KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN REKTOR INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI NOMOR TAHUN 2013 TENTANG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN REKTOR INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI NOMOR TAHUN 2013 TENTANG"

Transkripsi

1 KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN REKTOR INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI NOMOR TAHUN 2013 TENTANG PEMBENTUKAN KEPENGURUSAN FORUM DOKTOR INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI MASA BHAKTI REKTOR INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI, Menimbang : a. bahwa dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kualitas sumberdaya manusia dosen IPDN yang berpendidikan doktor (S3) perlu forum sebagai wadah interaksi kebersamaan dan konsolidasi untuk mengembangkan potensi diri agar dapat berperan serta dalam pengembangan IPDN dan pembangunan nasional; b. bahwa sumberdaya manusia dosen IPDN yang berpendidikan doktor (S3) sebagaaimana tercantum dalam lampiran Keputusan ini dipandang cakap untuk menjadi pengurus forum doktor; c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a dan huruf b perlu menetapkan Keputusan Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri tentang Pembentukan Kepengurusan Forum Doktor Institut Pemerintahan Dalam Negeri Masa Bhakti Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); 2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5105); 3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 158, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5336); 4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2009 tentang Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 23, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5105); 5. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 23, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5105) sebagaimana telah diubah Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 112);

2 6. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2009 tentang perubahan Atas Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2004 tentang Penggabungan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri ke dalam Institut Ilmu Pemerintahan; 7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 36 Tahun 2009 tentang Statuta Institut Pemerintahan Dalam Negeri; 8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2009 tentang Organisasi dan Tata Kerja Institut Pemerintahan Dalam Negeri sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 60 Tahun 2010; 9. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor Tahun 2013 tentang Pengangkatan Prof Dr. Sadu Wasistiono, MS NIP Pembina Utama (IV/e) disamping jabatannya sebagai Wakil Rektor IPDN dan juga sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri. Memperhatikan : Hasil kesepakatan para doktor IPDN pada tanggal 16 Mei tahun 2012 yang telah memilih Sdr. Doktor Hyronimus Rowa, Master Sains untuk menjadi Ketua Forum Doktor IPDN; Menetapkan : KESATU KEDUA M E M U T U S K A N : Mengangkat para doktor sebagaimana tercantum dalam Lampiran I keputusan ini sebagai Pengurus Forum Doktor Institut Pemerintahan Dalam Negeri Masa Bhakti : Ketua Pengurus Forum Doktor Institut Pemerintahan Dalam Negeri memimpin organisasi dan bertanggung jawab kepada Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri. KETIGA : KEEMPAT : KELIMA : KEENAM : Pengurus Forum Doktor Institut Pemerintahan Dalam Negeri mempunyai tugas pokok : a. Merencanakan program kerja secara bersama; b. Melaksanakan program kerja yang telah disepakti; c. Mengembangkan potensi diri anggota secara efektif; d. Membantu dan memberikan masukan bagi pimpinan IPDN terkait dengan penataan dan pengembangan IPDN; e. Memberikan masukan bagi Menteri Dalam Negeri terkait dengan perumusan kebijakan di bidang pemerintahan dalam negeri; f. Memberikan masukan bagi pihak-pihak terkait sesuai dengan bidang keahlian anggota Forum Doktor. Uraian tugas masing-masing pengurus sebagaimana tercantum pada Lampiran II keputusan ini Dalam hal Ketua Forum Doktor sebelum masa berakhir kepengurusan berstatus guru besar, kepengurusan Forum Doktor dinyatakan berakhir dan dilakukan pemilihan Ketua Forum Doktor yang baru serta membentuk susunan kepengurusan untuk masa bhakti 3 (tiga) tahun berikutnya. Anggota kepengurusan Forum Doktor Institut Pemerintahan Dalam Negeri yang dalam masa kepengurusan berstatus guru besar, status keanggotaannya berakhir.

3 KETUJUH KEDELAPAN : : Biaya yang diperlukan sebagai akibat dikeluarkannya keputusan ini bersumber dari anggaran pendapatan Forum Doktor yang diperoleh dari hasil usaha yang sah dan bantuan dari berbagai pihak yang sifatnya tidak mengikat. Keputusan ini dimulai sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapan ini akan diadakan perbaikan dan penyempurnaan sebagaimana mestinya. Ditetapkan di : Jatinangor. pada tanggal : 16 Juli Tembusan, disampaikan kepada Yth: 1. Bapak Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia di Jakarta; 2. Ibu Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri di Jakarta; 3. Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri di Jakarta; 4. Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri di Jakarta; 5. Direktur Jenderal Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri di Jakarta; 6. Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri di Jakarta; 7. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri di Jakarta; 8. Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Dalam Negeri di Jakarta; 9. Yang bersangkutan untuk dilaksanakan.

4 Lampiran I : Keputusan Rektor IPDN Nomor : Tahun 2013 Tanggal : 16 Juli 2013 SUSUNAN KEPENGURUSAN FORUM DOKTOR INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI MASA BHAKTI Pengarah : 1. Rektor IPDN 2. Wakil Rektor IPDN 3. Para Pembantu Rektor Pelaksana I. Ketua : Dr. Hyronimus Rowa, M.Si Wakil Ketua : Dr. Mansyur, M.Si II. Sekretaris : Dr. Hj. Etin Indrayani, MT Wakil Sekretaris : Dr. Udaya Madjid., M.Pd III. Bendahara : Dr. Hj. Rinny Dewi Anggraeni, M.Pd Wakil Bendahara : Dr. H. Ali Hanapiah Muhi, MP IV Pusat Kajian A. Pusat Kajian Desentralisasi Koordinator : Dr. Muhadam Labolo M.Si Anggota : 1. Dr. Hj. Siti Ismaryati, SU 2. Dr. H. Prio Teguh, SH., M.Si 3. Dr. H. Ismail Nurdin, M.Si 4. Dr. Andi Azikin., M.Si B. Pusat Kajian Administrasi Koordinator : Dr. Andi Pitono., M.Si Anggota : 1. Dr. Sardjiman Aryanto, M.Si 2. Dr. Drs. Syahruddin Yasin., M.Si 3. Dr. Tun Huseno, M.Si 4. Dr. Andi Masrich, M.Si 5. Dr. Ahmad Averus Toana, SSTP. M.Si 3. Pusat Kajian E-government : Koordinator : Dr. Ika Sartika., MT Anggota : 1. Dr. Hj. Faria Ruhana, MP : 2. Dr. Ir. Dwi Agus Sumarno, MM 3. Dr. Frans Dionesa, M.Si 4. Dr. Ir Doddy Hermiyono, DEA 4. Pusat Kajian Hukum Koordinator : Dr. Romli Arsyad, SH., MH Anggota : 1. Dr. Deti Mulyati, SH. MH 2. Dr. Drs. H. Maskana Sumitra, SH, M.Si 3. Dr.H.M Anis Zakaria Kama, SH, M.Si, MH 4. Dr. H. Sirojul Munir., SH. MH 5. Dr. H.M. Syukri Sarif., SH., M.Hum

