P U T U S A N NOMOR : 196/PID/2014/PT-MDN.

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "P U T U S A N NOMOR : 196/PID/2014/PT-MDN."

Transkripsi

1 P U T U S A N NOMOR : 196/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Medan yang memeriksa dan mengadili perkaraperkara pidana pada peradilan tingkat banding telah menjatuhkan putusan seperti tersebut dibawah ini dalam perkara Terdakwa : N a m a Tempat lahir : MUKHTAR AR; : Kwala Gebang; Umur/tanggal lahir : 62 Tahun/ 31 Desember 1951; Jenis kelamin Kebangsaan Tempat tinggal A g a m a P e k e r j a a n : Laki-laki; : Indonesia; : Dusun I Desa Kwala Serapuh, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat; : Islam; : Nelayan; Terdakwa pernah ditahan oleh : - Penyidik dalam Rumah Tahanan Polres Langkat di Stabat, sejak tanggal 12 Pebruari 2013 sampai dengan tanggal 03 Maret 2013; - Ditangguhkan penahanannya oleh Penyidik sejak tanggal 22 Pebruari 2013; Pengadilan Tinggi tersebut; Telah membaca Penetapan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Medan tanggal 29 April nomor 196/PID/2014/PT.MDN serta berkas perkara Pengadilan Negeri Medan nomor 538/Pid.B/2013/PN-Stb, dan surat - surat yang bersangkutan dengan perkara tersebut; Membaca, surat dakwaan dari Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Medan tertanggal 24 September 2013 nomor.reg.perkara : PDM-156/STABAT/09/2013, yang berbunyi sebagai berikut :

2 - 2 - PERTAMA Bahwa terdakwa MUKHTAR AR bersama-sama dengan SALAMUDDIN Alias ALAM, ABD MALIKI Alias ILIK, UMAR Alias UMAI dan MUKHLISIN (DPO), pada hari Minggu tanggal 5 Agustus 2012 sekira pukul WIB atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam bulan Agustus 2012 atau dalam tahun 2012, bertempat di Perairan Kwala Serapuh Kec.Gebang Kab.Langkat atau setidak-tidaknya pada suatu tempat lain yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Langkat di Stabat, turut serta melakukan didalam wilayah perairan Indonesia dengan menggunakan sebuah kapal atau perahu melakukan perbuatan kekerasan terhadap kapal (perahu) lainnya atau terhadap orang atau barang yang terdapat diatasnya, perbuatan mana dilakukan terdakwa dengan cara sebagai berikut : Pada hari Minggu tanggal 5 Agustus 2012 sekira pukul WIB, Saksi Nakhoda JOHAN Alias AYONG bersama dengan Saksi ZULKIFLI Alias IJUN, Saksi SAHNIJAR, RAHMAD Alias PANJUL, dan SAHIRIN pergi melaut dengan menggunakan KM Bintang Surya I bersama-sama dengan KM Bintang Surya II yang dinakhodai IRWANSYAH tanpa ABK menuju perairan Kwala Serapuh Kab.Langkat, selanjutnya setibanya Perairan Kwala Serapuh Kec.Gebang Kab.Langkat, sekitar 7 myl, 8 myl dari bibir pantai, sekira pukul WIB ketika para Saksi sedang menangkap Ikan Teri, 3 (tiga) unit perahu mendekati KM Bintang Surya I, dimana perahu tersebut ditumpangi oleh terdakwa bersama-sama dengan SALAMUDDIN Alias ALAM, ABD MALIKI Alias ILIK, UMAR Alias UMAI dan MUKHLISIN, lalu ALAM naik keatas KM Bintang Surya I dari arah buritan, sedangkan terdakwa bersama dengan ILIK dan 3 (tiga) orang lainnya naik dari arah depan, kemudian terdakwa menanyakan kepada nakhoda JOHAN Alias AYONG Di Air berapa kalian narik, kemudian dijawab oleh Saksi JOHAN Alias AYONG Kau lihat sendiri di komputer ikan, karena pada saat itu Saksi dan terdakwa melihat kapal KM Bintang Surya I berada dikedalaman 20 m- 21m, terdakwa diam saja, lalu terdakwa menanyakan dokumen kapal, karena Saksi Johan Alias Ayong tidak menghiraukannya terdakwa berkata Udah Bawa Keseberang, Tepi, kemudian ALAM pergi arah depan dan naik ke atas dek sambil melambaikan tangannya dengan maksud untuk memanggil nelayan lain yang sedang melaut untuk naik keatas kapal, lalu beberapa orang nelayan naik keatas kapal, sambil ALAM berkata BOT Mau Kami Bawa Ke Serapuh, selanjutnya tiba-tiba ILIK mendorong tubuh nakhoda Johan Alias Ayong dengan menggunakan tangannya, dan langsung mengambil alih kemudi kapal, karena merasa takut dan tidak aman lagi akhirnya nakhoda Johan Alias Ayong pindah ke kapal KM Bintang Surya II yang telah merapat ke kapal KM Bintang Surya I, yang diikuti para ABK lainnya ; Bahwa kemudian terdakwa bersama dengan ALAM dan ILIK serta beberapa orang lainnya membawa KM Bintang Surya I beserta 300 Kg Ikan teri dan 440 Liter serta peralatan penangkapan ikan yang ada didalam kapal ke arah timur menuju Dsn

3 - 3 - Pangkalan Biduk Ds Bubun Kec.Tanjung Pura, lalu SAHNIJAR menghubungi KM Bintang Surya I dengan menggunakan radio dan mengatakan Bagaimana dengan janji kalian, Janji kalian mau dibawa ke seberang? dan dijawab oleh terdakwa Bot mau kami bakar, karena mendapat jawaban tersebut KM Bintang Surya II memutuskan kembali ke Kwala Gebang Kec.Gebang untuk melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian ; Perbuatan terdakwa tersebut diatur dan diancam dalam pasal 439 KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP ; ATAU KEDUA Bahwa terdakwa MUKHTAR AR bersama-sama dengan SALAMUDDIN Alias ALAM, ABD MALIKI Alias ILIK, UMAR Alias UMAI dan MUKHLISIN (DPO), pada hari Minggu tanggal 5 Agustus 2012 sekira pukul WIB atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam bulan Agustus 2012 atau dalam tahun 2012, bertempat di Perairan Kwala Serapuh Kec.Gebang Kab.Langkat atau setidak-tidaknya pada suatu tempat lain yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Langkat di Stabat, turut serta melakukan secara melawan hukum memaksa orang lain supaya melakukan, tidak melakukan atau membiarkan sesuatu, dengan memakai kekerasan atau perbuatan lain maupun perlakuan yang tidak menyenangkan, atau memakai ancaman kekerasan, sesuatu perbuatan lain maupun perlakuan yang tidak menyenangkan, baik terhadap orang itu sendiri maupun orang lain, perbuatan mana dilakukan terdakwa dengan cara sebagai berikut : Pada hari Minggu tanggal 5 Agustus 2012 sekira pukul WIB, Saksi Nakhoda JOHAN Alias AYONG bersama dengan Saksi ZULKIFLI Alias IJUN, Saksi SAHNIJAR, RAHMAD Alias PANJUL, dan SAHIRIN pergi melaut dengan menggunakan KM Bintang Surya I bersama-sama dengan KM Bintang Surya II yang dinakhodai IRWANSYAH tanpa ABK menuju perairan Kwala Serapuh Kab.Langkat, selanjutnya setibanya Perairan Kwala Serapuh Kec.Gebang Kab.Langkat, sekitar 7 myl - 8 myl dari bibir pantai, sekira pukul WIB ketika para Saksi sedang menangkap Ikan Teri, 3 (tiga) unit perahu mendekati KM Bintang Surya I, dimana perahu tersebut ditumpangi oleh terdakwa bersama-sama dengan SALAMUDDIN Alias ALAM, ABD MALIKI Alias ILIK, UMAR Alias UMAI dan MUKHLISIN, lalu ALAM naik keatas KM Bintang Surya I dari arah buritan, sedangkan terdakwa bersama dengan ILIK dan 3 (tiga) orang lainnya naik dari arah depan, kemudian terdakwa menanyakan kepada nakhoda JOHAN Alias AYONG Di Air berapa kalian narik, kemudian dijawab oleh Saksi JOHAN Alias AYONG Kau lihat sendiri di komputer ikan, karena pada saat itu Saksi dan terdakwa melihat kapal KM Bintang Surya I berada dikedalaman 20m-21m, terdakwa diam saja, lalu terdakwa menanyakan dokumen kapal, karena Saksi Johan Alias Ayong tidak menghiraukannya terdakwa berkata Udah Bawa Keseberang, Tepi

4 - 4 -, kemudian ALAM pergi arah depan dan naik ke atas dek sambil melambaikan tangannya dengan maksud untuk memanggil nelayan lain yang sedang melaut untuk naik keatas kapal, lalu beberapa orang nelayan naik keatas kapal, sambil ALAM berkata BOT Mau Kami Bawa Ke Serapuh, selanjutnya tiba-tiba ILIK mendorong tubuh nakhoda Johan Alias Ayong dengan menggunakan tangannya, dan langsung mengambil alih kemudi kapal, karena merasa takut dan tidak aman lagi akhirnya nakhoda Johan Alias Ayong pindah ke kapal KM Bintang Surya II yang telah merapat ke kapal KM Bintang Surya I, yang diikuti para ABK lainnya ; Bahwa kemudian terdakwa bersama dengan ALAM dan ILIK serta beberapa orang lainnya membawa KM Bintang Surya I beserta 300 Kg Ikan teri dan 440 Liter serta peralatan penangkapan ikan yang ada didalam kapal ke arah timur menuju Dsn Pangkalan Biduk Ds Bubun Kec.Tanjung Pura, lalu SAHNIJAR menghubungi KM Bintang Surya I dengan menggunakan radio dan mengatakan Bagaimana dengan janji kalian, Janji kalian mau dibawa ke seberang? dan dijawab oleh terdakwa Bot mau kami bakar, karena mendapat jawaban tersebut KM Bintang Surya II memutuskan kembali ke Kwala Gebang Kec.Gebang untuk melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian ; Perbuatan terdakwa tersebut diatur dan diancam dalam pasal 335 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP ; Membaca, surat tuntutan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Medan tertanggal 13 Februari 2014 nomor.reg.perkara : PDM-156-I- STABAT/09/2013, Terdakwa telah dituntut sebagai berikut : 1. Menyatakan terdakwa MUKHTAR AR telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana Turut serta melakukan didalam wilayah perairan Indonesia dengan menggunakan sebuah kapal atau perahu melakukan perbuatan kekerasan terhadap kapal (perahu) lainnya atau terhadap orang atau barang yang terdapat diatasnya. Sebagaimana diatur dalam Pasal 439 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dalam dakwaan pertama. 2. Menjatuhkan.pidana terhadap terdakwa MUKHTAR AR dengan pidana penjara selama 1 (satu) Tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah terdakwa tetap ditahan. 3. Menyatakan Barang Bukti berupa : - 1 (satu) unit komputer ikan merek KODEN ; - 1 (satu) unit radio merek ICOM ; - 1 (satu) berkas Surat-Surat / Dokumen Kapal KM BINTANG SURYA I ; Dikembalikan kepada pemiliknya yaitu Saksi GHANDILUKMANA ALIAS ACIN.

