P E N E T A P A N No. 27/Pdt.P/2013/PN.Wnsb. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Negeri Wonosobo yang memeriksa dan

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "P E N E T A P A N No. 27/Pdt.P/2013/PN.Wnsb. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Negeri Wonosobo yang memeriksa dan"

Transkripsi

1 P E N E T A P A N No. 27/Pdt.P/2013/PN.Wnsb. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Negeri Wonosobo yang memeriksa dan mengadili perkara perkara perdata permohonan dalam tingkat pertama, telah memberikan penetapan sebagai berikut dalam perkara permohonan atas nama : MARLIANI LAOLI, Lahir tanggal 4 Oktober 1957 di Gunung Sitoli Nias Provinsi Sumatera Utara, pekerjaan Ibu Rumah Tangga, bertempat tinggal di Perumahan Limas Garden Blok B-2 RT.2 RW.5 Desa/Kelurahan Jlamprang, Kecamatan Wonosobo Kabupaten Wonosobo, agama Kristen, selanjutnya disebut sebagai PEMOHON; PENGADILAN Negeri tersebut ; Telah membaca berkas perkara yang bersangkutan ; Telah mendengar keterangan pemohon dan saksi-saksi di persidangan ; Menimbang, bahwa pemohon dengan surat permohonannya tertanggal 4 Januari 2013, yang didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Wonosobo tanggal 07 Januari 2013, dengan Nomor : 27/Pdt.P/ 2013/PN.Wnsb., telah mengajukan permohonan sebagai berikut : Bahwa pemohon adalah anak kandung dari orang tua SINGAMBOWO LAOLI Alm (ayah) dan SABAISA TELAUMBANUA Alm. (ibu) Bahwa pemohon ada 9 (sembilan) bersaudara dan pemohon adalah anak ke 9 (sembilan); Bahwa pemohon mempunyai kakak tertua bernama ROSTHINA LAOLI DRA (Alm) yang telah meninggal dunia pada tanggal 10 Mei 2012 dan suaminya bernama DESMOND SIRAIT yang juga telah meninbggal dunia lebih dahulu dari kakak pemohon, dan suami isteri tersebut tidak mempunyai anak/keturunan;

2 2 Bahwa kakak pemohon Rosthina Laoli Dra Alm. sewaktu meninggal dunia telah meninggalkan AKTA WASIAT NO.1 tanggal 29 Desember 2006 oleh Notaris Edward Sianipar SH, dan pemohon dalam Akta Wasiat tersebut dipercayakan sebagai yang berhak melaksanakan wasiat; Bahwa dalam pelaksanaan surat wasiat tersebut melakukan hubungan hukum dengan pihak lain, diminta oleh mereka Pengesahan dari Pengadilan Negeri yang menyatakan bahwa pemohon benar-benar orang yang dimaksud dalam surat wasiat tersebut; Bahwa sehubungan hal dimaksud, pemohon memohon ke hadapan bapak untuk berkenan memeriksa dan menyidangkan permohonan pemohon ini dengan amar sebagai berikut : 1. Menyatakan bahwa nama MARLIANI LAOLI adalah benar orang yang ditunjuk ROSTHINA LAOLI DRA (Alm) dalam surat wasiat sebagaimana Akta Wasiat No.1 tanggal 29 Desember 2006 oleh Notaris Edward Sianipar,SH. sebagai PELAKSANA WASIAT tersebut. 2. Menyatakan pemohon adalah orang yang berhak melaksanakan penjualan tanah dan rumah almarhum Rosthina Laoli Dra dan menyelesaikannya sesuai maksud dari Akta Wasiat No.1 tanggal 29 Desember 2006 yang dibuat notaris Edward Sianipar SH. 3. Membebankan segala biaya yang timbul sehubungan dengan permohonan ini kepada pemohon. Menimbang, bahwa pada hari sidang yang telah ditentukan pemohon datang menghadap orangnya sendiri ; Menimbang, bahwa pemeriksaan dimulai dengan dibacakannya surat permohonan pemohon, dan pemohon menyatakan tetap pada permohonannya; Menimbang, bahwa untuk menguatkan dalil-dalil permohonannya, pemohon telah mengajukan surat-surat bukti berupa foto copy yang sudah dicocokkan sesuai dengan aslinya serta telah diberi meterai secukupnya sehingga berlaku sah sebagai bukti surat, sebagai berikut :

3 3 1. Foto Copy Kartu Tanda Penduduk atas nama MARLIANI LAOLI, yang dikeluarkan oleh Kakanduk Capil Kabupaten Wonosobo, tertanggal 28 Februari 2008, Nomor: (tertanda P.1); 2. Foto Copy Akta Wasiat Nomor 1 tanggal 29 Desember 2006 yang dibuat oleh/di hadapan Edward Sianipar,SH., Notaris di Perawang Kabupaten Siak (tertanda P.2); 3. Foto copy Surat Kematian Nomor 474.3/2008 tanggal 22 Mei 2012 atas nama DRA.ROSTHINA LAOLI, yang dikeluarkan oleh Lurah Helvetia Tengah Kecamatan Medan Helvetia (tertanda P.3); 4. Foto copy Surat Keterangan Meninggal Dunia Nomor 00118/SKD/PER/2012 tertanggal 10 Mei 2012 yang dikeluarkan oleh dokter Sihar Hutapea, dokter pada Rumah Sakit Advent Medan (tertanda P.4); 5. Foto copy Surat Keterangan Ahli Waris Nomor 474.3/15 tanggal 30 Januari 2002 yang dikeluarkan oleh Camat Medan Helvetia (tertanda P.5) 6. Foto copy Surat Keterangan Nomor 470/1917 tanggal 27 Juni 2012 yang dikeluarkan oleh Kepala Kelurahan Helvetia Tengah Kecamatan Medan Helvetia (tertanda P.6); 7. Foto copy Sertipikat Hak Milik Nomor 226 atas nama Doktoranda Rosthina Laoli, Surat Ukur Nomor 11342/1995 tanggal (tertanda P.7); 8. Foto copy Petikan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 32/PENS TAHUN 2000 atas nama Dra.Rosthina Rossildes Laoli (tertanda P.8); 9. Foto copy Kartu Tanda Penduduk atas nama DRA ROSTHINA LAOLI Nomor tanggal (tertanda P.9); 10. Foto copy Surat Keterangan Meninggal Dunia Nomor 010/1847/KDPA/VII/2012 tanggal yang dibuat oleh Kepala Desa Pardamean Ajibata (tertanda P.10);

4 4 11. Foto copy surat Kesepakatan Bersama yang dibuat pada tanggal 21 Juni 2012 oleh keluarga almarhumah Rosthina Laoli Dra dan keluarga almarhum Desmond H. Sirait (tertanda P.11); 12. Foto copy Kartu Keluarga atas nama Kepala Keluarga Dra Rosthina Laoli yang dikeluarkan oleh Camat Medan Helvetia tertanggal 12 Juni 2008 (tertanda P.12); 13. Foto copy Kartu Keluarga atas nama Kepala Keluarga Agus Zebua yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Wonosobo tertanggal (tertanda P.13); Menimbang, bahwa pemohon selain menyerahkan surat-surat bukti tersebut diatas, juga telah mengajukan 2 (dua) orang saksi, yang didengar keterangannya di persidangan, masing-masing telah memberikan keterangan yang pada pokoknya sebagai berikut : Saksi ke-1 : ABID SALEH MENDROFA, memberikan keterangan di bawah sumpah sebagai berikut : - Bahwa saksi kenal dengan pemohon karena dulu sewaktu sekolah di SMP dan SMA ikut oom/pamannya yang tinggal di Gunung Sitoli dan menjadi tetangga orang tua pemohon sehingga saksi juga tahu anak-anaknya orang tua pemohon; - Bahwa saksi tahu kalau ayah pemohon bernama Singambowo Laoli alm dan ibunya bernama Sabaisa Telaumbanua alm.; - Bahwa saksi tahu kalau orang tua pemohon mempunyai 9 (sembilan) orang anak dan yang paling tua bernama Rosthina Laoli, sedangkan pemohon anak yang paling bungsu, tetapi yang sering bergaul dengan saksi adalah dengan anak nomor 3 (tiga) dan nomor 4 (empat); - Bahwa Rosthina pernah menikah dengan Desmond Sirait dan setelah menikah mereka tinggal di Medan, dalam perkawinan mereka tidak dikaruniai seorang anak-pun; - Bahwa saksi diberi tahu oleh pemohon saat saksi menghadiri pernikahan anak pemohon kalau Desmond Sirait telah meninggal dunia sekitar 1½

5 5 tahun yang lalu, sedangkan Rosthina Laoli meninggal dunia sekitar setahun yang lalu; - Bahwa saksi diberi tahu kalau Rosthina Laoli dan suaminya mempunyai sebuah rumah beserta tanahnya di daerah Medan dan ada Akta Wasiat yang dibuat Notaris Edward Sianipar,SH. yang isinya menetapkan pemohon sebagai pelaksana wasiat tersebut serta menyelesaikan pembagian hartanya untuk keluarga Sirait dan keluarga Laoli, dan kedua belah pihak tidak keberatan; - Bahwa nama-nama yang dimasukkan sebagai anggota keluarga dalam Kartu Keluarga atas nama Dra Rosthina laoli adalah saudara-saudara dari kedua belah pihak, yaitu dari Dra Rosthina Laoli dan Desmond Sirait; - Bahwa saksi tidak mengetahui adanya surat Kesepakatan Bersama, tahunya hanya pembagian harta peninggalan diserahkan kepada pemohon untuk melaksanakan pembagiannya dan tidak ada yang keberatan; - Bahwa saksi diberitahu pemohon kalau pembagian harta bergerak sudah diselesaikan; Saksi ke 2 : YULINA LAOLI, memberikan keterangan di bawah sumpah sebagai berikut : - Bahwa saksi kenal dengan pemohon karena sebagai kakak kandung pemohon nomor 3 (tiga); - Bahwa ayah pemohon bernama Singambowo Laoli alm. dan ibunya bernama Sabaisa Telaumbanua alm., dalam perkawinan mereka telah dikaruniai 9 (sembilan) orang anak; - Bahwa anak yang pertama adalah Rosthina Laoli yang menikah dengan Desmond Sirait yang sekarang keduanya sudah meninggal dunia; - Bahwa Rosthina meninggal dunia pada tanggal 10 Mei 2012, sedangkan pemohon anak yang paling bungsu; - Bahwa dalam perkawinan antara Rosthina Laoli dan Desmond Sirait tidak dikaruniai seorang anak-pun; - Bahwa saksi tahu kalau Rosthina Laoli mempunyai harta peninggalan sebidang tanah dan bangunan seluas 142 m2 yang terletak di Medan dan

6 6 harta tersebut tidak ada anak yang mewarisinya sehingga akan dibagi untuk keluarga Sirait dan keluarga Laoli sebagaimana tertera dalam Akta Wasiat Nomor 1 tanggal 29 Desember 2006 oleh Notaris Edward Sianipar,SH.; - Bahwa saksi ikut menghadiri pembacaan surat wasiat tersebut oleh Notaris Edward Sianipar,SH. serta menandatangani surat Kesepakatan Bersama pada tanggal 21 Juni 2012 yang isinya harta yang tidak tercantum dalam surat wasiat dibagi masing-masing 50%; - Bahwa setahu saksi rumah tersebut akan dijual dan dibagi sesuai dengan bunyi surat wasiat tersebut; - Bahwa benar dan saksi tidak keberatan kalau pemohon mengajukan permohonan ini sebagai orang yang ditunjuk Rosthina Laoli sesuai dengan Akta Wasiat yang dibuat oleh Notaris Edward Sianipar,SH. sebagai pelaksana wasiat tersebut dan sebagai orang yang berhak melaksanakan penjualan tanah dan rumah milik Rosthina Laoli; Menimbang, bahwa atas keterangan saksi-saksi tersebut di atas, pemohon menyatakan keterangan saksi-saksi itu benar ; Menimbang, bahwa pemohon di persidangan telah memberikan keterangan tambahan atas surat permohonannya sebagai berikut : - Bahwa pembacaan surat wasiat yang dilakukan oleh Notaris Edward Sianipar,SH. dihadiri semua keluarga Laoli dan Sirait; - Bahwa pembagian harta bergerak sudah diadakan kesepakatan setelah dijual lalu dikurangi biaya-biaya yang dikeluarkan untuk pengurusan almarhum Rosthina, sisanya dibagi dua keluarga antara keluarga Laoli dan Sirait, dan hal ini sudah tidak ada masalah; - Bahwa untuk penjualan barang tidak bergerak peninggalan almarhum, pembelinya meminta penetapan pengesahan pemohon sebagai pelaksana wasiat dari Pengadilan Negeri agar pembeli merasa lebih nyaman/terlindungi; - Bahwa sebenarnya yang ditunjuk sebagai pelaksana wasiat ada 2 (dua) orang, yaitu pemohon dari keluarga Laoli, sedangkan dari keluarga Sirait

7 7 adalah Tuan Tuju Sirait, tetapi Tuan Tuju Sirait sudah meninggal dunia dan katanya tidak bisa diwakilkan; - Bahwa keluarga Sirait tidak keberatan kalau pemohon sendirian yang menjadi pelaksana wasiat; Menimbang, bahwa selanjutnya pemohon menyatakan tidak akan mengajukan sesuatu apapun lagi ke muka persidangan dan mohon penetapan; Menimbang, bahwa untuk menyingkat uraian penetapan ini dikutip segala sesuatu yang tercantum dalam berita acara persidangan sepanjang bermanfaat dan dianggap telah termasuk dalam penetapan ini ; TENTANG PERTIMBANGAN HUKUM Menimbang, bahwa maksud permohonan pemohon adalah sebagaimana tersebut diatas ; Menimbang, bahwa isi dari permohonan pemohon pada pokoknya adalah memohon agar diberikan penetapan pengesahan dari Pengadilan Negeri untuk menyatakan pemohon benar-benar orang yang ditunjuk Rosthina Laoli Dra (Alm) dalam Akta Wasiat Nomor 1 tanggal 29 Desember 2006 oleh Notaris Edward Sianipar,SH sebagai pelaksana wasiat dalam akta tersebut; Menimbang, bahwa untuk menguatkan dalil permohonannya tersebut, pemohon telah mengajukan bukti surat-surat yang diberi tanda P.1 sampai dengan P.13 dan 2 (dua) orang saksi masing-masing bernama : ABID SALEH MENDROFA dan YULINA LAOLI; Menimbang, bahwa Pasal 875 KUHPerdata menyatakan bahwa surat wasiat atau testament adalah suatu akta yang berisi pernyataan seseorang tentang apa yang akan terjadi setelah ia meninggal, dan yang olehnya dapat ditarik kembali; Menimbang, bahwa Akta Wasiat Nomor 1 Tanggal 29 Desember 2006 yang dibuat oleh Edward Sianipar,SH., Notaris di Perawang, Kabupaten Siak (vide surat bukti P.2) telah menerangkan bahwa Nyonya Rosthina Laoli, Dra

8 8 (doktoranda) ingin menetapkan dengan surat wasiat perihal harta peninggalannya berupa sebidang tanah Hak Milik Nomor , seluas 142 M2, yang terletak di Provinsi Sumatera Utara, Kotamadya Medan, Kecamatan Medan Helvetia, Kelurahan Helvetia Tengah setempat dikenal dengan jalan Helvetia Raya Nomor 61, sebagaimana jelas ternyata dalam Surat Ukur Sementara, tertanggal 17 (tujuh belas) Nopember 1995 Nomor : 11342/1995, yang dikeluarkan oleh Pejabat Kepala Kantor Pertanahan Kotamadya Medan, tertanggal 6 (enam) Mei 1996 terdaftar atas nama Pemberi Wasiat (Doktoranda Rosthina Laoli), pembagian harta peninggalannya tersebut dengan ketentuan : 1. Untuk keluarga SIRAIT (Adik Almarhum suami Dra. Rosthina Laoli) mendapat bagian 25 % (dua puluh lima persen), yang diwakili oleh Tuan Tuju Sirait, bertempat tinggal di Ajibata Prapat. -Yang 25 % (dua puluh lima persen), ini dibagi untuk mereka 9 (sembilan) orang bersaudara, dengan perincian sebagai berikut : -untuk Tuan Tuju Sirait mendapat bagian 20 % (dua puluh persen) -dan sisanya yang 80% (delapan puluh persen) lagi dibagi rata untuk 8 (delapan) orang bersaudara. 2. Untuk keluarga Laoli, mendapat bagian 75% (tujuh puluh lima persen) yang diwakili oleh Nyonya Marliani Laoli, lahir di Gunung Sitoli, 04 Oktober 1957, Warga Negara Indonesia, bertempat tinggal di Limas Garden B-2 Kelurahan Jlamprang Kecamatan Wonosobo kabupaten Wonosobo, pemegang Kartu Tanda Penduduk nomor / Yang 75% (tujuh puluh lima persen) ini dibagi untuk 8 (delapan) orang bersaudara dengan perincian sebagai berikut : -untuk Nyonya Marliani Laoli, mendapat bagian 30 % (tiga puluh persen) -dan sisanya yang 70% (tujuh puluh persen) dibagi rata untuk 7 (tujuh) orang bersaudara lagi; Menimbang, bahwa di dalam Akta Wasiat Nomor 1 Tanggal 29 Desember 2006 tersebut diterangkan pula bahwa pembuat wasiat (Nyonya Rosthina Laoli) mengangkat dan menetapkan adik kandungnya bernama

9 9 Nyonya Marliani Laoli, dan adik kandung almarhum suaminya, yakni Tuan Tuju Sirait sebagai pelaksana wasiat (executeur testamentair) tersebut; Menimbang, bahwa Dra Rosthina Laoli dan pemohon (Marliani Laoli) berdasarkan keterangan saksi-saksi Abid Saleh Mendrofa dan Yulina Laoli adalah anak dari suami isteri Singambowo Laoli alm. dan Sabaisa Telaumbanua alm., dimana Dra Rosthina Laoli merupakan anak tertua dari 9 (sembilan) bersaudara dan pemohon (Marliani Laoli) adalah anak yang paling kecil (bungsu); Menimbang, bahwa Dra Rosthina Laoli pernah menikah dengan seorang laki-laki bernama Desmond Sirait dan dalam perkawinan mereka tidak dikarunia seorang anak-pun; Menimbang, bahwa berdasarkan bukti surat P.3 dan P.4 serta keterangan saksi-saksi, bahwa Dra Rosthina Laoli telah meninggal dunia pada tanggal 10 Mei 2012 karena sakit, sedangkan suaminya (Desmond Sirait) telah meninggal dunia terlebih dahulu; Menimbang, bahwa oleh karena Dra Rosthina Laoli telah meninggal dunia dan tidak meninggalkan anak sebagai pewarisnya, maka pemohon berkehendak bersama Tuan Tuju Sirait melaksanakan Akta Wasiat Nomor 1 tertanggal 29 Desember 2006 yang dibuat oleh Edward Sianipar,SH., Notaris di Perawang, Kabupaten Siak sebagaimana yang ditetapkan di dalam Akta Wasiat tersebut, namun Tuan Tuju Sirait telah meninggal dunia pada tanggal 28 Juli 2008 sebagaimana keterangan dalam surat bukti P.10, sehingga pemohon menyatakan akan melaksanakan sendiri isi akta wasiat tersebut, dan untuk itu baik keluarga Laoli maupun keluarga Sirait menurut pemohon tidak keberatan; Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan-pertimbangan di atas, yaitu berdasarkan bukti-bukti surat dan saksi-saksi yang diajukan oleh pemohon ke muka persidangan, Pengadilan berkeyakinan bahwa pemohon (MARLIANI LAOLI) adalah benar-benar orang yang ditunjuk oleh Dra. Rosthina Laoli almarhum dalam Akta Wasiat Nomor 1 tanggal 29 Desember 2006 yang dibuat oleh Notaris Edward Sianipar,SH. sebagai Pelaksana Akta Wasiat tersebut, dan Pengadilan berpendapat bahwa oleh karena hal itu merupakan

10 10 hal yang dikehendaki oleh Dra.Rosthina Almarhum sebagaimana isi surat wasiatnya, maka permohonan pemohon pada poin 1 beralasan hukum untuk dikabulkan; Menimbang, bahwa pemohon di persidangan telah menerangkan bahwa di dalam melaksanakan isi Akta Wasiat No. 1 tanggal 29 Desember 2006, terlebih dahulu pemohon akan melakukan penjualan rumah yang merupakan peninggalan almarhum Dra Rosthina Laoli tersebut di atas, yang kemudian uang hasil penjualannya akan dilakukan pembagian di antara keluarga Sirait dan keluarga Laoli sebagaimana dimaksud Akta Wasiat Nomor 1 dan Surat Kesepakatan Bersama yang dibuat oleh keluarga kedua belah pihak tertanggal 21 Juni 2012 (vide bukti surat P.11); Menimbang, bahwa oleh karena poin 1 permohonan pemohon dikabulkan, yaitu bahwa pemohon adalah benar sebagai orang yang ditunjuk dalam Akta Wasiat No.1 sebagai pelaksana Akta Wasiat tersebut, maka poin 2 permohonan pemohon untuk menyatakan pemohon adalah orang yang berhak melaksanakan penjualan tanah dan rumah almarhum Rosthina Laoli Dra dan menyelesaikannya sesuai maksud dari Akta Wasiat Nomor 1 tanggal 29 desember 2006 yang dibuat notaris Edward Sianipar,SH., menurut Pengadilan dapat dikabulkan pula; Menimbang, bahwa oleh karena perkara permohonan ini bersifat volunter, maka segala biaya yang timbul dalam perkara ini dibebankan kepada Pemohon yang besarnya akan ditetapkan dalam amar penetapan ini; Mengingat pasal 875 KUHPerdata dan pasal-pasal lain dari peraturan yang bersangkutan; M E N E T A P K A N : 1. Menerima dan mengabulkan permohonan Pemohon; 2. Menyatakan bahwa nama MARLIANI LAOLI adalah benar orang yang ditunjuk ROSTHINA LAOLI DRA (alm) dalam surat wasiat

11 11 sebagaimana Akta Wasiat No.1 Tanggal 29 Desember 2006 oleh Notaris Edward Sianipar SH sebagai Pelaksana Wasiat tersebut; 3. Menyatakan pemohon adalah orang yang berhak melaksanakan penjualan tanah dan rumah almarhum Rosthina Laoli Dra dan menyelesaikannya sesuai maksud dari Akta Wasiat No.1 tanggal 29 Desember 2006 yang dibuat notaris Edward Sianipar,SH. 4. Membebankan kepada pemohon untuk membayar biaya perkara sebesar Rp ,- (seratus empat puluh delapan ribu rupiah). Demikian ditetapkan pada hari R A B U, tanggal 23 JANUARI 2013 oleh kami FEMINA MUSTIKAWATI,SH.MH. Hakim Pengadilan Negeri Wonosobo sebagai Hakim Tunggal, penetapan mana pada hari serta tanggal itu juga oleh Hakim tersebut diucapkan dalam persidangan yang terbuka untuk umum dengan dibantu oleh HERMIARSI KRIDOWARDANI, Panitera pengganti pada Pengadilan Negeri Wonosobo serta dihadiri pula oleh Pemohon. PANITERA PENGGANTI, H A K I M ttd ttd HERMIARSI KRIDOWARDANI FEMINA MUSTIKAWATI,SH.MH.

12 12 Biaya Penetapan : - Pendaftaran Rp ,- - BAPP Rp ,- - Pemanggilan Rp ,- - Sumpah Rp ,- - Redaksi Penetapan Rp ,- - Materai Penetapan Rp ,- J u m l a h. Rp ,- (Seratus empat puluh delapan ribu rupiah)

P E N E T A P A N. Nomor : 0053/Pdt.P/2012/PA.Pas BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P E N E T A P A N. Nomor : 0053/Pdt.P/2012/PA.Pas BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA SALINAN P E N E T A P A N Nomor : 0053/Pdt.P/2012/PA.Pas BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Agama Pasuruan yang memeriksa dan mengadili perkaraperkara

Lebih terperinci

PERADILAN TATA USAHA NEGARA Undang-Undang No. 5 Tahun 1986 Tanggal 29 Desember 1986 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA. Presiden Republik Indonesia,

PERADILAN TATA USAHA NEGARA Undang-Undang No. 5 Tahun 1986 Tanggal 29 Desember 1986 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA. Presiden Republik Indonesia, PERADILAN TATA USAHA NEGARA Undang-Undang No. 5 Tahun 1986 Tanggal 29 Desember 1986 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA Presiden Republik Indonesia, Menimbang : a. bahwa negara Republik Indonesia sebagai

Lebih terperinci

AKTA PENDIRIAN PERSEROAN TERBATAS. Pada hari ini, Hadir dihadapan saya, Notaris di...

AKTA PENDIRIAN PERSEROAN TERBATAS. Pada hari ini, Hadir dihadapan saya, Notaris di... AKTA PENDIRIAN PERSEROAN TERBATAS. NOMOR: Pada hari ini, Hadir dihadapan saya, Notaris di... Dengan dihadiri oleh saksi-saksi yang saya, Notaris kenal dan akan disebut pada bagian akhir akta ini.-------------------------------------------------------------

Lebih terperinci

P U T U S A N NOMOR : 45/PDT/2013/PT-MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P U T U S A N NOMOR : 45/PDT/2013/PT-MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N NOMOR : 45/PDT/2013/PT-MDN DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA PENGADILAN TINGGI MEDAN, yang memeriksa dan mengadili perkaraperkara perdata dalam tingkat banding telah menjatuhkan

Lebih terperinci

P U T U S A N. Nomor : 763/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P U T U S A N. Nomor : 763/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N Nomor : 763/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Medan, yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam Peradilan Tingkat Banding, telah

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 51 TAHUN 2009 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN TATA USAHA NEGARA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 51 TAHUN 2009 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN TATA USAHA NEGARA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 51 TAHUN 2009 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN TATA USAHA NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK

Lebih terperinci

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N Nomor : 345/Pid.B/2014/PN.BJ. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Negeri Binjai yang memeriksa dan mengadili perkara-perkara pidana pada peradilan tingkat pertama

Lebih terperinci

PROSES PEMBUKTIAN DAN PENGGUNAAN ALAT-ALAT BUKTI PADA PERKARA PERDATA DI PENGADILAN. Oleh : Deasy Soeikromo 1

PROSES PEMBUKTIAN DAN PENGGUNAAN ALAT-ALAT BUKTI PADA PERKARA PERDATA DI PENGADILAN. Oleh : Deasy Soeikromo 1 PROSES PEMBUKTIAN DAN PENGGUNAAN ALAT-ALAT BUKTI PADA PERKARA PERDATA DI PENGADILAN 124 Oleh : Deasy Soeikromo 1 A. PENDAHULUAN Hukum acara, khususnya Hukum Acara Perdata, tidak terlalu mendapat perhatian

Lebih terperinci

TITEL IV. Cara Mengadili perkara perdata Yang Dalam Tingkat pertama Menjadi Wewenang pengadilan Negeri. Bagian 1. pemeriksaan Di Sidang pengadilan.

TITEL IV. Cara Mengadili perkara perdata Yang Dalam Tingkat pertama Menjadi Wewenang pengadilan Negeri. Bagian 1. pemeriksaan Di Sidang pengadilan. REGLEMEN ACARA HUKUM UNTUK DAERAH LUAR JAWA DAN MADURA. (REGLEMENT TOT REGELING VAN HET RECHTSWEZEN IN DE GEWESTEN BUITEN JAVA EN MADURA. (RBg.) (S. 1927-227.) Anotasi: Dalam reglemen ini hanya dimuat

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2013 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 63 TAHUN 2008 TENTANG PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG TENTANG YAYASAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR MUKADIMAH

ANGGARAN DASAR MUKADIMAH ANGGARAN DASAR MUKADIMAH Bahwa Negara Republik Indonesia sebagai negara hukum berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 bertujuan mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara

Lebih terperinci

- 1 - P U T U S A N NOMOR : 12 / PDT / 2014 / PT- MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

- 1 - P U T U S A N NOMOR : 12 / PDT / 2014 / PT- MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA - 1 - P U T U S A N NOMOR : 12 / PDT / 2014 / PT- MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Medan yang memeriksa dan mengadili perkara perkara perdata dalam peradilan tingkat

Lebih terperinci

PUSAT HUKUM DAN HUMAS BPN RI

PUSAT HUKUM DAN HUMAS BPN RI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 111 ayat (2) Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2004 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2004 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH www.bpkp.go.id UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2004 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 1995 TENTANG KOMISI BANDING MEREK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 1995 TENTANG KOMISI BANDING MEREK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 1995 TENTANG KOMISI BANDING MEREK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 35 Undang-undang Nomor 19 Tahun

Lebih terperinci

PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR 15 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN TEKNIS TATA CARA PENCALONAN PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH

PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR 15 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN TEKNIS TATA CARA PENCALONAN PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR 15 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN TEKNIS TATA CARA PENCALONAN PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH KOMISI PEMILIHAN UMUM, Menimbang : a. bahwa ketentuan

Lebih terperinci

PERATURAN KOMISI INFORMASI NOMOR 1 TAHUN 2013 TENTANG PROSEDUR PENYELESAIAN SENGKETA INFORMASI PUBLIK

PERATURAN KOMISI INFORMASI NOMOR 1 TAHUN 2013 TENTANG PROSEDUR PENYELESAIAN SENGKETA INFORMASI PUBLIK PERATURAN KOMISI INFORMASI NOMOR 1 TAHUN 2013 TENTANG PROSEDUR PENYELESAIAN SENGKETA INFORMASI PUBLIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, KOMISI INFORMASI Menimbang : a. bahwa untuk melaksanakan ketentuan

Lebih terperinci

TENTANG PEDOMAN PEMBUATAN AKTA PENDIRIAN, ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA PERHIMPUNAN PENGHUNI RUMAH SUSUN

TENTANG PEDOMAN PEMBUATAN AKTA PENDIRIAN, ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA PERHIMPUNAN PENGHUNI RUMAH SUSUN KEPUTUSAN MENTERI NEGARA PERUMAHAN RAKYAT SELAKU KETUA BADAN KEBIJAKSANAAN DAN PENGENDALIAN PEMBANGUNAN PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN NASIONAL NOMOR : 06/KPTS/BPK4N/1995 TENTANG PEDOMAN PEMBUATAN AKTA PENDIRIAN,

Lebih terperinci

P U T U S A N. Nomor : 341/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA. 1. Nama Lengkap : SARDIAMAN PURBA ALS PANGULU;

P U T U S A N. Nomor : 341/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA. 1. Nama Lengkap : SARDIAMAN PURBA ALS PANGULU; P U T U S A N Nomor : 341/PID/2014/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA PENGADILAN TINGGI MEDAN, yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam Peradilan Tingkat Banding, telah

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KOTA MALANG NOMOR 6 TAHUN 2006 TENTANG PENYELENGGARAAN USAHA PEMONDOKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA MALANG,

PERATURAN DAERAH KOTA MALANG NOMOR 6 TAHUN 2006 TENTANG PENYELENGGARAAN USAHA PEMONDOKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA MALANG, S A L I N A N NOMOR 4/E, 2006 PERATURAN DAERAH KOTA MALANG NOMOR 6 TAHUN 2006 TENTANG PENYELENGGARAAN USAHA PEMONDOKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA MALANG, Menimbang : a. bahwa Kota Malang

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2005 TENTANG TATA CARA PERMOHONAN, PEMERIKSAAN, DAN PENYELESAIAN BANDING MEREK

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2005 TENTANG TATA CARA PERMOHONAN, PEMERIKSAAN, DAN PENYELESAIAN BANDING MEREK PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2005 TENTANG TATA CARA PERMOHONAN, PEMERIKSAAN, DAN PENYELESAIAN BANDING MEREK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, enimbang: a. bahwa negara Republik Indonesia, sebagai negara hukum

Lebih terperinci

Indrawan Dwi Yuriutomo, S.H. www.geocities.com/ilmuhukum. Djoko S Associates. ilmuhukum@yahoo.com SOAL - UJIAN

Indrawan Dwi Yuriutomo, S.H. www.geocities.com/ilmuhukum. Djoko S Associates. ilmuhukum@yahoo.com SOAL - UJIAN BB ee t taa VV ee r ss i ioo nn 22 00 00 88 PEMBAHASAN SS EE PP EE RR LL UU NN YY AA SOAL - UJIAN ADVOKAT (A NNoot tt TToo Smart Guides To Pass Bar Examination) 2008 2008 Djoko S Associates Indrawan Dwi

Lebih terperinci

P U T U S A N. Nomor : 689/PID/2012/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

P U T U S A N. Nomor : 689/PID/2012/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA P U T U S A N Nomor : 689/PID/2012/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA PENGADILAN TINGGI MEDAN di Medan, yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam Peradilan Tingkat Banding,

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 62 TAHUN 1958 TENTANG KEWARGANEGARAAN REPUBLIK INDONESIA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 62 TAHUN 1958 TENTANG KEWARGANEGARAAN REPUBLIK INDONESIA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 62 TAHUN 1958 TENTANG KEWARGANEGARAAN REPUBLIK INDONESIA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : Mengingat : bahwa perlu diadakan Undang-undang kewarganegaraan Republik

Lebih terperinci

...Humas Kanwil Kemenag Prov. Jabar

...Humas Kanwil Kemenag Prov. Jabar PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2007 TENTANG PENCATATAN NIKAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA Menimbang : bahwa untuk memenuhi tuntutan perkembangan

Lebih terperinci

BERITA NEGARA. No.649,2014 KEMENKUMHAM. Paspor Biasa. Surat Perjalanan. Laksana Paspor PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA

BERITA NEGARA. No.649,2014 KEMENKUMHAM. Paspor Biasa. Surat Perjalanan. Laksana Paspor PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.649,2014 KEMENKUMHAM. Paspor Biasa. Surat Perjalanan. Laksana Paspor PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2014 TENTANG PASPOR

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 1996 TENTANG HAK TANGGUNGAN ATAS TANAH BESERTA BENDA-BENDA YANG BERKAITAN DENGAN TANAH

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 1996 TENTANG HAK TANGGUNGAN ATAS TANAH BESERTA BENDA-BENDA YANG BERKAITAN DENGAN TANAH UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 1996 TENTANG HAK TANGGUNGAN ATAS TANAH BESERTA BENDA-BENDA YANG BERKAITAN DENGAN TANAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Menimbang

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KETUA KOMISI PEMILIHAN UMUM,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KETUA KOMISI PEMILIHAN UMUM, PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR TAHUN 2015 TENTANG PENCALONAN PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR, BUPATI DAN WAKIL BUPATI, DAN/ATAU WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci