PERKEMBANGAN KOMODITAS STRATEGIS 2015

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PERKEMBANGAN KOMODITAS STRATEGIS 2015"

Transkripsi

1 No. 17/03/36/Th.X, 1 Maret 2016 PERKEMBANGAN KOMODITAS STRATEGIS 2015 DI BANTEN, MARGIN PERDAGANGAN DAN PENGANGKUTAN BERAS 4,97 PERSEN, CABAI MERAH 23,04 PERSEN, BAWANG MERAH 13,18 PERSEN, JAGUNG PIPILAN 25,21 PERSEN, DAN DAGING AYAM RAS 10,84 PERSEN Margin Perdagangan dan Pengangkutan (MPP) di Provinsi Banten tertinggi terjadi pada jagung pipilan dan terendah pada beras. Dibandingkan secara nasional, di antara empat komoditi strategis, hanya MPP bawang merah yang lebih tinggi. Di Banten, alur distribusi perdagangan utama komoditas terpanjang terjadi untuk jagung yaitu 4 (empat) rantai perdagangan. Selain jagung, alur distribusi perdagangan hanya sampai 3 mata rantai. Distributor beras di Banten menjual 50,89 persen berasnya ke pedagang eceran, 48,52 persen ke pedagang grosir, dan 0,59 persen langsung ke rumahtangga. Agen Bawang Merah Banten menjual 80 persen bawang merahnya ke pedagang eceran dan 20 persen langsung ke rumahtangga. Agen Cabe Merah Banten menjual 85,35 persen cabe merahnya ke pedagang eceran dan 14,65 persen langsung ke rumahtangga 7,93 persen. Agen jagung pipilan Banten menjual 70 persen jagungnya ke pedagang pengepul dan 30 persen langsung ke Rumahtangga. A. PENDAHULUAN Survei pola distribusi perdagangan beberapa komoditi (Poldis) 2015 merupakan survei yang dirancang untuk mendapatkan pola distribusi perdagangan, peta wilayah distribusi perdagangan, marjin perdagangan dan margin pengangkutan mulai tingkat pedagang besar sampai dengan pedagang eceran. Survei Poldis yang dilaksanakan pada memilih komoditi strategis nasional, yaitu komoditi yang memenuhi kriteria sebagai berikut, paling banyak dikonsumsi masyarakat, berperan dalam pembentukan inflasi, berkontribusi cukup besar dalam pembentukan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan memiliki dampak cukup besar terhadap kebutuhan masyarakat. Berdasarkan kriteria tadi, komoditi yang dicakup untuk survei pola distribusi perdagangan beberapa komoditi (Poldis) 2015 adalah beras, cabai merah, bawang merah, jagung pipilan, dan daging ayam ras. Ketebatasan cakupan ini tentu saja mempertinbangkan beberapa kendala yang dihadapi, seperti waktu pelaksanaan dan sumber daya yang dimiliki. Berita Resmi Statistik Provinsi Banten No. 17/03/36/Th.X, 1 Maret

2 B. POLA DISTRIBUSI PERDAGANGAN C. PETA DISTRIBUSI PERDAGANGAN Untuk memenuhi kebutuhan, selera ataupun bagian proses bisnis suatu komoditi, Banten dapat membeli atau mendatangkan atau mengimpor dari luar provinsi. Sebaliknya, jika produksi berlebih atau proses bisnis suatu komoditi menghendaki, Banten menjualnya atau mengekspornya ke daerah lain atau ke mancanegara. Peta distribusi perdagangan menggambarkan distribusi barang dalam suatu provinsi yang dilihat berdasarkan wilayah (provinsi lainnya atau mancanegara) pemasoknya dan wilayah (provinsi lainnya atau mancanegara) penjualan komoditi yang bersangkutan. D. MARGIN PERDAGANGAN DAN PENGANGKUTAN (MPP) Margin perdagangan dan pengangkutan (MPP) menggambarkan besarnya keuntungan yang diperoleh pada transaksi perdagangan dengan masih mengikutsertakan biaya pengangkutan barang (selisih antara nilai penjualan dengan nilai pembelian). Pada umumnya MPP didominasi oleh margin perdagangan. 1. PERDAGANGAN BERAS Perdagangan beras di provinsi Banten melibatkan distributor, agen, sub agen, pedagang grosir, dan pedagang eceran. Distributor yang mendapat pasokan berasnya dari produsen kemudian menjual kembali 50,89 persen dari total pembeliannya ke pedagang eceran dan 48,52 persen ke pedagang grosir. Sisanya, yakni sebesar 0,59 persen dijual langsung ke rumahtangga. Sebagaimana dengan distributor yang menjual sebagian besar berasnya ke pedagang eceran, agen dan pedagang grosir juga menjual sebagian besar pasokan beras tersebut ke pedagang eceran. Pedagang eceran kemudian menjual sebagian besar berasnya langsung ke rumah tangga, yakni sekitar 95,86 persen dan sebagian kecil lainnya dijual ke sesama pedagang eceran, yaitu sebesar 4,14 persen. 2 Berita Resmi Statistik Provinsi Banten No. 17/03/36/Th.X, 1 Maret 2016

3 Sebagian besar beras yang diperdagangkan di wilayah Provinsi Banten berasal dari Provinsi Jawa Barat, yaitu sebesar 57,15 persen. Selain itu dipasok dari beberapa provinsi, seperti: Lampung sebanyak 3,97 persen, Jawa Tengah 2,24 persen dan sebagian kecil dari DKI Jakarta sebesar 0,40 persen. Sementara itu, beras yang diperdagangkan juga ada yang berasal dari Banten sendiri yakni sebesar 36,64 persen. Sedangkan untuk penjualan kembali, seluruh pasokan beras tersebut digunakan untuk konsumsi dalam Provinsi Banten sendiri. Berita Resmi Statistik Provinsi Banten No. 17/03/36/Th.X, 1 Maret

4 2. PERDAGANGAN BAWANG MERAH Secara umum, pola distribusi bawang merah di Banten melibatkan beberapa fungsi kelembagaan pada level pedagang besar seperti distributor, agen, sub agen, hingga pedagang grosir. Jalur distribusi berawal dari distributor yang mendapatkan pasokan langsung dari produsen dan menjual sebagian besar stoknya ke pedagang eceran. Selain ke pengecer, secara tidak langsung distributor juga turut memasok ke berbagai fungsi kelembagaan pedagang besar lainnya bahkan hingga memasarkan ke level konsumen akhir secara langsung (rumah tangga). Pada level pedagang besar yang lain seperti agen, sub agen, dan pedagang grosir, yang menjual sebagian stoknya ke pengecer. Selanjutnya, rantai distribusi berujung pada pedagang eceran yang mendapatkan pasokan dari seluruh pedagang besar yang terlibat dan kemudian memasarkan mayoritas stok bawang merahnya ke rumah tangga (93,13%). 4 Berita Resmi Statistik Provinsi Banten No. 17/03/36/Th.X, 1 Maret 2016

5 Bawang merah yang diperdagangkan di wilayah Banten diperoleh dari beberapa wilayah terdekat saja. DKI Jakarta merupakan provinsi penyumbang stok bawang merah terbesar dengan persentase sebesar 42,09 persen. Setelah DKI Jakarta, provinsi terdekat yang turut menyumbangkan pasokan bawang merah adalah Jawa Tengah (23,72%) dan hanya sedikit sekali dari Jawa Barat (0,95%). Sementara sisanya mampu diperoleh dari pasokan dalam wilayah Banten sendiri. Dari sisi penjualan, diketahui seluruh stok bawang merah tersebut dijual untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal di wilayah Banten. 3. PERDAGANGAN CABAI MERAH Berdasarkan pola distribusi perdagangan, jalur distribusi perdagangan cabai merah di Provinsi Banten berawal dari distributor. Pedagang seperti agen mendapatkan pasokan cabai merah dari distributor. Selanjutnya, agen menjual cabai merah ke pengecer (85,35%) dan langsung ke rumah tangga (14,65%). Sub agen menjual cabai merah ke pengecer (56,78%), industri pengolahan (17,57%), kegiatan usaha lainnya (7,81%), dan langsung ke rumah tangga (17,85%). Sub agen mendapatkan pasokan cabai merah dari agen. Pengecer menjual cabai merah ke sesama pengecer (15,53%), kegiatan usaha lainnya (0,66%), dan terbesar langsung ke rumah tangga (83,81%). Berita Resmi Statistik Provinsi Banten No. 17/03/36/Th.X, 1 Maret

6 Berdasarkan distribusi perdagangan, didapatkan bahwa wilayah pembelian cabai merah berasal dari Provinsi Banten sendiri (44,82%) dan dari luar Provinsi Banten yaitu DKI Jakarta (49,71%) dan Jawa Barat (5,47%). Sementara itu, penjualan cabai merah seluruhnya ke Provinsi Banten sendiri (100,00%). 4. PERDAGANGAN JAGUNG PIPILAN Jalur distribusi jagung pipilan di Provinsi Banten dimulai dari pedagang sub distributor yang mendapat pasokan dari petani, menjual seluruh barang dagangannya ke pedagang pengepul. Selain sub distributor, pedagang pada tingkat agen menjual ke pedagang pengepul dan rumah tangga, sub agen menjual ke pengecer sebesar 50,09 persen, sisanya ke industri pengolahan, dan konsumen akhir. Pada tingkat pedagang grosir yang mendapat pasokan dari agen, menjual kembali barang dagangannya ke pedagang pengepul dan rumah tangga. Terakhir agar konusumen akhir mendapat jagung pipilan, maka disalurkan hampir seluruhnya oleh pengecer. 6 Berita Resmi Statistik Provinsi Banten No. 17/03/36/Th.X, 1 Maret 2016

7 Pedagang besar jagung pipilan di wilayah Provinsi Banten melakukan pembelian jagung pipilan terbesar berasal dari produsen di Provinsi Jawa Barat sebesar 41,47 persen, Jawa Tengah sebesar 37,22 persen, dan sisanya dari wilayah sendiri juga luar Provinsi Banten yaitu Lampung dan Jawa Timur. Penjualannya banyak untuk memenuhi konsumen di wilayah sendiri sebesar 97,95 persen sisanya dikirim ke Jawa Barat sekitar 2 persen. 5. PERDAGANGAN DAGUNG AYAM RAS Fungsi usaha/perusahaan yang terlibat dalam perdagangan daging ayam ras di Provinsi Banten adalah distributor, agen, sub agen, pedagang/usaha eceran. Pedagang besar distributor dan sub agen mendistribusikan pasokan daging ayam ras ke fungsi usaha lain dan ke konsumen akhir. Sedangkan pagen mendistribusikan pasokan seluruhnya ke pedagang/usaha eceran. Selanjutnya pedagang/usaha eceran mendistribusikan pasokan ke kegiatan usaha lain seperti rumah makan, restoran, rumah sakit, dll serta ke rumah tangga. Berita Resmi Statistik Provinsi Banten No. 17/03/36/Th.X, 1 Maret

8 Pedagang daging ayam ras di provinsi Banten memperoleh pasokan dari dalam provinsi Banten sendiri serta mendistribusikan seluruh hasilnya ke Banten juga. E. PERBANDINGAN MPP BANTEN DENGAN MPP INDONESIA Secara umum, MPP (margin perdagangan dan pengangkutan) jagung pipilan adalah MPP tertinggi di antara empat komoditi strategis yang lain di Banten. Ini sama halnya dengan yang terjadi secara nasional. Kemudian disusul dengan barang yang relatif cepat busuk serta berasal dari luar Banten yakni cabai merah dan bawang merah. MPP terendah terjadi pada beras dimana merupakan bahan makanan pokok yang dikonsumsi penduduk Banten sehingga arus perputaran barang ini relatif cepat. Jika dibandingkan secara nasional, berdagang bawang merah di Banten lebih menguntungkan. Sebaliknya, keuntungan perdagangan beras, cabai merah, jagung pipilan, dan daging ayam ras di Banten sedikit lebih rendah dibandingkan kondisi nasional. No Komoditi Indonesia MPP Banten (1) (2) (3) (4) 1 Beras 10,42 4,97 2 Cabai merah 25,33 23,04 3 Bawang merah 22,61 23,28 4 Jagung pipilan 31,90 25,21 5 Daging ayam ras 11,63 10,84 8 Berita Resmi Statistik Provinsi Banten No. 17/03/36/Th.X, 1 Maret 2016

9 Berita Resmi Statistik Provinsi Banten No. 17/03/36/Th.X, 1 Maret

10 BPS PROVINSI BANTEN Informasi lebih lanjut hubungi: Ir. Agoes Soebeno, M.Si Kepala BPS Provinsi Banten Telepon: Website : banten.bps.go.id 10 Berita Resmi Statistik Provinsi Banten No. 17/03/36/Th.X, 1 Maret 2016

PERDAGANGAN KOMODITAS STRATEGIS 2015

PERDAGANGAN KOMODITAS STRATEGIS 2015 BPS PROVINSI SUMATRA SELATAN No. 13/02/16/Th.XVIII, 05 Februari 2016 PERDAGANGAN KOMODITAS STRATEGIS 2015 DI SUMATRA SELATAN, MARJIN PERDAGANGAN DAN PENGANGKUTAN BERAS 15,24 PERSEN, CABAI MERAH 24,48 PERSEN,

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TRIWULAN I TAHUN 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TRIWULAN I TAHUN 2016 No. 28/05/36/Th.X, 4 Mei 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TRIWULAN I TAHUN 2016 EKONOMI BANTEN TRIWULAN I TAHUN 2016 TUMBUH 5,15 PERSEN MELAMBAT DIBANDING TRIWULAN I TAHUN 2015 Perekonomian Banten triwulan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TRIWULAN I TAHUN 2017

PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TRIWULAN I TAHUN 2017 No. 27/05/36/Th.X, 5 Mei 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TRIWULAN I TAHUN 2017 EKONOMI BANTEN TRIWULAN I TAHUN 2017 TUMBUH 5,90 PERSEN LEBIH CEPAT DIBANDING TRIWULAN I TAHUN 2016 Perekonomian Banten triwulan

Lebih terperinci

DISTRIBUSI PERDAGANGAN KOMODITAS DAGING AYAM RAS INDONESIA 2015

DISTRIBUSI PERDAGANGAN KOMODITAS DAGING AYAM RAS INDONESIA 2015 Katalog BPS : DISTRIBUSI PERDAGANGAN KOMODITAS DAGING AYAM RAS INDONESIA 2015 BADAN PUSAT STATISTIK DISTRIBUSI PERDAGANGAN KOMODITAS DAGING AYAM RAS INDONESIA 2015 Subdirektorat Statistik Perdagangan Dalam

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TRIWULAN II TAHUN 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TRIWULAN II TAHUN 2016 No. 48/08/36/Th.X, 5 Agustus 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TRIWULAN II TAHUN 2016 EKONOMI BANTEN TRIWULAN II TAHUN 2016 TUMBUH 5,16 PERSEN MELAMBAT DIBANDINGKAN DENGAN TRIWULAN YANG SAMA TAHUN SEBELUMNYA

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2008

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2008 No. 19/05/31/Th. X, 15 Mei 2008 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2008 Perekonomian DKI Jakarta pada triwulan I tahun 2008 yang diukur berdasarkan PDRB atas dasar harga konstan 2000 menunjukkan

Lebih terperinci

PRODUKSI PADI, JAGUNG, DAN KEDELAI (ANGKA SEMENTARA 2015)

PRODUKSI PADI, JAGUNG, DAN KEDELAI (ANGKA SEMENTARA 2015) No. 18/03/36/Th.X, 1 Maret 2016 PRODUKSI PADI, JAGUNG, DAN KEDELAI (ANGKA SEMENTARA 2015) PRODUKSI PADI 2015 MENINGKAT SIGNIFIKAN BILA DIBANDINGKAN TAHUN 2014 Angka Sementara (ASEM) produksi padi Provinsi

Lebih terperinci

INDEKS TENDENSI KONSUMEN BANTEN TRIWULAN II-2016

INDEKS TENDENSI KONSUMEN BANTEN TRIWULAN II-2016 No. 49/08/36/Th.X, 5 Agustus 2016 INDEKS TENDENSI KONSUMEN BANTEN TRIWULAN II-2016 KONDISI EKONOMI KONSUMEN MENINGKAT A. Penjelasan Umum Indeks Tendensi Konsumen (ITK) adalah indikator perkembangan ekonomi

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 19/04/36/Th.X, 1 April PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI MARET BANTEN INFLASI 0,10 PERSEN Memasuki bulan tahun harga barang-barang/jasa kebutuhan pokok masyarakat di Banten secara umum mengalami

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TRIWULAN III TAHUN 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TRIWULAN III TAHUN 2016 No. 64/11/36/Th.X, 7 November 2016 PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TRIWULAN III TAHUN 2016 EKONOMI BANTEN TRIWULAN III TAHUN 2016 TUMBUH 5,35 PERSEN MELAMBAT DIBANDINGKAN DENGAN TRIWULAN YANG SAMA TAHUN SEBELUMNYA

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TRIWULAN III TAHUN 2015

PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TRIWULAN III TAHUN 2015 No. 54/11/36/Th.IX, 5 November 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TRIWULAN III TAHUN 2015 EKONOMI BANTEN TRIWULAN III TAHUN 2015 TUMBUH 5,18 PERSEN LEBIH CEPAT DIBANDINGKAN DENGAN TRIWULAN YANG SAMA TAHUN

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TRIWULAN II TAHUN 2017

PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TRIWULAN II TAHUN 2017 No.47/0/36/Th.XI, 7Agustus 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TRIWULAN II TAHUN 2017 EKONOMI BANTEN TRIWULAN II TAHUN 2017 TUMBUH 5,52 PERSEN LEBIH CEPAT DIBANDINGKAN DENGAN TRIWULAN YANG SAMA TAHUN SEBELUMNYA

Lebih terperinci

TINGKAT KETIMPANGAN PENGELUARAN KONSUMSI MARET 2017

TINGKAT KETIMPANGAN PENGELUARAN KONSUMSI MARET 2017 No. 41/07/36/Th.XI, 17 Juli 2017 TINGKAT KETIMPANGAN PENGELUARAN KONSUMSI MARET 2017 GINI RATIO PROVINSI BANTEN MARET 2017 MENURUN Pada 2017, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Banten yang diukur

Lebih terperinci

PEMETAAN STRUKTUR PASAR DAN POLA DISTRIBUSI KOMODITAS STRATEGIS PENYUMBANG INFLASI DAERAH

PEMETAAN STRUKTUR PASAR DAN POLA DISTRIBUSI KOMODITAS STRATEGIS PENYUMBANG INFLASI DAERAH Boks.2 PEMETAAN STRUKTUR PASAR DAN POLA DISTRIBUSI KOMODITAS STRATEGIS PENYUMBANG INFLASI DAERAH Pengendalian inflasi merupakan faktor kunci dalam menstimulasi kegiatan ekonomi riil yang berkembang sekaligus

Lebih terperinci

ANGKA KEMISKINAN PROVINSI BANTEN MARET 2017

ANGKA KEMISKINAN PROVINSI BANTEN MARET 2017 No. 40/07/36/Th.XI, 17 Juli 2017 ANGKA KEMISKINAN PROVINSI BANTEN MARET 2017 ANGKA KEMISKINAN PROVINSI BANTEN MARET NAIK MENJADI 5,45 PERSEN Angka kemiskinan Provinsi Banten hasil Survei Sosial Ekonomi

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2008

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2008 BPS PROVINSI DKI JAKARTA No. 41/11/31/Th. X, 17 November 2008 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2008 Perekonomian DKI Jakarta pada triwulan III tahun 2008 yang diukur berdasarkan PDRB

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TAHUN 2015

PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TAHUN 2015 No. 11/2/36/Th.X, 5 Februari 216 PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TAHUN 215 EKONOMI BANTEN TAHUN 215 TUMBUH 5,37 PERSEN MELAMBAT DIBANDINGKAN DENGAN TAHUN SEBELUMNYA Perekonomian Banten tahun 215 yang diukur

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 06/02/36/Th.X, 1 Februari 2016 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI JANUARI 2016 BANTEN INFLASI 0,88 PERSEN Mengawali tahun 2016 harga barang-barang/jasa kebutuhan pokok masyarakat di Banten

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2008

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2008 BPS PROVINSI DKI JAKARTA No. 31/08/31/Th. X, 14 Agustus 2008 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2008 Secara total, perekonomian DKI Jakarta pada triwulan II tahun 2008 yang diukur berdasarkan

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 31/06/36/Th.X, 1 Juni PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI MEI BANTEN INFLASI 0,29 PERSEN Memasuki bulan tahun harga barang-barang/jasa kebutuhan pokok masyarakat di Banten secara umum mengalami

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 59/11/36/Th.X, 1 November PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI OKTOBER BANTEN INFLASI 0,08 PERSEN Memasuki bulan harga barang-barang/jasa kebutuhan pokok masyarakat di Banten secara umum mengalami

Lebih terperinci

:/ tp ht w.b ps w /w id o..g Distribusi Perdagangan Komoditas Telur Ayam Ras Indonesia 2016 ISBN: - No. Publikasi: 06130.1605 Katalog: 8201022 Ukuran Buku: 18,2 x 25,7 cm Jumlah Halaman: xiv + 134 Halaman/Pages

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 50/09/36/Th.XI, 4 September PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI AGUSTUS BANTEN DEFLASI 0,01 PERSEN Memasuki bulan tahun, harga barang-barang/jasa kebutuhan pokok masyarakat di Banten secara

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 23/05/36/Th.X, 2 Mei PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI APRIL BANTEN DEFLASI -0,64 PERSEN Memasuki bulan tahun harga barang-barang/jasa kebutuhan pokok masyarakat di Banten secara umum mengalami

Lebih terperinci

DISTRIBUSI PERDAGANGAN KOMODITAS BERAS INDONESIA 2015

DISTRIBUSI PERDAGANGAN KOMODITAS BERAS INDONESIA 2015 DISTRIBUSI PERDAGANGAN KOMODITAS BERAS INDONESIA 2015 BADAN PUSAT STATISTIK DISTRIBUSI PERDAGANGAN KOMODITAS BERAS INDONESIA 2015 Subdirektorat Statistik Perdagangan Dalam Negeri DISTRIBUSI PERDAGANGAN

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 13/03/36/Th.X, 1 Maret PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI FEBRUARI BANTEN DEFLASI -0,20 PERSEN Memasuki bulan tahun harga barang-barang/jasa kebutuhan pokok masyarakat di Banten secara umum

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TAHUN 2016

PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TAHUN 2016 No. 10/02/36/Th.XI, 6 Februari 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TAHUN EKONOMI BANTEN TAHUN TUMBUH 5,26 PERSEN MELAMBAT DIBANDINGKAN DENGAN TAHUN SEBELUMNYA Perekonomian Banten tahun yang diukur berdasarkan

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 42/08/36/Th.XI, 1 Agustus PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI JULI BANTEN INFLASI 0,07 PERSEN Memasuki bulan tahun, harga barang-barang/jasa kebutuhan pokok masyarakat di Banten secara umum

Lebih terperinci

IHK Juni IHK Mei Inflasi Year on Year **) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) U M U M 125,88 129,93 130,63 0,55 0,97 3,78

IHK Juni IHK Mei Inflasi Year on Year **) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) U M U M 125,88 129,93 130,63 0,55 0,97 3,78 No. 35/07/36/Th.X, 1 Juli PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI JUNI BANTEN INFLASI 0,55 PERSEN Memasuki bulan Ramadhan tahun harga barang-barang/jasa kebutuhan pokok masyarakat di Banten secara umum

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 55/10/36/Th.X, 3 Oktober PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI SEPTEMBER BANTEN INFLASI 0,34 PERSEN Memasuki bulan harga barang-barang/jasa kebutuhan pokok masyarakat di Banten secara umum mengalami

Lebih terperinci

Distribusi Perdagangan Komoditas Gula Pasir Indonesia 2016 ISBN: - No. Publikasi: 06130.1604 Katalog: 8201007 Ukuran Buku: 18,2 x 25,7 cm Jumlah Halaman: xx + 124 Halaman/Pages Naskah: Subdirektorat Statistik

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 36/07/36/Th.XI, 3 Juli PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI JUNI BANTEN INFLASI 0,72 PERSEN Memasuki bulan tahun, yang bertepatan dengan bulan ramadhan dan hari raya idul fitri 1438 H, harga

Lebih terperinci

PROFIL KEMISKINAN DI PROVINSI BANTEN SEPTEMBER 2015

PROFIL KEMISKINAN DI PROVINSI BANTEN SEPTEMBER 2015 No. 05/01/36/Th.X, 4 Januari 2016 PROFIL KEMISKINAN DI PROVINSI BANTEN SEPTEMBER 2015 JUMLAH PENDUDUK MISKIN SEPTEMBER 2015 MENCAPAI 690,67 RIBU ORANG Pada bulan ember 2015, jumlah penduduk miskin (penduduk

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2007

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2007 BPS PROVINSI DKI JAKARTA No. 30/08/31/Th.IX, 15 AGUSTUS 2007 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2007 Perekonomian DKI Jakarta pada triwulan II tahun 2007 yang diukur berdasarkan PDRB atas

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 67/12/36/Th.X, 1 Desember PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI NOVEMBER BANTEN INFLASI 0,52 PERSEN Memasuki bulan harga barang-barang/jasa kebutuhan pokok masyarakat di Banten secara umum mengalami

Lebih terperinci

:/ tp ht w.b ps w /w id o..g Distribusi Perdagangan Komoditas Beras Indonesia 2016 ISBN: - No. Publikasi: 06130.1602 Katalog: 8201008 Ukuran Buku: 18,2 x 25,7 cm Jumlah Halaman: xviii + 147 Halaman/Pages

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2014 No. 47/08/72/Thn XVII, 05 Agustus PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN II TAHUN Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang diukur berdasarkan kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada triwulan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Berdasarkan data strategis Kabupaten Semarang tahun 2013, produk sayuran yang

BAB I PENDAHULUAN. Berdasarkan data strategis Kabupaten Semarang tahun 2013, produk sayuran yang BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Kabupaten Semarang memiliki potensi yang besar dari sektor pertanian untuk komoditas sayuran. Keadaan topografi daerah yang berbukit dan bergunung membuat Kabupaten

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2011

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2011 No.43/08/33/Th.V, 5 Agustus 2011 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2011 PDRB Jawa Tengah pada triwulan II tahun 2011 meningkat sebesar 1,8 persen dibandingkan triwulan I tahun 2011 (q-to-q).

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 22/05/36/Th.XI, 2 Mei PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI APRIL BANTEN INFLASI 0,06 PERSEN Memasuki bulan tahun harga barang-barang/jasa kebutuhan pokok masyarakat di Banten secara umum mengalami

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2007

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2007 BPS PROVINSI DKI JAKARTA No. 40/11/31/Th. IX, 15 November 2007 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2007 Perekonomian DKI Jakarta pada triwulan III tahun 2007 yang diukur berdasarkan PDRB

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN IV TAHUN 2013

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN IV TAHUN 2013 No. 09/02/31/Th. XVI, 5 Februari 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN IV TAHUN 2013 Secara total, perekonomian DKI Jakarta pada triwulan IV/2013 yang diukur berdasarkan PDRB atas dasar harga konstan

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 20/05/36/Th.IX, 4 Mei PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI APRIL BANTEN INFLASI 0,71 PERSEN Memasuki bulan harga barang-barang/jasa kebutuhan pokok masyarakat di Banten secara umum mengalami

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 26/05/61/Th. XV, 7 Mei 2012 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN I-2012 EKONOMI KALIMANTAN BARAT TUMBUH 6,0 PERSEN Perekonomian Kalimantan Barat yang diukur berdasarkan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2014 No.51/08/33/Th.VIII, 5 Agustus 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2014 Perekonomian Jawa Tengah yang diukur berdasarkan besaran PDRB atas dasar harga berlaku pada triwulan II tahun

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 32/06/36/Th.XI, 2 Juni PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI MEI BANTEN INFLASI 0,53 PERSEN Memasuki bulan tahun harga barang-barang/jasa kebutuhan pokok masyarakat di Banten secara umum kembali

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA No. 18/05/31/Th. XI, 15 Mei 2009 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2009 Perekonomian DKI Jakarta pada triwulan I tahun 2009 yang diukur berdasarkan PDRB atas dasar harga konstan 2000 menunjukkan

Lebih terperinci

Pertumbuhan Ekonomi Banten Triwulan III-2017

Pertumbuhan Ekonomi Banten Triwulan III-2017 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI BANTEN Pertumbuhan Ekonomi Banten Triwulan III- Ekonomi Banten Triwulan III- Tumbuh, Persen Perekonomian Banten berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2007

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2007 BPS PROVINSI D.K.I. JAKARTA PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2007 No. 17/05/31/Th.IX, 15 MEI 2007 Perekonomian DKI Jakarta pada triwulan I tahun 2007 yang diukur berdasarkan PDRB atas dasar

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH No. 06/02/72/Th. XIV. 7 Februari 2011 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH Ekonomi Sulawesi Tengah tahun 2010 yang diukur dari kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan 2000

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2013

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2013 No. 37/08/31/Th. XV, 2 Agustus 2013 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN II TAHUN 2013 Secara total, perekonomian DKI Jakarta pada triwulan II/2013 yang diukur berdasarkan PDRB atas dasar harga konstan

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 05/02/36/Th.IX, 2 Februari 2015 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI JANUARI 2015 BANTEN DEFLASI -0,34 PERSEN Mengawali tahun 2015 harga barang-barang/jasa kebutuhan pokok masyarakat di Banten

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2012

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2012 No. 49/11/31/Th. XIV, 5 November 2012 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN III TAHUN 2012 Secara total, perekonomian DKI Jakarta pada triwulan III/2012 yang diukur berdasarkan PDRB atas dasar harga

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT PEREKONOMIAN KALIMANTAN BARAT PERTUMBUHAN PDRB TAHUN 2013 MENCAPAI 6,08 PERSEN No. 11/02/61/Th. XVII, 5 Februari 2014 Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH No. 06/05/72/Thn XIV, 25 Mei 2011 PEREKONOMIAN SULAWESI TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2011 MENGALAMI KONTRAKSI/TUMBUH MINUS 3,71 PERSEN Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah

Lebih terperinci

Perkembangan Indeks Harga Konsumen/Inflasi

Perkembangan Indeks Harga Konsumen/Inflasi BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI BANTEN Perkembangan Indeks Harga Konsumen/ Pada Bulan Banten Deflasi Sebesar 0,02 Persen Memasuki bulan tahun, harga barangbarang/jasa kebutuhan pokok masyarakat di Banten

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 64/11/61/Th. XVII, 5 November 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN III-2014 EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN III-2014 TUMBUH 4,45 PERSEN Besaran Produk

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA UTARA TRIWULAN III TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA UTARA TRIWULAN III TAHUN 2014 BPS PROVINSI SUMATERA UTARA No. 75/11/12/Thn. XVII, 5 November 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA UTARA TRIWULAN III TAHUN 2014 Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Utara, yang diukur berdasarkan kenaikan Produk

Lebih terperinci

Tabel 1 IHK, Inflasi, Laju Inflasi Banten Menurut Kelompok Pengeluaran Bulan November 2015 (2012= 100)

Tabel 1 IHK, Inflasi, Laju Inflasi Banten Menurut Kelompok Pengeluaran Bulan November 2015 (2012= 100) No. 57/12/36/Th.IX, 1 Desember PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI NOVEMBER BANTEN INFLASI 0,33 PERSEN Memasuki bulan harga barang-barang/jasa kebutuhan pokok masyarakat di Banten secara umum kenaikan.

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 14/03/36/Th.IX, 2 Maret PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI FEBRUARI BANTEN DEFLASI -0,58 PERSEN Memasuki bulan harga barang-barang/jasa kebutuhan pokok masyarakat di Banten secara umum kembali

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 17/04/36/Th.IX, 1 April PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI MARET BANTEN INFLASI 0,36 PERSEN Setelah dua bulan sebelumnya secara berturut-turut terjadi penurunan harga secara umum, pada bulan

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN II 2013

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN II 2013 No. 45/08/72/Th. XVI, 02 Agustus 2013 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN II 2013 Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang diukur berdasarkan kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada

Lebih terperinci

BPS PROVINSI JAWA TENGAH

BPS PROVINSI JAWA TENGAH BPS PROVINSI JAWA TENGAH No.38/08/33/Th.IV, 02 Agustus 2010 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI JAWA TENGAH BULAN JULI 2010 Nilai Tukar Petani (NTP) Jawa Tengah Bulan Juli 2010 mengalami kenaikan sebesar 1,19

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU

PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU No. 38/08/14/Th.XIV, 2 Agustus 2013 PERKEMBANGAN EKONOMI RIAU Ekonomi Riau Tanpa Migas Triwulan II Tahun 2013 mencapai 2,68 persen Ekonomi Riau termasuk migas pada triwulan II tahun 2013, yang diukur dari

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN III TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN III TAHUN 2014 No. 68/11/33/Th.VIII, 5 November 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TRIWULAN III TAHUN 2014 Perekonomian Jawa Tengah yang diukur berdasarkan besaran PDRB atas dasar harga berlaku pada triwulan III tahun

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 01/01/36/Th.IX, 2 Januari 2015 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DESEMBER BANTEN INFLASI 2,51 PERSEN Mengakhiri tahun harga barang-barang/jasa kebutuhan pokok masyarakat di Banten secara umum

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KABUPATEN TULUNGAGUNG MARET 2016 INFLASI 0,05 PERSEN

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KABUPATEN TULUNGAGUNG MARET 2016 INFLASI 0,05 PERSEN No.1/04/3504/Th.XVI, 1 April 2016 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KABUPATEN TULUNGAGUNG MARET 2016 INFLASI 0,05 PERSEN Pada bulan Maret 2016 Kabupaten Tulungagung mengalami Inflasi sebesar 0,05

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 06/02/36/Th.XI, 1 Februari 2017 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI JANUARI 2017 BANTEN INFLASI 0,71 PERSEN Mengawali tahun 2017 harga barang-barang/jasa kebutuhan pokok masyarakat di Banten

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH

PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH BPS PROVINSI JAWA TENGAH No. 06 /11/33/Th.II, 17 Nopember 2008 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH PDRB JAWA TENGAH TRIWULAN III TH 2008 TUMBUH 1,1 PERSEN Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Tengah

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2012

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2012 No. 27/05/72/Thn XV, 7 Mei 2012 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN I TAHUN 2012 Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang diukur dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan

Lebih terperinci

Perkembangan Indeks Harga Konsumen/Inflasi

Perkembangan Indeks Harga Konsumen/Inflasi BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI BANTEN Perkembangan Indeks Harga Konsumen/ Pada Bulan Banten tercatat sebesar 0,25 Persen Memasuki bulan tahun, harga barangbarang/jasa kebutuhan pokok masyarakat di Banten

Lebih terperinci

INDEKS TENDENSI KONSUMEN BANTEN TRIWULAN I-2017

INDEKS TENDENSI KONSUMEN BANTEN TRIWULAN I-2017 No. 28/05/36/Th.XI, 5 Mei 2017 INDEKS TENDENSI KONSUMEN BANTEN TRIWULAN I-2017 KONDISI EKONOMI KONSUMEN SEMAKIN MENINGKAT A. Penjelasan Umum Indeks Tendensi Konsumen (ITK) adalah indikator perkembangan

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 01/01/36/Th.VIII, 2 Januari 2014 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DESEMBER BANTEN INFLASI 0,11 PERSEN Mengakhiri tahun harga barang-barang/jasa kebutuhan pokok masyarakat di Banten secara

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN HARGA PRODUSEN GABAH BULAN APRIL 2017

PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN HARGA PRODUSEN GABAH BULAN APRIL 2017 No.23/05/36/ Th.XI, 2 Mei 2017 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN HARGA PRODUSEN GABAH BULAN APRIL 2017 A. PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI NILAI TUKAR PETANI (NTP) APRIL 2017 SEBESAR 98,69 ATAU NAIK 0,51

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 01/01/36/Th.XI, 3 Januari 2017 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DESEMBER BANTEN INFLASI 0,61 PERSEN Mengakhiri tahun harga barang-barang/jasa kebutuhan pokok masyarakat di Banten secara umum

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN IV TAHUN 2008

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN IV TAHUN 2008 BPS PROVINSI DKI JAKARTA PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN IV TAHUN 2008 No. 08/02/31/Th. XI, 16 Februari 2009 Secara total, perekonomian DKI Jakarta pada triwulan IV tahun 2008 yang diukur berdasarkan

Lebih terperinci

No. 64/11/13/Th.XVII, 5 November 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN III 2014

No. 64/11/13/Th.XVII, 5 November 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN III 2014 No. 64/11/13/Th.XVII, 5 November 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA BARAT TRIWULAN III 2014 Perekonomian Sumatera Barat yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 09/02/61/Th. XIII, 10 Februari 2010 PEREKONOMIAN KALIMANTAN BARAT TAHUN 2009 Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun 2009 meningkat 4,76 persen dibandingkan

Lebih terperinci

TINGKAT KEMISKINAN DI DKI JAKARTA MARET 2012

TINGKAT KEMISKINAN DI DKI JAKARTA MARET 2012 BPS PROVINSI DKI JAKARTA No. 30/07/31/Th. XIV, 2 Juli 2012 TINGKAT KEMISKINAN DI DKI JAKARTA MARET 2012 RINGKASAN Jumlah penduduk miskin (penduduk yang berada di bawah Garis Kemiskinan) di DKI Jakarta

Lebih terperinci

TINGKAT KETIMPANGAN PENGELUARAN PENDUDUK BANTEN SEPTEMBER 2016 MENURUN

TINGKAT KETIMPANGAN PENGELUARAN PENDUDUK BANTEN SEPTEMBER 2016 MENURUN No.12/02/Th.XI, 6 Februari 2017 TINGKAT KETIMPANGAN PENGELUARAN PENDUDUK BANTEN SEPTEMBER 2016 MENURUN GINI RATIO PADA SEPTEMBER 2016 SEBESAR 0,392 Pada ember 2016, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk

Lebih terperinci

Inflasi Year on Year **) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) U M U M IHK November 2015.

Inflasi Year on Year **) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) U M U M IHK November 2015. No. 01/01/36/Th.X, 4 Januari 2016 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DESEMBER BANTEN INFLASI 0,99 PERSEN Mengakhiri tahun harga barang-barang/jasa kebutuhan pokok masyarakat di Banten secara umum

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN HARGA PRODUSEN GABAH BULAN MEI 2016

PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN HARGA PRODUSEN GABAH BULAN MEI 2016 No. 32/06/36/ Th.X, 1 Juni 2016 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN HARGA PRODUSEN GABAH BULAN MEI 2016 A. PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI NILAI TUKAR PETANI (NTP) MEI 2016 SEBESAR 102,03 ATAU TURUN 1,35

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2013

PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2013 No.23/05/31/Th. XV, 6 Mei 2013 PERTUMBUHAN EKONOMI DKI JAKARTA TRIWULAN I TAHUN 2013 Perekonomian DKI Jakarta pada triwulan I/2013 yang diukur berdasarkan PDRB atas dasar harga konstan 2000 menunjukkan

Lebih terperinci

PROFIL KEMISKINAN DI PROVINSI BANTEN MARET 2014

PROFIL KEMISKINAN DI PROVINSI BANTEN MARET 2014 No. 31/07/36/Th. VIII, 1 Juli 2014 PROFIL KEMISKINAN DI PROVINSI BANTEN MARET 2014 JUMLAH PENDUDUK MISKIN MARET 2014 MENCAPAI 622,84 RIBU ORANG Pada bulan Maret 2014, jumlah penduduk miskin (penduduk dengan

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 05/02/36/Th.VIII, 3 Februari 2014 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI JANUARI 2014 BANTEN INFLASI 1,23 PERSEN Mengawali tahun harga barang-barang/jasa kebutuhan pokok masyarakat di Banten secara

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN HARGA PRODUSEN GABAH BULAN MEI 2017

PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN HARGA PRODUSEN GABAH BULAN MEI 2017 No. 33/06/36/ Th.XI, 2 Juni 2017 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN HARGA PRODUSEN GABAH BULAN MEI 2017 A. PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI NILAI TUKAR PETANI (NTP) MEI 2017 SEBESAR 98,86 ATAU NAIK 0,17

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN HARGA PRODUSEN GABAH BULAN JULI 2017

PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN HARGA PRODUSEN GABAH BULAN JULI 2017 No.43/08/36/Th.XI, 1 Agustus 2017 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN HARGA PRODUSEN GABAH BULAN JULI 2017 A. PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI NILAI TUKAR PETANI (NTP) JULI 2017 SEBESAR 99,60 ATAU TURUN

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TAHUN 2014

PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TAHUN 2014 No. 09/02/36/Th.IX, 5 Februari 2015 PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TAHUN 2014 EKONOMI BANTEN TAHUN 2014 TUMBUH 5,47 PERSEN Perekonomian Banten tahun 2014 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto

Lebih terperinci

BERITA RESMI STATISTIK

BERITA RESMI STATISTIK BERITA RESMI STATISTIK No. 07/02/53/TH.XVII, 5 Februari 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI NUSA TENGGARA TIMUR 5,62 Y on Y 2,37 Q to Q Pertumbuhan Ekonomi NTT Triwulan IV 2013 Tumbuh sebesar 5,62% (Y on Y) dan 2,37%

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH No. 11/02/72/Th. XVII. 5 Februari 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH Ekonomi Sulawesi Tengah pada tahun 2013 yang diukur dari persentase kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 27/05/61/Th. XVII, 5 Mei PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN I- EKONOMI KALIMANTAN BARAT TUMBUH 4,69 PERSEN Perekonomian Kalimantan Barat yang diukur berdasarkan

Lebih terperinci

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 38/08/61/Th. XIII, 5 Agustus 2010 PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TRIWULAN II TAHUN 2010 Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kalimantan Barat triwulan II-2010 menurun

Lebih terperinci

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA UTARA TAHUN 2013

PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA UTARA TAHUN 2013 BPS KOTA ADMINISTRASI JAKARTA UTARA No.01/10/31/75/Th. V, 1 Oktober 2014 PERTUMBUHAN EKONOMI JAKARTA UTARA TAHUN 2013 Ekonomi Jakarta Utara Tahun 2013 tumbuh 5,80 persen. Pada tahun 2013, besaran Produk

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 18/05/36/Th.VIII, 2 Mei 2014 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI APRIL 2014 BANTEN INFLASI 0,18 PERSEN Memasuki bulan 2014, harga barang-barang/jasa kebutuhan pokok masyarakat di Banten secara

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN HARGA PRODUSEN GABAH BULAN SEPTEMBER 2016

PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN HARGA PRODUSEN GABAH BULAN SEPTEMBER 2016 No.57/10/36/ Th.X, 3 Oktober 2016 PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI DAN HARGA PRODUSEN GABAH BULAN SEPTEMBER 2016 A. PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI NILAI TUKAR PETANI (NTP) SEPTEMBER 2016 SEBESAR 100,47

Lebih terperinci

BERITA RESMI STATISTIK

BERITA RESMI STATISTIK BERITA RESMI STATISTIK BPS PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR No. 07/08/53/TH.XVI, 2 AGUSTUS PERTUMBUHAN EKONOMI NUSA TENGGARA TIMUR LAJU PEREKONOMIAN NTT TRIWULAN I - 5,42 % (Y on Y) atau 4,67 % (Q to Q) 5,42

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KABUPATEN TULUNGAGUNG NOVEMBER 2015 INFLASI 0,05 PERSEN

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KABUPATEN TULUNGAGUNG NOVEMBER 2015 INFLASI 0,05 PERSEN No. 01/12/3504/Th.XV, 1 Desember 2015 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KABUPATEN TULUNGAGUNG NOVEMBER 2015 INFLASI 0,05 PERSEN Pada bulan November 2015 Kabupaten Tulungagung mengalami Inflasi

Lebih terperinci

PROFIL KEMISKINAN DI PROVINSI BANTEN SEPTEMBER 2013

PROFIL KEMISKINAN DI PROVINSI BANTEN SEPTEMBER 2013 PROFIL KEMISKINAN DI PROVINSI BANTEN SEPTEMBER 2013 No. 04/01/36/Th.VIII, 2 Januari 2014 JUMLAH PENDUDUK MISKIN SEPTEMBER 2013 MENCAPAI 682,71 RIBU ORANG Pada bulan September 2013, jumlah penduduk miskin

Lebih terperinci

TINGKAT KEMISKINAN DI PROVINSI BENGKULU MARET 2015 SEBESAR 17,88 PERSEN.

TINGKAT KEMISKINAN DI PROVINSI BENGKULU MARET 2015 SEBESAR 17,88 PERSEN. No. 55/09/17/Th.IX, 15 September 2015 TINGKAT KEMISKINAN DI PROVINSI BENGKULU MARET 2015 SEBESAR 17,88 PERSEN. Jumlah penduduk miskin (penduduk yang berada dibawah Garis Kemiskinan) di Provinsi Bengkulu

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 15/04/36/Th.VIII, 1 April 2014 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI MARET 2014 BANTEN DEFLASI -0,06 PERSEN Setelah dua bulan sebelumnya mengalami inflasi yang cukup tinggi, pada bulan 2014, harga

Lebih terperinci