HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI)

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI)"

Transkripsi

1 HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) Provinsi: Sumatera Utara Hari/Tanggal: 02 Mei 2009 Dapil : I (Satu) Pukul: WIB Disahkan Hari/Tanggal: 03 Mei 2009 Pukul: WIB No Nama Partai Perolehan Suara Keterangan 1 Partai Hati Nurani Rakyat 55,619 2 Partai Karya Peduli Bangsa 9,434 3 Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia 8,284 4 Partai Peduli Rakyat Nasional 49,727 5 Partai Gerakan Indonesia Raya 49,182 6 Partai Barisan Nasional 11,073 7 Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia 15,212 8 Partai Keadilan Sejahtera 201,804 9 Partai Amanat Nasional 89, Partai Perjuangan Indonesia Baru 14, Partai Kedaulatan 3, Partai Persatuan Daerah 4, Partai Kebangkitan Bangsa 17, Partai Pemuda Indonesia 6, Partai Nasional Indonesia Marhaenisme 4, Partai Demokrasi Pembaruan 13, Partai Karya Perjuangan 4, Partai Matahari Bangsa 7, Partai Penegak Demokrasi Indonesia 2, Partai Demokrasi Kebangsaan 6, Partai Republika Nusantara 11,949

2 22 Partai Pelopor 5, Partai Golongan Karya 155, Partai Persatuan Pembangunan 65, Partai Damai Sejahtera 72, Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia 4, Partai Bulan Bintang 21, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 151, Partai Bintang Reformasi 25, Partai Patriot 11, Partai Demokrat 584, Partai Kasih Demokrasi Indonesia 13, Partai Indonesia Sejahtera 7, Partai Kebangkitan Nasional Ulama 5, Partai Merdeka 2, Partai Nahdlatul Ummah Indonesia 1, Partai Sarikat Indonesia 1, Partai Buruh 12,063 Total Suara 1,728,007 Prosentase Jumlah Suara Sah 1,728, % Jumlah Suara Tidak Sah 188, % Total Pemilih 1,916, %

3 HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) Provinsi: Sumatera Utara Hari/Tanggal: 02 Mei 2009 Dapil : II (Dua) Pukul: WIB No Nama Partai Perolehan Suara Keterangan 1 Partai Hati Nurani Rakyat 79,965 2 Partai Karya Peduli Bangsa 17,158 3 Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia 13,522 4 Partai Peduli Rakyat Nasional 94,372 5 Partai Gerakan Indonesia Raya 61,070 6 Partai Barisan Nasional 15,376 7 Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia 19,061 8 Partai Keadilan Sejahtera 80,706 9 Partai Amanat Nasional 72, Partai Perjuangan Indonesia Baru 8, Partai Kedaulatan 14, Partai Persatuan Daerah 18, Partai Kebangkitan Bangsa 31, Partai Pemuda Indonesia 14, Partai Nasional Indonesia Marhaenisme 6, Partai Demokrasi Pembaruan 17, Partai Karya Perjuangan 7, Partai Matahari Bangsa 14, Partai Penegak Demokrasi Indonesia 4, Partai Demokrasi Kebangsaan 10, Partai Republika Nusantara 16, Partai Pelopor 19,102

4 23 Partai Golongan Karya 262, Partai Persatuan Pembangunan 68, Partai Damai Sejahtera 76, Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia 9, Partai Bulan Bintang 16, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 227, Partai Bintang Reformasi 26, Partai Patriot 7, Partai Demokrat 436, Partai Kasih Demokrasi Indonesia 12, Partai Indonesia Sejahtera 8, Partai Kebangkitan Nasional Ulama 7, Partai Merdeka 2, Partai Nahdlatul Ummah Indonesia 2, Partai Sarikat Indonesia 2, Partai Buruh 28,113 Total Suara 1,832,184 Prosentase Jumlah Suara Sah 1,832, % Jumlah Suara Tidak Sah 292, % Total Pemilih 2,124, %

5 HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) Provinsi: Sumatera Utara Hari/Tanggal: 02 Mei 2009 Dapil : III (Tiga) Pukul: WIB Disahkan Hari/Tanggal: 03 Mei 2009 Pukul: WIB No Nama Partai Perolehan Suara Keterangan 1 Partai Hati Nurani Rakyat 52,972 2 Partai Karya Peduli Bangsa 26,931 3 Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia 13,197 4 Partai Peduli Rakyat Nasional 28,430 5 Partai Gerakan Indonesia Raya 57,698 6 Partai Barisan Nasional 18,245 7 Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia 17,775 8 Partai Keadilan Sejahtera 104,506 9 Partai Amanat Nasional 112, Partai Perjuangan Indonesia Baru 8, Partai Kedaulatan 7, Partai Persatuan Daerah 14, Partai Kebangkitan Bangsa 20, Partai Pemuda Indonesia 12, Partai Nasional Indonesia Marhaenisme 4, Partai Demokrasi Pembaruan 27, Partai Karya Perjuangan 10, Partai Matahari Bangsa 5, Partai Penegak Demokrasi Indonesia 3,746

6 20 Partai Demokrasi Kebangsaan 17, Partai Republika Nusantara 12, Partai Pelopor 6, Partai Golongan Karya 239, Partai Persatuan Pembangunan 87, Partai Damai Sejahtera 84, Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia 16, Partai Bulan Bintang 41, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 180, Partai Bintang Reformasi 22, Partai Patriot 7, Partai Demokrat 421, Partai Kasih Demokrasi Indonesia 10, Partai Indonesia Sejahtera 6, Partai Kebangkitan Nasional Ulama 2, Partai Merdeka 1, Partai Nahdlatul Ummah Indonesia Partai Sarikat Indonesia Partai Buruh 11,341 Total Suara 1,720,875 Prosentase Jumlah Suara Sah 1,720, % Jumlah Suara Tidak Sah 238, % Total Pemilih 1,959, %

7 TOTAL PROVINSI SUMATERA UTARA HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) Provinsi: Sumatera Utara Hari/Tanggal: 02 Mei 2009 Dapil : I - III (Satu - Tiga) Pukul: WIB Disahkan Hari/Tanggal: 03 Mei 2009 Pukul: WIB No Nama Partai Perolehan Suara Keterangan 1 Partai Hati Nurani Rakyat 188,556 2 Partai Karya Peduli Bangsa 53,523 3 Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia 35,003 4 Partai Peduli Rakyat Nasional 172,529 5 Partai Gerakan Indonesia Raya 167,950 6 Partai Barisan Nasional 44,694 7 Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia 52,048 8 Partai Keadilan Sejahtera 387,016 9 Partai Amanat Nasional 274, Partai Perjuangan Indonesia Baru 31, Partai Kedaulatan 24, Partai Persatuan Daerah 36, Partai Kebangkitan Bangsa 69, Partai Pemuda Indonesia 33, Partai Nasional Indonesia Marhaenisme 14, Partai Demokrasi Pembaruan 58, Partai Karya Perjuangan 22, Partai Matahari Bangsa 28, Partai Penegak Demokrasi Indonesia 10,211

8 20 Partai Demokrasi Kebangsaan 33, Partai Republika Nusantara 40, Partai Pelopor 30, Partai Golongan Karya 658, Partai Persatuan Pembangunan 221, Partai Damai Sejahtera 234, Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia 29, Partai Bulan Bintang 79, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 559, Partai Bintang Reformasi 75, Partai Patriot 27, Partai Demokrat 1,443, Partai Kasih Demokrasi Indonesia 35, Partai Indonesia Sejahtera 22, Partai Kebangkitan Nasional Ulama 16, Partai Merdeka 6, Partai Nahdlatul Ummah Indonesia 4, Partai Sarikat Indonesia 4, Partai Buruh 51,517 Total Suara 5,281,066 Prosentase Jumlah Suara Sah 5,281, % Jumlah Suara Tidak Sah 718, % Total Pemilih 5,999, % Jumlah Daftar Pemilih Tetap (SK 164) 9,180, % Jumlah Pemilih 5,999, % Yang Tidak Memilih 3,181, %

9 TOTAL PROVINSI SUMATERA UTARA HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) Provinsi: Sumatera Utara Hari/Tanggal: 02 Mei 2009 Dapil : I - II (Satu - Dua) Pukul: WIB Disahkan Hari/Tanggal: 03 Mei 2009 Pukul: WIB No Nama Partai Perolehan Suara Keterangan 1 Partai Hati Nurani Rakyat 108,591 2 Partai Karya Peduli Bangsa 36,365 3 Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia 21,481 4 Partai Peduli Rakyat Nasional 78,157 5 Partai Gerakan Indonesia Raya 106,880 6 Partai Barisan Nasional 29,318 7 Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia 32,987 8 Partai Keadilan Sejahtera 306,310 9 Partai Amanat Nasional 201, Partai Perjuangan Indonesia Baru 22, Partai Kedaulatan 10, Partai Persatuan Daerah 18, Partai Kebangkitan Bangsa 38, Partai Pemuda Indonesia 19, Partai Nasional Indonesia Marhaenisme 8, Partai Demokrasi Pembaruan 40, Partai Karya Perjuangan 14, Partai Matahari Bangsa 13,598

10 19 Partai Penegak Demokrasi Indonesia 5, Partai Demokrasi Kebangsaan 23, Partai Republika Nusantara 24, Partai Pelopor 11, Partai Golongan Karya 395, Partai Persatuan Pembangunan 153, Partai Damai Sejahtera 157, Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia 20, Partai Bulan Bintang 63, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 331, Partai Bintang Reformasi 48, Partai Patriot 19, Partai Demokrat 1,006, Partai Kasih Demokrasi Indonesia 23, Partai Indonesia Sejahtera 14, Partai Kebangkitan Nasional Ulama 8, Partai Merdeka 3, Partai Nahdlatul Ummah Indonesia 2, Partai Sarikat Indonesia 2, Partai Buruh 23,404 Total Suara 3,448,882 Prosentase Jumlah Suara Sah 3,448, % Jumlah Suara Tidak Sah 426, % Total Pemilih 3,875, % Jumlah Daftar Pemilih Tetap (SK 164) 6,726, % Jumlah Pemilih 3,875, % Yang Tidak Memilih 2,851, %

11

12 MODEL E 3.1 DPR DAFTAR TERPILIH ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT PEMILIHAN UMUM TAHUN 2009 DAERAH PEMILIHAN : SUMATERA UTARA I NO. PARTAI POLITIK NO. URUT DCT NAMA CALON TERPILIH SUARA SAH PERINGKAT SUARA SAH PARTAI HATI NURANI RAKYAT 1 Ir. NURDIN TAMPUBOLON 21, PARTAI KEADILAN SEJAHTERA 1 IR. H. TIFATUL SEMBIRING 99, PARTAI AMANAT NASIONAL 1 IBRAHIM SAKTY BATUBARA 31,265, 1 4 PARTAI GOLONGAN KARYA 1 Drs. H. BURHANUDDIN NAPITUPULU 47, PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN 1 PANDA NABABAN 76, PARTAI DEMOKRAT 1 H. ABDUL WAHAB DALIMUNTHE, SH 192, PARTAI DEMOKRAT 2 DRS. IR. H. SUTAN BHATOEGANA,MM 51, PARTAI DEMOKRAT 3 SRI NOVIDA,SE 25, PARTAI DEMOKRAT 4 KOL (PURN) DRS. JAFAR NAINGGOLAN,MM 14, PARTAI DEMOKRAT 5 LISA RATNADELI 14,355 5 Jakarta, KOMISI PEMILIHAN UMUM Ketua merangkap Anggota Prof. DR. H.A. Hafiz Anshary, AZ, MA Anggota Anggota Dra. Endang Sulastri, M.Si Sri Nuryanti, S.IP, MA Prof. DR. Ir. H. Syamsul Bahri, MS I Gusti Putu Artha, SP, M.Si Drs. H. Abdul Aziz, MA Dra. Andi Nurpati, M.Pd

13 MODEL E 3.1 DPR DAFTAR TERPILIH ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT PEMILIHAN UMUM TAHUN 2009 DAERAH PEMILIHAN : SUMATERA UTARA II NO. PARTAI POLITIK NO. URUT DCT NAMA CALON TERPILIH SUARA SAH PERINGKAT SUARA SAH PARTAI HATI NURANI RAKYAT 1 H. HERRY LONTUNG SIREGAR 21, PARTAI KEADILAN SEJAHTERA 1 ISKAN QOLBA LUBIS, MA 32, PARTAI AMANAT NASIONAL 11 AHMAD KHADAFI WIBOWO LUBIS MS 21, PARTAI GOLONGAN KARYA 1 H. CHAIRUMAN HARAHAP, SH, MH 70, PARTAI GOLONGAN KARYA 5 IR. NEIL ISKANDAR DAULAY 55, PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN 2 DR. YASSONNA H. LAOLY, SH, M.Sc 85, PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN 1 TRIMEDYA PANJAITAN, S.H., M.H. 83, PARTAI DEMOKRAT 1 DRH. JHONI ALLEN MARBUN,MM 91, PARTAI DEMOKRAT 10 FONDRARADODO NDRURU, S.KOM 68, PARTAI DEMOKRAT 4 DRS. H. AMRUN DAULAY, MM 66,486 3 Jakarta, KOMISI PEMILIHAN UMUM Ketua merangkap Anggota Prof. DR. H.A. Hafiz Anshary, AZ, MA Anggota Anggota Dra. Endang Sulastri, M.Si Sri Nuryanti, S.IP, MA Prof. DR. Ir. H. Syamsul Bahri, MS I Gusti Putu Artha, SP, M.Si Drs. H. Abdul Aziz, MA Dra. Andi Nurpati, M.Pd

14 MODEL E 3.1 DPR NO. PARTAI POLITIK DAFTAR TERPILIH ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT PEMILIHAN UMUM TAHUN 2009 DAERAH PEMILIHAN : SUMATERA UTARA III NO. URUT DCT NAMA CALON TERPILIH SUARA SAH PERINGKAT SUARA SAH PARTAI GERAKAN INDONESIA RAYA 1 MARTIN HUTABARAT 16, PARTAI KEADILAN SEJAHTERA 1 ANSORY SIREGAR 43, PARTAI AMANAT NASIONAL 1 H. NASRIL BAHAR, SE 63, PARTAI GOLONGAN KARYA 1 Ir. ALI WONGSO HALOMOAN SINAGA 45, PARTAI GOLONGAN KARYA 5 Dr. CAPT. ANTHON SIHOMBING 32, PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN 1 MAIYASYAK JOHAN, SH, MH 43, PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN 1 TRI TAMTOMO, SH 43, PARTAI DEMOKRAT 2 RUHUT POLTAK SITOMPUL, SH 67, PARTAI DEMOKRAT 1 EDI RAMLI SITANGGANG, SH 58, PARTAI DEMOKRAT 7 IMRAN MUCHTAR 27,574 3 Jakarta, KOMISI PEMILIHAN UMUM Ketua merangkap Anggota Prof. DR. H.A. Hafiz Anshary, AZ, MA Anggota Anggota Dra. Endang Sulastri, M.Si Sri Nuryanti, S.IP, MA Prof. DR. Ir. H. Syamsul Bahri, MS I Gusti Putu Artha, SP, M.Si Drs. H. Abdul Aziz, MA Dra. Andi Nurpati, M.Pd

HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI)

HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) Provinsi: Riau Hari/Tanggal: 03 Mei 2009 Dapil : I (Satu) Pukul: 09.15-09.50 WIB No Nama Partai Perolehan Suara Keterangan 1 Partai

Lebih terperinci

HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI)

HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) Provinsi: Sumatera Barat Hari/Tanggal: 27 April 2009 Dapil : I (Satu) Pukul: 16.50-17.28 WIB No Nama Partai Perolehan Suara Keterangan

Lebih terperinci

HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI)

HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) Provinsi: Nangroe Aceh Darussalam Hari/Tanggal: 05 Mei 2009 Dapil : I (Satu) Pukul: 10.00-10.30 WIB No Nama Partai Perolehan Suara

Lebih terperinci

HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI)

HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) Provinsi: DKI Jakarta Hari/Tanggal: 05 Mei 2009 Dapil : I (Satu) Pukul: 13.30-14.00 WIB No Nama Partai Perolehan Suara Keterangan

Lebih terperinci

HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI)

HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) Provinsi: Sumatera Selatan Hari/Tanggal: 29 April 2009 Dapil : I (Satu) Pukul: 15.15-15.40 WIB Perbaikan Hari/Tanggal: 01 Mei 2009

Lebih terperinci

HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI)

HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) Provinsi: Sulawesi Selatan Hari/Tanggal: 04 Mei 2009 Dapil : I (Satu) Pukul: 09.50-10.25 WIB No Nama Partai Perolehan Suara Keterangan

Lebih terperinci

HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI)

HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) Provinsi: Banten Hari/Tanggal: 30 April 2009 Dapil : I (Satu) Pukul: 15.15-15.40 WIB Perbaikan Hari/Tanggal: 01 Mei 2009 Pukul: 21.10-22.50

Lebih terperinci

HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI)

HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) Provinsi: Sumatera Utara Hari/Tanggal: 02 Mei 2009 Dapil : I (Satu) Pukul: 11.20-11.55 WIB Disahkan Hari/Tanggal: 03 Mei 2009 Pukul:

Lebih terperinci

HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI)

HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) Provinsi: Banten Hari/Tanggal: 30 April 2009 Dapil : I (Satu) Pukul: 15.15-15.40 WIB Perbaikan Hari/Tanggal: 01 Mei 2009 Pukul: 21.10-22.50

Lebih terperinci

HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI)

HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) Provinsi: Riau Hari/Tanggal: 03 Mei 2009 Dapil : I (Satu) Pukul: 09.15-09.50 WIB No Nama Partai Perolehan Suara Keterangan 1 Partai

Lebih terperinci

HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI)

HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) Provinsi: Jawa Tengah Hari/Tanggal: 27 April 2009 Dapil : I (Satu) Pukul: 11.05-11.30 WIB No Nama Partai Perolehan Suara Keterangan

Lebih terperinci

HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI)

HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) Provinsi: Jawa Timur Hari/Tanggal: 04 Mei 2009 Dapil : I (Satu) Pukul: 17.20-17.48 WIB No Nama Partai Perolehan Suara Keterangan

Lebih terperinci

PEROLEHAN SISA KURSI SISA SUARA 1 PARTAI HATI NURANI RAKYAT III PARTAI KARYA PEDULI BANGSA

PEROLEHAN SISA KURSI SISA SUARA 1 PARTAI HATI NURANI RAKYAT III PARTAI KARYA PEDULI BANGSA MODEL EB 1 DPRD KAB/KOTA PENGHITUNGAN SUARA DAN PENETAPAN PARTAI POLITIK PESERTA PEMILIHAN UMUM ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN/KOTA DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN 2009 PROVINSI : SULAWESI

Lebih terperinci

Warna-Warni Pemilu 64 Lensa Pemilu 2009

Warna-Warni Pemilu 64 Lensa Pemilu 2009 Halaman Perancis Warna-Warni Pemilu 64 Lensa Pemilu 2009 Tim Penyusun Pengarah Prof. Dr. H. A. Hafiz Anshary AZ, MA Sri Nuryanti SIP, MA Dra. Endang Sulastri, M.Si I Gusti Putu Artha, SP, M.Si. Prof. Dr.

Lebih terperinci

SALINAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN TUBAN KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN TUBAN. NOMOR : 59 /Kpts/KPU Kab /2010 TENTANG

SALINAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN TUBAN KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN TUBAN. NOMOR : 59 /Kpts/KPU Kab /2010 TENTANG SALINAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN NOMOR : 59 /Kpts/KPU Kab 014329920/2010 TENTANG PENETAPAN PEROLEHAN KURSI DAN SUARA SAH POLITIK DALAM PEMILU ANGGOTA DPRD

Lebih terperinci

KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN KARANGANYAR KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN KARANGANYAR. NOMOR : 13 /Kpts-K/KPU-Kab-012.

KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN KARANGANYAR KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN KARANGANYAR. NOMOR : 13 /Kpts-K/KPU-Kab-012. KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN KARANGANYAR KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN KARANGANYAR NOMOR : 13 /Kpts-K/KPU-Kab-012.329506/2013 T E N T A N G PENETAPAN JUMLAH KURSI ATAU SUARA SAH PARTAI POLITIK

Lebih terperinci

KOMISI PEMILIHAN UMUM

KOMISI PEMILIHAN UMUM -1- KOMISI PEMILIHAN UMUM SALINAN KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR : 10 /Kpts/KPU-Wng-012329512/2010 TENTANG PENETAPAN JUMLAH KURSI DAN SUARA SAH PARTAI POLITIK PESERTA PEMILU PADA PEMILU ANGGOTA

Lebih terperinci

KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA PANGKALPINANG. NOMOR : 10/Kpts/KPU-Kota /2013 TENTANG

KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA PANGKALPINANG. NOMOR : 10/Kpts/KPU-Kota /2013 TENTANG KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA PANGKALPINANG NOMOR : 10/Kpts/KPU-Kota-009.436512/2013 TENTANG PENETAPAN SYARAT MINIMAL JUMLAH KURSI ATAU SUARA SAH PARTAI POLITIK ATAU GABUNGAN PARTAI POLITIK DALAM

Lebih terperinci

KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA PONTIANAK

KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA PONTIANAK - 1 - KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA PONTIANAK KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA PONTIANAK NOMOR : 07/Kpts/KPU-Kota-019.435761/2013 TENTANG JUMLAH KURSI DAN JUMLAH SUARA SAH PALING RENDAH UNTUK PASANGAN

Lebih terperinci

KOMISI PEMILIHAN UMUM

KOMISI PEMILIHAN UMUM KOMISI PEMILIHAN UMUM KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR : 33/Kpts/KPU-Kab-019.964931/2013 TENTANG JUMLAH KURSI DAN JUMLAH SUARA SAH PALING RENDAH UNTUK PASANGAN CALON YANG DIAJUKAN PARTAI POLITIK ATAU

Lebih terperinci

PURWO NEGORO MANDI RAJA

PURWO NEGORO MANDI RAJA SERTIFIKAT REKAPITULASI PENGHITUNGAN HASIL PEROLEHAN SUARA PARTAI POLITIK DAN CALON ANGGOTA DPR DI KPU KABUPATEN/KOTA (Diisi berdasarkan Formulir DA- DPR) KABUPATEN PROPINSI DAERAH PEMILIHAN DPRD PROVINSI

Lebih terperinci

MANDI RAJA PURWO NEGORO

MANDI RAJA PURWO NEGORO SERTIFIKAT REKAPITULASI PENGHITUNGAN HASIL PEROLEHAN SUARA PARTAI POLITIK DAN CALON ANGGOTA DPRD PROVINSI DI KPU KABUPATEN/KOTA (Diisi berdasarkan Formulir DA- DPR Provinsi) KABUPATEN PROPINSI DAERAH PEMILIHAN

Lebih terperinci

-1- KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA. NOMOR: 20/Kpts/KPU-Prov-010/2012

-1- KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA. NOMOR: 20/Kpts/KPU-Prov-010/2012 -1- KOMISI PEMILIHAN UMUM KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR: 20/Kpts/KPU-Prov-010/2012 TENTANG PENETAPAN PASANGAN CALON GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR YANG MEMENUHI SYARAT DALAM PEMILIHAN UMUM GUBERNUR

Lebih terperinci

KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA KOMISI PEMILIHAN UMUM KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR: 21/Kpts/KPU-Prov-010/2012 TENTANG PENETAPAN NOMOR URUT PASANGAN CALON GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR DALAM PEMILIHAN UMUM GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR

Lebih terperinci

REKAP PEROLEHAN SUARA SEMENTARA PEMILU 2009 DPD SE KABUPATEN GARUT Update : Hari Minggu 12 April 2009, Pukul WIB

REKAP PEROLEHAN SUARA SEMENTARA PEMILU 2009 DPD SE KABUPATEN GARUT Update : Hari Minggu 12 April 2009, Pukul WIB REKAP PEROLEHAN SUARA SEMENTARA PEMILU 2009 DPD SE KABUPATEN GARUT NAMA Jumlah Suara 1 AMANG SYAFRUDIN 10.427 2 ANDRIANSYAH, Y.P, Ir 5.847 3 DENI JASMARA 3.371 4 DONY ENDRASSANTO, SH 4.048 5 EGGI SUDJANA,

Lebih terperinci

PUTUSAN Nomor 75/PHPU.C-VII/2009

PUTUSAN Nomor 75/PHPU.C-VII/2009 PUTUSAN Nomor 75/PHPU.C-VII/2009 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA [1.1] Yang memeriksa, mengadili, dan memutus perkara konstitusi pada tingkat pertama

Lebih terperinci

RINCIAN PEROLEHAN SUARA PARTAI POLITIK DAN CALON ANGGOTA DPRD KABUPATEN/KOTA DAN SUARA TIDAK SAH DI KPU KABUPATEN/KOTA

RINCIAN PEROLEHAN SUARA PARTAI POLITIK DAN CALON ANGGOTA DPRD KABUPATEN/KOTA DAN SUARA TIDAK SAH DI KPU KABUPATEN/KOTA RINCIAN PEROLEHAN SUARA PARTAI POLITIK DAN CALON ANGGOTA DAN SUARA TIDAK SAH DI KPU KABUPATEN/KOTA LAMPIRAN MODEL DB-1 DPRD KABUPATEN/KOTA ( diisi berdasarkan formulir DA-1 DPRD Kabupaten/Kota ) KABUPATEN/KOTA

Lebih terperinci

PUTUSAN Nomor 84/PHPU.C-VII/2009

PUTUSAN Nomor 84/PHPU.C-VII/2009 PUTUSAN Nomor 84/PHPU.C-VII/2009 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA [1.1] Yang memeriksa, mengadili, dan memutus perkara konstitusi pada tingkat pertama

Lebih terperinci

RINCIAN PEROLEHAN SUARA PARTAI POLITIK DAN CALON ANGGOTA DPRD KABUPATEN/KOTA DAN SUARA TIDAK SAH DI KPU KABUPATEN/KOTA

RINCIAN PEROLEHAN SUARA PARTAI POLITIK DAN CALON ANGGOTA DPRD KABUPATEN/KOTA DAN SUARA TIDAK SAH DI KPU KABUPATEN/KOTA RINCIAN PEROLEHAN SUARA PARTAI POLITIK DAN CALON ANGGOTA DAN SUARA TIDAK SAH DI KPU KABUPATEN/KOTA LAMPIRAN MODEL DB-1 DPRD KABUPATEN/KOTA ( diisi berdasarkan formulir DA-1 DPRD Kabupaten/Kota ) KABUPATEN/KOTA

Lebih terperinci

Buku Panduan Suara Sah dan Tidak Sah

Buku Panduan Suara Sah dan Tidak Sah Buku Panduan Suara Sah dan Tidak Sah PENGARAH: Prof. Dr. H. A. Hafiz Anshari A. Z., M. A. : Ketua KPU H. Abdul Aziz, M. A. : Anggota KPU Dra. Andi Nurpati Baharuddin, M. Pd. : Anggota KPU Dra. Endang Sulastri,

Lebih terperinci

MODEL C 1 DPR UKURAN PLANO

MODEL C 1 DPR UKURAN PLANO MODEL C 1 DPR UKURAN PLANO CATATAN PENGHITUNGAN SUARA TIAP PARTAI POLITIK DAN CALON ANGGOTA DPR DALAM PEMILU TAHUN 2014 DI TEMPAT PEMUNGUTAN SUARA Tempat Pemungutan Suara (TPS).. Desa/Kelurahan *). Kecamatan

Lebih terperinci

1. PARTAI HATI NURANI RAKYAT. Kantor DPP Alamat : Jl. Diponegoro No. 1 Menteng, Jakarta Pusat Telp : Fax :

1. PARTAI HATI NURANI RAKYAT. Kantor DPP Alamat : Jl. Diponegoro No. 1 Menteng, Jakarta Pusat Telp : Fax : 1. PARTAI HATI NURANI RAKYAT Alamat : Jl. Diponegoro No. 1 Menteng, Jakarta Pusat 10310. Telp : 021-31935334 Fax : 021-3922054 2. PARTAI KARYA PEDULI BANGSA Alamat : Jl. Cimandiri No. 30 Cikini Menteng

Lebih terperinci

BAB 4 PROFIL ORGANISASI

BAB 4 PROFIL ORGANISASI 52 BAB 4 PROFIL ORGANISASI 4.1 Profile Komisi Pemilihan Umum (KPU) Secara institusional, KPU yang ada sekarang merupakan KPU ketiga yang dibentuk setelah Pemilu demokratis sejak reformasi 1998. KPU pertama

Lebih terperinci

PUTUSAN Nomor 50/PHPU.C-VII/2009

PUTUSAN Nomor 50/PHPU.C-VII/2009 PUTUSAN 50/PHPU.C-VII/2009 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA [1.1] Yang memeriksa, mengadili, dan memutus perkara konstitusi pada tingkat pertama

Lebih terperinci

: : TASIKMALAYA. : Jawa Barat : TASIKMALAYA 2 SUKARESI K

: : TASIKMALAYA. : Jawa Barat : TASIKMALAYA 2 SUKARESI K RINCIAN PEROLEHAN SUARA PARTAI POLITI DAN CALON ANGGOTA DAN SUARA TIDA SAH DI PU ABUPATEN/OTA ( diisi berdasarkan formulir DA-1 DPRD abupaten/ota ) LAMPIRAN DESA / ELURAHAN ECAMATAN ABUPATEN / OTA PROVINSI

Lebih terperinci

Partai - Partai Rabu, 09 Juli 2008

Partai - Partai Rabu, 09 Juli 2008 Partai - Partai Rabu, 09 Juli 2008 1. PARTAI HATI NURANI RAKYAT Alamat : Jl. Diponegoro No. 1 Menteng, Jakarta Pusat 10310. Telp : 021-31935334 Fax : 021-3922054 2. PARTAI KARYA PEDULI BANGSA Alamat :

Lebih terperinci

KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN MANDAILING NATAL

KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN MANDAILING NATAL KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN MANDAILING NATAL KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN MANDAILING NATAL NOMOR : /Kpts/KPU-Kab-002.43 4826 / 2010 TENTANG PENETAPAN PASANGAN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI

Lebih terperinci

DAFTAR CALON TETAP ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN/KOTA DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN 2009

DAFTAR CALON TETAP ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN/KOTA DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN 2009 DAFTAR CALON TETAP ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN/KOTA DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN 2009 KABUPATEN : GUNUNGKIDUL DAERAH PEMILIHAN : 2 (PATUK, GEDANGSARI, NGLIPAR, NGAWEN) PROVINSI : DAERAH

Lebih terperinci

SEKILAS PEMILU PARTAI POLITIK PESERTA PEMILU

SEKILAS PEMILU PARTAI POLITIK PESERTA PEMILU SEKILAS PEMILU 2004 Pemilihan umum (Pemilu) adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia

Lebih terperinci

Lampiran : Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ponorogo Nomor : 11 / SK / KPU / Tahun 2009 Tanggal : 22 April 2009

Lampiran : Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ponorogo Nomor : 11 / SK / KPU / Tahun 2009 Tanggal : 22 April 2009 Lampiran : Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ponorogo Nomor : / SK / KPU / Tahun 00 Tanggal : April 00 PENGHITUNGAN PEROLEHAN DAN ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN/KOTA PEMILIHAN

Lebih terperinci

KEPUTUSANKOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI JAWA TENGAH. NOMOR : 08/Kpts/KPU-Prov-012/2012 T E N T A N G

KEPUTUSANKOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI JAWA TENGAH. NOMOR : 08/Kpts/KPU-Prov-012/2012 T E N T A N G KEPUTUSANKOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI JAWA TENGAH NOMOR : 08/Kpts/KPU-Prov-012/2012 T E N T A N G PENETAPANJUMLAH DAN SEBARANDUKUNGAN BAGI CALON PERSEORANGAN PESERTA PEMILIHAN UMUM GUBERNURDAN WAKIL

Lebih terperinci

: : TASIKMALAYA. : Jawa Barat : TASIKMALAYA 5 CIKATOMA S

: : TASIKMALAYA. : Jawa Barat : TASIKMALAYA 5 CIKATOMA S RINCIAN PEROLEHAN UARA PARTAI POLITIK DAN CALON ANGGOTA DAN UARA TIDAK AH DI KPU KABUPATEN/KOTA ( diisi berdasarkan formulir DA-1 DPRD Kabupaten/Kota ) LAMPIRAN DEA / KELURAHAN KECAMATAN KABUPATEN / KOTA

Lebih terperinci

PUTUSAN Nomor 95/PHPU.C-VII/2009

PUTUSAN Nomor 95/PHPU.C-VII/2009 PUTUSAN Nomor 95/PHPU.C-VII/2009 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA [1.1] Yang memeriksa, mengadili, dan memutus perkara konstitusi pada tingkat pertama

Lebih terperinci

: : TASIKMALAYA. : Jawa Barat : TASIKMALAYA 3 SUKARATU CISAYONG SUKAHENI NG RAJAPOLA H

: : TASIKMALAYA. : Jawa Barat : TASIKMALAYA 3 SUKARATU CISAYONG SUKAHENI NG RAJAPOLA H RINCIAN PEROLEAN SUARA PARTAI POLITIK DAN CALON AGOTA DAN SUARA TIDAK SA DI KPU KABUPATEN/KOTA ( diisi berdasarkan formulir DA-1 DPRD Kabupaten/Kota ) LAMPIRAN DESA / KELURAAN KECAMATAN KABUPATEN / KOTA

Lebih terperinci

REKAPITULASI JUMLAH PPS, PENDUDUK, PEMILIH DAN TPS PADA PEMILIHAN UMUM LEGISLATIF KABUPATEN MALANG TAHUN 2004 JUMLAH PENDUDUK

REKAPITULASI JUMLAH PPS, PENDUDUK, PEMILIH DAN TPS PADA PEMILIHAN UMUM LEGISLATIF KABUPATEN MALANG TAHUN 2004 JUMLAH PENDUDUK REKAPITULASI PPS, PENDUDUK, PEMILIH DAN TPS PADA PEMILIHAN UMUM LEGISLATIF KABUPATEN MALANG TAHUN 2004 NO NAMA KECAMATAN PPS PENDUDUK PEMILIH 1 2 3 4 5 6 7 TPS 1 KASEMBON 6 29.602 21.193 86 2 PUJON 10

Lebih terperinci

BERITA ACARA NOMOR :. TENTANG

BERITA ACARA NOMOR :. TENTANG MODEL E EB DPR BERITA ACARA :. TENTANG PENETAPAN PEROLEHAN SUARA DAN KURSI PARTAI POLITIK SERTA PENETAPAN CALON TERPILIH ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN/KOTA PEMILIHAN UMUM TAHUN 0 Pada

Lebih terperinci

PENGHITUNGAN PEROLEHAN KURSI PARTAI POLITIK DALAM PEMILIHAN UMUM DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN/KOTA TAHUN 2014

PENGHITUNGAN PEROLEHAN KURSI PARTAI POLITIK DALAM PEMILIHAN UMUM DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN/KOTA TAHUN 2014 1 Jumlah Suara Sah Seluruh Partai Politik : 104.690 2 Alokasi Kursi : 9 3 Angka Bilangan Pembagi Pemilihan (BPP) : 11.632 PENGHITUNGAN PARTAI POLITIK -1 SISA 1 PARTAI NASDEM 3.447 5 3.447 0 2 PARTAI KEBANGKITAN

Lebih terperinci

SEJARAH PEMILU DI INDONESIA. Muchamad Ali Safa at

SEJARAH PEMILU DI INDONESIA. Muchamad Ali Safa at SEJARAH PEMILU DI INDONESIA Muchamad Ali Safa at Awal Kemerdekaan Anggota KNIP 200 orang berdasarkan PP Nomor 2 Tahun 1946 tentang Pembaharuan KNIP (100 orang wakil daerah, 60 orang wakil organisasi politik,

Lebih terperinci

TIM PENYUSUN. Penanggung Jawab Drs. Suripto Bambang Setyadi, M Si Asrudi Trijono, SH

TIM PENYUSUN. Penanggung Jawab Drs. Suripto Bambang Setyadi, M Si Asrudi Trijono, SH i TIM PENYUSUN Pengarah Prof. Dr. H. A. Hafiz Anshary AZ, MA Sri Nuryanti, S.IP., MA Dra. Endang Sulastri, MSi I Gusti Putu Artha, SP., MSi. Dra. Andi Nurpati, MSi Drs. H. Abdul Aziz, MA Prof. Dr. Ir.

Lebih terperinci

KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA. NOMOR : 57 /Kpts/KPU-Prov-010/TAHUN 2016 TENTANG

KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA. NOMOR : 57 /Kpts/KPU-Prov-010/TAHUN 2016 TENTANG KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR : 57 /Kpts/KPU-Prov-010/TAHUN 2016 TENTANG PENETAPAN NOMOR URUT

Lebih terperinci

PUTUSAN Nomor 41/PHPU.C-VII/2009 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA

PUTUSAN Nomor 41/PHPU.C-VII/2009 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PUTUSAN Nomor 41/PHPU.C-VII/2009 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA [1.1] Yang memeriksa, mengadili, dan memutus perkara konstitusi pada tingkat pertama

Lebih terperinci

DAFTAR CALON TETAP ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN/KOTA DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN 2009

DAFTAR CALON TETAP ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN/KOTA DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN 2009 DAFTAR CALON TETAP ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN/KOTA DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN 2009 KABUPATEN : GUNUNGKIDUL DAERAH PEMILIHAN : 3 (SEMIN, KARANGMOJO, PONJONG) PROVINSI : DAERAH ISTIMEWA

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS BAB IV HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS Dalam kesempatan ini sebelum melakukan perbandingan antara kedua sistem dalam Pemilu DPR, DPD dan DPRD di 2009 dan 2014, terlebih dahulu yang dibahas adalah apa dan

Lebih terperinci

Lampiran : Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ponorogo Nomor : 11 / SK / KPU / Tahun 2009 Tanggal : 20 April 2009

Lampiran : Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ponorogo Nomor : 11 / SK / KPU / Tahun 2009 Tanggal : 20 April 2009 Lampiran : Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ponorogo Nomor : 11 / SK / KPU / Tahun 2009 Tanggal : 20 April 2009 PENGHITUNGAN PEROLEHAN SUARA SAH DAN PERINGKAT ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT

Lebih terperinci

KETUA RAPAT (H. SOETARDJO SOERJOGOERITNO, B.Sc.): Assalamu alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua.

KETUA RAPAT (H. SOETARDJO SOERJOGOERITNO, B.Sc.): Assalamu alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua. KETUA RAPAT (H. SOETARDJO SOERJOGOERITNO, B.Sc.): Assalamu alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua. Yang terhormat saudara Menteri Hukum dan HAM beserta jajarannya;

Lebih terperinci

P U T U S A N. Perkara Nomor : 031/PHPU.C1-II/2004 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA

P U T U S A N. Perkara Nomor : 031/PHPU.C1-II/2004 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA P U T U S A N Perkara Nomor : 031/PHPU.C1-II/2004 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA Yang memeriksa, mengadili, dan memutus perkara konstitusi pada

Lebih terperinci

LAPORAN SINGKAT KOMISI II DPR RI

LAPORAN SINGKAT KOMISI II DPR RI TERBATAS (Untuk Kalangan Sendiri) LAPORAN SINGKAT KOMISI II DPR RI (Bidang Pemerintahan Dalam Negeri dan Otonomi Daerah, Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kepemiluan, Pertanahan dan Reforma Agraria)

Lebih terperinci

KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR NOMOR : 20/Kpts/KPU Kab /2015 TENTANG

KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR NOMOR : 20/Kpts/KPU Kab /2015 TENTANG KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR : 20/Kpts/KPU Kab-025.433237/2015 TENTANG PENETAPAN PEROLEHAN SUARA SAH DAN KURSI PARTAI POLITIK PADA PEMILIHAN UMUM ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH TAHUN 2014,

Lebih terperinci

dan Tata Cara Pemberian Suara

dan Tata Cara Pemberian Suara Tahapan dan Tata Cara Pemberian Suara Pegangan Bagi Pemilih KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI JAWATahapan TENGAH dan Tata Cara Pemberian Suara Tahapan dan Tata Cara Pemberian Suara Pegangan Bagi Pemilih

Lebih terperinci

RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA

RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA Registrasi Nomor 13/PHPU.D-X/2012 Tentang Permohonan Pembatalan Penetapan Hasil Penghitungan Suara Pemilukada Kabupaten Kolaka Utara Terhadap Keputusan Komisi Pemilihan Umum

Lebih terperinci

GUBERNUR ACEH PERATURAN GUBERNUR ACEH NOMOR 101 TAHUN 2009 TENTANG

GUBERNUR ACEH PERATURAN GUBERNUR ACEH NOMOR 101 TAHUN 2009 TENTANG GUBERNUR ACEH PERATURAN GUBERNUR ACEH NOMOR 101 TAHUN 2009 TENTANG TATA CARA DAN PENENTUAN JUMLAH BANTUAN KEUANGAN KEPADA PARTAI POLITIK HASIL PEMILU 2004 TINGKAT PROVINSI ACEH TAHUN 2009 GUBERNUR ACEH,

Lebih terperinci

REKAPITULASI HASIL VERIFIKASI FAKTUAL PARTAI POLITIK TINGKAT PROVINSI PROVINSI...

REKAPITULASI HASIL VERIFIKASI FAKTUAL PARTAI POLITIK TINGKAT PROVINSI PROVINSI... Lampiran 2 Model F6-Parpol REKAPITULASI HASIL VERIFIKASI FAKTUAL PARTAI POLITIK TINGKAT PROVINSI 1 PARTAI AMANAT NASIONAL (PAN) 2 PARTAI BULAN BINTANG (PBB) TAHAP I TAHAP II TAHAP I TAHAP II TAHAP I TAHAP

Lebih terperinci

PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR 18 TAHUN 2009 TENTANG

PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR 18 TAHUN 2009 TENTANG KOMISI PEMILIHAN UMUM PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR 18 TAHUN 2009 TENTANG PERUBAHAN TERHADAP PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR 11 TAHUN 2009 TENTANG PEDOMAN TEKNIS PEMUNGUTAN DAN PENGHITUNGAN

Lebih terperinci

GUBERNUR NANGGROE ACEH DARUSSALAM

GUBERNUR NANGGROE ACEH DARUSSALAM GUBERNUR NANGGROE ACEH DARUSSALAM Menimbang PERATURAN GUBERNUR NANGGROE ACEH DARUSSALAM NOMOR 76 TAHUN 2008 TENTANG TATA CARA PENENTUAN JUMLAH BANTUAN KEUANGAN KEPADA PARTAI POLITIK PESERTA PEMILU 2004

Lebih terperinci

KABUPATEN : SIDOARJO PROVINSI : JAWA TIMUR DAERAH PEMILIHAN : SIDOARJO 2 PARTAI POLITIK / NAMA CALON

KABUPATEN : SIDOARJO PROVINSI : JAWA TIMUR DAERAH PEMILIHAN : SIDOARJO 2 PARTAI POLITIK / NAMA CALON MODEL EB RINCIAN JUMLAH PEROLEHAN SETIAP PARTAI POLITIK DAN ANGGOTA DPRD KABUPATEN/KOTA SERTA ANGGOTA DPRD KABUPATEN/KOTA DALAM PEMILU TAHUN 204 KABUPATEN : SIDOARJO PARTAI POLITIK / NAMA. Partai NasDem.0

Lebih terperinci

KABUPATEN : LABUHANBATU PROVINSI : SUMATERA UTARA DAERAH PEMILIHAN : LABUHANBATU 5 PARTAI POLITIK / NAMA CALON

KABUPATEN : LABUHANBATU PROVINSI : SUMATERA UTARA DAERAH PEMILIHAN : LABUHANBATU 5 PARTAI POLITIK / NAMA CALON MODEL EB RINCIAN JUMLAH PEROLEHAN SETIAP PARTAI POLITIK DAN ANGGOTA DPRD KABUPATEN/KOTA SERTA ANGGOTA DPRD KABUPATEN/KOTA DALAM PEMILU TAHUN 204 KABUPATEN : LABUHANBATU PARTAI POLITIK / NAMA. Partai NasDem

Lebih terperinci

DAFTAR CALON TETAP ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN/KOTA DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN 2014 DAERAH PEMILIHAN : KOTA PONTIANAK 4

DAFTAR CALON TETAP ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN/KOTA DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN 2014 DAERAH PEMILIHAN : KOTA PONTIANAK 4 MODEL BE 1 DAFTAR CALON TETAP ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN/KOTA DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN 2014 KABUPATEN/KOTA*) : PONTIANAK PROVINSI : KALIMANTAN BARAT DAERAH PEMILIHAN : KOTA PONTIANAK

Lebih terperinci

BERITA NEGARA. Pengumuman, Hak Angket, Ibadah Haji, Penggantian Panitia KEPUTUSAN PIMPINAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA,

BERITA NEGARA. Pengumuman, Hak Angket, Ibadah Haji, Penggantian Panitia KEPUTUSAN PIMPINAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA, BERITA NEGARA No. III, 2009 Pengumuman, Hak Angket, Ibadah Haji, Penggantian Panitia KEPUTUSAN PIMPINAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT NOMOR : 03/PIMP/IV/2008-2009 T E N T A N G PENGGANTIAN ANGGOTA PANITIA ANGKET

Lebih terperinci

BAB V HASIL PEMILU A. PEMILU Bab ini menjelaskan tentang: Hasil Pemilu secara nasional mulai dari

BAB V HASIL PEMILU A. PEMILU Bab ini menjelaskan tentang: Hasil Pemilu secara nasional mulai dari KOMISI UMU M PEM I LI HAN BAB V HASIL PEMILU Bab ini menjelaskan tentang: Hasil Pemilu secara nasional mulai dari 1955 2009 A. Pemilu 1955 (DPR dan Konstituante) B. Pemilu 1971-1999 (DPR) C. Pemilu 2004-2009

Lebih terperinci

BUPATI BANYUWANGI SALINAN KEPUTUSAN BUPATI BANYUWANGI NOMOR 188/729/KEP/ /2012

BUPATI BANYUWANGI SALINAN KEPUTUSAN BUPATI BANYUWANGI NOMOR 188/729/KEP/ /2012 BUPATI BANYUWANGI SALINAN KEPUTUSAN BUPATI BANYUWANGI NOMOR 188/729/KEP/429.011/2012 TENTANG BANTUAN KEUANGAN KEPADA PARTAI POLITIK HASIL PEMILU PERIODE TAHUN 2009-2014 YANG MENDAPATKAN KURSI DI DPRD KABUPATEN

Lebih terperinci

KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN KENDAL. SALINAN KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN KENDAL NOMOR : 10/Kpts/KPU-Kab /TAHUN 2015 TENTANG

KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN KENDAL. SALINAN KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN KENDAL NOMOR : 10/Kpts/KPU-Kab /TAHUN 2015 TENTANG KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN KENDAL SALINAN KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN KENDAL NOMOR : 10/Kpts/KPU-Kab-012.329248/TAHUN 2015 TENTANG PENETAPAN JUMLAH KURSI ATAU SUARA SAH PARTAI POLITIK

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Mohtar Mas oed Perbandingan Sistem Politik, Gajah Mada Universitas Press. Yogyakarta.

DAFTAR PUSTAKA. Mohtar Mas oed Perbandingan Sistem Politik, Gajah Mada Universitas Press. Yogyakarta. DAFTAR PUSTAKA Mohtar Mas oed. 1989. Perbandingan Sistem Politik, Gajah Mada Universitas Press. Yogyakarta. Robert A. Dahl. 1992. Demokrasi dan Para Pengkritiknya, PT. Yayasan Obor ndonesia, Jakarta. Amir

Lebih terperinci

BERITA ACARA NOMOR: 220/BA/V/ 2014

BERITA ACARA NOMOR: 220/BA/V/ 2014 MODEL EB BERITA ACARA NOMOR: 220/BA/V/ 2014 TENTANG PENETAPAN PEROLEHAN SUARA DAN KURSI PARTAI POLITIK SERTA PENETAPAN CALON TERPILIH ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN KLUNGKUNG PEMILIHAN

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN INTERPRETASI DATA

BAB IV ANALISIS DAN INTERPRETASI DATA BAB IV ANALISIS DAN INTERPRETASI DATA Pada Bab IV ini, peneliti akan mengulas mengenai strategi kampanye yang dipakai oleh DPD Partai Amanat Nasional (PAN) dalam memenangkan pileg Kota Mojokerto 2009.

Lebih terperinci

PUTUSAN NOMOR 59/PHPU.C-VII/2009 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA

PUTUSAN NOMOR 59/PHPU.C-VII/2009 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PUTUSAN NOMOR 59/PHPU.C-VII/2009 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA [1.1] Yang memeriksa, mengadili dan memutus perkara konstitusi pada tingkat pertama

Lebih terperinci

PROFIL DPRD KABUPATEN SUMENEP PERIODE Disusun oleh: Bagian Humas & Publikasi Sekretariat DPRD Sumenep

PROFIL DPRD KABUPATEN SUMENEP PERIODE Disusun oleh: Bagian Humas & Publikasi Sekretariat DPRD Sumenep PROFIL DPRD KABUPATEN SUMENEP PERIODE 2009-2014 Disusun oleh: Bagian Humas & Publikasi Sekretariat DPRD Sumenep 1 SEKILAS DPRD KABUPATEN SUMENEP DPRD Kabupaten Sumenep merupakan lembaga perwakilan rakyat

Lebih terperinci

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESI RANCAN RANCANGAN

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESI RANCAN RANCANGAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESI ---------------------RANCAN------------ RANCANGAN LAPORAN SINGKAT RAPAT KERJA KOMISI III DPR RI DENGAN MENTERI HUKUM DAN HAM RI ---------------------------------------------------

Lebih terperinci

BERITA ACARA NOMOR : 40 /BA/V/ 2014

BERITA ACARA NOMOR : 40 /BA/V/ 2014 ri---70del EB Il BERITA ACARA NOMOR : 40 /BA/V/ 2014 TENTANG PENETAPAN PEROLEHAN SUARA DAN KURSI SERTA PENETAPAN CALON TERPILIH ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH MANDAILING NATAL HASIL PEMILIHAN UMUM

Lebih terperinci

KOMISI INDEPENDEN PEMILIHAN ACEH

KOMISI INDEPENDEN PEMILIHAN ACEH KOMISI INDEPENDEN PEMILIHAN ACEH KEPUTUSAN KOMISI INDEPENDEN PEMILIHAN ACEH NOMOR 22/Kpts/KIP Aceh/TAHUN 2016 TENTANG JUMLAH KURSI ATAU SUARA SAH PARTAI POLITIK ATAU GABUNGAN PARTAI POLITIK DALAM PENGAJUAN

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH PROPINSI SUMATERA UTARA NOMOR 9 TAHUN 2002 TENTANG BANTUAN KEUANGAN KEPADA PARTAI POLITIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN DAERAH PROPINSI SUMATERA UTARA NOMOR 9 TAHUN 2002 TENTANG BANTUAN KEUANGAN KEPADA PARTAI POLITIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN DAERAH PROPINSI SUMATERA UTARA NOMOR 9 TAHUN 2002 TENTANG BANTUAN KEUANGAN KEPADA PARTAI POLITIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR KEPALA DAERAH TINGKAT I SUMATERA UTARA Menimbang :

Lebih terperinci

PUTUSAN Nomor /PHPU.DPR-DPRD/XII/2014 (Provinsi Kalimantan Barat)

PUTUSAN Nomor /PHPU.DPR-DPRD/XII/2014 (Provinsi Kalimantan Barat) PUTUSAN Nomor 05-14-20/PHPU.DPR-DPRD/XII/2014 (Provinsi Kalimantan Barat) DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA [1.1] Yang mengadili perkara konstitusi

Lebih terperinci

KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA BOGOR JL. LOADER No. 7 BARANANGSIANG BOGOR. Hal. 1

KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA BOGOR JL. LOADER No. 7 BARANANGSIANG BOGOR. Hal. 1 LAPORAN TAHAPAN PERESMIAN KEANGGOTAAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KOTA BOGOR HASIL PEMILIHAN UMUM ANGGOTA DPR, DPD DPRD PROVINSI DAN DPRD KABUPATEN/KOTA TAHUN 2014 KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA BOGOR JL.

Lebih terperinci

Jakarta, 12 Juli 2007

Jakarta, 12 Juli 2007 PENDAPAT FRAKSI PARTAI DEMOKRAT TERHADAP KETERANGAN PEMERINTAH TENTANG RANCANGAN UNDANG-UNDANG PEMILIHAN UMUM ANGGOTA DPR, DPD, DPRD, DAN PEMILIHAN UMUM PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN Juru Bicara : drh. Jhony

Lebih terperinci

PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR 18 TAHUN 2010 TENTANG

PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR 18 TAHUN 2010 TENTANG PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR 18 TAHUN 2010 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR 06 TAHUN 2010 TENTANG PEDOMAN PELAPORAN DANA KAMPANYE PESERTA PEMILIHAN UMUM DALAM PENYELENGGARAAN

Lebih terperinci

BAB I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah. Pada tahun 2009 negara Indonesia melaksanakan pemilu yang ke-10

BAB I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah. Pada tahun 2009 negara Indonesia melaksanakan pemilu yang ke-10 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pada tahun 2009 negara Indonesia melaksanakan pemilu yang ke-10 kalinya, yaitu pemilu legislatif, presiden dan wakil presiden yang didasari dengan banyaknya

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pemilihan Umum Kepala Daerah menjadi Cossensus politik Nasional yang

BAB I PENDAHULUAN. Pemilihan Umum Kepala Daerah menjadi Cossensus politik Nasional yang BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pemilihan Umum Kepala Daerah menjadi Cossensus politik Nasional yang merupakan salah satu instrument penting penyelenggaraan pemerintah setelah digulirkan otonomi

Lebih terperinci

BERITA NEGARA. Pengumuman, Hak Angket, Ibadah Haji, Pembentukan Panitia KEPUTUSAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA. Pengumuman, Hak Angket, Ibadah Haji, Pembentukan Panitia KEPUTUSAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA No. II, 2009 BERITA NEGARA Pengumuman, Hak Angket, Ibadah Haji, Pembentukan Panitia KEPUTUSAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT MOR : 08/DPR RI/III/2008-2009 T E N T A N G PEMBENTUKAN PANITIA ANGKET DEWAN PERWAKILAN

Lebih terperinci

KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA SINGKAWANG

KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA SINGKAWANG KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA SINGKAWANG KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA SINGKAWANG NOMOR: 48/Kpts/KPU-Kota-019.435770/2016 TENTANG PENETAPAN PASANGAN CALON PESERTA PEMILIHAN WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN GRESIK NOMOR 09 TAHUN 2001 TENTANG TATACARA PENYALURAN BANTUAN KEUANGAN KEPADA PARTAI POLITIK

PERATURAN DAERAH KABUPATEN GRESIK NOMOR 09 TAHUN 2001 TENTANG TATACARA PENYALURAN BANTUAN KEUANGAN KEPADA PARTAI POLITIK PERATURAN DAERAH KABUPATEN GRESIK NOMOR 09 TAHUN 2001 TENTANG TATACARA PENYALURAN BANTUAN KEUANGAN KEPADA PARTAI POLITIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI GRESIK Menimbang : a. Bahwa untuk mewujudkan

Lebih terperinci

LAPORAN SINGKAT RAPAT KERJA KOMISI II DPR RI

LAPORAN SINGKAT RAPAT KERJA KOMISI II DPR RI TERBATAS (Untuk Kalangan Sendiri) LAPORAN SINGKAT RAPAT KERJA KOMISI II DPR RI (Bidang Pemerintahan Dalam Negeri dan Otonomi Daerah, Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kepemiluan, Pertanahan dan

Lebih terperinci

perlu menetapkan Besaran Bantuan Keuangan Kepada Partai

perlu menetapkan Besaran Bantuan Keuangan Kepada Partai BUPATI KARANGASEM KEPUTUSAN BUPATI KARANGASEM NOMOR 554/HK/2014 TENTANG PENETAPAN BESARAN BANTUAN KEUANGAN KEPADA PARTAI POLITIK YANG MEMPEROLEH SUARA DI DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN KARANGASEM

Lebih terperinci

BAB II PEMILU DI INDONESIA

BAB II PEMILU DI INDONESIA KOMISI UMU M PEM I LI HAN BAB II PEMILU DI INDONESIA Bab ini menjelaskan tentang: A. Pemilu 1955 (Masa Parlementer) B. Pemilu 1971 1997 (Masa Orde Baru) C. Pemilu 1999 2009 (Masa Reformasi) Waktu : 1 Jam

Lebih terperinci

NAMA/TANDA TANGAN ANGGOTA KPU KABUPATEN/KOTA. 1 Dra. PUTNAWATI, M.Si 2 SURYANTO, S.Pd 3 Drs SUJIT MUDJIRNO, S.IP, M.Pd 4 DAYUSMAN JUNUS, S.

NAMA/TANDA TANGAN ANGGOTA KPU KABUPATEN/KOTA. 1 Dra. PUTNAWATI, M.Si 2 SURYANTO, S.Pd 3 Drs SUJIT MUDJIRNO, S.IP, M.Pd 4 DAYUSMAN JUNUS, S. SERTIFIKAT REKAPITULASI HASIL PENGHITUNGAN PEROLEHAN SUARA DARI SETIAP KECAMATAN DI TINGKAT DALAM PEMILIHAN UMUM ANGGOTA DPRD TAHUN diisi berdasarkan formulir Model DA--DPRD Kabupaten/Kota KOTA SALATIGA

Lebih terperinci

Hari/Tanggal : Senin/22 Oktober 2012 : Pukul WIB s.d Selesai

Hari/Tanggal : Senin/22 Oktober 2012 : Pukul WIB s.d Selesai TERBATAS (Untuk Kalangan Sendiri) LAPORAN SINGKAT KOMISI II DPR RI (Bidang Pemerintahan Dalam Negeri dan Otonomi Daerah, Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kepemiluan, Pertanahan dan Reforma Agraria)

Lebih terperinci

RINGKASAN PUTUSAN. 2. Materi pasal yang diuji: a. Nomor 51/PUU-VI/2008: Pasal 9

RINGKASAN PUTUSAN. 2. Materi pasal yang diuji: a. Nomor 51/PUU-VI/2008: Pasal 9 RINGKASAN PUTUSAN Sehubungan dengan sidang pembacaan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 51,52,59/PUU-VI/2009 tanggal 18 Februari 2009 atas Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, dengan hormat dilaporkan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. melihat demokratis tidaknya suatu negara. Walau pada saat yang lain, pemilu

BAB I PENDAHULUAN. melihat demokratis tidaknya suatu negara. Walau pada saat yang lain, pemilu BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pemilihan umum (Pemilu) merupakan salah satu instrumen terpenting dalam sistem politik-demokratik modern. Pemilu bahkan telah menjadi salah satu parameter utama

Lebih terperinci

PROFIL PARTAI POLITIK PESERTA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2009 DI KOTA BANJAR

PROFIL PARTAI POLITIK PESERTA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2009 DI KOTA BANJAR PROFIL PARTAI POLITIK PESERTA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2009 DI KOTA BANJAR 1 Nama Partai : Partai Hati Nurani Rakyat Singkatan : ( HANURA ) 1 0010/SK/HANURA-Bjr/II-2008 Ketua DPC/DPD : R. Endang Sutarman,

Lebih terperinci

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESI

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESI DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESI --------------------------------- LAPORAN SINGKAT RAPAT KERJA KOMISI III DPR RI DENGAN MENTERI HUKUM DAN HAM RI, MENTERI DALAM NEGERI DAN MENTERI PENDAYAGUNAAN

Lebih terperinci

KETUA KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA SEMARANG

KETUA KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA SEMARANG KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NO : 8/Kpts/KPU-Kota-012 329521/2015 TENTANG PENETAPAN HASIL PEROLEHAN SUARA SAH PARTAI POLITIK PESERTA PEMILIHAN UMUM ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH TAHUN 2014

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. daerah (pemilukada) diatur dalam Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang

BAB I PENDAHULUAN. daerah (pemilukada) diatur dalam Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pemilihan kepala daerah (pemilukada) adalah rangkaian panjang dari proses penentuan kepala daerah yang bakal menjadi pemimpin suatu daerah untuk lima tahun (satu periode).

Lebih terperinci