A. HAKIKAT ALAT UKUR

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "A. HAKIKAT ALAT UKUR"

Transkripsi

1 BAB ALAT UKUR

2 A. HAKIKAT ALAT UKUR. Konstruksi Alat Ukur Konstruksi Alat ukur melalui suatu proses tertentu Diantaranya melalui PENETAPAN SASARAN PEMERIKSAAN KECOCOKAN UJICOBA PERBAIKAN ADA PELAJARAN TERSENDIRI

3 SASARAN UKUR KONSTRUKSI ALAT UKUR PERBAIKAN ALAT UKUR ALAT UKUR HASIL KONSTRUKSI VALIDITAS ISI ALAT UKUR SEMENTARA PERBAIKAN ALAT UKUR RESPONDEN UJICOBA ANALISIS BUTIR SKOR UJICOBA RELIABILITAS ALAT UKUR (UNTUK DIPAKAI)

4 . WUJUD ALAT UKUR a. ALAT UKUR FISIK Biasanya berbentuk benda Pengukuran melalui peletakan atau penghubungan alat ukur ke objek ukur atau sebaliknya, seperti b. METERAN TIMBANGAN JAM ATAU KALENDER FOTOMETER ALAT UKUR INVENTORI (FAKTA) Biasanya berbentuk isian, seperti : Umur (dalam tahun) Status Pernikahan Banyaknya anak Kepemilikan mobil Jenjang pendidikan

5 c. ALAT UKUR MENTAL Biasanya berbentuk LISAN atau TULISAN Pengukuran berbentuk RESPONSI RESPONDEN atau PENGAMAT terhadap PERTANYAAN alat ukur ini yang paling banyak digunakan pada psikometri. JENIS ALAT UKUR JENIS ALAT UKUR MENCAKUP Alat ukur fisik Isian Inventori Ujian (Tes) Kuesioner Wawancara Pengamatan (Observasi)

6 . STRUKTUR ALAT UKUR a. BUTIR Biasanya alat ukur inventori dan alat ukur mental terdiri atas sejumlah butir ALAT UKUR XXX.. i. n. 6

7 b. PERTANYAAN DAN JAWABAN Setiap butir berisi pertanyaan yang diminta untuk dijawab oleh responden Bentuk jawaban mencakup : Ungkapan Responden mengungkapkan jawaban secara tulisan atau lisan Pilihan Responden memilih tawaran yang diberikan oleh butir sebagai jawaban 7

8 B. ALAT UKUR FISIK, INVENTORI DAN UJIAN (TEST). ALAT UKUR FISIK BIASANYA MENGGUNAKAN ALAT BERBENTUK FISIK PENGUKURAN PANJANG M E T E R A N PENGUKURAN MASSA TIMBANGAN PENGUKURAN WAKTU STOPWATCH JAM KALENDER PENGUKURAN TEMPERATUR TERMOMETER 8

9 . ALAT UKUR INVENTORI Biasanya berbentuk isian atau kuesioner KELAMIN ( PRIA; WANITA) UMUR (DALAM TAHUN) STATUS PERKAWINAN.. BELUM MENIKAH. BERCERAI. DUDA/JANDA BANYAKNYA ANAK MEMILIKI MOBIL ( YA; TIDAK) MEMILIKI KARTU KREDIT.... TIDAK VISA MASTERCARD LAINNYA PENDIDIKAN (LULUSAN).... SD SLTP SMU DIPL. S 6. S 7. S 9

10 . UJIAN (TES) a. MODEL UJIAN Ada sejumlah model ujian yang biasa digunakan meliputi Ujian Ujian Ujian Ujian Ujian Esai jawaban singkat penjodohan betul salah pilihan ganda Dua petama memerlukan ungkapan dari responden Tiga kemudian memerlukan pilihan dari responden 0

11 b. Contoh Ujian keberhasilan belajar berbentuk pilihan ganda dengan satu jawaban benar Jawaban BENAR : Jawaban SALAH : 0

12 c. Contoh Ujian minat jabatan guru berbentuk pilihan ganda Setiap pilihan memiliki skor : TERBAIK : TERBURUK : (DIKUTIP DARI UJIAN MASUK PGSD IKIP JAKARTA)

13 Alat Ukur Kiraan (RATING) Butir pada alat ukur kiraan memberi kesempatan kepada responden memilih suatu letak pada suatu bentangan jawaban Memilih butir yang cocok dengan kiraan responden Memberi peringkat kepada beberapa hal sesuai dengan kiraan responden Banyak alat ukur kuesioner dan wawancara berbentuk alat ukur kiraan

14 Alat Ukur Kiraan : skala Likert dan sejenisnya a. SKALA LIKERT Setiap butir terdiri dari suatu pernyataan Untuk pernyataan itu, responden dapat memilih satu diantara lima tawaran SS S R TS STS SANGAT SETUJU SETUJU RAGU TIDAK SETUJU SANGAT TIDAK SETUJU Jika pilihan SS dianggap baik, maka butir itu adalah butir positif; Jika pilihan STS dianggap baik, maka butir itu adalah butir negatif

15 Contoh Kuesioner sikap skala Likert tentang pendidikan Tuliskan A, B, C, D, atau E, untuk : A B C D E SANGAT SETUJU SETUJU RAGU TIDAK SETUJU SANGAT TIDAK SETUJU (DIKUTIP DARI UNIVERSITY OF MENNSOTA)

16 Contoh (dari MULLER - skala Likert) HUKUMAN DI SEKOLAH Pilihan adalah : A SANGAT SETUJU B C D E SETUJU RAGU TIDAK SETUJU SANGAT TIDAK SETUJU. _ Guru yang baik tidak pernah memukul anak. _ Anak yang dipukuli oleh guru di sekolah mengembangkan sikap buruk terhadap sekolah. _ Anak akan menghormati guru yang memiliki hak untuk menghukum mereka ketika mereka berkelakuan buruk. _ Hukuman berat diperlukan untuk pengendalian ruang kelas. _ Hukuman berat diperlukan pada saat anak tidak menanggapi instruksi yang berulang-ulang diberikan 6. _ Hukuman berat digunakan oleh orang-orang yang kurang sehat mentalnya 7. _ Memberikan hukuman berat kepada siswa merupakan motivasi untuk berkelakuan baik bagi siswa lainnya 8. _ Hukuman berat adalah pelecehan anak 9. _ Hukuman berat harus dihapus dari semua sekolah 0. _ Hukuman berat di sekolah berakibatkan kecenderungan kekerasan di populasi orang dewasa. _ Sekolah yang menerapkan hukuman berat memiliki lebih sedikit masalah disiplin dari sekolah yang tidak menerapkannya. _ hukuman berat mengajarkan kepada anak bahwa tindakan mempunyai akibat. _ Hukuman berat membantu menciptakan suasana disiplin sehingga semua anak bisa belajar. _ Hukuman berat menghambat perkembangan disiplin diri pada anak. _ Hukuman berat emnciptakan suasana tertekan di sekolah 6

17 6. _ Semua sekolah harus mengijinkan guru untuk menggunakan hukuman berat di ruang kelas mereka 7. _ Hukuman berat tidak menghormati anak sebagai manusia 8. _ Hukuma berat menghargai kepenurutan mereka, tetapi tidak menghargai prakarsa mereka 9. _ Anak belajar menjadi agresif dari hukuman fisik 0. _ Tidak memukul, merusak anak. _ Ketika setiap hari mengajar anak, ada kalanya guru perlu memukuli mereka. _ Hukuman berat sama sekali tidak efektif dalam peningkatan kelakuan siswa. _ Hukuman berat menyebabkan pembernya menjadi brutal. _ untuk kelakuan buruk yang serius, saya mengijinkan guru untuk menghukum anak saya secara fisik. _ Hukuman berat membuat siswa terhukum menjadi pahlawan di mata temannya 6. _ Hukuman berat dapat diterima sebagai hukuman terakhir 7. _ Saya tidak akan menghukum siswa secara fisik 8. _ Hukuman berat menyebabkan pembolosan 9. _ Hukuman berat didalam kelas membuat orang tua marah 0. _ Hukuma berat menghasilkan lebih banyak akibat negative daripada positif. _ Hukuman berat mendorong siswa kea rah kekerasan. _ Siswa yang dihukum secara fisik belajar bahwa agresi adalah suatu cara untuk embuat sesuatu terlaksana. _ Saya selalu marah ketika saya mendengar guru menghukum siswa secara fisik 7

