BAB 2 LANDASAN TEORI

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB 2 LANDASAN TEORI"

Transkripsi

1 BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Computer Aided Instruction (CAI) Secara konsep, CAI adalah hal-hal yang berkaitan dengan pembagian bahan pengajaran dan keahlian dalam satuan terkecil agar mudah dipelajari dan dipahami. Satuan terkecil ini pula akan direpresentasikan lagi dengan gaya yang memikat di dalam bingkai (frame) untuk ditayangkan di layar monitor. CAI bukanlah cara untuk menghindar dari melakukan hal yang biasa dilakukan dalam proses pengajaran. Walaupun konsep CAI tidak sulit untuk dipahami, tetapi tugas untuk mengembangkan perangkat lunak yang baik dan berfaedah begitu rumit. Pengembangan perangkat lunak pengajaran yang baik meliputi aspek keahlian dalam menyusun bahan dan pemrograman. CAI juga memerlukan pengetahuan tentang teori pengajaran yang mendalam, termasuk psikologi, teori informasi, pengetahuan tentang proses akal dan juga hal yang berkaitan dengan teknologi informasi Sistem Pengajaran Berbantuan Komputer Mahyuddin et at. (2006). Semua aplikasi komputer dalam dunia pendidikan dapat dikategorikan dalam Computer Based Education (CBE). CBE dapat dibagi lagi menjadi beberapa kategori :

2 Gambar 2.1. Klasifikasi Computer Based Education (CBE) Aplikasi dalam bidang bukan pengajaran terbagi atas Educational Data Processing (EDP), Computer Assisted Testing (CAT), Computer Assisted Guidance (CAG), Computer Managed Guidance (CMG) dan Computer Managed Instruction(CMI). Sedangkan aplikasi dalam bidang pengajaran terbagi atas Computer Assisted Instruction (CAI) dan Computer Assisted Learning (CAL). Pada EDP, komputer digunakan sebagai alat pemrosesan data-data pendidikan seperti data absensi, data nilai dan data lainnya. Penggunaan computer pada EDP merupakan contoh penggunaan komputer yang paling umum. Pada CAT, komputer yang digunakan sebagai media ujian. Bentuknya bermacam-macam, mulai dari yang sederhana yaitu komputer digunakan sebagai pengganti soal ujian dalam bentuk kertas, sampai kepada bentuk yang lebih maju dimana kemampuan komputer dimanfaatkan untuk menggali kemampuan siswa dengan cara tanya jawab interaktif. Pada CAG, komputer digunakan sebagai sarana untuk mencari informasi yang diperlukan untuk memberikan pengarahan kapada para pemakainya. Informasi yang diperoleh tidak meningkatkan keahlian pemakai secara langsung, tetapi dapat membantu pemakai dalam mengambil keputusan-keputusan tertentu.

3 Pada CMI, para pengajar memanfaatkan komputer untuk merencanakan materi pembelajaran sesuai dengan kondisi para siswa, yang terdiri dari cara belajar dengan bantuan komputer, membaca dan ujian. Komputer secara langsung akan memantau prestasi siswa dan membuat laporan secara teratur. Aplikasi yang paling menarik dan dianggap paling berguna adalah Computer Assisted Instuction (CAI) dan Computer Assisted Learning (CAL). Banyak penelitian dilakukan untuk mengembangkan CAI atau Pengajaran Berbantuan Komputer (PBK). Pengajaran Berbantuan Komputer sering juga disebut dengan istilah courseware yaitu perangkat lunak komputer yang dirancang untuk menciptakan lingkungan pengajaran dengan tujuan mempermudah proses belajar. Dalam aplikasi Pengajaran Berbantuan Komputer, komputer secara langsung digunakan dalam proses belajar sebagai pengganti pengajar atau buku. CAI sudah digunakan di Amerika sejak tahun Dua sistem CAI yang terkenal di Amerika Serikat diantaranya adalah PLATO yang dikembangkan di Universitas Illinois pada tahun 1960 dan Time-Shared Interactive Computer Controlled Information Television (TICCT) yang dikembangkan oleh perusahaan MITRE sejak tahun PLATO memuat materi kuliah tingkat universitas seperti fisika, teknik, astronomi, psikologi, musik, keperawatan, materi pelajaran sekolah umum dari SD sampai SLTA, program pendidikan untuk konseling dan pengendalian obat bius, peningkatan kesadaran tunakarya, dan program pendidikan khusus di berbagai institusi lainnya. Ruang lingkup materi pelajaran TICCIT meliputi bahasa Perancis, Inggris, Spanyol, Linguistik, logik simbolis, latihan petugas penerbangan, ilmu kelautan, ilmu keperawatan dan elektronika. Pada dasarnya, CAL mendorong anak-anak dan remaja untuk memanfaatkan kemampuan komputer, berdialog dengan computer dengan cara yang sederhana. CAL merupakan sarana untuk mempelajari teknik pemrograman dasar komputer. Seorang tokoh CAL yang terkemuka adalah Seymour Papert, Profesor Matematika dari Massachusett Institute of Technologi (MIT). Papert bekerja sama dengan seorang psikolog bernama Jean Piaget. Dari hasil kerja mereka, muncul gagasan penting tentang bagaimana sebaiknya anak-anak belajar dengan menggunakan komputer.

4 Bahasa pemrograman yang diciptakan oleh Profesor Papert memungkinkan anak-anak melakukan hal-hal kreatif dan baru Pengajaran Tentang dan Dengan Komputer Komputer di bidang pendidikan dibedakan menjadi pengajaran tentang dan dengan komputer. Pengajaran tentang komputer yaitu mempelajari perangkat keras dan lunaknya. Sedangkan pengajaran dengan komputer tidak berfokus pada komputer sebagai objek pengajaran, namun sebagai alat pengajaran yang mengatur dan menyampaikan pengajaran. Pengajaran Berbantuan Komputer merupakan salah satu pengajaran dengan komputer Peran Komputer dalam Pengajaran Berbantuan Komputer Pada umumnya, komputer digunakan sebagai alat untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Namun dalam Pengajaran Berbantuan Komputer, komputer memiliki peran yang lebih luas. Taylor mengklasifikasi peran dalam bidang pendidikan sebagai pengajar (tutor), alat (tool), dan pelajar (tutee). Komputer sebagai pengajar memiliki peran untuk menyampaikan program pengajaran secara elektronik. Komputer sebagai pengajar merupakan bentuk Pengajaran Berbantuan Komputer yang paling umum digunakan. Komputer sebagai alat berarti komputer membantu pengguna menyelesaikan tugas lebih cepat, efisien, dan efektif. Sistem basis data dan pengolah kata adalah contoh-contoh komputer sebagai alat. Komputer sebagai pelajar berarti pengguna mengendalikan komputer. Komputer menerima instruksi-instruksi yang merupakan perintah bagi komputer untuk melakukan suatu pekerjaan. Umumnya bertumpu pada bahasa pemrograman yang memungkinkan pengguna memerintahkan komputer unutuk menyelesaikan tugas-tugas yang diinginkan.

5 Tipe-tipe Pengajaran Berbantuan Komputer Tipe-tipe pengajaran berbantuan komputer adalah sebagai berikut: 1. Latihan dan Praktek (drill dan practice) Latihan dan praktek menyajikan latihan soal dan dilengkapi dengan umpan balik (feedback) yang berhubungan dengan topik yang telah diajarkan sebelumnya, melalui metode pengajaran yang berbeda, misalnya dalam ruangan kelas. 2. Tutorial Tujuan tutorial adalah mengajarkan pengetahuan baru kepada pelajar, yang belum pernah dipelajari sebelumnya. 3. Permainan Banyak bentuk Pengajaran Berbantuan Komputer disajikan dalam bentuk permainan sehingga pelajar tidak sadar bahwa sebenarnya mereka tengah belajar. 4. Simulasi Simulasi adalah representasi dari kenyataan. Komputer dapat digunakan untuk mensimulasikan hal-hal dalam dunia nyata yang berisiko dan menghabiskan biaya yang tinggi. Contohnya adalah dalam latihan penerbangan untuk pilot Umpan Balik Umpan balik adalah informasi yang diberikan kepada pelajar tentang kebenaran jawaban mereka. Umpan balik merupakan bagian penting dari program pengajaran. Tipe-tipe umpan balik adalah sebagai berikut : 1. Umpan balik konfirmasi (Comfirmation Feedback) Yaitu umpan balik yang secara singkat mengkonfirmasikan kepada pelajar apakah jawaban mereka benar atau salah. Dapat pula digunakan efek suara berbeda yang membedakan jawaban mereka benar atau salah.

