BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN. Responden dalam Penelitian ini adalah karyawan PT. Telkom Indonesia.

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN. Responden dalam Penelitian ini adalah karyawan PT. Telkom Indonesia."

Transkripsi

1 BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN 1.1 Karakteristik Responden Penelitian Responden dalam Penelitian ini adalah karyawan PT. Telkom Indonesia. Tbk Divisi Acess Makassar sebanyak 50 orang terpilih berdasarkan populasinya. Terdapat dua karakteristik responden yang dimasukkan dalam penelitian ini, yaitu ; jenis kelamin, dan usia. 1. Jenis Kelamin Jumlah responden berdasarkan jenis kelamin, terdiri atas responden pria sebanyak 27 responden atau 54% dan responden wanita sebanyak 23 responden atau 46%. Secara jelas dapat terlihat dari pada table 5.1 berikut : Tabel 5.1 Jenis Kelamin Responden Jenis Kelamin Pria 27 54% Wanita 23 46% Total % 2. Usia Jumlah responden berdasarkan usia, terdiri atas responden berusia sebanyak 17 responden atau 34%, responden berusia sebanyak 15 responden atau 30%, responden berusia sebanyak 13 responden atau

2 26%, responden berusia 50 sebanyak 5 responden atau 10%. Secara jelas dapat terlihat dari pada table 5.2 berikut : Tabel 5.2 Usia Responden Usia % % % % Analisis Deskriptif 1. Audit Internal a. Independensi Hasil pernyataan responden mengenai independensi auditor internal terlihat pada table 5.3 : Tabel 5.3 Independensi Auditor Internal Keterangan Jumlah Responden Persentase (%) Tidak setuju 0 0 Netral 6 12 Setuju Sangat setuju 11 22

3 Berdasarkan data pada tabel 5.3, diketahui bahwa sebesar 12% responden menyatakan auditor internal perusahaan cukup mampu menjamin idepedensinya, 66% responden mampu menjamin idependensinya, dan 22 responden sangat menjamin indepedensinya dalam melakukan tugas audit internal. b. Kemampuan profesional Kemampuan professional auditor pada penelitian ini di ukur berdasarkan pengetahuan auditor di bidang akuntansi, pajak, dan hukum. Hasil kuesioner mengenai kemampuan professional auditor dapat terlihat pada tabel 5.4 : Tabel 5.4 Pengetahuan Auditor Internal di Bidang Akuntansi, Pajak, dan Hukum Keterangan Sangat tidak 0 0 mengetahui Tidak mengetahui 0 0 Cukup mengetahui 4 8 Mengetahui Sangat mengetahui 6 12 Berdasarkan tabel 5.4 diketahui bahwa sebesar 8% responden cukup memiliki kemampuan professional auditor, 80% responden memiliki kemampuan professional auditor, dan 12% responden sangat memiliki kemampuan professional di bidang akuntansi, pajak, dan hukum.

4 c. Lingkup pekerjaan Lingkup perkerjaan diukur berdasarkan pernyataan responden mengenai pelaksanaan audit internal minimal enam bulan atau setahun sekali, laporan audit internal disajikan secara objektif, singkat dan jelas, serta laporan audit internal mampu memberikan arah bagi manajemen dalam pengambilan keputusan. Pelaksanaan audit internal dilaksanakan minimal enam bulan atau setahun sekali diukur berdasarkan pernyataan responden dapat dilihat pada tabel 5.5 : Tabel 5.5 Audit Internal dilaksanakan minimal enam bulan atau setahun sekali Keterangan Tidak setuju 0 0 Cukup setuju 4 8 Setuju Sangat setuju 8 16 Berdasarkan tabel 5.5 diketahui bahwa sebesar 8% responden menyatakan cukup setuju, 74% responden menyatakan setuju, dan 16% responden menyatakan sangat setuju agar audit internal dilaksanakan minimal enam bulan atau setahun sekali. Laporan audit internal disajikan secara objektif, singkat dan jelas diukur berdasarkan pernyataan responden dapat dilihat pada tabel 5.6 :

5 Tabel 5.6 Laporan Audit Internal dilaporkan secara objektif, singkat dan jelas Keterangan Sangat tidak efektif dan 0 0 efesien Tidak efektif dan efesien 1 2 Cukup efektif dan efesien Efektif dan efesien Sangat efektif dan efesien Berdasarkan tabel 5.6 diketahui bahwa sebesar 2% responden menyatakan laporan audit internal dilaporkan secara tidak efektif dan efesien, 20% responden menyatakan laporan audit internal disajikan secara cukup efektif dan efesien, 54% responden menyatakan laporan audit internal disajikan secara efektif dan efesien, dan 24% responden menyatakan laporan audit internal disajikan secara sangat efektif dan efesien. Laporan audit internal mampu memberikan arah bagi manajemen dalam melakukan pengambilan keputusan diukur berdasarkan pernyataan responden dapat dilihat pada tabel 5.7 : Tabel 5.7 Laporan Audit Internal Mampu Memberikan Arah bagi Manajemen dalam Pengambilan Keputusan Keterangan Tidak setuju 0 0

6 Cukup setuju 9 18 Setuju Sangat setuju Berdasarkan tabel 5.7 diketahui bahwa sebesar 18% responden menyatakan cukup setuju, 60% responden menyatakan setuju, dan 22% responden menyatakan sangat setuju bahwa laporan audit internal mampu memberikan arah bagi manajemen dalam pengambilan keputusan. d. Pelakasanaan kegiatan pemerikasaan Pelaksanaan kegiatan pemeriksaan internal (audit internal) pada penelitian ini diukur berdasarkan tindak lanjut auditor internal atas hasil auditnya, audit internal dapat menilai ketaatan terhadap prosedur dan kebijakan, dan audit internal dapat mempengaruhi penilaian terhadap pelaksanaan prosedur yang telah ditetapkan. Tindak lanjut auditor internal atas hasil auditnya diukur berdasarkan pernyataan responden dapat terlihat pada tabel 5.8 : Tabel 5.8 Tindak Lanjut Audit Internal atas Hasil Auditnya Keterangan Sangat tidak penting 0 0 Tidak penting 0 0 Cukup penting Penting Sangat penting 17 34

7 Berdasarkan tabel 5.8 diketahui bahwa sebesar 20% responden menyatakan cukup penting, 46% responden menyatakan penting, dan 22% responden menyatakan sangat penting bahwa auditor internal perlu melakukan tindak lanjut atas hasil auditnya. Audit internal dapat menilai ketaatan terhadap prosedur dan kebijakan diukur berdasarkan pernyataan responden dapat terlihat pada tabel 5.9 : Tabel 5.9 Audit Internal dapat Menilai Ketaatan Terhadap Prosedur dan Kebijakan Keterangan Jumlah Responden Persentase (%) Tidak setuju 0 0 Cukup setuju 6 12 Setuju Sangat setuju Berdasarkan tabel 5.9 diketahui bahwa sebesar 12% responden menyatakan cukup setuju, 58% responden menyatakan setuju, dan 30% responden menyatakan sangat setuju bahwa audit internal dapat menilai ketaatan terhadap prosedur dan kebijakan. Audit internal dapat mempengaruhi penilaian terhadap pelaksanaan prosedur yang telah ditetapkan diukur berdasarkan pernyataan responden dapat terlihat pada tabel 5.10 : Tabel 5.10 Audit Internal dapat Mempengaruhi Penilaian terhadap Pelaksanaan Prosedur yang Telah Ditetapkan

8 Keterangan Jumlah Responden Persentase (%) Tidak setuju 0 0 Cukup setuju 4 8 Setuju Sangat setuju Berdasarkan tabel 5.10 diketahui bahwa sebesar 8% responden menyatakan cukup setuju, 60% responden menyatakan setuju, dan 32% responden menyatakan sangat setuju bahwa audit internal dapat mempengaruhi penilaian terhadap pelaksanaan prosedur yang telah ditetapkan. e. Manajemen bagian audit internal Manajemen bagian audit internal dalam penelitian ini diukur berdasarkan kebijakan mengenai peningkatan mutu telah dijalankan sesuai dengan rencana dan prosedur yang telah ditetapkan oleh direksi dan peraturan perusahaan, perusahaan memiliki struktur organisasi yang jelas tentang pembagian tugas, wewenang dan tanggung jawab, kebijakan kepegawaian dalam upaya mendapatkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten terhadap tugasnya, serta sosialisasi penggunaan teknologi informasi dalam aktivitas produksi. Kebijakan mengenai peningkatan mutu telah dijalankan sesuai dengan rencana dan prosedur yang telah ditetapkan oleh direksi dan peraturan