5 5. Pusat Kajian Ekonomi Koordinator : Dr. Dyah Puspita E, MP Anggota : 1. Dr. Bambang Supriyadi, BE., M.Si 2. Dr. Alexander J. Wowor, M.Pd 3. Dr. Mulyadi, SP., M.Si 4. Dr. Abd. Halim, MP 5. Dr. Ir. Andi Tenriola, MP 6. Pusat Kajian Internasional Koordinator : Dr. I Made Suwandi, M.Soc.Sc Anggota : 1. Dr. Ir. Triyuni Soemartono, MM 2. Dr. Margaretha Rumbekwan, S.Sos, M.Si 3. Dr. Layla Kurniawati, MP 4. Dr. Drs. H. Syamsul Arief Rivai, MS 7. Pusat Kajian Budaya Koordinator : Dr. Masana Sembiring, M.Si Anggota 1. Dr. Yusuf Hariri, SH., M.Hum 2. Dr. Aloysius Mering, M.Pd 3. Dr. Selamat Jalaludin., S.Psi., SH., MM 4. Dr. Ir. Boen Mochtar Purnama, M.Sc 8. Pusat Kajian Politik Koordinator : Dr. Nurliah Nurdin, MA Anggota 1. Dr. H. Musa Shofiandy, SH. MM 2. Dr. Rosmery Elsye., SH., M.Si 3. Dr. Drs. Yan Pieter Rumbiwak., M.Si 4. Dr. Halilul Khairi, M.Si

6 Lampiran II : Keputusan Rektor IPDN Nomor : Tahun 2013 Tanggal : 16 Juli 2013 TUGAS PENGURUS FORUM DOKTOR 1. Pengarah bertugas: Memberi masukan dan arahan atas semua kegiatan yang dilaksanakan oleh pengurus organisasi forum doktor; 2. Ketua bertugas: a. Merumuskan kebijakan umum forum doktor didalam pencapaian visi dan misi b. Memimpin dan mengendalikan kegiatan para anggota pengurus dalam melaksanakan tugasnya c. Bertindak untuk dan atas nama forum doktor, baik di dalam maupun di luar IPDN d. Bertanggung jawab dan mengusahakan agar seluruh kegiatan forum doktor dapat dilaksanakan dengan baik; e. Mengadakan evaluasi terhadap semua kegiatan yang telah dilaksanakan oleh para pengurus. f. Bertanggungjawab kepada Rektor IPDN 3. Wakil Ketua bertugas: a. Membantu Ketua dalam menjalankan tugasnya; b. Dalam hal Ketua berhalangan sehingga tidak dapat menjalankan tugas dan kewajibannya, pelaksana tugas dan kewajiban Ketua dilakukan oleh Wakil Ketua; c. Melaksanakan tugas-tugas harian yang dilimpahkan Ketua; d. Membantu Ketua dalam pengawasan internal semua kegiatan mengenai keuangan baik penerimaan maupun pengeluaran oleh pengurus forum doktor atau program-program yang pendanaanya dibiayai forum doktor e. Memberikan laporan, saran dan pertimbangan kepada Ketua forum doktor mengenai segala sesuatu yang berkaitan dengan pelaksanaan tugasnya f. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Ketua; dan g. Bertanggung jawab kepada Ketua. 4. Sekretaris bertugas: a. Mewakili Ketua atau Wakil Ketua apabila berhalangan. b. Mengoordinasikan, mengarahkan dan bertanggung jawab atas kegiatan kerja Sekretariat forum doktor. c. Mengelola seluruh kebutuhan fasilitas dan perlengkapan di lingkungan Sekretariat forum doktor; d. Melaksanakan kegiatan ketatausahaan forum doktor. e. Mempersiapkan dan menyelenggarakan rapat-rapat pengurus forum doktor f. Mengoordinasi penyusunan laporan Sekretariat forum doktor secara periodik. g. Mengoordinasi persiapan dan penyelenggaraan kegiatan seminar dan workshop forum doktor. h. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Ketua. i. Bertanggung jawab kepada Ketua.

7 5. Wakil Sekretaris bertugas : a. Membantu Sekretaris dalam menjalankan tugasnya. b. Mewakili Sekretaris apabila berhalangan. c. Menyusun rencana program kerja forum doktor dan mengkoordinasikan dengan pusat-pusat kajian di lingkungan forum doktor d. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris; dan e. Bertanggung jawab kepada Sekretaris. 6. Bendahara bertugas : a. Melaksanakan kebijakan organisasi serta kebijakan Ketua dalam urusan keuangan, perbendahaaan keuangan dan anggaran berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku. b. Menyusun dan rencana anggaran pendapatan dan belanja bekerja sama dengan sekretariat forum doktor; c. Mengoordinasi pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja yang telah disetujui. d. Bertanggung jawab terhadap pengadaan pendanaan baik dari iuran internal forum doktor maupun dari pihak lain yang tidak mengikat. e. Bertanggung jawab terhadap pembukuan, verifikasi dan pengeluaran sesuai dengan peraturan yang berlaku. f. Bertanggung jawab terhadap penyusunan laporan keuangan Forum secara periodik. g. Bertanggung jawab kepada Ketua. 7. Wakil Bendahara bertugas : a. Membantu Bendahara dalam menjalankan tugasnya; b. Mewakili Bendahara apabila berhalangan; c. Menyusun laporan keuangan secara periodik bersama Ketua; d. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Bendahara; dan e. Bertanggung jawab kepada Bendahara. 8. Koordinator Pusat Kajian bertugas : a. Melaksanakan kegiatan rutin dan pengembangan di pusat kajian; b. Menyusun program kerja terkait pada masing-masing pusat kajian; c. Mengkoordinasikan aktivitas kajian dan studi di masing-masing pusat kajian; d. Melaksanakan kebijakan, prosedur operasi aktivitas kajian dan studi pada masingmasing pusat kajian; e. melaksanakan program kerjasama kajian dan studi kepada organisasi lain dalam bentuk bantuan teknis, pelatihan, konsultasi dan penelitian dengan persetujuan Ketua; f. Menindaklanjuti kontrak kerjasama yang dilakukan forum doktor dengan pihak luar IPDN, lembaga donor ataupun institusi lainnya dalam program kajian dan studi sesuai bidang yang terkait dengan persetujuan Ketua g. Mengkoordinasikan dan melaksanakan hibah penelitian pada bidang terkait dari Dikti dan sumber-sumber lainnya

8 h. Mengkoordinasikan, mengadministrasikan dan mengendalikan pelaksanaan kajian dan studi bagi anggota forum doktor dan dosen lainnya i. Bertanggung jawab kepada ketua

2012, No I. PENDAHULUAN A. UMUM

2012, No I. PENDAHULUAN A. UMUM 5 LAMPIRAN PERATURAN KEPALA BADAN PUSAT STATISTIK NOMOR 49 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN PERPANJANGAN BATAS USIA PENSIUN PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG MENDUDUKI JABATAN STRUKTURAL ESELON I DAN ESELON II DI LINGKUNGAN

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 442/KMK.011/2011 TENTANG PEMBENTUKAN KOMITE VERIFIKASI PEMBERIAN PEMBEBASAN ATAU

KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 442/KMK.011/2011 TENTANG PEMBENTUKAN KOMITE VERIFIKASI PEMBERIAN PEMBEBASAN ATAU KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 442/KMK.011/2011 TENTANG PEMBENTUKAN KOMITE VERIFIKASI PEMBERIAN PEMBEBASAN ATAU PENGURANGAN PAJAK PENGHASILAN BADAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

WALIKOTA BATU KEPUTUSAN WALIKOTA BATU

WALIKOTA BATU KEPUTUSAN WALIKOTA BATU SALINAN WALIKOTA BATU KEPUTUSAN WALIKOTA BATU NOMOR: 180/35 /KEP/422.012/2014 TENTANG PEMBENTUKAN TIM VERIFIKASI PENGAJUAN HIBAH DAN BANTUAN SOSIAL PADA BAGIAN ADMINISTRASI KESEJAHTERAAN RAKYAT DAN KEMASYARAKATAN

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 006/MENKES/SK/I/2013 TENTANG

KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 006/MENKES/SK/I/2013 TENTANG KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 006/MENKES/SK/I/2013 TENTANG TIM ASISTENSI PEMBAHASAN RANCANGAN UNDANG UNDANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

NOMOR 38 TAHUN 2011 TENTANG

NOMOR 38 TAHUN 2011 TENTANG SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 38 TAHUN 2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 18 TAHUN 2011 TENTANG KOORDINASI DAN PENGENDALIAN

Lebih terperinci

GUBERNUR LAMPUNG KEPUTUSAN GUBERNUR LAMPUNG NOMOR: G/ /II.04/HK/2015 TENTANG

GUBERNUR LAMPUNG KEPUTUSAN GUBERNUR LAMPUNG NOMOR: G/ /II.04/HK/2015 TENTANG GUBERNUR LAMPUNG KEPUTUSAN GUBERNUR LAMPUNG NOMOR G/ /II.04/HK/2015 TENTANG PEMBENTUKAN TIM KOORDINASI PENGUATAN SISTEM INOVASI DAERAH (SIDa) PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2015 Menimbang a. bahwa untuk meningkatkan

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 85 TAHUN 2011 TENTANG TIM KOORDINASI MISI PEMELIHARAAN PERDAMAIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 85 TAHUN 2011 TENTANG TIM KOORDINASI MISI PEMELIHARAAN PERDAMAIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 85 TAHUN 2011 TENTANG TIM KOORDINASI MISI PEMELIHARAAN PERDAMAIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa untuk ikut

Lebih terperinci

GUBERNUR LAMPUNG KEPUTUSAN GUBERNUR LAMPUNG NOMOR : G/ /II.04/HK/2015 TENTANG

GUBERNUR LAMPUNG KEPUTUSAN GUBERNUR LAMPUNG NOMOR : G/ /II.04/HK/2015 TENTANG GUBERNUR LAMPUNG KEPUTUSAN GUBERNUR LAMPUNG NOMOR : G/ /II.04/HK/2015 TENTANG PEMBENTUKAN DEWAN RISET DAERAH PROVINSI LAMPUNG MASA BHAKTI TAHUN 2015-2018 Menimbang : a. bahwa dalam rangka menumbuhkembangkan

Lebih terperinci

MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA. NOMOR 71 /M/Kp/I/2012 TENTANG

MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA. NOMOR 71 /M/Kp/I/2012 TENTANG MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 71 /M/Kp/I/2012 TENTANG PEMBENTUKAN TIM PENGARAH, TIM PENILAI, DAN TIM SEKRETARIAT

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 141/Kpts/OT.050/2/2016 TENTANG KOMISI BIBIT TERNAK NASIONAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 141/Kpts/OT.050/2/2016 TENTANG KOMISI BIBIT TERNAK NASIONAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA - 765 - KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 141/Kpts/OT.050/2/2016 TENTANG KOMISI BIBIT TERNAK NASIONAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA, KEPUTUSAN GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS NOMOR 631 TAHUN 2016 TENTANG

GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA, KEPUTUSAN GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS NOMOR 631 TAHUN 2016 TENTANG GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA KEPUTUSAN GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 631 TAHUN 2016 TENTANG PENGANGKATAN PENGURUS LEMBAGA PENGEMBANGAN TILAWATIL QUR'AN PERIODE

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 47 TAHUN 2011 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 47 TAHUN 2011 TENTANG SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 47 TAHUN 2011 TENTANG SATUAN PENGAWASAN INTERN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 308/Kpts/OT.050/5/2016 TENTANG KOMISI PAKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 308/Kpts/OT.050/5/2016 TENTANG KOMISI PAKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA - 783 - KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 308/Kpts/OT.050/5/2016 TENTANG KOMISI PAKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa dengan

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 37 TAHUN 2009 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 37 TAHUN 2009 TENTANG SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 37 TAHUN 2009 TENTANG TINDAK LANJUT HASIL PEMERIKSAAN DI LINGKUNGAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

WALIKOTA BATU KEPUTUSAN WALIKOTA BATU NOMOR: /107/KEP/ /2015

WALIKOTA BATU KEPUTUSAN WALIKOTA BATU NOMOR: /107/KEP/ /2015 SALINAN WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR KEPUTUSAN WALIKOTA BATU NOMOR: 188.45/107/KEP/422.012/2015 TENTANG PEMBENTUKAN PANITIA RAYON PENYELENGGARA UJIAN NASIONAL SEKOLAH MENENGAH PERTAMA/MADRASAH TSANAWIYAH,

Lebih terperinci

2016, No Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2015 tentang Kementerian Agama (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 168); 6. Pe

2016, No Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2015 tentang Kementerian Agama (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 168); 6. Pe No.1993, 2016 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENAG. LPTG. Pencabutan. PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 60 TAHUN 2016 TENTANG LEMBAGA PENGEMBANGAN TRIPITAKA GATHA DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

WALIKOTA BATU KEPUTUSAN WALIKOTA BATU

WALIKOTA BATU KEPUTUSAN WALIKOTA BATU SALINAN WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR KEPUTUSAN WALIKOTA BATU NOMOR: 188.45/82/KEP/422.012/2015 TENTANG PEMBENTUKAN DEWAN PEMBINA DAN FORUM PEMBAURAN KEBANGSAAN PERIODE 2015-2019 WALIKOTA BATU, Menimbang

