) Ahli adalah seorang yang berlatar belakang

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR HIMPUNAN PENGEMBANGAN JALAN INDONESIA MUKADIMAH

ANGGARAN DASAR HIMPUNAN PENGEMBANGAN JALAN INDONESIA MUKADIMAH ANGGARAN DASAR HIMPUNAN PENGEMBANGAN JALAN INDONESIA MUKADIMAH Bahwa sesungguhnya pengabdian kepada bangsa dan negara adalah kewajiban setiap warga negara Indonesia yang harus dilaksanakan dan dikembangkan

Lebih terperinci

Anggaran Dasar & Anggaran Rumah Tangga Perhimpunan Pelajar Indonesia di Jerman

Anggaran Dasar & Anggaran Rumah Tangga Perhimpunan Pelajar Indonesia di Jerman Anggaran Dasar & Anggaran Rumah Tangga Perhimpunan Pelajar Indonesia di Jerman Pembukaan ANGGARAN DASAR Bab I (Tata Organisasi) 1. Nama, Waktu dan Kedudukan 2. Sifat dan Bentuk 3. Lambang Bab II (Dasar,

Lebih terperinci

IKA FIA UB GARIS BESAR ATURAN ORGANISASI IKATAN ALUMNI FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS BRAWIJAYA

IKA FIA UB GARIS BESAR ATURAN ORGANISASI IKATAN ALUMNI FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS BRAWIJAYA GARIS BESAR ATURAN ORGANISASI IKATAN ALUMNI FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS BRAWIJAYA BAB I KEANGGOTAAN Pasal 1 STATUS ANGGOTA 1. Anggota IKA FIA UB terdiri dari: a. Anggota Biasa b. Anggota Luar

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA MASYARAKAT AHLI PENGINDERAAN JAUH INDONESIA (INDONESIAN SOCIETY FOR REMOTE SENSING)

ANGGARAN RUMAH TANGGA MASYARAKAT AHLI PENGINDERAAN JAUH INDONESIA (INDONESIAN SOCIETY FOR REMOTE SENSING) ANGGARAN RUMAH TANGGA MASYARAKAT AHLI PENGINDERAAN JAUH INDONESIA (INDONESIAN SOCIETY FOR REMOTE SENSING) BAB I ORGANISASI Pasal 1 STATUS ORGANISASI (1). Nama organisasi ini adalah Masyarakat Ahli Penginderaan

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR/ ANGGARAN RUMAH TANGGA (AD/ART), PROGRAM KERJA DAN KODE ETIK AHLI GIZI

ANGGARAN DASAR/ ANGGARAN RUMAH TANGGA (AD/ART), PROGRAM KERJA DAN KODE ETIK AHLI GIZI ANGGARAN DASAR/ ANGGARAN RUMAH TANGGA (AD/ART), PROGRAM KERJA DAN KODE ETIK AHLI GIZI PERSAGI (Persatuan Ahli Gizi Indonesia) 2015 ANGGARAN DASAR/ ANGGARAN RUMAH TANGGA ( AD/ART ) PERSATUAN AHLI GIZI

Lebih terperinci

Anggaran Rumah Tangga Daihatsu Zebra Club (ZEC)

Anggaran Rumah Tangga Daihatsu Zebra Club (ZEC) Anggaran Rumah Tangga Daihatsu Zebra Club (ZEC) BAB I KEANGGOTAAN Pasal 1 Anggota Anggota ZEC adalah seperti yang dimaksud dalam Pasal 11 Anggaran Dasar Daihatsu Zebra Club. Pasal 2 Ketentuan dan Syarat

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA MASYARAKAT AHLI PENGINDERAAN JAUH INDONESIA (INDONESIAN SOCIETY FOR REMOTE SENSING)

ANGGARAN RUMAH TANGGA MASYARAKAT AHLI PENGINDERAAN JAUH INDONESIA (INDONESIAN SOCIETY FOR REMOTE SENSING) ANGGARAN RUMAH TANGGA MASYARAKAT AHLI PENGINDERAAN JAUH INDONESIA (INDONESIAN SOCIETY FOR REMOTE SENSING) BAB I ORGANISASI Pasal 1 STATUS ORGANISASI (1). Nama organisasi ini adalah Masyarakat Ahli Penginderaan

