Peringatan : Pencatatan dan pendataan : Jika SOP tidak dilaksanakan, maka penyusunan Laporan Tahunan dapat terhambat

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Peringatan : Pencatatan dan pendataan : Jika SOP tidak dilaksanakan, maka penyusunan Laporan Tahunan dapat terhambat"

Transkripsi

1 PENGADILAN NEGERI elepon , Nomor SOP 27/W11.U1/KP/I/2014 anggal Pembuatan 02 Januari 2014 anggal Revisi - anggal Efektif 02 Januari 2014 Negeri SOP PENGUMPULAN DAA LAKIP Dasar Hukum : Kualifikasi Pelaksana : 1. Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur 1. S1 Administrasi Negara Nomor KEP/135/M.PAN/9/2004 tentang 2. S1 Hukum Pedoman Umum Evaluasi Laporan Akuntabilitas 3. S1 Manajemen Informatika Kinerja Instansi Pemerintah Keterkaitan : 1. SOP Penyusunan Laporan ahunan pada Bagian Keuangan. 2. SOP Penyusunan Laporan ahunan pada Bagian Kepegawaian Peralatan/Perlengkapan: Komputer, dokumen pendukung Peringatan : Pencatatan dan pendataan : Jika SOP tidak dilaksanakan, maka penyusunan Laporan ahunan dapat terhambat 1. Agenda surat masuk/keluar 2. Laporan ahunan tahun sebelumnya 1. Kasub Bagian Kepegawaian menginstruksikan Staf Kepegawaian Menyiapkan data-data sebagai bahan Pembuatan LAKIP 2. Staf Kepegawaian mengetik laporan untuk pembuatan LAKIP 3. Kasub Bagian Kepegawaian Mengoreksi dan menyusun untuk disatukan dengan laporan bagian lain dan dihimpun menjadi LAKIP Pengadilan NO URAIAN 1 Menyiapkan data-data sebagai bahan Pembuatan LAKIP 2 Mengetik Laporan untuk pembuatan LAKIP 3 Mengoreksi dan menyampaikan laporan kepada atasan untuk di satukan dengan laporan bagian lain dan dihimpun menjadi LAKIP Pengadilan Staf Kepega waian PELAKSANA Kasub. Wa Pan Bag. Kepeg awaian Persyara tan/perleng kapan Data-data Bahan Laporan Konsep Laporan ahunan MUU BAKU Waktu 3 hari 3 hari 2 hari K Output E Bahan laporan - Konsep Laporan ahunan Laporan ahunan terkoreksi

2 PENGADILAN NEGERI elepon , Nomor SOP 24/W11.U1/KP/I/2014 anggal Pembuatan 02 Januari 2014 anggal Revisi - anggal Efektif 02 Januari 2014 SOP PEMBUAAN ASKES Dasar Hukum : Kualifikasi Pelaksana : 1. Undang-undang No.8 ahun 1974 jo. Undang-undang No.43 ahun entang Pokok-pokok Kepegawaian. 2. PP Nomor 69 ahun 1991 tentang Pemeliharaan Kesehatan Pegawai Negeri Sipil, Penerima Pensiun, Veteran, Perintis Kemerdekaan beserta Keluarganya. Negeri 1. S1 Administrasi 2. S1 Hukum 3. S1 Manajemen Informatika Keterkaitan : Peralatan/Perlengkapan : SOP Pembuatan ASKES Dokumen pendukung, form permohonan pembuatan kartu ASKES Peringatan : Pencatatan dan pendataan : Jika SOP tidak dilaksanakan, maka pembuatan ASKES dapat terhambat 1. Agenda surat masuk/keluar : 1. Kasub Bagian Kepegawaian menginstrupsikan Staf Kepegawaian untuk mengisi formulir permohonan pembuatan kartu ASKES 2. Mengirimkan permohonan tersebut beserta kelengkapan persyaratan sebagai peserta ASKES ke kantor ASKES. O N0. URAIAN PELAKSANA Staf Kepegawaian Kasub bag. Kepegawaian MUU BAKU Persyaratan/ Perlengkapan Waktu KE 1 Mengisi form permohonan pembuatan kartu ASKES 2 Mengirim permohonan pembuatan kartu ASKES beserta kelengkapan persyaratan sebagai peserta ASKES ke kantor ASKES Biodata pemohoan kartu ASKES Foto copy KP, daftar gaji, SK Kenaikan Pangkat, akte nikah, akte kelahiran anak, pas foto 2 hari 1 hari 298

3 PENGADILAN NEGERI elepon , Dasar Hukum : 1. Undang-undang Nomor 8 ahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 43 ahun PP Nomor 9 ahun 2003 tentang wewenang Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian PNS sebagaiman telah diubah dengan PP Nomor 63 ahun PP Nomor 54 ahun 2003 tentang perubahan atas PP Nomor 97 ahun 2000 tentang Formasi PNS; 4. PP Nomor 11 ahun 2002 tentang perubahan atas PP Nomor 98 ahun 2000 tentang pengadaan PNS; Nomor SOP 16/W11.U1/KP/I/2014 anggal Pembuatan 02 Januari 2014 anggal Revisi - anggal Efektif 02 Januari 2014 SOP PEMBUAAN BEZEING PEGAWAI Kualifikasi Pelaksana : Negeri 1. S1 Administrasi 2. S1 Hukum 3. S1 Manajemen Informatika Keterkaitan : Peralatan/Perlengkapan : 1. SOP Komputer, dokumen pendukung Persuratan pada Sub Bagian Umum 2. SOP Pengangkatan Pegawai Peringatan : Pencatatan dan pendataan : Jika SOP tidak dilaksanakan, maka Agenda surat masuk/keluar penjenjangan jabatan dan kepangkatan serta usul usul Pegawai dapat terhambat 1. Kasub Bagian Kepegawaian Meneliti Bezzeting tahun lalu dan dibantu oleh staf kepegawaian mengumpulkan bahan atau data Pegawai 2. Staf Kepegawaian Menyusun konsep Bezzeting berdasarkan ketentuan yang berlaku dalam Bezzeting, kemudian diserahkan kepimpinan untuk diperiksa, divalidasi. 3. Staf Kepegawaian Membuat Bezzeting sesuai konsep yang sudah divalidas 4. Staf Kepegawaian Menjilid Dokumen Bezzeting dan mengirimkan kepada Pengadilan inggi dibantu staf Sub Bagian Umum N No. URAIAN 1 Meneliti Bezzeting tahun PELAKSANA Staf Kepegawaian Kasub Bag Persyaratan/ Perlengkapan Bahan atau data pegawai MUU BAKU Waktu 2 hari Output Dokumen pegawai 283 K E

4 lalu dan mengumpulkan bahan atau data Pegawai 2 Menyusun konsep Bezzeting berdasarkan ketentuan yang berlaku dalam Bezzeting, kemudian diserahkan kepimpinan untuk diperiksa, divalidasi. Dokumen pegawai 5 hari Konsep Bezzeting 3 Membuat Bezzeting sesuai konsep yang sudah divalidasi Konsep Bezzeting 5 hari Bezzeting 4 Menjilid Dokumen Bezzeting dan mengirimkan kepada Pengadilan inggi melalui Sub Bagian Umum Dokumen Bezzeting 1 hari Bezzeting 284

5 PENGADILAN NEGERI elepon , Nomor SOP 9/W11.U1/KP/I/2014 anggal Pembuatan 02 Januari 2014 anggal Revisi - anggal Efektif 02 Januari 2014 SOP CUI PEGAWAI Dasar Hukum : Kualifikasi Pelaksana : 1. Undang-undang No.8 ahun 1974 jo. Undang-undang No.43 ahun entang Pokok-pokok Kepegawaian. 2. Peraturan Pemerintah No.24 ahun 1976, entang Cuti PNS 3. Surat Edaran Kepala BAKN No. 01/SE/1977, entang Permintaan dan Pemberian Cuti PNS 1. S1 Administrasi 2. S1 Hukum 3. S1 Manajemen Informatika Negeri Keterkaitan : Peralatan/Perlengkapan : SOP Pengiriman Surat pada Sub Bagian 1. Komputer Umum 2. Surat Permohonan Cuti Peringatan : Pencatatan dan pendataan : Jika SOP tidak dilaksanakan, maka penataan Agenda Surat Keluar, Buku Kontrol Cuti administrasi kepegawaian tidak tertib sehingga hak dan kewajiban pegawai tidak terlaksana dengan baik. 1. Kasub Bagian Kepegawaian menerima permohonan surat cuti dari yang bersangkutan, 2. Staf Kepegawaian mengecek buku kontrol cuti, membuat surat permohonan cuti pegawai dan diserahkan kepada Kasubag untuk divalidasi, 3. Kasub Bagian Kepegawaian memeriksa dan memberikan rekomendasi untuk diteruskan kepada atasan langsung pemohon 4. Staf Kepegawain membuat surat cuti yang diajukan kepada pimpinan selanjutnya diserahkan kepada yang bersangkutan dan memasukan file cuti. NO. URAIAN 1 Menerima Surat Permohonan Cuti dari yang bersangkutan 2 Mengecek buku kontrol cuti, membuat Pemo hon Staf Kepe gawa ian PELAKSANA MUU BAKU K E Kasub bag Kepe gawa ian Atas an Pe mo hon Wa pan t KPN Persyar atan/ Perleng kapan Permo honan Cuti Buku Kontrol Cuti, Waktu 1 hari 1 hari Output Surat Permoh onan Cuti Surat Permoh onan 269

6 surat permohonan cuti pegawai dan menyerahkan kepada Kasubag untuk divalidasi 3 Memeriksa dan memberikan rekomendasi untuk diteruskan kepada atasan langsung pemohon 4 Membuatkan Surat Cuti dan diajukan kepada pimpinan dan diserahkan kepada yang bersangkutan Surat Permo honan Cuti Surat Permo honan Cuti Surat Permoh onan Cuti yang disetujui 1 hari 2 hari Cuti Surat Permo honan Cuti yang disetujui Surat Cuti 270

