Satuan Acara Perkuliahan

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Satuan Acara Perkuliahan"

Transkripsi

1 PERTEMUAN I Pertemuan : I (1 X 50) menit TIU : diharapkan mampu untuk memahami dan menganalisis TIK : mampu untuk menjelaskan dan menganalisis pengertian Hukum Administrasi Negara. Indikator : mampu untuk menjelaskan dan menganalisis pengertian Hukum Administrasi Negara. Materi Pokok : Pengertian Hukum Administrasi Negara 3 Penutup Menutup kuliah Menjawab 1

2 PERTEMUAN II Pertemuan : II (1 X 50) menit TIU : diharapkan mampu untuk memahami dan menganalisis TIK : mampu untuk menjelaskan dan menganalisis pengertian Negara dan Pemerintah. Indikator : mampu untuk menjelaskan dan menganalisis pengertian Negara dan Pemerintah. Materi Pokok : Pengertian Negara dan Pemerintah 3 Penutup Menutup kuliah Menjawab 2

3 PERTEMUAN III & IV Pertemuan : III & IV (2 X 50) menit TIU : diharapkan mampu untuk memahami dan menganalisis TIK : mampu untuk menjelaskan dan menganalisis peraturan Perundang-undangan di Indonesia. Indikator : mampu untuk menjelaskan dan menganalisis peraturan Perundang-undangan di Indonesia Materi Pokok : Peraturan Perundang-undangan di Indonesia 3 Penutup Menutup kuliah Menjawab 3

4 PERTEMUAN V & VI Pertemuan : V & VI (2 X 50) menit TIU : diharapkan mampu untuk memahami dan menganalisis TIK : mampu untuk menjelaskan dan menganalisis sistem Pemerintahan Negara Republik Indonesia Indikator : mampu untuk menjelaskan dan menganalisis sistem Pemerintahan Negara Republik Indonesia Materi Pokok : Sistem Pemerintahan Negara Republik Indonesia 3 Penutup Menutup kuliah Menjawab 4

5 PERTEMUAN VII, VIII, IX, X Pertemuan : VII, VIII, IX & X (4 X 50) menit TIU : diharapkan mampu untuk memahami dan menganalisis TIK : mampu untuk menjelaskan dan menganalisis politik hukum pemerintahan di daerah dalam beberapa peraturan perundangundangan Indonesia Indikator : mampu untuk menjelaskan dan menganalisis politik hukum pemerintahan di daerah dalam beberapa peraturan perundangundangan Indonesia Materi Pokok : Pemerintahan di daerah. 1. Masa sebelum kemerdekaan 2. Tata pemerintahan daerah tahun Ketentuan Pemerintahan Daerah dan pasal 18 UUD 1945 dan perubahanya 4. UU Nomor 22 tahun UU Nomor 44 Tahun UU Nomor 1 Tahun Penpres Nomor 6 Tahun UU Nomor 18 Tahun UU Nomor 5 Tahun UUNomor 22 Tahun UU No. 32 Th UU No. 12 Th Penutup Menutup kuliah Menjawab 5

6 PERTEMUAN XI & XII Pertemuan : XI & XII (2 X 50) menit TIU : diharapkan mampu untuk memahami dan menganalisis TIK : mampu untuk menjelaskan dan menganalisis sistem pemerintahan desa dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia Indikator : mampu untuk menjelaskan dan menganalisis sistem Indonesia Materi Pokok : Pemerintahan Desa pemerintahan desa dalam sistem Negara Kesatuan Republik 3 Penutup Menutup kuliah Menjawab 6

7 PERTEMUAN XIII Pertemuan : XIII (1 X 50) menit TIU : diharapkan mampu untuk memahami dan menganalisis TIK : mampu untuk menjelaskan dan menganalisis makna, hakikat dan peran partisipasi Indikator : mampu untuk menjelaskan dan menganalisis makna, hakikat dan peran partisipasi Materi Pokok : Partisipasi 3 Penutup Menutup kuliah Menjawab 7

8 PERTEMUAN XIV Pertemuan : XIV (1 X 50) menit TIU : diharapkan mampu untuk memahami dan menganalisis TIK : mampu untuk menjelaskan dan menganalisis makna dan hakikat Good Government Indikator : mampu untuk menjelaskan dan menganalisis makna dan hakikat Good Government Materi Pokok : Good Government 3 Penutup Menutup kuliah Menjawab 8

Satuan Acara Perkuliahan

Satuan Acara Perkuliahan PERTEMUAN I & II Pertemuan : I & II (2 X 100) menit TIU : diharapkan mampu untuk menjelaskan dan menganalisis TIK : mampu untuk menjelaskan dan menganalisis hakikat dan karakter ilmu hukum Indikator :

Lebih terperinci

Satuan Acara Perkuliahan

Satuan Acara Perkuliahan PERTEMUAN I, II, III Pertemuan : I, II & III (3 X 50) menit TIU : diharapkan mampu untuk memberikan landasan teoritisfilosofis, TIK : mampu untuk Membedakan ilmu hukum dalam tiga lapisan ilmu hukum dan

Lebih terperinci

Rencana Strategis (RENSTRA) Direktorat Jenderal Perkebunan Tahun

Rencana Strategis (RENSTRA) Direktorat Jenderal Perkebunan Tahun Rencana Strategis (RENSTRA) Direktorat Jenderal Perkebunan Tahun 2015 2019 1 2 Rencana Strategis (RENSTRA) Direktorat Jenderal Perkebunan Tahun 2015 2019 Rencana Strategis (RENSTRA) Direktorat Jenderal

Lebih terperinci

TINJAUAN MATA KULIAH... Kegiatan Belajar 1: Hakikat Strategi Pembelajaran Latihan Rangkuman Tes Formatif

TINJAUAN MATA KULIAH... Kegiatan Belajar 1: Hakikat Strategi Pembelajaran Latihan Rangkuman Tes Formatif iii Daftar Isi TINJAUAN MATA KULIAH... xiii MODUL 1: STRATEGI PEMBELAJARAN... 1.1 Hakikat Strategi Pembelajaran... 1.2 Latihan... 1.12 Rangkuman... 1.13 Tes Formatif 1..... 1.13 Berbagai Jenis Strategi

Lebih terperinci

TINJAUAN MATA KULIAH...

TINJAUAN MATA KULIAH... iii Daftar Isi TINJAUAN MATA KULIAH... xi MODUL 1: BUDAYA POLITIK, PARTISIPASI POLITIK DAN 1.1 DEMOKRASI SEBAGAI SISTEM SOSIAL POLITIK INDONESIA Budaya Politik... 1.2 Latihan... 1.9 Rangkuman... 1.10 Tes

Lebih terperinci

TINJAUAN MATA KULIAH...

TINJAUAN MATA KULIAH... Daftar Isi TINJAUAN MATA KULIAH... i MODUL 1: HAKIKAT DAN KARAKTERISTIK MATA KULIAH KONSEP DASAR IPS 1.1 Hakikat Mata Kuliah Konsep Dasar IPS... 1.3 Latihan... 1.17 Rangkuman.... 1.17 Tes Formatif 1.....

Lebih terperinci

PEMETAAN STANDAR KOMPETENSI, KOMPETENSI DASAR MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

PEMETAAN STANDAR KOMPETENSI, KOMPETENSI DASAR MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PEMETAAN, MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN ASPEK KELAS VII SEMESTER 1 1. Menunjukkan sikap positif terhadap norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara 1.1

Lebih terperinci

Pendidikan Kewarganegaraan

Pendidikan Kewarganegaraan KISI-KISI ULANGAN KENAIKAN KELAS VII Pendidikan Kewarganegaraan SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DAERAH KHUSUS IBUKOTA (DKI) JAKARTA TAHUN PELAJARAN 2012-2013 MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP DKI JAKARTA

Lebih terperinci

Tinjauan Mata Kuliah A. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM

Tinjauan Mata Kuliah A. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM vii M Tinjauan Mata Kuliah ata kuliah Metode Pendidikan ini merupakan Mata Kuliah Dasar Keahlian (MKDK). Pada mata kuliah ini, uraian mengenai metodologi penelitian difokuskan untuk aplikasi dunia pendidikan.

Lebih terperinci

SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP) : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kode Mata Kuliah : UM

SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP) : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kode Mata Kuliah : UM SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP) Mata Kuliah : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kode Mata Kuliah : UM 10-080 SKS : 2 SKS Waktu Pertemuan : 90 menit Pertemuan ke : I (pertama) A. Tujuan 1. Instruksional

Lebih terperinci

TINJAUAN MATA KULIAH...

TINJAUAN MATA KULIAH... iii Daftar Isi TINJAUAN MATA KULIAH... xi MODUL 1: TEORI DAN KONSEP KONSTITUSI 1.1 Hakikat Konstitusi... 1.3 Latihan... 1.6 Rangkuman.... 1.7 Tes Formatif 1..... 1.8 Sifat-sifat Konstitusi... 1.11 Latihan...

Lebih terperinci

JUDUL HALAMAN PENGESAHAN PEMBIMBING

JUDUL HALAMAN PENGESAHAN PEMBIMBING x DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL i HALAMAN PENGESAHAN PEMBIMBING ii HALAMAN PENGESAHAN PENGUJI iii PERNYATAAN KEASLIAN TESIS iv HALAMAN PERSEMBAHAN v HALAMAN PENGHARGAAN vi KATA PENGANTAR vii ABSTRAK ix DAFTAR

Lebih terperinci

EKSISTENSI DAN INDEPENDENSI MAHKAMAH KEHORMATAN DEWAN TERKAIT FUNGSI PENGAWASAN TERHADAP ANGGOTA DPR SKRIPSI. Betaria Siboro NIM:

EKSISTENSI DAN INDEPENDENSI MAHKAMAH KEHORMATAN DEWAN TERKAIT FUNGSI PENGAWASAN TERHADAP ANGGOTA DPR SKRIPSI. Betaria Siboro NIM: EKSISTENSI DAN INDEPENDENSI MAHKAMAH KEHORMATAN DEWAN TERKAIT FUNGSI PENGAWASAN TERHADAP ANGGOTA DPR SKRIPSI Diajukan Sebagai Syarat Untuk Mencapai Gelar Sarjana Hukum Program Studi Ilmu Hukum Fakultas

Lebih terperinci

TINJAUAN MATA KULIAH...

TINJAUAN MATA KULIAH... iii Daftar Isi TINJAUAN MATA KULIAH... xi MODUL 1: KONSEP DASAR FILSAFAT PEMERINTAHAN 1.1 Pengertian Filsafat Pemerintahan... 1.2 Latihan... 1.4 Rangkuman.... 1.5 Tes Formatif 1... 1.5 Menelusuri Jejak

Lebih terperinci

Gambar 4.18 Bentuk partisipasi pemuda Dusun Baros tahap pemanfaatan mangrove. 56 Gambar 4.19 Bentuk partisipasi pemuda Dusun Tegalrejo tahap

Gambar 4.18 Bentuk partisipasi pemuda Dusun Baros tahap pemanfaatan mangrove. 56 Gambar 4.19 Bentuk partisipasi pemuda Dusun Tegalrejo tahap DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... i HALAMAN PENGESAHAN... iii HALAMAN PERNYATAAN... iv KATA PENGANTAR... v DAFTAR ISI... vii DAFTAR TABEL... ix DAFTAR GAMBAR... x DAFTAR LAMPIRAN... xii INTISARI... xiii ABSTRACT...

Lebih terperinci

TINJAUAN MATA KULIAH...

TINJAUAN MATA KULIAH... iii Daftar Isi TINJAUAN MATA KULIAH... xiii MODUL 1: HAKIKAT PERILAKU DAN KEMAMPUAN DASAR ANAK USIA 3-4 TAHUN 1.1 Pengertian dan Cakupan Perilaku Anak Usia 3-4 Tahun... 1.3 Latihan... 1.22 Rangkuman...

Lebih terperinci

BAB II. PENGUASAAN KONSEP FISIKA BAGI MAHASISWA

BAB II. PENGUASAAN KONSEP FISIKA BAGI MAHASISWA ppwwipldaftar ISI HALAMAN JUDUL. LEMBAR PENGESAHAN.. PERNYATAAN KATA PENGANTAR.. ABSTRAK. DAFTAR ISI. DAFTAR TABEL. DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN.... BAB I. PENDAHULUAN... A. Latar Belakang Masalah

Lebih terperinci

Rancangan Pembelajaran Mata Kuliah Kewarganegaraan

Rancangan Pembelajaran Mata Kuliah Kewarganegaraan Modul ke: Rancangan Pembelajaran Mata Kuliah Kewarganegaraan Semester Genap 2014-2015 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Panti Rahayu, SH, MH Program Studi Manajemen Materi Pembahasan Bab I NEGARA dan SISTEM

Lebih terperinci

TINJAUAN MATA KULIAH...

TINJAUAN MATA KULIAH... iii Daftar Isi TINJAUAN MATA KULIAH... ix MODUL 1: PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP HUKUM TELEMATIKA 1.1 Pengertian dan Ruang Lingkup Hukum Telematika... 1.4 Latihan... 1.11 Rangkuman... 1.12 Tes Formatif

Lebih terperinci

SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)

SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP) SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP) Mata Kuliah : Matematika Bisnis II Kode Mata Kuliah : SM 20-031 SKS : 3 Waktu Pertemuan : 3 X 50 menit Pertemuan : I (pertama) A. Tujuan : 1. Instruksional Umum Setelah menyelesaikan

Lebih terperinci

KENALI HAK ANDA. Kompilasi oleh Komnas Perempuan. Hak Konstitusional SETIAP WARGA NEGARA INDONESIA. dalam. Rumpun

KENALI HAK ANDA. Kompilasi oleh Komnas Perempuan. Hak Konstitusional SETIAP WARGA NEGARA INDONESIA. dalam. Rumpun 40 14 Hak Konstitusional SETIAP WARGA NEGARA INDONESIA dalam KENALI HAK ANDA Rumpun Kompilasi oleh Komnas Perempuan I. Hak Atas Kewarganegaraan 1. Hak atas status kewarganegaraan Pasal 28D (4) 2. Hak atas

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS PENELITIAN

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS PENELITIAN v DAFTAR ISI ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii UCAPAN TERIMAKASIH... iii DAFTAR ISI... v DAFTAR TABEL... ix DAFTAR GAMBAR... x DAFTAR GRAFIK... xi DAFTAR LAMPIRAN... xii BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. dalam kegiatan belajar mengajar dan tersedianya sekolah sekolah hingga

I. PENDAHULUAN. dalam kegiatan belajar mengajar dan tersedianya sekolah sekolah hingga I. PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Pendidikan merupakan salah satu prioritas utama yang berguna dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal ini termuat dalam pembukaan UUD 1945 bahwa Kemudian daripada itu untuk

Lebih terperinci

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) PENDIDIKAN PANCASILA IPB 111

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) PENDIDIKAN PANCASILA IPB 111 GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) PENDIDIKAN PANCASILA IPB 111 INSTITUT PERTANIAN BOGOR UNIT MATA KULIAH DASAR UMUM 1 GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) MATA AJARAN PENDIDIKAN PANCASILA

Lebih terperinci

TINJAUAN MATA KULIAH... HAKIKAT BAHASA DAN PEMBELAJARAN BAHASA.. 1.1

TINJAUAN MATA KULIAH... HAKIKAT BAHASA DAN PEMBELAJARAN BAHASA.. 1.1 iii Daftar Isi TINJAUAN MATA KULIAH....... xi Modul 1: HAKIKAT BAHASA DAN PEMBELAJARAN BAHASA.. 1.1 Hakikat Bahasa... 1.3 Latihan... 1.18 Rangkuman 1.20 Tes Formatif 1 1.20 Hakikat Pembelajaran Bahasa...

Lebih terperinci

Tinjauan Mata Kuliah. nak-anak usia 3-4 tahun memiliki berbagai potensi dasar yang perlu

Tinjauan Mata Kuliah. nak-anak usia 3-4 tahun memiliki berbagai potensi dasar yang perlu xiii Tinjauan Mata Kuliah nak- memiliki berbagai potensi dasar yang perlu A dikembangkan. Potensi dasar tersebut secara umum terbagi menjadi dua, yaitu. Pengembangan potensi dasar ini merupakan pondasi

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. PERNYATAAN... i ABSTRAK... ii. KATA PENGANTAR... iii. UCAPAN TERIMAKASIH... iv. DAFTAR ISI... vi. DAFTAR TABEL... xii

DAFTAR ISI. PERNYATAAN... i ABSTRAK... ii. KATA PENGANTAR... iii. UCAPAN TERIMAKASIH... iv. DAFTAR ISI... vi. DAFTAR TABEL... xii DAFTAR ISI PERNYATAAN... i ABSTRAK... ii KATA PENGANTAR... iii UCAPAN TERIMAKASIH... iv DAFTAR ISI... vi DAFTAR TABEL... xii DAFTAR GAMBAR... xiii DAFTAR GRAFIK... xiv BAB I PENDAHULUAN... 1 A. Latar Belakang...

Lebih terperinci

C. RINCIAN WAKTU. Alokasi

C. RINCIAN WAKTU. Alokasi Tahun Pelajaran 10/11 Tahun Pelajaran 10/11 Hari Pertama Masuk Sekolah Libur Awal Puasa Ujian Tengah Semester Ulangan Akhir Semester Juli Agust. Sept. Okt. p. SK/KD Waktu 1 2 3 4 1 2 3 4 5 1 2 3 4 1 2

Lebih terperinci

PROGRAM TAHUNAN STANDAR KOMPETANSI / 2.2 Mendeskripsikan suasana kebatinan konstitusi yang pertama 2 4

PROGRAM TAHUNAN STANDAR KOMPETANSI / 2.2 Mendeskripsikan suasana kebatinan konstitusi yang pertama 2 4 PEMERINTAH KABUPATEN PURWOREJO DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN SMP NEGERI 21 PURWOREJO Alamat : Desa Brunorejo, Kecamatan Bruno Kabupaten Purworejo Kode Pos 54261 PROGRAM TAHUNAN Mata Pelajaran : Pendidikan

Lebih terperinci

Septi Ariadi, Pemberdayaan Masyarakat Kepulauan di Jawa Timur, Masyarakat, Kebudayaan dan Politik, Tahun XIV, Nomor 4, Oktober 2001, 13-24

Septi Ariadi, Pemberdayaan Masyarakat Kepulauan di Jawa Timur, Masyarakat, Kebudayaan dan Politik, Tahun XIV, Nomor 4, Oktober 2001, 13-24 Septi Ariadi, Pemberdayaan Masyarakat Kepulauan di Jawa Timur, Masyarakat, Kebudayaan dan Politik, Tahun XIV, Nomor 4, Septi Ariadi, Pemberdayaan Masyarakat Kepulauan di Jawa Timur, Masyarakat, Kebudayaan

Lebih terperinci

Peta Kompetensi Ekonomi Industri/ESPA4513/3 sks. xiii

Peta Kompetensi Ekonomi Industri/ESPA4513/3 sks. xiii ix M Tinjauan Mata Kuliah ata kuliah Ekonomi Industri termasuk dalam kategori mata kuliah Kompetensi Utama yang berisi tentang konsep-konsep dan teori mengenai industrialisasi yang dilakukan di Indonesia.

Lebih terperinci

PERILAKU. (Organization Behavior) Perspektif Organisasi Bisnis

PERILAKU. (Organization Behavior) Perspektif Organisasi Bisnis PERILAKU KEORG SASIAN (Organization Behavior) Perspektif Organisasi Bisnis Kata Pengantar Edisi Ketiga... Daftar lsi... Daftar Tabel...... Daftar Gambar... v VII xi XIII Bagian I Pengertian Perilaku Keorganisasian...

Lebih terperinci

Tinjauan Mata Kuliah. membahas makna, tujuan, landasan, dan ruang lingkup, serta keterkaitan hubungan materi dalam pendidikan kewarganegaraan.

Tinjauan Mata Kuliah. membahas makna, tujuan, landasan, dan ruang lingkup, serta keterkaitan hubungan materi dalam pendidikan kewarganegaraan. xi M Tinjauan Mata Kuliah ata kuliah Pendidikan kewarganegaraan diselenggarakan untuk memupuk kesadaran bela negara, cara berpikir yang komprehensif integralistik dalam rangka Ketahanan Nasional untuk

Lebih terperinci

KONTRAK PERKULIAHAN. Kode MK/SKS. : Sunarno, S.Kar., M.Sn. Nur Rokhim, M.Sn.

KONTRAK PERKULIAHAN. Kode MK/SKS. : Sunarno, S.Kar., M.Sn. Nur Rokhim, M.Sn. KONTRAK PERKULIAHAN Mata Kuliah Kode MK/SKS Semester Program Studi Pengajar : Dokumentasi Tari : MPB-109/2 SKS : VII : S-1 Seni Tari : Sunarno, S.Kar., M.Sn. Nur Rokhim, M.Sn. Tujuan Instruksional Umum

Lebih terperinci

Gereja di dalam Dunia Dewasa Ini

Gereja di dalam Dunia Dewasa Ini ix U Pengantar ndang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menegaskan bahwa pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan suatu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan

Lebih terperinci

Analisis Perbedaan Persepsi Stakeholders Ters Atas Transparansi, Partisipasi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah

Analisis Perbedaan Persepsi Stakeholders Ters Atas Transparansi, Partisipasi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah Repositori STIE Ekuitas STIE Ekuitas Repository Thesis of Accounting http://repository.ekuitas.ac.id Public Sector Accounting 2015-12-11 Analisis Perbedaan Persepsi Stakeholders Ters Atas Transparansi,

Lebih terperinci

SILABUS RANCANGAN PEMBELAJARAN SATU SEMESTER SEMESTER GENAP PERIODE : JANUARI JUNI 2017

SILABUS RANCANGAN PEMBELAJARAN SATU SEMESTER SEMESTER GENAP PERIODE : JANUARI JUNI 2017 SILABUS RANCANGAN PEMBELAJARAN SATU SEMESTER SEMESTER GENAP 2016 2017 PERIODE : JANUARI JUNI 2017 MATA KULIAH KODE MK BOBOT / SKS : PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN : UNP003 : 2 (Dua) Sks Learning Outcome: Menjadi

Lebih terperinci

Kompetensi Umum Mata Kuliah Kompetensi Khusus Mata Kuliah

Kompetensi Umum Mata Kuliah Kompetensi Khusus Mata Kuliah xi S Tinjauan Mata Kuliah etiap negara pada hakikatnya mempunyai tujuan yang sama, yaitu melindungi warganya, memenuhi kebutuhan rakyatnya, dan memberikan kesejahteraan bagi warganya. Tujuan negara pada

Lebih terperinci

1. ANALISIS KOMPETENSI

1. ANALISIS KOMPETENSI 1. ANALISIS KOMPETENSI Mata kuliah : Pengantar Kebijakan Publik (3 SKS) STANDAR KOMPETENSI Setelah selesai mengikuti mata kuliah ini diharapkan mahasiswa mampu menguraikan keseluruhan konsep Dasar Kebijakan

Lebih terperinci

KISI UJIAN SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL (USBN) TAHUN PELAJARAN 2016/2017. Nomor Soal. Kelas VII Norma 1. Konstitusi dan Proklamasi. Hak Asasi Manusia 6

KISI UJIAN SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL (USBN) TAHUN PELAJARAN 2016/2017. Nomor Soal. Kelas VII Norma 1. Konstitusi dan Proklamasi. Hak Asasi Manusia 6 KISI KISI UJIAN SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL (USBN) TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Nama Madrasah: MTsN 1 Kota Serang Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan Kelas : IX Kurikulum : KTSP/2006 No Standar Kompetensi

Lebih terperinci

SILABUS RANCANGAN PEMBELAJARAN SEMESTER GANJIL

SILABUS RANCANGAN PEMBELAJARAN SEMESTER GANJIL SILABUS RANCANGAN PEMBELAJARAN SEMESTER GANJIL 2017-2018 MATA KULIAH : PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN KODE MK : UNP003 BOBOT / SKS : 2 (Dua) Sks PROGRAM STUDI : DIPLOMA III AKUNTANSI DOSEN : TIM DOSEN Learning

Lebih terperinci

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER/RENCANA PEMBELAJARAN/GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN & SATUAN ACARA PERKULIAHAN

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER/RENCANA PEMBELAJARAN/GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN & SATUAN ACARA PERKULIAHAN RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER/RENCANA PEMBELAJARAN/GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN & SATUAN ACARA PERKULIAHAN KLINIK HUKUM ANTI KORUPSI Didukung Oleh : PROGRAM ILMU HUKUM UNIVERSITAS

Lebih terperinci

SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)

SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP) Kode : DA 40-071 Pertemuan : 3 x 50 : I (Satu) : Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa mampu menyusun anggaran secara komprehensif dan aplikasinya dalam dunia bisnis.. dapat menjelaskan konsep-konsep

Lebih terperinci

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN / MKPK 201/ 2 SKS Pertemuan ke 1 Pokok Bahasan Pengantar Perkuliahan Identitas (3) Sub Pokok Bahasan Sistem Perkuliahan Bahan Kajian Selama Perkuliahan

Lebih terperinci

RPKPS METODOLOGI PENELITIAN

RPKPS METODOLOGI PENELITIAN RPKPS METODOLOGI PENELITIAN Oleh : Prof. Dr. Soegiyanto., Apt Dra. Tri Murti Andayani, Apt., SpFRS FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS GADJAH MADA 2008 I. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN A. Nama Mata Kuliah : Metodologi

Lebih terperinci

ABSTRAK PERATURAN DAERAH KOTA

ABSTRAK PERATURAN DAERAH KOTA PEMBERIAN AIR SUSU IBU EKSKLUSIF - ATURAN PERDA NOMOR 1 / (LEMBARAN DAERAH NO. 1), 14 HALAMAN PERATURAN DAERAH KOTA YOGYAKARTA TENTANG PEMBERIAN AIR SUSU IBU EKSKLUSIF ABSTRAK : bahwa bahwa bahwa bahwa

Lebih terperinci

TINJAUAN MATA KULIAH...

TINJAUAN MATA KULIAH... iii Daftar Isi TINJAUAN MATA KULIAH... xi MODUL 1: PENGANTAR PENDIDIKAN KEWARGANEGA- 1.1 RAAN Negara, Bangsa, dan Masyarakat Indonesia... 1.4 Latihan... 1.26 Rangkuman... 1.27 Tes Formatif 1..... 1.28

Lebih terperinci

8. Menjelaskan fungsi hukum. 9. Menjelaskan sumber hukum 10. Menjelaskan pengertian hukum lingkungan 11. Menjelaskan ruang lingkup hukum lingkungan

8. Menjelaskan fungsi hukum. 9. Menjelaskan sumber hukum 10. Menjelaskan pengertian hukum lingkungan 11. Menjelaskan ruang lingkup hukum lingkungan ix D Tinjauan Mata Kuliah unia yang kita tempati saat ini menghadapi rangkaian permasalahan lingkungan hidup yang apabila penanganannya tidak tepat akan saling berbenturan dan tentunya menimbulkan kerusakan

Lebih terperinci

Modul 1 : Barisan dan Deret Takhingga. Kegiatan Belajar 1 : Barisan Takhingga. Kegiatan Belajar 2 : Deret Takhingga.

Modul 1 : Barisan dan Deret Takhingga. Kegiatan Belajar 1 : Barisan Takhingga. Kegiatan Belajar 2 : Deret Takhingga. ix M Tinjauan Mata Kuliah ata kuliah Kalkulus 2 yang disajikan pada bahan ajar ini membahas materi tentang barisan, deret, dan integral. Pembahasan barisan dan deret hanya sekitar 11 persen dari dari keseluruhan

Lebih terperinci

BUKU AJAR. : Inderaja untuk Penataan Ruang : Perencanaan Wilayah dan Kota : Fakultas Teknik. Mata Kuliah Prgram Studi Fakultas

BUKU AJAR. : Inderaja untuk Penataan Ruang : Perencanaan Wilayah dan Kota : Fakultas Teknik. Mata Kuliah Prgram Studi Fakultas BUKU AJAR Mata Kuliah Prgram Studi Fakultas : Inderaja untuk Penataan Ruang : Perencanaan Wilayah dan Kota : Fakultas Teknik Disusun oleh: Bitta Pigawati LEMBAGA PENGEMBANGAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. LEMBAR PERSETUJUAN... i. LEMBAR PENGESAHAN... ii KATA PENGANTAR DAFTAR GAMBAR

DAFTAR ISI. LEMBAR PERSETUJUAN... i. LEMBAR PENGESAHAN... ii KATA PENGANTAR DAFTAR GAMBAR DAFTAR ISI Halaman LEMBAR PERSETUJUAN... i LEMBAR PENGESAHAN... ii ABSTRAK KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR...iii... iv... ix...xiii... xiv BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian...

Lebih terperinci

I PENDAHULUAN... 1 A. 1 B. 5 C. 5 D. 5 E. 6 BAB II KAJIAN PUSTAKA... 8 A.

I PENDAHULUAN... 1 A. 1 B. 5 C. 5 D. 5 E. 6 BAB II KAJIAN PUSTAKA... 8 A. DAFTAR ISI Halaman ABSTRAK... i ABSTRACT ii KATA PENGANTAR... iii DAFTAR ISI... v DAFTAR TABEL... x DAFTAR GAMBAR... xi DAFTAR LAMPIRAN... xii BAB I PENDAHULUAN... 1 A. Latar Belakang... 1 B. Fokus Penelitian...

Lebih terperinci

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

SATUAN ACARA PERKULIAHAN Mata Kuliah : Pengantar Manajemen Umum Fakultas : Ilmu Komputer Jurusan/Jenjang : Manajemen Informatika / S-1 Kode : KD-011315 SATUAN ACARA PERKULIAHAN Mg. Ke: Pokok Bahasan Tujuan Instruksional Umum (TIU)

Lebih terperinci

ABSTRAK. Keywords: peranan, sewa guna usaha (leasing), penerimaan pajak. vii. Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK. Keywords: peranan, sewa guna usaha (leasing), penerimaan pajak. vii. Universitas Kristen Maranatha ABSTRAK Berbagai kebutuhan ekonomi mendorong perusahaan untuk memenuhi kebutuhan dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan jalan sewa. Penelitian ini dilakukan untuk memahami peranan dan pengenaan

Lebih terperinci

Mata Kuliah Kewarganegaraan

Mata Kuliah Kewarganegaraan Mata Kuliah Kewarganegaraan Modul ke: 09Fakultas Design Komunikasi dan Visual Program Studi Pokok Bahasan HAK ASASI MANUSIA Dosen : Cuntoko, SE., MM. Design Komunikasi dan Visual Hak Asasi Manusia (HAM)

Lebih terperinci

TINJAUAN MATA KULIAH...

TINJAUAN MATA KULIAH... iii Daftar Isi TINJAUAN MATA KULIAH... i MODUL 1: HAKIKAT MATEMATIKA 1.1 Matematika sebagai Studi Deduktif... 1.2 Latihan... 1.7 Rangkuman... 1.7 Tes Formatif 1..... 1.8 Matematika sebagai Bahasa... 1.9

Lebih terperinci

Organisasi Komputer Riyanto Sigit, ST. Nur Rosyid, S.kom Setiawardhana, ST Hero Yudo M, ST

Organisasi Komputer Riyanto Sigit, ST. Nur Rosyid, S.kom Setiawardhana, ST Hero Yudo M, ST Riyanto Sigit, ST. Nur Rosyid, S.kom Setiawardhana, ST Hero Yudo M, ST Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Bab 1 Pengantar Organisasi Komputer 1.1 Komputer 1.2 Organisasi Komputer 1.3 Struktur dan Fungsi

Lebih terperinci

Peta Kompetensi Bahasa Indonesia Tata Bahasa dan Komposisi/BING4212/4 sks Bahasa Indonesia Tatabahasa dan Komposisi /BING4212

Peta Kompetensi Bahasa Indonesia Tata Bahasa dan Komposisi/BING4212/4 sks Bahasa Indonesia Tatabahasa dan Komposisi /BING4212 xi S Tinjauan Mata Kuliah emakin hari semakin disadari pentingnya kegiatan berinteraksi atau berhubungan dengan orang lain. Dalam kegiatan apapun manusia menggunakan bahasa sebagai sarana untuk menyampaikan

Lebih terperinci

BUDI PRASETYO, SH., MM SEKRETARIS DIREKTORAT JENDERAL POLITIK DAN PEMERINTAHAN UMUM KEMENTERIAN DALAM NEGERI

BUDI PRASETYO, SH., MM SEKRETARIS DIREKTORAT JENDERAL POLITIK DAN PEMERINTAHAN UMUM KEMENTERIAN DALAM NEGERI BUDI PRASETYO, SH., MM SEKRETARIS DIREKTORAT JENDERAL POLITIK DAN PEMERINTAHAN UMUM KEMENTERIAN DALAM NEGERI PENGERTIAN Organisasi Kemasyarakatan adalah organisasi yang didirikan dan dibentuk oleh masyarakat

Lebih terperinci

DAFTAR TABEL PENGGUNAAN TANAH DI KOTA PEKALONGAN PER KECAMATAN TAHUN LUAS PENGGUNAAN TANAH/LAHAN DI KOTA PEKALONGAN TAHUN 2012/

DAFTAR TABEL PENGGUNAAN TANAH DI KOTA PEKALONGAN PER KECAMATAN TAHUN LUAS PENGGUNAAN TANAH/LAHAN DI KOTA PEKALONGAN TAHUN 2012/ DAFTAR TABEL TABEL 1.1 TABEL 1.2 TABEL 1.3 PENGGUNAAN TANAH DI KOTA PEKALONGAN PER KECAMATAN TAHUN 2012 3 LUAS PENGGUNAAN TANAH/LAHAN DI KOTA PEKALONGAN TAHUN 2012/2013 4 PDRB ATAS DASAR\ HARGA BERLAKU

Lebih terperinci

PEMERI,. BA E AB. KAjiAN Palilik dan HukuM

PEMERI,. BA E AB. KAjiAN Palilik dan HukuM PEMERI,. BA E AB KAjiAN Palilik dan HukuM Daftar lsi Kata Pengantar... Daftar lsi.................... Bagian I: Pendahuluan... Bagian II: Pemisahan dan Pembagian Kekuasaan dalam Konsep Negara Hukum dan

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 21 TAHUN 2000 TENTANG SERIKAT PEKERJA/SERIKAT BURUH

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 21 TAHUN 2000 TENTANG SERIKAT PEKERJA/SERIKAT BURUH UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 21 TAHUN 2000 TENTANG SERIKAT PEKERJA/SERIKAT BURUH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Menimbang : a. bahwa kemerdekaan berserikat, berkumpul,

Lebih terperinci

SILABUS I. DESKRIPSI MATA KULIAH: II. STANDAR KOMPETENSI MATAKULIAH

SILABUS I. DESKRIPSI MATA KULIAH: II. STANDAR KOMPETENSI MATAKULIAH SILABUS Fakultas : Semua Fakultas di UNY Program Studi : Semua Program Studi di UNY Mata Kuliah & Kode : Pendidikan, MDU 206 SKS : 2 (Teori) : I atau II Mata Kuliah Prasyarat : Tidak ada Dosen : I. DESKRIPSI

Lebih terperinci

SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)

SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP) NAMA MATA KULIAH : KEWIRAUSAHAAN KODE/ SKS :.2... WAKTU PERTEMUAN : 3 x 50 menit PERTEMUAN KE : 1 SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP) A. TUJUAN 1. TIU : Mahasiswa dapat memahami konsep dari Kewirausahaan 2.

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR...i. UCAPAN TERIMA KASIH...ii. DAFTAR TABEL...xii. DAFTAR GAMBAR...xv. DAFTAR GRAFIK...xvi. DAFTAR LAMPIRAN...

DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR...i. UCAPAN TERIMA KASIH...ii. DAFTAR TABEL...xii. DAFTAR GAMBAR...xv. DAFTAR GRAFIK...xvi. DAFTAR LAMPIRAN... DAFTAR ISI KATA PENGANTAR...i UCAPAN TERIMA KASIH...ii ABSTRAK...v DAFTAR ISI...vii DAFTAR TABEL...xii DAFTAR GAMBAR...xv DAFTAR GRAFIK...xvi DAFTAR LAMPIRAN...xvii BAB I PENDAHULUAN... 1 A. Latar Belakang

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG NO. 21 TH 2000

UNDANG-UNDANG NO. 21 TH 2000 UNDANG-UNDANG NO. 21 TH 2000 TENTANG SERIKAT PEKERJA/SERIKAT BURUH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : Mengingat : a. bahwa kemerdekaan berserikat, berkumpul, mengeluarkan

Lebih terperinci

SATUAN ACARA PERKULIAHAN ETIKA PROFESI/ 2 SKS FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI JURUSAN TEKNIK KOMPUTER (D3)

SATUAN ACARA PERKULIAHAN ETIKA PROFESI/ 2 SKS FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI JURUSAN TEKNIK KOMPUTER (D3) SATUAN ACARA PERKULIAHAN ETIKA PROFESI/ 2 SKS FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI JURUSAN TEKNIK KOMPUTER (D3) Pertemuan Pokok Bahasan dan TIU Sub Pokok Bahasan dan TIK Teknik I Pengertian etika

Lebih terperinci

ANALISA INSTRUKSIONAL

ANALISA INSTRUKSIONAL ANALISA INSTRUKSIONAL Mata kuliah Kode Mata Kuliah / SKS Dosen pengampu : Sunarso Sugeng, AT, MT (8) Setelah menyelesaikan praktek ini mahasiswa telah dapat: Melatih dan menguji kemampuan teori. Mampu

Lebih terperinci

RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA Nomor 98/PUU-XIV/2016 Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Pendidikan Tinggi di Indonesia

RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA Nomor 98/PUU-XIV/2016 Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Pendidikan Tinggi di Indonesia RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA Nomor 98/PUU-XIV/2016 Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Pendidikan Tinggi di Indonesia I. PEMOHON 1. Victor Santoso Tandiasa; 2. Rasminto; 3. Dhisky; 4. Arief Rachman; 5. Ryan

Lebih terperinci

TINJAUAN MATA KULIAH...

TINJAUAN MATA KULIAH... Daftar Isi TINJAUAN MATA KULIAH... i MODUL 1: STRATEGI PEMBELAJARAN 1.1 Hakikat Strategi Pembelajaran... 1.2 Latihan... 1.12 Rangkuman... 1.13 Tes Formatif 1..... 1.13 Berbagai Jenis Strategi Pembelajaran...

Lebih terperinci

DAFTAR ISI PERNYATAAN KEASLIAN KARYA

DAFTAR ISI PERNYATAAN KEASLIAN KARYA DAFTAR ISI PERNYATAAN KEASLIAN KARYA... i ABSTRAK... ii KATA PENGANTAR... iv UCAPAN TERIMA KASIH... vi DAFTAR ISI... viii DAFTAR TABEL... xi DAFTAR DIAGRAM... xiii DAFTAR LAMPIRAN... xiv BAB I PENDAHULUAN

Lebih terperinci

BAB III PENYAJIAN DATA. penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah dengan mengunakan

BAB III PENYAJIAN DATA. penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah dengan mengunakan 37 BAB III PENYAJIAN DATA Dalam bab ini, penulis akan menyajikan semua data yang diperoleh dari lokasi penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah dengan mengunakan observasi, angket dan dokumentasi.

Lebih terperinci

RANCANGAN PERATURAN DAERAH PROVINSI NTB TENTANG TATA KELOLA PEMERINTAHAN BERBASIS SISTEM ELEKTRONIK. Tim Penyusun Ranperda

RANCANGAN PERATURAN DAERAH PROVINSI NTB TENTANG TATA KELOLA PEMERINTAHAN BERBASIS SISTEM ELEKTRONIK. Tim Penyusun Ranperda RANCANGAN PERATURAN DAERAH PROVINSI NTB TENTANG TATA KELOLA PEMERINTAHAN BERBASIS SISTEM ELEKTRONIK Tim Penyusun Ranperda Mataram, Mei 2017 AGENDA Struktur Raperda Landasan filosofis, yuridis dan sosiologis

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 72 TAHUN 2014 TENTANG PENAMBAHAN PENYERTAAN MODAL NEGARA REPUBLIK INDONESIA KE DALAM MODAL SAHAM PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERKEBUNAN NUSANTARA III

Lebih terperinci

KARTOGRAFI TEMATIK (KPG

KARTOGRAFI TEMATIK (KPG GBPP DAN SAP KARTOGRAFI TEMATIK (KPG 229) Dosen Pengampu: 1. Dedy Miswar, S.Si., M.Pd. UNIVERSITAS LAMPUNG FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN BANDAR LAMPUNG 2013 SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP) Mata

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA

UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA (Kuliah ke 13) suranto@uny.ac.id 1 A. UUD adalah Hukum Dasar Tertulis Hukum dasar dapat dibedakan menjadi dua, yaitu (a) Hukum dasar tertulis yaitu UUD, dan

Lebih terperinci

Kegiatan Belajar 2 : Prinsip, Pendekatan, dan Langkah-langkah dalam Pengembangan Kurikulum Modul 3 : Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)

Kegiatan Belajar 2 : Prinsip, Pendekatan, dan Langkah-langkah dalam Pengembangan Kurikulum Modul 3 : Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) ix M Tinjauan Mata Kuliah ata kuliah Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Biologi (PEBI4303) merupakan mata kuliah dengan bobot 3 sks yang diperuntukkan bagi Anda mahasiswa S1 Pendidikan Biologi. Mata

Lebih terperinci

Algoritma Pemrograman

Algoritma Pemrograman Kontrak Kuliah Algoritma Pemrograman Dosen: Noor Ifada email: noor.ifada@gmail.com weblog: http://noorifada.wordpress.com S1 Teknik Informatika-Unijoyo 1 Mata Kuliah : Algoritma Pemrograman Kode Mata Kuliah

Lebih terperinci

RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA Nomor 45/PUU-XI/2013 Tentang Persyaratan Pemberhentian Anggota Partai Politik

RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA Nomor 45/PUU-XI/2013 Tentang Persyaratan Pemberhentian Anggota Partai Politik RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA Nomor 45/PUU-XI/2013 Tentang Persyaratan Pemberhentian Anggota Partai Politik I. PEMOHON 1. Sefriths E.D. Nau, sebagai Pemohon I; 2. Haeril, S.E., MSi, sebagai Pemohon II;

Lebih terperinci

ALASAN ALASAN PERLUNYA BAGI HASIL ANTARA PEMERINTAH PUSAT DAN PEMERINTAH DAERAH DALAM BIDANG USAHA PERTAMBANGAN

ALASAN ALASAN PERLUNYA BAGI HASIL ANTARA PEMERINTAH PUSAT DAN PEMERINTAH DAERAH DALAM BIDANG USAHA PERTAMBANGAN BAB II ALASAN ALASAN PERLUNYA BAGI HASIL ANTARA PEMERINTAH PUSAT DAN PEMERINTAH DAERAH DALAM BIDANG USAHA PERTAMBANGAN A. Penguasaan Negara Atas Kekayaan Alam yang Terkandung di Bawah Tanah 1. Pengertian

Lebih terperinci

Belajar (KB), yaitu: KB1 tentang Evolusi Manajemen Strategis dan KB2 tentang Perkembangan Manajemen Strategis Modern.

Belajar (KB), yaitu: KB1 tentang Evolusi Manajemen Strategis dan KB2 tentang Perkembangan Manajemen Strategis Modern. ix M Tinjauan Mata Kuliah anajemen strategis merupakan istilah yang sangat dekat dengan teori ekonomi dan atau bisnis atau manajemen bisnis. Akan tetapi, seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi

Lebih terperinci

Modul 1, Modul 2, Modul 3, Modul 4,

Modul 1, Modul 2, Modul 3, Modul 4, ix M Tinjauan Mata Kuliah ata kuliah Dinamika Kelompok memiliki bobot 3 SKS yang membahas tentang pengertian, cakupan/batasan dan bentuk kelompok, peranan, tugas, keuntungan dan kerugian bekerja dalam

Lebih terperinci

PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD DI GUGUS 1 KECAMATAN WATES TAHUN AJARAN 2011/ 2012 SKRIPSI

PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD DI GUGUS 1 KECAMATAN WATES TAHUN AJARAN 2011/ 2012 SKRIPSI PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD DI GUGUS 1 KECAMATAN WATES TAHUN AJARAN 2011/ 2012 SKRIPSI Diajukan kepada Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta untuk

Lebih terperinci

TINJAUAN MATA KULIAH...

TINJAUAN MATA KULIAH... iii Daftar Isi TINJAUAN MATA KULIAH... xi MODUL 1: PERANAN STRATEGIS PENGEMBANGAN SDM 1.1 DALAM MANAJEMEN SDM Peranan Strategis Manajemen Sumber Daya Manusia... 1.3 Latihan... 1.19 Rangkuman... 1.20 Tes

Lebih terperinci

INTEGRASI NILAI-NILAI DEMOKRASI DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 13 YOGYAKARTA TUGAS AKHIR SKRIPSI

INTEGRASI NILAI-NILAI DEMOKRASI DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 13 YOGYAKARTA TUGAS AKHIR SKRIPSI INTEGRASI NILAI-NILAI DEMOKRASI DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 13 YOGYAKARTA TUGAS AKHIR SKRIPSI Diajukan kepada Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan

Lebih terperinci

TEKNIK PENULISAN ILMIAH (KMA 107)

TEKNIK PENULISAN ILMIAH (KMA 107) GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) dan SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) TEKNIK PENULISAN ILMIAH (KMA 107) Disusun Oleh: Yuli Darni, S.T.,M.T. Heri Rustamaji, S.T., M.Eng. JURUSAN TEKNIK KIMIA FAKULTAS

Lebih terperinci

KEBERADAAN ORGANISASI KEMASYARAKATAN BERDASARKAN ASAS PANCASILA DITINJAU DARI PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA

KEBERADAAN ORGANISASI KEMASYARAKATAN BERDASARKAN ASAS PANCASILA DITINJAU DARI PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA UNIVERSITAS INDONESIA KEBERADAAN ORGANISASI KEMASYARAKATAN BERDASARKAN ASAS PANCASILA DITINJAU DARI PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA TESIS Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Magister

Lebih terperinci

PERPU ORGANISASI KEMASYARAKATAN DALAM PERSPEKTIF ASAS DAN TEORI HUKUM PIDANA OLEH DR. MUDZAKKIR, S.H., M.H

PERPU ORGANISASI KEMASYARAKATAN DALAM PERSPEKTIF ASAS DAN TEORI HUKUM PIDANA OLEH DR. MUDZAKKIR, S.H., M.H PERPU ORGANISASI KEMASYARAKATAN DALAM PERSPEKTIF ASAS DAN TEORI HUKUM PIDANA OLEH DR. MUDZAKKIR, S.H., M.H DOSEN HUKUM PIDANA PADA FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA POKOK BAHASAN APAKAH PENERBITAN

Lebih terperinci

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER Mata Kuliah: Perilaku Semester: 3 Kode: SM 332113 SKS: 3 Prodi : MBTI Dosen: Tim Dosen Capaian Setelah mengikuti mata kuliah ini Mahasiswa mampu Membuktikan hubungan antara

Lebih terperinci

SATUAN ACARA PERKULIAHAN TEKNOLOGI BAHAN / 2 SKS

SATUAN ACARA PERKULIAHAN TEKNOLOGI BAHAN / 2 SKS SATUAN ACARA PERKULIAHAN TEKNOLOGI BAHAN / 2 SKS Pertemuan Ke Pokok Bahasan Dan TIU Sub Pokok Bahasan dan TIK 1 Pengantar baja Pengantar baja Mahasiswa dapat menjelaskan sejarah penggunaan baja sebagai

Lebih terperinci

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP)

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP) PERTEMUAN KE : I (Pertama) 1. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian administrasi 2. Mahasiswa dapat menjelaskan unsur-unsur administrasi 3. Mahasiswa dapat menjelaskan penggolongan administrasi 4. Mahasiswa

Lebih terperinci

DAFTAR ISI... KATA PENGANTAR... UCAPAN TERIMA KASIH... ABSTRAK... ABSTRACT... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR DIAGRAM... DAFTAR LAMPIRAN...

DAFTAR ISI... KATA PENGANTAR... UCAPAN TERIMA KASIH... ABSTRAK... ABSTRACT... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR DIAGRAM... DAFTAR LAMPIRAN... DAFTAR ISI Halaman KATA PENGANTAR... UCAPAN TERIMA KASIH... ABSTRAK... ABSTRACT... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR DIAGRAM... DAFTAR LAMPIRAN... BAB I... PENDAHULUAN... 1.1 Latar

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN PUSTAKA

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAFTAR ISI Halaman Halaman Judul... i Halaman Nota Persetujuan Pembimbing... ii Halaman Pengesahan Skripsi... iii Halaman Pernyataan... iv Halaman Motto... v Halaman Persembahan... vi Kata Pengantar...

Lebih terperinci

SILABUS PSIKOLINGUISTIK (IN 303) Drs. Kholid A. Harras, M.Pd. JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

SILABUS PSIKOLINGUISTIK (IN 303) Drs. Kholid A. Harras, M.Pd. JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA SILABUS PSIKOLINGUISTIK (IN 303) Drs. Kholid A. Harras, M.Pd. JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA 2013 DESKRIPSI MATA KULIAH PSIKOLINGUISTIK IN 303 Psikolinguistik: S1, 2 SKS, Semester VII Dalam

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. bentuk perusahaan yang sesuai dengan sistem perekonomian yang hendak

BAB I PENDAHULUAN. bentuk perusahaan yang sesuai dengan sistem perekonomian yang hendak BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Koperasi mempunyai kedudukan yang sangat penting bagi perekonomian Indonesia. Dalam penjelasan pasal 33 UUD 1945, koperasi dinyatakan sebagai bentuk perusahaan yang

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA...

BAB II TINJAUAN PUSTAKA... DAFTAR ISI PERNYATAAN... i ABSTRAK... ii KATA PENGANTAR... iv UCAPAN TERIMA KASIH... v DAFTAR ISI... vii DAFTAR TABEL... xi DAFTAR GAMBAR... xii BAB I PENDAHULUAN... 1 A. Latar Belakang Masalah... 1 B.

Lebih terperinci

: Tiga Asas Luhur dalam Kehidupan Manusia Terdiri dari 2 kegiatan belajar. 1. Asas Keutuhan Watak dan Asas Kesusilaan 2. Asas Keadilan.

: Tiga Asas Luhur dalam Kehidupan Manusia Terdiri dari 2 kegiatan belajar. 1. Asas Keutuhan Watak dan Asas Kesusilaan 2. Asas Keadilan. ix M Tinjauan Mata Kuliah ata kuliah Etika Administrasi Pemerintahan merupakan penggabungan dari 2 bidang pengetahuan, yaitu filsafat dan ilmu administrasi publik. Kedua bidang pengetahuan itu cukup sulit

Lebih terperinci

PENJELASAN ATAS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR..TAHUN.. TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2004 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH

PENJELASAN ATAS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR..TAHUN.. TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2004 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH PENJELASAN ATAS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR..TAHUN.. TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2004 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH I. UMUM Sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Dasar

Lebih terperinci

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP)

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) PERANGKAT PEMBELAJARAN PEMETAAN STANDAR KOMPETENSI (SK) DAN KOMPETENSI DASAR Mata Pelajaran Satuan Pendidikan Kelas/Semester

Lebih terperinci