08. Tabel biaya dan produksi suatu barang sebagai berikut : Jumlah produksi Biaya tetap Biaya variabel Biaya total 4000 unit 5000 unit 6000 unit

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "08. Tabel biaya dan produksi suatu barang sebagai berikut : Jumlah produksi Biaya tetap Biaya variabel Biaya total 4000 unit 5000 unit 6000 unit"

Transkripsi

1 EKONOMI KHUSUS 01. Dalam rangka menjaga kestabilan arus uang dan arus barang dalam perekonomian, bank sentral dapat melakukan penjualan dan pembelian surat-surat berharga di bursa efek. Kebijaksanaan bank sentral ini disebut A. politik diskonto D. politik cash ratio B. politik pasar terbuka E. politik kredit selektif C. politik sanering 02. Kredibilitas seseorang dalam memperoleh kredit sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, kecuali A. capital D. cooperative B. character E. collateral C. capacity 03. Jika negara sedang mengalami inflasi yang tinggi, maka kebijaksanaan yang diambil pemerintah adalah A. tight money policy D. revaluasi B. cheap money policy E. deflasi C. sanering 04. Dibawah ini adalah unsur-unsur pengeluaran anggaran belanja : 1. belanja barang 4. bantuan proyek 2. cicilan hutang 5. subsidi daerah otonom 3. pembelian kendaraan dinas Yang termasuk pengeluaran rutin adalah A. 1, 2, dan 3 D. 1, 2, dan 5 B. 1, 3, dan 4 E. 3, 4, dan 5 C. 2, 3, dan Seorang wajib pajak memiliki penghasilan kena pajak (PKP) sebesar Rp ,- setahun. Berdasarkan UU yang berlaku, besarnya pajak penghasilannya A. Rp ,- D. Rp ,- B. Rp ,- E. Rp ,- C. Rp ,-

2 06. Salah satu ciri sistem ekonomi pasar adalah A. milik swasta tidak diakui B. milik perseorangan tidak diakui C. kegiatan perekonomian disusun sebagai usaha bersama D. setiap orang bebas memiliki benda-benda modal E. milik perseorangan diakui asal tidak bertentangan dengan kepentingan umum 07. Diketahui pendapatan nasional negara X pada tahun 1995 sebagai berikut : - GNP Rp milyar - Penyusutan barang modal Rp milyar - Pajak tidak langsung Rp milyar - Transfer payment Rp milyar - Pajak langsung Rp milyar Berdasarkan data diatas pendapatan disposibel (DI) adalah A. Rp milyar D. Rp milyar B. Rp milyar E. Rp milyar C. Rp milyar 08. Tabel biaya dan produksi suatu barang sebagai berikut : Jumlah produksi Biaya tetap Biaya variabel Biaya total 4000 unit 5000 unit 6000 unit Rp ,- Rp ,- Rp ,- Rp ,- Rp ,- Rp ,- Rp ,- Rp ,- Rp ,- Dari data diatas besarnya AVC pada produksi 6000 unit adalah A. Rp. 1,67 D. Rp. 18,67 B. Rp. 15, 20 E. Rp. 21,00 C. Rp. 17, Sebagian data APBN tahun 1990/1991 sebagai berikut : - Penerimaan rutin Rp ,80 milyar - Penerimaan pajak Rp ,00 milyar - Penerimaan pembangunan Rp ,00 milyar - Pengeluaran rutin Rp ,50 milyar - Pengeluaran pegawai Rp ,50 milyar - Pengeluaran pembangunan Rp ,00 milyar Berdasarkan data diatas, maka tabungan pemerintah sebesar A. Rp ,3 milyar D. Rp ,8 milyar

3 B. Rp ,3 milyar E. Rp ,8 milyar C. Rp ,5 milyar 10. Fungsi pemerintah : Q d P = 0, dan fungsi penawaran : Q P = 0. Pemerintah membebankan pajak bagi produsen sebesar 2 untuk setiap unit barang, maka titik keseimbangannya A. Q = 6,8 dan P = 3,6 D. Q = 6 dan P = 4 B. Q = 3,6 dan P = 5,2 E. Q = 4 dan P = 5 C. Q = 5,2 dan P = 4,4 11. Berikut ini merupakan butir-butir kebijakan ekonomi menurut J. M. Keynes, kecuali. A. perlunya campur tangan pemerintah dibidang ekonomi B. perlunya permintaan agregat yang memadai C. perlunya integrasi antara sektor riil dengan sektor moneter D. perlunya pemecahan masalah ekonomi secara makro E. perlunya intervensi pemerintah dalam menetapkan harga 12. Fungsi konsumai keseimbangan : C = 150 milyar + 0,6 Y. Jika pendapatan nasional keseimbangan sebesar Rp. 900 milyar, maka tabungan nasional keseimbangan adalah A. Rp. 210 milyar D. Rp. 700 milyar B. Rp. 750 milyar E. Rp. 540 milyar C. Rp milyar 13. Jika diketahui fungsi permintaan : Q d = 20 2P. Besarnya koefisien elastisitas pada harga 6 adalah A. E = 1 D. E = 0,5 B. E = 1,5 E. E = 2,5 C. E = Perhatikan tabel berikut : Bulan Indeks Harga Konsumen Januari ,40 Februari ,26 Maret ,42 Laju inflasi bulan Februari 1995 sebesar A. 3,21 % D. 5,11% B. 4,72 % E. 8,32 %

4 C. 4,96 % 15. Diketahui kurva permintaan sebagai berikut : P Besarnya koefisien elastisitas busur antara 7 titik A dan B adalah : A. E = 4/3 5 A B. E = ¾ C. E = 5/2 3 B D. E = 2/5 E. E = Q 16. Bank A menerima pembayaran listrik, telpon, dan pager. Pelayanan produk bank ini disebut A. giro bilyet D. inkaso B. deposito berjangka E. payment point C. tabungan 17. Simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut standar tertentu yang disepakati tetapi tidak dapat ditarik dengan cek atau alat yang dapat dipersamakan dengan itu adalah A. giro bilyet D. inkaso B. deposito berjangka E. payment point C. tabungan 18. Apabila pemerintah menggunakan hasil pungutan pajak untuk pembiayaan sarana-sarana umum dan sosial, sebenarnya pemerintah telah menjalankan salah satu fungsi pajak, yaitu fungsi A. alokasi D. distribusi B. sosial E. stabilisasi C. konsumsi 19. Dibawah ini merupakan prinsip koperasi Indonesia, kecuali A. kemandirian B. pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal C. pendidikan koperasi D. kerjasama antar koperasi E. memperkokoh perekonomian rakyat

5 20. Diketahui harga-harga barang tahun 1994 dan 1995 sebagai berikut : Nama barang Harga tahun 1994 Harga tahun 1995 Beras/kg Gula/kg Telur/kg M.Goreng/kg Rp ,- Rp ,- Rp ,- Rp ,- Rp ,- Rp ,- Rp ,- Rp ,- Jika dianggap tahun 1994 sebagai harga tahun dasar, indeks harga konsumen 1995 adalah A. 115 % D. 16 % B. 116 % E. 17 % C. 117 % tahun 21. Berikut ini merupakan tugas pengurus koperasi, kecuali A. mengelola koperasi dan usahanya B. menyelenggarakan rapat anggota C. menetapkan rencana kerja, rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi D. melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijaksanaan dan pengelolaan koperasi E. membuat laporan keuangan koperasi 22. Produk nasional bruto negara X : Tahun PNB milyar milyar milyar Dari data tersebut, laju pertumbuhan ekonomi tahun 1997 adalah A. 3,40 % D. 6,97 % B. 3,52 % E. 10,74 % C. 6,92 % 23. Pada saat harga 45, permintaan barang sebesar 8. Dan pada waktu harga 40, permintaannya sebesar 11. Maka bentuk permintaan linearnya A. 3P = - 5Q D. 3P = - 5Q B. 3P = 5Q E. 3P = - 5Q 175

6 C. 3P = 5Q Pembelian perlengkapan kantor, dan dibayar kemudian mengakibatkan perubahan A. perlengkapan bertambah, modal bertambah B. kas berkurang, peralatan kantor bertambah C. utang berkurang, perlengkapan kantor bertambah D. kas bertambah, perlengkapan kantor bertambah E. utang bertambah, perlengkapan kantor bertambah 25. Unsur-unsur yang digunakan dalam laporan rugi - laba adalah A. pendapatan dan beban usaha B. pendapatan, beban, dan prive usaha C. pendapatan, beban, dan modal D. pendapatan, beban, dan utang E. pendapatan, beban, dan harta 26. Daftar yang menggambarkan posisi harta, utang dan modal pada suatu saat yang tertentu adalah A. neraca D. laporan keuangan B. laporan R/L E. posisi keuangan C. laporan perubahan modal 27. Syarat pembayaran 2/10.n/30 berarti A. Pembayaran dalam waktu 1 hari setelah transaksi akan mendapat potongan 2% B. Masa potongan dari 10 s/d 30 hari setelah transaksi C. Potongan tunai 20 % D. Pembayaran kurang dari 10 hari setelah transaksi mendapat potongan 2 % E. Potongan 30 % 28. Dibayar sewa ruangan untuk 1 tahun sebesar Rp ,-. Transaksi ini dimasukkan ke jurnal khusus A. pembelian D. penerimaan kas B. penjualan E. umum C. pengeluaran kas 29. Pencatatan ke buku besar pembantu dilakukan pada A. awal tahun pembukuan

7 B. akhir tahun pembukuan C. setiap akhir bulan D. setiap awal bulan E. secara kronologis sesuai terjadinya transaksi 30. Data sumber utama untuk menyusun kertas kerja adalah A. daftar akun D. rugi laba B. daftar sisa E. neraca akhir C. ayat penyesuaian 31. Transaksi yang terjadi dalam koperasi : 1. Penjualan tunai 2. Pembelian dengan kredit 3. Penyusutan harta tetap 4. Penerimaan pinjaman dari bank Yang termasuk dalam bukti penerimaan kas adalah A. 1 dan 2 D. 2 dan 4 B. 1 dan 4 E. 3 dan 4 C. 2 dan Komponen-komponen aktiva dalam neraca terdiri dari A. aktiva lancar, investasi, aktiva tetap, aktiva tetap tak berwujud dan aktiva lain-lain B. aktiva lancar, investasi, aktiva tetap, kewajiban, dan aktiva lain-lain C. aktiva lancar, aktiva tetap, investasi, kewajiban dan modal D. aktiva lancar, aktiva tetap, aktiva lain-lain, kewajiban dan modal E. modal, kewajiban, aktiva lancar, aktiva tetap, dan investasi 33. Modal sebesar Rp ,- dibungakan dengan bunga tunggal sebesar 10 % setahun, maka setelah 3 tahun besarnya modal akhir adalah A. Rp ,- D. Rp ,- B. Rp ,- E. Rp ,- C. Rp , Mei 1996, Tuan Hari masuk sebagai anggota koperasi Al Intima dengan menyetor simpanan pokok Rp ,- dan simpanan wajib Rp ,-. Jurnal yang harus dibuat adalah A. kas Rp ,-

8 Modal Tuan Hari Rp ,- B. kas Rp ,- Modal Tuan Hari Rp ,- Simpanan wajib Tuan Hari Rp ,- C. kas Rp ,- Modal Tuan Hari Rp ,- D. kas Rp ,- Simpanan pokok Rp ,- Simpanan wajib Rp ,- E. kas Rp ,- Simpanan Tuan Hari Rp ,- 35. Tuan Saeful menyimpan uang di bank sebesar Rp ,- dengan bunga tunggal 12 % pertahun. Setelah 15 bulan, uang Tuan Saeful adalah A. Rp ,- D. Rp ,- B. Rp ,- E. Rp ,- C. Rp ,- 36. Uang sebesar Rp ,- akan dilunasi dengan anuitas sebesar Rp ,- perbulan dan suku bunga 3 % perbulan. Besar angsuran pada bulan ketiga adalah. A. Rp ,- D. Rp ,- B. Rp ,- E. Rp ,- C. Rp ,- 37. Tanggal 1 Januari 1996, Tuan Bambang meminjam uang di bank sebesar Rp ,- dengan bunga 16 % pertahun. Pada akhir tahun jurnal yang dibuat Tuan Bambang atas pengembalian pinjaman dan bunganya adalah A. kas Rp ,- Pendapatan bunga Rp ,- Utang bank Rp ,- B. kas Rp ,- Beban bunga Rp ,- Utang bank Rp ,- C. Utang bank Rp ,- Beban bunga Rp ,- Kas Rp ,- D. Utang bunga Rp ,-

9 Pendapatan bunga Rp ,- Kas Rp ,- E. kas Rp ,- Utang bank Rp ,- 38. Tanggal 8 April 1996, Tuan Tedi menarik wesel seharga Rp ,- kepada Fa Jaya yang akan jatuh tempo tanggal 10 Juni Apabila wesel tersebut dijual pada tanggal 20 April 1996, maka hari bunga wesel tersebut adalah A. 63 hari D. 51 hari B. 62 hari E. 50 hari C. 61 hari 39. Sebuah mesin dibeli 1 Maret 1995 dengan harga Rp ,- diperkirakan umur ekonomisnya 5 tahun dan nilai resolis Rp ,-. Besar nilai penyusutan untuk akhir tahun 1995 adalah A. Rp ,- D. Rp ,- B. Rp ,- E. Rp ,- C. Rp ,- 40. (Lihat soal nomor 39) Nilai penyusutan untuk akhir tahun 1996 adalah A. Rp ,- D. Rp ,- B Rp ,- E. Rp ,- C. Rp ,-

ekonomi K-13 KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKAL K e l a s A. PENGERTIAN KEBIJAKAN MONETER Tujuan Pembelajaran

ekonomi K-13 KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKAL K e l a s A. PENGERTIAN KEBIJAKAN MONETER Tujuan Pembelajaran K-13 ekonomi K e l a s XI KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKAL Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan mempunyai kemampuan sebagai berikut. 1. Menjelaskan jenis dan instrumen

Lebih terperinci

TAHUN PELAJARAN 2003/2004 SMA/MA. EKONOMI (D11) PROGRAM STUDI IPS PAKET 1 (UTAMA) Selasa, 11 Mei 2004 Pukul

TAHUN PELAJARAN 2003/2004 SMA/MA. EKONOMI (D11) PROGRAM STUDI IPS PAKET 1 (UTAMA) Selasa, 11 Mei 2004 Pukul DOKUMEN NEGARA SANGAT RAHASIA UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2003/2004 SMA/MA EKONOMI (D11) PROGRAM STUDI IPS PAKET 1 (UTAMA) Selasa, 11 Mei 2004 Pukul 07.30 09.30 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL Hak Cipta

