V. GAMBARAN UMUM 5.1 Pasar Bunga Wastukencana 5.2 Karakteristik Florist

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "V. GAMBARAN UMUM 5.1 Pasar Bunga Wastukencana 5.2 Karakteristik Florist"

Transkripsi

1 V. GAMBARAN UMUM 5.1 Pasar Wastukencana Pasar Wastukencana (PBW) sudah berada lebih dari 60 tahun dalam memasarkan produk-produk bunga. Awalnya terdapat lebih dari kios bunga (florist) yang berukuran kecil, kemudian terjadi perubahan dimana beberapa kios kecil menginginkan tambahan kios. Beberapa kios bergabung untuk menjadi satu ukuran yang lebih besar dalam satu kepemilikan usaha, sehingga jumlah kios yang berada di PBW sekarang sebanyak 28 kios bunga. Florist-florist yang terdapat pada Pasar Wastukencana cenderung bersifat homogen dalam usahanya, baik dari sisi bentuk dan jenis produk, harga produk, pasokan bahan baku, sistem perjanjian abodemen dan bentuk kerjasamanya dengan PEMDA Kota Bandung. Beberapa dari florist di PBW merupakan usaha turun temurun, sebagian dari florist tersebut meneruskan usaha ini dari sepeninggalan orang tuanya. Sedangkan tanah dan bangunan kios di PBW adalah milik PEMDA Kota Bandung, sehingga pemilik usaha kios-kios tersebut hanya menggunakan hak guna pakai. Hak guna pakai dapat diperpanjang kembali jika sudah habis waktunya. Perpanjangan bangunan oleh pengusaha/pedagang bunga di PBW dengan Kota Bandung ini dilakukan setiap 20 tahun sekali. Perdagangan bunga di PBW ini merupakan usaha perdagangan bunga yang pertama kali mempelopori pemasarannya melalui penjualan online di Kota Bandung. Namun tidak semua pengusaha bunga yang ada di PBW ini melakukan pemasarannya melaui penjualan online, banyak dari mereka juga masih melakukan penjualan yang sederhana. Florist-florist yang belum melakukan penjualan secara online, biasanya melakukan penjualannya secara langsung via telepon dan fax. 5.2 Karakteristik Florist X Studi kasus dalam penelitian ini adalah Florist X yang dapat mewakili populasi seluruh florist di Pasar wastukencana. Florist X merupakan salah satu florist yang sejak tahun 1970 sudah memulai usahanya di PBW. Bapak Tardjo Rusmana sebagai penerus sekaligus pemilik Florist X hingga saat ini.

2 Status tanah dan bangunan usaha penjualan produk karangan bunga yang terdapat pada Florist X sama seperti florist-florist lainnya yaitu kontrak dengan pihak PEMDA Kota Bandung dengan membayar Hak Guna Usaha (HGU). Jumlah karyawan Florist X sebanyak 7 orang, diantaranya laki-laki 6 orang dan 1 orang perempuan. Berdasarkan tingkat pendidikan, karyawan Florist X terdiri dari 3 orang di tingkat SMP, 2 orang di tingkat SMA dan 2 orang di tingkat S1. Usaha penjualan produk karangan bunga pada Florist X memiliki unit-unit dalam kegiatan usahanya. Unit-unit tersebut merupakan pembagian pekerjaan (job description) untuk masing-masing unit, diantaranya: unit produksi, unit pemasaran, unit pasar, unit SDM, dan unit keuangan. Semua unit tersebut langsung berada di bawah pemilik florist. Berikut gambar struktur organisasi pada Florist X. Pemilik Unit Produksi Unit Pasar Unit Keuangan Unit Pemasaran Unit SDM Gambar 10. Struktur Organisasi Florist X 5.3 Produk Karangan Produk karangan bunga yang terdapat di Pasar Wastukencana memiliki beragam bentuk, ukuran, dan harga. Berikut uraian mengenai keterangan produk masing-masing karangan bunga dan juga proporsi pemakaian bahan baku utama (bunga potong) dalam satuan ikat pada masing-masing produknya: 50

3 Tabel 7. Jenis, Kualifikasi, dan Pemakaian Bahan Baku Produk Karangan pada Florist X Jenis Produk Kualifikasi Pemakaian Bahan Baku STIK MERK SUKSES bunga papan s.003 2x1m 6 ikat Rp ,00 Ucapan Peresmian Papan Event bunga papan s.002 1x1m 5 ikat Rp ,00 bunga papan ulang tahun bunga papan s.005 2x1,25m 9 ikat Rp ,00 Papan bunga papan s.006 2x1,25m 10 ikat Rp ,00 bunga papan 51

4 Tabel 7. Lanjutan bunga papan s.008 2x1,5m 12 ikat Rp ,00 sukses papan bunga papan s.009 2x1,5m Semi Full 20 ikat Rp ,00 papan semi full bunga bunga papan s.010 2x2m Full 35 ikat Rp ,00 Papan Full bunga papan b.005 2x1m 7 ikat Rp ,00 bunga papan pernikahan bunga papan b.018 full bunga 30 ikat Rp ,00 Papan Pernikahan full bunga 52

5 Tabel 7. Lanjutan STANDING FLOWER ikat Rp ,00 wedding ikat Rp ,00 sukses, gabrera, lily, anthurium KRANS Krans duka cita ikat Rp ,00 Standing Flower Duka Cita tripel krans duka cita ikat Rp ,00 duka cita krans duka cita ikat Rp ,00 krans duka cita 53

6 5.4 Kegiatan Penjualan Produk Karangan Kegiatan penjualan produk karangan bunga pada Pasar Wastukencana melalui tiga tahap, yaitu penyediaan bahan baku, dekorasi (proses produksi), dan pemasaran Penyediaan Bahan Baku Bahan baku yang dibutuhkan dalam memproduksi produk karangan bunga terbagi menjadi dua, yaitu: bahan baku utama dan bahan baku pendukung. Bahan baku utama terdiri dari bunga potong segar yang terdiri dari berbagai macam bunga, seperti; Crysant, Suyok, daun dan Baby Aster. Sedangkan bahan pendukung yang dibutuhkan untuk produk karangan bunga terdiri dari: floral foam (oasis), sterofoam, spon, kawat, paku, vas, dan rangka dari bambu. Sebagian besar bahan baku utama (bunga potong segar) dipasok atau didatangkan sebagian besar dari daerah Lembang, Bandung. Sistem dari pasokan bunga potong ini biasanya kontrak (abodemen) dalam hal pengiriman, baik kuantitas maupun harga antara pihak florist dengan petani penghasil bunga potong atau pemasok. Kontrak pengiriman bunga potong dilakukan seminggu dua kali, yang terbagi dalam dua periode, yaitu: Periode I adalah pengiriman bahan baku untuk hari Rabu, Kamis, dan Jumat yaitu pada hari Selasa. Periode II adalah pengiriman bahan baku untuk hari Sabtu, Minggu, Senin, dan Selasa yaitu pada hari Jumat. Jumlah bahan baku utama (bunga potong) pada setiap periode pengiriman bahan baku tetap, yaitu sebanyak 100 ikat dengan harga Rp ,00.- yang jenis bunganya adalah Baby Aster, Crysant, Suyok, dan daun, dengan harga setiap ikatnya sama dari keempat jenis bunga di atas. Kontrak penyediaan bahan baku ini telah disepakati antara kedua belah pihak sebelumnya. Sedangkan bahan baku pendukung dipasok dari koperasi bahan baku yang terdapat di Pasar Wastukencana dengan sistem jual beli biasa (bukan kontrak). 54

7 5.4.2 Dekorasi (Proses produksi) Pada proses mendekor, keahlian karyawan (SDM) sangat berperan. Dibutuhkan ketelitian, kesabaran, dan kreativitas dalam menghasilkan dekorasi produk karangan bunga. Waktu yang dibutuhkan dalam mendekor produk karangan bunga berbeda-beda mulai dari 30 menit sampai 2 jam, tergantung produk karangan bunga yang dikerjakan (produk bunga papan ucapan (krans,, stik bahagia, stik sukses, dan stik duka cita) Pemasaran Setelah produk karangan bunga selesai didekorasi, proses selanjutnya adalah pengiriman barang. Untuk pengiriman produk yang berada di Kota Bandung dan sekitarnya (kabupaten), pengiriman dilakukan oleh karyawan khusus pengantar produk karangan bunga dari Pasar Wastukencana yang dikenal dengan istilah Loper. Sedangkan pengiriman produk untuk wilayah Jakarta dan kota-kota besar lainnya dilakukan dengan pengiriman khusus (paket) dengan biaya charge atau tambahan khusus untuk biaya pengiriman luar kota. 55

V. GAMBARAN UMUM PASAR BUNGA RAWABELONG

V. GAMBARAN UMUM PASAR BUNGA RAWABELONG V. GAMBARAN UMUM PASAR BUNGA RAWABELONG 5.1. Pasar Bunga Rawabelong 5.1.1. Sejarah Pasar Bunga Rawabelong Pasar Bunga Rawabelong merupakan salah satu pasar yang dijadikan Pusat Promosi dan Pemasaran Hortikultura.

Lebih terperinci

MANAJEMEN RISIKO BAHAN BAKU PRODUK KARANGAN BUNGA DI PASAR BUNGA WASTUKENCANA BANDUNG

MANAJEMEN RISIKO BAHAN BAKU PRODUK KARANGAN BUNGA DI PASAR BUNGA WASTUKENCANA BANDUNG MANAJEMEN RISIKO BAHAN BAKU PRODUK KARANGAN BUNGA DI PASAR BUNGA WASTUKENCANA BANDUNG SKRIPSI MARKHAMAH H34086053 DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR 2010

Lebih terperinci

VII. KESIMPULAN DAN SARAN

VII. KESIMPULAN DAN SARAN VII. KESIMPULAN DAN SARAN 7.1 Kesimpulan Identifikasi sumber risiko yang dilakukan pada usaha penjualan produk karangan bunga di Pasar Bunga Wastukencana ditemukan beberapa risiko yang krusial diantaranya

Lebih terperinci

Perhitungan Jangka Waktu SBI. Contoh perhitungan jangka waktu SBI 1 (satu) bulan. Tanggal lelang : 1 Desember 2010

Perhitungan Jangka Waktu SBI. Contoh perhitungan jangka waktu SBI 1 (satu) bulan. Tanggal lelang : 1 Desember 2010 LAMPIRAN 1 PERIHAL PERUBAHAN KEENAM ATAS NOMOR Perhitungan Jangka Waktu SBI Contoh perhitungan jangka waktu SBI 1 (satu) bulan Data transaksi : Tanggal lelang : 1 Desember 2010 Tanggal setelmen hasil lelang

Lebih terperinci

II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Florist

II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Florist II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Florist Florist adalah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan perdagangan bunga profesional. Meliputi perawatan bunga dan penanganan, desain bunga atau merangkai bunga,

Lebih terperinci

JADWAL KULIAH/RESPONSI/PRAKTIKUM MATRIKULASI T.A 2014/2015 TINGKAT PERSIAPAN BERSAMA - INSTITUT PERTANIAN BOGOR

JADWAL KULIAH/RESPONSI/PRAKTIKUM MATRIKULASI T.A 2014/2015 TINGKAT PERSIAPAN BERSAMA - INSTITUT PERTANIAN BOGOR C5/G7 SENIN 30 Juni 2014 08.00-10.00 FIS101 3(2-3) FISIKA DASAR 1 KULIAH RK CCR 1.02 G7 SENIN 30 Juni 2014 12.30-15.00 FIS101 3(2-3) FISIKA DASAR 1 PRAKTIKUM lab 1 C5 SENIN 30 Juni 2014 15.00-17.30 FIS101

Lebih terperinci

NIK NO PESERTA SESI Tanggal Jam Lokasi

NIK NO PESERTA SESI Tanggal Jam Lokasi NO NIK NO PESERTA SESI Tanggal Jam Lokasi 1 3203016408880011 3012-3-000001 1 hari 1 sesi 1 Rabu 12 Nopember 2014 08:00 s.d 09:30 Labkom A 2 3204052106830004 3012-3-000003 2 hari 1 sesi 1 Rabu 12 Nopember

Lebih terperinci

IV. METODE PENELITIAN

IV. METODE PENELITIAN IV. METODE PENELITIAN 4.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian dilaksanakan di Pasar Bunga Wastukencana, Bandung dengan studi kasus pada Florist X yang beralamat di Jl.Wastukencana 34 b.7, Babakan Ciamis,

Lebih terperinci

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN VI. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN 5.1 Sejarah dan Perkembangan Restoran Karimata Restoran Karimata didirikan pada tanggal 22 Desember 2008 oleh Bapak Agung Eko Widodo di wilayah Sentul Selatan. Restoran

Lebih terperinci

ANALISIS NILAI TAMBAH BUNGA POTONG KRISAN PADA NINGSIH FLORIST DI KOTA TOMOHON. Merry Shenly Tololiu Paulus A. Pangemanan Caroline B. D.

ANALISIS NILAI TAMBAH BUNGA POTONG KRISAN PADA NINGSIH FLORIST DI KOTA TOMOHON. Merry Shenly Tololiu Paulus A. Pangemanan Caroline B. D. Agri-sosioekonomi Volume 12 Nomor 2, Mei 2016 : 133-142 ANALISIS NILAI TAMBAH BUNGA POTONG KRISAN PADA NINGSIH FLORIST DI KOTA TOMOHON Merry Shenly Tololiu Paulus A. Pangemanan Caroline B. D. Pakasi ABSTRACT

Lebih terperinci

TINJAUAN PUSTAKA. 4 Pengertian Manajemen Risiko [26 Juli 2011]

TINJAUAN PUSTAKA. 4  Pengertian Manajemen Risiko [26 Juli 2011] II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Sumber-sumber Risiko Risiko dapat dihubungkan dengan kemungkinan terjadinya akibat buruk (kerugian) yang tidak diinginkan, atau tidak terduga. Risiko dapat terjadi pada pelayanan,

Lebih terperinci

ANALISIS ANTRIAN PELAYANAN PADA PANGKAS RAMBUT MEGA

ANALISIS ANTRIAN PELAYANAN PADA PANGKAS RAMBUT MEGA ANALISIS ANTRIAN PELAYANAN PADA PANGKAS RAMBUT MEGA Nama : Arya Yudha Pamungkas Npm : 11212191 Jurusan : S1 / Manajemen Pembimbing : Tuti Eka Asmarani, SE, MSE FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS GUNADARMA JAKARTA

Lebih terperinci

ANALISIS BAURAN PRODUK PADA TANAMAN HIAS POTONG DI PERUSAHAAN LIEBE DESA CIHIDEUNG KECAMATAN PARONGPONG KABUPATEN BANDUNG BARAT

ANALISIS BAURAN PRODUK PADA TANAMAN HIAS POTONG DI PERUSAHAAN LIEBE DESA CIHIDEUNG KECAMATAN PARONGPONG KABUPATEN BANDUNG BARAT ANALISIS BAURAN PRODUK PADA TANAMAN HIAS POTONG DI PERUSAHAAN LIEBE DESA CIHIDEUNG KECAMATAN PARONGPONG KABUPATEN BANDUNG BARAT Besmi Gusra 1 Riva Hendriani 2 RINGKASAN Bunga potong merupakan bunga yang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Bunga potong dapat diartikan sebagai bunga yang dipotong dari tanamannya dengan tujuan sebagai penghias ruangan atau karangan bunga. Menurut Widyawan dan Prahastuti

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Peranan hiburan sangat penting bagi manusia dan sudah mengambil tempat

BAB I PENDAHULUAN. Peranan hiburan sangat penting bagi manusia dan sudah mengambil tempat BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Peranan hiburan sangat penting bagi manusia dan sudah mengambil tempat sebagai salah satu dari kebutuhan-kebutuhan hidup. Pada saat ini industri hiburan sudah memiliki

Lebih terperinci

Matematika. 1. Hasil : =... A B C D

Matematika. 1. Hasil : =... A B C D 1. Hasil 22.938 + 624 24 : 12 21.247 =... D. A. 25.877 B. 23.176 C. 3.939 D. 2.939 2. Paman membeli gula pasir 8 kg, telor 6 kg dan beras 50 kg. Harga setiap kilogram gula pasir Rp11.500,00, telor Rp16.500,00

Lebih terperinci

2. Karyawan shift Shift 1 : istirahat 30 menit ( ) Shift 2 : istirahat 30 menit ( )

2. Karyawan shift Shift 1 : istirahat 30 menit ( ) Shift 2 : istirahat 30 menit ( ) BAB II LINGKUP DAN AKTIVITAS KERJA PRAKTIK 2.1 TUJUAN 1. Memberikan pengetahuan tentang komponen apa saja yang terdapat pada forklift 2. Bisa memberikan gambaran tetang bagaimana perawatan dan pemakaian

Lebih terperinci

Bisnis Modal Kecil Kreasi Kain Perca

Bisnis Modal Kecil Kreasi Kain Perca Bisnis Modal Kecil Kreasi Kain Perca Bagi para pelaku bisnis konveksi, mungkin kain perca hanya dianggap sebagai bagian dari limbah yang tidak memiliki nilai ekonomi. Namun, lain halnya bagi para pelaku

Lebih terperinci

BUSINESS PLAN RUMAH PRODUKSI KEPITING SOKA

BUSINESS PLAN RUMAH PRODUKSI KEPITING SOKA BUSINESS PLAN RUMAH PRODUKSI KEPITING SOKA PIU KABUPATEN KUBU RAYA TAHUN 2014 BUSINESS PLAN INFRASTRUKTUR KOMPONEN 2 RUMAH PRODUKSI KEPITING SOKA A. LATAR BELAKANG Business Plan (Rencana Bisnis) adalah

Lebih terperinci

LAMPIRAN. Kuesioner Penelitian Analisis dan Perancangan Sistem Pemesanan Tiket Berbasis. Mobile. Jenis Kelamin (Pilih salah satu): Laki-laki Perempuan

LAMPIRAN. Kuesioner Penelitian Analisis dan Perancangan Sistem Pemesanan Tiket Berbasis. Mobile. Jenis Kelamin (Pilih salah satu): Laki-laki Perempuan L1 LAMPIRAN Kuesioner Penelitian Analisis dan Perancangan Sistem Pemesanan Tiket Berbasis Mobile Nama : Umur : th Jenis Kelamin (Pilih salah satu): Laki-laki Perempuan Petunjuk Pengisian: Berilah tanda

Lebih terperinci

Pernyataan if MODUL V PERCABANGAN

Pernyataan if MODUL V PERCABANGAN MODUL V PERCABANGAN Percabangan digunakan untuk memecahkan persoalan untuk mengambil suatu keputusan diantara sekian pernyataan yang ada. Pernyataan if Pernyataan if mempunyai pengertian, Jika kondisi

Lebih terperinci

BUSINESS PLAN RUMAH PRODUKSI KERUPUK UDANG

BUSINESS PLAN RUMAH PRODUKSI KERUPUK UDANG BUSINESS PLAN RUMAH PRODUKSI KERUPUK UDANG PIU KABUPATEN KUBU RAYA TAHUN 2014 BUSINESS PLAN INFRASTRUKTUR KOMPONEN 2 RUMAH PRODUKSI KERUPUK UDANG A. LATAR BELAKANG Business Plan merupakan suatu usulan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 3.1. Data Dalam penelitian lanjutan ini, data, pendefinisian variabel keputusan, model serta proses penyelesaian masalah penjadualan dilakukan dengan cara yang sama seperti

Lebih terperinci

JADWAL UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL TAHUN AKADEMIK 2012/2013 JURUSAN AKUNTANSI

JADWAL UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL TAHUN AKADEMIK 2012/2013 JURUSAN AKUNTANSI JADWAL UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL TAHUN AKADEMIK 2012/2013 JURUSAN AKUNTANSI No. Mata Kuliah Smt Kelas Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Senin Selasa 28-01-2013 29-01-2013 30-01-2013 31-01-2013 01-02-2013

Lebih terperinci

LAMPIRAN I SURAT EDARAN BANK INDONESIA NOMOR 16/23/DPM TANGGAL 24 DESEMBER 2014 PERIHAL OPERASI PASAR TERBUKA

LAMPIRAN I SURAT EDARAN BANK INDONESIA NOMOR 16/23/DPM TANGGAL 24 DESEMBER 2014 PERIHAL OPERASI PASAR TERBUKA LAMPIRAN I SURAT EDARAN BANK INDONESIA NOMOR 16/23/DPM TANGGAL 24 DESEMBER 2014 PERIHAL OPERASI PASAR TERBUKA LAMPIRAN I... 1 PENERBITAN SERTIFIKAT BANK INDONESIA (SBI)... 2 A. Perhitungan Jangka Waktu

Lebih terperinci

STIKOM SURABAYA BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Teknologi informasi saat ini berkembang dengan pesat dan dibutuhkan

STIKOM SURABAYA BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Teknologi informasi saat ini berkembang dengan pesat dan dibutuhkan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Teknologi informasi saat ini berkembang dengan pesat dan dibutuhkan dalam segala bidang, terutama dibidang bisnis karena persaingan yang ketat sehingga memerlukan

Lebih terperinci

CATATAN HARIAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN SMA N 1 MERTOYUDAN