9 perusahaan diukur berdasarkan pernyataan responden dapat terlihat pada tabel 5.11 : Tabel 5.11 Kebijakan Mengenai Peningkatan Mutu telah Dijalankan Sesuai dengan Rencana dan Prosedur yang telah Ditetapkan oleh Direksi dan Peraturan Perusahaan Keterangan Tidak setuju 0 0 Cukup setuju Setuju Sangat setuju Berdasarkan tabel 5.11 diketahui bahwa sebesar 22% responden menyatakan cukup setuju, 38% responden menyatakan setuju, dan 40% responden menyatakan sangat setuju bahwa kebijakan mengenai peningkatan mutu telah dijalankan sesuai dengan rencana dan prosedur yang telah ditetapkan oleh direksi dan peraturan perusahaan. Perusahaan memiliki struktur organisasi yang jelas tentang pembagian tugas, wewenang dan tanggung jawab diukur berdasarkan pernyataan responden dapat terlihat pada tabel 5.12 : Tabel 5.12 Perusahaan Memiliki Struktur Organisasi yang Jelas tentang Pembagian Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Keterangan

10 Tidak setuju 1 2 Cukup setuju 8 16 Setuju Sangat setuju Berdasarkan tabel 5.12 diketahui bahwa sebesar 2% responden menyatakan tidak setuju, 16% responden menyatakan cukup setuju, 58% responden menyatakan setuju, dan 24% responden menyatakan sangat setuju bahwa perusahaan memiliki struktur organisasi yang jelas tentang pembagian tugas, wewenang dan tanggung jawab. Kebijakan kepegawaian dalam upaya mendapatkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten terhadap tugasnya diukur berdasarkan pernyataan responden dapat terlihat pada tabel 5.13 : Tabel 5.13 Kebijakan Kepegawaian dalam Upaya Mendapatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang Kompeten terhadap Tugasnya Keterangan Tidak setuju 0 0 Cukup setuju 9 18 Setuju Sangat setuju 9 18 Jumlah Berdasarkan tabel 5.13 diketahui bahwa sebesar 18% responden menyatakan cukup setuju, 64% responden menyatakan setuju, dan 18%

11 responden menyatakan sangat setuju bahwa perusahaan memiliki kebijakan kepegawaian dalam upaya mendapatkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten terhadap tugasnya. Sosialisasi penggunaan teknologi informasi dalam aktivitas produksi diukur berdasarkan pernyataan responden dapat terlihat pada tabel 5.14 Tabel 5.14 Sosialisasi Penggunaan Teknologi Informasi dalam Aktivitas Produksi Keterangan Tidak setuju 0 0 Cukup setuju 5 10 Setuju Sangat setuju Berdasarkan tabel 5.14 diketahui bahwa sebesar 10% responden menyatakan cukup setuju, 64% responden menyatakan setuju, dan 26% responden menyatakan sangat setuju bahwa perusahaan telah melakukan sosialisasi penggunaan teknologi informasi dalam aktivitas produksi. 2. Manajemen Mutu Manajemen mutu dalam penelitian ini di ukur berdasarkan efektifitas dan efisiensi aktivitas manajemen mutu, pelaksanaan audit internal terhadap manajemen mutu, pengaruh audit internal terhadap aktivitas mutu

12 perusahaan, pengaruh audit internal terhadap peningkatan efektifitas manajemen mutu perusahaan, dan pengaruh audit internal terhadap penilaian pelaksanaan prosedur-prosedur yang telah ditetapkan perusahaan. Efektifitas dan efisiensi aktivitas manajemen mutu diukur berdasarkan pernyataan responden dapat terlihat pada tabel 5.15 : Tabel 5.15 Efektifitas dan Efisiensi Aktivitas Manajemen Mutu Keterangan Jumlah Responden Persentase (%) Sangat tidak efektif dan 0 0 efisien Tidak efektif dan efisien 0 0 Cukup efektif dan efisien 7 14 Efektif den efisien Sangat efektif dan efisien Berdasarkan tabel 5.15 diketahui bahwa aktivitas manajemen mutu yang dilaksanakan perusahaan sebesar 14% responden menyatakan cukup efektif dan efisien, 52% responden menyatakan efektif dan efisien, dan 34% responden menyatakan sangat efektif dan efisien. Pelaksanaan audit internal terhadap manajemen mutu diukur berdasarkan pernyataan responden dapat terlihat pada tabel 5.16 : Tabel 5.16 Pelaksanaan Audit Internal terhadap Manajemen Mutu Keterangan Jumlah Responden Persentase (%) Tidak setuju 0 0 Cukup setuju 8 16

13 Setuju Sangat setuju Berdasarkan tabel 5.16 diketahui bahwa sebesar 16% responden menyatakan cukup setuju, 50% responden menyatakan setuju, dan 34% responden menyatakan sangat setuju bahwa perusahaan telah melaksanakan audit internal terhadap manajemen mutu. Pengaruh audit internal terhadap aktivitas mutu perusahaan diukur berdasarkan pernyataan responden dapat terlihat pada tabel 5.17 : Tabel 5.17 Pengaruh Audit Internal terhadap Aktivitas Mutu Perusahaan Keterangan Jumlah Responden Persentase (%) Sangat tidak berpengaruh 0 0 Tidak berpengaruh 0 0 Cukup berpengaruh 9 18 Berpengaruh Sangat berpengaruh Berdasarkan tabel 5.17 diketahui bahwa pengaruh audit internal terhadap aktivitas mutu perusahaan, sebesar 18% responden menyatakan cukup berpengaruh, 56% responden menyatakan berpengaruh, dan 26% responden menyatakan sangat berpengaruh.

14 Pengaruh Audit internal terhadap peningkatan efektifitas manajemen mutu perusahaan diukur berdasarkan pernyataan responden dapat terlihat pada tabel 5.18 : Tabel 5.18 Pengaruh Audit Internal terhadap Peningkatan Efektifitas Manajemen Mutu Perusahaan Keterangan Jumlah Responden Persentase (%) Sangat tidak berpengaruh 0 0 Tidak berpengaruh 0 0 Cukup berpengaruh 3 6 Berpengaruh Sangat berpengaruh Berdasarkan tabel 5.18 diketahui bahwa pengaruh audit internal terhadap peningkatan efektifitas manajemen mutu perusahaan, sebesar 6% responden menyatakan cukup berpengaruh, 68% responden menyatakan berpengaruh, dan 26% responden menyatakan sangat berpengaruh. Pengaruh audit internal terhadap penilaian pelaksanaan prosedur-prosedur yang telah ditetapkan perusahaan diukur berdasarkan pernyataan responden dapat terlihat pada tabel 5.19 : Tabel 5.19 Pengaruh Audit Internal terhadap Penilaian Pelaksanaan Prosedur- Prosedur yang Telah Ditetapkan Perusahaan Keterangan Jumlah Responden Persentase (%) Sangat tidak berpengaruh 0 0 Tidak berpengaruh 0 0 Cukup berpengaruh 4 8

15 Berpengaruh Sangat berpengaruh Berdasarkan tabel 5.19 diketahui bahwa pengaruh audit internal terhadap penilaian pelaksanaan prosedur-prosedur yang telah ditetapkan perusahaan, sebesar 8% responden menyatakan cukup berpengaruh, 54% responden menyatakan berpengaruh, dan 38% responden menyatakan sangat berpengaruh. 5.3 Skala Peranan Audit Internal dalam Menunjang Manajemen Mutu Untuk melihat skala peranan audit internal dalam menunjang manajemen mutu, maka digunakan tabel di bawah ini : Persentase a. 0% - 25% b. 26% - 50% c. 51% - 75% d. 76% - 100% Variabel Peranan Audit Internal dalam Menunjang Implementasi Manajemen Mutu Tidak Berperan Kurang Berperan Cukup Berperan Sangat Berperan Sumber : Champion (1990:301)

16 Data yang digunakan untuk menilai peranan audit internal dalam menunjang manajemen mutu adalah hasil kuesioner yang disebar oleh peneliti. Hasil penyebaran kuesioner adalah sebagai berikut : Jumlah Responden Nilai rata-rata 50 4,24 Sumber : Data Primer yang diolah.2011 Dari hasil kuesioner tersebut, maka kita dapat menghitung besar persentasenya sebagai berikut : Persentase = Nilai Rata-Rata x 100% Nilai maksimal = 4,24 x 100% 5 = 84,8 % Dari perhitungan tersebut, maka kita dapat melihat bahwa peranan audit internal dalam menunjang manajemen mutu sebesar 84,8%, sehingga dalam skala ini dapat dikatakan audit internal sangat berperan dalam menunjang implementasi manajemen mutu pada PT. Telkom Indonesia, Tbk. 5.4 Analisis Regresi Linear Sederhana Analisis Model Analisis regresi linear sederhana digunakan untuk menganalisis pengaruh audit internal terhadap manajemen mutu pada PT. Telkom Indonesia, Tbk.