Lebih terperinci

WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR KEPUTUSAN WALIKOTA BATU NOMOR: /78/KEP/ /2015 TENTANG

WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR KEPUTUSAN WALIKOTA BATU NOMOR: /78/KEP/ /2015 TENTANG SALINAN WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR KEPUTUSAN WALIKOTA BATU NOMOR: 188.45/78/KEP/422.012/2015 TENTANG PEMBENTUKAN TIM KOORDINASI PROGRAM TUGAS PEMBANTUAN DAN DEKONSENTRASI TAHUN ANGGARAN 2015 WALIKOTA

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 20 TAHUN 2006 TENTANG

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 20 TAHUN 2006 TENTANG PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 20 TAHUN 2006 TENTANG PENDELEGASIAN WEWENANG PENYESUAIAN GAJI POKOK PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN DEPARTEMEN DALAM NEGERI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI

Lebih terperinci

MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA. NOMOR 21 /M/Kp/III/2013 TENTANG

MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA. NOMOR 21 /M/Kp/III/2013 TENTANG MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 21 /M/Kp/III/2013 TENTANG PEMBENTUKAN TIM PENGARAH, TIM SEKRETARIAT, DAN TIM

Lebih terperinci

GUBERNUR LAMPUNG KEPUTUSAN GUBERNUR LAMPUNG NOMOR: G/!J-10 /11.04/HK/2015

GUBERNUR LAMPUNG KEPUTUSAN GUBERNUR LAMPUNG NOMOR: G/!J-10 /11.04/HK/2015 GUBERNUR LAMPUNG KEPUTUSAN GUBERNUR LAMPUNG NOMOR: G/!J-10 /11.04/HK/2015 TENTANG PEMBENTUKAN TIM KOORDINASI PENGUATAN SISTEM INOVASI DAERAH PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2015 Menimbang a. bahwa untuk meningkatkan

Lebih terperinci

Gubernur Jawa Barat PERATURAN GUBERNUR JAWA BARAT NOMOR : 40 TAHUN 2012 TENTANG FORUM KERUKUNAN UMAT BERAGAMA (FKUB) DI JAWA BARAT

Gubernur Jawa Barat PERATURAN GUBERNUR JAWA BARAT NOMOR : 40 TAHUN 2012 TENTANG FORUM KERUKUNAN UMAT BERAGAMA (FKUB) DI JAWA BARAT Gubernur Jawa Barat PERATURAN GUBERNUR JAWA BARAT NOMOR : 40 TAHUN 2012 TENTANG FORUM KERUKUNAN UMAT BERAGAMA (FKUB) DI JAWA BARAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA Menimbang GUBERNUR JAWA BARAT, : a.

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA : 6/ PERUBAHAN ATAS KEPUTUSAN BUPATI BEKASI NOMOR 027/Kep.357/Adm.Pemb/2011 TENTANG PEMBENTUKAN TIM PERSIAPAN LAYANAN PENGADAAN SECARA ELEKTRONIK (LPSE) KABUPATEN BEKASI TAHUN ANGGARAN 2011 DENGAN RAHMAT

Lebih terperinci

KECAMATAN DAU Jalan Raya Mulyoagung 200 Telp. (0341) Website:

KECAMATAN DAU Jalan Raya Mulyoagung 200 Telp. (0341) Website: P E M E R I N T A H K A B U P A T E N M A L A N G KECAMATAN DAU Jalan Raya Mulyoagung 200 Telp. (0341) 462764 Email: dau@malangkab.go.id Website: http://www.malangkab.go.id DAU - 65151 KEPUTUSAN KABUPATEN

Lebih terperinci

PERHUBUNGAN. No PEJABAT KUASA UNIT KERJA Pengangkatan dalam Jabatan. Fungsional Umum bagi. Pegawai Negeri Sipil Golongan/Ruang IV/a ke atas

PERHUBUNGAN. No PEJABAT KUASA UNIT KERJA Pengangkatan dalam Jabatan. Fungsional Umum bagi. Pegawai Negeri Sipil Golongan/Ruang IV/a ke atas 2012, No.537 6 LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM. 29 TAHUN 2012 TENTANG PENGANGKATAN DALAM JABATAN FUNGSIONAL UMUM BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 34 TAHUN 2010 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 34 TAHUN 2010 TENTANG SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 34 TAHUN 2010 TENTANG POLA PENERIMAAN MAHASISWA BARU PROGRAM SARJANA PADA PERGURUAN TINGGI YANG DISELENGGARAKAN OLEH PEMERINTAH DENGAN

Lebih terperinci

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN PRESIDEN NOMOR 10 TAHUN 2010 TENTANG PEMBENTUKAN TIM PENGARAH PENERBITAN NOMOR INDUK KEPENDUDUKAN DAN PENERAPAN KARTU TANDA PENDUDUK BERBASIS NOMOR INDUK KEPENDUDUKAN SECARA NASIONAL PRESIDEN,

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA REKTOR UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA REKTOR UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG, KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG NOMOR 19/P/2016 TENTANG PEMBERHENTIAN DAN PENGANGKATAN SEKRETARIS JURUSAN PADA FAKULTAS DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 95 TAHUN 2013 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TERNATE

PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 95 TAHUN 2013 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TERNATE SALINAN PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 95 TAHUN 2013 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TERNATE DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

2 MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN PRESIDEN TENTANG KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG KEMARITIMAN. BAB I KEDUDUKAN, TUGAS, DAN FUNGSI Pasal 1 (1) Kemen

2 MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN PRESIDEN TENTANG KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG KEMARITIMAN. BAB I KEDUDUKAN, TUGAS, DAN FUNGSI Pasal 1 (1) Kemen LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.11, 2015 ADMINISTRASI. Pemerintahan. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman. Penyelenggaraan. Pencabutan. PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2011 TENTANG SATUAN TUGAS PENANGANAN KASUS WARGA NEGARA INDONESIA/ TENAGA KERJA INDONESIA DI LUAR NEGERI YANG TERANCAM HUKUMAN MATI DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2005 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2005 TENTANG SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2005 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA DIREKTORAT JENDERAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DEPARTEMEN PENDIDIKAN

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2009 TENTANG SERTIFIKASI BAGI GURU DALAM JABATAN

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2009 TENTANG SERTIFIKASI BAGI GURU DALAM JABATAN SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2009 TENTANG SERTIFIKASI BAGI GURU DALAM JABATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, Menimbang

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2011 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2011 TENTANG SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2011 TENTANG KOORDINASI DAN PENGENDALIAN PROGRAM DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

SOP IMPLEMENTASI Audit Mutu Akademik Internal (AMAI) BADAN PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS JANABADRA YOGYAKARTA

SOP IMPLEMENTASI Audit Mutu Akademik Internal (AMAI) BADAN PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS JANABADRA YOGYAKARTA SOP IMPLEMENTASI Audit Mutu Akademik Internal (AMAI) BADAN PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS JANABADRA YOGYAKARTA 2011 1 KATA PENGANTAR Audit Mutu Akademik Internal (AMAI) adalah suatu kegiatan penjaminan dan

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA SEKRETARIS KABINET REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA SEKRETARIS KABINET REPUBLIK INDONESIA, SALINAN KEPUTUSAN SEKRETARIS KABINET REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2013 TENTANG PEMBENTUKAN TIM ASESOR PENILAIAN MANDIRI PELAKSANAAN REFORMASI BIROKRASI DI LINGKUNGAN SEKRETARIAT KABINET REPUBLIK INDONESIA

Lebih terperinci

MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP,

MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP, SALINAN KEPUTUSAN MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP NOMOR 295 TAHUN 2007 TENTANG TIM KERJA DAN TIM AHLI PEMBAHASAN RANCANGAN UNDANG- UNDANG TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH DI DPR MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP,

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2005 TENTANG TIM DOKTER KEPRESIDENAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2005 TENTANG TIM DOKTER KEPRESIDENAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA www.legalitas.org PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2005 TENTANG TIM DOKTER KEPRESIDENAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa Presiden,

Lebih terperinci

TIM KOORDINASI CONSULTATIVE GROUP ON INDONESIA (CGI) TAHUN 2006 MENTERIKOODINATORBIDANGPEREKONOMIAN

TIM KOORDINASI CONSULTATIVE GROUP ON INDONESIA (CGI) TAHUN 2006 MENTERIKOODINATORBIDANGPEREKONOMIAN MENTER! KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN SALIN AN KEPUTUSAN MENTERI KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN NOMOR: KEP-16 /M.EKON/O3/2006 TENTANG TIM KOORDINASI CONSULTATIVE GROUP ON INDONESIA (CGI) TAHUN 2006

Lebih terperinci

MENTERI NEGARA PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA

MENTERI NEGARA PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA MENTERI NEGARA PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI NEGARA PERUMAHAN RAKYAT SELAKU KETUA HARIAN TIM KOORDINASI/KETUA TIM PELAKSANA PERCEPATAN PEMBANGUNAN RUMAH SUSUN DI KAWASAN PERKOTAAN

Lebih terperinci

BUPATI PURWOREJO PERATURAN BUPATI PURWOREJO. NOMOR: 30.Al TAHUN 2008 TENTANG

BUPATI PURWOREJO PERATURAN BUPATI PURWOREJO. NOMOR: 30.Al TAHUN 2008 TENTANG BUPATI PURWOREJO PERATURAN BUPATI PURWOREJO NOMOR: 30.Al TAHUN 2008 TENTANG PENJABARAN TUGAS POKOK, FUNGSI DAN TATA KERJA KELURAHAN DI LINGKUNGAN KABUPATEN PURWOREJO BUPATI PURWOREJO, Menimbang : bahwa

Lebih terperinci

KEPUTUSAN. Tentang :

KEPUTUSAN. Tentang : KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITASEBELAS MARET Nomor = DOL ttl-27 tkptzolo Tentang : PEMBERHENTIAN KETUA, SEKRETARIS, KOORDINATOR DAN ANGGOTA TIM PERCEPATAN PELAKSANAAN PROGRAM DAN KEGIATAN SATUAN PENGENDALIAN

Lebih terperinci

KEPUTUSAN PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH NOMOR : 233/KEP/I.0/B/2015 TENTANG PEDOMAN DAN TATA KERJA PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH PERIODE

KEPUTUSAN PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH NOMOR : 233/KEP/I.0/B/2015 TENTANG PEDOMAN DAN TATA KERJA PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH PERIODE PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH KEPUTUSAN PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH NOMOR : 233/KEP/I.0/B/2015 TENTANG PEDOMAN DAN TATA KERJA PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH PERIODE 2015-2020 BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIM PIMPINAN

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 48 TAHUN 2012 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 48 TAHUN 2012 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 48 TAHUN 2012 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN2006 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN2006 TENTANG PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN2006 TENTANG PEMBERIAN DELEGASI WEWENANG KEPADA PEJABAT TERTENTU UNTUK MENETAPKAN PENYESUAIAN GAJI POKOK PEGAWAI NEGERI SIPIL Dl LINGKUNGAN

Lebih terperinci

NOMOR 2168/UN6.RKT/KP/2015 TENTANG PEMBERHENTIAN DAN PENGANGKATAN KEPALA-KEPALA BAGIAN DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS PADJADJARAN

NOMOR 2168/UN6.RKT/KP/2015 TENTANG PEMBERHENTIAN DAN PENGANGKATAN KEPALA-KEPALA BAGIAN DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS PADJADJARAN NOMOR 2168/UN6.RKT/KP/2015 TENTANG PEMBERHENTIAN DAN PENGANGKATAN KEPALA-KEPALA BAGIAN DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS PADJADJARAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA REKTOR UNIVERSITAS PADJADJARAN, Menimbang

Lebih terperinci

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2012 TENTANG

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2012 TENTANG KEPUTUSAN PRESIDEN NOMOR 3 TAHUN 2012 TENTANG TIM EVALUASI UNTUK PENYESUAIAN KONTRAK KARYA DAN PERJANJIAN KARYA PENGUSAHAAN PERTAMBANGAN BATUBARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN, Menimbang :

Lebih terperinci

WALIKOTA BATU KEPUTUSAN WALIKOTA BATU NOMOR: 180/16/KEP/ /2013 TENTANG

WALIKOTA BATU KEPUTUSAN WALIKOTA BATU NOMOR: 180/16/KEP/ /2013 TENTANG WALIKOTA BATU KEPUTUSAN WALIKOTA BATU NOMOR: 180/16/KEP/422.012/2013 TENTANG PEMBENTUKAN PANITIA PELAKSANA KEGIATAN PENYUSUNAN LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH KOTA BATU TAHUN 2012 WALIKOTA

Lebih terperinci

SALINAN KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 036/U/1993 TENTANG GELAR DAN SEBUTAN LULUSAN PERGURUAN TINGGI

SALINAN KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 036/U/1993 TENTANG GELAR DAN SEBUTAN LULUSAN PERGURUAN TINGGI SALINAN KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 036/U/1993 TENTANG GELAR DAN SEBUTAN LULUSAN PERGURUAN TINGGI MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Menimbang Tinggi : bahwa sebagai

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 9 TAHUN 2008 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 9 TAHUN 2008 TENTANG SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 9 TAHUN 2008 TENTANG PERPANJANGAN BATAS USIA PENSIUN PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG MENDUDUKI JABATAN GURU BESAR/PROFESOR DAN PENGANGKATAN