5 Menetapkan agar terdakwa dibebani membayar biaya perkara Rp.1.000,- (seribu rupiah rupiah). Membaca, putusan Pengadilan Negeri Stabat tanggal 11 Maret 2014 nomor 538/Pid.B/2013/PN-Stb, yang amarnya berbunyi sebagai berikut : 1. Menyatakan Terdakwa MUKHTAR AR telah terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Turut serta melakukan didalam wilayah perairan Indonesia dengan menggunakan perahu melakukan perbuatan kekerasan terhadap kapal lain dan terhadap orang ; 2. Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa MUKHTAR AR oleh karena itu dengan pidana penjara selama 8 (delapan) bulan ; 3. Memerintahkan pidana tersebut tidak perlu dijalankan kecuali kalau dikemudian hari ada perintah lain dalam putusan hakim, bahwa terpidana sebelum waktu percobaan selama 1 (satu) tahun berakhir telah bersalah melakukan sesuatu tindak pidana ; 4. Menetapkan barang bukti berupa : - 1 (satu) unit komputer ikan merek KODEN; - 1 (satu) unit radio merek ICOM; - 1 (satu) berkas Surat-Surat / Dokumen Kapal KM BINTANG SURYA I. Dikembalikan kepada pemiliknya yaitu Saksi GHANDILUKMANA ALIAS ACIN. 5. Membebankan Terdakwa untuk membayar biaya perkara sebesar Rp 2.000,- (dua ribu rupiah); Telah membaca: 1. Akte permintaan banding yang dibuat oleh Panitera Pengadilan Negeri Stabat bahwa pada tanggal 17 Maret 2014, Jaksa Penuntut Umum telah mengajukan permintaan banding terhadap putusan Pengadilan Negeri Stabat tanggal 11 Maret 2014 nomor 538/Pid.B/2013/PN-Stb; 2. Relaas pemberitahuan permintaan banding yang dibuat oleh Jurusita Pengganti Pengadilan Negeri Stabat bahwa pada tanggal 04 April 2014 permintaan banding tersebut telah diberitahukan kepada Terdakwa; 3. Relaas Pemberitahuan untuk mempelajari berkas perkara yang dibuat oleh Panitera Pengadilan Negeri Stabat masing-masing tanggal 22 April 2014 ditujukan kepada Jaksa Penuntut Umum dan

6 - 6 - Terdakwa untuk mempelajari berkas perkara tersebut selama 7 (tujuh) hari sebelum pengiriman berkas perkara ke pengadilan tinggi. Menimbang, bahwa permintaan banding oleh Jaksa Penuntut Umum telah diajukan dalam tenggang waktu dan menurut cara-cara serta syarat-syarat yang ditentukan dalam undang-undang, oleh karena itu permohonan banding tersebut secara formal dapat diterima; Menimbang, bahwa ternyata Jaksa Penuntut Umum tidak mengajukan memori banding, sehingga tidak diketahui apa yang menjadi keberatan dari Jaksa Penuntut Umum mengajukan permintaan banding tersebut; Menimbang, bahwa setelah Majelis Hakim Pengadilan Tinggi memeriksa dan meneliti dengan seksama berkas perkara beserta turunan resmi putusan Pengadilan Negeri Stabat tanggal 11 Maret 2014 nomor 538/Pid.B/2013/PN-Stb, Majelis Hakim Pengadilan Tinggi berpendapat bahwa pertimbangan hukum Majelis Hakim Tingkat Pertama yang mendasari putusannya mengenai telah terbuktinya secara sah dan meyakinkan kesalahan Terdakwa atas dakwaan Kesatu yaitu melanggar pasal 439 KUHPidana Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana telah tepat dan benar, oleh karenanya Pengadilan Tinggi dapat menyetujui dan mengambil alih sebagai pertimbangan hukumnya sendiri dalam memeriksa dan memutus perkara ini ditingkat banding; Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut diatas maka putusan Pengadilan Negeri Stabat tanggal 11 Maret 2014 nomor 538/Pid.B/2013/PN-Stb, yang dimintakan banding tersebut harus dikuatkan; Menimbang, bahwa oleh karena Terdakwa tetap dinyatakan bersalah dan dijatuhi pidana maka kepadanya harus dibebani untuk membayar biaya perkara dalam tingkat banding; Mengingat, pasal 439 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPJo Pasal 14 a KUHP, Undang-Undang No.8 Tahun 1981 tentang KUHAP serta Peraturan Perundang - undangan lain yang bersangkutan: MENGADILI : - Menerima permintaan banding dari Jaksa Penuntut Umum tersebut; - Menguatkan putusan Pengadilan Negeri Stabat tanggal 11 Maret 2014 nomor 538/Pid.B/2013/PN-Stb, yang dimintakan banding tersebut;