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA GABUNGAN INDUSTRI PENGERJAAN LOGAM DAN MESIN INDONESIA BAB I LANDASAN PENYUSUNAN

ANGGARAN RUMAH TANGGA GABUNGAN INDUSTRI PENGERJAAN LOGAM DAN MESIN INDONESIA BAB I LANDASAN PENYUSUNAN ANGGARAN RUMAH TANGGA GABUNGAN INDUSTRI PENGERJAAN LOGAM DAN MESIN INDONESIA BAB I LANDASAN PENYUSUNAN Pasal 1 Landasan Penyusunan 1. Anggaran Rumah Tangga disusun berlandaskan pada Anggaran Dasar yang

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA ASOSIASI ANALIS KEBIJAKAN INDONESIA - AAKI (ASSOCIATION OF INDONESIAN POLICY ANALYSTS - AIPA) BAB I KETENTUAN UMUM

ANGGARAN RUMAH TANGGA ASOSIASI ANALIS KEBIJAKAN INDONESIA - AAKI (ASSOCIATION OF INDONESIAN POLICY ANALYSTS - AIPA) BAB I KETENTUAN UMUM ANGGARAN RUMAH TANGGA ASOSIASI ANALIS KEBIJAKAN INDONESIA - AAKI (ASSOCIATION OF INDONESIAN POLICY ANALYSTS - AIPA) BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 (1) Analis Kebijakan adalah seseorang yang memiliki kompetensi

Lebih terperinci

IKATAN AHLI PENGADAAN INDONESIA (IAPI)

IKATAN AHLI PENGADAAN INDONESIA (IAPI) IKATAN AHLI PENGADAAN INDONESIA (IAPI) (INDONESIAN PROCUREMENT SPECIALISTS ASSOCIATION) ANGGARAN DASAR halaman 1 dari 10 IKATAN AHLI PENGADAAN INDONESIA DISINGKAT IAPI ANGGARAN DASAR P E M B U K A A N

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA JARINGAN MAHASISWA KESEHATAN INDONESIA (JMKI)

ANGGARAN RUMAH TANGGA JARINGAN MAHASISWA KESEHATAN INDONESIA (JMKI) Peningkatan. dan Pemantapan Solidaritas Mahasiswa Kesehatan Indonesia ANGGARAN RUMAH TANGGA JARINGAN MAHASISWA KESEHATAN INDONESIA (JMKI) BAB I KEANGGOTAAN Pasal 1 Anggota Anggota JMKI adalah lembaga eksekutif

Lebih terperinci

MUQADDIMAH ========================= ANGGARAN DASAR ============================

MUQADDIMAH ========================= ANGGARAN DASAR ============================ MUQADDIMAH Alhamdulillah, momen Kemilau Tahun Emas Farmasi Universitas Andalas yang diperingati dengan meriah dan sukses, maka kesempatan yang bersejarah ini Pengurus Pusat Alumni mengambil kesempatan

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA ORGANISASI SAYAP PEMUDA PARTAI PERINDO Jakarta, 17 Desember 2015 ANGGARAN DASAR & ANGGARAN RUMAH TANGGA PEMUDA PERINDO PEMBUKAAN Pemuda Indonesia sebagai salah

Lebih terperinci

KEPUTUSAN KETUA IA Del. NOMOR: 04/IA Del/SK/X/2008 TENTANG PENGESAHAN AD/ART IKATAN ALUMNI DEL

KEPUTUSAN KETUA IA Del. NOMOR: 04/IA Del/SK/X/2008 TENTANG PENGESAHAN AD/ART IKATAN ALUMNI DEL IKATAN ALUMNI DEL KEPUTUSAN KETUA IA Del TENTANG PENGESAHAN AD/ART IKATAN ALUMNI DEL Menimbang: a. bahwa dalam sebuah organisasi diperlukan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebagai pondasi