18 . _ Saya selalu marah ketika saya mendengar guru menghukum siswa secara fisik. _ Siswa belajar berkelakuan baik melalui penggunaan hukuman fisik. _ Anak mengerti berbuat salah lebih efektif jika dibicarakan daripada dilecehkan secara fisik 6. _ Sya tidak akan mengijinkan guru untuk menggunakan hukuman berat terhadap anak saya 7. _ Hukuman berat menggunakan agresi untuk menghukum agresi 8. _ Dengan mendorong hukuman berat di sekolah, siswa lebih mengerti siapa yang memegang kendali 9. _ Guru dapat menggunakan hukuman berat sebagai cara untuk melindungi diri dari siswa yang marah dan menyusahkan 0. _ Hukuman dapat secara psikologis berakibat parah terhadap anak. _ Hukuman berat adalah pelecehan oleh guru. _ Hukuman berat di sekolah dapat menjadi faktor positif jika ditunjang oleh penjelasan tentang motivasi penggunaannya. _ Hukuman berat di sekolah menjurus ke perilaku peniruan di dalam kelompok siswa, sekali siswa yang dihukum menunjukkan kemampuannya untuk bertahan secara baik. _ Anak membenci guru yang memukul meeka. _ Hukuman berat adalah penting di dalam proses belajar mengajar 6. _ Guru yang mencederai siswa melalui hukuma berat ahrus dikutuk 7. _ Guru yang menggunakanhukuman berat dihadapan siswa lain adalah hal yang tidak dikehendaki 8

19 Contoh (dari Univ. of Minnesota - skala Likert) SKALA PENDIDIKAN Pilihan adalah : A B C D E SANGAT SETUJU SETUJU RAGU TIDAK SETUJU SANGAT TIDAK SETUJU. _ Orang akan belajar lebih banyak melalui bekerja empat tahun daripada ke SMU. _ Lebih banyak pendidikan seseorang, lebih banyak ia menikmati hdup. _ Pendidikan membantu orang untuk menggunakan waktu senggangnya bagi keuntungan yang lebih baik. _ Pendidikan yang baik adalah kesenangan yang besar bagi sesorang di luar pekerjaannya. _ Hanya mata pelajaran membaca, menulis, dan berhitung yang perlu diajarkan dengan menggunakan uang rakyat 9

20 6. _ Sekarang ini, pendidikan tidak membantu dalam pemerolehan pekerjaan 7. _ Kebanyakan orang muda memperoleh terlalu banyak pendidikan 8. _ Pendidikan SMU cukup berharga untuk semua waktu dan usah yang ditututnya 9. _ Sekolah kita mendorong perorangan untuk berpikir tentang dirinya 0. _ Di dalam pendidikan modern terdapat terlalu banyak modis dan hal-hal aneh. _ Pendidikan hanya orang menjadi tidak puas. _ Latihan di sekolah hanya sedikit membantu dalam menghadapi masalah dalam kehidupan sesungguhnya. _ Pendidikan cenderung membuat pribadi kurang sombong. _ Pemecahan masalah dunia akan terjadi melalui pendidikan. _ Pelajaran di SMU terlalu tidak praktis 6. _ Seseorang adalah bodoh untuk terus bersekolah jika ia dapat memperoleh pekerjaan 7. _ Tabungan yang digunakan untuk pendidikan adalah investasi yang bijaksana 8. _ Orang terdidik dapat maju lebih cepat di bidang bisnis dan industri 9. _ Orang tua tida harus diwajibkan untuk menyekolahkan anaknya 0. _ Pendidikan lebih berharga daripada yang diduga oleh kebanyakan orang. _ Pendidikan SMU membuat orang menjadi warganegara yang lebih baik. _ Uang rakyat yang digunakan untuk pendidikan pada beberapa tahun terakhir ini seharusnya dapat digunakan secara lebih bijaksana untuk tujuan lain 0

21 Contoh skala Likert SKALA SIKAP TERHADAP MATEMATIKA Pilihan adalah : A SANGAT SETUJU B C D E SETUJU RAGU TIDAK SETUJU SANGAT TIDAK SETUJU (dari dembar Education Research Services, INC.). _ Di dalam kelas matematika, saya selalu sangat tertekan. _ Saya tidak suka matematika dan saya menjadi takut untuk menempuhnya. _ Matematika sangat menyenangkan saya dan saya menikmati pelajaran matematika. _ matematika menakjubkan dan menggembirakan. _ Matematika membuat saya merasa terjamin dan sekaligus merangsang (stimulasi)

22 6. _ Pikiran saya menjadi kosong, dan saya tidak dapat berpikir secara jelas pada saat mengerjakan matematika 7. _ Saya merasa tidak terjamin pada saat mencoba matematika 8. _ Matematika membuat saya tidak enak, tidak tenang, terganggu, dan tak sabar 9. _ Perasaan yang saya peroleh terhadap matematika adalah perasaan yang baik 0. _ Matematika membuat saya merasa seolah-olah saya tersesat dalam hutan belantara bilangan dan tidak dapat mencari jalan keluar. _ Matematika adalah sesuatu yang sangat saya nikmati. _ Ketika saya mendengar kata matematika, saya mempunyai rasa tak suka. _ Saya mendekati matematika dengan rasa ragu, sebagai hasil dari rasa ketakutan untuk tidak mampu mengerjakan matematika. _ Saya sunguh-sungguh suka matematika. _ Matematika adalah pelajaran di sekolah yang selalu saya senangi untuk dipelajari 6. _ Saya menjadi nervous sekalipun hanya berpikir tentang mengerjakan matematika 7. _ Saya tidak pernah suka matematika, dan itulah mata pelajaran yang saya takuti 8. _ Saya lebih senang di kelas matematika daripada di kelas lain 9. _ Saya merasa lega di matematika, dan saya sangat menyukainya 0. _ Saya jelas memiliki reaksi positif terhadap matematika dan ia sangat menyenangkan

23 b. ALAT UKUR DENGAN SKALA FREKUENSI VERBAL Skala untuk dipilih SELALU SERING ADA KALANYA JARANG TIDAK PERNAH. _ Menonton film silat di TV. _ Mencari tahu siapa bintang filmnya. _ Membaca buku tentang film itu. _ Menulis karangan tentang film itu. _ manganjur kawan untuk menonton

24 c. ALAT UKUR DENGAN SKALA ORDINAL Biasanya, kapan Anda atau keluarga Anda di rumah PERTAMA kali menghidupkan pesawat TV (pilih satu saja) _ Hal pertama di pagi hari _ Sejenak setelah bangun _ Tengah pagi _ Sesaat sebelum makan siang _ Segera setelah makan siang _ Tengah petang _ Awal mlam sebelum makan malam _ Segera setelah makan malam _ Larut malam _ Biasanya tidak menghidupkan

25 d. ALAT UKUR DENGAN SKALA KOMPARATIF Bandingkan pelayanan toko di bawah ini dengan toko X (pilih salah satu saja) TOKO A B C D SANGAT RENDAH KIRA-KIRA SAMA SANGAT TINGGI

26 e. ALAT UKUR DENGAN SKALA NUMERIK Pilih satu angka pada skala di bawah ini sebagai tempat untuk membeli alat olah raga SANGAT TIDAK PENTING SANGAT PENTING SKALA Kualitas barang Pemilihan merk Garansi dari toko Ukuran toko Ketersediaan kredit 6

27 f. ALAT UKUR DENGAN PILIHAN KATA SIFAT BERI TANDA DI DEPAN KATA YANG COCOK DENGAN KEADAAN PEKERJAAN ANDA _ Mudah _ Aman _ Teknis _ Melelahkan _ Membosankan _ Susah _ Menarik _ Memberi hasil _ Gaji kecil _ Terjamin _ Ketat _ Lambat _ Rutin _ Menyenangkan _ Jalan buntu _ Kaku _ Berubah _ Menggembirakan _ Penting _ Memuaskan _ Minta tenaga _ Menurukan derajad _ Sementara _ Beresiko 7

28 g. ALAT UKUR DENGAN SKALA STAPEL PILIHLAH ANGKA SKALA DAN LETAKKAN PADA SETIAP KATA SEHINGGA MENGGAMBARKAN PEKERJAAN ANDA SAMA SEKALI TIDAK SKALA SEMPURNA 6 7 _ Mudah _ Aman _ Teknis _ Melelahkan _ Membosankan _ Susah _ Menarik _ Memberi hasil _ Gaji kecil _ Terjamin _ Ketat _ Lambat _ Rutin _ Menyenangkan _ Jalan buntu _ Kaku _ Berubah _ Menggembirakan _ Penting _ Memuaskan _ Minta tenaga _ Menurukan derajad _ Sementara _ Beresiko 8