7 Membebankan Terdakwa untuk membayar biaya perkara sebesar Rp ,- (dua ribu lima ratus rupiah); Demikian diputus dalam musyawarah Majelis Hakim PengadilanTinggi Medan pada hari Senin tanggal 9 Juni 2014 oleh kami H. MACHMUD RACHIMI, SH.MH., Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Medan, selaku Hakim Ketua Majelis, DAHLIA BRAHMANA, SH.MH. dan KAREL TUPPU, SH.MH. para Hakim Anggota yang ditunjuk untuk memeriksa dan mengadili perkara ini, dan putusan tersebut diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum pada hari Selasa tanggal 10 Juni 2014 oleh Ketua Majelis tersebut dengan dihadiri oleh Hakim-Hakim Anggota, serta FARIDA MALEM, SH. Panitera Pengganti pada Pengadilan Tinggi Medan tanpa dihadiri oleh Penuntut Umum maupun Terdakwa. HAKIM ANGGOTA, KETUA MAJELIS, 1. DAHLIA BRAHMANA, SH.MH. H. MACHMUD RACHIMI, SH.MH. 2. KAREL TUPPU, SH.MH. PANITERA PENGGANTI, FARIDA MALEM, SH.

P U T U S A N. Nomor : 763/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P U T U S A N. Nomor : 763/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N Nomor : 763/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Medan, yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam Peradilan Tingkat Banding, telah

Lebih terperinci

P U T U S A N. Nomor : 689/PID/2012/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P U T U S A N. Nomor : 689/PID/2012/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N Nomor : 689/PID/2012/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA PENGADILAN TINGGI MEDAN di Medan, yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam Peradilan Tingkat Banding,

Lebih terperinci

P U T U S A N. Nomor : 56/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P U T U S A N. Nomor : 56/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N Nomor : 56/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA PENGADILAN TINGGI MEDAN, yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam Peradilan Tingkat Banding, telah menjatuhkan

Lebih terperinci

P U T U S A N Nomor : 334/PID/2013/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA. Nama lengkap : SUGIANTO GIRSANG ;

P U T U S A N Nomor : 334/PID/2013/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA. Nama lengkap : SUGIANTO GIRSANG ; P U T U S A N Nomor : 334/PID/2013/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA ---- PENGADILAN TINGGI MEDAN, yang memeriksa dan mengadili perkara Tinggi Medan pidana dalam peradilan tingkat

Lebih terperinci

P U T U S A N. Nomor : 341/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA. 1. Nama Lengkap : SARDIAMAN PURBA ALS PANGULU;

P U T U S A N. Nomor : 341/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA. 1. Nama Lengkap : SARDIAMAN PURBA ALS PANGULU; P U T U S A N Nomor : 341/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA PENGADILAN TINGGI MEDAN, yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam Peradilan Tingkat Banding, telah

Lebih terperinci

- 1 - P U T U S A N NOMOR : 628 / PID.SUS / 2014 / PT-MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

- 1 - P U T U S A N NOMOR : 628 / PID.SUS / 2014 / PT-MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA - 1 - P U T U S A N NOMOR : 628 / PID.SUS / 2014 / PT-MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA PENGADILAN TINGGI MEDAN di Medan, yang memeriksa dan mengadili perkara-perkara pidana dalam tingkat

Lebih terperinci

PENGADILAN NEGERI STABAT

PENGADILAN NEGERI STABAT P U T U S A N Nomor : 265/ Pid. B/ 2014/ PN. Stabat. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA -----------Pengadilan Negeri Stabat di Stabat mengadili perkara-perkara pidana dengan acara pemeriksaan

Lebih terperinci

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N Nomor : 345/Pid.B/2014/PN.BJ. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Negeri Binjai yang memeriksa dan mengadili perkara-perkara pidana pada peradilan tingkat pertama

Lebih terperinci

PENGADILAN NEGERI STABAT

PENGADILAN NEGERI STABAT P U T U S A N NOMOR 111/Pid.B/2014/PN.Stb DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Negeri Stabat yang mengadili perkara-perkara pidana dengan acara pemeriksaan secara biasa dalam Peradilan

