KATA PENGANTAR. Akhirnya kami mengucapkan syukur dan terimakasih kepada semua pihak yang berkenan membantu penyusunan bahan ajar ini.

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "KATA PENGANTAR. Akhirnya kami mengucapkan syukur dan terimakasih kepada semua pihak yang berkenan membantu penyusunan bahan ajar ini."

Transkripsi

1 KATA PENGANTAR Keberhasilan generasi suatu negara erat hubungannya dengan kecakapan orangtua khususnya ibu dalam mempersiapkan generasi penerusnya sejak dari kandungan. Orang tua yang cakap mampu memainkan peran dan fungsinya sebagai bagian keluarga yang bisa diteladani sehingga mampu mengasuh, mendidik dan menciptakan keluarga yang bahagia, sejahtera yang didukung dengan pengelolaan ekonomi keluarga yang bagus serta mampu berperan dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan. Akhirnya kami mengucapkan syukur dan terimakasih kepada semua pihak yang berkenan membantu penyusunan bahan ajar ini. Semarang, Mei 2014 Kepala, Dr. H. Ade Kusmiadi, M.Pd. NIP Bahan Ajar Perawatan Kehamilan ii

2 DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iii Pendahuluan... 1 A. Tujuan... 2 B. Manfaat... 3 C. Strategi Belajar... 3 D. Hasil Yang Diharapkan... 4 UNIT 1 POLA HIDUP SEHAT IBU HAMIL... 5 UNIT 2 RESIKO KEHAMILAN UNIT 3 MELAHIRKAN UNIT 4 PERAWATAN PASKA MELAHIRKAN Bahan Ajar Perawatan Kehamilan iii

3 Pendahuluan Peran istri dan ibu bagi anak-anak adalah fitrah bagi wanita Setiap wanita pasti menginginkan momen-momen ketika ia dipinang oleh lelaki pujaan hatinya, menikah, hamil, dan menjadi seorang ibu. Setelah menikah dan menjadi istri dari suami tercinta, menjadi seorang ibu adalah harapan yang paling didambakan seorang wanita untuk membuktikan diri bahwa kita adalah perempuan sejati, yang mampu memberikan keturunan untuk suami. Menyandang status ibu merupakan pengalaman hidup yang membanggakan bagi seorang istri biasa. Berbagai persiapan agar sang janin bersarang di rahim, tumbuh dengan sehat selama sembilan bulan, dan lahir dalam keadaan selamat dan normal menjadi dambaan bagi setiap calon ibu maupun calon ayah. Mewujudkan harapan tersebut memang perlu dipersiapkan agar segala sesuatunya berjalan lancar, baik bagi calon ibu yang baru pertama kali merasakan kehamilan maupun bagi ibu yang sudah pernah hamil sebelumnya. Menciptakan generasi yang sehat dan hebat diawali dengan kesehatan yang baik dan bekal pengetahuan yang cukup khususnya bagi seorang ibu maupun calon sehingga. Bahan Ajar Perawatan Kehamilan 1

4 Harapannya calon orangtua bisa menjadi orang tua yang cakap untuk jabang bayi yang dikandungnya sehingga lahir selamat, sehat dan kurang suatu apapun di kelak kemudian hari. Bahan ajar ini berisi tentang pengetahuan agar kehamilan bisa sehat, mencegah terjadinya permasalahan selama kehamilan dan melahirkan dan pengetahuan tentang perawatan pascamelahirkan untuk ibu dan bayi. Harapannya semoga bahan ajar ini bermanfaat khususnya bagi calon ibu maupun ibu yang akan mempersiapkan bayi yang lahir selamat dan tumbuh sehat serta kuat sebagai generasi penerus perjuangan bangsa. A. Tujuan Setelah mempelajari bahan ajar ini diharapkan Anda dapat menguasai beberapa kompetensi dasar yang akan dijelaskan pada tiap unit yang ada. Tujuan Anda mempelajarai bahan ajar ini adalah agar Anda mampu: 1. Memahami pola hidup sehat ibu hamil 2. Memahami asupan nutrisi ibu hamil 3. Memahami komplikasi kehamilan 4. Memahami resiko kehamilan 5. Memahami tanda tanda persalinan 6. Memahami persiapan menjelang pers Bahan Ajar Perawatan Kehamilan 2

5 7. Memahami nutri pasca persalianan 8. Memahami dan mengetahui tentang menyusui 9. Memahami dan mengenali bayi B. Manfaat Manfaat yang dapat Anda peroleh dengan bahan ajar ini antara lain: 1. Anda memperoleh pemahaman tentang kehamilan sehat 2. Anda akan memahami tentang masalah yang dihadapi selama kehamilan 3. Anda akan memahami dan mengetahui tentang persalinan 4. Anda akan memahami tentang perawatan pasca persalinan untuk ibu dan anak. C. Strategi Belajar Strategi belajar diperlukan agar Anda dapat memahami bahan ajar ini dengan baik. Ada beberapa kiat yang dapat Anda manfaatkan agar Anda dapat mempelajari bahan ajar ini secara efektif, antara lain: 1. Bacalah setiap petunjuk yang terdapat dalam bahan ajar ini dengan baik, agar tidak terjadi kesalahan persepsi terhadap isi bahan ajar. Bahan Ajar Perawatan Kehamilan 3

6 2. Pahamilah standar kompetensi dan kompetensi dasar pada setiap unit sebelum membaca isi unit. 3. Bacalah isi tiap unit ini dengan teliti. 4. Pahamilah isi tiap unit dengan baik. 5. Apabila bahan ajar ini disertai dengan media film, maka perhatikan dengan seksama untuk menjadi bahan diskusi dan renungan bagi peserta pelatihan. 6. Jawablah soal latihan pada setiap akhir unit. 7. Kerjakan evaluasi pada tiap unit pada akhir bagian unit. Ulangilah membaca jika masih ada kesulitan dalam menjawab soal latihan maupun mengerjakan evaluasi. D. Hasil Yang Diharapkan Setelah mempelajari bahan ajar Perawatan kehamilan, Perawatan Pasca Kehamilan bagi Ibu dan Bayi, diharapkan mampu: 1. memperoleh pemahaman tentang kehamilan sehat 2. memahami tentang masalah yang dihadapi selama kehamilan 3. memahami dan mengetahui tentang persalinan 4. memahami perawatan pasca persalinan untuk ibu dan bayi. Bahan Ajar Perawatan Kehamilan 4

7 II. ISI BAHAN AJAR UNIT 1 POLA HIDUP SEHAT UNTUK IBU HAMIL Kompetensi Dasar 1. Menyebutkan pola hidup sehat ibu hamil 2. Mengidentifikasi asupan nutri Ibu hamil Deskripsi Materi A. Pola Hidup Sehat Ibu Hamil Pola hidup sehat ketika mengandung calon buah hati adalah hal yang sangat penting demi kesehatan, pertumbuhan dan perkembangan janin. Hal ini sangat berpengaruh nanti pada proses persalinan, melahirkan serta mengurangi resiko keguguran, prematur dan sebagainya. Perilaku hidup sehat ibu hamil tercermin pada dua berperilaku yaitu: kebiasaan dan makanan sehat ibu hamil. Bahan Ajar Perawatan Kehamilan 5

8 1. Kebiasaan Rokok dilarang untuk ibu hamil karena sangat berbahaya bagi janin dan ibu sendiri. rokok akan memengaruhi kesehatan janin serta berpengaruh proses kehamilan nantinya. Hirup udara pada pagi hari dan sempatkan senam/olahraga setiap hari walupun hanya sebentar. ini akan mempermudah proses dalam melahirkan nantinya. Jauhi stress dan istirahatlah secara teratur dengan cukup, berekreasilah agar menyegarkan pikiran. Mandilah secara teratur di setiap hari untuk menjaga kesehtan badah dan kulit. tetapi jangan berendam apa lagi berendam menggunakan air panas. Gunakan pakaian yang nyaman dan longgar, hindari pakaian yang terlalu ketat. Bila mengalami sembelit, siapkan minimal 12 gelas air putih dan minum setiap hari. Jauhi aneka macam aroma yang menyengat dan tidak disukai, ini untuk menghindarkan Wanita hamil dari perasaan mual dan ingin muntah.untuk menjauhi prasaan mual dan pusing, usahakan ketika bangun tidur atau berdiri secara perlahan jangan melakukannya secara Bahan Ajar Perawatan Kehamilan 6

9 spontan dan sekaligus. Jauhi pemakaian obat-obatan di luar anjuran dari dokter. 2. Makanan sehat Ibu hamil Ibu hamil wajib memiliki pola makan yang baik. Secara umum pola makan yang baik dan sehat. Pola makan yang baik dan sehat bagi ibu hamil pada umumnya mengandung prinsip: 3J yaitu: jumlah, jadwal, dan jenis. Jumlah makan yang dikonsumsi oleh ibu hamil haruslah cukup, sehat dan seimbang. Makanlah dengan cukup (tidak lebih dan tidak kurang) dan perhatikan gizinya. Ingatlah bahwa Ibu hamil sangat membutuhkan makanan yang bergizi untuk pertumbuhan dan perkembangan calon bayinya. Makanan Untuk ibu hamil harus di atur jumlahnya, tidak boleh terlalu sedikit atau terlalu banyak. begitu juga dengan penjadwalannya. Agar dapat memenuhi gizi ibu hamil wajib makan terjadwal serta teratur dan makan dengan jenis makanan-makanan yang penuh dengan bergizi. Bukan makan untuk dua orang sebagai makan dengan porsi ganda, akan tetapi makan cukup untuk ibu dan janin yang dikandung. Makan berlebih pada saat hamil akan menyebabkan berat badan berlebih dalam waktu cepat. Bahan Ajar Perawatan Kehamilan 7

10 Berat badan yang berlebih beresiko pada kehamilan dan persalinan, demikian pula dengan berat badan yang kurang. Berdasarkan jadwal, pola makan ibu saat hamil dan menyusui setidaknya harus mencukupi 3 kali makan besar dan 2 kali makan ringan. Inge menegaskan, selama masih menyusui tidak ada yang namanaya skip makan. "Yang harus dikurangi adalah jumlah kalori, tetapi harus tetap cukup memenuhi kebutuhan menyusui," ucapnya. Setelah melewati masa 6 bulan masa menyusui, si ibu baru boleh melakukan diet, tapi tetap tidak dianjurkan untuk melewatkan waktu makan pagi, siang, dan malam. Jenis yang bervariasi dan komposisi zat gizi seimbang. Hindari konsumsi gorengan semasa kehamilan. Bagaimaana dengan buah dan sayur? Buah dan sayur harus mendapatkan porsi paling banyak sekitar gram satu hari. Untuk dapat memenuhi asupan buah dan sayur 30 gram seharinya, setiap makan pagi, siang, dan malam harus dilengkapi dengan buah dan sayur, begitu pula ketika makan ringan. Selain memperbanyak asupan buah dan sayuran, ibu hamil juga membutuhkan asupan cairan yang cukup. Hal ini untuk mengatur konstipasi, suhu tubuh, membangun sel Bahan Ajar Perawatan Kehamilan 8

