Kabupaten Murung Raya yang maju, mandiri dan sejahtera

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Kabupaten Murung Raya yang maju, mandiri dan sejahtera"

Transkripsi

1 BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH Prioritas dan sasaran pembangunan Kabupaten Murung Raya dalam RKPD Kabupaten Murung Raya tahun 2014 ini, disamping mengacu pada RPJPD Kabupaten Murung Raya Periode Tahun yang telah ditetapkan dengan Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2008, juga mengacu pada : a. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun b. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun Tujuan dan Sasaran Pembangunan Tujuan dan sasaran pembangunan Kabupaten Murung Raya sesuai visi/misi dapat dirinci sebagai berikut: Visi Pembangunan Daerah Kabupaten Murung Raya sebagaimana tertuang dalam RPJPD tahun adalah sebagai berikut: Kabupaten Murung Raya yang maju, mandiri dan sejahtera Sedangkan misi pembangunan Kabupaten Murung Raya yang tertuang dalam RPJPD tahun adalah : Misi 1: Meningkatkan kualitas penduduk agar memiliki daya saing tinggi, Misi 2: Meningkatkan ketersediaan prasarana (infrastruktur fisik) untuk kepentingan pelayanan publik, Misi 3: Melaksanakan pembangunan ekonomi dengan pengelolaan sumber daya alam secara bijaksana untuk mencapai kemakmuran, Misi 4: Melakukan penyerasian pemanfaatan ruang dan pengembangan wilayah, Misi 5: Melaksanakan prinsip-prinsip tata kelola kepemerintahan yang baik dalam rangka meningkatkan percepatan pembangunan daerah, 90

2 Misi 6: Melaksanakan pembangunan sosial budaya, politik dan hukum agar terwujud kehidupan sosial budaya masyarakat yang harmonis, bermartabat, dan meningkatkan kesadaran serta partisipasi politk masyarakat, Misi 7: Melaksanakan pembangunan berkelanjutan agar terwujud kondisi geomorfologi yang baik dan kondisi lingkungan hidup yang lestari. Yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan Visi Pembangunan Daerah Jangka Panjang Kabupaten Murung Raya, Tahun akan dikelompokkan sesuai misi masing-masing yaitu : Tabel 4.1 Misi dan Arah Pembangunan Daerah Kabupaten Murung Raya, Misi Misi 1: Meningkatkan kualitas penduduk agar memiliki daya saing tinggi Misi 2: Meningkatkan ketersediaan prasarana (infrastruktur fisik) untuk kepentingan pelayanan publik Misi 3: Melaksanakan pembangunan ekonomi dengan pengelolaan sumber daya alam secara bijaksana untuk mencapai kemakmuran Arah 1. Pembangunan pada sector pendidikan 2. Pembangunan Pemuda dan Olah Raga 3. Pembangunan Kesehatan 4. Pembangunan Keluarga Berencana 1. Pembangunan Pekerjaan Umum 2. Pembangunan Perumahan Rakyat 1 Pembangunan Perhubungan 2 Pembangunan Tenaga Kerja 3 Pembangunan Usaha Mikro Kecil dan Menengah 4 Pembangunan Penanaman Modal 5 Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat Desa 6 Pembangunan Pertaniana, Peternakan dan Perikanan 7 Pembangunan Kehutanan dan Perkebunan 91

3 8 Pembangunan Pertambangan dan Energi 9 Pembangunan Pariwisata 10 Pembangunan Industri 11 Pembangunan Perdagangan 12 Pembangunan Transmigrasi Misi 4: Melakukan penyerasian pemanfaatan ruang dan pengembangan wilayah Misi 5: Melaksanakan prinsip-prinsip tata kelola kepemerintahan yang baik dalam rangka meningkatkan percepatan pembangunan daerah Misi 6: Melaksanakan pembangunan social budaya, politik dan hokum agar terwujud kehidupan social budaya masyarakat yang harmonis, bermartabat, dan meningkatkan kesadaran serta partisipasi politk masyarakat Misi 7: Melaksanakan pembangunan berkelanjutan agar terwujud kondisi geomorfologi yang baik dan kondisi lingkungan hidup yang lestari. 1 Pembangunan Penataan Ruang 2 Pembangunan Wilayatah Strategis dan Cepat Tumbuh 3 Pembangunan Wilayah-wilayah Tertinggal 1 Pembangunan Perencanaan Pembangunan 2 Pembangunan Pemerintahan Umum 3 Pembangunan Kepegawaian 4 Pembangunan Statistik 5 Pembangunan Kearsipan 6 Pembangunan Komunikasi dan Informatika 1 Pembangunan Kependudukan dan Pencatatan Sipil 2 Pembangunan Pemberdayaan Perempuan 3 Pembangunan Sosial 4 Pembangunan Kebudayaan 5 Pembangunan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam negeri 1 Pembangunan Lingkungan Hidup 2 Pembangunan Pertanahan Sumber : RPJPD Kabupaten Murung Raya,

4 Arah dan Sasaran Agenda Pembangunan Peningkatan Kualitas SDM agar memiliki daya saing tinggi Pembangunan Pendidikan dan Kesehatan Arah dan sasaran agenda pembangunan pendidikan di Kabupaten Murung Raya adalah sebagai berikut (lihat tabel 4.2) : Tabel 4.2 Arah dan Sasaran Agenda Pembangunan Pendidikan, Kesehatan Bidang Arah Sasaran Pendidikan (1) Pembangunan Pendidikan diarahkan untuk meningkatkan harkat, Martabat dan kualitas SDM. (2) Penyediaan Layanan yang bermutu dan terjangkau untuk semua jenjang pendidikan serta pembebasan biaya pendidikan dari SD s/d SMA (3) Penyediaan Layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan (4) Peningkatan akses dan pemerataan layanan pendidikan yang bermutu dan terjangkau dengan memperhatikan penduduk miskin (5) Peningkatan layanan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi serta pemenuhan kebutuhan belajar 1. Meningkatnya Mutu Pendidikan Dan Tenaga Kependidikan. 2. Perluasan Dan Pemerataan Akses Pendidikan. 3. Pemberian beasiswa bagi siswa dan siswi berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi 93

5 (6) Peningkatan kualitas dan relevansi pendidikan dan pelatihan yang mampu merespon globalisasi dan mampu bersaing (7) Penyelenggaraan pendidikan tinggi yang terakreditasi dalam kerangka peningkatan kompetensi Pemuda dan Olah Raga (1) Meningkatkan keserasian kebijakan pengembangan pemuda (2) Meningkatkan peran serta kepemudaan (3) Meningkatkan upaya penumbuhan kewirausahaan dan kecakapan hidup pemuda (4) Meningkatkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba (5) Meningkatkan kualitas manajemen olah raga (6) Optimalisasi pembinaan dan pemasyarakatan olah raga (7) Meningkatkan sarana dan prasarana olah raga 1. Meningkatnya Aktivitas Kepemudaan. 2. Meningkatnya Aktivitas Keolahragaan. 3. Meningkatnya Kualitas Keolahragaan. Kesehatan (1) Terwujudnya distribusi obat dan perbekalan kesehatan semakin merata. (2) Terwujudnya kesehatan masyarakat semakin meningkat Meningkatnya Kualitas Kesehatan Penduduk. 2. Meningkatnya Kinerja Pelayanan Kesehatan. 3. Meningkatnya Kualitas Distribusi Tenaga Kesehatan

6 (3) Terwujudnya pengawasan obat dan makanan semakin optimal. (4) Terwujudnya pengembangan obat asli indonesia semakin baik. (5) Terwujudnya promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat semakin baik. 4. Meningkat-nya Sarana/Prasarana Kesehatan. 5. Meningkatnya Kualitas Pelayanan Rumah Sakit. 6. Meningkatnyakesehatan Lingkungan. 7. Meningkatnya Kualitas Ketersediaan Anggaran Kesehatan. (6) Terwujudnya gizi masyarakat semakin baik. (7) Terwujudnya kualitas lingkungan semakin sehat. (8) Terwujudnya pencegahan dan penanggulangan penyakit menular semakin baik. (9) Terwujudnya standarisasi pelayanan kesehatan semakin baik. (10) Terwujudnya pelayanan kesehatan bagi penduduk miskin semakin meningkat. (11) Terwujudnya sarana dan prasarana puskesmas/ puskesmas pembantu dan jaringannya semakin meningkat. (12) Terwujudnya sarana dan prasarana rumah sakit umum daerah Muara Teweh semakin baik dan lengkap. 95

7 (13) Terwujudnya kemitraan dan peningkatan pelayanan kesehatan semakin meningkat. (14) Terwujudnya pelayanan kesehatan anak balita semakin meningkat. (15) Terwujudnya pelayanan kesehatan lansia semakin meningkat. (16) Terwujudnya pengawasan dan pengendalian kesehatan makanan semakin baik. (17) Terwujudnya keselamatan ibu melahirkan dan anak semakin meningkat. Keluarga Berencana (1) Terwujudnya keberhasilan pembangunan keluaraga berencana semakin meningkat. (2) Terwujudnya kesehatan reproduksi remaja semakin meningkat. (3) Terwujudnya pelayanan kontrasepsi semakin meningkat. 1. Meningkatnya Kualitas Kependudukan. 2. Meningkatnya Kualitas Program Keluarga Berencana. 3. Menurunya angka kematian bayi 4. Menurunnya angka kematian ibu melahirkan (4) Terwujudnya pembinaan peran serta masyarakat dalam pelayanan KB/KS yang mandiri semakin meningkat. (5) Terwujudnya promosi kesehatan ibu, bayi dan 96

8 anak melalui kelompok kegiatan di masyarakat semakin meningkat. (6) Terwujudnya pusat pelayanan informasi dan konseling KRR semakin berkembang. (7) Terwujudnya penanggulangan narkoba, PMS termasuk HIV/AIDS semakin baik. (8) Terwujudnya bahan informasi tentang pengasuhan dan pembinaan tumbuh kembang anak semakin banyak. (9) Terwujudnya tenaga pendamping kelompok bina keluarga semakin meningkat. (10) Terwujudnya model operasional BKB- Posyandu-PADU semakin berkembang Arah dan Sasaran Agenda Pembangunan Peningkatan Ketersediaan Prasarana dan Sarana Umum yang berkualitas untuk kepentingan pelayanan publik Pembangunan Pekerjaan Umum Arah dan sasaran agenda pembangunan Pekerjaan Umum di Kabupaten adalah sebagai berikut (lihat tabel 4.3) : 97

9 Tabel 4.3 Arah dan Sasaran Agenda Pembangunan Pekerjaan Umum Bidang Arah Sasaran Pekerjaan Umum (1) Meningkatkan pembangunan jalan dan jembatan (2) Meningkatkan pembangunan saluran drainase/goronggorong (3) Meningkatkan pembangunan turap/talud/bronjong (4) Meningkatkan rehabilitasi/pemeliharaan jalan dan jembatan (5) Meningkatkan rehabilitasi/pemeliharaan talud/bronjong (6) Meningkatkan inspeksi kondisi jalan dan jembatan (7) Meningkatkan persiapan tanggap darurat jalan dan jembatan (8) Meningkatkan sarana dan prasarana kebinamargaan (9) Meningkatkan pembangunan jaringan irigasi, rawa dan jaringan pengairan lainnya (10) Meningkatkan persediaan dan pengelolaan air baku (11) Meningkatkan pengelolaan dan konservasi sungai, danau dan sumber daya air lainnya 1. Meningkatnya Kualitas Prasarana Jalan Raya. 2. Meningkatnya Pengelolaan Jaringan Drainase. 98

10 (12) Meningkatkan kinerja pengelolaan air minum dan air limbah (13) Meningkatkan sumberdaya untuk pengendalian banjir (14) Mengembangkan wilayah strategis dan cepat tumbuh (15) Meningkatkan pembangunan infrastruktur perdesaan Perumahan (1) Mengembangkan perumahan di pedesaan (2) Meningkatkan kualitas lingkungan sehat perumahan (3) Meningkatkan pemberdayaan komunitas perumahan (4) Meningkatkan perbaikan perumahan akibat bencana alam/sosial (5) Meningkatkan kesiagaan dan pencegahan bahaya kebakaran (6) Meningkatkan kualitas pengelolaan areal pemakaman 1. Tersedianya Prasarana Dan Sarana Perumahan. 2. Tersedianya Prasarana Dan Sarana Pemukiman. 3. Meningkatnya Kualitas Jasa Pelayanan Prasarana Air Bersih. Sumber : RPJPD dan RPJMD Kabupaten Murung Raya, Arah dan Sasaran Agenda Pembangunan Pelaksanaan pembangunan Ekonomi dengan pengelolaan SDA secara bijaksana untuk mencapai kemakmuran Pembangunan Ekonomi Arah dan sasaran agenda pembangunan Ekonomi di Kabupaten Murung Raya adalah sebagai berikut (lihat tabel 4.4) : 99

11 Tabel 4.4 Arah dan Sasaran Agenda Pembangunan Ekonomi Bidang Tujuan Sasaran Perhubungan (1) Meningkatkan pembangunan prasarana dan fasilitas perhubungan (2) Meningkatkan rehabilitasi dan pemeliharaan prasarana dan fasilitas LLAJ (3) Meningkatkan pelayanan angkutan (4) Meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana perhubungan (5) Meningkatkan pengendalian dan pengamanan lalu lintas (6) Meningkatkan kelaikan pengoperasian kendaran bermotor 1. Meningkatnya Pengeolaan Lalu Lintas Angkutan Jalan. 2. Meningkatnya Pengelolaan Transportasi Sungai, Danau Dan Penyebarangan. Tenaga Kerja (1) Meningkatkan kualitas dan produktivitas tenaga kerja (2) Meningkatkan kesempatan kerja (3) Meningkatkan perlindungan dan pengembangan lembaga ketenagakerjaan Meningkatnya Kualitas Ketenagakerjaan. Perindustrian (1) Meningkatkan kapasitas iptek Meningkatnya Kualitas sistem produksi Industri (2) Meningkatkan pembangunan industri kecil dan menengah (3) Meningkatkan kemampuan teknologi industri 100

12 (4) Optimalisasi penataan struktur industri (5) Meningkatkan pembangunan sentra-sentra industri potensial Perdagangan (1) Meningkatkan perlindungan konsumen dan pengamanan perdagangan (2) Meningkatkan kerjasama perdagangan internasional (3) Meningkatkan ekspor (4) Meningkatkan efisiensi perdagangan dalam negeri (5) Meningkatkan pembinaan pedagang kaki lima dan asongan (6) Mengurangi hambatan perdagangan Meningkatnya Kualitas Perdagangan. Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi (1) Meningkatkan kualitas iklim usaha kecil menengah yang konduktif (2) Meningkatkan keunggulan kompetitif usaha kecil menengah (3) Meningkatkan kualitas sistem pendukung usaha bagi usaha mikro kecil menengah (4) Meningkatkan kualitas kelembagaan koperasi 1. Meningkatnya Kualitas Usaha Mikro,Kecil Dan Menengah (UMKM). 2. Meningkatnya Kualitas Koperasi. Penanaman Modal (1) Meningkatkan promosi dan kerjasama investasi (2) Meningkatkan iklim investasi dan realisasi investasi (3) Mempersiapkan potensi sumberdaya, sarana dan prasarana daerah Kualitas Pelayanan Publik 101

13 Pemberdayaan Masyarakat Pertanian (Dalam Arti Luas) (1) Meningkatkan keberdayaan masyarakat pedesaan (2) Optimalisasi pengembangan lembaga ekonomi pedesaan (3) Meningkatkan partisipasi dalam membangun desa (4) Meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah desa (5) Meningkatkan peran perempuan di perdesaan 1) Meningkatkan kesejahteraan petani 2) Meningkatkan ketahanan pangan (pertanian/perkebunan) 3) Meningkatkan penyuluh pertanian/perkebunan lapangan 4) Meningkatkan upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit ternak 5) Meningkatkan produksi hasil peternakan 6) Meningkatkan pemasaran hasil produksi peternakan 7) Meningkatkan penerapan teknologi peternakan 8) Meningkatkan pemanfaatan potensi sumber daya hutan 9) Meningkatkan rehabilitasi hutan dan lahan 10) Meningkatkan pembangunan kawasan hutan industri 11) Meningkatkan pembinaan dan penertiban industri hasil hutan 12) Optimalisasi perencanaan dan pengembangan hutan 1. Kualitas Lembaga Kemasyarakatan Desa. 2. Kualitas Otonomi Daerah 3. Meningkatnya Kualitas Dan Kuantitas Infrastruktur Di Kawasan Perdesaan. 1. Meningkatnya Pembangunan Sektor Pertanian. 2. Meningkatnya Produksi Dan Produktivitas Pertanian Tanaman Pangan. 3. Meningkatnya Produksi Dan Produktivitas Perkebunan Dan Kehutanan. 4. Meningkatnya Produksi Dan Produktivitas Peternakan. 5. Meningkatnya Produksi Dan Produktivitas Perikanan. 6. Meningkatnya Kesejahteraan Petani. 7. Meningkatnya Ketahanan Pangan. 102

14 Energi dan Sumber Daya Mineral 13) Mengembangkan budidaya perikanan 14) Mengembangkan perikanan tangkap 15) Mengembangkan sistem penyuluhan perikanan 16) optimalisasi pengelolaan dan pemasaran produksi perikanan 17) Mengembangkan kawasan budidaya air tawar (1) Meningkatkan pembinaan dan pengawasan bidang pertambangan (2) Meningkatkan pengawasan dan penertiban kegiatan rakyat yang berpotensi merusak lingkungan (3) Meningkatkan pembinaan dan pengembangan bidang ketenagalistrikan 8. Meningkatnya Agrobisnis. 1. Meningkatnya Kualitas Jasa Pelayanan Ketenagalistrikan. 2. Meningkatnya kualitas jasa pelayanan pertambangan umum. Sumber : RPJPD dan RPJMD Kabupaten Murung Raya, Arah dan Sasaran Agenda Pembangunan untuk penyerasian pemanfaatan ruang dan pengembangan wilayah Pembangunan Penataan Ruang Arah dan sasaran agenda pembangunan Penataan Ruang di Kabupaten adalah sebagai berikut (lihat tabel 4.5) : Tabel 4.5 Arah dan Sasaran Agenda Pembangunan Penataan Ruang Bidang Tujuan Sasaran Penataan Ruang (1) Menyediakan dokumen perencanaan tata ruang (2) Optimalisasi pemanfaatan ruang Meningkatnya Pengendalian Tata Ruang.

15 (3) Meningkatkan pengendalian pemanfaatan ruang 2. Meningkatnya Pemanfaatan Tata Ruang Yang Optimal Arah dan Sasaran Agenda Pembangunan Pelaksanaan Prinsip-prinsip Tata Kelola Pemerintahan yang baik dalam rangka meningkatkan percepatan pembangunan daerah Pembangunan Pelayanan Umum Arah dan sasaran agenda pembangunan Pelayanan Umum di Kabupaten adalah sebagai berikut (lihat tabel 4.6) : Tabel 4.6 Arah dan Sasaran Agenda Pembangunan Pelayanan Umum Bidang Arah Sasaran Perencanaan Pembangunan (1) Menyediakan data/informasi pembangunan daerah (2) Meningkatkan kerjasama pembangunan (3) Optimalisasi perencanaan pengembangan wilayah strategis dan cepat tumbuh (4) Optimalisasi perencanaan pengembangan kota-kota menengah dan besar (5) Meningkatkan kapasitas kelembagaan perencanaan pembangunan daerah (6) Optimalisasi perencanaan pembangunan daerah (7) Optimalisasi perencanaan pembangunan ekonomi 1. Kualitas Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi. 2. Sumber Daya Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi. 3. Kualitas Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi. 104

16 (8) Optimalisasiperencanaan sosial dan budaya (9) Optimalisasi perencanaan prasarana wilayah dan sumber daya alam (10) Optimalisasi perencanaan pembangunan daerah rawan bencana Pemerintahan Umum (1) Meningkatkan kapasitas lembaga perwakilan rakyat daerah (2) Meningkatkan pelayanan kepala daerah/wakil kepala daerah (3) Meningkatkan manajemen pengelolaan keuangan daerah (4) Optimalisasi pembinaan dan fasilitasi pengelolaan keuangan desa (5) Meningkatkan pengawasan internal dan pengendalian pelaksanaan kebijakan Kepala Daerah (6) Meningkatkan profesionalisme tenaga pemeriksa dan aparatur pengawasan (7) Menata dan menyempurnakan system dan prosedur pengawasan (8) Optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi (9) Meningkatkan kualitas penanganan pengaduan masyarakat 1. Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Proses Pengambilan Keputusan Kebijakan Publik. 2. Meningkatnya Kualitas Perundangan Daerah. 3. Meningkatnya Kualitas Hukum Adat. 4. Meningkatnya Kualitas Penanganan Hukum Dan HAM. 5. Meningkatnya Kesadaran Tentang Hukum Dan HAM. 6. Kualitas Pembiayaan Pembangunan Daerah. 7. Optimalisasi Penerimaan Daerah. 8. Penerimaan Pajak Yang Optimal. 9. Penerimaan Bea Dan Cukai Yang Optimal Alokasi Belanja Negara Yang Tepat Sasaran Dan Tepat Waktu. 10. Terinvestarisasi Dan Termanfaannya Kekayaan 105

17 (10) Meningkatkan kerjasama antar pemerintah daerah Negara Secara Optimal. (11) Optimalisasi penataan peraturan perundang-undangan (12) Optimalisasi penatalaksanaan daerah otonomi baru Kepegawaian (1) Meningkatkan pendidikan kedinasan (2) Meningkatkan kapasitas sumber daya aparatur 1. Kualitas SDM Aparatur Daerah. 2. Kualitas Aparatur Daerah. (3) Meningkatkan pembinaan dan pengembangan aparatur Kearsipan (1) Meningkatkan kualitas sistem administrasi kearsipan (2) Meningkatkan upaya penyelamatan dan pelestarian dokumen/arsip daerah (3) Meningkatkan pemeliharaan rutin/berkala sarana dan prasarana kearsipan (4) Meningkatkan kualitas pelayanan informasi Statistik (1) Meningkatkan Pelayanan penyediaan data/informasi/statistik daerah Meningkatnya kualitas dan kuantitas data pembangunan Komunikasi dan Informasi (1) Mengembangkan komunikasi, informasi dan media massa (2) Optimalisasi penelitian bidang informasi dan komunikasi (3) Meningkatkan kualitas SDM bidang komunikasi dan inforamsi Meningkatnya Ketersediaan Infrastruktur Informasi. 106

18 (4) Meningkatkan kerjasama informasi dengan mas media Umum (Setda) (1) Meningkatkan kapasitas lembaga perwakilan rakyat daerah (2) Meningkatkan pelayanan kepala daerah/wakil kepala daerah (3) Meningkatkan manajemen pengelolaan keuangan daerah (4) Optimalisasi pembinaan dan fasilitasi pengelolaan keuangan desa (5) Meningkatkan pengawasan internal dan pengendalian pelaksanaan kebijakan Kepala Daerah (6) Meningkatkan profesionalisme tenaga pemeriksa dan aparatur pengawasan (7) Menata dan menyempurnakan system dan prosedur pengawasan (8) Optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi (9) Meningkatkan kualitas penanganan pengaduan masyarakat (10) Meningkatkan kerjasama antar pemerintah daerah (11) Optimalisasi penataan peraturan perundangundangan (12) Optimalisasi penatalaksanaan daerah otonomi baru Sumber : RPJPD dan RPJMD Kabupaten Murung Raya,

19 4.1.6 Arah dan Sasaran Agenda Pembangunan Pelaksanaan Pembangunan Sosial-Budaya, Politik dan Hukum Agar Terwujud Kehidupan Sosial Budaya Masyarakat yang harmonis, Bermartabat, dan Meningkatkan Kesadaran Serta Partisifasi Politik Masyarakat Pembangunan Perlindungan Sosial, Pariwisata, Dan Budaya Arah dan sasaran agenda pembangunan Perlindungan Sosial, pariwisata dan Budaya di Kabupaten Murung Raya adalah sebagai berikut (lihat tabel 4.6): Tabel 4.7 Arah dan Sasaran Agenda Pembangunan Perlindungan Sosial, Pariwisata dan Budaya Bidang Arah Sasaran Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (1) Meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan (2) Meningkatkan kantrantibnas dan pencegahan tindak kriminal (3) Meningkatkan wawasan kebangsaan (4) Meningkatkan kemitraan pengembangan wawasan kebangsaan (5) Optimalisasi pemberdayaan masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan (6) Meningkatkan pemberantasan penyakit masyarakat (pekat) (7) Meningkatkan pendidikan politik masyarakat (8) Meningkatkan upaya pencegahaan dini dan penenggulangan korban bencana alam 1. Menurunnya Ketegangan dan Ancaman Konflik Sara. 2. Meningkatkan Ketentraman Dan Ketertiban. 3. Meningkatkan Rasa Aman Masyarakat. 108

20 Kependudukan dan Catatan Sipil (1) Meningkatkan kualitas administrasi kependudukan (2) Meningkatkan ketersediaan data kependudukan (3) Meningkatkan pembangunan sistem informasi kependudukan 1. Meningkatnya Kualitas Administrasi Kependudukan. 2. Meningkatnya Kualitas Pelayanan Kependudukan. Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (1) Meningkatkan kualitas anak dan perempuan (2) Memperkuat kelembagaan pengarusutamaan gender dan anak (3) Meningkatkan kualitas hidup dan perlindungan perempuan (4) Meningkatkan peran serta dan kesehatan jender dalam pembangunan (5) Memperkuat kelembagaan pengarusutamaan gender dan anak 1. Menurunnya Kesenjangan Pencapaian Pembangunan Antara Perempuan Dan Laki-Laki. 2. Meningkatnya Kesejahteraan Perempuan Dan Anak. 3. Menurunnya Tindak Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak. 4. Terjaminnya Keadilan Gender Dalam Berbagai Perundangan Dan Kebijakan Publik. Sosial (1) Optimalisasi pemberdayaan fakir miskin, komunitas adat terpencil (KAT) dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) lainnya (2) Meningkatkan pelayanan dan rehabilitasi kesejahteraan sosial (3) Meningkatkan pembinaan anak terlantar (4) Meningkatkan pembinaan para penyandang cacat dan trauma (5) Meningkatkan pembinaan panti asuhan/panti jompo Meningkatnya Kualitas Hidup Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial. 2. Meningkatnya Aksesbilitas Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial Terhadap Pelayanan Sosial Dasar.

21 (6) Meningkatkan Bimbingan Eks Penyandang Penyakit Sosial (Eks Narapidana, PSK, Narkoba, dan Penyakit Sosial lainnya) (7) Optimalisasi pemberdayaan kelembagaan kesejeahteraan sosial Kebudayaan (1) Mengembangkan nilai budaya daerah (2) Optimalisasi pengelolaan kekayaan budaya (3) Optimalisasi pengelolaan keragaman budaya (4) Meningkatkan kerjasama pengelolaan kekayaan budaya Pariwisata (1) Mengembangkan pemasaran pariwisata (2) Mengembangkan destinasi pariwisata (3) Mengembangkan kemitraan 1. Potensi wisata semakin berkembang dan dikenal sampai luar negeri. Sumber : RPJPD dan RPJMD Kabupaten Murung Raya, Arah dan Sasaran Agenda Pembangunan Berkelanjutan agar agar terwujud kondisi geomorfologis yang baik dan kondisi lingkungan hidup yang lestari Pembangunan Lingkungan Hidup Arah dan sasaran agenda pembangunan Lingkungan Hidup di Kabupaten Murung Raya adalah sebagai berikut (lihat tabel 4.7) : 110

22 Tabel 4.8 Arah dan Sasaran Pembangunan Lingkungan Hidup Bidang Arah Sasaran Lingkungan Hidup (1) Meningkatkan kinerja pengelolaan persampahan (2) Meningkatkan pengendalian pencemaran dan perusakan lingkungan hidup (3) Meningkatkan perlindungan dan konservasi sumber daya alam (4) Meningkatkan rehabilitasi dan pemulihan cadangan sumber daya alam (5) Meningkatkan kualitas dan akses informasi sumber daya alam dan lingkungan hidup (6) Meningkatkan pengendalian polusi (7) Meningkatkan pembangunan ekowisata dan jasa lingkungan di kawasan-kawasan konvensional hutan (8) Meningkatkan pengendalian kebakaran hutan (9) Meningkatkan rehabilitasi ekosistem pedalaman (10) Meningkatkan kualitas pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) 1. Kualitas Pengelolaan Sumber Daya Alam. 2. Kualitas Pengelolaan Lingkungan Hidup. 3. Kualitas Kawasan Hutan. 4. Meningkatnya Kualitas Jasa Pelayanan Persampahan. Pertanahan (1) Meningkatkan pembangunan sistem pendaftaran tanah 1. Meningkatnya kualitas pelayanan administrasi 111

23 (2) Mengoptimalkan penataan penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah pertanahan. (3) Mengoptimalkan penyelesaian konflik-konflik pertanahan (4) Mengembangkan sistem informasi pertanahan Sumber : RPJPD dan RPJMD Kabupaten Murung Raya, Prioritas Pembangunan Prioritas Pembangunan Nasional Prioritas pembangunan Nasional dalam RPJM Nasional Tahun ada 14 yaitu meliputi: 1. Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola; 2. Pendidikan; 3. Kesehatan; 4. Penanggulangan Kemiskinan; 5. Ketahanan Pangan; 6. Infrastruktur; 7. Iklim Investasi dan Usaha; 8. Energi; 9. Lingkungan Hidup Dan Bencana; 10. Daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar, dan Paska Konflik; 11. Kebudayaan, Kretivitas, dan Inovasi Teknologi Disamping itu, upaya pencapaian visi nasional juga didukung oleh prioritas lainnya di 3 (tiga) bidang, yakni: 1. Politik, Hukum dan Keamanan; 2. Perekonomian 3. Kesejahteraan Rakyat 112

24 Prioritas Pembangunan Provinsi Daerah Kalimantan Tengah Prioritas Pembangunan Daerah Provinsi Tahun 2014 Berdasarkan RPJPD , Tahun Keempat Lima Tahun kedua yaitu : 1) Infrastruktur; 2) Pertanian; 3) Investasi; 4) Koperasi dan UKM serta dunia usaha; 5) Pemerintahan yang bersih, profesional dan responsif; 6) Tata Ruang; 7) Pendidikan; 8) Kesehatan; 9) Ketentraman dan Ketertiban Umum; 10) Kemitraan antara pemerintah daerah dan masyarakat serta penguatan partisipasi kelompok-kelompok; 11) Kependudukan dan ketenagakerjaan, keluarga kecil berkualitas serta pemuda dan olah raga; 12) Sumberdaya alam dan lingkungan hidup Prioritas Pembangunan Daerah Kabupaten Murung Raya Prioritas Pembangunan Daerah Kabupaten Murung Raya Tahun 2014 adalah sebagai berikut: 1. Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola; Prioritas ini ditetapkan untuk mewujudkan pemerintahan yang responsif, transparan, dan akuntabel, serta dalam rangka mendukung terlaksananya tata kelola SKPD yang lebih baik untuk mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK. Disamping itu, prioritas ini juga untuk mendukung akuntabilitas, efisiensi dan efektivitas tata kelola pemerintahan yang berbasis Good Governance. 113

25 2. Pendidikan; Prioritas ini ditetapkan untuk mewujudkan sumberdaya manusia yang berkualitas melalui : a. Wajib Pendidikan Belajar 12 Tahun (Dana BOSDA/Gratis Sekolah) b. Peningkatan Sraana dan Prasarana (Rehab Rumah Dinas Guru/Kepala Sekolah, Penjaga Sekolah) c. Penambahan Ruang Kelas baru (SD s.d SMU) d. Penambahan Sraana dan Prasarana (Laboratorium,Perpustakaan, Buku) e. Peningkatan Mutu Tenaga Pendidik ( Pelatihan/Bintek) f. Peningkatan Klasifikasi Pendidikan bagi Tenaga Pendidik g. Peningkatan kualitas lulusan di semua jenjang dan jalur pendidikan; h. Peningkatan aksesibilitas pelayanan pendidikan terutama di kantongkantong kemiskinan; i. Pengembangan pendidikan yang berbasis multikultur untuk meningkatkan wawasan, keterbukaan, dan toleransi; j. Peningkatan budaya baca masyarakat; k. Peningkatan kapasitas pemuda, prestasi dan sarana olaraga. 3. Kesehatan; Prioritas ini ditetapkan melalui : a. Peningkatan Kesehatan Lingkungan b. Penemuan dan Penanganan Penyakit c. Peningkatan Program Gizi Masyarakat d. Peningkatan Kualitas dan aksesibilitas kesehatan bagi masyarakat; e. Peningkatan Aksesibilitas dan kualitas pelayanan KB dan kesehatan reproduksi; f. Disamping itu, prioritas ini juga untuk mendukung meningkatkan kualitas sumberdaya manusia yang sehat, cerdas, profesional, humanis, dan beretika. 4. Penanggulangan Kemiskinan; Prioritas ini ditetapkan dalam rangka mengurangi jumlah angka penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan terutama di daerah kantong-kantong kemiskinan 114

26 5. Ketahanan Pangan; Prioritas ini ditetapkan dalam rangka mewujudkan ketersediaan dan kecukupan konsumsi pangan yang meliputi konsumsi energi dan protein untuk masyarakat melalui beberapa program prioritas diantaranya : a. Program Kesejahteraan Petani b. Program Peningkatan Ketahanan Pangan c. Program Pemberdayaan Penyuluhan d. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 6. Infrastruktur; Prioritas ini ditetapkan dalam rangka mewujudkan ketersediaan infrastruktur yang memadai baik kuantitas dan kualitas, pemerataan prasarana dan sarana public terutama antar desa, antar kecamatan. Beberapa program dan prioritas pada sector infrastruktur diantaranya adalah : a. Peningkatan Jalan b. Rehabilitasi/Pemeliharaan Jalan dan Jembatan c. Pembangunan Infrastruktur Pedesaan d. Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh 7. Iklim Investasi dan Usaha; Prioritas ini ditetapkan dalam rangka mewujudkan peningkatan ketahanan ekonomi dan perekonomian daerah yang adaptif. 8. Energi; Prioritas ini ditetapkan dalam rangka memperluas akses masyarakat terhadap energy dan meningkatkan rasio elektrifikasi serta efisiensi konsumsi energi. Upaya yang dilakukan melalui beberapa program prioritas diantaranya adalah : a. Program Pengembangan Energi dan Ketenaga Listrikan b. Program Pemetaan dan Konservasi Pertambangan c. Program Pembinaan Pengusahaan Bidang Pertambangan d. Program Pengawasan Pertambangan dan Energi e. Program perluasan jaringan listrik perdesaan f. Program pengembangan listrik tenaga air 115

27 9. Lingkungan Hidup Dan Bencana; Prioritasnya ini ditetapkan guna menjaga dan mempertahankan keserasian lingkungan hidup dengan mengelola sumber daya alam sesuai dengan fungsi ekonomi dan fungsi social yang seimbang sehingga menjadi sarana penghidupan yang layak dan berkelanjutan. Program prioritasnya adalah : a. Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau b. Pengendalian Pencemaran dan Pengrusakan Lingkungan Hidup c. Pengendalian Kualitas dan Akses Informasi SDA dan Lingkungan Hidup d. Pengendalian Kebakaran Hutan 10. Daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar. Prioritas ini ditetapkan dalam rangka meningkatkan keberpihakan pemerintah untuk mengembangkan wilayah yang relatif tertinggal di daerahnya, sehingga diharapkan wilayah-wilayah tersebut dapat tumbuh dan berkembang lebih cepat dan dapat mengurangi ketertinggalan pembangunannya dengan daerah lain. 116

BAB VIII INDIKASI PROGRAM PRIORITAS

BAB VIII INDIKASI PROGRAM PRIORITAS BAB VIII INDIKASI PROGRAM PRIORITAS Pembangunan yang diprioritaskan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang mendesak yang memberikan dampak luas bagi masyarakat, sebagai berikut : 8.1. Indikasi Program

Lebih terperinci

REKAPITULASI ANGGARAN DAN REALISASI BERDASARKAN MISI PEMBANGUNAN KOTA BANDUNG TAHUN 2012

REKAPITULASI ANGGARAN DAN REALISASI BERDASARKAN MISI PEMBANGUNAN KOTA BANDUNG TAHUN 2012 Misi 1 163 358,829,768,129 302,555,469,461 84.32% Urusan Pendidikan 79 233,617,961,655 200,628,537,308 85.88% 1 Program Pendidikan Anak Usia Dini 5 1,300,000,000 1,275,743,850 98.13% 2 Program Wajib Belajar

Lebih terperinci

REKAPITULASI HASIL EVALUASI KESELARASAN PROGRAM DALAM DOKUMEN PERENCANAAN TAHUN ANGGARAN 2016

REKAPITULASI HASIL EVALUASI KESELARASAN PROGRAM DALAM DOKUMEN PERENCANAAN TAHUN ANGGARAN 2016 REKAPITULASI HASIL EVALUASI PROGRAM PERENCANAAN TAHUN ANGGARAN 2016 KETERSEDIAAN RPJMD RKPD 1 01 15 Program Pendidikan Anak Usia Dini 1 1 1 1 1 1 1 1 01 16 Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan

Lebih terperinci

BAB 7. KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

BAB 7. KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH BAB 7. KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH Visi Kabupaten Sleman adalah Terwujudnya masyarakat Sleman yang lebih sejahtera, mandiri, berbudaya dan terintegrasinya sistem e-government menuju smart

Lebih terperinci

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH KABUPATEN SUKAMARA (REVISI) KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH KABUPATEN SUKAMARA (REVISI) KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH BAB 7 KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH A. KEBIJAKAN UMUM Pembangunan Daerah harus didasarkan pada sasaran tertentu yang hendak dicapai; untuk itu, kebijakan yang dibuat dalam rangka melaksanakan

Lebih terperinci

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS TAHUN 2015

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS TAHUN 2015 BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS TAHUN 2015 Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Pekalongan Tahun 2015 merupakan tahun keempat pelaksanaan RPJMD Kabupaten Pekalongan tahun 2011-2016.

Lebih terperinci

KET. Lampiran 2 : MATRIKS ANGGARAN RPJMD KAB. KOLAKA TAHUN No AGENDA PROGRAM

KET. Lampiran 2 : MATRIKS ANGGARAN RPJMD KAB. KOLAKA TAHUN No AGENDA PROGRAM Lampiran 2 : MATRIKS ANGGARAN RPJMD KAB. KOLAKA TAHUN 2009-2014 No AGENDA PROGRAM Pagu Indikatif Tahunan dan Satu Tahun Transisi (%) 2009 2010 2011 2012 2013 2014 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1 Meningkatkan Kualitas

Lebih terperinci

Anggaran (Sebelum Perubahan) , , ,00 98, , ,

Anggaran (Sebelum Perubahan) , , ,00 98, , , Anggaran (Sebelum 21 Program Pengadaan, Peningkatan Sarana Dan 4.654.875.000,00 18.759.324.259,00 15.731.681.490,00 83,86 Prasarana Rumah Sakit 22 Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Rumah 39.808.727.000,00

Lebih terperinci

BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS YANG DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN PENDANAAN

BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS YANG DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN PENDANAAN BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS YANG DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN PENDANAAN Upaya untuk mewujudkan tujuan, sasaran, strategi dan arah kebijakan dari setiap misi daerah Kabupaten Sumba Barat

Lebih terperinci

STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN 6 STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Visi dan misi yang telah dirumuskan dan dijelaskan tujuan serta sasarannya perlu dipertegas tentang upaya atau cara untuk mencapai tujuan dan sasaran misi tersebut melalui

Lebih terperinci

DAFTAR PRIORITAS DAERAH DAN SASARAN KABUPATEN LAMONGAN TAHUN 2015

DAFTAR PRIORITAS DAERAH DAN SASARAN KABUPATEN LAMONGAN TAHUN 2015 DAFTAR PRIORITAS DAERAH DAN SASARAN KABUPATEN LAMONGAN TAHUN 2015 No Prioritas Daerah Sasaran Program SKPD 1 Peningkatan Mutu Pendidikan - Meningkatnya pemerataan dan kualitas pendidikan anak usia sekolah

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR TAHUN 2016

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR TAHUN 2016 PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR TAHUN 2016 No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target (1) (2) (3) (4) 1 Menurunnya angka 1 Angka Kemiskinan (%) 10-10,22 kemiskinan 2 Pendapatan per kapita

Lebih terperinci

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH 7.1. KEBIJAKAN UMUM Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, mengamanatkan adanya pembagian/klasifikasi urusan pemerintahan yang

Lebih terperinci

Bab VIII Indikasi Rencana Program Prioritas dan Kebutuhan Pendanaan

Bab VIII Indikasi Rencana Program Prioritas dan Kebutuhan Pendanaan Bab VIII Indikasi Rencana Program Prioritas dan Kebutuhan Pendanaan Perumusan Kebutuhan Pendanaan dalam perencanaan jangka menengah ini berlandaskan kaidah Budget follows Program. Selaras dengan penganggaran

Lebih terperinci

Dinas Kesehatan balita 4 Program Perencanaan Penanggulangan

Dinas Kesehatan balita 4 Program Perencanaan Penanggulangan 1 Menanggulangi kemiskinan secara 1 Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan terpadu dan berkelanjutan Sembilan Tahun 2 Program pelayanan Kesehatan Penduduk Miskin, RSUD Dr. Soeroto 3 Program

Lebih terperinci

SKPD : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar Indikator Kinerja

SKPD : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar Indikator Kinerja NO NAMA SKPD HALAMAN 1 SKPD : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar 2 2 SKPD : Dinas Kesehatan Kota Denpasar 3 3 SKPD : RSUD Wangaya Kota Denpasar 4 4 SKPD : Dinas Pekerjaan Umum Kota Denpasar

Lebih terperinci

BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS DAN KEBUTUHAN PENDANAAN

BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS DAN KEBUTUHAN PENDANAAN BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS DAN KEBUTUHAN PENDANAAN 8.1. INDIKASI DAN PROGRAM PRIORITAS Program prioritas perlu ditetapkan untuk mengarahkan pencapaian tujuan dan sasaran pembangunan yang

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN MAGETAN. INDIKATOR KINERJA Meningkatkan kualitas rumah ibadah dan

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN MAGETAN. INDIKATOR KINERJA Meningkatkan kualitas rumah ibadah dan PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN MAGETAN No SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET 1 2 3 4 1 Meningkatkan kualitas rumah ibadah dan 1. Jumlah rumah ibadah yang difasilitasi 400 jumlah kegiatan

Lebih terperinci

BAB 10 PEDOMAN TRANSISI DAN KAIDAH PELAKSANAAN

BAB 10 PEDOMAN TRANSISI DAN KAIDAH PELAKSANAAN BAB 10 PEDOMAN TRANSISI DAN KAIDAH PELAKSANAAN 10.1 PEDOMAN TRANSISI Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Demak Tahun 2011-2016 merupakan penjabaran dari visi, misi, dan program

Lebih terperinci

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH Kebijakan Umum adalah arahan strategis yang berfungsi sebagai penunjuk arah pembangunan Kabupaten Timor Tengah Selatan untuk jangka panjang. Kebijakan

Lebih terperinci

BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS YANG DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN

BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS YANG DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS YANG DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN A. Indikasi Rencana Program Prioritas RPJMD Kabupaten Pati tahun 2012 2017 merupakan penjabaran dari RPJPD Kabupaten Pati Tahun

Lebih terperinci

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH 7.1. KEBIJAKAN UMUM Kebijakan umum adalah arah/tindakan yang ditetapkan oleh Instansi Pemerintah untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Kebijakan pada

Lebih terperinci

PEMERINTAH KABUPATEN BANGKALAN DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA Jalan RE. Martadinata N0.1 Bangkalan

PEMERINTAH KABUPATEN BANGKALAN DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA Jalan RE. Martadinata N0.1 Bangkalan PEMERINTAH KABUPATEN BANGKALAN DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA Jalan RE. Martadinata N0.1 Bangkalan DAFTAR INFORMASI PUBLIK PEMERINTAH KABUPATEN BANGKALAN TAHUN 2017 URUSAN WAJIB PELAYANAN DASAR PENDIDIKAN

Lebih terperinci

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH Berdasarkan strategi pembangunan daerah yang telah ditetapkan, dirumuskan kebijakan umum dan program-program pembangunan yang akan dilaksanakan, disertai

Lebih terperinci

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH Rencana program dan kegiatan Prioritas Dearah Tahun 2013 yang dituangkan dalam Bab V, adalah merupakan formulasi dari rangkaian pembahasan substansi

Lebih terperinci

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH. 1. Menanggulangi kemiskinan secara terpadu dan berkelanjutan;

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH. 1. Menanggulangi kemiskinan secara terpadu dan berkelanjutan; BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH VII.1 Program Pembangunan Daerah Berdasarkan visi, misi serta tujuan yang telah ditetapkan, maka upaya pencapaiannya dijabarkan secara sistematik melalui

Lebih terperinci

KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH Untuk mewujudkan misi pembangunan daerah Kabupaten Sintang yang selaras dengan strategi kebijakan, maka dibutuhkan adanya kebijakan umum dan program

Lebih terperinci

BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN

BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN BAB V I I I 1 BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN Pada bab ini diuraikan hubungan urusan pemerintah dengan Perangkat Daerah terkait beserta program yang menjadi tanggungjawab

Lebih terperinci

KABUPATEN ACEH TENGAH PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016

KABUPATEN ACEH TENGAH PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN ACEH TENGAH PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN ACEH TENGAH TAHUN 2016 LAMPIRAN PERJANJIAN KINERJA KABUPATEN ACEH TENGAH TAHUN 2016 No Sasaran Strategis Indikator Kinerja

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN BONE BOLANGO NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN BONE BOLANGO NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN BONE BOLANGO NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET 1. Optimalisasi peran dan fungsi Persentase produk hukum kelembagaan pemerintah daerah daerah ditindaklanjuti

Lebih terperinci

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH Pada Tahun 2014, rencana program dan kegiatan prioritas daerah adalah: Program indikatif prioritas daerah 1 : Agama dan syariat islam. 1. Program Peningkatan

Lebih terperinci

BAB VIII PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

BAB VIII PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH BAB VIII PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH Pada bab ini akan disampaikan seluruh program dalam RPJMK Aceh Tamiang Tahun 2013-2017, baik yang bersifat Program Unggulan maupun program dalam rangka penyelenggaraan

Lebih terperinci

BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH

BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH Pembangunan yang dilaksanakan oleh setiap daerah pada setiap tahun anggaran seyogyanya berdasarkan hasil evaluasi pembangunan pada tahun anggaran sebelumnya. Dari hasil

Lebih terperinci

(19) Peningkatan kapasitas lembaga perwakilan rakyat daerah; (20) Peningkatan pelayanan kedinasan Bupati/Wakil Bupati; (21) Pengembangan budaya baca d

(19) Peningkatan kapasitas lembaga perwakilan rakyat daerah; (20) Peningkatan pelayanan kedinasan Bupati/Wakil Bupati; (21) Pengembangan budaya baca d BAB VII PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH Berdasarkan isu-isu strategis, visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih, serta kebijakan umum pemerintah daerah Kabupaten Polewali Mandar maka dirumuskan agenda,

Lebih terperinci

DAFTAR ISI PENGANTAR

DAFTAR ISI PENGANTAR DAFTAR ISI PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN I. Latar Belakang II. Dasar Hukum III. Gambaran Umum 1. Kondisi Geografis Daerah 2. Gambaran Umum Demografis 3. Kondisi Ekonomi BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN

Lebih terperinci

PERNYATAAN PERJANJIAN KINERJA PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017

PERNYATAAN PERJANJIAN KINERJA PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017 - PERNYATAAN PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KaT A BLITAR KOTABUTAR PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017 Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan akuntabel serta berorientasi pada

Lebih terperinci

BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM DAN KEBUTUHAN PENDANAAN

BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM DAN KEBUTUHAN PENDANAAN BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM DAN KEBUTUHAN PENDANAAN 8.1 INDIKASI DAN RENCANA PROGRAM UNTUK MEWUJUDKAN MISI SATU Dalam upaya mewujudkan Misi satu: Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. Halaman KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI...

DAFTAR ISI. Halaman KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR ISI Halaman KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... ii BAB I PENDAHULUAN A. Dasar Hukum... 1 B. Gambaran Umum 1. Kondisi Geografis dan Demografis... 4 2. Perkembangan Indikator Pembangunan Jawa Barat...

Lebih terperinci

Bab VIII Indikasi Rencana Program Prioritas dan Kebutuhan Pendanaan

Bab VIII Indikasi Rencana Program Prioritas dan Kebutuhan Pendanaan Bab VIII Indikasi Rencana Program Prioritas dan Kebutuhan Pendanaan Perumusan Kebutuhan Pendanaan dalam perencanaan jangka menengah ini berlandaskan kaidah Budget follows Program. Selaras dengan penganggaran

Lebih terperinci

BAB I RENCANA KERJA TAHUN 2016

BAB I RENCANA KERJA TAHUN 2016 LAMPIRAN PERATURAN BUPATI MALANG NOMOR 29 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH KABUPATEN MALANG TAHUN ANGGARAN 2016 BAB I RENCANA KERJA TAHUN 2016 1. TUJUAN DAN

Lebih terperinci

Pemerintah Daerah Provinsi Bali BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH

Pemerintah Daerah Provinsi Bali BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH Untuk mewujudkan tujuan dan sasaran pembangunan serta pencapaian target-target pembangunan pada tahun 2016, maka disusun berbagai program prioritas yang

Lebih terperinci

BAB V RENCANA PROGRAM PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2013

BAB V RENCANA PROGRAM PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2013 BAB V RENCANA PROGRAM PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN Prioritas pembangunan Kabupaten Lingga Tahun diselaraskan dengan pelaksanaan urusan wajib dan urusan pilihan sesuai dengan amanat dari Peraturan

Lebih terperinci

RINCIAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH PUSAT TAHUN 2008 MENURUT FUNGSI, SUBFUNGSI, PROGRAM DAN JENIS BELANJA ( DALAM RIBUAN RUPIAH )

RINCIAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH PUSAT TAHUN 2008 MENURUT FUNGSI, SUBFUNGSI, PROGRAM DAN JENIS BELANJA ( DALAM RIBUAN RUPIAH ) Halaman : 1 01 PELAYANAN UMUM 65.095.787.348 29.550.471.790 13.569.606.845 2.844.103.829 111.059.969.812 01.01 LEMBAGA EKSEKUTIF DAN LEGISLATIF, MASALAH KEUANGAN DAN FISKAL, SERTA URUSAN LUAR NEGERI 64.772.302.460

Lebih terperinci

RINCIAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH PUSAT TAHUN 2009 MENURUT FUNGSI, SUBFUNGSI, PROGRAM DAN JENIS BELANJA ( DALAM RIBUAN RUPIAH ) Halaman : 1

RINCIAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH PUSAT TAHUN 2009 MENURUT FUNGSI, SUBFUNGSI, PROGRAM DAN JENIS BELANJA ( DALAM RIBUAN RUPIAH ) Halaman : 1 Halaman : 1 01 PELAYANAN UMUM 66.583.925.475 29.611.683.617 8.624.554.612 766.706.038 105.586.869.742 01.01 LEMBAGA EKSEKUTIF DAN LEGISLATIF, MASALAH KEUANGAN DAN FISKAL, SERTA URUSAN LUAR NEGERI 66.571.946.166

Lebih terperinci

BAB 5 RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH

BAB 5 RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH BAB 5 RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH Rencana Program dan kegiatan untuk Rencana Kerja Pembangunan Daerah Tahun 2015 yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah selain Program Pelayanan

Lebih terperinci

DAFTAR PROGRAM (KEGIATAN) SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH KABUPATEN BATANG TAHUN 2014

DAFTAR PROGRAM (KEGIATAN) SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH KABUPATEN BATANG TAHUN 2014 DAFTAR PROGRAM (KEGIATAN) SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH KABUPATEN BATANG TAHUN 2014 NO SATUAN KERJA KODE REKENING PROGRAM PAGU ANGGARAN 1 DISDIKPORA 1.1.1 101.1 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

Lebih terperinci

REVISI PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2015

REVISI PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2015 REVISI PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2015 Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintah yang efektif, transparan, akuntabel dan berorientasi pada hasil, yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Jabatan : Tgk.

Lebih terperinci

BAGIAN ORGANISASI DAN KEPEGAWAIAN SETDA KOTA LANGSA

BAGIAN ORGANISASI DAN KEPEGAWAIAN SETDA KOTA LANGSA BAGIAN ORGANISASI DAN KEPEGAWAIAN SETDA KOTA LANGSA PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintah yang efektif, transparan, akuntabel dan berorientasi pada hasil, yang bertanda

Lebih terperinci

DAFTAR ISI PENGANTAR

DAFTAR ISI PENGANTAR DAFTAR ISI PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN A. Dasar Hukum B. Gambaran Umum Daerah 1. Kondisi Geografis Daerah 2. Kondisi Demografi 3. Status Pembangunan Manusia 4. Kondisi Ekonomi a. Potensi Unggulan

Lebih terperinci

3.4. AKUTABILITAS ANGGARAN

3.4. AKUTABILITAS ANGGARAN 3.4. AKUTABILITAS ANGGARAN Manajemen pembangunan berbasis kinerja mengandaikan bahwa fokus dari pembangunan bukan hanya sekedar melaksanakan program/ kegiatan yang sudah direncanakan. Esensi dari manajemen

Lebih terperinci

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH Dalam menjabarkan dan mengimplementasikan Visi dan Misi Pembangunan Kota Banjar Tahun 2014-2018 ke dalam pilihan program prioritas di masing-masing

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 PEMERINTAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Lampiran PK NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET (1) (2) (3) (4) 1. 2. 3. Terwujudnya masyarakat yang toleran, rukun dan damai

Lebih terperinci

DAFTAR ISI PENGANTAR

DAFTAR ISI PENGANTAR DAFTAR ISI PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Dasar Hukum 1.3. Gambaran Umum 1.3.1. Kondisi Geografis Daerah 1.3.2. Gambaran Umum Demografis 1.3.3.

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA WALIKOTA SALATIGA TAHUN 2017

PERJANJIAN KINERJA WALIKOTA SALATIGA TAHUN 2017 PERJANJIAN KINERJA WALIKOTA SALATIGA TAHUN 2017 TAHUN 2017 PERNYATAAN PERJANJIAN KINERJA WALIKOTA SALATIGA TAHUN 2017 LAMPIRAN PERJANJIAN KINERJA WALIKOTA SALATIGA TAHUN 2017 WALIKOTA SALATIGA PERJANJIAN

Lebih terperinci

Tabel 3.1. Matrik Prioritas Pembangunan Kota Tahun 2008

Tabel 3.1. Matrik Prioritas Pembangunan Kota Tahun 2008 Tabel 3.1. Matrik Prioritas Pembangunan Kota Tahun 2008 NO. PRIORITAS PEMBANGUNAN KOTA SASARAN 1. Percepatan Pembangunan Wilayah Lingkar Luar dan Penanggulangan Kemiskinan - Terwujudnya keseimbangan pertumbuhan

Lebih terperinci

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS TAHUN 2014

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS TAHUN 2014 BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS TAHUN 2014 A. KEBIJAKAN UMUM PEMBANGUNAN DAERAH Dalam rangka menyelesaikan permasalahan pembangunan di Kabupaten Pekalongan dan sejalan dengan upaya mewujudkan

Lebih terperinci

TABEL 3.2 MATRIKS PRIORITAS PEMBANGUNAN

TABEL 3.2 MATRIKS PRIORITAS PEMBANGUNAN TABEL 3.2 MATRIKS NO 1. Pemantapan Ketahanan Pangan dan Nilai Tambah Produk Pertanian 1 Peningkatan peluang usaha dibidang agribisnis 2 Peningkatan ketahanan pangan pertanian 3 Peningkatan sarana dan prasarana

Lebih terperinci

RENCANA KINERJA TAHUNAN 2016 PEMERINTAH KABUPATEN BIMA

RENCANA KINERJA TAHUNAN 2016 PEMERINTAH KABUPATEN BIMA RENCANA KINERJA TAHUNAN 2016 PEMERINTAH KABUPATEN BIMA Sasaran Strategis 1. Terwujudnya peningkatan sosial keagamaan 2. Terwujudnya peningkatan pengamalan nilai-nilai religius dalam masyarakat 3. Meningkatnya

Lebih terperinci

BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2011

BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2011 BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2011 Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan pembangunan tahun 2009, maka disusunlah prioritas pembangunan Kota Banda Aceh yang sesuai dengan kedudukan

Lebih terperinci

REKAPITULASI REALISASI PER PROGRAM BELANJA LANGSUNG APBD KABUPATEN JEMBRANA TAHUN ANGGARAN 2014

REKAPITULASI REALISASI PER PROGRAM BELANJA LANGSUNG APBD KABUPATEN JEMBRANA TAHUN ANGGARAN 2014 REKAPITULASI REALISASI PER PROGRAM BELANJA LANGSUNG APBD KABUPATEN JEMBRANA TAHUN ANGGARAN 2014 BULAN : NOPEMBER 2014 NO 1 DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA OLAHRAGA, PARIWISATA DAN 46.877.699.625,00 82,74 20.845.634.092,00

Lebih terperinci

BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS YANG DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN

BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS YANG DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS YANG DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN 8.1 Program Prioritas Pada bab Indikasi rencana program prioritas dalam RPJMD Provinsi Kepulauan Riau ini akan disampaikan

Lebih terperinci

VISI : TERWUJUDNYA BANGKALAN YANG MAKMUR, MANDIRI DAN AGAMIS

VISI : TERWUJUDNYA BANGKALAN YANG MAKMUR, MANDIRI DAN AGAMIS Keterkaitan Visi, Misi, Tujuan, Sasaran dan Arah Kebijakan 1 Mewujudkan sumber daya manusia Bangkalan yang agamis, produktif, berkualitas dan berdaya saing kualitas sumber daya manusia agar berdaya saing,

Lebih terperinci

BAPPEDA KAB. LAMONGAN

BAPPEDA KAB. LAMONGAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Strategi merupakan usaha-usaha untuk mewujudkan tujuan dan sasaran yang hendak dicapai. Adapun strategi pencapaian tujuan dan sasaran Pemerintah Kabupaten Lamongan diwujudkan

Lebih terperinci

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH - 125 - BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH Tujuan dan sasaran yang telah dirumuskan untuk mencapai Visi dan Misi selanjutnya dipertegas melalui strategi pembangunan daerah yang akan

Lebih terperinci

IKHTISAR EKSEKUTIF. Hasil Rekapitulasi Pencapain kinerja sasaran pada Tahun 2012 dapat dilihat pada tabel berikut :

IKHTISAR EKSEKUTIF. Hasil Rekapitulasi Pencapain kinerja sasaran pada Tahun 2012 dapat dilihat pada tabel berikut : IKHTISAR EKSEKUTIF Sistem AKIP/LAKIP Kabupaten Sukabumi adalah untuk mendorong terciptanya akuntabilitas kinerja Pemerintah Kabupaten Sukabumi sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban yang baik, transparan

Lebih terperinci

VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5 VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1. Visi Pembangunan di Kabupaten Murung Raya pada tahap ketiga RPJP Daerah atau RPJM Daerah tahun 2013-2018 menuntut perhatian lebih, tidak hanya untuk menghadapi permasalahan

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN MALANG

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN MALANG PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN MALANG KABUPATEN : MALANG TAHUN : 2015 MISI 1 : Mewujudkan Pemahaman & Pengamalan Nilai-nilai Agama, Adat-istiadat dan Budaya Tujuan : Terwujudnya Masyarakat yang

Lebih terperinci

ALOKASI APBD KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2013

ALOKASI APBD KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2013 ALOKASI APBD KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2013 1. Pendapatan Daerah Kebijakan umum pendapatan daerah tahun 2013, adalah sebagai berikut: a. Menyesuaian struktur pendapatan dan mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan

Lebih terperinci

BUPATI PAMEKASAN S A M B U T A N

BUPATI PAMEKASAN S A M B U T A N BUPATI PAMEKASAN S A M B U T A N Assalamu alaikum Wr. Wb. Alhamdulillah kami panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, karena pada tanggal 29 Desember 2016 Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2016 tentang

Lebih terperinci

RINCIAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH PUSAT TAHUN 2009 MENURUT FUNGSI, SUBFUNGSI, PROGRAM DAN JENIS BELANJA ( DALAM RIBUAN RUPIAH ) Halaman : 1

RINCIAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH PUSAT TAHUN 2009 MENURUT FUNGSI, SUBFUNGSI, PROGRAM DAN JENIS BELANJA ( DALAM RIBUAN RUPIAH ) Halaman : 1 Halaman : 1 01 PELAYANAN UMUM 66.396.506.021 27.495.554.957 7.892.014.873 639.818.161 102.423.894.012 01.01 LEMBAGA EKSEKUTIF DAN LEGISLATIF, MASALAH KEUANGAN DAN FISKAL, SERTA URUSAN LUAR NEGERI 66.384.518.779

Lebih terperinci

BAB V RENCANA KERJA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH

BAB V RENCANA KERJA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH BAB V RENCANA KERJA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH Rencana program dan kegiatan prioritas merupakan uraian rinci yang menjelaskan nama program, nama kegiatan, indikator keluaran (output) kegiatan

Lebih terperinci

6.1. Strategi dan Arah Kebijakan Pembangunan

6.1. Strategi dan Arah Kebijakan Pembangunan BAB - VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN 6.1. Strategi dan Arah Kebijakan Pembangunan Strategi adalah langkah-langkah berisikan program indikatif untuk mewujudkan visi dan misi, yang dirumuskan dengan kriterianya

Lebih terperinci

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS TAHUN 2017

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS TAHUN 2017 196 BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS TAHUN 2017 Rencana program dan kegiatan prioritas merupakan uraian rinci yang menjelaskan nama program/kegiatan, indikator kinerja program/kegiatan, tahun

Lebih terperinci

BUPATI PAMEKASAN S A M B U T A N

BUPATI PAMEKASAN S A M B U T A N BUPATI PAMEKASAN S A M B U T A N Assalamu alaikum Wr. Wb. Alhamdulillah kami panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, karena pada tanggal 30 Desember 2013 Peraturan Daerah Nomor 23 Tahun 2013 tentang

Lebih terperinci

TABEL 6.1 STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

TABEL 6.1 STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN TABEL 6.1 STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Visi : Terwujudnya pemerintahan yang baik dan bersih menuju maju dan sejahtera Misi I : Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, akuntabel

Lebih terperinci

RINCIAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH PUSAT TAHUN 2010 MENURUT FUNGSI, SUBFUNGSI, PROGRAM DAN JENIS BELANJA ( DALAM RIBUAN RUPIAH ) Halaman : 1

RINCIAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH PUSAT TAHUN 2010 MENURUT FUNGSI, SUBFUNGSI, PROGRAM DAN JENIS BELANJA ( DALAM RIBUAN RUPIAH ) Halaman : 1 Halaman : 1 01 PELAYANAN UMUM 70.623.211.429 31.273.319.583 8.012.737.962 316.844.352 110.226.113.326 01.01 LEMBAGA EKSEKUTIF DAN LEGISLATIF, MASALAH KEUANGAN DAN FISKAL, SERTA URUSAN LUAR NEGERI 70.609.451.524

Lebih terperinci

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2014 2018 1. PENDAHULUAN Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah ini memuat beberapa hal yaitu: Arah Kebijakan Keuangan Daerah, Strategi dan Arah Kebijakan

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN Strategi dan Arah Kebijakan Pembangunan BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN 6.1. STRATEGI Untuk mewujudkan visi dan misi daerah Kabupaten Tojo Una-una lima tahun ke depan, strategi dan arah

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017 PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017 Dalam rangka mewujudkan manajeman pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, kami yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Jabatan :

Lebih terperinci

BAB VIII PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

BAB VIII PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH BAB VIII PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH Pada bab ini akan disampaikan seluruh program dalam RPJMD 2013-2017 baik yang bersifat Program Unggulan maupun program dalam rangka penyelenggaraan Standar Pelayanan

Lebih terperinci

BAB 6 STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB 6 STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB 6 STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN strategi dan arah kebijakan merupakan rumusan perencanaan komprehensif tentang bagaiman pemerintah mencapai tujuan dan sasaran RPJMD dengan efektif dan efisien. Dengan

Lebih terperinci

BAB V. RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH

BAB V. RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH BAB V. RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH Rencana Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Ambon Tahun 2014 memuat program kegiatan yang diarahkan sepenuhnya bagi pencapaian prioritas tahun 2014. Lebih

Lebih terperinci

Tabel 7.3 CAPAIAN KINERJA PROGRAM INDIKATOR

Tabel 7.3 CAPAIAN KINERJA PROGRAM INDIKATOR Tabel 7.3 Kebijakan Umum dan Program Pembangunan Misi 3 RPJMD Kabupaten Sleman Tahun 2016-2021 Misi 3 : Meningkakan penguatan sistem ekonomi kerakyatan, aksesibilitas dan kemampuan ekonomi rakyat, penanggulangan

Lebih terperinci

B A B - II KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH

B A B - II KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH B A B - II KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH A. Visi dan Misi Visi merupakan hasil refleksi dan proyeksi tentang arah yang hendak dituju Pemerintah Kabupaten Berau dalam menjalankan amanat publik, yang digali

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR TAHUN 2015

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR TAHUN 2015 PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR TAHUN 2015 No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target (1) (2) (3) (4) 1 Meningkatnya akses dan 1 Angka Kematian Ibu (AKI) 118 per 100.000 mutu pelayanan

Lebih terperinci

BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH

BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH Dengan memperhatikan target capaian Indikator Kinerja Utama yang termuat dalam RPJMD Provinsi Jawa Timur Tahun 2014-2019 dan capaian tahun 2014 maka ditetapkan

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO TAHUN 2015 (PERUBAHAN) No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satuan Target 2015

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO TAHUN 2015 (PERUBAHAN) No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satuan Target 2015 PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO TAHUN 2015 (PERUBAHAN) VISI : Menuju Sidoarjo Sejahtera, Mandiri, dan Berkeadilan No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satuan Target 2015 MISI 1 : TUJUAN

Lebih terperinci

Tabel 2.1 Target Kinerja Tahun 2013 dan capaian kinerja terakhir. Th (%)

Tabel 2.1 Target Kinerja Tahun 2013 dan capaian kinerja terakhir. Th (%) D. RENCANA KINERJA TAHUN 2013 Sesuai dengan tahapan pelaksanaan RPJMD 2008-2013, dimana Tahun 2013 merupakan tahun pemantapan dan evaluasi, maka prioritas pembangunan daerah tersebut diatas diarahkan pada

Lebih terperinci

Lampiran 6. Menteri Keuangan RI DAFTAR BIDANG DAN PROGRAM. Lampiran Peraturan Menteri Keuangan Nomor : 13/PMK.06/2005 URAIAN BIDANG DAN PROGRAM

Lampiran 6. Menteri Keuangan RI DAFTAR BIDANG DAN PROGRAM. Lampiran Peraturan Menteri Keuangan Nomor : 13/PMK.06/2005 URAIAN BIDANG DAN PROGRAM 6 KODE POLITIK DAFTAR BIDANG DAN PROGRAM URAIAN BIDANG DAN PROGRAM 01 01 Program Penyempurnaan dan Penguatan Kelembagaan Politik 01 02 Program Peningkatan Kapasitas Poltik dan Hubungan Luar Negeri 01 03

Lebih terperinci

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH Kebijakan umum bertujuan menggambarkan keterkaitan antar bidang urusan pemerintahan daerah dengan rumusan indikator kinerja sasaran, dan berfungsi

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN 6.1 Strategi dan Arah Kebijakan Sesuai dengan amanat Permendagri No. 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara

Lebih terperinci

BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH

BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH A. VISI DAN MISI Penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten Wonosobo tahun 2012 merupakan periode tahun kedua dari implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah

Lebih terperinci

5. Arah Kebijakan Tahun Kelima (2018) pembangunan di urusan lingkungan hidup, urusan pertanian,

5. Arah Kebijakan Tahun Kelima (2018) pembangunan di urusan lingkungan hidup, urusan pertanian, urusan perumahan rakyat, urusan komunikasi dan informatika, dan urusan kebudayaan. 5. Arah Kebijakan Tahun Kelima (2018) Pembangunan di tahun kelima diarahkan pada fokus pembangunan di urusan lingkungan

Lebih terperinci

TABEL : 1 HUBUNGAN URUSAN DLM RPJMD, KEBIJAKAN UMUM DAN DIMENSI SMART CITY. Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat. Kecamatan Denpasar Timur

TABEL : 1 HUBUNGAN URUSAN DLM RPJMD, KEBIJAKAN UMUM DAN DIMENSI SMART CITY. Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat. Kecamatan Denpasar Timur TABEL : 1 HUBUNGAN URUSAN DLM RPJMD, KEBIJAKAN UMUM DAN DIMENSI SMART CITY No. Kode Urusan Pemerintahan Menurut UU. No. 23 Th 2014 Perangkat Daerah Kebijakan Umum RPJMD sektor Prioritas Dimensi Smart City

Lebih terperinci

BAB VIII PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

BAB VIII PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH BAB VIII PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH 8.1 Indikator Kinerja Daerah Indikator kinerja daerah sebagai alat untuk menilai keberhasilan pembangunan secara kuantitatif maupun kualitatif, merupakan gambaran

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA PERUBAHAN TAHUN 2016 PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI

PERJANJIAN KINERJA PERUBAHAN TAHUN 2016 PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI PERJANJAN PERUBAHAN TAHUN 2016 PEMERNTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANT Dalam rangka mewujudkan manajeman pemerintah yang efektif, transparan dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, yang bertandatangan

Lebih terperinci

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH. masing. Arah kebijakan umum ini merupakan instrumen untuk

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH. masing. Arah kebijakan umum ini merupakan instrumen untuk BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH A masing. Arah kebijakan umum ini merupakan instrumen untuk rah kebijakan umum pembangunan Kabupaten Kotabaru tahun 2016-2021 berfungsi sebagai pedoman

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN. Strategi dan arah kebijakan merupakan rumusan perencanaan

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN. Strategi dan arah kebijakan merupakan rumusan perencanaan BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Strategi dan arah kebijakan merupakan rumusan perencanaan tentang bagaimana Tujuan dan Sasaran Pembangunan Daerah dapat dicapai dengan efektif dan efisien dalam menjawab

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1. VISI PEMBANGUNAN Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Peraturan Pemerintah RI Nomor 8 Tahun 2008 tentang

Lebih terperinci

BUPATI PAMEKASAN S A M B U T A N

BUPATI PAMEKASAN S A M B U T A N BUPATI PAMEKASAN S A M B U T A N Assalamu alaikum Wr. Wb. Alhamdulillah kami panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, pada tanggal 9 Januari 2012 Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2012 tentang Anggaran

Lebih terperinci