BAB4 HASIL DAN PEMBAHASAN

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB4 HASIL DAN PEMBAHASAN"

Transkripsi

1 71 BAB4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Profil Responden Profil PT. Kawan Lama Sejahtera Sejarah Kawan Lama dimulai pada tahun 1955 ketika didirikan oleh alm. Tuan Wong Jin di sebuah toko alat sederhana di daerah glodok, Jakarta. Bisnis keluarga ini berkembang menjadi sebuah perusahaan dengan nama PT Kawan Lama Sejahtera yang memiliki jaringan pabrik kelas dunia. Ketika industri dalam negeri mekar pada dekade 1980-an, Kawan Lama telah berpartisipasi sebagai mitra bisnis terpercaya yang menyediakan hampir semua kebutuhan industri seperti alat-alat, mesin, dan peralatan industri. pembentukan visi WE FOCUS 2000 dalam dekade berikutnya memperkuat laju perusahaan untuk menjadi pemimpin di kelasnya. Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus meningkat dan menjadi lebih spesifik, Kawan Lama mendirikan sejumlah anak perusahaan di bawah manajemen Kawan Lama Group. Manajemen terbaik yang berorientasi pada kepuasan pelanggan adalah pola utama yang diterapkan secara progresif di Kawan Lama. ini terbukti dengan pemberian sertifikasi ISO 9002 pada tahun 1996.

2 72 Berkomitmen kepada visi yang kuat dan proaktif untuk berubah, Kawan Lama menempati gedung berlantai sembilan yang baru yang dilengkapi dengan showroom meter persegi. Meskipun krisis mulitdimensional menyerbu Indonesia yang tak terelakkan dalam periode , Kawan Lama masih aktif membuat inovasi dengan menciptakan merek Krisbow, produk yang tepat pada harga yang tepat, hanya untuk pelanggan kami. Menyadari tantangan pasar yang lebih kompetitif di era global, Kawan Lama mengembangkan visi WORLD-CLASS COMPANY yang baru pada tahun Dinamika ini diikuti oleh peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan, yang dipenuhi dengan meng-upgrade ISO 9002 ke ISO 9001:2000. Dedikasi untuk kenyamanan dan kepuasan pelanggan selalu menjadi komitmen Kawan Lama, komitmen yang diterapkan dengan membentuk 5 hektar pusat distribusi di Cikupa, Tangerang pada tahun Dengan melayani pelanggan lebih dekat, perusahaan telah mendirikan sejumlah kantor cabang di kota-kota industri dan terus menjelajahi potensial dari daerah lain di seluruh Indonesia. Sekarang, setelah lebih dari setengah abad partisipasi Kawan Lama dalam bisnis, langkah sukses baru telah diambil: manajemen profesional yang didukung dengan fasilitas modern yang paling lengkap untuk menyediakan pelanggan dengan solusi. Ini tetap menginspirasi Kawan Lama tanpa henti, dalam memberikan pelayanan terbaik, dan selalu

3 73 menjadi pemimpin dalam memberikan solusi untuk kebutuhan industri untuk menjadi perusahaan kelas dunia. Krisbow adalah merek untuk alat-alat, mesin dan peralatan industri yang dimiliki oleh Kawan Lama itu sendiri. Diluncurkan ke pasar pada tahun 1998, dengan moto "The Right Product at The Right Price", produk ini telah mengalami perkembangan yang sangat cepat karena pasar dengan antusias menerimanya. Lebih dari jenis produk, dari alat yang sangat sederhana sampai untuk mesin teknologi CNC tersedia. Semuanya didukung dengan layanan purna jual. Produk Krisbow memiliki jaringan pasar yang luas dan mudah untuk didapatkan. Visi PT Kawan Lama Sejahtera WORLD CLASS Widest Range & Network Operational & Service Ecelence Respected Organization Leading Supply Company Dynamic & Professional Management Continuous Learning Organization Latest Information Technology Access to Global Market Sense of Pride & Happiness Sharing Industrial Expertise

4 74 Misi PT Kawan Lama Sejahtera To be the market leader in commercial & industrial supply company by providing quality service to our customers and business partner Struktur Organisasi PT Kawan Lama Sejahtera President Director Dir. Logistic & Service Ware house Traffic Logistic Dir. HRD HRD Business Development Dir. Finance &Support Operational Finance Accounting Procurement Dir. Sales & Marketing Sales Marketing Branches Dir. Product Branded KRISBOW Product Service IT Customer Service GA P&A Gambar 4.1 Struktur Organisasi PT Kawan Lama Sejahtera Sumber: PT. Kawan Lama Sejahtera Struktur Organisasi Krisbow

5 75 TPK (Toko Perkakas Krisbow) New Store Development Operational Internal Channel Marketing General Manager Secretary Technical Support Procurement Product Product Manager 1 Manager 2 Workshop Storage System Power Tool Spare Part Management Ladder Air Tool Warranty Claim Security Painting Pre Selling Inspection Non Sparking Safety Gambar 4.2 Struktur Organisasi Krisbow Product Manager 3 Machi nary Machine ACC Cutting Tool Abrasive Wood Working Product Manager 4 Hand Tool Cleaning Miscela nous Product Manager 5 Generator Set Material Handling Welding

6 Profil Responden Berikut digambarkan profil karyawan yang menjadi responden dalam penelitian ini. Penggolongan responden berdasarkan usia, jenis kelamin, pendidikan terakhir, dan lama bekerja: Profil Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Sumber : Data primer diolah, tahun 2011 Gambar 4.3 Profil Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Profil Responden Berdasarkan Usia Sumber : Data primer diolah, tahun 2011

7 77 Gambar 4.4 Profil Responden Berdasarkan Usia Profil Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir Sumber : Data primer diolah, tahun 2011 Gambar 4.5 Profil Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir Profil Responden Berdasarkan Lama Bekerja Sumber : Data primer diolah, tahun 2011 Gambar 4.6 Profil Responden Berdasarkan Lama Bekerja 4.3 Transformasi Data Ordinal menjadi Interval

8 78 Teknik transformasi data ordinal menjadi interval yang digunakan dalam penelitian ini adalah MSI (Method of Successive Interval). Keterangan: Alternatif Jawaban 1= Sangat Tidak Setuju Alternatif Jawaban 2= Tidak Setuju Alternatif Jawaban 3= Netral Alternatif Jawaban 4= Setuju Alternatif Jawaban 5= Sangat Setuju a. Transformasi variabel Desain Pekerjaan (X1) ditunjukkan pada Tabel 4.1 berikut ini: Tabel 4.1 Transformasi Variabel Desain Pekerjaan (X1) Skala Ordinal Berubah Skala Interval Nilai Alternatif Jawaban 1 menjadi 1 Nilai Alternatif Jawaban 2 menjadi 1,76 Nilai Alternatif Jawaban 3 menjadi 2,48 Nilai Alternatif Jawaban 4 menjadi 3,47 Nilai Alternatif Jawaban 5 menjadi 4,72

9 79 b. Transformasi variabel Kompensasi (X2) ditunjukkan pada Tabel 4.2 berikut ini: Tabel 4.2 Transformasi Variabel Stres Kerja (X2) Skala Ordinal Berubah Skala Interval Nilai Alternatif Jawaban 1 menjadi 1 Nilai Alternatif Jawaban 2 menjadi 1,79 Nilai Alternatif Jawaban 3 menjadi 2,49 Nilai Alternatif Jawaban 4 menjadi 3,42 Nilai Alternatif Jawaban 5 menjadi 4.58 c. Transformasi variabel Kepuasan Kerja (Y) ditunjukkan pada Tabel 4.3 berikut ini: Tabel 4.3 Transformasi Variabel Kepuasan Kerja (Y) Skala Ordinal Berubah Skala Interval Nilai Alternatif Jawaban 1 menjadi 1 Nilai Alternatif Jawaban 2 menjadi 1,82 Nilai Alternatif Jawaban 3 menjadi 2,55 Nilai Alternatif Jawaban 4 menjadi 3,44 Nilai Alternatif Jawaban 5 menjadi 4,55

10 80 d. Transformasi variabel Withdrawal Behavior (Z) ditunjukkan pada Tabel 4.4 berikut ini: Tabel 4.4 Transformasi Variabel Kinerja Karyawan (Z) Skala Ordinal Berubah Skala Interval Nilai Alternatif Jawaban 1 menjadi 1 Nilai Alternatif Jawaban 2 menjadi 1,79 Nilai Alternatif Jawaban 3 menjadi 2,52 Nilai Alternatif Jawaban 4 menjadi 3,5 Nilai Alternatif Jawaban 5 menjadi 4, Uji Validitas dan Reliabilitas Uji validitas menggunakan tingkat kepercayaan 95%, dimana df = n-2. Nilai n dalam penelitian ini yaitu 109, sehingga nilai df = 107. Dengan begitu, diperoleh nilai t tabel = Selanjutnya dengan menggunakan rumus r tabel, maka diperoleh nilai r tabel = 0,16. Dasar pengambilan keputusan pada uji validitas ini adalah sebagai berikut: o Jika r hitung > 0,16, maka butir pertanyaan tersebut valid o Jika r hitung < 0,16, maka butir pertanyaan tersebut tidak valid Sedangkan, dasar pengambilan keputusan pada uji reliabilitas adalah sebagai berikut:

11 81 o Jika Cronbach Alpha > 0,16, maka data reliabel o Jika Cronbach Alpha < 0,16, maka data tidak reliable Uji Validitas dan Reliabilitas Variabel Desain Pekerjaan (X1) Variabel X1 diukur melalui butir pertanyaan 1, 2, 3, 4 dan 5. Dengan menggunakan bantuan program SPSS 16.0 diperoleh hasil sebagai berikut dalam Tabel 4.5: Tabel 4.5 Validitas Variabel Desain Pekerjaan Butir Pertanyaan r hitung Keterangan 1 0,275 Valid 2 0,591 Valid 3 0,372 Valid 4 0,324 Valid 5 0,5 Valid Untuk menguji reliabilitas data, maka dari hasil perhitungan SPSS 16.0, diperoleh nilai Cronbach Alpha = 0,653> 0,16 (r tabel ) maka data reliabel. Jadi untuk variable X1, data hasil kuesioner yang dapat dipergunakan untuk proses analisa selanjutnya adalah data jawaban atas butir pertanyaan 1,2,3,4 dan 5.