6 2. Umpan balik jawaban benar (Correct Response Feedback) Yaitu umpan balik konfirmasi yang menyajikan jawaban benar. Dalam beberapa program, umpan balik konfirmasi tidak secara eksplisit diberikan. Pelajar hanya diberikan jawaban yang benar dan mereka harus menarik kesimpulan sendiri apakah jawaban mereka benar atau salah. 3. Umpan balik penjelasan (Expalanatory Feedback) Umpan balik ini dapat disajikan dalam berbagai bentuk, yaitu pengulangan khusus dan umum. Dalam pengulangan khusus, umpan balik yang diberikan berupa penjelasan langkah demi langkah dari penyelesaian terhadap jawaban yang salah, sedangkan pengulangan umum berisi pernyataan ringkas dari isi pengajaran yang berhubungan dengan kesalahan. 4. Umpan balik yang berhubungan dengan kesalahan sistematik (Bug Related Feedback) Bug adalah kesalahan sistematik dari pemahaman pelajar tentang suatu prosedur. Bug related feedback lebih dari sekedar pernyataan benar atau salah, namun merupakan penjelasan yang bertujuan mengoreksi kesalahan mental pelajar terhadap suatu prosedur. 2.2 Fungsi Sebuah fungsi f adalah suatu aturan padanan yang menghubungkan setiap objek x dalam suatu himpunan, yang disebut daerah asal dengan sebuah nilai untuk f(x) dari himpunan kedua. Himpunan nilai yang diperoleh secara demikian disebut daerah hasil (jelajah) fungsi tersebut. (Edwin et al, 1987, hal: 48). Ayres Jr, F. (1981, hal:3) Sebuah variabel y disebut menjadi sebuah fungsi dari variabel lain x, jika diberikan sebuah aturan yang sesuai untuk setiap nilai x, akan berada dalam rentang nilai dari y. Variabel y memiliki nilai yang tergantung pada nilai x, maka variabel y disebut variabel tergantung (dependent variabel), sementara x disebut variabel bebas (independent variable).

7 Cohen (1986, hal: 154) menyatakan defenisi sebuah fungsi sebagai berikut bila A dan B dua himpunan tidak kosong. Sebuah fungsi A ke B adalah sebuah aturan yang menetapkan setiap elemen A tepat berpasangan dengan sebuah elemen B. Dari uraian kedua pendapat di atas, dapat dinyatakan bahwa fungsi adalah suatu relasi dari himpunan A ke B dimana dikatakan fungsi jika : 1. Setiap anggota A memiliki pasangan tepat dengan sebuah anggota B 2. Setiap anggota A habis dipasangkan dengan anggota B. Dapat ditulis f : A B yang artinya f memetakan A ke B. Nama lain dari fungsi adalah pemetaan atau transformasi. Dituliskan f(a) = b, jika elemen a di daerah A dihubungkan dengan b di daerah B. Himpunan A disebut daerah asal (domain) dari f dan himpuan B disebut daerah hasil (codomain) dari f. (Munir. R., 2007, hal:129). Hubungan daerah asal dan daerah hasil dapat digambarkan dengan diagram panah. Diagram panah yang menggambarkan fungsi f diperlihatkan pada Gambar 2.2. A f(a) B a b Gambar 2.2. Diagram panah fungsi f Jenis Fungsi Misalkan A dan B merupakan dua himpunan sembarang dan f adalah fungsi dari A ke B, atau dituliskan : f : A B, maka fungsi dapat dibagi menjadi :

8 1. Fungsi f dikatakan injektif atau satu-ke-satu (one-to-one) jika elemen elemen yang berbeda dalam domain A mempunyai range yang berbeda, atau tidak ada dua elemen himpunan A yang memiliki bayangan yang sama. Dengan kata lain jika a dan b adalah anggota himpunan A, maka f(a) f(b) bilamana a b. Gambar 2.3 mengilutrasikan fungsi satu-ke-satu. Gambar 2.3 Fungsi injektif 2. Fungsi f dikatakan surjektif (surjective) atau pada (onto), jika setiap elemen himpunan B merupakan bayangan dari satu atau lebih elemen himpunan A. Dengan kata lain seluruh elemen B merupkanan jelajah dari f. Fungsi f disebut fungsi pada himpunan B. Gambar 2.4 Fungsi surjektif 3. Fungsi f dikatakan berkoresponden satu-ke-satu atau bijeksi (bijection) jika dan hanya jika fungsi tersebut injektif dan juga surjektif.

9 Gambar 2.5 Fungsi bijeksi 4. Fungsi inversi. Jika f adalah fungsi berkoresponden satu-ke-satu dari A ke B, maka kita dapat menemukan balikan atau inversi (invers) dari f. Fungsi inversi dari f dilambangkan dengan dengan f -1. Misalkan a adalah anggota himpunan A dan b adalah anggota himpunan B, maka f (b) = a jika f(a) = b. Contoh: A = {1,2,3} dan B={x,y,z} adalah fungsi injektif (satu-ke-satu), dimana f = {(1,x), (2,y), (3,z)} maka balikan fungsi f adalah f -1 = {(x,1),(y,2),(z,3)}. A f(a) B a b f -1 (b) Gambar 2.6 Fungsi inversi Komposisi Fungsi Fungsi merupakan bentuk khusus dari relasi. Komposisi fungsi digunakan untuk menyatakan relasi dari suatu himpunan ke dua atau lebih himpunan lainnya. Misalnya, g adalah fungsi himpunan A ke himpunan B, dan f adalah fungsi dari himpunan B ke

10 himpunan C. Komposisi fungsi f dan g dinotasikan dengan f o g, adalah fungsi dari A ke C yang didefenisikan oleh (f o g)(a) = f(g(a)). Dengan kata lain, f o g adalah fungsi fungsi yang memetakan nilai dari g(a) ke f. Gambar 2.7 mengilustrasikan komposisi dua fungsi (Munir. R., 2007, hal:135). (f o g)(a) A g(a) B f(g(a)) C a g(a) f(g(a)) Gambar 2.7 Komposisi dua buah fungsi Variabel fungsi Variabel adalah sebuah simbol yang mengasumsikan sembarang nilai dari suatu himpunan nilai nilai, biasanya digunakan huruf-huruf pada akhir abjad seperti x, y, z, u, v, w. Sebuah konstanta adalah sebuah simbol yang berlaku hanya untuk satu nilai khusus dan biasanya menggunakan huruf huruf pada awal abjad seperti a,b,c. Sebuah variabel y dikatakan sebuah fungsi dari sebuah variabel x apabila ada hubungan antara x dan y sedemikian rupa sehingga untuk tiap-tiap harga x yang dapat diasumsikan ada satu hubungan atau lebih dengan harga y. Contoh : y = x 2-5x + 2 mendefinisikan sebuah hubungan antara variabel x dan y. Jadi apabila x = 0, 1, 2, -1, maka masing-masing y = 2, -2, -4, 8 Variabel z dikatakan sebagai fungsi dari dua variabel yaitu variabel x dan y apabila ada sebuah hubungan sedemikian rupa sehingga tiap-tiap pasangan harga x dan y bersesuaian dengan satu atau lebih harga-harga z, dalam hal ini z = f(x,y). Jika

11 f(a,b) menyatakan harga z maka x = a dan y = b, asalkan fungsi terdefenisikan untuk harga-harga itu contoh : f(x,y) = x 3 + xy 2 2x, maka f(2,3) = = Sistem Koordinat Sistem koordinat digunakan untuk membentuk sebuah grafik yang berasal dari hubungan fungsi dengan variabelnya. Banyak variabel yang digunakan untuk membentuk grafik pada sistem koordinat disebut dimensi. Nilai dari masing-masing variabel diukur pada sumbu koordinat. Dengan demikian nilai variabel x dan y akan diukur pada sumbu X dan sumbu Y. Sistem koordinat dengan dua sumbu X dan Y ini disebut sistem koordinat dua dimensi. Sumbu X dan sumbu Y digambarkan saling tegak lurus, dimana sumbu X digambarkan arah horisontal dan sumbu Y ke arah vertikal. Perpotongan kedua garis sumbu ini disebut titik pusat (original point). Titik pusat ini ditetapkan sebagai titik 0,0. Sebuah titik P pada bidang x,y adalah sebuah koordinat dimana nilai dari x dan nilai dari y bertemu secara tegak lurus; masing-masing menentukan absis dan ordinat dari titik P. Koordinat P ditunjukkan dengan simbol (x,y). Contoh, titik P mempunyai koordinat (a,b) dan titik Q mempunyai koordinat (-a,-b). Maka P dan Q dapat digambarkan seperti Gambar 2.8. Gambar 2.8 Koordinat P(a,b) dan Q (-a,-b)

12 Sistem koordinat untuk menggambarkan grafik yang dibentuk dengan tiga variabel membutuhkan tiga buah sumbu. Sistem koordinat demikian disebut dengan sistem koordinat tiga dimensi. Sistem koordinat tiga dimensi memiliki tiga buah sumbu yakni X, Y dan Z. Masing-masing sumbu saling berpotongan dengan membentuk sudut Titik perpotongan ketiga sumbut tersebut ditetapkan sebagai titik pusat yakni titik 0,0,0. Dalam sistem koordinat tiga dimensi, sumbu X digambar secara horizontal, sumbu Y digambar secara vertikal dan sumbu Z digambar tegak lurus keluar dari bidang XY. Koordinat sebuah titik dinyatakan dengan P(x,y,z). Sebagai contoh titik P(3,2,5) dilukiskan seperti pada Gambar 2.9 (Salmon, R dan Slater,M., 1987, hal: 390). Z P(3,2,5) Y O 2 3 X Gambar 2.9 Koordinat P(3,2,5) Menggambar Grafik Fungsi Grafik sebuah fungsi adalah tempat kedudukan dari semua titik (x,y) yang memenuhi persamaan y = f(x). Secara umum, grafik dari y = ax + b dimana a 0, b sebagai konstanta adalah sebuah garis lurus yang disebut fungsi linier. Disebut sebagai fungsi

13 linier karena dua titik membentuk sebuah garis lurus, maka hanya dua titik yang perlu digambarkan dan ditarik garis penghubungnya. Maka dapat digambarkan seperti Gambar Gambar 2.10 Grafik fungsi linier Grafik dari y = ax 2 + bx + c dimana a 0 mewakili parabola yang titik puncaknya merupakan titik maksimum atau minimum, tergantung masing-masing apakah a negatif atau positif. Fungsi f(x) = ax 2 + bx + c disebut juga fungsi kuadrat. Gambar dibawah menunjukkan grafik fungsi kuadarat dengan titik terendah P, disebut titik minimum atau titik parabola. Maka dapat digambarkan seperti gambar 2.11.

14 Gambar 2.11 Grafik fungsi kuadrat Pemutaran Kurva Kurva persamaan y = f(x) yang diputar sejauh terhadap sumbu X akan membentuk sebuah benda pejal yang disebut dengan benda putar. Visualisasi benda hasil pemutaran kurva ini dapat ditunjukkan dengan sistem koordinat tiga dimensi.

15 Z Y Kurva O P (x,y,z) y=f(x) φ P(x,y,0) r X Gambar 2.12 Benda hasil pemutaran kurva Permukaan benda hasil pemutaran kurva terbentuk karena setiap titik yang terdapat pada kurva diputar sejauh terhadap sumbu X. Koordinat setiap titik pada permukaan benda hasil pemutaran kurva diperoleh dengan cara sebagai berikut: 1. Untuk setiap titik x (sepanjang batas yang diinginkan) pada kurva, hitung nilai y; di mana y = f(x). Pada saat ini r = y; r adalah jari-jari benda hasil pemutaran kurva. Sampai di sini telah diperoleh koordinat x, y dari setiap titik pada kurva. 2. Untuk memperoleh koordinat z, maka setiap titik diputar sejauh terhadap sumbu X. Koordinat z untuk pemutaran sudut sejauh φ adalah z = r sin φ. Dari kedua langkah di atas maka setiap titik pada permukaan benda hasil pemutaran kurva dapat dinyatakan dengan P (x,y,z) = P (x, f(x), f(x).sin φ).

16 2.3 Grafika Komputer Secara umum program-program komputer grafis ditujukan untuk memudahkan interaksi antara manusia dengan komputer. Dengan memvisualisasikan katak-kata menjadi gambar, maka manusia akan lebih mudah berinteraksi dengan komputer, perintah-perintah tidak lagi diberikan dengan cara menulis tetapi dengan cara menunjuk area atau gambar tertentu (Nugroho, Edi, 2005, hal: 1). Grafika komputer (Computer Graphics) adalah sebuah disiplin ilmu yang mempelajari proses untuk menciptakan suatu gambar berdasarkan deskripsi objek maupun latar belakang yang terkandung pada gambar tersebut. Hal ini meliputi teknik-teknik untuk membuat gambar objek sesuai dengan keberadaan objek tersebut di alam nyata. Grafika komputer mencoba memvisualisasikan suatu informasi menjadi citra. Jadi, input dari grafika komputer adalah informasi atau data deskriptif tentang citra yang akan digambar, sedangkan outputnya adalah berupa citra (Sutoyo et al, 2009, hal:5). Grafika komputer bertujuan menghasilkan citra (lebih tepat disebut grafik atau picture) dengan primitif-primitif geometri seperti garis, lingkaran dan sebagainya. Primitif-primitif geometri tersebut memerlukan data deskriptif untuk melukis elemenelemen gambar. Contoh data deskriptif adalah koordinat titik, panjang garis, jari-jari lingkaran, tebal garis, warna dan sebagainya. Grafika komputer memainkan peranan penting dalam visualisasi dan virtual reality (Munir, R, 2004:hal: 4). Grafika komputer lebih menitikberatkan pada segi rancang bangun yang berorientasi geometri. Kenyataannya, gambar yang dihasilkan oleh grafika komputer memiliki tampilan yang tidak berbeda jauh dari objek sebenarnya. Blok diagram grafika komputer diperlihatkan pada Gambar Data Deskriptif Grafika Komputer Citra Gambar 2.13 Bidang Studi Grafika Komputer

17 Koordinat Layar Layar atau monitor berfungsi sebagai alat peraga visual. Posisi sebuah titik di layar ditentukan dengan sistem koordinat dua dimensi. Posisi titik 0,0 terletak di pojok kiri atas layar. Di dalam perancangan aplikasi ini, tidak semua bidang layar digunakan untuk menggambarkan grafik kurva. Koordinat layar atau screen coordinate adalah koordinat yang dipakai untuk mengatur penampilan suatu objek pada layar, baik itu layar komputer. Umumnya layar 2 dimensi mempunyai 2 sumbu koordinat, yaitu sumbu x dan sumbu y. Arah sumbu koordinat layar diperlihatkan pada Gambar 2.14 (Bambangwirawan, P. 2004, hal: 47). 0,0 X Y Gambar 2.14 Koordinat layar Dari uraian di atas jelas bahwa penentuan posisi koordinat pada sistem koordinat kartesius dua dimensi sedikit berbeda dengan koordinat layar. Pada koordinat layar, arah Y positif adalah dari titik pusat (0,0) ke bawah, sedangkan pada sumbu koordinat kartesius dua dimensi, arah positif adalah dari titik pusat (0,0) ke atas. Oleh karena itu diperlukan penyesuaian atau pemetaan koordinat kartesius ke koordinat layar.

18 Resolusi layar ditentukan dengan satuan piksel (pixels). Pixels adalah singkatan dari picure elements yang menyatakan titik pembentuk gambar. Piksel ini berukuran sangat kecil, sehingga tidak memungkinkan digunakan secara langsung untuk mendefenisikan koordinat x, y seperti halnya pada sistem koordinat kartesius. Akibatnya, pengaturan skala pengukuran sangat diperlukan. Misalnya, 30 piksel menjadi 1 skala. Pemetaan Koordinat Kartesius pada Layar Pemetaan koordinat kartesius pada layar diperlukan untuk mempermudah proses penggambaran kurva. Posisi titik x,y sangat mudah ditentukan pada koordinat kartesius. Untuk menentukan posisi titik x, y di layar, maka terlebih dahulu dilakukan penyesuaian atau pemetaan koordinat kartesius tersebut ke layar. Sumbu Koordinat Layar 0,0 Y X 0,0 Sumbu Koordinat Kartesius X Y Gambar 2.15 Pemetaan koordinat kartesius pada layar

19 Pemetaan koordinat kartesius pada layar diawali dengan menentukan titik pusat (0,0) dari sistem koordinat kartesius. Posisi titik pusat ini berada di tengahtengah layar. Sebuah garis mendatar di tarik dari sisi kiri layar hingga sisi kanan layar melalui titik pusat; garis ini menjadi sumbu X. Garis lain ditarik dari bawah ke atas melalui titik pusat; garis ini menjadi sumbu Y. Jarak satu skala pada koordinat kartesius ditentukan berdasarkan skala atau banyak grid. Misalnya jarak satu skala = 30 piksel. Untuk setiap 30 piksel dihitung dari titik pusat 0,0 sistem koordinat kartesius ke arah kanan dan kiri ditarik garis vertikal. Garis inilah yang menjadi garis grid searah sumbu X. Hal yang sama dilakukan pada sumbu Y untuk memperoleh garis grid searah sumbu Y. Dengan menggunakan konsep di atas, maka lokasi sebuah titik di layar dapat ditentukan dengan cara mengkonversikan koordinat kartesius ke posisi piksel. Misalnya, posisi titik P(4,5) dapat ditentukan dengan langkah-langkah sebagai berikut: 1. Misalnya layar berukuran 400 x 400 piksel. Maka posisi titik 0,0 sistem koordinat kartesius berada pada posisi piksel 200, Posisi absis X di layar dapat ditentukan dengan rumus: titik pusat x + x * panjang skala. Posisi ordinat Y di layar dapat ditentukan dengan rumus: titik pusat y y * panjang skala. Sehingga koordinat layar dari titik P(4,5) adalah (200+4*30, 200-5*30) atau sama dengan (320, 50). Interval Batas ruang nilai variabel yang dapat diimplementasikan di dalam sebuah perhitungan persamaan secara umum dikenal dengan istilah interval. Berdasarkan batas nilai variabel diizinkan, maka interval dapat dikelompokkan atas interval terhingga (finite intervals) dan interval tak terhingga (infinite intervals).