Lebih terperinci

Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat, berilah tanda (X)

Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat, berilah tanda (X) PAKET B Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat, berilah tanda (X) 1. Fungsi Permintaan Qd = -5P + 1700 harga maksimal terjadi pada harga... A. 8500 B. 1700 C. 340 D. 300 E. 5 2. Negara B memiliki

Lebih terperinci

Mata Pelajaran : Ekonomi dan Akuntansi Kelas : Hari / Tanggal : Waktu :

Mata Pelajaran : Ekonomi dan Akuntansi Kelas : Hari / Tanggal : Waktu : Mata Pelajaran : Ekonomi dan Akuntansi Kelas : Hari / Tanggal : Waktu : I. Pilihan Ganda Berilah tanda silang pada lembar jawaban 1. Seorang pengusaha memiliki uang sejumlah Rp 12.800.000,-, uang tersebut

Lebih terperinci

Kebijakan Pemerintah KEBIJAKAN PEMERINTAH. Kebijakan Pemerintah. Kebijakan Pemerintah 4/29/2017. Tujuan

Kebijakan Pemerintah KEBIJAKAN PEMERINTAH. Kebijakan Pemerintah. Kebijakan Pemerintah 4/29/2017. Tujuan KEBIJAKAN PEMERINTAH Kebijakan pemerintah yg berkaitan dengan APBN untuk mempengaruhi jalannya perekonomian guna mencapai sasaran atau tujuan tertentu Misal: 1. menaikkan/menurunkan budget 2. menaikkan

Lebih terperinci

Ujian Akhir Nasional Tahun 2004 Ekonomi

Ujian Akhir Nasional Tahun 2004 Ekonomi Ujian Akhir Nasional Tahun 2004 Ekonomi UAN-SMA-04-01 Cahaya matahari, udara, sabun cuci, gula pasir adalah contoh kebutuhan manusia... A. menurut sifatnya B. menurut intensitasnya C. berdasarkan subjeknya

Lebih terperinci

OME File/UN/Soal dan Pembahasan Ekonomi

OME File/UN/Soal dan Pembahasan Ekonomi 1. Perhatikan masalah-masalah yang berkaitan dengan produksi barang: 1. Dimana barang akan diproduksi 2. Untuk siapa barang diproduksi 3. Bagaimana cara memproduksi barang 4. Barang atau jasa apa yang

Lebih terperinci

Jenis Arus dana Pembangunan. Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM

Jenis Arus dana Pembangunan. Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM Jenis Arus dana Pembangunan Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM Neraca Arus Dana (NAD) adalah sistem data finansial yang secara lengkap menggambarkan penggunaan tabungan dan sumber dana lainnya untuk membiayai

Lebih terperinci

Ujian Akhir Nasional Tahun 2003 EKONOMI

Ujian Akhir Nasional Tahun 2003 EKONOMI Ujian Akhir Nasional Tahun 2003 EKONOMI UNASSMA0301 Jas hujan akan berguna pada waktu musim hujan. Contoh di atas sesuai dengan kegunaan... A. pelayanan D. bentuk B. Waktu E. hak milik C. tempat UNASSMA0302

Lebih terperinci

UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007

UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 PANDUAN MATERI SMA DAN MA E K O N O M I PROGRAM STUDI IPS PUSAT PENILAIAN PENDIDIKAN BALITBANG DEPDIKNAS KATA PENGANTAR Dalam rangka sosialisasi kebijakan dan persiapan

Lebih terperinci

1. Pertambahan penduduk 2. Perkembangan perekonomian 3. Keterbatasan SDA

1. Pertambahan penduduk 2. Perkembangan perekonomian 3. Keterbatasan SDA SOAL TRYOUT UJIAN NASIONAL SMA TAHUN PELAJARAN 2006/ 2007 Mata Pelajaran : Ekonomi Kelas/ Program : XII / IPS W a k t u : 120 Menit Penyusun : Tim Ekonomi DKI Jakarta P a k e t : A 1. Di bawah ini adalah

Lebih terperinci

ekonomi Sesi PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI A. AKUN a. Akun Riil

ekonomi Sesi PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI A. AKUN a. Akun Riil ekonomi KELAS XII IPS - KURIKULUM 2013 04 Sesi PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI A. AKUN Persamaan akuntansi merupakan hal yang paling mendasar dari struktur akuntansi karena pencatatan transaksi hingga berbentuk

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 2. untuk mencapai tingkat kestabilan harga secara mantap. 3. untuk mengatasi masalah pengangguran.

BAB I PENDAHULUAN. 2. untuk mencapai tingkat kestabilan harga secara mantap. 3. untuk mengatasi masalah pengangguran. BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pembangunan jangka panjang yang dilaksanakan di Indonesia bertujuan untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur dengan mengacu pada Trilogi Pembangunan (Rochmat Soemitro,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. mengalami krisis yang berkepanjangan. Krisis ekonomi tersebut membuat pemerintah

BAB I PENDAHULUAN. mengalami krisis yang berkepanjangan. Krisis ekonomi tersebut membuat pemerintah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Krisis ekonomi tahun 1997 di Indonesia telah mengakibatkan perekonomian mengalami krisis yang berkepanjangan. Krisis ekonomi tersebut membuat pemerintah Indonesia terbelit

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. kaitannya dengan operasional perusahaan sehari-hari. Modal kerja yang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. kaitannya dengan operasional perusahaan sehari-hari. Modal kerja yang 7 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian Modal Kerja Setiap perusahaan dagang, jasa, maupun industri mempunyai dana dan membutuhkan modal kerja, karena itulah masalah modal kerja sangat erat kaitannya

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. yang dikonsumsinya atau mengkonsumsi semua apa yang diproduksinya.

BAB I PENDAHULUAN. yang dikonsumsinya atau mengkonsumsi semua apa yang diproduksinya. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sistem ekonomi adalah suatu sistem yang memiliki spesialisasi yang tinggi. Hal ini berarti tidak ada seorangpun yang mampu memproduksi semua apa yang dikonsumsinya

Lebih terperinci

Malang Study Club. Latihan Ekonomi SMA XII IPS

Malang Study Club. Latihan Ekonomi SMA XII IPS 1. Peningkatan produksi dapat dilakukan dengan cara berikut ini: (1) Membuka lokasi baru/cabang. (2) Meningkatkan kualitas SDM. (3) Menambah mesin-mesin baru. (4) Penataan posisi peralatan dan petugas

Lebih terperinci

Kebijakan Moneter & Bank Sentral

Kebijakan Moneter & Bank Sentral Kebijakan Moneter & Bank Sentral Pengertian Umum Kebijakan moneter adalah salah satu dari kebijakan ekonomi yang bisa dibuat oleh pemerintah Kebijakan moneter berkaitan dan berfokus pada pasokan uang

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Teoritis 1. Rasio Keuangan a. Pengertian Rasio Keuangan Menurut Kasmir (2008:104), rasio keuangan merupakan kegiatan membandingkan angka-angka yang ada dalam laporan