12 Uji Validitas dan Reliabilitas Variabel Stres Kerja (X2) Variabel X2 diukur melalui butir pertanyaan 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19 dan 20. Dengan menggunakan bantuan program SPSS diperoleh hasil sebagai berikut dalam Tabel 4.6: Tabel 4.6 Validitas Variabel Stres Kerja Butir Pertanyaan r hitung Keterangan 6 0,455 Valid 7 0,463 Valid 8 0,377 Valid 9 0,541 Valid 10 0,425 Valid 11 0,545 Valid 12 0,571 Valid 13 0,554 Valid 14 0,573 Valid 15 0,441 Valid 16 0,549 Valid 17 0,580 Valid 18 0,515 Valid 19 0,284 Valid 20 0,345 Valid

13 83 Untuk menguji reliabilitas data, maka dari hasil perhitungan SPSS, diperoleh nilai Cronbach Alpha = 0,849 > 0,16 (r tabel ) maka data reliabel. Jadi untuk variable X2, data hasil kuesioner yang dapat dipergunakan untuk proses analisa selanjutnya adalah data jawaban atas butir pertanyaan 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19 dan Uji Validitas dan Reliabilitas Variabel Kepuasan Kerja (Y) Variabel Y diukur melalui butir pertanyaan 21, 22, 23, 24, 25, 26, 27 dan 28. Dengan menggunakan bantuan program SPSS diperoleh hasil sebagai berikut dalam Tabel 4.7: Tabel 4.7 Validitas Variabel Kepuasan Kerja Butir Pertanyaan r hitung Keterangan 21 0,467 Valid 22 0,503 Valid 23 0,383 Valid 24 0,408 Valid 25 0,522 Valid 26 0,558 Valid 27 0,689 Valid 28 0,603 Valid

14 84 Untuk menguji reliabilitas data, maka dari hasil perhitungan SPSS, diperoleh nilai Cronbach Alpha = 0,803 > 0,16 (r tabel ) maka data reliabel. Jadi untuk variable Y, data hasil kuesioner yang dapat dipergunakan untuk proses analisa selanjutnya adalah data jawaban atas butir pertanyaan 21, 22, 23, 24, 25, 26, 27 dan Uji Validitas dan Reliabilitas Variabel Kinerja Karyawan (Z) Variabel Z diukur melalui butir pertanyaan 29, 30, 31, 32, 33, 34, 35, 36, 37, 38 dan 39. Dengan menggunakan bantuan program SPSS diperoleh hasil sebagai berikut dalam Tabel 4.8: Tabel 4.8 Validitas Variabel Kinerja Karyawan Butir Pertanyaan r hitung Keterangan 29 0,680 Valid 30 0,538 Valid 31 0,392 Valid 32 0,510 Valid 33 0,479 Valid 34 0,481 Valid 35 0,350 Valid 36 0,326 Valid 37 0,438 Valid 38 0,581 Valid

15 ,639 Valid Untuk menguji reliabilitas data, maka dari hasil perhitungan SPSS, diperoleh nilai Cronbach Alpha = 0,823 > 0,16 (r tabel ) maka data reliabel. Jadi untuk variable Z, data hasil kuesioner yang dapat dipergunakan untuk proses analisa selanjutnya adalah data jawaban atas butir pertanyaan 29, 30,31, 32, 33, 34, 35, 36, 37, 38 dan Uji Normalitas Uji Normalitas Variabel Desain Pekerjaan (X1) Dengan menggunakan bantuan program SPSS diperoleh hasil sebagai berikut dalam Tabel 4.9 dan Gambar 4.7: Tabel 4.9 Test of Normality Variabel Desain Pekerjaan (X1) Tests of Normality Kolmogorov-Smirnov a Shapiro-Wilk Statistic df Sig. Statistic df Sig. X a. Lilliefors Significance Correction

16 86 Gambar 4.7 Grafik Normalitas Variabel Desain Pekerjaan (X1) Dasar Pengambilan Keputusan Jika angka Sig Uji Kolmogorov-Smirnov 0,05 maka data berdistribusi normal Jika angka Sig Uji Kolmogorov-Smirnov < 0,05 maka data tidak berdistribusi normal Keputusan Variabel X1 memiliki Sig = 0,088 ( 0,05) maka data berdistribusi normal, sehingga variabel X1 dapat digunakan dalam analisis jalur berikutnya Uji Normalitas Variabel Stres Kerja (X2) Dengan menggunakan bantuan program SPSS diperoleh hasil sebagai berikut dalam Tabel 4.10 dan Gambar 4.8:

17 87 Tabel 4.10 Test of Normality Variabel Stres Kerja (X2) Tests of Normality Kolmogorov-Smirnov a Shapiro-Wilk Statistic df Sig. Statistic df Sig. X * a. Lilliefors Significance Correction *. This is a lower bound of the true significance. Gambar 4.8 Grafik Normalitas Variabel Stres Kerja (X2) Dasar Pengambilan Keputusan Jika angka Sig Uji Kolmogorov-Smirnov 0,05 maka data berdistribusi normal Jika angka Sig Uji Kolmogorov-Smirnov < 0,05 maka data tidak berdistribusi normal

18 88 Keputusan Variabel X2 memiliki Sig = 0,200 ( 0,05) maka data berdistribusi normal, sehingga Variabel X2 dapat digunakan dalam analisis jalur berikutnya Uji Normalitas Variabel Kepuasan Kerja (Y) Dengan menggunakan bantuan program SPSS diperoleh hasil sebagai berikut dalam Tabel 4.11 dan Gambar 4.9: Tabel 4.11 Test of Normality Variabel Kepuasan Kerja (Y) Tests of Normality Kolmogorov-Smirnov a Shapiro-Wilk Statistic df Sig. Statistic df Sig. Y a. Lilliefors Significance Correction

19 89 Gambar 4.9 Grafik Normalitas Variabel Kepuasan Kerja (Y) Dasar Pengambilan Keputusan Jika angka Sig Uji Kolmogorov-Smirnov 0,05 maka data berdistribusi normal Jika angka Sig Uji Kolmogorov-Smirnov < 0,05 maka data tidak berdistribusi normal Keputusan Variabel Y memiliki Sig = 0,051 ( 0,05) maka data berdistribusi normal, sehingga Variabel Y dapat digunakan dalam analisis jalur berikutnya Uji Normalitas Variabel Kinerja Karyawan (Z) Dengan menggunakan bantuan program SPSS diperoleh hasil sebagai berikut dalam Tabel 4.12 dan Gambar 4.10: Tabel 4.12 Test of Normality Variabel Kinerja Karyawan (Z) Tests of Normality Kolmogorov-Smirnov a Shapiro-Wilk Statistic df Sig. Statistic df Sig. Z a. Lilliefors Significance Correction

20 90 Gambar 4.10 Grafik Normalitas Variabel Kinerja Karyawan (Z) Dasar Pengambilan Keputusan Jika angka Sig Uji Kolmogorov-Smirnov 0,05 maka data berdistribusi normal Jika angka Sig Uji Kolmogorov-Smirnov < 0,05 maka data tidak berdistribusi normal Keputusan Variabel Z memiliki Sig = 0,062 ( 0,05) maka data berdistribusi normal, sehingga Variabel Z dapat digunakan dalam analisis jalur berikutnya.

21 Pengaruh Desain Pekerjaan dan Stres Kerja terhadap Kepuasan Kerja Di Departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera Sebelum melakukan analisis, akan ditampilkan terlebih dahulu struktur hubungan kausal antara variabel Desain Pekerjaan (X1), Stres Kerja (X2) terhadap Kepuasan Kerja (Y), dan Kinerja Karyawan (Z) dalam Gambar 4.11 : Gambar 4.11 Struktur Hubungan X 1, X 2,Y dan Z Untuk melakukan analisa jalur maka Struktur Hubungan pada Gambar 4.11 akan dibagi menjadi 2 bagian, yaitu sub-struktur 1 dan sub-struktur 2, di mana sub-struktur 1 akan diuraikan dalam sub-bab ini, dan sub-struktur 2 akan diuraikan selanjutnya dalam sub-bab 4.7. Analisa pengaruh Desain Pekerjaan (X1) dan Stres Kerja (x2) terhadap Kepuasan Kerja (Y) akan digambarkan dalam sebuah model yang selanjutnya akan disebut dengan sub-struktur 1. Adapun gambar dari sub-struktur 1 tersebut dapat dilihat pada Gambar 4.12:

22 92 X 1 ρ yx1 pyε 1 R 2 yx1x2 ρ yx2 Y X 2 Gambar 4.12 Sub-Struktur 1 Selanjutnya, dengan menggunakan bantuan program SPSS, analisa data X1, X2 dan Y memperoleh hasil diolah dengan menggunakan program SPSS, sehingga menghasilkan output sebagai berikut (Tabel 4.13 Tabel 4.17 ): Tabel 4.13 Deskriptif Data X 1, X 2 dan Y Descriptive Statistics Mean Std. Deviation N Y X X

23 93 Tabel 4.14 Korelasi Pearson X 1, X 2, dan Y Correlations Y X1 X2 Pearson Correlation Y X X Sig. (1-tailed) Y X X N Y X X ltabel 4.15 Anova sub-struktur 1 ANOVA b Model Sum of Squares df Mean Square F Sig. 1 Regression a Residual Total a. Predictors: (Constant), X2, X1 b. Dependent Variable: Y Sumber: Pengelolaan Penulis,2011

24 94 Tabel 4.16 Coefficients sub-struktur 1 Coefficients a Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Model B Std. Error Beta t Sig. 1 (Constant) X X a. Dependent Variable: Y Tabel 4.17 Model Summary sub-struktur 1 Model Summary b Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate a a. Predictors: (Constant), X2, X1 b. Dependent Variable: Y Sumber: Pengelolaan Penulis, 2011 Hubungan bivariat antara variabel X1, X2 dan Y dengan menggunakan korelasi Pearson yang melihat hubungan satu arah antara dua variabel saja tanpa memperhitungkan pengaruh dari faktor lain. Berdasarkan tabel 4.14:

25 95 a. Korelasi Variabel Desain Pekerjaan (X1) dan Stres Kerja (X2) = - 0,207 sehingga hubungan kedua variabel tersebut bersifat rendah dan tidak searah. Hipotesis Ho: Tidak ada hubungan yang signifikan antara variabel Desain Pekerjaan dan Stres kerja pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera. Ha: Ada hubungan yang signifikan antara variabel Desain Pekerjaan dan Stres kerja pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera. Dasar Pengambilan Keputusan Sig 0,05 maka Ho diterima Sig < 0,05 maka Ho ditolak Hasil Sig = 0,015 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima Kesimpulan: Jadi melalui uji signifikansi di atas dapat diketahui bahwa Desain Pekerjaan dan Stres Kerja memiliki hubungan secara nyata, di mana hubungan tersebut bersifat rendah dan tidak searah. Hubungannya bersifat rendah karena nilai korelasinya sebesar 0,207 berada dalam range 0,207 0,399. Dikatakan hubungannya tidak searah karena korelasi bernilai negatif, jadi jika nilai variabel Desain Pekerjaan (X1) naik, maka nilai variabel Stres Kerja (X2) akan turun. Begitu juga sebaliknya, jika nilai variabel Desain Pekerjaan (X1) turun, maka nilai variabel Stres Kerja (X2) akan naik.

26 96 b. Korelasi Variabel Desain Pekerjaan (X1) dan Kepuasan Kerja (Y) = 0,327 sehingga hubungan kedua variabel tersebut bersifat rendah dan searah. Hipotesis Ho: Tidak ada hubungan yang signifikan antara variabel Desain Pekerjaan dan Kepuasan Kerja di departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera. Ha: Ada hubungan yang signifikan antara variabel Desain Pekerjaan dan Kepuasan Kerja di departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera. Dasar Pengambilan Keputusan Sig 0,05 maka Ho diterima Sig < 0,05 maka Ho ditolak Hasil Sig = 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima Kesimpulan: Jadi melalui uji signifikansi di atas dapat diketahui bahwa Desain Pekerjaan dan Kepuasan Kerja memiliki hubungan secara nyata, di mana hubungan tersebut bersifat rendah dan searah. Hubungannya bersifat rendah karena nilai korelasinya sebesar 0,327 berada dalam range 0,20 0,399. Dikatakan hubungannya searah karena korelasi bernilai positif, jadi jika nilai variabel Desain Pekerjaan (X1) naik, maka nilai variabel Kepuasan Kerja (Y) juga akan naik. Begitu juga sebaliknya, jika nilai variabel Desain Pekerjaan (X1) turun, maka nilai variabel Kepuasan Kerja (Y) juga akan turun.

27 97 c. Korelasi Variabel Stres Kerja (X2) dan Kepuasan Kerja (Y) = - 0,261 sehingga hubungan kedua variabel tersebut bersifat rendah dan tidak searah. Hipotesis Ho: Tidak ada hubungan yang signifikan antara variabel Stres Kerja dan Kepuasan Kerja pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera. Ha: Ada hubungan yang signifikan antara variabel Stres Kerja dan Kepuasan Kerja pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera. Dasar Pengambilan Keputusan Sig 0,05 maka Ho diterima Sig < 0,05 maka Ho ditolak Hasil Sig = 0,003 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima Kesimpulan: Jadi melalui uji signifikansi di atas dapat diketahui bahwa Stres Kerja dan Kepuasan Kerja memiliki hubungan secara nyata, di mana hubungan tersebut bersifat rendah dan tidak searah. Hubungannya bersifat rendah karena nilai korelasinya sebesar 0,261 berada dalam range 0,20 0,399. Dikatakan hubungannya tidak searah karena korelasi bernilai negatif, jadi jika nilai variabel Stres Kerja (X2) naik, maka nilai variabel Kepuasan Kerja (Y) akan turun. Begitu juga sebaliknya, jika nilai variabel Stres Kerja (X2) turun, maka nilai variabel Kepuasan Kerja (Y) akan naik.

28 98 Hasil uji korelasi Pearson antara variable X 1, X 2, dan Y di atas dapat diringkas sebagai berikut dalam Tabel 4.18: Tabel 4.18 Sifat Hubungan Bivariat X 1, X 2, dan Y Hubungan antara Korelasi Sifat Hubungan X 1 dengan X 2-0,207 rendah, tidak Searah, dan Signifikan X 1 dengan Y 0,327 rendah, Searah, dan Signifikan X 2 dengan Y -0,261 rendah, tidak Searah, dan Signifikan Kemudian di analisis jalur pada variabel X1, X2, dan Y (sub-struktur 1), harus diuji linieritas hubungan antara keempat variabel tersebut. Pengujian tersebut dilakukan berdasarkan pada Tabel 4.15 seperti berikut: Hipotesis Ho: Hubungan antara variabel bebas X1, X2, terhadap variabel terikat Y bersifat tidak linier Ha: Hubungan antara variabel bebas X1, X2, terhadap variabel terikat Y bersifat linier Dasar Pengambilan Keputusan Sig 0,05 maka Ho diterima Sig < 0,05 maka Ho ditolak Hasil Sig = 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima

29 99 Kesimpulan: Hubungan antara variabel bebas X1, X2 terhadap variabel terikat Y bersifat linier dengan tingkat kepercayaan 95%. Jadi, asumsi mengenai linieritas hubungan dalam analisa jalur terpenuhi. Kemudian dianalisa sub-struktur 1 dengan menggunakan analisis jalur, dengan persamaan struktural sebagai berikut: Y= ρ y X1 + ρ y X2 + ρ y ε Pengujian Secara Simultan (Keseluruhan) antara Variabel Bebas X 1, X 2 dengan Variabel terikat Y Uji secara keseluruhan ditunjukkan oleh Tabel Hipotesis Ho: Variabel Desain Pekerjaan (X1), Stres Kerja (X2), tidak memiliki kontribusi yang signifikan secara simultan terhadap variabel Kepuasan Kerja (Y) pada deapartemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera. Ha: Variabel Desain Pekerjaan (X1), Stres Kerja (X2), memiliki kontribusi yang signifikan secara simultan terhadap variabel Kepuasan Kerja (Y) pada deapartemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera. Dasar Pengambilan Keputusan Sig 0,05 Ho diterima Sig < 0,05 Ho ditolak

30 100 Hasil Sig = 0,000 <0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima Kesimpulan Variabel Desain Pekerjaan (X1), Stres Kerja (X2) memiliki kontribusi yang signifikan secara simultan terhadap variabel Kepuasan Kerja (Y) pada deapartemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera. Maka itu, pengujian secara individual dapat dilakukan atau dilanjutkan. Besarnya pengaruh variabel X1, X2, secara simultan terhadap variabel Y dapat diketahui dengan melihat nilai Rsquare pada Tabel 4.17, dimana nilai R 2 = 0,146 = 14,6%. Jadi, 14,6%. nilai dari variabel Y dipengaruhi oleh variabel X1, X2, sedangkan sisanya sebesar 85,4% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Sementara itu, besarnya koefisien jalur bagi variabel lain di luar penelitian yang mempengaruhi nilai variabel Y (ρy ε 1 ) = 2 1 R = = Masih mengacu pada Tabel 4.17, nilai R (koefisien korelasi) diketahui sebesar 0,382. Hal ini berarti hubungan antara variabel bebas X1, X2, secara bersama-sama dengan variabel terikat Y bersifat rendah (karena nilai R lebih kecil dari 0,5) dan searah (karena nilai R positif).

31 Pengujian secara Individual antara Variabel X 1 dan X 2, terhadap Variabel Y Setelah dilakukan uji pengaruh secara simultan, maka dilakukan uji individual, di mana dicari pengaruh masing-masing variabel X 1, X 2, terhadap variabel Y secara individual. a. Pengujian secara Individual antara Variabel X 1 terhadap Variabel Y Pengujian secara individual dapat dilihat pada Tabel 4.16 Hipotesis Ho: Variabel Desain Pekerjaan (X1) tidak berkontribusi secara signifikan terhadap variabel Kepuasan Kerja (Y) karyawan pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera. Ha: Variabel Desain Pekerjaan (X1) berkontribusi secara signifikan terhadap variabel Kepuasan Kerja (Y) karyawan pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera. Dasar Pengambilan Keputusan Sig 0,05 Ho diterima Sig < 0,05 Ho ditolak Hasil Sig = 0,002 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima

32 102 Kesimpulan Variabel Desain Pekerjaan (X1) berkontribusi secara signifikan terhadap variabel Kepuasan Kerja (Y) karyawan pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera. b. Pengujian secara Individual antara Variabel X 2 terhadap Variabel Y Pengujian secara individual dapat dilihat pada Tabel 4.16 Hipotesis Ho: Variabel Stres Kerja (X2) tidak berkontribusi secara signifikan terhadap variabel Kepuasan Kerja (Y) karyawan pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera. Ha: Variabel Stres Kerja (X2) berkontribusi secara signifikan terhadap variabel Kepuasan Kerja (Y) karyawan pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera. Dasar Pengambilan Keputusan Sig 0,05 Ho diterima Sig < 0,05 Ho ditolak Hasil Sig = 0,03 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima Kesimpulan Variabel Stres Kerja (X2) berkontribusi secara signifikan terhadap variabel Kepuasan Kerja (Y) karyawan pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera.

33 103 Kemudian rangkuman nilai koefisien jalur(beta) dapat dilihat dalam Tabel 4.19 berikut: Tabel 4.19 Rangkuman Hasil Koefisien Jalur Sub-struktur 1 Pengaruh Antar Variabel Koefisien Jalur (beta) Nilai Sig Hasil Pengujian Koefisien Determinasi Koefisien Variabel lain (ρ y ε 1 ) X 1 terhadap Y X 2 terhadap Y 0,285 0,002 Ho ditolak -0,202 0,03 Ho ditolak 0,146 = 14.6% Dengan demikian didapat diagram jalur sub-struktur 1, namun disajikan dengan nilai koefisien jalur yang telah didapat melalui analisa data sehingga model sub-struktur 1 menjadi seperti terlihat pada Gambar 4.14 berikut: 0,146 Gambar 4.13 Sub-struktur 1 beserta Koefisien Jalur

34 104 Jadi dapat diperoleh persamaan stuktural sub-struktur 1: Y= ρ y X1 + ρ y X2 + ρ y ε1 Y = 0,285 X1-0,202 X2 + 0,924 dimana R 2 = 0,146 Dari persamaan struktural sub-struktur 1 dapat diartikan bahwa: Nilai Kepuasan Kerja (Y) dipengaruhi oleh Desain Pekerjaan (X1) dan Stres kerja (X2), secara simultan sebesar 14,6% dan sisanya sebesar 85,4% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain di luar penelitian ini. Jika Desain Pekerjaan (X1) meningkat, maka Kepuasan kerja (Y) juga akan meningkat. Begitu juga sebaliknya, jika Desain Pekerjaan (X1) menurun maka Kepuasan Kerja (Y) juga akan turun. Jika Stres Kerja (X2) meningkat, maka Kepuasan kerja (Y) akan menurun. Begitu juga sebaliknya, jika Stres Kerja (X2) menurun maka Kepuasan Kerja (Y) akan meningkat. 4.7 Pengaruh Desain Pekerjaan dan Stres Kerja serta Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada Departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera Selanjutnya, analisa pengaruh Desain Pekerjaan (X1), Stres Kerja (X2), serta Kepuasan Kerja (Y) terhadap Kinerja Karyawan (Z) akan digambarkan dalam sebuah model yang selanjutnya akan disebut dengan sub-struktur 2. Adapun sub-struktur 2 tersebut digambarkan pada Gambar 4.14 sebagai berikut:

35 105 Gambar 4.14 Sub-struktur 2 Kemudian untuk melihat hubungan serta pengaruh X1, X2 dan Y terhadap Z dapat dibantu dengan menggunakan program SPSS yang menghasilkan output sebagai berikut (Tabel 4.20 Tabel 4.24): Tabel 4.20 Deskriptif Data X 1, X 2, Y, dan Z Descriptive Statistics Mean Std. Deviation N Z X X Y Tabel 4.21 Korelasi Pearson X 1, X 2, Y, dan Z Correlations Z X1 X2 Y Pearson Correlation Z X

36 106 X Y Sig. (1-tailed) Z X X Y N Z X X Y Tabel 4.22 Anova Sub-struktur 2 ANOVA b Model Sum of Squares df Mean Square F Sig. 1 Regression a Residual Total a. Predictors: (Constant), Y, X2, X1 b. Dependent Variable: Z Tabel 4.23 Coefficients Sub-struktur 2 Coefficients a Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Model B Std. Error Beta t Sig. 1 (Constant) X

37 107 X Y a. Dependent Variable: Z Tabel 4.24 Model Summary Sub-struktur 2 Model Summary b Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate a a. Predictors: (Constant), Y, X2, X1 b. Dependent Variable: Z Hubungan bivariat antara variabel X1, X2, Y, dan Z dengan menggunakan korelasi Pearson yang melihat hubungan satu arah antara dua variabel saja tanpa memperhitungkan pengaruh dari faktor lain. Berdasarkan tabel 4.21: a. Korelasi Variabel Desain Pekerjaan (X1) dan Kinerja Karyawan (Z) = 0,408 sehingga hubungan kedua variabel tersebut bersifat cukup kuat dan searah. Hipotesis Ho: Tidak ada hubungan yang signifikan antara variabel Desain Pekerjaan dan Kinerja Karyawan pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera

38 108 Ha: Ada hubungan yang signifikan antara variabel Desain Pekerjaan dan Kinerja Karyawan pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera Dasar Pengambilan Keputusan Sig 0,05 maka Ho diterima Sig < 0,05 maka Ho ditolak Hasil Sig = 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima Kesimpulan: Jadi melalui uji signifikansi di atas dapat diketahui bahwa ada hubungan yang signifikan antara variabel Desain Pekerjaan dan Kinerja Karyawan pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera. Hubungannya bersifat cukup kuat karena nilai korelasinya sebesar 0,408 berada dalam range 0,40 0,599. Dikatakan hubungannya searah karena korelasi bernilai positif, jadi jika nilai variabel Desain Pekerjaan (X1) naik, maka nilai variabel Kinerja Karyawan (Z) juga akan naik. Begitu juga sebaliknya, jika nilai variabel Desain Pekerjaan (X1) turun, maka nilai variabel Kinerja Karyawan (Z) juga akan turun.