29 h. ALAT UKUR DENGAN SKALA PERINGKAT PAKSAAN BERILAH PERINGKAT,,, PADA DAFTAR DI BAWAH INI MENURUT URUTAN PREFENSI _ MANGGA HARUMANIS _ MANGGA GEDONG _ MANGGA KUINI _ MANGGA INDRAMAYU 9

30 i. ALAT UKUR DENGAN SKALA DIFERENSIAL SEMANTIK DARI OSGOOD TANDAKAN OPINI ANDA TENTANG PELAYANAN PIZZA PANAS TAWAR MAHAL BASAH LEMBEK BAIK TIDAK MENARIK SEGAR KECIL ALAMIAH DINGIN GURIH MURAH KERING GARING BURUK MENARIK TIDAK SEGAR BESAR ARTIFISIAL 0

31 Alat Ukur Kiraan : SKALA a. THURSTON HAKIKAT Alat ukur terdiri atas sejumlah butir Setiap butir mempunyai nilai yang terletak di antara sampai Jarak nilai di antara butir adalah sama atau kira-kira sama (mis.,7,,7, ) Nilai butir tidak diketahui oleh responden Responden menconteng butir yang disetujuinya (dan membiarkan butir yang tidak disetujuinya)

32 b. Contoh : Kuesioner SIKAP THURSONE TENTANG KELAS TERBUKA Berikan tanda pada nomor yang isinya disetujui. _ Ruang kelas terbuka menjurus ke kenakalan anak. _ Saya tidak mau anak saya masuk ke sekolah dengan ruang kelas terbuka. _ Anak yang belajar di ruang kelas terbuka menjadi lebih kreatif. _ Ruang kelas terbuka terlalu tidak berdisiplin untuk belajar maksimum. _ Ruang kelas terbuka adalah tipu daya kaum komunis 6. _ Ruang kelas terbuka memperlancar perkembangan afektif anak 7. _ ruang kelas terbuka mempengaruhi sikap guru secara positif 8. _ Pendidikan di ruang kelas terbuka tidak lebih baik dan tidak lebih buruk dari di ruang kelas biasa _ Suara di ruang kelas terbuka terlalu nyaring untuk dapat memperlancar belajar 7. _ Saya akan menandatangani petisi yang mendukung penggunaan ruang kelas terbuka di sekolah dasar setempat CARA PEMBERIAN SKOR Pada nomor yang diberi, berikan skor ) 6) ) 6), 7,6,0,6 ) 7) ) 7),6 6,9 7, 8, ) 7,9 8),0 ) 8,7 ),6 9), ) 6,6 ), 0) 7, ),8 Ini tidak diketahui oleh Responden

33 Contoh (Mueller) SKALA THURSTON OPINI TENTANG RUANG KELAS TERBUKA. _ Ruang kelas terbuka menjurus ke kenakalan anak. _ Saya tidak mau anak saya masuk ke sekolah dengan ruang kelas terbuka. _ Anak yang belajar di ruang kelas terbuka menjadi lebih kreatif. _ Ruang kelas terbuka terlalu tidak berdisiplin untuk belajar maksimum. _ Ruang kelas terbuka adalah tipu daya kaum komunis 6. _ Ruang kelas terbuka memperlancar perkembangan afektif anak 7. _ ruang kelas terbuka mempengaruhi sikap guru secara positif 8. _ Pendidikan di ruang kelas terbuka tidak lebih baik dan tidak lebih buruk dari di ruang kelas biasa 9. _ Suara di ruang kelas terbuka terlalu tinggi untuk dapat memperlancar belajar 0. _ Ruang kelas terbuka mengajarkan anak bertanggung jawab. _ Kepala sekolah yang membentuk ruang kelas terbuka harus diganti. _ Saya akan memberi suara kepada calon pengurus sekolah yang mendukung konsep ruang kelas terbuka. _ Harus diadikan tuntunan hukum bahwa semua sekolah menganut model instruksi ruang kelas terbuka. _ Anak belajar lebih banyak bila mereka memiliki lebih banyak kebebasan. _ Bagi sebagian siswa, ruang kelas terbuka menimbulkan kecemasan yang lebih tinggi 6. _ Ruang kelas terbuka anya merupakan salah satu mode pada pendidikan 7. _ Saya akan menandatangani petisi yang mendukung penggunaan ruang kelas terbuka di sekolah dasar setempat

34 KUNCI KUESIONER ) 6) ) 6),, 7,6,0,6, 0, 6,6 6,9 0, ) 7) ) 7),6 6,9 7, 8,,6 0, 7, 0, ) 7,9 8),0 ) 8,7,0 0, 7, 0,,6 0,6 7,6 0, ),6 9), ) 6,6,8 0, 7,9 0, ), 0) 7, ),8, 0, 8, 0,,6,0 0, 8,7 0, JARAK MEREKA HAMPIR SAMA PERLU DITAMBAH BUTIR LAGI AGAR SELURUHNYA BERJARAK HAMPIR SAMA

35 Alat Ukur Kiraan Lainnya Ada bermacam yang mirip satu dan lainnya, diantaranya Komparasi berpasangan (ALRECK) Skala jumlah tetap (ALRECK) Skala jarak sosial Bogardus (MUELLER) Skala sikap digeneralisasi dari Remmers (MUELLER) Skalogram analisis dari Guttman (MUELLER, CROCKER) Unfolding Technique dari Coombs (CROCKER)

36 D. ALAT UKUR PENGAMATAN (OBSERVASI) MODEL ALAT UKUR a. Pengamat (lebih dari seorang) melakukan pengamatan Pengamat membawa lembar evaluasi yang terdiri atas banyak hal yang harus diisi (atau diconteng) Pengamatan dilakukan pada suatu jangka waktu tertentu berkenaan dengan hal yang sudah ditentukan terlebih dahulu 6

37 b. Contoh ISIAN PENGAMAT TENTANG KEGIATAN KELAS BERI TANDA PADA PILIHAN YANG SESUAI. KEHENINGAN. GURU BERCERAMAH. GURU BERTANYA. SISWA BERTANYA. GURU MENJAWAB 6. SISWA MENJAWAB 7. KEGADUHAN SAAT DETIK KEGIATAN 6 7 7

NON TES. Penilaian Unjuk Kerja(Observasi, Daftar Cek, Skala Pilihan/Rating Scale) Penilaian Sikap(Skala Sikap/Skala Likert)

NON TES. Penilaian Unjuk Kerja(Observasi, Daftar Cek, Skala Pilihan/Rating Scale) Penilaian Sikap(Skala Sikap/Skala Likert) NON TES Penilaian Unjuk Kerja(Observasi, Daftar Cek, Skala Pilihan/Rating Scale) Penilaian Sikap(Skala Sikap/Skala Likert) Kemampuan yang diharapkan: 1. Menyusun penilaian unjuk kerja dalam pembelajaran

Lebih terperinci

Pengukuran adalah penempatan angka (atau bilangan) pada objek atau peristiwa menurut aturan. SKALA merupakan bagian dari aturan penempatan angka itu

Pengukuran adalah penempatan angka (atau bilangan) pada objek atau peristiwa menurut aturan. SKALA merupakan bagian dari aturan penempatan angka itu BAB IV SKALA A. DASAR PENGERTIAN. a. Pengukuran adalah penempatan angka (atau bilangan) pada objek atau peristiwa menurut aturan. SKALA merupakan bagian dari aturan penempatan angka itu b. c. Rencana konsisten

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. interpretasi data dan kesimpulan berdasarkan angka-angka yang

BAB III METODE PENELITIAN. interpretasi data dan kesimpulan berdasarkan angka-angka yang BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif yang mempunyai tata cara, yaitu pengambilan keputusan, interpretasi data dan kesimpulan

Lebih terperinci

STATISTIKA. Pendahuluan 3 SKS. Hugo Aprilianto, M.Kom. - Pengertian Statistik - Jenis - Karakteristik - Kegunaan - Skala Pengukuran - Sumber Data

STATISTIKA. Pendahuluan 3 SKS. Hugo Aprilianto, M.Kom. - Pengertian Statistik - Jenis - Karakteristik - Kegunaan - Skala Pengukuran - Sumber Data STATISTIKA 3 SKS Pendahuluan - Pengertian Statistik - Jenis - Karakteristik - Kegunaan - Skala Pengukuran - Sumber Data Hugo Aprilianto, M.Kom STATISTIK ilmu untuk mengumpulkan data, mengolah, menyajikan,