17 Hasil analis regresi linear sederhana dari program SPSS ver.15 dapat dilihat pada tabel 5.1 : Tabel 5.1 Hasil Perhitungan Regresi Variabel Penelitian Koefisien Regresi Nilai t Signifikansi (Constan) 1,460 4,958 0,000 Audit Intenal 0,661 8,880 0,000 R 0,668 R 2 0,446 F test 38,821 F Sig 0,000 Sumber : Data Primer yang diolah Berdasarkan hasil analisis regresi linear sederhana yang telah diolah ke dalam tabel 5.1 terlihat koefisien regresi variabel audit internal terhadap manajemen mutu, sehingga model persamaan regresi sebagai berikut : Y = 1, ,661X Dimana model persamaan regresi sederhana dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Konstanta (a) sebesar 1,460, hal ini berarti bahwa apabila nilai dari variabel Audit Internal di obyek penelitian sama dengan nol, maka tingkat atau besarnya variabel Manajemen mutu di lokasi tersebut sebesar 1, Koefisien regresi Audit Internal (X) sebesar 0,661 artinya jika Audit Internal mengalami peningkatan sebesar 1, maka akan menyebabkan kenaikan Manajemen Mutu sebesar 0, Pengujian Hipotesis

18 Pengujian hipotesis digunakan untuk menguji adanya peranan antara audit internal terhadap peningkatan manajemen mutu. Pengujian dilakukan dengan menggunakan uji-f. Untuk mengetahui besarnya pengaruh audit internal terhadap manajemen mutu digunakan analisis koefesien determinasi (R²). a. Uji Parsial (Uji t) Uji t menunjukan seberapa jauh pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Apabila nilai probabilitas lebih kecil dari pada alpha (0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil perhitungan pada tabel 5.1 di atas menunjukkan bahwa nilai probabilitas 0,000 < 0,05. Dengan demikian terlihat bahwa variabel audit internal berpengaruh signifikan terhadap variabel manajemen mutu, sehingga hipotesis menunjukkan Ho ditolak dan Ha diterima. b. Koefisien Determinasi (R²) Koefesien determinasi digunakan untuk mengetahui berapa besarnya persentase pengaruh variabel audit internal terhadap manajemen mutu. Berdasarkan hasil analisis yang ditampilkan pada table 5.1, maka koefisien determinasi atau R square (R 2 ) = 0,446 atau 44,6%. Hal ini berarti audit internal memiliki pengaruh sebesar 44,6% terhadap manajemen mutu, selebihnya sebesar 55,4% dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti oleh penulis.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Uji Instrumen Data Validitas menunjukkan sejauh mana alat pengukur yang dipergunakan untuk mengukur apa yang diukur. Adapun caranya adalah dengan mengkorelasikan antara

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA. dengan menggunakan bantuan program SPSS, sebagaimana telah diketahui

BAB IV ANALISIS DATA. dengan menggunakan bantuan program SPSS, sebagaimana telah diketahui BAB IV ANALISIS DATA A. Pengujian Hipotesis Sebelum menjabarkan tentang analisis data dalam bentuk perhitungan dengan menggunakan bantuan program SPSS, sebagaimana telah diketahui hipotesapenelitian sebagai

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. data yang telah diperolah dari penelitian yang telah dilakukan pada 95

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. data yang telah diperolah dari penelitian yang telah dilakukan pada 95 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Responden Dalam gambaran umum mengenai responden ini akan disajikan data yang telah diperolah dari penelitian yang telah dilakukan pada 95 orang responden.

Lebih terperinci

PENGARUH JAM PELAJARAN KOSONG TERHADAP KENAKALAN PESERTA DIDIK DI SMAN 1 REJOTANGAN TAHUN 2013 Oleh : Supriadi Guru SMAN 1 Rejotangan

PENGARUH JAM PELAJARAN KOSONG TERHADAP KENAKALAN PESERTA DIDIK DI SMAN 1 REJOTANGAN TAHUN 2013 Oleh : Supriadi Guru SMAN 1 Rejotangan PENGARUH JAM PELAJARAN KOSONG TERHADAP KENAKALAN PESERTA DIDIK DI SMAN 1 REJOTANGAN TAHUN 2013 Oleh : Supriadi Guru SMAN 1 Rejotangan ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan besarnya pengaruh

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. 3.1 Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. 3.1 Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel 3.1.1 Definisi Konseptual Kepemimpinan merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan kinerja organisasi

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. BAB I PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar Belakang Masalah... 1 1.2 Rumusan Masalah. 8 1.3 Tujuan Penelitian.. 8 1.4 Mamfaat Penelitian...

DAFTAR ISI. BAB I PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar Belakang Masalah... 1 1.2 Rumusan Masalah. 8 1.3 Tujuan Penelitian.. 8 1.4 Mamfaat Penelitian... DAFTAR ISI Halaman SAMPUL DALAM... i PRASYARAT GELAR... ii LEMBAR PERSETUJUAN... iii PENETAPAN PANITIA PENGUJI... iv PERNYATAN ORISINALITAS... v UCAPAN TERIMAKASIH... vi ABSTRAK... ix ABSTRACT... x DAFTAR

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. A. Definisi konseptual, Operasional dan Pengukuran Variabel

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. A. Definisi konseptual, Operasional dan Pengukuran Variabel BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Definisi konseptual, Operasional dan Pengukuran Variabel 1. Definisi Konseptual Menurut teori teori yang di uraikan tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Untuk menguji apakah alat ukur (instrument) yang digunakan memenuhi

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Untuk menguji apakah alat ukur (instrument) yang digunakan memenuhi BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil uji itas dan Reliabilitas Untuk menguji apakah alat ukur (instrument) yang digunakan memenuhi syarat-syarat alat ukur yang baik, sehingga mengahasilkan

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. mengambil lokasi di Matahari Department Store Mall Ratu Indah. Waktu yang

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. mengambil lokasi di Matahari Department Store Mall Ratu Indah. Waktu yang 57 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 LOKASI DAN WAKTU PENELITIAN Lokasi penelitian merupakan suatu tempat atau wilayah dimana penelitian tersebut akan dilakukan. Adapun penelitian yang dilakukan oleh penulis

Lebih terperinci

BAB 2 TINJAUAN TEORITIS. penjelasan tentang pola hubungan (model) antara dua variabel atau lebih.. Dalam

BAB 2 TINJAUAN TEORITIS. penjelasan tentang pola hubungan (model) antara dua variabel atau lebih.. Dalam BAB 2 TINJAUAN TEORITIS 21 Pengertian Regresi Linier Pengertian regresi secara umum adalah sebuah alat statistik yang memberikan penjelasan tentang pola hubungan (model) antara dua variabel atau lebih

Lebih terperinci

PENGARUH FAKTOR SYARIAH, TINGKAT KEUNTUNGAN BAGI HASIL, DAN MOTIVASI TERHADAP KEPUTUSAN NASABAH MENGGUNAKAN PERBANKAN SYARIAH

PENGARUH FAKTOR SYARIAH, TINGKAT KEUNTUNGAN BAGI HASIL, DAN MOTIVASI TERHADAP KEPUTUSAN NASABAH MENGGUNAKAN PERBANKAN SYARIAH Endang Tri Wahyuni A.: Pengaruh Faktor Syariah, Tingkat Keuntungan Bagi 269 PENGARUH FAKTOR SYARIAH, TINGKAT KEUNTUNGAN BAGI HASIL, DAN MOTIVASI TERHADAP KEPUTUSAN NASABAH MENGGUNAKAN PERBANKAN SYARIAH

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Hasil Uji Asumsi. Sebelum melakukan analisis dengan menggunakan analisis regresi,

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Hasil Uji Asumsi. Sebelum melakukan analisis dengan menggunakan analisis regresi, BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Uji Asumsi Sebelum melakukan analisis dengan menggunakan analisis regresi, terlebih dahulu perlu dilakukan uji asumsi terhadap data penelitian. Uji asumsi yang dilakukan

Lebih terperinci

BAB 6 PEMBAHASAN. 6.1 Pengembangan Model Penilaian Kinerja berdasarkan DP3 ditinjau dari

BAB 6 PEMBAHASAN. 6.1 Pengembangan Model Penilaian Kinerja berdasarkan DP3 ditinjau dari 69 BAB 6 PEMBAHASAN 6.1 Pengembangan Model Penilaian Kinerja berdasarkan DP3 ditinjau dari Sudut Metode Penjumlahan Variabel dengan Pendekatan Linier Berganda Berdasarkan tabel.4 di atas, diketahui bahwa

Lebih terperinci

ABSTRAK. PERANAN PENGENDALIAN PRODUKSI DALAM MENUNJANG TERPENUHINYA PESANAN (Studi kasus pada PT. Sari Keramik Indonesia)

ABSTRAK. PERANAN PENGENDALIAN PRODUKSI DALAM MENUNJANG TERPENUHINYA PESANAN (Studi kasus pada PT. Sari Keramik Indonesia) ABSTRAK PERANAN PENGENDALIAN PRODUKSI DALAM MENUNJANG TERPENUHINYA PESANAN (Studi kasus pada PT. Sari Keramik Indonesia) Seiring dengan semakin ketatnya dunia usaha, maka perusahaan dituntut untuk dapat

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Dalam upaya pelaksanaan penelitian, maka peneliti melakukannya pada :

BAB III METODE PENELITIAN. Dalam upaya pelaksanaan penelitian, maka peneliti melakukannya pada : 38 BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian Dalam upaya pelaksanaan penelitian, maka peneliti melakukannya pada : 1. Tempat Penelitian Guna memperoleh data yang diperlukan dalam penulisan

Lebih terperinci

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Ekonomi Akuntansi

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Ekonomi Akuntansi KONTRIBUSI PEMBERIAN BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAHDAN KEMAMPUAN EKONOM ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS EKONOMI PADA SISWA KELAS VIII SMP N 1 SAMBIREJO TAHUN AJARAN 2012/2013 NASKAH PUBLIKASI Diajukan

Lebih terperinci

PENGARUH PENERAPAN PRINSIP GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN PADA PT KERETA API (PERSERO) DIVISI REGIONAL III SUMATERA SELATAN

PENGARUH PENERAPAN PRINSIP GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN PADA PT KERETA API (PERSERO) DIVISI REGIONAL III SUMATERA SELATAN PENGARUH PENERAPAN PRINSIP GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN PADA PT KERETA API (PERSERO) DIVISI REGIONAL III SUMATERA SELATAN Yoni Fetri Suci (chi3nthaa@yahoo.com) Siti Khairani (siti.khairani@mdp.ac.id)

Lebih terperinci

MODUL REGRESI LINIER SEDERHANA

MODUL REGRESI LINIER SEDERHANA MODUL REGRESI LINIER SEDERHANA Tujuan Praktikum: Membantu mahasiswa memahami materi Pegambilan keputusan dari suatu kasus dengan menggunakan kaidah dan persamaan I. Pendahuluan Di dalam analisa ekonomi

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Dr H Abdul Moeloek Propinsi Lampung. Obyek penelitian ini adalah pasien peserta

BAB III METODE PENELITIAN. Dr H Abdul Moeloek Propinsi Lampung. Obyek penelitian ini adalah pasien peserta BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Ruang Lingkup Penelitian Lingkup penelitian ini mempelajari analisis mutu dan pengaruhnya terhadap keputusan pasien BPJS ASKES memilih layanan kesehatan di Rumah Sakit Dr

Lebih terperinci

BAB IV METODE PENELITIAN. Penelitian atas Pengukuran profitabilitas perusahaan ini adalah jenis penelitian

BAB IV METODE PENELITIAN. Penelitian atas Pengukuran profitabilitas perusahaan ini adalah jenis penelitian BAB IV METODE PENELITIAN 4.1. Jenis dan Ruang Lingkup Penelitian Penelitian atas Pengukuran profitabilitas perusahaan ini adalah jenis penelitian komparatif yakni penelitian yang dilakukan dengan maksud

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Menurut Arikunto (2010:162), objek merupakan variabel penelitian. Objek penelitian terdiri dari objek variabel dan objek lokasi. Objek variabel dalam penelitian

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. 3.1. Definisi Operasional dan Pengukuran variabel. variabel atau konstrak dengan cara memberikan arti atau menspesifikasi

BAB III METODE PENELITIAN. 3.1. Definisi Operasional dan Pengukuran variabel. variabel atau konstrak dengan cara memberikan arti atau menspesifikasi BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Definisi Operasional dan Pengukuran variabel Definisi operasional adalah definisi yang diberikan kepada suatu variabel atau konstrak dengan cara memberikan arti atau menspesifikasi

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Yang menjadi obyek dalam peneitian ini adalah Bait Maal Wa Tamwil (BMT Ikhlasul Amal Indramayu). Penelitian ini dilakukan di BMT Ikhlasul Amal Indramayu

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis dan Sumber Data 3.1.1. Jenis Penelitian Dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian kuantitatif, karena data yang diperoleh nantinya berupa angka. Dari angka

Lebih terperinci

BAB 3 METODE PENELITIAN

BAB 3 METODE PENELITIAN BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Tabel 3.1 Desain Penelitian Tujuan Desain Penelitian Penelitian Jenis dan Metode Unit Analisis Time Horizon Penelitian T-1 Asosiatif/survey Organisasi-Departemen

Lebih terperinci

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK CABANG JEMBER

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK CABANG JEMBER PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK CABANG JEMBER THE INFLUENCE OF WORK ENVIRONMENT AND MOTIVATION TOWARD TO THE WORK PRODUKTIVITY

Lebih terperinci

PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN JASA FOTO COPY TERHADAP TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN FE UPI Y.A.I

PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN JASA FOTO COPY TERHADAP TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN FE UPI Y.A.I PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN JASA FOTO COPY TERHADAP TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN FE UPI Y.A.I Siti Aisyah Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Persada Indonesia Y.A.I, Jakarta email:

Lebih terperinci

KORELASI DAN REGRESI LINIER SEDERHANA

KORELASI DAN REGRESI LINIER SEDERHANA KORELASI DAN REGRESI LINIER SEDERHANA 1. Pendahuluan Istilah "regresi" pertama kali diperkenalkan oleh Sir Francis Galton pada tahun 1886. Galton menemukan adanya tendensi bahwa orang tua yang memiliki

Lebih terperinci

PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK RESTORAN DI KABUPATEN SLEMAN. Stefani Gita Cakti. Erly Suandy

PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK RESTORAN DI KABUPATEN SLEMAN. Stefani Gita Cakti. Erly Suandy PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK RESTORAN DI KABUPATEN SLEMAN Stefani Gita Cakti Erly Suandy Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Jalan Babarsari 43-44 Yogyakarta.

Lebih terperinci

APLIKASI REGRESI SEDERHANA DENGAN SPSS. HENDRY admin teorionline.net Phone : 021-834 14694 / email : klik.statistik@gmail.com

APLIKASI REGRESI SEDERHANA DENGAN SPSS. HENDRY admin teorionline.net Phone : 021-834 14694 / email : klik.statistik@gmail.com APLIKASI REGRESI SEDERHANA DENGAN SPSS HENDRY admin teorionline.net Phone : 02-834 4694 / email : klik.statistik@gmail.com Tentang Regresi Sederhana Analisis regresi merupakan salah satu teknik analisis

Lebih terperinci

SKRIPSI PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN SAMOSIR

SKRIPSI PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN SAMOSIR SKRIPSI PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN SAMOSIR OLEH : PIRTAHAP SITANGGANG 120521115 PROGRAM STUDI STRATA

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. ABSTRAK. i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iv DAFTAR TABEL... vii DAFTAR GAMBAR...ix DAFTAR LAMPIRAN... x

DAFTAR ISI. ABSTRAK. i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iv DAFTAR TABEL... vii DAFTAR GAMBAR...ix DAFTAR LAMPIRAN... x DAFTAR ISI ABSTRAK. i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iv DAFTAR TABEL... vii DAFTAR GAMBAR...ix DAFTAR LAMPIRAN... x BAB I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian...... 1 1.2. Identifikasi Masalah....

Lebih terperinci

Farihatus Sholiha Progam Studi Akuntansi S1, Univesitas Dian Nuswantoro Semarang

Farihatus Sholiha Progam Studi Akuntansi S1, Univesitas Dian Nuswantoro Semarang ANALISIS PENGARUH CURRENT RATIO, DEBT TO EQUITY RATIO, TOTAL ASSETS TURN OVER, DAN NET PROFIT MARGIN TERHADAP PERUBAHAN LABA (Studi kasus perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2010-2012)

Lebih terperinci

PENGARUH ACCOUNT REPRESENTATIVE (AR) TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI (KPP PRATAMA SIDOARJO UTARA)

PENGARUH ACCOUNT REPRESENTATIVE (AR) TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI (KPP PRATAMA SIDOARJO UTARA) PENGARUH ACCOUNT REPRESENTATIVE (AR) TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI (KPP PRATAMA SIDOARJO UTARA) Febri Alfiansyah Universitas Negeri Surabaya E-mail: febri_alfiansyah@rocketmail.com Abstract

Lebih terperinci

CONTOH DATA YANG DIANALISIS DENGAN ANAVA SATU JALUR CONTOH DATA YANG DIANALISIS DENGAN ANAVA DUA JALUR

CONTOH DATA YANG DIANALISIS DENGAN ANAVA SATU JALUR CONTOH DATA YANG DIANALISIS DENGAN ANAVA DUA JALUR CONTOH DATA YANG DIANALISIS DENGAN ANAVA SATU JALUR Data Sampel I Data Sampel II Data Sampel III 5 4 7 9 8 5 9 4 6 CONTOH DATA YANG DIANALISIS DENGAN ANAVA DUA JALUR Kategori Data Sampel I Data Sampel

Lebih terperinci

BAB III DIAGRAM SEBAB AKKIBAT (ISHIKAWA DIAGRAM) Diagram sebab akibat dikembangkan oleh Dr. Kaoru Ishikawa pada tahun

BAB III DIAGRAM SEBAB AKKIBAT (ISHIKAWA DIAGRAM) Diagram sebab akibat dikembangkan oleh Dr. Kaoru Ishikawa pada tahun BAB III DIAGRAM SEBAB AKKIBAT (ISHIKAWA DIAGRAM) Diagram sebab akibat dikembangkan oleh Dr. Kaoru Ishikawa pada tahun 1943 sehingga sering disebut diagram Ishikawa. Diagram sebab akibat menggambarkan garis

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN 34 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di Posyandu wilayah binaan Puskesmas Kelurahan Duri Kepa Jakarta Barat. Puskesmas ini terletak di Jalan Angsana Raya

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian tentang kebijakan (Policy Research),

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian tentang kebijakan (Policy Research), 45 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian tentang kebijakan (Policy Research), menurut Majchrzak yang dikutip dari Riduwan (2007) penelitian kebijakan adalah

Lebih terperinci

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP INTENSI HUNIAN ULANG HOTEL MERDEKA MADIUN

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP INTENSI HUNIAN ULANG HOTEL MERDEKA MADIUN PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP INTENSI HUNIAN ULANG HOTEL MERDEKA MADIUN Laporan Akhir Penelitian oleh Rino Desanto W. S.E. NIDN: 0702126401 POLITEKNIK MADIUN 2008 INTISARI

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Belanja Daerah tahun sekarang pada kabupaten/kota di propinsi Sumatera Utara

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Belanja Daerah tahun sekarang pada kabupaten/kota di propinsi Sumatera Utara 42 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini menganalisis pengaruh DAU dan PAD tahun lalu terhadap Belanja Daerah tahun sekarang pada kabupaten/kota di propinsi Sumatera Utara tahun 2006 2008. Alat analisis

Lebih terperinci

BAB III METOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan jenis kuantitatif,

BAB III METOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan jenis kuantitatif, BAB III METOLOGI PENELITIAN 3.1. Jenis dan Metode Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan jenis kuantitatif, oleh karena itu digunakan pendekatan secara kuantitatif yaitu suatu

Lebih terperinci

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR) DAN NON PERFORMING LOAN (NPL) TERHADAP RETURN ON TOTAL ASSET (ROA) PADA PERBANKAN DI INDONESIA

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR) DAN NON PERFORMING LOAN (NPL) TERHADAP RETURN ON TOTAL ASSET (ROA) PADA PERBANKAN DI INDONESIA PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR) DAN NON PERFORMING LOAN (NPL) TERHADAP RETURN ON TOTAL ASSET (ROA) PADA PERBANKAN DI INDONESIA Nazir Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh Lhokseumawe E-mail:

Lebih terperinci

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN (Survey pada Pelanggan Speedy Telkom di Kota Surakarta)

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN (Survey pada Pelanggan Speedy Telkom di Kota Surakarta) PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN DAN (Survey pada Pelanggan Speedy Telkom di Kota Surakarta) Novemy Triyandari Nugroho Jurusan Sistem Informasi, STMIK Duta Bangsa Email : novemytriyandari@yahoo.com

Lebih terperinci

ABSTRAK. Pengaruh Tindak Lanjut Rekomendasi Audit Internal Bidang Kredit Investasi. Terhadap Tingkat Non Performing Loans (NPL)

ABSTRAK. Pengaruh Tindak Lanjut Rekomendasi Audit Internal Bidang Kredit Investasi. Terhadap Tingkat Non Performing Loans (NPL) ABSTRAK Pengaruh Tindak Lanjut Rekomendasi Audit Internal Bidang Kredit Investasi Terhadap Tingkat Non Performing Loans (NPL) Permasalahan kredit bermasalah merupakan masalah serius yang masih menghantui

Lebih terperinci

ANALISIS PENGARUH BAURAN PEMASARAN PRODUK, HARGA, LOKASI TERHADAP MINAT BELI ULANG

ANALISIS PENGARUH BAURAN PEMASARAN PRODUK, HARGA, LOKASI TERHADAP MINAT BELI ULANG ORBITH VOL. 9 NO. 3 NOVEMBER 2013 : 228 235 ANALISIS PENGARUH BAURAN PEMASARAN PRODUK, HARGA, LOKASI TERHADAP MINAT BELI ULANG Oleh : Bambang Sarjono Staf Pengajar Jurusan Elektro Politeknik Negeri Semarang

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Karangnongko Kabupaten Klaten, seluruh siswa berasal dari pedesaan,

BAB III METODE PENELITIAN. Karangnongko Kabupaten Klaten, seluruh siswa berasal dari pedesaan, 19 BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Tempat pelaksanaan penelitian ini adalah di SMA Negeri 1 Karangnongko Kabupaten Klaten, seluruh siswa berasal dari pedesaan,

Lebih terperinci

PENGARUH PERTUMBUHAN DANA PIHAK KETIGA DAN AKTIVA PRODUKTIF TERHADAP NET INTEREST MARGIN PADA BANK PEMERINTAH RANGKUMAN SKRIPSI

PENGARUH PERTUMBUHAN DANA PIHAK KETIGA DAN AKTIVA PRODUKTIF TERHADAP NET INTEREST MARGIN PADA BANK PEMERINTAH RANGKUMAN SKRIPSI PENGARUH PERTUMBUHAN DANA PIHAK KETIGA DAN AKTIVA PRODUKTIF TERHADAP NET INTEREST MARGIN PADA BANK PEMERINTAH RANGKUMAN SKRIPSI Oleh : ADITYA RAHMAN HAKIM 2005210181 SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI PERBANAS

Lebih terperinci

PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT.JARING SYNERGI MANDIRI

PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT.JARING SYNERGI MANDIRI PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT.JARING SYNERGI MANDIRI Nama : Ahmad Novel NPM : 10211442 Jurusan : manajemen Pembimbingan : Christina Wulandari, SE. M.I.Kom LATAR BELAKANG

Lebih terperinci

BUDAYAA SKRIPSI OLEH UNIVERSI MEDAN 20111. Universitas Sumatera Utara

BUDAYAA SKRIPSI OLEH UNIVERSI MEDAN 20111. Universitas Sumatera Utara PENGARUH TEKNOLO OGI INFORMASI TERHADAP BUDAYAA INFORMASI PADA PT. XL AXIATA Tbk T - MEDAN SKRIPSI Diajukan sebagai salah s satu persyaratan dalam menyelesaikan studi untuk memperoleh gelar sarjana social

Lebih terperinci

Sehubungan dengan permasalahan penelitian yang penulis teliti. Penelitian deskriptif memberikan gambaran yang lebih mendalam tentang

Sehubungan dengan permasalahan penelitian yang penulis teliti. Penelitian deskriptif memberikan gambaran yang lebih mendalam tentang BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian Deskriptif, dengan metode ini penulis berusaha untuk memecahkan masalah yang dihadapi pada masa

Lebih terperinci

Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Nasabah Kredit (Studi kasus BPR Arthaguna Sejahtera)

Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Nasabah Kredit (Studi kasus BPR Arthaguna Sejahtera) Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Nasabah Kredit (Studi kasus BPR Arthaguna Sejahtera) 1 Ferry Yudhy I., SE 2 DR. E. Susy Suhendra 1 Pasca Sarjana Manajemen Perbankan Universitas Gunadarma

Lebih terperinci

PENGARUH KOMPETENSI, INDEPENDENSI, TEKANAN WAKTU, DAN ETIKA AUDITOR TERHADAP KUALITAS AUDIT. Winda Kurnia Khomsiyah Sofie.

PENGARUH KOMPETENSI, INDEPENDENSI, TEKANAN WAKTU, DAN ETIKA AUDITOR TERHADAP KUALITAS AUDIT. Winda Kurnia Khomsiyah Sofie. e-journal Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti Hal. 49-67 ISSN : 2339-0832 PENGARUH KOMPETENSI, INDEPENDENSI, TEKANAN WAKTU, DAN ETIKA AUDITOR TERHADAP KUALITAS AUDIT Winda Kurnia Khomsiyah

Lebih terperinci

PENGARUH PERPUTARAN AKTIVA TETAP TERHADAP PROFITABILITAS PADA RUMAH SAKIT UMUM HERNA MEDAN

PENGARUH PERPUTARAN AKTIVA TETAP TERHADAP PROFITABILITAS PADA RUMAH SAKIT UMUM HERNA MEDAN PENGARUH PERPUTARAN AKTIVA TETAP TERHADAP PROFITABILITAS PADA RUMAH SAKIT UMUM HERNA MEDAN Oleh Hormaingat Damanik, SE., MM & Asima Kristina Fakultas Ekonomi Universitas Darma Agung Abstract Fix assets

Lebih terperinci

ROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MURIA KUDUS TAHUN 2013

ROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MURIA KUDUS TAHUN 2013 i ADAPTASI MODEL DELONE DAN MCLEAN YANG DIMODIFIKASI GUNA MENGUJI KEBERHASILAN APLIKASI OPERASIONAL PERBANKAN BAGI INDIVIDU PENGGUNA SISTEM INFORMASI (STUDI KASUS PADA PD.BPR BKK DI KABUPATEN PATI) Skripsi

Lebih terperinci

PEDOMAN PENILAIAN PELAKSANAAN PRINSIP-PRINSIP TATA KELOLA YANG BAIK LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA

PEDOMAN PENILAIAN PELAKSANAAN PRINSIP-PRINSIP TATA KELOLA YANG BAIK LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA PEDOMAN PENILAIAN PELAKSANAAN PRINSIP-PRINSIP TATA KELOLA YANG BAIK LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA 1. Penilaian terhadap pelaksanaan prinsip-prinsip tata kelola yang baik Lembaga Pembiayaan Ekspor

Lebih terperinci

BAB III. METODE PENELITIAN. Dalam penulisan skripsi ini jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian

BAB III. METODE PENELITIAN. Dalam penulisan skripsi ini jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian 34 BAB III. METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Dalam penulisan skripsi ini jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif yaitu penelitian yang dilakukan dengan melakukan penggambaran

Lebih terperinci

PENGARUH PEMBERIAN KOMPENSASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. EKADHARMA INTERNATIONAL Tbk. Oleh: Nurdin*

PENGARUH PEMBERIAN KOMPENSASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. EKADHARMA INTERNATIONAL Tbk. Oleh: Nurdin* PENGARUH PEMBERIAN KOMPENSASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. EKADHARMA INTERNATIONAL Tbk. Oleh: Nurdin* ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pemberian

Lebih terperinci

PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN (Studi pada PT. Madubaru Yogyakarta)

PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN (Studi pada PT. Madubaru Yogyakarta) PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN (Studi pada PT. Madubaru Yogyakarta) SKRIPSI Disusun Oleh : Frana Agus Sugianto No. Mhs : 141 040 387 JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI

Lebih terperinci

BAB V HASIL PENELITIAN

BAB V HASIL PENELITIAN 1 BAB V HASIL PENELITIAN 5.1 Statistik Deskriptif Penelitian ini menggunakan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, baik perusahaan dibidang keuangan maupun bidang non-keuangan sebagai sampel

Lebih terperinci

SKRIPSI ANALISIS FAKTOR TEKNIKAL DAN FAKTOR FUNDAMENTAL PENGARUHNYA TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA TRADING FOREX OLEH HASTON BALMAYEN SILALAHI

SKRIPSI ANALISIS FAKTOR TEKNIKAL DAN FAKTOR FUNDAMENTAL PENGARUHNYA TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA TRADING FOREX OLEH HASTON BALMAYEN SILALAHI SKRIPSI ANALISIS FAKTOR TEKNIKAL DAN FAKTOR FUNDAMENTAL PENGARUHNYA TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA TRADING FOREX OLEH HASTON BALMAYEN SILALAHI 110523043 PROGRAM STUDI EKONOMI PEMBANGUNAN DEPARTEMEN

Lebih terperinci

ABSTRAK. Kata Kunci : Sistem, Pengendalian Intern, Pembelian, Kinerja Keuangan. Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK. Kata Kunci : Sistem, Pengendalian Intern, Pembelian, Kinerja Keuangan. Universitas Kristen Maranatha ABSTRAK Seiring dengan perkembangan jaman, pihak manajemen perusahaan melakukan perubahan sesuai dengan kebutuhannya. Untuk mengatasi perubahan, manajemen harus bisa menyusun strategi dan kebijakan perusahaan

Lebih terperinci

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN. Nur Hayati ABSTRAK

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN. Nur Hayati ABSTRAK PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN ( Kasus pada Kereta Api Kelas Eksekutif Turangga ) ABSTRAK Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh kualitas pelayanan melalui dimensidimensi (tangible,

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan manusia. Produksi dalam hal ini

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan manusia. Produksi dalam hal ini BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Teori dan Fungsi Produksi Produksi sering diartikan sebagai penciptaan guna, yaitu kemampuan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan manusia. Produksi dalam hal ini mencakup

Lebih terperinci

INVESTASI SKRIPSI. Oleh : /AK. Kepada

INVESTASI SKRIPSI. Oleh : /AK. Kepada PENGUKURAN KINERJA EVA DAN FVA TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI AKTIVAA TETAP SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Dalam Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi Oleh : IDFI DWI KARLINA

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perusahaan yang siap untuk berkompetisi harus memiliki manajemen yang efektif dalam meningkatkan kinerja karyawan. Dalam hal ini diperlukan dukungan karyawan yang cakap

Lebih terperinci

ANALISIS PENGARUH PENERAPAN PELAYANAN PELANGGAN DENGAN SISTEM E-COMMERCE TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN DAN KUALITAS JASA LAYANAN PELANGGAN

ANALISIS PENGARUH PENERAPAN PELAYANAN PELANGGAN DENGAN SISTEM E-COMMERCE TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN DAN KUALITAS JASA LAYANAN PELANGGAN ANALISIS PENGARUH PENERAPAN PELAYANAN PELANGGAN DENGAN SISTEM E-COMMERCE TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN DAN KUALITAS JASA LAYANAN PELANGGAN Erna Mulyati, Liane Oktariani Politeknik Pos Indonesia,

Lebih terperinci

BAB V HASIL PENELITIAN. A. Gambaran Umum Klinik Herbal Insani Depok. Bulan Maret 2007. Di atas tanah seluas 280 m 2 dengan luas bangunan

BAB V HASIL PENELITIAN. A. Gambaran Umum Klinik Herbal Insani Depok. Bulan Maret 2007. Di atas tanah seluas 280 m 2 dengan luas bangunan BAB V HASIL PENELITIAN Hasil penelitian ini terlebih dahulu akan membahas gambaran umum wilayah penelitian, proses penelitian dan hasil penelitian yang mencakup analisa deskriptif (univariat) serta analisa

Lebih terperinci

FAKTOR PENILAIAN: PELAKSANAAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DEWAN KOMISARIS

FAKTOR PENILAIAN: PELAKSANAAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DEWAN KOMISARIS PELAKSANAAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DEWAN KOMISARIS II. PELAKSANAAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DEWAN KOMISARISIS Tujuan Untuk menilai: kecukupan jumlah, komposisi, integritas dan kompetensi anggota Dewan

Lebih terperinci

ANALISIS ASPEK-ASPEK YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN KERJA KARYAWAN (Studi pada karyawan tetap non edukatif di lingkungan Yayasan Pawyatan Daha Kediri)

ANALISIS ASPEK-ASPEK YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN KERJA KARYAWAN (Studi pada karyawan tetap non edukatif di lingkungan Yayasan Pawyatan Daha Kediri) 1 ANALISIS ASPEK-ASPEK YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN KERJA KARYAWAN (Studi pada karyawan tetap non edukatif di lingkungan Yayasan Pawyatan Daha Kediri) Nunung Yuliastuti Pandoe Bimowati Fakultas Ilmu Administrasi

Lebih terperinci

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI LUAS PENGUNGKAPAN SUKARELA PADA LAPORAN TAHUNAN PERUSAHAAN DI BURSA EFEK INDONESIA. Skripsi

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI LUAS PENGUNGKAPAN SUKARELA PADA LAPORAN TAHUNAN PERUSAHAAN DI BURSA EFEK INDONESIA. Skripsi FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI LUAS PENGUNGKAPAN SUKARELA PADA LAPORAN TAHUNAN PERUSAHAAN DI BURSA EFEK INDONESIA Skripsi Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Sarjana Ekonomi (S1) Pada

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. 1.1. Latar Belakang Masalah...1. 1.2. Identifikasi Masalah... 11. 1.3. Maksud dan Tujuan Penelitian... 11. 1.3.1. Maksud Penelitian...

DAFTAR ISI. 1.1. Latar Belakang Masalah...1. 1.2. Identifikasi Masalah... 11. 1.3. Maksud dan Tujuan Penelitian... 11. 1.3.1. Maksud Penelitian... ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran mengenai derajat tingkah laku prososial pada remaja usia 13-15 tahun dalam masyarakat Kasepuhan kawasan Gunung Halimun Jawa Barat. Sesuai dengan

Lebih terperinci

PENGARUH KEPATUHAN WAJIB PAJAK DAN KUALITAS INFORMASI AKUNTANSI KEUANGAN TERHADAP EFEKTIVITAS SISTEM SELF ASSESSMENT

PENGARUH KEPATUHAN WAJIB PAJAK DAN KUALITAS INFORMASI AKUNTANSI KEUANGAN TERHADAP EFEKTIVITAS SISTEM SELF ASSESSMENT Majalah Ilmiah UNIKOM Vol.10, No. bidang EKONOMI PENGARUH KEPATUHAN WAJIB PAJAK DAN KUALITAS INFORMASI AKUNTANSI KEUANGAN TERHADAP EFEKTIVITAS SISTEM SELF ASSESSMENT ARI BRAMASTO Fakultas Ekonomi Universitas

Lebih terperinci

Fita Pertiwi, Vidya Vitta Adhivinna Universitas PGRI Yogyakarta, Jl. PGRI I No. 117 Sonosewu, Yogyakarta Email: pertiwifita@yahoo.

Fita Pertiwi, Vidya Vitta Adhivinna Universitas PGRI Yogyakarta, Jl. PGRI I No. 117 Sonosewu, Yogyakarta Email: pertiwifita@yahoo. Pengaruh Risiko, Manfaat dan Kemudahan Penggunaan terhadap Kepercayaan... 421 PENGARUH RISIKO, MANFAAT DAN KEMUDAHAN PENGGUNAAN TERHADAP KEPERCAYAAN NASABAH DALAM MENGGUNAKAN INTERNET BANKING DI YOGYAKARTA

Lebih terperinci

PENGARUH KEBIJAKAN PAJAK DAN PEMAHAMAN WAJIB PAJAK TERHADAP KEPATUHAN FORMAL WAJIB PAJAK UMKM SEPATU DAN SANDAL DI MOJOKERTO

PENGARUH KEBIJAKAN PAJAK DAN PEMAHAMAN WAJIB PAJAK TERHADAP KEPATUHAN FORMAL WAJIB PAJAK UMKM SEPATU DAN SANDAL DI MOJOKERTO PENGARUH KEBIJAKAN PAJAK DAN PEMAHAMAN WAJIB PAJAK TERHADAP KEPATUHAN FORMAL WAJIB PAJAK UMKM SEPATU DAN SANDAL DI MOJOKERTO Narita Pravitasari Wirawan Endro Dwi Radianto Vierly Ananta Upa Program Studi

Lebih terperinci

PENGARUH PENGETAHUAN PAJAK, KUALITAS PELAYANAN PETUGAS PAJAK DAN SIKAP WAJIB PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK TANZILAH MUARIFAH

PENGARUH PENGETAHUAN PAJAK, KUALITAS PELAYANAN PETUGAS PAJAK DAN SIKAP WAJIB PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK TANZILAH MUARIFAH PENGARUH PENGETAHUAN PAJAK, KUALITAS PELAYANAN PETUGAS PAJAK DAN SIKAP WAJIB PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK (Studi kasus pada Wajib Pajak Orang Pribadi yang terdapat pada KPP Pratama Semarang Selatan)

Lebih terperinci

BAB V ANALISIS DAN PEMBAHASAN. 5.1.1. Analisis Validitas dan Reliabilitas Instrumen. a. Analisis Uji Validitas Instrumen

BAB V ANALISIS DAN PEMBAHASAN. 5.1.1. Analisis Validitas dan Reliabilitas Instrumen. a. Analisis Uji Validitas Instrumen kategori cukup yaitu pada interval 50-57 dengan nilai rata-rata 55. BAB V ANALISIS DAN PEMBAHASAN Berdasarkan data yang penulis peroleh selama mengadakan penelitian, maka pada bab ini akan dianalisa dengan

Lebih terperinci

PENGARUH PERTUMBUHAN AKTIVA PRODUKTIF DAN DANA PIHAK KETIGA PADA KINERJA OPERASIONAL LEMBAGA PERKREDITAN DESA DI KABUPATEN TABANAN

PENGARUH PERTUMBUHAN AKTIVA PRODUKTIF DAN DANA PIHAK KETIGA PADA KINERJA OPERASIONAL LEMBAGA PERKREDITAN DESA DI KABUPATEN TABANAN PENGARUH PERTUMBUHAN AKTIVA PRODUKTIF DAN DANA PIHAK KETIGA PADA KINERJA OPERASIONAL LEMBAGA PERKREDITAN DESA DI KABUPATEN TABANAN Gerianta Wirawan Yasa dan I Gusti Ngurah Dody Setyawan Fakultas Ekonomi,

Lebih terperinci

Mochammad Ikhwanuddin Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Email: realman@asia.com

Mochammad Ikhwanuddin Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Email: realman@asia.com Pengaruh Persepsi Atribut Produk terhadap Keputusan Pembelian Rokok Merek Gudang Garam Surya Professional Mild (Studi pada Mahasiswa Jurusan Manajemen Angkatan 2011/2011 Fakultas Ekonomi Universitas Negeri

Lebih terperinci

Pengaruh UMP, Ekspor, dan Kurs Dollar Terhadap Investasi Asing Langsung di Indonesia Periode 2007-2012

Pengaruh UMP, Ekspor, dan Kurs Dollar Terhadap Investasi Asing Langsung di Indonesia Periode 2007-2012 Pengaruh UMP, Ekspor, dan Kurs Dollar Terhadap Investasi Asing Langsung di Indonesia Periode 2007-2012 Frederica (fredericakwang@gmail.com) Ratna Juwita (ratna@stie-mdp.ac.id) Jurusan Manajemen STIE MDP

Lebih terperinci

Ifa Atiyah Nur Alimah

Ifa Atiyah Nur Alimah ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PROGRAM RASKIN TERHADAP PENCAPAIAN INDIKATOR 6T ( TEPAT SASARAN,TEPAT JUMLAH,TEPAT HARGA,TEPAT WAKTU,TEPAT KUALITAS,TEPAT ADMINISTRASI) PADA PERUM BULOG SUB DIVISI REGIONAL

Lebih terperinci

PENGARUH MANAJEMEN LABA TERHADAP RETURN SAHAM DENGAN KECERDASAN INVESTOR SEBAGAI VARIABEL MODERATING

PENGARUH MANAJEMEN LABA TERHADAP RETURN SAHAM DENGAN KECERDASAN INVESTOR SEBAGAI VARIABEL MODERATING PENGARUH MANAJEMEN LABA TERHADAP RETURN SAHAM DENGAN KECERDASAN INVESTOR SEBAGAI VARIABEL MODERATING (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2004-2008)

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. ABSTRAKSI... iii. KATA PENGANTAR iv. DAFTAR ISI vi. DAFTAR GAMBAR ix. DAFTAR TABEL x. I.1. Latar Belakang Masalah..

DAFTAR ISI. ABSTRAKSI... iii. KATA PENGANTAR iv. DAFTAR ISI vi. DAFTAR GAMBAR ix. DAFTAR TABEL x. I.1. Latar Belakang Masalah.. ABSTRAK Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh pengembangan produk untuk menumbuhkan minat beli konsumen dalam kaitannya dengan kualitas produk Oli S.P.C. di P.T.

Lebih terperinci

FAJAR NOVA EFENDI B 100 020 445

FAJAR NOVA EFENDI B 100 020 445 ANALISIS PENGARUH DIMENSI KUALITAS TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DI BIDANG JASA TELEKOMUNIKASI SELULER (Studi Kasus Konsumen Pengguna Simcard Indosat IM3 di Kotamadya Surakarta) SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi

Lebih terperinci

PENGARUH BRAND EQUITY KASKUS TERHADAP PENGGUNAAN FORUM JUAL BELI

PENGARUH BRAND EQUITY KASKUS TERHADAP PENGGUNAAN FORUM JUAL BELI PENGARUH BRAND EQUITY KASKUS TERHADAP PENGGUNAAN FORUM JUAL BELI Ferdian Ade Nugraha 1) 1) Administrasi Bisnis, Universitas Telkom Jl. Telekomunikasi Terusan Buah Batu, Bandung 40257 Indonesia email:nugrahafa@gmail.com

Lebih terperinci

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN RUMAH MAKAN

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN RUMAH MAKAN ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN RUMAH MAKAN 1 Etty Roswitha Ariyani 1 Jl. Rawa Papan Rt. 012/006 No. 48 Bintaro Pesanggrahan Jakarta Selatan (roswithaariyani@yahoo.com)

Lebih terperinci

ANALISIS EFEKTIFITAS SIAP-PSB ONLINE DAN KINERJA PANITIA TERHADAP KEPUASAN USER DI WILAYAH DINAS PENDIDIKAN KOTA YOGYAKARTA

ANALISIS EFEKTIFITAS SIAP-PSB ONLINE DAN KINERJA PANITIA TERHADAP KEPUASAN USER DI WILAYAH DINAS PENDIDIKAN KOTA YOGYAKARTA ANALISIS EFEKTIFITAS SIAP-PSB ONLINE DAN KINERJA PANITIA TERHADAP KEPUASAN USER DI WILAYAH DINAS PENDIDIKAN KOTA YOGYAKARTA Setia Wardani, Abidarin Rosidi, Hanif Al Fatta Magister Teknik Informatika STMIK

Lebih terperinci

PENGARUH DIMENSI KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN J.CO CABANG PADANG

PENGARUH DIMENSI KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN J.CO CABANG PADANG PENGARUH DIMENSI KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN J.CO CABANG PADANG Viona Aprilya Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang Jl. Prof. Dr. Hamka Kampus Air Tawar Padang Email : Viona.aprilya@ymail.com

Lebih terperinci

REGRESI LINIER OLEH: JONATHAN SARWONO

REGRESI LINIER OLEH: JONATHAN SARWONO REGRESI LINIER OLEH: JONATHAN SARWONO 1.1 Pengertian Apa yang dimaksud dengan regresi linier? Istilah regresi pertama kali dalam konsep statistik digunakan oleh Sir Francis Galton dimana yang bersangkutan

Lebih terperinci

BAB 9 PENGGUNAAN STATISTIK NON-PARAMETRIK DALAM PENELITIAN

BAB 9 PENGGUNAAN STATISTIK NON-PARAMETRIK DALAM PENELITIAN BAB 9 PENGGUNAAN STATISTIK NON-PARAMETRIK DALAM PENELITIAN Istilah nonparametrik pertama kali digunakan oleh Wolfowitz, pada tahun 94. Metode statistik nonparametrik merupakan metode statistik yang dapat

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode diskriptif, dimana penelitian

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode diskriptif, dimana penelitian BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis atau rancangan penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah metode diskriptif, dimana penelitian diarahkan untuk mendiskripsikan suatu keadaan secara objektif (Notoatmodjo,

Lebih terperinci

Thia Dwi Utami (thia_dwie@yahoo.com) Kardinal (kardinal@stmikmdp.net) Jurusan Akuntansi S1 STIE MDP

Thia Dwi Utami (thia_dwie@yahoo.com) Kardinal (kardinal@stmikmdp.net) Jurusan Akuntansi S1 STIE MDP PENGARUH KESADARAN WAJIB PAJAK DAN SANKSI PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA PALEMBANG SEBERANG ULU Thia Dwi Utami (thia_dwie@yahoo.com) Kardinal (kardinal@stmikmdp.net)

Lebih terperinci

PENGARUH PENGEMBANGAN PRODUK DAN PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK TERHADAP VOLUME PENJUALAN PADA PERUSAHAAN PERAK ASRI SILVER YOGYAKARTA

PENGARUH PENGEMBANGAN PRODUK DAN PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK TERHADAP VOLUME PENJUALAN PADA PERUSAHAAN PERAK ASRI SILVER YOGYAKARTA PENGARUH PENGEMBANGAN PRODUK DAN PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK TERHADAP VOLUME PENJUALAN PADA PERUSAHAAN PERAK ASRI SILVER YOGYAKARTA NASKAH PUBLIKASI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh

Lebih terperinci

ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEUNTUNGAN PETERNAK BROILER DI KENAGARIAN MUNGO TUGAS AKHIR USDIANTO

ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEUNTUNGAN PETERNAK BROILER DI KENAGARIAN MUNGO TUGAS AKHIR USDIANTO ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEUNTUNGAN PETERNAK BROILER DI KENAGARIAN MUNGO TUGAS AKHIR USDIANTO PROGRAM STUDI DIPLOMA IV MANAJEMEN PRODUKSI PERTANIAN JURUSAN BUDIDAYA TANAMAN PANGAN POLITEKNIK

Lebih terperinci

ESENSI Volume 13 No.2 Desember 2010

ESENSI Volume 13 No.2 Desember 2010 PERSEPSI MAHASISWA S1 AKUNTANSI TENTANGPENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (PPAk) (Studi Kasus Mahasiswa Program S1 Akuntansi IBN) Albertus Karjono Institut Bisnis Nusantara Jl. D.I.Panjaitan Kav. 24 Jakarta

Lebih terperinci

ANALISA PENGARUH PRAKTIK KINERJA ORGANISASI DAN SDM TERHADAP KELANCARAN PELAKSANAAN TUGAS ANGGOTA DPRD KABUPATEN BENGKULU TENGAH

ANALISA PENGARUH PRAKTIK KINERJA ORGANISASI DAN SDM TERHADAP KELANCARAN PELAKSANAAN TUGAS ANGGOTA DPRD KABUPATEN BENGKULU TENGAH ANALISA PENGARUH PRAKTIK KINERJA ORGANISASI DAN SDM TERHADAP KELANCARAN PELAKSANAAN TUGAS ANGGOTA DPRD KABUPATEN BENGKULU TENGAH Septi Rindawati Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Bengkulu Abstract The focus

Lebih terperinci

pengumpulan data penelitian Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) Delayota Experiment Team (D Expert) 2012

pengumpulan data penelitian Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) Delayota Experiment Team (D Expert) 2012 pengumpulan data penelitian Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) Delayota Experiment Team (D Expert) 2012 Variabel: suatu objek yang dapat memiliki lebih dari satu nilai. Contoh variabel: Jenis kelamin: ada dua

Lebih terperinci

RISIKO AUDIT DAN MATERIALITAS DALAM PELAKSANAAN AUDIT

RISIKO AUDIT DAN MATERIALITAS DALAM PELAKSANAAN AUDIT SA Seksi 312 RISIKO AUDIT DAN MATERIALITAS DALAM PELAKSANAAN AUDIT Sumber: PSA No. 25 PENDAHULUAN 01 Seksi ini memberikan panduan bagi auditor dalam mempertimbangkan risiko dan materialitas pada saat perencanaan

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Peningkatan Pelayanan Publik Pada Badan

KATA PENGANTAR. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Peningkatan Pelayanan Publik Pada Badan LAMPIRAN 1 KATA PENGANTAR Kuesioner ini dibuat semata-mata untuk maksud penelitian dengan judul Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Peningkatan Pelayanan Publik Pada Badan Pusat Statistik Kabupaten Tangerang

Lebih terperinci

Pengaruh Pendapatan, Jumlah Nasabah, Dan Tingkat Inflasi Terhadap Penyaluran Kredit Pada Perum Pegadaian Cabang Batam Periode 2008-2012

Pengaruh Pendapatan, Jumlah Nasabah, Dan Tingkat Inflasi Terhadap Penyaluran Kredit Pada Perum Pegadaian Cabang Batam Periode 2008-2012 Pengaruh Pendapatan, Jumlah Nasabah, Dan Tingkat Inflasi Terhadap Penyaluran Kredit Pada Perum Pegadaian Cabang Batam Periode 2008-2012 Titi Widiarti 1), Sinarti 2) 1) Jurusan Manajemen Bisnis, Politeknik

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan perbankan syari ah mapun lembaga keuangan syari ah pada akhir-akhir

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan perbankan syari ah mapun lembaga keuangan syari ah pada akhir-akhir BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan perbankan syari ah mapun lembaga keuangan syari ah pada akhir-akhir ini tergolong cepat. Salah satu alasannya adalah keyakinan yang kuat di kalangan masyarakat

Lebih terperinci