7 PENGADILAN NEGERI elepon , Nomor SOP 18/W11.U1/KP/I/2014 anggal Pembuatan 02 Januari 2014 anggal Revisi - anggal Efektif 02 Januari 2014 Negeri SOP PEMBUAAN DAFAR PENILAIAN PELAKSANAAN PEKERJAAN PEGAWAI Dasar Hukum : Kualifikasi Pelaksana : 1. Undang-Undang No. 8 ahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian 2. Peraturan Pemerintah No. 10 ahun 1979 tentang Penilaian Pelaksanaan Pean Pegawai Negeri Sipil 3. Peraturan Pemerintah No. 30 ahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil. 1. S1 Administrasi 2. S1 Hukum 3. S1 Manajemen Informatika Keterkaitan : Peralatan/Perlengkapan : 1. SOP Kenaikan Pangkat Komputer, dokumen pendukung 2. SOP Baperjakat Peringatan : Pencatatan dan pendataan : Jika SOP tidak dilaksanakan, maka kenaikan 1. Agenda surat masuk/keluar pangkat dan promosi jabatan Pegawai dapat terhambat/tertunda 1. Kasub Bagian Kepegawaian menginstruksikan Staf Kepegawaian Menyiapkan formulir DP3 pegawai 2. Staf Kepegawaian Menyerahkan formulir DP3 kepada atasan langsung PNS sebagai pejabat penilai untuk diisi/dinilai 3. Kasub Bagian Kepegawaian Menerima DP3 yang telah ditandatangani oleh pejabat penilai dan atasan Pejabat penilai 4. Staf Kepegawaian Menyampaikan DP3 Hakim / Pan kepada Pengadilan inggi selaku atasan pejabat penilai untuk ditandatangani 5. Staf Kepegawaian Memasukkan DP3 yang telah selesai ditanda tangani ke dalam file hakim/pegawai yang bersangkutan PELAKSANA MUU BAKU N NO. URAIAN 1 Menyiapkan formulir DP3 pegawai Staf Kepe gawa ian Kasub Bag Kepeg awaian PNS Peja bat Peni Lai Atasan Pejabat Peni lai Per syara tan/ Perle ngka pan Waktu 3 hari Output K Ket DP3 kosong 287

8 2 Menyerahkan formulir DP3 kepada atasan langsung PNS sebagai Doku men DP3 4 hari Nilai DP3 pejabat penilai untuk diisi/dinilai 3 Menerima DP3 yang telah ditandatangani oleh pejabat penilai dan atasan Pejabat penilai Doku men DP3 yang telah diisi nilai 3 hari DP3 yang sudah di tanda tangan atasan 4 Menyampaikan DP3 Hakim / Pan kepada Pengadilan inggi DP3 Dise Suai kan DP3 selaku atasan pejabat penilai untuk ditandatangani 5 Memasukkan DP3 yang telah selesai ditanda tangani ke dalam file hakim/pegawai yang bersangkutan DP3 2 hari Arsip DP3 hakim/p egawai 288

9 Dasar Hukum : PENGADILAN NEGERI elepon , 1. Undang-undang Nomor 8 ahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 43 ahun 1999; 2. PP No.15 h 1979 Jo. SE Kepala BAKN No. 03/SE/1980 tanggal 11 Pebruari 1980 Nomor SOP 13/W11.U1/KP/I/2014 anggal Pembuatan 02 Januari 2014 anggal Revisi - anggal Efektif 02 Januari 2014 SOP DAFAR URU KEPANGKAAN (DUK) Kualifikasi Pelaksana: 1. S1 Administrasi 2. S1 Hukum 3. S1 Manajemen Informatika Negeri Keterkaitan : Peralatan/Perlengkapan : SOP Kenaikan Pangkat PNS Komputer, dokumen pendukung Peringatan : Pencatatan dan pendataan : Kesalahan pada penyusunan Daftar Urutan 1. Agenda Kepangkatan dapat mempengaruhi 2. Papan Kontrol DUK peringkat kepangkatan dan penjenjangan jabatan Pegawai 1. Kasub Bagian Kepegawaian Meneliti DUK tahun lalu dan dibantu staf kepegawaian mengumpulkan bahan atau data pegawai, 2. Kasub Bagian Kepegawain menyusun konsep daftar urutan kepangkatannberdasarkan ketentuan yang berlaku dalam DUK kemudian diserahkan ke pimpinan untuk diperiksa dan divalidasi 3. Staf Kepegawain membuat DUK sesuai konsep yang sudah divalidasi dan mengajukan kepada pimpinan untuk ditandatangani selanjutnya menyerahkan ke Sub bagian umum untuk dikirimkkan kepada Pengadilan inggi No. URAIAN 1 Meneliti DUK tahun lalu dan mengumpulkan bahan atau data Pegawai Staf Kepe gawa ian PELAKSANA Kasub bag Kepega waian Wa Pan KPN Persyaratan /Perlengkap an Bahan atau data pegawai MUU BAKU Waktu 2 hari Output Dokume n pegawai K E 277

10 2 Menyusun konsep Daftar Urutan Kepangkatan berdasarkan ketentuan yang berlaku dalam DUK, kemudian diserahkan kepimpinan untuk diperiksa, divalidasi. Dokumen pegawai 5 hari Konsep DUK 3. Membuat DUK sesuai konsep yang sudah divalidasi dan mengajukan kepada pimpinan, selanjutnya menyerahkan kepada Sub. Bagian Umum untuk dikirimkan kepada Pengadilan inggi. Dokumen pegawai 5 hari Konsep DUK 278

11 PENGADILAN NEGERI elepon , Dasar Hukum : 1. Undang-undang Nomor 8 ahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 43 ahun 1999; 2. PP No.15 h 1979 Jo. SE Kepala BAKN No. 03/SE/1980 tanggal 11 Pebruari 1980 Nomor SOP 14/W11.U1/KP/I/2014 anggal Pembuatan 02 Januari 2014 anggal Revisi - anggal Efektif 02 Januari 2014 SOP DAFAR URU SENIORIAS Kualifikasi Pelaksana : 1. S1 Administrasi 2. S1 Hukum 3. S1 Manajemen Informatika Keterkaitan : Peralatan/Perlengkapan : SOP Penyusunan SK Majelis Hakim Negeri Komputer, dokumen pendukung, jaringan internet Peringatan : Pencatatan dan pendataan : DUS yang dibuat harus berdasarkan M 1. Agenda surat masuk / keluar Senioritas Hakim inggi yang digunakan 2. Papan Kontrol DUK untuk penyusunan Majelis Hakim oleh 3. Papan daftar nama Hakim dan Pejabat KPN. Penentuan Ketua dan Anggota Struktural Majelis dibuat berdasarkan DUS 1. Kasub Bagian Kepegawaian Memeriksa dan mencatat data Hakim untuk memperoleh susunan senioritas Hakim dengan dibantu oleh staf Kepegawaian 2. Kasub Bagian Kepegawaian Menyusun Daftar Urut Senioritas berdasarkan data M Hakim dan menyerahkan ke KPN untuk dijadikan dasar penyusunan Majelis Hakim 3. Staf Kepegawaian Menyalin DUS ke papan daftar nama Hakim N NO. URAIAN Staf Kepega waian PELAKSANA MUU BAKU K KPN E Kasub Bag Kepeg awaian Persyaratan/ Perlengkapan Waktu Output 1 Memeriksa dan mencatat data Hakim untuk memperoleh susunan senioritas Hakim Berkas Hakim 2 hari Data M Hakim 279

12 2 Menyusun Daftar Urut Senioritas berdasarkan data M Hakim dan menyerahkan ke KPN untuk dijadikan dasar penyusunan Majelis Hakim. 3 Menyalin DUS ke papan daftar nama Hakim Data Hakim M 3 hari DUS 3 hari DUS Pembent ukan majelis Hakim 280

13 PENGADILAN NEGERI elepon , Nomor SOP 22/W11.U1/KP/I/2014 anggal Pembuatan 02 Januari 2014 anggal Revisi - anggal Efektif 02 Januari 2014 SOP HUKUMAN DISIPLIN Dasar Hukum: Kualifikasi Pelaksana : 1. Undang-Undang Nomor 8 ahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 48 ahun PP Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai 3. SK Ketua Mahkamah Agung RI Nomor 071/SK/KMA/V/ AHUN S1 Administrasi 2. S1 Hukum 3. S1 Manajemen Informatika Negeri Keterkaitan : Peralatan/Perlengkapan : Komputer, dokumen pendukung 1. SOP Persuratan pada Sub Bagian Umum 2. SOP Administrasi Keuangan pada Sub Bagian Keuangan 3. SOP Absensi Peringatan : Pencatatan dan pendataan : Jika SOP tidak dilaksanakan, maka 1. Agenda surat masuk/keluar Pelaksaan Hukuman Disiplin bisa terhambat 2. Buku Agenda Hukuman Disiplin 1. Kasub Bagian Kepegawaian membuat laporan pegawai yang melakukan pelanggaran ketentuan disiplin Pegawai Negeri Sipil kepada Negeri 2. Staf Kepegawaian embuat surat tugas pemeriksaan dan diberikan kepada tim pemeriksa 3. Staf Kepegawaian membuat dan mengirim surat pemanggilan 4. Pemeriksaan oleh im Pemeriksa dilakukan sesuai dengan kebutuhan 5. Kasub bagian Kepegawaian membuat laporan kepada Negeri serta tindak lanjut sesuai rekomendasi N No. URAIAN Staf kepe gawa ian Kasub Bag Kepega waian PELAKSANA Wa Pan KPN im Persyara Peme tan riksa /Perlengk apan MUU BAKU Waktu Output K E 1 Membuat laporan pegawai yang melakukan Data Pegawai 2 hari Doku men 295

14 pelanggaran ketentuan disiplin Pegawai Negeri Sipil kepada Ketua Pengadilan Negeri 2 Membuat surat tugas pemeriksaan dan diberikan kepada tim Berkas / data pegawai yang bersangku tan 3 hari Kerja Doku men pemeriksa 3 Membuat dan mengirim surat pemanggilan Dokumen 2 hari Surat Pang gilan 4 Pemeriksaan oleh im Pemeriksa dilakukan sesuai dengan kebutuhan Dokumen 1 hari Bahan Peme riksaan 5 Membuat laporan kepada Ketua Pengadilan Negeri serta tindak lanjut Dokumen 12 hari Berkas hasil peme rik saan sesuai rekomendasi 296

15 PENGADILAN NEGERI elepon , Nomor SOP 11/W11.U1/KP/I/2014 anggal Pembuatan 02 Januari 2014 anggal Revisi - anggal Efektif 02 Januari 2014 Negeri SOP PEMBUAAN KARU ISERI (KARIS) / KARU SUAMI (KARSU) Dasar Hukum : Kualifikasi Pelaksana : 1. Undang-undang Nomor 8 ahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 43 ahun 1999; 2. Keputusan Kepala BAKN Nomor 1158a tahun 1983 tanggal 25 April 1983 tentang Karti Istri / Suami PNG; 3. Keputusan Kepala BKN Nomor : 021/KEP/1988 anggal 27 Februari 1988 entang Penggunaan Kartu PNS (Karpeg) dan Kartu Istri/Suami (Karis/Karsu) 1. S1 Administrasi 2. S1 Hukum 3. S1 Manajemen Informatika Keterkaitan : Peralatan/Perlengkapan : 1. SOP Persuratan pada bagian umum Komputer, dokumen pendukung 2. SOP Pensiun Pegawai Peringatan : Pencatatan dan pendataan : Jika SOP tidak dilaksanakan, maka 1. Agenda surat masuk/keluar Pengusulan / Pembuatan KARIS/KARSU PNS terhambat/tertunda 1. Kasub Bagian Kepegawaian Menerima usul permintaan dari pegawai yang bersangkutan untuk membuat KARSU/KARIS beserta kelengkapannya, 2. Staf Kepegawaian membuat usulan permintaan KARIS/KARSU yang diajukan kepada pimpinan untuk ditandatangani selanjutnya menyerahkan surat usulan ke sub bagian umum untuk dikirim ke Pengadilan inggi No. URAIAN Staf Kepega waian PELAKSANA MUU BAKU Ket Kasub Bag. Kepegawa ian Wa Pan KPN Persyaratan/ Perlengkapan Waktu OU PU 1 Menerima usul permintaan dari pegawai yang bersangkutan untuk membuat KARSU/KARIS Berkas pegawai yang bersangkutan 2 hari Dokum en pega wai yang bersang kutan 273

16 beserta kelengkapannya 2 2 membuat usulan permintaan KARIS/KARSU yang diajukan kepada pimpinan untuk ditandatangani Dokumen 1 3 hari Pegawai yang bersangkutan Surat usulan penerb itan KARIS / KAR SU 3 menyerahkan surat usulan ke sub bagian umum untuk dikirim ke Pengadilan inggi Surat usulan penerbitan Karis/Karsu 1 hari Karis / Karsu 274

17 PENGADILAN NEGERI elepon , Nomor SOP 12/W11.U1/KP/I/2014 anggal Pembuatan 02 Januari 2014 anggal Revisi - anggal Efektif 02 Januari 2014 Negeri N SOP PEMBUAAN KARU PEGAWAI (KARPEG) Dasar Hukum : Kualifikasi Pelaksana : 1. Undang-undang Nomor 8 ahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian 1. S1 Administrasi sebagaimana telah diubah dengan 2. S1 Hukum Undang-undang Nomor 43 ahun 1999; 3. S1 Manajemen Informatika 2. Keputusan Kepala BAKN No: 066/KEP/1974 tentang Kartu Pegawai Negeri Sipil; 3. Keputusan Kepala BAKN No. 066/KEP/1974 tanggal 10 Oktober 1974 tentang Karpeg Keterkaitan : Peralatan/Perlengkapan : SOP Persuratan pada Bagian Umum Komputer, dokumen pendukung Peringatan : Pencatatan dan pendataan : Jika SOP tidak dilaksanakan, maka Pengusulan / Pembuatan KARPEG PNS terhambat/tertunda Agenda surat masuk/keluar 1. Kasub Bagian Kepegawaian dibantu Staf kepegawaian menyiapkan dan meneliti berkas untuk mengajukan pembuatan KARPEG, 2. Staf Kepegawain membuat usulan penerbitan KARPEG dan diajukan kepada atasan untuk ditandatangani, 3. Staf Kepegawaian mengirim usulan penerbitan KARPEG yang ditujukan ke Pengadilan inggi melalui Kasub bagian umum. No. URAIAN Staf Kepe gawa ian PELAKSANA Wa Kasub bag Kepega waian Pan MUU BAKU KPN Persyaratan/ Perlengkapan Waktu Out put K E 1 Menyiapkan dan meneliti berkas untuk mengajukan pembuatan KARPEG Berkas pegawai yang bersangkutan 2 hari Doku men pega wai 275

18 22 2 Membuat usulan penerbitan KARPEG dan diajukan kepada atasan untuk ditandatangani Doku men pega wai 3 hari Surat usulan 3 mengirim usulan penerbitan KARPEG yang ditujukan ke Pengadilan inggi melalui Kasub bagian umum Su rat usu lan 1 hari KARPEG 276

19 PENGADILAN NEGERI elepon , Nomor SOP 4/W11.U1/KP/I/2014 anggalpembuatan 02 Januari 2014 anggal Revisi - anggal Efektif 02 Januari 2014 SOP KENAIKAN PANGKA PEGAWAI NEGERI SIPIL Dasar Hukum : Kualifikasi Pelaksana : 1. UU Nomor 43 ahun 1999 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 8 ahun 1974 tentang Pokok - Pokok Kepegawaian. 2. PP Nomor 12 ahun 2002 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 99 ahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil. 1. S1 Administratif 2. S1 Hukum 3. S1 Manajemen Informatika Negeri Keterkaitan : Peralatan/Perlengkapan : SOP Pengiriman Persuratan pada Bagian Komputer, dokumen pendukung, Jaringan Umum internet Peringatan : Pencatatan dan pendataan : Jika SOP tidak dilaksanakan, maka 1. Agenda surat masuk/keluar. Kenaikan Pangkat akan terhambat/terunda 2. Berkas Kenaikan Pangkat 1. Kasub Bagian Kepegawaian menyusun daftar nominatif rencana kenaikan pangkat periode April dan Oktober 2. Staf Kepegawaian mengumpulkan data pendukung, dan Kasub Bagian Kepegawaian memeriksa dan meneliti berkas usulan kenaikan pangkat 3. Staf Kepegawaian membuat surat pengusulan, kemudian diajukan kepada pimpinan selanjutnya menyerahkan ke sub bag umum untuk dikirimkan kepada Pengadilan inggi PELAKSANA MUU BAKU K No. URAIAN 1 Menyusun daftar nominatif rencana kenaikan pangkat periode April dan periode Oktober setiap tahun Staf Kepega waian Kasub Bag Kepe gawa ian Wa Pan KPN Persyarat an/ Perleng kapan Daftar Nominatif pegawai Pengadil an Negeri Waktu 3 hari Output Daftar nominatif Kenai kan Pang kat Pegawai Pengadilan Negeri E 259

20 2 Mengumpulkan data pendukung, memeriksa dan meneliti berkas usulan kenaikan pangkat Pegawai Pengadilan Negeri - Daftar Nominatif Berkas Usulan 5 hari Berkas lengkap 3 Membuat surat pengusulan Kenaikan Pangkat dan mengajukan kepada pimpinan, selanjutnya menyerahkan kepada Sub. Bagian Umum untuk dikirim kan kepada Pengadilan inggi Berkas sudah benar dan lengkap 4 hari Pengantar usulan dan dokumen 260

21 PENGADILAN NEGERI elepon , Nomor SOP 7/W11.U1/KP/I/2014 anggal Pembuatan 02 Januari 2014 anggal Revisi - anggal Efektif 02 Januari 2014 SOP KENAIKAN GAJI BERKALA Dasar Hukum : Kualifikasi Pelaksana : 1. Undang-Undang No. 8 ahun 1974 jo. Undang-Undang No. 43 ahun Keputusan BAKN No. 3 KEP/ D3 Administrasi/ Hukum/Informatika 2. S1 Administrasi/ Hukum/Informatika Keterkaitan : Peralatan/Perlengkapan : SOP Pengiriman berkas pada Sub Bagian Umum Negeri Peralatan komputer, dokumen pendukung Peringatan : Pencatatan dan Pendataan : Jika SOP tidak dilaksanakan, maka Kenaikan Gaji Berkala Pegawai dapat terhambat/tertunda 1. Agenda Surat Masuk/Keluar 2. Buku Kontrol KGB 1. Kasub Bagian Kepegawaian Meneliti dan menyusun daftar Hakim dan Pegawai yang akan naik gaji berkala berdasarkan buku kontrol, 2. Staf Kepegawaian Membuat SK KGB dibuat satu bulan sebelum M KGB dan mengajukan kepada pimpinan untuk ditandatangani, 3. Staf Kepegawaian Menyerahkan surat pemberitahuan KGB kepada yang bersangkutan, Sub Bagian Keuangan dan Instansi erkait selanjutnya memasukkan ke file Yang bersangkutan dan dicatat dalam buku kontrol PELAKSANA MUU BAKU NO URAIAN 1 Meneliti dan menyusun Daftar Hakim dan Pegawai yang akan naik gaji berkala berdasarkan buku kontrol Staf Kepe gawa Ian Kasub bag Kepega waian Wa Pan KPN Persyarat an/ Perleng kapan Buku Kontrol Kenaikan Gaji Berkala Waktu 2 hari Output Daftar Nama Hakim dan Pegawai yang akan diproses KGB KE 265

22 2 Pembuatan SK Kenaikan Gaji Berkala, dibuat 1 satu) bulan sebelum M Kenaikan Gaji Berkala dan mengajukan kepada atasan untuk ditandatangani 3 Menyerahkan surat pemberitahuan kenaikan gaji berkala kepada yang bersangkuta, Sub Bagian Keuangan (PDG) dan instansi a. Daftar Nama Hakim dan yang akan diprose s KGB b. Daftar Gaji Pokok PNS c. SK yang membu at besaran gaji pokok terakhir a. SK Kenaika n Gaji Berkala b. Papan Kontrol c. Agenda Surat Keluar 3 hari 1 hari SK Kenaikan Gaji Berkala terkait, dimasukan ke file yang bersangkutan dan dicatat pada buku kontrol 266

23 PENGADILAN NEGERI elepon , Nomor SOP 26/W11.U1/KP/I/2014 anggal Pembuatan 02 Januari 2014 anggal Revisi - anggal Efektif 02 Januari 2014 Negeri SOP PENGINPUAN DAN PENGOLAHAN DAA PADA KOMDANAS/SIMPEG Dasar Hukum : Kualifikasi Pelaksana : 1. SK Ketua Mahkamah Agung RI Nomor 071/KMA/SK/V/ SK Ketua Mahkamah Agung RI Nomor 069/KMA/SK/V/ D3 Administrasi/ Hukum/Informatika 2. S1 Administrasi/ Hukum/Informatika Keterkaitan : Peralatan/Perlengkapan : 1. SOP KGB 2. SOP Pensiun PNS 3. SOP DUK 4. SOP Kenaikan Pangkat PNS 5. SOP Usulan Jabatan 6. Sop Usulan Mutasi Peralatan komputer, dokumen pendukung, jaringan internet Peringatan : Pencatatan dan Pendataan : Jika SOP tidak dilaksanakan, maka penginputan dan pengolahan data pada Data pegawai Komdanas/Simpeg dapat terhambat/tertunda 1. Kasub Bagian Kepegawaian menginstruksikan ke Staf Kepegawaian untuk mengumpulkan data-data pegawai 2. Staf Kepegawaian menginput data pegawai ke dalam Aplikasi KOMDANAS dan SIMPEG 3. Kasub Bagian Kepegawaian mengontrol data-data pegawai dalam Aplikasi KOMDANAS dan SIMPEG NO URAIAN 1 Mengumpulkan data-data pegawai Staf Kepe gawa ian PELAKSANA MUU BAKU Ket Kasub Bag Kepegawaian Persyaratan/ Perlengkapan Berkas pega wai Waktu 2 hari Output Data pegawai 300

24 2 Menginput data pegawai ke dalam Aplikasi Aplikasi KOMDANAS/ SIMPEG 5 hari Dokumen KOMDANAS/ SIMPEG 3 Mengontrol datadata pegawai dalam Aplikasi Dokumen 2 hari Data pegawai terbaru KOMDANAS/ SIMPEG 301

25 PENGADILAN NEGERI elepon , Nomor SOP 19/W11.U1/KP/I/2014 anggal Pembuatan 02 Januari 2014 anggal Revisi - anggal Efektif 02 Januari 2014 Negeri SANDAR OPERASIONAL LAPORAN REKAPIULASI ABSEN Dasar Hukum : Kualifikasi Pelaksana : 1. SK Ketua Mahkamah Agung RI Nomor 071/KMA/SK/V/ SK Ketua Mahkamah Agung RI Nomor 069/KMA/SK/V/ D3 Administrasi/ Hukum/Informatika 2. S1 Administrasi/ Hukum/Informatika Keterkaitan : Peralatan/Perlengkapan : 1. SOP Pembayaran Uang Makan Pegawai pada Sub Bagian Keuangan 2. SOP Pembayaran Remunerasi Pegawai pada Sub Bagian Keuangan Peralatan komputer, dokumen pendukung, jaringan internet Peringatan : Pencatatan dan Pendataan : Jika SOP tidak dilaksanakan, maka 1. Agenda Surat Masuk/Keluar pembayaran Uang Makan dan Remunerasi 2. Buku Register Sakit/Cuti Pegawai dapat terhambat/tertunda 1. Kasub Bagian Kepegawaian mengnstruksikan Staf Kepegawaian membuat lembaran absensi daftar hadir dan daftar pulang 2. Staf Kepegawaian mengumpulkan daftar absensi dan pengetikan hasil rekapan absen pada akhir bulan 3. Kasub Bagain Kepegawaian mengoreksi dan diserahkan kepada pimpinan 4. Staf Kepegawaian memperbanyak Laporan Absensi yang telah ditandatangani Pimpinan, menyerahkan ke Bagian Keuangan bersama data-data pendukung untuk Pembayaran Uang Makan dan Remunerasi Pegawai PELAKSANA MUU BAKU NO URAIAN 1 Pembuatan lembaran absensi daftar hadir dan daftar pulang Staf Kepe gawai an Kasub Bag Kepe gawaian Wa Pan KPN Persyara tan/ Perleng kapan Waktu 1 hari Output Lemba ran absensi Ket 289

26 2 Pengumpulan daftar absensi dan pengetikan Lembar an absensi per hari 2 hari Rekapan Absensi per bulan hasil rekapan absen pada akhir bulan 3 Koreksi oleh Kasub Bag Rekapan Absensi 3 hari Laporan absensi Kepegawaian dan diserahkan kepada pimpinan 4 Memperbanyak Laporan Absensi yang telah Laporan Rekapan Absensi 1 hari Laporan Rekapan Absensi ditandatangani Pimpinan, menyerahkan ke Bagian Keuangan bersama datadata pendukung untuk Pembayaran Uang Makan dan Remunerasi Pegawai 290

27 PENGADILAN NEGERI elepon , Nomor SOP 2/W11.U1/KP/I/2014 anggal Pembuatan 02 Januari 2014 anggal revisi - anggal Efektif 02 Januari 2014 SOP LAPORAN AHUNAN Dasar Hukum : Kualifikasi Pelaksana : 1. UU Nomor 43 ahun 1999 tentang Perubahan Atas UU nomor 8 ahun 1974 tentang Pokok- pokok Kepegawaian Negeri 1. S1 Administrasi 2. S1 Hukum 3. S1 Manajemen Informatika Keterkaitan : Peralatan/Perlengkapan: 1. SOP Penyusunan Laporan ahunan pada Komputer, dokumen pendukung Bagian Keuangan. 2. SOP Persuratan pada Bagian Umum Peringatan : Pencatatan dan pendataan : Jika SOP tidak dilaksanakan, maka 1. Agenda surat masuk/keluar penyusunan Laporan ahunan dapat 2. Laporan ahunan tahun sebelumnya terhambat 1. Kasub Bagian Kepegawaian memerintahkan Staf Kepegawaian Menyiapkan data-data sebagai bahan laporan tahunan 2. Staf Kepegawaian mengetik laporan tahunan 3. Kasub Bagian Kepegawaian Mengoreksi dan menyusun untuk disatukan dengan laporan bagian lain dan dihimpun menjadi laporan tahun Pengadilan NO URAIAN Staf Kepega waian PELAKSANA Kasub. Bag. Kepega waian Wa Pan Persyara tan/perleng kapan MUU BAKU Waktu Output K E 1 Menyiapkan datadata sebagai bahan Laporan ahunan Data-data 3 hari Bahan laporan - 2 Mengetik Laporan ahunan Bahan Laporan 3 hari Konsep Laporan ahunan - 255

28 3 Mengoreksi dan menyampaikan laporan kepada atasan untuk di satukan dengan laporan bagian lain dan dihimpun menjadi Laporan ahunan Pengadilan Konsep Laporan ahunan 2 hari Laporan ahunan terkoreksi - 256

29 PENGADILAN NEGERI elepon , Nomor SOP 15/W11.U1/KP/I/2014 anggal Pembuatan 02 Januari 2014 anggal Revisi - anggal Efektif 02 Januari 2014 SOP PELANIKAN DAN PENGAMBILAN SUMPAH JABAAN Dasar Hukum : Kualifikasi Pelaksana : 1. Undang-undang Nomor 8 ahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 43 ahun 1999; 2. PP Nomor 21 ahun 1975 tentang sumpah/janji PNS; 3. Keputusan BKN Nomor 13 ahun 2002 tanggal 17 Juni 2002 s.t.d.d. PP RI Nomor 13 ahun 2002 tentang ketentuan petunjuk pelaksanaan PP Nomor 100 ahun 2000 tentang pengangkatan PNS dalam jabatan struktural; Negeri 1. S1 Administrasi 2. S1 Hukum 3. S1 Manajemen Informatika Keterkaitan : Peralatan/Perlengkapan : Komputer, dokumen pendukung 1. SOP persuratan pada Sub Bagian Umum 2. SOP pengangkatan pegawai Peringatan : Pencatatan dan pendataan : Jika SOP tidak dilaksanakan, maka Agenda surat masuk/keluar pengangkatan pegawai dalam jabatan tertunda 1. Kasub Bagian Kepegawaian Membuat SK Panitia Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dibantu oleh staf kepegawaian 2. Kasub Bagian Kepegawaian membuat susunan acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, 3. Staf Kepegawaian menyiapkan berita acara, lafal pelantikan dan sumpah jabatan, 4. Staf Kepegawaian membuat surat permohonan rohaniawan kepada instansi terkait melalui sub bagian umum, pelaksanaan pelantikan dan sumpah jabatan sesuai tanggal yang telah ditentukan dan menyampaikan dokumen pelantikan dan sumpah jabatan kepada yang terkait 281

30 N No URAIAN 1 Membuat SK panitia pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan. Staf Kepe Gawaian PELAKSANA MUU BAKU Ket Kasub Bag Kepegawa ian Wa Persyaratan/ Perlengkapan Waktu Output Data Pegawai 3 hari SK panitia 2 Membuat susunan acara Pelantikan dan Pengambilan sumpah jabatan 3 Menyiapkan berita acara, lafal pelantikan dan sumpah jabatan 4 Membuat surat permohonan rohaniwan kepada Instansi terkait melalui Sub Bagian Umum. ata cara pelantikan dan pengam bilan sumpah jabatan Dokumen Dokumen 2 hari 2 hari Kerja 3 hari Daftar susunan acara Doku men Pelantik an dan pengam bilan sum pah jabata tan Surat 5 Pelaksanaan pelantikan dan sumpah jabatan sesuai tanggal yang telah ditentukan Dokumen 1 hari Doku men pelantik an dan sumpah jabatan 6 Menyampaikan dokumen pelantikan dan sumpah jabatan kepada yang terkait Dokumen 3 hari Doku men pelantik an dan sumpah jabatan 282

10 menit. 20 menit. 5 hari. PENGELOLA ADMINISTRASI UMUM KEPEGAWAIAN : 7. Mengetik jadi job description yang telah disetujui pimpinan.

10 menit. 20 menit. 5 hari. PENGELOLA ADMINISTRASI UMUM KEPEGAWAIAN : 7. Mengetik jadi job description yang telah disetujui pimpinan. STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) BAGIAN KEPEGAWAIAN URAIAN KEGIATAN WAKTU KETERANGAN PENANGANAN URUSAN JOB DESCRIPTION 1. Setiap akhir bulan Desember mempersiapkan draft-job description untuk tahun anggaran

Lebih terperinci

SOP 1 SUBAG. TENAGA ADMINISTRASI

SOP 1 SUBAG. TENAGA ADMINISTRASI SOP 1 SUBAG. TENAGA ADMINISTRASI STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) PERENCANAAN KEBUTUHAN FORMASI PEGAWAI ADMINISTRASI 1. Tujuan: Standard Operating Procedure (SOP) Perencanaan Kebutuhan Formasi Pegawai

Lebih terperinci

BIDANG PENGAWASAN MELEKAT

BIDANG PENGAWASAN MELEKAT II. BIDANG PENGAWASAN MELEKAT 1. Ruang Lingkup Pengawasan a. Meliputi Penyelenggaraan, Pelaksanaan, dan Pengelolaan organisasi, administrasi dan Finansial Pengadilan; b. Sasaran Pengawasan : Aparat Pengadilan.

Lebih terperinci

PROSES KENAIKAN PANGKAT (REGULER, PILIHAN, PENGABDIAN DAN PENYESUAIAN IJAZAH)

PROSES KENAIKAN PANGKAT (REGULER, PILIHAN, PENGABDIAN DAN PENYESUAIAN IJAZAH) PROSES KENAIKAN PANGKAT (REGULER, PILIHAN, PENGABDIAN DAN PENYESUAIAN IJAZAH) 1 HARI KERJA HARI KERJA HARI KERJA Menyusun daftar normative rencana kenaikan pangkat periode April dan periode Oktober setiap

Lebih terperinci

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) Ketua Pengadilan Negeri bertanggungjawab secara manajerial terhadap pelaksanaan administrasi perkara dan administrasi umum di Pengadilan Negeri tersebut. Panitera / Sekretaris

Lebih terperinci

STANDAR OPERATING PROCEDURE ( SOP ) PENGADILAN NEGERI DOMPU. Dicetak dan Diterbitkan oleh IT - PN DOMPU 2014

STANDAR OPERATING PROCEDURE ( SOP ) PENGADILAN NEGERI DOMPU. Dicetak dan Diterbitkan oleh IT - PN DOMPU 2014 STANDAR OPERATING PROCEDURE ( SOP ) Dicetak dan Diterbitkan oleh IT - PN DOMPU 2014 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... i Standar Operating Procedures Administrasi Penanganan Perkara Perdata... 1 Standar Operating

Lebih terperinci

LOKET PELAYANAN SUB BIDANG MUTASI DAN PEMINDAHAN PEGAWAI NON JABATAN

LOKET PELAYANAN SUB BIDANG MUTASI DAN PEMINDAHAN PEGAWAI NON JABATAN LOKET PELAYANAN SUB BIDANG MUTASI DAN PEMINDAHAN PEGAWAI NON JABATAN a. Deskripsi : - Melaksanakan Pemindahan PNS / Guru ke Lingkungan Pemerintah Kota Palembang - Melaksanakan Pemindahan PNS dalam Lingkungan

Lebih terperinci

LEMBAR PENGESAHAN DIBUAT OLEH MENYETUJUI MENGETAHUI

LEMBAR PENGESAHAN DIBUAT OLEH MENYETUJUI MENGETAHUI Halaman : 1 dari 6 LEMBAR PENGESAHAN DIBUAT OLEH MENYETUJUI MENGETAHUI Sub Bagian Tenaga Akademik Kepala Bagian Kepegawaian Rektor/Wakil Rektor II/Kepala Biro Administrasi Umum Januari 2012 Januari 2012

Lebih terperinci

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN BEKASI PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BEKASI TAHUN 2010

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN BEKASI PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BEKASI TAHUN 2010 SANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMAIKA KABUPAEN BEKASI PEMERINAH DAERAH KABUPAEN BEKASI AHUN 200 KAA PENGANAR Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SW, karena atas rahmat

Lebih terperinci

BUPATI TANJUNG JABUNG TIMUR

BUPATI TANJUNG JABUNG TIMUR BUPATI TANJUNG JABUNG TIMUR PERATURAN BUPATI TANJUNG JABUNG TIMUR NOMOR : 21 TAHUN 2008 T E N T A N G URAIAN TUGAS JABATAN STRUKTURAL BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR BUPATI TANJUNG

Lebih terperinci

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PENGADILAN NEGERI SE-SUMATERA SELATAN

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PENGADILAN NEGERI SE-SUMATERA SELATAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PENGADILAN NEGERI SE-SUMATERA SELATAN Ketua Pengadilan Negeri bertanggungjawab secara manajerial terhadap pelaksanaan administrasi perkara dan administrasi umum di Pengadilan

Lebih terperinci

STANDARD OPERATING PROSEDUR (SOP) PENGADILAN NEGERI BOJONEGORO.

STANDARD OPERATING PROSEDUR (SOP) PENGADILAN NEGERI BOJONEGORO. STANDARD OPERATING PROSEDUR (SOP) PENGADILAN NEGERI BOJONEGORO. Bahwa dalam workshop yang diselenggarakan oleh Mahkamah Agung RI di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Mahkamah Agung RI Mega Mendung Bogor tanggal

Lebih terperinci

INSPEKTORAT KOTA. 1. Penyelenggaraan perencanaan program pengawasan; 2. Penyelenggaraan perumusan kebijakan dan fasilitasi pengawasan;

INSPEKTORAT KOTA. 1. Penyelenggaraan perencanaan program pengawasan; 2. Penyelenggaraan perumusan kebijakan dan fasilitasi pengawasan; LAMPIRAN : PERATURAN WALIKOTA CIMAHI Nomor : 28 Tahun 2008 Tanggal : 28 Nopember 2008 Tentang : TUGAS POKOK, FUNGSI DAN URAIAN TUGAS PADA LEMBAGA TEKNIS DAERAH DAN KANTOR PELAYANAN PERIZINAN TERPADU KOTA

Lebih terperinci

PENGADILAN NEGERI WATES

PENGADILAN NEGERI WATES Disahkan oleh ua Pengadilan Negeri Wates SOP PENGELOLAAN SURAT MASUK 143/KMA/SK/VIII/2007 SMU / Diploma / S-1 semua Jurusan SOP PENGELOLAAN SURAT KELUAR Buku Agenda Surat Masuk, Amplop Paling lambat dalam

Lebih terperinci

IDENTIFIKASI JUDUL SOP AP BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI NO TUGAS FUNGSI SUB FUNGSI KEGIATAN OUTPUT ASPEK JUDUL SOP

IDENTIFIKASI JUDUL SOP AP BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI NO TUGAS FUNGSI SUB FUNGSI KEGIATAN OUTPUT ASPEK JUDUL SOP IDENTIFIKASI JUDUL SOP AP BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI NO TUGAS FUNGSI SUB FUNGSI KEGIATAN OUTPUT ASPEK JUDUL SOP A Penyelenggara 1) Registrasi 1. Penyelenggara perkara a. Menyelenggarakan Pelaksanaan

Lebih terperinci

DESKRIPSI : PROSEDUR PENGELOLAAN SURAT MASUK DAN SURAT KELUAR A. PENERIMAAN DAN PENGELOLAAN SURAT MASUK

DESKRIPSI : PROSEDUR PENGELOLAAN SURAT MASUK DAN SURAT KELUAR A. PENERIMAAN DAN PENGELOLAAN SURAT MASUK DESKRIPSI : PROSEDUR PENGELOLAAN SURAT MASUK DAN SURAT KELUAR A. PENERIMAAN DAN PENGELOLAAN SURAT MASUK B. PENYELESAIAN SURAT MASUK C. PENGARSIPAN SURAT MASUK Setiap surat masuk diterima dan disortir untuk

Lebih terperinci

Disahkan oleh PEREKAMAN KARTU TANDA PENDUDUK

Disahkan oleh PEREKAMAN KARTU TANDA PENDUDUK LAMPIRAN KEPUTUSAN CAMAT PADURESO NOMOR: 130/ /KEP/2015 KECAMATAN PADURESO KABUPATEN KEBUMEN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) Nomor Tanggal Pembuatan 30 April 2015 Tanggal Revisi - Tanggal Efektif 30

Lebih terperinci

Panitera Sidang. Hakim Anggota. Kegiatan / Aktivitas. Keterangan. Kelengkapan Waktu. Ketua majelis. berkas perkara tersusun

Panitera Sidang. Hakim Anggota. Kegiatan / Aktivitas. Keterangan. Kelengkapan Waktu. Ketua majelis. berkas perkara tersusun W27.A/ 210 /OT.03/I/2014 Minutasi Undang-undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945; Memahami Peraturan Perundang-undangan tentang Pedoman Kitab Undang-undang Hukum Acara Perdata (KUHAP), Herzien Memahami

Lebih terperinci

- 673 - STANDAR PELAYANAN ADMINISTRASI PENGANGKATAN DALAM DAN PEMBERHENTIAN DARI JABATAN FUNGSIONAL BAGIAN KESATU PENDAHULUAN

- 673 - STANDAR PELAYANAN ADMINISTRASI PENGANGKATAN DALAM DAN PEMBERHENTIAN DARI JABATAN FUNGSIONAL BAGIAN KESATU PENDAHULUAN - 67-2. Standar Pelayanan Administrasi Pengangkatan dalam dan Pemberhentian dari Jabatan Fungsional STANDAR PELAYANAN ADMINISTRASI PENGANGKATAN DALAM DAN PEMBERHENTIAN DARI JABATAN FUNGSIONAL BAGIAN KESATU

Lebih terperinci

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PENGADILAN NEGERI JAMBI Jalan Jend. A. Yani No. 16 Telanaipura Kota Jambi J A M B I 2014 a tu E\*J_ PENGESAHAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PENGADILAN TINGKAT PERTAMA (PENGADTLAN

Lebih terperinci

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) BAGIAN UMUM

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) BAGIAN UMUM STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) BAGIAN UMUM A. SURAT MASUK 1 2 3 1. Surat Masuk yang bersifat tertutup 1 Hari (Rahasia dan pribadi) langsung disampaikan kepada yang bersangkutan sesuai tujuan surat.