Lebih terperinci

LEMBARAN DAERAH KOTA BANDUNG TAHUN : 2007 NOMOR : 15 PERATURAN DAERAH KOTA BANDUNG NOMOR 15 TAHUN 2007 TENTANG

LEMBARAN DAERAH KOTA BANDUNG TAHUN : 2007 NOMOR : 15 PERATURAN DAERAH KOTA BANDUNG NOMOR 15 TAHUN 2007 TENTANG LEMBARAN DAERAH KOTA BANDUNG TAHUN : 2007 NOMOR : 15 PERATURAN DAERAH KOTA BANDUNG NOMOR 15 TAHUN 2007 TENTANG PERUSAHAAN DAERAH PASAR BERMARTABAT KOTA BANDUNG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR (AD) DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART)

ANGGARAN DASAR (AD) DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART) ANGGARAN DASAR (AD) DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART) IKATAN GURU BAHASA JERMAN INDONESIA ANGGARAN DASAR (AD) IKATAN GURU BAHASA JERMAN INDONESIA Pasal I NAMA Organisasi ini dinamakan Ikatan Guru Bahasa

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART) IKATAN ALUMNI STATISTIKA UNIVERSITAS DIPONEGORO (IKALISTA UNDIP)

ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART) IKATAN ALUMNI STATISTIKA UNIVERSITAS DIPONEGORO (IKALISTA UNDIP) ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART) IKATAN ALUMNI STATISTIKA UNIVERSITAS DIPONEGORO (IKALISTA UNDIP) 1 BAB I KEANGGOTAAN Pasal 1 (1) Anggota Biasa adalah semua orang yang lulus atau pernah kuliah di Jurusan Statistika

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN ALUMNI POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA ANGGARAN DASAR IKATAN ALUMNI POLITEKNIK PERKAPALAN PEMBUKAAN Kemerdekaan yang telah diperoleh bangsa Indonesia

Lebih terperinci

AD/ART Last Updated Thursday, 13 October 2011

AD/ART Last Updated Thursday, 13 October 2011 AD/ART 2011-2016 Last Updated Thursday, 13 October 2011 ANGGARAN DASAR MASYARAKAT PERTANIAN ORGANIK INDONESIA (MAPORINA) PERIODE 2011-2016 MUKADIMAH Didorong rasa keprihatinan yang mendalam terhadap timbulnya

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR (AD) Dan ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART) IKATAN ALUMNI FARMASI UNIVERSITAS ANDALAS (IKA-Farmasi Unand)

ANGGARAN DASAR (AD) Dan ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART) IKATAN ALUMNI FARMASI UNIVERSITAS ANDALAS (IKA-Farmasi Unand) PENGURUS PUSAT IKATAN ALUMNI FARMASI UNIVERSITAS ANDALAS ANGGARAN DASAR (AD) Dan ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART) IKATAN ALUMNI FARMASI UNIVERSITAS ANDALAS (IKA-Farmasi Unand) Hasil Revisi Pada Rakernas IKA-Farmasi

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR HIMPUNAN MAHASISWA FISIKA UNIVERSITAS BRAWIJAYA BAB I NAMA, WAKTU DAN TEMPAT KEDUDUKAN

ANGGARAN DASAR HIMPUNAN MAHASISWA FISIKA UNIVERSITAS BRAWIJAYA BAB I NAMA, WAKTU DAN TEMPAT KEDUDUKAN ANGGARAN DASAR HIMPUNAN MAHASISWA FISIKA UNIVERSITAS BRAWIJAYA BAB I NAMA, WAKTU DAN TEMPAT KEDUDUKAN Pasal 1 Nama Organisasi ini bernama Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Brawijaya yang disingkat

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Indonesia (PDS PatKLIn) 2016 ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA DOKTER SPESIALIS

Lebih terperinci

Anggaran Rumah Tangga (ART) Ikatan Laboratorium Kesehatan Indonesia (ILKI) BAB I KETENTUAN UMUM