Lebih terperinci

UJI VALIDITAS DUKUNGAN WALI KELAS. Koefisien Validitas

UJI VALIDITAS DUKUNGAN WALI KELAS. Koefisien Validitas L A M P I R A N UJI VALIDITAS DUKUNGAN WALI KELAS Variabel Dukungan Sosial Wali Kelas (X) No Item Koefisien Validitas Titik Kritis Keterangan 1 0,788 0,300 Valid 2 0,487 0,300 Valid 3 0,629 0,300 Valid

Lebih terperinci

Perpustakaan Unika LAMPIRAN

Perpustakaan Unika LAMPIRAN LAMPIRAN LAMPIRAN A Data Awal A-1 DATA AWAL PERILAKU MEMBELI TAS BERMEREK A-2 DATA AWAL KEPERCAYAAN DIRI LAMPIRAN A-1 Data Awal PERILAKU MEMBELI TAS BERMEREK LAMPIRAN A-2 Data Awal KEPERCAYAAN DIRI LAMPIRAN

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1 KUESIONER FAKTOR-FAKTOR PROKRASTINASI AKADEMIK SEBELUM UJI COBA. No. Pernyataan SS S N TS STS

LAMPIRAN 1 KUESIONER FAKTOR-FAKTOR PROKRASTINASI AKADEMIK SEBELUM UJI COBA. No. Pernyataan SS S N TS STS LAMPIRAN 1 KUESIONER FAKTOR-FAKTOR PROKRASTINASI AKADEMIK SEBELUM UJI COBA No. Pernyataan SS S N TS STS 1 2 Saya tidak mendaftar sidang skripsi pada periode ini karena merasa belum siap. Saya tersinggung

Lebih terperinci

Pertemuan Ke-5. Skala Pengukuran. Pertemuan 5_Statistik Inferensial

Pertemuan Ke-5. Skala Pengukuran. Pertemuan 5_Statistik Inferensial Pertemuan Ke-5 Skala Pengukuran Pertemuan 5_Statistik Inferensial 1 Model Skala Pengukuran Para ahli sosiologi membedakan skala pengukuran menurut gejala sosial yang diukur, yaitu : 1. Skala pengukuran

Lebih terperinci

No Skala : Usia pada waktu menikah : Jenis Kelamin : Usia sekarang : Lama Perkawinan : Pernah Bercerai : Ya / Tidak Alamat : PETUNJUK PENGISIAN Pada

No Skala : Usia pada waktu menikah : Jenis Kelamin : Usia sekarang : Lama Perkawinan : Pernah Bercerai : Ya / Tidak Alamat : PETUNJUK PENGISIAN Pada No Skala : Usia pada waktu menikah : Jenis Kelamin : Usia sekarang : Lama Perkawinan : Pernah Bercerai : Ya / Tidak Alamat : PETUNJUK PENGISIAN Pada skala ini ada beberapa pernyataan yang kami mohon anda

Lebih terperinci

BAB 11 TES TERRULIS UNTUK PRESTASI BELAJAR

BAB 11 TES TERRULIS UNTUK PRESTASI BELAJAR BAB 11 TES TERRULIS UNTUK PRESTASI BELAJAR 1. Bentuk-Bentuk Tes a. Tes Subjektif Pada umumnya berbentuk esai (uraian). Tes bentuk esai adalah sejenis tes kemajuan belajar yang memerlukan jawaban yang bersifat

Lebih terperinci

Perpustakaan Unika LAMPIRAN

Perpustakaan Unika LAMPIRAN LAMPIRAN LAMPIRAN A SKALA PENELITIAN A-1 Perilaku Agresif pada Anak A-2 Konformitas terhadap Teman Sebaya A-1 PERILAKU AGRESIF PADA ANAK Kelas / No. : Umur : Tanggal Pengisian : Sekolah : PETUNJUK PENGISIAN

Lebih terperinci

Pembobotan Butir Pernyataan Dalam Bentuk Skala Likert Dengan Pendekatan Distribusi Z

Pembobotan Butir Pernyataan Dalam Bentuk Skala Likert Dengan Pendekatan Distribusi Z Pembobotan Butir Pernyataan Dalam Bentuk Skala Likert Dengan Pendekatan Distribusi Z Oleh : Baso Intang Sappaile ) Abstrak: Skala adalah alat pengumpul data yang dapat merupakan skala penilaian yang sifatnya

Lebih terperinci

Dalam peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan, yang dimaksud. dengan guru honorer adalah pegawai non PNS Departemen Pendidikan Nasional

Dalam peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan, yang dimaksud. dengan guru honorer adalah pegawai non PNS Departemen Pendidikan Nasional LAMPIRAN 1 Lampiran 1 Guru Honorer 1 Pengertian Guru Honorer Dalam peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan, yang dimaksud dengan guru honorer adalah pegawai non PNS Departemen Pendidikan Nasional yang

Lebih terperinci

DATA PRIBADI. 2. Menurut anda kesulitan dalam mempelajari Fisika A. Ada, yaitu. B. Tidak ada, alasan..

DATA PRIBADI. 2. Menurut anda kesulitan dalam mempelajari Fisika A. Ada, yaitu. B. Tidak ada, alasan.. Lampiran 1. Alat ukur DATA PRIBADI No. Absen : Jenis Kelamin : (L / P) Usia : Kelas : DATA PENUNJANG Berilah tanda silang (X) pada salah satu dari beberapa kemungkinan jawaban yang paling sesuai dengan

Lebih terperinci

Perpustakaan Unika LAMPIRAN

Perpustakaan Unika LAMPIRAN LAMPIRAN LAMPIRAN A Skala Penelitian A-1 SKALA SIKAP SUAMI TERHADAP ISTRI BEKERJA A-2 SKALA KESADARAN KESETARAAN GENDER LAMPIRAN A-1 Skala SIKAP SUAMI TERHADAP ISTRI BEKERJA LAMPIRAN A-2 Skala KESADARAN

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Indriani, 2013

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Indriani, 2013 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Bilangan merupakan hal yang sering anak-anak jumpai disekolah. Menurut hasil penelitian seorang ahli pada surat kabar Kompas dikatakan bahwa 46 % anak-anak

Lebih terperinci

#### Selamat Mengerjakan ####

#### Selamat Mengerjakan #### Apakah Anda Mahasiswa Fak. Psikolgi Unika? Ya / Bukan (Lingkari Salah Satu) Apakah Anda tinggal di rumah kos / kontrak? Ya / Tidak (Lingkari Salah Satu) Apakah saat ini Anda memiliki pacar? Ya / Tidak

Lebih terperinci

HASIL UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS ALAT UKUR. 1. Validitas dan Reliabilitas Dimensi Jarak Kekuasaan

HASIL UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS ALAT UKUR. 1. Validitas dan Reliabilitas Dimensi Jarak Kekuasaan LAMPIRAN A HASIL UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS ALAT UKUR 1. Validitas dan Reliabilitas Dimensi Jarak Kekuasaan No. Item Validitas Keterangan 1 0.649 Diterima 6 0.545 Diterima 11 0.097 Ditolak 16 0.459

Lebih terperinci

EVALUASI PEMBELAJARAN GEOGRAFI

EVALUASI PEMBELAJARAN GEOGRAFI EVALUASI PEMBELAJARAN GEOGRAFI PENILAIAN NON TES DOSEN: SRI HAYATI DAN MAMAT RUHIMAT PENILAIAN Bentuk dan Jenis Penilaian Non-Tes Tes Skala Sikap Cek Lis Kuesioner Studi Kasus Portofolio Tes Lisan Tes

Lebih terperinci

IDENTITAS RESPONDEN. Asal Madrasah

IDENTITAS RESPONDEN. Asal Madrasah UJI INSTUMEN PENELITIAN PENGARUH KEMAMPUAN MENGAJAR DAN INTERAKSI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH SE KECAMATAN TRENGGALEK KABUPATEN TRENGGALEK

Lebih terperinci

dengan acara yang dibawakan

dengan acara yang dibawakan Saya Cahyo Dian Prasetyo mahasiswa Universitas Esa Unggul jurusan Broadcasting, saat ini sedang melakukan penelitian sebagai syarat kelulusan untuk memperoleh gelar Strata 1. Sehubungan dengan hal ini

Lebih terperinci

Novia Sinta R, M.Psi

Novia Sinta R, M.Psi Novia Sinta R, M.Psi validitas tes sangat dipengaruhi oleh administrasi atau penyajian tes. Oleh karena itu cara penyajian dan kesiapan untuk tes harus betul-betul diperhatikan. Hal-hal yang harus diperhatikan

Lebih terperinci

Analisis Turunnya Prestasi Akademik

Analisis Turunnya Prestasi Akademik Analisis Turunnya Prestasi Akademik Oleh : L. Rini Sugiarti, M.Si, psikolog* Seorang ibu mengeluhkan tentang prestasi anaknya di sekolah kepada Guru Kelasnya. Bu, anak saya dari hasil tes kecerdasan tidak

Lebih terperinci

Skema 1.1. Skema Kerangka Pikir

Skema 1.1. Skema Kerangka Pikir Skema 1.1. Skema Kerangka Pikir Karakteristik Budaya Organisasi dalam Perusahaan X: Memperhatikan detil Orientasi Hasil Orientasi pada KerjaTim Cara kerja agresif Operator di perusahaan X Sikap Operator

Lebih terperinci

Lampiran 1 Alat Ukur DATA PRIBADI. Jenis Kelamin : Pria / Wanita IPK :... Semester ke :...

Lampiran 1 Alat Ukur DATA PRIBADI. Jenis Kelamin : Pria / Wanita IPK :... Semester ke :... LAMPIRAN Lampiran 1 Alat Ukur DATA PRIBADI Jenis Kelamin : Pria / Wanita IPK :... Semester ke :... DATA PENUNJANG PENGALAMAN INDIVIDU Jawablah pertanyaan berikut ini dengan cara melingkari pilihan jawaban

Lebih terperinci

ANAK BATITA: USIA ± 15 BULAN 3 TAHUN

ANAK BATITA: USIA ± 15 BULAN 3 TAHUN ANAK BATITA: USIA ± 15 BULAN 3 TAHUN 1. Pesat tapi tidak merata. - Otot besar mendahului otot kecil. - Atur ruangan. - Koordinasi mata dengan tangan belum sempurna. - Belum dapat mengerjakan pekerjaan

Lebih terperinci

IDENTITAS RESPONDEN. Asal Madrasah

IDENTITAS RESPONDEN. Asal Madrasah INSTUMEN PENELITIAN PENGARUH KEMAMPUAN MENGAJAR DAN INTERAKSI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH SE KECAMATAN TRENGGALEK KABUPATEN TRENGGALEK

Lebih terperinci

K U E S I O N E R PENGARUH MOTIVASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA GURU SMU SINT LOUIS SEMARANG

K U E S I O N E R PENGARUH MOTIVASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA GURU SMU SINT LOUIS SEMARANG K U E S I O N E R PENGARUH MOTIVASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA GURU SMU SINT LOUIS SEMARANG Dengan Hormat, Yth. Bapak/Ibu Guru SMU Sint Louis Semarang Mohon kesediaan Bapak/Ibu untuk mengisi kuesioner

Lebih terperinci

Kata Pengantar. Kuisioner ini bertujuan untuk mengumpulkan data dari para buruh pabrik X yang akan

Kata Pengantar. Kuisioner ini bertujuan untuk mengumpulkan data dari para buruh pabrik X yang akan Kata Pengantar Kuisioner ini bertujuan untuk mengumpulkan data dari para buruh pabrik X yang akan digunakan dalam menyusun tugas akhir di Fakultas Psikologi Universitas Maranatha, Bandung. Pada kuisioner

Lebih terperinci

LAMPIRAN A-1 SKALA DEPRESI PADA REMAJA

LAMPIRAN A-1 SKALA DEPRESI PADA REMAJA LAMPIRAN A-1 SKALA DEPRESI PADA REMAJA A. IDENTITAS Kelas : B. PETUNJUK PENGISIAN SKALA 1. Bacalah pernyataan-pernyataan pada lembar berikut, kemudian kerjakan dengan sungguh-sungguh sesuai dengan keadaan

Lebih terperinci

DIKLAT/BIMTEK KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL HALAMAN 1/20

DIKLAT/BIMTEK KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL HALAMAN 1/20 HALAMAN 1/20 HAKIKAT RANAH AFEKTIF Ranah afektif mencakup watak perilaku seperti perasaan, minat, sikap, emosi, atau nilai. Andersen (1981), karakteristik manusia meliputi cara yang tipikal dari berpikir,

Lebih terperinci

PANDUAN WAWANCARA PEMILIK (PIHAK INTERNAL) karyawan UD Sinar Pembagunan, dalam hal keramahan dan kesopanan?

PANDUAN WAWANCARA PEMILIK (PIHAK INTERNAL) karyawan UD Sinar Pembagunan, dalam hal keramahan dan kesopanan? 41 PANDUAN WAWANCARA PEMILIK (PIHAK INTERNAL) 1. Bagaimanakah harga jual dari barang yang dijual oleh UD Sinar Pembangunan jika dibandingkan dengan pesaing? 2. Selama ini bagaimanakah pelayanan kepada

Lebih terperinci

Teknik Pengumpulan Data. Prepared By : Dr. Mustakim, MM.

Teknik Pengumpulan Data. Prepared By : Dr. Mustakim, MM. Teknik Pengumpulan Data Prepared By : Dr. Mustakim, MM. Teknik Pengumpulan Data 1. Angket (Questionnaire) a). Angket Terbuka (angket tidak berstruktur) ialah angket yang disajikan dalam bentuk sederhana

Lebih terperinci

RANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAR

RANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAR DIREKTORAT PEMBINAAN SMA DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL RANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAR HAKIKAT PENILAIAN Penilaian merupakan rangkaian kegiatan untuk memperoleh,

Lebih terperinci

Memilih Metode Pembelajaran Matematika

Memilih Metode Pembelajaran Matematika Kegiatan Belajar 1 Memilih Metode Pembelajaran Matematika A. Pengantar Apabila kita ingin mengajarkan matematika kepada anak / peserta didik dengan baik dan berhasil pertam-tama yang harus diperhatikan

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1. DATA VALIDITAS & RELIABILITAS ALAT UKUR

LAMPIRAN 1. DATA VALIDITAS & RELIABILITAS ALAT UKUR LAMPIRAN 1. DATA VALIDITAS & RELIABILITAS ALAT UKUR Kuesioner Gaya Pengasuhan No. Item Spearman Diterima / Ditolak 1 0,304 Diterima 2 0,274 Ditolak 3 0,312 Diterima 4 0,398 Diterima 5 0,430 Diterima 6

Lebih terperinci

INSTRUMEN PENELITIAN (METODE PENELITIAN PENDIDIKAN : DR. HERI RETNAWATI)

INSTRUMEN PENELITIAN (METODE PENELITIAN PENDIDIKAN : DR. HERI RETNAWATI) INSTRUMEN PENELITIAN (METODE PENELITIAN PENDIDIKAN : DR. HERI RETNAWATI) PENGERTIAN & JENIS-JENIS INSTRUMEN PENELITIAN PENGERTIAN Sugiyono (2014:133) Instumen penelitian digunakan untuk mengukur nilai

Lebih terperinci

Perpustakaan Unika LAMPIRAN

Perpustakaan Unika LAMPIRAN LAMPIRAN A. SKALA PENELITIA N IDENTITAS Usia :...tahun Jenis Kelamin : L / P Status Asal Keluarga : Utuh / Cerai PETUNJUK PENGISIAN KUESIONER 1. Bacalah masing-masing pernyataan dengan teliti dan jawablah

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Jenis Penelitian Penelitian yang akan dilaksanakan ini merupakan penelitian korelasional, maka bentuk yang dianggap paling tepat adalah menggunakan bentuk penelitian

Lebih terperinci

LAMPIRAN OLAH DATA SPSS UJI RELIABILITAS & VALIDITAS

LAMPIRAN OLAH DATA SPSS UJI RELIABILITAS & VALIDITAS LAMPIRAN OLAH DATA SPSS UJI RELIABILITAS & VALIDITAS LAMPIRAN IDENTITAS RESPONDEN LAMPIRAN OLAH DATA SPSS UJI VALIDITAS LAMPIRAN KUESIONER LAMPIRAN TABULASI DATA LAIN - LAIN KUESIONER PENELITIAN Sehubungan

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1 KUESIONER. Saya adalah mahasiswi dari Binus University yang sedang melakukan penelitian mengenai

LAMPIRAN 1 KUESIONER. Saya adalah mahasiswi dari Binus University yang sedang melakukan penelitian mengenai LAMPIRAN 1 KUESIONER Kepada Yth. Para Responden Saya adalah mahasiswi dari Binus University yang sedang melakukan penelitian mengenai Gaya Kepemimpinan dan Komunikasi Organisasi terhadap Kepuasan Kerja

Lebih terperinci

BAB 6 SKALA PENGUKURAN DAN INSTRUMEN PENELITIAN. Teknik pengukuran merupakan aturan dan prosedur yang digunakan

BAB 6 SKALA PENGUKURAN DAN INSTRUMEN PENELITIAN. Teknik pengukuran merupakan aturan dan prosedur yang digunakan BAB 6 SKALA PENGUKURAN DAN INSTRUMEN PENELITIAN Teknik pengukuran merupakan aturan dan prosedur yang digunakan untuk menjembatani antara apa yang ada dalam dunia konsep dengan apa yang terjadi di dunia

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. keberhasilan siswa dalam belajar. Guru harus mampu berperan sebagai

BAB I PENDAHULUAN. keberhasilan siswa dalam belajar. Guru harus mampu berperan sebagai BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan di sekolah atau yang sering disebut dengan proses belajar mengajar merupakan interaksi antara guru dengan siswa. Jika guru telah memahami siswanya

Lebih terperinci

No: IDENTITAS RESPONDEN

No: IDENTITAS RESPONDEN No: IDENTITAS RESPONDEN Dikosongkan Usia Status Marital Jumlah Anak Kepada Ibu yang terhormat, Saya NIMAS DWITA FEBRIARIMA dari Fakultas Psikologi Universitas Katolik Soegijapranata Semarang memohon bantuan

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN PUSTAKA. Secara umum, semua aktivitas yang melibatkan psiko-fisik yang menghasilkan

BAB II KAJIAN PUSTAKA. Secara umum, semua aktivitas yang melibatkan psiko-fisik yang menghasilkan 5 BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Pengertian Belajar Belajar adalah kegiatan yang berproses dan merupakan unsur yang fundamental dalam penyelenggaraan setiap jenis dan jenjang pendidikan. Secara umum, semua aktivitas

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. hubungan timbal balik antara guru dan murid yang baik. Untuk itu, selain

BAB I PENDAHULUAN. hubungan timbal balik antara guru dan murid yang baik. Untuk itu, selain 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kondisi belajar yang baik dan memadai sangat membutuhkan hubungan timbal balik antara guru dan murid yang baik. Untuk itu, selain menggunakan strategi belajar mengajar

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Obyek Penelitian Sekolah Dasar Negeri Pagerharjo 02 terletak di Desa Pagerharjo Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati yang dipimpin oleh seorang Kepala

Lebih terperinci

Kuesioner. Saya Edwin Hargono dari mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan

Kuesioner. Saya Edwin Hargono dari mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan Lampiran1 : kuesioner Kuesioner Responden yang terhormat, Saya Edwin Hargono dari mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan Manajemen angakatan 200 Unika Soegijapranata, memohon kesediaan bapak / ibu

Lebih terperinci

SPSS FOR WINDOWS INTRODUCTION

SPSS FOR WINDOWS INTRODUCTION SPSS FOR WINDOWS Abdul Rohman, S.E INTRODUCTION SPSS pada awalnya singkatan dari Statistical Package for the Social Sciences namun seiring dengan perkembangan pasar software ini yang semakin meluas sehingga

Lebih terperinci

LAMPIRAN CODING SHEET 2 TRANSKIP INTERVIEW

LAMPIRAN CODING SHEET 2 TRANSKIP INTERVIEW LAMPIRAN CODING SHEET 2 TRANSKIP INTERVIEW TRANSKIP WAWANCARA INFORMAN 1 (ICHA) NO KATEGORI PERTANYAAN JAWABAN 1 Alasan menjadi Sudah berapa lama Saya ikut bimbel sejak peserta didik di bergabung dalam

Lebih terperinci

KIAT CERDAS MENDIDIK ANAK

KIAT CERDAS MENDIDIK ANAK KIAT CERDAS MENDIDIK ANAK Oleh : Sativa Disampaikan dalam Pembekalan Orangtua Siswa Lembaga Bimbingan Belajar Adzkiya First Colledge 12 Pebruari 2009 Memberi motivasi agar anak berprestasi Setiap orangtua

Lebih terperinci

Eksperimentasi metode pembelajaran TGT (Teams Games

Eksperimentasi metode pembelajaran TGT (Teams Games Eksperimentasi metode pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) pada pokok bahasan fungsi ditinjau dari aktivitas belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas viii semester 1 SMP Negeri

Lebih terperinci

Lampiran 1. Surat Pernyataan. 1. Tujuan dari kuesioner ini adalah pengambilan data untuk skripsi.

Lampiran 1. Surat Pernyataan. 1. Tujuan dari kuesioner ini adalah pengambilan data untuk skripsi. LAMPIRAN Lampiran 1 Surat Pernyataan Dengan ini saya bersedia secara sukarela untuk mengisi kuesioner dengan ketentuanketentuan yang ada dibawah ini. Nama : 1. Tujuan dari kuesioner ini adalah pengambilan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. siswa sangat rendah. Hasil penelitian Suryanto dan Somerset terhadap 16

BAB I PENDAHULUAN. siswa sangat rendah. Hasil penelitian Suryanto dan Somerset terhadap 16 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Hasil belajar matematika sampai saat ini masih menjadi suatu permasalahan yang sering dikumandangkan baik oleh orang tua siswa maupun oleh para ahli. Beberapa hasil

Lebih terperinci

Lampiran 1 SURAT PERMOHONAN SURVEI PENDAHULUAN

Lampiran 1 SURAT PERMOHONAN SURVEI PENDAHULUAN Lampiran SURAT PERMOHONAN SURVEI PENDAHULUAN Lampiran a SURAT IJIN PENELITIAN Lampiran b SURAT IJIN PENELITIAN Lampiran SURAT KETERANGAN PENELITIAN Lampiran LEMBAR PERMOHONAN MENJADI RESPONDEN Saya yang

Lebih terperinci

LAMPIRAN A. Lembar Item Skala Penelitian

LAMPIRAN A. Lembar Item Skala Penelitian 46 LAMPIRAN A Lembar Item Skala Penelitian 47 No: Usia:.. Dalam rangka penyusunan skripsi saya di Fakultas Psikologi Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang, maka saya memohon Anda untuk mengisi 2

Lebih terperinci

*SELAMAT MENGERJAKAN DAN TERIMA KASIH*

*SELAMAT MENGERJAKAN DAN TERIMA KASIH* 68 Identitas Diri Nama : Instansi : Skala ini bertujuan untuk melihat Minat Mengikuti Latihan Kebugaran Tubuh ditinjau dari Kepercayaan Diri dan Persepsi Terhadap Kesehatan pada Pegawai Negeri Sipil. PETUNJUK

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Sedangkan menurut

BAB III METODE PENELITIAN. mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Sedangkan menurut 35 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Menurut Sugiyono (014: ) Metode penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Sedangkan menurut Arikunto

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Penulis. Universitas Kristen Maranatha

KATA PENGANTAR. Penulis. Universitas Kristen Maranatha KATA PENGANTAR Dalam rangka memenuhi tugas akhir, maka penulis bermaksud mengadakan penelitian mengenai Hubungan Antara Konsep Diri dengan Dukungan Orang Tua pada Siswa Kelas II SMU X Lampung yang sedang

Lebih terperinci

Dewi Gayatri, M.Kes.