Lebih terperinci

SOP SUB. BAG. UMUM TATA PERSURATAN ( SURAT MASUK )

SOP SUB. BAG. UMUM TATA PERSURATAN ( SURAT MASUK ) mor SOP : 02.0 Tanggal Pembuatan : 7 Desember 204 Tanggal Revisi : 25 April 205 Jl. Majapahit. Biak Tanggal Efektif : 25 April 205 SOP SUB. BAG. UMUM TATA PERSURATAN ( SURAT MASUK ) Dasar Hukum : Kualifikasi

Lebih terperinci

STANDAR KOMPETENSI JABATAN STRUKTURAL. 6.1.2 Kepemimpinan ( Kp.3 ) Menggunakan strategi mempengaruhi

STANDAR KOMPETENSI JABATAN STRUKTURAL. 6.1.2 Kepemimpinan ( Kp.3 ) Menggunakan strategi mempengaruhi LAMPIRAN : KEPUTUSAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KOTA TARAKAN NOMOR : 810 / 09 II / BKD TANGGAL : 05 JANUARI 2006 TENTANG : DILINGKUNGAN BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KOTA TARAKAN 1. NAMA JABATAN : KEPALA

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2013 TENTANG PELAYANAN INFORMASI PUBLIK DI LINGKUNGAN BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

PANDUAN PENYUSUNAN DAN PENILAIAN SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL

PANDUAN PENYUSUNAN DAN PENILAIAN SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL PANDUAN PENYUSUNAN DAN PENILAIAN SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL I. PENDAHULUAN A. UMUM. Berdasarkan pasal ayat (2) UndangUndang Nomor 43 Tahun 999 tentang Perubahan Atas UndangUndang Nomor 8 Tahun

Lebih terperinci

1. Surat Masuk 2. Kartu Kendali 3. Alat tulis Pencatatan dan Pendataan:

1. Surat Masuk 2. Kartu Kendali 3. Alat tulis Pencatatan dan Pendataan: Pengadilan Agama Kudus Jalan Raya Kudus Pati Km 4 Kudus http://pa-kudus.go.id e-mail : infopakudus@yahoo.com Nomor SOP W11-A16/086//OT.01.3/I/2015 Tanggal Pembuatan 02 01 2015 Tanggal Revisi Tanggal Efektif

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Sehubungan dengan Visi Mahkamah agung Republik Indonesia menuju Peradsilan yang Agung dengan Misi:

KATA PENGANTAR. Sehubungan dengan Visi Mahkamah agung Republik Indonesia menuju Peradsilan yang Agung dengan Misi: KATA PENGANTAR Sehubungan dengan Visi Mahkamah agung Republik Indonesia menuju Peradsilan yang Agung dengan Misi: 1. Menjaga Kemandirian Badan peradilan 2. Memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan kepada

Lebih terperinci

NO NAMA JABATAN TUGAS POKOK FUNGSI URAIAN TUGAS

NO NAMA JABATAN TUGAS POKOK FUNGSI URAIAN TUGAS LAMPIRAN : PERATURAN WALIKOTA CIMAHI Nomor : 30 Tahun 2008 Tanggal : 28 Nopember 2008 Tentang : TUGAS POKOK, FUNGSI DAN URAIAN TUGAS PADA KECAMATAN DAN KELURAHAN KOTA CIMAHI KECAMATAN NO NAMA JABATAN TUGAS

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2004 TENTANG KOMISI YUDISIAL

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2004 TENTANG KOMISI YUDISIAL UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2004 TENTANG KOMISI YUDISIAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

LAMPIRAN VI : Nomor SOP Tanggal Pembuatan Tanggal Revisi Tanggal Efektif Disahkan oleh

LAMPIRAN VI : Nomor SOP Tanggal Pembuatan Tanggal Revisi Tanggal Efektif Disahkan oleh D. SOP PELAYANAN INFORMASI PUBLIK LAMPIRAN VI : PERATURAN BUPATI KOTABARU NOMOR TAHUN 2014 TENTANG STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KOTABARU SA-IJAAN BAGIAN HUMAS DAN PROTOKOL

Lebih terperinci

PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA NOMOR : TENTANG PEDOMAN URAIAN TUGAS JABATAN STRUKTURAL PADA BADAN LINGKUNGAN HIDUP WALIKOTA SURAKARTA,

PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA NOMOR : TENTANG PEDOMAN URAIAN TUGAS JABATAN STRUKTURAL PADA BADAN LINGKUNGAN HIDUP WALIKOTA SURAKARTA, PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA NOMOR : TENTANG PEDOMAN URAIAN TUGAS JABATAN STRUKTURAL PADA BADAN LINGKUNGAN HIDUP WALIKOTA SURAKARTA, Menimbang : a. bahwa sebagai tindak lanjut ditetapkannya Peraturan Daerah

Lebih terperinci

BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA

BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA ORGANISASI DAN TATA KERJA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA PERATURAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 19 TAHUN 2OL4 TANGGAL : 17 JVLI 2OL4 BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA PERATURAN KEPALA

Lebih terperinci

RENCANA KINERJA TAHUNAN TAHUN 2013. Rencana Tingkat Ket Indikator Kinerja. Satuan Capaian (Target)

RENCANA KINERJA TAHUNAN TAHUN 2013. Rencana Tingkat Ket Indikator Kinerja. Satuan Capaian (Target) Meningkatnya pelayanan 1 Persentase pemenuhan kebutuhan SDM 85% Dukungan Manajemen dan 1. Penyelenggaraan Pengadaan Pegawai Inputs : adminitrasi kepegawaian Aparatur (CPNS, PTT dan Penugasan Khusus), Pelaksanaan

Lebih terperinci

SOP PENYELESAIAN PERKARA PERDATA GUGATAN

SOP PENYELESAIAN PERKARA PERDATA GUGATAN PENGADILAN NEGERI KOLAKA PENGADILAN NEGERI KOLAKA Kepaniteraan Perdata Jln. Pemuda No. 175 Kolaka (0405) 2321012 Nomor SOP Tanggal Pembuatan Tanggal Revisi Tanggal Efektif Disahkan Oleh SOP PENYELESAIAN

Lebih terperinci

KEPALA KANTOR REGIONAL VI BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA

KEPALA KANTOR REGIONAL VI BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA KEPUTUSAN KEPALA KANTOR REGIONAL VI BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR059.1/KEP/KR.VI/BKN/VIII/2013 TENTANG PENETAPAN STANDAR PELAYANAN PADA JENIS PELAYANAN BIDANG MUTASI KANTOR REGIONAL VI BADAN KEPEGAWAIAN

Lebih terperinci

MENTERI SEKRETARIS NEGARA REPUBLIK INDONESIA - 1451 -

MENTERI SEKRETARIS NEGARA REPUBLIK INDONESIA - 1451 - - 1451 - o. Standar Pelayanan Pengurusan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di Lingkungan Kementerian Sekretariat Negara STANDAR PELAYANAN PENGURUSAN LAPORAN HARTA KEKAYAAN PENYELENGGARA

Lebih terperinci

ANALISIS PROFIL PEGAWAI SYARAT JABATAN BELUM 1 2 3 4 5 6 ANALISIS KESENJANGAN ANTARA PROFIL PEGAWAI NEGERI SIPIL DENGAN SYARAT JABATAN.

ANALISIS PROFIL PEGAWAI SYARAT JABATAN BELUM 1 2 3 4 5 6 ANALISIS KESENJANGAN ANTARA PROFIL PEGAWAI NEGERI SIPIL DENGAN SYARAT JABATAN. : DINAS PENDIDIKAN DASAR : SD N 1 BANTUL Nama Pegawai :. : KEPALA SEKOLAH Tahun : 2014 ANTARA NEGERI SIPIL KESENJANGA TINDAK N (SESUAI/ LANJUT BELUM 1 PENDIDIKAN S 1 S 1 SESUAI 2 PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Lebih terperinci

B. RUANG LINGKUP TUGAS

B. RUANG LINGKUP TUGAS A. PENDAHULUAN Badan Kepegawaian Daerah adalah merupakan salah satu unsur pendukung tugas Kepala Daerah di bidang pengelolaan Pegawai Negeri Sipil di daerah dengan sistim dan prosedur yang diatur dalam

Lebih terperinci

Standar Operasional Prosedur (SOP)

Standar Operasional Prosedur (SOP) Standar Operasional Prosedur (SOP) BIRO PERLENGKAPAN KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA Jakarta, Desember 2011 KATA PENGANTAR Standar Operasional Prosedur (SOP) merupakan rangkaian

Lebih terperinci

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) BIDANG PERHUBUNGAN TAHUN 2012

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) BIDANG PERHUBUNGAN TAHUN 2012 STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) BIDANG PERHUBUNGAN TAHUN 2012 PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL DINAS PERHUBUNGAN Jl. Lingkar Timur Manding, Trirenggo, Bantul, Telp. 367321 KATA PENGANTAR Puji dan syukur

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2011 TENTANG KOMISI KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2011 TENTANG KOMISI KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA www.bpkp.go.id PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2011 TENTANG KOMISI KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) ADMINISTRASI PERKARA PENGADILAN NEGERI KLAS IA/PHI/TIPIKOR BANDA ACEH

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) ADMINISTRASI PERKARA PENGADILAN NEGERI KLAS IA/PHI/TIPIKOR BANDA ACEH STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) ADMINISTRASI PERKARA PENGADILAN NEGERI KLAS IA/PHI/TIPIKOR BANDA ACEH KEPANITERAAN PIDANA 1. Penyelesaian Perkara : Pengadilan Negeri/PHI/Tipikor Banda Aceh menerima

Lebih terperinci

MANUAL BOOK PENGISIAN DATA DALAM RANGKA PERSIAPAN

MANUAL BOOK PENGISIAN DATA DALAM RANGKA PERSIAPAN MANUAL BOOK PENGISIAN DATA DALAM RANGKA PERSIAPAN 1. Update data kepegawaian masing-masing melalui SIKEP Mahkamah Agung RI Aplikasi SIKEP Mahkamah Agung RI dapat diakses melalui http://103.226.55.10 Gambar

Lebih terperinci

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 43 TAHUN 20152010 TENTANG

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 43 TAHUN 20152010 TENTANG SALINAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 43 TAHUN 20152010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN DALAM NEGERI DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA DEPARTEMEN PERTAHANAN. PNS. Pokok- Pokok. Pembinaan.

