Lembar Observasi Karakter Disiplin. KRITERIA No Nama Siswa

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Lembar Observasi Karakter Disiplin. KRITERIA No Nama Siswa"

Transkripsi

1 68 Lampiran 1. Lembar Observasi Karakter Disiplin Hari : Sabtu Tanggal : 18 September 2016 KRITERIA No Nama Siswa YA TIDAK YA TIDAK YA TIDAK 1 Sheva 2 Juan 3 Dimas 4 Nando 5 Alpin 6 Andika 7 Pandu 8 Zafip 9 Faris 10 Abi 11 Sandria Ananta Nadsky 12 Febby 13 Asyifa Ananta 14 Anisa 15 Kayla 16 Miftah 17 Jian 18 Rina 19 Vani Keterangan 1. Siswa datang sebelum kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka dimulai 2. Siswa menggunakan pakaian seragam pramuka lengkap 3. Siswa tidak melanggar Peraturan saat mengikuti Ekstrakurikuler Pramuka

2 69 Lampiran 2. Lembar Observasi Karakter Tanggung Jawab Hari : Sabtu Tanggal : 18 September 2016 KRITERIA No Nama Siswa YA TIDAK YA TIDAK YA TIDAK 1 Sheva 2 Juan 3 Dimas 4 Nando 5 Alpin 6 Andika 7 Pandu 8 Zafip 9 Faris 10 Abi 11 Sandria Ananta Nadsky 12 Febby 13 Asyifa Ananta 14 Anisa 15 Kayla 16 Miftah 17 Jian 18 Rina 19 Vani Keterangan: 1. Siswa Bersikap Jujur tidak mengada-ada/apa adanya 2. Segala yang diperintahkan, dilakukan dengan tanggung jawab penuh. 3. Melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

3 70 Lampiran 3. Lembar Observasi Karakter Religius Hari : Sabtu Tanggal : 18 September 2016 KRITERIA No Nama Siswa YA TIDAK YA TIDAK YA TIDAK 1 Sheva 2 Juan 3 Dimas 4 Nando 5 Alpin 6 Andika 7 Pandu 8 Zafip 9 Faris 10 Abi 11 Sandria Ananta Nadsky 12 Febby 13 Asyifa Ananta 14 Anisa 15 Kayla 16 Miftah 17 Jian 18 Rina 19 Vani Keterangan 1. Siswa melaksanakan sholah Dzuhur pada saat kegiatan ekstrakurikuler Pramuka. 2. Bersikap cinta dan kasih sayang sesama manusia. 3. Berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan ekstrakurikuler.

4 71 Lampiran 4. Pedoman Wawancara Untuk Pembina Pramuka Nama Sekolah : SD Negeri 64/I Muara Bulian Alamat Sekolah : Jln. Gajah Mada Rengas Condong Nama Pembina : Lian Firmadora Musha, S.Pd Tempat Wawancara : Ruang Guru Peneliti : Apa saja program kegiatan yang dirancang untuk melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler pramuka? Pembina : Di gugus depan kita mempunyai program yang pertama latihan, Latihan rutin itu dilaksanakan pada hari sabtu minggu pertama dan minggu ketiga, dan programnya kita latihan, memberi paparan kepada siaga dan penggalang, setelah itu kita terjun kelapangan untuk program tali menali, bisa semaphore terus hiking ataupun setelah itu kita mengadakan pesta siaga kecil-kecilan disekolah. Peneliti : Bagaimana pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka yang kakak bina? Pembina : Alhamdulillah untuk sedekat ini anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan pramuka Peneliti : Apa saja kegiatan yang pernah dilakukan oleh sekolah untuk melatih karakter siswa? Pembina : Kegiatan yang sudah dilaksanakan, pertama setiap latihan kita melaksanakan apel buka dan apel tutup, kita belajar sandi, semaphore dan akhir semester kita mengadakan perkemahan

5 72 Peneliti : Apa upaya yang dilakukan kakak Pembina untuk menghidupkan kegiatan ekstrakurikuler pramuka sebagai tempat belajar sambil bermain? Pembina : Nah dikegiatan kita mengadakan gaya tarik pada pramuka siaga dan penggalang dengan cara bermain dan dilapangan kiberikan permainan ataupun pertualangan-pertualangan dan juga kemah. Peneliti : Apa upaya kakak untuk mendisiplinkan peserta didik didalam kegiatan ekstrakurikuler pramuka? Pembina : Intinya yang pertama seragam dulu, seragamnya sudah lengkap, setelah itu kedisipilinan mereka, kejujuran mereka dalam kegiatan pramuka. Peneliti : Apa upaya kakak untuk membuat peserta didik merasa bertanggung jawab didalam kegiatan ekstrakurikuler pramuka? Pembina : Kita mempunya regu, nah beberapa regu kita beri tanggung jawab ada namanya pimpinan regu, wakil pimpinan regu, sekretaris dan bendahara, nah disana mereka bisa bertanggung jawab untuk anggota regunya. Peneliti : Apa upaya kakak untuk menanamkan sikap religius peserta didik didalam kegiatan ekstrakurikuler pramuka? Pembina : Kita mempunyai Dasa Dharma, nah yang pertama yaitu Taqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa bagaimana caranya apabila telah masuk waktu sholat maka kerjakanlah waktu sholah. Peneliti : Apa hambatan yang terjadi ketika kegiatan ekstrakurikuler pramuka berlangsung?

6 73 Pembina : Hambatan yang terjadi yaitu waktu pulang sekolah kita mengadakannya karena situasinya siswa-siswi dalam kondisi sabtu ada yang ingin bepergian, ada yang ingin pulang cepat dan lain sebagainya.

7 74 Lampiran 5. Pedoman Wawancara Untuk Kepala Sekolah Nama Sekolah Alamat Sekolah Nama Kepala Sekolah Tempat Wawancara : SD Negeri 64/I Muara Bulian : Jln. Gajah Mada Rengas Condong : Latifah RH, S.Pd : Ruang Kepala Sekolah Peneliti : Bagaimana perencanaan yang dilakukan dalam kegiatan ekstrakurikuler pramuka sebagai ekstrakurikuler wajib SD Negeri 64/I Muara Bulian? Kepala Sekolah : Perencanaan program dalam kegiatan pramuka, dirapatkan oleh seluruh majelis guru-guru dan kemudian dibentuk pembina-pembina Peneliti : Apa saja program tahunan dalam kegiatan ekstrakurikuler pramuka? Kepala Sekolah : Program tahunan kegiatan pramuka diatur persemester, kemudian program tersebut disusun dan tertulis dalam buku program kegiatan kepramukaan tahunan Peneliti : Apa saja fasilitas sekolah untuk mendukung pramuka sebagai ekstrakurikuler wajib? Kepala Sekolah : Sebenarnya pramuka ini tidak wajib, kalau di kurikulum 13 kegiatan ekstrakurikuler pramuka merupakan kegiatan ekstrakurikuler wajib, kalau sekolah ini memandang perlu apalagi kalau anak-anak yang giat di pramuka, InshaAllah anak-anak tersebut bisa disiplin.

8 75 Peneliti : Apa peran Kepala Sekolah dalam kegiatan ekstrakurikuler? Kepala Sekolah : Yang pertama, memperhatikan kalau ada biaya-biaya atau pengeluaran, yang jelasnya memperhatikan sarana dan prasarana. Peneliti : Apakah upaya yang dilakukan kepala sekolah untuk mendisiplinkan siswa-siswi selain dari mengikutsertakan siswa-siswi ke dalam kegiatan ekstrakurikuler Pramuka?? Kepala Sekolah : Selain kegiatan eksta pramuka setiap hari sabtu, itu diadakan juga Islamic School yaitu menanam, menumbuhkan kepercayaan disiplin yang diadakan setiap hari jumat. Islamic School mengarah ke kegiatan keagamaan, pendidikan religius dan moral peserta didik Peneliti : Apakah upaya yang dilakukan kepala sekolah untuk membuat siswa-siswi SDN 64/I Muara Bulian bertanggung jawab terhadap sekolah dan lingkungan selain dari mengikutsertakan siswa-siswi ke dalam kegiatan ekstrakurikuler Pramuka? Kepala Sekolah : Secara rutin/continue menanam pada diri anak supaya merasa sekolah ini milik kita bersama, jadi kalau sudah ada kesadaran dari anak-anak merasa memiliki InsyaAllah anakanak itu tidak susah mengarahkan untuk mereka merasakan hal itu

9 76 Peneliti : Kalau misalnya ada siswa yang datang terlambat atau tidak menggunakan seragam lengkap, apa langkah atau konsekuensinya? Kepala Sekolah : Konsekuensinya sesuai dengan kesalahan, biasanya kalau terlambat itu siswa disuruh istilahnya operasi semut, jadi mendidik anak kemudian ada keuntungannya bagi sekolah, sekolah kita tetap bersih, karena menjada lingkungan sekolah ini bukan hanya pelayan, bukan hanya kepala sekolah tetapi seluruh warga sekolah ini.

10 77 Lampiran 6. RENCANA PELAKSANAAN PEMBINAAN (RPP) PRAMUKA PENGGALANG Nama Sekolah : SDN 64/I Muara Bulian Nama Kegiatan : Kepramukaan (Penggalang) Pertemuan Ke : 2 Alokasi Waktu : 2 x 45 Menit Kompetensi Dasar : Kegiatan baris-berbaris dan tata upacara dalam gerakan pramuka. Indikator Pencapaian Kompetensi Dasar: 1. Mengenali gerak dasar dan makna dari kegiatan baris berbaris 2. Mengetahui macam-macam aba-aba. 3. Mengetahui fungsi berdiri dalam baris berbaris. 4. Melakukan latihan bentuk barisan. 5. Melaksanakan kegitan upacara dalam gerakan pramuka Tujuan Latihan : Mengerti dan memahami kegiatan baris berbaris dan tata upacara dalam gerakan pramuka. Metode : 1. Ceramah 2. Upacara 3. Latihan Media : 1. Sempritan 2. Wireless 3. Teks UUD 45, Pancasila, Dasadharma

11 78 4. Bendera Sumber Bahan/Referensi : 1. Abas, Amin dkk Pedoman Lengkap Gerakan Pramuka.Halim Jaya : Surabaya 2. Hasanuddin, Dasar-dasar Pendidikan Pramuka, Kaarya Utama : Surabaya 3. Kwartir Nasional, Pedoman Kepramukaan, Jakarta 4. Kwartir Nasional, Orientasi Gerakan Pramuka, Jakarta Kegiatan Latihan Komponen Estimasi Uraian Kegiatan Langkah Waktu Orientasi: Menyampaikan kompetensi dasar yang ingin dicapai 20 menit PENDAHULUAN Apersepsi: menguji kesiapan mahasiswa Motivasi: membuat suasana perkuliahan yang menyenangkan. Peserta didik melakukan pembagian regu maksimal 10 orang/kelas. 50 menit Kakak Pembina menunjuk petugas upacara INTI Melakukan Upacara Pembukaan latihan Pembina menjelaskan cara baris berbaris yang benar. Pembina menjelaskan tata cara upacara dalam gerakan pramuka PENUTUP Melakukan upacara penutupan latihan. 10 menit TINDAK Menyimpulkan kompetensi dasar 10 menit LANJUT Menyampaikan Kompetensi dasar untuk pertemuaan mendatang.

12 79 Lampiran 7. RENCANA PELAKSANAAN PEMBINAAN (RPP) PRAMUKA PENGGALANG Nama Sekolah : SDN 64/I Muara Bulian Nama Kegiatan : Kepramukaan (Penggalang) Pertemuan Ke : 2 Alokasi Waktu : 2 x 45 Menit Kompetensi Dasar : Latihan menggunakan morse, semapphore dan sandi Indikator Pencapaian Kompetensi Dasar: 1. Melakukan komunikasi menggunakan morse (bendera, api/batere semboyan dan angka) 2. Menggunakan semaphore dalam berkomunikasi 3. Menggunakan macam-macam sandi dalam berkomunikasi. Tujuan Latihan : Mengerti dan memahami cara menggunakan morse, semappore dan sandi dalam gerakan pramuka Metode : 1. Ceramah 2. Upacara 3. Latihan Media : 1. Sempritan 2. Wireless 3. Teks UUD 45, Pancasila, Dasadharma, Bendera

13 80 Sumber Bahan/Referensi : 1. Abas, Amin dkk Pedoman Lengkap Gerakan Pramuka.Halim Jaya : Surabaya 2. Hasanuddin, Dasar-dasar Pendidikan Pramuka, Kaarya Utama : Surabaya 3. Kwartir Nasional, Pedoman Kepramukaan, Jakarta 4. Kwartir Nasional, Orientasi Gerakan Pramuka, Jakarta Kegiatan Latihan Komponen Estimasi Uraian Kegiatan Langkah Waktu Orientasi: Menyampaikan kompetensi dasar yang ingin dicapai 20 menit Apersepsi: menguji kesiapan peserta PENDAHULUAN didik Motivasi: membuat suasana latihan yang menyenangkan. Kakak Pembina menunjuk petugas 50 menit upacara Melakukan Upacara Pembukaan latihan INTI Pembina menjelaskan materi mengenai sandi, morse dan semaphore Peserta didik mempraktekkan cara menggunakan bendera semaphore Peserta didik memecahkan sandi PENUTUP Melakukan upacara penutupan latihan. 10 menit TINDAK Menyimpulkan kompetensi dasar 10 menit LANJUT Menyampaikan Kompetensi dasar untuk pertemuaan mendatang.

14 81 Lampiran 8. RENCANA PELAKSANAAN PEMBINAAN (RPP) PRAMUKA PENGGALANG Nama Sekolah : SDN 64/I Muara Bulian Nama Kegiatan : Kepramukaan (Penggalang) Pertemuan Ke : 2 Alokasi Waktu : 2 x 45 Menit Kompetensi Dasar : Sejarah singkat kepanduan di Indonesia dan Dunia Indikator Pencapaian Kompetensi Dasar: 1. Mengetahui pendiri dari Kepanduan di Indonesia 2. Mengetahui Bapak Kepanduan Dunia 3. Mengetahui hari Pramuka Tujuan Latihan : Mengerti dan memahami sejarah singkat kepanduan di Indonesia dan Kepanduan Dunia serta mengetahui Hari Pramuka Metode : 1. Ceramah 2. Upacara 3. Latihan Media : 1. Sempritan 2. Wireless 3. Teks UUD 45, Pancasila, Dasadharma, Bendera

15 82 Sumber Bahan/Referensi : 1. Abas, Amin dkk Pedoman Lengkap Gerakan Pramuka.Halim Jaya : Surabaya 2. Hasanuddin, Dasar-dasar Pendidikan Pramuka, Kaarya Utama : Surabaya 3. Kwartir Nasional, Pedoman Kepramukaan, Jakarta 4. Kwartir Nasional, Orientasi Gerakan Pramuka, Jakarta Kegiatan Latihan Komponen Estimasi Uraian Kegiatan Langkah Waktu Orientasi: Menyampaikan kompetensi dasar yang ingin dicapai 20 menit Apersepsi: menguji kesiapan peserta PENDAHULUAN didik Motivasi: membuat suasana latihan yang menyenangkan. Kakak Pembina menunjuk petugas 50 menit upacara Melakukan Upacara Pembukaan latihan INTI Pembina menjelaskan materi mengenai Sejarah singkat kepanduan di Indonesia dan Dunia Melakukan permainan yang dipandu oleh kakak pembina PENUTUP Melakukan upacara penutupan latihan. 10 menit TINDAK Menyimpulkan kompetensi dasar 10 menit LANJUT Menyampaikan Kompetensi dasar untuk pertemuaan mendatang.

16 83 Lampiran 10. KODE KEHORMATAN ANGGOTA PRAMUKA PENGGALANG TRI SATYA Demi Kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh: - Menjalankan kewajiban ku terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menjalankan pancasila - Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat - Menepati dasa dharma DASA DHARMA PRAMUKA 1. Taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa 2. Cinta alam dan kasih saying sesama manusia 3. Patriot yang sopan dan ksatria 4. Patuh dan suka bermusyawara 5. Rela menolang dan tabah 6. Rajin, terampil dan gembira 7. Hemat, cermat dan bersahaja 8. Disiplin, berani dan setia 9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya 10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan

BAB I PENDAHULUAN. pribadi dalam menciptakan budaya sekolah yang penuh makna. Undangundang

BAB I PENDAHULUAN. pribadi dalam menciptakan budaya sekolah yang penuh makna. Undangundang BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sekolah merupakan wahana pendidikan formal dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sikap, dan nilai peserta didik yang mampu melahirkan nilai-nilai pancasila

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Generasi muda adalah generasi penerus bangsa. Membangun manusia Indonesia diawali dengan membangun kepribadian kaum muda. Sebagai generasi penerus, pemuda harus

Lebih terperinci

PANCASILA 4. KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN PEMBUKAAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945

PANCASILA 4. KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN PEMBUKAAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 PANCASILA 1. KETUHANA YANG MAHA ESA 2. KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAP 3. PERSATUAN INDONESIA 4. KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN 5. KEADILAN BAGI SELURUH RAKYAT

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 200 TENTANG GERAKAN PRAMUKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 200 TENTANG GERAKAN PRAMUKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 200 TENTANG GERAKAN PRAMUKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa pembangunan kepribadian ditujukan untuk mengembangkan

Lebih terperinci

Kode Kehormatan Pramuka

Kode Kehormatan Pramuka Kode Kehormatan Pramuka (1) Kode Kehormatan Pramuka yang terdiri atas janji yang disebut satya dan ketentuan moral yang disebut Darma adalah salah satu unsur yang terdapat dalam Metode Kepramukaan. (2)

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. pokok dalam memajukan suatu bangsa khususnya generasi muda untuk

BAB I PENDAHULUAN. pokok dalam memajukan suatu bangsa khususnya generasi muda untuk 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pendidikan merupakan salah satu aspek yang mempunyai peranan pokok dalam memajukan suatu bangsa khususnya generasi muda untuk masa yang akan datang. Maka dari itu

Lebih terperinci

PRAMUKA EKSTRAKULIKULER WAJIB DI SEKOLAH. Saipul Ambri Damanik

PRAMUKA EKSTRAKULIKULER WAJIB DI SEKOLAH. Saipul Ambri Damanik Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol. 13 (2) Juli Desember 2014: 16-21 PRAMUKA EKSTRAKULIKULER WAJIB DI SEKOLAH Saipul Ambri Damanik Abstrak: Pendidikan Kepramukaan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib pada

Lebih terperinci

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.131, 2010 PENDIDIKAN. Kepramukaan. Kelembagaan. (Penjelasan Dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5169) UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12

Lebih terperinci

Nomor : 01/SAKOMA.SBY/IX/ September 2016 Lampiran : 4 lembar Perihal : Pemberitahuan

Nomor : 01/SAKOMA.SBY/IX/ September 2016 Lampiran : 4 lembar Perihal : Pemberitahuan GERAKAN PRAMUKA SATUAN KOMUNITAS PRAMUKA MA ARIF NU CABANG KOTA SURABAYA Jalan Makam Peneleh 70 76 Telp. 5317470, 5465352 Fax. 5343541 Surabaya 60274 E-mail : sakomasurabaya@gmail.com Website : http://sakomasurabaya.wordpress.com

Lebih terperinci

Indonesia Nomor 12 Tahun 2010 Tentang Gerakan Pramuka, (Jakarta : Kemenpora, 2010), hlm Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Undang-Undang Republik

Indonesia Nomor 12 Tahun 2010 Tentang Gerakan Pramuka, (Jakarta : Kemenpora, 2010), hlm Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Undang-Undang Republik BAB IV ANALISIS PENDIDIKAN KARAKTER YANG TERKANDUNG DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 12 TAHUN 2010 TENTANG GERAKAN PRAMUKA DAN RELEVANSINYA DENGAN PENCAPAIAN KURIKULUM 2013 A. Nilai-Nilai Pendidikan Karakter

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1 Alfitra Salam, APU, Makalah Simposium Satu Pramuka Untuk Satu Merah Putih,

BAB I PENDAHULUAN. 1 Alfitra Salam, APU, Makalah Simposium Satu Pramuka Untuk Satu Merah Putih, BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Salah satu upaya penting yang dapat menunjang pembentukan watak, karakter dan akhlak manusia adalah melalui pendidikan secara terus menerus. Pendidikan yang

Lebih terperinci

TRISATYA DASADARMA PRAMUKA

TRISATYA DASADARMA PRAMUKA PANCASILA 1. Ketuhanan Yang Maha Esa 2. Kemanusiaan yang adil dan beradab 3. Persatuan Indonesia 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratn/perwakilan 5. Keadilan social

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Proses pendidikan diselenggarakan dalam rangka mengembangkan pengetahuan, potensi, akal dan perkembangan diri manuisa, baik itu melalui jalur pendidikan formal,

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS LOMBA KETERAMPILAN PRAMUKA PENGGALANG DAN PENEGAK (LKP3) TAHUN 2015

PETUNJUK TEKNIS LOMBA KETERAMPILAN PRAMUKA PENGGALANG DAN PENEGAK (LKP3) TAHUN 2015 PETUNJUK TEKNIS LOMBA KETERAMPILAN PRAMUKA PENGGALANG DAN PENEGAK (LKP3) TAHUN 2015 A. PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Lomba Keterampilan Pramuka Penggalang dan Penegak Tahun 2015 yang disingkat LKP3 2015

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR GERAKAN PRAMUKA PEMBUKAAN

ANGGARAN DASAR GERAKAN PRAMUKA PEMBUKAAN ANGGARAN DASAR GERAKAN PRAMUKA PEMBUKAAN Bahwa sesungguhnya kemerdekaan rakyat Indonesia yang telah diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945 atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan

Lebih terperinci

PERAN GERAKAN PRAMUKA DALAM MENINGKATKAN PERILAKU HIDUP SEHAT DI MASYARAKAT

PERAN GERAKAN PRAMUKA DALAM MENINGKATKAN PERILAKU HIDUP SEHAT DI MASYARAKAT PERAN GERAKAN PRAMUKA DALAM MENINGKATKAN PERILAKU HIDUP SEHAT DI MASYARAKAT Azrul Azwar Disampaikan pada Mukernas &Simposium Nasional IAKM, Pontianak 9 Juli 2012 1 GERAKAN PRAMUKA Gerakan Pramuka adalah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Dasar Kegiatan

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Dasar Kegiatan BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Gerakan pramuka sebagai satu-satunya wadah kegiatan kepanduan di sekolah merupakan tempat pendidikan bagi anak-anak yang dilaksanakan dengan penuh kegembiraaan, penuh

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. bangsa diantaranya yang paling meresahkan adalah penyalahgunaan. narkoba dan bahkan sampai menjerumus kepada seks bebas.

BAB I PENDAHULUAN. bangsa diantaranya yang paling meresahkan adalah penyalahgunaan. narkoba dan bahkan sampai menjerumus kepada seks bebas. BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang Pada masa sekarang ini pergaulan bebas sangatlah berbahaya apalagi yang banyak terjadi pada kalangan pemuda calon penerus generasi bangsa diantaranya yang paling meresahkan

Lebih terperinci

BAB V PEMBAHASAN. 1. Peran guru Agama Islam dalam menanamkan nilai-nilai religius siswa dalam

BAB V PEMBAHASAN. 1. Peran guru Agama Islam dalam menanamkan nilai-nilai religius siswa dalam BAB V PEMBAHASAN Pada pembahasan ini peneliti akan menyajikan uraian sesuai dengan hasil penelitian. Sehingga pembahasan ini akan mengintegrasikan hasil penelitian dan memadukan dengan kajian pustaka.

Lebih terperinci

BAB IV PAPARAN DATA DAN PEMBAHASAN PENELITIAN. 1. Pendidikan pramuka di SMK Negeri 1 Pogalan Trenggalek. ektra kurikuler perlu diadakan.

BAB IV PAPARAN DATA DAN PEMBAHASAN PENELITIAN. 1. Pendidikan pramuka di SMK Negeri 1 Pogalan Trenggalek. ektra kurikuler perlu diadakan. BAB IV PAPARAN DATA DAN PEMBAHASAN PENELITIAN A. Data Temuan 1. Pendidikan pramuka di SMK Negeri 1 Pogalan Trenggalek Untuk penerapan kegiatan ektra kurikuler gerakan pramuka dalam meningkatkan mutu pendidikan

Lebih terperinci

PROGRAM KERJA GUGUS DEPAN XI /076 PANGKALAN SMP NEGERI 8 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2013/2014. Disusun Oleh. Dewan Kerja Penggalang

PROGRAM KERJA GUGUS DEPAN XI /076 PANGKALAN SMP NEGERI 8 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2013/2014. Disusun Oleh. Dewan Kerja Penggalang PROGRAM KERJA GUGUS DEPAN XI.06.03.075/076 PANGKALAN SMP NEGERI 8 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Disusun Oleh Dewan Kerja Penggalang XI.06.03.075/076 GERAKAN PRAMUKA GUDEP XI.06.03.075/076 PANGKALAN

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2010 TENTANG GERAKAN PRAMUKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2010 TENTANG GERAKAN PRAMUKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2010 TENTANG GERAKAN PRAMUKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa pembangunan kepribadian ditujukan untuk mengembangkan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Upaya mewujudkan pendidikan karakter di Indonesia yang telah

BAB 1 PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Upaya mewujudkan pendidikan karakter di Indonesia yang telah BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Upaya mewujudkan pendidikan karakter di Indonesia yang telah tertuang dalam fungsi dan tujuan Pendidikan Nasional, yaitu Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan

Lebih terperinci

BAB IV LAPORAN HASIL PENELITIAN

BAB IV LAPORAN HASIL PENELITIAN BAB IV LAPORAN HASIL PENELITIAN A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian 1. Sejarah Berdirinya Madrasah Ibtidaiyah Siti Mariam Terbentuknya dan berdirinya Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Siti Mariam disebabkan

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS LOMBA KETERAMPILAN PRAMUKA PENGGALANG DAN PENEGAK (LKP3) TAHUN 2015

PETUNJUK TEKNIS LOMBA KETERAMPILAN PRAMUKA PENGGALANG DAN PENEGAK (LKP3) TAHUN 2015 PETUNJUK TEKNIS LOMBA KETERAMPILAN PRAMUKA PENGGALANG DAN PENEGAK (LKP3) TAHUN 2015 A. PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Lomba Keterampilan Pramuka Penggalang dan Penegak Tahun 2015 yang disingkat LKP3 2015

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2010 TENTANG GERAKAN PRAMUKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2010 TENTANG GERAKAN PRAMUKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2010 TENTANG GERAKAN PRAMUKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa pembangunan kepribadian ditujukan untuk

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS LOMBA KETERAMPILAN PRAMUKA PENGGALANG DAN PENEGAK (LKP3) TAHUN 2015

PETUNJUK TEKNIS LOMBA KETERAMPILAN PRAMUKA PENGGALANG DAN PENEGAK (LKP3) TAHUN 2015 PETUNJUK TEKNIS LOMBA KETERAMPILAN PRAMUKA PENGGALANG DAN PENEGAK (LKP3) TAHUN 2015 A. PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Lomba Keterampilan Pramuka Penggalang dan Penegak Tahun 2015 yang disingkat LKP3 2015

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Maraknya beberapa kasus yang melanda Indonesia dari kalangan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Maraknya beberapa kasus yang melanda Indonesia dari kalangan BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Maraknya beberapa kasus yang melanda Indonesia dari kalangan pemerintahan sampai kalangan rakyat jelata merupakan dampak dari merosotnya moral bangsa saat ini.

Lebih terperinci

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA (KEPPRES) NOMOR : 57 TAHUN 1988 (57/1988) TENTANG PENGESAHAN ANGGARAN DASAR GERAKAN PRAMUKA

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA (KEPPRES) NOMOR : 57 TAHUN 1988 (57/1988) TENTANG PENGESAHAN ANGGARAN DASAR GERAKAN PRAMUKA KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA (KEPPRES) NOMOR : 57 TAHUN 1988 (57/1988) TENTANG PENGESAHAN ANGGARAN DASAR GERAKAN PRAMUKA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a.bahwa dalam rangka membentuk

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2010 TENTANG GERAKAN PRAMUKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2010 TENTANG GERAKAN PRAMUKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, www.bpkp.go.id UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2010 TENTANG GERAKAN PRAMUKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa pembangunan kepribadian ditujukan

Lebih terperinci

PETUNJUK PELAKSANAAN LOMBA KETERAMPILAN PRAMUKA PENGGALANG DAN PENEGAK (LKP3) TAHUN 2015 BAB I PENDAHULUAN

PETUNJUK PELAKSANAAN LOMBA KETERAMPILAN PRAMUKA PENGGALANG DAN PENEGAK (LKP3) TAHUN 2015 BAB I PENDAHULUAN PETUNJUK PELAKSANAAN LOMBA KETERAMPILAN PRAMUKA PENGGALANG DAN PENEGAK (LKP3) TAHUN 2015 BAB I PENDAHULUAN A. Umum Dalam rangka usaha mencapai tujuan Gerakan Pramuka, diselenggarakan pendidikan kepramukaan

Lebih terperinci

Selalu taat menjalankan ibadah agamanya secara pribadi ataupun berjamaah Pencapaian Pengisian SKU:

Selalu taat menjalankan ibadah agamanya secara pribadi ataupun berjamaah Pencapaian Pengisian SKU: SKU Penggalang Ramu nomor 1 Selalu taat menjalankan ibadah agamanya secara pribadi ataupun berjamaah Pemberian penugasan pengamatan kepada Orang Tua, akan kebiasaan putera/puterinya menjalankan ibadah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. individu semakin berkembang serta dapat menggali potensi diri. Selain itu,

BAB I PENDAHULUAN. individu semakin berkembang serta dapat menggali potensi diri. Selain itu, BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pendidikan merupakan satu dari sekian banyak hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia. Melalui pendidikan, seseorang dapat meningkatkan kesejahteraan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA PENANAMAN NILAI-NILAI DARMA PRAMUKA PADA SISWA SD ISLAM IMAMA SEMARANG

BAB IV ANALISA PENANAMAN NILAI-NILAI DARMA PRAMUKA PADA SISWA SD ISLAM IMAMA SEMARANG BAB IV ANALISA PENANAMAN NILAI-NILAI DARMA PRAMUKA PADA SISWA SD ISLAM IMAMA SEMARANG A. Analisis Penanaman Nilai-Nilai Darma Pramuka Pada Siswa SD Islam Imama Semarang Penanaman adalah proses, cara, perbuatan

Lebih terperinci

BEST PRACTICE MBS TENTANG BUDAYA DAN LINGKUNGAN SEKOLAH SDN SN PASAR LAMA 1 BANJARMASIN

BEST PRACTICE MBS TENTANG BUDAYA DAN LINGKUNGAN SEKOLAH SDN SN PASAR LAMA 1 BANJARMASIN BEST PRACTICE MBS TENTANG BUDAYA DAN LINGKUNGAN SEKOLAH SDN SN PASAR LAMA 1 BANJARMASIN PROFIL SEKOLAH Nama Sekolah : SDN-SN Pasar Lama 1 A l a m a t : Jl. Letjen. S. Parman Banjarmasin B e r d i r i :

Lebih terperinci

BAB IV LAPORAN HASIL PENELITIAN. Hasil dari penelitian Peran Guru Agama Islam dalam Meningkatkan Nilai-niali

BAB IV LAPORAN HASIL PENELITIAN. Hasil dari penelitian Peran Guru Agama Islam dalam Meningkatkan Nilai-niali BAB IV LAPORAN HASIL PENELITIAN A. Paparan Data Hasil dari penelitian Peran Guru Agama Islam dalam Meningkatkan Nilai-niali Religius Siswa Melalui Ekstra Kurikuler Pramika di SMA Jawaahirul Hikmah Besuku

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Maraknya isu yang dihadapi sekolah-sekolah pada saat ini dalam menciptakan iklim sekolah yang sosial dan emosionalnya baik adalah masalah kedisiplinan siswa.

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI 180 BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI Dalam bab V ini dikemukakan kesimpulan dan rekomendasi. Pada bagian kesimpulan dipaparkan mengenai intisari hasil penelitian secara komprehensif. Sedangkan rekomendasi

Lebih terperinci

: Guru Mata Pelajaran PKn di SMA N 1 Cangkringan. 1. Seperti kita ketahui bahwa komponen dari PKn yaitu Civic Knowladge

: Guru Mata Pelajaran PKn di SMA N 1 Cangkringan. 1. Seperti kita ketahui bahwa komponen dari PKn yaitu Civic Knowladge 201 Nama : Bapak Eka Mundiharta S.Pd Tahap Pertama : Kamis, 7 Maret 2013 Pukul 10.00-11.30 Tahap Pertama : Rabu, 15 Mei 2013 Pukul 09.00-10.30 Perkerjaan : Guru Mata Pelajaran PKn di SMA N 1 Cangkringan

Lebih terperinci

Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Rajabasa Raya Kecamatan. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun pelajaran 2014/2015

Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Rajabasa Raya Kecamatan. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun pelajaran 2014/2015 41 BAB III METODE PENILITIAN A. Tempat dan Waktu penelitian 1. Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Rajabasa Raya Kecamatan Rajabasa Kota Bandar Lampung. 2. Waktu Penelitian Penelitian

Lebih terperinci

PENERAPAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKADALAM MENUNJANG DISIPLIN BELAJAR SISWA KELAS TINGGI DI SDN PONTIANAK TENGGARA ARTIKEL PENELITIAN

PENERAPAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKADALAM MENUNJANG DISIPLIN BELAJAR SISWA KELAS TINGGI DI SDN PONTIANAK TENGGARA ARTIKEL PENELITIAN PENERAPAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKADALAM MENUNJANG DISIPLIN BELAJAR SISWA KELAS TINGGI DI SDN PONTIANAK TENGGARA ARTIKEL PENELITIAN OLEH NASTITI HARIYANTI F37008087 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Manusia diciptakan oleh Allah sebagai makhluk sosial. Ini berarti manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain. Manusia hidup secara berkelompok dan membentuk

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pendidikan untuk membentuk kepribadian peserta didik seperti yang dimaksud dalam tujuan gerakan pramuka tidak dapat dilaksanakan dalam waktu yang singkat secara sekaligus,

Lebih terperinci

Oleh: AJI ABDUL MAJID NIM:

Oleh: AJI ABDUL MAJID NIM: PENDIDIKAN KARAKTER YANG TERKANDUNG DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 12 TAHUN 2010 TENTANG GERAKAN PRAMUKA DAN RELEVANSINYA DENGAN PENCAPAIAN KURIKULUM 2013 SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Tugas dan

Lebih terperinci

BAB V PENUTUP. 1. Pelaksanaan kegiatan Kepramukaan di MAN Maliku.

BAB V PENUTUP. 1. Pelaksanaan kegiatan Kepramukaan di MAN Maliku. BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam kegiatan Kepramukaan di MAN Maliku maka akan disimpulkan: 1. Pelaksanaan kegiatan

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SEKOLAH : MIN KUMAI HILIR MATA PELAJARAN : PKn KELAS/SEMESTER : I /I ALOKASI WAKTU : STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR INDIKATOR : : Membiasakan tertib di rumah

Lebih terperinci

DAMPAK PEMBINAAN KEPRAMUKAAN TERHADAP TANGGUNG JAWAB SOSIAL PESERTA DIDIK

DAMPAK PEMBINAAN KEPRAMUKAAN TERHADAP TANGGUNG JAWAB SOSIAL PESERTA DIDIK DAMPAK PEMBINAAN KEPRAMUKAAN TERHADAP TANGGUNG JAWAB SOSIAL PESERTA DIDIK oleh : Lani Widia Astuti & Eka Jayadiputra Program Studi PPKn Universitas Islam Nusantara, Bandung ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. karakter di Sekolah Dasar Negeri 2 Botumoputi Kecamatan Tibawa Kabupaten

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. karakter di Sekolah Dasar Negeri 2 Botumoputi Kecamatan Tibawa Kabupaten A. Deskripsi Hasil Penelitian BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan pendidikan karakter di Sekolah Dasar Negeri 2 Botumoputi Kecamatan Tibawa

Lebih terperinci

GERAKAN PRAMUKA GUGUS DEPAN MEDAN SMK TELKOM MEDAN Jl. Jamin Ginting Km 11,1 No 9c Medan

GERAKAN PRAMUKA GUGUS DEPAN MEDAN SMK TELKOM MEDAN Jl. Jamin Ginting Km 11,1 No 9c Medan A. PENDAHULUAN Sebagaimana telah ditetapkan dalam Undang undang No 12 tahun 2010 anggaran dasar/ anggaran rumah tangga gerakan pramuka, bahwa tujuan Gerakan pramuka adalah mendidik generasi muda agar berkepribadian

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Pendidikan karakter merupakan suatu upaya penanaman nilai-nilai karakter

I. PENDAHULUAN. Pendidikan karakter merupakan suatu upaya penanaman nilai-nilai karakter I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pendidikan karakter merupakan suatu upaya penanaman nilai-nilai karakter kepada generasi penerus bangsa yang berakar pada nilai karakter dari budaya bangsa dan

Lebih terperinci

PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN SEBAGAI MEDIA PEMBENTUKAN KEDISIPLINAN SISWA KELAS V SD NEGERI LENCOH SELO BOYOLALI TAHUN 2013/2014 NASKAH PUBLIKASI

PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN SEBAGAI MEDIA PEMBENTUKAN KEDISIPLINAN SISWA KELAS V SD NEGERI LENCOH SELO BOYOLALI TAHUN 2013/2014 NASKAH PUBLIKASI PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN SEBAGAI MEDIA PEMBENTUKAN KEDISIPLINAN SISWA KELAS V SD NEGERI LENCOH SELO BOYOLALI TAHUN 2013/2014 NASKAH PUBLIKASI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. Ulasan terhadap hasil-hasil penelitian yang telah dipaparkan pada Bab IV. akhirnya menghasilkan sejumlah kesimpulan.

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. Ulasan terhadap hasil-hasil penelitian yang telah dipaparkan pada Bab IV. akhirnya menghasilkan sejumlah kesimpulan. BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI A. Kesimpulan Ulasan terhadap hasil-hasil penelitian yang telah dipaparkan pada Bab IV akhirnya menghasilkan sejumlah kesimpulan. 1. Kesimpulan Umum Penelitian ini dilatarbelakangi

Lebih terperinci

ISSN: PRAMUKA SEBAGAI WADAH PEMBENTUKAN PENDIDI- KAN BERKARAKTER

ISSN: PRAMUKA SEBAGAI WADAH PEMBENTUKAN PENDIDI- KAN BERKARAKTER ISSN: 2407-2095 PRAMUKA SEBAGAI WADAH PEMBENTUKAN PENDIDI- KAN BERKARAKTER Yatik Septi Wulandari Mahasiswa prodi PGMI Semester V yatikwulandari@yahoo.co.id Abstrak Pendidikan karakter merupakan sistem

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM SEKOLAH

BAB II GAMBARAN UMUM SEKOLAH BAB II GAMBARAN UMUM SEKOLAH 2.1 Sejarah Sekolah Sekolah Dasar Negeri (SDN) 060796 merupakan salah satu sekolah negeri yang beralamat di Jalan Medan Area Selatan, Kecamatan Medan Area, Kota Medan. Sekolah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. hingga tindakan asusila. Hal ini dikaranekan merosotnya nilai-nilai luhur di dalam

BAB I PENDAHULUAN. hingga tindakan asusila. Hal ini dikaranekan merosotnya nilai-nilai luhur di dalam BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Tindakan kriminal saat ini tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa, tidak sedikit anak-anak yang melakukan tinadakan kriminal dimulai dari pencurian hingga tindakan

Lebih terperinci

Nomor : 018/ / C Medan, 25 September 2016 Lampir : 1 (satu) Berkas Perihal : Edaran Kegiatan Lomba

Nomor : 018/ / C Medan, 25 September 2016 Lampir : 1 (satu) Berkas Perihal : Edaran Kegiatan Lomba Nomor : 018/02.16.15/237-238 - C Medan, 25 September 2016 Lampir : 1 (satu) Berkas Perihal : Edaran Kegiatan Lomba Kepada Yth : Di Medan Salam Pramuka, Sesuai dengan program kerja Gerakan Pramuka Gugus

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Perubahan dan perkembangan diberbagai bidang yang ada di masyarakat

BAB I PENDAHULUAN. Perubahan dan perkembangan diberbagai bidang yang ada di masyarakat BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Perkembangan Negara Indonesia pada zaman sekarang ini cukup pesat sekali karena dipengaruhi oleh era globalisasi yang hampir merata di seluruh dunia terutama

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. untuk mendorong kemajuannya dengan kekreatifan guru dan murid. Selain itu,

BAB I PENDAHULUAN. untuk mendorong kemajuannya dengan kekreatifan guru dan murid. Selain itu, BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dalam usaha meningkatkan proses belajar mengajar diperlukan usaha untuk mendorong kemajuannya dengan kekreatifan guru dan murid. Selain itu, juga diperlukan

Lebih terperinci

BAB III DESKRIPSI UNDANG-UNDANG NOMOR 12 TAHUN 2010 TENTANG GERAKAN PRAMUKA DAN KURIKULUM 2013

BAB III DESKRIPSI UNDANG-UNDANG NOMOR 12 TAHUN 2010 TENTANG GERAKAN PRAMUKA DAN KURIKULUM 2013 BAB III DESKRIPSI UNDANG-UNDANG NOMOR 12 TAHUN 2010 TENTANG GERAKAN PRAMUKA DAN KURIKULUM 2013 A. UNDANG-UNDANG NOMOR 12 TAHUN 2010 TENTANG GERAKAN PRAMUKA 1. Pendidikan Kepramukaan Pendidikan Kepramukaan

Lebih terperinci

STRUKTUR ORGANISASI GERAKAN PRAMUKA

STRUKTUR ORGANISASI GERAKAN PRAMUKA STRUKTUR ORGANISASI GERAKAN PRAMUKA PRESIDEN RI PRAMUKA TERTINGGI MABINAS PRESIDEN RI GUBERNUR KAMABIDA MUNAS 5 TAHUN SEKALI MUSDA 5 TAHUN SEKALI D K N PUSDIKA D K D DADIKA KWARNAS KWARDA MABICAB BUPATI/WALI

Lebih terperinci

JADWAL KEGIATAN KURSUS PEMBINA PRAMUKA MAHIR TINGKAT DASAR (KMD) KWARTIR RANTING TUNGKAL ILIR TANGGAL 29 NOV S.D 04 DES 2013

JADWAL KEGIATAN KURSUS PEMBINA PRAMUKA MAHIR TINGKAT DASAR (KMD) KWARTIR RANTING TUNGKAL ILIR TANGGAL 29 NOV S.D 04 DES 2013 SABTU 30-11-13 JADWAL KEGIATAN KURSUS PEMBINA PRAMUKA MAHIR TINGKAT DASAR (KMD) KWARTIR RANTING TUNGKAL ILIR TANGGAL 29 NOV S.D 04 DES 2013 HARI/TGL WAKTU KEGIATAN TUTOR/PEMATERI KET 07.00-13.00 Peserta

Lebih terperinci

PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

PENDAHULUAN. A. Latar Belakang PENDAHULUAN A. Latar Belakang Remaja dalam bahasa latin adolescence berarti tumbuh menjadi dewasa atau dalam perkembangan menjadi dewasa. Rentang waktu usia remaja dibedakan menjadi tiga, yaitu : 12-15

Lebih terperinci

WALIKOTA YOGYAKARTA PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 60 TAHUN 2011 TENTANG PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA SATUAN PENDIDIKAN

WALIKOTA YOGYAKARTA PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 60 TAHUN 2011 TENTANG PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA SATUAN PENDIDIKAN WALIKOTA YOGYAKARTA PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 60 TAHUN 2011 TENTANG PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA SATUAN PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA YOGYAKARTA, Menimbang :

Lebih terperinci

Pengembangan Sekolah Berkarakter

Pengembangan Sekolah Berkarakter Pengembangan Sekolah Berkarater Afid Burhanuddin Kompetensi Dasar: Mampu mengembangan sekolah berkarakter Indikator: Memahami hakikat sekolah berkarakter Memahami nilai karakter yang dikembangkan di sekolah

Lebih terperinci

Perlengkapan adat Racana Sunan Ampel-Nyai Karimah:

Perlengkapan adat Racana Sunan Ampel-Nyai Karimah: Perlengkapan adat Racana Sunan Ampel-Nyai Karimah: 1. lg racana Sunan Ampel-Nyai Karimah 2. Bendera Racana Sunan Ampel-Nyai Karimah Bendera racana berbentuk persegi panjang dengan panjang 120 cm dan lebar

Lebih terperinci

POTRET EKSISTENSI TUNAS MUDA BHINEKA TUNGGAL IKA SEBAGAI ASPIRASI PERADABAN BANGSA YANG BERMARTABAT

POTRET EKSISTENSI TUNAS MUDA BHINEKA TUNGGAL IKA SEBAGAI ASPIRASI PERADABAN BANGSA YANG BERMARTABAT Generasi muda adalah generasi harapan bangsa. Pernyataan ini akan sangat membanggakan bagi masyarakat Indonesia apabila dapat menjadi kenyataan. Akan tetapi, faktanya membuktikan bahwa generasi muda di

Lebih terperinci

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS HASANUDDIN NOMOR : 16890/UN4/KP.49/2012 TENTANG KODE ETIK MAHASISWA UNIVERSITAS HASANUDDIN

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS HASANUDDIN NOMOR : 16890/UN4/KP.49/2012 TENTANG KODE ETIK MAHASISWA UNIVERSITAS HASANUDDIN Keputusan Rektor Unhas Nomor : 16890/UN4/KP.49/2012 PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS HASANUDDIN NOMOR : 16890/UN4/KP.49/2012 TENTANG KODE ETIK MAHASISWA UNIVERSITAS HASANUDDIN MENIMBANG : 1. bahwa untuk menciptakan

Lebih terperinci

REVITALISASI ASET GERAKAN PRAMUKA DALAM MENGANTISIPASI PROGRAM PEMERINTAHAN BARU : H.

REVITALISASI ASET GERAKAN PRAMUKA DALAM MENGANTISIPASI PROGRAM PEMERINTAHAN BARU : H. REVITALISASI ASET GERAKAN PRAMUKA DALAM MENGANTISIPASI PROGRAM PEMERINTAHAN BARU Oleh : H. Muhammad Syafrudin, ST, MM (Anggota DPR RI Fraksi PAN Dapil NTB Andalan Nasional Kwarnas Pramuka Urusan Komunikasi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. bagi anak-anak dan pemuda Indonesia. Pendidikan kepramukaan melatih

BAB I PENDAHULUAN. bagi anak-anak dan pemuda Indonesia. Pendidikan kepramukaan melatih 1 BAB I PENDAHULUAN A. Konteks Penelitian Gerakan pramuka merupakan salah satu lembaga pendidikan nonformal yang mempunyai tugas pokok menyelenggarakan pendidikan kepramukaan bagi anak-anak dan pemuda

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. ini banyak membawa pengaruh positif maupun negatif bagi penggunanya. Apabila

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. ini banyak membawa pengaruh positif maupun negatif bagi penggunanya. Apabila BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Perkembangan IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi) dewasa ini banyak membawa pengaruh positif maupun negatif bagi penggunanya. Apabila generasi muda

Lebih terperinci

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan 1. Pendidikan karakter di SDIT Hidayatullah Daren Nalumsari Jepara Tahun Ajaran 2016/2017

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan 1. Pendidikan karakter di SDIT Hidayatullah Daren Nalumsari Jepara Tahun Ajaran 2016/2017 127 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan fokus penelitian, paparan data dan temuan serta pembahasan pendidikan karakter dalam membentuk kepribadian islami peserta didik SDIT Hidayatullah Daren Nalumsari

Lebih terperinci

G E R A K A N P R A M U K A GUGUS DEPAN NATADIRJA SMA NEGERI 10 KOTA BENGKULU Jl. Padang Cengkeh Kel. Sukarami Kec. Selebar Kota Bengkulu

G E R A K A N P R A M U K A GUGUS DEPAN NATADIRJA SMA NEGERI 10 KOTA BENGKULU Jl. Padang Cengkeh Kel. Sukarami Kec. Selebar Kota Bengkulu No : 01 / HUT / GD.01015-01016 / IV /2015 Lampiran : 1 (satu) Berkas Perihal : Undangan Kegiatan Kepada Yth. Kakak Ketua Mabigus SMA / SMK / MA / SMP / MTS di Tempat Salam Pramuka Bengkulu, 1 Oktober 2015

Lebih terperinci

PENGUATAN NILAI-NILAI PANCASILA MELALUI KEGIATAN KEPRAMUKAAN PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 BANYUDONO KABUPATEN BOYOLALI TAHUN AJARAN 2013/2014

PENGUATAN NILAI-NILAI PANCASILA MELALUI KEGIATAN KEPRAMUKAAN PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 BANYUDONO KABUPATEN BOYOLALI TAHUN AJARAN 2013/2014 PENGUATAN NILAI-NILAI PANCASILA MELALUI KEGIATAN KEPRAMUKAAN PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 BANYUDONO KABUPATEN BOYOLALI TAHUN AJARAN 2013/2014 NASKAH PUBLIKASI Untuk memenuhi sebagian persyaratan Guna

Lebih terperinci

BAB IV PENANAMAN KARAKTER DISIPLIN DAN MANDIRI DALAM KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DI MI MIFTAHUS SHIBYAN NGADIRGO MIJEN SEMARANG

BAB IV PENANAMAN KARAKTER DISIPLIN DAN MANDIRI DALAM KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DI MI MIFTAHUS SHIBYAN NGADIRGO MIJEN SEMARANG BAB IV PENANAMAN KARAKTER DISIPLIN DAN MANDIRI DALAM KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DI MI MIFTAHUS SHIBYAN NGADIRGO MIJEN SEMARANG A. Data Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka di MI Miftahus

Lebih terperinci

FORMAT KEGIATAN KEPRAMUKAAN SEBAGAI EKSTRAKURIKULER WAJIB DI MADRASAH IBTIDAIYAH DALAM KURIKULUM 2013

FORMAT KEGIATAN KEPRAMUKAAN SEBAGAI EKSTRAKURIKULER WAJIB DI MADRASAH IBTIDAIYAH DALAM KURIKULUM 2013 FORMAT KEGIATAN KEPRAMUKAAN SEBAGAI EKSTRAKURIKULER WAJIB DI MADRASAH IBTIDAIYAH DALAM KURIKULUM 2013 Novan Ardy Wiyani STKIP Majenang Jl. Raya Pahonjean Majenang, Cilacap E-mail: fenomenajiwa@gmail.com

Lebih terperinci

BUPATI SEMARANG SAMBUTAN BUPATI SEMARANG PADA ACARA RENUNGAN BADEN POWELL DAY

BUPATI SEMARANG SAMBUTAN BUPATI SEMARANG PADA ACARA RENUNGAN BADEN POWELL DAY 1 BUPATI SEMARANG SAMBUTAN BUPATI SEMARANG PADA ACARA RENUNGAN BADEN POWELL DAY TANGGAL 21 PEBRUARI 2015 HUMAS DAN PROTOKOL SETDA KABUPATEN SEMARANG Assalamu alaikum Wr. Wb. 2 Salam sejahtera bagi kita

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS KEGIATAN PENJELAJAHAN JAMBORE CABANG KLATEN 2015

PETUNJUK TEKNIS KEGIATAN PENJELAJAHAN JAMBORE CABANG KLATEN 2015 PETUNJUK TEKNIS KEGIATAN PENJELAJAHAN JAMBORE CABANG KLATEN 2015 Dasar : 1. Keputusan Rapat Panitia dan Yuri Jambore Cabang Klaten 2015, pada Sabtu/ 7 Pebruari 2015 2. Keputusan Hasil Temu Teknik Jamcab

Lebih terperinci

NILAI KEDISIPLINAN DALAM PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN SISWA KELAS V (Studi Kasus di SD Negeri Siyono III, Playen, Gunungkidul) ARTIKEL JURNAL

NILAI KEDISIPLINAN DALAM PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN SISWA KELAS V (Studi Kasus di SD Negeri Siyono III, Playen, Gunungkidul) ARTIKEL JURNAL NILAI KEDISIPLINAN DALAM PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN SISWA KELAS V (Studi Kasus di SD Negeri Siyono III, Playen, Gunungkidul) ARTIKEL JURNAL Diajukan kepada Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta

Lebih terperinci

BAB I. RENCANA TINDAK LANJUT (Action Plan) PENDAHULUAN

BAB I. RENCANA TINDAK LANJUT (Action Plan) PENDAHULUAN RENCANA TINDAK LANJUT (Action Plan) BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Gerakan Kepanduan Praja Muda Karana, disingkat Gerakan Pramuka, sebagai salah satu wadah pembinaan dan pengembangan Sumber Daya Manusia

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS PENANAMAN KEDISIPLINAN SISWA MELALUI KEGIATAN PRAMUKA DI MA YMI WONOPRINGGO

BAB IV ANALISIS PENANAMAN KEDISIPLINAN SISWA MELALUI KEGIATAN PRAMUKA DI MA YMI WONOPRINGGO 64 BAB IV ANALISIS PENANAMAN KEDISIPLINAN SISWA MELALUI KEGIATAN PRAMUKA DI MA YMI WONOPRINGGO Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada kegiatan ekstrakurikuler pramuka di MA YMI Wonopringgo, peneliti

Lebih terperinci

PROGRAM KEGIATAN EKSTRA PRAMUKA SD ISLAM IMAMA MIJEN SEMARANG GUGUSDEPAN KOTA SEMARANG

PROGRAM KEGIATAN EKSTRA PRAMUKA SD ISLAM IMAMA MIJEN SEMARANG GUGUSDEPAN KOTA SEMARANG PROGRAM KEGIATAN EKSTRA PRAMUKA SD ISLAM IMAMA MIJEN SEMARANG GUGUSDEPAN KOTA SEMARANG 015.083-015.084 BULAN NO MATERI JAN PEB MARET APRIL MEI JUNI JULI AGUST SEPT OKT NOP DES MINGGU KE I SEMANGAT & PATRIOTISME

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Kemandirian dan tanggung jawab merupakan pilar penting bagi terwujudnya

I. PENDAHULUAN. Kemandirian dan tanggung jawab merupakan pilar penting bagi terwujudnya 1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Kemandirian dan tanggung jawab merupakan pilar penting bagi terwujudnya kemajuan. Sejarah bangsa-bangsa besar telah membuktikan bahwa kemandirian dan tanggung

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan

BAB I PENDAHULUAN. diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sekolah merupakan lembaga pendidikan formal yang memiliki tugas dan tanggung jawab menyiapkan sumber daya manusia yang dapat diandalkan oleh pembangunan. Oleh karena

Lebih terperinci

BAB IV PELAKSANAAN PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN DALAM MENANAMKAN NILAI KEDISIPLINAN SISWA MI MIFTAHUL AKHLAQIYAH NGALIYAN SEMARANG

BAB IV PELAKSANAAN PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN DALAM MENANAMKAN NILAI KEDISIPLINAN SISWA MI MIFTAHUL AKHLAQIYAH NGALIYAN SEMARANG BAB IV PELAKSANAAN PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN DALAM MENANAMKAN NILAI KEDISIPLINAN SISWA MI MIFTAHUL AKHLAQIYAH NGALIYAN SEMARANG A. Data Deskriptif Pelaksanaan Pendidikan Kepramukaan dalam Menanamkan Nilai

Lebih terperinci

NASKAH PUBLIKASI Untuk memenuhi sebagian persyaratan Guna mencapai derajat Sarjana S-1. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

NASKAH PUBLIKASI Untuk memenuhi sebagian persyaratan Guna mencapai derajat Sarjana S-1. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB MELALUI PEMAHAMAN DASADARMA DALAM KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA PADA SISWA SMA NEGERI 3 WONOGIRI TAHUN 2013 NASKAH PUBLIKASI Untuk memenuhi sebagian

Lebih terperinci

TATA TERTIB SEKOLAH SD NEGERI 01 DUKUH

TATA TERTIB SEKOLAH SD NEGERI 01 DUKUH Lampiran PEMERINTAH KABUPATEN KARANGANYAR DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA UPT PUD, NFI DAN SEKOLAH DASAR KECAMATAN NGARGOYOSO SEKOLAH DASAR NEGERI 01 DUKUH Alamat : Karangrejo, Dukuh, Kec.Ngargoyoso,

Lebih terperinci

OBSERVASI KELAS. 1) Pendahuluan Guru mengucapkan salam Guru mengabsensi kehadiran siswa Siswa mengumpulkan Buku dan LKS

OBSERVASI KELAS. 1) Pendahuluan Guru mengucapkan salam Guru mengabsensi kehadiran siswa Siswa mengumpulkan Buku dan LKS OBSERVASI KELAS No. 1. Nama Subjek (Guru) Sunarsih S.Pd hari Kamis, 14 Maret 2013 Pukul 07.00-08.30 Kelas Materi yang disajikan Metode Media Pembelajaran Karakter yang Dimunculkan X A Ulangan (Evaluasi)

Lebih terperinci

PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI KEGIATAN KEPRAMUKAAN DI SDN SUMBERSARI 1 MALANG SKRIPSI OLEH: PRIMULA MERINA NIM

PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI KEGIATAN KEPRAMUKAAN DI SDN SUMBERSARI 1 MALANG SKRIPSI OLEH: PRIMULA MERINA NIM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI KEGIATAN KEPRAMUKAAN DI SDN SUMBERSARI 1 MALANG SKRIPSI OLEH: PRIMULA MERINA NIM 201210430311047 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS KEGURUAN DAN

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. kemampuan belajar untuk mengetahui (learning to know), belajar untuk

BAB I PENDAHULUAN. kemampuan belajar untuk mengetahui (learning to know), belajar untuk BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah UNESCO (DEPAG RI, 2004: 8) mencanangkan pilar-pilar penting dalam pendidikan, yakni bahwa pendidikan hendaknya mengembangkan kemampuan belajar untuk mengetahui

Lebih terperinci

PANDUAN TEKNIK PENYAJIAN MODUL KURSUS PEMBINA PRAMUKA MAHIR TINGKAT LANJUTAN (KML) GOLONGAN PENGGALANG

PANDUAN TEKNIK PENYAJIAN MODUL KURSUS PEMBINA PRAMUKA MAHIR TINGKAT LANJUTAN (KML) GOLONGAN PENGGALANG 1 PANDUAN TEKNIK PENYAJIAN MODUL KURSUS PEMBINA PRAMUKA MAHIR TINGKAT LANJUTAN (KML) GOLONGAN PENGGALANG I. Pendahuluan Panduan ini dibuat karena masih banyak penyelenggaraan kursus yang setiap topik atau

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Manusia merupakan makhluk sosial yang akan selalu memerlukan bantuan

BAB I PENDAHULUAN. Manusia merupakan makhluk sosial yang akan selalu memerlukan bantuan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Manusia merupakan makhluk sosial yang akan selalu memerlukan bantuan orang lain untuk memenuhi kebutuhannya. Sebagai makhuk sosial manusia akan selalu berhubungan

Lebih terperinci

PERAN PRAMUKA SEBAGAI WAHANA SOSIO-PEDAGOGIS PKn UNTUK PENGUATAN KARAKTER GENERASI MUDA

PERAN PRAMUKA SEBAGAI WAHANA SOSIO-PEDAGOGIS PKn UNTUK PENGUATAN KARAKTER GENERASI MUDA PERAN PRAMUKA SEBAGAI WAHANA SOSIO-PEDAGOGIS PKn UNTUK PENGUATAN KARAKTER GENERASI MUDA Beny Dwi Lukitoaji Program Studi PGSD FKIP Universitas PGRI Yogyakarta (beny.dwi89@yahoo.com) ABSTRAK Pramuka merupakan

Lebih terperinci

BAB IV LAPORAN HASIL PENELITIAN

BAB IV LAPORAN HASIL PENELITIAN BAB IV LAPORAN HASIL PENELITIAN A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian 1. Sejarah Berdirinya SDN Anjir Muara Kota Tengah SDN Anjir Muara Kota Tengah merupakan sekolah yang berada di wilayah Kecamatan Anjir

Lebih terperinci

PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PENERAPAN DASA DHARMA PRAMUKA DI SMK NEGERI 4 MALANG

PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PENERAPAN DASA DHARMA PRAMUKA DI SMK NEGERI 4 MALANG PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PENERAPAN DASA DHARMA PRAMUKA DI SMK NEGERI 4 MALANG Romadhona Zakaria* Drs. Margono, M.Pd.,M.Si** Rusdianto Umar, S.H., M.Hum** *Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan FIS UM E-mail:

Lebih terperinci

BAB II PERSIAPAN, PELAKSANAAN, ANALISIS HASIL

BAB II PERSIAPAN, PELAKSANAAN, ANALISIS HASIL BAB II PERSIAPAN, PELAKSANAAN, ANALISIS HASIL A. Persiapan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan mata kuliah yang diprogramkan dalam rangka mempersiapkan mahasiswa sebagai calon pendidik untuk menjadi

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Asvie-one. Revitalisasi Gerakan Pramuka. Diperoleh 10 Maret 2013, dari

DAFTAR PUSTAKA. Asvie-one. Revitalisasi Gerakan Pramuka. Diperoleh 10 Maret 2013, dari DAFTAR PUSTAKA Asvie-one. Revitalisasi Gerakan Pramuka. Diperoleh 10 Maret 2013, dari http://www.asvie-one.com Kompasiana. Pergeseran opini masyarakat tentang Pramuka. Diperoleh 10 Maret 2013, dari http://www.kompasiana.com

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 1. Pengertian dan Ruang Lingkup Kegiatan Ekstrakurikuler

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 1. Pengertian dan Ruang Lingkup Kegiatan Ekstrakurikuler 11 BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Kegiatan Ekstrakurikuler 1. Pengertian dan Ruang Lingkup Kegiatan Ekstrakurikuler Ekstrakurikuler merupakan kegiatan di luar jam pelajaran. Suryosubroto (2009:286) menyatakan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER SMP NEGERI 1 WONOPRINGGO

BAB IV ANALISIS PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER SMP NEGERI 1 WONOPRINGGO BAB IV ANALISIS PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER SMP NEGERI 1 WONOPRINGGO A. Analisis Karakter Siswa SMP Negeri 1 Wonopringgo Untuk mengetahui perkembangan karakter siswa di SMP

Lebih terperinci

V. HASIL DAN PEMBAHASAN. Penyajian hasil penelitian ini merupakan penjelasan mengenai data hasil

V. HASIL DAN PEMBAHASAN. Penyajian hasil penelitian ini merupakan penjelasan mengenai data hasil 74 V. HASIL DAN PEMBAHASAN 5.1 Penyajian Hasil Penelitian Penyajian hasil penelitian ini merupakan penjelasan mengenai data hasil penelitian dari angket yang telah disebarkan ke responden yaitu anggota

Lebih terperinci

NASKAH PUBLIKASI Untuk memenuhi sebagian persyaratan guna mencapai derajat Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

NASKAH PUBLIKASI Untuk memenuhi sebagian persyaratan guna mencapai derajat Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER KEPEDULIAN SOSIAL MELALUI KEGIATAN HISBUL WATHAN (HW) (Studi Kasus di SMA Muhammadiyah 2 Surakarta Tahun Pelajaran 2012/2013) NASKAH PUBLIKASI Untuk memenuhi sebagian persyaratan

Lebih terperinci