Dewi Gayatri, M.Kes. Dewi Gayatri, M.Kes. Observasi Wawancara Angket Test Peneliti melakukan pengamatan langsung dengan cara tes, kuesioner, rekaman gambar, rekaman suara Bentuk Observasi non sistematis (tanpa instrumen) Observasi

Lebih terperinci

Lampiran 1. Uji validitas dan reliabilitas. Hasil try out Penyesuaian diri

Lampiran 1. Uji validitas dan reliabilitas. Hasil try out Penyesuaian diri Lampiran 1 Uji validitas dan reliabilitas Hasil try out Penyesuaian diri No Uji Validitas Keterangan 1 0.382 Diterima 2 0.362 Diterima 3 0.232 Ditolak 4 0.411 Diterima 5 0.317 Diterima 6 0.324 Diterima

Lebih terperinci

SKALA AKTUALISASI DIRI REMAJA DITINJAU DARI KELEKATAN REMAJA DAN IBU

SKALA AKTUALISASI DIRI REMAJA DITINJAU DARI KELEKATAN REMAJA DAN IBU SKALA AKTUALISASI DIRI REMAJA DITINJAU DARI KELEKATAN REMAJA DAN IBU IDENTITAS RESPONDEN Kelas :... Usia :...Tahun PETUNJUK 1. Bacalah masing-masing pernyataan dengan teliti dan jawablah dengan sejujur-jujurnya

Lebih terperinci

SKALA PSIKOLOGI. Wahyu Widhiarso

SKALA PSIKOLOGI. Wahyu Widhiarso SKALA PSIKOLOGI Wahyu Widhiarso ELEMEN dalam Skala Psikologi SKALA- seperangkat nomor yang digunakan untuk menjelaskan konstrak psikologis INSTRUMENT- alat yang dipakai untuk menjalakan operasi pengukuran

Lebih terperinci

INDIKATOR DAN INSTRUMEN PENELITIAN

INDIKATOR DAN INSTRUMEN PENELITIAN RESUME PRESENTASI KELOMPOK 5 INDIKATOR DAN INSTRUMEN PENELITIAN Disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Metodologi Penelitian Pendidikan Dosen : Dr. Heri Retnawati, M.Pd Disusun Oleh: Nira

Lebih terperinci

LAMPIRAN A. Alat Ukur Tryout

LAMPIRAN A. Alat Ukur Tryout LAMPIRAN A Alat Ukur Tryout FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA PETUNJUK PENGISIAN KUESIONER 1. Bacalah masing-masing pernyataan di bawah ini dengan teliti dan jawablah dengan sejujur-jujurnya

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Peran guru yang sesungguhnya adalah membuat siswa mau dan tahu

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Peran guru yang sesungguhnya adalah membuat siswa mau dan tahu BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Peran guru yang sesungguhnya adalah membuat siswa mau dan tahu bagaimana cara belajar. Bukan hanya memberi sebanyak mungkin informasi melainkan mencari cara

Lebih terperinci

ANGKET PENELITIAN. Negeri se-kota Yogyakarta tahun ajaran 2012/2013. adalah yang sesuai dengan keadaan diri Anda sebenarnya.

ANGKET PENELITIAN. Negeri se-kota Yogyakarta tahun ajaran 2012/2013. adalah yang sesuai dengan keadaan diri Anda sebenarnya. ANGKET PENELITIAN I. Pengantar Dalam rangka menyelesaikan tugas akhir, saya bermaksud mengadakan penelitian pada siswa kelas VIII SMP Negeri se-kota Yogyakarta tahun ajaran 2012/2013. Tujuan penelitian

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. frekuensi berkunjung di Toko Mas Kerbau Weleri. Penyebaran. umum responden berdasarkan umur mereka:

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. frekuensi berkunjung di Toko Mas Kerbau Weleri. Penyebaran. umum responden berdasarkan umur mereka: 33 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Responden Gambaran umum responden yang menjadi sampel penelitian ini meliputi: umur responden, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, dan frekuensi berkunjung

Lebih terperinci

LAMPIRAN I : KUESIONER KECERDASAN EMOSIONAL. sedang melakukan penelitian mengenai kondisi para dokter muda selama bertugas di

LAMPIRAN I : KUESIONER KECERDASAN EMOSIONAL. sedang melakukan penelitian mengenai kondisi para dokter muda selama bertugas di LAMPIRAN I : KUESIONER KECERDASAN EMOSIONAL Dengan hormat, Saya, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Kristen Maranatha, saat ini sedang melakukan penelitian mengenai kondisi para dokter muda selama

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. dimanipulasi atau diubah ubah. Dengan teknik regresi linier sederhana, peneliti

BAB III METODE PENELITIAN. dimanipulasi atau diubah ubah. Dengan teknik regresi linier sederhana, peneliti BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian regresi. Menurut Sugiyono (2007) regresi adalah suatu penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan

Lebih terperinci

SKALA MINAT MEMBACA. A. Aspek Kesadaran Aspek yang mengungkap seberapa jauh subyek menyadari, mengetahui dan memahami manfaat membaca buku.

SKALA MINAT MEMBACA. A. Aspek Kesadaran Aspek yang mengungkap seberapa jauh subyek menyadari, mengetahui dan memahami manfaat membaca buku. KALA MINAT MEMBACA A. Aspek Kesadaran Aspek yang mengungkap seberapa jauh subyek menyadari, mengetahui dan memahami manfaat membaca buku. 1.aya akan membaca buku apapun karena semuanya pasti akan berguna.

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Menurut Margono (2005: 105),

BAB III METODE PENELITIAN. deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Menurut Margono (2005: 105), 37 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Menurut Margono (2005: 105), Pendekatan kuantitatif

Lebih terperinci

1. a. Seberapa sering kamu dan seluruh keluargamu menghabiskan waktu bersamasama? b. Apa saja yang kamu lakukan bersama dengan keluargamu?

1. a. Seberapa sering kamu dan seluruh keluargamu menghabiskan waktu bersamasama? b. Apa saja yang kamu lakukan bersama dengan keluargamu? Lampiran 1 Kerangka Wawancara Anamnesa Dimensi Cohesion Separateness/Togetherness 1. a. Seberapa sering kamu dan seluruh keluargamu menghabiskan waktu bersamasama? b. Apa saja yang kamu lakukan bersama

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. daya yang terpenting adalah manusia. Sejalan dengan tuntutan dan harapan jaman

BAB I PENDAHULUAN. daya yang terpenting adalah manusia. Sejalan dengan tuntutan dan harapan jaman 1 BAB I PENDAHULUAN 1.2 Latar Belakang Masalah Negara Indonesia bukan hanya merupakan negara yang sedang berkembang melainkan juga negara yang sedang membangun. Dalam usaha untuk membangun itu dibutuhkan

Lebih terperinci

ANGKET SS S TS STS SS S TS STS SS S TS STS SS S TS STS SS S TS STS SS S TS STS SS S TS STS SS S TS STS SS S TS STS SS S TS STS SS S TS STS SS S TS STS

ANGKET SS S TS STS SS S TS STS SS S TS STS SS S TS STS SS S TS STS SS S TS STS SS S TS STS SS S TS STS SS S TS STS SS S TS STS SS S TS STS SS S TS STS ANGKET 1. Bila orangtua mendahulukan kepentingan kakak/ adik saya, saya akan marah. 2. Jika saya tidak setuju dengan pendapat orangtua, saya akan mengatakan tidak setuju. 3. Menceritakan kebodohan kakak/adik

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1 KUESIONER KEMANDIRIAN

LAMPIRAN 1 KUESIONER KEMANDIRIAN LAMPIRAN KUESIONER KEMANDIRIAN Di bawah ini terdapat beberapa pernyataan dengan berbagai kemungkinan jawaban. Saudara diminta untuk memilih salah satu dari pilihan jawaban yang tersedia sesuai dengan keadaan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN 7 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menekankan analisisnya pada data-data numerikal (angka) yang diolah dengan

Lebih terperinci

TOILET TRAINING. C. Faktor-Faktor Yang Mendukung Toilet Training Pada Anak

TOILET TRAINING. C. Faktor-Faktor Yang Mendukung Toilet Training Pada Anak 1 TOILET TRAINING A. Pengertian Toilet Training Toilet Training pada anak adalah latihan menanamkan kebiasaan pada anak untuk aktivitas buang air kecil dan buang air besar pada tempatnya (toilet). B. Tanda-Tanda

Lebih terperinci

63 Perpustakaan Unika LAMPIRAN

63 Perpustakaan Unika LAMPIRAN LAMPIRAN 63 SKALA KECEMASAN PADA WANITA MENOPAUSE Usia : Mulai Menopause umur : Masih Bersuami : ya / tidak Alamat : NO PERNYATAAN SS S TS STS 1. Saya menghadapi masa-masa menopause ini dengan biasa seperti

Lebih terperinci

TINJAUAN LITERATUR: PERSEPSI TENTANG JENIS DATA, SKALA DATA DAN HUBUNGANNYA DENGAN TEKNIK PEMBERIAN SKOR TES

TINJAUAN LITERATUR: PERSEPSI TENTANG JENIS DATA, SKALA DATA DAN HUBUNGANNYA DENGAN TEKNIK PEMBERIAN SKOR TES JMP : Volume 6 Nomor 2, Desember 204, hal. 97-04 TINJAUAN LITERATUR: PERSEPSI TENTANG JENIS DATA, SKALA DATA DAN HUBUNGANNYA DENGAN TEKNIK PEMBERIAN SKOR TES Hendra Kartika Program Studi Pendidikan Matematika,

Lebih terperinci

Lampiran 1. Hasil Validitas dan Reliabilitas

Lampiran 1. Hasil Validitas dan Reliabilitas Lampiran 1 Hasil Validitas dan Reliabilitas VALIDITAS KONSEP DIRI NO Item VALIDITAS KETERANGAN 1. 0.410 Diterima 2. 0.416 Diterima 3. 0.680 Diterima 4. 0.421 Diterima 5. 0.174 Ditolak 6. 0.474 Diterima

Lebih terperinci

MENYUSUN INSTRUMEN YANG VALID Dalam menyusun dan menganalisis instrument non tes pada makalah ini, kami menggunakan Skala Likert supaya dalam

MENYUSUN INSTRUMEN YANG VALID Dalam menyusun dan menganalisis instrument non tes pada makalah ini, kami menggunakan Skala Likert supaya dalam MENYUSUN INSTRUMEN YANG VALID Dalam menyusun dan menganalisis instrument non tes pada makalah ini, kami menggunakan Skala Likert supaya dalam penafsiran instrumen dapat disimpulkan. Menurut Popham (1995:187)

Lebih terperinci

TEKNIK PENILAIAN TES NON TES

TEKNIK PENILAIAN TES NON TES TEKNIK PENILAIAN TES NON TES TES Cara/prosedur (yang ditempuh) dalam rangka pengukuran & penilaian Mengapa kita melakukan tes? Apa yang perlu di tes? Tes yang bagaimana yang dapat digunakan? Kapan kita

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Pendidikan merupakan wahana untuk mengembangkan dan meningkatkan

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Pendidikan merupakan wahana untuk mengembangkan dan meningkatkan BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Pendidikan merupakan wahana untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Salah satu usaha untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. station. Anak-anak, remaja, bahkan sampai dewasa sangat menyenangi

BAB I PENDAHULUAN. station. Anak-anak, remaja, bahkan sampai dewasa sangat menyenangi BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Mainan elektronik saat ini bertebaran seperti jamur pada musim hujan, karena di setiap daerah selalu ada tempat penyewaan atau yang disebut rental play station.

Lebih terperinci

Kalender Doa Agustus 2015 Berdoa Bagi Wanita Korban Kekerasan Rumah Tangga

Kalender Doa Agustus 2015 Berdoa Bagi Wanita Korban Kekerasan Rumah Tangga Kalender Doa Agustus 2015 Berdoa Bagi Wanita Korban Kekerasan Rumah Tangga Suami Rosa biasa memukulinya. Ia memiliki dua anak dan mereka tidak berani berdiri di hadapan ayahnya karena mereka takut akan

Lebih terperinci

Tukang Grafir. Dari Kumpulan Cerpen "Keberanian Manusia"

Tukang Grafir. Dari Kumpulan Cerpen Keberanian Manusia Dari Kumpulan Cerpen "Keberanian Manusia" Tukang Grafir Hanya ada satu tukang grafir di kota kami dan kebetulan dia adalah paman saya. Kalau dia bercakap dengan saya akhir-akhir ini, dia takkan bercerita

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. ditetapkan terlebih dahulu sebelum penelitian dilakukan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif dengan

BAB III METODE PENELITIAN. ditetapkan terlebih dahulu sebelum penelitian dilakukan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif dengan BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Rancangan penelitian merupakan suatu rancangan kerja penelitian yang akan digunakan dalam penelitian, oleh karena itu rancangan penelitian harus ditetapkan

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Saya mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Kristen Marantha. bersama ini memohon kesediaan Bapak/Ibu untuk meluangkan waktu untuk

KATA PENGANTAR. Saya mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Kristen Marantha. bersama ini memohon kesediaan Bapak/Ibu untuk meluangkan waktu untuk Lampiran 1 KATA PENGANTAR Dengan hormat, Saya mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Kristen Marantha bersama ini memohon kesediaan Bapak/Ibu untuk meluangkan waktu untuk mengisi kuesioner yang ada di

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN PUSTAKA

BAB II KAJIAN PUSTAKA BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1. Kajian Teori 2.1.1. Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan yang menjadi identitas bangsa Indonesia. Untuk menjaga kelestarian dan kemurnian bahasa Indonesia

Lebih terperinci

Lampiran 1. Data Penunjang dan Kuesioner Self Esteem dan Jealousy. Frekuensi bertemu dengan pasangan : Sering ( setiap hari )

Lampiran 1. Data Penunjang dan Kuesioner Self Esteem dan Jealousy. Frekuensi bertemu dengan pasangan : Sering ( setiap hari ) Lampiran 1. Data Penunjang dan Kuesioner Self Esteem dan Jealousy DATA PRIBADI Nama ( inisial ) : Jenis Kelamin : Usia : Fakultas : Frekuensi bertemu dengan pasangan : Sering ( setiap hari ) Kadang-kadang

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian 3.1.1.Setting Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Sukoharjo 01 Kec. Pabelan Kab. Semarang. Karakteristik kondisi

Lebih terperinci

Penelitian tindakan kelas ini diawali dengan wawancara dan observasi. awal, yaitu pembelajaran yang berlangsung secara alamiah, kemudian dilakukan

Penelitian tindakan kelas ini diawali dengan wawancara dan observasi. awal, yaitu pembelajaran yang berlangsung secara alamiah, kemudian dilakukan 71 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Pra Penelitian Penelitian tindakan kelas ini diawali dengan wawancara dan observasi awal, yaitu pembelajaran yang berlangsung secara alamiah, kemudian dilakukan

Lebih terperinci

LAMPIRAN A SKALA PENELITIAN

LAMPIRAN A SKALA PENELITIAN 54 LAMPIRAN A SKALA PENELITIAN 55 No. Jurusan Semester Pekerjaan : : : : PETUNJUK PENGISIAN SKALA 1. Skala ini terdiri dari 2, skala yang pertama berjumlah 30 item dan skala yang kedua berjumlah 42 item.

Lebih terperinci

INSTRUMEN PENELITIAN

INSTRUMEN PENELITIAN Pertemuan 6 INSTRUMEN PENELITIAN Pengumpulan data merupakan bagian terpenting dalam penelitian, karena kesimpulan hasil penelitian sangat bergantung pada data yang terkumpul, metode pengumpulan data, dan

Lebih terperinci

Tri haryatmo LPPKS. Mengembangkan strategi pembelajaran dan Penyusunan Evaluasi. Deskripsi Tugas

Tri haryatmo LPPKS. Mengembangkan strategi pembelajaran dan Penyusunan Evaluasi. Deskripsi Tugas Deskripsi Tugas Tri haryatmo LPPKS Buatlah sebuah resume dari semua bahan bacaan yang terdapat pada sub materi ini dalam sebuah paragraf. Kriteria Resume 1. Memiliki ide utama yang didukung oleh penjelasan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. bahasa inggris Natural Sains secara singkat sering disebut Science. Natural

BAB I PENDAHULUAN. bahasa inggris Natural Sains secara singkat sering disebut Science. Natural BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Ilmu pengetahuan alam atau IPA merupakan terjemahan dari kata-kata bahasa inggris Natural Sains secara singkat sering disebut Science. Natural artinya alamiah,berhubungan

Lebih terperinci

UJIAN MINAT BELAJAR (Soal Selidik) Bil Pernyataan (item) Jumlah Skor

UJIAN MINAT BELAJAR (Soal Selidik) Bil Pernyataan (item) Jumlah Skor UJIAN MINAT BELAJAR (Soal Selidik) Arahan : Sila tandakan (/) pada item berikut sama ada pada ruangan (Y) bagi Ya (bertepatan dengan diri anda) atau ruangan (T) bagi Tidak (tidak bertepatan dengan diri

Lebih terperinci

NAMA :ANDI SUBANDRIYO NIM. :Q

NAMA :ANDI SUBANDRIYO NIM. :Q PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, IKLIM ORGANISASI, DAN TINGKAT PENGHASILAN GURU TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU DI SD SEGUGUS MAJAPAHIT KECAMATAN KARTASURA T E S I S Disusun Oleh: NAMA :ANDI SUBANDRIYO

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. menikmati masa remajanya dengan baik dan membahagiakan, sebab tidak jarang

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. menikmati masa remajanya dengan baik dan membahagiakan, sebab tidak jarang BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Masa remaja merupakan masa yang indah, tetapi tidak setiap remaja dapat menikmati masa remajanya dengan baik dan membahagiakan, sebab tidak jarang beberapa permasalahan

Lebih terperinci