BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN. Responden dalam Penelitian ini adalah karyawan PT. Telkom Indonesia.

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN. Responden dalam Penelitian ini adalah karyawan PT. Telkom Indonesia."

Transkripsi

1 BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN 1.1 Karakteristik Responden Penelitian Responden dalam Penelitian ini adalah karyawan PT. Telkom Indonesia. Tbk Divisi Acess Makassar sebanyak 50 orang terpilih berdasarkan populasinya. Terdapat dua karakteristik responden yang dimasukkan dalam penelitian ini, yaitu ; jenis kelamin, dan usia. 1. Jenis Kelamin Jumlah responden berdasarkan jenis kelamin, terdiri atas responden pria sebanyak 27 responden atau 54% dan responden wanita sebanyak 23 responden atau 46%. Secara jelas dapat terlihat dari pada table 5.1 berikut : Tabel 5.1 Jenis Kelamin Responden Jenis Kelamin Pria 27 54% Wanita 23 46% Total % 2. Usia Jumlah responden berdasarkan usia, terdiri atas responden berusia sebanyak 17 responden atau 34%, responden berusia sebanyak 15 responden atau 30%, responden berusia sebanyak 13 responden atau

2 26%, responden berusia 50 sebanyak 5 responden atau 10%. Secara jelas dapat terlihat dari pada table 5.2 berikut : Tabel 5.2 Usia Responden Usia % % % % Analisis Deskriptif 1. Audit Internal a. Independensi Hasil pernyataan responden mengenai independensi auditor internal terlihat pada table 5.3 : Tabel 5.3 Independensi Auditor Internal Keterangan Jumlah Responden Persentase (%) Tidak setuju 0 0 Netral 6 12 Setuju Sangat setuju 11 22

3 Berdasarkan data pada tabel 5.3, diketahui bahwa sebesar 12% responden menyatakan auditor internal perusahaan cukup mampu menjamin idepedensinya, 66% responden mampu menjamin idependensinya, dan 22 responden sangat menjamin indepedensinya dalam melakukan tugas audit internal. b. Kemampuan profesional Kemampuan professional auditor pada penelitian ini di ukur berdasarkan pengetahuan auditor di bidang akuntansi, pajak, dan hukum. Hasil kuesioner mengenai kemampuan professional auditor dapat terlihat pada tabel 5.4 : Tabel 5.4 Pengetahuan Auditor Internal di Bidang Akuntansi, Pajak, dan Hukum Keterangan Sangat tidak 0 0 mengetahui Tidak mengetahui 0 0 Cukup mengetahui 4 8 Mengetahui Sangat mengetahui 6 12 Berdasarkan tabel 5.4 diketahui bahwa sebesar 8% responden cukup memiliki kemampuan professional auditor, 80% responden memiliki kemampuan professional auditor, dan 12% responden sangat memiliki kemampuan professional di bidang akuntansi, pajak, dan hukum.

4 c. Lingkup pekerjaan Lingkup perkerjaan diukur berdasarkan pernyataan responden mengenai pelaksanaan audit internal minimal enam bulan atau setahun sekali, laporan audit internal disajikan secara objektif, singkat dan jelas, serta laporan audit internal mampu memberikan arah bagi manajemen dalam pengambilan keputusan. Pelaksanaan audit internal dilaksanakan minimal enam bulan atau setahun sekali diukur berdasarkan pernyataan responden dapat dilihat pada tabel 5.5 : Tabel 5.5 Audit Internal dilaksanakan minimal enam bulan atau setahun sekali Keterangan Tidak setuju 0 0 Cukup setuju 4 8 Setuju Sangat setuju 8 16 Berdasarkan tabel 5.5 diketahui bahwa sebesar 8% responden menyatakan cukup setuju, 74% responden menyatakan setuju, dan 16% responden menyatakan sangat setuju agar audit internal dilaksanakan minimal enam bulan atau setahun sekali. Laporan audit internal disajikan secara objektif, singkat dan jelas diukur berdasarkan pernyataan responden dapat dilihat pada tabel 5.6 :

5 Tabel 5.6 Laporan Audit Internal dilaporkan secara objektif, singkat dan jelas Keterangan Sangat tidak efektif dan 0 0 efesien Tidak efektif dan efesien 1 2 Cukup efektif dan efesien Efektif dan efesien Sangat efektif dan efesien Berdasarkan tabel 5.6 diketahui bahwa sebesar 2% responden menyatakan laporan audit internal dilaporkan secara tidak efektif dan efesien, 20% responden menyatakan laporan audit internal disajikan secara cukup efektif dan efesien, 54% responden menyatakan laporan audit internal disajikan secara efektif dan efesien, dan 24% responden menyatakan laporan audit internal disajikan secara sangat efektif dan efesien. Laporan audit internal mampu memberikan arah bagi manajemen dalam melakukan pengambilan keputusan diukur berdasarkan pernyataan responden dapat dilihat pada tabel 5.7 : Tabel 5.7 Laporan Audit Internal Mampu Memberikan Arah bagi Manajemen dalam Pengambilan Keputusan Keterangan Tidak setuju 0 0

6 Cukup setuju 9 18 Setuju Sangat setuju Berdasarkan tabel 5.7 diketahui bahwa sebesar 18% responden menyatakan cukup setuju, 60% responden menyatakan setuju, dan 22% responden menyatakan sangat setuju bahwa laporan audit internal mampu memberikan arah bagi manajemen dalam pengambilan keputusan. d. Pelakasanaan kegiatan pemerikasaan Pelaksanaan kegiatan pemeriksaan internal (audit internal) pada penelitian ini diukur berdasarkan tindak lanjut auditor internal atas hasil auditnya, audit internal dapat menilai ketaatan terhadap prosedur dan kebijakan, dan audit internal dapat mempengaruhi penilaian terhadap pelaksanaan prosedur yang telah ditetapkan. Tindak lanjut auditor internal atas hasil auditnya diukur berdasarkan pernyataan responden dapat terlihat pada tabel 5.8 : Tabel 5.8 Tindak Lanjut Audit Internal atas Hasil Auditnya Keterangan Sangat tidak penting 0 0 Tidak penting 0 0 Cukup penting Penting Sangat penting 17 34

7 Berdasarkan tabel 5.8 diketahui bahwa sebesar 20% responden menyatakan cukup penting, 46% responden menyatakan penting, dan 22% responden menyatakan sangat penting bahwa auditor internal perlu melakukan tindak lanjut atas hasil auditnya. Audit internal dapat menilai ketaatan terhadap prosedur dan kebijakan diukur berdasarkan pernyataan responden dapat terlihat pada tabel 5.9 : Tabel 5.9 Audit Internal dapat Menilai Ketaatan Terhadap Prosedur dan Kebijakan Keterangan Jumlah Responden Persentase (%) Tidak setuju 0 0 Cukup setuju 6 12 Setuju Sangat setuju Berdasarkan tabel 5.9 diketahui bahwa sebesar 12% responden menyatakan cukup setuju, 58% responden menyatakan setuju, dan 30% responden menyatakan sangat setuju bahwa audit internal dapat menilai ketaatan terhadap prosedur dan kebijakan. Audit internal dapat mempengaruhi penilaian terhadap pelaksanaan prosedur yang telah ditetapkan diukur berdasarkan pernyataan responden dapat terlihat pada tabel 5.10 : Tabel 5.10 Audit Internal dapat Mempengaruhi Penilaian terhadap Pelaksanaan Prosedur yang Telah Ditetapkan

8 Keterangan Jumlah Responden Persentase (%) Tidak setuju 0 0 Cukup setuju 4 8 Setuju Sangat setuju Berdasarkan tabel 5.10 diketahui bahwa sebesar 8% responden menyatakan cukup setuju, 60% responden menyatakan setuju, dan 32% responden menyatakan sangat setuju bahwa audit internal dapat mempengaruhi penilaian terhadap pelaksanaan prosedur yang telah ditetapkan. e. Manajemen bagian audit internal Manajemen bagian audit internal dalam penelitian ini diukur berdasarkan kebijakan mengenai peningkatan mutu telah dijalankan sesuai dengan rencana dan prosedur yang telah ditetapkan oleh direksi dan peraturan perusahaan, perusahaan memiliki struktur organisasi yang jelas tentang pembagian tugas, wewenang dan tanggung jawab, kebijakan kepegawaian dalam upaya mendapatkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten terhadap tugasnya, serta sosialisasi penggunaan teknologi informasi dalam aktivitas produksi. Kebijakan mengenai peningkatan mutu telah dijalankan sesuai dengan rencana dan prosedur yang telah ditetapkan oleh direksi dan peraturan

9 perusahaan diukur berdasarkan pernyataan responden dapat terlihat pada tabel 5.11 : Tabel 5.11 Kebijakan Mengenai Peningkatan Mutu telah Dijalankan Sesuai dengan Rencana dan Prosedur yang telah Ditetapkan oleh Direksi dan Peraturan Perusahaan Keterangan Tidak setuju 0 0 Cukup setuju Setuju Sangat setuju Berdasarkan tabel 5.11 diketahui bahwa sebesar 22% responden menyatakan cukup setuju, 38% responden menyatakan setuju, dan 40% responden menyatakan sangat setuju bahwa kebijakan mengenai peningkatan mutu telah dijalankan sesuai dengan rencana dan prosedur yang telah ditetapkan oleh direksi dan peraturan perusahaan. Perusahaan memiliki struktur organisasi yang jelas tentang pembagian tugas, wewenang dan tanggung jawab diukur berdasarkan pernyataan responden dapat terlihat pada tabel 5.12 : Tabel 5.12 Perusahaan Memiliki Struktur Organisasi yang Jelas tentang Pembagian Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Keterangan

10 Tidak setuju 1 2 Cukup setuju 8 16 Setuju Sangat setuju Berdasarkan tabel 5.12 diketahui bahwa sebesar 2% responden menyatakan tidak setuju, 16% responden menyatakan cukup setuju, 58% responden menyatakan setuju, dan 24% responden menyatakan sangat setuju bahwa perusahaan memiliki struktur organisasi yang jelas tentang pembagian tugas, wewenang dan tanggung jawab. Kebijakan kepegawaian dalam upaya mendapatkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten terhadap tugasnya diukur berdasarkan pernyataan responden dapat terlihat pada tabel 5.13 : Tabel 5.13 Kebijakan Kepegawaian dalam Upaya Mendapatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang Kompeten terhadap Tugasnya Keterangan Tidak setuju 0 0 Cukup setuju 9 18 Setuju Sangat setuju 9 18 Jumlah Berdasarkan tabel 5.13 diketahui bahwa sebesar 18% responden menyatakan cukup setuju, 64% responden menyatakan setuju, dan 18%

11 responden menyatakan sangat setuju bahwa perusahaan memiliki kebijakan kepegawaian dalam upaya mendapatkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten terhadap tugasnya. Sosialisasi penggunaan teknologi informasi dalam aktivitas produksi diukur berdasarkan pernyataan responden dapat terlihat pada tabel 5.14 Tabel 5.14 Sosialisasi Penggunaan Teknologi Informasi dalam Aktivitas Produksi Keterangan Tidak setuju 0 0 Cukup setuju 5 10 Setuju Sangat setuju Berdasarkan tabel 5.14 diketahui bahwa sebesar 10% responden menyatakan cukup setuju, 64% responden menyatakan setuju, dan 26% responden menyatakan sangat setuju bahwa perusahaan telah melakukan sosialisasi penggunaan teknologi informasi dalam aktivitas produksi. 2. Manajemen Mutu Manajemen mutu dalam penelitian ini di ukur berdasarkan efektifitas dan efisiensi aktivitas manajemen mutu, pelaksanaan audit internal terhadap manajemen mutu, pengaruh audit internal terhadap aktivitas mutu

12 perusahaan, pengaruh audit internal terhadap peningkatan efektifitas manajemen mutu perusahaan, dan pengaruh audit internal terhadap penilaian pelaksanaan prosedur-prosedur yang telah ditetapkan perusahaan. Efektifitas dan efisiensi aktivitas manajemen mutu diukur berdasarkan pernyataan responden dapat terlihat pada tabel 5.15 : Tabel 5.15 Efektifitas dan Efisiensi Aktivitas Manajemen Mutu Keterangan Jumlah Responden Persentase (%) Sangat tidak efektif dan 0 0 efisien Tidak efektif dan efisien 0 0 Cukup efektif dan efisien 7 14 Efektif den efisien Sangat efektif dan efisien Berdasarkan tabel 5.15 diketahui bahwa aktivitas manajemen mutu yang dilaksanakan perusahaan sebesar 14% responden menyatakan cukup efektif dan efisien, 52% responden menyatakan efektif dan efisien, dan 34% responden menyatakan sangat efektif dan efisien. Pelaksanaan audit internal terhadap manajemen mutu diukur berdasarkan pernyataan responden dapat terlihat pada tabel 5.16 : Tabel 5.16 Pelaksanaan Audit Internal terhadap Manajemen Mutu Keterangan Jumlah Responden Persentase (%) Tidak setuju 0 0 Cukup setuju 8 16

13 Setuju Sangat setuju Berdasarkan tabel 5.16 diketahui bahwa sebesar 16% responden menyatakan cukup setuju, 50% responden menyatakan setuju, dan 34% responden menyatakan sangat setuju bahwa perusahaan telah melaksanakan audit internal terhadap manajemen mutu. Pengaruh audit internal terhadap aktivitas mutu perusahaan diukur berdasarkan pernyataan responden dapat terlihat pada tabel 5.17 : Tabel 5.17 Pengaruh Audit Internal terhadap Aktivitas Mutu Perusahaan Keterangan Jumlah Responden Persentase (%) Sangat tidak berpengaruh 0 0 Tidak berpengaruh 0 0 Cukup berpengaruh 9 18 Berpengaruh Sangat berpengaruh Berdasarkan tabel 5.17 diketahui bahwa pengaruh audit internal terhadap aktivitas mutu perusahaan, sebesar 18% responden menyatakan cukup berpengaruh, 56% responden menyatakan berpengaruh, dan 26% responden menyatakan sangat berpengaruh.

14 Pengaruh Audit internal terhadap peningkatan efektifitas manajemen mutu perusahaan diukur berdasarkan pernyataan responden dapat terlihat pada tabel 5.18 : Tabel 5.18 Pengaruh Audit Internal terhadap Peningkatan Efektifitas Manajemen Mutu Perusahaan Keterangan Jumlah Responden Persentase (%) Sangat tidak berpengaruh 0 0 Tidak berpengaruh 0 0 Cukup berpengaruh 3 6 Berpengaruh Sangat berpengaruh Berdasarkan tabel 5.18 diketahui bahwa pengaruh audit internal terhadap peningkatan efektifitas manajemen mutu perusahaan, sebesar 6% responden menyatakan cukup berpengaruh, 68% responden menyatakan berpengaruh, dan 26% responden menyatakan sangat berpengaruh. Pengaruh audit internal terhadap penilaian pelaksanaan prosedur-prosedur yang telah ditetapkan perusahaan diukur berdasarkan pernyataan responden dapat terlihat pada tabel 5.19 : Tabel 5.19 Pengaruh Audit Internal terhadap Penilaian Pelaksanaan Prosedur- Prosedur yang Telah Ditetapkan Perusahaan Keterangan Jumlah Responden Persentase (%) Sangat tidak berpengaruh 0 0 Tidak berpengaruh 0 0 Cukup berpengaruh 4 8

15 Berpengaruh Sangat berpengaruh Berdasarkan tabel 5.19 diketahui bahwa pengaruh audit internal terhadap penilaian pelaksanaan prosedur-prosedur yang telah ditetapkan perusahaan, sebesar 8% responden menyatakan cukup berpengaruh, 54% responden menyatakan berpengaruh, dan 38% responden menyatakan sangat berpengaruh. 5.3 Skala Peranan Audit Internal dalam Menunjang Manajemen Mutu Untuk melihat skala peranan audit internal dalam menunjang manajemen mutu, maka digunakan tabel di bawah ini : Persentase a. 0% - 25% b. 26% - 50% c. 51% - 75% d. 76% - 100% Variabel Peranan Audit Internal dalam Menunjang Implementasi Manajemen Mutu Tidak Berperan Kurang Berperan Cukup Berperan Sangat Berperan Sumber : Champion (1990:301)

16 Data yang digunakan untuk menilai peranan audit internal dalam menunjang manajemen mutu adalah hasil kuesioner yang disebar oleh peneliti. Hasil penyebaran kuesioner adalah sebagai berikut : Jumlah Responden Nilai rata-rata 50 4,24 Sumber : Data Primer yang diolah.2011 Dari hasil kuesioner tersebut, maka kita dapat menghitung besar persentasenya sebagai berikut : Persentase = Nilai Rata-Rata x 100% Nilai maksimal = 4,24 x 100% 5 = 84,8 % Dari perhitungan tersebut, maka kita dapat melihat bahwa peranan audit internal dalam menunjang manajemen mutu sebesar 84,8%, sehingga dalam skala ini dapat dikatakan audit internal sangat berperan dalam menunjang implementasi manajemen mutu pada PT. Telkom Indonesia, Tbk. 5.4 Analisis Regresi Linear Sederhana Analisis Model Analisis regresi linear sederhana digunakan untuk menganalisis pengaruh audit internal terhadap manajemen mutu pada PT. Telkom Indonesia, Tbk.

17 Hasil analis regresi linear sederhana dari program SPSS ver.15 dapat dilihat pada tabel 5.1 : Tabel 5.1 Hasil Perhitungan Regresi Variabel Penelitian Koefisien Regresi Nilai t Signifikansi (Constan) 1,460 4,958 0,000 Audit Intenal 0,661 8,880 0,000 R 0,668 R 2 0,446 F test 38,821 F Sig 0,000 Sumber : Data Primer yang diolah Berdasarkan hasil analisis regresi linear sederhana yang telah diolah ke dalam tabel 5.1 terlihat koefisien regresi variabel audit internal terhadap manajemen mutu, sehingga model persamaan regresi sebagai berikut : Y = 1, ,661X Dimana model persamaan regresi sederhana dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Konstanta (a) sebesar 1,460, hal ini berarti bahwa apabila nilai dari variabel Audit Internal di obyek penelitian sama dengan nol, maka tingkat atau besarnya variabel Manajemen mutu di lokasi tersebut sebesar 1, Koefisien regresi Audit Internal (X) sebesar 0,661 artinya jika Audit Internal mengalami peningkatan sebesar 1, maka akan menyebabkan kenaikan Manajemen Mutu sebesar 0, Pengujian Hipotesis

18 Pengujian hipotesis digunakan untuk menguji adanya peranan antara audit internal terhadap peningkatan manajemen mutu. Pengujian dilakukan dengan menggunakan uji-f. Untuk mengetahui besarnya pengaruh audit internal terhadap manajemen mutu digunakan analisis koefesien determinasi (R²). a. Uji Parsial (Uji t) Uji t menunjukan seberapa jauh pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Apabila nilai probabilitas lebih kecil dari pada alpha (0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil perhitungan pada tabel 5.1 di atas menunjukkan bahwa nilai probabilitas 0,000 < 0,05. Dengan demikian terlihat bahwa variabel audit internal berpengaruh signifikan terhadap variabel manajemen mutu, sehingga hipotesis menunjukkan Ho ditolak dan Ha diterima. b. Koefisien Determinasi (R²) Koefesien determinasi digunakan untuk mengetahui berapa besarnya persentase pengaruh variabel audit internal terhadap manajemen mutu. Berdasarkan hasil analisis yang ditampilkan pada table 5.1, maka koefisien determinasi atau R square (R 2 ) = 0,446 atau 44,6%. Hal ini berarti audit internal memiliki pengaruh sebesar 44,6% terhadap manajemen mutu, selebihnya sebesar 55,4% dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti oleh penulis.

II. HASIL DAN PEMBAHASAN

II. HASIL DAN PEMBAHASAN II. HASIL DAN PEMBAHASAN 2.1 Karakteristik Responden Berdasarkan jawaban responden yang telah diklasifikasikan menurut jenis kelamin, umur, pendidikan, jenis pekerjaan, dan pengeluaran dalam satu bulan,

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Pengumpulan Data 3.2.1 Obyek Penelitian Penelitian dilakukan terhadap karyawan PT PGN (Persero) Tbk penjualan dan Layanan Area Banten. 3.2.2 Sumber Data 1) Data Primer

Lebih terperinci

BAB III OBJEK & METODE PENELITIAN. tujuan dalam penelitian. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh

BAB III OBJEK & METODE PENELITIAN. tujuan dalam penelitian. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh 45 BAB III OBJEK & METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Objek penelitian merupakan hal yang mendasari pemilihan, pengolahan, dan penafsiran suatu data dan keterangan yang berkaitan dengan apa yang menjadi

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini mengambil lokasi di KAP berlokasi di Surakarta dan

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini mengambil lokasi di KAP berlokasi di Surakarta dan 31 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian Penelitian ini mengambil lokasi di KAP berlokasi di Surakarta dan Yogyakarta dengan menggunakan responden seluruh auditor yang terdapat dalam KAP dari

Lebih terperinci

BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA. sandal Ardiles. Berdiri sejak tahun 1981, dan sampai saat ini, jumlah karyawan yang bekerja

BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA. sandal Ardiles. Berdiri sejak tahun 1981, dan sampai saat ini, jumlah karyawan yang bekerja BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA 4.1 Penyajian Data 4.1.1 Gambaran Umum Perusahaan PT. SS Utama adalah perusahaan yang bergerak pada bidang pembuatan sepatu dan sandal Ardiles. Berdiri sejak tahun 1981,

Lebih terperinci

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha ABSTRAK Untuk beberapa jenis perusahaan, efektifitas dan efisiensi persediaan bahan baku menjadi faktor yang penting untuk dikendalikan. Jika jumlah, kualitas, dan ketepatan waktu atas tersedianya bahan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di PT.Hexindo Adiperkasa Tbk Pekanbaru yang

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di PT.Hexindo Adiperkasa Tbk Pekanbaru yang 37 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi dan Waktu penelitian Penelitian ini dilakukan di PT.Hexindo Adiperkasa Tbk Pekanbaru yang bergerak dibidang keagenan tunggal dan distributor alat-alat berat. beralamat

Lebih terperinci

ABSTRAK PERANAN PEMERIKSAAN OPERASIONAL DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI BAGIAN PENJUALAN (PADA PT. ROCKET BATTERY INDONESIA)

ABSTRAK PERANAN PEMERIKSAAN OPERASIONAL DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI BAGIAN PENJUALAN (PADA PT. ROCKET BATTERY INDONESIA) ABSTRAK PERANAN PEMERIKSAAN OPERASIONAL DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI BAGIAN PENJUALAN (PADA PT. ROCKET BATTERY INDONESIA) Perusahaan dituntut untuk dapat menjalankan operasinya secara efektif

Lebih terperinci

BAB 5 ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB 5 ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB 5 ANALISIS DAN PEMBAHASAN 5.1 Gambaran Umum Responden 5.1.1 Gambaran Umum Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Berdasarkan jenis kelamin, responden dapat dikelompokkan sebagai berikut : Tabel 5.1 Gambaran

Lebih terperinci

BAB III METODELOGI PENELITIAN. kuantitatif deskriptif. Metode penelitian kuantitatif merupakan salah satu jenis

BAB III METODELOGI PENELITIAN. kuantitatif deskriptif. Metode penelitian kuantitatif merupakan salah satu jenis BAB III METODELOGI PENELITIAN 3.1 Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Metode penelitian kuantitatif merupakan

Lebih terperinci

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha ABSTRAK Melalui penelaahan laporan tahunan, kebanyakan perusahaan industri menunjukan bahwa unsur harta terbesar pada neraca adalah persediaan. Oleh karena itu efektifitas persediaan bahan baku merupakan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. dan pembangun ekonomi. Sesuai dengan Undang- Undang Nomor 20 Tahun

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. dan pembangun ekonomi. Sesuai dengan Undang- Undang Nomor 20 Tahun BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Perusahaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) atau dikenal juga dengan sebutan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu pendorong terdepan dan

Lebih terperinci

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Yang menjadi objek Pada penulisan skripsi ini, adalah Analisis Modal

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Yang menjadi objek Pada penulisan skripsi ini, adalah Analisis Modal BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1. Objek penelitian Yang menjadi objek Pada penulisan skripsi ini, adalah Analisis Modal Kerja Pengaruhnya Terhadap Tingkat Rentabilitas Ekonomi Pada PT. ABADI MUKTI

Lebih terperinci

ABSTRAK. iii. Universitas Kristen Marantha

ABSTRAK. iii. Universitas Kristen Marantha ABSTRAK Akuntan memiliki andil yang besar dalam memperbaiki perekonomian Indonesia. Jasa akuntan khususnya dalam penugasan audit sangat dibutuhkan untuk menilai dan menentukan kewajaran laporan keuangan

Lebih terperinci

Arsha Karunia Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi

Arsha Karunia Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi PENGARUH INDEPENDENSI, KEAHLIAN PROFESIONAL, PENGALAMAN KERJA DAN MOTIVASI TERHADAP EFEKTIVITAS PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN PADA APARAT INSPEKTORAT PROVINSI JAWA TIMUR Arsha Karunia Fakultas Ekonomi

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN. Berikut ini diringkas pengiriman dan penerimaan kuesioner : Tabel 4.1. Rincian pengiriman Pengembalian Kuesioner

BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN. Berikut ini diringkas pengiriman dan penerimaan kuesioner : Tabel 4.1. Rincian pengiriman Pengembalian Kuesioner BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Responden Berdasarkan data yang telah disebar kepada pelanggan Alfamart dengan total 100 kuesioner yang diberikan langsung kepada para pelanggan Alfamart.

Lebih terperinci

BAB V SIMPULAN DAN SARAN. Rejekijabar, serta didukung oleh data yang diperoleh melalui observasi dan

BAB V SIMPULAN DAN SARAN. Rejekijabar, serta didukung oleh data yang diperoleh melalui observasi dan BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5.1. Simpulan Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh penulis pada PT. Sumber Rejekijabar, serta didukung oleh data yang diperoleh melalui observasi dan kuesioner, maka penulis

Lebih terperinci

ABSTRAK PERANAN AUDIT INTERNAL DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERNAL KAS (STUDI KASUS PADA PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA, TBK)

ABSTRAK PERANAN AUDIT INTERNAL DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERNAL KAS (STUDI KASUS PADA PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA, TBK) ABSTRAK PERANAN AUDIT INTERNAL DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERNAL KAS (STUDI KASUS PADA PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA, TBK) Kas sebagai suatu alat pembayaran yang likuid harus dikelola dengan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 47 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Unit Analisis Data 1. Data Hasil Penelitian Pada bagian ini akan dibahas mengenai proses pengolahan data untuk menguji hipotesis yang telah dibuat

Lebih terperinci

BAB 4 METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian penjelasan (explanatory research), yaitu variabelvariabel

BAB 4 METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian penjelasan (explanatory research), yaitu variabelvariabel BAB 4 METODE PENELITIAN 4.1. Rancangan Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian penjelasan (explanatory research), yaitu variabelvariabel yang diteliti itu akan menjelaskan obyek yang diteliti melalui

Lebih terperinci

BAB V DESKRIPSI DATA, ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. analisis kuantitaif data penelitian. Identitas responden meliputi jenis kelamin,

BAB V DESKRIPSI DATA, ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. analisis kuantitaif data penelitian. Identitas responden meliputi jenis kelamin, 51 BAB V DESKRIPSI DATA, ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan disajikan deskripsi tentang deskripsi responden dan analisis kuantitaif data penelitian. Identitas responden meliputi jenis kelamin,

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian dilakukan pada tahun 2015.

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian dilakukan pada tahun 2015. 40 BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan tempat penelitian. Penelitian akan dilakukan di kantor pusat PT. Surya Madistrindo, di Jalan Ahmad Yani No. 79, Jakarta Pusat karena semua kebijakan tentang promosi

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. berhubungan langsung dengan permasalahan yang diteliti (Cooper dan

BAB III METODE PENELITIAN. berhubungan langsung dengan permasalahan yang diteliti (Cooper dan 25 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Sumber Data Untuk mendapatkan data yang diperlukan dalam penelitian ini, jenis data yang digunakan data primer. Data primer merupakan data yang diperoleh secara

Lebih terperinci

Jurnal : Peran Audit Internal dalam Upaya Mewujudkan Good Corporate Governance. Vicky Dzaky C. P. (0109U189) Universitas Widyatama

Jurnal : Peran Audit Internal dalam Upaya Mewujudkan Good Corporate Governance. Vicky Dzaky C. P. (0109U189) Universitas Widyatama PERAN AUDIT INTERNAL DALAM UPAYA MEWUJUDKAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (Studi pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung) Vicky Dzaky C. P. 0109U189 ABSTRAK Audit internal adalah suatu

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Kemajuan perekonomian akan dapat mempengaruhi kehidupan. mempengaruhi akan selera kepuasan terhadap suatu produk/jasa.

BAB I PENDAHULUAN. Kemajuan perekonomian akan dapat mempengaruhi kehidupan. mempengaruhi akan selera kepuasan terhadap suatu produk/jasa. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Kemajuan perekonomian akan dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat. Peningkatan status sosial dan ekonomi masyarakat berakibat pada perubahan perilaku dan gaya

Lebih terperinci

BAB III METODELOGI PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian

BAB III METODELOGI PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian BAB III METODELOGI PENELITIAN 3.1 Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode penelitian kuantitatif

Lebih terperinci

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. diteliti yaitu Kepuasan Nasabah (Y) sebagai variabel terikat, dan Reliabilty

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. diteliti yaitu Kepuasan Nasabah (Y) sebagai variabel terikat, dan Reliabilty BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Pada bab ini akan diuraikan analisis hasil penelitian dalam pembahasan mengenai tingkat kepuasan nasabah terhadap pelayanan pada PT. Bank Riaukepri

Lebih terperinci

BAB III METODA PENELITIAN. Subjek penelitian ini adalah masyarakat baik pria maupun wanita di sekitar

BAB III METODA PENELITIAN. Subjek penelitian ini adalah masyarakat baik pria maupun wanita di sekitar 27 BAB III METODA PENELITIAN 3.1 Lingkup Penelitian Subjek penelitian ini adalah masyarakat baik pria maupun wanita di sekitar daerah operasi perusahaan yakni di daerah kampung Sakarum, Nasef, Malabam,

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berdiri menggantikan IKIP (Institut

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berdiri menggantikan IKIP (Institut BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data Umum Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berdiri menggantikan IKIP (Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan dengan berdasarkan Pasal 1 Ayat 2a Keputusan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. digunakan data primer. Data primer merupakan data yang diperoleh secara langsung dari

BAB III METODE PENELITIAN. digunakan data primer. Data primer merupakan data yang diperoleh secara langsung dari BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian dan sumber data Untuk mendapatkan data yang diperlukan dalam penelitian ini, jenis data yang digunakan data primer. Data primer merupakan data yang diperoleh

Lebih terperinci

H5: Semakin tinggi preferensi klien akan semakin meningkatkan

H5: Semakin tinggi preferensi klien akan semakin meningkatkan baik, hal ini berdampak pada semakin meningkatnya ekspektasi klien dalam audit judgement. Sehingga hipotesis kelima penelitian ini adalah sebagai berikut: H5: Semakin tinggi preferensi klien akan semakin

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Ruang Lingkup Penelitian Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan metode survey untuk mengetahui pengaruh antara citra merek, harga dan kualitas produk speedy

Lebih terperinci

PENGARUH PENERAPAN PRINSIP GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP PT REPUBLIKA MEDIA MANDIRI MALA MUHARYA SARI EKONOMI / AKUNTANSI

PENGARUH PENERAPAN PRINSIP GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP PT REPUBLIKA MEDIA MANDIRI MALA MUHARYA SARI EKONOMI / AKUNTANSI PENGARUH PENERAPAN PRINSIP GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PT REPUBLIKA MEDIA MANDIRI MALA MUHARYA SARI 22209630 EKONOMI / AKUNTANSI PENGARUH PENERAPAN PRINSIP GOOD CORPORATE GOVERNANCE

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian Berdasarkan hasil penelitian tentang pengaruh efektifitas viral marketing terhadap keputusan pembelian konsumen diperoleh data sebagai berikut.

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. jasa BMT SM NU Cabang Kesesi. a. Profil Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. jasa BMT SM NU Cabang Kesesi. a. Profil Responden Berdasarkan Jenis Kelamin BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN A. Analisis Data 1. Deskripsi data responden Responden dalam penelitian ini adalah nasabah yang menggunakan jasa BMT SM NU Cabang Kesesi. a. Profil Responden Berdasarkan

Lebih terperinci

BAB V HASIL PENELITIAN. disebarkan ke seluruh sampel. Jumlah kuesioner yang kembali sebanyak 45

BAB V HASIL PENELITIAN. disebarkan ke seluruh sampel. Jumlah kuesioner yang kembali sebanyak 45 BAB V HASIL PENELITIAN 5.1 Responden Penelitian Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 48 orang dan kuesioner disebarkan ke seluruh sampel. Jumlah kuesioner yang kembali sebanyak 45 kuesioner (respon

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. dengan objek penelitian Wisma 81 Pekanbaru. Dengan alamat Jln. Jenderal

BAB III METODE PENELITIAN. dengan objek penelitian Wisma 81 Pekanbaru. Dengan alamat Jln. Jenderal BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian Dalam rangka penulisan skripsi ini penulis mengambil lokasi di Pekanbaru dengan objek penelitian Wisma 81 Pekanbaru. Dengan alamat Jln. Jenderal

Lebih terperinci

BAB V ANALISA. Pada penelitian yang dilakukan di restoran Nasi Uduk Kebon Kacang Hj.

BAB V ANALISA. Pada penelitian yang dilakukan di restoran Nasi Uduk Kebon Kacang Hj. BAB V ANALISA Pada penelitian yang dilakukan di restoran Nasi Uduk Kebon Kacang Hj. Ellya, penulis mengajukan seperangkat kuesioner kepada responden yang berjumlah 100 orang, kuesioner ini terdiri dari

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Lokasi dan Objek Penelitian Penelitian berlokasi di lingkungan Fakultas Ekonomi, Universitas Hasanuddin, Makassar dan obyek penelitian adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. efektifitas pelaksanaan prosedur audit investigatif, yaitu di Badan Pemeriksa

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. efektifitas pelaksanaan prosedur audit investigatif, yaitu di Badan Pemeriksa BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Gambaran Umum Dalam menyusun skripsi ini, objek penelitian yang dipilih penulis adalah yang berkaitan dengah hal-hal yang berhubungan dengan masalah yang akan dibahas yaitu

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dan verifikatif. Penelitian

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dan verifikatif. Penelitian 30 III. METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Metode Deskriptif Verifikatif Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dan verifikatif. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang bertujuan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. ANALISIS HASIL 1. Hasil Sampling Responden dalam hasil penelitian ini adalah wajib pajak badan yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Kembangan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 53 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Profil Responden Pada penelitian ini, peneliti menyebar 150 buah kuesioner dan jumlah kuesioner yang kembali adalah sebanyak 100 kuesioner. Kuesioner yang tidak

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN. telah disebarkan di lingkungan SMK Telkom Sandy Putra Jakarta dan telah

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN. telah disebarkan di lingkungan SMK Telkom Sandy Putra Jakarta dan telah BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN 4.1. Deskripsi Hasil Penelitian Pada bagian ini, penulis akan menguraikan mengenai hasil analisis data dari angket yang berbentuk pertanyaan yang diberikan kepada

Lebih terperinci

PERSEPSI AUDITOR MENGENAI PENGARUH KEAHLIAN, KECERMATAN PROFESIONAL DAN KEPATUHAN PADA KODE ETIK TERHADAP TINGKAT KINERJA AUDITOR

PERSEPSI AUDITOR MENGENAI PENGARUH KEAHLIAN, KECERMATAN PROFESIONAL DAN KEPATUHAN PADA KODE ETIK TERHADAP TINGKAT KINERJA AUDITOR PERSEPSI AUDITOR MENGENAI PENGARUH KEAHLIAN, KECERMATAN PROFESIONAL DAN KEPATUHAN PADA KODE ETIK TERHADAP TINGKAT KINERJA AUDITOR Maretha No. Hp : 081298286068 Email : chen_thatha@yahoo.com (Maretha, Hidayatullah,

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 42 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Analisis Statistik deskriptif adalah statistik yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap obyek yang diteliti

Lebih terperinci

Disusun Oleh : : Ira Mayetri Zalmi NPM : Jurusan : Akuntansi Pembimbing : Budi Santoso, Dr.

Disusun Oleh : : Ira Mayetri Zalmi NPM : Jurusan : Akuntansi Pembimbing : Budi Santoso, Dr. PENGARUH MODAL INTELEKTUAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA BADAN USAHA MILIK NEGARA (BUMN) YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Disusun Oleh : Nama : Ira Mayetri Zalmi NPM : 21209479 Jurusan : Akuntansi

Lebih terperinci

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESADARAN WAJIB PAJAK DALAM MEMENUHI KEWAJIBAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI SURAKARTA. P a r d i STIE AUB Surakarta

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESADARAN WAJIB PAJAK DALAM MEMENUHI KEWAJIBAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI SURAKARTA. P a r d i STIE AUB Surakarta FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESADARAN WAJIB PAJAK DALAM MEMENUHI KEWAJIBAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI SURAKARTA P a r d i STIE AUB Surakarta Abstraksi Penelitian ini bertujuan : 1). Mengetahui ada

Lebih terperinci

Berdasarkan Tabel 4.1 di atas, dapat diketahui bahwa terdapat 18 responden laki-laki dengan persentase 43% dan 24 orang responden

Berdasarkan Tabel 4.1 di atas, dapat diketahui bahwa terdapat 18 responden laki-laki dengan persentase 43% dan 24 orang responden BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pengaruh Pelatihan terhadap Kinerja Karyawan pada ERHA CLINIC Bandung Hasil Penelitian pada bab ini penulis membahas hasil penelitian tentang pengaruh Pelatihan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN. 4.1 Pelaksanaan Pelatihan pada PT. MASWANDI. dipertimbangkan oleh para manajer dengan cermat diantaranya adalah

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN. 4.1 Pelaksanaan Pelatihan pada PT. MASWANDI. dipertimbangkan oleh para manajer dengan cermat diantaranya adalah BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Pelatihan pada PT. MASWANDI Seperti disebutkan sebelumnya, dalam pelaksanaan pelatihan pada PT. MASWANDI perlu diadakannya pertanyaan-pertanyaan yang harus

Lebih terperinci

BAB 4 METODE PENELITIAN. meliputi: Lokasi Penelitian, Objek Penelitian, Unit Analisis, Identifikasi Variabel,

BAB 4 METODE PENELITIAN. meliputi: Lokasi Penelitian, Objek Penelitian, Unit Analisis, Identifikasi Variabel, 33 BAB 4 METODE PENELITIAN Bab IV ini menjelaskan hal-hal yang berhubungan dengan penelitian meliputi: Lokasi Penelitian, Objek Penelitian, Unit Analisis, Identifikasi Variabel, Definisi Operasional dan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 2.1. Jenis dan Sumber Data a. Data Primer Dalam penelitian ini data primer yang diambil langsung dari pelatihan otomotif pada UPT BLK Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di Kantor Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di Kantor Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan III. METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Kantor Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Lampung, Jalan Jend. Gatot Soebroto No. 44A Pahoman Bandar Lampung

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN. Variabel penelitian adalah segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang

III. METODE PENELITIAN. Variabel penelitian adalah segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang 27 III. METODE PENELITIAN 3.1 IDENTIFIKASI VARIABEL PENELITIAN Variabel penelitian adalah segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi

Lebih terperinci

ABSTRACT. Keywords: Role, internal audit, and Good Corporate Governance. viii Universitas Kristen Maranatha

ABSTRACT. Keywords: Role, internal audit, and Good Corporate Governance. viii Universitas Kristen Maranatha ABSTRACT This study aimed to determine the role of internal audit in efforts to achieve good corporate governance in PT.Telekomunikasi Indonesia, Tbk. The independent variable in this study is the internal

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Uji Instrumen Data Validitas menunjukkan sejauh mana alat pengukur yang dipergunakan untuk mengukur apa yang diukur. Adapun caranya adalah dengan mengkorelasikan antara

Lebih terperinci

BAB II METODE PENELITIAN. Berdasarkan tingkat eksplanasi (level of explanation), penelitian ini

BAB II METODE PENELITIAN. Berdasarkan tingkat eksplanasi (level of explanation), penelitian ini BAB II METODE PENELITIAN 2.1.Jenis Penelitian Berdasarkan tingkat eksplanasi (level of explanation), penelitian ini termasuk dalam jenis asosiatif kausal, dimana variabel independen (variabel yang mempengaruhi)

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN` Tabel 4.1 Uji Reliability Variabel X. Sumber : Data diolah dengan SPSS Tabel 4.2 Uji Reliability Variabel Y

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN` Tabel 4.1 Uji Reliability Variabel X. Sumber : Data diolah dengan SPSS Tabel 4.2 Uji Reliability Variabel Y BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN` 4.1 Analisis Uji Reliabilitas Tabel 4.1 Uji Reliability Variabel X Reliability Statistics Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha Based on Standardized Items N of Items.675.675

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Menurut metodenya penelitian ini adalah penelitian survey

BAB III METODE PENELITIAN. Menurut metodenya penelitian ini adalah penelitian survey BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Menurut metodenya penelitian ini adalah penelitian survey (survey research) yang berupa penelitian penjelasan dan pengujian hipotesa (explanatory). Dalam

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. digunakan beserta definisi operasionalnya adalah sebagai berikut : 1. Variabel Independen atau Variabel Bebas (X)

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. digunakan beserta definisi operasionalnya adalah sebagai berikut : 1. Variabel Independen atau Variabel Bebas (X) 28 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Variabel Penelitian Variabel adalah apapun yang dapat membedakan atau membawa variasi pada nilai (Uma Sekaran, 2006). Dalam penelitian ini, variabel yang digunakan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Bab ini membahas mengenai uraian dan analisis data-data yang diperoleh

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Bab ini membahas mengenai uraian dan analisis data-data yang diperoleh 80 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian Bab ini membahas mengenai uraian dan analisis data-data yang diperoleh dari data primer dan sekunder penelitian. Data primer penelitian ini

Lebih terperinci

Pada bagian ini dijelaskan mengenai hasil-hasil yang diperoleh setelah. melakukan penelitian yang meliputi karakteristik dari responden dan diskripsi

Pada bagian ini dijelaskan mengenai hasil-hasil yang diperoleh setelah. melakukan penelitian yang meliputi karakteristik dari responden dan diskripsi 66 5.2. Analisis dan Hasil Penelitian Pada bagian ini dijelaskan mengenai hasil-hasil yang diperoleh setelah melakukan penelitian yang meliputi karakteristik dari responden dan diskripsi tentang variabel-variabel

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Karakteristik Responden Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah sebanyak 30 responden, yaitu auditor yang bekerja pada tujuh kantor

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Lokasi Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Kampar Timur dan waktu

BAB III METODE PENELITIAN. Lokasi Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Kampar Timur dan waktu BAB III METODE PENELITIAN 1.1 Lokasi Penelitian dan Waktu Peneltian Lokasi Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Kampar Timur dan waktu penelitian ini direncanakan selama 3 bulan terhitung sejak proposal

Lebih terperinci

: Yunita Mentari NPM : Pembimbing : Prof. Dr. Ir. E. Susy Suhendra, MS

: Yunita Mentari NPM : Pembimbing : Prof. Dr. Ir. E. Susy Suhendra, MS ANALISIS PENGARUH KEPERCAYAAN, KEMUDAHAN, DAN KUALITAS INFORMASI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SECARA ONLINE (Studi Pada Pengguna Situs Jual Beli Online Kaskus.co.id) Nama : Yunita Mentari NPM : 17212972

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. penjualan. Dalam penulisan skripsi ini, penulis melakukan penelitian pada sebuah

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. penjualan. Dalam penulisan skripsi ini, penulis melakukan penelitian pada sebuah BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Objek Penelitian Masalah yang akan diteliti oleh penulis adalah mengenai peranan controller dalam pengendalian biaya pemasaran untuk meningkatkan efektifitas penjualan.

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 18 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Responden 1. Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Dari penelitian terhadap 100 orang responden yang diteliti, jenis kelamin responden dapat ditunjukkan

Lebih terperinci

BAB IV METODE PENELITIAN

BAB IV METODE PENELITIAN BAB IV METODE PENELITIAN 4.1. Jenis/Desain Penelitian Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Jadi ada empat kata kunci yang perlu

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini menitikberatkan pada persepsi kualitas produk terhadap

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini menitikberatkan pada persepsi kualitas produk terhadap BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Ruang Lingkup Penelitian Penelitian ini menitikberatkan pada persepsi kualitas produk terhadap keputusan pembelian pada pembalut wanita herbal. Objek penelitian adalah

Lebih terperinci

ANALISIS PENGARUH KEMASAN PRODUK TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PADA MASYARAKAT UMUM DI BEKASI ( Studi Kasus pada UKM Keripik Maicih )

ANALISIS PENGARUH KEMASAN PRODUK TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PADA MASYARAKAT UMUM DI BEKASI ( Studi Kasus pada UKM Keripik Maicih ) ANALISIS PENGARUH KEMASAN PRODUK TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PADA MASYARAKAT UMUM DI BEKASI ( Studi Kasus pada UKM Keripik Maicih ) Disusun Oleh: Nama : Raden Bimo Nilokusumo Wardani NPM : 10208984 Jurusan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti nilai minimum, maksimum, mean, dan standar deviasi

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Obyek Penelitian Pada bab ini penulis akan menganalisis data yang telah terkumpul yaitu data dari Dana Perimbangan dan Belanja Modal Provinsi Jawa Timur,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. usaha menghadapi perubahan lingkungan dengan karakteristik yang jauh berbeda

BAB I PENDAHULUAN. usaha menghadapi perubahan lingkungan dengan karakteristik yang jauh berbeda BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Dalam era revolusi informasi yang sekarang berlangsung dewasa ini, dunia usaha menghadapi perubahan lingkungan dengan karakteristik yang jauh berbeda dengan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Bursa Efek Indonesia yang diambil dari website Data diperoleh

BAB III METODE PENELITIAN. Bursa Efek Indonesia yang diambil dari website  Data diperoleh 34 BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilakukan pada perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang diambil dari website www.idx.co.id. Data diperoleh

Lebih terperinci

Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen Dalam Pembelian Mobil Toyota Kategori MPV (Studi Kasus Pada Perumahan Ferry Soneville)

Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen Dalam Pembelian Mobil Toyota Kategori MPV (Studi Kasus Pada Perumahan Ferry Soneville) Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen Dalam Pembelian Mobil Toyota Kategori MPV (Studi Kasus Pada Perumahan Ferry Soneville) Nama : Siti Istati Atun NPM : 16211809 Dosen Pembimbing : Julius

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Perguruan Tinggi swasta yang ada di Yogyakarta. Pengambilan sampel

BAB III METODE PENELITIAN. Perguruan Tinggi swasta yang ada di Yogyakarta. Pengambilan sampel BAB III METODE PENELITIAN A. Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa akuntansi Perguruan Tinggi swasta yang ada di Yogyakarta. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan

Lebih terperinci

BAB II METODE PENELITIAN. karyawan. Data yang digunakan berupa jawaban responden yang pada dasarnya

BAB II METODE PENELITIAN. karyawan. Data yang digunakan berupa jawaban responden yang pada dasarnya BAB II METODE PENELITIAN 2.1 Bentuk Penelitian Bentuk penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi linier dengan maksud mencari pengaruh antara variabel independent (X) yaitu gaya kepemimpinan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Surakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Sedangkan responden (sampel)

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Surakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Sedangkan responden (sampel) BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Pengumpulan data pada penelitian dilaksanakan dengan menyebarkan kuesioner seluruh Kantor Akuntan Publik (KAP) yang berada di Wilayah Surakarta

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Tipe penelitian ini merupakan tipe peneliti eksplanatori dengan

BAB III METODE PENELITIAN. Tipe penelitian ini merupakan tipe peneliti eksplanatori dengan BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Tipe penelitian ini merupakan tipe peneliti eksplanatori dengan menggunakan metode deskriptif statistik, yaitu penelitian yang bertujuan untuk menguji ada

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Pendekatan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kuantitatif.menurut Kirk dan Miller, pengamatan kuantitatif melibatkan pengukuran

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN. Penelitian dilakukan di Desa Sukoharjo 1 Kecamatan Sukoharjo

III. METODE PENELITIAN. Penelitian dilakukan di Desa Sukoharjo 1 Kecamatan Sukoharjo III. METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Waktu Pelaksanaan Penelitian dilakukan di Desa Sukoharjo 1 Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu. Desa Sukoharjo 1 sejak tahun 2012 dicanangkan sebagai lokasi pengembangan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian Assosiatif kausal, penelitian

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian Assosiatif kausal, penelitian BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian Assosiatif kausal, penelitian Asosiatif kausal adalah penelitian yang bertujuan untuk menganalisis hubungan

Lebih terperinci

PENGARUH PERPUTARAN PIUTANG DAN BIAYA PROMOSI TERHADAP VOLUME PENJUALAN (Studi Kasus Pada PT. ANISAB MITRA UTAMA Jakarta)

PENGARUH PERPUTARAN PIUTANG DAN BIAYA PROMOSI TERHADAP VOLUME PENJUALAN (Studi Kasus Pada PT. ANISAB MITRA UTAMA Jakarta) PENGARUH PERPUTARAN PIUTANG DAN BIAYA PROMOSI TERHADAP VOLUME PENJUALAN (Studi Kasus Pada PT. ANISAB MITRA UTAMA Jakarta) ANISA SHOFFIYANA NPM. 103403187 Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR... i. DAFTAR ISI... iv. DAFTAR TABEL...viii. DAFTAR GAMBAR... ix. DAFTAR LAMPIRAN... x BAB I PENDAHULUAN...

DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR... i. DAFTAR ISI... iv. DAFTAR TABEL...viii. DAFTAR GAMBAR... ix. DAFTAR LAMPIRAN... x BAB I PENDAHULUAN... DAFTAR ISI HALAMAN PENGESAHAN HALAMAN PERNYATAAN KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... iv DAFTAR TABEL...viii DAFTAR GAMBAR... ix DAFTAR LAMPIRAN... x INTISARI... xi ABSTRACT... xii BAB I PENDAHULUAN... 1

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini mengambil lokasi di PT. Matahari Department Store

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini mengambil lokasi di PT. Matahari Department Store BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Rancangan Penelitian Penelitian ini mengambil lokasi di PT. Matahari Department Store Kudus dan mengambil obyek penelitian pada konsumen yang melakukan pembelian di PT. Matahari

Lebih terperinci

ANALISIS PELAKSANAAN PEMERIKSAAN PAJAK DALAM MENINGKATKAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI PADA KPP PRATAMA JAKARTA SAWAH BESAR SATU

ANALISIS PELAKSANAAN PEMERIKSAAN PAJAK DALAM MENINGKATKAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI PADA KPP PRATAMA JAKARTA SAWAH BESAR SATU ANALISIS PELAKSANAAN PEMERIKSAAN PAJAK DALAM MENINGKATKAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI PADA KPP PRATAMA JAKARTA SAWAH BESAR SATU Oleh Kusujarwati Anjarini 1), Buntoro Heri Prasetyo, MM., Drs., Ak.

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang telah dikumpulkan dalam penelitian ini. Gambaran tersebut dapat

Lebih terperinci

PENGARUH KEDISIPLINAN DAN INSENTIF TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PO. NUSANTARA KUDUS

PENGARUH KEDISIPLINAN DAN INSENTIF TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PO. NUSANTARA KUDUS PENGARUH KEDISIPLINAN DAN INSENTIF TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PO. NUSANTARA KUDUS Ratna Yulia Wijayanti, SE, MM Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Muria Kudus E-mail: ratnafas@yahoo.com ABSTRAK

Lebih terperinci

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Provinsi Riau. Kuesioner dibagikan kepada 38 orang yang terlibat dalam proses

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Provinsi Riau. Kuesioner dibagikan kepada 38 orang yang terlibat dalam proses BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Penelitian ini mengambil sampel di Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau. Kuesioner dibagikan kepada 38 orang yang terlibat dalam proses pengguna anggaran.adapun

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini akan mengambil sampel pada karyawan PT. Kereta Api Indonesia

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini akan mengambil sampel pada karyawan PT. Kereta Api Indonesia BAB III METODE PENELITIAN 3. Objek Penelitian Penelitian ini akan mengambil sampel pada karyawan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Sub Divre 3. Tanjung Karang Bandar Lampung 3. Jenis dan Sumber Data Adapun

Lebih terperinci

KUESIONER AUDIT INTERNAL ATAS KEPEGAWAIAN DAN PENGGAJIAN VARIABEL INDEPENDEN

KUESIONER AUDIT INTERNAL ATAS KEPEGAWAIAN DAN PENGGAJIAN VARIABEL INDEPENDEN KUESIONER AUDIT INTERNAL ATAS KEPEGAWAIAN DAN PENGGAJIAN VARIABEL INDEPENDEN Jawaban Kuesioner No Pertanyaan SS S R TS STS 1. Kualifikasi Audit Internal Kepegawaian dan Penggajian a. Independensi Auditor

Lebih terperinci

VARIABEL INDEPENDEN (X)

VARIABEL INDEPENDEN (X) 126 VARIABEL INDEPENDEN (X) PERNYATAAN Jawaban Kuesioner AUDIT OPERASIONAL SS S N TS STS INDEPENDENSI 1. SPI (Satuan Pengawasan Intern) sebagai auditor intern pada perusahaan melaporkan hasil pemeriksaan

Lebih terperinci

PENGARUH PELATIHAN DALAM MENCIPTAKAN KARYAWAN PROFESIONAL UNTUK MENGHADAPI DAYA SAING

PENGARUH PELATIHAN DALAM MENCIPTAKAN KARYAWAN PROFESIONAL UNTUK MENGHADAPI DAYA SAING PENGARUH PELATIHAN DALAM MENCIPTAKAN KARYAWAN PROFESIONAL UNTUK MENGHADAPI DAYA SAING (Studi Kasus: Pelatihan Karyawan Tenaga Non Edukatif Universitas Widyatama) Oleh: Pipin Sukandi E-mail: pipin.sukandi@widyatama.ac.id

Lebih terperinci

ANALISIS PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI LINGKUNGAN BRI UNIT CABANG KUDUS

ANALISIS PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI LINGKUNGAN BRI UNIT CABANG KUDUS ANALISIS PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI LINGKUNGAN BRI UNIT CABANG KUDUS Skripsi ini diajukan sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan jenjang pendidikan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data

BAB III METODE PENELITIAN. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Sumber Data Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer merupakan sumber data penelitian yang diperoleh secara langsung

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Penelitian ini dilaksanakan pada Kantor Pelayananan Pajak Pratama

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Penelitian ini dilaksanakan pada Kantor Pelayananan Pajak Pratama 44 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Deskripsi Hasil Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada Kantor Pelayananan Pajak Pratama Gorontalo dengan cara menyebar angket/kuesioner

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Krisis ekonomi pada tahun 1998 yang ditandai dengan jatuhnya nilai mata uang menyebabkan banyak perusahaan yang dalam tiga dekade terakhir ini berhasil keluar

Lebih terperinci

BAB V PENUTUP. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang tujuannya untuk

BAB V PENUTUP. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang tujuannya untuk BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang tujuannya untuk mendapatkan nilai statistik guna memperlihatkan pengaruh job characteristics dan perceived organization

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. seperti halnya berbagai Negara berkembang lainnya, mengembangkan program

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. seperti halnya berbagai Negara berkembang lainnya, mengembangkan program BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum 4.1.1 Gambaran Umum Lokasi Penelitian Penyelenggara program jaminan sosial merupakan salah satu tangung jawab dan kewajiban Negara untuk memberikan perlindungan

Lebih terperinci

Jurnal Akuntansi Indonesia, Vol. 3 No. 2 Juli 2013, Hal JURNAL AKUNTANSI INDONESIA

Jurnal Akuntansi Indonesia, Vol. 3 No. 2 Juli 2013, Hal JURNAL AKUNTANSI INDONESIA Jurnal Akuntansi Indonesia, Vol. 3 No. 2 Juli 2013, Hal. 147-156 JURNAL AKUNTANSI INDONESIA TERHADAP ETIKA BISNIS DAN ETIKA PROFESI AKUNTAN Abstraksi Tujuan penelitian untuk mengetahui persepsi akuntan

Lebih terperinci