Anggaran Rumah Tangga (ART) Ikatan Laboratorium Kesehatan Indonesia (ILKI) BAB I KETENTUAN UMUM Anggaran Rumah Tangga (ART) Ikatan Laboratorium Kesehatan Indonesia (ILKI) BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 (1) Anggaran Rumah Tangga (ART) memuat penjelasan dan penjabaran dari terselenggaranya ketentuan-ketentuan

Lebih terperinci

BAB VIII PENGAMBILAN KEPUTUSAN Pasal 15

BAB VIII PENGAMBILAN KEPUTUSAN Pasal 15 ANGGARAN DASAR BAB VIII PENGAMBILAN KEPUTUSAN Pasal 15 (1) Pengambilan keputusan organisasi dilaksanakan dalam forum musyawarah dan mufakat. 14 (2) Forum musyawarah dan mufakat diselenggarakan dalam bentuk:

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA FEDERASI PANJAT TEBING INDONESIA

ANGGARAN RUMAH TANGGA FEDERASI PANJAT TEBING INDONESIA ANGGARAN RUMAH TANGGA Anggaran Rumah Tangga FPTI FEDERASI PANJAT TEBING INDONESIA PENDAHULUAN Anggaran Rumah Tangga ini merupakan pelengkap dan bagian yang tidak terpisahkan dari Anggaran Dasar yang bertujuan

Lebih terperinci

Halaman PEMBUKAAN

Halaman PEMBUKAAN Halaman - 1 - PEMBUKAAN 1. Dengan Rachmat Tuhan Yang Maha Esa, Bangsa Indonesia melalui perjuangan yang luhur telah mencapai Kemerdekaannya yang telah diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945. Dalam

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR IKATAN ALUMNI STEMBAYO

ANGGARAN DASAR IKATAN ALUMNI STEMBAYO ANGGARAN DASAR IKATAN ALUMNI STEMBAYO MUKADIMAH Kemajuan Indonesia harus diusahakan melalui perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan budaya yang cerdas, jujur, dan bermartabat dengan tetap menjaga

Lebih terperinci

Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga IMMG ITB

Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga IMMG ITB 0 AD/ART ANGGARAN DASAR MUKADIMAH Mahasiswa Teknik Metalurgi Institut Teknologi Bandung adalah bagian dari civitas akademik pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Oleh karena itu, mahasiswa Teknik

Lebih terperinci

Lampiran SURAT KEPUTUSAN Nomor: 007/MUNASLUB/APKOMINDO/III/2014. Tentang

Lampiran SURAT KEPUTUSAN Nomor: 007/MUNASLUB/APKOMINDO/III/2014. Tentang Lampiran SURAT KEPUTUSAN Nomor: 007/MUNASLUB/APKOMINDO/III/2014. Tentang PENGESAHAN PERUBAHAN ANGGARAN RUMAH TANGGA ASOSIASI PENGUSAHA KOMPUTER INDONESIA (APKOMINDO). Bunyi Anggaran Rumah Tangga APKOMINDO

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN PENSIUNAN PELABUHAN INDONESIA II BAB I IKATAN PENSIUNAN PELABUHAN INDONESIA II DAN WILAYAH KERJA.

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN PENSIUNAN PELABUHAN INDONESIA II BAB I IKATAN PENSIUNAN PELABUHAN INDONESIA II DAN WILAYAH KERJA. ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN PENSIUNAN PELABUHAN INDONESIA II BAB I IKATAN PENSIUNAN PELABUHAN INDONESIA II DAN WILAYAH KERJA Pasal 1 (1) Ikatan Pensiunan Pelabuhan Indonesia II disingkat IKAPENDA sebagaimana

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR HIMPUNAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PERPAJAKAN FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS BRAWIJAYA

ANGGARAN DASAR HIMPUNAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PERPAJAKAN FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS BRAWIJAYA ANGGARAN DASAR HIMPUNAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PERPAJAKAN FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS BRAWIJAYA Pembukaan Berkat Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Bangsa Indonesia telah berhasil merebut kemerdekaan

