BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Pada bab ini akan dibahas secara rinci mengenai metode penelitian yang

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Pada bab ini akan dibahas secara rinci mengenai metode penelitian yang"

Transkripsi

1 BAB III METODOLOGI PENELITIAN Pada bab ini akan dibahas secara rinci mengenai metode penelitian yang dipakai oleh penulis dalam mengumpulkan sumber berupa data dan fakta yang berkaitan dengan judul skripsi Sunyinya Suara Petasan (Kajian Terhadap Komunitas Perajin Petasan di Indramayu Tahun ). Adapun permasalahan yang dikaji dalam judul tersebut mengenai perkembangan awal industri petasan, upaya pengusaha dalam mengembangkan industri petasan, kontribusi industri petasan terhadap kehidupan ekonomi dan keterkaitannya dengan perubahan masyarakatnya serta peranan Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu dalam menangani industri petasan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis, yakni suatu proses pengkajian, penjelasan, dan penganalisaan secara kritis terhadap rekaman serta peninggalan masa lampau (Sjamsuddin, 2007: 17-19). Selain itu, Gottschalk (1986 : 32), menyatakan bahwa metode historis adalah suatu proses mengkaji, menjelaskan, dan menganalisis secara kritis terhadap rekaman serta peninggalan masa lampau. Dari kedua pengertian tersebut, penulis beranggapan bahwa metode historis digunakan berdasarkan pertimbangan bahwa data-data yang digunakan berasal dari masa lampau sehingga perlu dianalisis kembali tingkat kebenarannya agar kondisi masa lampau dapat digambarkan dengan baik. 42

2 43 Dengan demikian, metode historis merupakan metode yang paling cocok dengan penelitian ini karena data-data yang dibutuhkan berasal dari masa lampau mengenai kehidupan sosial-ekonomi masyarakat kecamatan Indramayu khususnya Desa Teluk Agung. Adapun mengenai langkah-langkah dalam penelitian ini, menurut Ismaun (2005, 48-50) diantaranya adalah : a. Heuristik, yaitu proses pengumpulan sumber-sumber sejarah yang berhubungan dengan industri petasan dan peranannya bagi kehidupan masyarakat desa Teluk Agung Kecamatan Indramayu tahun Dalam tahap ini, penulis melakukan pencarian sumber-sumber sejarah baik yang berupa buku, dokumen, maupun artikel. b. Kritik Sumber adalah proses menganalisa sumber yang telah diperoleh, apakah sumber tersebut sesuai dengan masalah penelitian, baik secara tertulis maupun lisan. Pada tahap ini, penulis melakukan seleksi sumber baik dengan kritik eksternal maupun internal sehingga memperoleh fakta sejarah yang berkaitan dengan tema penelitian yang dikaji. c. Interpretasi adalah proses penafsiran dan penyusunan fakta sejarah yang diperoleh selama penelitian berlangsung dengan cara menghubungkan satu fakta dengan fakta yang lainnya sehingga didapatkan gambaran yang jelas tentang peranan industri petasan bagi kehidupan ekonomi masyarakat desa Teluk Agung Kecamatan Indramayu. d. Historiografi merupakan proses penyusunan dan penulisan fakta sejarah yang telah diperoleh melalui berbagai macam proses baik interpretasi dan eksplanasi yang telah dilakukan berdasarkan hasil penelitian dan penemuannya yang kemudian disusun menjadi satu kesatuan sejarah yang utuh sehingga terbentuklah suatu skripsi. Menurut Kuntowioyo (2003 : 62), dalam melaksanakan penelitian sejarah terdapat 5 (lima) tahap yang harus dilakukan, yaitu : 1. Pemilihan Topik 2. Pengumpulan Sumber 3. Verifikasi (kritik sejarah dan keabsahan sejarah) 4. Interpretasi 5. Penulisan

3 44 Dalam upaya merekonstruksi peristiwa sejarah yang menjadi objek kajian, cara mengumpulkan data dilakukan dengan cara memperoleh informasi dari buku dan dokumen serta dilengkapi wawancara dengan para narasumber. Penggunaan metode wawancara sebagai teknik dalam memperoleh data didasarkan atas pertimbangan bahwa periode kajian ini masih memiliki kesempatan didapatkannya sumber lisan. Pertimbangan pertama yang dijadikan oleh penulis untuk mendukung sumber tertulis adalah pelaku yang mengalami, melihat dan menyaksikan sendiri peristiwa yang terjadi di masa lampau, khususnya peristiwa yang menjadi objek kajian dalam penelitian ini relatif masih banyak. Selain itu, penulis juga menggunakan beberapa konsep ilmu sosial dengan maksud untuk mempertajam analisis kajian. Berdasarkan uraian tersebut, penyusunan skripsi ini dijabarkan menjadi tiga langkah kerja penelitian sejarah. Ketiga langkah penelitian tersebut terbagi ke dalam tiga bagian, yaitu persiapan penelitian, pelaksanaan penelitian, dan laporan penelitian. 3.1 Persiapan Penelitian Pada tahap persiapan penelitian ini terdapat langkah-langkah yang harus ditempuh, antara lain : Penentuan dan Pengajuan Tema Penelitian Tahap penelitian dan pengajuan tema penelitian merupakan tahap awal penelitian dengan langkah awal mengajukan rancangan judul penelitian pada Tim Pertimbangan Penulisan Skripsi (TPPS). Rancangan penelitian tersebut disetujui

4 45 oleh Ketua TPPS sebagai tindak lanjut dari penelitian hibah kompetitif yang diketuai oleh Dra. Murdiyah Winarti, M.Hum. Setelah judul dan rancangan penelitian disetujui maka dilakukan pengesahan penelitian yang ditetapkan dengan surat keputusan oleh Ketua TPPS dan Ketua Jurusan Pendidikan Sejarah Nomor 053/TPPS/JPS/ Penyusunan Rancangan penelitian Rancangan penelitian merupakan salah satu langkah awal sebelum melakukan penelitian dan penyusunan laporan penelitian. Rancangan ini merupakan kerangka dasar yang dijadikan sebagai acuan dalam melakukan penelitian dengan terlebih dahulu melakukan pencarian bahan pustaka dan kemudian wawancara sebagai sumber data. Rancangan ini berupa proposal skripsi yang diajukan kembali kepada TPPS. Proposal tersebut pada dasarnya memuat hal-hal berikut : a. Judul Penelitian b. Latar Belakang Masalah Penelitian c. Rumusan dan Batasan Masalah Penelitian d. Tujuan Penelitian e. Tinjauan Pustaka f. Metode dan Teknik Penelitian g. Sistematika Penelitian h. Daftar Pustaka

5 46 Proposal ini kemudian disetujui oleh Ketua dan Tim TPPS dengan judul Perkembangan Industri Petasan di Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu Tahun (Tinjauan Sosial-Ekonomi) Mengurus Perizinan Mengurus perizinan dilakukan untuk memperlancar proses penelitian dan melakukan observasi. Selain itu, maksud dari perizinan tersebut adalah untuk menemukan sumber-sumber yang dibutuhkan dalam kajian penelitian ini. Perizinan yang dimaksud berbentuk surat keterangan dan surat pengantar kepada personal ataupun kepada instansi-instansi terkait. Surat izin penelitian tersebut ditujukan untuk Badan Pusat Statistik Kabupaten Indramayu, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Indramayu, Kepala Camat Indramayu dan Kepala Desa Teluk Agung Mempersiapkan Perlengkapan Penelitian Untuk memperoleh hasil penelitian yang baik maka perlengkapan penelitian harus direncanakan. Hal ini bertujuan agar berguna bagi kelancaran dalam melakukan penelitian. Adapun perlengkapan penelitian ini antara lain : a. Surat izin penelitian dari Pembantu Rektor I UPI Bandung. b. Instrumen wawancara c. Alat Perekam (Tape Recorder) d. Kamera Foto

6 Konsultasi Konsultasi merupakan proses bimbingan penulisan laporan penelitian yang dilakukan dengan pembimbing I dan II. Konsultasi sangat diperlukan sebagai langkah tepat dalam proses penyusunan laporan penelitian dengan melakukan diskusi mengenai berbagai permasalahan yang dihadapi peneliti sehingga hasil yang diharapkan sesuai dengan ketentuan. Proses bimbingan dilakukan dengan menentukan waktu pelaksanaan bimbingan yang dilakukan secara berkelanjutan. 3.2 Pelaksanaan Penelitian Heuristik (Pengumpulan Sumber) Heuristik adalah kegiatan mengumpulkan sumber-sumber relevan yang terkait dengan masalah penelitian, baik itu sumber primer maupun sumber sekunder. Peneliti menggunakan sumber tertulis dan sumber lisan untuk memperoleh data mengenai skripsi yang berjudul Sunyinya Suara Petasan (Kajian Terhadap Komunitas Perajin Petasan di Indramayu Tahun ) Pengumpulan Sumber Tertulis Pada tahap ini dilakukan pencarian terhadap berbagai macam sumber yang berhubungan dengan masalah penelitian. Sumber sejarah yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber tertulis berupa buku-buku, artikel dan dokumen yang dapat membantu memecahkan persoalan yang dikaji. Sumber-sumber yang berhasil dikumpulkan kemudian dibaca dan dikaji sehingga memperoleh data yang relevan dengan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat yang ada di sekitar industri petasan sesuai dengan judul penelitian.

7 48 Proses pencarian sumber tertulis dilakukan dengan melakukan kunjungan ke beberapa perpustakaan seperti Perpustakaan UPI, Perpustakaan Jurusan Pendidikan Sejarah UPI, Perpustakaan CISRA UNPAD, Perpustakaan Gedung Sate dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Indramayu. Dari tempat-tempat tersebut, penulis memperoleh data yang berkaitan dengan kajian penelitian. Lebih jelasnya, buku-buku yang diperoleh dari beberapa perpustakaan tersebut akan dijabarkan sebagai berikut. a. Dalam kunjungan ke Perpustakaan UPI, ditempat ini penulis menemukan sumber-sumber yang berkaitan pembangunan desa dan beberapa buku tentang industri kecil. Buku-buku tersebut sangat membantu penulis dalam memahami aspek pokok pembangunan suatu desa di Kecamatan Indramayu yang membangun desanya melalui pemberdayaan industri kecil yaitu industri petasan. Kemudian penulis menemukan buku Peranan Wanita dalam Perkembangan Masyarakat Desa karangan dari Sajogyo yang diterbitkan oleh Rajawali Press, Jakarta, yang sangat membantu penulis dalam melihat peranan wanita pada industri petasan di Kecamatan Indramayu. Selain itu, penulis juga menemukan buku-buku tentang perubahan sosial sehingga penulis dapat memahami bentuk dan proses perubahan sosial yang terjadi pada masyarakat di sekitar industri petasan. b. Dalam kunjungan ke Perpustakaan Jurusan Pendidikan Sejarah di UPI Bandung, penulis menemukan buku karangan dari Sumodiningrat yang berjudul Pembangunan Daerah dan Pemberdayaan Masyarakat yang diterbitkan oleh Bina Rena Pariwara, Jakarta. Buku ini bagi penulis sangat

8 49 membantu sekali dalam memahami pemberdayaan masyarakat dan peranan dan kebijakan dari pemerintah dalam membantu pembangunan daerahnya. Dalam konteks ini, pemberdayaan masyarakat terjadi pada masyarakat Desa Teluk Agung dalam mengembangkan industri petasan ditambah dengan adanya bantuan dari pemerintah daerah Kabupaten Indramayu berupa penyuluhan-penyuluhan mengenai aturan keamanan dalam membuat petasan. c. Kunjungan ke Perpustakaan CISRA UNPAD, dari tempat ini penulis memperoleh buku Aspek Sosial dalam Pembangunan Pedesaan karangan dari Soedjito. Buku ini membantu penulis dalam menganalisa aspek sosial yang mempengaruhi pembangunan desa di Desa Teluk Agung Kecamatan Indramayu. d. Dalam kunjungan ke Perpustakaan Gedung Sate. Disini penulis memperoleh beberapa buku yang sangat membantu kinerja penulis dalam menulis laporan penelitian ini, diantaranya adalah buku dari Saptari dan Holzner yang berjudul Perempuan Kerja dan Perubahan Sosial, Sebuah Pengantar Studi Perempuan, buku dari Suprayitna yang berjudul Usaha Sampingan Wanita Pedesaan Mengisi Waktu Meraup Rejeki Membantu Suami dan buku yang berjudul Sumber Daya Manusia, Peluang Kerja dan Kemiskinan dari Effendi. Buku-buku ini sangat membantu penulis dalam memahami bagaimana kondisi sumber daya manusia dan peluang kerja masyarakat di Kecamatan Indramayu serta peranan wanita (istri) dalam membantu suami menambah penghasilan keluarga demi memenuhi kebutuhan hidup.

9 50 e. Perpustakaan Daerah Kabupaten Indramayu, penulis mendapatkan buku yang berhubungan dengan proses peralihan mata pencaharian penduduk terutama dalam hal ini buku Transformasi Pertanian, Industrialisasi dan Kesempatan Kerja dari Rahardjo sangat membantu dalam menganalisis peralihan mata pencaharian masyarakat desa Teluk Agung yang biasanya sebagai petani tetapi ketika menjelang bulan puasa berubah menjadi perajin petasan Pengumpulan Sumber Lisan Dalam menggali sumber lisan dilakukan dengan teknik wawancara, yaitu melakukan tanya jawab dengan beberapa pihak yang terkait dengan penelitian baik pelaku maupun saksi di mana penulis mengajukan beberapa pertanyaan yang sesuai dengan permasalahan yang dikaji untuk memperoleh informasi yang diharapkan dapat membantu penelitian ini. Menurut Kuntowijoyo (2003 : 74), teknik wawancara merupakan suatu cara untuk mendapatkan informasi secara lisan dari narasumber sebagai pelengkap dari sumber tertulis. Berdasarkan uraian tersebut, tujuan dari dilakukannya wawancara adalah mendapatkan informasi tambahan atas kekurangan data dari sumber tertulis yang ada. Teknik wawancara dilakukan antara pelaku atau saksi dan penulis. Sebelum wawancara terlebih dahulu daftar pertanyaan disiapkan. Daftar pertanyaan tersebut dijabarkan secara garis besar. Pada pelaksanaannya, pertanyaan tersebut diatur dan diarahkan sehingga pembicaraan berjalan sesuai dengan pokok permasalahan. Apabila informasi yang diberikan narasumber kurang jelas, maka penulis mengajukan kembali pertanyaan yang masih terdapat dalam kerangka pertanyaan besar. Pertanyaan-pertanyaan itu diberikan dengan

10 51 tujuan untuk membantu narasumber dalam mengingat kembali peristiwa sehingga informasi menjadi lebih lengkap. Narasumber yang diwawancarai adalah mereka yang mengetahui keadaan pada saat itu dan berasal dari berbagai kalangan, yaitu para pengusaha, pekerja, dan sebagainya. Teknik wawancara ini berkaitan erat dengan penggunaan sejarah lisan (oral history), seperti yang dikemukakan pula oleh Kuntowijoyo (2003 : 28-30) bahwa : Sejarah lisan sebagai metode dapat dipergunakan secara tunggal dan dapat pula sebagai bahan dokumenter. Sebagai metode tunggal sejarah lisan tidak kurang pentingnya jika dilakukan dengan cermat. Banyak sekali permasalahan sejarah bahkan zaman modern ini yag tidak tertangkap dalam dokumen-dokumen. Dokumen hanya menjadi saksi dari kejadiankejadian penting menurut kepentingan pembuat dokumen dan zamannya, tetapi tidak melestarikan kejadian-kejadian individual dan yang unik yang dialami oleh seseorang atau segolongan. Selain sebagai metode, sejarah lisan juga dipergunakan sebagai sumber sejarah Kritik Sumber Setelah menyelesaikan langkah pertama, yaitu heuristik, langkah kedua yang harus dilakukan adalah kritik sumber. Kritik sumber dapat diartikan sebagai suatu proses menilai sumber dan menyelidiki kesesuaian, keterkaitan, dan keobjektivitasan dari sumber-sumber informasi yang telah berhasil dikumpulkan dengan masalah penelitian. Kritik sumber sejarah adalah penilaian secara kritis terhadap data dan fakta sejarah yang ada. Kritik sumber dilakukan setelah sumbersumber sejarah yang diperlukan telah diperoleh. Adapun fungsi dari kritik sumber bagi sejarawan erat kaitannya dengan tujuan sejarawan itu dalam rangka mencari kebenaran (Sjamsuddin, 2007 : 132). Sumber-sumber sejarah yang telah dikumpulkan selama tahap heuristik kemudian

11 52 dikelompokkan menjadi dua, yaitu kritik terhadap sumber tertulis dan sumber lisan. Pengelompokkan terhadap sumber informasi dilakukan untuk mempermudah penulisan dalam melakukan kritik Kritik Terhadap Sumber Tertulis Pada tahap ini diupayakan semaksimal mungkin untuk melakukan penelitian sumber tertulis. Adapun sumber-sumber tertulis tersebut adalah bukubuku, artikel, dan arsip-arsip atau dokumen-dokumen. Seluruh sumber sejarah yang dipakai sebagai sumber tulisan memberikan informasi berupa data yang diklasifikasikan sesuai dengan tujuan penelitian, hingga pada akhirnya diperoleh fakta yang kredibel tentang kajian sosial-ekonomi masyarakat desa Teluk Agung Kecamatan Indramayu pada industri petasan tahun Pelaksanaan kritik eksternal dalam hal ini tidak dilaksanakan secara ketat oleh peneliti, terutama untuk dokumen yang diperoleh dari BPS. Tindakan ini diambil dengan pertimbangan karena instansi tersebut secara nasional diakui sebagai lembaga yang dinilai kompeten dalam melakukan pendataan dan pendokumentasian hingga otentisitasnya terjamin. Dari proses ini peneliti menemukan sejumlah fakta mengenai data dari BPS tentang jumlah penduduk, mata pencaharian dan tingkat pendidikan masyarakat di Indramayu yang berkaitan dengan pembahasan yang dikaji. Berbeda halnya dengan kritik eksternal yang tidak dilakukan secara ketat, dalam kritik internal penulis melakukannya lebih mendalam dan menyeluruh. Hal ini bertujuan agar fakta yang diperoleh benar-benar sesuai dengan permasalahan

12 53 yang dikaji. Kritik internal adalah suatu cara pengujian yang dilakukan terhadap aspek dalam, yaitu isi dari sumber. Langkah kerja yang dilakukan adalah memeriksa dengan teliti kesesuaian antara isi sumber dengan topik yang dibahas dan kurun waktu kajian. Hal ini didasarkan atas penemuan dua penyelidikan bahwa arti sebenarnya kesaksian itu harus dipahami serta kredibilitas saksi harus ditegakkan. Oleh karena itu, sumber harus memiliki kredibilitas yang tinggi (Sjamsuddin, 2007 : 147). Dalam kritik internal ini, seluruh sumber sejarah yang dipakai menjadi sumber tulisan yang memberikan informasi berupa data yang sesuai dengan tujuan penelitian. Informasi yang didapatkan dari buku yang satu dibandingkan dengan buku yang lain sehingga diperoleh fakta yang dapat digunakan untuk mengkaji pokok permasalahan penelitian. Setelah melakukan kritik internal, ternyata penulis menemukan beberapa fakta yang termuat dalam sumber tertulis yang juga berhubungan dengan permasalahan yang dikaji. Dalam hal ini, fakta tersebut sangat berhubungan dengan kondisi lingkungan industri petasan, yaitu Desa Teluk Agung. Desa Teluk Agung merupakan salah satu desa di Kecamatan Indramayu yang memproduksi petasan. Desa ini mempunyai kondisi wilayah yang subur di mana sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani, namun ditengah kesibukkannya sebagai petani dalam waktu-waktu tertentu misal pada saat menjelang bulan puasa mereka beralih profesi menjadi perajin petasan dan hal itu sudah mereka jalani cukup lama.

13 Kritik Terhadap Sumber Lisan Pada tahapan ini, penulis melakukan kritik terhadap data-data yang diperoleh dari hasil wawancara. Kritik terhadap sumber lisan dilakukan dengan kritik eksternal dan internal. Kritik eksternal adalah suatu penelitian atas asal-usul dari sumber, suatu pemeriksaan atas catatan atau peninggalan itu sendiri untuk mendapatkan semua informasi yang mungkin dapat dijadikan sebagai sumber pendukung dari sumber tertulis dan untuk mengetahui apakah pada suatu waktu sejak asal mulanya sumber itu telah diubah oleh orang-orang tertentu atau tidak (Sjamsuddin, 2007 : ). Kritik eksternal terhadap sumber yang berasal dari wawancara dilakukan dengan mengidentifikasi narasumber apakah pelaku sejarah atau saksi. Dari kritik eksternal ini, penulis memperoleh sejumlah pelaku sejarah ataupun saksi yang berkaitan dengan tujuan penelitian. Adapun narasumber yang di wawancarai, diantaranya yaitu Bapak Supandi (Ketua LSM Perak), bapak Aswirto, bapak Yayat Supriatna dari Diskopindag, yang merupakan pelaku, dan Bapak Haeruman yang menjadi saksi. Setelah kritik eksternal selesai dilakukan, penulis juga melakukan kritik internal terhadap hasil wawancara sehingga isi dari sumber-sumber yang diperoleh layak untuk dijadikan sebagai bahan dalam penulisan skripsi. Adapun untuk kritik internal sendiri penulis mempunyai beberapa kriteria yang harus diperhatikan dari para narasumber agar dapat memperoleh fakta yang berkaitan dengan permasalahan yang dikaji. Hal-hal yang harus diperhatikan dari narasumber tersebut adalah faktor mengenai mental dan fisik (kesehatan), perilaku meliputi kejujuran, umur yang dapat dipercaya bisa memberikan kesaksian yang bisa dipertanggungjawabkan, tepat dan memadai.

14 55 Kritik ini pada dasarnya menekankan kompetensi dan kebenaran informasi yang dipaparkan narasumber kepada penulis, yang artinya mendekati kepada kebenaran dan tingginya reliabilitas yang disampaikan narasumber. Untuk menghindari subjektivitas informasi yang disampaikan oleh narasumber, penulis melakukan cross checking antara narasumber yang satu dengan yang lain untuk mendapatkan fakta sejarah yang relevan. Adapun dari proses ini, penulis memperoleh fakta yang berkaitan dengan industri petasan, yaitu fakta bahwa keberadaan industri petasan memang telah menjadi kegiatan turun temurun dan jenis petasan yang diproduksi warga Desa Teluk Agung memang jenis korek api Interpretasi Interpretasi merupakan proses pemberian penafsiran terhadap fakta yang telah dikumpulkan. Pada tahap ini, fakta-fakta yang telah dikumpulkan dipilih dan diklasifikasikan sesuai dengan permasalahan yang dikaji sehingga dapat menjawab permasalahan yang diajukan dalam Bab I. Pada proses interpretasi ini, penulis menggunakan pendekatan interdisipliner. Pendekatan interdisipliner adalah pendekatan dalam suatu pemecahan masalah dengan menggunakan tinjauan berbagai sudut pandang ilmu serumpun yang relevan secara terpadu. Dalam hal ini, ilmu sejarah dijadikan sebagai disiplin ilmu utama dalam mengkaji permasalahan penelitian. Untuk membantu mempertajam analisis, penulis menggunakan konsep ilmu-ilmu sosial lainnya seperti ilmu sosiologi dan ekonomi.

15 56 Dari kedua ilmu tersebut, penulis menggunakan beberapa konsep, diantaranya pemberdayaan masyarakat dan kewirausahaan, pembangunan industri pedesaan, kebijakan pemerintah terhadap industri kecil dan perubahan sosialekonomi untuk membantu mengkaji masyarakat yang berada di sekitar industri petasan di Desa Teluk Agung Kecamatan Indramayu pada tahun Dengan menggunakan pendekatan ini diharapkan penulis dapat memperoleh gambaran yang jelas mengenai permasalahan yang dikaji dan mempermudah dalam proses penafsiran. 3.3 Laporan Penelitian Langkah ini merupakan langkah terakhir dari keseluruhan prosedur penelitian. Dalam metode historis, langkah ini dikenal dengan historiografi. Pada tahap ini, penulis melakukan penulisan akhir dari ketiga tahapan sebelumnya, yaitu heuristik, kritik sumber dan interpretasi. Dalam tahapan ini pula, penulis mengerahkan segenap kemampuan segala daya pikir dengan pikiran yang kritis dan menganalisisnya sehingga memperoleh suatu sintesis dari keseluruhan hasil penelitian dan penemuan ke dalam suatu penulisan yang utuh (Sjamsuddin, 2007 : ). Laporan hasil penelitian ini ditulis dengan menggunakan sistematika yang terdapat dalam buku pedoman penulisan karya ilmiah yang dikeluarkan oleh UPI Bandung. Adapun sistematika dari penulisan skripsi ini terbagi ke dalam lima bagian, yaitu : Bab I Pendahuluan Bab II Tinjauan Pustaka

16 57 Bab III Metodologi Penelitian Bab IV Perubahan Ekonomi Masyarakat Sekitar Kawasan Industri Petasan di Desa Teluk Agung Kecamatan Indramayu Tahun Bab V Kesimpulan dan Saran Tujuan dari penulisan ini adalah mengkombinasikan hasil temuan atau penelitian kepada umum sehingga temuan yang diperoleh dari hasil penelitian tidak saja memperkaya wawasan sendiri melainkan juga dapat memberikan sumbangan ilmu kepada masyarakat luas dan memberikan solusi alternatif dalam mengatasi permasalahan industri petasan di Indramayu.

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN 29 BAB III METODE PENELITIAN Skripsi ini berjudul Peranan Pesantren Syamsul Ulum Dalam Revolusi Kemerdekaan di Sukabumi (1945-1946). Untuk membahas berbagai aspek mengenai judul tersebut, maka diperlukan

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Pada bab ini, penulis akan menguraikan metode penelitian yang

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Pada bab ini, penulis akan menguraikan metode penelitian yang 33 BAB III METODOLOGI PENELITIAN Pada bab ini, penulis akan menguraikan metode penelitian yang digunakanuntuk memecahkan permasalahan yang berkaitan dengan skripsi yang berjudul Perkembangan Transportasi

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Pada bab ini membahas secara rinci mengenai metode penelitian yang

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Pada bab ini membahas secara rinci mengenai metode penelitian yang BAB III METODOLOGI PENELITIAN Pada bab ini membahas secara rinci mengenai metode penelitian yang dipakai oleh penulis untuk mengumpulkan sumber berupa fakta dan data yang berkaitan dengan judul skripsi

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN 42 BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab ini merupakan penguraian mengenai metode penelitian yang digunakan oleh penulis untuk mengkaji permasalahan yang berhubungan dengan skripsi yang berjudul Perkembangan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pembangunan jangka panjang Indonesia mempunyai sasaran utama. terciptanya landasan yang kuat dari bangsa Indonesia untuk tumbuh dan

BAB I PENDAHULUAN. Pembangunan jangka panjang Indonesia mempunyai sasaran utama. terciptanya landasan yang kuat dari bangsa Indonesia untuk tumbuh dan BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Masalah Pembangunan jangka panjang Indonesia mempunyai sasaran utama terciptanya landasan yang kuat dari bangsa Indonesia untuk tumbuh dan berkembang atas kekuatan

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Bab ini membahas lebih rinci metode penelitian yang digunakan dalam

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Bab ini membahas lebih rinci metode penelitian yang digunakan dalam BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab ini membahas lebih rinci metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini, mulai dari persiapan penelitian sampai dengan pelaksanaan penelitian dan analisis

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN Pada bab III ini dipaparkan mengenai metode penelitian yang digunakan dalam mengkaji permasalahan dalamskripsi yang berjudul Kehidupan Nelayan Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Dalam merekonstruksi fakta-fakta historis mengenai dinamika industri

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Dalam merekonstruksi fakta-fakta historis mengenai dinamika industri 30 BAB III METODOLOGI PENELITIAN Dalam merekonstruksi fakta-fakta historis mengenai dinamika industri Sandal Barepan selama 38 tahun tersebut, maka perlu digunakan suatu metode penelitian sejarah sebagai

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Kajian tentang Perkembangan Perusahaan Dodol Pusaka Terhadap. Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Suci Kaler Kecamatan

BAB III METODE PENELITIAN. Kajian tentang Perkembangan Perusahaan Dodol Pusaka Terhadap. Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Suci Kaler Kecamatan BAB III METODE PENELITIAN Kajian tentang Perkembangan Perusahaan Dodol Pusaka Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Suci Kaler Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut Tahun 1985-1998 ini menggunakan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN 30 BAB III METODE PENELITIAN Pada bab ini akan dibahas secara terinci mengenai metode penelitian yang digunakan oleh penulis dalam mengumpulkan sumber berupa data dan fakta berkaitan dengan judul skripsi

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN 39 BAB III METODOLOGI PENELITIAN Sesuai dengan karakteristik objek penelitian berupa berbagai peristiwa di masa lampau, maka metode penelitian yang dilakukan oleh penulis untuk menyusun karya ilmiah ini,

Lebih terperinci

BAB III METODE DAN TEKNIK PENELITIAN

BAB III METODE DAN TEKNIK PENELITIAN 35 BAB III METODE DAN TEKNIK PENELITIAN Metode Penelitian yang digunakan oleh penulis dalam mengkaji skripsi yang berjudul Peranan Oda Nobunaga dalam proses Unifikasi Jepang ini, yaitu metode historis

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN Kajian yang penulis ambil dalam penelitian skripsi ini adalah mengenai Perkembangan Pendidikan Islam di Bandung Tahun 1901-1942. Untuk membahas berbagi aspek mengenai judul

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN Pada bab ini akan diuraikan mengenai langkah, prosedur atau metodologi penelitian yang digunakan penulis dalam mengkaji mengumpulkan fakta yang berkaitan dengan permasalahan dalam

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN 23 BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab ini merupakan pemaparan mengenai metode dan teknik penelitian yang digunakan oleh penulis dalam mengkaji permasalahan mengenai Afrika Selatan dibawah pemerintahan Presiden

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN 32 3.1 Metodologi Penelitian BAB III METODOLOGI PENELITIAN Dalam bab ini diuraikan mengenai metode penelitian yang penulis gunakan untuk mengkaji permasalahan yang berhubungan dengan judul skripsi yang

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN 35 BAB III METODOLOGI PENELITIAN Pada bab III ini, penulis memaparkan metode yang digunakan untuk melakukan penelitian. Metode penelitian ini akan menjelaskan langkah-langkah serta tahapan-tahapan yang

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. digunakan oleh peneliti untuk mengkaji permasalahan dengan skripsi yang

BAB III METODE PENELITIAN. digunakan oleh peneliti untuk mengkaji permasalahan dengan skripsi yang 35 BAB III METODE PENELITIAN Bab ini membahas mengenai metode dan teknik penelitian yang digunakan oleh peneliti untuk mengkaji permasalahan dengan skripsi yang berjudul Perkembangan Pariwisata Taman Bunga

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Bab ini membahas lebih rinci metode penelitian yang digunakan dalam

BAB III METODE PENELITIAN. Bab ini membahas lebih rinci metode penelitian yang digunakan dalam 27 BAB III METODE PENELITIAN Bab ini membahas lebih rinci metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini, mulai dari persiapan penelitian sampai dengan pelaksanaan penelitian dan analisis

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Bab ini menguraikan mengenai metodologi penelitian yang digunakan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Bab ini menguraikan mengenai metodologi penelitian yang digunakan 36 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3. 1. Metode Penelitian Bab ini menguraikan mengenai metodologi penelitian yang digunakan peneliti, dengan judul skripsi Perkembangan Industri Bata Merah Antara Peluang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Kemiskinan merupakan masalah utama penduduk pedesaan, hal ini

BAB I PENDAHULUAN. Kemiskinan merupakan masalah utama penduduk pedesaan, hal ini BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Penelitian Kemiskinan merupakan masalah utama penduduk pedesaan, hal ini disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat desa untuk melakukan upaya dalam pembangunan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN 17 BAB III METODE PENELITIAN Pada bab ini penulis akan menguraikan metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis dalam mengkaji permasalahan pada skripsi yang berjudul Perkembangan PT.Pos

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN Pada bab ini akan dipaparkan secara rinci mengenai metode dan teknik penelitian yang digunakan penulis dalam mengumpulkan sumber berupa data dan fakta yang berkaitan dengan judul

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. kegiatan dalam suatu usaha secara menyeluruh untuk meningkatkan kesejahteraan

BAB I PENDAHULUAN. kegiatan dalam suatu usaha secara menyeluruh untuk meningkatkan kesejahteraan 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Proses industrialisasi dan pengembangan industri merupakan salah satu jalur kegiatan dalam suatu usaha secara menyeluruh untuk meningkatkan kesejahteraan

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Bab III Metodologi Penelitian merupakan bagian penguraian metode penelitian yang

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Bab III Metodologi Penelitian merupakan bagian penguraian metode penelitian yang BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab III Metodologi Penelitian merupakan bagian penguraian metode penelitian yang peneliti gunakan untuk mengkaji skripsi yang berjudul Pemikiran Imam Khomeini Tentang Wilayatul

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab ini merupakan penjelasan mengenai metode penelitian yang digunakan oleh penulis untuk mengkaji permasalahan yang berhubungan dengan skripsi yang berjudul Kinerja Komisi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan ekonomi tahun 1980an telah berdampak pada tumbuhnya

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan ekonomi tahun 1980an telah berdampak pada tumbuhnya BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan ekonomi tahun 1980an telah berdampak pada tumbuhnya industri-industri besar maupun kecil di Indonesia. Pembangunan sektor-sektor industri ini muncul sebagai

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab ini membahas mengenai metode penelitian yang digunakan penulis dalam mengumpulkan sumber berupa data dan fakta yang berkaitan dengan penelitian yang penulis kaji mengenai

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. skripsi yang berjudul Pemikiran Gus Dur Tentang Pluralisme Agama Di

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. skripsi yang berjudul Pemikiran Gus Dur Tentang Pluralisme Agama Di BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab ini merupakan penguraian mengenai metode penelitian yang digunakan oleh peneliti untuk mengkaji permasalahan yang berhubungan dengan skripsi yang berjudul Pemikiran Gus

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Dalam penelitian ini peneliti mengambil judul Peranan Syaikh Ahmad

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Dalam penelitian ini peneliti mengambil judul Peranan Syaikh Ahmad BAB III METODOLOGI PENELITIAN Dalam penelitian ini peneliti mengambil judul Peranan Syaikh Ahmad Yasin dalam Perjuangan Harakah Al-Muqawamah Melawan Israel di Palestina Tahun 1987-2004. Suatu kajian yang

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN 38 BAB III METODE PENELITIAN Bab ini merupakan uraian mengenai metode dan teknik penelitian yang digunakan oleh peneliti untuk mengkaji permasalahan dengan skripsi yang berjudul Guru Dua Zaman : Kajian

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN 30 BAB III METODE PENELITIAN Pada bab ini akan dibahas secara rinci mengenai metodologi penelitian yang digunakan peneliti untuk mengkaji skripsi yang berjudul Peranan K.H Mas Mansur Dalam Perkembangan

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Pada bab ini akan dibahas secara rinci mengenai langkah, prosedur atau

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Pada bab ini akan dibahas secara rinci mengenai langkah, prosedur atau BAB III METODOLOGI PENELITIAN Pada bab ini akan dibahas secara rinci mengenai langkah, prosedur atau metodologi penelitian yang dipakai oleh peneliti untuk mengumpulkan fakta yang berkaitan dengan judul

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Bab ini merupakan uraian mengenai metode dan teknik penelitian yang

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Bab ini merupakan uraian mengenai metode dan teknik penelitian yang BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab ini merupakan uraian mengenai metode dan teknik penelitian yang digunakan oleh peneliti untuk mengkaji permasalahan dengan skripsi yang berjudul Federasi Guru Independen

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN Bab III berisi pemaparan mengenai metode yang digunakan oleh peneliti dalam mengkaji permasalahan mengenai Pengaruh Pemikiran Harun Nasution Mengenai Islam Rasional Terhadap Pembangunan

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN 35 BAB III METODOLOGI PENELITIAN Pada bab ini akan dibahas secara rinci mengenai metode penelitian yang dipakai oleh penulis dalam mengumpulkan sumber berupa data dan fakta yang berkaitan dengan judul

Lebih terperinci

BAB III METODE DAN TEKNIK PENELITIAN. penulis gunakan dalam mengkaji permasalahan penelitian skripsi yang berjudul

BAB III METODE DAN TEKNIK PENELITIAN. penulis gunakan dalam mengkaji permasalahan penelitian skripsi yang berjudul BAB III METODE DAN TEKNIK PENELITIAN Bab ketiga ini menguraikan mengenai metode dan teknik penelitian yang penulis gunakan dalam mengkaji permasalahan penelitian skripsi yang berjudul Peranan Petani Penderes

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Munculnya usaha budidaya benih ikan di Kecamatan Bojongpicung tidak

BAB I PENDAHULUAN. Munculnya usaha budidaya benih ikan di Kecamatan Bojongpicung tidak 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Munculnya usaha budidaya benih ikan di Kecamatan Bojongpicung tidak terlepas dari berkembangnya budidaya perikanan air tawar di Propinsi Jawa Barat sebagai

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Pada bab ini akan dibahas secara rinci mengenai metode dan teknik

BAB III METODE PENELITIAN. Pada bab ini akan dibahas secara rinci mengenai metode dan teknik BAB III METODE PENELITIAN Pada bab ini akan dibahas secara rinci mengenai metode dan teknik penelitian yang digunakan penulis dalam mengumpulkan sumber dan fakta yang berkaitan dengan judul skripsi Ibing

Lebih terperinci

2015 KEHIDUPAN MASYARAKAT NELAYAN KECAMATAN GEBANG KABUPATEN CIREBON

2015 KEHIDUPAN MASYARAKAT NELAYAN KECAMATAN GEBANG KABUPATEN CIREBON BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki potensi alam di sektor perikanan yang melimpah yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakatnya. Salah satu sumber

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Bab ini merupakan penjelasan tentang metodologi penelitian yang digunakan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Bab ini merupakan penjelasan tentang metodologi penelitian yang digunakan BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab ini merupakan penjelasan tentang metodologi penelitian yang digunakan penulis dalam penyusunan skripsi ini. Penulis mengkaji skripsi ini dengan judul Battle Of Britain

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. skripsi Irak Di Bawah Kepemimpinan Saddam Hussein (Kejayaan Sampai

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. skripsi Irak Di Bawah Kepemimpinan Saddam Hussein (Kejayaan Sampai 36 BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab ini akan menguraikan mengenai metode penelitian yang digunakan oleh penulis dalam mengkaji permasalahan yang berhubungan dengan judul skripsi Irak Di Bawah Kepemimpinan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. skripsi yang berjudul Pengaruh Tarekat Bektasyiyah Terhadap Korps

BAB III METODE PENELITIAN. skripsi yang berjudul Pengaruh Tarekat Bektasyiyah Terhadap Korps BAB III METODE PENELITIAN Bab ini merupakan penjelasan mengenai metode penelitian yang digunakan oleh penulis dalam mengkaji permasalahan yang berhubungan dengan skripsi yang berjudul Pengaruh Tarekat

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Bab ini merupakan penjelasan mengenai metode dan teknik penelitian

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Bab ini merupakan penjelasan mengenai metode dan teknik penelitian BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab ini merupakan penjelasan mengenai metode dan teknik penelitian yang digunakan oleh peneliti untuk mengkaji permasalahan dengan skripsi yang berjudul PERANAN SATUAN PEMBERONTAK

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Studi historis (historical studies) meneliti peristiwa peristiwa-peristiwa

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Studi historis (historical studies) meneliti peristiwa peristiwa-peristiwa BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metodologi dan Teknik Penelitian Studi historis (historical studies) meneliti peristiwa peristiwa-peristiwa yang telah berlalu. Peristiwa-peristiwa sejarah direka-ulang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia merupakan negara pertanian, dimana pertanian memegang

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia merupakan negara pertanian, dimana pertanian memegang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Indonesia merupakan negara pertanian, dimana pertanian memegang peranan penting bagi keseluruhan perekonomian Nasional. Hal ini, dapat ditunjukkan dari banyaknya

Lebih terperinci

BAB III METODE DAN TEKNIK PENELITIAN

BAB III METODE DAN TEKNIK PENELITIAN BAB III METODE DAN TEKNIK PENELITIAN 3.1 METODE PENELITIAN Pada bab ini diuraikan mengenai metode serta teknik penelitian yang digunakan peneliti untuk mengkaji permasalahan yang berhubungan dengan skripsi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. melestarikan dan mengalihkan serta mentransformasikan nilai-nilai kebudayaan dalam

BAB I PENDAHULUAN. melestarikan dan mengalihkan serta mentransformasikan nilai-nilai kebudayaan dalam BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dalam masyarakat yang dinamis, pendidikan memegang peranan yang menentukan eksistensi dan perkembangan masyarakat. Pendidikan merupakan usaha melestarikan dan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pertanian dan pedesaan merupakan dua sisi mata uang yang saling

BAB I PENDAHULUAN. Pertanian dan pedesaan merupakan dua sisi mata uang yang saling 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Penelitian Pertanian dan pedesaan merupakan dua sisi mata uang yang saling berhubungan, karena pertanian merupakan mata pencaharian utama masyarakat desa,

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN Pada bab ini akan dibahas secara terperinci mengenai metode dan teknik penelitian yang digunakan oleh penulis dalam mengumpulkan sumber berupa data dan fakta berkaitan dengan

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Dalam mengkaji mengenai pandangan yang diperlihatkan oleh surat kabar

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Dalam mengkaji mengenai pandangan yang diperlihatkan oleh surat kabar 32 BAB III METODOLOGI PENELITIAN Dalam mengkaji mengenai pandangan yang diperlihatkan oleh surat kabar Kompas dan Pikiran Rakyat terhadap penembakan misterius tahun 1983-1985, penulis menggunakan metode

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN 29 BAB III METODE PENELITIAN Bab ini merupakan pemaparan mengenai metode dan teknik penelitian yang dilakukan oleh peneliti dalam mengkaji permasalahan mengenai Perkembangan Upacara Nadar di Kecamatan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Kegiatan ekonomi masyarakat dalam bidang perikanan di Indonesia, telah

BAB I PENDAHULUAN. Kegiatan ekonomi masyarakat dalam bidang perikanan di Indonesia, telah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Kegiatan ekonomi masyarakat dalam bidang perikanan di Indonesia, telah menjadi salah satu kegiatan perekonomian penduduk yang sangat penting. Perikanan dan

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. pemilihan lokasi penelitian adalah: (usaha perintis) oleh pemerintah. tersebut dipilih atas pertimbangan:

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. pemilihan lokasi penelitian adalah: (usaha perintis) oleh pemerintah. tersebut dipilih atas pertimbangan: BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Penelitian ini mengambil lokasi di kota Salatiga. Pertimbangan pemilihan lokasi penelitian adalah: 1. Sekolah Guru B di Salatiga menjadi salah satu pilot

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metodologi penelitian yang digunakan dalam mengkaji permasalahan yang

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metodologi penelitian yang digunakan dalam mengkaji permasalahan yang BAB III METODOLOGI PENELITIAN Metodologi penelitian yang digunakan dalam mengkaji permasalahan yang berkaitan dengan judul skripsi yang diangkat, yaitu Perempuan dalam Iklan di Media Massa Cetak Tahun

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN Bab ini merupakan pembahasan mengenai metodologi penelitian yang digunakan penulis mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga penulisan laporan penelitian. Dalam penulisan skripsi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan produk tidak hanya

BAB I PENDAHULUAN. Keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan produk tidak hanya BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan produk tidak hanya tergantung pada keunggulan teknologi, sarana dan prasarana, melainkan juga tergantung pada kualitas

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. pemerintahan sebagai alat negara. Negara dapat dipandang sebagai

BAB I PENDAHULUAN. pemerintahan sebagai alat negara. Negara dapat dipandang sebagai 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Deklarasi terhadap pembentukan sebuah negara yang merdeka tidak terlepas dari pembicaraan mengenai pembentukan struktur atau perangkatperangkat pemerintahan

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN Pada bab ini penulis akan memaparkan metodologi penelitian dalam mengkaji berbagai permasalahan yang berkaitan dengan skripsi yang berjudul DAMPAK REVOLUSI BUNGA DI PORTUGAL

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia merupakan negara pertanian, artinya sektor tersebut memegang

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia merupakan negara pertanian, artinya sektor tersebut memegang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Indonesia merupakan negara pertanian, artinya sektor tersebut memegang peranan penting dari keseluruhan perekonomian nasional. Hal ini dapat ditunjukkan dari

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Kabupaten Brebes yang merupakan wilayah paling barat dari Propinsi Jawa

BAB I PENDAHULUAN. Kabupaten Brebes yang merupakan wilayah paling barat dari Propinsi Jawa 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Kabupaten Brebes yang merupakan wilayah paling barat dari Propinsi Jawa Tengah mempunyai potensi yang tidak kalah pentingnya dengan daerah-daerah lain di

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN 36 BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan penulis untuk mengkaji permasalahan yang berkaitan dengan judul skripsi Gejolak Patani Dalam Pemerintahan Thailand (Kajian Historis Proses

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN Pada bab ini akan dibahas secara terperinci mengenai metode dan teknik penelitian yang digunakan oleh penulis dengan judul skripsi Peranan Polisi Pengawas Aliran Masyarakat Ditengah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Kebermaknaan seseorang boleh dikatakan hanya ada manakala ia berada

BAB I PENDAHULUAN. Kebermaknaan seseorang boleh dikatakan hanya ada manakala ia berada BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Kebermaknaan seseorang boleh dikatakan hanya ada manakala ia berada dalam kelompok, komunitas, atau masyarakatnya (Mutakin, 2002:1). Tentu saja manusia mempunyai

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Pada bab ini akan membahas secara rinci mengenai metode dan teknik

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Pada bab ini akan membahas secara rinci mengenai metode dan teknik BAB III METODOLOGI PENELITIAN Pada bab ini akan membahas secara rinci mengenai metode dan teknik penelitian yang digunakan penulis dalam mengumpulkan sumber berupa data dan fakta yang berkaitan dengan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN 32 BAB III METODE PENELITIAN Bab ini merupakan penjelasan mengenai metode penelitian yang digunakan oleh penulis, dari mulai tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan, hingga penulisan laporan penelitian.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. minyak mentah, batu bara, tembaga, biji besi, timah, emas dan lainnya. Dampak

BAB I PENDAHULUAN. minyak mentah, batu bara, tembaga, biji besi, timah, emas dan lainnya. Dampak BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Negara Indonesia terkenal memiliki sumber daya alam dan mineral, seperti minyak mentah, batu bara, tembaga, biji besi, timah, emas dan lainnya. Dampak pertambangan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Manusia sebagai makhluk hidup berinteraksi dengan lingkungan alam sekitarnya.

BAB I PENDAHULUAN. Manusia sebagai makhluk hidup berinteraksi dengan lingkungan alam sekitarnya. BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Masalah Manusia sebagai makhluk hidup berinteraksi dengan lingkungan alam sekitarnya. Dalam interaksinya tersebut, manusia dapat mempengaruhi lingkungan dan mengusahakan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN Dalam bab ini, penulis akan mendeskripsikan mengenai metode penelitian dalam mengkaji skripsi yang berjudul Perkembangan Kesenian Tradisional Calung di Kabupaten Bandung (Kajian

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Koperasi mempunyai peranan yang sangat penting sebagai pelaku

BAB I PENDAHULUAN. Koperasi mempunyai peranan yang sangat penting sebagai pelaku 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Koperasi mempunyai peranan yang sangat penting sebagai pelaku ekonomi, pasal 33 ayat 1 UUD 1945 menetapkan bahwa Perekonomian disusun sebagai usaha bersama

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Kegiatan ekonomi yang sangat berpengaruh terhadap tingkat pertumbuhan

BAB I PENDAHULUAN. Kegiatan ekonomi yang sangat berpengaruh terhadap tingkat pertumbuhan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Penelitian Kegiatan ekonomi yang sangat berpengaruh terhadap tingkat pertumbuhan ekonomi kota adalah perdagangan. Sektor ini memiliki peran penting dalam mendukung

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Peran Kyai Ibrahim Tunggul Wulung Dalam Penyebaran Agama Kristen Di Desa

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Peran Kyai Ibrahim Tunggul Wulung Dalam Penyebaran Agama Kristen Di Desa BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Bentuk dan Strategi Penelitian Mengacu pada permasalahan yang dirumuskan, maka skripsi yang berjudul Peran Kyai Ibrahim Tunggul Wulung Dalam Penyebaran Agama Kristen Di

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Kajian mengenai perkembangan industri moci di Cikole dan dampaknya

BAB 1 PENDAHULUAN. Kajian mengenai perkembangan industri moci di Cikole dan dampaknya 1 BAB 1 PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Masalah Kajian mengenai perkembangan industri moci di Cikole dan dampaknya terhadap masyarakat yang hidup di sekitarnya merupakan hal yang menarik karena moci merupakan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pembangunan industri merupakan hal yang sangat penting dalam. meningkatkan kesempatan kerja serta memperbaiki kualitas pertumbuhan

BAB I PENDAHULUAN. Pembangunan industri merupakan hal yang sangat penting dalam. meningkatkan kesempatan kerja serta memperbaiki kualitas pertumbuhan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pembangunan industri merupakan hal yang sangat penting dalam meningkatkan kesempatan kerja serta memperbaiki kualitas pertumbuhan ekonomi. Pembangunan industri ini

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Modernisasi yang dipelopori oleh negara-negara Barat tak bisa dipungkiri

BAB I PENDAHULUAN. Modernisasi yang dipelopori oleh negara-negara Barat tak bisa dipungkiri BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Modernisasi yang dipelopori oleh negara-negara Barat tak bisa dipungkiri berpengaruh sangat besar terhadap perkembangan negara-negara lain di dunia, tak terkecuali

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Bab ini menguraikan mengenai metodologi penelitian yang digunakan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Bab ini menguraikan mengenai metodologi penelitian yang digunakan 38 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3. 1. Metode Penelitian Bab ini menguraikan mengenai metodologi penelitian yang digunakan peneliti, dengan judul skripsi Perkembangan Rumah Zakat Indonesia di Kota Bandung

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Pada bab ini penulis mencoba untuk memaparkan berbagai langkah yang

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Pada bab ini penulis mencoba untuk memaparkan berbagai langkah yang BAB III METODOLOGI PENELITIAN Pada bab ini penulis mencoba untuk memaparkan berbagai langkah yang digunakan dalam penyusunan skripsi ini, mulai dari mencari sumber-sumber, kritik sumber, analisis dan cara

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Pada bab ini penulis akan memaparkan tentang metodologi penelitian yang dilakukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Pada bab ini penulis akan memaparkan tentang metodologi penelitian yang dilakukan BAB III METODOLOGI PENELITIAN Pada bab ini penulis akan memaparkan tentang metodologi penelitian yang dilakukan dalam mengkaji berbagai permasalahan yang berkaitan dengan skripsi yang berjudul Peranan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Kelompok industri kecil memiliki peran strategis dalam peningkatan

BAB I PENDAHULUAN. Kelompok industri kecil memiliki peran strategis dalam peningkatan 1 BAB I PENDAHULUAN I.I. Latar Belakang Masalah Kelompok industri kecil memiliki peran strategis dalam peningkatan pendapatan, perluasan lapangan kerja dan kesempatan berusaha di Indonesia. Pengembangan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Pengertian metode menurut Helius Sjamsuddin dalam bukunya yang

BAB III METODE PENELITIAN. Pengertian metode menurut Helius Sjamsuddin dalam bukunya yang BAB III METODE PENELITIAN Pengertian metode menurut Helius Sjamsuddin dalam bukunya yang berjudul Metodologi Sejarah adalah Metode ada hubungannya dengan suatu prosedur, proses, atau teknik yang sistematis

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. yang semula hanya dinikmati segelintir orang-orang yang relatif kaya pada awal

BAB I PENDAHULUAN. yang semula hanya dinikmati segelintir orang-orang yang relatif kaya pada awal 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Pariwisata merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia terutama menyangkut kegiatan sosial dan ekonomi. Diawali dari kegiatan yang semula

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN 25 BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab ini akan menguraikan mengenai metode penelitian yang digunakan oleh penulis dalam mengkaji permasalahan yang berhubungan dengan judul skripsi yang diambil. Metode yang

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Bentuk dan Strategi Penelitian Berdasarkan permasalahan yang dirumuskan, maka skripsi yang berjudul relevansi pemikiran Mohammad Hatta di KUD Grabag pada era reformasi

Lebih terperinci

PERANAN PEMOEDA ANGKATAN SAMOEDERA OEMBARAN (PAS O) DALAM PERISTIWA AGRESI MILITER BELANDA II TAHUN 1948 DI YOGYAKARTA

PERANAN PEMOEDA ANGKATAN SAMOEDERA OEMBARAN (PAS O) DALAM PERISTIWA AGRESI MILITER BELANDA II TAHUN 1948 DI YOGYAKARTA BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Negara Indonesia merupakan sebuah negara maritim karena memiliki wilayah laut yang lebih luas dibandingkan dengan wilayah daratan. Hal ini menjadikan bangsa

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Dalam bab ketiga akan memaparkan metode dan teknik penelitian yang digunakan dalam

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Dalam bab ketiga akan memaparkan metode dan teknik penelitian yang digunakan dalam BAB III METODOLOGI PENELITIAN Dalam bab ketiga akan memaparkan metode dan teknik penelitian yang digunakan dalam penyusunan skripsi yang berjudul Kodifikasi Hadis Pada Masa Khalifah Umar Bin Abdul Aziz

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN Bab ini merupakan pemaparan mengenai metode penelitian yang penulis gunakan dalam menganalisis masalah dalam karya ilmiah ini. Penulis membuat skripsi dengan judul Strategi Mao

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Tinjauan pustaka merupakan suatu proses dalam membuat suatu kerangka

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Tinjauan pustaka merupakan suatu proses dalam membuat suatu kerangka BAB II TINJAUAN PUSTAKA Tinjauan pustaka merupakan suatu proses dalam membuat suatu kerangka penelitian untuk mengarahkan studi dan pengumpulan data penelitian. Sebagai landasan berfikir dan analisa dalam

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN Skripsi yang berjudul (Suatu Kajian Sosio- Historis Gerakan Sosial Petani Di Korea Pada Tahun 1894-1895) ini menggunakan metode historis sebagai metode penelitiannya, dengan menggunakan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Indonesia sebagai sebagai salah satu negara berkembang yang sedang

BAB 1 PENDAHULUAN. Indonesia sebagai sebagai salah satu negara berkembang yang sedang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Indonesia sebagai sebagai salah satu negara berkembang yang sedang melaksanakan pembangunan di berbagai sektor, dengan kekayaan alam dan penduduk yang sangat

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN 36 BAB III METODE PENELITIAN Bab ini mendeskripsikan mengenai metode dan teknik penelitian yang dilakukan oleh penulis. Menurut buku Pedoman Penulisan Karya Ilmiah Universitas Pendidikan Indonesia, bab

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. skripsi yang berjudul Pemikiran Jean Jacques Rousseau dalam Bidang Politik.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. skripsi yang berjudul Pemikiran Jean Jacques Rousseau dalam Bidang Politik. BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab ini merupakan penguraian mengenai metode penelitian yang digunakan oleh peneliti untuk mengkaji permasalahan yang berhubungan dengan skripsi yang berjudul Pemikiran Jean

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN Pada bab ini akan dibahas secara rinci mengenai langkah, prosedur atau metodologi penelitian yang digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan fakta yang berkaitan dengan judul

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Jawa Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki keanekaragaman seni, budaya dan suku bangsa. Keberagaman ini menjadi aset yang sangat penting

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Bab ini merupakan penjelasan tentang metodologi penelitian yang digunakan oleh

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Bab ini merupakan penjelasan tentang metodologi penelitian yang digunakan oleh BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab ini merupakan penjelasan tentang metodologi penelitian yang digunakan oleh penulis dalam penyusunan skripsi yang berjudul Masyarakat Jepang Pasca Perang Dunia II (Tinjauan

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Pada Bab ini akan dipaparkan tentang metodologi penelitian yang

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Pada Bab ini akan dipaparkan tentang metodologi penelitian yang 36 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Pada Bab ini akan dipaparkan tentang metodologi penelitian yang digunakan. Dalam penelitian ini metode penelitian yang digunakan adalah metode sejarah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Penelitian 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Menurut Simon Kemoni yang dikutip oleh Esten (2001: 22) globalisasi dalam bentuk yang alami akan meninggikan berbagai budaya dan nilai-nilai budaya. Globalisasi

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN Bab ini akan menguraikan mengenai metode penelitian yang digunakan oleh peneliti dalam mengkaji permasalahan yang berhubungan dengan judul skripsi yang diambil. Metode yang digunakan

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN Dalam bab ini penulis akan memaparkan metodologi yang digunakan untuk mengkaji permasalahan dalam penelitian mengenai gejolak politik yang terjadi menjelang berakhirnya kekuasaan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN Pada bab ini secara umum merupakan pemaparan mengenai metodologi yang penulis gunakan dalam mengumpulkan data dan fakta yang berkaitan dengan kajian penyebaran agama Islam ke

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Skripsi ini berjudul Perbandingan Pemikiran Musso dan Dipa Nusantara

BAB III METODE PENELITIAN. Skripsi ini berjudul Perbandingan Pemikiran Musso dan Dipa Nusantara 29 BAB III METODE PENELITIAN A. Metodologi Penelitian Skripsi ini berjudul Perbandingan Pemikiran Musso dan Dipa Nusantara Aidit tentang Komunisme di Indonesia. Dari judul tersebut, maka penulis mencari

Lebih terperinci