Pengembangan Portal Belajar Online

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Pengembangan Portal Belajar Online"

Transkripsi

1 Pengembangan Portal Belajar Online

2 PENDAHULUAN Permasalahan B A B 1 Pengembangan sumber daya manusia merupakan upaya yang harus dilakukan secara terus menerus untuk memperoleh hasil yang optimal. Hal ini didasari oleh kenyataan bahwa perubahan terhadap perilaku dan juga peningkatan kemampuan tidak dapat dilakukan dengan serta merta, sekaligus dalam waktu yang singkat. Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat dilakukan dengan berbagai cara pada berbagai komponen penting pendidikan seperti penyediaan fasilitas pendidikan, pemakaian berbagai metode belajar, peningkatan kemampuan mengajar instruktur, penyediaan materi belajar dan peningkatan kemampuan belajar peserta didik secara mandiri. Pada level yang lebih kompleks, upaya pengembangan sumber daya manusia akan menemui kendala yang berarti bila melibatkan jumlah peserta didik yang banyak dan tersebar di berbagai lokasi yang berbeda. Permasalahan akan muncul terkait dengan ketersediaan resource yang ada, baik instruktur, materi ajar, waktu dan biaya. Pada konteks inilah, pemanfaatan solusi berbasis teknologi informasi dan komunikasi menjadi salah satu alternatif penting untuk dipertimbangkan oleh lembaga. Berdasarkan pemikiran tersebut, pengembangan portal belajar berbasis internet menjadi satu solusi efektif dan efisien untuk mengatasi masalah tersebut. Melalui proses desain yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, pemanfaatan solusi ini akan memberikan kemudahan bagi Date : 25/07/2006 halaman 2 dari 17

3 lembaga untuk tetap melakukan pengembangan SDM tanpa khawatir akan keterbatasan waktu, ruang, instruktur dan biaya. Solusi Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang tersebar di berbagai lokasi, kami menawarkan suatu aplikasi Learning Management System LMS-2000i yang akan menangani proses belajar peserta didik secara on line. Sistem ini akan memberikan layanan pelatihan langsung yang dapat diakses baik secara sinkron maupun a- sinkron sesuai dengan kebutuhan lembaga. Tujuan Pengembangan Learning Management System LMS-2000i dilakukan dengan tujuan-tujuan sebagai berikut : 1. Tersedianya fasilitas belajar online yang dapat memberikan layanan belajar jarak jauh kepada peserta didik tanpa adanya batasan ruang dan waktu. 2. Tersedianya materi ajar online yang dirancang sesuai dengan kebutuhan lembaga dalam upaya pengembangan kualitas sumber daya manusia. Manfaat Pengembangan Learning Management System LMS-2000i memberi kan sejumlah keuntungan sebagai berikut : 1. Proses belajar dapat dilakukan oleh peserta didik dimanapun dan kapanpun sesuai dengan kebutuhan. Hal ini tentu saja akan meringankan pengelola karena dapat dilakukan secara langsung di internet tanpa perlu menyediakan ruang khusus dan perlengkapan lainnya yang umum ada dalam pelatihan konvensional. Date : 25/07/2006 halaman 3 dari 17

4 2. Proses pelatihan akan dapat dilakukan secara standar karena semua instrumen pengajaran telah tersedia dengan baik (instruktur, materi dan metode). 3. Peserta didik secara tidak langsung juga akan menguasai teknologi informasi dan telekomunikasi yang dimanfaatkan dalam proses belajar ini. Kemampuan ini dapat dikembangkan untuk dimanfaatkan lebih lanjut dalam koordinasi kerja lembaga. 4. Pengelola dapat memonitor secara langsung perkembangan kemampuan masing-masing peserta didik melakui catatan transaksi belajar yang ada. Dengan cara ini dapat diketahui kemajuan belajar masing-masing peserta didik untuk topik yang diinginkan. Ruang Lingkup Pekerjaan Sejumlah pekerjaan terkait dengan pengembangan Learning Management System LMS-2000i ini sebagaimana dijelaskan dibawah ini : Pengembangan LMS-2000i, meliputi : Analisis kebutuhan Desain sistem Konstruksi sistem Pengujian Implementrasi LMS-2000i, meliputi : Instalasi sistem Pelatihan sistem (admin dan user) Asistensi pemakaian Pengembangan materi ajar online Pengadaan perangkat keras (optional) Pemasangan jaringan komputer (optional) Date : 25/07/2006 halaman 4 dari 17

5 PERANCANGAN SISTEM Modul Sistem B A B 2 Learning Management System LMS-2000i dibangun oleh kumpulan modul yang memberikan kelengkapan layanan untuk proses belajar secara online. Berikut ini sejumlah layanan yang terdapat di dalamnya : 1. Manajemen User Modul yang mengelola proses registrasi user. Termasuk didalamnya adalah pengelompokkan sebagai siswa, instruktur atau administrator. 2. Manajemen Kursus Modul yang mengelola beragam kursus yang diberikan secara online kepada siswa oleh para instruktur. Tiap kursus dapat dimasukkan dalam berbagai kategori kursus sesuai dengan kelompoknya. Materi kursus yang telah dibuat sebelumnya dengan Course Authoring Tools tertentu (Macromedia Flash, misalnya) dapat diimpor ke dalam LMS. Begitu juga sebaliknya, materi kursus yang telah ada dapat diekspor untuk dipelajari secara offline oleh siswa. Date : 25/07/2006 halaman 5 dari 17

6 3. Manajemen Proses Belajar Modul ini bertanggung jawab untuk mengelola proses belajar siswa untuk materi belajar/kursus yang telah tersedia. Dengan modul ini transaksi belajar dicatat, termasuk waktu, materi dan penggunanya. Dengan memanfaatkan Interbet Browser sebagai Player-nya, materimateri yang telah disiapkan dapat diakses oleh siswa seseuai kebutuhannya. 4. Manajemen Penilaian Setiap siswa yang mengakses materi belajar tertentu, dapat menjawab pertanyaan yang telah disiapkan untuk materi tersebut. Penilaian dilakukan untuk memastikan bahwa siswa telah memahami dengan baik materi yang diberikan melalui proses belajar online ini. 5. Utilitas Untuk mendukung pemakain sistem, disiapkan modul utilitas yang mengelola data-data pemakai, data rujukan, dan proses backup/restore data. SCORM Compliant Aspek penting yang dipertimbangkan dalam pengembangan Learning Management System LMS-2000i ini adalah kemampuannya mengadopsi standar materi ajar internasional. Dalam hal ini standar akan mengikuti SCORM (Sharable Content Object Reference Model) yang banyak digunakan di seluruh dunia. Dengan kemampuan ini, LMS dapat juga mengimpor materi ajar yang dikembangkan oleh pihak lain dengan baik sehingga materi ajar dapat diperoleh tanpa harus semua dikembangkan sendiri. Date : 25/07/2006 halaman 6 dari 17

7 Skema Sistem Learning Management System LMS-2000i dipasang dalam sebuah lingkungan jaringan komputer internal (intranet) atau global (internet) sehingga dapat dimanfaatkan oleh peserta didik yang ada di kantor lokal atapun di lokasi remote. Di bawah ini diberikan gambarannya. SKEMA INTRANET SKEMA INTERNET internet siswa online Radio tower siswa lokal Data server belajar lokal server belajar global siswa online Hub siswa lokal siswa lokal siswa lokal siswa lokal Gambar 1. Skema Sistem LMS-2000i dapat dipasang di sebuah unit kerja lokal untuk menangani pelatihan online di lokal tersebut. Untuk mendukung pelatihan online secara global yang dapat diakses dari internet, sistem LMS-2000i dipasang di web server yang memiliki IP public sehingga dapat diakses secara langsung melalui internet. Materi-maeri ajar yang digunakan harus dipersiapkan terlebih dahulun sehingga siswa dapat mengakses materi tersebut sesuai kebutuhan. Pembuatan materi ajar ini juga memainkan peranan penting dalam proses belajar online. Date : 25/07/2006 halaman 7 dari 17

8 Metodologi Pengembangan Sistem Sistem dikembangkan melalui serangkaian tahapan sistematis yang telah terbukti dapat menghasilkan kehandalan sistem. Berikut ini adalah tahapan metodologi yang digunakan. Vision Planning untuk mengidentifikasi aplikasi dan teknologi yang diperlukan oleh pemakai sehingga nantinya dapat memberikan hasil yang berarti bagi usahanya. Study the business mission dilakukan untuk mengarahkan pemakaian teknologi secara optimal sesuai dengan business nature dari pemakai. Study and analyze the current system - untuk memetakan business process yang saat ini dilakukan oleh pemakai dalam menjalankan bisnisnya sehari-hari. Define and prioritize users requirements - untuk mendefinisikan kebutuhan user dan membuat skala prioritas pemenuhan kebutuhan. Define an information architecture - untuk mendefinisikan arsitektur informasi yang akan dibangun. Analysis and Reengineer tahapan ini dilakukan untuk memetakan proses bisnis yang sedang berjalan dan melakukan re-engineering pada bagian-bagian yang dirasakan perlu sebagaimana diisyaratkan dalam definisi kebutuhan user. Survey project feasibility dilakukan untuk melihat aspek kelayakan dari proyek ini yang akan berpengaruh terhadap kesuksesan pada tahap implementasi. Implementation pada tahap ini dilakukan pengembangan sistem dengan menggunakan tools pengembangan sesuai dengan kebutuhan. Termasuk dalam tahapan ini adalah pemrograman, pengujian dan dokumentasi sistem. Date : 25/07/2006 halaman 8 dari 17

9 Roll Out Support Sistem yang telah dibangun diimplementasi dan diserahkan kepada pemakai untuk digunakan dalam menunjang kegiatan sehari-hari. Pengembangan Materi Ajar Online Learning Management System LMS-2000i tidak akan banyak memberi manfaat bila tidak diimplementasi bersamaan dengan materi ajarnya. Oleh karena itu, pengembangan materi ajar online menjadi kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dari pekerjaan ini. Materi-materi ajar ini dapat dibuat sesuai kebutuhan pengguna berdasatkan topik pelatihan yang saat ini ada di lembaga. Teknologi Pengembangan Teknologi yang diterapkan untuk merancang, mendesain sampai mengimplementasikan sistem ini adalah sebagai berikut : Visual Development Tools sebagai tool pengembangan utama pada lingkungan sistem operasi Windows. Alasan pemanfaatannya adalah untuk mendapatkan fleksibilitas dan kemudahan pengembangan di masa depan. Dalam hal ini akan digunakan Macromedia Internet Suite dan Microsoft Internet Suite. Relational Database Management System (RDBMS) sebagai basis data utama penyimpan data. Produk pada tingkat teknologi ini memungkinkan skalabilitas yang tinggi dan menyediakan berbagai features yang dibutuhkan dalam sistem yang memanfaatkan basis data. Dalam hal ini akan digunakan RDBMS MySQL. Web Server dan web components untuk pemanfaatan lebih lanjut pada aplikasi-aplikasi spesifik sesuai kebutuhan. Dalam hal ini akan menggunakan Apache Web Server dan PHP. Tools lain yang diperlukan berdasarkan pemilihan teknologi yang digunakan nantinya seperti tool desain grafis dan animasi. Date : 25/07/2006 halaman 9 dari 17

10 Tim Pengembangan Modifikasi Situs Pemerintah Kota Bandung dilakukan oleh sebuah tim yang terdiri dari elemen sebagai berikut : Project Leader Bertanggung jawab terhadap keseluruhan pekerjaan dan menjadi penghubung antara developer dan user. System Analyst Bertanggung jawab melakukan analisis dan desain sistem baik dari aspek basis data maupun proses internal di dalamnya. Web Programmer/Designer Bertanggung jawab melakukan pemrograman dan desain di lingkungan internet. Documentation Bertanggung jawab mendokumentasikan sistem baik untuk manual pemakaian maupun manual sistem. Tim Internal lembaga Bertanggung jawab memberikan masukan dan data-data yang diperlukan oleh developer. Tim Internal menjadi bagian tak terpisahkan dalam pengembangan sistem ini. Hasil yang Diberikan Hasil-hasil yang diberikan dari pekerjaan ini adalah sebagai berikut : CD Program Berisi program LMS-2000i dengan modul-modul yang ada di dalamnya. Buku Manual Buku manual pemakaian sistem diberikan kepada pengguna untuk menjamin keberlangsungan pemakaian dikemudian hari. Date : 25/07/2006 halaman 10 dari 17

11 Instalasi dan Pelatihan Pemasangan dan pelatihan kepada pemakai sistem untuk menjamin kelancaran dalam pemakaiannya. Materi Ajar Online Materi ajar yang dapat dijalankan di dalam LMS-2000i sesuai kebutuhan lembaga. Garansi Sistem Garansi atas kesalahan fungsional yang mungkin terjadi setelah sistem diimplementasi. Garansi diberikan selama 3 bulan sejak sistem dipasang. Date : 25/07/2006 halaman 11 dari 17

12 WAKTU DAN BIAYA PENGEMBANGAN B A B 3 Pengembangan sistem dilakukan dalam rentang waktu dan biaya tertentu. Detil dari masing-masing bagian di berikan di bagian berikutnya dalam proposal ini. Waktu Pengembangan Serangkaian tahapan dalam pengembangan dijadwalkan secara sistematis dengan penjadwalan dalam satuan bulan sebagai berikut : No Item Analisis Kebutuhan 2 Desain 3 Pemrograman 4 Pengujian 5 Instalasi 6 Pelatihan 7 Hand Over 8 Garansi Date : 25/07/2006 halaman 12 dari 17

13 Secara umum pekerjaan ini membutuhkan waktu sekitar 6 bulan yang kemudian dilakukan serah terima di akhir jadwal setelah sistem dipasang. Garansi atas sistem diberikan selama 3 bulan setelah pemasangan. Untuk pemeliharaan lanjutan setelah masa garansi, akan dilakukan dalam penjanjian terpisah. Biaya Pengembangan Pengembangan Learning Management System LMS-2000i dilakukan dengan sejumlah dana tertentu. Di bawah ini diberikan komponen dana yang dapat didetilkan sesuai dengan kebutuhan. Biaya pengembangan sistem LMS-2000i Biaya pengembangan materi ajar online Biaya implementasi sistem (instalasi, pelatihan dan asistensi) Biaya pemeliharaan sistem Date : 25/07/2006 halaman 13 dari 17

14 PENUTUP B A B 4 Mudah-mudahan proposal ini dapat memenuhi sebagian kebutuhan, keinginan dan harapan dalam pengembangan Learning Management System LMS-2000i. Dengan demikian harapan akan adanya fasilitas belajar online yang efisien dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat terwujud. Hal tersebut seiring komitmen kami untuk memberikan solusi secara menyeluruh terhadap kebutuhan pengguna jasa (User). Date : 25/07/2006 halaman 14 dari 17

15 LAMPIRAN : CONTOH DIALOG Daftar Kursus Isi Materi Ajar Date : 25/07/2006 halaman 15 dari 17

16 Pembuatan tes online Data pengguna Date : 25/07/2006 halaman 16 dari 17

17 Pelacakan aktifitas belajar siswa Ekspor dan impor materi ajar Date : 25/07/2006 halaman 17 dari 17

Pengembangan Sistem Akademik SIMAK-2000i

Pengembangan Sistem Akademik SIMAK-2000i Pengembangan Sistem Akademik SIMAK-2000i Daftar Isi Daftar Isi... 1 Pengantar... 2 Tujuan Pengembangan Sistem... 2 Deskripsi Fungsional Perangkat Lunak... 3 Spesifikasi Perangkat Lunak... 3 Skema Sistem...

Lebih terperinci

Proposal. Sistem Informasi Manajemen Perusahaan (SIMPRUS) ~ 1 ~

Proposal. Sistem Informasi Manajemen Perusahaan (SIMPRUS) ~ 1 ~ Proposal Sistem Informasi Manajemen Perusahaan (SIMPRUS) ~ 1 ~ Daftar Isi 1. Pendahuluan... 3 2. Tujuan... 4 3. Tinjauan Sistem Informasi... 4 3.1. Berbasis Teknologi VB.NET... 4 3.2. Keamanan Sistem...

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. persiapannya lebih singkat. E-Learning menjawab semua tantangan tersebut.

BAB 1 PENDAHULUAN. persiapannya lebih singkat. E-Learning menjawab semua tantangan tersebut. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dunia pendidikan memerlukan cara baru, membutuhkan teknologi yang dapat menyediakan pendidikan yang pengadaanya cepat, metodenya lebih efektif, dan persiapannya lebih

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Bab ini membahas tentang latar belakang proyek akhir mahasiswa, permasalahan dan tujuan proyek akhir mahasiswa. Selain itu akan dibahas juga mengenai ruang lingkup pelaksanaan proyek

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat saat ini, mendorong berbagai lembaga pendidikan memanfaatkan sistem e-learning untuk meningkatkan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Aplikasi Penjadwalan dan Input Mata Pelajaran di SMA Negeri 3 Sintang berbasis Web 1.

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Aplikasi Penjadwalan dan Input Mata Pelajaran di SMA Negeri 3 Sintang berbasis Web 1. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pengolahan data berupa jadwal mata pelajaran dan input nilai siswa yang dilakukan saat ini masih bersifat manual, tak terkecuali di SMA Negeri 3 Sintang. Sering terjadinya

Lebih terperinci

PROPOSAL PROGRAM APLIKASI. System Payroll & General Ledger PT MCS Internasional

PROPOSAL PROGRAM APLIKASI. System Payroll & General Ledger PT MCS Internasional PROPOSAL PROGRAM APLIKASI System Payroll & General Ledger PT MCS Internasional JNC Computer Ruko Acropolis Blok C10/16, Legenda Wisata Jl.Alternative Transyogi Cibubur, Jakarta Hp. 0823-1293-9889, 0878-7465-5097

Lebih terperinci

Arsitektur Sistem Informasi. Tantri Hidayati Sinaga, M.Kom.

Arsitektur Sistem Informasi. Tantri Hidayati Sinaga, M.Kom. Arsitektur Sistem Informasi Tantri Hidayati Sinaga, M.Kom. Arsitektur Teknologi Informasi Arsitektur teknologi informasi adalah seluruh aspek meliputi piranti keras, piranti lunak, perangkat jaringan dan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi seharusnya dapat dimanfaatkan oleh PT. Matab Servikatama untuk memajukan perusahaan tersebut dalam bidang akuntansi. Cara mempermudah pelaporan

Lebih terperinci

Pengembangan Situs Internet

Pengembangan Situs Internet Pengembangan Situs Internet DAFTAR ISI DAFTAR ISI...2 PENDAHULUAN...3 Permasalahan...3 Tujuan...4 Ruang Lingkup Pekerjaan...4 PERANCANGAN SITUS...5 Fasilitas Situs...5 Hasil yang Diberikan...6 WAKTU DAN

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. dengan berkembangnya internet di dunia, semua aktivitas coba dibawa ke internet.

BAB 1 PENDAHULUAN. dengan berkembangnya internet di dunia, semua aktivitas coba dibawa ke internet. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dunia pendidikan memerlukan cara baru, membutuhkan teknologi yang dapat menyediakan pendidikan yang pengadaanya cepat, metodenya lebih efektif, dan persiapannya lebih

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan teknologi informasi terutama internet merupakan faktor

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan teknologi informasi terutama internet merupakan faktor BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan teknologi informasi terutama internet merupakan faktor pendorong perkembangan e-commerce. Dengan adanya e-commerce perusahaan dapat menjalin hubungan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. cepat dan pesat. Di berbagai bidang, kemajuan evolusi sistem berkembang menuju arah

BAB I PENDAHULUAN. cepat dan pesat. Di berbagai bidang, kemajuan evolusi sistem berkembang menuju arah 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada era globalisasi saat ini, penggunaan teknologi informasi berkembang sangat cepat dan pesat. Di berbagai bidang, kemajuan evolusi sistem berkembang menuju arah

Lebih terperinci

1. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

1. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Integrated Distance Education Application atau biasa disebut dengan IDEA merupakan sebuah sarana pembelajaran elektronik berbasis website yang dimiliki oleh Telkom University.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penggunaan internet untuk keperluan pendidikan yang semakin meluas terutama di negara-negara maju, merupakan fakta yang menunjukan perkembangan teknologi sudah mempengaruhi

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. Persetujuan Pernyataan Penghargaan Abstrak Abstract Daftar Isi Daftar Tabel Daftar Gambar

DAFTAR ISI. Persetujuan Pernyataan Penghargaan Abstrak Abstract Daftar Isi Daftar Tabel Daftar Gambar DAFTAR ISI Halaman Persetujuan Pernyataan Penghargaan Abstrak Abstract Daftar Isi Daftar Tabel Daftar Gambar i ii iii iv v vi viii ix Bab 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1 1.2. Rumusan Masalah 3 1.3.

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. berbagai pihak, baik dari sisi developer, manajemen perusahaan, operasional

BAB 1 PENDAHULUAN. berbagai pihak, baik dari sisi developer, manajemen perusahaan, operasional BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah memberikan sumbangan besar terhadap peradaban manusia, salah satunya adalah pada kegiatan bisnis dan organisasi.

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI 2.1 Tinjauan Pustaka Dalam pembuatan tugas akhir Sistem Informasi Administrasi Salon SN berbasis desktop ini dilakukan beberapa tinjauan sumber pustaka, dan berikut

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Meningkatnya penggunaan internet oleh masyarakat yang ditandai dengan melonjaknya costumer maupun pebisnis. Yang mendorong munculnya suatu tuntutan pelayanan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN I-1

BAB I PENDAHULUAN I-1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan dan pemanfaatan Ilmu pengetahuan dan teknologi informasi yang semakin pesat dengan berbagai manfaatnya sangat berdampak pada perilaku kehidupan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Perkembangan aplikasi teknologi informasi saat ini sudah berkembang begitu pesat

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Perkembangan aplikasi teknologi informasi saat ini sudah berkembang begitu pesat 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan aplikasi teknologi informasi saat ini sudah berkembang begitu pesat dan menambah di berbagai bidang, seperti pendidikan, perbankan, perhubungan,

Lebih terperinci

III. METODOLOGI PENELITIAN

III. METODOLOGI PENELITIAN III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Kerangka Penelitian Metode pengembangan sistem dalam penelitian ini menggunakan Metode Siklus Hidup Pengembangan Sistem (System Depelopment Life Cycle-SDLC) yang terdiri

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Karya tulis ilmiah merupakan hasil dari sebuah penelitian, dan penelitian adalah salah satu kegiatan pengembangan ilmu pengetahuan. Dengan melakukan penelitian diharapkan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. metode transaksi yang di lakukan secara online mulai berkembang pesat,

BAB I PENDAHULUAN. metode transaksi yang di lakukan secara online mulai berkembang pesat, BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Seiring dengan hadirnya internet akhir-akhir ini yaitu salah satunya metode transaksi yang di lakukan secara online mulai berkembang pesat, bahkan sampai pada

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar belakang. Di era globalisasi ini, pemakaian teknologi informasi sudah sangat luas

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar belakang. Di era globalisasi ini, pemakaian teknologi informasi sudah sangat luas BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Di era globalisasi ini, pemakaian teknologi informasi sudah sangat luas dalam berbagai bidang termasuk industri di Indonesia. Seiring dengan perkembangan teknologi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, maka dibutuhkan kepraktisan dalam segala hal termasuk penerapan pada sistem penjualan. Salah satu penerapannya

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN I-1

BAB I PENDAHULUAN I-1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dalam era globalisasi sekarang ini dunia informasi berkembang begitu pesat karena ditunjang dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih. Komputer dan

Lebih terperinci

Perancangan Website Ujian. Teknik Elektro UNDIP Berbasis HTML

Perancangan Website Ujian. Teknik Elektro UNDIP Berbasis HTML TUGAS TEKNOLOGI INFORMASI Perancangan Website Ujian Teknik Elektro UNDIP Berbasis HTML OLEH: AULIA RAHMAN 21060113120007 JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2014 Abstrak

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. produk itu baik atau rusak ataupun untuk penentuan apakah suatu lot dapat diterima

BAB II LANDASAN TEORI. produk itu baik atau rusak ataupun untuk penentuan apakah suatu lot dapat diterima BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Inspeksi Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan hasil studi lapangan (wawancara) Inspeksi adalah suatu kegiatan penilaian terhadap suatu produk, apakah produk itu baik

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini begitu pesat.

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini begitu pesat. 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini begitu pesat. Seiring dengan itu, banyak solusi yang diciptakan melalui teknologi informasi. Dalam dunia informasi

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Di abad ke-21 ini, banyak sekali bidang-bidang yang mengalami kemajuan. Salah satunya adalah bidang teknologi. Hal ini bisa dibuktikan dengan beberapa kemajuan teknologi

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. dari pendayagunaan teknologi khususnya teknologi informasi. Penjualan elektronik atau yang akrab di sebut e-commerce ( electronic

BAB 1 PENDAHULUAN. dari pendayagunaan teknologi khususnya teknologi informasi. Penjualan elektronik atau yang akrab di sebut e-commerce ( electronic BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Di dalam dunia bisnis penjualan dan pemasaran merupakan bagian yang sangat penting sehingga banyak cara yang ditempuh oleh perusahaan besar atau perusahaan kecil untuk

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Dewasa ini perkembangan teknologi semakin pesat, komputer dan internet

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Dewasa ini perkembangan teknologi semakin pesat, komputer dan internet BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dewasa ini perkembangan teknologi semakin pesat, komputer dan internet sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Kedua hal tersebut akan sangat

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Suatu sistem informasi (SI) atau information system (IS) merupakan aransemen dari orang, data, proses-proses, dan antar-muka yang berinteraksi mendukung dan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. cepat dan pesat. Di berbagai bidang, kemajuan evolusi sistem berkembang menuju arah

BAB 1 PENDAHULUAN. cepat dan pesat. Di berbagai bidang, kemajuan evolusi sistem berkembang menuju arah 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pada era globalisasi saat ini, penggunaan teknologi informasi berkembang sangat cepat dan pesat. Di berbagai bidang, kemajuan evolusi sistem berkembang menuju arah

Lebih terperinci

Pengembangan Solusi Content Management. Pertemuan 3

Pengembangan Solusi Content Management. Pertemuan 3 Pengembangan Solusi Content Management Pertemuan 3 Tujuan Pembelajaran 1. Mahasiswa mampu menjelaskan tahapantahapan dalam pengembangan solusi content management (C2) Pendekatan Bertahap Needs Assessment

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Pada zaman global sekarang, pendidikan merupakan sesuatu yang penting. Karena

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Pada zaman global sekarang, pendidikan merupakan sesuatu yang penting. Karena BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada zaman global sekarang, pendidikan merupakan sesuatu yang penting. Karena pendidikan merupakan akar dari peradaban sebuah bangsa. Pendidikan sekarang telah menjadi

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1.Latar Belakang Penelitian

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1.Latar Belakang Penelitian BAB 1 PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang Penelitian Teknologi mengalami kemajuan yang pesat termasuk di bidang pendidikan. Pembelajaran online menjadi terobosan yang menggembirakan di bidang pendidikan. Namun,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Optimalisasi pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) mutlak diperlukan untuk penataan manajemen sistem dan proses kerja dalam rangka pengembangan e- government. Teknologi

Lebih terperinci

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM Pada bab ini akan dibahas implementasi sistem interactive e-learning berbasis web dengan game dan animasi untuk pembelajaran materi bilangan berdasarkan SI dan SKL

Lebih terperinci

Kerangka Acuan Kerja

Kerangka Acuan Kerja Kerangka Acuan Kerja Proyek Pembuatan Sistem Informasi Sidang Kabinet Republik Indonesia Oleh: Ilham Gurat Adillion (5113100077) MPPL A Dosen Fajar Baskoro, S.Kom., M.T. JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA 75 BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Hasil Berikut ini dijelaskan tentang tampilan hasil dari analisa dan rancang bangun sistem pakar mendiagnosis kerusakan mesin hoisting crane. Website ini terdiri dari

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. pengetahuan dan pola pikir manusia. Salah satu bidang yang turut serta menikmati hasil

BAB 1 PENDAHULUAN. pengetahuan dan pola pikir manusia. Salah satu bidang yang turut serta menikmati hasil BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Saat ini pembelajaran tentang ilmu pengetahuan dan teknologi semakin berkembang, khususnya dalam pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). TIK terus mengalami

Lebih terperinci

dapat diakses melalui salah satu menu yang berkaitan dengan komponen pada halaman administrator.

dapat diakses melalui salah satu menu yang berkaitan dengan komponen pada halaman administrator. Bab I Pendahuluan I.1 Latar Belakang Internet telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam berbagai bidang kehidupan. Kemajuan ilmu dan teknologi telah mengakibatkan semakin meluasnya pemanfaatan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Perkembangan teknologi menjadi sangat pesat dalam era globalisasi ini. Pada era ini baik pengusaha maupun konsumen perlu mempertimbangkan pemanfaatan teknologi informasi

Lebih terperinci

STMIK GI MDP. Program Studi Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Genap Tahun 2010/2011

STMIK GI MDP. Program Studi Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Genap Tahun 2010/2011 STMIK GI MDP Program Studi Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Genap Tahun 2010/2011 PENERAPAN METODE BAYESIAN UNTUK APLIKASI SEARCH ENGINE PADA WEB PORTAL PERIKLANAN Rudi Hartono 2007250028

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. metode efektif, dan persiapan yang lebih singkat. E-Learning merupakan salah satu

BAB 1 PENDAHULUAN. metode efektif, dan persiapan yang lebih singkat. E-Learning merupakan salah satu BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dunia pendidikan memerlukan cara baru dalam menyediakan pendidikan secara cepat, metode efektif, dan persiapan yang lebih singkat. E-Learning merupakan salah satu solusi

Lebih terperinci

PERTEMUAN 4 MANAJEMEN SITUS WEB

PERTEMUAN 4 MANAJEMEN SITUS WEB PERTEMUAN 4 MANAJEMEN SITUS WEB Elemen dari metodologi pembangunan situs web adalah sebagai berikut: Informasi audience Informasi-informasi ini termasuk latar belakang pengguna, minat, dan semua perincian

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Penelitian. Berbagai konsep dan teknik baru dalam pembelajaran telah banyak dikembangkan

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Penelitian. Berbagai konsep dan teknik baru dalam pembelajaran telah banyak dikembangkan BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Berbagai konsep dan teknik baru dalam pembelajaran telah banyak dikembangkan untuk menggantikan metode tradisional yang hanya mengandalkan pada kuliah satu

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. perubahan kultur kita sehari-hari. Dalam era yang disebut information age ini, media

BAB 1 PENDAHULUAN. perubahan kultur kita sehari-hari. Dalam era yang disebut information age ini, media BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi telekomunikasi dan komputer menyebabkan terjadinya perubahan kultur kita sehari-hari. Dalam era yang disebut information age ini, media elektronik

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Internet bukanlah hal yang baru bagi masyarakat. Setiap anggota masyarakat kini

BAB 1 PENDAHULUAN. Internet bukanlah hal yang baru bagi masyarakat. Setiap anggota masyarakat kini BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Internet bukanlah hal yang baru bagi masyarakat. Setiap anggota masyarakat kini mampu mengakses berbagai informasi yang dibutuhkannya dari internet. Selain penggunaannya

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam dunia pendidikan, buku terbukti berguna sebagai salah satu sarana pendidikan dan komunikasi. Dalam kaitan inilah perpustakaan dan pelayanan perpustakaan harus

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Metodologi Penelitian Dalam pelaksanaan kerja praktek dilakukan pendekatan dengan cara peninjauan untuk masalah apa yang terdapat di dalam SMA Negeri 1 Pandaan. Peninjauan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Usia produktif dengan rentang usia 18 45 tahun, merupakan usia dimana manusia sudah matang secara fisik dan biologis. Pada usia inilah manusia sedang berada pada

Lebih terperinci

STMIK GI MDP. Program Studi Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil Tahun 2010/2011

STMIK GI MDP. Program Studi Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil Tahun 2010/2011 STMIK GI MDP Program Studi Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil Tahun 2010/2011 APLIKASI PEMBELAJARAN BIOLOGI TINGKAT SMA BERBASIS MOBILE DEVICE Rico Hermanto 2007250036 Anton Taurus

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. karyawan, jumlah jam kerja dalam seminggu, nomor bagian persediaan, atau

BAB II LANDASAN TEORI. karyawan, jumlah jam kerja dalam seminggu, nomor bagian persediaan, atau BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Data, Informasi, dan Pengetahuan Menurut Stair (2010:5), data adalah fakta atau kenyataan, contoh: nomor karyawan, jumlah jam kerja dalam seminggu, nomor bagian persediaan, atau

Lebih terperinci

Universitas Sumatera Utara

Universitas Sumatera Utara BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada zaman sekarang ini, perkembangan dan pengaruh teknologi informasi di Indonesia semakin canggih. Terutama dalam dunia internet yang terus berkembang dengan pesat

Lebih terperinci

Latar Belakang. Sekilas Tentang Yayasan Asian Brilliant Center. Profile Trainer

Latar Belakang. Sekilas Tentang Yayasan Asian Brilliant Center. Profile Trainer Latar Belakang ilmu komputer merupakan pengetahuan yang wajib dimiliki oleh setiap orang, seiring cepat berkembangnya teknologi maka dibutuhkan SDM dengan berbagai macam profesi untuk menguasai keahlian

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. menjual berbagai jenis pakaian. Seiring dengan perkembangan fashion pakaian ini

BAB 1 PENDAHULUAN. menjual berbagai jenis pakaian. Seiring dengan perkembangan fashion pakaian ini BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Bisnis penjualan pakaian sekarang ini memang semakin berkembang terutama di Indonesia, ini terbukti dengan semakin banyaknya muncul outlet dan distro yang menjual berbagai

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN. pada website masih bersimafat statis dan proses update data belum secara online

BAB III PEMBAHASAN. pada website masih bersimafat statis dan proses update data belum secara online BAB III PEMBAHASAN 3.1 Analisis Masalah Analisis permasalahan sistem yang ada adalah dimana proses dalam perorganisasian data pada website masih bersimafat statis dan proses update data belum secara online

Lebih terperinci

1 BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

1 BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pengelolaan anggaran adalah suatu proses utama dalam proyek konstruksi untuk menjawab berapa besar dana yang harus disediakan untuk sebuah proyek bangunan elektrikal.

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. bermanfaat bagi penulis sejak awal hingga terselesainya laporan ini.

KATA PENGANTAR. bermanfaat bagi penulis sejak awal hingga terselesainya laporan ini. KATA PENGANTAR Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-nya kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan Tugas Akhir ini dengan baik meskipun penulis

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI BERBASIS PRESTASI HASIL BELAJAR SISWA UNIFIED MODELLING LANGUAGE (UML)

SISTEM INFORMASI BERBASIS PRESTASI HASIL BELAJAR SISWA UNIFIED MODELLING LANGUAGE (UML) SISTEM INFORMASI BERBASIS PRESTASI HASIL BELAJAR SISWA UNIFIED MODELLING LANGUAGE (UML) Makmur Hasibuan, Staf Pengajar Abstrak Penilaian hasil belajar kepada siswa di dalam dunia pendidikan merupakan salah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dewasa ini, internet telah memasuki di berbagai sektor, seperti pendidikan, telekomunikasi bahkan industri. Berkembangnya teknologi juga mendorong manusia untuk menyelesaikan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Ada beberapa keunggulan dari internet ialah dapat menyampaikan informasi

BAB 1 PENDAHULUAN. Ada beberapa keunggulan dari internet ialah dapat menyampaikan informasi BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dunia periklanan pada era globalisasi ini sangat maju dan canggih, bagi orang-orang yang berkecimpung dalam dunia bisnis tidak cukup hanya mengandalkan iklan dan selebaran

Lebih terperinci

1.1 Latar Belakang Masalah

1.1 Latar Belakang Masalah BAB 1. PENDAHULUAN Bab ini terdiri akan membahas latar belakang, rumusan masalah, tujuan, ruang lingkup, sumber data, dan sistematika dari kasus yang dibahas dalam laporan tugas akhir ini. 1.1 Latar Belakang

Lebih terperinci

KUESIONER EVALUASI KESIAPAN IMPLEMENTASI E-LEARNING DI SMU PANGUDI LUHUR I. (Untuk diisi Pihak Sekolah) Nama Yayasan :...

KUESIONER EVALUASI KESIAPAN IMPLEMENTASI E-LEARNING DI SMU PANGUDI LUHUR I. (Untuk diisi Pihak Sekolah) Nama Yayasan :... L1 KUESIONER EVALUASI KESIAPAN IMPLEMENTASI E-LEARNING DI SMU PANGUDI LUHUR I (Untuk diisi Pihak Sekolah) (Diisi oleh Pimpinan Sekolah) I. Identitas Sekolah Nama Yayasan :... Nama Sekolah : Nama Pimpinan:...

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Aplikasi dynamic mobile..., I Gde Dharma Nugraha, FT UI, Universitas Indonesia

BAB I PENDAHULUAN. Aplikasi dynamic mobile..., I Gde Dharma Nugraha, FT UI, Universitas Indonesia BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Media pembelajaran jarak jauh yang sudah dikenal selama ini disebut E- Learning. Aplikasi E-Learning memanfaatkan fleksibilitas dan kemudahan web yang dapat diakses

Lebih terperinci

1. PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

1. PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG 1. PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Badan Tahsin Syamsul Ulum (BTS) IT Telkom adalah salah satu divisi dari Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) Syamsul Ulum yang memfasilitasi belajar membaca Al Qur an menggunakan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Customer Relationship Management (CRM) dalam bentuk Helpdesk System. untuk menjaga hubungan yang baik dengan pelanggan.

BAB 1 PENDAHULUAN. Customer Relationship Management (CRM) dalam bentuk Helpdesk System. untuk menjaga hubungan yang baik dengan pelanggan. 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pelanggan adalah salah satu kunci kesuksesan jangka panjang suatu perusahaan dan peningkatan nilai bagi suatu perusahaan. Oleh sebab itu, di dalam perusahaan retail

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT

SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT 11/15/2017 PROPOSAL SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT Hari Pratomo KLATENWEB No : 071/MKT/IMS/2017 Klaten, 15 November 2017 Lampiran Hal. : 1 (satu) berkas : Penawaran Software Rumah Sakit Kepada Yth. Direktur

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan jaringan komputer global dapat menghubungkan setiap individu di dunia tanpa mempermasalahkan batas ruang dan waktu, hal ini berdampak pada aspek kehidupan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. pengembangan pendidikan di bumi nusantara ini adalah sekolah baik sekolah

BAB I PENDAHULUAN. pengembangan pendidikan di bumi nusantara ini adalah sekolah baik sekolah BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Pada saat ini kebutuhan akan informasi yang cepat sangatlah penting, terutama dengan perkembangan teknologi informasi pada segala bidang maka penggunaan teknologi

Lebih terperinci

STMIK GI MDP. Program Studi Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil Tahun 2010/2011

STMIK GI MDP. Program Studi Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil Tahun 2010/2011 STMIK GI MDP Program Studi Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil Tahun 2010/2011 ANALISIS SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSA JENIS GANGGUAN PENCERNAAN BERBASIS MOBILE DEVICE Abstrak Yody

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sistem Informasi merupakan sekumpulan dari informasi yang saling terintegrasi untuk mencapai tujuan yang spesifik, dimana terdiri dari beberapa komponen pendukung antara

Lebih terperinci

E-COMMERCE BARANG ELEKTRONIK MENGGUNAKAN METODE WATERFALL (STUDY KASUS: TOKO MITRA ELEKTRONIK LAMPUNG)

E-COMMERCE BARANG ELEKTRONIK MENGGUNAKAN METODE WATERFALL (STUDY KASUS: TOKO MITRA ELEKTRONIK LAMPUNG) Konferensi Nasional Ilmu Sosial & Teknologi (KNiST) Maret 2016, pp. 212~218 E-COMMERCE BARANG ELEKTRONIK MENGGUNAKAN METODE WATERFALL (STUDY KASUS: TOKO MITRA ELEKTRONIK LAMPUNG) 212 Risa Wati 1, Siti

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Indonesia saat ini sudah tidak dapat dihindari lagi. Dunia internet makin lama makin

BAB 1 PENDAHULUAN. Indonesia saat ini sudah tidak dapat dihindari lagi. Dunia internet makin lama makin BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada masa sekarang ini, perkembangan dan pengaruh teknologi informasi dan di Indonesia saat ini sudah tidak dapat dihindari lagi. Dunia internet makin lama makin berkembang

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. pesat yang diindikasikan perkembangan teknologi telekomunikasi dan komputer.

BAB 1 PENDAHULUAN. pesat yang diindikasikan perkembangan teknologi telekomunikasi dan komputer. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang masalah Perkembangan dunia e-commerce di Indonesia berkembang sedemikian pesat yang diindikasikan perkembangan teknologi telekomunikasi dan komputer. Perkembangan tersebut

Lebih terperinci

PEMANFAATAN SHARABLE CONTENT OBJECT REFERENCE MODEL DALAM MENCIPTAKAN APLIKASI WEB E-LEARNING

PEMANFAATAN SHARABLE CONTENT OBJECT REFERENCE MODEL DALAM MENCIPTAKAN APLIKASI WEB E-LEARNING PEMANFAATAN SHARABLE CONTENT OBJECT REFERENCE MODEL DALAM MENCIPTAKAN APLIKASI WEB E-LEARNING Hendri, S.Kom, M.S.I Dosen Tetap STIKOM Dinamika Bangsa Jambi Email: hendri@stikom-db.ac.id Abstrak Perkembangan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Internet saat ini telah menjadi kebutuhan yang sangat mendasar bagi masyarakat modern untuk menunjang setiap aktifitasnya. Dengan adanya internet maka pertukaran

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI PENERIMAAN SISWA BARU MENGGUNAKAN DATABASE ORACLE 10g XE

IMPLEMENTASI PENERIMAAN SISWA BARU MENGGUNAKAN DATABASE ORACLE 10g XE IMPLEMENTASI PENERIMAAN SISWA BARU MENGGUNAKAN DATABASE ORACLE 10g XE Hidayatulah Himawan, Eko Yuli Prasetyo, Nur Heri Cahyana Prodi Teknik Informatika UPN Veteran Yogyakarta Jl. Tambakbayan No. 2, Babarsari,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang. Laboratorium Data Mining Center (DMC), merupakan salah satu laboratorium Institut Teknologi Telkom Fakultas Informatika. Kegiatan yang dijalankan oleh lab ini antara

Lebih terperinci

BAB 2 ANALISIS KONDISI EKSISTING TIK UNHAS DAN KECENDERUNGAN PERKEMBANGAN TIK

BAB 2 ANALISIS KONDISI EKSISTING TIK UNHAS DAN KECENDERUNGAN PERKEMBANGAN TIK BAB 2 ANALISIS KONDISI EKSISTING TIK UNHAS DAN KECENDERUNGAN PERKEMBANGAN TIK Pengembangan TIK yang dilakukan oleh Unhas dalam kurun waktu 2009 2013 harus memperhatikan kondisi eksisting TIK. Dalam bab

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Saat ini, teknologi perangkat bergerak semakin berkembang dan populer

BAB I PENDAHULUAN. Saat ini, teknologi perangkat bergerak semakin berkembang dan populer BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Saat ini, teknologi perangkat bergerak semakin berkembang dan populer sebab pemakaian teknologi ini tidak dibatasi oleh lokasi dan dapat dibawa dengan mudah atau disimpan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi sekarang ini semakin

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi sekarang ini semakin BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi sekarang ini semakin berkembang dan berpengaruh dalam segi transaksi dan perkembangan kegitan usaha. Mengenai hal

Lebih terperinci

SYSPROMT PROPOSAL PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI SIMP3 KOMINFO CREATIVE SOFTWARE HOUSE: HIGH TECHNOLOGY SPECIALIST

SYSPROMT PROPOSAL PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI SIMP3 KOMINFO CREATIVE SOFTWARE HOUSE: HIGH TECHNOLOGY SPECIALIST SYSPROMT PROPOSAL PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI SIMP3 KOMINFO 2017 CREATIVE SOFTWARE HOUSE: HIGH TECHNOLOGY SPECIALIST 0 1. PENDAHULUAN Salah satu fungsi Direktorat Penyiaran adalah penyiapan perumusan

Lebih terperinci

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) PEKERJAAN PENGEMBANGAN APLIKASI KEPEGAWAIAN TAHUN ANGGARAN 2012

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) PEKERJAAN PENGEMBANGAN APLIKASI KEPEGAWAIAN TAHUN ANGGARAN 2012 KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) PEKERJAAN PENGEMBANGAN APLIKASI KEPEGAWAIAN TAHUN ANGGARAN 2012 A. LATAR BELAKANG 1. Berkembangnya kebutuhan akan informasi kepegawaian yang belum mampu diakomodasi oleh sistem

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI BAB III LANDASAN TEORI 3.1. Sistem Ada berbagai macam definisi mengenai system. Menurut Ayu dan Perdana, sistem adalah sekumpulan elemen-elemen yang bekerja secara bersama-sama untuk mencapai tujuan dengan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN I.1

BAB I PENDAHULUAN I.1 I.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Perkembangan teknologi informasi sudah semakin pesat, sehingga memudahkan pekerjaan yang ada pada suatu organisasi serta kemudahan mengakses informasi yang di butuhkan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. PT. Daya Anugrah Mandiri cabang Arjawinangun merupakan cabang

BAB 1 PENDAHULUAN. PT. Daya Anugrah Mandiri cabang Arjawinangun merupakan cabang BAB 1 PENDAHULUAN 1. 1 Latar Belakang Masalah PT. Daya Anugrah Mandiri cabang Arjawinangun merupakan cabang perusahaan dari PT. Daya Anugrah Mandiri atau yang lebih dikenal dengan nama Daya Motor, perusahaan

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI BAB III LANDASAN TEORI III.1. Sistem Informasi Sistem informasi adalah suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen komponen dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Informasi adalah salah satu kata kunci pada zaman ini. Semua kegiatan memerlukan informasi khususnya pengguna komputer dan bisa juga dikatakan bahwa semua kegiatan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang.

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang. Semakin berkembangnya suatu perusahaan maka diperlukan suatu perencanaan produksi yang tepat dan cepat. Sistem manual pada perencanaan dan pengendalian produksi sudah

Lebih terperinci

Berikut langkah-langkah penelitian yang dilakukan: 1. Menentukan kebutuhan data yang akan digunakan.

Berikut langkah-langkah penelitian yang dilakukan: 1. Menentukan kebutuhan data yang akan digunakan. 20 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Pada bab ini akan dipaparkan skema umum penelitian yang dilakukan untuk mempermudah dalam melakukan penelitian. Dalam penelitian ini terdapat dua

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Pada umumnya membuat sebuah task list masih dibuat dengan cara manual, yaitu mencatatkan daftar tugas yang akan kita lakukan pada sebuah kertas. Pengecekan waktu juga

Lebih terperinci

III METODOLOGI PENELITIAN

III METODOLOGI PENELITIAN 37 III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Kerangka Pemikiran Dukungan terhadap pembangunan Online Lesson Plan (OLP) matematika bagi lingkungan sekolah merupakan suatu kebutuhan penting untuk membantu kinerja guru

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Kontraktor atau Penyedia Jasa Pelaksana Konstruksi (PJPK) adalah suatu badan hukum atau perorangan yang dipercaya untuk melaksanakan pekerjaan proyek sesuai dengan keahlian

Lebih terperinci

BUKU PANDUAN PENGGUNAAN MODULAR OBJECT-ORIENTED DYNAMIC LEARNING ENVIRONMENT (MOODLE)

BUKU PANDUAN PENGGUNAAN MODULAR OBJECT-ORIENTED DYNAMIC LEARNING ENVIRONMENT (MOODLE) BUKU PANDUAN PENGGUNAAN MODULAR OBJECT-ORIENTED DYNAMIC LEARNING ENVIRONMENT (MOODLE) http://elearning.unukaltim.ac.id Disusun Oleh : Tribowo Suryanto Modul ini membahas bagaimana cara penggunaan perangkat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Jakarta adalah ibu kota yang memiliki pertumbuhan penduduk yang cukup pesat. Ibu kota Indonesia ini bahkan menjadi urutan pertama sebagai kota dengan pertumbuhan terpesat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat belakangan ini telah memasuki semua segi aspek atau bidang kehidupan, pendidikan, seni dan budaya, kesehatan maupun

Lebih terperinci