Lebih terperinci

KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA

KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA KEPUTUSAN KETUA KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA NOMOR : 214 TAHUN 2007 TENTANG PETUNJUK PENYELENGGARAAN DEWAN KERJA PRAMUKA PENEGAK DAN PRAMUKA PANDEGA Ketua Kwartir Nasional

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA SEVENIST CLUB ALUMNI SMA 7 JAKARTA

ANGGARAN RUMAH TANGGA SEVENIST CLUB ALUMNI SMA 7 JAKARTA ANGGARAN RUMAH TANGGA SEVENIST CLUB ALUMNI SMA 7 JAKARTA BAB I PENGERTIAN UMUM Pasal 1 Alumni SMA 7 Jakarta adalah semua orang yang pernah menuntut ilmu pada SMA 7 Jakarta dan tergabung dalam SEVENIST

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA PERHIMPUNAN EKONOMI PERTANIAN INDONESIA (PERHEPI)

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA PERHIMPUNAN EKONOMI PERTANIAN INDONESIA (PERHEPI) ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA PERHIMPUNAN EKONOMI PERTANIAN INDONESIA (PERHEPI) 2014 ANGGARAN DASAR PERHIMPUNAN EKONOMI PERTANIAN INDONESIA (PERHEPI) Mukadimah Didorong oleh hasrat untuk mengabdi

Lebih terperinci

1 A D I A R T I I K A L U N I D U A P U L U H D U A B E L A S

1 A D I A R T I I K A L U N I D U A P U L U H D U A B E L A S 1 A D I A R T I I K A L U N I D U A P U L U H D U A B E L A S SIDANG PLENO MUSYAWARAH BESAR IKATAN ALUMNI SMKN 20 ( d/h SMEAN 12 JAKARTA ) IKALUNI DUAPULUH DUABELAS SURAT KEPUTUSAN NO : 002/MUBES/29-X1/2015

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 58 TAHUN 1999 TENTANG DIREKSI DAN DEWAN PENGAWAS BANK PEMBANGUNAN DAERAH MENTERI DALAM NEGERI,

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 58 TAHUN 1999 TENTANG DIREKSI DAN DEWAN PENGAWAS BANK PEMBANGUNAN DAERAH MENTERI DALAM NEGERI, PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 58 TAHUN 1999 TENTANG DIREKSI DAN DEWAN PENGAWAS BANK PEMBANGUNAN DAERAH MENTERI DALAM NEGERI, Menimbang Mengingat : a. bahwa Bank Pembangunan Daerah sebagai Bank Umum

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR IKATAN DOKTER INDONESIA MUKADDIMAH

ANGGARAN DASAR IKATAN DOKTER INDONESIA MUKADDIMAH ANGGARAN DASAR IKATAN DOKTER INDONESIA MUKADDIMAH Atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa, bangsa Indonesia telah berhasil merebut kemerdekaan dari kaum penjajah, maka setiap warga negara berkewajiban mengisi

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN ALUMNI SMK NEGERI 5 DENPASAR

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN ALUMNI SMK NEGERI 5 DENPASAR ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN ALUMNI SMK NEGERI 5 DENPASAR BAB I KEANGGOTAAN Pasal 1 Anggota (1) Anggota IKANI SKANEMA adalah lulusan SMK Negeri 5 Denpasar yang terdaftar dalam Daftar Anggota IKANI SKANEMA.

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN KELUARGA ALUMNI UNIVERSITAS SEBELAS MARET (IKA UNS) ANGGARAN RUMAH TANGGA IKA UNS PUSAT Sekretariat: Kampus UNS Kentingan, Jl. Ir Sutami No. 36 A Surakarta Telp. (0271)646994 Fax. (0271)645567 IKATAN

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA ASOSIASI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI INDONESIA (APSPBI)

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA ASOSIASI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI INDONESIA (APSPBI) ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA ASOSIASI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI INDONESIA (APSPBI) Daftar isi ANGGARAN DASAR... 1 ANGGARAN RUMAH TANGGA... 6 STRUKTUR ORGANISASI... 10 ANGGARAN DASAR

Lebih terperinci

KONGRES XI IKATAN SARJANA PETERNAKAN INDONESIA Nomor : 05/KONGRES XI-ISPI/XI/2014. Tentang: ANGGARAN DASAR/ANGGARAN RUMAH TANGGA (AD/ART)

KONGRES XI IKATAN SARJANA PETERNAKAN INDONESIA Nomor : 05/KONGRES XI-ISPI/XI/2014. Tentang: ANGGARAN DASAR/ANGGARAN RUMAH TANGGA (AD/ART) KONGRES XI IKATAN SARJANA PETERNAKAN INDONESIA Nomor : 05/KONGRES XI-ISPI/XI/2014 Tentang: ANGGARAN DASAR/ANGGARAN RUMAH TANGGA (AD/ART) Menimbang : a. Bahwa didorong oleh kesadaran dan tanggung jawab

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR DEWAN PENGURUS PUSAT IKATAN KELUARGA ALUMNI INSTITUT MANAJEMEN KOPERASI INDONESIA MUKADIMAH

ANGGARAN DASAR DEWAN PENGURUS PUSAT IKATAN KELUARGA ALUMNI INSTITUT MANAJEMEN KOPERASI INDONESIA MUKADIMAH ANGGARAN DASAR DEWAN PENGURUS PUSAT IKATAN KELUARGA ALUMNI INSTITUT MANAJEMEN KOPERASI INDONESIA MUKADIMAH Bahwa untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat sebagaimana amanat UUD 1945 tiada lain adalah

Lebih terperinci

PENGUKUHAN 16 Oktober 2016 JAKARTA

PENGUKUHAN 16 Oktober 2016 JAKARTA PENGUKUHAN 16 Oktober 2016 JAKARTA Halaman ini sengaja dikosongkan AD ANGGARAN DASAR NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN Pasal 1 Perkumpulan ini bernama Alumni Rancang Kota ITB disingkat ARKI dan berkedudukan di

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR IKATAN ALUMNI UNIVERSITAS PADJADJARAN

ANGGARAN DASAR IKATAN ALUMNI UNIVERSITAS PADJADJARAN ANGGARAN DASAR IKATAN ALUMNI UNIVERSITAS PADJADJARAN Universitas Padjadjaran sebagai institusi pendidikan pada hakikinya adalah pusat bagi kemajuan dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, kesenian

Lebih terperinci

Anggaran Rumah Tangga PARTAI KERJA RAKYAT INDONESIA Halaman 1

Anggaran Rumah Tangga PARTAI KERJA RAKYAT INDONESIA Halaman 1 BAB I Pasal 1 ATRIBUT 1. PAKAR INDONESIA mempunyai atribut yang terdiri Lambang, Bendera, Panji, Gordon, Hymne, dan Mars Partai; 2. Ketentuan lebih lanjut tentang Panji, Gordon, Hymne, Mars dan penggunaan

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR ( AD ) GAKESLAB INDONESIA

ANGGARAN DASAR ( AD ) GAKESLAB INDONESIA ANGGARAN DASAR ( AD ) GAKESLAB INDONESIA MUKADIMAH : Dengan Rachmat Tuhan Yang Maha Esa dan dengan kesadaran yang tinggi dalam menyumbangkan dharma bakti untuk pembangunan Nusa dan Bangsa Indonesia menuju

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA. PERHIMPUNAN PENYULUH PERTANIAN INDONESIA (Indonesian Agricultural Extensionist Association) PERHIPTANI IAEA

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA. PERHIMPUNAN PENYULUH PERTANIAN INDONESIA (Indonesian Agricultural Extensionist Association) PERHIPTANI IAEA ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA PERHIMPUNAN PENYULUH PERTANIAN INDONESIA (Indonesian Agricultural Extensionist Association) PERHIPTANI IAEA ANGGARAN DASAR PERHIMPUNAN PENYULUH PERTANIAN INDONESIA

Lebih terperinci

MAJELIS PERWAKILAN MAHASISWA

MAJELIS PERWAKILAN MAHASISWA ANGGARAN RUMAH TANGGA PERSATUAN MAHASISWA BAB I KEANGGOTAAN PM UNPAR Pasal 1 (1) Anggota PM Unpar terdiri dari: a. mahasiswa baru b. mahasiswa lama (2) Mahasiswa baru yang dimaksud dalam ayat (1) huruf

Lebih terperinci

PERUBAHAN ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN NOTARIS INDONESIA HASIL RAPAT PLENO PENGURUS PUSAT YANG DIPERLUAS DI BALIKPAPAN, 12 JANUARI 2017

PERUBAHAN ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN NOTARIS INDONESIA HASIL RAPAT PLENO PENGURUS PUSAT YANG DIPERLUAS DI BALIKPAPAN, 12 JANUARI 2017 PERUBAHAN ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN NOTARIS INDONESIA HASIL RAPAT PLENO PENGURUS PUSAT YANG DIPERLUAS DI BALIKPAPAN, 12 JANUARI 2017 1. Beberapa ketentuan dalam Bab II Bagian Kedua Paragraf 1 Pasal

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA (AD / ART)

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA (AD / ART) ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA (AD / ART) ASOSIASI ILMU POLITIK INDONESIA (AIPI) PERIODE 2005-2008 PENGURUS PUSAT ASOSIASI ILMU POLITIK INDONESIA (PP AIPI) Widya Graha LIPI Lantai VII, Jln. Jend.

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA HIMPUNAN FISIKA MEDIK DAN BIOFISIKA INDONESIA (HFMBI) BAB I UMUM. Pasal 1

ANGGARAN RUMAH TANGGA HIMPUNAN FISIKA MEDIK DAN BIOFISIKA INDONESIA (HFMBI) BAB I UMUM. Pasal 1 ANGGARAN RUMAH TANGGA HIMPUNAN FISIKA MEDIK DAN BIOFISIKA INDONESIA (HFMBI) BAB I UMUM Pasal 1 Sekretariat organisasi Himpunan Fisika Medik Indonesia, yang selanjutnya disebut Himpunan, berkedudukan di

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR. Research Study Club Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya BAB I NAMA, WAKTU, DAN TEMPAT KEDUDUKAN

ANGGARAN DASAR. Research Study Club Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya BAB I NAMA, WAKTU, DAN TEMPAT KEDUDUKAN ANGGARAN DASAR Research Study Club Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya BAB I NAMA, WAKTU, DAN TEMPAT KEDUDUKAN Pasal 1 Nama Organisasi ini bernama Research Study Club dan selanjutnya disebut

Lebih terperinci

PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK TIMUR

PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK TIMUR PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK TIMUR PERATURAN DAERAH KABUPATEN LOMBOK TIMUR NOMOR 12 TAHUN 2009 TENTANG PENDIRIAN PERUSAHAAN DAERAH AGRO SELAPARANG KABUPATEN LOMBOK TIMUR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

BAB I UMUM. Pasal 1. (1) Anggaran Rumah Tangga ini disusun berdasarkan Anggaran Dasar ORARI yang telah disahkan dalam Munas khusus ORARI tahun 2003

BAB I UMUM. Pasal 1. (1) Anggaran Rumah Tangga ini disusun berdasarkan Anggaran Dasar ORARI yang telah disahkan dalam Munas khusus ORARI tahun 2003 BAB I UMUM Pasal 1 (1) Anggaran Rumah Tangga ini disusun berdasarkan Anggaran Dasar ORARI yang telah disahkan dalam Munas khusus ORARI tahun 2003 (2) Anggaran Rumah Tangga ini merupakan penjabaran dan

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN TEMANGGUNG NOMOR 12 TAHUN 2013 TENTANG PERUSAHAAN DAERAH BANK PERKREDITAN RAKYAT BANK PASAR KABUPATEN TEMANGGUNG

PERATURAN DAERAH KABUPATEN TEMANGGUNG NOMOR 12 TAHUN 2013 TENTANG PERUSAHAAN DAERAH BANK PERKREDITAN RAKYAT BANK PASAR KABUPATEN TEMANGGUNG PERATURAN DAERAH KABUPATEN TEMANGGUNG NOMOR 12 TAHUN 2013 TENTANG PERUSAHAAN DAERAH BANK PERKREDITAN RAKYAT BANK PASAR KABUPATEN TEMANGGUNG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI TEMANGGUNG, Menimbang

Lebih terperinci

POSDAYA BERSERI DUSUN I

POSDAYA BERSERI DUSUN I CONTOH ANGGARAN DASAR POSDAYA BERSERI DUSUN I DESA BAJONG, KEC. BUKATEJA, KAB. PURBALINGGA Logo Perguruan Tinggi Logo Pemerintah Daerah MUKADIMAH Keluarga sebagai bagian integral dari Masyarakat Indonesia

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA HIMPUNAN PENGEMBANGAN JALAN INDONESIA

ANGGARAN RUMAH TANGGA HIMPUNAN PENGEMBANGAN JALAN INDONESIA ANGGARAN RUMAH TANGGA HIMPUNAN PENGEMBANGAN JALAN INDONESIA BAB I U S A H A Pasal 1 U s a h a (1) Kegiatan usaha yang diatur dalam Anggaran Dasar HPJI diselenggarakan dengan acuan sebagai berikut : 1.

Lebih terperinci

DOKUMEN HASIL MUSYAWARAH ALUMNI KE 4 IKATAN ALUMNI SMA NEGERI 4 SURABAYA IKA TETRASMA HOTEL SAHID SURABAYA, 14 JUNI 2015

DOKUMEN HASIL MUSYAWARAH ALUMNI KE 4 IKATAN ALUMNI SMA NEGERI 4 SURABAYA IKA TETRASMA HOTEL SAHID SURABAYA, 14 JUNI 2015 DOKUMEN HASIL MUSYAWARAH ALUMNI KE 4 IKA TETRASMA HOTEL SAHID SURABAYA, 14 JUNI 2015 ANGGARAN DASAR & ANGGARAN RUMAH TANGGA (IKA TETRASMA) ANGGARAN DASAR (IKA TETRASMA) BAB I NAMA Pasal 1 Nama dan Waktu

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA UNIVERSITAS AIRLANGGA BAB I NAMA, WAKTU, DAN KEDUDUKAN. Pasal 1

ANGGARAN DASAR BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA UNIVERSITAS AIRLANGGA BAB I NAMA, WAKTU, DAN KEDUDUKAN. Pasal 1 ANGGARAN DASAR BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA UNIVERSITAS AIRLANGGA BAB I NAMA, WAKTU, DAN KEDUDUKAN Pasal 1 Organisasi ini bernama Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Airlangga yang selanjutnya disebut BEM

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA BADAN KOORDINASI KEGIATAN MAHASISWA TEKNIK KIMIA INDONESIA BAB I STATUS DAN KEANGGOTAAN PASAL 1

ANGGARAN RUMAH TANGGA BADAN KOORDINASI KEGIATAN MAHASISWA TEKNIK KIMIA INDONESIA BAB I STATUS DAN KEANGGOTAAN PASAL 1 Telepon : 085 2222 934 ANGGARAN RUMAH TANGGA BADAN KOORDINASI KEGIATAN MAHASISWA TEKNIK KIMIA BAB I STATUS DAN KEANGGOTAAN PASAL 1 1. Status keanggotaan BKKMTKI terdiri dari: a. Calon Anggota b. Anggota

Lebih terperinci

PEMERINTAH KABUPATEN LUMAJANG

PEMERINTAH KABUPATEN LUMAJANG PEMERINTAH KABUPATEN LUMAJANG PERATURAN DAERAH KABUPATEN LUMAJANG NOMOR 03 TAHUN 2005 T E N T A N G PERUSAHAAN DAERAH BANK PERKREDITAN RAKYAT BANK PASAR KABUPATEN LUMAJANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci