PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEBAK KATA TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MAKANAN PADA MANUSIA

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEBAK KATA TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MAKANAN PADA MANUSIA"

Transkripsi

1 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEBAK KATA TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MAKANAN PADA MANUSIA (Studi Eksperimen Di kelas XI IPA SMA Negeri 4 Tasikmalaya) (The Influence Of Cooperative Teaching Model Guess The Word Type With Audiovisual Media Towards The Achievement Of Study Result Student On Human Foods Digestion System Sub Concept) Marlia Chusnul khotimah, Purwati Kuswarini Suprapto, Diana Hernawati Program Studi Pendidikan Biologi fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikann Universitas Siliwangi Jl. Siliwangi no. 20 tasikmalaya-jawa barat, ABSTRACT The aim of this research was to know the influence of cooperative teaching model guess the word type with audiovisual media towards the increasing of study result students at human foods digestion system sub concept. This research did on september, April, 2015 in four public senior high school Tasikmalaya. The method that used in this research is true experimental. Population of this research is all science classes of XI th grade at the four public senior high school tasikmalaya as many 4 classes with students amount as many 123 people. And the sample of this research are as many as two classes which taken with cluster random sampling technique. The research instrument is study result test as many 30 questions multiple choice with 5 options. Analysis data technique that used in this research are average two difference test (t-test) with significant standard (α) = 5%, and descriptive t- test. Based on the research result, data analysis and hypothesis testing were gotten the value of t calculation = 6,67 dan t tabel = 2,00. There for, t calculation situated at H 0 rejection area, in this case show that there is the influence of cooperative teaching model guess the word type with audiovisual media towards the achivement of study result students at human foods digestion system subject Key word : guess the word teaching model, study result, human foods digestion system.

2 ABSTRAK Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe tebak kata terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada sub konsep system pencernaan makanan pada manusia. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2013 sampai dengan bulan April 2015 di SMA Negeri 4 Kota Tasikmalaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah true eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 8 Kota Tasikmalaya sebanyak 4 kelas, dengan jumlah siswa sebanyak 123 orang. Adapun sampel penelitian adalah siswa kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2 dengan jumlah siswa kelas X IPA 1 sebanyak 30 orang, dan XI IPA 2 sebanyak 31 orang, yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar berjumlah 30 butir soal yang berbentuk pilihan ganda dengan 5 options. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji perbedaan dua rata-rata (uji-t) dengan taraf signifikan (α) = 5%, dan uji t deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, analisis data dan pengujian hipotesis didapatkan nilai t hitung = 6,67 dan t tabel = 2,00. Maka t hitung terletak di daerah penolakan H 0, hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe tebak kata terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada materi system pencernaan makanan pada manusia. Kata kunci : model pembelajaran tebak kata, hasil belajar, sistem pencernaan makanan pda manusia Pendahuluan Untuk mendukung keaktifan siswa diperlukan adanya pengelolaan kelas yang baik oleh guru di sekolah sebagai pengajar, yang bertujuan agar terciptanya suasana belajar yang menyenangkan bagi siswa. Karena pengelolaan kelas yang baik akan melahirkan interaksi belajar yang baik dan tujuan pembelajaran pun dapat dicapai tanpa kendala yang berarti, namun sayangnya pengelolaan kelas yang baik tidak dapat selamanya dipertahankan, disebabkan pada kondisi tertentu ada gangguan yang tidak dikehendaki secara tiba-tiba, yang di luar kemampuan guru. Sebab terkadang siswa merasa jenuh dan bosan dengan cara mengajar yang diterapkan oleh guru yang bersangkutan, yang pada akhirnya dapat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Hal tersebut merupakan tugas dan kewajiban guru sebagai pengajar, yang bertujuan agar para siswa kembali belajar dengan suasana yang kondusif, dan lebih fokus terhadap materi dan tugas yang diberikan oleh guru. Sehingga pencapaian nilai hasil belajar siswa diharapkan

3 menjadi lebih optimal dengan hasil yang memuaskan. Berdasarkan hasil pengamatan yang ditemukan di sekolah khususnya untuk pelajaran IPA, dalam proses pembelajarannya guru mengajar secara klasikal dan guru hanya berperan sebagai sumber informasi. Dominasi guru dalam proses pembelajaran menyebabkan kecendrungan siswa lebih bersifat pasif dan hanya menunggu sajian dari guru. Disamping itu juga, tidak sedikit siswa yang mengalami kesulitan dalam mengikuti pelajaran dikarenakan kurang tepatnya guru dalam memilih media pembelajaran. Akibatnya, proses belajar mengajar akan berlangsung secara kaku Dengan demikian, kegiatan belajar mengajar yang terjadi di SMA Negeri 4 Kota Tasikmalaya kurang efektif. Hal ini ditunjukan oleh hasil belajar siswa terutama pada sub konsep Sistem Pencernaan pada Manusia masih dibawah KKM yaitu 65, sedangkan KKM di kelas XI IPA SMA Negeri 4 Tasikmalaya adalah 69. Untuk meningkatkan minat dan motivasi siswa agar dalam proses belajar mengajar aktif dan giat terutama dalam konsep Sistem Percernaan Makanan pada Manusia tentunya banyak hal yang dapat dilakukan oleh seorang guru. Hal ini dapat berupa penggunaan model dan media pembelajaran yang salah satunya model pembelajaran kooperatif. Model dan media pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe tebak kata dengan media audiovisual Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang tersebut, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah adakah pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe tebak kata dengan media audiovisual terhadap peningkatan hasil belajar siswa (Studi Eksperimen di Kelas XI SMA Negeri 4 Tasikmalaya pada sub konsep Sistem Pencernaan Makanan pada Manusia). Tujuan Penelitian Sesuai dengan rumusan masalah yang telah dijelaskan, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe tebak kata dengan media audiovisual terhadap peningkatan hasil belajar siswa (Studi Eksperimen di Kelas XI SMA Negeri 4 Tasikmalaya pada sub konsep Sistem Pencernaan Makanan pada Manusia).

4 Pembahasan 1. Hasil Belajar Siswa yang Proses Pembelajaranya Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Tebak Kata dengan Media Audiovisual Dalam penelitian yang telah dilakukan penulis, telah didapat data hasil penelitian yang proses pembelajarannya menggunakan model kooperatif tipe tebak kata dengan media audiovisual. Yang mana diperoleh nilai pretest x = 13,89 dengan = 9,45 dari = 3,07 dan nilai χ 2 hitung 3,60 < χ 2 tabel 7,81 dengan kesimpulan sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal. Dan nilai posttest x = 23,53 dengan = 9,83 dari = 3,14 dan nilai χ 2 hitung 1,82 < χ 2 tabel 7,81 dengan kesimpulan sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal. Adapun KKM mata pelajaran Biologi di kelas X SMA Negeri 4 Tasikmalaya adalah 69,00. Dari hasil penelitian yang telah diuraikan rata-rata skor yang proses pembelajaranya menggunakan model tebak kata dengan audiovisual yaitu sebesar 23 skor dari jumlah soal sebanyak 30 soal, dari skor tersebut dapat dikonversi nilai rata-rata di kelas XI IPA 2 SMA Negeri 4 Tasikmalaya pada sub konsep Sistem Pencernaan Makanan pada Manusia adalah 78,00. Jika di lihat dari nilai rata-rata maka proses pembelajaran yang menggunakan model tebak kata dengan audiovisual telah mencapai nilai KKM. Dengan demikian proses pembelajaran dengan menggunakan model tebak kata dengan audiovisual pada konsep Sistem Pencernaan Makanan pada Manusia telah berhasil dalam pelaksanaanya, karena terbukti telah mencapai KKM yang telah ditentukan di SMA Negeri 4 Tasikmalaya. Dalam pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model tebak kata dengan audiovisual siswa diberikan lembar kerja untuk membantu dan mengarahkan siswa dalam proses pembelajaranya, pengerjaan lembar kerja siswa ini dilakukan secara berpasangan. Untuk mengetahui sampai mana pemahaman siswa dalam pengerjaan LKS. Berikut ini hasil diskusi kelompok selama dua pertemuan:

5 Gambar 4.12 Diagram Hasil Lembar Kerja Siswa (LKS) Kelas Eksperimen Dari hasil diagram tersebut menjelaskan hasil diskusi kelompok pada pertemuan kesatu dan kedua, hasil diskusi tersebut dapat menggambarkan seberapa jauh pemahaman siswa dalam proses pembelajaranya. Dimana pada pertemuan kesatu nilai yang di peroleh tiap kelompok bervariasi, nilai tertinggi diperoleh oleh kelompok 4, 7 dan 10 dengan nilai 85 sedangkan nilai terendah di peroleh kelompok 1 dengan nilai 60. Pada pertemuan kedua nilai terbesar di peroleh kelompok 7 dan 10 dengan nilai 90, sedangkan nilai terkecil di peroleh kelompok 7 dengan nilai 70. Pada pertemuan pertama nilai terkecil yang diperoleh siswa 60 dan nilai terbesarnya 85 berbeda dengan nilai yang diperoleh siswa pada pertemuan kedua yaitu nilai terkecil yang diperoleh siswa 70 dan nilai terbesarnya 90, hal ini membuktikan ada peningkatan pemahaman siswa dalam penerimaan materi yang diberikan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi perbedaan hasil diskusi siswa dalam pengerjaan LKS dan pemahaman materi, diantaranya sebagai berikut :

6 a. pada pelaksanaaan pembelajaran ada beberapa siswa yang kurang memperhatikan pada saat guru menayangkan video sistem pencernaan makanan sehingga siswa kurang memahami materi. b. pada saat mengerjakan LKS ada beberapa pasangan yang tidak kompak sehingga siswa tidak dapat menyelesaikan LKS sesuai waktu yang telah ditentukan. Sedangkan pada pertemuan kedua kekurangan yang terjadi pada pertemuan pertama sebisanya telah diperbaiki, sehingga proses diskusi kelompok berjalan lebih efektif, dan hasil diskusi dan pemahaman siswa meningkat. 2. Hasil Belajar Siswa yang Proses Pembelajaranya Menggunakan Model Langsung Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan penulis, telah didapat data hasil penelitian yang proses pembelajarannya menggunakan model langsung. Yang mana diperoleh nilai pretest x = 14,10 dengan = 8,11 dari = 2,85 dan nilai χ 2 hitung 3,03 < χ 2 tabel 7,81 dengan kesimpulan sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal. Dan nilai posttest x = 19,30 dengan = 10,03 dari = 3,17 dan nilai χ 2 hitung 6,52 < χ 2 tabel 7,81 dengan kesimpulan sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal. Adapun KKM mata pelajaran Biologi di kelas XI IPA SMA Negeri 4 Tasikmalaya adalah 69,00. Dari hasil penelitian yang telah diuraikan rata-rata skor yang proses pembelajaranya menggunakan model langsung yaitu sebesar 19 skor dari jumlah soal sebanyak 30 soal, dari skor tersebut dapat dikonversi nilai ratarata di kelas XI IPA 1 SMA Negeri 4 Tasikmalaya pada sub konsep Sistem Pencernaan Makanan pada Manusia adalah 64. Jika di lihat dari nilai ratarata maka proses pembelajaran yang menggunakan langsung belum mencapai nilai KKM. Dengan demikian proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran langsung pada sub konsep Sistem Pencernaan Makanan pada Manusia kurang berhasil dalam pelaksanaanya, karena terbukti belum mencapai KKM yang telah ditentukan di SMA Negeri 4 Tasikmalaya.

7 Dalam pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model langsung sama seperti sebelumnya siswa diberikan lembar kerja untuk membantu dan mengarahkan siswa dalam proses pembelajaranya, pengerjaan lembar kerja siswa ini dilakukan secara berpasangan. Untuk mengetahui sampai mana pemahaman siswa dalam pengerjaan LKS dan pengamatan yang telah di lakukan. Berikut ini hasil diskusi kelompok selama dua pertemuan. Gambar 4.13 Diagram Hasil Lembar Kerja Siswa (LKS) Kelas Kontrol Dari hasil diagram tersebut menjelaskan hasil diskusi kelompok pada pertemuan kesatu dan kedua, hasil diskusi tersebut dapat menggambarkan seberapa jauh pemahaman siswa dalam proses pembelajaranya. Dimana pada pertemuan kesatu nilai yang di peroleh tiap kelompok bervariasi, nilai tertinggi diperoleh oleh kelompok 6 dengan nilai 85 sedangkan nilai terendah diperoleh kelompok 11 dengan nilai 60. Pada pertemuan kedua nilai terbesar di peroleh kelompok 7 dan 10 dengan nilai 85, sedangkan nilai terkecil di peroleh kelompok 1, 4 dan 13 dengan nilai 60. Pada pertemuan pertama nilai terkecil yang diperoleh siswa 60 dan nilai terbesarnya 85 sama halnya dengan pertemuan kesatu nilai yang diperoleh siswa pada pertemuan

8 kedua yaitu nilai terkecil yang diperoleh siswa 60 dan nilai terbesarnya 80. Hal ini membuktikan bahwa pada model pembelajaran langsung tidak terlalu banyak peningkatan pemahaman siswa dalam penerimaan materi yang diberikan Ada beberapa faktor yang mempengaruhi perbedaan hasil diskusi siswa dalam pengerjaan LKS dan pemahaman materi yang sama dengan model sebelumnya, diantaranya sebagai berikut : a. Siswa jenuh dengan proses pembelajaran yang hanya mendengarkan penjelasan dari guru sehingga siswa tidak termotivasi. b. Pada pertemuan pertama siswa tidak terlalu aktif bertanya Sedangkan pada pertemuan kedua kekurangan yang terjadi pada pertemuan pertama sebisanya telah diperbaiki, sehingga proses pembelajaran lebih efektif, dan pemahaman siswa meningkat. 3. Pengaruh Hasil Belajar Siswa yang Proses Pembelajaranya Menggunakan Model Pembelajaran kooperatif tipe tebak kata dengan Media Audiovisual dan Model Pembelajaran Langsung Dari penelitian yang telah di lakukan, peneliti menggunakan dua sampel dengan perlakuan yang berbeda. Peneliti menggunakan kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2 sebagai sampel dan model pembelajaran langsung dan pembelajaran kooperatif tipe tebak kata dengan media audiovisual sebagai perlakuan. Berdasarkan data hasil penelitian yang telah penulis lakukan, yang proses pembelajarannya menggunakan model pembelajaran tebak kata dengan media audivisual diperoleh N-Gain x = 0,58 dengan = 0,01 dari = 0,1 dan nilai χ 2 hitung 6,66 < χ 2 tabel 7,81 dengan kesimpulan sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal. Adapun KKM pelajaran Biologi di kelas XI IPA SMA Negeri 4 Tasikmalaya adalah 69,00. Dari hasil konversi, nilai rata-rata di kelas XI IPA 2 SMA Negeri 4 Tasikmalaya pada sub konsep Sistem Pencernaan Makanan pada Manusia adalah 78. Jika di lihat dari nilai rata-rata maka proses pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran

9 tebak kata dengan media audiovisual telah mencapai nilai KKM yang telah ditentukan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah penulis lakukan, yang proses pembelajarannya menggunakan model langsung diperoleh N-Gain x = 0,35 dengan s 2 = 0,01 dari s = 0,1 dan nilai χ 2 hitung 6,66 < χ 2 tabel 7,81 dengan kesimpulan sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal. Adapun KKM pelajaran Biologi di kelas XI IPA SMA Negeri 4 Tasikmalaya adalah 69,00. Dari hasil konversi, nilai rata-rata di kelas XI IPA 1 SMA Negeri 4 Tasikmalaya pada sub konsep Sistem Pencernaan Makanan pada Manusia adalah 64. Jika di lihat dari nilai rata-rata maka proses pembelajaran yang menggunakan model langsung belum mencapai KKN yang telah ditentukan. Berdasarkan dari hasil belajar siswa terdapat perbedaan seperti yang dapat dilihat dari diagram berikut : Gambar 4.14 Daftar Nilai Rata-rata Kelas Eksperimen, Kelas Kontrol dan KKM Berdasarkan diagram tersebut bahwa siswa yang proses pembelajarannya menggunakan model pembelajaran tebak kata dengan media audiovisual memiliki nilai rata-rata yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang proses pembelajarannya menggunakan model pembelajaran langsung. Yang mana nilai rata-rata kelas yang proses pembelajaranya menggunakan pembelajaran tebak kata dengan media audiovisual yaitu 78, sedangkan rata-rata kelas yang proses

10 pembelajaranya menggunakan langsung yaitu 64. Hal tersebut menunjukan ada pengaruh hasil belajar siswa yang proses pembelajarannya menggunakan model pembelajaran tebak kata dengan media audiovisual. Yang telah dihitung dengan menggunakan uji t dengan taraf 5%, dengan kesimpulan tolak H o, karena t hitung pretest dan posttest kelas eksperimen adalah 21,90 berada di daerah penolakan dengan t tabel = Sedangkan t hitung pretest dan posttest kelas kontrol adalah 11,30 berada di daerah penolakan dengan t tabel = Dan t hitung N-Gain kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah 7,67 berada di daerah penolakan dengan t tabel = Dalam pelaksanaanya pembelajaran model pembelajaran kooperatif tipe tebak kata dengan media audiovisual di SMA Negeri 4 Tasikmalaya, disambut dengan antusias oleh para siswa. Karena penggunaan model pembelajaran ini masih sangat jarang mereka rasakan, model pembelajaran ini mempusatkan proses pembelajaran kepada siswa sehingga siswa berperan aktif dan proses pembelajaran merasa lebih menyenangkan. Pada proses pembelajaran model pembelajaran tebak kata dengan media audiovisual, pertemuan pertama siswa sudah duduk berpasangan. Kemudian guru menayangkan video sistem pencernaan makanan. Siswa terlihat antusias sehingga pada saat penayangan video siswa fokus memperhatikan. Setelah selesai penayangan video setiap pasangan diberi LKS agar siswa mudah dalam memahami materi. Pada saat mengerjakan LKS hampir semua pasangan kompak bekerja sama mencari jawaban dari berbagai sumber namun ada beberapa kelompok yang kurang kompak sehingga siswa tidak dapat menyelesaikan LKS sesuai waktu yang ditentukan. Pada tahap model pembelajaran tebak kata siswa sangat bersemangat sehingga hampir semua siswa dapat menjawab kartu soal. Disamping itu ketika sepasang siswa menebak soal didepan kelas siswa yang lainnya ikut memperhatikan pertanyaan pada kartu soal sehingga siswa yang lainya pun ikut berfikir jawaban pada kartu soal tersebut.

11 Pada pertemuan yang kedua, sama halnya dengan pertemuan pertama, siswa duduk berpasangan. Kemudian guru menayangkan video sistem pencernaan makanan dan setiap pasangan diberi LKS, pada saat mengerjakan LKS siswa lebih serius dan kompak sehingga siswa dapat menyelesaikan LKS sesuai waktu yang telah ditentukan. Pada pelaksanaan model pembelajaran tebak kata siswa terlihat lebih bersemangat sehingga semua pasangan dapat menjawab kartu soal dengan tepat. Disamping itu ketika sepasang siswa menebak soal didepan kelas siswa yang lainnya ikut memperhatikan pertanyaan pada kartu soal sehingga siswa yang lainya pun ikut berfikir jawaban pada kartu soal tersebut. Sedangkan pelaksanaan model pembelajaran langsung pertemuan pertama guru menjelaskan materi kepada siswa. Pada saat guru menjelaskan materi siswa serius memperhatikan penjelasan dari guru namun setelah beberapa menit menjelaskan ada siswa yang malasmalasan, kurang memperhatikan dan ngobrol. Guru berusaha mengembalikan semangat siswa supaya dapat konsentrasi dengan memberikan pertanyaan kepada siswa namun hanya bertahan beberapa menit saja. Kemudian siswa di beri LKS yang dikerjakan secara berpasangan, pada pelaksanaanya siswa kurang kompak mengerjakan LKS. Selanjutnya pada pertemuan kedua, sama halnya dengan pertemuan pertama guru menjelaskan materi kepada siswa. Untuk menghindari siswa yang jenuh seperti pada pertemuan pertama, guru menjelaskan materi dengan mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari sehingga siswa tidak kehilangan semangat pada saat mendengarkan penjelasan dari guru. pada saat pengerjaan LKS siswa lebih bersemangat terlihat dari kompaknya siswa dalam mengerjakan LKS. Dari pembahasan tersebut yang siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe tebak kata lebih lebih aktif menerima proses pembelajaran dibanding dengan kelas yang menggunakan model langsung. Selain itu juga siswa yang proses pembelajarannya menggunakan model

12 Kesimpulan tebak kata dengan media audiovisual lebih bisa diatur dalam pelaksanaan tahapan-tahapan model pembelajaranya. Sedangkan didalam pembelajaran model langsung siswa kurang aktif dalam menerima proses pembelajaran, hanya sebagian siswa saja yang mengikuti tahapan proses pembelajaran langsung sehingga pembelajaran menjadi kurang efektif dan masih ada siswa yang masih kurang memahami materi. Oleh karena itu hal tersebut yang mempengaruhi hasil belajar yang proses pembelajaranya menggunakan model pembelajaran kooperatif tebak kata dengan media audiovisual lebih tinggi dibanding dengan model pembelajaran langsung. Berdasarkan hasil analisis data dan pengujian hipotesis maka diperoleh kesimpulan bahwa ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe tebak kata dengan media audiovisual terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada sub konsep Sistem Pencernaan Makanan pada Manusia di Kelas XI IPA SMA Negeri 4 Tasikmalaya Siswa yang proses pembelajarannya menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe tebak kata dengan media audiovisual menunjukan rata-rata hasil belajar yang lebih baik yaitu 23,53 dibandingkan dengan menggunakan tipe model pembelajaran langsung yaitu dengan ratarata 19,30 DAFTAR PUSTAKA Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta Bandung. Suprijono, Agus. (2012). Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Riwayat Hidup Marlia Chusnuul Khotimah adalah Mahasiswa angkatan 2010 pada Program Studi pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang sedang menyelesaikan skripsi untuk memperoleh gelar sarjana.

(The Influence of Cooperative Learning Model Type Structured Numbered Heads on Students Learning Result in Excretion System Material)

(The Influence of Cooperative Learning Model Type Structured Numbered Heads on Students Learning Result in Excretion System Material) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STRUCTURED NUMBERED HEADS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM EKSKRESI (Studi Eksperimen di kelas VIII SMPN 17 Tasikmalaya) (The Influence of Cooperative

Lebih terperinci

ABSTRACT. : Mnemonic learning model students human excretion system subject learning achievement. ABSTRAK

ABSTRACT. : Mnemonic learning model students human excretion system subject learning achievement. ABSTRAK PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MNEMONIK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA DI KELAS XI IPA MAN SUKAMANAH SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN AJARAN 2014/2015 (The Influence

Lebih terperinci

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write Pada Konsep Ekosistem di Kelas VII SMP Negeri 3 Cibalong Kabupaten Tasikmalaya JURNAL

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write Pada Konsep Ekosistem di Kelas VII SMP Negeri 3 Cibalong Kabupaten Tasikmalaya JURNAL Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write Pada Konsep Ekosistem di Kelas VII SMP Negeri 3 Cibalong Kabupaten Tasikmalaya JURNAL Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat dalam Memperoleh

Lebih terperinci

(The Influence of Cooperative Learning Model Teams Games Tournament Type to The Student Learning Result on Human Excretion System)

(The Influence of Cooperative Learning Model Teams Games Tournament Type to The Student Learning Result on Human Excretion System) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA (Studi Eksperimen di Kelas VIII SMP Negeri 1 Salawu Tahun Ajaran

Lebih terperinci

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY PADA KONSEP EKOSISTEM DI KELAS VII SMP NEGERI 15 KOTA TASIKMALAYA JURNAL

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY PADA KONSEP EKOSISTEM DI KELAS VII SMP NEGERI 15 KOTA TASIKMALAYA JURNAL PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY PADA KONSEP EKOSISTEM DI KELAS VII SMP NEGERI 15 KOTA TASIKMALAYA JURNAL Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat dalam Memperoleh Gelar

Lebih terperinci

PENERAPAN METODE MIND MAPPING PADA KONSEP SALING KETERGANTUNGAN DALAM EKOSISTEM DI KELAS VII SMP NEGERI 16 TASIKMALAYA JURNAL

PENERAPAN METODE MIND MAPPING PADA KONSEP SALING KETERGANTUNGAN DALAM EKOSISTEM DI KELAS VII SMP NEGERI 16 TASIKMALAYA JURNAL PENERAPAN METODE MIND MAPPING PADA KONSEP SALING KETERGANTUNGAN DALAM EKOSISTEM DI KELAS VII SMP NEGERI 16 TASIKMALAYA JURNAL Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat dalam Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

Lebih terperinci

Anisa Nabilasari, Purwati Kuswarini Suprapto, Diana Hernawati

Anisa Nabilasari, Purwati Kuswarini Suprapto, Diana Hernawati PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CO-OP CO-OP DENGAN GROUP INVESTIGATION PADA SUB KONSEP SISTEM PENCERNAAN MANUSIA (The Differences Between Students Achievement

Lebih terperinci

(THE DIFFERENCE OF THE STUDENTS RESULT OF LEARNING PROCESS USE GUIDED INQUIRY MODEL AND FREE INQUIRY ON THE ENVIROMENTAL CHANGES)

(THE DIFFERENCE OF THE STUDENTS RESULT OF LEARNING PROCESS USE GUIDED INQUIRY MODEL AND FREE INQUIRY ON THE ENVIROMENTAL CHANGES) PERBEDAAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK YANG DALAM PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL INKUIRI TERBIMBING DAN INKUIRI BEBAS PADA MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN (THE DIFFERENCE OF THE STUDENTS RESULT OF LEARNING

Lebih terperinci

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ASSURANCE, RELEVANCE, INTEREST, ASSESSMENT, SATISFACTION

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ASSURANCE, RELEVANCE, INTEREST, ASSESSMENT, SATISFACTION PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ASSURANCE, RELEVANCE, INTEREST, ASSESSMENT, SATISFACTION (ARIAS) PADA KONSEP KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP DI KELAS VII SMP NEGERI 3 CIBALONG KABUPATEN TASIKMALAYA

Lebih terperinci

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE QUESTION STUDENT HAVE (QSH) PADA KONSEP EKOSISTEM DI KELAS VII SMP NEGERI 5 TASIKMALAYA JURNAL

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE QUESTION STUDENT HAVE (QSH) PADA KONSEP EKOSISTEM DI KELAS VII SMP NEGERI 5 TASIKMALAYA JURNAL PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE QUESTION STUDENT HAVE (QSH) PADA KONSEP EKOSISTEM DI KELAS VII SMP NEGERI 5 TASIKMALAYA JURNAL Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat dalam Memperoleh Gelar

Lebih terperinci

Ripal Sobandi, Edi Hernawan ABSTRACT

Ripal Sobandi, Edi Hernawan ABSTRACT Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match dengan Bantuan Media Kartu Domino Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Sub Konsep Sistem Pencernaan pada Manusia di Kelas VIII SMP Negeri 8 Kota Tasikmalaya

Lebih terperinci

Ulpiyaturahmah, Purwati Kuswarini, Ai Sri Kosnayani ABSTRACT

Ulpiyaturahmah, Purwati Kuswarini, Ai Sri Kosnayani ABSTRACT PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MEDIA POWERPOINT DAN MEDIA YANG SEBENARNYA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION (Studi Eksperimen pada Sub Konsep Mikroskop

Lebih terperinci

Abstract. Keywords: Creative Problem Solving and Problem Based Learning as learning model. Abstrak

Abstract. Keywords: Creative Problem Solving and Problem Based Learning as learning model. Abstrak PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING DAN PROBLEM BASED LEARNING PADA KONSEP PENCEMARAN LINGKUNGAN (The Differences in Students

Lebih terperinci

PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP RESUME

PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP RESUME PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP RESUME DAN COOPERATIVE SCRIPT (Studi Eksperimen pada Konsep Ekosistem di Kelas VII SMP Negeri

Lebih terperinci

PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PICTURE AND PICTURE

PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PICTURE AND PICTURE PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PICTURE AND PICTURE YANG DIBANTU MEDIA POWERPOINT DAN VIDEO PADA MATERI SISTEM RESPIRASI (Studi

Lebih terperinci

Neng Siti Nur Afifah., Edi Hernawan, Drs.M.Pd., Suharsono, M.Pd. ABSTRACT

Neng Siti Nur Afifah., Edi Hernawan, Drs.M.Pd., Suharsono, M.Pd. ABSTRACT THE EFFECTS OF COOPERATIVE LEARNING MODEL TYPE COOPERATIVE SCRIPT ON THE STUDENT LEARNING RESULT ON THE CONCEPT OF ENVIRONMENTAL POLLUTION (Experimental Study at the Class VII of SMP Negeri 13 Tasikmalaya

Lebih terperinci

Resti Tresnasih*) Purwati Kuswarini Suprapto*)

Resti Tresnasih*) Purwati Kuswarini Suprapto*) APPLICATION OF COOPERATIVE LEARNING MODEL TYPE OF GAMES TOURNAMENT TEAMS (TGT) WITH EXPLORE ACTIVITY STUDENT LEARNING RESULT IN CONCEPT PLANT STRUCTURE (Experimental Study in Fourth Grade Salebu Elementary

Lebih terperinci

PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJRAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH

PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJRAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJRAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH DAN TIPE COMPLETE SENTENCE DIBANTU MEDIA GAMBAR PADA SUB MATERI SISTEM PENCERNAAN MAKANAN

Lebih terperinci

Elin Ismayati, Purwati Kuswarini Suprapto, Suharsono elinmaya88@gmail.com ABSTRACT

Elin Ismayati, Purwati Kuswarini Suprapto, Suharsono elinmaya88@gmail.com ABSTRACT PERBEDAAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STRUCTURED NUMBERED HEADS DAN JIGSAW DIBANTU MEDIA POWERPOINT (The Difference in Learning

Lebih terperinci

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN FIELD TRIP PADA KONSEP PENCEMARAN LINGKUNGAN DI KELAS VII SMP AMANAH MUHAMMADIYAH KOTA TASIKMALAYA JURNAL

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN FIELD TRIP PADA KONSEP PENCEMARAN LINGKUNGAN DI KELAS VII SMP AMANAH MUHAMMADIYAH KOTA TASIKMALAYA JURNAL PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN FIELD TRIP PADA KONSEP PENCEMARAN LINGKUNGAN DI KELAS VII SMP AMANAH MUHAMMADIYAH KOTA TASIKMALAYA JURNAL Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat dalam Memperoleh Gelar

Lebih terperinci

Rini Novianti., Edi Hernawan,Drs.M.Pd., Suharsono, M.Pd.

Rini Novianti., Edi Hernawan,Drs.M.Pd., Suharsono, M.Pd. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA KONSEP PENCEMARAN LINGKUNGAN (Studi Eksperimen di Kelas VII SMP Negeri 1 Padakembang Kabupaten Tasikmalaya

Lebih terperinci

PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE GROUP RESUME

PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE GROUP RESUME PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE GROUP RESUME DAN TIPE LISTENING TEAM (Studi Eksperimen di Kelas VIII SMP Negeri 8 Kota Tasikmalaya pada Konsep

Lebih terperinci

Key words: student teams achievement divisions, flashcard, system pernapasan

Key words: student teams achievement divisions, flashcard, system pernapasan Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Divisions Terhadap Hasil Belajar Siswa Dengan Bantuan Media Flashcard Pada Materi Sistem Pernapasan (Studi Eksperimen di Kelas VIII

Lebih terperinci

JURNAL. BUDI RACHMAT KURNIAWAN, HERNAWAN

JURNAL. BUDI RACHMAT KURNIAWAN, HERNAWAN PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR AND SHARE YANG DIBANTU MEDIA POWERPOINT DAN MEDIA SPESIMEN ASLI PADA SUB KONSEP STRUKTUR

Lebih terperinci

Cooperative Learning Model Group Investigation And Learning Together Type, Students Achievement, Ecosystem.

Cooperative Learning Model Group Investigation And Learning Together Type, Students Achievement, Ecosystem. Perbedaan Hasil Belajar Siswa yang Proses Pembelajarannya Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) Dan Learning Together (LT) (Studi Eksperimen pada Materi Ekosistem di Kelas

Lebih terperinci

Abstract. Key word : Cooperative Learning Model,Student Teams-Achievement Divisions, Observation Method and Discussion Method.

Abstract. Key word : Cooperative Learning Model,Student Teams-Achievement Divisions, Observation Method and Discussion Method. Perbedaan Hasil Belajar Siswa yang Proses Pembelajarannya Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Divisionsdengan Metode Observasi dan Diskusi (Studi Eksperimen pada Sub

Lebih terperinci

Abstract. Keyword : Learning result, Experiment Method. Abstrak

Abstract. Keyword : Learning result, Experiment Method. Abstrak PENGARUH METODE PEMBELAJARAN EKSPERIMEN TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA (Studi Eksperimen di Kelas VII SMP Negeri 1 Ciamis pada Konsep Energi dalam Sistem Kehidupan) Dina Rahmawati, Purwati Kuswarini,

Lebih terperinci

Yosi Febrianti*) Purwati Kuswarini Suprapto*)

Yosi Febrianti*) Purwati Kuswarini Suprapto*) The Application of Cooperative Teaching Learning Model Type of Learning Starts With A Question (LSQ) in The Ecosystem Concept on 7 th Grade of The 3 rd Junior High School at Panumbangan Yosi Febrianti*)

Lebih terperinci

Difference of Student Learning Using The Discussion Groups and Class Discussion on Cooperative Learning Model, Type of Everyone is Teacher Here

Difference of Student Learning Using The Discussion Groups and Class Discussion on Cooperative Learning Model, Type of Everyone is Teacher Here PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG MENGGUNAKAN METODE DISKUSI KELOMPOK DAN DISKUSI KELAS PADA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE EVERYONE IS TEACHER HERE (Studi Eksperimen di Kelas VIII SMP N SATAP 3 Bojonggambir

Lebih terperinci

Abstract. Key word : problem based learning model, approach and environment concepts, ecosystem.

Abstract. Key word : problem based learning model, approach and environment concepts, ecosystem. PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN PENDEKATAN KONSEP DAN LINGKUNGAN (Studi Eksperimen pada Konsep Ekosistem di Kelas VII SMP Negeri

Lebih terperinci

Keyword : numbered heads together, life organization

Keyword : numbered heads together, life organization The Effect of Cooperative Learning Model Type Numbered Heads Together Assisted Picture Media to Result Learning Students on Life Organization Material (Exsperimental Study at first grade in Junior High

Lebih terperinci

PERBEDAAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING

PERBEDAAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PERBEDAAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAN PROBING PROMPTING LEARNING (PPL) PADA KONSEP PENCEMARAN DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN DI KELAS VII SMPN 3 CILAWU

Lebih terperinci

THE APPLICATION OF COOPERATIVE LEARNING MODEL OF TEAMS GAME TOURNAMENT TYPE ON ECOSYSTEM CONCEPT AT THE SEVENTH OF SMP N 2 CIBALONG

THE APPLICATION OF COOPERATIVE LEARNING MODEL OF TEAMS GAME TOURNAMENT TYPE ON ECOSYSTEM CONCEPT AT THE SEVENTH OF SMP N 2 CIBALONG THE APPLICATION OF COOPERATIVE LEARNING MODEL OF TEAMS GAME TOURNAMENT TYPE ON ECOSYSTEM CONCEPT AT THE SEVENTH OF SMP N 2 CIBALONG Siti Nurjanah (nurjanahsiti29102@yahoo.com) H. Endang Surahman (e.surahman@unsil.ac.id)

Lebih terperinci

Asep Rahman, Purwati Kuswarini Suprapto, Romy Faisal Mustofa

Asep Rahman, Purwati Kuswarini Suprapto, Romy Faisal Mustofa Perbedaan Hasil Belajar Siswa yang Proses Pembelajarannya Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Berkirim Salam dan Soal dengan Tipe Snowball Throwing Dibantu dengan Media Audio-Visual pada Sub

Lebih terperinci

PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF

PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PROBLEM BASED INSTRUCTION DENGAN PENDEKATAN SCIENTIFIC DAN GUIDE INQUIRY Differences Student Result

Lebih terperinci

Fitria Wahyu Kurniasih H. Endang Surahman Hj. Ai Sri Kosnayani

Fitria Wahyu Kurniasih H. Endang Surahman Hj. Ai Sri Kosnayani THE APPLICATION OF COOPERATIVE LEARNING MODEL WITH STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS TYPE ON HUMAN RESPIRATORY SYSTEM SUB CONCEPT (EXPERIMENTAL STUDY IN 11 TH SCIENCE GRADE OF MUHAMMADIYAH PANGANDARAN

Lebih terperinci

Rina Amanda Putri, Purwati Kuswarini, Diana Hernawati rina.amanda.unsil.ac.id ABSTRACT

Rina Amanda Putri, Purwati Kuswarini, Diana Hernawati rina.amanda.unsil.ac.id ABSTRACT PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING DENGAN TIPE GIVING QUESTION AND GETTING ANSWER (GQGA) PADA MATERI SISTEM EKSKRESI

Lebih terperinci

Raeni H. Endang Surahman Romy Faisal Mustofa

Raeni H. Endang Surahman Romy Faisal Mustofa THE INFLUENCE OF PREVIEW, QUESTION, READ, REFLECT, RECITE DAN REVIEW (PQ4R) METHOD TO THE STUDENT ACHIEVEMENT ON DIVERSITY OF LIVING THINGS CONCEPT AT CLASS VII SMP NEGERI 4 CIPATUJAH TASIKMALAYA DISTRICT.

Lebih terperinci

Ai Rohmawati, Purwati Kuswarini, Ai Sri Kosnayani ABSTRACT

Ai Rohmawati, Purwati Kuswarini, Ai Sri Kosnayani ABSTRACT PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN PENDEKATAN EKSPOSITORI DAN HEURISTIK PADA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIP TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (Studi Eksperimen pada Sub Konsep

Lebih terperinci

The Influence of Numbered Heads Together Model on Students Result Learning Achievement in Reproduction System sub Material ABSTRACT

The Influence of Numbered Heads Together Model on Students Result Learning Achievement in Reproduction System sub Material ABSTRACT PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DIBANTU DENGAN METODE MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA SUB KONSEP SISTEM REPRODUKSI (Studi Eksperimen di kelas XI SMA Negeri

Lebih terperinci

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA YANG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DENGAN DISCOVERY-INQUIRY DI SMA

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA YANG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DENGAN DISCOVERY-INQUIRY DI SMA PERBANDINGAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA YANG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DENGAN DISCOVERY-INQUIRY DI SMA Aristin Raras 1*), Vina Serevina 1, Anggara Budi Susila 1 1 Program Studi

Lebih terperinci

PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING

PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING 1 PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING DAN GROUP RESUME PADA SUB KONSEP SISTEM PENCERNAAN MAKANAN

Lebih terperinci

Nopi Handayani*) Purwati Kuswarini Suprapto *)

Nopi Handayani*) Purwati Kuswarini Suprapto *) IMPLEMENTATION THE COOPERATIVE LEARNING MODEL TYPE of QUESTION STUDENT HAVE on THE CONCEPT of POPULATION and ENVIRONMENTAL PROBLEMS on 7 th GRADE THE FIRST PUBLIC HIGH SCHOOL SUKARAJA at TASIKMALAYA DISTRICT

Lebih terperinci

Dini Pandini H. Endang Surahman Diana Hernawati

Dini Pandini H. Endang Surahman Diana Hernawati THE INFLUENCE OF THE PROBLEM BASED LEARNING MODEL ON THE STUDENTS ACHIEVEMENT STUDY ON SUB-CONCEPT OF ENVIRONMENTAL POLLUTION AT SEVENTH GRADE OF SMP NEGERI 4 CIPATUJAH KABUPATEN TASIKMALAYA Dini Pandini

Lebih terperinci

Bela Rosmarin Titusela H.Endang Surahman 1 ) Diana Hernawati

Bela Rosmarin Titusela H.Endang Surahman 1 ) Diana Hernawati THE INFLUENCE OF COOPERATIVE LEARNING MODEL THINK TALK WRITE TYPE ON THE STUDENTS ACHIEVEMENT IN DIVERSITY CONCEPT AT CLASS VII SMP NEGERI 8 KOTA TASIKMALAYA Bela Rosmarin Titusela (bellarosmarin@yahoo.com)

Lebih terperinci

PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA DIBANTU MEDIA POWERPOINT DAN MEDIA TORSO PADA KONSEP SISTEM PENCERNAAN MAKANAN PADA MANUSIA

PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA DIBANTU MEDIA POWERPOINT DAN MEDIA TORSO PADA KONSEP SISTEM PENCERNAAN MAKANAN PADA MANUSIA PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA DIBANTU MEDIA POWERPOINT DAN MEDIA TORSO PADA KONSEP SISTEM PENCERNAAN MAKANAN PADA MANUSIA Jurnal Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh

Lebih terperinci

Keywords: Two Stay Two Stray, Learning Outcomes, Building Construction

Keywords: Two Stay Two Stray, Learning Outcomes, Building Construction 566 THE INFLUENCE OF COOPERATIVE LEARNING MODEL TYPE TWO STAY TWO STRAY TO THE LEARNING OUTCOMES OF STUDENTS OF CLASS X BUILDING CONSTRUCTION ENGINEERING IN PROGRAM ENGINEERING DRAWINGS IN SMK NEGERI 1

Lebih terperinci

(The Difference Result of Learning Using Cooperative Learning Model Type of GI and CIRC on Biodiversity Concept)

(The Difference Result of Learning Using Cooperative Learning Model Type of GI and CIRC on Biodiversity Concept) PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) DAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) PADA KONSEP KEANEKARAGAMAN

Lebih terperinci

PENGARUH PENGGUNAAN PENDEKATAN PROBLEM POSING TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK PESERTA DIDIK KELAS VIII MTs NEGERI CILENDEK

PENGARUH PENGGUNAAN PENDEKATAN PROBLEM POSING TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK PESERTA DIDIK KELAS VIII MTs NEGERI CILENDEK PENGARUH PENGGUNAAN PENDEKATAN PROBLEM POSING TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK PESERTA DIDIK KELAS VIII MTs NEGERI CILENDEK NENENG YULIYANTI e-mail: neneng.yuliyanti@student.unsil.ac.id Program

Lebih terperinci

PENGARUH PENERAPAN MODEL COOPERATIVE SCRIPT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI MATRIKS ARTIKEL SKRIPSI

PENGARUH PENERAPAN MODEL COOPERATIVE SCRIPT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI MATRIKS ARTIKEL SKRIPSI PENGARUH PENERAPAN MODEL COOPERATIVE SCRIPT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI MATRIKS ARTIKEL SKRIPSI Diajukan Untuk Penulisan Artikel Ilmiah Guna Memenuhi Salah Satu Syarat

Lebih terperinci

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA Nelvia Anisah dan Purwanto Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Medan nelviaanisah@ymail.com Abstrak Penelitian ini bertujuan

Lebih terperinci

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 RAMBAH HILIR

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 RAMBAH HILIR PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 RAMBAH HILIR Elvita Yeni *), Hardianto 1), Suwandi 2) 1&2) Program Studi Pendidikan Matematika,

Lebih terperinci

PERBEDAAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR DAN MEDIA CHART PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU

PERBEDAAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR DAN MEDIA CHART PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU PERBEDAAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR DAN MEDIA CHART PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU Oleh : BUNGA FITRIANI 05671/2008 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS

Lebih terperinci

PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING DISERTAI MEDIA GAMBAR TERHADAP KOGNITIF SISWA KELAS VII MTs BAHRUL ULUM TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015

PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING DISERTAI MEDIA GAMBAR TERHADAP KOGNITIF SISWA KELAS VII MTs BAHRUL ULUM TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015 PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING DISERTAI MEDIA GAMBAR TERHADAP KOGNITIF SISWA KELAS VII MTs BAHRUL ULUM TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015 Hesti Fitriani 1), Nurul Afifah 2) dan Eti Meirina Brahmana 3) 1 Fakultas

Lebih terperinci

Derlina dan Bintang Nainggolan Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Medan

Derlina dan Bintang Nainggolan Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Medan PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DIAJAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR DENGAN KONVENSIONAL PADA MATERI POKOK GAYA DAN HUKUM NEWTON Derlina dan Bintang Nainggolan Jurusan

Lebih terperinci

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF QUICK ON THE DRAW

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF QUICK ON THE DRAW 1 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF QUICK ON THE DRAW UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN KOLOID KELAS XI SMA NEGERI 1 TANAH MERAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Nilda Desmariza*,

Lebih terperinci

Silvi Nur Maulani, Surahman. Department of Biologi Education Faculty Of Educational Science and Teacher s Training Siliwangi University ABSTRACT

Silvi Nur Maulani, Surahman. Department of Biologi Education Faculty Of Educational Science and Teacher s Training Siliwangi University ABSTRACT EFFECT OFCOOPERATIVELEARNINGMODELSNOWBALL THROWINGTYPE TOSTUDENTACHIEVEMENT OF NATURAL RESOURCESANDUSESCONCEPT (Experimental Study inclassvsdnegeri 1Pagerageung TasikmalayadistrictsPagerageung) Silvi Nur

Lebih terperinci

Putri Darma 25, Joko Waluyo 26, Pujiastuti 27

Putri Darma 25, Joko Waluyo 26, Pujiastuti 27 PENGARUH PEMBELAJARAN BIOLOGI MELALUI METODE PERMAINAN DENGAN MEDIA KARTU KWARTET TERHADAP KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMP NEGERI 13 KABUPATEN JEMBER TAHUN AJARAN 2012/2013 Putri Darma

Lebih terperinci

Oleh: SINTA KARLINA NIM

Oleh: SINTA KARLINA NIM PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) TERHADAP KEMAHIRAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS VII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 13 BATAM TAHUN AJARAN 2015/2016 ARTIKEL

Lebih terperinci

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN (MOODLE) BUDIDAYA JAMUR KUPING PADA POKOK BAHASAN FUNGI TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 SURAKARTA

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN (MOODLE) BUDIDAYA JAMUR KUPING PADA POKOK BAHASAN FUNGI TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 SURAKARTA PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN (MOODLE) BUDIDAYA JAMUR KUPING PADA POKOK BAHASAN FUNGI TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 SURAKARTA SKRIPSI Oleh: FATIH NGAISAH WIJAYANTI K4307029 FAKULTAS

Lebih terperinci

Nora Hawari Daulay dan Usler Simarmata Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Medan

Nora Hawari Daulay dan Usler Simarmata Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Medan PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DAN MODEL KONVENSIONAL PADA MATERI POKOK TEKANAN KELAS VIII SMP NEGERI 5 STABAT

Lebih terperinci

Hesti Noviyana STKIP PGRI Bandar Lampung ABSTRACT Keywords: Rotating Trio Exchange (RTE) model, Mathematics learning achievements.

Hesti Noviyana STKIP PGRI Bandar Lampung ABSTRACT Keywords: Rotating Trio Exchange (RTE) model, Mathematics learning achievements. TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SEMESTER GENAP SMP NEGERI 17 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Hesti Noviyana STKIP PGRI Bandar Lampung ABSTRACT This study aims to determine the

Lebih terperinci

PENGARUH PENERAPAN QUANTUM LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 4 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2011/2012

PENGARUH PENERAPAN QUANTUM LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 4 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2011/2012 PENGARUH PENERAPAN QUANTUM LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 4 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SKRIPSI Oleh : FAISAL IMAM PRASETYO K4308035 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU

Lebih terperinci

dalam belajar tidak nyaman. Oleh karena itu kelestarian lingkungan sekolah perlu mendapat perhatian dari semua pihak, terutama pihak sekolah yang

dalam belajar tidak nyaman. Oleh karena itu kelestarian lingkungan sekolah perlu mendapat perhatian dari semua pihak, terutama pihak sekolah yang HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN MENGARANG ARGUMENTASI TENTANG LINGKUNGAN DAN SIKAP TERHADAP KELESTARIAN LINGKUNGAN DENGAN PERILAKU MEMELIHARA KELESTARIAN LINGKUNGAN SEKOLAH (The Relationship Between The Ability

Lebih terperinci

PENERAPAN STRATEGI BELAJAR AKTIF LEARNING START WITH A QUESTION (LSQ)

PENERAPAN STRATEGI BELAJAR AKTIF LEARNING START WITH A QUESTION (LSQ) 1 PENERAPAN STRATEGI BELAJAR AKTIF LEARNING START WITH A QUESTION (LSQ) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN HIDROKARBON DI KELAS X SMA NEGERI 10 PEKANBARU Putry Ayuningtyas*, Herdini**,

Lebih terperinci

NUR FITRIA STKIP PGRI

NUR FITRIA STKIP PGRI NUR FITRIA STKIP PGRI Bandar Lampung ABSTRACT The problems that occurred in SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung allegedly because of the lack of involvement and active participation of students in the learning

Lebih terperinci

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE JIGSAW DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SDN 09 SUNGAI GERINGGING

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE JIGSAW DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SDN 09 SUNGAI GERINGGING PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE JIGSAW DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SDN 09 SUNGAI GERINGGING Dewi Putri Gani 1, Gusmaweti 2, Pebriyenni 3 1 Program Studi

Lebih terperinci

PENGARUH PENERAPAN SAVI TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2011/2012

PENGARUH PENERAPAN SAVI TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2011/2012 PENGARUH PENERAPAN SAVI TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SKRIPSI Oleh : WINDA MARTYAS MARA DEWI K4308062 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Lebih terperinci

PENGARUH METODE PRACTICE REHEARSAL PAIRS

PENGARUH METODE PRACTICE REHEARSAL PAIRS PENGARUH METODE PRACTICE REHEARSAL PAIRS (PEMBELAJARAN PRAKTIK BERPASANGAN) TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA BIDANG STUDI TIK KELAS VIII SMPN 1 UTAN KABUPATEN SUMBAWA BESAR TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Leni

Lebih terperinci

Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia 5 (2009): PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERORIENTASI KETERAMPILAN PROSES

Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia 5 (2009): PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERORIENTASI KETERAMPILAN PROSES ISSN: 1693-1246 Juli 2009 Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia 5 (2009): 108-112 J P F I http://journal.unnes.ac.id PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERORIENTASI KETERAMPILAN PROSES 1 2 2 U. Nugroho,

Lebih terperinci

PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PAIR CHECK TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMPN 23 PADANG

PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PAIR CHECK TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMPN 23 PADANG PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PAIR CHECK TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMPN 23 PADANG Arnilawati*, Zulfitri Aima**, Rina Febriana** *)Mahasiswa Program Studi Pendidikan

Lebih terperinci

Abstract. Key words:deductive approach, inductive approach, result of learning. Abstrak

Abstract. Key words:deductive approach, inductive approach, result of learning. Abstrak PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PICTURE AND PICTURE DENGAN PENDEKATAN DEDUKTIF DAN INDUKTIF (Studi Eksperimen pada Sub Konsep Sistem

Lebih terperinci

PENGARUH PEMBERIAN HUKUMAN DAN HADIAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMP NEGER 9 BANJARMASIN

PENGARUH PEMBERIAN HUKUMAN DAN HADIAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMP NEGER 9 BANJARMASIN PENGARUH PEMBERIAN HUKUMAN DAN HADIAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMP NEGER 9 BANJARMASIN Syahrijal, Mustika Wati, dan Syubhan An nur Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Unlam Banjarmasin rijalphysics01@gmail.com

Lebih terperinci

JPTM. Volume 05 Nomor 02 Tahun 2016, 56-61

JPTM. Volume 05 Nomor 02 Tahun 2016, 56-61 JPTM. Volume 05 Nomor 02 Tahun 2016, 56-61 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI MEKANIK KELAS X TEKNIK PEMESINAN

Lebih terperinci

Dewi Indriani, Miharty, dan Jimmi Copriady Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Riau Email: dewi_indriani90@yahoo.co.id

Dewi Indriani, Miharty, dan Jimmi Copriady Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Riau Email: dewi_indriani90@yahoo.co.id PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE BENAR ATAU SALAH BESERTA ALASAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN KOLOID DI KELAS XI IPA SMA MUHAMMADIYAH 1 PEKANBARU Dewi Indriani, Miharty,

Lebih terperinci

JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & PENDIDIKAN ISSN : VOL. 7 NO. 1 Maret 2014

JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & PENDIDIKAN ISSN : VOL. 7 NO. 1 Maret 2014 PENGARUH HASIL PEMBELAJARAN DENGAN MENGGUNAKAN NETSUPPORT SCHOOLMATA PELAJARAN TIK KELAS X (STUDI KASUS SMAN 1 KECAMATAN PAYAKUMBUH) Dony Novaliendry 1 ABSTRACT This study was conducted to see how much

Lebih terperinci

Anggita Stefany K.D dan Suliyanah Jurusan Fisika, Universitas Negeri Surabaya

Anggita Stefany K.D dan Suliyanah Jurusan Fisika, Universitas Negeri Surabaya PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT (NUMBERED HEADS TOGETHER) DENGAN METODE SNOWBALL THROWING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KALOR DI KELAS X SMA NEGERI 2 BANGKALAN Anggita Stefany

Lebih terperinci

PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY

PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 TERAS BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SKRIPSI Oleh: TAUFIK WIDHIYANTORO DWI SAPUTRO

Lebih terperinci

Keywords : teacher, learning process, numbered head together, study result

Keywords : teacher, learning process, numbered head together, study result THE APPLICATION OF COOPERATIVE LEARNING TYPE NUMBERED HEADS TOGETHER ON THE HUMAN SKELETAL SYSTEM CONCEPT AT THE 4 TH CLASS OF SD NEGERI GUHA ON GUNUNGTANJUNG DISTRICT IN TASIKMALAYA REGENCY Abstract The

Lebih terperinci

BAYU ADHY TAMA K

BAYU ADHY TAMA K PEMBERIAN INFORMASI KARIR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM PEMILIHAN PROGRAM JURUSAN SISWA KELAS X SMA NEGERI PUNUNG TAHUN AJARAN 2013/2014 JURNAL Oleh: BAYU ADHY TAMA K3109019

Lebih terperinci

1 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP N 1 KECAMATAN MALALAK KABUPATEN AGAM 1 Jurusan Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS TEKNOLOGI DAN INFORMASI MELALUI MODEL JOYFUL LEARNING. Oleh: Sugianto Universitas Wiralodra

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS TEKNOLOGI DAN INFORMASI MELALUI MODEL JOYFUL LEARNING. Oleh: Sugianto Universitas Wiralodra ISSN 1693-7945 PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS TEKNOLOGI DAN INFORMASI MELALUI MODEL JOYFUL LEARNING ABSTRAK Oleh: Sugianto Universitas Wiralodra Proses pembelajaran biologi menggunakan

Lebih terperinci

Effie Lestari Purwati Kuswarini Suprapto

Effie Lestari Purwati Kuswarini Suprapto Pengaruh Model Pembelajaran Guided Inquiry terhadap Keterampilan Pemecahkan Masalah pada Sub Konsep Pencemaran Lingkungan (Studi Eksperimen di Kelas X SMA Plus Pesantren Amanah Muhammadiyah Tasikmalaya

Lebih terperinci

Siska Idola, Lazim N, Hendri Marhadi, , ,

Siska Idola, Lazim N, Hendri Marhadi, , , 1 THE APPLICATION OF COOPERATIVE LEARNING MODEL TYPE THE POWER OF TWO TO IMPROVE STUDENTS LEARNING ACHIEVEMENT IN SOCIAL SUBJECT AT CLASS IV SDN 164 PEKANBARU Siska Idola, Lazim N, Hendri Marhadi, siskaidola@yahoo.com,

Lebih terperinci

PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI DI SMK NEGERI 3 RAMBAH KABUPATEN ROKAN HULU

PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI DI SMK NEGERI 3 RAMBAH KABUPATEN ROKAN HULU PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI DI SMK NEGERI 3 RAMBAH KABUPATEN ROKAN HULU Sirna Dinata 1), Nurul Afifah 2) dan Enny Afniyanti 3) 1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Lebih terperinci

Tjiptaning Suprihati, Mirisa Izzatun Haniyah. Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Jember

Tjiptaning Suprihati, Mirisa Izzatun Haniyah. Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Jember MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN KETUNTASAN HASIL BELAJAR FISIKA MELALUI MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE NHT (NUMBERED HEADS TOGETHER) DENGAN LKS INKUIRI PADA SISWA KELAS XI-TPHP SMK PERIKANAN DAN KELAUTAN

Lebih terperinci

Nurul Fithriyah dan Eko Hariyono Jurusan Fisika, Universitas Negeri Surabaya

Nurul Fithriyah dan Eko Hariyono Jurusan Fisika, Universitas Negeri Surabaya PENGARUH PENERAPAN MOTIVASI DENGAN MENGGUNAKAN METODE INDEX CARD MATCH (MENCARI PASANGAN KARTU) DALAM MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KALOR DI KELAS X DI

Lebih terperinci

Program Studi Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Program Studi Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF QUICK ON THE DRAW UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN LARUTAN ASAM BASA DI KELAS XI IPA SMA NEGERI KANDIS Marta Malindo, Erviyenni, Rini Email

Lebih terperinci

Novita Susanti, Jimmi Copriady dan Islamias Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Riau

Novita Susanti, Jimmi Copriady dan Islamias Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Riau PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE BOWLING KAMPUS UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWAPADA POKOK BAHASAN IKATAN KIMIA DI KELAS X SMA NEGERI 12 PEKANBARU Novita Susanti, Jimmi Copriady dan

Lebih terperinci

Elia Fardila. Taufik Samsuri. Siti Nurhidayati. 1. Mahasiswi. 2. Dosen Prodi Biologi. 3. Dosen Prodi Biologi

Elia Fardila. Taufik Samsuri. Siti Nurhidayati. 1. Mahasiswi. 2. Dosen Prodi Biologi. 3. Dosen Prodi Biologi PENGARUH STRATEGI COOPERATIVE SCRIPT DENGAN MEDIA GAMBAR TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VII MTs AL-RAISIYAH SEKARBELA TAHUN PELAJARAN 03/04 Elia Fardila. Taufik Samsuri. Siti Nurhidayati..

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI PEMBERIAN PENGUATAN DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER

IMPLEMENTASI PEMBERIAN PENGUATAN DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER IMPLEMENTASI PEMBERIAN PENGUATAN DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA SUB POKOK BAHASAN OPERASI HITUNGBENTUK ALJABAR

Lebih terperinci

FKIP Universitas Siliwangi Tasikmalaya. FKIP Universitas Siliwangi Tasikmalaya

FKIP Universitas Siliwangi Tasikmalaya. FKIP Universitas Siliwangi Tasikmalaya UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) SMP PLUS AL-MA RUF TAMANSARI KOTA TASIKMALAYA Oleh ; Laela;

Lebih terperinci

ABSTRAK Lestari, Yuni, Kata kunci:

ABSTRAK Lestari, Yuni, Kata kunci: ABSTRAK Lestari, Yuni, 2014. Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe STAD Terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Kewirausahaan Kelas X SMK N 9 Muaro Jambi, Pembimbing (1)

Lebih terperinci

SKRIPSI. Oleh: UMI NURJANNAH K

SKRIPSI. Oleh: UMI NURJANNAH K PENGARUH PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION (PBI) DIINTEGRASIKAN DENGAN STUDENT TEAM ACHIVEMENT DIVISION (STAD) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI DAN KETERAMPILAN SOSIAL SKRIPSI Oleh: UMI

Lebih terperinci

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW II TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIK PESERTA DIDIK

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW II TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIK PESERTA DIDIK PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW II TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIK PESERTA DIDIK (Penelitian terhadap Peserta Didik Kelas X SMKN 1 Maja Majalengka Tahun Pelajaran

Lebih terperinci

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI JAMUR DI KELAS X SMK NEGERI 1 RAMBAH TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI JAMUR DI KELAS X SMK NEGERI 1 RAMBAH TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI JAMUR DI KELAS X SMK NEGERI 1 RAMBAH TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015 Heriyanto* ), Rena Lestari 1), Riki Riharji Lubis 2) 1&2)

Lebih terperinci

PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TENTANG PERKEMBANGAN TEKNOLOGI

PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TENTANG PERKEMBANGAN TEKNOLOGI PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TENTANG PERKEMBANGAN TEKNOLOGI Candra Mayda Safitri 1), Suwarto WA 2), Djaelani 3) PGSD FKIP Universitas Sebelas

Lebih terperinci

PENERAPAN TEKNIK CATATAN TULIS DAN SUSUN DALAM PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING PADA MATERI POKOK BUNYI DI SMP NEGERI 1 MOJOKERTO

PENERAPAN TEKNIK CATATAN TULIS DAN SUSUN DALAM PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING PADA MATERI POKOK BUNYI DI SMP NEGERI 1 MOJOKERTO PENERAPAN TEKNIK CATATAN TULIS DAN SUSUN DALAM PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING PADA MATERI POKOK BUNYI DI SMP NEGERI 1 MOJOKERTO Retno Wandhira dan Madewi Mulyanratna Jurusan Fisika, Universitas Negeri Surabaya

Lebih terperinci

PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CIRC

PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CIRC PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CIRC (COOPERATIVE INTEGRATION OF READING AND COMPOSITION) UNTUK ENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN IRISAN DAN GABUNGAN DUA HIMPUNAN KELAS VII A SMP

Lebih terperinci

PENGARUH KEG DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF TPS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA SISTEM KOLOID

PENGARUH KEG DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF TPS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA SISTEM KOLOID PENGARUH KEG DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF TPS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA SISTEM KOLOID Hasra Jaya, Muhammad Danial Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri

Lebih terperinci