Lebih terperinci

Direktori Putusan Pengadilan Negeri Sibolga pn-sibolga.go.id

Direktori Putusan Pengadilan Negeri Sibolga pn-sibolga.go.id PUTUSAN Nomor 354/Pid.B/2014/PN Sbg. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Negeri Sibolga yang mengadili perkara pidana dengan acara pemeriksaan biasa dalam tingkat pertama menjatuhkan

Lebih terperinci

PENGADILAN NEGERI STABAT

PENGADILAN NEGERI STABAT P U T U S A N Nomor : 241 / Pid.Sus / 2015 / PN Stb. (Narkotika). DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Negeri Stabat yang mengadili perkara pidana dengan acara biasa pada peradilan

Lebih terperinci

PENGADILAN NEGERI STABAT

PENGADILAN NEGERI STABAT PUTUSAN Nomor: 252 / Pid.B /2014/ PN-Stb DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Negeri Stabat yang mengadili perkara-perkara Pidana dengan acara pemeriksaan biasa pada Peradilan tingkat

Lebih terperinci

P U T U S A N No. 163/Pid.B/2014/PN.KBJ

P U T U S A N No. 163/Pid.B/2014/PN.KBJ P U T U S A N No. 163/Pid.B/2014/PN.KBJ DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Negeri Kabanjahe yang mengadili perkara-perkara pidana dengan acara biasa pada tingkat pertama telah

Lebih terperinci

PERADILAN TATA USAHA NEGARA Undang-Undang No. 5 Tahun 1986 Tanggal 29 Desember 1986 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA. Presiden Republik Indonesia,

PERADILAN TATA USAHA NEGARA Undang-Undang No. 5 Tahun 1986 Tanggal 29 Desember 1986 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA. Presiden Republik Indonesia, PERADILAN TATA USAHA NEGARA Undang-Undang No. 5 Tahun 1986 Tanggal 29 Desember 1986 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA Presiden Republik Indonesia, Menimbang : a. bahwa negara Republik Indonesia sebagai

Lebih terperinci

P U T U S A N NOMOR : 45/PDT/2013/PT-MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P U T U S A N NOMOR : 45/PDT/2013/PT-MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N NOMOR : 45/PDT/2013/PT-MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA PENGADILAN TINGGI MEDAN, yang memeriksa dan mengadili perkaraperkara perdata dalam tingkat banding telah menjatuhkan

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 21 TAHUN 2007 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 21 TAHUN 2007 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 21 TAHUN 2007 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa setiap orang

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, enimbang: a. bahwa negara Republik Indonesia, sebagai negara hukum

Lebih terperinci

KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM ACARA PIDANA (KUHAP) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981

KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM ACARA PIDANA (KUHAP) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM ACARA PIDANA (KUHAP) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 Bab I Ketentuan Umum Bab II Ruang Lingkup Berlakunya Undang-undang Bab III Dasar Peradilan Bab IV Penyidik dan Penuntut Umum

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2001 TENTANG MEREK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2001 TENTANG MEREK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2001 TENTANG MEREK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa di dalam era perdagangan global, sejalan dengan konvensi-konvensi

Lebih terperinci

STANDARD OPERATION PROCEDURE (S.O.P) DI JAJARAN PENGADILAN TINGGI DAN PENGADILAN NEGERI SE-KALIMANTAN TENGAH

STANDARD OPERATION PROCEDURE (S.O.P) DI JAJARAN PENGADILAN TINGGI DAN PENGADILAN NEGERI SE-KALIMANTAN TENGAH STANDARD OPERATION PROCEDURE (S.O.P) DI JAJARAN PENGADILAN TINGGI DAN PENGADILAN NEGERI SEKALIMANTAN TENGAH I. PENDAHULUAN Dalam Visi Mahkamah Agung Republik Indonesia yang dituangkan dalam Blue Print

Lebih terperinci

PERATURAN KOMISI INFORMASI NOMOR 1 TAHUN 2013 TENTANG PROSEDUR PENYELESAIAN SENGKETA INFORMASI PUBLIK

PERATURAN KOMISI INFORMASI NOMOR 1 TAHUN 2013 TENTANG PROSEDUR PENYELESAIAN SENGKETA INFORMASI PUBLIK PERATURAN KOMISI INFORMASI NOMOR 1 TAHUN 2013 TENTANG PROSEDUR PENYELESAIAN SENGKETA INFORMASI PUBLIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, KOMISI INFORMASI Menimbang : a. bahwa untuk melaksanakan ketentuan

Lebih terperinci

Indrawan Dwi Yuriutomo, S.H. www.geocities.com/ilmuhukum. Djoko S Associates. ilmuhukum@yahoo.com SOAL - UJIAN

Indrawan Dwi Yuriutomo, S.H. www.geocities.com/ilmuhukum. Djoko S Associates. ilmuhukum@yahoo.com SOAL - UJIAN BB ee t taa VV ee r ss i ioo nn 22 00 00 88 PEMBAHASAN SS EE PP EE RR LL UU NN YY AA SOAL - UJIAN ADVOKAT (A NNoot tt TToo Smart Guides To Pass Bar Examination) 2008 2008 Djoko S Associates Indrawan Dwi

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2005 TENTANG TATA CARA PERMOHONAN, PEMERIKSAAN, DAN PENYELESAIAN BANDING MEREK

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2005 TENTANG TATA CARA PERMOHONAN, PEMERIKSAAN, DAN PENYELESAIAN BANDING MEREK PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2005 TENTANG TATA CARA PERMOHONAN, PEMERIKSAAN, DAN PENYELESAIAN BANDING MEREK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

P U T U S A N NOMOR: 25/PDT/2012/PTR DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P U T U S A N NOMOR: 25/PDT/2012/PTR DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N NOMOR: 25/PDT/2012/PTR DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Pekanbaru yang memeriksa dan mengadili perkara perkara perdata dalam tingkat banding telah menjatuhkan

Lebih terperinci

MEMAHAMI UNTUK MEMBASMI BUKU PANDUAN UNTUK MEMAHAMI TINDAK PIDANA KORUPSI. Komisi Pemberantasan Korupsi

MEMAHAMI UNTUK MEMBASMI BUKU PANDUAN UNTUK MEMAHAMI TINDAK PIDANA KORUPSI. Komisi Pemberantasan Korupsi MEMAHAMI UNTUK MEMBASMI BUKU PANDUAN UNTUK MEMAHAMI TINDAK PIDANA KORUPSI KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI REPUBLIK INDONESIA MEMAHAMI UNTUK MEMBASMI Penyusun Desain Sampul & Tata Letak Isi MPRCons Indonesia

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2002 TENTANG TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2002 TENTANG TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2002 TENTANG TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa kejahatan yang menghasilkan

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 39 TAHUN 2007 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 1995 TENTANG CUKAI

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 39 TAHUN 2007 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 1995 TENTANG CUKAI UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 39 TAHUN 2007 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 1995 TENTANG CUKAI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a.

Lebih terperinci

P U T U S A N Nomor : 02 K / PM.I-07 / AD / I / 2012 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P U T U S A N Nomor : 02 K / PM.I-07 / AD / I / 2012 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA PENGADILAN MILITER I-07 BALIKPAPAN P U T U S A N Nomor : 02 K / PM.I-07 / AD / I / 2012 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Militer I-07 Balikpapan yang bersidang di Balikpapan

Lebih terperinci

P U T U S A N NOMOR : 102/PDT/2014/PT. MDN

P U T U S A N NOMOR : 102/PDT/2014/PT. MDN P U T U S A N NOMOR : 102/PDT/2014/PT. MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA ---------PENGADILAN TINGGI MEDAN, yang memeriksa dan mengadili perkara perdata dalam peradilan tingkat banding

Lebih terperinci

KETUA MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA TENTANG PENYESUAIAN BATASAN TINDAK PIDANA RINGAN DAN JUMLAH DENDA DALAM KUHP

KETUA MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA TENTANG PENYESUAIAN BATASAN TINDAK PIDANA RINGAN DAN JUMLAH DENDA DALAM KUHP KETUA MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA NOMOR :02 TAHUN 2012 TENTANG PENYESUAIAN BATASAN TINDAK PIDANA RINGAN DAN JUMLAH DENDA DALAM KUHP MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK

Lebih terperinci