CATATAN HARIAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN SMA N 1 MERTOYUDAN No. Hari/Tanggal Waktu Kegiatan 1. Senin/4 Agustus 2014 07.00 Tiba di sekolah 07.30 10.00 Apel pagi di lapangan sekolah dilanjutkan salam-salaman dalam rangka halal bihalal 10.30 13.00 Pelaksanaan halal

Lebih terperinci

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA PENJUALAN JILBAB BERBAHAN SATIN VELVET DAN KATUN BERKUALITAS NAMUN HARGA MURAH

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA PENJUALAN JILBAB BERBAHAN SATIN VELVET DAN KATUN BERKUALITAS NAMUN HARGA MURAH PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA PENJUALAN JILBAB BERBAHAN SATIN VELVET DAN KATUN BERKUALITAS NAMUN HARGA MURAH BIDANG KEGIATAN: PKM KEWIRAUSAHAAN Diusulkan oleh: 1. Ratna Dewi Murtiana NIM F3615055

Lebih terperinci

PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Hortikultura merupakan salah satu sub sektor dalam sektor pertanian yang berpotensi untuk dikembangkan karena memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Indonesia memiliki

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISISA DATA SURVEY

BAB 3 ANALISISA DATA SURVEY 3.1.Data Survey 3.1.1. Analisa Lokasi BAB 3 ANALISISA DATA SURVEY Gambar 8 Site plan (Foto : Luqman Hakim,2015) Gambar 8 Fasad Bangunan (Foto : Luqman Hakim,2015) Judul : Sekolah Tinggi Dan Studio Musik

Lebih terperinci

BAB III USULAN PENSOLUSIAN MASALAH

BAB III USULAN PENSOLUSIAN MASALAH BAB III USULAN PENSOLUSIAN MASALAH 3.1 Program Berdasarkan permasalahan yang telah diidentifikasi, selanjutnya ditindak lanjuti dengan berupaya memberikan solusi atau pemecahan masalah sesuai dengan kemampuan

Lebih terperinci

SAMBUTAN MENTERI PERDAGANGAN PADA ACARA PENCANANGAN HARI SEPATU INDONESIA JAKARTA, 9 MARET 2011

SAMBUTAN MENTERI PERDAGANGAN PADA ACARA PENCANANGAN HARI SEPATU INDONESIA JAKARTA, 9 MARET 2011 SAMBUTAN MENTERI PERDAGANGAN PADA ACARA PENCANANGAN HARI SEPATU INDONESIA JAKARTA, 9 MARET 2011 Yth. Para Wakil Menteri Kabinet Indonesia Bersatu, Yang kami Hormati dan Cintai, Perwakilan Solidaritas Isteri

Lebih terperinci

BAB III PRAKTEK WANPRESTASI PEMESANAN BARANG DALAM PERJANJIAN JUAL BELI BAK TRUK DI C.V SUMBER JATI BATANG DAN TIGA PUTRA WELERI

BAB III PRAKTEK WANPRESTASI PEMESANAN BARANG DALAM PERJANJIAN JUAL BELI BAK TRUK DI C.V SUMBER JATI BATANG DAN TIGA PUTRA WELERI BAB III PRAKTEK WANPRESTASI PEMESANAN BARANG DALAM PERJANJIAN JUAL BELI BAK TRUK DI C.V SUMBER JATI BATANG DAN TIGA PUTRA WELERI A. Sejarah dan Perkembangan C.V Sumber Jati Sumber Jati merupakan nama sebuah

Lebih terperinci

MENGELOLA WAKTU DAN MENYUSUN PRIORITAS FEB Arsektur

MENGELOLA WAKTU DAN MENYUSUN PRIORITAS FEB Arsektur Modul ke: Fakultas 09FEB MENGELOLA WAKTU DAN MENYUSUN PRIORITAS Dengan merencanakan penggunaan waktu memudahkan anda menyebarkan/mendistribusi tugas dan pekerjaan sepanjang semeseter, menghindari kemacetan'

Lebih terperinci

BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS DATA

BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS DATA 54 BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS DATA A. Deskripsi Lokasi Penelitian 1. Sejarah Singkat Berdirinya MTs Hidayatullah Bahaur MTs Hidayatullah Bahaur adalah suatu yayasan pendidikan tingkat pertama yang

Lebih terperinci

LAPORAN KEGIATAN CAMAT ARCAMANIK TAHUN Bulan : April NO HARI/TANGGAL KEGIATAN/ACARA JAM TEMPAT KET

LAPORAN KEGIATAN CAMAT ARCAMANIK TAHUN Bulan : April NO HARI/TANGGAL KEGIATAN/ACARA JAM TEMPAT KET Bulan : April NO HARI/TANGGAL KEGIATAN/ACARA JAM TEMPAT KET 1 2 3 4 5 6 1 Kamis, 02 April 2015 LAPORAN KEGIATAN CAMAT ARCAMANIK TAHUN 2015 Menghadiri Undangan Kegiatan Pentas Seni Menghadiri kegiatan Pemutakhiran

Lebih terperinci

LATIHAN MENUJU SUKSES UJIAN NASIONAL. Hari, tanggal : Jenjang : SMP / MTs

LATIHAN MENUJU SUKSES UJIAN NASIONAL. Hari, tanggal : Jenjang : SMP / MTs LATIHAN MENUJU SUKSES UJIAN NASINAL Hari, tanggal : Waktu : 0 menit Jenjang : SMP / MTs Petunjuk : Telahalah soal berikut meliputi : Substansi, Konstruksi, bahasa, kunci dan kesesuaian dengan SKL PAKET.

Lebih terperinci

BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS

BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS A. Diskripsi Lokasi penelitian 1. Sejarah Singkat Berdirinya SMPN 1 Rantau Badauh Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Rantau Badauh merupakan SMPN Negeri yang ada di Kecamatan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Seiring waktu berlalu, kondisi dunia bisnis yang kian kompetitif membuat banyak perusahaan harus mengatasi beratnya kondisi tersebut dengan membuat strategi

Lebih terperinci

kurang penting sama penting lebih penting

kurang penting sama penting lebih penting 54 LAMPIRAN 55 Lampiran 1. Kuesioner kajian strategi pemasaran dan pengembangan usaha perdagangan boneka untuk penilaian bobot dan rating faktor strategi internal dan eksternal oleh manajemen perusahaan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Bunga merupakan perlambang dari banyak peristiwa di muka bumi ini. Mulai dari

BAB I PENDAHULUAN. Bunga merupakan perlambang dari banyak peristiwa di muka bumi ini. Mulai dari BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Bunga merupakan perlambang dari banyak peristiwa di muka bumi ini. Mulai dari tanda cinta, ikon penyambutan (seperti yang dilakukan masyarakat Hawaii yang menggunakan

Lebih terperinci

BAB V KARAKTERISTIK RESPONDEN

BAB V KARAKTERISTIK RESPONDEN 50 BAB V KARAKTERISTIK RESPONDEN 5.1 Faktor Internal Faktor internal dalam penelitian ini merupakan karakteristik individu yang dimiliki responden yang berbeda satu sama lain. Responden dalam penelitian

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1 DAFTAR PERTANYAAN WAWANCARA

LAMPIRAN 1 DAFTAR PERTANYAAN WAWANCARA LAMPIRAN 1 DAFTAR PERTANYAAN WAWANCARA WAWANCARA UNTUK PIMPINAN 1. Bagaimana rencana kedepan anda untuk pengembangan usaha Semarang Mulia Box? Mimpi apa yang diinginkan Semarang Mulia Box untuk kedepan?

Lebih terperinci

PRESENSI DOSEN DIPEKERJAKAN KOPERTIS WILAYAH V

PRESENSI DOSEN DIPEKERJAKAN KOPERTIS WILAYAH V Pangkat/Gol. : Perguruan Tinggi : Universitas Ahmad Dahlan Jabatan Fungsional : Bulan : Januari 2014 No. HARI TANGGAL DATANG PULANG. DATANG PULANG 1 Rabu 01-Jan-14 Libur Libur Libur 2 Kamis 02-Jan-14 1.

Lebih terperinci

Gambar 5. Sebaran Peternak Berdasarkan Skala Usaha

Gambar 5. Sebaran Peternak Berdasarkan Skala Usaha V KARAKTERISTIK USAHA TERNAK DAN PETERNAK 5.1 Karakteristik Usaha Peternak Responden 5.1.1 Skala Usaha Ternak Jumlah ternak yang diusahakan oleh peternak plasma sangat tergantung pada kemampuan peternak

Lebih terperinci

TABLE OF CONTENTS A D S P E D I A 2 0 1 7 6 Azrul Ananda Presiden Direktur PT Jawa Pos Koran MASA DEPAN KORAN TETAP ASYIK Walau masih banyak orang bilang koran bakal menghadapi banyak tantangan di masa

Lebih terperinci

A. Standar Kompetensi 3. Menggunakan pengukuran sudut, panjang, dan berat dalam pemecahan masalah

A. Standar Kompetensi 3. Menggunakan pengukuran sudut, panjang, dan berat dalam pemecahan masalah Kegiatan Belajar 3 A. Standar Kompetensi 3. Menggunakan pengukuran sudut, panjang, dan berat dalam pemecahan masalah B. Kompetensi Dasar 3.1 Menentukan besar sudut dengan satuan tidak baku dan satuan derajat.

Lebih terperinci

ETIK UMB. Manajemen Waktu dan Menyusun Prioritas. Melisa Arisanty. S.I.Kom, M.Si. Modul ke: Fakultas FEB. Program Studi AKUNTANSI MANAJEMEN

ETIK UMB. Manajemen Waktu dan Menyusun Prioritas. Melisa Arisanty. S.I.Kom, M.Si. Modul ke: Fakultas FEB. Program Studi AKUNTANSI MANAJEMEN Modul ke: ETIK UMB Manajemen Waktu dan Menyusun Prioritas Fakultas FEB Melisa Arisanty. S.I.Kom, M.Si Program Studi AKUNTANSI MANAJEMEN www.mercubuana.ac.id Pendahuluan Manajemen waktu yang baik penting

Lebih terperinci

BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS. 1. Sejarah Singkat Berdirinya MTsN Batu Benawa

BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS. 1. Sejarah Singkat Berdirinya MTsN Batu Benawa 66 BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS A. Deskripsi Lokasi Penelitian 1. Sejarah Singkat Berdirinya MTsN Batu Benawa Madrasah Tsanawiyah Negeri Batu Benawa yang terletak di jalan Tanjung Pura No.5 Pagat

Lebih terperinci

PT MUSTIKA ALAM LESTARI PANDUAN CONTOH PERHITUNGAN BIAYA JASA PENUMPUKAN TAMBAHAN

PT MUSTIKA ALAM LESTARI PANDUAN CONTOH PERHITUNGAN BIAYA JASA PENUMPUKAN TAMBAHAN No. Dokumen : PD.OPS.03.01 Tgl berlaku : 04 April 2014 Rev. 02 Hal : 1 dari 5 1. Pengeluaran 1 unit peti kemas 20 ft Waktu sandar kapal : Jam 20.00 WIB tanggal 1 Maret 2013. Penumpukan Petikemas di lapangan

Lebih terperinci

TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA RI

TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA RI TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA RI No. 5349 PERBANKAN. BI. Bank Umum. Laporan. Pencabutan. (Penjelasan Atas Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 190) PENJELASAN ATAS PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR

Lebih terperinci

STRATEGI PEMASARAN KREDIT PADA MIKRO BISNIS UNIT PT. BANK XYZ DI KAWASAN INDUSTRI PULOGADUNG JAKARTA TIMUR MULYADI

STRATEGI PEMASARAN KREDIT PADA MIKRO BISNIS UNIT PT. BANK XYZ DI KAWASAN INDUSTRI PULOGADUNG JAKARTA TIMUR MULYADI LAMPIRAN 69 70 Lampiran 1. Kuesioner kajian. STRATEGI PEMASARAN KREDIT PADA MIKRO BISNIS UNIT PT. BANK XYZ DI KAWASAN INDUSTRI PULOGADUNG JAKARTA TIMUR MULYADI SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR

Lebih terperinci

JADWAL UJIAN TENGAH SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2015/2016 PROGRAM STUDI S 1 MANAJEMEN

JADWAL UJIAN TENGAH SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2015/2016 PROGRAM STUDI S 1 MANAJEMEN HARI/TANGGAL : SENIN, 4 APRIL 2016 WAKTU MATA KULIAH KLS JML RUANG 08.30-10.30 PENGANTAR BISNIS AX 17 B.0605 BX 20 B.0605 PENGANTAR EKONOMI MAKRO AX 48 C.0601 BX 49 CX 30 DX 48 B.0501 B.0503 EX 50 B.0503

Lebih terperinci

III. KERANGKA PEMIKIRAN

III. KERANGKA PEMIKIRAN III. KERANGKA PEMIKIRAN 3.1. Kerangka Pemikiran Teoritis 3.1.1. Definisi Kemitraan Definisi kemitraan diungkapkan oleh Hafsah (1999) yang menyatakan bahwa kemitraan adalah suatu strategi bisnis yang dilakukan

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM INSTANSI. Dinas koperasi, industri, dan perdagangan di Provinsi Jawa Timur. Dinas ini

BAB II GAMBARAN UMUM INSTANSI. Dinas koperasi, industri, dan perdagangan di Provinsi Jawa Timur. Dinas ini BAB II GAMBARAN UMUM INSTANSI 2.1 Deskripsi Singkat Instansi Dinas Koperasi, Industri dan Perdagangan Kabupaten Lamongan yang terletak di Jalan Panglima Sudirman no. 94 Lamongan merupakan salah satu Dinas

Lebih terperinci

BAB III AKTIFITAS MINGGUAN KERJA PRAKTEK Minggu Pertama (18 Agustus Agustus 2015) AKTIFITAS MINGGUAN KERJA PRAKTEK

BAB III AKTIFITAS MINGGUAN KERJA PRAKTEK Minggu Pertama (18 Agustus Agustus 2015) AKTIFITAS MINGGUAN KERJA PRAKTEK BAB III 3.1. Minggu Pertama (18 Agustus 2015 22 Agustus 2015) Hari Selasa (18 Agustus 21 Agustus 2015) Pada tanggal 18-21 Agustus penulis hanya melakukan perkenalan terhadap seluruh staff di PT. Cipta

Lebih terperinci

DAFTAR HARGA IKLAN ADVERTORIAL. Jawa Pos

DAFTAR HARGA IKLAN ADVERTORIAL. Jawa Pos Jawa Pos DAFTAR HARGA IKLAN ADVERTORIAL 2011 Departemen Iklan Jawa Pos Gedung Graha Pena, Jl. A. Yani 88 Surabaya Telp. 031 820 2263-73 - 75. 820 2105-820 2243, 53 Fax. 031 829 4573, 78 Iklan ADVERTORIAL

Lebih terperinci

BAB II DESKRIPSI SMAN 10 TANGERANG Sejarah Berdirinya SMAN 10 Tangerang Seiring dengan otonomi daerah yang digulirkan pemerintah pusat maka

BAB II DESKRIPSI SMAN 10 TANGERANG Sejarah Berdirinya SMAN 10 Tangerang Seiring dengan otonomi daerah yang digulirkan pemerintah pusat maka 20 BAB II DESKRIPSI SMAN 10 TANGERANG 2.1. Sejarah Berdirinya SMAN 10 Tangerang Seiring dengan otonomi daerah yang digulirkan pemerintah pusat maka kota Tangerang berbenah terutama dalam bidang pendidikan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Lokasi Penelitian Lokasi penelitian ini berada di TK PGRI Karang Tengah Kecamatan Tuntang. Sekolah tersebut mempunyai 3 ruang kelas, yaitu

Lebih terperinci

Gambaran Wilayah Penelitian

Gambaran Wilayah Penelitian BAB III Gambaran Wilayah Penelitian A. Gambaran Umum PT Pismatex 1. Sejarah Berdirinya 46 PT Pismatex didirikan pada tahun 1971 di desa Klego Pekalongan oleh H Ghozi Salim (alm). PT Pismatex adalah perusahaan

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. (interconnection networking), yaitu suatu koneksi antar jaringan komputer.

I. PENDAHULUAN. (interconnection networking), yaitu suatu koneksi antar jaringan komputer. I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Salah satu produk inovasi teknologi telekomunikasi adalah internet (interconnection networking), yaitu suatu koneksi antar jaringan komputer. Internet adalah seluruh jaringan

Lebih terperinci

SOSIALISASI KEGIATAN BIDANG KURIKULUM SMP NEGERI 7 YOGYAKARTA DAN UJIAN NASIONAL 2016

SOSIALISASI KEGIATAN BIDANG KURIKULUM SMP NEGERI 7 YOGYAKARTA DAN UJIAN NASIONAL 2016 SOSIALISASI KEGIATAN BIDANG KURIKULUM SMP NEGERI 7 YOGYAKARTA DAN UJIAN NASIONAL 2016 NAMA SEKOLAH TERENDAH TERTINGGI RATA-RATA SMA NEGERI 1 377.50 398.00 383.62 SMA NEGERI 2 370.50 391.50 375.62 SMA NEGERI

Lebih terperinci

PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM DENGAN PASCAK UALIFIK ASI SECARA ELEK TRONIK Nomor : 01/Sedan/PAN-Umum Setwan/2009

PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM DENGAN PASCAK UALIFIK ASI SECARA ELEK TRONIK Nomor : 01/Sedan/PAN-Umum Setwan/2009 PENGUMUMAN SEMULA PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT SEK RETARIAT DEWAN PERWAK ILAN RAK YAT DAERAH Jalan Diponegoro No. 22 Telepon : 4232448 4233347 4230963 Bandung - 40115 PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM DENGAN

Lebih terperinci

LAPORAN KEGIATAN HARIAN CAMAT NO. HARI/ TANGGAL KEGIATAN HASIL/ LANGKAH KETERANGAN Gedebage. Gedebage

LAPORAN KEGIATAN HARIAN CAMAT NO. HARI/ TANGGAL KEGIATAN HASIL/ LANGKAH KETERANGAN Gedebage. Gedebage LAPORAN KEGIATAN HARIAN CAMAT BULAN: MARET 2015 NO. HARI/ TANGGAL KEGIATAN HASIL/ LANGKAH KETERANGAN 1 2 3 4 5 1 Senin / 2 Maret 2015 - Melaksanakan Gerakan Pungut Sampah - Bersama Pegawai Kecamatan -

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS SISTEM. perusahaan serta akibat yang ditimbulkan masalah tersebut. dimana masih berstatus sewaan dari orang lain.

BAB 3 ANALISIS SISTEM. perusahaan serta akibat yang ditimbulkan masalah tersebut. dimana masih berstatus sewaan dari orang lain. BAB 3 ANALISIS SISTEM 3.1 Gambaran Umum Perusahaan Dalam sub bab ini membahas mengenai situasi perusahaan dan sistem yang sedang berjalan, deskripsi masalah yang dihadapi perusahaan serta akibat yang ditimbulkan

Lebih terperinci

1. Hasil : =. A B C D

1. Hasil : =. A B C D 1. Hasil 24.272 + 7.696 : 37 16 1.515 =. A. 11.985 B. 12.75 C. 12.85 D. 12.95 2. Toko alat tulis Teladan memiliki persediaan buku 8 pak. Setiap pak berisi buku dengan harga Rp24.,. Jika laba yang diperoleh

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM OBJEK STUDI

BAB II GAMBARAN UMUM OBJEK STUDI BAB II GAMBARAN UMUM OBJEK STUDI 2.1. Sejarah Lembaga Pendidikan Madrasah Tsanawiyah Al-Mushlihin Lembaga Pendidikan Madrasah Tsanawiyah Al-Mushlihin berdiri sejak tahun 2009 di jalan Kesatria Binjai yang

Lebih terperinci

Biaya Kuliah Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2014/2015 Program Kelas Karyawan Universitas Esa Unggul

Biaya Kuliah Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2014/2015 Program Kelas Karyawan Universitas Esa Unggul Biaya Kuliah Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2014/2015 Program Kelas Karyawan Universitas Esa Unggul (dalam ribuan rupiah) A. TOTAL BIAYA SPP DAN SEMESTER Manajemen Teknik Akuntansi Tek. Informatika Sistem

Lebih terperinci

JADWAL UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2010/2011 JURUSAN MANAJEMEN

JADWAL UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2010/2011 JURUSAN MANAJEMEN JADWAL UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2010/2011 JURUSAN MANAJEMEN No. MATA KULIAH SMT Kelas Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Senin Selasa 1 PEND. PANCASILA & KEWARGANEGARAAN II P 08.00-10.00

Lebih terperinci

RAHASIA DOKUMEN NEGARA SIMULASI 3 NASKAH SOAL MATEMATIKA

RAHASIA DOKUMEN NEGARA SIMULASI 3 NASKAH SOAL MATEMATIKA RAHASIA DOKUMEN NEGARA SIMULASI 3 NASKAH SOAL MATEMATIKA SOAL MATEMATIKA 1. Hasil 24.272 + 7.696 : 37 16 1.515 =. A. 11.985 B. 12.075 C. 12.085 D. 12.095 2. Toko alat tulis Teladan memiliki persediaan

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Hortikultura merupakan salah satu subsektor unggulan dalam sektor pertanian di Indonesia. Perkembangan hortikultura di Indonesia dapat dilihat dari perkembangan produksi

Lebih terperinci

ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU DALAM PROSES PEMBUATAN PRODUK BUSI DI PT. DENSO INDONESIA Nama : Chika Lorenthia Nandalika NPM : Jurusan :

ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU DALAM PROSES PEMBUATAN PRODUK BUSI DI PT. DENSO INDONESIA Nama : Chika Lorenthia Nandalika NPM : Jurusan : ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU DALAM PROSES PEMBUATAN PRODUK BUSI DI PT. DENSO INDONESIA Nama : Chika Lorenthia Nandalika NPM : 34411629 Jurusan : Teknik Industri Pembimbing : Dr. Ir. Asep Mohamad Noor,

Lebih terperinci

Seminar Nasional BOSARIS III Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

Seminar Nasional BOSARIS III Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya PENERAPAN DESAIN DALAM RANGKAIAN BUNGA SEBAGAI PELENGKAP DEKORASI RUANG Arita Puspitorini PKK Abstrak, Bunga sejak dulu hingga kini memiliki peran penting dalam kehidupan manusia, karena bunga dirangkai

Lebih terperinci

SUPLEMEN MODUL G1 G3 UNTUK RUMAH TANGGA DENGAN JUMLAH ART > 6 ORANG IDRT : NAMA KRT :

SUPLEMEN MODUL G1 G3 UNTUK RUMAH TANGGA DENGAN JUMLAH ART > 6 ORANG IDRT : NAMA KRT : SUPLEMEN MODUL G G3 UNTUK RUMAH TANGGA DENGAN JUMLAH ART > 6 ORANG EA : IDRT : NAMA KRT : SUPLEMEN MODUL G, G, G3 ( UNTUK RUMAH TANGGA DENGAN JUMLAH ART > 6 ORANG) IDRT : MODUL G (DAFTAR ANGGOTA RUMAH

Lebih terperinci

PENAWARAN KERJASAMA. Video Soal. Prepared by Hasama

PENAWARAN KERJASAMA. Video Soal. Prepared by Hasama PENAWARAN KERJASAMA Video Soal Pada Aplikasi hival Prepared by Hasama Yang terhormat, Pengajar Kreatif Indonesia di tempat Jakarta, Juni 2017 Salam, Kami merupakan penyedia platform online belajar siswa

Lebih terperinci

bab 2 satuan pengukuran waktu tema makanan dan kesehatan

bab 2 satuan pengukuran waktu tema makanan dan kesehatan bab tema makanan dan kesehatan satuan pengukuran waktu setiap pagi bayu selalu sarapan pagi ini ia menikmati sarapan dengan lahap ia makan nasi sayur dan lauk tidak lupa ia minum segelas susu jam menunjukkan

Lebih terperinci

III. METODOLOGI PENELITIAN

III. METODOLOGI PENELITIAN A. KERANGKA PEMIKIRAN III. METODOLOGI PENELITIAN Produksi bunga krisan yang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun memberikan kontribusi yang positif kepada petani dalam peningkatan kesejahteraan mereka.

Lebih terperinci

PENDAFTARAN Rabu, 2 Oktober 2013 Kamis, 3 Oktober 2013

PENDAFTARAN Rabu, 2 Oktober 2013 Kamis, 3 Oktober 2013 KETENTUAN UMUM 1. Peserta adalah siswa-siswi SMP se-jawa Timur yang terdaftar pada tahun pelajaran 2013/2014. 2. Formulir pendaftaran peserta maupun guru pendamping harap diisi dengan benar, jelas, dan

Lebih terperinci

SALURAN DISTRIBUSI JAMUR TIRAM PUTIH DI P4S CIJULANG ASRI DALAM MENINGKATKAN KEUNTUNGAN. Annisa Mulyani 1 Sri Nofianti 2 RINGKASAN

SALURAN DISTRIBUSI JAMUR TIRAM PUTIH DI P4S CIJULANG ASRI DALAM MENINGKATKAN KEUNTUNGAN. Annisa Mulyani 1 Sri Nofianti 2 RINGKASAN SALURAN DISTRIBUSI JAMUR TIRAM PUTIH DI P4S CIJULANG ASRI DALAM MENINGKATKAN KEUNTUNGAN Annisa Mulyani 1 Sri Nofianti 2 RINGKASAN Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan dalam memasarkan sebuah

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. A. Sejarah Berdirinya Sanggar Tari Melayu Dang Merdu

BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. A. Sejarah Berdirinya Sanggar Tari Melayu Dang Merdu 15 BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN A. Sejarah Berdirinya Sanggar Tari Melayu Dang Merdu Usaha jasa Sanggar Tari Melayu Dang Merdu ini berdiri pada tanggal 06 Mei 1975. Sanggar tari ini adalah sanggar

Lebih terperinci

PENGARUH DIMENSI KUALITAS LAYANAN JASA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA PT. POS INDONESIA DI SURABAYA SKRIPSI. Oleh : DEWI PUJI ASTUTIK NPM :

PENGARUH DIMENSI KUALITAS LAYANAN JASA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA PT. POS INDONESIA DI SURABAYA SKRIPSI. Oleh : DEWI PUJI ASTUTIK NPM : PENGARUH DIMENSI KUALITAS LAYANAN JASA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA PT. POS INDONESIA DI SURABAYA SKRIPSI Diajukan sebagai salah satu syarat memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Pada Fakultas Ekonomi Universitas

Lebih terperinci

JADWAL KULIAH SEMESTER GENAP TAHUN 2015/2016 FAKULTAS EKONOMI UNIKA ATMA JAYA PRODI MANAJEMEN

JADWAL KULIAH SEMESTER GENAP TAHUN 2015/2016 FAKULTAS EKONOMI UNIKA ATMA JAYA PRODI MANAJEMEN 1 ECM 103 A Pengantar Akuntansi I 3 SELASA 07.00-09.30 1 ECM 103 B Pengantar Akuntansi I 3 RABU 13.00-15.30 1 ECM 103 C Pengantar Akuntansi I 3 KAMIS 10.00-12.30 1 ECM 103. A KK. Pengantar Akuntansi I

Lebih terperinci

BUSINESS PLAN RUMAH PRODUKSI RAJUNGAN

BUSINESS PLAN RUMAH PRODUKSI RAJUNGAN BUSINESS PLAN RUMAH PRODUKSI RAJUNGAN PIU KABUPATEN KUBU RAYA TAHUN 2014 BUSINESS PLAN INFRASTRUKTUR KOMPONEN 2 RUMAH PRODUKSI RAJUNGAN A. LATAR BELAKANG Business Plan akan menjadi dasar atau pijakan bagi

Lebih terperinci

PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HULU UNIT LAYANAN PENGADAAN (ULP) Jl. Tuanku Tambusai Km.4 Komplek Perkantoran Pemda. PASIR PENGARAIAN

PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HULU UNIT LAYANAN PENGADAAN (ULP) Jl. Tuanku Tambusai Km.4 Komplek Perkantoran Pemda. PASIR PENGARAIAN PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HULU UNIT LAYANAN PENGADAAN (ULP) Jl. Tuanku Tambusai Km.4 Komplek Perkantoran Pemda. PASIR PENGARAIAN BERITA ACARA PENJELASAN PEKERJAAN DAN ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN PADA SKPD

Lebih terperinci

BAB II PELAKSANAAN PKL. Selama Praktek Kerja di Harian Umum Galamedia, Jl. Belakang Factory No. 2b-

BAB II PELAKSANAAN PKL. Selama Praktek Kerja di Harian Umum Galamedia, Jl. Belakang Factory No. 2b- BAB II PELAKSANAAN PKL 2.1 Aktivitas Kegiatan Selama PKL Selama Praktek Kerja di Harian Umum Galamedia, Jl. Belakang Factory No. 2b- 2c Banceuy Bandung, kegiatan yang rutin di lakukan selama praktek kerja

Lebih terperinci

TATA TERTIB PESERTA DIDIK SEKOLAH UNGGUL SMA NEGERI 1 LUBUK ALUNG

TATA TERTIB PESERTA DIDIK SEKOLAH UNGGUL SMA NEGERI 1 LUBUK ALUNG TATA TERTIB PESERTA DIDIK SEKOLAH UNGGUL SMA NEGERI 1 LUBUK ALUNG Nama Siswa :... Sekolah Asal :... A. Kegiatan Pembelajaran 1. Peserta didik sudah harus hadir di sekolah pukul 07.15. 2. Tanda masuk berbunyi,

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 27 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Proses Lama Melihat model bisnis dari PT XYZ maka kita dapat melakukan pembagian atas setiap proses bisnis yang ada didalam perusahaan. Adapun proses-proses bisnis tersebut

Lebih terperinci

Fotografer Freelance, Kantongi Laba Dari Moment Istimewa

Fotografer Freelance, Kantongi Laba Dari Moment Istimewa Fotografer Freelance, Kantongi Laba Dari Moment Istimewa Merintis sebuah usaha memang bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. Termasuk juga ketika kita masih duduk di bangku kuliah dan menekuni sebuah

Lebih terperinci

BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS

BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS A. Deskripsi Lokasi Penelitian 1. Sejarah Singkat Berdirinya MAN 1 Barabai Pada tahun 1960 Yayasan Persatuan Perguruan Islam (PPI) mendirikan Madrasah setingkat Tsanawiyah

Lebih terperinci

PELATIHAN. Perkuliahan elearning Untuk Dosen Pengampu Internal

PELATIHAN. Perkuliahan elearning Untuk Dosen Pengampu Internal PELATIHAN Perkuliahan elearning Untuk Dosen Pengampu Internal LATAR BELAKANG? 1 2 3 Peraturan DIKTI PERMENDIKNAS no. 24 tentang Pendidikan Jarak Jauh Fleksibilitas Pelaksanaan perkuliahan dengan waktu

Lebih terperinci

BAB III MEKANISME PEMBAYARAN UPAH KARYAWAN MINGGUAN DI BENGKEL LAS SUMBER JAYA DESA RANDEGANSARI KECAMATAN DRIYOREJO KABUPATEN GRESIK

BAB III MEKANISME PEMBAYARAN UPAH KARYAWAN MINGGUAN DI BENGKEL LAS SUMBER JAYA DESA RANDEGANSARI KECAMATAN DRIYOREJO KABUPATEN GRESIK BAB III MEKANISME PEMBAYARAN UPAH KARYAWAN MINGGUAN DI BENGKEL LAS SUMBER JAYA DESA RANDEGANSARI KECAMATAN DRIYOREJO KABUPATEN GRESIK A. Gambaran Umum Bengkel Las Sumber Jaya 1. Sejarah Berdirinya Bengkel

Lebih terperinci

PENJELASAN ATAS PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 14/ 12 /PBI/2012 TENTANG LAPORAN KANTOR PUSAT BANK UMUM

PENJELASAN ATAS PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 14/ 12 /PBI/2012 TENTANG LAPORAN KANTOR PUSAT BANK UMUM PENJELASAN ATAS PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 14/ 12 /PBI/2012 TENTANG LAPORAN KANTOR PUSAT BANK UMUM UMUM Dalam rangka mendukung tujuan mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah, Bank Indonesia

Lebih terperinci

Perhitungan Jangka Waktu SBI

Perhitungan Jangka Waktu SBI Lampiran-1 Perhitungan Jangka Waktu SBI Contoh perhitungan jangka waktu SBI 1 (satu) bulan dengan data sebagai berikut: Tanggal lelang : 5 April 2006 Tanggal setelmen hasil lelang : 6 April 2006 Tanggal

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada PT. PIKIRAN RAKYAT serta pembahasan yang telah dikemukakan pada bahasan bab sebelumnya, penulis menarik

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Perkembangan Industri yang semakin maju terdapat unsur penting yang berperan di dalamnya yaitu sumber daya manusia, dimana yang menjalankan semua aktivitas perusahaan.

Lebih terperinci

BAB I FLORIKULTURA DAN SEJARAH TANAMAN HIAS (Pertemuan Minggu 1)

BAB I FLORIKULTURA DAN SEJARAH TANAMAN HIAS (Pertemuan Minggu 1) BAB I FLORIKULTURA DAN SEJARAH TANAMAN HIAS (Pertemuan Minggu 1) PENGERTIAN Tanaman Hias Ornamental Plants Florikultura (floriculture) Ilmu dan kegiatan mengenai penanaman, panen, sortasi, perancangan

Lebih terperinci

BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS. 1. Sejarah Singkat Berdirinya SMA Negeri 1 Anjir Pasar

BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS. 1. Sejarah Singkat Berdirinya SMA Negeri 1 Anjir Pasar 72 BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS A. Deskripsi Lokasi Penelitian 1. Sejarah Singkat Berdirinya SMA Negeri 1 Anjir Pasar SMA Negeri 1 Anjir Pasar terletak di Jalan Trans Kalimantan Km. 28 Kec. Anjir

Lebih terperinci

PENGUMUMAN PENUNDAAN PEMASUKAN DAN PEMBUKAAN PENAWARAN PEMILIHAN LANGSUNG

PENGUMUMAN PENUNDAAN PEMASUKAN DAN PEMBUKAAN PENAWARAN PEMILIHAN LANGSUNG PENGUMUMAN No. 200000.Peng/LG.01.00/SBU2 LAU/2012 PENUNDAAN PEMASUKAN DAN PEMBUKAAN PENAWARAN PEMILIHAN LANGSUNG DAN PERPANJANGAN WAKTU PENDAFTARAN PENGADAAN JASA PEMELIHARAAN GEDUNG DAN GUDANG Berdasarkan

Lebih terperinci

BAB III PELAKSANAAN MAGANG. Walikota Jakarta Barat selama 2 bulan di mulai pada tanggal 1 Maret sampai

BAB III PELAKSANAAN MAGANG. Walikota Jakarta Barat selama 2 bulan di mulai pada tanggal 1 Maret sampai BAB III PELAKSANAAN MAGANG 1.1 Pengenalan Lingkungan Kerja Penulis memulai praktek kerja lapangan atau magang pada kantor Walikota Jakarta Barat selama 2 bulan di mulai pada tanggal 1 Maret sampai 30 April

Lebih terperinci

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN IV. HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 TEKNOLOGI PROSES PRODUKSI Proses produksi PT Amanah Prima Indonesia dimulai dari adanya permintaan dari konsumen melalui Departemen Pemasaran yang dicatat sebagai pesanan dan

Lebih terperinci