39 109 b. Korelasi Variabel Stres Kerja (X2) dan Kinerja Karyawan (Z) = - 0,333 sehingga hubungan kedua variabel tersebut bersifat rendah dan tidak searah. Hipotesis Ho: Tidak ada hubungan yang signifikan antara variabel Stres Kerja dan Kinerja Karyawan pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera Ha: Ada hubungan yang signifikan antara variabel Stres Kerja dan Kinerja Karyawan pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera Dasar Pengambilan Keputusan Sig 0,05 maka Ho diterima Sig < 0,05 maka Ho ditolak Hasil Sig = 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima Kesimpulan: Jadi melalui uji signifikansi di atas dapat diketahui bahwa ada hubungan yang signifikan antara variabel Stres Kerja dan Kinerja Karyawan pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera. Hubungannya bersifat rendah karena nilai korelasinya sebesar 0,333 berada dalam range 0,20 0,399. Dikatakan hubungannya tidak searah karena korelasi bernilai negatif, jadi jika nilai variabel Stres Kerja (X2) naik, maka nilai variabel Kinerja Karyawan (Z) akan turun. Begitu juga sebaliknya, jika nilai variabel Stres Kerja (X2) turun, maka nilai variabel Kinerja Karyawan (Z) akan naik.

40 110 c. Korelasi Variabel Kepuasan Kerja (X1) dan Kinerja Karyawan (Z) = 0,552 sehingga hubungan kedua variabel tersebut bersifat cukup kuat dan searah. Hipotesis Ho: Tidak ada hubungan yang signifikan antara variabel Kepuasan Kerja dan Kinerja Karyawan pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera Ha: Ada hubungan yang signifikan antara variabel Kepuasan Kerja dan Kinerja Karyawan pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera Dasar Pengambilan Keputusan Sig 0,05 maka Ho diterima Sig < 0,05 maka Ho ditolak Hasil Sig = 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima Kesimpulan: Jadi melalui uji signifikansi di atas dapat diketahui bahwa ada hubungan yang signifikan antara variabel Kepuasan Kerja dan Kinerja Karyawan pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera. Hubungannya bersifat cukup kuat karena nilai korelasinya sebesar 0,552 berada dalam range 0,40 0,599. Dikatakan hubungannya searah karena korelasi bernilai positif, jadi jika nilai variabel Kepuasan Kerja (Y) naik, maka nilai variabel Kinerja Karyawan (Z) juga akan naik. Begitu juga sebaliknya, jika nilai variabel Kepuasan Kerja (Y) turun, maka nilai variabel Kinerja Karyawan (Z) juga akan turun.

41 111 Hasil uji korelasi Pearson antara variable X1, X2, Y, dan Z di atas dapat diringkas sebagai berikut dalam Tabel 4.25: Tabel 4.25 Sifat Hubungan Bivariat X 1, X 2, Y dan Z Hubungan antara Korelasi Sifat Hubungan X 1 dengan Z 0,408 X 2 dengan Z -0,333 Y dengan Z 0,552 Cukup kuat, searah, dan Signifikan rendah, Berlawanan arah, dan Signifikan Cukup kuat, searah, dan Signifikan Kemudian, sebelum melakukan analisis jalur pada variabel X1, X2, Y, dan Z (sub-struktur 2), harus diuji linieritas hubungan antara keempat variabel tersebut. Pengujian tersebut dilakukan berdasarkan pada Tabel 4.22 seperti berikut: Hipotesis Ho: Hubungan antara variabel bebas X1, X2, dan Y terhadap variabel terikat Z bersifat tidak linier Ha: Hubungan antara variabel bebas X1, X2, dan Y terhadap variabel terikat Z bersifat linier Dasar Pengambilan Keputusan Sig 0,05 maka Ho diterima

42 112 Sig < 0,05 maka Ho ditolak Hasil Sig = 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima Kesimpulan: Hubungan antara variabel bebas X1, X2, dan Y terhadap variabel terikat Z bersifat linier dengan tingkat kepercayaan 95%. Jadi, asumsi mengenai linieritas hubungan dalam analisa jalur terpenuhi. Kemudian dianalisa sub-struktur 2 dengan menggunakan analisis jalur, dengan persamaan struktural sebagai berikut: Z = ρ zx1 X1 + ρ zx2 X2 + ρ zy Y + ρ z ε Pengujian secara Simultan (Keseluruhan) antar Variabel Bebas X 1, X 2, dan Y dengan Variabel terikat Z Uji secara keseluruhan ditunjukkan oleh Tabel Hipotesis Ho: Variabel Desain Pekerjaan (X1), Stres Kerja (X2), serta Kepuasan Kerja (Y) tidak memiliki kontribusi yang signifikan secara simultan terhadap variabel Kinerja Karyawan(Z) pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera Ha: Variabel Desain Pekerjaan (X1), Stres Kerja (X2), serta Kepuasan Kerja (Y) memiliki kontribusi yang signifikan secara simultan terhadap variabel Kinerja Karyawan(Z) pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera

43 113 Dasar Pengambilan Keputusan Sig 0,05 Ho diterima Sig < 0,05 Ho ditolak Hasil Sig = 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima Kesimpulan Variabel Desain Pekerjaan (X1), Stres Kerja (X2), serta Kepuasan Kerja (Y) memiliki kontribusi yang signifikan secara simultan terhadap variabel Kinerja Karyawan (Z) pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera. Maka itu, pengujian secara individual dapat dilakukan atau dilanjutkan. Besarnya pengaruh variabel X1, X2, dan Y secara simultan terhadap variabel Z dapat diketahui dengan melihat nilai Rsquare pada Tabel 4.24, dimana nilai R 2 = 0,390 = 39%. Jadi, 39% nilai dari variabel Z dipengaruhi oleh variabel X1, X2, dan Y, sedangkan sisanya sebesar 61% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Sementara itu, besarnya koefisien jalur bagi variabel lain di luar penelitian yang mempengaruhi nilai variabel Z (ρ z ε 2 ) = 2 1 R = = 0,781. Masih mengacu pada Tabel 4.24, nilai R (koefisien korelasi) diketahui sebesar 0,624. Hal ini berarti hubungan antara variabel bebas X1, X2, X3, dan Y secara bersama-sama dengan variabel terikat Z bersifat kuat (karena nilai R lebih besar dari 0,60) dan searah (karena nilai R positif).

44 Pengujian secara Individual antara Variabel X 1, X 2, dan Y terhadap Variabel Z Setelah dilakukan uji pengaruh secara simultan, maka dilakukan uji individual, di mana dicari pengaruh masing-masing variabel X 1, X 2, dan Y terhadap variabel Z secara individual. a. Pengujian secara Individual antara Variabel X 1 terhadap Variabel Z Pengujian secara individual dapat dilihat pada table Hipotesis Ho: Variabel Desain Pekerjaan (X1) tidak berkontribusi secara signifikan terhadap variabel Kinerja Karyawan (Z) pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera Ha: Variabel Desain Pekerjaan (X1) berkontribusi secara signifikan terhadap variabel Kinerja Karyawan (Z) pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera Dasar Pengambilan Keputusan Sig 0,05 Ho diterima Sig < 0,05 Ho ditolak Hasil Sig = 0,005 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima

45 115 Kesimpulan Variabel Desain Pekerjaan (X1) berkontribusi secara signifikan terhadap variabel Kinerja Karyawan (Z) pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera. b. Pengujian secara Individual antara Variabel X 2 terhadap Variabel Z Pengujian secara individual dapat dilihat pada table Hipotesis Ho: Variabel Stres Kerja (X2) tidak berkontribusi secara signifikan terhadap variabel Kinerja Karyawan (Z) pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera Ha: Variabel Stres Kerja (X2) berkontribusi secara signifikan terhadap variabel Kinerja Karyawan (Z) pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera Dasar Pengambilan Keputusan Sig 0,05 Ho diterima Sig < 0,05 Ho ditolak Hasil Sig = 0,033 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima Kesimpulan Variabel Stres Kerja (X2) berkontribusi secara signifikan terhadap variable Kinerja Karyawan (Z) pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera.

46 116 c. Pengujian secara Individual antara Variabel Y terhadap Variabel Z Pengujian secara individual dapat dilihat pada table Hipotesis Ho: Variabel Kepuasan Kerja (Y) tidak berkontribusi secara signifikan terhadap variabel Kinerja Karyawan (Z) pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera Ha: Variabel Kepuasan Kerja (Y) berkontribusi secara signifikan terhadap variabel Kinerja Karyawan (Z) pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera Dasar Pengambilan Keputusan Sig 0,05 Ho diterima Sig < 0,05 Ho ditolak Hasil Sig = 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima Kesimpulan Variabel Kepuasan Kerja (Y) berkontribusi secara signifikan terhadap variable Kinerja Karyawan (Z) pada departemen Krisbow PT. Kawan Lama Sejahtera berikut: Kemudian rangkuman nilai koefisien jalur(beta) dapat dilihat dalam Tabel

47 117 Tabel 4.26 Rangkuman Model 1 Hasil Koefisien Jalur Sub-struktur 2 Pengaruh Antar Variabel Koefisien Jalur (beta) Nilai Sig Hasil Pengujian Koefisien Determinasi Koefisien Variabel lain (ρ z ε 2 ) X1 terhadap Z 0,232 0,005 Ho ditolak X2 terhadap Z -0,172 0,033 Ho ditolak 0,39 = 39% 0,781 Y terhadap Z 0,431 0,000 Ho ditolak Data Dengan demikian didapat diagram jalur sub-struktur 2, namun disajikan dengan nilai koefisien jalur yang telah didapat melalui analisa data sehingga model sub-struktur 2 menjadi seperti terlihat pada Gambar 4.15 berikut: Gambar 4.15 Sub-struktur 2 beserta Koefisien Jalur

48 118 Jadi dapat diperoleh persamaan stuktural dari sub-struktur 2: Z = ρ zx1 X1 + ρ zx2 X2 + ρ zy Y + ρ z ε 2 Z = 0,232 X1-0,172 X2 + 0,431 Y + 0,781 di mana R 2 = 0,39 Dari persamaan struktural sub-struktur 2 dapat diartikan bahwa: Kinerja Karyawan (Z) dipengaruhi oleh Desain Pekerjaan (X1), Stres Kerja (X2) dan Kepuasan Kerja (Y) secara simultan sebesar 39% dan sisanya sebesar 61% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain di luar penelitian ini. Jika Desain Pekerjaan (X1) meningkat, maka Kinerja Karyawan (Z) juga akan naik. Begitu juga sebaliknya, penurunan Desain Pekerjaan (X1) juga akan menurunkan Kinerja Karyawan (Z). Jika Stres Kerja (X2) meningkat, maka Kinerja Karyawan (Z) akan menurun. Begitu juga sebaliknya, penurunan Stres Kerja (X2) akan meningkatkan Kinerja Karyawan (Z). Jika Kepuasan Kerja (Y) meningkat, maka Kinerja Karyawan (Z) juga akan naik. Begitu juga sebaliknya, penurunan Kepuasan Kerja (Y) juga akan menurunkan Kinerja Karyawan (Z). Jadi keseluruhan pengaruh kausal variabel Desain Pekerjaan (X1), Stres Kerja (X2), terhadap Kepuasan Kerja (Y) dan dampaknya terhadap Kinerja Karyawan (Z) setelah dilakukan trimming dapat digambarkan dalam model struktur lengkap sebagai berikut (Gambar 4.16):

49 119 0,390 Gambar 4.16 Hubungan Kausal Empiris Variabel X 1, X 2, dan Y terhadap Z Setelah Trimming Kemudian seluruh koefisien jalur dari hubungan kausal dapat diketahui pengaruh kausal langsung (PKL), pengaruh kausal tidak langsung (PKTL), serta pengaruh kausal total (PKT) dari tiap-tiap variabel. Hasilnya dirangkum dalam Tabel 4.27 berikut ini: Tabel 4.27 Pengaruh kausal X1, X2 dan Y terhadap Z Pengaruh Kausal Variabel Koefisien Jalur Langsung Tidak Langsung Total Pengaruh Bersama Melalui Y X 1 0,232 0,232-0,232 -

50 120 X 2-0,172-0, ,172 - Y 0,431 0,431-0,431 - ε 1 0,924 0,924 2 =0, ε 2 0,781 0,781 2 =0, X 1, X ,146 X 1, X 2 dan Y ,39 Berdasarkan Tabel 4.27, maka dapat ditarik kesimpulan sehingga memberikan informasi sebagai berikut: 1. Hipotesis pertama yang berbunyi Desain Pekerjaan (X1) dan Stres Kerja (X2) memiliki kontribusi dan pengaruh yang signifikan secara simultan terhadap Kepuasan Kerja (Y) karyawan pada departemen Krisbow PT Kawan Lama Sejahtera bahwa secara keseluruhan menyatakan signifikan. Demikian pula, secara individual semua sub-variabel diterima, karena berdasarkan pengujian koefisien jalur sub-struktur 1, koefisien jalur variabel X1 dan X2, terhadap Y secara statistik adalah signifikan. Dengan demikian, dapat diperoleh informasi bahwa Desain Pekerjaan dan Stres kerja berkontribusi secara simultan dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Besarnya kontribusi Desain Pekerjaan terhadap Kepuasan Kerja karyawan sebesar 0,285 2 x 100% = 8,12% dan kontribusi Stres Kerja terhadap Kepuasan Kerja karyawan sebesar -0,202 2 x 100% = 4,08%. Sedangkan

51 121 besarnya kontribusi Desain Pekerjaan dan Stres Kerja berpengaruh secara simultan yang langsung mempengaruhi Kepuasan Kerja karyawan adalah 14.6% dan sisanya sebesar 85.4% dipengaruhi faktor-faktor lain di luar penelitian ini. 2. Hipotesis kedua yang berbunyi Desain Pekerjaan (X1), Stres Kerja (X2), serta Kepuasan Kerja (Y) karyawan memiliki kontribusi dan pengaruh yang signifikan secara simultan terhadap Kinerja Organisasi (Z) pada departemen Krisbow PT Kawan Lama Sejahtera, bahwa secara keseluruhan menyatakan signifikan. Demikian pula, secara individual semua sub-variabel diterima, karena berdasarkan pengujian koefisien jalur sub-struktur 2, koefisien jalur variabel X1, X2 dan Y terhadap Z secara statistik adalah signifikan. Dengan demikian, dapat diperoleh informasi bahwa Desain Pekerjaan, Stres kerja dan Kepuasan Kerja Karyawan berkontribusi secara simultan dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Besarnya kontribusi Desain Pekerjaan terhadap Kinerja Karyawan sebesar 0,232 2 x 100% = 5,38%, kontribusi Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan sebesar -0,172 x 100% = 2,96% dan kontribusi Kepuasan Kerja karyawan terhadap Kinerja Karyawan sebesar 0,431 2 x 100% = 18,57% Sedangkan besarnya kontribusi Desain Pekerjaan, Stres Kerja dan Kepuasan Kerja berpengaruh secara simultan yang langsung mempengaruhi Kinerja Karyawan adalah 39% dan sisanya sebesar 61% dipengaruhi faktorfaktor lain di luar penelitian ini.

52 Implikasi Hasil Penelitian Selanjutnya, setelah hasil kuesioner selesai dianalisa dengan analisis jalur, diperoleh kesimpulan bahwa: a. Desain Pekerjaan (X1) berkontribusi secara positif dan signifikan terhadap Kepuasan kerja (Y) karyawan, serta berkontribusi secara positif dan signifikan secara langsung terhadap Kinerja Karyawan (Z) Temuan dari penilitian ini menunjukkan bahwa Desain Pekerjaan memiliki kontribusi yang positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja karyawan pada departemen Krisbow PT Kawan Lama Sejahtera. Desain Pekerjaan memiliki hubungan yang signifikan dan bersifat positif dengan Kepuasan Kerja karyawan meskipun rendah. Hal ini berarti semakin baik Desain Pekerjaan, maka semakin tinggi Kepuasan Kerja karyawan. Selain itu Desain Pekerjaan juga memiliki kontribusi yang positif dan signifikan secara lagsung terhadap kinerja karyawan, serta memiliki hubungan yang signikan dengan sifat positif meskipun rendah. Hal ini juga berarti semakin baik Desain Pekerjaan, maka akan semakin baik pula kinerja karyawan. Maka dari itu perusahaan perlu melakukan usaha-usaha untuk memperbaiki Desain Pekerjaan menjadi lebih baik agar Kepuasan Kerja karyawan juga meningkat yang pada akhirnya juga akan meningkatkan kinerja karyawan. Butir pernyataan no. 5 memiliki skor rata-rata yang paling rendah, dimana butir tersebut menyatakan bahwa karyawan mendapatkan umpan balik tentang hasil

53 123 pekerjaan mereka. Butir 1 yang menyatakan bahwa pekerjaan karyawan perlu menggunakan keterampilan yang berbeda-beda mendapatkan skor rata-rata terendah kedua. Hal ini menunjukkan bahwa pekerjaan yang dilakukan oleh karyawan tergolong monoton karena kurangnya variasi keterampilan yang digunakan dan karyawan merasa tidak jelas terhadap hasil pekerjaan mereka karena kurangnya umpan balik dari atasan. Perusahaan perlu memberikan pekerjaan yang lebih menantang dan tidak monoton sehingga membuat karyawan perlu menggunakan keterampilan yang berbeda-beda dalam melakukan pekerjaan mereka. Hal lain yang perlu dilakukan oleh perusahaan adalah pemimpin perlu secara aktif memperhatikan pekerjaan yang dilakukan oleh bawahan untuk mendapatkan umpan balik antara pimpinan dengan bawahan, sehingga karyawan akan mendapatkan gambaran/pengarahan yang lebih jelas akan hasil pekerjaan mereka. b. Stres Kerja (X2) berkontribusi secara negatif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja (Y) karyawan, serta berkontribusi secara negatif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Z) Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Stres kerja memiliki kontribusi yang negatif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja karyawan pada departemen Krisbow PT Kawan Lama Sejahtera. Stres Kerja memiliki hubungan yang signifikan dan bersifat negatif dengan Kepuasan Kerja karyawan meskipun rendah. Hal ini berarti semakin

54 124 tinggi tingkat Stres Kerja, maka Kepuasan Kerja karyawan akan turun. Selain itu Stres Kerja juga memiliki kontribusi yang negatif dan signifikan secara langsung terhadap kinerja karyawan, serta stress kerja juga memiliki hubungan yang signifikan dan bersifat negatif dengan kinerja karyawan meskipun rendah. Hal ini juga berarti semakin tinggi tingkat Stres Kerja, maka kinerja karyawan akan turun. Maka dari itu, perusahaan perlu melakukan usaha-usaha untuk mengurangi tingkat Stres Kerja karyawan agar dapat menaikkan Kepuasan Kerja karyawan dan juga kinerja karyawan. c. Kepuasan Kerja (Y) berkontribusi secara positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Z) Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kepuasan Kerja karyawan memilki kontribusi yang positif dan signifikansi terhadap Kinerja Karyawan pada departemen Krisbow PT Kawan Lama Sejahtera. Kepuasan Kerja memiliki hubungan yang cukup kuat dan signifikan dengan Kinerja Karyawan. Hal ini berarti semakin tinggi kepuasan kerja karyawan, maka akan semakin tinggi pula kinerja karyawan pada departemen Krisbow PT Kawan Lama Sejahtera. Dari Hasil penelitian ini, kepuasan kerja diketahui memiliki pengaruh yang paling besar terhadap kinerja karyawan dibandingkan dengan kedua variable lainnya, karena variable kepuasan kerja memilki koefisien beta yang paling besar. Maka dari itu, kepuasan kerja merupakan fokus

55 125 utama yang harus diperhatikan oleh perusahaan untuk bisa mendapat kinerja karyawan yang baik. Dari hasil kuesioner diketahui bahwa pernyataan butir 26 memiliki rata-rata skor yang paling rendah yang menyatakan bahwa karyawan merasa nyaman dengan lingkungan kerja mereka. Hal ini menunjukkan bahwa karyawan departemen Krisbow merasa kurang nyaman dengan lingkungan kerja mereka. Maka dari itu, perusahaan perlu memperhatikan kondisi lingkungan kerja karyawan, seperti menyesuaikan penerangan yang cocok bagi karyawan untuk bekerja, mengurangi kebisingan, dan penataan ruang kerja. Agar karyawan dapat bekerja dengan nyaman dan leluasa, sehingga dapat meningkatkan kepuasan kerja karyawan dan akhirnya meningkatkan kinerja karyawan.

BAB 4 HASIL PENELITIAN. Dari sejumlah kuesioner yang telah disebarkan sebanyak 63, diambil dan diolah,

BAB 4 HASIL PENELITIAN. Dari sejumlah kuesioner yang telah disebarkan sebanyak 63, diambil dan diolah, BAB 4 HASIL PENELITIAN 4.1 Data Responden Dari sejumlah kuesioner yang telah disebarkan sebanyak 63, diambil dan diolah, maka terdapat data-data responden dari warga Alam Indah Rt001/07. Data-data tersebut

Lebih terperinci

BAB 4 ANALISIS PENELITIAN

BAB 4 ANALISIS PENELITIAN BAB 4 ANALISIS PENELITIAN 4.1 Profil Perusahaan 4.1.1 Gambaran Umum Perusahaan Mitra Home Property merupakan perusahaan yang bergerak di bidang properti atau yang lebih dikenal dengan agen properti. Perusahaan

Lebih terperinci

BAB 4. HASIL dan PEMBAHASAN

BAB 4. HASIL dan PEMBAHASAN BAB 4 HASIL dan PEMBAHASAN 4.1 Profil Perusahaan 4.1.1 Sejarah Singkat Perusahaan PT. Honda Prospect Motor merupakan perusahaan perdagangan yang menjadi foreign capital investment dari Honda Motor Co,Ltd

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL PENELITIAN. menyebarkan kuesioner kepada mahasiswa jurusan marketing communication peminatan

BAB 4 HASIL PENELITIAN. menyebarkan kuesioner kepada mahasiswa jurusan marketing communication peminatan BAB 4 HASIL PENELITIAN 4.1 Penyajian Data Penelitian Untuk mengumpulkan data yang diperlukan dalam penelitian ini, penulis menyebarkan kuesioner kepada mahasiswa jurusan marketing communication peminatan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. Pada sub bab ini akan sedikit dijelaskan mengenai profil perusahaan dari

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. Pada sub bab ini akan sedikit dijelaskan mengenai profil perusahaan dari BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Perusahaan Pada sub bab ini akan sedikit dijelaskan mengenai profil perusahaan dari PT. Ria Sarana Perdana Engineering, dimulai dari sejarah berdirinya

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Penyajian Data Penelitian Untuk mengumpulkan data yang diperlukan dalam penelitian ini, penulis menyebarkan kuesioner kepada mahasiswa Marketing Communication Binus University

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL PENELITIAN

BAB 4 HASIL PENELITIAN BAB 4 HASIL PENELITIAN 4.1 Penyajian Data Penelitian 4.1.1 Analisis Karakteristik Responden Responden yang diteliti dalam penelitian ini adalah konsumen pengguna PT. Mega Auto Finance cabang Kedoya. Penjelasan

Lebih terperinci

BAB 4. Hasil dan Pembahasan. dengan perawatan berkala, penyediaan kendaraan pengganti, layanan darurat dan

BAB 4. Hasil dan Pembahasan. dengan perawatan berkala, penyediaan kendaraan pengganti, layanan darurat dan BAB 4 Hasil dan Pembahasan 4.1. PT. X 4.1.1. Profil PT. X PT. X melayani jasa penyewaan kendaraan meliputi penyewaan kendaraan dengan perawatan berkala, penyediaan kendaraan pengganti, layanan darurat

Lebih terperinci

BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN

BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN 4.1 Ramayana Lestari Sentosa 4.1.1 Sejarah Ramayana Lestari Sentosa Ramayana Lestari Sentosa adalah jaringan toko swalayan yang memiliki banyak cabang di Indonesia. Selain department

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. PT Multi Kontrol Nusantara adalah anak perusahaan yang dimiliki oleh Grup

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. PT Multi Kontrol Nusantara adalah anak perusahaan yang dimiliki oleh Grup BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Profil Perusahaan 4.1.1 Sejarah PT Multi Kontrol Nusantara PT Multi Kontrol Nusantara adalah anak perusahaan yang dimiliki oleh Grup Bakrie & Brothers yang bergerak dibidang

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Profil Perusahaan 4.1.1 Profil perusahaan PT Tiga Pilar Sejahtera Food, Tbk PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (IDX: AISA) merupakan perusahaan multinasional yang memproduksi

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL PENELITIAN. dengan menggunakan rumus Slovin atas jumlah seluruh pelanggan spring bed

BAB 4 HASIL PENELITIAN. dengan menggunakan rumus Slovin atas jumlah seluruh pelanggan spring bed 54 BAB 4 HASIL PENELITIAN 4.1 Identitas Responden Responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah pelanggan spring bed Airland PT. Dinamika Indonusa Prima showroom Hayam Wuruk yang berjumlah 100 orang.

Lebih terperinci

Tabel 4.1 Demografi responden berdasarkan jenis kelamin. Jenis kelamin Jumlah Presentase. Pria (P) 63 63% Wanita (W) 37 37% Total %

Tabel 4.1 Demografi responden berdasarkan jenis kelamin. Jenis kelamin Jumlah Presentase. Pria (P) 63 63% Wanita (W) 37 37% Total % BAB IV PEMBAHASAN 4.1 Penyajian Data Penelitian 4.1.1 Profil Responden Karakteristik demografi responden pada penelitian ini dibedakan menurut jenis kelamin, usia, dan pekerjaan. a. Berdasarkan jenis kelamin

Lebih terperinci

BAB IV. HASIL dan PEMBAHASAN

BAB IV. HASIL dan PEMBAHASAN BAB IV HASIL dan PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Perusahaan PT. Arrtu International sebagai anak perusahaan dari Arrtu Group adalah perusahaan pengelola gedung yang dikenal dengan Graha ARRTU, berlokasi di

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Hoka Hoka Bento atau kadang disingkat Hokben adalah jaringan restoran

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Hoka Hoka Bento atau kadang disingkat Hokben adalah jaringan restoran 69 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Perusahaan 4.1.1. Profil Perusahaan Hoka Hoka Bento atau kadang disingkat Hokben adalah jaringan restoran waralaba makanan cepat saji yang menyajikan makanan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN, PEMBAHASAN, DAN PEMECAHAN MASALAH Sejarah PT. Hero Supermarket. Tbk,

BAB IV HASIL PENELITIAN, PEMBAHASAN, DAN PEMECAHAN MASALAH Sejarah PT. Hero Supermarket. Tbk, BAB IV HASIL PENELITIAN, PEMBAHASAN, DAN PEMECAHAN MASALAH 4.1 Profil Perusahaan 4.1.1 Sejarah PT. Hero Supermarket. Tbk, PT. Hero Supermarket. Tbk, merupakan industri ritel pasar swalayan (supermarket)

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Profil Perusahaan Berikut ini adalah profil perusahaan yang meliputi latar belakang perusahaan, visi dan misi perusahaan, arti dan logo, serta struktur organisasi perusahaan.

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN. TIENS didirikan tahun 1995 oleh Mr. Li Jinyuan di Tianjin, China, Tiens Group Co., Ltd. (Grup

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN. TIENS didirikan tahun 1995 oleh Mr. Li Jinyuan di Tianjin, China, Tiens Group Co., Ltd. (Grup 40 BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Perusahaan 4.1.1 Profil Perusahaan TIENS didirikan tahun 1995 oleh Mr. Li Jinyuan di Tianjin, China, Tiens Group Co., Ltd. (Grup TIENS) yang memasuki pasar internasional

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Sejarah Organisasi Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Mutiara Bunda adalah rumah sakit bersalin yang mengacu pada spesialisasi pelayanan kesehatan ibu dan anak. Pada tanggal

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. La Tulipes Cosmetiques didirikan pada tahun 1980 setelah melalui penelitian

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. La Tulipes Cosmetiques didirikan pada tahun 1980 setelah melalui penelitian 99 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Profil Responden 4.1.1 Profil PT. Rembaka La Tulipes Cosmetiques didirikan pada tahun 1980 setelah melalui penelitian laboratories dan klinis yang cukup lama. Ide dari

Lebih terperinci

BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Profil Perusahaan 4.1.1 Sejarah Singkat Perusahaan Bisnis Astrido Grup diawali dengan didirikannya CV Sumber Jaya Motor pada tahun 1974 bertempat di Jalan Batu Tulis Raya

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL PENELITIAN. bab ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas social media twitter

BAB 4 HASIL PENELITIAN. bab ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas social media twitter BAB 4 HASIL PENELITIAN 4.1 Penyajian Data Penelitian Hasil dari analisis data yang telah peneliti lakukan, akan diuraikan pada bab ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas social media

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1Pengujian Normalitas Organizational Behavior O_B.109 50.193.972 50.268 Job Attitudes J_A.128 50.039.944 50.019 Knowledge Sharing K_S.079 50.200 *.969 50.205 *. This is a lower

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Profil PT. Inti Jaya Frame and Woods. PT Inti Jaya Frame adalah perusahaan dagang yang menghasilkan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Profil PT. Inti Jaya Frame and Woods. PT Inti Jaya Frame adalah perusahaan dagang yang menghasilkan 58 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Profil Perusahaan dan Responden 4.1.1 Profil PT. Inti Jaya Frame and Woods PT Inti Jaya Frame adalah perusahaan dagang yang menghasilkan produk berbentuk lis batangan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN. Dalam penelitian ini data yang dianaisis adalah Fasilitas belajar (X 1 ),

BAB IV HASIL PENELITIAN. Dalam penelitian ini data yang dianaisis adalah Fasilitas belajar (X 1 ), BAB IV HASIL PENELITIAN Dalam penelitian ini data yang dianaisis adalah Fasilitas belajar (X 1 ), disiplin belajar (X 2 ) dan Hasil belajar Pengukuran Dasar Survey.(Y). berdasarkan pengelohan data, maka

Lebih terperinci

BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN. 4.1 Gambaran Umum tentang Perusahaan Profil PT. Jalur Nugraha Ekakurir

BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN. 4.1 Gambaran Umum tentang Perusahaan Profil PT. Jalur Nugraha Ekakurir BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN 4.1 Gambaran Umum tentang Perusahaan 4.1.1 Profil PT. Jalur Nugraha Ekakurir PT. Tiki Jalur Nugraha Ekakurir adalah perusahaan yang bergerak di dalam bidang jasa pengiriman paket

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL PENELITIAN. yang terdapat pada kuesioner yang disebar. Peneliti menyebarkan kuesioner kebeberapa

BAB 4 HASIL PENELITIAN. yang terdapat pada kuesioner yang disebar. Peneliti menyebarkan kuesioner kebeberapa BAB 4 HASIL PENELITIAN 4.1 Penyajian Data Penelitian 4.1.1 Karakteristik Responden Karakteristik responden dapat dilihat melalui data deskriptif tentang responden yang terdapat pada kuesioner yang disebar.

Lebih terperinci

BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN. Untuk memperoleh data dalam pengujian ini, penulis telah membagikan

BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN. Untuk memperoleh data dalam pengujian ini, penulis telah membagikan BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN 4.1 Profil Responden Untuk memperoleh data dalam pengujian ini, penulis telah membagikan kuesioner kepada 60 responden. Jumlah responden tersebut dihasilkan dari rumus perhitungan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. PT. Juhdi Sakti Engineering merupakan perusahaan konstruksi dan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. PT. Juhdi Sakti Engineering merupakan perusahaan konstruksi dan BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Profil Perusahaan 4.1.1 Latar Belakang Perusahaan PT. Juhdi Sakti Engineering merupakan perusahaan konstruksi dan distributor bahan bahan baja yang diperlukan dalam suatu

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Sejarah Perusahaan Pusat perbelanjaan ITC Roxy Mas terletak didalam kompleks pusat niaga Roxy Mas di Jl. KH. Hasyim Ashari No. 125 yang dulu dikenal sebagai kawasan perdagangan

Lebih terperinci

BAB 4 ANALISIS PENELITIAN

BAB 4 ANALISIS PENELITIAN BAB 4 ANALISIS PENELITIAN 4.1 Profil Perusahaan 4.1.1 Sejarah Perusahaan PT.Tanjung Unggul Mandiri merupakan perusahaan terbesar di Tangerang, Banten, Indonesia,yang bergerak dibidang industri peternakan

Lebih terperinci

BAB 4. HASIL dan PEMBAHASAN

BAB 4. HASIL dan PEMBAHASAN 51 BAB 4 HASIL dan PEMBAHASAN 4.1 Perusahaan 4.1.1 Profile & Kondisi Perusahaan PT. Bakrie Telecom,Tbk di dirikan pada bulan Agustus 1993 dengan nama PT. Radio Telepon Indonesia ( Ratelindo ), sebagai

Lebih terperinci

Kami memahami sepenuhnya bahwa waktu Bapak/Ibu/Sdr/i sangat terbatas dan

Kami memahami sepenuhnya bahwa waktu Bapak/Ibu/Sdr/i sangat terbatas dan LAMPIRAN 1 Kuesioner Analisis Gaya Kepemimpinan Transformasional dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil Kantor Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat Kepada Yth, Bapak/Ibu/Sdr/i Responden

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. instrumen yang telah valid dan reliabel yaitu instrumen supervisi akademik

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. instrumen yang telah valid dan reliabel yaitu instrumen supervisi akademik BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian Hasil penelitian berupa data jawaban 70 orang responden terhadap tiga instrumen yang telah valid dan reliabel yaitu instrumen supervisi akademik

Lebih terperinci

BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN

BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN 4.1 Gambaran Umum Perusahaan 4.1.1 Sejarah Perusahaan Lotte Shopping Co, Ltd didirikan oleh pengusaha yang berasal dari Korea yaitu Shin Kyuk-Ho pada tahun 1948. Lotte pertama

Lebih terperinci

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN ALAM WISATA RESTO. Ahmad Mustakim

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN ALAM WISATA RESTO. Ahmad Mustakim PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN ALAM WISATA RESTO Ahmad Mustakim 10213444 PENDAHULUAN LATAR BELAKANG MASALAH Seorang pemimpin juga merupakan merupakan salah satu cara

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Deskripsi Data Penyajian gambaran data dari masing - masing variabel yang diperoleh dari hasil penelitian di lapangan. Adapun variabel dalam

Lebih terperinci

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN 82 BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN 5.1 Hasil Penelitian 5.1.1 Karakteristik Responden Penelitian Unit analisis dalam penelitian ini adalah guru-guru SMA Negeri di Kota Administrasi Jakarta Barat,

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. diperoleh dari penyebaran kuesioner pada konsumen.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. diperoleh dari penyebaran kuesioner pada konsumen. 56 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Responden 1. Tempat dan Waktu Penelitian Pada bab ini, penulis melakukan analisis secara keseluruhan mengenai pengaruh citra merek dan kepercayaan merek

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. PT Minova Infotech Solutions (Minovais) didirikan pada bulan November

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. PT Minova Infotech Solutions (Minovais) didirikan pada bulan November BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Profil Perusahaan 4.1.1 Sejarah Singkat Perusahaan PT Minova Infotech Solutions (Minovais) didirikan pada bulan November 2008. Minova adalah singkatan dari kata-kata (frasa)

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN, PEMBAHASAN DAN PEMECAHAN MASALAH. D COST Seafood Restaurant adalah sebuah restoran yang menyediakan

BAB IV HASIL PENELITIAN, PEMBAHASAN DAN PEMECAHAN MASALAH. D COST Seafood Restaurant adalah sebuah restoran yang menyediakan 62 BAB IV HASIL PENELITIAN, PEMBAHASAN DAN PEMECAHAN MASALAH 4.1 SEJARAH PERUSAHAAN D COST Seafood Restaurant adalah sebuah restoran yang menyediakan variasi makanan laut yang didirikan pada tanggal 9

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN. Mal Lippo Cikarang yang terletak di jalan utama Lippo Cikarang adalah

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN. Mal Lippo Cikarang yang terletak di jalan utama Lippo Cikarang adalah 56 BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Profil Responden 4.1.1 Profil Perusahaan Mal Lippo Cikarang yang terletak di jalan utama Lippo Cikarang adalah sebuah pusat perbelanjaan yang diresmikan pada tahun 1995,

Lebih terperinci

Jumlah Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

Jumlah Responden Berdasarkan Jenis Kelamin BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Analisis Deskriptif 1. Deskriptif Responden Berikut ini dijelaskan gambaran responden penelitian a. Identifikasi Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Berdasarkan

Lebih terperinci

ANALISIS PENGARUH MANAJEMEN KONFLIK DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT GENERAL ADJUSTER INDONESIA

ANALISIS PENGARUH MANAJEMEN KONFLIK DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT GENERAL ADJUSTER INDONESIA L Lampiran Kuesioner ANALISIS PENGARUH MANAJEMEN KONFLIK DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT GENERAL ADJUSTER INDONESIA Responden yang terhormat, Sehubungan dengan ini kami selaku penulis beritahukan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN, PEMBAHASAN DAN PEMECAHAN MASALAH PT. Pelayaran Nasional Bahtera Bestari Shipping

BAB IV HASIL PENELITIAN, PEMBAHASAN DAN PEMECAHAN MASALAH PT. Pelayaran Nasional Bahtera Bestari Shipping BAB IV HASIL PENELITIAN, PEMBAHASAN DAN PEMECAHAN MASALAH 1.1. PT. Pelayaran Nasional Bahtera Bestari Shipping 4.1.1.Profil Perusahaan PT.Pelayaran Nasional Bahtera Bestari Shipping adalah perusahaan yang

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Sejarah Centro Lifestyle Department Store. Centro Lifestyle Department Store berdiri pada bulan November 2003 di

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Sejarah Centro Lifestyle Department Store. Centro Lifestyle Department Store berdiri pada bulan November 2003 di BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Profil Perusahaan 4.1.1 Sejarah Centro Lifestyle Department Store Centro Lifestyle Department Store berdiri pada bulan November 2003 di The Plaza Semanggi Jakarta. The Plaza

Lebih terperinci

ANGKET PENELITIAN ANALISIS PENGARUH STRES KERJA DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. PANCA MENARA MITRA SKRIPSI. Fika Aditya Pradipta

ANGKET PENELITIAN ANALISIS PENGARUH STRES KERJA DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. PANCA MENARA MITRA SKRIPSI. Fika Aditya Pradipta L1 Lampiran 1 Kuesioner ANGKET PENELITIAN ANALISIS PENGARUH STRES KERJA DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. PANCA MENARA MITRA SKRIPSI Fika Aditya Pradipta 1200980122 L2 SURAT PENGANTAR Responden

Lebih terperinci

BAB 4. HASIL dan PEMBAHASAN. Sebelum membahas tentang travel agent, perlu diketahui definisi dari travel agent.

BAB 4. HASIL dan PEMBAHASAN. Sebelum membahas tentang travel agent, perlu diketahui definisi dari travel agent. 59 BAB 4 HASIL dan PEMBAHASAN 4.1 Profil Perusahaan 4.1.1 Definisi Travel Agent Sebelum membahas tentang travel agent, perlu diketahui definisi dari travel agent. Menurut Surat Keputusan Menteri Perhubungan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN 4.1 Analisis Profil Responden 4.1.1 Statistik Deskriptif Statistik deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang telah dikumpulkan dalam penelitian

Lebih terperinci

BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA

BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA 4.1 Penyajian Data 4.1.1 Sejarah Singkat CV. Tahu Merek W Jombang Pabrik tahu merek W Jombang adalah milik bapak Sulabi, pabrik ini pada awalnya hanya digunakan sebagai

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN BAHASAN. 4.1 Gambaran Umum tentang Perusahaan Profil PT. International Chemical Industry (INTERCALLIN)

BAB IV ANALISA DAN BAHASAN. 4.1 Gambaran Umum tentang Perusahaan Profil PT. International Chemical Industry (INTERCALLIN) BAB IV ANALISA DAN BAHASAN 4.1 Gambaran Umum tentang Perusahaan 4.1.1 Profil PT. International Chemical Industry (INTERCALLIN) PT. International Chemical Industry (INTERCALLIN) merupakan perusahaan penghasil

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Subjek Subjek yang berpartisipasi dalam penelitian ini adalah karyawan atau pegawai divisi fashion pada PT. Mitra Adiperkasa, tbk sebanyak 52 karyawan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Sejarah Perusahaan PT. AXA FINANCIAL INDONESIA. PT. AXA Financial Indonesia melakukan kegiatannya dibawah naungan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Sejarah Perusahaan PT. AXA FINANCIAL INDONESIA. PT. AXA Financial Indonesia melakukan kegiatannya dibawah naungan BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Profil Perusahaan 4.1.1 Sejarah Perusahaan PT. AXA FINANCIAL INDONESIA PT. AXA Financial Indonesia melakukan kegiatannya dibawah naungan AXA Group, yang merupakan perusahaan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN. A. Penyajian Statistik Deskripsi Hasil Penelitian. pengalaman mengajar, sertifikasi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan

BAB IV HASIL PENELITIAN. A. Penyajian Statistik Deskripsi Hasil Penelitian. pengalaman mengajar, sertifikasi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan BAB IV HASIL PENELITIAN A. Penyajian Statistik Deskripsi Hasil Penelitian Statistik deskriptif ini digunakan sebagai dasar untuk menguraikan kecenderungan jawaban responden dari tiap-tiap variabel, baik

Lebih terperinci

Bab IV HASIL DAN BAHASAN

Bab IV HASIL DAN BAHASAN Bab IV HASIL DAN BAHASAN 4.1 Gambaran Umum Perusahaan 4.1.1 Sejarah Perusahaan Sebelum berdirinya PT Ramsin Raya, Pemimpin perusahaan tersebut pernah bekerjasama dengan perusahaan lain selama 5 tahun.

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Gambaran Umum Responden Penelitian. Jumlah responden yang berpartisipasi dalam penelitian survei ini

BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Gambaran Umum Responden Penelitian. Jumlah responden yang berpartisipasi dalam penelitian survei ini BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Penyajian Data Penelitian 4.1.1 Gambaran Umum Responden Penelitian Jumlah responden yang berpartisipasi dalam penelitian survei ini seluruhnya berjumlah 100 orang.

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN. Dari 62 kuesioner yang telah diambil dan diolah, maka terdapat data-data

BAB IV HASIL PENELITIAN. Dari 62 kuesioner yang telah diambil dan diolah, maka terdapat data-data BAB IV HASIL PENELITIAN 4.1 Data Responden Dari 62 kuesioner yang telah diambil dan diolah, maka terdapat data-data responden dari pengunjung event Glorious Lifestyle Of Women. Data-data ini dirangkum

Lebih terperinci

TABEL DISTRIBUSI NORMAL BAKU 0 - Z

TABEL DISTRIBUSI NORMAL BAKU 0 - Z LAMPIRAN 1 TABEL DISTRIBUSI NORMAL BAKU dari 0 - Z Sumber : http://saiamoelia.blogspot.com/2013/01/tabel-distibusi-t.html LAMPIRAN 2 KOORDINAT KURVA NORMAL BAKU z 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 0,0 0,3989 0,3989

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN BAB IV HASIL PENELITIAN A. Penyajian Statistik Deskripsi Hasil Penelitian 1. Kemampuan Awal Siswa Dalam penelitian ini seperti telah dijelaskan pada bab III, analisis tentang data kemampuan awal digunakan

Lebih terperinci

BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN

BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN 4.1 Deskripsi Data Penelitian Setelah melalui berbagai tahapan penelitian yang telah direncanakan oleh peneliti di bagian awal, penelitian ini menghasilkan berbagai hal yang

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL PENELITIAN

BAB 4 HASIL PENELITIAN BAB 4 HASIL PENELITIAN 4.1 Penyajian data Peneltian Penelitian ini mengambil data pada PT. Bank Maluku dengan cara membagikan kuesioner kepada setiap karyawan. Kuesioner disebarkan secara acak PT. Bank

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN. kecenderungan jawaban responden dari tiap-tiap variabel, tentang budaya. religius dan pembentukan karakter peserta didik.

BAB IV HASIL PENELITIAN. kecenderungan jawaban responden dari tiap-tiap variabel, tentang budaya. religius dan pembentukan karakter peserta didik. 101 BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data Statistik deskriptif ini digunakan sebagai dasar untuk menguraikan kecenderungan jawaban responden dari tiap-tiap variabel, tentang budaya religius dan pembentukan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN ANAK DI DESA PROTO KEDUNGWUNI PEKALONGAN

BAB IV ANALISIS PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN ANAK DI DESA PROTO KEDUNGWUNI PEKALONGAN BAB IV ANALISIS PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN ANAK DI DESA PROTO KEDUNGWUNI PEKALONGAN A. Analisis Uji Validitas dan Reliabilitas Pembahasan pada bab ini merupakan hasil

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Responden Sebagaimana yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa responden yang menjadi subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa pada Universitas

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN, PEMBAHASAN, DAN IMPLIKASI Profil Perusahaan PT. Citra Transpor Nusantara

BAB IV HASIL PENELITIAN, PEMBAHASAN, DAN IMPLIKASI Profil Perusahaan PT. Citra Transpor Nusantara BAB IV HASIL PENELITIAN, PEMBAHASAN, DAN IMPLIKASI 4.1 Profil Perusahaan 4.1.1 Profil Perusahaan PT. Citra Transpor Nusantara TAKSI PUTRA GROUP bergerak di bidang Transportasi Taksi yang memiliki ijin

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Obyek/Subyek Penelitian Obyek dalam penelitian ini adalah Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Cilacap. Berdasarkan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN 110 BAB IV HASIL PENELITIAN Pada bab ini diuraikan tentang: a) deskripsi data; b) uji prasyarat; dan c) pengujian hipotesis penelitian. A. Deskripsi Data Penelitian ini berjudul Pengaruh Profesionalisme

Lebih terperinci

Pembahasan. 4.1 Uji Validitas

Pembahasan. 4.1 Uji Validitas BAB IV HASIL PENELITIAN Dalam bab ini peneliti akan menguraikan dan menganalisis data dari hasil penelitian yang dilakukan tentang Efektivitas Kegiatan Sarasehan di Radio Sky 90,50 FM Bandung terhadap

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA

BAB IV ANALISIS DATA BAB IV ANALISIS DATA A. Deskripsi Data Penelitian ini berjudul Pengaruh Penggunaan Media Cetak dan Media Audio Visual Terhadap Prestasi Belajar Al-Qur an Hadits di MTs Negeri Aryojeding. Penelitian ini

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN. syarat, jika harga koefisien rhitung 0,300 (Riduwan, 2005:109;

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN. syarat, jika harga koefisien rhitung 0,300 (Riduwan, 2005:109; BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN 4.1 Uji Validitas dan Realiabilitas Hasil uji coba instrumen dilakukan pada 25 responden. Suatu instrument/angket atau bahan test dinyatakan valid atau dianggap memenuhi syarat,

Lebih terperinci

Lampiran 1 Data Absensi dan Pengeluaran Tenaga Kerja

Lampiran 1 Data Absensi dan Pengeluaran Tenaga Kerja Lampiran 1 Data dan Tenaga Kerja Jumlah Karyawan Sakit Cuti Keperluan lainnya Jumlah Tahun (orang) (hari/tahun) (hari/tahun) (hari/tahun) (hari/tahun) 1997 87 76 13 9 37 1998 9 71 146 6 43 1999 98 7 130

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Jenis Kelamin N Presentase (%) Laki-laki % Perempuan 90 45% Jumlah %

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Jenis Kelamin N Presentase (%) Laki-laki % Perempuan 90 45% Jumlah % BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Analisis Deskripsi Subyek Pada bagian ini, peneliti akan mendeskripsikan skor budaya organisasi dan keterikatan kerja. Peneliti mendeskripsikan skor budaya organisasi

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN. Penentuan sampel yang telah ditentukan sebelumnya lewat rumus Slovin

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN. Penentuan sampel yang telah ditentukan sebelumnya lewat rumus Slovin 69 BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Profil Responden Penentuan sampel yang telah ditentukan sebelumnya lewat rumus Slovin yaitu sebanyak 71 responden dengan metode pengambilan sampling yaitu non probability

Lebih terperinci

BAB IV PENGUJIAN. Uji validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat tingkat kevalidan atau

BAB IV PENGUJIAN. Uji validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat tingkat kevalidan atau BAB IV PENGUJIAN 4.3 Uji Validitas dan Reliabilitas 4.3. Uji Validitas Uji validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat tingkat kevalidan atau kesahihan sesuatu instrumen. Uji validitas digunakan

Lebih terperinci

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pengujian hipotesis pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan regresi linier sederhana dan regresi linier berganda. Tujuan analisis penelitian ini adalah menjawab

Lebih terperinci

BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA 4.1 PENGUMPULAN DATA Pengumpulan data merupakan salah satu aspek yang sangat berperan dalam kelancaran dan keberhasilan dalam suatupenelitian. Dalam penelitian ini

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN HASIL PENELITIAN. Nasabah pada Studi kasus BCA KCP Glodok Plaza.Analisis yang akan disajikan terdiri

BAB IV ANALISIS DAN HASIL PENELITIAN. Nasabah pada Studi kasus BCA KCP Glodok Plaza.Analisis yang akan disajikan terdiri BAB IV ANALISIS DAN HASIL PENELITIAN Pada bab ini akan dibahas hasil penelitian dan analisa yang bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan dan Implikasinya Terhadap Loyalitas

Lebih terperinci

LAMPIRAN. Jenis Kelamin

LAMPIRAN. Jenis Kelamin LAMPIRAN Lampiran 2. Karakteristik Umum Responden Jenis Kelamin Valid Laki-laki 50 50.0 50.0 50.0 Perempuan 50 50.0 50.0 100.0 Menjalankan Start-Up Bisnis yang Dirintis di Semester 2 Valid Ya 78 78.0 78.0

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. dalam bidang industri manufaktur yang memproduksi furniture. Perusahaan ini

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. dalam bidang industri manufaktur yang memproduksi furniture. Perusahaan ini BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Obyek Penelitian PT. Pratama merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri manufaktur yang memproduksi furniture. Perusahaan ini terletak di

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hipotesis Gambar 4.1 Hubungan variabel bebas dan variabel terikat Keterangan : X 1 = Kompensasi X 2 = Iklim Organisasi Y = Kepuasan Kerja Hipotesis : 1. H 0 : r y1 = 0 H

Lebih terperinci

Bab 4. Hasil dan Pembahasan

Bab 4. Hasil dan Pembahasan 41 Bab 4 Hasil dan Pembahasan 4.1 Profil Perusahaan 4.1.1 Sejarah Singkat PT. Elsiscom Prima Karya PT. Elsiscom Prima karya adalah salah satu anak perusahaan dari sebuah perusahaan elektronika perama di

Lebih terperinci

ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI MAHASISWA MEMILIH UNIVERSITAS GUNADARMA

ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI MAHASISWA MEMILIH UNIVERSITAS GUNADARMA ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI MAHASISWA MEMILIH UNIVERSITAS GUNADARMA Nama : Resti Diniarsi NPM : 12209081 Jurusan : Manajemen Pembimbing : Ajie Wahyu Jati, SE., MM. BAB I Latar Belakang Terbatasnya

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Responden Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari kuesioner yang telah diisi oleh responden yaitu auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan

Lebih terperinci

Analisis Pengaruh Kompensasi Langsung Dan Kompensasi tidak Langsung Terhadap Kinerja Karyawan Apartemen Nifarro

Analisis Pengaruh Kompensasi Langsung Dan Kompensasi tidak Langsung Terhadap Kinerja Karyawan Apartemen Nifarro Analisis Pengaruh Kompensasi Langsung Dan Kompensasi tidak Langsung Terhadap Kinerja Karyawan Apartemen Nifarro Nama : Yelsi Karmayanti NPM : 19213422 Jurusan : Manajemen Pembimbing : Dr. Ir. Rina Sugiarti,SE

Lebih terperinci

BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN

BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN 56 BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN 4.1 Gambaran Umum Perusahaan 4.1.1 Sejarah Singkat Perusahaan PT. Prima Graphia Digital yang beralamatkan di Jl. Kalibaru Timur IV No. 5-7 Senen Jakarta Pusat Indonesia 10460

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Analisis pada bab ini dilakukan dari hasil kuisioner yang telah dikumpulkan. Responden dalam penelitian ini adalah pelanggan yang memiliki hubungan kerja dalam pemanfaatan

Lebih terperinci

BAB 4. HASIL dan PEMBAHASAN

BAB 4. HASIL dan PEMBAHASAN BAB 4 HASIL dan PEMBAHASAN 4.1. Sejarah Perusahaan PT.Bumi Tegal Alur Permai adalah perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas yang memproduksi sandal plastik, sepatu boot, sepatu paku, dan sol sandal

Lebih terperinci

PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA ACE HARDWARE DI MARGO CITY DEPOK

PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA ACE HARDWARE DI MARGO CITY DEPOK PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA ACE HARDWARE DI MARGO CITY DEPOK Nama : Rival Ardiansyah NPM : 18212368 Jurusan : Manajemen Pembimbing : Dr. Teddy Oswari Latar Belakang Masalah

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN 37 BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Penelitian ini bertujuan untuk meneliti adanya pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Citra Merek Terhadap Kepuasan Pelanggan PT PLN (Persero) pada Perumahan Pondok Bahar

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN 143 BAB IV HASIL PENELITIAN Pada bab ini diuraikan tentang: a) deskripsi data; b) uji prasyarat analisis; dan c) pengujian hipotesis penelitian. A. Deskripsi Data Penyajian statistik deskripsi hasil penelitian

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL PENELITIAN. Data-data yang diolah dalam penelitian ini adalah kuesioner yang

BAB 4 HASIL PENELITIAN. Data-data yang diolah dalam penelitian ini adalah kuesioner yang BAB 4 HASIL PENELITIAN 4.1 Data Responden Data-data yang diolah dalam penelitian ini adalah kuesioner yang desebarkan kepada pengguna website Kreavi.com melalui email admin. Dari kuesioner diperoleh data

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. atau memberikan atau member gambaran terhadap objek yang diteliti melalui. kesimpulan yang berlaku secara umum.

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. atau memberikan atau member gambaran terhadap objek yang diteliti melalui. kesimpulan yang berlaku secara umum. BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Statistik Deskriptif Statistik deskriptif adalah statistik yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau memberikan atau member gambaran terhadap objek yang diteliti

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. angkatan XI dan XII.Gambaran umum responden dalam penelitian ini adalah sebagai

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. angkatan XI dan XII.Gambaran umum responden dalam penelitian ini adalah sebagai BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Analisis Karakteristik Responden Data penelitian yang diperoleh dengan menyebarkan kuesioner kepada responden Mahasiswa dan lulusan program kelas karyawan jurusan manajemen

Lebih terperinci

Analisis Pengaruh Kualitas Produk Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Pada Rumah Makan Ayam Bakar Kia-Kila

Analisis Pengaruh Kualitas Produk Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Pada Rumah Makan Ayam Bakar Kia-Kila Analisis Pengaruh Kualitas Produk Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Pada Rumah Makan Ayam Bakar Kia-Kila Oleh : Isti Komaria Ulfa 14213562 Dosen Pembimbing : Edy Nursanta, S.E, M.M PENDAHULUAN P E

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 78 BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Profil Perusahaan 4.1.1 Gambaran Umum Perusahaan PT Karya Citra Cemerlang atau lebih dikenal dengan Dealer Motor Suzuki Latumenten adalah perusahaan otomotif sepeda motor

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. didirikan oleh Bapak Yoce Pateda pada bulan Mei tahun 2008 yang beralamat di

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. didirikan oleh Bapak Yoce Pateda pada bulan Mei tahun 2008 yang beralamat di 45 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Objek Penelitian CV. Intertech Computer Gorontalo adalah perusahaan milik sendiri yang didirikan oleh Bapak Yoce Pateda pada bulan Mei tahun 2008

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data Statistik deskriptif ini digunakan sebagai dasar untuk menguraikan kecenderungan jawaban responden dari tiap-tiap variabel, baik mengenai kompetensi profesional

Lebih terperinci

DAFTAR LAMPIRAN. Data Variabel Pertumbuhan Ekonomi Atas Dasar Harga Berlaku. Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Barat Tahun

DAFTAR LAMPIRAN. Data Variabel Pertumbuhan Ekonomi Atas Dasar Harga Berlaku. Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Barat Tahun DAFTAR LAMPIRAN LAMPIRAN 1 Data Variabel Pertumbuhan Ekonomi Atas Dasar Harga Berlaku Kabupaten/Kota 58,25 66,09 74,57 24,14 27,38 30,66 23,78 26,43 28,68 29,58 36,27 36,27 119,35 136,05 150,45 35,59 40,61

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN. diperoleh dari kuesioner diolah menggunakan program SSPS 19 dengan kriteria

BAB IV HASIL PENELITIAN. diperoleh dari kuesioner diolah menggunakan program SSPS 19 dengan kriteria BAB IV HASIL PENELITIAN 4.1 Uji Validitas Hasil perhitungan uji validitas menggunakan data 86 responden dan data yang diperoleh dari kuesioner diolah menggunakan program SSPS 19 dengan kriteria penentuan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Penyajian dan Analisis Data Pada penelitian ini, penulis melakukan survei di KPP Pratama Cempaka Putih, dan penulis memperoleh data pertumbuhan jumlah Wajib Pajak

Lebih terperinci