Lebih terperinci

AKTIVITAS DAN PRODUK BANK

AKTIVITAS DAN PRODUK BANK AKTIVITAS DAN PRODUK BANK Penghimpunan Dana Penghimpunan dana bertujuan untuk memperoleh penerimaan yang dilakukan melalui penyaluran dana Sumber: Dana sendiri Dana dari deposan Dana pinjaman Sumber dana

Lebih terperinci

5. Tabel permintaan beras di suatu daerah dalam satu bulan: Harga per Kg Jumlah pemintaan Rp.800,00

5. Tabel permintaan beras di suatu daerah dalam satu bulan: Harga per Kg Jumlah pemintaan Rp.800,00 SOAL TRY OUT PAKET A 1. Ketika tahun pelajaran baru tiba, setiap siswa membutuhkan seragam sekolah, alat tulis dan buku. Hal ini menjadi peluang bagi produsen untuk menyediakan barang tersebut, dibanding

Lebih terperinci

EVALUASI BELAJAR TAHAP AKHIR NASIONAL TAHUN 2000 EKONOMI

EVALUASI BELAJAR TAHAP AKHIR NASIONAL TAHUN 2000 EKONOMI EVALUASI BELAJAR TAHAP AKHIR NASIONAL TAHUN 2000 EKONOMI Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional Tahun 2000 EKONOMI EBTANAS-SMA-00-01 Perhatikan pernyataan berikut! 1. tenaga ahli kurang 2. sumber daya

Lebih terperinci

Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional Tahun 2000 EKONOMI

Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional Tahun 2000 EKONOMI Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional Tahun 2000 EKONOMI EBTANAS-SMA-00-01 Perhatikan pernyataan berikut! 1. tenaga ahli kurang 2. sumber daya alam melimpah 3. penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi

Lebih terperinci

UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2007/2008

UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2007/2008 UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2007/2008 PANDUAN MATERI SMA DAN MA E K O N O M I PROGRAM STUDI IPS PUSAT PENILAIAN PENDIDIKAN BALITBANG DEPDIKNAS KATA PENGANTAR Dalam rangka sosialisasi kebijakan dan persiapan

Lebih terperinci

EKONOMI. unlimited human s wants and needs. scarcity resources

EKONOMI. unlimited human s wants and needs. scarcity resources EKONOMI EKONOMI 1 2 3 unlimited human s wants and needs scarcity resources CHOICES Faktor Penggerak Kegiatan Ekonomi Kebutuhan Ekonomi, sifatnya tidak terbatas Kelangkaan (Scarcity), ketersediaannya terbatas

Lebih terperinci

Swasta Priambada, S.Sos, MAB** *Disajikan dalam MK Nutrition Entrepreneurship PS Ilmu Gizi FKUB, Maret 2015 **PS Ilmu Administrasi Bisnis, FIA-UB

Swasta Priambada, S.Sos, MAB** *Disajikan dalam MK Nutrition Entrepreneurship PS Ilmu Gizi FKUB, Maret 2015 **PS Ilmu Administrasi Bisnis, FIA-UB Swasta Priambada, S.Sos, MAB** *Disajikan dalam MK Nutrition Entrepreneurship PS Ilmu Gizi FKUB, Maret 2015 **PS Ilmu Administrasi Bisnis, FIA-UB Menilai Kesuksesan Bisnis Laporan Keuangan Analisis Payback

Lebih terperinci

PENGELUARAN PEMERINTAH PENGGUNAAN PENGELUARAN PEMERINTAH MENJALANKAN RODA PEMERINTAHAN MEMBIAYAI KEGIATAN PEREKONOMIAN PERAN PEMERINTAH DALAM PEREKONOMIAN 1. PERAN ALOKATIF: mengalokasikan SDE agar pemanfaatannya

Lebih terperinci

SESI 2. HUBUNGAN ANTARA HARTA DAN SUMBER SUMBER HARTA.

SESI 2. HUBUNGAN ANTARA HARTA DAN SUMBER SUMBER HARTA. SESI 2. HUBUNGAN ANTARA HARTA DAN SUMBER SUMBER HARTA. Tujuan Pengajaran: Setelah mempelajari bab ini, mahasiswa diharapkan mampu : 1. Menjelaskan hubungan antara harta dan sumber sumber harta. 2. Menjelaskan

Lebih terperinci

Wulansari Budiastuti, S.T., M.Si.

Wulansari Budiastuti, S.T., M.Si. Modul ke: Fakultas FIKOM Wulansari Budiastuti, S.T., M.Si. Program Studi Periklanan dan Komunikasi Pemasaran. www.mercubuana.ac.id Materi Pembelajaran Kebijakan Moneter Kebijakan Fiskal Kebijakan Moneter

Lebih terperinci

Suriname. Yunani. Libya. Cekoslovakia

Suriname. Yunani. Libya. Cekoslovakia 1. SMA/MA IPS kelas 10 - EKONOMI IPS BAB 7. PENDAPATAN NASIONAL DAN INDEKS HARGALatihan Soal 7.1 Tabel berikut menunjukkan koefisien gini beberapa Negara : NEGARA GINI Inggris 0,32 Yunani 0,37 Cekoslovakia

Lebih terperinci

A. Indeks Harga dan Inflasi

A. Indeks Harga dan Inflasi A. Indeks Harga dan Inflasi A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: b 1) Indeks harga yang harus dibayar dan diterima petani adalah indeks harga barang-barang yang dibayar oleh petani untuk biaya proses produksi.

Lebih terperinci

LATIHAN AKHIR SEMESTER 1

LATIHAN AKHIR SEMESTER 1 LATIHAN AKHIR SEMESTER 1 Latihan Akhir Semester 1 133 I. Pilihlah satu jawaban yang paling tepat! 1. Kegiatan utama perusahaan dagang adalah.... a. membeli dan menjual barang tanpa mengubah bentuk b. membeli

Lebih terperinci

Uang EKO 2 A. PENDAHULUAN C. NILAI DAN JENIS-JENIS UANG B. FUNGSI UANG. value).

Uang EKO 2 A. PENDAHULUAN C. NILAI DAN JENIS-JENIS UANG B. FUNGSI UANG. value). A. PENDAHULUAN Uang adalah suatu benda atau alat tukar yang diterima oleh masyarakat umum untuk melakukan kegiatan pertukaran barang dengan barang atau lainnya. Ciri-ciri uang agar penggunaannya efisien:

Lebih terperinci

TINJAUAN PUSTAKA Pengertian Bank

TINJAUAN PUSTAKA Pengertian Bank 8 II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Pengertian Bank Pengertian bank menurut Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 1992 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang No. 10 Tahun 1998 adalah badan usaha

Lebih terperinci

Pertemuan 13 Penyusunan Anggaran Kas Disarikan dari Yusnita, Wenny dan sumber2 relevan lainnya

Pertemuan 13 Penyusunan Anggaran Kas Disarikan dari Yusnita, Wenny dan sumber2 relevan lainnya Pertemuan 13 Penyusunan Anggaran Kas Disarikan dari Yusnita, Wenny dan sumber2 relevan lainnya Beberapa istilah anggaran kas Anggaran Kas disebut juga sebagai: o Anggaran Perubahan Kas o Anggaran Penggunaaan

Lebih terperinci

Andri Helmi M, SE., MM. Sistem Ekonomi Indonesia

Andri Helmi M, SE., MM. Sistem Ekonomi Indonesia Andri Helmi M, SE., MM Sistem Ekonomi Indonesia Pemerintah bertugas menjaga stabilitas ekonomi, politik, dan sosial budaya kesejahteraan seluruh masyarakat. Siapa itu pemerintah? Bagaimana stabilitas di

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. Menurut Kasmir (2010:11) Bank adalah lembaga keuangan yang kegiatan. kemasyarakat serta memberikan jasa bank lainnya.

BAB II LANDASAN TEORI. Menurut Kasmir (2010:11) Bank adalah lembaga keuangan yang kegiatan. kemasyarakat serta memberikan jasa bank lainnya. 5 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Bank 2.1.1 Pengertian Bank Menurut Kasmir (2010:11) Bank adalah lembaga keuangan yang kegiatan utamanya adalah menghimpun dana dan menyalurkannya kembali dana tersebut kemasyarakat

Lebih terperinci

TRY OUT UJIAN NASIONAL KE-2

TRY OUT UJIAN NASIONAL KE-2 MUHAMMADIYAH MAJELIS PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH PIMPINAN DAERAH MUHAMMADIYAH KOTA YOGYAKARTA SMA MUHAMMADIYAH 2 TERAKREDITASI A Alamat: Jl. Kapas No. 7 Telp. 542937 Fax. 562545 Yogyakarta 55166 TRY

Lebih terperinci

PEMBAHASAN SOAL UJI COBA PRA UN KABUPATEN

PEMBAHASAN SOAL UJI COBA PRA UN KABUPATEN PEMBAHASAN SOAL UJI COBA PRA UN KABUPATEN 1. Berikut perilaku konsumen menggunakan pendekatan kardinal dan pendekatan ordinal: (1) Tingkat kepuasan konsumen hanya bisa dibandingkan (2) Kepuasan konsumen

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA Pengertian Modal Kerja. dan biaya-biaya lainnya, setiap perusahaan perlu menyediakan modal

BAB II TINJAUAN PUSTAKA Pengertian Modal Kerja. dan biaya-biaya lainnya, setiap perusahaan perlu menyediakan modal BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Teoritis 2.1.1 Modal Kerja 2.1.1.1 Pengertian Modal Kerja Modal kerja sangat penting dalam operasi perusahaan dari hari ke hari seperti misalnya untuk member uang muka

Lebih terperinci

BAB II KERANGKA TEORI

BAB II KERANGKA TEORI BAB II KERANGKA TEORI 2.1 Kerangka Teori 2.1.1 Bank 2.1.1.1 pengertian Bank Bank lebih dikenal sebagai lembaga keuangan yang kegiatan utamanya menerima simpanan giro, tabungan dan deposito. Kemudian bank

Lebih terperinci

Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional Tahun 2002 EKONOMI

Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional Tahun 2002 EKONOMI Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional Tahun 2002 EKONOMI EBTANAS-SMA-02-01 Manusia melakukan kegiatan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan. Kesejahteraan material yang berhubungan dengan benda dan

Lebih terperinci

Naskah Soal. A. 1, 2, dan 3 B. 1, 2, dan 4 C. 1, 3, dan 5 D. 2, 3, dan 4 E. 2, 4, dan 5

Naskah Soal. A. 1, 2, dan 3 B. 1, 2, dan 4 C. 1, 3, dan 5 D. 2, 3, dan 4 E. 2, 4, dan 5 Naskah Soal 1. Daerah satu dengan daerah lainnya memiliki sumber daya alam dan sumber daya manusia yang potensinya tidak selalu sama. Hal ini sangat berdampak pada kemampuan suatu daerah dalam perekonomiannya.

Lebih terperinci

ekonomi Kelas X KEBIJAKAN MONETER KTSP A. Kebijakan Moneter Tujuan Pembelajaran

ekonomi Kelas X KEBIJAKAN MONETER KTSP A. Kebijakan Moneter Tujuan Pembelajaran KTSP Kelas X ekonomi KEBIJAKAN MONETER Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan mempunyai kemampuan sebagai berikut. 1. Memahami instrumen kebijakan moneter. 2. Memahami kebijakan

Lebih terperinci

Doc. Name: UNSMAIPS2007EKO999 Doc. Version :

Doc. Name: UNSMAIPS2007EKO999 Doc. Version : UN SMA IPS UN SMA IPS 2007 Ekonomi Doc. Name: UNSMAIPS2007EKO999 Doc. Version : 2011-06 halaman 1 01. Pokok masalah ekonomi dalam masyarakat adanya keterbatasan sumber daya alam. Untuk mengatasi masalah

Lebih terperinci

Inflasi dan Indeks Harga

Inflasi dan Indeks Harga Inflasi dan Indeks Harga Pokok Bahasan 1. Pengertian Inflasi dan Deflasi 2. Jenis Inflasi 3. Teori Inflasi 4. Sebab timbulnya Inflasi 5. Cara Mengatasi Inflasi 6. Dampak Inflasi dan Cara Menghitung Inflasi

Lebih terperinci

CAKUPAN DATA. AKSES DATA Data Antar Bank Aktiva dapat di akses dalam website BI :

CAKUPAN DATA. AKSES DATA Data Antar Bank Aktiva dapat di akses dalam website BI : 1 Nama Data : Antar Bank Aktiva BPR Semua jenis simpanan/tagihan BPR Pelapor dalam rupiah kepada bank lain di Indonesia. Simpanan/tagihan kepada bank lain di Indonesia dengan jenis giro, tabungan, deposito

Lebih terperinci

A. PENGERTIAN SISTEM MONETER DI INDONESIA

A. PENGERTIAN SISTEM MONETER DI INDONESIA A. PENGERTIAN SISTEM MONETER DI INDONESIA Yang termasuk dalam sistem moneter adalah bank-bank atau lembaga-lembaga yang ikut menciptakan uang giral. Di Indonesia yang dapat digolongkan ke dalam sistem

Lebih terperinci

II. LANDASAN TEORI. atau bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat.

II. LANDASAN TEORI. atau bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat. II. LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Bank Bank adalah salah satu badan financial yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit atau bentuk

Lebih terperinci

UJIAN NASIONAL TRY-OUT SMA/MA

UJIAN NASIONAL TRY-OUT SMA/MA UJIAN NASIONAL TRY-OUT SMA/MA Tahun Pelajaran 2014/2015 Mata Pelajaran Jenjang Program Studi Ekonomi SMA/MA IPS MATA PELAJARAN Hari/Tanggal Jam WAKTU PELAKSANAAN Rabu, 04 Februari 2015 10.00 12.00 PETUNJUK

Lebih terperinci

PENGALOKASIAN DANA BANK

PENGALOKASIAN DANA BANK PENGALOKASIAN DANA BANK Alokasi Dana : menjual kembali dana yang diperoleh dari penghimpunan dana dalam bentuk simpanan. Wujud dari pengalokasian dana adalah kredit atau aset yang dianggap menguntungkan

Lebih terperinci

TAHUN PELAJARAN 2003/2004 SMA/MA. EKONOMI (D11) PROGRAM STUDI IPS PAKET 2 (UTAMA) Selasa, 11 Mei 2004 Pukul

TAHUN PELAJARAN 2003/2004 SMA/MA. EKONOMI (D11) PROGRAM STUDI IPS PAKET 2 (UTAMA) Selasa, 11 Mei 2004 Pukul DOKUMEN NEGARA SANGAT RAHASIA UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2003/2004 SMA/MA EKONOMI (D11) PROGRAM STUDI IPS PAKET 2 (UTAMA) Selasa, 11 Mei 2004 Pukul 07.30 09.30 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL Hak Cipta

