BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN"

Transkripsi

1 BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN Pada bab ini akan dibahas analisis masalah-masalah dalam tugas akhir ini dan perancangan solusi yang akan digunakan untuk memecahkan masalah tersebut. 3.1 Analisis Analisis yang dilakukan meliputi analisis metode Williams Percent Range (WPR), deskripsi umum perangkat lunak, spesifikasi kebutuhan fungsional perangkat lunak, analisis kebutuhan data, pemodelan use case, serta asumsi dan batasan perangkat lunak Analisis Metode Williams Percent Range (WPR) Seperti telah dijelaskan pada bab sebelumnya, Williams Percent Range (WPR) adalah indikator teknikal yang menunjukkan kondisi overbought dan oversold dari suatu saham di pasar saham. Kondisi-kondisi tersebut ditunjukkan melalui pemetaan posisi harga penutup (close) terakhir terhadap suatu area yang terletak di antara harga tertinggi (high) dan harga terendah (low) saham tersebut tersebut pada sejumlah periode tertentu. Indikator WPR merepresentasikan area tersebut ke dalam skala perhitungan 100%. Jarak antara harga penutup terakhir dengan nilai tertinggi atau puncak area tersebut kemudian dihitung sebagai persentase dari keseluruhan area. Indikator WPR ditunjukkan oleh sebuah line chart mengingat nilai yang menjadi keluarannya hanya satu, yaitu nilai WPR itu sendiri. Pada analisis teknikal dengan metode WPR, terdapat dua hal yang perlu diperhatikan, yakni trend yang sedang berlangsung dan kondisi overbought atau oversold. Dengan mengkombinasikan kedua hal tersebut, WPR dapat menunjukkan waktu yang tepat bagi para pelaku pasar untuk mengambil keputusan dalam melakukan tindakan beli atau jual. III-1

2 III-2 Indikator WPR, berdasarkan kondisi overbought dan oversold yang ditunjukkannya, menghasilkan dua jenis sinyal, yaitu sinyal beli (buy signal) dan sinyal jual (sell signal). Sinyal beli dihasilkan pada saat WPR menunjukkan nilai oversold dan pergerakan harga saham sedang menunjukkan uptrend. Sinyal jual dihasilkan pada saat WPR menunjukkan nilai overbought dan pergerakan harga saham sedang menunjukkan downtrend. Penggunaan WPR pada pasar yang sedang mengalami sideways trend tidak dianjurkan karena WPR akan menghasilkan banyak sinyal-sinyal beli maupun jual palsu, sehingga WPR tidak membantu dalam mengambil keputusan. Selain dengan cara di atas, pembacaan sinyal jual beli juga dapat dilakukan dengan cara lain. Sinyal untuk membeli adalah pada saat indikator WPR menunjukkan nilai terendah dan nilai yang ditunjukkan indikator ini masih berada di bawah -85 atau -90 setelah lima periode berikutnya. Sinyal untuk menjual adalah pada saat indikator WPR menunjukkan nilai tertinggi dan nilai yang ditunjukkan indikator ini masih berada di atas -15 atau -5 setelah lima periode berikutnya. Gambar III-1 Sinyal beli dan jual yang ditunjukkan oleh indikator WPR [STO08] Gambar III-1 menunjukkan contoh penggunaan indikator WPR 3-periode dalam menentukan saat yang tepat untuk mengambil tindakan beli atau jual. Dalam contoh tersebut, digunakan pula indikator Simple Moving Average 10-periode dan Exponential Moving Average 30-periode sebagai indikator penunjuk trend yang

3 III-3 sedang berlangsung. Sinyal beli, yang ditandai dengan panah hijau, ditunjukkan pada saat uptrend sedang berlangsung dan nilai indikator WPR berada di bawah -80. Pada Gambar III-1, terdapat 11 buah sinyal beli, masing-masing 3 buah pada uptrend pertama (Uptrend-1) dan 7 buah pada uptrend kedua (Uptrend-2). Sinyal beli tersebut menjadi tanda bagi investor untuk mengambil long position, yaitu tindakan membeli saham yang untuk kemudian dijual kembali pada saat harganya sudah naik dalam rangka mengambil keuntungan dari capital gain. Selain sinyal beli, pada Gambar III-1 di atas juga ditunjukkan sejumlah sinyal jual. Sebanyak 4 buah sinyal jual ditunjukkan ketika satu-satunya downtrend pada contoh ini (Downtrend-1) sedang berlangsung, yaitu pada saat nilai yang ditunjukkan indikator WPR berada di atas -20. Sinyal beli ini member rekomendasi bagi investor untuk mengambil tindakan short position, yaitu menjual saham yang tidak pernah dimiliki untuk kemudian membelinya lagi pada saat harganya sudah turun Deskripsi Umum Perangkat Lunak Perangkat lunak yang akan dikembangkan dalam Tugas Akhir ini adalah perangkat lunak bernama PRStock. Fungsi utama PRStock adalah melakukan analisis teknikal terhadap data historis saham dengan menggunakan metode Williams Percent Range. Perangkat lunak ini akan menerima masukan berupa data historis saham yang diperoleh dari situs penyedia data saham berbagai perusahaan, dalam hal ini Dengan memproses masukan lainnya dari pengguna berupa parameter-parameter yang akan dipakai dalam proses analisis teknikal, PRStock akan menghasilkan keluaran berupa grafik pergerakan harga saham serta grafik hasil proses analisis teknikal dengan menggunakan metode Williams Percent Range.

4 III-4 Gambar III-2 Garis besar penggunaan perangkat lunak PRStock Gambar III-2 di atas menunjukkan langkah-langkah penggunaan perangkat lunak PRStock. Langkah kerja perangkat lunak ini secara umum diawali dengan mengunduh data historis yang akan dianalisis dari situs penyedia data-data saham yang telah ditentukan. Perangkat lunak kemudian menyimpan data saham tersebut dalam bentuk file tertentu. Perangkat lunak kemudian melakukan analisis teknikal terhadap data tersebut dengan menggunakan indikator WPR berdasarkan nilai masukan parameter dari pengguna. Perangkat lunak kemudian menampilkan grafik hasil analisis dan data historis saham Spesifikasi Kebutuhan Fungsional Perangkat Lunak Berdasarkan deskripsi umum di atas, PRStock memiliki kebutuhan fungsional sebagai berikut : 1. PRStock harus dapat mengakses dan mengunduh data historis saham yang dibutuhkan oleh pengguna dari situs Dalam hal ini, PRStock juga dapat memfasilitasi pemilihan jenis koneksi ke internet, apakah memakai proxy atau dengan direct connection. 2. PRStock harus dapat memfasilitasi pengguna dalam melakukan analisis teknikal pergerakan harga suatu saham tertentu berdasarkan data harga saham

5 III-5 historis yang sudah ada dengan mengacu pada parameter yang ditentukan pengguna. Analisis teknikal yang dilakukan menggunakan indikator Williams Percent Range (WPR). 3. PRStock harus dapat menampilkan grafik pergerakan harga saham dan grafik hasil analisis terhadap pergerakan harga saham. 4. PRStock harus dapat menampilkan sinyal-sinyal yang merekomendasikan tindakan yang dapat dilakukan pengguna sesuai dengan hasil analisis terhadap pergerakan harga saham Analisis Kebutuhan Data Perangkat lunak PRStock memiliki keterhubungan dengan dua jenis data, yaitu data masukan dan data keluaran Data Masukan Perangkat lunak PRStock membutuhkan dua macam data masukan agar dapat melakukan analisis sesuai dengan kebutuhan pengguna. Data-data tersebut adalah sebagai berikut : 1. Data historis saham Data ini berupa tabel data historis pergerakan harga saham yang berasal dari data transaksi perdagangan saham di seluruh dunia yang disediakan oleh situs Data ini kemudian akan dianalis dengan menggunakan indikator Williams Percent Range sehingga dapat diketahui waktu yang tepat dalam melakukan tindakan jual atau beli. Berdasarkan rumus indikator Williams Percent Range, data ini setidaknya harus menyimpan informasi mengenai nama perusahaan, tanggal, harga penutup (close), harga tertinggi (high), dan harga terendah (low). 2. Parameter indikator Williams Percent Range Data ini berisi parameter-parameter yang dibutuhkan untuk mendapatkan hasil analisis sesuai kebutuhan pengguna. Parameter tersebut antara lain adalah jenis periode dari pergerakan harga saham di pasar saham, jumlah periode

6 III-6 untuk perhitungan indikator Williams Percent Range, serta panjang rentang waktu pergerakan saham yang akan dianalisis Data Keluaran Perangkat lunak PRStock menghasilkan dua macam data keluaran, yaitu : 1. Grafik pergerakan harga saham Merupakan grafik tampilan tampilan dua dimensi dari pergerakan harga saham dalam suatu periode waktu tertentu berdasarkan data historis pergerakan harga saham yang berasal dari data masukan, yang menggambarkan dan memetakan waktu transaksi pada sumbu x (bidang horizontal) dan harga saham pada sumbu y (bidang vertikal). 2. Grafik hasil analisis indikator Williams Percent Range Merupakan grafik tampilan dua dimensi berdasarkan hasil analisis terhadap data historis pergerakan harga saham dengan menggunakan indikator Williams Percent Range, yang menggambarkan dan memetakan periode yang dianalisis pada sumbu x (bidang horizontal) dan nilai WPR pada sumbu y (bidang vertikal). 3. Sinyal rekomendasi tindakan yang sesuai dengan keadaan pasar Merupakan sinyal-sinyal mengenai keadaan overbought dan oversold berdasarkan hasil analisis yang dilakukan serta tindakan yang tepat yang dapat dilakukan pengguna sesuai dengan keadaan tersebut Sumber Data Historis Saham Data historis pergerakan harga saham di pasar saham yang digunakan dalam proses analisi pada perangkat lunak PRStock diambil dari salah satu perusahaan yang menyediakan data historis saham, indeks, dan forex baik untuk perusahaan di Amerika maupun di seluruh dunia, yaitu Yahoo!. Data tersebut dapat diunduh melalui situsnya yaitu atau dikenal juga sebagai Yahoo! Finance. Tabel III-1 di bawah menunjukkan contoh data yang disediakan oleh Yahoo! Finance. Data tersebut diunduh dalam format CSV (Comma Seperated Value) dan berisi data harian

7 III-7 yang tiap barisnya berisi tanggal, harga pembukaan, harga tertinggi, harga terendah, harga penutupan, volume, dan harga penutupan terakhir. Tabel III-1 Data Saham Astra Agro Lestari TBK dari Yahoo! Finance Date,Open,High,Low,Close,Volume,Adj Close , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , Analisis Pengguna Perangkat Lunak Pengguna perangkat lunak PRStock ini adalah analis sekuritas yang bertugas menganalisis dan memperkirakan bagaimana pergerakan harga saham dalam periode mendatang dan memberikan rekomendasi kepada investor mengenai saat yang tepat untuk membeli atau menjual saham tertentu Pemodelan Use Case Berdasarkan hasil analisis di atas, perangkat lunak PRStock dapat dimodelkan ke dalam sebuah model use case yang terdiri atas diagram use case, definisi actor, definisi use case, dan skenario use case Diagram Use Case Perangkat lunak PRStock dapat dimodelkan ke dalam sebuah diagram use case sperti yang ditunjukkan pada Gambar III-3.

8 III-8 Gambar III-3 Diagram use case perangkat lunak PRStock Gambar III-3 di atas menunjukkan bahwa perangkat lunak PRStock memiliki 3 buah use case utama, yaitu use case Mengunduh Data Saham, Menggambar Grafik, dan Mengatur Konfigurasi Koneksi Internet. Use case Menggambar Grafik menggunakan dua buah sub use case, yaitu use case Menggambar Grafik Pergerakan Harga Saham, Menggambar Grafik Hasil Analisis Saham Definisi Aktor Berdasarkan analisis pengguna perangkat lunak, pengguna PRStock dapat digeneralisir menjadi satu macam aktor, yaitu analis. Penjelasan aktor yang terdapat pada perangkat lunak ini dapat dilihat pada Tabel III-2.

9 III-9 Tabel III-2 Aktor pada Model Use Case PRStock No. Aktor Deskripsi 1 Analis Orang yang menggunakan perangkat lunak untuk menganalisis data saham dengan metode Williams Percent Range Definisi Use Case Diagram use case perangkat lunak PRStock menggambarkan 4 buah use case. Penjelasan masing-masing use case tersebut dapat dilihat pada Tabel III-3. Tabel III-3 Definisi use case perangkat lunak PRStock ID Use Case Nama Use Case Deskripsi UC-UDS UC-GGR UC-AKI Mengunduh Data Saham Menggambar Grafik Mengatur Konfigurasi Koneksi Internet Use case yang menggambarkan langkah aktor dalam mengunduh data historis saham sesuai dengan keinginan pengguna dari situs Use case yang menggambarkan langkah aktor dalam menampilkan grafik yang merepresentasikan pergerakan harga saham di pasar saham dan hasil analisis indikator Williams Percent Range terhadapnya. Use case yang menggambarkan langkah aktor dalam mengatur konfigurasi koneksi internet yang digunakan untuk mengunduh data saham Skenario Use Case Pada bagian ini akan dijabarkan skenario normal dari masing-masing use case pada perangkat lunak PRStock, yaitu use case Mengunduh Data Saham, Menggambar Grafik, dan Mengatur Konfigurasi Koneksi Internet Skenario Use Case Mengunduh Data Saham Skenario normal dari use case Mengunduh Data Saham dapat dilihat pada Tabel III-4.

10 III-10 Tabel III-4 Skenario Use Case Mengunduh Data Saham ID Use Case UC-UDS Nama Use Case Mengunduh Data Saham Aktor Analis Kondisi Awal Perangkat lunak menampilkan halaman antar muka utama. Skenario Normal (SK-UDS-01) Aksi Aktor Reaksi Perangkat Lunak 1. Memilih menu Download Data. 2. Menampilkan halaman antar muka Download Data. 3. Mengisi form masukan berupa nama perusahaan, tanggal awal dan tanggal akhir, dan tipe periode. 4. Mengunduh data saham sesuai dengan masukan aktor dan menyimpan data tersebut ke tempat penyimpanan yang ditentukan. Kondisi Akhir Data historis saham yang diinginkan aktor disimpan di tempat yang telah ditentukan Skenario Use Case Menggambar Grafik Skenario normal dari use case Menggambar Grafik dapat dilihat pada Tabel III-5.

11 III-11 Tabel III-5 Skenario Use Case Menggambar Grafik ID Use Case UC-GGR Nama Use Case Menggambar Grafik Aktor Analis Perangkat lunak menampilkan halaman antar Kondisi Awal muka utama. Skenario Normal (SK-GGR-01) Aksi Aktor Reaksi Perangkat Lunak 1. Memilih menu Draw Graph. 2. Mengeksekusi use case Menggambar Grafik Pergerakan Harga Saham dan Menggambar Grafik Hasil Analisis Saham. Grafik pergerakan harga saham dan hasil analisis Kondisi Akhir terhadap pergerakan harga saham ditampilkan di halaman antar muka utama. Skenario normal dari sub use case Menggambar Grafik Pergerakan Harga Saham dapat dilihat pada Tabel III-6. Tabel III-6 Skenario Use Case Menggambar Grafik Pergerakan Harga Saham ID Use Case UC-GHS Nama Use Case Menggambar Grafik Pergerakan Harga Saham Aktor Analis Aktor telah memilih menu Gambar Grafik, Kondisi Awal perangkat lunak menampilkan halaman antar muka Masukan Parameter Data Historis Saham. Skenario Normal (SK-GHS-01) Aksi Aktor Reaksi Perangkat Lunak 1. Mengisi form masukan berupa nama perusahaan, tanggal awal dan tanggal akhir. 2. Mengambil data saham perusahaan yang dipilih aktor dan menyimpannya ke dalam variabel-variabel. 3. Menggambar grafik pergerakan harga saham di halaman antar muka utama berdasarkan variabel-variabel yang ada. Kondisi Akhir Grafik pergerakan harga saham ditampilkan di halaman antar muka utama.

12 III-12 Skenario normal dari sub use case Menggambar Grafik Hasil Analisis Saham dapat dilihat pada Tabel III-7. Tabel III-7 Skenario Use Case Menggambar Grafik Hasil Analisis Saham ID Use Case UC-GAS Nama Use Case Menggambar Grafik Pergerakan Harga Saham Aktor Analis Use case Menggambar Grafik Pergerakan Harga Kondisi Awal Saham sudah dieksekusi, perangkat lunak menampilkan halaman antar muka Masukan Parameter Indikator Williams Percent Range. Skenario Normal (SK-GAS-01) Aksi Aktor Reaksi Perangkat Lunak 1. Mengisi form masukan berupa jumlah periode perhitungan. 2. Melakukan analisis terhadap variablevariabel yang ada dengan metode Williams Percent Range berdasarkan periode perhitungan yang ditentukan aktor. 3. Menggambar grafik hasil analisis terhadap pergerakan harga saham di halaman antar muka utama. 4. Memberi sinyal keadaan overbought dan atau oversold yang didapat dari hasil analisis. Grafik analisis terhadap pergerakan harga saham Kondisi Akhir dan sinyal keadaan overbought dan atau oversold ditampilkan di halaman antar muka utama Skenario Use Case Mengatur Konfigurasi Koneksi Internet Skenario dari use case Mengatur Konfigurasi Koneksi Internet dapat dilihat pada Tabel III-8.

13 III-13 Tabel III-8 Skenario Use Case Mengatur Konfigurasi Koneksi Internet ID Use Case UC-AKI Nama Use Case Mengatur Konfigurasi Koneksi Internet Aktor Analis Kondisi Awal Perangkat lunak menampilkan halaman antar muka utama. Skenario Normal (SK-AKI-01) Aksi Aktor Reaksi Perangkat Lunak 1. Memilih menu Connection Settings. 2. Menampilkan halaman antar muka Connection Settings. 3. Memilih jenis koneksi perangkat lunak ke internet. 4. Melakukan koneksi ke internet sesuai dengan pilihan aktor. Kondisi Akhir Perangkat lunak terhubung dengan internet dengan jenis koneksi yang ditentukan aktor Asumsi dan Batasan Perangkat Lunak Asumsi dan batasan yang diterapkan pada perangkat lunak PRStock ini adalah sebagai berikut : 1. PRStock hanya melayani satu pengguna pada satu waktu dan hanya dapat dieksekusi pada satu mesin. 2. PRStock tidak dapat memperbarui data secara otomatis, melainkan ketika pengguna memilih data saham perusahaan yang sama dari internet, maka sistem akan memperbaruinya. 3. Analisis pergerakan harga saham yang dilakukan terhadap data historis saham hanya menggunakan metode Williams Percent Range (WPR). 4. Data historis saham yang digunakan valid dan tersimpan dalam bentuk file dengan ekstensi CSV (Comma Seperated Value) yang isinya sesuai dengan format yang telah ditentukan.

14 III Perancangan Perancangan yang dilakukan meliputi perancangan arsitektur perangkat lunak, realisasi use case, dan perancangan antar muka Perancangan Arsitektur Perangkat lunak PRStock terdiri atas 10 kelas, yaitu FormPRStock, FormConnection, FormDownload, FormDownloadProgress, FormGraphic, PRStock, ConnectionController, DownloadController, GraphicController, dan Stock. Keterhubungan dari kelas-kelas tersebut dapat dilihat pada Gambar III-4. +main() PRStock FormPRStock -fc: FormConnection -fd: FormDownload -fg: FormGraphic +showform() FormConnection -cc: ConnectionController +showform() ConnectionController -isusingproxy: bool -server: string -port: int -isusingauthorization: bool -username: string -password: string +saveconnectionconfiguration() FormDownload -dc: DownloadController +showform() DownloadController -cc: ConnectionController -destinationpath: string -source: string -companycode: string -startdate: DateTime -enddate: DateTime +periodtype: string +downloaddata() FormDownloadProgress -progress: int +showform() FormGraphic -gc: GraphicController -dc: DownloadController -fd: FormDownload +showform() GraphicController -companyname: string -stocklist[]: Stock -periodtype: int -startdate: DateTime -enddate: DateTime -prperiod: int = 14 +readstock() +generatestockgraphic() +generateprgraphic() +generatereport() Stock -date: DateTime -open: double -high: double -low: double -close: double -volume: double -prval: double +ishigherhigh(s: Stock): bool +islowerlow(s: Stock): bool Gambar III-4 Diagram Kelas perangkat lunak PRStock

15 III-15 Penjelasan dari masing-masing kelas dapat dilihat pada Tabel III-9. Tabel III-9 Deskripsi kelas perangkat lunak PRStock Nama Kelas Deskripsi Fungsi FormPRStock Antarmuka utama perangkat lunak showform() FormConnection Antarmuka pengaturan koneksi perangkat lunak ke internet showform() FormDownload Antarmuka pengaturan data yang showform() akan diunduh oleh perangkat lunak FormDownloadProgress Antarmuka pada saat perangkat showform() lunak melakukan pengunduhan data dari internet FormGraphic Antarmuka pengaturan grafik yang showform() akan ditampilkan perangkat lunak PRStock Driver utama perangkat lunak main() ConnectionController Driver koneksi perangkat lunak ke saveconnectionconfiguration() internet DownloadController Driver pengunduhan data dari downloaddata() internet GraphicController Driver penampilan grafik pada readstock() perangkat lunak generatestockgraphic() generateprgraphic() Stock Struktur data utama yang menampung tiap data saham ishigherhigh(s: Stock): bool islowerlow(s: Stock): bool Perancangan Antarmuka Antarmuka perangkat lunak PRStock terdiri dari empat bagian utama, yaitu antarmuka utama, antarmuka penggambaran grafik, antarmuka pengaturan koneksi internet, dan antarmuka pengunduhan data Perancangan Antarmuka Utama Rancangan antarmuka utama dapat dilihat pada Gambar III-5. Antarmuka ini merupakan antarmuka yang ditampilkan pertama kali saat perangkat lunak dijalankan.

16 III-16 Secara garis besar, antarmuka ini terbagi dalam dua bagian, yaitu bagian kiri yang menampilkan grafik pergerakan harga saham dan indikator Williams Percent Range, serta bagian kanan yang merupakan panel interaksi yang berisi menu yang dapat digunakan pengguna. Gambar III-5 Rancangan antarmuka utama Melalui panel interaksi, pengguna dapat menggunakan perangkat lunak untuk mengunduh data historis saham, menggambar grafik pergerakan harga saham dan grafik indikator WPR, serta mengatur koneksi perangkat lunak ke internet. Panel di bawah panel interaksi digunakan untuk menampilkan sinyal-sinyal yang muncul pada hasil analisis terhadap data pergerakan harga saham Perancangan Antarmuka Pengunduhan Saham Antarmuka ini ditampilkan pada saat pengguna memilih menu Download Data. Pada antarmuka ini, pengguna dapat memilih perusahaan yang datanya akan di ambil, menentukan tanggal awal data dan tanggal akhir data, serta menentukan jenis periode

17 III-17 dari data saham yang akan diunduh. Rancangan antarmuka pengunduhan saham dapat dilihat pada Gambar III-6. Gambar III-6 Rancangan antarmuka pengunduhan data historis saham Pada saat pengunduhan data dimulai, maka antarmuka proses pengunduhan data historis saham akan ditampilkan. Gambar III-7 menunjukkan rancangan antarmuka proses pengunduhan data historis saham. Gambar III-7 Rancangan antarmuka proses pengunduhan data historis saham Perancangan Antarmuka Penggambaran Grafik Antarmuka ini ditampilkan pada saat pengguna memilih menu Draw Graph. Pada antarmuka ini, pengguna dapat memilih data yang sudah tersimpan serta menentukan jumlah periode yang akan dihitung dengan menggunakan indikator Williams Percent Range. Rancangan antarmuka pengunduhan saham dapat dilihat pada Gambar III-8.

18 III-18 Gambar III-8 Rancangan antarmuka penggambaran grafik Perancangan Antarmuka Pengaturan Konenksi Internet Antarmuka ini ditampilkan pada saat pengguna memilih menu Connection Settings. Pada antarmuka ini, pengguna dapat memilih jenis koneksi perangkat lunak ke internet. Rancangan antarmuka pengunduhan saham dapat dilihat pada Gambar III-9. Gambar III-9 Rancangan antarmuka pengaturan koneksi ke internet

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN Pada BAB ini akan dijelaskan mengenai analisis dan perancangan pembangunan aplikasi analisis saham menggunakan metode Ultimate Oscillator. 3.1 Analisis Analisis yang dilakukan

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS PENYELESAIAN MASALAH

BAB III ANALISIS PENYELESAIAN MASALAH BAB III ANALISIS PENYELESAIAN MASALAH Pada bab tiga ini akan dibahas mengenai pengukuran fluktuasi nilai saham dengan menggunakan metode Force Index, dan dibantu oleh Exponential Moving Average dalam menentukan

Lebih terperinci

PEMBANGUNAN APLIKASI ANALISIS PERGERAKAN HARGA SAHAM DENGAN METODE WILLIAMS PERCENT RANGE

PEMBANGUNAN APLIKASI ANALISIS PERGERAKAN HARGA SAHAM DENGAN METODE WILLIAMS PERCENT RANGE PEMBANGUNAN APLIKASI ANALISIS PERGERAKAN HARGA SAHAM DENGAN METODE WILLIAMS PERCENT RANGE LAPORAN TUGAS AKHIR Disusun sebagai syarat kelulusan tingkat sarjana oleh : Agam Syauqi Lamaida / 13503056 PROGRAM

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN Pada Bab III dari laporan Tugas Akhir ini akan diuraikan tantang analisis tren pergerakan harga saham dengan menggunakan metode Parabolic SAR, analisis kebutuhan perangkat

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI. Perangkat keras yang digunakan adalah seperangkat komputer dengan spesifikasi sebagai berikut:

BAB IV IMPLEMENTASI. Perangkat keras yang digunakan adalah seperangkat komputer dengan spesifikasi sebagai berikut: BAB IV IMPLEMENTASI Bab ini menjelaskan tentang implementasi perangkat lunak berdasarkan hasil analisis dan perancangan yang telah dibuat pada bab sebelumnya. Penjelasan mengenai implementasi perangkat

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN Bab empat memberikan penjelasan menyeluruh terhadap implementasi perangkat lunak yang dikembangkan untuk tugas akhir ini dan pengujian yang dilakukan. 4.1 Implementasi

Lebih terperinci

BAB V PENGUJIAN. Tujuan pengujian yang dilakukan terhadap perangkat lunak PRStock adalah sebagai berikut :

BAB V PENGUJIAN. Tujuan pengujian yang dilakukan terhadap perangkat lunak PRStock adalah sebagai berikut : BAB V PENGUJIAN Bagian ini membahas tentang pengujian yang dilakukan terhadap perangkat lunak PRStock yang telah diimplementasikan. Hasil pengujian kemudian akan dianalisis untuk mengetahui pencapaian

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN Analisis yang dilakukan meliputi analisis metode Money Flow Index(MFI), deskripsi umum perangkat lunak, analisis kebutuhan perangkat lunak, analisis kebutuhan data, pengguna

Lebih terperinci

BAB V PENGUJIAN. Perancangan kasus uji yang akan dilakukan meliputi pengujian terhadap dua hal, yaitu:

BAB V PENGUJIAN. Perancangan kasus uji yang akan dilakukan meliputi pengujian terhadap dua hal, yaitu: BAB V PENGUJIAN Bagian ini membahas tentang pengujian yang dilakukan terhadap perangkat lunak UltimateStock yang telah diimplementasikan. Kemudian hasil pengujian tersebut akan dianalisis untuk mengetahui

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN Dalam tugas akhir ini akan dikembangkan sebuah perangkat lunak yang akan menggunakan RSI untuk membantu melakukan prediksi tren harga saham. Dalam bab ini akan dijelaskan

Lebih terperinci

STUDI DAN IMPLEMENTASI PENGUKURAN FLUKTUASI NILAI SAHAM DENGAN METODE FORCE INDEX

STUDI DAN IMPLEMENTASI PENGUKURAN FLUKTUASI NILAI SAHAM DENGAN METODE FORCE INDEX STUDI DAN IMPLEMENTASI PENGUKURAN FLUKTUASI NILAI SAHAM DENGAN METODE FORCE INDEX LAPORAN TUGAS AKHIR oleh : Christopher Kurniawan NIM 13504117 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA SEKOLAH TEKNIK ELEKTRO DAN

Lebih terperinci

PEMBANGUNAN APLIKASI ANALISIS PERGERAKAN HARGA SAHAM DENGAN METODE ULTIMATE OSCILLATOR

PEMBANGUNAN APLIKASI ANALISIS PERGERAKAN HARGA SAHAM DENGAN METODE ULTIMATE OSCILLATOR PEMBANGUNAN APLIKASI ANALISIS PERGERAKAN HARGA SAHAM DENGAN METODE ULTIMATE OSCILLATOR LAPORAN TUGAS AKHIR Disusun sebagai syarat kelulusan tingkat sarjana oleh : Mohammad Noversada A. / 13503029 PROGRAM

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI. Pada bab ini akan dijabarkan mengenai implementasi perangkat lunak berdasarkan hasil analisis dan perancangan di bab III.

BAB IV IMPLEMENTASI. Pada bab ini akan dijabarkan mengenai implementasi perangkat lunak berdasarkan hasil analisis dan perancangan di bab III. BAB IV IMPLEMENTASI Pada bab ini akan dijabarkan mengenai implementasi perangkat lunak berdasarkan hasil analisis dan perancangan di bab III. 4.1 Lingkungan Implementasi Lingkungan implementasi meliputi

Lebih terperinci

Buletin Compiled by

Buletin Compiled by Volume XXII/2014 Buletin Compiled by at.research@phintracosecurities.com Analisa Investasi : Analisa Teknikal Melanjutkan ulasan Profits Buletin Volume XXI mengenai pentingnya Likuiditas Saham dalam memilih

Lebih terperinci

Bab 4 METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian dilakukan secara studi literatur, dan dengan mengikuti seminarseminar

Bab 4 METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian dilakukan secara studi literatur, dan dengan mengikuti seminarseminar 32 Bab 4 METODOLOGI PENELITIAN 4.1 Kerangka pemikiran Penelitian dilakukan secara studi literatur, dan dengan mengikuti seminarseminar yang berkaitan dengan metode analisa teknikal. Data diperoleh dari

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.2.1 Latar Belakang Analisa Saham Dedhy dan Liliana (2007) menyatakan bahwa pergerakan harga saham pada dasarnya dipengaruhi oleh teori ekonomi yang paling dasar, yaitu hukum permintaan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini dibahas mengenai latar belakang, rumusan masalah, tujuan, batasan masalah, metodologi, dan sistematika pembahasan dalam Tugas Akhir ini. 1.1 Latar Belakang Pasar modal merupakan

Lebih terperinci

BAB II DASAR TEORI. 2.1 Saham Pengertian Saham Fungsi Saham

BAB II DASAR TEORI. 2.1 Saham Pengertian Saham Fungsi Saham BAB II DASAR TEORI Pada bab ini akan dibahas dasar teori yang dipergunakan dalam mengerjakan tugas akhir ini, yang meliputi : 1. Saham 2. Pasar Saham 3. Analisis Pasar Saham 4. Indikator Teknikal Hal di

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Analisis sistem terdiri dari dua bagian yaitu analisis data sistem dan analisis komponen sistem.

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Analisis sistem terdiri dari dua bagian yaitu analisis data sistem dan analisis komponen sistem. BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Sistem Analisis sistem terdiri dari dua bagian yaitu analisis data sistem dan analisis komponen sistem. 3.1.1 Analisis Data Sistem Dalam merancang sistem

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. seperti melalui wawancara maupun menyebar kuesioner.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. seperti melalui wawancara maupun menyebar kuesioner. 42 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Data dan Sumber Data 3.1.1. Data Primer Data yang dikumpulkan untuk penelitian dari tempat aktual terjadinya peristiwa, seperti melalui wawancara maupun menyebar kuesioner.

Lebih terperinci

UNIVERSITAS BINA NUSANTARA

UNIVERSITAS BINA NUSANTARA UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Program Studi Ganda Teknik Informatika Statistika Skripsi Sarjana Program Studi Ganda Semester Ganjil 2005/2006 PERANCANGAN PROGRAM APLIKASI PERAMALAN PERGERAKAN HARGA SAHAM

Lebih terperinci

PEMBANGUNAN APLIKASI ANALISIS SAHAM MENGGUNAKAN METODE RATE OF CHANGE

PEMBANGUNAN APLIKASI ANALISIS SAHAM MENGGUNAKAN METODE RATE OF CHANGE PEMBANGUNAN APLIKASI ANALISIS SAHAM MENGGUNAKAN METODE RATE OF CHANGE LAPORAN TUGAS AKHIR Disusun sebagai syarat kelulusan tingkat sarjana oleh: Syahrul Anwar / 13503061 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA

Lebih terperinci

II. TINJAUAN PUSTAKA Pasar Modal

II. TINJAUAN PUSTAKA Pasar Modal 6 II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Pasar Modal Pasar modal merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik surat utang (obligasi), ekuiti (saham), reksadana,

Lebih terperinci

Strategi EMA-50 Williams. oleh Admiral Markets Trading Camp

Strategi EMA-50 Williams. oleh Admiral Markets Trading Camp Strategi EMA-50 Williams oleh Admiral Markets Trading Camp Daftar Isi Sekilas Tentang Penulis Deskripsi Strategi Exponential Moving Average Williams Percent Range Stochastic Pivot Points Kesimpulan 3 4

Lebih terperinci

Fundamental Vs Technikal Psikologi Trading Scalper,Swinger,Investor. Chart Asumsi dalam Technical Analysis Support & Resistance Penentuan Trend

Fundamental Vs Technikal Psikologi Trading Scalper,Swinger,Investor. Chart Asumsi dalam Technical Analysis Support & Resistance Penentuan Trend Fundamental Vs Technikal Psikologi Trading Scalper,Swinger,Investor Price Pattern Reversal Pattern Continuation Pattern Chart Asumsi dalam Technical Analysis Support & Resistance Penentuan Trend Indicator

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1 Analisis Sistem Yang Sedang Berjalan Sebelum merancang suatu sistem, ada baiknya terlebih dahulu kita menganalisis sistem yang sedang berjalan di perusahaan yang

Lebih terperinci

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SIGNAL JUAL BELI SAHAM DENGAN MENGGUNAKAN METODE WILLIAMS %R DAN GEOMETRIC MOVING AVERAGE

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SIGNAL JUAL BELI SAHAM DENGAN MENGGUNAKAN METODE WILLIAMS %R DAN GEOMETRIC MOVING AVERAGE SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SIGNAL JUAL BELI SAHAM DENGAN MENGGUNAKAN METODE WILLIAMS %R DAN GEOMETRIC MOVING AVERAGE Harianto Kristanto, Umi Proboyekti Abstrak : Investasi saham merupakan salah satu jenis

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Saat ini pasar modal merupakan suatu alternatif investasi yang dapat

BAB 1 PENDAHULUAN. Saat ini pasar modal merupakan suatu alternatif investasi yang dapat 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Saat ini pasar modal merupakan suatu alternatif investasi yang dapat mendatangkan keuntungan finansial bagi investor individual maupun institusional. Perkembangan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Beberapa tahun terakhir ini, pasar barang dan uang dunia tengah mengalami proses globalisasi yang sangat cepat. Perekonomian antar negara menjadi semakin terintegrasi.

Lebih terperinci

BAB IV. ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB IV. ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB IV. ANALISIS DAN PERANCANGAN Pada bab ini, akan dibahas mengenai proses analisis dan perancangan dari add-on yang akan dibangun. Pada bagian awal, akan dijelaskan deskripsi umum, kebutuhan perangkat

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 46 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Sejarah Perusahaan Batalion Barbershop adalah salah satu usaha jasa perawatan rambut yang berada di Jakarta Selatan. Batalion Barbershop merupakan usaha yang

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. diusulkan dari sistem yang ada di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota

BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. diusulkan dari sistem yang ada di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1. Analisis Sistem yang Sedang Berjalan Pada bab ini dijelaskan mengenai prosedur yang berjalan dan yang diusulkan dari sistem yang ada di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI. 4.1 Lingkungan Implementasi. 4.2 Perangkat Keras. 4.3 Perangkat Lunak

BAB IV IMPLEMENTASI. 4.1 Lingkungan Implementasi. 4.2 Perangkat Keras. 4.3 Perangkat Lunak BAB IV IMPLEMENTASI Bab ini menjelaskan tentang implementasi perangkat lunak berdasarkan hasil analisis dan perancangan yang telah dibuat pada bab sebelumnya. Penjelasan mengenai implementasi perangkat

Lebih terperinci

BAB V PENGUJIAN. 5.1 Tujuan Pengujian. 5.2 Perancangan Kasus Uji

BAB V PENGUJIAN. 5.1 Tujuan Pengujian. 5.2 Perancangan Kasus Uji BAB V PENGUJIAN Bagian ini membahas tentang pengujian yang dilakukan terhadap perangkat lunak Dio-StockAnalyzer yang telah diimplementasikan. Kemudian hasil pengujian tersebut akan dianalisis untuk mengetahui

Lebih terperinci

BAB V PENGUJIAN. 5.1 Tujuan Pengujian Perangkat Lunak. 5.2 Perancangan Kasus Uji Perangkat Lunak

BAB V PENGUJIAN. 5.1 Tujuan Pengujian Perangkat Lunak. 5.2 Perancangan Kasus Uji Perangkat Lunak BAB V PENGUJIAN Pengujian perangkat lunak Pa-SAR yang akan dibahas pada bab ini meliputi tujuan pengujian perangkat lunak, perancangan kasus uji perangkat lunak, pelaksanaan pengujian perangkat lunak,

Lebih terperinci

PENULISAN ILMIAH TEKNIKAL MODERN DALAM INVESTASI DI PASAR MODAL (STUDI. INTERNATIONAL, Tbk)

PENULISAN ILMIAH TEKNIKAL MODERN DALAM INVESTASI DI PASAR MODAL (STUDI. INTERNATIONAL, Tbk) PENULISAN ILMIAH TEKNIKAL MODERN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI DI PASAR MODAL (STUDI KASUS PADA SAHAM PT ASTRA INTERNATIONAL, Tbk) LATAR BELAKANG MASALAH Pasar modal merupakan tempat kegiatan perusahaan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Toko Buku Family merupakan sebuah toko yang menjual buku-buku

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Toko Buku Family merupakan sebuah toko yang menjual buku-buku BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1. Analisis Sistem Yang Berjalan Toko Buku Family merupakan sebuah toko yang menjual buku-buku pelajaran. Dalam bab ini akan dijelaskan mengenai Analisis Sistem

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Saat ini pemberdayaan teknologi untuk pendidikan yang menjelaskan tentang perhitungan dan juga dapat menghibur untuk siswa SD masih sangat sedikit.

Lebih terperinci

II. ANALISA TENIKAL Pengertian Analisa teknikal Prinsip Analisa teknikal

II. ANALISA TENIKAL Pengertian Analisa teknikal Prinsip Analisa teknikal II. ANALISA TENIKAL Pengertian Analisa teknikal Prinsip/ idikator Analisa teknikal Tujuan Analisa teknikal Asumsi Analisa teknikal Jenis Analisa teknikal Pengertian Analisa teknikal Analisa teknikal adalah

Lebih terperinci

BAB 4 PEMBAHASAN. 4.1 Analisis Teknikal Pergerakan Harga Saham BHIT

BAB 4 PEMBAHASAN. 4.1 Analisis Teknikal Pergerakan Harga Saham BHIT BAB 4 PEMBAHASAN 4.1 Analisis Teknikal Pergerakan Harga Saham BHIT Dalam analisa yang akan dilakukan, penulis menggunakan data transaksi harian saham BHIT, data yang digunakan oleh penulis adalah data

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN Dalam bab ini akan dijelaskan tentang implementasi dan pengujian perangkat lunak berdasarkan hasil analisis dan perancangan yang telah dibuat di bab sebelumnya. IV.1 Implementasi

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN. permasalahan, kesempatan, hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN. permasalahan, kesempatan, hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN 4.1 Analisis Sistem Analisis sistem ini merupakan penguraian dari suatu sistem yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM

BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM 31 BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM III.1. Analisis Analisa masalah dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan

Lebih terperinci

Darma Hasudungan Siahaan

Darma Hasudungan Siahaan ANALISIS PERGERAKAN HARGA EMAS DENGAN MENGGUNAKAN MOVING AVERAGE, PARABOLIC SAR DAN STOCHASTIC OSCILLATOR Darma Hasudungan Siahaan Binus University,Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia Abstrak Dalam melakukan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. dari berbagai Negara. Mata uang memegang peranan yang sangat penting dalam

BAB 1 PENDAHULUAN. dari berbagai Negara. Mata uang memegang peranan yang sangat penting dalam BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Valuta asing (valas) atau yang lebih dikenal oleh sebagian banyak orang dengan sebutan foreign exchange (forex) adalah perdagangan nilai mata uang asing

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan IPTEK khususnya Teknologi Informasi mengalami perkembangan yang sangat pesat. Hampir disetiap aspek kehidupan manusia perkembangan teknologi informasi

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 ANALISIS MASALAH Berita adalah laporan tercepat mengenai fakta atau ide terbaru yang benar, berita tersebar ke khalayak luas melalui media kabar berkala seperti surat

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. hasil analisis ini digambarkan dan didokumentasiakan dengan metodologi

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. hasil analisis ini digambarkan dan didokumentasiakan dengan metodologi BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1. Analisis Sistem yang Sedang Berjalan Kegiatan analisis sistem yang berjalan dilakukan dengan analisis yang berorientasi pada objek-objek yang diperlukan oleh

Lebih terperinci

KUMPULAN TRADING STRATEGY

KUMPULAN TRADING STRATEGY KUMPULAN TRADING STRATEGY 1. TEKNIK ROLE REVERSAL 2. KOMBINASI INDIKATOR (Bolinger Band, MA, Stochastic Oscilator) 3. KOMBINASI EXPONENTIAL MOVING AVARAGE (EMA) EMA (5, 15, dan 60) 4. KOMBINASI EMA 5,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Para pelaku pasar modal telah menyadari bahwa sebelum melakukan investasi

BAB I PENDAHULUAN. Para pelaku pasar modal telah menyadari bahwa sebelum melakukan investasi BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Para pelaku pasar modal telah menyadari bahwa sebelum melakukan investasi saham memerlukan suatu analisis untuk membantu dalam mengambil keputusan membeli atau menjual

Lebih terperinci

Fast Track Reksadana IkhwanPridyastomo.com. Fast Track. Trading Reksadana

Fast Track Reksadana IkhwanPridyastomo.com. Fast Track. Trading Reksadana Fast Track Trading Reksadana 1 Di akhir ebook ini anda akan mengerti cara dan timing yang lebih optimal untuk Trading Reksadana Keep Action Terus Update Ilmu ;) 2 Mata Melihat, Fast Track Reksadana Telinga

Lebih terperinci

DAFTAR ISI HAL. Kata Pengantar 1. STEP 1 Cara Download dan Install Platform MT4 2. STEP 2 Login ke platform MT4 3

DAFTAR ISI HAL. Kata Pengantar 1. STEP 1 Cara Download dan Install Platform MT4 2. STEP 2 Login ke platform MT4 3 DAFTAR ISI HAL Kata Pengantar 1 STEP 1 Cara Download dan Install Platform MT4 2 STEP 2 Login ke platform MT4 3 STEP 3 Menampilkan chart Candlestick dan mengubah Time Frame 5 STRATEGI TRADING DENGAN PLATFORM

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 Analisis Kebutuhan Aplikasi Untuk merancang suatu sistem yang baik diperlukan beberapa persiapan seperti menentukan kebutuhan dari aplikasi yang akan dibuat agar sistem

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN Bab ini menjelaskan mengenai analisis sistem dan perancangan yang akan digunakan dalam pengembangan aplikasi integrasi antara Kriptografi menggunakan algoritma RSA dan

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 Gambaran umum sistem Pada tugas akhir ini, akan dibuat sebuah aplikasi berbasis jaringan internet dimana aplikasi ini digunakan untuk membantu seorang admin dalam mengendalikan

Lebih terperinci

ANALISIS TEKNIKAL MODERN MENGGUNAKAN METODE MACD, RSI, SO, DAN BUY AND HOLD UNTUK MENGETAHUI RETURN SAHAM OPTIMAL PADA SEKTOR PERBANKAN LQ 45

ANALISIS TEKNIKAL MODERN MENGGUNAKAN METODE MACD, RSI, SO, DAN BUY AND HOLD UNTUK MENGETAHUI RETURN SAHAM OPTIMAL PADA SEKTOR PERBANKAN LQ 45 ANALISIS TEKNIKAL MODERN MENGGUNAKAN METODE MACD, RSI, SO, DAN BUY AND HOLD UNTUK MENGETAHUI RETURN SAHAM OPTIMAL PADA SEKTOR PERBANKAN LQ 45 Agung Pramono 1 Iman Murtono Soenhadji 2 Septi Mariani 3 Ida

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1. Analisis Sistem Yang Berjalan Sebelum merancang suatu sistem, ada baiknya terlebih dahulu menganalisis sistem yang sedang berjalan di Distro yang akan dibangun

Lebih terperinci

Session 2: M2: Method - Analisa Teknikal

Session 2: M2: Method - Analisa Teknikal Session 2: M2: Method - Analisa Teknikal Astronaut US vs Indonesia VS Apa yang mempengaruhi harga saham? Supply > Demand = Price Drop Supply < Demand = Price Up Demand = Buyer = Bull Supply = Seller =

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1 Analisis Sistem yang Sedang Berjalan Tahap yang perlu dilakukan sebelum mengembangkan suatu sistem ialah menganalisis sistem yang sedang berjalan kemudian mencari

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. merupakan resiko yang harus ditanggung setiap investor terutama investor jangka

BAB I PENDAHULUAN. merupakan resiko yang harus ditanggung setiap investor terutama investor jangka BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Penelitian Pergerakan harga saham di bursa efek Indonesia sangatlah fluktuatif, hal ini merupakan resiko yang harus ditanggung setiap investor terutama investor jangka

Lebih terperinci

BAB IV PERANCANGAN 4.1 Perancangan Arsitektur Sistem Kebutuhan Perangkat Lunak Tabel 4.1

BAB IV PERANCANGAN 4.1 Perancangan Arsitektur Sistem Kebutuhan Perangkat Lunak Tabel 4.1 BAB IV PERANCANGAN 4.1 Perancangan Arsitektur Sistem Perancangan sistem untuk aplikasi pencarian resep masakan ini menggunakan UML. Unified Modelling Language(UML) adalah himpunan struktur dan teknik untuk

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1. Analisis Sistem Analisis bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang terdapat pada sistem serta menentukan kebutuhan-kebutuhan dari sistem

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN Tugas Akhir ini akan menghasilkan sebuah perangkat lunak penjadwalan kereta api jalur tunggal dengan nama Kimspoor Scheduler. Pada bab ini akan dijelaskan mengenai analisis

Lebih terperinci

: Retno Yuliyanti NPM : Pembimbing : Dr. Ambo Sakka Hadmar, SE., MSi

: Retno Yuliyanti NPM : Pembimbing : Dr. Ambo Sakka Hadmar, SE., MSi PERBANDINGAN EFISIENSI ANALISIS TEKNIKAL MODERN DENGAN MENGGUNAKAN RELATIVE STRENGTH INDEX DAN STOCHASTIC OSCILLATOR UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI DI PASAR MODAL ( STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN PROPERTY

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Dalam penelitian ini, alat yang di gunakan adalah sebagai berikut: 1. Perangkat Keras (Hardware)

BAB III METODE PENELITIAN. Dalam penelitian ini, alat yang di gunakan adalah sebagai berikut: 1. Perangkat Keras (Hardware) BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Alat dan Bahan 3.1.1 Alat Dalam penelitian ini dibutuhkan beberapa alat dan bahan sebagai penunjang keberhasilan penelitian. Alat dan bahan tersebut adalah sebagai berikut:

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN 40 BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1. Analisis Sistem Analisis sistem bertujuan untuk memecah sistem ke dalam komponen-komponen subsistem yang lebih kecil untuk mengetahui hubungan setiap komponen tersebut

Lebih terperinci

BAB IV PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PERANGKAT LUNAK

BAB IV PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PERANGKAT LUNAK BAB IV PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PERANGKAT LUNAK Pada bab ini, akan diuraikan mengenai perancangan perangkat lunak meliputi deskripsi umum sistem, perancangan sistem, serta implementasinya. IV.1 Deskripsi

Lebih terperinci

BAB III ANALISA PERANCANGAN DAN PEMODELAN SISTEM

BAB III ANALISA PERANCANGAN DAN PEMODELAN SISTEM BAB III ANALISA PERANCANGAN DAN PEMODELAN SISTEM 3.1 Struktur Navigasi Struktur navigasi adalah urutan alur informasi dari suatu aplikasi multimedia. Dengan menggunakan struktur navigasi yang tepat maka

Lebih terperinci

Bab IV PEMBAHASAN. membuat rencana perdagangan (trading plan), tujuannya sebagai dasar acuan penulis

Bab IV PEMBAHASAN. membuat rencana perdagangan (trading plan), tujuannya sebagai dasar acuan penulis Bab IV PEMBAHASAN IV.1 Rencana Perdagangan ( Trading Plan ) Dalam simulasi perdagangan yang akan dibahas pada bab ini penulis akan membuat rencana perdagangan (trading plan), tujuannya sebagai dasar acuan

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN. komentar dari user lain. Microblogging juga merupakan media pertukaran informasi

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN. komentar dari user lain. Microblogging juga merupakan media pertukaran informasi BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 Rekayasa Sistem Microblogging merupakan sebuah situs yang menampilkan beberapa komentar dari user yang selalu diperbaharui ( update ) secara kontinyu yang berisi beberapa

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN. kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikannya.

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN. kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikannya. BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN 4.1 Analisis Sistem Analisis sistem ini merupakan penguraian dari suatu sistem yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi

Lebih terperinci

BAB III ANALISA MASALAH DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISA MASALAH DAN PERANCANGAN BAB III ANALISA MASALAH DAN PERANCANGAN 3.1 Analisa Masalah Analisa masalah merupakan suatu proses awal pembuatan aplikasi Pembelajaran Pertolongan Pertama saat Kecelakaan Berbasis Mobile ini. analisis

Lebih terperinci

Analisis teknikal adalah studi tentang perilaku pasar yang digambarkan melalui grafik, untuk memprediksi kecenderungan (trends) harga dimasa yang

Analisis teknikal adalah studi tentang perilaku pasar yang digambarkan melalui grafik, untuk memprediksi kecenderungan (trends) harga dimasa yang ANALISIS TEKNIKAL Jhon J Murphy ( Technician ca Analysis ayss for Financial ca Market ) Analisis teknikal adalah studi tentang perilaku pasar yang digambarkan melalui grafik, untuk memprediksi kecenderungan

Lebih terperinci

BAB I PENGANTAR 1. Latar Belakang Masalah

BAB I PENGANTAR 1. Latar Belakang Masalah BAB I PENGANTAR 1. Latar Belakang Masalah Di masa sekarang ini teknologi memiliki peranan penting dalam setiap aspek kehidupan manusia. Semakin berkembangnya teknologi akan semakin memudahkan dan meringankan

Lebih terperinci

Pelajari Cara Menggunakan Software Streamster Marketiva.

Pelajari Cara Menggunakan Software Streamster Marketiva. Pelajari Cara Menggunakan Software Streamster Marketiva. Download streamster di : http://www.marketiva.com/_getclient.ncre?name=streamster&version=latest Kemudian Instal Di PC Anda. Jalankan Software Streamster

Lebih terperinci

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BAB 3. ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1. Analisis Sistem Implementasi Sistem Teknik Web Scraping ini dibuat karena website seminar tidak menyediakan API untuk mengelola data atau content pada websitenya

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. Adapun analisis sistem akan dilakukan pada bagian gudang ruang lingkup

BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. Adapun analisis sistem akan dilakukan pada bagian gudang ruang lingkup BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1. Analisis Sistem Yang Berjalan Adapun analisis sistem akan dilakukan pada bagian gudang ruang lingkup kegiatannya diantaranya adalah melakukan pemesanan barang,

Lebih terperinci

Rizky Watuseke

Rizky Watuseke TEKNIKAL MODERN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI DI PASAR MODAL (STUDI KASUS PADA SAHAM TELEKOMUNIKASI INDONESIA (Persero), Tbk) Rizky Watuseke 29211493 LATAR BELAKANG Pasar modal merupakan tempat

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Masalah Analisa terhadap sistem ini dilakukan agar dapat batasan-batasan ataupun ukuran dari kinerja sistem yang berjalan. Perancangan sistem ini difokuskan

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 Analisa Sistem Dalam membangun aplikasi simulasi pembelajaran struktur data materi queue, penulis akan menganalisa kebutuhan dasar sistem. Analisa dilakukan terhadap

Lebih terperinci

3.1 APLIKASI YANG DITANGANI OLEH CODE GENERATOR

3.1 APLIKASI YANG DITANGANI OLEH CODE GENERATOR BAB III ANALISIS Bab ini berisi analisis mengenai aplikasi web target code generator, analisis penggunaan framework CodeIgniter dan analisis perangkat lunak code generator. 3.1 APLIKASI YANG DITANGANI

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS SISTEM

BAB III ANALISIS SISTEM BAB III ANALISIS SISTEM Pada bab ini akan dijelaskan tentang hasil analisis dari permasalahanpermasalahan yang menjadi latar belakang masalah seperti yang telah dijelaskan pada bab-bab sebelumnya, namun

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 56 BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Spesifikasi Hardware dan Software Agar aplikasi dapat dioperasikan dengan baik, maka dibutuhkan sarana yang mendukung seperti hardware (perangkat keras) dan software

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Investasi dalam jangka pendek biasanya memiliki risiko yang lebih tinggi

BAB I PENDAHULUAN. Investasi dalam jangka pendek biasanya memiliki risiko yang lebih tinggi BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Penelitian Setiap investasi memiliki risiko dan keuntungan yang berjalan searah. Bila investor menginginkan keuntungan yang besar maka mereka sudah harus siap menerima

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI Pada bab dua yang berisi berbagai landasan teori ini akan dibahas mengenai definisi dan konsep dari saham, force index, dan moving average. Landasan teori ini akan memberikan pemahaman

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. keuangan yang dikemukakan oleh para pakar ekonomi yang berbeda antara satu. ekonomi dalam memandang manajemen keuangan.

BAB II LANDASAN TEORI. keuangan yang dikemukakan oleh para pakar ekonomi yang berbeda antara satu. ekonomi dalam memandang manajemen keuangan. BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Manajemen Keuangan Pengertian manajemen keuangan mengalami perkembangan dari waktu ke waktu, hal ini dapat diketahui dari banyaknya pengertian tentang manajemen keuangan yang

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 17 BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN Metode yang digunakan untuk rekayasa perangkat lunak menggunakan metode waterfall. Langkah langkah yang dilakukan yaitu: 1. Analisis kebutuhan, proses mengumpulkan data-data

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. dimaksudkan untuk menitik beratkan kepada fungsi sistem yang berjalan dengan

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. dimaksudkan untuk menitik beratkan kepada fungsi sistem yang berjalan dengan BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1. Analisis Sistem yang Sedang Berjalan Kegiatan analisis sistem yang berjalan dilakukan dengan analisis yang berorientasi pada objek-objek yang diperlukan oleh

Lebih terperinci

MARKET SUMMARY NEWS MAJOR INDICES. Selamat Datang di Mandiri Sekuritas Online Trading.

MARKET SUMMARY NEWS MAJOR INDICES. Selamat Datang di Mandiri Sekuritas Online Trading. Selamat Datang di Mandiri Sekuritas Online Trading. Mandiri Sekuritas Online Trading (MOST) adalah aplikasi berbasis mobile trading yang menawarkan solusi cerdas bagi Anda untuk berinvestasi, kapan pun

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 Analisis Sistem Tahapan awal pada pembuatan sebuah aplikasi adalah membuat analisis untuk aplikasi tersebut. Pada tahapan ini Penulis ingin menganalisa kebutuhan untuk

Lebih terperinci

Pengembangan Aplikasi Prediksi Tren Harga Saham dengan Metode Relative Strength Index

Pengembangan Aplikasi Prediksi Tren Harga Saham dengan Metode Relative Strength Index Pengembangan Aplikasi Prediksi Tren Harga Saham dengan Metode Relative Strength Index LAPORAN TUGAS AKHIR Disusun sebagai syarat kelulusan tingkat sarjana oleh : Basilius Prabawa Brodjonegoro / 13501032

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. Pasar modal merupakan kegiatan yang berhubungan dengan penawaran umum dan

BAB II LANDASAN TEORI. Pasar modal merupakan kegiatan yang berhubungan dengan penawaran umum dan BAB II LANDASAN TEORI II.1 Pengertian Pasar Modal Pasar modal merupakan kegiatan yang berhubungan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya,

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN. Pada dasarnya perancangan sistem yang dibuat oleh peneliti adalah

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN. Pada dasarnya perancangan sistem yang dibuat oleh peneliti adalah BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN Pada dasarnya perancangan sistem yang dibuat oleh peneliti adalah mengenai perancangan software. Software yang dimaksud adalah aplikasi database yang digunakan untuk menyimpan

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM

BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM 27 BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM III.1. Analisa Sistem Analisa sistem adalah uraian keseluruhan bagaimana sistem yang berjalan saat ini baik dilihat dari analisis fungsional dan analaisis

Lebih terperinci

BAB 4 PERANCANGAN SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN

BAB 4 PERANCANGAN SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN 92 BAB 4 PERANCANGAN SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN 4.1 Usulan Sistem Berdasarkan masalah-masalah yang dikemukakan pada sistem berjalan, maka diusulkan dibuat suatu Sistem Penunjang Keputusan (SPK) yang dapat

Lebih terperinci

Panduan MetaTrader 4. oleh Admiral Markets Trading Camp

Panduan MetaTrader 4. oleh Admiral Markets Trading Camp Panduan MetaTrader 4 oleh Admiral Markets Trading Camp Daftar Isi 1. Pendahuluan 2. Pengaturan MetaTrader 4 2.1 Mengunduh MT4 2.2 Memasang MT4 2.3 Masuk MT4 3. Gambaran Elemen Utama Pendahuluan MT4 adalah

Lebih terperinci

Teori Portofolio ANALISIS TEKNIKAL. 1

Teori Portofolio ANALISIS TEKNIKAL. 1 Teori Portofolio ANALISIS TEKNIKAL ririkyunita@yahoo.co.id 1 2 Di Wall Street ada pepatah Bull makes money bear makes money but pig gets slaughtered 3 Harga bergerak dalam trend tertentu yang akan terjadi

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Use Case Diagram dan Activity Diagram. Selain itu juga pada analisis ini akan

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Use Case Diagram dan Activity Diagram. Selain itu juga pada analisis ini akan BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1. Analisis Sistem Yang Berjalan Didalam analisis ini akan menjelaskan apa saja proses yang terjadi di SMP Negeri 2 Wanayasa dan mendeskripsikan persoalan yang

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Game yang dibangun merupakan game kuiz edukasi yang didalamnya

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Game yang dibangun merupakan game kuiz edukasi yang didalamnya BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Sistem Game yang dibangun merupakan game kuiz edukasi yang didalamnya mengandung pertanyaan-pertanyaan mengenai budaya Indonesia untuk dijawab, dimana

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN. IV. 1 Saldo Awal Minimal (Minimum Opening Balance) untuk melakukan perdagangan valas dibutuhkan langkah langkah awal

BAB IV PEMBAHASAN. IV. 1 Saldo Awal Minimal (Minimum Opening Balance) untuk melakukan perdagangan valas dibutuhkan langkah langkah awal BAB IV PEMBAHASAN IV. 1 Saldo Awal Minimal (Minimum Opening Balance) untuk melakukan perdagangan valas dibutuhkan langkah langkah awal menentukan apa pasangan mata uang yang ingin di perdagangkan. Dalam

Lebih terperinci