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA DEPARTEMEN PERTAHANAN. PNS. Pokok- Pokok. Pembinaan. No.175, 2009 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA DEPARTEMEN PERTAHANAN. PNS. Pokok- Pokok. Pembinaan. PERATURAN MENTERI PERTAHANAN NOMOR 09 TAHUN 2009 TENTANG POKOK-POKOK PEMBINAAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DEPARTEMEN

Lebih terperinci

PENATAAN SISTEM MANAJEMEN SDM APARATUR DALAM RANGKA REFORMASI BIROKRASI BIRO KEPEGAWAIAN

PENATAAN SISTEM MANAJEMEN SDM APARATUR DALAM RANGKA REFORMASI BIROKRASI BIRO KEPEGAWAIAN PENATAAN SISTEM MANAJEMEN SDM APARATUR DALAM RANGKA REFORMASI BIROKRASI BIRO KEPEGAWAIAN SEKRETARIAT JENDERAL KEMENTERIAN KESEHATAN OKTOBER 2012 1. Krisis ekonomi Tahun 1997 berkembang menjadi krisis multidimensi.

Lebih terperinci

RENCANA STRATEGIS BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH

RENCANA STRATEGIS BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH RENCANA STRATEGIS BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH TAHUN 2011-2015 KABUPATEN MALANG PEMERINTAH KABUPATEN MALANG BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH Jl. KH. Agus Salim No. 7 Telepon (0341) 364776 Fax (0341) 353375 Email :bkd@kabmalang.go.id-

Lebih terperinci

SOP PENGELOLAAN SURAT MASUK & SURAT KELUAR KEDINASAN

SOP PENGELOLAAN SURAT MASUK & SURAT KELUAR KEDINASAN mor SOP b) Sekretaris RI SOP PENGELOLAAN SURAT MASUK & SURAT KELUAR KEDINASAN Dasar Hukum : Kualifikasi : 1. PMA. 10 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja 2. Peraturan SEKMA. 002 Tahun 2012 tentang

Lebih terperinci

Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian

Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian HUMAN RESOURCES MANAGEMEN SSEM (HRMA) Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian BKD/ Instansi PROSES ENRI DAN VALIDASI FORMASI PADA HRMA BKN / KANREG SK Formasi yang telah ditetapkan oleh Menpan & RB Instansi/

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 100 TAHUN 2000 TENTANG PENGANGKATAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM JABATAN STRUKTURAL

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 100 TAHUN 2000 TENTANG PENGANGKATAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM JABATAN STRUKTURAL PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 100 TAHUN 2000 TENTANG PENGANGKATAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM JABATAN STRUKTURAL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa sesuai dengan Pasal 17

Lebih terperinci

BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA

BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA TATA CARA PERMINTAAN, PEMBERIAN, DAN PENGHENTIAN TUNJANGAN UMUM BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL PERATURAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 18 TAHUN 2006 TANGGAL : 30 JUNI 2006

Lebih terperinci

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)PEDOMAN PEMBERIAN LAYANAN HUKUM BAGI MASYARAKAT TIDAK MAMPU DI PENGADILAN

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)PEDOMAN PEMBERIAN LAYANAN HUKUM BAGI MASYARAKAT TIDAK MAMPU DI PENGADILAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)PEDOMAN PEMBERIAN LAYANAN HUKUM BAGI MASYARAKAT TIDAK MAMPU DI PENGADILAN MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL BADAN PERADILAN MILITER DAN PERADILAN TATA

Lebih terperinci

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) LAYANAN PEMBEBASAN BIAYA PENGADILAN TATA USAHA NEGARA PALEMBANG

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) LAYANAN PEMBEBASAN BIAYA PENGADILAN TATA USAHA NEGARA PALEMBANG STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) LAYANAN PEMBEBASAN BIAYA PERKARA PENGADILAN TATA USAHA NEGARA PALEMBANG PENGADILAN TATA USAHA NEGARA PALEMBANG Jl.Jend.A.niNo.67 Nomor SOP 01/SOP/PTUN-PLG/2015 Tangal

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. Kata Pengantar i. BAB I Pendahuluan 1. 1.1 Kondisi Umum... 1. 1.2 Potensi dan Permasalahan... 1 BAB II Visi, Misi dan Tujuan...

DAFTAR ISI. Kata Pengantar i. BAB I Pendahuluan 1. 1.1 Kondisi Umum... 1. 1.2 Potensi dan Permasalahan... 1 BAB II Visi, Misi dan Tujuan... PENGADILAN AGAMA KELAS IB SUKOHARJO RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) TAHUN 2015-2019 PENGADILAN AGAMA SUKOHARJO JL. RAJAWALI NO. 10 SUKOHARJO DAFTAR ISI Kata Pengantar i BAB I Pendahuluan 1 1.1 Kondisi Umum...

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30/PERMEN-KP/2013 TENTANG

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30/PERMEN-KP/2013 TENTANG PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30/PERMEN-KP/2013 TENTANG PEMBERIAN, PENAMBAHAN, DAN PENGURANGAN TUNJANGAN KINERJA BAGI PEGAWAI DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KELAUTAN DAN

Lebih terperinci

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)PEDOMAN PEMBERIAN LAYANAN HUKUM BAGI MASYARAKAT TIDAK MAMPU DI PENGADILAN

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)PEDOMAN PEMBERIAN LAYANAN HUKUM BAGI MASYARAKAT TIDAK MAMPU DI PENGADILAN LAMPIRAN SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL BADAN PERADILAN UMUM NOMOR 52/DJU/SK/HK.006/5/TAHUN 2014 STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)PEDOMAN PEMBERIAN LAYANAN HUKUM BAGI MASYARAKAT TIDAK MAMPU DI PENGADILAN

Lebih terperinci

LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA PERATURAN KEPALA LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH

LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA PERATURAN KEPALA LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA PERATURAN KEPALA LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH NOMOR 15 TAHUN 2013 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENGANGKATAN DALAM

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR PER.15/MEN/2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR PER.15/MEN/2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR PER.15/MEN/2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.09/MEN/2011 TENTANG TUGAS BELAJAR BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN DENGAN

Lebih terperinci

SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) PEMBENTUKAN PERATURAN DAERAH

SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) PEMBENTUKAN PERATURAN DAERAH SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) PEMBENTUKAN PERATURAN DAERAH Nomor SOP Tanggal Pembuatan Tanggal Revisi Tanggal Efektif Disahkan oleh Nama SOP Dasar Hukum

Lebih terperinci

Pengangkatan Dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil diangkat dalam jabatan dan pangkat tertentu. Pegawai Negeri Sipil

Pengangkatan Dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil diangkat dalam jabatan dan pangkat tertentu. Pegawai Negeri Sipil Pengangkatan Dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil diangkat dalam jabatan dan pangkat tertentu. Pegawai Negeri Sipil dalam suatu jabatan dilaksanakan berdasarkan prinsip profesionalisme sesuai

Lebih terperinci

SOP-AP pengujian / uji ulang Komoditi Tekstil, tekstil dan produk tekstil serta perhiasan. Pengujian

SOP-AP pengujian / uji ulang Komoditi Tekstil, tekstil dan produk tekstil serta perhiasan. Pengujian No Satu Pintu kurir SOP-AP pengujian / uji ulang Komoditi ekstil, tekstil dan produk tekstil serta perhiasan Manajer Kepala Seksi Kepala Petugas pengetik Penguji Penyelia teknis Pengujian Laboratorium

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.10/MEN/2011 TENTANG IZIN BELAJAR BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

Langkah-langkah yang harus dilakukan Pemohon banding:

Langkah-langkah yang harus dilakukan Pemohon banding: Langkah-langkah yang harus dilakukan Pemohon banding: 1. Permohonan banding harus disampaikan secara tertulis atau lisan kepada pengadilan agama/mahkamah syar iah dalam tenggang waktu : a. 14 (empat belas)

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR: 14 TAHUN 2009 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL WIDYAISWARA DAN ANGKA KREDITNYA

PERATURAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR: 14 TAHUN 2009 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL WIDYAISWARA DAN ANGKA KREDITNYA PERATURAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR: 14 TAHUN 2009 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL WIDYAISWARA DAN ANGKA KREDITNYA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 156 TAHUN 2014 TENTANG TUNJANGAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KEUANGAN

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 156 TAHUN 2014 TENTANG TUNJANGAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KEUANGAN PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 156 TAHUN 2014 TENTANG TUNJANGAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KEUANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 80 TAHUN 2012 TENTANG ORGANISASI, TUGAS, FUNGSI, WEWENANG, DAN TATA KERJA SEKRETARIAT JENDERAL BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM, SEKRETARIAT BADAN PENGAWAS PEMILIHAN

Lebih terperinci

MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALIN AN PERATURAN MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA TENTANG

MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALIN AN PERATURAN MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA TENTANG MENTER! KEUANGAN SALIN AN PERATURAN MENTER! KEUANGAN NOMOR 85 /PMK.01/2015 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTER! KEUANGAN NOMOR 214/PMK.01/2011 TENTANG PENEGAKAN DISIPLIN DALAM KAITANNYA DENGAN TUNJANGAN

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2008 TENTANG

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2008 TENTANG PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2008 TENTANG TATA CARA PEMBERHENTIAN DENGAN HORMAT, PEMBERHENTIAN TIDAK DENGAN HORMAT, DAN PEMBERHENTIAN SEMENTARA, SERTA HAK JABATAN FUNGSIONAL JAKSA

Lebih terperinci

K E M E N T E R I A N P E K E R J A A N U M U M 2 1/28/2014

K E M E N T E R I A N P E K E R J A A N U M U M 2 1/28/2014 PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 15/PRT/M/2013 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PEMBERIAN TUNJANGAN KINERJA BAGI PEGAWAI DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM BIRO KEPEGAWAIAN & ORTALA K E M E N

Lebih terperinci

Camat menyelenggarakan tugas umum pemerintahan meliputi :

Camat menyelenggarakan tugas umum pemerintahan meliputi : Camat menyelenggarakan tugas umum pemerintahan meliputi : a. Mengkoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat b. Mengkoordinasikan upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum c. Mengkoordinasikan

Lebih terperinci

Kep. MENPAN No. 7/KEP/M.PAN/7/2003 Tentang JABATAN FUNGSIONAL PENGAWAS RADIASI

Kep. MENPAN No. 7/KEP/M.PAN/7/2003 Tentang JABATAN FUNGSIONAL PENGAWAS RADIASI Kep. MENPAN No. 7/KEP/M.PAN/7/2003 Tentang JABATAN FUNGSIONAL PENGAWAS RADIASI DISAMPAIKAN OLEH: KEDEPUTIAN BIDANG SDM APARATUR, KEMENTERIAN NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REPORMASI BIROKRASI

Lebih terperinci

DAFTAR LAMPIRAN JOB DISCRIPTION ( URAIAN TUGAS ) PEJABAT DAN PEGAWAI PENGADILAN AGAMA MARISA

DAFTAR LAMPIRAN JOB DISCRIPTION ( URAIAN TUGAS ) PEJABAT DAN PEGAWAI PENGADILAN AGAMA MARISA DAFTAR LAMPIRAN JOB DISCRIPTION ( ) PEJABAT DAN PEGAWAI PENGADILAN AGAMA MARISA : Drs. H Saerodji,SH : Ketua Pengadilan Agama Marisa Atasan Langsung : Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo Memimpin dan

Lebih terperinci

ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM

ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM MENTERI PEKERJAAN UMUM REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 08/PRT/M/2010 TANGGAL 8 JULI 2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM

Lebih terperinci

PERATURAN GUBERNUR KALIMANTAN SELATAN NOMOR 037 TAHUN 2011

PERATURAN GUBERNUR KALIMANTAN SELATAN NOMOR 037 TAHUN 2011 PERATURAN GUBERNUR KALIMANTAN SELATAN NOMOR 037 TAHUN 2011 TENTANG STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PELAYANAN KOREKSI/PENELITIAN PERATURAN GUBERNUR, KEPUTUSAN GUBERNUR DAN INSTRUKSI GUBERNUR KALIMANTAN SELATAN

Lebih terperinci

Jenis pelayanan Administrasi Penerbitan Ijin Dengan Penilaian Teknis serta Pengesahan SKPD

Jenis pelayanan Administrasi Penerbitan Ijin Dengan Penilaian Teknis serta Pengesahan SKPD Lampiran I : Keputusan Kepala Badan Koordinasi Pelayanan dan Penanaman Modal Kota Surabaya Nomor : 503/2045/436.7.5/2013 Tanggal : 22 April 2013 A. PENDAHULUAN Sebagai organisasi layanan publik milik Pemerintah

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN MENTERI PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2011 TENTANG STANDAR LAYANAN INFORMASI PERTAHANAN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERTAHANAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERTAHANAN

Lebih terperinci

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR 66/KEP/M.PAN/7/2003

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR 66/KEP/M.PAN/7/2003 MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR 66/KEP/M.PAN/7/2003 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL PRANATA KOMPUTER DAN ANGKA KREDITNYA MENTERI

Lebih terperinci

SOP PENERIMAAN SURAT MASUK KESEKRETARIATAN

SOP PENERIMAAN SURAT MASUK KESEKRETARIATAN SOP PENERIMAAN SURAT MASUK KESEKRETARIATAN No. Kegiatan Ketua/Wakil Sekretaris Wasek Kasubbag Output Waktu Keterangan 1. Menerima surat 2. Membuka surat (kecuali surat rahasia/pribadi) 3. 4. Mencatat asal,

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2014 TENTANG APARATUR SIPIL NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2014 TENTANG APARATUR SIPIL NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, SALINAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2014 TENTANG APARATUR SIPIL NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa dalam rangka pelaksanaan cita-cita

Lebih terperinci

INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR

INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR Instansi : Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur. Visi : Mewujudkan Aparatur Birokrasi Jawa Timur Bersih dan Profesional

Lebih terperinci

STANDARD OPERATING PROCEDURES ( SOP ) ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DILINGKUNGAN SKPD KECAMATAN SUGIO

STANDARD OPERATING PROCEDURES ( SOP ) ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DILINGKUNGAN SKPD KECAMATAN SUGIO STANDARD OPERATING PROCEDURES ( SOP ) ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DILINGKUNGAN SKPD KECAMATAN SUGIO KABUPATEN LAMONGAN PEMERINTAH KABUPATEN LAMONGAN KECAMATAN SUGIO Jalan Raya Sugio No. 60 Tlp. 458222 Sugio

Lebih terperinci

- 1 - MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 35 TAHUN 2012 TENTANG

- 1 - MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 35 TAHUN 2012 TENTANG - - SALINAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA MOR 35 TAHUN 202 TENTANG ANALISIS JABATAN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN DALAM NEGERI DAN PEMERINTAH DAERAH

Lebih terperinci

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR 46 TAHUN 2013

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR 46 TAHUN 2013 SALINAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 46 TAHUN 2013 TENTANG

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA

PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 2013 TENTANG JABATAN

Lebih terperinci

PERATURAN BUPATI SUBANG NOMOR : TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN SUBANG BUPATI SUBANG,

PERATURAN BUPATI SUBANG NOMOR : TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN SUBANG BUPATI SUBANG, PERATURAN BUPATI SUBANG NOMOR : TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN SUBANG BUPATI SUBANG, Menimbang : a. bahwa Sekretariat Daerah Kabupaten Subang telah dibentuk dengan

Lebih terperinci

KEPUTUSAN BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3/K/I-XIII.2/7/2014 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA PELAKSANA BADAN PEMERIKSA KEUANGAN

KEPUTUSAN BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3/K/I-XIII.2/7/2014 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA PELAKSANA BADAN PEMERIKSA KEUANGAN KEPUTUSAN BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3/K/I-X.2/7/2014 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA PELAKSANA BADAN PEMERIKSA KEUANGAN BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 51 TAHUN 2009 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN TATA USAHA NEGARA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 51 TAHUN 2009 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN TATA USAHA NEGARA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 51 TAHUN 2009 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN TATA USAHA NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK

Lebih terperinci

STANDAR PELAYANAN PENGADILAN PADA PENGADILAN TATA USAHA NEGARA SE - WILAYAH HUKUM PENGADILAN TINGGI TATA USAHA NEGARA MEDAN

STANDAR PELAYANAN PENGADILAN PADA PENGADILAN TATA USAHA NEGARA SE - WILAYAH HUKUM PENGADILAN TINGGI TATA USAHA NEGARA MEDAN STANDAR PELAYANAN PENGADILAN PADA PENGADILAN TATA USAHA NEGARA SE - WILAYAH HUKUM PENGADILAN TINGGI TATA USAHA NEGARA MEDAN Hasil Rumusan Di Pulau Batam Tgl. 5 8 J u l I 2012 1 KETUA PENGADILAN TINGGI

Lebih terperinci

BATAS WAKTU JENIS & URAIAN KEGIATAN Jam KEPANITERAAN PERKARA. 1. PENELITIAN ADMINISTRASI : 1. Penelitian awal surat gugatan 10 menit Panmud Perkara

BATAS WAKTU JENIS & URAIAN KEGIATAN Jam KEPANITERAAN PERKARA. 1. PENELITIAN ADMINISTRASI : 1. Penelitian awal surat gugatan 10 menit Panmud Perkara A. Standar Operasional Prosedur (SOP) Standar Operasional Prosedur adalah suatu pedoman atau acuan untuk melaksanakan tugas pekerjaan sesuai dengan fungsi dan alat penilaian kinerja. Penyusunan SOP dilakukan

Lebih terperinci

BIAYA PERKARA UNDANG-UNDANG NO. 50 TAHUN 2009

BIAYA PERKARA UNDANG-UNDANG NO. 50 TAHUN 2009 BIAYA PERKARA UNDANG-UNDANG NO. 50 TAHUN 2009 1 TAKAH RAKERPTA 2012 Pasal 91A UU NO. 50 TAHUN 2009 (1) Dalam menjalankan tugas peradilan, peradilan agama dapat menarik biaya perkara. (2) Penarikan biaya

Lebih terperinci

Nomor SOP Tgl Pembuatan Tgl revisi Tgl Pengesahan Disahkan oleh Nama SOP

Nomor SOP Tgl Pembuatan Tgl revisi Tgl Pengesahan Disahkan oleh Nama SOP DINAS KEHUTANAN PROVINSI JAWA TIMUR Nomor SOP Tgl Pembuatan Tgl revisi Tgl Pengesahan Disahkan oleh Nama SOP 522/691/117.01/ 2012 2 Nopember 2012 - - Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Pelayanan

Lebih terperinci

IX. PENGENDALI DAMPAK LINGKUNGAN

IX. PENGENDALI DAMPAK LINGKUNGAN IX. PENGENDALI DAMPAK LINGKUNGAN A. DASAR HUKUM 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Pokok-pokok Kepegawaian; 2. Peraturan Pemerintah

Lebih terperinci

BUPATI SRAGEN PERATURAN BUPATI SRAGEN NOMOR 60 TAHUN 2011 TENTANG

BUPATI SRAGEN PERATURAN BUPATI SRAGEN NOMOR 60 TAHUN 2011 TENTANG BUPATI SRAGEN PERATURAN BUPATI SRAGEN NOMOR 60 TAHUN 2011 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN KABUPATEN SRAGEN Menimbang : DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA NOMOR 12/PER/M.K0MINF0/07/2410 TENTANG

MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA NOMOR 12/PER/M.K0MINF0/07/2410 TENTANG MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA NOMOR 12/PER/M.K0MINF0/07/2410 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 1995 TENTANG KOMISI BANDING MEREK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 1995 TENTANG KOMISI BANDING MEREK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 1995 TENTANG KOMISI BANDING MEREK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 35 Undang-undang Nomor 19 Tahun

Lebih terperinci

BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA

BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA I. PENDAHULUAN A. UMUM. Berdasarkan pasal ayat () Undang-undang Nomor 4 Tahun 999 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 8 Tahun 974, tentang Pokok-Pokok Kepegawaian, dinyatakan

Lebih terperinci

MENGENAL JAKSA PENGACARA NEGARA

MENGENAL JAKSA PENGACARA NEGARA MENGENAL JAKSA PENGACARA NEGARA Sumber gambar: twicsy.com I. PENDAHULUAN Profesi jaksa sering diidentikan dengan perkara pidana. Hal ini bisa jadi disebabkan melekatnya fungsi Penuntutan 1 oleh jaksa,

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR : KM. 20 TAHUN 2008 TENTANG

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR : KM. 20 TAHUN 2008 TENTANG PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR : KM. 20 TAHUN 2008 TENTANG PERUBAHAN KELIMA ATAS PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR KM. 43 TAHUN 2005 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA DEPARTEMEN PERHUBUNGAN SEBAGAIMANA

Lebih terperinci