Lebih terperinci

PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI

PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI Pencatatan transaksi usaha yang terjadi dalam perusahaan dilakukan berdasarkan konsep persamaan akuntansi (accounting equation). Persamaan akuntansi

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA MASALAH DAN PEMBAHASAN. PT. PLN P3B sesuai Keputusan Direksi memiliki peran dan tugas untuk

BAB IV ANALISA MASALAH DAN PEMBAHASAN. PT. PLN P3B sesuai Keputusan Direksi memiliki peran dan tugas untuk 30 BAB IV ANALISA MASALAH DAN PEMBAHASAN 4.1 Penyajian Laporan Keuangan PT. PLN P3B sesuai Keputusan Direksi memiliki peran dan tugas untuk mengelola operasi sistem tenaga listrik Jawa Bali, mengelola

Lebih terperinci

JURNAL PENYESUAIAN PERUSAHAAN JASA

JURNAL PENYESUAIAN PERUSAHAAN JASA JURNAL PENYESUAIAN PERUSAHAAN JASA Pengertian Tujuan Fungsi Pencatatan Jurnal Penyesuain Jurnal penyesuaian adalah jurnal yang dibuat pada akhir periode untuk menyesuaikan saldo-saldo perkiraan (akun)

Lebih terperinci

SOAL TRY OUT EKONOMI PAKET B

SOAL TRY OUT EKONOMI PAKET B SOAL TRY OUT EKONOMI PAKET B 1. Perhatikan permasalahan pokok produksi barang! 1. Barang atau jasa apa yang harus diproduksi 2. Bagaimana cara memproduksi barang/jasa 3. Dimana barang/jasa akan diproduksi

Lebih terperinci

REKAP SOAL UN SMK AKUNTANSI 2008/ /2010

REKAP SOAL UN SMK AKUNTANSI 2008/ /2010 REKAP SOAL UN SMK Kumpulan Bank Soal UKK Teori Akuntansi AKUNTANSI 2008/2009 2009/2010 1. Definisi akuntansi adalah A. Ilmu pengetahuan yang mempelajari mengenai perhitungan uang perusahaan B. Kegiatan

Lebih terperinci

AKUNTANSI PEMERINTAHAN SOAL PERSAMAAN AKUNTANSI PEMERINTAHAN

AKUNTANSI PEMERINTAHAN SOAL PERSAMAAN AKUNTANSI PEMERINTAHAN AKUNTANSI PEMERINTAHAN SOAL PERSAMAAN AKUNTANSI PEMERINTAHAN Disusun Oleh Ayang Suchita M R PROGRAM STUDI AKUNTANSI SEMESTER VI INSTITUT MANAJEMEN WIYATA INDONESIA Jln. Gudang No. 7-9 Sukabumi 43112 Telp.

Lebih terperinci

PAKET A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat beri tanda (X)

PAKET A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat beri tanda (X) PAKET A Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat beri tanda (X) 1. Pemerintah akan memberlakukan peraturan untuk penggunaan BBM dengan ketentuan kendaraan bermotor yang dikeluarkan tahun 2005 keatas

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. perusahaan yang mengajak orang lain untuk membeli barang dan jasa yang ditawarkan

BAB II LANDASAN TEORI. perusahaan yang mengajak orang lain untuk membeli barang dan jasa yang ditawarkan BAB II LANDASAN TEORI II.1. Penjualan II.1.1. Definisi Penjualan Penjualan secara umum memiliki pengertian kegiatan yang dilakukan oleh suatu perusahaan yang mengajak orang lain untuk membeli barang dan

Lebih terperinci

SILABUS. Materi Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Waktu Bahan/ Pembelajaran

SILABUS. Materi Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Waktu Bahan/ Pembelajaran 7 SILABUS Nama Sekolah : Mata Pelajaran : Ekonomi Kelas/Program : X Semester : 1 Standar Kompetensi : 1. Memahami permasalahan ekonomi dalam kaitannya dengan kebutuhan manusia, kelangkaan, sistem ekonomi.

Lebih terperinci

PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI

PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI Pencatatan transaksi usaha yang terjadi dalam perusahaan dilakukan berdasarkan konsep persamaan akuntansi (accounting equation). Persamaan akuntansi merupakan catatan tentang

Lebih terperinci

UN SMA IPS 2017 Ekonomi

UN SMA IPS 2017 Ekonomi UN SMA IPS 2017 Ekonomi Soal oc Name: UNSMAIPS2017EKO999 Version : 2017-10 halaman 1 01. Air merupakan kebutuhan pokok yang sangat vital bagi kehidupan manusia. Untuk itu di setiap kota atau kabupaten,

Lebih terperinci

Laporan Keuangan Neraca, Rugi Laba dan Perubahan Modal Perusahaan Dagang

Laporan Keuangan Neraca, Rugi Laba dan Perubahan Modal Perusahaan Dagang Laporan Keuangan Neraca, Rugi Laba dan Perubahan Modal Perusahaan Dagang Laporan Rugi Laba Laporan Rugi Laba Perusahaan Dagang Neraca Neraca Perusahaan Dagang Laporan Perubahan Modal Contoh: Berdasarkan

Lebih terperinci

MODUL 3 DASAR DASAR PROSEDUR PEMBUKUAN

MODUL 3 DASAR DASAR PROSEDUR PEMBUKUAN MODUL 3 DASAR DASAR PROSEDUR PEMBUKUAN Tujuan pembelajaran. Setelah mempelajari bab ini, diharapkan mampu untuk: 1. Menyebutkan nama nama rekening yang sering dipergunakan dan hal hal yang dicatat dalam

Lebih terperinci

BAB II URAIAN TEORITIS. Bank-bank umun pemerintah dan Bank-bank umum swasta nasional di

BAB II URAIAN TEORITIS. Bank-bank umun pemerintah dan Bank-bank umum swasta nasional di BAB II URAIAN TEORITIS A. Penelitian Terdahulu Pengaruh Variabel Kinerja Perbankan terhadap Tingkat Bunga Deposito Syakir (1995) dalam penelitiannya yang mengambil judul Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi

Lebih terperinci

Penerjemah: Drs. Iman Daryanto, Ak. [http://www.artikelakuntansi.com]

Penerjemah: Drs. Iman Daryanto, Ak. [http://www.artikelakuntansi.com] Penerjemah: Drs. Iman Daryanto, Ak [http://www.artikelakuntansi.com] 1. Persamaan akuntansi dasar adalah Aktiva = Kewajiban + Untuk setiap transaksi pada no.2 sampai 13 dibawah ini, menunjukkan dua (atau

Lebih terperinci

BAB II KAJIA PUSTAKA DA KERA GKA PEMIKIRA

BAB II KAJIA PUSTAKA DA KERA GKA PEMIKIRA BAB II KAJIA PUSTAKA DA KERA GKA PEMIKIRA 2.1 Kajian Pustaka 2.1.1 Tinjauan Umum Kredit 2.1.1.1. Pengertian Kredit Lembaga keuangan bank maupun bukan bank tidak pernah lepas dari masalah kredit. Bahkan,

Lebih terperinci

PENDAHULUAN. modal kerja dan usaha, perdagangan, dan distribusi banyak ditentukan oleh ada

PENDAHULUAN. modal kerja dan usaha, perdagangan, dan distribusi banyak ditentukan oleh ada PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam era industrialisasi, perbankan merupakan suatu industri jasa yang dominan dan hampir menopang semua sendi perekonomian. Kelancaran modal investasi, modal kerja dan

Lebih terperinci

Bab 5 Manajemen Kas dan Surat Berharga Jangka Pendek

Bab 5 Manajemen Kas dan Surat Berharga Jangka Pendek D a s a r M a n a j e m e n K e u a n g a n 73 Bab 5 Manajemen Kas dan Surat Berharga Jangka Pendek Mahasiswa diharapkan dapat memahami dan menjelaskan tentang motif memegang kas, aliran kas dalam perusahaan,

Lebih terperinci

BAB II PERSAMAAN AKUNTANSI

BAB II PERSAMAAN AKUNTANSI BAB II PERSAMAAN AKUNTANSI A. Penggolongan Akun / Perkiraan Pengertian Akun / rekening (account) adalah tempat untuk mencatat perubahan setiap laporan yang setiap saat dapat menunjukkan saldo pos tersebut.

Lebih terperinci

JUMLAH SOAL DIUJIKAN 50 DARI 60 SOAL X UTS EKONOMI SEMESTER GENAP

JUMLAH SOAL DIUJIKAN 50 DARI 60 SOAL X UTS EKONOMI SEMESTER GENAP JUMLAH SOAL DIUJIKAN 50 DARI 60 SOAL X UTS EKONOMI SEMESTER GENAP 1. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dipimpin oleh.... A. direksi B. dewan direksi C. direktur jenderal D. menteri keuangan E. ketua dewan komisioner

Lebih terperinci

SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER (GANJIL) 2016

SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER (GANJIL) 2016 SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER (GANJIL) 2016 Mata Pelajaran Kelas Nama Guru : Pengantar Akuntansi dan Keuangan : XI SMK : Nur Shollah, SH.I Pilihan Ganda : Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat! 1.

Lebih terperinci

Ujian Akhir Nasional Tahun Pelajaran 2002/2003

Ujian Akhir Nasional Tahun Pelajaran 2002/2003 DOKUMEN NEGARA SANGAT RAHASIA Ujian Akhir Nasional Tahun Pelajaran 2002/2003 SMU/MA Program Studi IPS Paket Utama (P3) EKONOMI (D11) SELASA, 6 MEI 2003 Pukul 0.30 09.30 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 02

Lebih terperinci

Siklus Akuntansi. Transaksi Bukti. Pencatatan dalam Buku Harian (Jurnal) Pencatatan ke Buku Besar. Neraca Lajur & Jurnal Penyesuaian.

Siklus Akuntansi. Transaksi Bukti. Pencatatan dalam Buku Harian (Jurnal) Pencatatan ke Buku Besar. Neraca Lajur & Jurnal Penyesuaian. PENYESUAIAN Siklus Akuntansi Transaksi Bukti Pencatatan dalam Buku Harian (Jurnal) Pencatatan ke Buku Besar Neraca Lajur & Jurnal Penyesuaian Jurnal Penutup Neraca Saldo setelah penutupan Laporan Keuangan

Lebih terperinci

PENYUSUNAN ANGGARAN UTANG DAN MODAL

PENYUSUNAN ANGGARAN UTANG DAN MODAL PENYUSUNAN ANGGARAN UTANG DAN MODAL KELOMPOK 6 NICO ARFI S [ 115020300111018] RAHADIAN PRAYOGO U [ 115020300111027 ] ARIF INDRA D. [0710230150] CA KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Lebih terperinci

Kompetensi Dasar 5.2 Menafsirkan persamaan akuntansi

Kompetensi Dasar 5.2 Menafsirkan persamaan akuntansi Kompetensi Dasar 5.2 Menafsirkan persamaan akuntansi 1. Pengertian dan klasifikasi akun (rekening). Akun merupakan suatu formulir yang digunakan untuk mencatat pengaruh perubahan nilai (penambahan atau

Lebih terperinci

Bab XII Proses Transaksi Akuntansi

Bab XII Proses Transaksi Akuntansi Bab XII Proses Transaksi Akuntansi Sinopsis: Bab ini menyediakan pengetahuan dan keterampilan tentang akuntansi dasar; beberapa konsep mengenai keuangan dan akuntansi seperti cek, giro, bilyet, cek perjalanan,

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI A. Teori-teori 1. Pengertian piutang Terdapat begitu banyak transaksi yang dilakukan perusahaan dalam aktivitasnya sehari-hari. Baik aktivitas membeli aktiva yang dibutuhkan perusahaan,

Lebih terperinci

ekonomi K-13 PERMINTAAN DAN PENAWARAN UANG K e l a s A. KONSEP DASAR a. Sejarah Uang Tujuan Pembelajaran

ekonomi K-13 PERMINTAAN DAN PENAWARAN UANG K e l a s A. KONSEP DASAR a. Sejarah Uang Tujuan Pembelajaran K-13 ekonomi K e l a s XI PERMINTAAN DAN PENAWARAN UANG Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan mempunyai kemampuan sebagai berikut. 1. Menguasai konsep dan teori uang. 2. Menentukan

Lebih terperinci

4. Melaksanakan keputusan atau kebijakan Direktur Utama adalah manajemen tingkat A. Atas B. Menengah C. Bawah D. Direktur E.

4. Melaksanakan keputusan atau kebijakan Direktur Utama adalah manajemen tingkat A. Atas B. Menengah C. Bawah D. Direktur E. 1. 1. Biaya produksi 2. Selera 3. Harga barang itu sendiri 4. Teknologi Yang merupakan faktor yang mempengaruhi penawaran adalah. a. 1 dan 2 b. 2 dan 3 c.1 dan 3 d. 1 dan 4 2. Apabila akan mendirikan suatu

Lebih terperinci

Ilmu Ekonomi Bank Sentral dan Kebijakan moneter

Ilmu Ekonomi Bank Sentral dan Kebijakan moneter Ilmu Ekonomi Bank Sentral dan Kebijakan moneter 1 Bank Sentral (BI di Indonesia) Bank Indonesia (BI) - Sebagai Bank Sentral berdasarkan pasal 4 ayat 1 Undangundang RI No. 23 tahun 1999 Lembaga Negara yang

Lebih terperinci

KISI-KISI PENULISAN SOAL USBN. Pelaku Kegiatan Ekonomi (Konsumen dan Produsen)

KISI-KISI PENULISAN SOAL USBN. Pelaku Kegiatan Ekonomi (Konsumen dan Produsen) Jenis Sekolah : SMA Mata Pelajaran : Ekonomi Kurikulum : 2013 Alokasi Waktu : 120 menit Jumlah Soal : : 35 Essay : 5 KISI-KISI PENULISAN USBN 1. Memahami dan menguasai biaya peluang Biaya Peluang Disajikan

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Pembangunan ekonomi suatu negara di satu sisi memerlukan dana yang relatif besar.

I. PENDAHULUAN. Pembangunan ekonomi suatu negara di satu sisi memerlukan dana yang relatif besar. I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pembangunan ekonomi suatu negara di satu sisi memerlukan dana yang relatif besar. Sementara di sisi lain, usaha pengerahan dana untuk membiayai pembangunan tersebut

Lebih terperinci

SOAL DASAR-DASAR AKUNTANSI

SOAL DASAR-DASAR AKUNTANSI SOAL DASAR-DASAR AKUNTANSI 1. Mengapa transaksi-transaksi harus dicatat di dalam jurnal? A. Untuk memastikan bahwa seluruh transaksi telah dipindahkan ke dalam Buku Besar. B. Untuk memastikan bahwa jumlah

Lebih terperinci

Soal Akuntansi Perusahaan Dagang

Soal Akuntansi Perusahaan Dagang Soal Akuntansi Perusahaan Dagang Pak Jono adalah seorang pengusaha toko kelontong yang kini melebarkan usaha UKM yang di milikinya menjadi sebuah minimarket sekaligus grosir yang ia beri nama Mitra Mart.

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. menghimpun dana dari masyarakat (tabungan, giro, deposito) dan menyalurkan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. menghimpun dana dari masyarakat (tabungan, giro, deposito) dan menyalurkan BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Teoritis 1. Pengertian Kredit Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam latar belakang, kegiatan bank ialah menghimpun dana dari masyarakat (tabungan, giro, deposito)

Lebih terperinci

Pilihlah jawaban yang benar!

Pilihlah jawaban yang benar! Pilihlah jawaban yang benar! 1. Kurangnya hasil produksi beras mengakibatkan berkurangnya pendapatan para petani. Hal ini terjadi karena faktor kelangkaan pupuk yang timbul karena.... A. keterlambatan

Lebih terperinci

SOAL TRYOUT UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN

SOAL TRYOUT UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN SOAL TRYOUT UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2008-2009 Mata Pelajaran Kelas / Jurusan Waktu Penyusun Paket : Ekonomi : XII IPS : 120 Menit : Tim AGEI Pusat : 2 (Dua) 1. Berikut ini berbagai pernyataan tentang

Lebih terperinci

1. Perhatikan matrik kebutuhan berikut ini: A B C 1. Tabungan 2. Buku pelajaran 3. Hiburan. 1. Alat-alat tulis 2. Mobil 3.

1. Perhatikan matrik kebutuhan berikut ini: A B C 1. Tabungan 2. Buku pelajaran 3. Hiburan. 1. Alat-alat tulis 2. Mobil 3. PREDIKSI 3 1. Perhatikan matrik kebutuhan berikut ini: A B C 1. Tabungan 2. Buku pelajaran 3. Hiburan 1. Alat-alat tulis 2. Mobil 3. Pendidikan 1. Komputer 2. Asuransi 3. Pakaian seragam Berdasarkan matrik

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Perbankan khususnya bank umum merupakan inti dari sistem

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Perbankan khususnya bank umum merupakan inti dari sistem BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perbankan khususnya bank umum merupakan inti dari sistem keuangan setiap negara. Bank merupakan lembaga keuangan yang menjadi tempat bagi perusahaan, badan pemerintah,

Lebih terperinci

MANAJEMEN PERBANKAN. By : Angga Hapsila, SE.MM

MANAJEMEN PERBANKAN. By : Angga Hapsila, SE.MM MANAJEMEN PERBANKAN By : Angga Hapsila, SE.MM BAB III KEGIATAN PERBANKAN 1. KEGIATAN PERBANKAN 2. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SUKU BUNGA 3. KOMPONEN DALAM MENENTUKAN BUNGA KREDIT 4. FUNGSI BANK SECARA SPESIFIK

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Penelitian mengenai pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Non. membutuhkan kajian teori sebagai berikut:

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Penelitian mengenai pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Non. membutuhkan kajian teori sebagai berikut: BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Landasan Teori Penelitian mengenai pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan( NPL), Likuiditas dan Efisiensi Operasional Terhadap Profitabilitas Perusahaan Perbankan

Lebih terperinci

KOMPETISI SAINS MADRASAH (KSM) 2014 TINGKAT PROVINSI

KOMPETISI SAINS MADRASAH (KSM) 2014 TINGKAT PROVINSI SOAL EKONOMI TINGKAT MADRASAH ALIYAH BABAK PENYISIHAN Petunjuk Mengerjakan: 1. Berdo alah terlebih dahulu sebelum mengerjakan soal 2. Periksalah terlebih dahulu soal yang Anda terima, apakah dalam keadaan

Lebih terperinci

AKUNTANSI DAN LINGKUNGANNYA. DASAR-DASAR AKUNTANSI Eka Dewi Nurjayanti, S.P.,M.Si

AKUNTANSI DAN LINGKUNGANNYA. DASAR-DASAR AKUNTANSI Eka Dewi Nurjayanti, S.P.,M.Si AKUNTANSI DAN LINGKUNGANNYA DASAR-DASAR AKUNTANSI Eka Dewi Nurjayanti, S.P.,M.Si DEFINISI AKUNTANSI Akuntansi adalah bahasa bisnis atau bahasa pengambilan keputusan. Dari sudut pemakai Akuntansi adalah

Lebih terperinci

SOAL TRY OUT UJIAN NASIONAL KOTA MAGELANG TAHUN PELAJARAN 2008/2009

SOAL TRY OUT UJIAN NASIONAL KOTA MAGELANG TAHUN PELAJARAN 2008/2009 SOAL TRY OUT UJIAN NASIONAL KOTA MAGELANG TAHUN PELAJARAN 2008/2009 Mata Pelajaran Kelas/Program Penulis Waktu Paket : Ekonomi : XII/IPS : Tim AGEI KAB.. MAGELANG : 20 menit : (Tiga). Perhatikan masalahmasalah

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. lembaga keuangan yang kegiatannya adalah dalam bidang jual beli uang.

BAB II LANDASAN TEORI. lembaga keuangan yang kegiatannya adalah dalam bidang jual beli uang. BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Sumber Dana Bank Sumber dana bank merupakan usaha bank dalam menghimpun dana untuk membiayai kegiatan operasinya. Hal ini sesuai dengan fungsi bank dalam lembaga keuangan yang

Lebih terperinci

f 2010 Debet Kredit April 2 Kas Simpanan Pokok

f 2010 Debet Kredit April 2 Kas Simpanan Pokok Tangga Keterangan l f 21 Debet Kredit April 2 Kas 1.. Simpanan Pokok 1.. Re Saldo April 6 Peralatan Kantor 22.. Kas 7.. Utang Usaha 15.. April 7 Perlengkapan Kantor 2.. Kas 2.. Mei 2 Kas 5.. Simpanan Wajib

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. perekonomian suatu negara.anggapan ini ternyata tidak sepenuhnya salah karena. bank sebagai lembaga keuangan yang sangat vital.

BAB II LANDASAN TEORI. perekonomian suatu negara.anggapan ini ternyata tidak sepenuhnya salah karena. bank sebagai lembaga keuangan yang sangat vital. 9 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Bank Dalam dunia modern ini, peranan perbankan dalam kemajuan perekonomian suatu Negara sangatlah besar.begitu pentingnya dunia perbankan, sehingga ada anggapan bahwa

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. moneter, bunga itu adalah sebuah pembayaran untuk menggunakan uang. Karena

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. moneter, bunga itu adalah sebuah pembayaran untuk menggunakan uang. Karena BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Konsep Umum Suku Bunga Keynes berpendapat bahwa suku bunga itu adalah semata-mata gejala moneter, bunga itu adalah sebuah pembayaran untuk menggunakan uang. Karena tingkat bunga

Lebih terperinci