Lebih terperinci

2017, No BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Presiden ini yang dimaksud dengan: 1. Otoritas Nasional Senjata Kimia, yang selanjutnya di

2017, No BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Presiden ini yang dimaksud dengan: 1. Otoritas Nasional Senjata Kimia, yang selanjutnya di No.34, 2017 LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA ADMINISTRASI. Senjata Kimia. Nasional. Otoritas. PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2017 TENTANG OTORITAS NASIONAL SENJATA KIMIA DENGAN

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2005 TENTANG TIM DOKTER KEPRESIDENAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2005 TENTANG TIM DOKTER KEPRESIDENAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2005 TENTANG TIM DOKTER KEPRESIDENAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa Presiden, Wakil Presiden, Pimpinan

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2009 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2009 TENTANG SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2009 TENTANG SATUAN PENGAWASAN INTERN DI LINGKUNGAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI

Lebih terperinci

SALINAN KEPUTUSAN WALIKOTA MEDAN NOMOR

SALINAN KEPUTUSAN WALIKOTA MEDAN NOMOR 1 SALINAN KEPUTUSAN WALIKOTA MEDAN NOMOR TENTANG PEMBENTUKAN TIM KOORDINASI KELOMPOK KERJA JARINGAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN BIDANG PENDIDIKAN DI KOTA MEDAN WALIKOTA MEDAN, Menimbang : a. bahwa untuk

Lebih terperinci

WALIKOTA SURABAYA KEPUTUSAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR : / 93 / /2010 TENTANG DEWAN KETAHANAN PANGAN KOTA SURABAYA WALIKOTA SURABAYA,

WALIKOTA SURABAYA KEPUTUSAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR : / 93 / /2010 TENTANG DEWAN KETAHANAN PANGAN KOTA SURABAYA WALIKOTA SURABAYA, WALIKOTA SURABAYA KEPUTUSAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR : 188.45/ 93 /436.1.2/2010 TENTANG DEWAN KETAHANAN PANGAN KOTA SURABAYA Menimbang : a. bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 10 dan Pasal 12 Peraturan Presiden

Lebih terperinci

Gubernur Jawa Barat PERATURAN GUBERNUR JAWA BARAT NOMOR 35 TAHUN 2011 TENTANG BADAN KOORDINASI KEHUMASAN PROVINSI JAWA BARAT

Gubernur Jawa Barat PERATURAN GUBERNUR JAWA BARAT NOMOR 35 TAHUN 2011 TENTANG BADAN KOORDINASI KEHUMASAN PROVINSI JAWA BARAT Gubernur Jawa Barat PERATURAN GUBERNUR JAWA BARAT NOMOR 35 TAHUN 2011 TENTANG BADAN KOORDINASI KEHUMASAN PROVINSI JAWA BARAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR JAWA BARAT, Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2015 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER

PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2015 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2015 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2010 TENTANG PEMBENTUKAN PANITIA SELEKSI PEMILIHAN CALON ANGGOTA KOMISI YUDISIAL

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2010 TENTANG PEMBENTUKAN PANITIA SELEKSI PEMILIHAN CALON ANGGOTA KOMISI YUDISIAL KEPUTUSAN PRESIDEN NOMOR 5 TAHUN 2010 TENTANG PEMBENTUKAN PANITIA SELEKSI PEMILIHAN CALON ANGGOTA KOMISI YUDISIAL PRESIDEN, Menimbang : a. bahwa masa jabatan anggota Komisi Yudisial periode 2005-2010 akan

Lebih terperinci

BUPATI MADIUN PROVINSI JAWA TIMUR SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 62 TAHUN 2016 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA PEMERINTAH DESA

BUPATI MADIUN PROVINSI JAWA TIMUR SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 62 TAHUN 2016 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA PEMERINTAH DESA BUPATI MADIUN PROVINSI JAWA TIMUR SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 62 TAHUN 2016 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA PEMERINTAH DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI MADIUN, Menimbang

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/ KEPALA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/ KEPALA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA, SALINAN PERATURAN MENTERI PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/ KEPALA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2017 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA SEKRETARIAT MANAJEMEN EKSEKUTIF

Lebih terperinci

WALIKOTA MADIUN PERATURAN WALIKOTA MADIUN NOMOR 56 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS DAN FUNGSI KECAMATAN WALIKOTA MADIUN,

WALIKOTA MADIUN PERATURAN WALIKOTA MADIUN NOMOR 56 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS DAN FUNGSI KECAMATAN WALIKOTA MADIUN, WALIKOTA MADIUN PERATURAN WALIKOTA MADIUN NOMOR 56 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS DAN FUNGSI KECAMATAN WALIKOTA MADIUN, Menimbang : a. bahwa sebagai tindak lanjut Pasal 17 Peraturan Daerah Kota Madiun

Lebih terperinci

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2007 TENTANG TIM PENERTIBAN BARANG MILIK NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2007 TENTANG TIM PENERTIBAN BARANG MILIK NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2007 TENTANG TIM PENERTIBAN BARANG MILIK NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa Barang Milik Negara

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 223 /U/1998 TENTANG

KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 223 /U/1998 TENTANG SALINAN KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 223 /U/1998 TENTANG KERJASAMA ANTAR PERGURUAN TINGGI MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN, Menimbang : a. bahwa dengan meningkatnya

Lebih terperinci

WALIKOTA SURABAYA WALIKOTA SURABAYA,

WALIKOTA SURABAYA WALIKOTA SURABAYA, WALIKOTA SURABAYA KEPUTUSAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR : 188.45 / 54 / 436.1.2 / 2010 T E N T A N G DEWAN PENASEHAT FORUM KERUKUNAN UMAT BERAGAMA (DPFKUB) KOTA SURABAYA WALIKOTA SURABAYA, Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.1457, 2013 KEMENTERIAN AGAMA. IAIN Tulungagung. Organisasi. Tata Kerja. Pencabutan. PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 91 TAHUN 2013 TENTANG ORGANISASI

Lebih terperinci

NOMOR 3 TAHUN 2007 TENTANG KOORDINASI DAN PENGENDALIAN PROGRAM DI LINGKUNGAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL TAHUN ANGGARAN 2007

NOMOR 3 TAHUN 2007 TENTANG KOORDINASI DAN PENGENDALIAN PROGRAM DI LINGKUNGAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL TAHUN ANGGARAN 2007 SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2007 TENTANG KOORDINASI DAN PENGENDALIAN PROGRAM DI LINGKUNGAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL TAHUN ANGGARAN 2007 DENGAN RAHMAT

Lebih terperinci

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN PRESIDEN NOMOR 8 TAHUN 2012 TENTANG SATUAN TUGAS PENANGANAN KASUS WARGA NEGARA INDONESIA/ TENAGA KERJA INDONESIA DI LUAR NEGERI YANG TERANCAM HUKUMAN MATI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN,

Lebih terperinci

PROVINSI SULAWESI UTARA KEPUTUSAN BUPATI BOLAANG MONGONDOW UTARA NOMOR 93 TAHUN 2014 T E N T A N G PEMBENTUKAN KOMISI PENANGGULANGAN AIDS DAERAH

PROVINSI SULAWESI UTARA KEPUTUSAN BUPATI BOLAANG MONGONDOW UTARA NOMOR 93 TAHUN 2014 T E N T A N G PEMBENTUKAN KOMISI PENANGGULANGAN AIDS DAERAH - 1 - NOMOR 93 TAHUN 2014 T E N T A N G PEMBENTUKAN KOMISI PENANGGULANGAN AIDS DAERAH BUPATI BOLAANG MONGONDOW UTARA, Menimbang : a. bahwa untuk lebih meningkatkan koordinasi/keterpaduan lintas sektor

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 21 TAHUN 2013 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON

PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 21 TAHUN 2013 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON SALINAN PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 21 TAHUN 2013 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 1 TAHUN 2009 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 1 TAHUN 2009 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 1 TAHUN 2009 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI DALAM NEGERI, Menimbang : a. bahwa dalam

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI NOMOR 03/M/PER/XII/2005 TENTANG

PERATURAN MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI NOMOR 03/M/PER/XII/2005 TENTANG PERATURAN MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI NOMOR 03/M/PER/XII/2005 TENTANG PEMBENTUKAN PENYELENGGARAAN PROGRAM RISET PASCASARJANA DI PUSAT PENELITIAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI, SERPONG DENGAN RAHMAT

Lebih terperinci

MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 233/M/KP/VII/2011

MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 233/M/KP/VII/2011 REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 233/M/KP/VII/2011 TENTANG PEMBENTUKAN TIM EVALUASI JOB GRADING KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA Menimbang : bahwa

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 44 TAHUN 2009 TENTANG TIM DOKTER KEPRESIDENAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 44 TAHUN 2009 TENTANG TIM DOKTER KEPRESIDENAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PRESIDEN NOMOR 44 TAHUN 2009 TENTANG TIM DOKTER KEPRESIDENAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN, Menimbang : a. bahwa Presiden, Wakil Presiden, Pimpinan Lembaga Tinggi Negara, dan Para

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN2006 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN2006 TENTANG PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN2006 TENTANG PEMBERIAN DELEGASI WEWENANG KEPADA PEJABAT TERTENTU UNTUK MENETAPKAN PENYESUAIAN GAJI POKOK PEGAWAI NEGERI SIPIL Dl LINGKUNGAN

Lebih terperinci

WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR KEPUTUSAN WALIKOTA BATU NOMOR: /50/KEP/ /2015 TENTANG

WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR KEPUTUSAN WALIKOTA BATU NOMOR: /50/KEP/ /2015 TENTANG SALINAN WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR KEPUTUSAN WALIKOTA BATU NOMOR: 188.45/50/KEP/422.012/2015 TENTANG PEMBENTUKAN TIM PERCEPATAN PENGEMBANGAN PERTANIAN ORGANIK WALIKOTA BATU, Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.1688, 2016 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENAG. IAIN Kerinci. Orta. Pencabutan. PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 48 TAHUN 2016 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT AGAMA ISLAM

Lebih terperinci

S U R A T T U G A S Nomor: E.2.b/530/BAA-UMM/XI/2005

S U R A T T U G A S Nomor: E.2.b/530/BAA-UMM/XI/2005 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG Fakultas Agama Islam Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Fakultas Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Fakultas Teknik Fakultas Hukum Fakultas Psikologi Fakultas

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2012 TENTANG KOMITE KOORDINASI NASIONAL PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2012 TENTANG KOMITE KOORDINASI NASIONAL PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2012 TENTANG KOMITE KOORDINASI NASIONAL PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.437, 2013 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN AGAMA. Institut Agama Islam Negeri. Ambon. Organisasi. Tata Kerja. PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 21 TAHUN 2013 TENTANG ORGANISASI

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA DEPARTEMEN AGAMA. Institut Agama Islam. IAIN. Organisasi. Ambon.

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA DEPARTEMEN AGAMA. Institut Agama Islam. IAIN. Organisasi. Ambon. No. 4, 2007 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA DEPARTEMEN AGAMA. Institut Agama Islam. IAIN. Organisasi. Ambon. PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI DAN TATA

Lebih terperinci

SALINAN KEPUTUSAN REKTOR INSTITUT PERTANIAN BOGOR Nomor : 017/K13/KU/2007 Tentang PENUGASAN PEJABAT DAN PERSONALIA PELAKSANA ANGGARAN INSTITUT

SALINAN KEPUTUSAN REKTOR INSTITUT PERTANIAN BOGOR Nomor : 017/K13/KU/2007 Tentang PENUGASAN PEJABAT DAN PERSONALIA PELAKSANA ANGGARAN INSTITUT SALINAN KEPUTUSAN REKTOR INSTITUT PERTANIAN BOGOR Nomor : 017/K13/KU/2007 Tentang PENUGASAN PEJABAT DAN PERSONALIA PELAKSANA ANGGARAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR TAHUN ANGGARAN 2007 REKTOR INSTITUT PERTANIAN

Lebih terperinci

2017, No Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 116, Tambahan Lem

2017, No Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 116, Tambahan Lem No.121, 2017 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENAG. Sekolah Tinggi. Orta. PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2017 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA SEKOLAH TINGGI AGAMA KATOLIK

Lebih terperinci

PERATURAN ORGANISASI IKATAN PERSAUDARAAN HAJI INDONESIA NOMOR : V TAHUN 2010 TENTANG TATA KERJA ORGANISASI

PERATURAN ORGANISASI IKATAN PERSAUDARAAN HAJI INDONESIA NOMOR : V TAHUN 2010 TENTANG TATA KERJA ORGANISASI PERATURAN ORGANISASI IKATAN PERSAUDARAAN HAJI INDONESIA NOMOR : V TAHUN 2010 TENTANG TATA KERJA ORGANISASI IKATAN PERSAUDARAAN HAJI INDONESIA ------------------------------------------------------------------

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA. NOMOR 206 /M/Kp/IX/2013 TENTANG

KEPUTUSAN MENTERI RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA. NOMOR 206 /M/Kp/IX/2013 TENTANG KEPUTUSAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 206 /M/Kp/IX/2013 TENTANG TIM PENGARAH DAN TIM PELAKSANA MANAJEMEN PROGRAM INSENTIF RISET SISTEM INOVASI NASIONAL KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI TAHUN ANGGARAN 2014

Lebih terperinci

GUBERNUR JAWA TIMUR KEPUTUSAN GUBERNUR JAWA TIMUR TENTANG TIM PENILAI INOVASI TEKNOLOGI PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2013 GUBERNUR JAWA TIMUR,

GUBERNUR JAWA TIMUR KEPUTUSAN GUBERNUR JAWA TIMUR TENTANG TIM PENILAI INOVASI TEKNOLOGI PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2013 GUBERNUR JAWA TIMUR, GUBERNUR JAWA TIMUR KEPUTUSAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 188/481/KPTS/013/2013 TENTANG TIM PENILAI INOVASI TEKNOLOGI PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2013 GUBERNUR JAWA TIMUR, Menimbang : bahwa dalam rangka memperlancar

Lebih terperinci

PEMBERHENTIAN/PENGANGKATAN ANGGOTA SENAT FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MALANG DEKAN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MALANG

PEMBERHENTIAN/PENGANGKATAN ANGGOTA SENAT FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MALANG DEKAN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MALANG M T A S N EG ERI I V ER SI U N A LA N G KEPUTUSAN DEKAN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MALANG Nomor : 2565/KEP/H32.4/KP/2009 Tentang PEMBERHENTIAN/PENGANGKATAN ANGGOTA SENAT FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS

Lebih terperinci

KEPUTUSAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 188/ 414 /KPTS/013/2016 TENTANG PEMBERIAN BANTUAN KEUANGAN KEPADA PARTAI POLITIK TAHUN ANGGARAN 2016

KEPUTUSAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 188/ 414 /KPTS/013/2016 TENTANG PEMBERIAN BANTUAN KEUANGAN KEPADA PARTAI POLITIK TAHUN ANGGARAN 2016 KEPUTUSAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 188/ 414 /KPTS/013/2016 TENTANG PEMBERIAN BANTUAN KEUANGAN KEPADA PARTAI POLITIK TAHUN ANGGARAN 2016 GUBERNUR JAWA TIMUR, Menimbang Mengingat : a. bahwa sesuai ketentuan

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 8 TAHUN 2005 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 8 TAHUN 2005 TENTANG SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 8 TAHUN 2005 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA DIREKTORAT JENDERAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DENGAN

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 91 TAHUN 2015 TENTANG DEWAN PERTIMBANGAN OTONOMI DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 91 TAHUN 2015 TENTANG DEWAN PERTIMBANGAN OTONOMI DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 91 TAHUN 2015 TENTANG DEWAN PERTIMBANGAN OTONOMI DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: bahwa untuk melaksanakan ketentuan

Lebih terperinci

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 44 TAHUN 2002 TENTANG DEWAN PENGEMBANGAN KAWASAN TIMUR INDONESIA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 44 TAHUN 2002 TENTANG DEWAN PENGEMBANGAN KAWASAN TIMUR INDONESIA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 44 TAHUN 2002 TENTANG DEWAN PENGEMBANGAN KAWASAN TIMUR INDONESIA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa untuk meningkatkan pembangunan daerah di Kawasan

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA ASOSIASI ANTROPOLOGI INDONESIA

ANGGARAN RUMAH TANGGA ASOSIASI ANTROPOLOGI INDONESIA ANGGARAN RUMAH TANGGA ASOSIASI ANTROPOLOGI INDONESIA BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Nama Organisasi Asosiasi Antropologi Indonesia disingkat AAI selanjutnya disebut AAI. Pasal 2 Makna AAI adalah wadah tunggal

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR : KEP. 110/MEN/II/2007 TENTANG

KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR : KEP. 110/MEN/II/2007 TENTANG KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI NOMOR : KEP. 110/MEN/II/2007 TENTANG PEMBENTUKAN KELOMPOK KERJA (POKJA) PEMBANGUNAN DAN PENGEMBANGAN KOTA TERPADU MANDIRI (KTM) MENTERI TENAGA KERJA DAN

Lebih terperinci

SALINAN KEPUTUSAN REKTOR INSTITUT PERTANIAN BOGOR NOMOR : 240/IT3/KP/2013 TENTANG PENUGASAN KETUA DEPARTEMEN DI LINGKUNGAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR

SALINAN KEPUTUSAN REKTOR INSTITUT PERTANIAN BOGOR NOMOR : 240/IT3/KP/2013 TENTANG PENUGASAN KETUA DEPARTEMEN DI LINGKUNGAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR SALINAN KEPUTUSAN REKTOR INSTITUT PERTANIAN BOGOR NOMOR : 240/IT3/KP/2013 TENTANG PENUGASAN KETUA DEPARTEMEN DI LINGKUNGAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR PERIODE 2013-2017 REKTOR INSTITUT PERTANIAN BOGOR, Menimbang

Lebih terperinci

TENTANG KOMISI DAERAH LANJUT USIA KOTA SURABAYA MASA JABATAN WALIKOTA SURABAYA,

TENTANG KOMISI DAERAH LANJUT USIA KOTA SURABAYA MASA JABATAN WALIKOTA SURABAYA, SALINAN KEPUTUSAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR : 188.45/612/436.1.2/2014 TENTANG KOMISI DAERAH LANJUT USIA KOTA SURABAYA MASA JABATAN 2014-2016 WALIKOTA SURABAYA, Menimbang Mengingat : a. bahwa dalam upaya

Lebih terperinci

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 33 TAHUN 2011 TENTANG PEMBENTUKAN TIM SELEKSI CALON ANGGOTA KOMISI PEMILIHAN UMUM DAN CALON ANGGOTA BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

WALIKOTA SURABAYA KEPUTUSAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR : / 320 / /2009 TENTANG DEWAN KETAHANAN PANGAN KOTA SURABAYA WALIKOTA SURABAYA,

WALIKOTA SURABAYA KEPUTUSAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR : / 320 / /2009 TENTANG DEWAN KETAHANAN PANGAN KOTA SURABAYA WALIKOTA SURABAYA, WALIKOTA SURABAYA KEPUTUSAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR : 188.45/ 320 /436.1.2/2009 TENTANG DEWAN KETAHANAN PANGAN KOTA SURABAYA Menimbang : a. bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 10 dan Pasal 12 Peraturan Presiden

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 2013 TENTANG KOORDINASI PEMULANGAN TENAGA KERJA INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 2013 TENTANG KOORDINASI PEMULANGAN TENAGA KERJA INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 2013 TENTANG KOORDINASI PEMULANGAN TENAGA KERJA INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa dalam rangka

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR NOMOR 07 TAHUN 2008 TENTANG

PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR NOMOR 07 TAHUN 2008 TENTANG PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR NOMOR 07 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR

Lebih terperinci

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA SALINAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 83 TAHUN 2015 TENTANG PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN PERANGKAT DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA

MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 01/HUK/2005 TENTANG LOGO FORUM KOMUNIKASI TAMAN PENITIPAN ANAK DAN KELOMPOK BERMAIN MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci