CHORD-SCALE DIATONIK MAYOR. untuk

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "CHORD-SCALE DIATONIK MAYOR. untuk"

Transkripsi

1 CHORD-SCALE DIATONIK MAYOR untuk MELODI-IMPROVISASI-ARANSEMEN (Djanuar Ishak, 2011) Istilah Skala : tangganada, It., scala; Ingg., scale;. Akor : It. accordo; Ingg. chord; Diatonik mayor: tangga nada dengan urutan interval: Kegunaan skala: sebagai sumber nada utama untuk pembuatan melodi dan improvisasi ini aspek horisontal dari musik. Kegunaan akor: sebagai unit terkecil dari harmoni ini aspek vertikal dari musik. Tujuan: Pemahaman tentang chord-scale relationship (KETERKAITAN AKOR-SKALA) sangat diperlukan sebagai pedoman untuk menciptakan bunyi yang saling berserasi (matching) dan harmonis (harmonious) antara nada melodi dan akor. Metode. Pembahasan topik akan ditempuh dengan dua cara: (1) melalui aspek scale to chord relationship ini dibahas dalam artikel sekarang. (2) melalui aspek chord to scale relationship ini dibahas dalam artikel terpisah dengan judul Kompilasi Akor Terhadap Skala. Skala Diatonik Mayor Sebagaimana yang telah dibahas dalam buku Mode Musik untuk MELODI-IMPROVISASI- ARANSEMEN bahwa ada berbagai corak mode musik (modus). (link: Yang menjadi fokus pembahasan dalam artikel ini adalah scale to chord relationship berdasarkan diatonik mayor (Ionian). Dalam skala diatonik mayor (Ionian) terdapat enam skala lainnya dengan urutan nada masing-masing. Lihat gambar di bawah ini. Nama skala dengan tingkatan/urutan nada (scale degree) masing-masing adalah: 1

2 1) IONIAN ) DORIAN 1 2 b b7 8 3) PHRYGIAN 1 b2 b3 4 5 b6 b7 8 4) LYDIAN # ) MIXOLYDIAN b7 8 6) AEOLIAN 1 2 b3 4 5 b6 b7 8 7) LOCRIAN 1 b2 b3 4 b5 b6 b7 8 Scale To Chord Relationship Ada tiga hal yang meliputi chord to scale relationship (keterkaitan skala terhadap akor), yaitu: a) NADA AKOR; b) TENSI (tension atau extension; artinya perpanjangan dari akor/triad); c) NADA-HINDAR (avoid note). Ketiga hal tersebut dapat diuraikan menyangkut yang sebagai berikut: (1) Skala mayor Ionian untuk akor C, C6, Cmaj7 yang berfungsi sebagai I (Tonic). Nada akor : 1, 3, 5. Tensi : 7, 9, 13. Nada hindar : 4 (11). Keterangan 9 (11) 13 7 Nada akor (triad) 1, 3 dan 5 (termasuk oktafnya) tergolong stabil (konsonan) dan serasi (matching) bunyinya terhadap akor I, sekalipun durasinya ditahan (sustained) bersamaan dengan akor I. TENSI Dalam konsep harmoni musik jazz dan musik populer modern, istilah tensi (tension; extension) mengacu pada PERPANJANGAN NADA DARI TRIAD. Kualitas bunyinya tergolong stabil ketika dibunyikan berbarengan dengan akor I mayor, sekalipun untuk durasi yang berkepanjangan. Dalam keterkaitannya dengan akor I mayor, nada mayor 7, nada 2 (dan oktafnya: 9), dan nada 6 (oktafnya: 13) tergolong sebagai tensi dalam skala mayor. Namun dalam konsep harmoni musik Klasik pada umumnya, nada tensi sebaiknya tidak berkepanjangan durasinya dan oleh sebab itu perlu diresolusi ke nada akor yang terdekat. Selain itu, penggunaan tensi dibatasi pada ornamental tones (nadahias) seperti passing-tone, auxiliary tone dan lainnya. Lihat contoh. 2

3 Avoid Note Istilah avoid note (nada-hindar) mengacu pada nada yang tergolong tidak stabil (disonan; atau tidak serasi) apabila dibunyikan berbarengan dengan akor untuk durasi yang berkepanjangan. Oleb sebab itu, penggunaannya sebaiknya berpedoman pada yang seperti berikut: Durasi nada-hindar jangan melampaui setengah ketuk dalam tempo agak lambat; dan jangan melampaui satu ketuk dalam tempo moderato. (2) Skala Dorian (minor) untuk akor Dm7 yang berfungsi sebagai IIm7. Nada Akor : 1, b3, 5; Tensi : 9 dan 11; Nada-hindar : 6 (13). (3) Skala Phrygian untuk akor Em7 yang berfungsi sebagai IIIm7. Nada Akor : 1, b3 5. Tensi : b7, 11. Nada-Hindar : b2 (b9), b6 (b13) (4) Skala Lydian untuk akor F, F6, Fmaj7 yang berfungsi sebagai IV. Nada Akor : 1, 3, 5. Tensi : 7, 9, #11, 13. Nada-Hindar : Tidak ada! 3

4 (5) Skala Mixolydian untuk akor G7, G9, G13 yang berfungsi sebagai V7. Nada Akor : 1, 3, 5. Tensi : b7, 9, 13. Nada Hindar : 4 (11). (6) Skala Aeolian untuk akor Am, Am7 yang berfungsi sebagai VIm. Nada Akor : 1, b3, 5. Tensi : 9, 11. Nada-hindar : b6 (b13). (7) Skala Locrian untuk akor Bm7 (b5) yang berfungsi sebagai VIIm7 (b5). Nada Akor Tensi Nada-hindar : 1, b3, b5 : b7, 11, b13 : b2 (b9). 4

5 SARAN LATIHAN. Jika Anda belum pernah melakukan pelatihan ini, cobalah mainkan setiap skala dengan iringan akor masing-masing menurut contoh di bawah ini. Demi kelancaran Anda bermusik, usahakanlah latihan ini dimainkan dengan transposisi dalam setiap kunci nada. ---===ooo0ooo===--- 5

HARMONI MODERN. UNTUK SMK Semester 2. Drs. Heri Yonathan, M.Sn. iii

HARMONI MODERN. UNTUK SMK Semester 2. Drs. Heri Yonathan, M.Sn. iii Drs. Heri Yonathan, M.Sn. HARMONI MODERN UNTUK SMK Semester 2 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN 2013 iii Harmoni modern KATA PENGANTAR Puji syukur kami

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. berlaku dimanapun dan kapanpun pembelajaran mempunyai pengertian yang

BAB I PENDAHULUAN. berlaku dimanapun dan kapanpun pembelajaran mempunyai pengertian yang BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Proses pembelajaran dialami sepanjang hayat seorang manusia dapat berlaku dimanapun dan kapanpun pembelajaran mempunyai pengertian yang mirip dengan pengajaran,

Lebih terperinci

KISI-KISI MATERI PLPG MATA PELAJARAN SENI MUSIK NON KLASIK

KISI-KISI MATERI PLPG MATA PELAJARAN SENI MUSIK NON KLASIK KISI-KISI MATERI PLPG MATA PELAJARAN SENI MUSIK NON KLASIK No (IPK) I.1 Pedagogik Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Analisis merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh

BAB I PENDAHULUAN. Analisis merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH Analisis merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang pelaku seni khususnya dibidang seni musik, baik sebagai seorang seorang pengajar, praktisi,

Lebih terperinci

Penerapan Aritmatika Modulo Dalam Transposisi Modal

Penerapan Aritmatika Modulo Dalam Transposisi Modal Penerapan Aritmatika Modulo Dalam Transposisi Modal Adrian Hartarto Pramudita, 13515091 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha 10

Lebih terperinci

TUJUH MODUS PENERAPAN TUJUH MODUS PADA KOMPOSISI MUSIK UNTUK ANSAMBEL GITAR KLASIK

TUJUH MODUS PENERAPAN TUJUH MODUS PADA KOMPOSISI MUSIK UNTUK ANSAMBEL GITAR KLASIK TUJUH MODUS PENERAPAN TUJUH MODUS PADA KOMPOSISI MUSIK UNTUK ANSAMBEL GITAR KLASIK Oleh: Dhany Adinata NIM. 0711146013 1460 13 Karya tulis ini disusun sebagai persyaratan untuk tugas akhir jenjang pendidikan

Lebih terperinci

GIANT STEP Pembimbing I, Dosen FBS Universitas Negeri Padang

GIANT STEP Pembimbing I, Dosen FBS Universitas Negeri Padang GIANT STEP Yanuar Ichsan 1, Erfan Lubis 2, Irdhan Epria Darma Putra 3 Program Studi Pendidikan Sendratasik FBS Universitas Negeri Padang Email : yannuarie@gmail.com Abstract The proses of making and producing

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS IMPROVISASI DAN TEKNIK VOKAL DIANNE REEVES. Triste adalah lagu yang diciptakan Antonio Carlos Jobim dengan

BAB III ANALISIS IMPROVISASI DAN TEKNIK VOKAL DIANNE REEVES. Triste adalah lagu yang diciptakan Antonio Carlos Jobim dengan BAB III ANALISIS IMPROVISASI DAN TEKNIK VOKAL DIANNE REEVES A. Sekilas tentang Triste Triste adalah lagu yang diciptakan Antonio Carlos Jobim dengan irama bossanova. Lagu ini dalam bahasa inggris berarti

Lebih terperinci

Teori Musik Dasar komunal Musik Tradisi Musik Classic Jazz Roc Pop Scale Interval Ritme Metrum Tekstur Dynamic Fundamental Komposisi

Teori Musik Dasar komunal Musik Tradisi Musik Classic Jazz Roc Pop Scale Interval Ritme Metrum Tekstur Dynamic Fundamental Komposisi Teori Musik Dasar Musik adalah salah satu produk kebudayaan,baik musik yang tercipta dari sistem komunal seperti Musik Tradisi maupun musik yang diciptakan oleh perorangan seperti Musik Classic,Jazz,Rock,Pop

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS KOMPOSISI

BAB III ANALISIS KOMPOSISI BAB III ANALISIS KOMPOSISI Komposisi Serenade Jazz Song For You disusun menjadi tiga movement. Movement pertama bertempo Moderato. Pada movement pertama terdiri dari tiga bagian A-B-A yang terdiri dari

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN. khusus berkumpul di tempat ini untuk jamming, latihan, bertukar ide-ide kreatif

BAB III PEMBAHASAN. khusus berkumpul di tempat ini untuk jamming, latihan, bertukar ide-ide kreatif BAB III PEMBAHASAN A. Profil Geisha Gita` Geisha Gita` yang berdiri pada tanggal 29 Oktober 2014 memiliki basecamp atau tempat berkumpul di Studio dan Kursus Musik Dixie jalan Pandeyan, Gang Empu Sedah

Lebih terperinci

BAB V TEKNIK PERMAINAN

BAB V TEKNIK PERMAINAN BAB V TEKNIK PERMAINAN Concerto for The Left Hand (in D) karya Maurice Ravel merupakan sebuah karya konserto dalam bentuk orkestra dengan instrumen piano yang dibuat untuk menunjukkan kepiawaian seseorang

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN IMPROVISASI GITAR DENGAN METODE COREY CHRISTIANSEN SKRIPSI

PENGEMBANGAN IMPROVISASI GITAR DENGAN METODE COREY CHRISTIANSEN SKRIPSI PENGEMBANGAN IMPROVISASI GITAR DENGAN METODE COREY CHRISTIANSEN SKRIPSI Diajukan Kepada Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar

Lebih terperinci

Kompetensi Inti Kompetensi Guru Mapel/Guru Kelas Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

Kompetensi Inti Kompetensi Guru Mapel/Guru Kelas Standar Kompetensi Kompetensi Dasar MATA PELAJARAN JENJANG : SENI MUSIK NON KLASIK : SMK Kompetensi Pedagogik 1. Menguasai karakteristikpeserta didik dari aspekfisik, moral, sosial,kultural, emosional, dan intelektual 2 Menguasai teori belajardan

Lebih terperinci

JURUSAN PENDIDIKAN SENI MUSIK

JURUSAN PENDIDIKAN SENI MUSIK JURUSAN PENDIDIKAN SENI MUSIK HANNA SRI MUDJILAH e-mail: hanna@uny.ac.id FAKULTAS BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2010 HALAMAN PENGESAHAN DIKTAT: TEORI MUSIK 2 Oleh: Hanna Sri Mudjilah Disahkan

Lebih terperinci

Dalam sesuatu muzik, terdapat bunyi berkala iaitu bunyi yang tetap yang boleh ditepuk sepanjang muzik tersebut.

Dalam sesuatu muzik, terdapat bunyi berkala iaitu bunyi yang tetap yang boleh ditepuk sepanjang muzik tersebut. A. KONSEP MUZIK 1. IRAMA a. Dalam irama terdapat detik, meter, corak irama, tempo dan rentak. b. Pada irama juga terdapat nilai not dan tanda rehat yang berbeza. c. Kesemua not dan tanda rehat ini mempunyai

Lebih terperinci

Drs. Heri Yonathan, M.Sn HARMONI SATB UNTUK SMK SEMESTER 1 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN 2013

Drs. Heri Yonathan, M.Sn HARMONI SATB UNTUK SMK SEMESTER 1 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN 2013 Drs. Heri Yonathan, M.Sn HARMONI SATB UNTUK SMK SEMESTER 1 ii KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN 2013 KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat

Lebih terperinci

PENDAHULUAN Tujuan Latar Belakang Ruang Lingkup Manfaat Penelitian TINJAUAN PUSTAKA Nada dan Chord Gitar

PENDAHULUAN Tujuan Latar Belakang Ruang Lingkup Manfaat Penelitian TINJAUAN PUSTAKA Nada dan Chord Gitar PENDAHULUAN Latar Belakang Sistem pendengaran manusia memiliki kemampuan yang luar biasa dalam menangkap dan mengenali sinyal suara. Dalam mengenali sebuah kata ataupun kalimat bukanlah hal yang sulit

Lebih terperinci

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS BAHASA DAN SENI SILABUS MATA KULIAH

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS BAHASA DAN SENI SILABUS MATA KULIAH UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS BAHASA DAN SENI SILABUS MATA KULIAH Fakultas : Bahasa dan Seni Jurusan/Prodi : Pendidikan Seni Musik Mata Kuliah & Kode : Ilmu Harmoni 1, Mus 219 Jumlah SKS : 2 Semester

Lebih terperinci

Cermat dan teliti dalam mendengar dan menirukan unsur-unsur musik

Cermat dan teliti dalam mendengar dan menirukan unsur-unsur musik DESKRIPSI PEMELAJARAN KOMPETENSI KODE DURASI PEMELAJARAN : Memainkan Keyboard : A : 2172 Jam @ 45 menit LEVEL KOMPETENSI KUNCI A B C D E F G 2 2 2 3 2 2 2 KONDISI KINERJA 1. Dalam melaksanakan unit kompetensi

Lebih terperinci

DAFTAR KEBUTUHAN MODUL

DAFTAR KEBUTUHAN MODUL DAFTAR KEBUTUHAN MODUL MATA DIKLAT : PIANO WAJIB 1 Memainkan piano wajib 1. Memainkan tangga nada dan trisuara 2. Memainkan reportoar MATA DIKLAT : TATA TEKNIS PENTAS 1 Menata pementasan 1. Menata panggung

Lebih terperinci

MODES. For Guitar. By PUGUH KRIBO ROCK PRO PRODUCTION All Reserved. Writer : Puguh kribo. Translation & Editor.

MODES. For Guitar. By PUGUH KRIBO ROCK PRO PRODUCTION All Reserved. Writer : Puguh kribo. Translation & Editor. MODES For Guitar By PUGUH KRIBO ROCK SERIES @KRB PRO PRODUCTION 2016 All Reserved Writer : Puguh kribo Translation & Editor Irene Widjaja Design Cover : KRB PRO Printing I May 2016 Production by : KRB

Lebih terperinci

Buku ajar ILMU HARMONI 1. Tim Penyusun: Tumbur Silaen, S.Mus, M.Hum Drs. Agus Untung Yulianto, M.Pd.

Buku ajar ILMU HARMONI 1. Tim Penyusun: Tumbur Silaen, S.Mus, M.Hum Drs. Agus Untung Yulianto, M.Pd. Buku ajar ILMU HARMONI 1 Tim Penyusun: Tumbur Silaen, S.Mus, M.Hum Drs. Agus Untung Yulianto, M.Pd. JURUSAN PENDIDIKAN SENI MUSIK FAKULTAS BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2014 1 ILMU HARMONI

Lebih terperinci

Analisis Progresi Chord Standar dengan Graf

Analisis Progresi Chord Standar dengan Graf Analisis Progresi Chord Standar dengan Graf Arieza Nadya 35207 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha 0 Bandung 4032, Indonesia

Lebih terperinci

DESKRIPSI PEMELAJARAN

DESKRIPSI PEMELAJARAN DESKRIPSI PEMELAJARAN KOMPETENSI : Memainkan Instrumen Musik (Gitar) KODE : A DURASI PEMELAJARAN : 2172 Jam @ 45 menit LEVEL KOMPETENSI KUNCI A B C D E F G 2 2 2 3 2 2 2 KONDISI KINERJA 1. Dalam melaksanakan

Lebih terperinci

ELEMEN-ELEMEN MUSIK & TEKNIK PERMAIN MUSIK

ELEMEN-ELEMEN MUSIK & TEKNIK PERMAIN MUSIK ELEMEN-ELEMEN MUSIK & TEKNIK PERMAIN MUSIK Bagian Penting Dari Analisa Musik Dalam Permainan Drum dan Marching Band Oleh: Pujiwiyana PERSATUAN DRUM BAND INDONESIA 2009 ELEMEN-ELEMEN MUSIK Pujiwiyana I.

Lebih terperinci

BAB III Analisis. Gambar III.1 Rancangan Pemrosesan

BAB III Analisis. Gambar III.1 Rancangan Pemrosesan BAB III Analisis Bab ini memuat analisis yang dilakukan dalam penulisan Tugas Akhir, berupa analisis terhadap rancangan pemrosesan, yang dibagi menjadi bagian Preprosesor, Algoritma Genetika, dan bagian

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS KOMPOSISI

BAB III ANALISIS KOMPOSISI BAB III ANALISIS KOMPOSISI A. Konsep Penyusunan Komposisi Suita Dalam Tangga Nada C Major Komposisi Musik untuk Trio Gitar ini merupakan komposisi yang menggunakan struktur dan karakter dari suita barok

Lebih terperinci

BAB IV PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI

BAB IV PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI BAB IV PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI Bab ini berisi perancangan perangkat lunak pembentuk pola improvisasi musik jazz bernama JazzML dan bagaimana impelemntasi hasil rancangan ke dalam kode program. 4.1

Lebih terperinci

MUSIK HADROH NURUL IKHWAN DI KABUPATEN PEMALANG : KAJIAN ARANSEMEN DAN ANALISIS MUSIK

MUSIK HADROH NURUL IKHWAN DI KABUPATEN PEMALANG : KAJIAN ARANSEMEN DAN ANALISIS MUSIK MUSIK HADROH NURUL IKHWAN DI KABUPATEN PEMALANG : KAJIAN ARANSEMEN DAN ANALISIS MUSIK Skripsi disajikan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Seni

Lebih terperinci

INDIKATOR ESENSIAL Menjelaskan karakteristik peserta. didik yang berkaitan dengan aspek fisik,

INDIKATOR ESENSIAL Menjelaskan karakteristik peserta. didik yang berkaitan dengan aspek fisik, NO KOMPETENSI UTAMA KOMPETENSI INTI 1 Pedagogik 1. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual. 2. Menguasai teori belajar dan

Lebih terperinci

YAYASAN WIDYA BHAKTI SEKOLAH MENENGAH ATAS SANTA ANGELA TERAKREDITASI A

YAYASAN WIDYA BHAKTI SEKOLAH MENENGAH ATAS SANTA ANGELA TERAKREDITASI A YAYASAN WIDYA BHAKTI SEKOLAH MENENGAH ATAS SANTA ANGELA TERAKREDITASI A Jl. Merdeka No. 24 Bandung 022. 4214714 Fax.022. 4222587 http//: www.smasantaangela.sch.id, e-mail : smaangela@yahoo.co.id 043 MODUL

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. musik. Salah satu seni yang menarik untuk diketahui dan yang paling sering

BAB 1 PENDAHULUAN. musik. Salah satu seni yang menarik untuk diketahui dan yang paling sering BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Manusia di dunia ini tidak lepas kaitannya dengan seni. Berbagai macam seni ada di dunia ini. Contohnya seni lukis, seni pahat, seni tari, seni rupa, seni musik. Salah

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. Pembelajaran piano jazz tingkat dasar dengan materi 12 bar blues untuk

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. Pembelajaran piano jazz tingkat dasar dengan materi 12 bar blues untuk BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI A. KESIMPULAN Pembelajaran piano jazz tingkat dasar dengan materi 12 bar blues untuk anak usia 16 sampai 18 tahun di VMS ini menggunakan bahan ajar yang sebagian besar

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. beliau ciptakan, seperti halnya lagu Tuhan adalah kekuatanku yang diciptakan

BAB I PENDAHULUAN. beliau ciptakan, seperti halnya lagu Tuhan adalah kekuatanku yang diciptakan BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Tuhan Kekuatan Dan Mazmurku merupakan salah satu lagu yang diciptakan oleh Theodora Sinaga. Theodora Sinaga adalah salah satu pencipta lagu yang ada di kota

Lebih terperinci

MINANG GROOVY. Kata kunci : komposisi, Minang Groovy, kesenian

MINANG GROOVY. Kata kunci : komposisi, Minang Groovy, kesenian MINANG GROOVY Asadul Haq 1, Marzam 2, Irdhan Epria Darma Putra, 3 Program Studi Pendidikan Sendratasik FBS Universitas Negeri Padang Email: aadgibraltar@gmail.com Abstract This study was animed at promoting

Lebih terperinci

MUSIK POPULER DI INDONESIA 23. Gbr. 2.22: Pemusik Didi AGP dan peralatannya yang banyak menggunakan teknologi komputer

MUSIK POPULER DI INDONESIA 23. Gbr. 2.22: Pemusik Didi AGP dan peralatannya yang banyak menggunakan teknologi komputer 22 MUSIK POPULER Dalam perkembangan mutakhir, setelah ditemukan prinsip digital (berdasarkan MIDI: Musical Instrument Digital Interface) dan sistem baru dalam komputer, kemampuan teknologi alat musik sudah

Lebih terperinci

PENERAPAN KOMBINASI MODUS MIXOLYDIAN DENGAN KONSEP APPROACH NOTES UNTUK IMPROVISASI BLUES

PENERAPAN KOMBINASI MODUS MIXOLYDIAN DENGAN KONSEP APPROACH NOTES UNTUK IMPROVISASI BLUES PENERAPAN KOMBINASI MODUS MIXOLYDIAN DENGAN KONSEP APPROACH NOTES UNTUK IMPROVISASI BLUES TUGAS AKHIR Program Studi S-1 Seni Musik Oleh : Vangky Asyer NIM. 0811259013 JURUSAN MUSIK FAKULTAS SENI PERTUNJUKAN

Lebih terperinci

ABSTRACT WONDERFULLY NATURAL

ABSTRACT WONDERFULLY NATURAL WONDERFULLY NATURAL Afrion Putra Trias 1, Erfan Lubis 2, Irdhan Epria Darma Putra 3 Program Studi Pendidikan Sendratasik FBS Universitas Negeri Padang Email : afrionputra@gmail.com ABSTRACT The artwork

Lebih terperinci

BAB II Dasar Teori. 2.1 Algoritma Genetika Gambaran Umum

BAB II Dasar Teori. 2.1 Algoritma Genetika Gambaran Umum BAB II Dasar Teori Bab ini memuat dasar teori yang digunakan dalam penulisan Tugas Akhir, yaitu Algoritma Genetika; Musik dan Aransemen Musik; dan MusicXML. 2.1 Algoritma Genetika 2.1.1 Gambaran Umum Dalam

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI 115 BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI A. KESIMPULAN Elfa Music School berbeda dengan sekolah musik lainnya, karena Elfa Music School mengajarkan genre musik pop jazz.pop jazz yang dimaksud oleh Elfa Music

Lebih terperinci

Pembelajaran Mesin untuk Mempelajari Pola Improvisasi Musik Jazz

Pembelajaran Mesin untuk Mempelajari Pola Improvisasi Musik Jazz Pembelajaran Mesin untuk Mempelajari Pola Improvisasi Musik Jazz LAPORAN TUGAS AKHIR Disusun sebagai syarat kelulusan tingkat sarjana oleh : Muhammad Ghifary / 13505023 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA

Lebih terperinci

Pendeteksian Plagiarisme Musik dengan Algoritma Boyer- Moore

Pendeteksian Plagiarisme Musik dengan Algoritma Boyer- Moore Pendeteksian Plagiarisme Musik dengan Algoritma Boyer- Moore Nicholas Rio - 13510024 1 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha 10

Lebih terperinci

ANALISIS STRUKTUR DAN TEKNIK PERMAINAN PIANO CONCERTO POUR LA MAIN GAUCHE EN RE MAJEUR KARYA MAURICE RAVEL RINGKASAN SKRIPSI

ANALISIS STRUKTUR DAN TEKNIK PERMAINAN PIANO CONCERTO POUR LA MAIN GAUCHE EN RE MAJEUR KARYA MAURICE RAVEL RINGKASAN SKRIPSI ANALISIS STRUKTUR DAN TEKNIK PERMAINAN PIANO CONCERTO POUR LA MAIN GAUCHE EN RE MAJEUR KARYA MAURICE RAVEL RINGKASAN SKRIPSI Diajukan kepada Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta untuk

Lebih terperinci

Mengenal tangga nada pentatonik/pentatonis (pentatonic scale)

Mengenal tangga nada pentatonik/pentatonis (pentatonic scale) http://budisapt.blogspot.com/2008/10/mengenal-tangga-nada.html Mengenal tangga nada pentatonik/pentatonis (pentatonic scale) Bila ada mendengarkan lagu yang berjudul "My Girl" dari the Temptations atau

Lebih terperinci

TEORI MUSIK DASAR. tone - scale interval triad chord roman numeral transposing. Selumiel Takaliuang

TEORI MUSIK DASAR. tone - scale interval triad chord roman numeral transposing. Selumiel Takaliuang TEORI MUSIK DASAR tone - scale interval triad chord roman numeral transposing Selumiel Takaliuang www.takaliuang.info PENDAHULUAN Atas karunia Tuhan Yesus, saya mendapat kepercayaan dari-nya untuk menerima

Lebih terperinci

Penerapan Pohon dan Modulo untuk Menentukan Akor Triad

Penerapan Pohon dan Modulo untuk Menentukan Akor Triad Penerapan Pohon dan Modulo untuk Menentukan Akor Triad Zulhendra Valiant Janir (13510045) Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha

Lebih terperinci

ARANSEMEN LAGU MAU DIBAWA KEMANA UNTUK ENSEMBEL MUSIK SEKOLAH

ARANSEMEN LAGU MAU DIBAWA KEMANA UNTUK ENSEMBEL MUSIK SEKOLAH ARANSEMEN LAGU MAU DIBAWA KEMANA UNTUK ENSEMBEL MUSIK SEKOLAH Aditya Mahendra 1, Wimbrayardi 2, Esy Maestro 3 Program Studi Pendidikan Sendratasik FBS Universitas Negeri Padang email: adityamahendra@yahoo.com

Lebih terperinci

ULANGAN KENAIKAN KELAS VII Semester 2

ULANGAN KENAIKAN KELAS VII Semester 2 DOKUMEN NEGARA SANGAT RAHASIA ULANGAN KENAIKAN KELAS VII Semester 2 Mata Pelajaran : SENI BUDAYA Hari / Tanggal : Kelas/Semester : VII / 2 Waktu :. menit I. Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar!

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pembelajaran Pembelajaran pada hakikatnya sangat terkait dengan bagaimana membangun interaksi yang baik antara dua komponen yaitu guru dan peserta didik. Interaksi yang baik dapat

Lebih terperinci

TEORI MUSIK. Karena nada selalu berulang untuk tiap oktaf yang ada, maka istilah tangga nada kromatik sering dipakai untuk ke-12 nada dari tiap oktaf.

TEORI MUSIK. Karena nada selalu berulang untuk tiap oktaf yang ada, maka istilah tangga nada kromatik sering dipakai untuk ke-12 nada dari tiap oktaf. TEORI MUSIK I. PENDAHULUAN Musik bagaikan bahasa. Lihat saja paragraf tulisan ini sebagai contoh. Ia-nya terdiri dari kalimat-kalimat. Masing-masing kalimat terdiri dari kata-kata. Kata-kata ini tersusun

Lebih terperinci

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta 2016 Teori Musik I (Musik Tonal) Oleh: Ovan Bagus Jatmika, M.Sn. Badan Penerbit Institut Seni Indonesia Yogyakarta 2016 JUDUL BUKU Teori Musik I (Musik Tonal) Cetakan Pertama, 2016 Desain Sampul Herda

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini akan dibahas mengenai pendahuluan dari tugas akhir yang meliputi latar belakang, rumusan masalah yang diangkat, tujuan, batasan masalah, dan metodologi yang digunakan dalam

Lebih terperinci

BAB II DASAR TEORI. 2.1 Teori Musik

BAB II DASAR TEORI. 2.1 Teori Musik BAB II DASAR TEORI Bab ini memuat ulasan dari riset-riset terkait yang berhubungan dengan topik tugas akhir ini, yaitu Pembelajaran Mesin untuk Mempelajari Pola Improvisasi Musik Jazz 2.1 Teori Musik 2.1.1

Lebih terperinci

DIKTAT PERKULIAHAN GITAR DASAR LANJUT. Disusun Oleh: 1. Herwin Yogo Wicaksono 2. Hanna Sri Mudjilah 3. Ayu Niza Machfauzia

DIKTAT PERKULIAHAN GITAR DASAR LANJUT. Disusun Oleh: 1. Herwin Yogo Wicaksono 2. Hanna Sri Mudjilah 3. Ayu Niza Machfauzia DIKTAT PERKULIAHAN GITAR DASAR LANJUT Disusun Oleh: 1. Herwin Yogo Wicaksono 2. Hanna Sri Mudjilah 3. Ayu Niza Machfauzia Diktat ini dibiayai oleh dana DIPA UNY Tahun 2010 Nomor: 21/Kontrak-Diktat/H.34.12/PP/V/2010

Lebih terperinci

EAR TRAINING 1 Drs. Dhanang Guritno, M.Sn.

EAR TRAINING 1 Drs. Dhanang Guritno, M.Sn. EAR TRAINING 1 Drs. Dhanang Guritno, M.Sn. Untuk Sekolah Menengah Kejuruan Kelas X Semester 1 MODUL GURU KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN 2013 i ii KATA

Lebih terperinci

BAB 1 Pendahuluan. Sedangkan belajar bermain alat musik ada dua tahapan, yaitu :

BAB 1 Pendahuluan. Sedangkan belajar bermain alat musik ada dua tahapan, yaitu : BAB 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Masalah Music washes away from the soul the dust of everyday life atau musik memberi kesejukan pada manusia sebagai penyeimbang dalam beraktivitas), demikian Johann

Lebih terperinci

GLOSARIUM. lainnya, baik dari kata-kata maupu melodi lagu. musik untuk suatu pegelaran. tujuan pengadaannya

GLOSARIUM. lainnya, baik dari kata-kata maupu melodi lagu. musik untuk suatu pegelaran. tujuan pengadaannya 89 GLOSARIUM A Accordo (it) Akord. Sejumlah nada (paling sedikit tiga) yang dimainkan bersamasama Accent, Ing. Aksen, tekanan. Khususnya yang mendapat tekanan lebih dari yang lainnya, baik dari kata-kata

Lebih terperinci

NOTASI BALOK. Oleh: Inggit Sitowati

NOTASI BALOK. Oleh: Inggit Sitowati NOTASI BALOK Oleh: Inggit Sitowati PARANADA (STAFF) Lima garis lurus sejajar berjarak sama, memanjang dari kiri ke kanan, sebagai tempat menuliskan not balok. Garis-garis dalam paranada diberi nomor. Masing-masing

Lebih terperinci

Akustik Gitar. Tahap Pemula & Menengah

Akustik Gitar. Tahap Pemula & Menengah Akustik Gitar Tahap Pemula & Menengah Buku pelajaran gitar ini dibuat untuk membimbing bagi siapapun yang ingin belajar gitar dengan penjelasan yang sesederhana mungkin, dimengerti oleh pembacanya, serta

Lebih terperinci

DESKRIPSI KOMPOSISI LAGU MARS KOPDIT RUKUN Oleh : F. Xaveria Diah K. NIP : A. Pendahuluan

DESKRIPSI KOMPOSISI LAGU MARS KOPDIT RUKUN Oleh : F. Xaveria Diah K. NIP : A. Pendahuluan DESKRIPSI KOMPOSISI LAGU MARS KOPDIT RUKUN Oleh : F. Xaveria Diah K. NIP : 19791222 200501 2 003 A. Pendahuluan Lagu Mars ini diciptakan dalam rangka peringatan 30 tahun berdirinya Koperasi Kredit Rukun

Lebih terperinci

Rumus Tangga Nada Mayor dan Minor

Rumus Tangga Nada Mayor dan Minor Rumus Tangga Nada Mayor dan Minor [caption id="attachment_35653" align="aligncenter" width="1181"] page 1 / 11 Tuts Piano Tangga Nada E Minor Harmonik / E Minor Harmonic Scale. Tangga nada E Minor Harmonik

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS KARYA

BAB III ANALISIS KARYA BAB III ANALISIS KARYA Pada Bab ini akan dijelaskan beberapa elemen dan proses kreatif yang terdapat dalam Sonata Electronica perpaduan Patch dan Duet Gitar dalam komposisi Sonata. Bab analisis karya akan

Lebih terperinci

Jurnal CoreIT, Vol.1, No.2, Desember 2015 ISSN: X (Cetak) Niky Fetra 1, Muhammad Irsyad 2 1,2

Jurnal CoreIT, Vol.1, No.2, Desember 2015 ISSN: X (Cetak) Niky Fetra 1, Muhammad Irsyad 2 1,2 Aplikasi Pencarian Chord dalam Membantu Penciptaan Lagu Menggunakan Algoritma Fast Fourier Transform (FFT) dan Metode Klasifikasi K-Nearest Neighbor (KNN) Niky Fetra 1, Muhammad Irsyad 2 1,2 Teknik Informatika

Lebih terperinci

SILABUS INSTRUMEN PILIHAN WAJIB IV (GITAR) SM 416

SILABUS INSTRUMEN PILIHAN WAJIB IV (GITAR) SM 416 No.: FPBS/FM-7.1/07 Lampiran 8.1. Sistematika Silabus SILABUS INSTRUMEN PILIHAN WAJIB IV (GITAR) SM 416 HENRI NUSANTARA, M.PD JURUSAN PENDIDIKAN SENI MUSIK FAKULTAS PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS

Lebih terperinci

Aplikasi Graf dalam Penentuan Posisi Jari yang Mudah untuk Memainkan Melodi dengan Gitar

Aplikasi Graf dalam Penentuan Posisi Jari yang Mudah untuk Memainkan Melodi dengan Gitar Aplikasi Graf dalam Penentuan Posisi Jari yang Mudah untuk Memainkan Melodi dengan Gitar Taufik Hidayat (13511078) Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Musik Hakikatnya musik adalah seni suara atau bunyi. Artinya, seni musik merupakan suatu hasil karya seni sebagai ungkapan pikiran dan perasaan seniman melalui media bunyi. Belajar

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan 175 BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI A. Kesimpulan Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut. 1. Gerak dan irama dalam bentuk lagu dapat digunakan sebagai suatu

Lebih terperinci

Kerangka Materi, Narasi, dan Hasil Produk

Kerangka Materi, Narasi, dan Hasil Produk LAMPIRAN Kerangka Materi, Narasi, dan Hasil Produk 85 KERANGKA MATERI VIDEO PEMBELAJARAN MUSIK TRADISIONAL NUSANTARA Materi Pengertian Musik Tradisional Nusantara Lagu Tradisional Nusantara Penggolongan

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. karena berkat dan kemurahan-nya Penelitian ini dapat dapat diselesaikan. Penulis

KATA PENGANTAR. karena berkat dan kemurahan-nya Penelitian ini dapat dapat diselesaikan. Penulis 1 2 3 KATA PENGANTAR Puji syukur penulis ucapakan kepada Yesus Kristus yang Maha Pengasih, karena berkat dan kemurahan-nya Penelitian ini dapat dapat diselesaikan. Penulis menyadari bahwa akan keterbatasan

Lebih terperinci

G L O S A R I 121 GLOSARI

G L O S A R I 121 GLOSARI G L O S A R I 121 GLOSARI aerofon (aerophone) : jenis alat musik yang sumber getar utamanya adalah udara, contohnya: suling, serunai, klarinet. akord : paduan beberapa nada yang dibunyikan pada waktu bersamaan

Lebih terperinci

SENI MUSIK NON KLASIK

SENI MUSIK NON KLASIK I. Budi Linggono SENI MUSIK NON KLASIK SMK JILID 2 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional Hak Cipta pada

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. terjadi karena bergetarnya suatu benda, yang menyebabkan udara di sekelilingnya

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. terjadi karena bergetarnya suatu benda, yang menyebabkan udara di sekelilingnya BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. Nada dan Solmisasi 2.. Nada Apa yang dapat kita tangkap dengan pendengaran, disebut suara. Suara terjadi karena bergetarnya suatu benda, yang menyebabkan udara di sekelilingnya

Lebih terperinci

TINGKAT KABUPATEN/KOTA BANTEN 2015

TINGKAT KABUPATEN/KOTA BANTEN 2015 FESTIVAL DAN LOMBA SENI SISWA TINGKAT KABUPATEN/KOTA BANTEN 2015 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN M ENENGAH KE URUAN A. Persyaratan Peserta

Lebih terperinci

Djanuar Ishak (2013) Presented on June 3, During Music Workshop at : Universitas Negeri Jakarta Music

Djanuar Ishak (2013) Presented on June 3, During Music Workshop at : Universitas Negeri Jakarta Music 1 Abstract Title: The Art of Music Arranging Djanuar Ishak (2013) Presented on June 3, 2013 During Music Workshop at : Universitas Negeri Jakarta Music Music arranging is an art form in sonic design. Its

Lebih terperinci

A. Pendahuluan Latar belakang diadakannya penelitian ini adalah sebagai berikut. 1. Pembelajaran tangga nada yang dilakukan disekolah hanya

A. Pendahuluan Latar belakang diadakannya penelitian ini adalah sebagai berikut. 1. Pembelajaran tangga nada yang dilakukan disekolah hanya A. Pendahuluan Latar belakang diadakannya penelitian ini adalah sebagai berikut. 1. Pembelajaran tangga nada yang dilakukan disekolah hanya berorientasi pada pemahaman secara teoritis padahal menurut Sugihartono

Lebih terperinci

Minor Harmonic 2016 by Puguh Kribo

Minor Harmonic 2016 by Puguh Kribo 1 Minor Harmonic Modes By PUGUH KRIBO 2 Diterbitkan oleh : www.kursusgitar.com MINOR HARMONIC MODES PUGUH KRIBO ROCK SERIES @KRB PRO PRODUCTION 2016 All Reserved Writer : Puguh kribo Translation & Editor

Lebih terperinci

Gambar bagian-bagian gitar

Gambar bagian-bagian gitar Modul 5 Kegiatan Belajar 3 BERMUSIK Adapun macam-macam instrumen musik yang dipelajari di Sekolah Dasar antara lain: 1. Instrumen gitar Gitar termasuk alat musik chordophone (dimainkan dengan cara diperik/pluck).

Lebih terperinci

PENGENALAN DAN REPRESENTASI SIMBOL AKOR MUSIK MENGGUNAKAN HIDDEN MARKOV MODEL DENGAN PENDEKATAN DOUBLY NESTED CIRCLE OF FIFTH

PENGENALAN DAN REPRESENTASI SIMBOL AKOR MUSIK MENGGUNAKAN HIDDEN MARKOV MODEL DENGAN PENDEKATAN DOUBLY NESTED CIRCLE OF FIFTH PENGENALAN DAN REPRESENTASI SIMBOL AKOR MUSIK MENGGUNAKAN HIDDEN MARKOV MODEL DENGAN PENDEKATAN DOUBLY NESTED CIRCLE OF FIFTH MUSIC CHORD RECOGNITION AND SYMBOL REPRESENTATION USING HIDDEN MARKOV MODEL

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS REPERTOAR. A. French Suite No. 6 in E major, BWV 817 karya Johann Sebastian Bach

BAB III ANALISIS REPERTOAR. A. French Suite No. 6 in E major, BWV 817 karya Johann Sebastian Bach BAB III ANALISIS REPERTOAR A. French Suite No. 6 in E major, BWV 817 karya Johann Sebastian Bach 1. Analisis struktural Allemande Allemande merupakan sebuah tarian yang berasal dari Jerman Selatan. Karakteristik

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN PUSTAKA. Musik merupakan salah satu bagian pokok dalam kehidupan manusia. Hampir

BAB II KAJIAN PUSTAKA. Musik merupakan salah satu bagian pokok dalam kehidupan manusia. Hampir BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Diskripsi Teori a. Pengertian Musik Musik merupakan salah satu bagian pokok dalam kehidupan manusia. Hampir semua peradaban masyarakat di dunia ini memiliki musik sebagai hasil

Lebih terperinci

BAB III. PECAHAN KONTINU dan PIANO. A. Pecahan Kontinu Tak Hingga dan Bilangan Irrasional

BAB III. PECAHAN KONTINU dan PIANO. A. Pecahan Kontinu Tak Hingga dan Bilangan Irrasional BAB III PECAHAN KONTINU dan PIANO A. Pecahan Kontinu Tak Hingga dan Bilangan Irrasional Sekarang akan dibahas tentang pecahan kontinu tak hingga yang diawali dengan barisan tak hingga bilangan bulat mendefinisikan

Lebih terperinci

RANCANGAN TAHUNAN PENDIDIKAN MUZIK TAHUN 6 SK BANDAR PUTRA KULAIJAYA MINGGU TAJUK/BIDANG OBJEKTIF KEMAHIRAN IMPAK

RANCANGAN TAHUNAN PENDIDIKAN MUZIK TAHUN 6 SK BANDAR PUTRA KULAIJAYA MINGGU TAJUK/BIDANG OBJEKTIF KEMAHIRAN IMPAK RANCANGAN TAHUNAN PENDIDIKAN MUZIK TAHUN 6 SK BANDAR PUTRA KULAIJAYA 1 Nyanyian/Permainan Alat Muzik 1. Negaraku 2. Melaka Maju Jaya 3. Lagu Sekolah Detik Corak irama lagu Rentak Mac 1. Merasai dan menghayati

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Sekolah : MTsN Bantul Kota Kelas : VII ( tujuh ) Mata Pelajaran : SENI BUDAYA / SENI MUSIK Semester : (satu) Alokasi Waktu : x 40 menit Standar Kompetensi :. Mengapresiasikan

Lebih terperinci

UNTUK SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Semester 1

UNTUK SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Semester 1 UNTUK SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Semester 1 Drs. F. Dhanang Guritno, M.Sn. Drs. F. Dhanang Guritno, M.Sn. BASS GITAR 1 Drs. Dhanang Guritno, M.Sn MODUL SISWA Untuk Sekolah Menengah Kejuruan Seni Musik Non

Lebih terperinci

PROGRAM PEMBELAJARAN SENI BUDAYA DAN KETRAMPILAN SEKOLAH DASAR KELAS III SEMESTER 1

PROGRAM PEMBELAJARAN SENI BUDAYA DAN KETRAMPILAN SEKOLAH DASAR KELAS III SEMESTER 1 PROGRAM PEMBELAJARAN SENI BUDAYA DAN KETRAMPILAN SEKOLAH DASAR KELAS III SEMESTER 1 1 Standar Kompetensi : 1. Mengapresiasi karya seni rupa PROGRAM SEMESTER SENI RUPA Kompetensi Dasar Indikator Materi

Lebih terperinci

PIP PIANO 1 PIP PIANO 1

PIP PIANO 1 PIP PIANO 1 PIP PIANO 1 PIP PIANO 1 UNTUK SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Seni Musik Kelas XI Semester I Drs. Kari Hartaya, M.Sn Drs. Kari Hartaya, M.Sn Drs. Kari Hartaya, M.Sn PIP PIANO 1 Modul Siswa Sekolah Menengah Kejuruan

Lebih terperinci

BAB IV PENUTUP. A. Kesimpulan. Karya komposisi Suita Tiga Ekspresi untuk big band, pada dasarnya

BAB IV PENUTUP. A. Kesimpulan. Karya komposisi Suita Tiga Ekspresi untuk big band, pada dasarnya BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan Karya komposisi Suita Tiga Ekspresi untuk big band, pada dasarnya dipengaruhi oleh keinginan penulis mengangkat beberapa kisah hidup yang dialami, mulai dari perasaan sedih,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Bunyi merupakan gelombang mekanis longitudinal yang bisa didengar manusia melalui sensor bunyi berupa gendang telinga. Manusia dapat mendengarkan bunyi disebabkan sumber

Lebih terperinci

PENERAPAN MODUS DORIAN DALAM PEMBELAJARAN IMPROVISASI DASAR JAZZ BAGI GITARIS JAZZ PEMULA DI KOMUNITAS GEISHA GITA`

PENERAPAN MODUS DORIAN DALAM PEMBELAJARAN IMPROVISASI DASAR JAZZ BAGI GITARIS JAZZ PEMULA DI KOMUNITAS GEISHA GITA` PENERAPAN MODUS DORIAN DALAM PEMBELAJARAN IMPROVISASI DASAR JAZZ BAGI GITARIS JAZZ PEMULA DI KOMUNITAS GEISHA GITA` TUGAS AKHIR Program Studi S-1 Seni Musik Oleh: Tika Rishanti Putri NIM 1111736013 JURUSAN

Lebih terperinci

Bentuk Musik Variasi Pada Karya Musik Hom Pim Pah

Bentuk Musik Variasi Pada Karya Musik Hom Pim Pah Bentuk Musik Variasi Pada Karya Musik Hom Pim Pah Oleh: Inggit Erlianto/092134250 Dosen Pembimbing: Agus Suwahyono S.Sn, M.Pd. Abstrak Karya musik Hompimpah merupakan karya musik yang diciptakan untuk

Lebih terperinci

HAKIKAT IRAMA (RITHME)

HAKIKAT IRAMA (RITHME) HAKIKAT IRAMA (RITHME) SESI DUA Oleh Drs. Yuyus Suherman,M.Si PLB FIP UPI yuyus@upi.edu Introduction I Tujuan Menjelaskan kembali konsep Irama (Rithme) Menjelaskan Kembali Hubungan Bunyi, Irama dan gerak

Lebih terperinci

Penggunaan Elemen Musik dalam Kriptografi

Penggunaan Elemen Musik dalam Kriptografi Penggunaan Elemen Musik dalam Kriptografi Emeraldy Widiyadi 13508067 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha 10 Bandung 40132, Indonesia

Lebih terperinci

BAB II DASAR TEORI. Bab ini berisi hasil studi literatur yang meliputi penjelasan mengenai music

BAB II DASAR TEORI. Bab ini berisi hasil studi literatur yang meliputi penjelasan mengenai music BAB II DASAR TEORI Bab ini berisi hasil studi literatur yang meliputi penjelasan mengenai music information retrieval dan aspek-aspek apa saja yang dapat digunakan untuk mendefinisikan music information

Lebih terperinci

TINJAUAN HAKIKAT MUSIC CENTER

TINJAUAN HAKIKAT MUSIC CENTER BAB 2 TINJAUAN HAKIKAT MUSIC CENTER 2.1. Tinjauan M 2.1.1. Pengertian M Proyek M ini merupakan perpaduan antara m school dan exhibition center, karena terdapat kegiatan pembelajaran seni musik, dan pertunjukan

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI Penelitian ini dilakukan berdasarkan pada beberapa teori yaitu teori mengenai buku pembelajaran piano, metode pembelajaran piano, lagu tradisional Indonesia dan silabus piano grade

Lebih terperinci

Bentuk Penyajian Musik pada Karya The Spirit of Samurai, Sebuah Karya Musik Pada Ujian Tugas Akhir Jurusan Sendratasik Tahun 2013

Bentuk Penyajian Musik pada Karya The Spirit of Samurai, Sebuah Karya Musik Pada Ujian Tugas Akhir Jurusan Sendratasik Tahun 2013 Bentuk Penyajian Musik pada Karya The Spirit of Samurai, Sebuah Karya Musik Pada Ujian Tugas Akhir Jurusan Sendratasik Tahun 2013 Oleh : Dedy Prasetya (092134226) Dosen Pembimbing: Moh. Sarjoko S.Sn, M.Pd.

Lebih terperinci

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN MUSIK

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN MUSIK STANDAR KOMPETENSI LULUSAN MUSIK DIREKTORAT PEMBINAAN KURSUS DAN PELATIHAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, NONFORMAL DAN INFORMAL KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL 2011 A. Latar Belakang Musik

Lebih terperinci

BAB IV RANCANGAN GENERATOR MELODI

BAB IV RANCANGAN GENERATOR MELODI BAB IV RANCANGAN GENERATOR MELODI Bab ini menjabarkan proses perancangan sistem generator melodi beserta hasilnya. Pertama, dibahas mengenai analisis skema dasar umum sistem untuk menyusun melodi dari

Lebih terperinci

EAR TRAINING 1 Drs. Dhanang Guritno, M.Sn.

EAR TRAINING 1 Drs. Dhanang Guritno, M.Sn. EAR TRAINING 1 Drs. Dhanang Guritno, M.Sn. Untuk Sekolah Menengah Kejuruan Kelas X Semester 1 MODUL SISWA KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN 2013 i ii

Lebih terperinci