11 darah merah bayi, mengatu sistem sirkulasi dan cairan ketuban. "Kurang lebih 13 gelas air per hari," tambahnya. Makanan yang baik untuk gizi ibu hamil tentu saja yang termasuk di dalam kategori 4 sehat 5 sempurna. berikut ini makanan rekomendasikan untuk makanan untuk wanita hamil: a. Buah-buahan beraneka warna. b. Telur. c. Daging tanpa lemak. d. Ikan salmon. e. Sayuran daun berwarna hijau tua. f. Kacang. g. Yogurt yunani. h. Ubi jalar. i. Walnut. j. Popcorn dan biji-bijian lainnya Makanan Yang Dihindari oleh Ibu Hamil: a. Jauhi memakan buah-buahan yang terlalu banyak mengandung alkohol seperti durian karena dapat meningkatkan tenakan darah. b. Jauhi makanan cepat saji karena banyak mengandung pengawet dan bahan-bahan kimia lainnya. c. Jauhi mengkonsumsi minuman yang bersoda atau soft drink. Bahan Ajar Perawatan Kehamilan 9

12 UNIT 2 RESIKO KEHAMILAN Konptensi Dasar: 1. Menyebutkan resiko kehamilan 2. Menyebutkan komplikasi kehamilan Deskripsi Materi: A. Resiko Kehamilan Ibu hamil disarankan untuk mengatur berat badan agar tetap berada pada kondisi ideal dan tetap menjaga pola makan dengan gizi cukup dan seimbang. Kenaikan total berat badan selama kehamilan, normalnya berkisar antara kg, sedangkan Memasuki trimester 2 janin tumbuh pesat dengan pertumbuhan kurang lebih 10 gr per hari ( minggu ke 16 sekitar 90 gr, minggu ke 20 sekitar 256 gr, minggu ke 24 sekitar 680 gr, minggu ke 27 sekitar 900 gr). (bidanku.com). Pada ibu yang underweight, kenaikan berat badan yang dianjurkan adalah 0,5 kg setiap minggu. Para ibu hamil perlu mengkonsumsi karbohidrat, protein/asam amino; vitamin dan mineral, serta enzim yang cukup yang diperlukan untuk Bahan Ajar Perawatan Kehamilan 10

13 memaksimalkan proses penyerapan nutrisi oleh tubuh sehingga asupan nutrisi ibu saat hamil dapat terpenuhi. Pada ibu yang normal dan obese kenaikan yang dianjurkan adalah lebih kecil, masing-masing 0,4 dan 0,3 kg setiap minggu. Resiko kehamilan yang perlu diketahuhui adalah: 1. Mual dan muntah berlebihan (hiperemesis gravidarum) Hiperemesis gravidarum adalah mual dan muntah berlebihan pada saat hamil sehingga mengganggu pekerjaan sehari-hari dan menyebabkan keadaan umum tubuh ibu hamil memburuk. Sebenarnyamual dan muntah merupakan hal yang biasa dialami oleh ibu hamil pada kehamilan trimester pertama (3 bulan pertama kehamilan), kurang lebih pada 6 pekan setelah haid terakhir dan umumnya terjadi selama 10 pekan. Akan tetapi, mual dan muntah ini akan menjadi masalah yang sangat mengganggu jika terjadi secara berlebihan, yaitu ketika terlalu sering dan parah (bisa sama sekali tidak bisa makan/minum) dan bertahan lebih lama (bahkan kadang terjadi selama sembilan bulan penuh). Bahan Ajar Perawatan Kehamilan 11

14 Mual dan muntah yang terus-menerus akan menyebabkan terjadinya dehidrasi (kekurangan cairan) dan kekurangan kadar mineral dalam tubuh karena banyak cairan tubuh keluar lewat muntahan. Di samping itu, hiperemesis juga bisa mengakibatkan rusaknya organ hati dan robeknya selaput lendir kerongkongan dan lambung (sindrom Mallory-Weiss) sehingga terjadi perdarahan di saluran cerna. Jika tidak dirawat dan mendapat penanganan yang memadai, hiperemesis bisa menjurus pada kekurangan gizi dan dapat membahayakan ibu serta janin yang dikandungnya. 2. Kurang darah (anemia) Anemia ditandai dengan lemah, letih, lesu, pucat, pusing (kadang berkunang-kunang) dan sering sakit-sakitan. Anemia atau kurang darah merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu. Ibu hamil yang anemia tidak dapat memenuhi kebutuhan tubuh ibu dan janin akan nutrisi dan oksigen yang dibawa dalam darah, sehingga pertumbuhan janin terganggu. Pada saat melahirkan, wanita yang menderita anemia dapat mengalami syok karena kehilangan banyak darah dan bahkan berisiko pada kematian. Bahan Ajar Perawatan Kehamilan 12

15 3. Berat badan ibu hamil tidak naik Selama kehamilan, ibu hamil diharapkan mengalami penambahan berat badan sedikitnya 6 kg. Ini sebagai petunjuk adanya pertumbuhan janin. Tidak adanya kenaikan berat badan yang diharapkan menunjukkan kondisi gizi yang buruk pada ibu hamil dan menunjukkan adanya pertumbuhan janin yang terhambat. 4. Berat badan berlebih (Overweight) Berat badan berlebih bisa menyebebkan Hipertensi dan diabetes. Infeksi seusai bersalin akibat banyaknya pembuluh darah ibu hamil yang tersumbat seringkali terjadi, selain itu, lemak yang berlipat-lipat pada lapisan kulit merupakan media yang kondusif untuk tumbuhnya kuman. Berat badan berlebih juga menghambat pertumbuhan bayi karena plasenta yang berfungsi mensuplai oksigen akan menyempit, kecerdasan si kecil menjadi berkurang karena terhambatnya suplai oksigen dapat merusak sel-sel otak janin. Juga ada resiko gangguan paru-paru maupun terlahir obesitas. Bahan Ajar Perawatan Kehamilan 13

16 5. Nyeri kepala, gangguan penglihatan, kejang dan tekanan darah tinggi Gejala-gejala tersebut dapat merupakan pertanda adanya preeklamsi. Biasanya terjadi pada usia kehamilan 20 pekan (akhir trimester 2 atau pada trimester 3) walau juga dapat dijumpai lebih awal. Preeklamsi dapat diikuti terjadinya eklamsi yang bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani. 6. Gerakan janin berkurang atau tidak ada Sejak usia kehamilan 5 bulan, ibu sebaiknya memantau gerakan janin. Gerakan janin diharapkan dirasakan oleh ibu 3 kali setiap jam. Jika ibu merasakan kurang dari itu, menunjukkan bayi tidak aktif, harus berkonsultasi dengan bidan atau dokter 7. Penyakit Ibu yang berpengaruh terhadap kehamilan Beberapa ibu yang memiliki penyakit seperti kencing manis (diabetes mellitus), penyakit jantung, anemia, dan penyakit lain yang bisa berpengaruh pada kehamilan, hendaknya sering kontrol dan berkonsultasi dengan dokter. Hal ini untuk meminimalisir akibat buruk yang bisa muncul dan membahayakan jiwa ibu maupun janin yang dikandung. Bahkan, dianjurkan untuk mempersiapkan diri ketika merencanakan untuk hamil. Bahan Ajar Perawatan Kehamilan 14

17 8. Ketuban pecah dini (KPD) Ketuban pecah dini adalah keluarnya cairan ketuban dari yang setelah kehamilan berusia 22 pekan. Ketuban dinyatakan pecah lebih dini jika terjadi sebelum proses persalinan berlangsung Jika ibu hamil mengalami ketuban pecah dini, hendaknya segera memeriksakan diri ke bidan atau dokter, karena kondisi tersebut dapat mempermudah terjadinya infeksi pada kandungan yang dapat membahayakan ibu maupun janinnya 9. Perdarahan Perdarahan dapat terjadi pada usia kehamilan berapapun, dan bisa menjadi pertanda adanya bahaya yang mengancam, baik pada ibu maupun janin yang dikandung. Perdarahan pada awal kehamilan dapat merupakan tanda keguguran. Perdarahan pada usia kehamilan 4-9 bulan dapat menunjukkan plasenta letak rendah dalam rahim dan dapat menutup jalan lahir. Perdarahan pada akhir kehamilan dapat merupakan tanda plasenta terlepas dari rahim. Perdarahan yang hebat dan terus menerus setelah melahirkan dapat menyebabkan ibu kekurangan darah dan merupakan tanda bahaya dimana ibu bersalin harus segera mendapat pertolongan yang tepat dari bidan atau dokter. Bahan Ajar Perawatan Kehamilan 15

18 10. Demam tinggi Demam tinggi dapat disebabkan karena infeksi atau penyakit lain. Hendaknya ibu hamil yang mengalami demam tinggi segera memeriksakan diri ke dokter supaya mendapat penanganan yang tepat terkait demam yang dialaminya. Demam tinggi yang tidak ditangani dengan tepat dapat meningkatkan risiko terjadinya persalinan prematur. B. Komplikasi Kehamilan Komplikasi yang umum menyertai kehamilan: 1. Pra eklampsia Pra eklampsia atau juga dikenal dengan toxemia, adalah kondisi dimana kehamilan disertai dengan naiknya tekanan darah meski tanpa adanya riwayat tekanan darah tinggi sebelumnya pada calon ibu. Gejala umumnya antara lain: Naiknya tekanan darah secara signifikan semasa kehamilan, ditemukannya protein di dalam urin, pusing kepala, iritasi, berkurangnya urin, nyeri abdomen, pandangan mengabur, serta bengkak dan nyeri pada beberapa bagian tubuh seperti wajah, tangan dan kaki akibat penumpukan cairan. Kriteria calon ibu Bahan Ajar Perawatan Kehamilan 16

19 yangrisikonya paling tinggi menderita komplikasi ini antara lain kehamilan lebihdari satu janin (multiple pregnancy), hamil di usia remaja, hamil diusia lebih dari 40 tahun, serta adanya riwayat terkena darah tinggi, diabetesataupun penyakit ginjal, baik pada si calon ibu maupun kerabat dekat. Perawatan yang dilakukan terhadap penderita praeklampsia tergantung pada kondisi calon ibu. Ada yang perlu mendapat perawatan intensif di rumah sakit, atau cukup dengan bedrest di rumah. Yang pasti, pengobatan untuk menurunkan tekanan darah serta pengawasan terhadap kondisi calon ibu dan janin perlu dilakukan terus menerus. Tips mengatasi Morning Sickness Hindari makanan beroroma kuat dan pedas, bersantan, atau makanan lain yang membuat semakin mual. Minumlah secukupnya. Apabila muntah terus menerus harus mengganyti cairan yang hilang. Air putih atau juice segar adalah pilihan terbaik. Makn dalam porsi kecil tapi sering Mintalah obat untuk menhgatasi rasa mual pada dokter Beristirahatlah dengan cukup. Tubuh jangan melakukan aktifitas berlebih. Bahan Ajar Perawatan Kehamilan 17

20 2. Kehamilan ektopik Kehamilan ektopik terjadi apabila janin berkembang di luar rahim. Setelah terjadi pembuahan, zigot hasil penggabungan sel sperma dan ovum menempel di jaringan selain dinding rahim dan menetap serta berkembang di jaringan tersebut. Perkembangan janin ini bisa terjadi di tuba fallopi, kanal serviks, pelvis atau rongga abdomen. Kehamilan ektopik dapat terjadi hingga 50 persen dari kehamilan yang ada. Penyebabnya umumnya jalur tuba fallopi yang terblokir. Calon ibu yang berisiko tinggi menderita komplikasi ini adalah mereka yang pernah menjalani proses sterilisasi tuba dibawah usia 30 tahun. Menurut dr. Shinta Utami, SpOG, salah satu faktor yang juga mungkin bisa menyebabkan kehamilan ektopik adalah infeksi. Infeksi yang terjadi di vaginadapat mempengaruhi kualitas sel sperma dan ovum sehingga ada kemungkinan saat pembuahan, zigot tidak dapat mencapai rahim, Akhirnya cuma bisa naik ke panggul, lalu nyangkut di tuba, jelas dr. Shinta. Bahan Ajar Perawatan Kehamilan 18

21 Gejala kehamilan ektopik bervariasi mulai dari munculnya flek hingga rasa nyeri. Biasanya, untuk mengetahui adatidaknya kehamilan ektopik, digunakan screening dengan ultrasound. Penanganan yang dilakukan bagi calon ibu yang mengalami kehamilan ektopik bisa berupa pengobatan atau operasi pengangkatan janin yang biasanya berakhir dengan gugurnya janin. 3. Perdarahan Perdarahan saat kehamilan adalah perdarahan vagina yang terjadi di masa kehamilan yang umumnya mengacu pada perdarahan abnormal, bukan bagian dari menstruasi. Biasanya, perdarahan vagina merupakan hal yang umum pada kehamilan trimester pertama dan mempengaruhi persen dari total kehamilan yang ada. Namun hal ini tetap perlu diwaspadai. Karena ada kalanya perdarahan pada trimester pertama kehamilan merupakan tanda komplikasi serius seperti perkembangan janin yang tidak normal, gugurnya janin dalam kandungan(abortus) hingga kehamilan molar (kehamilan dimana yang berkembang bukanlah janin tetapi jaringan tertentu yang dapat berkembang menjadi kanker). Bahan Ajar Perawatan Kehamilan 19

22 Perdarahan yang terjadi pada trimester kedua dan ketiga kehamilan dan seterusnya umumnya dianggap tidak normal. Terutama perdarahan yang terjadi setelah usia kehamilan mencapai 28 minggu. Perdarahan pada masa ini bisa jadi pertanda adanya komplikasi plasenta maupun infeksi vagina atau serviks. Perdarahan yang terjadi bisa samar tanpa rasa sakit, atau perdarahan hebat yang diikuti oleh nyeri abdomen. Penanganan pada calon ibu yang mengalami perdarahan bervariasi tergantung diagnosa selanjutnya, mengenai apa yang menyebabkan perdarahan. Perawatan bisa berupa pengobatan ataupun rawat inap di rumah sakit. 4. Plasenta previa Plasenta previa merupakan kondisi dimana sel telur yang telah dibuahi oleh sperma bergulir dan menempel dekat dengan mulut rahim atau menutup mulut rahim sehingga plasenta otomatis menutup jalan lahir. Normalnya, plasenta seharusnya terletak di bagian atas dinding rahim. Kondisi ini muncul dalam perbandingan satu di antara 200 kelahiran dan lebih banyak muncul pada calon ibu yang memiliki luka di dinding rahimnya akibat kehamilan sebelumnya, atau pada calon ibu yang pernah menjalani operasi saluran rahim. Bahan Ajar Perawatan Kehamilan 20

23 Gejala yang dialami calon ibu yang menderita plasenta previa bisa berupa perdarahan vagina yang umumnya tidak disertai dengan nyeri. Untuk mendiagnosa apakah seorang calon ibu menderita plasenta previa, dilakukan pemeriksaan fisik dan pengecekan dengan ultrasound. Perawatan yang dilakukan seperti penyesuaian aktivitas maupun bedrest, tergantung pada kondisi kehamilan. Umumnya, calon ibu yang menderita plasenta previa disarankan melahirkan secara Caesar untuk mencegah plasenta luruh lebih cepat yang dapat memutus suplai oksigenpada janin. 5. Diabetes gestasional Diabetes gestasional (DG) adalah kondisi naiknya gula darah calon ibu, dengan maupun tanpa riwayat diabetes sebelumnya. Komplikasi ini bisa mempengaruhi setidaknya 4 persen dari total jumlah ibu hamil. Gejala yang muncul di antaranya: Meningkatnya kadar gula dalam darah ibu hamil secara signifikan, pandangan mengabur, limbung, muntah,haus berkepanjangan serta meningkatnya frekuensi buang air kecil. Penyebab komplikasi ini tidak diketahui secara spesifik. Namun ada indikasi yang menunjukkan bahwa hormon yang diproduksi selama kehamilan meningkatkan Bahan Ajar Perawatan Kehamilan 21

24 resistensi calon ibu terhadap insulin (insuline resistance), sehingga tubuh calon ibu tidak dapat memproses insulin seperti seharusnya. Risiko bagi janin dengan calon ibu yang menderita DG adalah bayi lahir dengan berat lebih dibanding umumnya atau bayi besar (macrosomia). Karena gula darah yang ada pada ibu akan tersalurkan pada bayi, maka bayi pun cenderung memiliki kadar gula darah tinggi dan setelah lahir berisiko untuk menjadi penderita diabetes. Umumnya, kadar gula darah ibu yang menderita DG akan menurun beberapa waktu setelah melahirkan. Namun ada pula kasus dimana kadar gula darah ibu tetap tinggi sehingga ibu tetap tinggi sehingga ibu menderita Diabetes Melitus (DM). 6. Keguguran Keguguran adalah berakhirnya kehamilan sebelum usia 20 minggu. Sayangnya, keguguran bisa terjadi pada sekitar 10-15% kehamilan. Jika keguguran terjadi secara berturutan (sampai 2 kali atau lebih), ini disebut keguguran berulang dan perlu tes khusus untuk mencari penyebab. Bahan Ajar Perawatan Kehamilan 22

25 UNIT 3 MELAHIRKAN Komptensi Dasar: 1. Memahami Seputar Persalinan 2. Memahami Tanda-tanda Persalinan 3. Persiapan Menjelang Persalinan Deskripsi Materi: A. Memahami Seputar Persalinan 1. Bayi Sungsang Kepala bayi di bagian atasnya rahim dan pantatnya ada di bagian bawah. 2. Persalinan Cepat Persalinan ini lebih cepat dari biasanya, yaitu kurang dari 3 jam. Penyebabnya karena terlalu kuatnya kontraksi dan kurang lunaknya jaringan mulut rahim. Biasanya terjadi pada ibu yang sudah pernah melahirkan. 3. Persalinan Terlalu Awal (Preterm) Pada umumnya bayi yang lahir Preterm ukurannya kecil dengan bobot lahir kuang dari 2,5 kg. Bayi yang lahir preterm perlu mendapat perawatan khusus uuntuk memperbesar harapan hidupnya. Bahan Ajar Perawatan Kehamilan 23

26 4. Kehamilan Lewat Waktu Kehamilan lebih dari 42 minggu. Jika kehamilan telah lewat waktu, plasenta akan mengalami penuaan sehingga fungsinya akan berkurang. Janin akan kekurangan asupan nutrisi dan oksigen. Cairan ketuban bisa berubah menjadi sangat kental dan hijau, akibatnya cairan dapat terhisap masuk ke dalam paru-paru janin 5. Terlilit tali pusar Menyebabkan penenkanan pada pembuluh darah sehingga bayi akan mengalami sesak nafas karena darah yang mengandung suplai oksigen dan zat gizi untuk bayi berkurang. Kasus seperti ini harus ditangani dokterkarena ada perlakuan atau tiindakan khusus. 6. Bayi meninggal dalam Kandungan Peristiwa bayi mati dalam kandungan terkait dengan hipertensi ibu, pre eklampsia dan eklampsia ibu, pendarahan, anemia gizi besi, lemahnya kandungan serta cacat bawaan pada janin. 7. Tali pusar terpelintir atau tersimpul Janin yang melakukan gerakan berlebihan dapat menyebabkan tali pusar yang menghubungkan dengan Ibu terpelintir. Akibatnya pembuluh darah yang mengalirkan Bahan Ajar Perawatan Kehamilan 24

27 oksigen dan nutrisi melalui plasenta akan terhambat, dan tali pusar tersebut bisa membentuk tali simpul yang mengakibatkan janin terjerat B. Mempersiapkan Menjelang Persalinan Bagaimana Anda tahu kapan akan melahirkan? Menghitung hari kelahiran membutuhkan ingatan tentang hari pertama haid terakhir (HPHT) Anda. Karena hari kelahiran buah hati tercinta adalah HPHT dikurangi 3 bulan ditambah tujuh hari. Setelah itu tambahkan satu tahun. Gampangnya: hari plus 7 bulan minus 3, tahun plus 1. Perlu dipersiapkan segala sesuatu nya ketika calon ibu akan melahirkan. Adapun tanda-tanda seorang ibu akan melahirkan antara lain: 1. Keluarnya lendir atau flek Salah satu pertanda semakin dekatnya tanggal kelahiran adalah bertambahnya cairan lendir dari vagina. Ini adalah pertanda awal bahwa ibu akan segera melahirkan. Pada masa ini, mulut rahim melunak untuk mempersiapkan kelahiran. Bahan Ajar Perawatan Kehamilan 25

28 2. Nyeri punggung Pada beberapa wanita, awal persalinan biasanya dimulai dengan sakit pada bagian punggung bawah yang terus menerus. Hal ini adalah pertanda yang normal terjadi dan nyeri dapat diredakan dengan parasetamol dosis rendah, tentunya dengan anjuran dokter. 3. Kram Adanya kram atau nyeri pada perut yang rasanya seperti saat datang bulan juga merupakan pertanda bahwa kelahiran semakin dekat. Jika Ibu merasa tak nyaman, cobalah mandi dengan air hangat. Mandi dengan air hangat dapat membuat tubuh lebih nyaman, rileks, dan meredakan nyeri pada perut. 4. Air ketuban pecah Selama kehamilan, bayi mengambang dalam kantung berisi air ketuban yang melindunginya dari segala guncangan. Sesaat sebelum lahir kantung ketuban tersebut akan pecah, atau yang dikenal sebagai 'ketuban pecah'. Pertanda kelahiran ini adalah salah satu pertanda yang wajib diketahui oleh para wanita yang sedang hamil. Bahan Ajar Perawatan Kehamilan 26

29 5. Gangguan Perut Jika Anda mengalami gangguan perut, bisa jadi tubuh sedang bersiap-siap untuk menghadapi persalinan. Tanda ini merupakan hal yang normal terjadi. Pasalnya hormon prostaglandin menstimulasi perut untuk lebih sering membuka. 6. Muntah Selama kehamilan, beberapa wanita bermasalah dengan rasa mual. Jika sedang hamil tua, selalu memuntahkan apa yang telah dimakan merupakan tanda akan terjadinya persalinan. Beberapa orang mengatakan, muntah-muntah ini disebabkan oleh perpaduan rasa takut, nyeri, gairah, juga efek hormon. 7. Kontraksi Ini adalah salah satu tanda yang lazim terjadi. Pada saat berkontraksi, rahim akan mengencang dan mengendur untuk mempersiapkan lahirnya si jabang bayi. Proses mengencang-mengendur inilah yang disebut kontraksi dan menyebabkan rasa sakit. Bahan Ajar Perawatan Kehamilan 27

30 8. Merasa lebih ringan Semakin dekat tanggal kelahiran, Anda akan merasa beban di perut semakin ringan. Mengapa bisa terjadi? Penyebabnya ialah karena bayi cenderung turun dan menetap di sekitar panggul. Ini juga membantu Anda bernapas lebih lega dari sebelumnya. 9. Menggigil Meski tidak demam, Anda juga bisa menggigil atau gemetar pada tahap awal persalinan. Hal ini merupakan pertanda umum yang dihadapi wanita ketika kelahiran akan terjadi. 10. Nafsu makan meningkat Selama kehamilan, terkadang Anda akan mengidamkan makanan tertentu. Namun jika nafsu makan naik dengan drastis, berarti tanggal kelahiran semakin dekat. C. Persiapan Menjelang Persalinan Persalinan adalah peristiwa yang sangat besar dan bersejarah, oleh karena itu selama masa persiapan menanti kelahiran buah hati, fisik ibu harus dijaga. Perhatikan beberapa hal sebagai berikut agar ibu dan buah hati tidak kurang suatu apapun saat melahirkan: Bahan Ajar Perawatan Kehamilan 28

31 1. Berat badan todak boleh lebih dari 15 kg dibandiing sebelum hamil. Sebaiknya mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung serat seperti buah dan sayuran 2. Agar berat badan tidak semakin naik, kurangi konsumsi karbohidrat dan gula tinggi 3. Menjelang persalinan, hemoglobin ibu harus normal dan stabil. Banyaknya konsuumsi makanan yang mengandung zat besi. 4. Istirahatlah yang cukup, saat tidur ambil posisi miring kiri agar vena di daerah punggung dan plasenta bayi tidak tertekan. Persiapan keperluan teknis adalah sebagi berikut: 1. Perlengkapan ibu selama di rumah sakit: a) Siapkan blus dengan kancing depan minimal 2 buah; b) Sarung atau kain minimal 4 buah; c) Gurita atau korset yang lentur 2. Perlengkapan pakaian bayi 3. Perlengkapan mandi bayi 4. Kosmetik bayi (baby cream, minyak rambut dsb) Pilihlah tempat bersalin yang aman, nyaman dan pelayanannya baik. Bahan Ajar Perawatan Kehamilan 29

32 Gejala persalinan yang sebenarnya: 1. Kontraksi semakin kuat, lebih sering dan lebih nyeri dan tidak berhenti menskipun beraktifitas. 2. Nyeri di bagian punggung bawah, lalu menyebar ke daerah perut bahkan sampai kaki. 3. Kontraksi terasa seperti gangguan pencernaan disertai keinginan BAB 4. Kontraksi menjadi lebih sering dan nyeri serta lebih teratur. 5. Darah/flek berwarna merah muda keluar dari vagina 6. Pecahnya ketuban Bahan Ajar Perawatan Kehamilan 30

Bab IV Memahami Tubuh Kita

Bab IV Memahami Tubuh Kita Bab IV Memahami Tubuh Kita Pubertas Usia reproduktif Menopause Setiap perempuan pasti berubah dari anak-anak menjadi dewasa dan perubahan dari dewasa menjadi dewasa yang lebih tua Sistem Reproduksi Perempuan

Lebih terperinci

Kritisi jawaban kehamilan Bioreproduksi kelompok 7 no.2

Kritisi jawaban kehamilan Bioreproduksi kelompok 7 no.2 Kritisi jawaban kehamilan Bioreproduksi kelompok 7 no.2 Nama : Retno Jayanti NIM : 09047 Semester 1 Angkatan 12 Saya mengerjakan no.4 dan akan mengkritisi jawaban kelompok 7 no.2 yang dikerjakan oleh Yuliani

Lebih terperinci

Bagaimana Memberikan Makan Bayi Setelah Usia 6 Bulan

Bagaimana Memberikan Makan Bayi Setelah Usia 6 Bulan Berikan Makan Lebih Banyak Selagi Bayi Tumbuh HalHal Yang Perlu Diingat Mulai beri makan di usia Usia antara 6 bulan sampai 2 tahun, seorang anak perlu terus disusui. Bila Anda tidak menyusui, beri makan

Lebih terperinci

Apa yang terjadi selama menggunakan obat aborsi?

Apa yang terjadi selama menggunakan obat aborsi? Seorang wanita memiliki banyak keputusan untuk membuat ketika mempertimbangkan aborsi. Jika Anda berpikir tentang aborsi, penyedia layanan kesehatan Anda mungkin berbicara dengan Anda tentang beberapa

Lebih terperinci

PMS semakin berat setelah melahirkan beberapa anak, terutama bila pernah mengalami kehamilan dengan komplikasi seperti toksima.

PMS semakin berat setelah melahirkan beberapa anak, terutama bila pernah mengalami kehamilan dengan komplikasi seperti toksima. Menjelang haid atau menstruasi biasanya beberapa wanita mengalami gejala yang tidak nyaman, menyakitkan, dan mengganggu. Gejala ini sering disebut dengan sindrom pra menstruasi atau PMS, yakni kumpulan

Lebih terperinci

Keluhan-keluhan Selama Kehamilan

Keluhan-keluhan Selama Kehamilan Keluhan-keluhan Selama Kehamilan Keluhan-keluhan pada umumnya terjadi selama masa kehamilan. Keluhan tersebut umum didapatkan pada kondisi hamil dan merupakan kejadian yang normal. Keluhan tersebut diantaranya

Lebih terperinci

MENJAGA KEHAMILAN DAN KELAHIRAN MEWUJUDKAN KELUARGA BERKUALITAS

MENJAGA KEHAMILAN DAN KELAHIRAN MEWUJUDKAN KELUARGA BERKUALITAS MENJAGA KEHAMILAN DAN KELAHIRAN MEWUJUDKAN KELUARGA BERKUALITAS I. Pendahuluan Tidak dilahirkan seorang anak melainkan dengan fitrah, maka orang tuanyalah yang akan menjadikannya Yahudi atau Nashrani atau

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Masa kehamilan merupakan masa yang dihitung sejak Hari Pertama

BAB I PENDAHULUAN. Masa kehamilan merupakan masa yang dihitung sejak Hari Pertama BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masa kehamilan merupakan masa yang dihitung sejak Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) hingga dimulainya persalinan sejati, yang menandai awal masa sebelum menjelang persalinan.

Lebih terperinci

SEKSUALITAS. endang parwieningrum Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kependudukan dan KB BKKBN

SEKSUALITAS. endang parwieningrum Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kependudukan dan KB BKKBN SEKSUALITAS endang parwieningrum Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kependudukan dan KB BKKBN - 2012 KOMPETENSI DASAR Setelah mempelajari materi ini peserta diharapkan dapat memahami seksualitas sebagai bagian

Lebih terperinci

Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)

Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi) Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi) Data menunjukkan bahwa ratusan juta orang di seluruh dunia menderita penyakit hipertensi, sementara hampir 50% dari para manula dan 20-30% dari penduduk paruh baya di

Lebih terperinci

Kehamilan akan meningkatkan metabolisme energi karena itu kebutuhan energi dan zat gizi lainnya juga mengalami peningkatan selama masa kehamilan.

Kehamilan akan meningkatkan metabolisme energi karena itu kebutuhan energi dan zat gizi lainnya juga mengalami peningkatan selama masa kehamilan. Kehamilan akan meningkatkan metabolisme energi karena itu kebutuhan energi dan zat gizi lainnya juga mengalami peningkatan selama masa kehamilan. Peningkatan energi dan zat gizi tersebut dibutuhkan untuk

Lebih terperinci

Diabetes tipe 2 Pelajari gejalanya

Diabetes tipe 2 Pelajari gejalanya Diabetes tipe 2 Pelajari gejalanya Diabetes type 2: apa artinya? Diabetes tipe 2 menyerang orang dari segala usia, dan dengan gejala-gejala awal tidak diketahui. Bahkan, sekitar satu dari tiga orang dengan

Lebih terperinci

MAKALAH MORNING SICKNESS PADA IBU HAMIL UNTUK MEMENUHI TUGAS MATA KULIAH. Teknologi Informasi dalam Kebidanan. yang dibina oleh

MAKALAH MORNING SICKNESS PADA IBU HAMIL UNTUK MEMENUHI TUGAS MATA KULIAH. Teknologi Informasi dalam Kebidanan. yang dibina oleh MAKALAH MORNING SICKNESS PADA IBU HAMIL UNTUK MEMENUHI TUGAS MATA KULIAH Teknologi Informasi dalam Kebidanan yang dibina oleh Bapak Nurudin Santoso.ST.,MT Oleh: Siska Dian Mandasari NIM 1302100036 POLITEKNIK

Lebih terperinci

MENGATUR POLA HIDUP SEHAT DENGAN DIET

MENGATUR POLA HIDUP SEHAT DENGAN DIET MENGATUR POLA HIDUP SEHAT DENGAN DIET Oleh : Fitriani, SE Pola hidup sehat adalah gaya hidup yang memperhatikan segala aspek kondisi kesehatan, mulai dari aspek kesehatan,makanan, nutrisi yang dikonsumsi

Lebih terperinci

INFORMASI SEPUTAR KESEHATAN BAYI BARU LAHIR

INFORMASI SEPUTAR KESEHATAN BAYI BARU LAHIR INFORMASI SEPUTAR KESEHATAN BAYI BARU LAHIR DIREKTORAT BINA KESEHATAN ANAK DEPARTEMEN KESEHATAN R I 2008 DAFTAR ISI Gambar Pesan No. Gambar Pesan No. Pemeriksaan kesehatan 1 selama hamil Kolostrum jangan

Lebih terperinci

Kebutuhan Dasar Ibu Bersalin. By. Ulfatul Latifah, SKM

Kebutuhan Dasar Ibu Bersalin. By. Ulfatul Latifah, SKM Kebutuhan Dasar Ibu Bersalin By. Ulfatul Latifah, SKM Kebutuhan Dasar pada Ibu Bersalin 1. Dukungan fisik dan psikologis 2. Kebutuhan makanan dan cairan 3. Kebutuhan eliminasi 4. Posisioning dan aktifitas

Lebih terperinci

KEBUTUHAN NUTRISI PADA MASA KEHAMILAN

KEBUTUHAN NUTRISI PADA MASA KEHAMILAN KEBUTUHAN NUTRISI PADA MASA KEHAMILAN Pendahuluan Masa hamil: masa sangat penting Keadaan ibu dan janin terkait satu dengan yang lain Keadaan kesehatan ibu sebelum dan sesudah hamil sangat menentukan Ibu

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN TEORI

BAB II TINJAUAN TEORI 8 BAB II TINJAUAN TEORI A. Tinjauan Teori 1. Pengertian Prematur Persalinan merupakan suatu diagnosis klinis yang terdiri dari dua unsur, yaitu kontraksi uterus yang frekuensi dan intensitasnya semakin

Lebih terperinci

1. Perbedaan siklus manusia dan primata dan hormon yang bekerja pada siklus menstruasi.

1. Perbedaan siklus manusia dan primata dan hormon yang bekerja pada siklus menstruasi. Nama : Hernawati NIM : 09027 Saya mengkritisi makalah kelompok 9 No 5 tentang siklus menstruasi. Menurut saya makalah mereka sudah cukup baik dan ketikannya juga sudah cukup rapih. Saya di sini akan sedikit

Lebih terperinci

Perdarahan dari Vagina yang tidak normal. Beberapa masalah terkait dengan menstruasi. Perdarahan selama kehamilan atau setelah persalinan

Perdarahan dari Vagina yang tidak normal. Beberapa masalah terkait dengan menstruasi. Perdarahan selama kehamilan atau setelah persalinan BAB XXII Perdarahan dari Vagina yang tidak normal Beberapa masalah terkait dengan menstruasi Perdarahan selama kehamilan atau setelah persalinan Perdarahan setelah aborsi atau keguguran Perdarahan setelah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. merupakan akibat buruk merokok, baik secara langsung maupun tidak langsung.

BAB I PENDAHULUAN. merupakan akibat buruk merokok, baik secara langsung maupun tidak langsung. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Merokok mengganggu kesehatan barangkali merupakan istilah yang tepat, namun tidak populer dan tidak menarik bagi perokok. Banyak orang sakit akibat merokok, tetapi orang

Lebih terperinci

RISIKO PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA PADA IBU HAMIL BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI JAWA TENGAH

RISIKO PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA PADA IBU HAMIL BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI JAWA TENGAH PROVINSI JAWA TENGAH RISIKO PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA PADA IBU HAMIL BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI JAWA TENGAH Latar Belakang Kehamilan merupakan st proses luar biasa, dimana ibu bertanggung jawab untuk

Lebih terperinci

DIABETES MELLITUS (PENYAKIT GULA)

DIABETES MELLITUS (PENYAKIT GULA) DIABETES MELLITUS (PENYAKIT GULA) AFRIYANI, S.Kep 04121004 PRAKTEK PROFESI KEPERAWATAN GERONTIK PSIK-FK UNAND PADANG 2008 Apa itu Diabetes Melitus (DM)..?? Suatu keadaan tingginya kadar gula darah karena

Lebih terperinci

Seberapa banyak zat besi yang dibutuhkan anak?

Seberapa banyak zat besi yang dibutuhkan anak? Pernahkan anda bertanya-tanya kenapa banyak cereal dan susu formula bayi mengandung banyak zat besi? Zat besi adalah gizi yang dibutuhkan untuk pembentukan hemoglobin, yaitu bagian dari sel darah merah

Lebih terperinci

Bab V. Kepedulian Kesehatan Remaja Putri. Perubahan yang terjadi pada tubuh (pubertas) Perubahan yang membawa kehidupan lebih baik

Bab V. Kepedulian Kesehatan Remaja Putri. Perubahan yang terjadi pada tubuh (pubertas) Perubahan yang membawa kehidupan lebih baik Bab V Kepedulian Kesehatan Remaja Putri Perubahan yang terjadi pada tubuh (pubertas) Perubahan yang membawa kehidupan lebih baik Ketertarikan terhadap laki-laki dan seks Tekanan dan Pemaksaan seksual Pertolongan

Lebih terperinci

AWAL YANG SEGAR: KIAT-KIAT POLA MAKAN YANG SEHAT

AWAL YANG SEGAR: KIAT-KIAT POLA MAKAN YANG SEHAT AWAL YANG SEGAR: KIAT-KIAT POLA MAKAN YANG SEHAT Ingin menerapkan pola makan yang sehat tapi tidak tahu harus memulai dari mana? Artikel ini adalah panduan mudah untuk mengiring anda ke arah yang tepat.

Lebih terperinci

REKOMENDASI GIZI UNTUK ANAK SEKOLAH. YETTI WIRA CITERAWATI SY, S.Gz, M.Pd

REKOMENDASI GIZI UNTUK ANAK SEKOLAH. YETTI WIRA CITERAWATI SY, S.Gz, M.Pd REKOMENDASI GIZI UNTUK ANAK SEKOLAH YETTI WIRA CITERAWATI SY, S.Gz, M.Pd TERDAPAT 6 REKOMENDASI 1. Konsumsi menu Gizi Seimbang 2. Sesuaikan konsumsi zat gizi dengan AKG 3. Selalu Sarapan 4. Pelihara Otak

Lebih terperinci

BAB XXIV. Kanker dan Tumor. Kanker. Masalah pada leher rahim. Masalah pada rahim. Masalah pada payudara. Masalah pada indung telur

BAB XXIV. Kanker dan Tumor. Kanker. Masalah pada leher rahim. Masalah pada rahim. Masalah pada payudara. Masalah pada indung telur BAB XXIV Kanker dan Tumor Kanker Masalah pada leher rahim Masalah pada rahim Masalah pada payudara Masalah pada indung telur Jenis kanker lain yang sering ditemukan Ketika kanker tidak dapat disembuhkan

Lebih terperinci

Kanker Rahim - Gejala, Tahap, Pengobatan, dan Resiko

Kanker Rahim - Gejala, Tahap, Pengobatan, dan Resiko Kanker Rahim - Gejala, Tahap, Pengobatan, dan Resiko Apakah kanker rahim itu? Kanker ini dimulai di rahim, organ-organ kembar yang memproduksi telur wanita dan sumber utama dari hormon estrogen dan progesteron

Lebih terperinci

PENGANTAR KESEHATAN. DR.dr.BM.Wara K,MS Klinik Terapi Fisik FIK UNY. Ilmu Kesehatan pada dasarnya mempelajari cara memelihara dan

PENGANTAR KESEHATAN. DR.dr.BM.Wara K,MS Klinik Terapi Fisik FIK UNY. Ilmu Kesehatan pada dasarnya mempelajari cara memelihara dan PENGANTAR KESEHATAN DR.dr.BM.Wara K,MS Klinik Terapi Fisik FIK UNY PENGANTAR Ilmu Kesehatan pada dasarnya mempelajari cara memelihara dan meningkatkan kesehatan, cara mencegah penyakit, cara menyembuhkan

Lebih terperinci

PENTINGNYA PERAWATAN GIGI DAN MULUT SELAMA KEHAMILAN

PENTINGNYA PERAWATAN GIGI DAN MULUT SELAMA KEHAMILAN PENTINGNYA PERAWATAN GIGI DAN MULUT SELAMA KEHAMILAN UNTUK MEMENUHI TUGAS MATAKULIAH Teknologi Informasi dalam Kebidanan yang dibina oleh Nurudin Santoso,ST.,MT. Oleh Indah Maswari Agustin NIM 1302100029

Lebih terperinci

Written by Administrator Sunday, 07 August :30 - Last Updated Wednesday, 07 September :03

Written by Administrator Sunday, 07 August :30 - Last Updated Wednesday, 07 September :03 Muntah tanpa Sebab Bayi belum selesai makan, tiba-tiba "BOOMM!" Makanannya mengotori baju. Mengapa? Gumoh hingga muntah kerap terjadi pada bayi berusia kurang dari enam bulan. Perilaku ini membuat ibu

Lebih terperinci

Bab 1: Mengenal Hipertensi. Daftar Isi

Bab 1: Mengenal Hipertensi. Daftar Isi Bab 1: Mengenal Hipertensi Daftar Isi Pengantar... vii Bab 1. Mengenal Hipertensi... 1 Bab 2. Faktor Risiko... 11 Bab 3. Diagnosis... 17 Bab 4. Komplikasi Hipertensi... 27 Kiat Menghindari Stroke... 33

Lebih terperinci

SOSIALISASI PENGGUNAAN BUKU PINTAR CALON PENGANTIN

SOSIALISASI PENGGUNAAN BUKU PINTAR CALON PENGANTIN SOSIALISASI PENGGUNAAN BUKU PINTAR CALON PENGANTIN Seiring makin kompleksnya permasalahan, terutama kesehatan ibu dan bayi di Kab Trenggalek serta makin tingginya harapan masyarakat dalam pelayanan kesehatan

Lebih terperinci

BAB XXIII. Masalah pada Saluran Kencing. Infeksi saluran kencing. Darah pada urin/air kencing. Keharusan sering kencing. Perembesan urin/air kencing

BAB XXIII. Masalah pada Saluran Kencing. Infeksi saluran kencing. Darah pada urin/air kencing. Keharusan sering kencing. Perembesan urin/air kencing BAB XXIII Masalah pada Saluran Kencing Infeksi saluran kencing Darah pada urin/air kencing Keharusan sering kencing Perembesan urin/air kencing Ketika Anda mengalami kesulitan kencing atau berak 473 Bab

Lebih terperinci

Diabetes tipe 1- Gejala, penyebab, dan pengobatannya

Diabetes tipe 1- Gejala, penyebab, dan pengobatannya Diabetes tipe 1- Gejala, penyebab, dan pengobatannya Apakah diabetes tipe 1 itu? Pada orang dengan diabetes tipe 1, pankreas tidak dapat membuat insulin. Hormon ini penting membantu sel-sel tubuh mengubah

Lebih terperinci

Organ Reproduksi Perempuan. Organ Reproduksi Bagian Dalam. Organ Reproduksi Bagian Luar. 2. Saluran telur (tuba falopi) 3.

Organ Reproduksi Perempuan. Organ Reproduksi Bagian Dalam. Organ Reproduksi Bagian Luar. 2. Saluran telur (tuba falopi) 3. Organ Reproduksi Perempuan Organ Reproduksi Bagian Dalam 2. Saluran telur (tuba falopi) 1. Indung telur (ovarium) 3. Rahim (uterus) 4. Leher Rahim (cervix) 5. Liang Kemaluan (vagina) Organ Reproduksi Bagian

Lebih terperinci

B. MANFAAT ASI EKSKLUSIF

B. MANFAAT ASI EKSKLUSIF ASI EKSKLUSIF A. PENGERTIAN Menurut WHO, ASI Eksklusif adalah air susu ibu yang diberikan pada enam bulan pertama bayi baru lahir tanpa adanya makanan pendamping lain. ( www.tabloid- nakita.com, 2005 )

Lebih terperinci

LAMPIRAN 2 SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN UNTUK IKUT SERTA DALAM PENELITIAN (INFORMED CONSENT)

LAMPIRAN 2 SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN UNTUK IKUT SERTA DALAM PENELITIAN (INFORMED CONSENT) LAMPIRAN 1 50 LAMPIRAN 2 SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN UNTUK IKUT SERTA DALAM PENELITIAN (INFORMED CONSENT) Yang bertanda tangan dibawah ini: N a m a : U s i a : Alamat : Pekerjaan : No. KTP/lainnya: Dengan

Lebih terperinci

Dr. Baruch Djaja, SpOG

Dr. Baruch Djaja, SpOG Kenali Risiko Pada Kehamilan Anda Dr. Baruch Djaja, SpOG Pendahuluan Kehamilan dan persalinan : prosesalami, bagian dari fungsi tubuh manusia Ada risiko pada proses kehamilan, persalinan dan nifas Derajat

Lebih terperinci

GIZI SEIMBANG IBU MENYUSUI. RINA HASNIYATI, SKM, M.Kes

GIZI SEIMBANG IBU MENYUSUI. RINA HASNIYATI, SKM, M.Kes GIZI SEIMBANG IBU MENYUSUI RINA HASNIYATI, SKM, M.Kes Menyusui adalah : Memberikan makanan dan minuman kepada bayi pada awal masa kehidupannya Di Indonesia kurang populer??? Ibu yang memberi ASI ekslusif

Lebih terperinci

UPT Balai Informasi Teknologi LIPI Pangan & Kesehatan Copyright 2009

UPT Balai Informasi Teknologi LIPI Pangan & Kesehatan Copyright 2009 BAB V KOLESTEROL TINGGI Kolesterol selalu menjadi topik perbincangan hangat mengingat jumlah penderitanya semakin tinggi di Indonesia. Kebiasaan dan jenis makanan yang dikonsumsi sehari-hari berperan penting

Lebih terperinci

PERSALINAN KALA I. 1. kala 1 persalinan

PERSALINAN KALA I. 1. kala 1 persalinan PERSALINAN KALA I Persalinan normal yaitu proses pengeluaran buah kehamilan cukup bulan yang mencakup pengeluaran bayi, plasenta dan selaput ketuban, dengan presentasi kepala (posisi belakang kepala),

Lebih terperinci

KONTRASEPSI INJEKSI ( INJECTION CONTRACEPTIVE)

KONTRASEPSI INJEKSI ( INJECTION CONTRACEPTIVE) 1. Pengertian KONTRASEPSI INJEKSI ( INJECTION CONTRACEPTIVE) Kontrasepsi injeksi adalah cara untuk mencegah terjadinya kehamilan dengan melalui suntikan hormonal. Kontrasepsi suntikan di Indonesia semakin

Lebih terperinci

HUBUNGAN PENAMBAHAN BERAT BADAN DENGAN KEJADIAN PRE EKLAMPSI PADA IBU HAMIL DI RSUD PROF. Dr. MARGONO SOEKARDJO PURWOKERTO TAHUN 2011

HUBUNGAN PENAMBAHAN BERAT BADAN DENGAN KEJADIAN PRE EKLAMPSI PADA IBU HAMIL DI RSUD PROF. Dr. MARGONO SOEKARDJO PURWOKERTO TAHUN 2011 HUBUNGAN PENAMBAHAN BERAT BADAN DENGAN KEJADIAN PRE EKLAMPSI PADA IBU HAMIL DI RSUD PROF. Dr. MARGONO SOEKARDJO PURWOKERTO TAHUN 2011 Sri Minarti, Artathi Eka Suryandari dan Misrina Retnowati Akademi kebidanan

Lebih terperinci

ABORSI DISUSUN OLEH: NOVIYANTI PUTRI AKADEMI KEBIDANAN ADILA BANDARLAMPUNG

ABORSI DISUSUN OLEH: NOVIYANTI PUTRI AKADEMI KEBIDANAN ADILA BANDARLAMPUNG ABORSI DISUSUN OLEH: NOVIYANTI PUTRI 201207107 AKADEMI KEBIDANAN ADILA BANDARLAMPUNG 2014 Jl. Soekarno-Hatta By Pass (depan polinela) Rajabasa BandarLampung Telp.Fax. 0721 784370 Email: akbid.adila@yahoo.com

Lebih terperinci

Manfaat Terapi Ozon Manfaat Terapi Ozon Pengobatan / Terapi alternatif / komplementer diabetes, kanker, stroke, dll

Manfaat Terapi Ozon Manfaat Terapi Ozon Pengobatan / Terapi alternatif / komplementer diabetes, kanker, stroke, dll Manfaat Terapi Ozon Sebagai Pengobatan / Terapi alternatif / komplementer untuk berbagai penyakit. Penyakit yang banyak diderita seperti diabetes, kanker, stroke, dll. Keterangan Rinci tentang manfaat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Kehamilan merupakan suatu anugerah yang menyenangkan bagi

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Kehamilan merupakan suatu anugerah yang menyenangkan bagi 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Kehamilan merupakan suatu anugerah yang menyenangkan bagi setiap wanita. Sepanjang daur kehidupan wanita, sudah menjadi kodratnya akan mengalami proses kehamilan,

Lebih terperinci

Asuhan Keperawatan Ibu Post Partum. Niken Andalasari

Asuhan Keperawatan Ibu Post Partum. Niken Andalasari Asuhan Keperawatan Ibu Post Partum Niken Andalasari Periode Post Partum Periode post partum adalah masa enam minggu sejak bayi baru lahir sampai organ-organ reproduksi kembali ke keadaan normal sebelum

Lebih terperinci

Merawat Bayi Prematur

Merawat Bayi Prematur Merawat Bayi Prematur Kontribusi dari didinkaem Saturday, 24 February 2007 Perawatan bayi prematur ternyata tidaklah sesulit yang dibayangkan. Asal tahu langkah-langkahnya, kondisi si mungil akan semakin

Lebih terperinci

REPRODUKSI KESEHATAN REMAJA CREATED BY: MAHASISWA PROGRAM PROFESI NERS PSIK FK USU 2009

REPRODUKSI KESEHATAN REMAJA CREATED BY: MAHASISWA PROGRAM PROFESI NERS PSIK FK USU 2009 KESEHTN REPRODUKSI REMJ CRETED BY: MHSISW PROGRM PROFESI NERS PSIK FK USU 2009 PUBERTS SYIIK?!! SEMOG BERMNFT Y BOOKLETNY!!! Sobat muda!!! Tau gak pubertas tuh apaan? Pubertas itu adalah suatu masa ketika

Lebih terperinci

Jika ciprofloxacin tidak sesuai, Anda akan harus minum antibiotik lain untuk menghapuskan kuman meningokokus.

Jika ciprofloxacin tidak sesuai, Anda akan harus minum antibiotik lain untuk menghapuskan kuman meningokokus. CIPROFLOXACIN: suatu antibiotik bagi kontak dari penderita infeksi meningokokus Ciprofloxacin merupakan suatu antibiotik yang adakalanya diberikan kepada orang yang berada dalam kontak dekat dengan seseorang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Masa remaja adalah masa-masa yang akan dilalui dengan berbagai

BAB I PENDAHULUAN. Masa remaja adalah masa-masa yang akan dilalui dengan berbagai BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masa remaja adalah masa-masa yang akan dilalui dengan berbagai aktifitas salah satunya adalah belajar. Seseorang yang dikatakan remaja berada dalam usia 10 tahun sampai

Lebih terperinci

Bab XV. Aborsi dan Komplikasinya. Mengapa bisa terjadi aborsi pada perempuan? Aborsi yang aman dan tidak aman. Komplikasi aborsi

Bab XV. Aborsi dan Komplikasinya. Mengapa bisa terjadi aborsi pada perempuan? Aborsi yang aman dan tidak aman. Komplikasi aborsi Bab XV Aborsi dan Komplikasinya Mengapa bisa terjadi aborsi pada perempuan? Aborsi yang aman dan tidak aman Komplikasi aborsi Pencegahan aborsi yang tidak aman 326 Aborsi adalah suatu tindakan yang dilakukan

Lebih terperinci

Bab XIV. Infertilitas (Mandul, Tidak bisa punya anak) Apa itu infertilitas? Apa penyebab infertilitas?

Bab XIV. Infertilitas (Mandul, Tidak bisa punya anak) Apa itu infertilitas? Apa penyebab infertilitas? Bab XIV Infertilitas (Mandul, Tidak bisa punya anak) Apa itu infertilitas? Apa penyebab infertilitas? Bahaya dari pekerjaan di rumah atau di tempat kerja yang dapat menyebabkan infertilitas Apa yang dapat

Lebih terperinci

BAB XXV. Tuberkulosis (TB) Apakah TB itu? Bagaimana TB bisa menyebar? Bagaimana mengetahui sesorang terkena TB? Bagaimana mengobati TB?

BAB XXV. Tuberkulosis (TB) Apakah TB itu? Bagaimana TB bisa menyebar? Bagaimana mengetahui sesorang terkena TB? Bagaimana mengobati TB? BAB XXV Tuberkulosis (TB) Apakah TB itu? Bagaimana TB bisa menyebar? Bagaimana mengetahui sesorang terkena TB? Bagaimana mengobati TB? Pencegahan TB Berjuang untuk perubahan 502 TB (Tuberkulosis) merupakan

Lebih terperinci

BAB 2 DATA DAN ANALISA

BAB 2 DATA DAN ANALISA BAB 2 DATA DAN ANALISA 2.1 Sumber Data Data mengenai jumlah serta tingkat penderita diabetes di Indonesia didapat dari beberapa website berita dan pengetahuan di media internet : - www.nationalgeographic.co.id

Lebih terperinci

Pengertian Irritable Bowel Syndrome (IBS)

Pengertian Irritable Bowel Syndrome (IBS) Pengertian Irritable Bowel Syndrome (IBS) Apakah IBS itu? Irritable bowel syndrome (IBS), juga dikenal sebagai "kejang usus besar," adalah gangguan umum. Sementara kebanyakan orang mengalami masalah pencernaan

Lebih terperinci

TEKANAN DARAH TINGGI (Hipertensi)

TEKANAN DARAH TINGGI (Hipertensi) TEKANAN DARAH TINGGI (Hipertensi) DEFINISI Tekanan Darah Tinggi (hipertensi) adalah suatu peningkatan tekanan darah di dalam arteri. Secara umum, hipertensi merupakan suatu keadaan tanpa gejala, dimana

Lebih terperinci

Olahraga pada Kehamilan. Kesehatan Olahraga Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia

Olahraga pada Kehamilan. Kesehatan Olahraga Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia Olahraga pada Kehamilan Kesehatan Olahraga Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia Rasional Meningkatkan kesadaran akan keuntungan berolahraga secara teratur. Olahraga

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Kehamilan Kehamilan pertumbuhan dan perkembangan janin intra uteri mulai sejak konsepsi dan berakhir pada saat permulaan persalinan (Sarwono, 2007). Menurut Sylviati (2008)

Lebih terperinci

GIZI SEIMBANG PADA USIA DEWASA

GIZI SEIMBANG PADA USIA DEWASA 1 GIZI SEIMBANG PADA USIA DEWASA 2 PENDAHULUAN Keberhasilan pembangunankesehatan Tdk sekaligus meningkat kan mutu kehidupan terlihat dari meningkatnya angka kematian orang dewasa karena penyakit degeneratif

Lebih terperinci

Written by Administrator Sunday, 28 December :29 - Last Updated Sunday, 28 December :40

Written by Administrator Sunday, 28 December :29 - Last Updated Sunday, 28 December :40 www.hwijakarta.com - NesV menjadi salah satu produk unggulan PT. Health Wealth International (HWI). Komposisi herbal yang luar biasa hebat di dalam NesV menjadikannya mampu membantu mengatasi masalah-masalah

Lebih terperinci

PMR WIRA UNIT SMA NEGERI 1 BONDOWOSO Materi 3 Penilaian Penderita

PMR WIRA UNIT SMA NEGERI 1 BONDOWOSO Materi 3 Penilaian Penderita Saat menemukan penderita ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk menentukan tindakan selanjutnya, baik itu untuk mengatasi situasi maupun untuk mengatasi korbannya. Langkah langkah penilaian pada penderita

Lebih terperinci

Mengapa disebut sebagai flu babi?

Mengapa disebut sebagai flu babi? Flu H1N1 Apa itu flu H1N1 (Flu babi)? Flu H1N1 (seringkali disebut dengan flu babi) merupakan virus influenza baru yang menyebabkan sakit pada manusia. Virus ini menyebar dari orang ke orang, diperkirakan

Lebih terperinci

Hepatitis: suatu gambaran umum Hepatitis

Hepatitis: suatu gambaran umum Hepatitis Hepatitis: suatu gambaran umum Hepatitis Apakah hepatitis? Hepatitis adalah peradangan hati. Ini mungkin disebabkan oleh obat-obatan, penggunaan alkohol, atau kondisi medis tertentu. Tetapi dalam banyak

Lebih terperinci

Kehamilan dan Persalinan. Tanda-tanda yang beresiko dan membahayakan. Persiapan proses persalinan dan kelahiran bayi

Kehamilan dan Persalinan. Tanda-tanda yang beresiko dan membahayakan. Persiapan proses persalinan dan kelahiran bayi Bab VI Kehamilan dan Persalinan Tetap sehat selama kehamilan Beberapa masalah dalam kehamilan Tanda-tanda yang beresiko dan membahayakan Perawatan sebelum persalinan Persiapan proses persalinan dan kelahiran

Lebih terperinci

Yoana Widyasari STIKES NU Tuban Prodi DIII Kebidanan ABSTRAK. χ tabel (3,95 > 3,481) yang berarti H0 ditolak.

Yoana Widyasari STIKES NU Tuban Prodi DIII Kebidanan ABSTRAK. χ tabel (3,95 > 3,481) yang berarti H0 ditolak. PENGARUH KECUKUPAN NUTRISI DAN CAIRAN IBU POST SECTIO CAESAREA TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA JAHITAN SECTIO CAESAREA (Di Poli Kandungan RSUD Dr. R. Koesma Tuban) Yoana Widyasari STIKES NU Tuban Prodi DIII

Lebih terperinci

2015 GAMBARAN BENDUNGAN ASI BERDASARKAN KARAKTERISTIK PADA IBU NIFAS DENGAN SEKSIO SESAREA DI RUMAH SAKIT UMUM TINGKAT IV SARININGSIH BANDUNG

2015 GAMBARAN BENDUNGAN ASI BERDASARKAN KARAKTERISTIK PADA IBU NIFAS DENGAN SEKSIO SESAREA DI RUMAH SAKIT UMUM TINGKAT IV SARININGSIH BANDUNG BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Angka kejadian seksio sesarea di Indonesia menurut data survey nasional pada tahun 2007 adalah 921.000 dari 4.039.000 persalinan atau sekitar 22,8% dari seluruh persalinan

Lebih terperinci

Beberapa Penyakit Organ Kewanitaan Dan Cara Mengatasinya

Beberapa Penyakit Organ Kewanitaan Dan Cara Mengatasinya Beberapa Penyakit Organ Kewanitaan Dan Cara Mengatasinya Organ seksual pada wanita, seperti rahim, vagina, dan payudara, masing-masing mempunyai fungsi tersendiri. Kadangkala fungsi organ-organ tersebut

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Masa Kehamilan dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin. Lamanya

BAB I PENDAHULUAN. Masa Kehamilan dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin. Lamanya BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masa Kehamilan dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin. Lamanya hamil normal adalah 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari) dihitung dari hari pertama haid terakhir.

Lebih terperinci

TEKNIK PERAWATAN METODE KANGURU. Tim Penyusun

TEKNIK PERAWATAN METODE KANGURU. Tim Penyusun MANUAL KETERAMPILAN KLINIK TEKNIK PERAWATAN METODE KANGURU Tim Penyusun Prof. Dr. Djauhariah A. Madjid, SpA K Dr. dr. Ema Alasiry, Sp.A. IBCLC dr. A. Dwi Bahagia Febriani, PhD, SpA(K) CSL SIKLUS HIDUP

Lebih terperinci

Carolina M Simanjuntak, S.Kep, Ns AKPER HKBP BALIGE

Carolina M Simanjuntak, S.Kep, Ns AKPER HKBP BALIGE Carolina M Simanjuntak, S.Kep, Ns Kala I Bantu ibu dalam persalinan jika ia tampak gelisah, ketakutan dan kesakitan Jika ibu tampak kesakitan, dukungan yg dapat dierikan : Perubahan posisi, tetapi jika

Lebih terperinci

MANFAAT ASI BAGI BAYI

MANFAAT ASI BAGI BAYI HO4.2 MANFAAT ASI BAGI BAYI ASI: Menyelamatkan kehidupan bayi. Makanan terlengkap untuk bayi, terdiri dari proporsi yang seimbang dan cukup kuantitas semua zat gizi yang diperlukan untuk kehidupan 6 bulan

Lebih terperinci

Tingkat Cholesterol Apa artinya, Diet dan Pengobatannya

Tingkat Cholesterol Apa artinya, Diet dan Pengobatannya Tingkat Cholesterol Apa artinya, Diet dan Pengobatannya Apakah Kolesterol Kita dapat mengaitkan kolesterol dengan makanan berlemak, tetapi sebagian besar zat lilin dibuat oleh tubuh kita sendiri. Hati

Lebih terperinci

Lampiran III Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor : 900/MENKES/SK/VII/2002 Tanggal : 25 Juli 2002

Lampiran III Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor : 900/MENKES/SK/VII/2002 Tanggal : 25 Juli 2002 Lampiran III Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor : 900/MENKES/SK/VII/2002 Tanggal : 25 Juli 2002 PETUNJUK PELAKSANAAN PRAKTIK BIDAN I. PENDAHULUAN A. UMUM 1. Bidan sebagai salah satu tenaga kesehatan

Lebih terperinci

MENU BERAGAM BERGIZI DAN BERIMBANG UNTUK HIDUP SEHAT. Nur Indrawaty Liputo. Bagian Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

MENU BERAGAM BERGIZI DAN BERIMBANG UNTUK HIDUP SEHAT. Nur Indrawaty Liputo. Bagian Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas MENU BERAGAM BERGIZI DAN BERIMBANG UNTUK HIDUP SEHAT Nur Indrawaty Liputo Bagian Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Disampaikan pada Seminar Apresiasi Menu Beragam Bergizi Berimbang Badan Bimbingan

Lebih terperinci

RENCANA PEMBELAJARAN MAHASISWA

RENCANA PEMBELAJARAN MAHASISWA RENCANA PEMBELAJARAN MAHASISWA MATA KULIAH / KODE ASUHAN BIDANAN HAMILAN SKS CAPAIAN PEMBELAJARAN: KODE MK MWF212 TEORI PRAKTIK KLINIK PROGRAM STUDI D-IV BIDANAN 3 2 - FAKULTAS ILMU SEHATAN SEMESTER DOSEN

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Gambaran Umum Panti Asuhan Harapan Kita. merupakan Panti Asuhan yang menampung anak-anak terlantar dan yang sudah

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Gambaran Umum Panti Asuhan Harapan Kita. merupakan Panti Asuhan yang menampung anak-anak terlantar dan yang sudah BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Panti Asuhan Harapan Kita. Panti Asuhan Harapan Kita bertempat di Desa Huntu Utara, Kabupaten Bone Bolango, yang didirikan pada tanggal 2 Agustus 2003. Panti

Lebih terperinci

3. Jenis kelamin 4. Obesitas. Faktor risiko yang dapat dimodifikasi : Data Penyakit Kardiovaskuler

3. Jenis kelamin 4. Obesitas. Faktor risiko yang dapat dimodifikasi : Data Penyakit Kardiovaskuler Setiap tahunnya lebih dari 36 juta orang meninggal karena Penyakit Tidak Menular (PTM) (63% dari seluruh kematian). Lebih dari 9 juta kematian yang disebabkan oleh penyakit tidak menular terjadi sebelum

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN KLATEN NOMOR 7 TAHUN 2008 TENTANG INISIASI MENYUSU DINI DAN AIR SUSU IBU EKSKLUSIF DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN DAERAH KABUPATEN KLATEN NOMOR 7 TAHUN 2008 TENTANG INISIASI MENYUSU DINI DAN AIR SUSU IBU EKSKLUSIF DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN DAERAH KABUPATEN KLATEN NOMOR 7 TAHUN 2008 TENTANG INISIASI MENYUSU DINI DAN AIR SUSU IBU EKSKLUSIF DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KLATEN, Menimbang : a. bahwa Air Susu Ibu (ASI) adalah

Lebih terperinci

PERBEDAAN PENURUNAN TINGGI FUNDUS UTERI BERDASARKAN JENIS PERSALINAN PADA IBU NIFAS FISIOLOGIS DAN POST SECTIO CAESAREA

PERBEDAAN PENURUNAN TINGGI FUNDUS UTERI BERDASARKAN JENIS PERSALINAN PADA IBU NIFAS FISIOLOGIS DAN POST SECTIO CAESAREA PERBEDAAN PENURUNAN TINGGI FUNDUS UTERI BERDASARKAN JENIS PERSALINAN PADA IBU NIFAS FISIOLOGIS DAN POST SECTIO CAESAREA Fitriana Ikhtiarinawati F* dan Lilis Dwi NS** *Dosen Program Studi Diploma III Kebidanan

Lebih terperinci

Bab III Sistem Kesehatan

Bab III Sistem Kesehatan Bab III Sistem Kesehatan Sistem Kesehatan Bagaimana mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik? Apabila Anda membutuhkan pelayanan rumah sakit Berjuang untuk perubahan 45 Ketika petugas kesehatan

Lebih terperinci

Gagal Ginjal Kronis. 1. Apa itu Gagal Ginjal Kronis?

Gagal Ginjal Kronis. 1. Apa itu Gagal Ginjal Kronis? Gagal Ginjal Kronis Banyak penyakit ginjal yang tidak menunjukkan gejala atau tanda-tanda gangguan pada kesehatan. Gagal ginjal mengganggu fungsi normal dari organ-organ tubuh lainnya. Penyakit ini bisa

Lebih terperinci

PENGERTIAN GIZI DAN FERTILITAS PENYEBAB FERTILITAS. Muslim, MPH 5/18/2010

PENGERTIAN GIZI DAN FERTILITAS PENYEBAB FERTILITAS. Muslim, MPH 5/18/2010 PENGERTIAN GIZI DAN FERTILITAS Muslim, MPH Blog: www.muslimpinang.wordpress.com Blog: www.akbidanugrahbintan.wordpress.com Email: muslimmph@yahoo.co.id Hp: 081 277 69269 Fertilitas (kesuburan) yaitu kemampuan

Lebih terperinci

Kafein? Berbahayakah atau menguntungkan untuk tubuh?

Kafein? Berbahayakah atau menguntungkan untuk tubuh? Kafein? Berbahayakah atau menguntungkan untuk tubuh? Kafein (C 8 H 10 N 4 O 2 ) atau 1, 3, 7 trimetil 2,6 dioksipurin merupakan salah satu senyawa alkaloid yang sangat penting yang terdapat di dalam biji

Lebih terperinci

PENDAHULUAN INFORMASI ALAT KONTRASEPSI BUKU UNTUK KADER

PENDAHULUAN INFORMASI ALAT KONTRASEPSI BUKU UNTUK KADER PENDAHULUAN INFORMASI ALAT KONTRASEPSI BUKU UNTUK KADER Buku informasi alat kontrasepsi pegangan untuk kader diperuntukkan bagi kader PPKBD dan Sub PPKBD atau Posyandu yang dipelajari secara berdampingan

Lebih terperinci

Zat yang secara normal dihasilkan tubuh yang merupakan sisa pembakaran protein atau penghancuran sel-sel tubuh yang sudah tua.

Zat yang secara normal dihasilkan tubuh yang merupakan sisa pembakaran protein atau penghancuran sel-sel tubuh yang sudah tua. PENDIDIKAN KESEHATAN PERAWATAN LANSIA Apa Itu ASAM URAT...?? Nilai normal asam urat : Pria 3,4 7 mg/dl Wanita 2,4 5,7 mg/dl Zat yang secara normal dihasilkan tubuh yang merupakan sisa pembakaran protein

Lebih terperinci

Melindungi kesehatan ibu :

Melindungi kesehatan ibu : KONSELING MENYUSUI 1/1 MANFAAT MENYUSUI A S I Zat-zat gizi yang lengkap Mudah di cerna, diserap secara efesien Melindungi terhadap infeksi MENYUSUI Membantu bonding dan perkembangan Membantu menunda kehamilan

Lebih terperinci

ASUHAN KEPERAWATAN HPP

ASUHAN KEPERAWATAN HPP 1. Pengertian Haemoragik Post Partum (HPP) adalah hilangnya darah lebih dari 500 ml dalam 24 jam pertama setelah lahirnya bayi.hpp diklasifikasikan menjadi 2, yaitu: Early Postpartum : Terjadi 24 jam pertama

Lebih terperinci

Fase Penuaan KESEHATAN REPRODUKSI LANJUT USIA. Fase Subklinis (25-35 tahun) Fase Transisi (35-45 tahun) Fase Klinis ( > 45 tahun)

Fase Penuaan KESEHATAN REPRODUKSI LANJUT USIA. Fase Subklinis (25-35 tahun) Fase Transisi (35-45 tahun) Fase Klinis ( > 45 tahun) KESEHATAN REPRODUKSI LANJUT USIA Windhu Purnomo FKM Unair, 2011 Fase Penuaan Fase Subklinis (25-35 tahun) Fase Transisi (35-45 tahun) Fase Klinis ( > 45 tahun) 1 2 Fase penuaan manusia 1. Fase subklinis

Lebih terperinci

SMP JENJANG KELAS MATA PELAJARAN TOPIK BAHASAN VIII (DELAPAN) ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) SISTEM PENCERNAAN MANUSIA

SMP JENJANG KELAS MATA PELAJARAN TOPIK BAHASAN VIII (DELAPAN) ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) SISTEM PENCERNAAN MANUSIA JENJANG KELAS MATA PELAJARAN TOPIK BAHASAN SMP VIII (DELAPAN) ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) SISTEM PENCERNAAN MANUSIA Salah satu ciri mahluk hidup adalah membutuhkan makan (nutrisi). Tahukah kamu, apa yang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. melahirkan normal, ternyata juga bisa dilakukan perabdominal, yang disebut sectio

BAB I PENDAHULUAN. melahirkan normal, ternyata juga bisa dilakukan perabdominal, yang disebut sectio 14 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, para ahli banyak menemukan berbagai penemuan baru, khususnya dibidang kesehatan. Seperti halnya cara

Lebih terperinci

Pelayanan Kesehatan Anak di Rumah Sakit. Bab 4 Batuk dan Kesulitan Bernapas Kasus II. Catatan Fasilitator. Rangkuman Kasus:

Pelayanan Kesehatan Anak di Rumah Sakit. Bab 4 Batuk dan Kesulitan Bernapas Kasus II. Catatan Fasilitator. Rangkuman Kasus: Pelayanan Kesehatan Anak di Rumah Sakit Bab 4 Batuk dan Kesulitan Bernapas Kasus II Catatan Fasilitator Rangkuman Kasus: Agus, bayi laki-laki berusia 16 bulan dibawa ke Rumah Sakit Kabupaten dari sebuah

Lebih terperinci

Masa nifas adalah masa dimulai beberapa jam sesudah lahirnya plasenta sampai 6 minggu setelah melahirkan (Pusdiknakes, 2003:003). Masa nifas dimulai

Masa nifas adalah masa dimulai beberapa jam sesudah lahirnya plasenta sampai 6 minggu setelah melahirkan (Pusdiknakes, 2003:003). Masa nifas dimulai Masa nifas adalah masa dimulai beberapa jam sesudah lahirnya plasenta sampai 6 minggu setelah melahirkan (Pusdiknakes, 2003:003). Masa nifas dimulai setelah kelahiran plasenta dan berakhir ketika alat-alat

Lebih terperinci

BATASI KONSUMSI GULA, GARAM, LEMAK UNTUK MENGHINDARI PENYAKIT TIDAK MENULAR

BATASI KONSUMSI GULA, GARAM, LEMAK UNTUK MENGHINDARI PENYAKIT TIDAK MENULAR BATASI KONSUMSI GULA, GARAM, LEMAK UNTUK MENGHINDARI PENYAKIT TIDAK MENULAR Latar Belakang Perubahan pola makan menjurus ke sajian siap santap yang tidak sehat dan tidak seimbang, karena mengandung kalori,

Lebih terperinci

Bab IX. Perempuan dengan Keterbatasan Fisik. Kepercayaan diri. Pemeliharaan kesehatan. Seksualitas dan kesehatan seksual.

Bab IX. Perempuan dengan Keterbatasan Fisik. Kepercayaan diri. Pemeliharaan kesehatan. Seksualitas dan kesehatan seksual. Bab IX Perempuan dengan Keterbatasan Fisik Kepercayaan diri Pemeliharaan kesehatan Seksualitas dan kesehatan seksual Keamanan diri Berjuang untuk perubahan 191 Pada bab ini kami lebih senang menggunakan

Lebih terperinci

STATUS GIZI IBU HAMIL SERTA PENGARUHNYA TERHADAP BAYI YANG DILAHIRKAN

STATUS GIZI IBU HAMIL SERTA PENGARUHNYA TERHADAP BAYI YANG DILAHIRKAN 2003 Zulhaida Lubis Posted: 7 November 2003 STATUS GIZI IBU HAMIL SERTA PENGARUHNYA TERHADAP BAYI YANG DILAHIRKAN Oleh :Zulhaida Lubis A561030051/GMK e-mail: zulhaida@.telkom.net Pendahuluan Status gizi

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. masyarakat dewasa, usia di mana anak tidak lagi merasa di bawah tingkat orangorang

BAB 1 PENDAHULUAN. masyarakat dewasa, usia di mana anak tidak lagi merasa di bawah tingkat orangorang 1 BAB 1 PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Masa remaja merupakan usia dimana individu berintegrasi dengan masyarakat dewasa, usia di mana anak tidak lagi merasa di bawah tingkat orangorang yang lebih tua melainkan

Lebih terperinci