20 Ayres Jr, F. (1981, hal:2). Misalkan a dan b adalah dua buah bilangan yang sedemikian sehingga a<b. Himpunan seluruh bilangan x yang terdapat di antara a dan b dinamakan interval terhingga. Interval terhingga dapat dikelompokkan dalam dua bagian yakni interval terbuka (open interval) dan interval tertutup (closed interval). Himpunan bilangan x di antara a dan b disebut interval terbuka dari a ke b yang dituliskan a < x < b. Titik a dan b disebut titik-ujung (endpoints) dari interval. Sebuah interval terbuka tidak memiliki titik-ujung. Interval terbuka a < x <b bersama-sama dengan titik-ujung a dan b disebut interval tertutup dari a ke b dan dituliskan dengan a < x < b. Garis bilangan dari interval terbuka dan interval tertutup diperlihatkan pada Gambar a b a a < x < b a x b (a) (b) b Gambar Garis Bilangan Interval a. Interval Terbuka b. Interval Tertutup Misalkan a adalah beberapa bilangan. Himpunan dari seluruh bilangan x yang memenuhi x < a disebut interval tidak terbatas. Dengan kata lain interval tidak terbatas didefenisikan dengan x < a, x > a dan x > a. Untuk menggambar kurva suatu fungsi, terlebih dahulu ditentukan batas wilayah atau ruang kerja penggambaran kurva. Penentuan ruang kerja ini merupakan pendefenisian sebuah interval tertutup dari banyak grid di layar. Maka titik-titik (x,y,z) yang memenuhi interval tersebut yang digunakan untuk menggambarkan kurva, kemudian titik-titik tersebut dihubungkan oleh garis lurus.

21 2.4 Pengenalan Visual Basic 6.0 Microsoft Visual Basic 6.0 adalah sebuah bahasa pemrograman untuk windows. Sama halnya seperti Bahasa Pemrograman Basic, Pascal, C dan lain-lain. Tetapi Basic, Pascal dan C ditujukan untuk sistem operasi MS-DOS, sedangkan Visual Basic ditujukan untuk sistem operasi windows Sekilas Tentang Visual Basic Visual Basic adalah bahasa pemrograman Windows yang berbasis grafis (GUI, Graphical User Interface). Visual Basic termasuk bahasa pemrograman yang berorientasi objek (Object Oriented Programming), artinya suatu program aplikasi yang disusun berdasarkan objek-objek. Objek berarti sesuatu yang dapat diamati. Dalam Visual Basic terdapat empat hal yang penting diperhatikan, yaitu Object, Property, Event, dan Method. Multiple Document Interface (MDI) adalah fasilitas yang disediakan oleh Visual Basic, yang memungkinkan pemrogram untuk membuat sejumlah form di dalam satu form induk. Dalam hal ini user dapat membuka beberapa dokumen pada waktu yang bersamaan dalam satu form induk. Masing-masing dokumen yang dibuka ditampilkan form/window tersendiri dan disebut form anak (childform) Lingkungan Visual Basic 6.0 Lingkungan pemrograman Visual Basic 6.0 mengandung sarana pemrograman yang dapat membantu untuk membangun program Visual Basic. Window-window Visual Basic dapat dilihat pada Gambar 2.17 (Dewobroto, Wiryanto, 2003, hal: 10).

22 Toolbar Baris Menu Toolbox Project Form Project Properties Form Layout Gambar 2.17 Tampilan Program Visual Basic 6.0 Window-window Visual Basic dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Project Project adalah sekumpulan modul. Project dapat juga disebut dengan keseluruhan proyek kerja program. Project disimpan dalam sebuah file dengan akhiran.vbp. 2. Form Form adalah suatu objek yang dipakai untuk mengerjakan suatu program aplikasi. Form merupakan template dasar untuk menrancang program sesuai dengan kreasi dari masing-masing pengguna.

23 3. Toolbox ToolBox adalah kotak alat yang berisi icon-icon untuk memasukkan objek tertentu ke dalam Form. Semua objek Visual yang dipakai untuk mendesign program dalam Visual Basic terdapat pada ToolBox ini. 4. Properties Properties digunakan untuk mengatur setting suatu objek sesuai kebutuhan program. 5. Kode Program Kode program merupakan serangkaian tulisan perintah yang akan dilaksanakan jika suatu objek dijalankan. Kode program inilah yang akan menentukan jalannya suatu objek program. 6. Event Event adalah peristiwa atau kejadian yang diterima oleh suatu objek. Mis : Klik, Geser, Tunjuk dan lain-lain. 7. Metode (Method) Metode merupakan suatu set perintah seperti halnya fungsi dan prosedur, tetapi sudah tersedia di dalam suatu objek. 8. Module Module dapat berisi beberapa kode program atau prosedur yang dapat digunakan dalam program aplikasi. Selain itu ada juga kelas Module, yakni suatu modul yang berupa object class yang mempunyai metode dan properti yang sudah terdefenisi Toolbox Visual Basic 6.0 Jendela Toolbox merupakan jendela yang sangat penting bagi pengguna Visual Basic. Dari jendela ini pengguna Visual Basic dapat mengambil komponen-komponen (object) yang akan dinamakan pada form untuk membentuk antar muka bagi

24 pengguna (user interface) (Balena,F. 1999, hal: 11). Adapun secara garis besar fungsi dari masing-masing kontrol tersebut dapat dilihat pada Gambar Pointer Label Frame Check Box Combo Box HScrollbar Timer Dir List Box Shape Image OLE Picture Text Box Command Button Option Box List Box Vscrollbar Drive List Box File List Box Line Data Control Gambar 2.18 Toolbox Visual Basic 6.0 Fungsi dari masing-masing kontrol tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut : 1. Pointer : Pernyataan dari pointer mouse apakah dalam keadaan aktif atau tidak. 2. Picture : Kotak untuk menampilkan gambar. 3. Label : Untuk menuliskan label atau text design pada program. 4. Text Box : Kotak dialog yang biasanya berisi text atau nilai value. 5. Command Button : Tombol design program. 6. Option Box : Kotak menu dengan beberapa pilihan dan hanya dapat memilih salah satu saja. 7. Check Box : Kotak menu yang dengan beberapa pilihan dan dapat dipilih lebih dari satu. 8. Frame : Digunakan untuk mengelompokkan objek visual. 9. List Box : Digunakan untuk menampilkan item dalam bentuk daftar. 10. Combo Box : Digunakan untuk menampilkan daftar item dalam bentuk Drop- Down.

25 11. Hscrollbar : Kontrol penggulung horizontal untuk mengendalikan nilai tertentu. 12. Vscrollbar : Kontrol penggulung vertikal untuk mengendalikan nilai tertentu. 13. Timer : Kontrol pengendali waktu pada Visual Basic. 14. Drive List Box : Menampilkan drive yang terdapat pada komputer. 15. Dir List Box : Kotak yang menampilkan struktur directory dari drive yang aktif. 16. File List Box : Menampilkan nama-nama file dari drive dan directory yang ada. 17. Line : Garis pelengkap untuk rancangan program. 18. Shape : Gambar standard untuk grafik dua dimensi. 19. Image : Tempat untuk menampilka image gambar. 20. Data Control : Alat pengendali database pada Form. 21. OLE : Dapat digunakan sebagai tempat bagi program eksternal seperti Microsoft Excel, Word, dan lain-lain.

BAB I PENDAHULUAN. orang yang tepat pada pekerjaan yang tepat sejak permulaannya.

BAB I PENDAHULUAN. orang yang tepat pada pekerjaan yang tepat sejak permulaannya. 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Tes psikometrik telah ada sejak awal abad ke 20 dalam 25-30 tahun terakhir ini, tes psikometrik ini banyak digunakan secara luas dikalangan industri karena

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. adalah perintah yang dimengerti oleh komputer untuk melakukan tugas-tugas tertentu.

BAB 2 LANDASAN TEORI. adalah perintah yang dimengerti oleh komputer untuk melakukan tugas-tugas tertentu. BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1. Visual Basic 6.0 Visual Basic adalah salah satu bahasa pemrograman komputer. Bahasa pemrograman adalah perintah yang dimengerti oleh komputer untuk melakukan tugas-tugas tertentu.

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Sekilas Mengenai Microsoft Visual Basic Versi 6 Microsoft Visual Basic adalah sebuah bahasa pemograman komputer. Bahasa pemograman adalah perintah perintah atau instruksi yang

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Istilah komputer (computer) berasal dari bahasa latin computere yang berarti menghitung. Dalam Bahasa Inggris komputer berasal dari kata to compute yang artinya

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Aplikasi Program aplikasi adalah program komputer yang dibuat untuk mengerjakan atau menyelesaikam masalah masalah khusus, seperti penggajian. 1 2.2 Pengertian Visualisasi

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Istilah komputer (computer) berasal dari bahasa Latin Computare yang berarti

BAB 2 LANDASAN TEORI. Istilah komputer (computer) berasal dari bahasa Latin Computare yang berarti BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Istilah komputer mempunyai arti yang luas dan berbeda untuk orang yang berbeda. Istilah komputer (computer) berasal dari bahasa Latin Computare yang berarti

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Sekilas Tentang Microsoft Visual Basic 6.0 Microsoft Visual Basic merupakan salah satu aplikasi pemrograman visual yang memiliki bahasa pemrograman yang cukup popular dan mudah

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Microsoft Visual Basic 6.0 Microsoft Visual Basic merupakan salah satu bahasa pemrograman komputer. Bahasa pemrograman adalah perintah perintah yang dimengerti oleh komputer untuk

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Istilah komputer mempunyai arti yang luas dan berbeda untuk orang yang

BAB 2 LANDASAN TEORI. Istilah komputer mempunyai arti yang luas dan berbeda untuk orang yang BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Istilah komputer mempunyai arti yang luas dan berbeda untuk orang yang berbeda. Istilah komputer (computer) berasal dari bahasa Latin Computare yang berarti

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Istilah komputer berasal dari bahasa latin computer yang berarti menghitung. Dalam bahasa Inggris komputer berasal dari kata to compute yang artinya menghitung.

Lebih terperinci

KOMPUTER DAN PENDIDIKAN. Sistem Informasi Universitas Gunadarma 2013/2014

KOMPUTER DAN PENDIDIKAN. Sistem Informasi Universitas Gunadarma 2013/2014 KOMPUTER DAN PENDIDIKAN Sistem Informasi Universitas Gunadarma 2013/2014 Aplikasi Non Pengajaran 1. CAT (Computer Assisted Testing) Ujian berbantuan komputer. Sebagai pengganti kertas ujian. Tanya jawab

Lebih terperinci

MODUL I PENDAHULUAN. Modul I : Pengenalan Visual Basic 1

MODUL I PENDAHULUAN. Modul I : Pengenalan Visual Basic 1 MODUL I PENDAHULUAN MENGENAL VISUAL BASIC Microsoft Visual Basic adalah bahasa pemrograman yang dugunakan untuk membuat aplikasi windows yang berbasis GUI. Visual Basil merupakan Event-Driven Programming

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Istilah komputer (computer) berasal dari bahasa latin computere yang berarti

BAB 2 LANDASAN TEORI. Istilah komputer (computer) berasal dari bahasa latin computere yang berarti BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Istilah komputer (computer) berasal dari bahasa latin computere yang berarti menghitung. Dalam bahasa Inggris komputer berasal dari kata to compute yang artinya

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Sistem Informasi Sistem berasal dari bahasa latin Systema dan bahasa Yunani adalah suatu kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang dihubuungkan bersama untuk memudahkan

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Sistem Istilah sistem berasal dari bahasa Yunani yaitu systema. Ditinjau dari sudut katanya sistem berarti sekumpulan objek yang bekerja bersama-sama untuk menghasilkan suatu kesatuan

Lebih terperinci

DASAR PEMROGRAMAN VISUAL BASIC

DASAR PEMROGRAMAN VISUAL BASIC BAHAN BELAJAR 1 DASAR PEMROGRAMAN VISUAL BASIC Sasaran : Setelah mempelajari bahan belajar ini, diharapkan mahasiswa dapat : a. Mengenal dan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic b. Mengenal dan

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan. yang dimaksud dengan data dan informasi? Data adalah fakta fakta yang

BAB 2 LANDASAN TEORI. yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan. yang dimaksud dengan data dan informasi? Data adalah fakta fakta yang BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1. Sistem Informasi Sistem berasal dari bahasa Yunani yaitu systema yang mengandung arti kesatuan dari bagian yang berhubungan satu dengan yang lain. Menurut Jogiyanto system adalah

Lebih terperinci

MODUL I PENGENALAN VISUAL BASIC 6.0. Visual Basic adalah sebuah program yang berfungsi untuk membuat aplikasi berbasis

MODUL I PENGENALAN VISUAL BASIC 6.0. Visual Basic adalah sebuah program yang berfungsi untuk membuat aplikasi berbasis MODUL I PENGENALAN VISUAL BASIC 6.0 1. Visual Basic 6.0 Visual Basic adalah sebuah program yang berfungsi untuk membuat aplikasi berbasis Microsoft Windows secara cepat dan mudah. Dalam Visual Basic terdapat

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Sistem Informasi Sistem adalah kumpulan dari elemen elemen yang saling berkaitan dan tersusun untuk mencapai suatu tujuan tertentu. 1 Informasi adalah data yang diolah

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Kata komputer berasal dari bahasa Inggris, to compute yang berarti menghitung.

BAB 2 LANDASAN TEORI. Kata komputer berasal dari bahasa Inggris, to compute yang berarti menghitung. BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Komputer Kata komputer berasal dari bahasa Inggris, to compute yang berarti menghitung. Beberapa pakar dan peneliti mengartikan komputer sebagai berikut : 1. Menurut Hamacher,

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Istilah komputer (computer) berasal dari bahasa latin computere yang berarti menghitung. Dalam bahasa inggris dari kata computer yang berarti menghitung. Dapat

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Aplikasi Aplikasi dapat diartikan sebagai program komputer yang dibuat untuk menolong manusia dalam melaksanakan tugas tertentu ( kamus komputer, 1996, Hal:20). Aplikasi

Lebih terperinci

Pemrograman Visual Modul I Perkenalan Lembar Kerja VB 6.0. S. Thya Safitri

Pemrograman Visual Modul I Perkenalan Lembar Kerja VB 6.0. S. Thya Safitri Pemrograman Visual Modul I Perkenalan Lembar Kerja VB 6.0 S. Thya Safitri Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Telematika Telkom Purwokerto 2016 Visual Basic adalah salah suatu development tools

Lebih terperinci

1. MENGENAL VISUAL BASIC

1. MENGENAL VISUAL BASIC 1. MENGENAL VISUAL BASIC 1.1 Mengenal Visual Basic 6.0 Bahasa Basic pada dasarnya adalah bahasa yang mudah dimengerti sehingga pemrograman di dalam bahasa Basic dapat dengan mudah dilakukan meskipun oleh

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Data adalah fakta atau bagian dari fakta yang digambarkan dengan simbol-simbol,

BAB 2 LANDASAN TEORI. Data adalah fakta atau bagian dari fakta yang digambarkan dengan simbol-simbol, BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Data dan Informasi Data adalah fakta atau bagian dari fakta yang digambarkan dengan simbol-simbol, gambar-gambar, nilai-nilai, bilangan-bilangan, uraian karakter yang mempunyai

Lebih terperinci

MODUL PRAKTIKUM 1 DASAR VISUAL BASIC 6.0

MODUL PRAKTIKUM 1 DASAR VISUAL BASIC 6.0 MODUL PRAKTIKUM 1 DASAR VISUAL BASIC 6.0 Setelah melaksanakan praktikum pada bab ini diharapkan mahasiswa dapat: Mengetahui konsep properti, event, methode dalam VB 6 Mengetahui lingkungan kerja IDE VB

Lebih terperinci

Pemrograman dengan C++ Builder 2004 Taryana S Pendahuluan C++ Builder adalah sebuah aplikasi yang digunakan untuk pengembangan dengan

Pemrograman dengan C++ Builder 2004 Taryana S Pendahuluan C++ Builder adalah sebuah aplikasi yang digunakan untuk pengembangan dengan 1.1. Pendahuluan C++ Builder adalah sebuah aplikasi yang digunakan untuk pengembangan dengan memanfaatkan keistimewaan konsep- konsep antar muka grafis dalam Microsoft Windows. Aplikasi yang dihasilkan

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. komputer. Bahasa komputer berasal dari bahasa asing yaitu To Compute, yang artinya

BAB II LANDASAN TEORI. komputer. Bahasa komputer berasal dari bahasa asing yaitu To Compute, yang artinya BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Dalam merancang sebuah sistem informasi, digunakan suatu alat pendukung yaitu komputer. Bahasa komputer berasal dari bahasa asing yaitu To Compute, yang artinya

Lebih terperinci

Pengenalan Visual Basic

Pengenalan Visual Basic page : 1 Pengenalan Visual Basic Visual Basic dikembangkan dari bahasa QuickBasic yang lebih tua yang berjalan diatas sistem operasi DOS. Versi awal Visual Basic pertama kali diciptakan oleh Alan Cooper

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Komputer berasal dari bahasa Latin computare yang artinya menghitung. Jadi

BAB 2 LANDASAN TEORI. Komputer berasal dari bahasa Latin computare yang artinya menghitung. Jadi BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Komputer berasal dari bahasa Latin computare yang artinya menghitung. Jadi komputer dapat diartikan sebagai alat untuk menghitung. Perkembangan teknologi dan

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Pengertian Psikometrik Penggunaan tes psikometrik sebagai pilihan dewasa ini telah sangat mapan, ia dapat memberikan informasi obyektif tentang ketrampilan kepada seseorang

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Jogiyanto (2008, hal : 34) Suatu sistem dapat didefenisikan sebagai kumpulan

BAB 2 LANDASAN TEORI. Jogiyanto (2008, hal : 34) Suatu sistem dapat didefenisikan sebagai kumpulan 17 BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Sistem Jogiyanto (2008, hal : 34) Suatu sistem dapat didefenisikan sebagai kumpulan komponen yang saling berhubungan yang membentuk satu kesatuan untuk mencapai tujuan tertentu.

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Istilah komputer (computer) bersal dari bahasa latin computere yang berarti menghitung. Dalam bahasa inggris komputer berasal dari kata to compute yang artinya

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Kata komputer berasal dari bahasa Inggris, to compute yang berarti menghitung.

BAB 2 LANDASAN TEORI. Kata komputer berasal dari bahasa Inggris, to compute yang berarti menghitung. BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Komputer Kata komputer berasal dari bahasa Inggris, to compute yang berarti menghitung. Beberapapakar 1 dan peneliti mengartikan komputer sebagai berikut : 1. Menurut Hamacher,

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Sejarah Mesin Jual Otomatis Sejarah mesin jual otomatis pertama diperkirakan telah diciptakan pada abad pertama oleh Hero dari Alexandria, seorang matematikawan dan insinyur terkenal

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian Penjualan Pada saat perusahaan menjual barang dagangnya, maka diperoleh pendapatan. Jumlah yang dibebankan kepada pembeli untuk barang dagang yang diserahkan merupakan

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Sistem Informasi Manajemen 2.1.1 Pengertian Sistem Informasi Manajemen Sistem Informasi Manajemen sendiri merupakan sistem manusia/mesin yang terpadu untuk menyajikan informasi

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. Bagian dari administrasi yang khusus mencatat segala kejadian yang. keuangan suatu badan atau perkumpulan tiap-tiap saat.

BAB II LANDASAN TEORI. Bagian dari administrasi yang khusus mencatat segala kejadian yang. keuangan suatu badan atau perkumpulan tiap-tiap saat. BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Sistem Sistem adalah sekumpulan unsur atau elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan ( Jogiyanto,

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Data dan Informasi 2.1.1 Data Data berasal dari kata datum, yang berarti fakta yang mengandung arti pengolahan data dengan menggunakan computer dikenal dengan nama Pengolahan

Lebih terperinci

PENGENALAN VISUAL BASIC 6.0

PENGENALAN VISUAL BASIC 6.0 PENGENALAN VISUAL BASIC 6.0 Visual Basic adalah salah satu bahasa pemrograman komputer. Bahasa pemrograman adalah perintah-perintah yang dimengerti oleh komputer untuk melakukan tugas-tugas tertentu. Bahasa

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS MASALAH DAN PERANCANGAN PROGRAM

BAB III ANALISIS MASALAH DAN PERANCANGAN PROGRAM BAB III ANALISIS MASALAH DAN PERANCANGAN PROGRAM III.1. Analisa Masalah Analisis sistem dapat didefinisikan sebagai Penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. 2.1 Pengertian Data, Informasi dan Sistem Informasi

BAB 2 LANDASAN TEORI. 2.1 Pengertian Data, Informasi dan Sistem Informasi BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Data, Informasi dan Sistem Informasi 2.1.1 Data Data dapat didefinisikan sebagai bahan keterangan tentang kejadian-kejadian nyata atau fakta yang dapat dirumuskan dalam

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Aplikasi Aplikasi dapat diartikan sebagai program komputer yang dibuat untuk menolong manusia dalam melaksanakan tugas tertentu. Aplikasi komputer adalah suatu pekerjaan

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Sistem informasi terdiri dari dua kata, yaitu Sistem dan Informasi. Sistem yaitu

BAB 2 LANDASAN TEORI. Sistem informasi terdiri dari dua kata, yaitu Sistem dan Informasi. Sistem yaitu BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Sistem Informasi Sistem informasi terdiri dari dua kata, yaitu Sistem dan Informasi. Sistem yaitu sekumpulan objek yang bekerja bersama-sama untuk menghasilkan suatu kesatuan metode,

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. menyelenggarakan pelayanan dengan baik kepada semua tamunya baik berupa

BAB 2 LANDASAN TEORI. menyelenggarakan pelayanan dengan baik kepada semua tamunya baik berupa 8 BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Restoran Ada beberapa definisi mengenai pengertian restoran menurut beberapa ahli yaitu : 1) Restoran Menurut Marsum suatu tempat atau bangunan yang diorganisasi secara

Lebih terperinci

BAB 2 TINJAUAN TEORITIS. Kata komputer berasal dari bahasa latin yatu computare yang artinya menghitung, dalam bahasa

BAB 2 TINJAUAN TEORITIS. Kata komputer berasal dari bahasa latin yatu computare yang artinya menghitung, dalam bahasa BAB 2 TINJAUAN TEORITIS 2.1 Pengenalan Komputer Kata komputer berasal dari bahasa latin yatu computare yang artinya menghitung, dalam bahasa inggris di sebut to compute. Secara difinisi komputer diterjemahkan

Lebih terperinci

BAB 2 DASAR TEORI. Aplikasi berasal dari kata application yang artinya penerapan ; lamaran ;

BAB 2 DASAR TEORI. Aplikasi berasal dari kata application yang artinya penerapan ; lamaran ; BAB 2 DASAR TEORI 2.1 Pengertian Aplikasi Aplikasi berasal dari kata application yang artinya penerapan ; lamaran ; penggunaan. Secara istilah aplikasi adalah: program siap pakai yang direka untuk melaksanakan

Lebih terperinci

BAB I Pengenalan Microsoft Visual Basic 6.0

BAB I Pengenalan Microsoft Visual Basic 6.0 BAB I Pengenalan Microsoft Visual Basic 6.0 Pembuatan program dalam Visual Basic berbeda dengan pembuatan program-program DOS atau pemrograman yang bersifat konvensional. Dalam Visual Basic, pembuatan

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Konsep Dasar Sistem Konsep dasar sistem menekankan pada pentingnya perhatian terhadap setiap bagian yang dapat membentuk sebuah sistem. Dimana suatu sistem senantiasa tidak terlepas

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Istilah komputer ( computer ) berasal dari bahasa latin computere yang berarti

BAB 2 LANDASAN TEORI. Istilah komputer ( computer ) berasal dari bahasa latin computere yang berarti BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Istilah komputer ( computer ) berasal dari bahasa latin computere yang berarti menghitung. Dalam bahasa Inggris berasal dari kata computer yang artinya menghitung.

Lebih terperinci

Pengantar Pemrograman Visual

Pengantar Pemrograman Visual Pengantar Pemrograman Visual Sistem Penilaian Penilaian: Kehadiran 10% Kuis 10% Tugas 20% UTS 30% UAS 30% Nilai A > 80 Tidak hadir = tidak lulus Tidak buat tugas = nilai tugas 0. Tidak ikut kuis = nilai

Lebih terperinci

LAPORAN APLIKASI PENGOLAHAN DATA SISWA DAN DATA NILAI PEMBELAJARAN SISWA SD NEGERI MANGUN JAYA 01

LAPORAN APLIKASI PENGOLAHAN DATA SISWA DAN DATA NILAI PEMBELAJARAN SISWA SD NEGERI MANGUN JAYA 01 LAPORAN APLIKASI PENGOLAHAN DATA SISWA DAN DATA NILAI PEMBELAJARAN SISWA SD NEGERI MANGUN JAYA 01 Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) Dosen : Wisnu Uriawan,

Lebih terperinci

MENGENAL VISUAL BASIC

MENGENAL VISUAL BASIC 1 MENGENAL VISUAL BASIC 1.1.Mengenal Visual Basic 6.0 Bahasa Basic pada dasarnya adalah bahasa yang mudah dimengerti sehingga pemrograman di dalam bahasa Basic dapat dengan mudah dilakukan meskipun oleh

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Teknologi komputer sesungguhnya telah banyak merubah sistem tata kerja yang digunakan oleh manusia yang bergerak di bidang informasi. Istilah komputer mempunyai

Lebih terperinci

Bab I Pengenalan Visual BASIC

Bab I Pengenalan Visual BASIC Bab I Pengenalan Visual BASIC 1. Pendahuluan Visual BASIC (Beginners All-Purpose Symbolic Instruction Code) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang dapat digunakan untuk membuat suatu aplikasi dalam Microsoft

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Aplikasi Aplikasi dapat diartikan sebagai program komputer yang dibuat untuk menolong manusia dalam melaksanakan tugas tertentu ( kamus komputer, 1996, Hal:20). Aplikasi

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Sekolah Sekolah merupakan tempat dimana seseorang dapat menuntut ilmu. Sekolah terbagi atas 3 tingkatan wajib belajar, yaitu Sekolah Dasar dengan 6 tahun masa belajar

Lebih terperinci

Malang, Januari 2007 Penulis

Malang, Januari 2007 Penulis Kata Pengantar Visual Basic merupakan salah satu bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan saat ini. Penggunaannya tidak hanya terbatas pada pembuatan aplikasi-aplikasi baru saja, melainkan juga

Lebih terperinci

Pemanfaatan Komputer di Bidang Pendidikan

Pemanfaatan Komputer di Bidang Pendidikan Pemanfaatan Komputer di Bidang Pendidikan 1. Pemanfaatan Komputer Untuk Pembelajaran Kemajuan teknologi komputer membuat aktivitas menjadi serba cepat serta menjadikan dunia seperti tanpa batas. Berbagai

Lebih terperinci

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Simulasi 2.1.1 Pengertian Simulasi Simulasi merupakan salah satu cara untuk memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi di dunia nyata (real world). Banyak metode yang dibangun

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. telah dirumuskan secara sistematis. Istiah komputer berasal dari bahasa latin

BAB 2 LANDASAN TEORI. telah dirumuskan secara sistematis. Istiah komputer berasal dari bahasa latin BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Komputer ialah alat yang digunakan untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan secara sistematis. Istiah komputer berasal dari bahasa latin (computare)

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. pengumpulan data Tugas Akhir di SMA N 5 Medan. disebut dengan informasi. (Bambang Wahyudi,2003)

BAB 2 LANDASAN TEORI. pengumpulan data Tugas Akhir di SMA N 5 Medan. disebut dengan informasi. (Bambang Wahyudi,2003) BAB 2 LANDASAN TEORI Landasan teori merupakan bagian yang membahas tentang uraian pemecahan masalah melalui pembahasan secara teoritis. Teori-teori yang akan dikemukakan merupakan dasar-dasar penulis untuk

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Perangkat lunak adalah Perintah ( program computer ) yang bila di eksekusi

BAB 2 LANDASAN TEORI. Perangkat lunak adalah Perintah ( program computer ) yang bila di eksekusi BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Perangkat Lunak Perangkat lunak adalah Perintah ( program computer ) yang bila di eksekusi memberikan fungsi dan unjuk kerja seperti yang diinginkan. Struktur data yang

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri dari interaksi subsistem yang berusaha untuk

BAB 2 LANDASAN TEORI. Sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri dari interaksi subsistem yang berusaha untuk 8 BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Sistem Sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri dari interaksi subsistem yang berusaha untuk mencapai tujuan yang sama. Ada beberapa pengertian pakar sistem informasi.

Lebih terperinci

BAB 2 TINJAUAN TEORITIS. Sistem berasal dari bahasa Yunani yaitu Systema, yang artinya sekumpulan objek

BAB 2 TINJAUAN TEORITIS. Sistem berasal dari bahasa Yunani yaitu Systema, yang artinya sekumpulan objek BAB 2 TINJAUAN TEORITIS 2.1 Pengertian Sistem Sistem berasal dari bahasa Yunani yaitu Systema, yang artinya sekumpulan objek yang bekerja bersama-sama menghasilkan metode, prosedur, teknik yang digabungkan

Lebih terperinci

Di susun oleh : Team Penyusun Modul Visual Basic

Di susun oleh : Team Penyusun Modul Visual Basic 0 Di susun oleh : Team Penyusun Modul Visual Basic M u V u B D BAB I PENGENALAN VISUAL BASIC Basic adalah salah suatu developement tools untuk membangun aplikasi dalam lingkungan Windows. Dalam pengembangan

Lebih terperinci

2. TINJAUAN PUSTAKA. Microsoft Visual Basic 6.0 memiliki banyak keistimewaan dalam penggunaannya yaitu :

2. TINJAUAN PUSTAKA. Microsoft Visual Basic 6.0 memiliki banyak keistimewaan dalam penggunaannya yaitu : 2. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Microsoft Visual Basic 6.0 Microsoft Visual Basic merupakan salah satu bentuk sarana pengembangan aplikasi berbasis windows. Visual yang cenderung mengarah kepada metode pembentukan

Lebih terperinci

MATEMATIKA INFORMATIKA 2 FUNGSI

MATEMATIKA INFORMATIKA 2 FUNGSI MATEMATIKA INFORMATIKA 2 FUNGSI PENGERTIAN FUNGSI Definisi : Misalkan A dan B dua himpunan tak kosong. Fungsi dari A ke B adalah aturan yang mengaitkan setiap anggota A dengan tepat satu anggota B. ATURAN

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI 5 BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian Sistem Dalam mendefenisikan sistem terdapat dua kelompok pendekatan sistem, yaitu sistem yang lebih menekankan pada prosedur dan elemennya. Namun secara umum sistem

Lebih terperinci

Modul Praktikum Ke-1

Modul Praktikum Ke-1 Bahasa Pemrograman Dasar Fathurrohman 1 Modul Praktikum Ke-1 (Tampilan VB, Event, Property, Objek Kontrol : form, text, label, command) Mengenal Visual Basic (VB) Visual Basic adalah salah satu perangkat

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 RPL RPL (Rekayasa Perangkat Lunak) adalah suatu disiplin ilmu yang mempelajari semua aspek produksi dalam suatu proses perancangan suatu perangkat lunak / sistem dengan tujuan

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI Pada bab ini akan dibahas beberapa konsep dasar yang akan digunakan sebagai landasan berpikir seperti beberapa literatur yang berkaitan dengan penelitian ini. Dengan begitu akan mempermudah

Lebih terperinci

DASAR MENGGUNAKAN VISUAL BASIC 6.0

DASAR MENGGUNAKAN VISUAL BASIC 6.0 DASAR MENGGUNAKAN VISUAL BASIC 6.0 Apa itu Visual Basic? Kata Visual menunjukkan cara yang digunakan untuk membuat Graphical User Interface (GUI). Dengan cara ini Anda tidak lagi menuliskan instruksi pemrograman

Lebih terperinci

2.5 Sekilas tentang Visual Basic Keistimewaan Visual Baic 6.0

2.5 Sekilas tentang Visual Basic Keistimewaan Visual Baic 6.0 15 2.5 Sekilas tentang Visual Basic 6.0 Visual Basic pada dasarnya adalah sebuah bahasa pemrograman komputer. Bahasa pemrograman adalah perintah perintah atau instruksi yang dimengerti oleh komputer untuk

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Rekayasa Perangkat Lunak RPL (Rekayasa Perangkat Lunak) adalah suatu disiplin ilmu yang mempelajari semua aspek produksi dalam suatu proses perancangan suatu perangkat lunak /

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Sistem Informasi Sistem adalah kumpulan dari elemen elemen yang saling berkaitan dan tersusun untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Informasi adalah data yang diolah

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Inggris yang berasal dari bahasa Yunani datum yang berarti fakta. Bentuk jamak dari

BAB 2 LANDASAN TEORI. Inggris yang berasal dari bahasa Yunani datum yang berarti fakta. Bentuk jamak dari BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1. Data Bambang Wahyudi (2003, hal:1) menyatakan bahwa kata data diambil dari bahasa Inggris yang berasal dari bahasa Yunani datum yang berarti fakta. Bentuk jamak dari datum adalah

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Sistem informasi terdiri dari dua kata, yaitu Sistem dan Informasi. Sistem

BAB 2 LANDASAN TEORI. Sistem informasi terdiri dari dua kata, yaitu Sistem dan Informasi. Sistem BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Sistem Informasi Perpustakaan Sistem informasi terdiri dari dua kata, yaitu Sistem dan Informasi. Sistem yaitu sekumpulan objek yang bekerja bersama-sama untuk menghasilkan suatu

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Objek tiga dimensi merupakan salah satu komponen multimedia yang memegang peranan sangat penting sebagai bentuk informasi visual. Objek tiga dimensi dibentuk oleh sekumpulan

Lebih terperinci

Konsep dasar pemrograman visual. Chapter 01

Konsep dasar pemrograman visual. Chapter 01 Konsep dasar pemrograman visual Chapter 01 1 PENGENALAN MS.VISUAL BASIC 6.0 Visual Basic adalah salah satu bahasa pemrograman komputer. Bahasa pemrograman adalah perintahperintah yang dimengerti oleh komputer

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Pada umumnya komputer berasal dari bahasa inggris yaitu compute Yang artinya

BAB 2 LANDASAN TEORI. Pada umumnya komputer berasal dari bahasa inggris yaitu compute Yang artinya BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Pada umumnya komputer berasal dari bahasa inggris yaitu compute Yang artinya menghitung. Jadi komputer merupakan alat pengolahan data elektronik yang dapat

Lebih terperinci

FUNGSI Misalkan A dan B himpunan. Relasi biner f dari A ke B merupakan suatu fungsi jika setiap elemen di dalam A dihubungkan dengan tepat satu

FUNGSI Misalkan A dan B himpunan. Relasi biner f dari A ke B merupakan suatu fungsi jika setiap elemen di dalam A dihubungkan dengan tepat satu FUNGSI FUNGSI Misalkan A dan B himpunan. Relasi biner f dari A ke B merupakan suatu fungsi jika setiap elemen di dalam A dihubungkan dengan tepat satu elemen di dalam B. Jika f adalah fungsi dari A ke

Lebih terperinci

Jika f adalah fungsi dari A ke B kita menuliskan f : A B yang artinya f memetakan A ke B.

Jika f adalah fungsi dari A ke B kita menuliskan f : A B yang artinya f memetakan A ke B. 1 FUNGSI Misalkan A dan B himpunan. Relasi biner f dari A ke B merupakan suatu fungsi jika setiap elemen di dalam A dihubungkan dengan tepat satu elemen di dalam B. Jika f adalah fungsi dari A ke B kita

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Komputer merupakan salah satu teknologi yang diciptakan sebagai alat bantu manusia

BAB 2 LANDASAN TEORI. Komputer merupakan salah satu teknologi yang diciptakan sebagai alat bantu manusia BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Komputer merupakan salah satu teknologi yang diciptakan sebagai alat bantu manusia dalam mengerjakan berbagai macam tugas agar tugas yang dikerjakan tersebut

Lebih terperinci

BAB II Tinjauan Pustaka

BAB II Tinjauan Pustaka BAB II Tinjauan Pustaka 2.1 Konsep Dasar Sistem Terdapat dua kelompok pendekatan di dalam mendefinisikan sistem, yaitu yang menekankan pada prosedurnya dan yang menekankan pada komponen atau elemennya.

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Analisis Kebutuhan Aplikasi Analisis kebutuhan merupakan lanngkah awal untuk menentukan perankat lunak yang dihasilkan. Perangkat lunak yang baik dan sesuai dengan kebutuhan pengguna

Lebih terperinci

Materi Kuliah Matematika Komputasi FUNGSI

Materi Kuliah Matematika Komputasi FUNGSI Materi Kuliah Matematika Komputasi FUNGSI Misalkan A dan B himpunan. FUNGSI Relasi biner f dari A ke B merupakan suatu fungsi jika setiap elemen di dalam A dihubungkan dengan tepat satu elemen di dalam

Lebih terperinci

Pertemuan 6 GAYA INTERAKSI DAN PERANGKAT INTERAKSI #1

Pertemuan 6 GAYA INTERAKSI DAN PERANGKAT INTERAKSI #1 Pertemuan 6 GAYA INTERAKSI DAN PERANGKAT INTERAKSI #1 Materi yang akan di bahas: Bebagai gaya dasar (sistem perintah, sistem menu, form) Teknik manipulasi Bahasa alami Obyek dan sumber daya dialog (sistem

Lebih terperinci

TABEL DATABASE TABEL - KODE BARANG TOKO INFOMART BARANG - NAMA BARANG - HARGA

TABEL DATABASE TABEL - KODE BARANG TOKO INFOMART BARANG - NAMA BARANG - HARGA TABEL Dalam pembuatan database, data yang pertama dibuat adalah tabel. Tabel merupakan kumpulan data yang tersusun menurut aturan tertentu dan merupakan komponen utama pada database. Table disusun dalam

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. 2.1 Microsoft Visual Basic 6.0

BAB 2 LANDASAN TEORI. 2.1 Microsoft Visual Basic 6.0 BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Microsoft Visual Basic 6.0 Bahasa Basic pada dasarnya adalah bahasa yang mudah dimengerti sehingga pemrograman di dalam bahasa Basic dapat dengan mudah dilakukan meskipun oleh

Lebih terperinci

P4 Pemanfaatan Komputer Di Berbagai Bidang. A. Sidiq P. Universitas Mercu Buana Yogyakarta

P4 Pemanfaatan Komputer Di Berbagai Bidang. A. Sidiq P. Universitas Mercu Buana Yogyakarta P4 Pemanfaatan Komputer Di Berbagai Bidang A. Sidiq P. Universitas Mercu Buana Yogyakarta Menurut pandangan anda, bidang-bidang apa saja yang sudah menerapkan penggunaan komputer? 2 Dari bidang-bidang

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI 4 BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian Sistem dan Informasi Arti sistem : 1. Seperangkat unsur yang secara teratur saling berkaitan sehingga membentuk suatu tatalitas. 2. Susunan yang teratur dari pandangan,

Lebih terperinci

Pengenalan Microsoft Excel 2007

Pengenalan Microsoft Excel 2007 Pengenalan Microsoft Excel 2007 Microsoft Excel merupakan perangkat lunak untuk mengolah data secara otomatis meliputi perhitungan dasar, penggunaan fungsi-fungsi, pembuatan grafik dan manajemen data.

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Rancangan Penelitian Pengerjaan tugas akhir ini ditunjukkan dalam bentuk blok diagram pada gambar 3.1. Blok diagram ini menggambarkan proses dari sampel citra hingga output

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Komputer (computer) berasal dari bahasa Latin computare yang berarti menghitung. Komputer mempunyai arti yang sangat luas dan berbeda untuk orang yang berbeda.

Lebih terperinci

Pertemuan 3 Bekerja dengan Kontrol

Pertemuan 3 Bekerja dengan Kontrol Pertemuan 3 Bekerja dengan Kontrol Materi: 1. Menggunakan objek file system dan image untuk menjelajahi file gambar pada disk 2. Menggunakan objek tombol pilihan, kotak cek, dan kotak daftar untuk memproses

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 6 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Teori Umum 2.1.1. Pengertian Komputer Asropudin (2013:19) menjelaskan bahwa Komputer adalah alat bantu pemrosesan data secara elektronik dan cara pemrosesan datanya berdasarkan

Lebih terperinci

Visual Basic 6.0 For Beginners

Visual Basic 6.0 For Beginners Visual Basic 6.0 For Beginners Febryan Hari Purwanto fharipurwanto@gmail.com Chapter 1 Mengenal Visual Basic 6.0 Visual Basic adalah salah satu bahasa pemrograman komputer yang sudah mendukung OOP (Object

Lebih terperinci

RELASI DAN FUNGSI. Nur Hasanah, M.Cs

RELASI DAN FUNGSI. Nur Hasanah, M.Cs RELASI DAN FUNGSI Nur Hasanah, M.Cs Relasi Relasi biner R antara himpunan A dan B adalah himpunan bagian dari A B. Notasi: R (A B). a R b adalah notasi untuk (a, b) R, yang artinya a dihubungankan dengan

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Komputer ialah alat yang digunakan untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan secara sistematis. Istiah komputer berasal dari bahasa latin (computare)

Lebih terperinci