INDONESIA Laporan Tahunan 2012

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "INDONESIA Laporan Tahunan 2012"

Transkripsi

1 INDONESIA Laporan Tahunan 2012

2 3 DAFTAR ISI PESAN DARI PERWAKILAN UNICEF 5 TENTANG INDONESIA 6 TUMBUH BESAR DI INDONESIA 8 APA YANG KAMI LAKUKAN 11 HASIL PEKERJAAN KAMI Kelangsungan Hidup dan Perkembangan Anak Pendidikan dan Perkembangan Remaja Perlindungan Anak Kebijakan Sosial dan Monitoring Komunikasi, Mobilisasi Sumber Daya dan Kemitraan PEMASUKAN 21

3 4 5 PESAN DARI PERWAKILAN UNICEF Perkenankan saya menyampaikan laporan tahunan kami untuk tahun 2012 dan memberitahu Anda bagaimana kami menggunakan dana kami untuk membuat perbedaan yang nyata dalam kehidupan anak-anak di Indonesia. Tahun ini merupakan kelanjutan dari perjalanan kami untuk membantu anak yang paling rentan, bekerjasama dengan Pemerintah Indonesia, organisasi lain, dan yang paling penting dengan Anda, donor kami dan pendukung kami. Indonesia terus menunjukkan kemajuan yang pesat untuk mengangkat populasinya yang besar keluar dari kemiskinan dan menyampaikan hasil kemajuan itu bagi seluruh warga negara. Namun demikian, jutaan anak dan kaum perempuan masih jauh tertinggal di peningkatan status negara menjadi negara berpenghasilan menengah dan masih banyak yang harus dikerjakan. Misalnya, Indonesia masih memiliki jumlah orang tertinggi kedua yang buang air besar di tempat terbuka karena mereka tidak memiliki jamban yang memadai. Indonesia adalah negara ketiga terbesar dalam jumlah anak yang belum diimunisasi dan kelima terbesar dalam jumlah anak yang menderita hambatan pertumbuhan, yang sangat berdampak pada kemampuan mereka untuk mengembangkan potensi fisik dan mental mereka secara penuh. Apakah seorang anak akan hidup atau meninggal, bersekolah atau dilindungi dari penyalahgunaan banyak tergantung dari dimana mereka tinggal, seberapa miskin keluarga mereka dan bahkan apakah ia laki-laki atau perempuan. UNICEF berkomitmen untuk memperkecil kesenjangan antara mereka yang telah menikmati hasil kemajuan dan mereka yang masih terpinggirkan. Kami melakukan ini dengan bekerja sama dengan pemerintah dan pihak-pihak lain untuk lebih memahami situasi anak-anak di Indonesia; melakukan advokasi untuk kebijakan, undang-undang dan program yang lebih baik yang dapat meningkatkan hak-hak anak di Indonesia; memperkenalkan inovasi yang dapat mengatasi tantangantantangan yang mempengaruhi kehidupan anak; membantu meningkatkan kualitas pelayanan sosial bagi anak; bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menjangkau pihak-pihak yang belum terjangkau, dan menciptakan ruang bagi anak-anak dan remaja dimana mereka bisa mengungkapkan keprihatinan mereka dan berpartisipasi dalam menangani isu-isu yang mempengaruhi mereka. Saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia, mitra kami dan terutama Anda, donor kami atas pekerjaan dan dukungan tanpa lelah yang kami terima. Anak-anak sangat penting karena mereka adalah masa depan dari dunia yang kita impikan. Angela Kearney Perwakilan UNICEF di Indonesia Jika Anda ingin tahu lebih banyak, kunjungi: atau berteman di Facebook kami: Anda juga bisa mengikuti kami di Twitter: twitter.com/ UNICEFIndonesia. Kami akan senang jika Anda menghubungi kami!

4 6 7 TENTANG kemiskinan dan peminggiran terkonsentrasi di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat, dimana terdapat lebih dari separuh Investasi yang lebih besar diperlukan di banyak wilayah air dan sektor sanitasi, termasuk koordinasi yang lebih baik antara para mitra, INDONESIA penduduk Indonesia. Salah satu bidang pembangunan yang tidak merata adalah kelangsungan hidup anak dan ibu. Angka kematian ibu di Indonesia telah meningkat sejak 1997, meskipun lambat, tapi peningkatan kapasitas pemerintah daerah tingkat kabupaten/kota, dan kesadaran masyarakat yang lebih baik tentang praktekpraktek kebersihan yang dapat melindungi anakanak dari penyakit. masih tiga kali lipat dibandingkan Vietnam dan 6 Tantangan lain bagi kesehatan anak dan kali lipat China atau Malaysia. perempuan di Indonesia adalah epidemi HIV, yang merupakan salah satu tercepat Indonesia dalam berbagai hal dianggap sebagai kisah sukses di wilayah Asia dan Pasifik. Indonesia telah mengalami perubahan besar di bidang politik, sosial, dan ekonomi dalam 15 tahun terakhir, yang kemudian muncul sebagai sebuah kekuatan demokrasi yang hidup dan stabil dan ekonomi terbesar di Asia Tenggara. separuh dari penduduk Indonesia tidak punya lebih dari US$1,75 per hari untuk bisa hidup. Hidup sangat dekat dengan garis kemiskinan menyebabkan kelompok populasi ini sangat rentan terhadap goncangan eksternal yang bisa dengan mudah mendorong mereka kembali ke dalam jurang kemiskinan. Kemiskinan anak di Di ibukota Jakarta, mayoritas kaum perempuan (97%) melahirkan dengan bantuan tenaga terlatih, dibandingkan dengan hanya sepertiga (33%) di Maluku. Akses dan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan persalinan perlu ditingkatkan, untuk mencegah timbulnya kematian yang tidak perlu ini. perkembangannya di Asia. Hampir 10 orang meninggal karena AIDS setiap hari, dan di tahun 2008 diperkirakan sekitar anak dan remaja hidup dengan HIV, dimana tujuh orang anak terinfeksi HIV setiap harinya. Remaja bertanggung jawab atas hampir seperlima kasus HIV baru di tahun 2011, yang Sejak pulih dari krisis ekonomi di tahun 1998, yang menyebabkan jutaan penduduk jatuh miskin, Indonesia telah menjadi negara berpenghasilan menengah dengan penghasilan per kapita sekitar US$ Pengentasan kemiskinan di kalangan 237,6 juta penduduk Indonesia juga cukup mengesankan. Proporsi penduduk yang hidup kurang dari US$1 per hari turun dari 20,6% di tahun 1990 menjadi 5,9% di tahun Namun demikian, Indonesia bahkan lebih besar dari kemiskinan orang dewasa, yang dialami oleh 44,4 juta anak atau lebih dari 50% dari seluruh anak. Angka ini menunjukkan bahwa tidak setiap orang bisa memperoleh manfaat dari transformasi yang terjadi di Indonesia, dan anak-anak adalah pihak yang paling banyak terkena dampaknya. Angka kemiskinan tertinggi bisa ditemukan di Indonesia Timur sementara jumlah anak terbesar yang menderita akibat Seorang anak akan sangat beresiko meninggal bila ia mengalami gizi buruk, dan data menunjukkan bahwa tidak banyak peningkatan dalam menangani kondisi ini, terutama di kalangan penduduk miskin. Akses pada air minum yang aman, sanitasi yang memadai dan kebersihan juga penting untuk kelangsungan hidup anak, tapi Indonesia masih perlu menjangkau 56,8 juta orang lain untuk mendapatkan air bersih di tahun menunjukkan perlunya strategi dan program pencegahan untuk kelompok rentan ini. Perkembangan usia dini (PAUD) memberikan kepada anak yang kurang beruntung awal kehidupan yang lebih adil melalui kehamilan yang sehat, persalinan dengan tenaga terlatih, perawatan pasca melahirkan dan stimulasi awal. Oleh sebab itu, ini merupakan sebuah komponen penting dalam fokus UNICEF pada kesetaraan. Program-program PAUD Kemajuan ke arah pencapaian Tujuan Pembangunan Milenium (MDG) cukup signifikan. Menurut laporan pemerintah terakhir, empat dari 35 indikator yang langsung terkait dengan kesejahteraan perempuan dan anak telah dipenuhi dan 20 indikator berada di jalur untuk dicapai. TAPI: anak masih meninggal setiap tahun sebelum mencapai usia lima tahun.

5 8 9 TUMBUH BESAR DI INDONESIA FAKTA DAN ANGKA NASIONAL 2 dari 10 kelahiran tidak ditangani oleh tenaga kesehatan terlatih GAMBARAN DISPARITAS Di tujuh propinsi Indonesia Timur, 1 dari 3 kelahiran terjadi tanpa bantuan dari tenaga terlatih membantu mengurangi disparitas sosial dan ekonomi dan ketidaksetaraan gender yang memecah masyarakat dan lebih disukai daripada tindakan remedial yang mahal. Di Indonesia, anak-anak terlambat masuk ke dalam pendidikan usia dini (sekitar usia 5-6 tahun), program-program pra-sekolah dan masyarakat menawarkan beragam pelayanan yang tidak sama kualitasnya. Perlu sekali untuk menangani kesenjangan ini dengan melibatkan masyarakat dalam melakukan pemantauan terhadap kehadiran anak di sekolah, dengan memberikan pendidikan kesempatan kedua kepada anak yang tidak sempat bersekolah di sekolah formal dan dengan meningkatkan pendanaan dari pemerintah untuk PAUD. merehabilitasi korban, bukannya melakukan pencegahan terhadap tindak kekerasan. Untuk meningkatkan perlindungan anak, Indonesia perlu meningkatkan usaha-usaha pencegahan, meningkatkan kapasitas pekerja sosial di seluruh tingkatan pemerintahan dan memberikan pelayanan pendampingan kepada anak yang paling beresiko. 1 dari 23 anak meninggal sebelum usia 5 tahun 1 dari 11 anak meninggal sebelum usia 5 tahun di tiga propinsi Indonesia Timur Untuk bisa tumbuh dan belajar, anak-anak perlu hidup secara aman dan tenang. Indonesia telah mengambil langkah-langkah untuk 1 dari 3 anak balita terhambat pertumbuhannya 40% anak balita di daerah pedesaan terhambat pertumbuhannya membangun lingkungan legal dan kebijakan untuk melindungi anak dari kekerasan, penyalahgunaan, penelantaran, dan eksploitasi. Namun masih ada kecenderungan untuk rumah tangga tidak memiliki akses pada sanitasi yang memadai Rumah tangga perkotaan dua kali berkemungkinan untuk mendapatkan akses untuk meningkatkan sanitasi dibandingkan rumah tangga pedesaan % 7% anak terdaftar di sekolah dasar Indonesia punya hampir sembilan kasus HIV baru untuk setiap penduduk anak usia 5-17 tahun terlibat dalam pekerjaan anak Anak-anak dari keluarga miskin berkemungkinan empat kali lebih besar untuk putus sekolah dibandingkan anakanak dari keluarga kaya Meski hanya memiliki 1,5% dari populasi Indonesia, 15% kasus HIV baru terjadi di Tanah Papua Prevalensi pekerja anak di daerah pedesaan empat kali lebih besar dari anak di daerah perkotaan Di bidang pendidikan, Indonesia telah mencapai kemajuan luar biasa untuk pencapaian MDG di bidang pendidikan dasar universal dan kesetaraan gender. Namun demikian, masih ada sekitar 2,3 juta anak usia 7-15 tahun yang tidak bersekolah. Propinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat, dimana terdapat sebagian besar penduduk Indonesia, ada 42% anak putus sekolah.

6 10 11 APA YANG KAMI LAKUKAN BEKERJA UNTUK MEMPERKECIL KESENJANGAN UNTUK ANAK- ANAK INDONESIA UNICEF telah mendukung anak-anak dan kaum perempuan di Indonesia sejak tahun 1948, ketika pulau Lombok dilanda kemarau panjang dan UNICEF membantu mencegah kelaparan. Saat ini UNICEF bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia dan mitranya untuk menangani tantangan utama lainnya bagi anak-anak dan perempuan yaitu meningkatnya ketidaksetaraan dalam akses pada pelayanan sosial dan luaran dalam kesehatan, gizi, pendidikan dan perlindungan anak dalam konteks negara berpenghasilan menengah. Melalui lima bidang pekerjaannya, program UNICEF untuk tahun fokus untuk memperkecil ketidaksetaraan untuk anak-anak Indonesia. UNICEF sekarang bekerja dengan para pembuatan keputusan untuk memastikan bahwa keputusan-keputusan politik, sosial, dan ekonomi yang tepat dibuat dan untuk melakukan advokasi untuk kebijakan, anggaran dan program yang dilakukan demi anak-anak dan perempuan yang paling tidak beruntung. Strategi utama untuk mencapai ini melibatkan advokasi untuk hak-hak anak, peningkatan kapasitas sistem dan institusi pemerintah, peningkatan praktek-praktek terbaik dan kesiapan dan tanggap darurat. Di samping bekerja di tingkat nasional, dukungan diberikan kepada program-program pemerintah di 14 propinsi yang memiliki statistik anak dan perempuan terburuk (lihat peta di samping). Di propinsi-propinsi ini terdapat 165,5 juta penduduk, yang 52 juta di antaranya adalah anak-anak.

7 12 13 HASIL PEKERJAAN KAMI KELANGSUNGAN HIDUP DAN PERKEMBANGAN ANAK Memprioritaskan gizi anak Gizi buruk, terutama pertumbuhan yang terhambat, merupakan sebuah masalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia. Untuk mengatasi tantangan itu, UNICEF mendukung sejumlah inisiatif di tahun 2012 untuk menciptakan lingkungan nasional yang kondusif untuk gizi. Ini meliputi peluncuran Gerakan Sadar Gizi Nasional (Scaling Up Nutrition SUN) dan mendukung pengembangan regulasi tentang pemberian ASI eksklusif, rencana nasional untuk mengendalikan gangguan kekurangan iodine, panduan tentang pencegahan dan pengendalian parasit intestinal dan panduan tentang suplementasi multi-nutrient perempuan dan anak di Klaten, Jawa Tengah. Manajemen masyarakat tentang gizi buruk akut dan pemberian makan bayi dan anak menjelma menjadi sebuah paket holistik untuk menangani gizi buruk, sementara pengendalian gizi anak dan malaria ditangani bersama untuk mencegah pertumbuhan yang terhambat (stunting). Menjangkau anak dan perempuan dengan pelayanan kesehatan berdampak besar Di samping gizi, intervensi kesehatan berdampak besar lainnya didukung secara nasional dan berdasar. Dengan dukungan dari UNICEF, Cluster Island Approach, yang mengintegrasikan pelayanan kesehatan ibu dan anak di semua kelompok di pulau-pulau terpencil, dijadikan model di Maluku Tengah Barat. Inisiatif tersebut dikembangkan ke 11 kabupaten di propinsi Maluku. Rumah tunggu ibu untuk ibu hamil yang beresiko juga dimasukkan dalam inisiatif tersebut. Kemajuan juga dilakukan dalam manajemen kasus masyarakat (Community Case Management CCM) dari penyakit anak yang besar di Papua, dimana CCM direplikasi melalui program Flying Health Care di delapan kabupaten, dan secara nasional melalui pengembangan manajemen terpadu berbasis masyarakat nasional untuk panduan penyakit anak, menggunakan pelajaran yang dipetik di lapangan. Juga penting untuk menyelamatkan jiwa anak adalah dengan memastikan bahwa keluarga memiliki akses pada pelayanan imunisasi yang berkualitas. Di tahun 2012, UNICEF bermitra dengan pemerintah dan pihak lain untuk melakukan kajian dan penilaian untuk menelaah Program Imunisasi Indonesia, melalui mana anak balita divaksinasi dari penyakit anak yang bisa dicegah seperti campak. Ini antara lain meliputi telaah dan penilaian program campak dari pelayanan vaknisasi yang tengah berlangsung. Temuan dari kajian ini telah membantu mengembangkan strategi yang lebih baik tentang bagaimana memberikan vaksin, Vitamin A dan pelayanan lain di daerah terpencil yang sulit dijangkau. Pemerintah, dengan dukungan dari UNICEF, terus melakukan penghapusan rintangan untuk pencegahan malaria dan pelayanan kontrol di kabupaten-kabupaten yang tinggi endeminya di Indonesia bagian timur, meskipun ada tantangan akses geografis dan kualitas layanan. Sebaliknya, di Indonesia bagian barat, terutama di Aceh, UNICEF bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk menghapuskan bahaya malaria dengan memusnahkan parasit itu sendiri. Dalam hal ini, UNICEF memfasilitasi kerjasama dengan masyarakat, sektor swasta (terutama pariwisata), dan fasilitas kesehatan publik untuk membangun sebuah sistem surveilans yang cepat dan efektif untuk memusnahkan parasit malaria secara menyeluruh. Menyediakan dasar-dasar kehidupan Tanpa air bersih, sanitasi dan kebersihan yang layak, seluruh intervensi dukungan UNICEF di bidang kesehatan, gizi, dan pendidikan akan sia-sia. Di tahun 2012, UNICEF membantu 19 dari 25 kabupaten miskin di Indonesia timur, untuk mencapai target MDG untuk air bersih dan sanitasi. Pemerintah daerah telah meningkatkan model air di pedesaan, sanitasi, dan kebersihan (WASH) yang didemonstrasikan oleh UNICEF di bawah program nasional seperti Community Led Total Sanitation (CLTS), sebuah inisiatif yang melibatkan masyarakat untuk mencapai sanitasi yang memadai bagi semua orang di tingkat desa atau kabupaten. Otoritas kabupaten di 25 kabupaten itu mengembangkan rencana strategis WASH dan anggaran setelah mendapatkan advokasi dan bantuan teknis dari UNICEF. Rencana ini disetujui oleh otoritas propinsi dan sedang dilaksanakan. Pekerjaan juga sudah dimulai untuk meningkatkan sebuah model untuk meningkatkan akses pada air bersih dan sanitasi memadai di daerah kumuh di perkotaan. Sebagai akibat dari advokasi intensif yang dilakukan oleh UNICEF dan para Capaian utama di tahun 2012 adalah penghapusan malaria di Sabang, propinsi Aceh melalui penyaringan darah dan pengobatan massal. Kemajuan penghapusan malaria di Sabang diakui secara nasional dan internasional sebagai model praktek terbaik, dan memenangkan penghargaan MDG 2012 dari Presiden Indonesia.

8 14 15 mitra, pemerintah mencanangkan WASH di sekolah-sekolah sebagai sebuah prioritas. WASH dalam panduan sekolah dikembangkan untuk praktek standard di bidang ini. Mengubah sikap dan perilaku Sikap dan perilaku dalam kehidupan seharihari barangkali memiliki pengaruh paling besar pada kesehatan manusia, dan dengan demikian pada akhirnya pada kehidupan keluarga dan anak-anak. Di Indonesia, memastikan praktek-praktek penyelamatan hidup seperti pemberian ASI eksklusif dalam enam bulan pertama, mencuci tangan dengan sabun dan segera membawa anak yang sakit berobat medis, tetap merupakan tantangan utama. Mempromosikan perubahan perilaku di bidang-bidang ini di kalangan masyarakat merupakan prioritas utama bagi UNICEF. Di tahun 2012, pemerintah dan pekerja kesehatan NGO dan para bidan dilatih tentang konseling gizi di Klaten (Jawa Tengah) dan Sikka (Nusa Tenggara Timur). Sebuah strategi untuk meningkatkan permintaan publik akan, dan cakupan dari, imunisasi dikembangkan bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, di bidang sanitasi, UNICEF juga mendukung pelatihan masyarakat tentang CLTS untuk menghapuskan buang air besar di tempat terbuka. Program-program CLTS diimplementasikan di 161 desa dengan dukungan dari UNICEF, dan 79 desa dinyatakan sebagai daerah bebas buang air terbuka di akhir tahun PENDIDIKAN DAN PERKEMBANGAN REMAJA Menangani ketidaksetaraan dalam akses Meskipun secara keseluruhan antara masuk sekolah dasar cukup tinggi, sebuah kajian tentang Anak Putus Sekolah yang dilakukan bersama oleh Kementerian Pendidikan, UNESCO, dan UNICEF di tahun 2011 menunjukkan bahwa 2,5 juta anak usia 7-15 tahun masih tidak bersekolah, dimana kebanyakan dari mereka putus sekolah sewaktu masa transisi dari SD ke SMP. Di tahun 2012, UNICEF bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan mitra lain, memusatkan perhatiannya pada pengembangan kerangka lingkungan kebijakan yang tepat untuk membawa anak-anak itu kembali ke sekolah. Ini dicapai dengan melakukan analisis tentang kesenjangan, hambatan, dan sumbatan dalam akses pendidikan di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pekerjaan analitis ini membantu otoritas pendidikan setempat untuk mengembangkan kebijakan pendidikan yang fokus pada kesetaraan dan rencana strategis pendidikan kabupaten, serta meningkatkan Di Papua, Papua Barat, NTT (Nusa Tenggara Timur) dan Sulawesi Selatan, sebuah program WASH yang komprehensif di sekolah-sekolah diujicobakan di 112 sekolah, yang menjangkau lebih dari siswa dan guru dengan fasilitas yang meningkat dan praktek kebersihan yang lebih baik. komitmen dari pemerintah pusat untuk mendukung anak-anak putus sekolah. Bekerja sama dengan pemerintah propinsi di Papua dan Papua Barat, staf pendidikan dilatih dalam manajemen data, penganggaran, perencanaan, dan pertanggungjawaban keuangan. Hasil dari proses ini mencakup peningkatan dukungan untuk menghapuskan uang sekolah di daerah pedesaan dan daerah terpencil, revisi kurikulum dan peningkatan pendanaan untuk sekolah di daerah yang kurang terlayani. Partisipasi masyarakat yang lebih besar dalam manajemen sekolah UNICEF memberikan bantuan teknis kepada mitra kabupaten untuk melaksanakan manajemen berbasis sekolah, yang memberikan masyarakat, kepala sekolah dan pendidik kepemimpinan yang lebih besar dalam menjalankan sekolah mereka. Pendekatan itu membantu sekolah meningkatkan perencanaan dan penganggaran mereka untuk mengembangkan akses pendidikan dan kualitas untuk anak-anak rentan dan terpinggirkan. Di samping itu, dengan meningkatkan pengumpulan data untuk memonitor anak yang tidak bersekolah, dengan menggunakan Sistem Informasi Pendidikan Berbasis Masyarakat, UNICEF mendukung kecamatan-kecamatan untuk memonitor akses dan retensi remaja usia tahun dalam pendidikan dasar. Memberikan perkembangan anak usia dini yang komprehensif Kurang dari sepertiga dari 30 juta anak usia 0-6 tahun di Indonesia memiliki akses pada program PAUD, dengan mayoritas dari mereka yang tidak terlayani tinggal di daerah pedesaan dan berasal dari keluarga miskin. UNICEF bersama dengan pemerintah bekerja untuk mengembangkan sebuah kerangka kebijakan yang komprehensif untuk mengimplementasikan berbagai komponen yang saling terkait dari PAUD. Komponen-komponen tersebut meliputi pengasuhan, stimulasi awal, pembelajaran dini, gizi, kesehatan (termasuk akses pada air bersih dan sanitasi), HIV dan AIDS dan perlindungan dalam seluruh situasi dari kehamilan melalui transisi dari rumah ke sekolah. Di bawah kepemimpinan Kementerian Koordinasi Kesejahteraan Rakyat, Keputusan Presiden tentang PAUD dibuat rancangannya di tahun 2012 dan diharapkan akan disahkan di tahun Ini akan menuntun koordinasi dan mobilisasi sumber daya program PAUD berkualitas yang menangani berbagai aspek dari anak usia dini secara terpadu dari seluruh kementerian yang terkait. Untuk mendukung proses ini, UNICEF memberikan bantuan teknis kepada pemerintah di tingkat nasional, propinsi, dan kabupaten dalam membuat rancangan regulasi dan memperkenalkannya, serta mendukung mereka dalam menyiapkan panduan anggaran nasional untuk menuntun proses implementasinya. Bekerja dengan orang muda Remaja dan orang muda juga merupakan prioritas bagi pemerintah dan UNICEF, mengingat bahwa mereka merupakan seperempat dari populasi Indonesia. Sebuah analisis situasi tahun 2012 tentang anak usia tahun menunjukkan bahwa mereka miliki akses yang terbatas pada pelayanan sosial yang ramah anak, tidak tahu akan hak mereka atas bantuan sosial,

9 16 17 betapa rendah tingkat pengetahuan mereka komponen yang saling terkait seperti dan lapas dalam memberikan pelayanan riset nasional terkemuka yang bekerja tentang bagaimana mencegah HIV dan undang-undang dan kebijakan yang standar kepada anak-anak yang ditahan untuk isu-isu kemiskinan, dibangun untuk tentang kesehatan seksual, dan berjuang mendukung, kesejahteraan sosial, keadilan, atau ditangkap. memfasilitasi pembuatan dan penggunaan dengan kekerasan dan penyalahgunaan alkohol di sekolah dan masyarakat. Untuk mempromosikan perkembangan remaja, Kementerian Kesehatan, bekerja sama dengan UNICEF, UNFPA, dan WHO, meningkatkan program kesehatan yang ramah remaja (AFHP). Prosedur operasi standar dan perangkat monitoring dan evaluasi dikembangkan, dan AFHP diujicobakan di Aceh. Dampak dari HIV pada remaja juga ditangani di propinsi-propinsi, melalui sebuah kerangka institusional yang baru dikembangkan untuk respon sektor pendidikan pada HIV. Bekerjasama dengan pemerintah propinsi Aceh, UNICEF melakukan sebuah jajak cepat tentang kebijakan dan program yang ada di semua sektor yang menangani isu-isu pemuda, untuk mengumpulkan bukti dan data tentang situasi pemuda Papua PERLINDUNGAN ANAK Mengikat simpul bersama Membangun sebuah sistem perlindungan anak yang efektif melibatkan beberapa sistem data, dan promosi perubahan perilaku positif di masyarakat. Untuk membangun sebuah kerangka hukum dan kebijakan, undang-undang daerah, yang sesuai dengan sistem yang membangun perlindungan anak, diadopsi di dua kabupaten (Surakarta dan Klaten) dan rancangan dibuat di tiga propinsi (Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Nusa Tenggara Timur). Rencana pembangunan jangka menengah kabupaten yang menjadikan perlindungan anak sebuah prioritas diadopsi di Klaten dan Surakarta. Membangun kapasitas di bidang perlindungan anak Untuk memperkenalkan Undang-undang Peradilan Anak kepada polisi, sebuah panduan pelatihan diselesaikan di tahun 2012 dan sebuah tim pelatihan polisi dibentuk. Program pelatihan akan digulirkan di seluruh negeri di tahun Prosedur operasi standard dalam menangani anak yang berhadapan dengan hukum dibuat rancangannya dan akan memandu polisi, pekerja sosial, dan petugas rumah tahanan Sistem kesejahteraan sosial memperoleh manfaat dari sebuah gerakan untuk mengintegrasikan pelatihan tentang perlindungan anak ke dalam program pelatihan jabatan untuk pekerja sosial. Praktek dari pekerjaan sosial yang berkaitan dengan perlindungan anak ditingkatkan dengan bantuan teknis dari Griffich University di Australia, dan sebuah pilot nasional dimulai di Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan untuk mengembangkan sebuah model pekerjaan sosial yang khas Indonesia yang mengambil pengasuhan anak berbasis keluarga sebagai titik masuk. KEBIJAKAN SOSIAL DAN MONITORING Menghasilkan bukti Dengan 44,3 juta anak Indonesia yang hidup dalam kemiskinan, mengurangi disparitas sosial adalah sebuah keharusan. UNICEF bekerja sama dengan sejumlah mitra di tahun 2012 untuk menangani kemiskinan akan tingkat tinggi. Sebuah kemitraan yang strategis dengan SMERU, sebuah lembaga bukti dalam mengarusutamakan isu-isu anak ke dalam kebijakan dan program-program pengurangan kemiskinan di Indonesia. Kemitraan itu memperkuat akses UNICEF ke data terakhir tentang anak dan kesetaraan, serta jangkauannya kepada berbagai pemangku kepentingan dan kemampuannya untuk mempengaruhi. Sejumlah kajian dan analisis dirampungkan di tahun 2012 dan disebarluaskan kepada para pembuat kebijakan dan perencana, yang memberikan mereka bukti terakhir yang berkualitas tentang disparitas yang mempengaruhi anak. Multiple Indicator Cluster Survey (MICS) di enam kabupaten di Tanah Papua menghasilkan data mutakhir tentang indikator dan ketidaksetaraan anak dan perempuan. Selanjutnya, UNICEF memulai untuk menghasilkan brief kebijakan tentang isu-isu MDG yang utama yang digunakan untuk intervensi advokasi kepada pemerintah dan mitra lainnya. Perlindungan sosial Untuk mempromosikan pengurangan stunting (pertumbuhan yang terhambat) Di Tanah Papua, UNICEF memulai proses yang dipimpin pemuda untuk membuat sebuah kebijakan remaja dan anak, didukung oleh bukti dan momentum yang dihasilkan melalui analisis situasi anak, dan dengan partisipasi orang muda. Di tahun 2012, UNICEF memberikan advokasi dan dukungan teknis untuk meningkatkan sistem perlindungan anak Indonesia. Salah satu hal yang signifikan adalah pengesahan Undang-undang tentang Peradilan Anak (UU No. 11/2012). UU yang baru ini meningkatkan usia minimum dari tanggung jawab pidana dari 8 tahun menjadi 12 tahun.

10 18 19 sebagai bagian dari program perlindungan Meningkatkan kapasitas untuk Manajemen pengetahuan Mempromosikan partisipasi anak sosial, UNICEF mendukung pengenalan komponen gizi tambahan kepada bantuan tunai bersyarat pemerintah Program Keluarga Harapan (PKH Prestasi). perubahan perilaku Kapasitas mitra pemerintah nasional dan daerah tentang perilaku dan komunikasi perubahan sosial dibangun melalui UNICEF meluncurkan serangkaian aktifitas manajemen pengetahuan di tahun 2012 dan menyebarluaskan produk-produk tentang hak-hak anak di Indonesia melalui media Partisipasi anak ditingkatkan melalui pembuatan Forum Anak Nasional. Forum ini telah menjadi sebuah mekanisme partisipasi anak nasional yang merepresentasikan Program ini sedang diujicobakan di dua kabupaten Sikka dan Klaten. Usaha-usaha untuk menggunakan payung dari program PKH untuk mengurangi stunting dibuat melalui koordinasi antara kementerian pemerintah dan mitranya, pembangunan kapasitas untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan komunikasi perubahan perilaku untuk keluarga untuk mengadopsi praktek-praktek peningkatan gizi untuk anakanak mereka. KOMUNIKASI, MOBILISASI SUMBER DAYA, DAN KEMITRAAN Pencapaian UNICEF di bidang kesehatan, gizi, pendidikan, perlindungan anak dan kebijakan sosial didukung oleh kerja keras di bidang komunikasi, mobilisasi sumber daya, dan kemitraan untuk hak-hak anak. Keterlibatan dengan publik pembangunan partisipatif tentang strategi komunikasi berbasis bukti tentang kesehatan dan kesejahteraan anak dan perempuan, seperti pemberian makan bayi dan anak, imunisasi rutin dan HIV. UNICEF juga bisa mengendalikan sumber daya dan mendapatkan komitmen organisasi dari mitra pemerintah untuk melakukan kampanye mobilisasi sosial tentang beberapa dari isuisu ini. Teknologi untuk pembangunan Untuk mendukung pemerintah dalam meningkatkan akses masyarakat kepada pelayanan kesehatan dasar yang berkualitas, UNICEF bekerja sama dengan Pusat Promosi Kesehatan (PROMKES) Kementerian Kesehatan, Nokia, dan XL (sebuah penyedia pelayanan mobile Indonesia), mengujicobakan penggunaan aplikasi berbasis SMS untuk kesehatan, yang melibatkan 200 bidan di dua sosial, pelatihan media dan workshop dengan anak-anak. Kegiatan ini meliputi sebuah dokumentasi tentang sistem informasi pendidikan berbasis masyarakat di Sulawesi; konsolidasi data yang ada tentang sistuasi pemuda di Papua untuk memberitahukan tentang pengembangan kebijakan pemuda propinsi; dokumentasi audio-visual tentang proyek olahraga untuk pembangunan di empat propinsi, untuk digunakan sebagai alat advokasi untuk mempengaruhi pemerintah kabupaten agar mengarusutamakan olahraga dalam kurikulum pendidikan; dan membuat beritaberita isu untuk mempengaruhi mitra pemerintah tentang pembuatan kebijakan bagi anak-anak. Membangun masyarakat ramah anak Di tahun 2012, UNICEF membantu membangun jejaring ramah anak, yang terdiri dari badan-badan pemerintah dan menyalurkan suara anak dalam proses pembangunan. Selanjutnya, UNICEF mendukung dan memfasilitasi pembuatan forum anak di delapan kabupaten melalui kerangka Kabupaten/Kota Ramah Anak. Indonesia Youth Online, sebuah sarana untuk memetakan wilayah digital di Indonesia, dirampungkan dan dipublikasikan. Rekomendasi dari kajian ini merupakan dasar bagi kajian yang didukung UNICEF tentang Digital Safety dengan Kementerian Komunikasi dan Teknologi Informasi dan The Berkman Center di Harvard University. Begitu nanti selesai di tahun 2013, hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana anak dan remaja menggunakan platform digital di Indonesia informasi yang bisa digunakan untuk mengarahkan formulasi kebijakan untuk memastikan akses yang aman pada media yang berkembang dengan cepat ini. Selama tahun ini, UNICEF Indonesia bisa terlibat secara lebih aktif dengan masyarakat umum tentang hak-hak anak dan perempuan melalui akun Facebook dan Twitter. Untuk meningkatkan pendampingan media, para wartawan dilatih tentang hak-hak, dan briefing regular dilakukan dengan para mitra media utama. Sebuah kajian dilakukan untuk menilai pengetahuan dan sikap dari pemangku kepentingan utama tentang hakhak anak. Ini akan memberikan baseline yang bisa digunakan UNICEF untuk mengukur kabupaten. Pesan-pesan tentang isu-isu penting terkait dengan kesehatan ibu, bayi dan anak dikirimkan kepada para bidan ini untuk meningkatkan pengetahuan mereka dan meningkatkan kapasitas konseling mereka. Bukti yang didapatkan dari pilot proyek ini akan memberitahu para pembuat kebijakan kesehatan tentang bagaimana sebaiknya menggunakan teknologi ini untuk meningkatkan intervensi di tingkat daerah. utama, parlemen, pemuka masyarakat serta perwakilan usaha dan perwakilan anak, di tujuh kabupaten melalui Inisitatif Kabupaten/Kota Ramah Anak. Program ini membantu otoritas menciptakan masyarakat yang secara aktif mempedulikan dan bekerja bersama anak. Sebagai hasil dari usaha-usaha advokasi oleh jejaring itu dan UNICEF, kesehatan anak, gizi, dan isu-isu pendidikan diintegrasikan ke dalam rencana pembangunan tahunan dan anggaran di kabupaten-kabupaten ini. Di samping itu, UNICEF telah bekerja sama dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan jejaringnya di seluruh Indonesia, untuk memastikan bahwa saluran/publikasi media memberikan kesempatan kepada orang muda untuk menyampaikan pendapatnya. Penghargaan media UNICEF - AJI tentang hak-hak anak diberikan lagi di tahun 2012 untuk fokus pada isu-isu keadilan dan pemberdayaan suara pemuda. efektifitas program komunikasinya.

DIEMBARGO SAMPAI 9 APRIL (07:00 WIB) Pendidikan untuk Semua 2000-2015: Tujuan pendidikan global hanya dicapai oleh sepertiga negara peserta

DIEMBARGO SAMPAI 9 APRIL (07:00 WIB) Pendidikan untuk Semua 2000-2015: Tujuan pendidikan global hanya dicapai oleh sepertiga negara peserta Siaran Pers UNESCO No. 2015-xx DIEMBARGO SAMPAI 9 APRIL (07:00 WIB) Pendidikan untuk Semua 2000-2015: Tujuan pendidikan global hanya dicapai oleh sepertiga negara peserta Paris/New Delhi, 9 April 2015

Lebih terperinci

BAB 28 PENINGKATAN AKSES MASYARAKAT TERHADAP KESEHATAN

BAB 28 PENINGKATAN AKSES MASYARAKAT TERHADAP KESEHATAN BAB 28 PENINGKATAN AKSES MASYARAKAT TERHADAP KESEHATAN YANG BERKUALITAS Pembangunan kesehatan merupakan upaya untuk memenuhi salah satu hak dasar rakyat, yaitu hak untuk memperoleh pelayanan kesehatan

Lebih terperinci

Latar Belakang. Mengapa UN4U?

Latar Belakang. Mengapa UN4U? UN4U Indonesia adalah salah satu program penjangkauan terbesar dalam kampanye UN4U global dilaksanakan di beberapa kota di seluruh dunia selama bulan Oktober. Dalam foto di atas, para murid di Windhoek,

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN PENCAPAIAN

PERKEMBANGAN PENCAPAIAN BAGIAN 2. PERKEMBANGAN PENCAPAIAN 25 TUJUAN 1: TUJUAN 2: TUJUAN 3: TUJUAN 4: TUJUAN 5: TUJUAN 6: TUJUAN 7: Menanggulagi Kemiskinan dan Kelaparan Mencapai Pendidikan Dasar untuk Semua Mendorong Kesetaraan

Lebih terperinci

PERDAGANGAN ORANG (TRAFFICKING) TERUTAMA PEREMPUAN & ANAK DI KALIMANTAN BARAT

PERDAGANGAN ORANG (TRAFFICKING) TERUTAMA PEREMPUAN & ANAK DI KALIMANTAN BARAT PERDAGANGAN ORANG (TRAFFICKING) TERUTAMA PEREMPUAN & ANAK DI KALIMANTAN BARAT BADAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, ANAK, MASYARAKAT DAN KELUARGA BERENCANA PROVINSI KALIMANTAN BARAT JL. SULTAN ABDURRACHMAN NO.

Lebih terperinci

SEBUAH AWAL BARU: PERTEMUAN TINGKAT TINGGI TENTANG KEWIRAUSAHAAN

SEBUAH AWAL BARU: PERTEMUAN TINGKAT TINGGI TENTANG KEWIRAUSAHAAN SEBUAH AWAL BARU: PERTEMUAN TINGKAT TINGGI TENTANG KEWIRAUSAHAAN Pertemuan Tingkat Tinggi Tentang Kewirausahaan akan menyoroti peran penting yang dapat dimainkan kewirausahaan dalam memperluas kesempatan

Lebih terperinci

Perubahan ini telah memberikan alat kepada publik untuk berpartisipasi dalam pembuatan keputusan ekonomi. Kemampuan untuk mengambil keuntungan dari

Perubahan ini telah memberikan alat kepada publik untuk berpartisipasi dalam pembuatan keputusan ekonomi. Kemampuan untuk mengambil keuntungan dari PENGANTAR Sebagai salah satu institusi pembangunan publik yang terbesar di dunia, Kelompok (KBD/World Bank Group/WBG) memiliki dampak besar terhadap kehidupan dan penghidupan jutaan orang di negara-negara

Lebih terperinci

Peta Jalan untuk Mencapai Penghapusan Bentuk-bentuk Pekerjaan Terburuk untuk Anak (BPTA) pada tahun 2016

Peta Jalan untuk Mencapai Penghapusan Bentuk-bentuk Pekerjaan Terburuk untuk Anak (BPTA) pada tahun 2016 Peta Jalan untuk Mencapai Penghapusan Bentuk-bentuk Pekerjaan Terburuk untuk Anak (BPTA) pada tahun 2016 Illustratie Dick Bruna copyright Mercis bv, 1997 Dokumen Hasil Konferensi Global Pekerja Anak Den

Lebih terperinci

Revisi Pedoman Pelaporan dan Pencatatan. Pemutakhiran pedoman pencatatan Monev

Revisi Pedoman Pelaporan dan Pencatatan. Pemutakhiran pedoman pencatatan Monev www.aidsindonesia.or.id MARET 2014 L ayanan komprehensif Berkesinambungan (LKB) merupakan strategi penanggulangan HIV dan AIDS di Indonesia yang tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan No 21 tahun

Lebih terperinci

PERAN KPAI DALAM MELAKSANAKAN MONITORING DAN EVALUASI SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK. Oleh : Apong Herlina Komisioner

PERAN KPAI DALAM MELAKSANAKAN MONITORING DAN EVALUASI SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK. Oleh : Apong Herlina Komisioner PERAN KPAI DALAM MELAKSANAKAN MONITORING DAN EVALUASI SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK Oleh : Apong Herlina Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Lembaga Negara yang independen, dibentuk berdasarkan

Lebih terperinci

KOMUNIKE. Konferensi Tingkat Tinggi G(irls) 20 Toronto, Kanada 15-18 Juni 2010

KOMUNIKE. Konferensi Tingkat Tinggi G(irls) 20 Toronto, Kanada 15-18 Juni 2010 KOMUNIKE Konferensi Tingkat Tinggi G(irls) 20 Toronto, Kanada 15-18 Juni 2010 Pembukaan Kami, 21 orang Delegasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G(girls) 20, menyadari bahwa anak perempuan dan perempuan

Lebih terperinci

Masalah Gizi di Indonesia dan Posisinya secara Global

Masalah Gizi di Indonesia dan Posisinya secara Global Masalah Gizi di Indonesia dan Posisinya secara Global Endang L. Achadi FKM UI Disampaikan pd Diseminasi Global Nutrition Report Dalam Rangka Peringatan Hari Gizi Nasional 2015 Diselenggarakan oleh Kementerian

Lebih terperinci

LANGKAH-LANGKAH PROGRAM POSY ANDU MANDIRI

LANGKAH-LANGKAH PROGRAM POSY ANDU MANDIRI BAB III LANGKAH-LANGKAH PROGRAM POSY ANDU MANDIRI PENGEMBANGAN PROGRAM POSYANDU MANDIRI Atas dasar berbagai uraian tersebut, Posyandu masa depan harus secara sadar dikembangkan untuk pertama-tama menjadi

Lebih terperinci

PRINSIP PRIVASI UNILEVER

PRINSIP PRIVASI UNILEVER PRINSIP PRIVASI UNILEVER Unilever menerapkan kebijakan tentang privasi secara khusus. Lima prinsip berikut melandasi pendekatan kami dalam menghormati privasi Anda. 1. Kami menghargai kepercayaan yang

Lebih terperinci

Multiple Indicator Cluster Survey Kabupaten Terpilih di Papua dan Papua Barat Temuan Kunci Awal

Multiple Indicator Cluster Survey Kabupaten Terpilih di Papua dan Papua Barat Temuan Kunci Awal Multiple Indicator Cluster Survey Terpilih di dan Temuan Kunci Awal Seminar Diseminasi November 12 Multiple Indicator Cluster Survey 11 di Terpilih di dan Multiple Indicator Cluster Survey Multiple Indicator

Lebih terperinci

Mobilisasi Masyarakat

Mobilisasi Masyarakat Mobilisasi Masyarakat mobilisasi masyarakat menjadi salah satu pembeda dengan program pemerintah atau program lainnya. Bukan kami tidak bisa melakukannya, tetapi keterbatasan personel dan luasnya cakupan

Lebih terperinci

Sumber Daya Manusia. Pelatihan dan Pengembangan Karyawan

Sumber Daya Manusia. Pelatihan dan Pengembangan Karyawan 158 Profil Singkat BCA Laporan kepada Pemegang Saham Tinjauan Bisnis Pendukung Bisnis Sumber Daya Manusia Filosofi BCA membina pemimpin masa depan tercermin dalam berbagai program pelatihan dan pengembangan

Lebih terperinci

Mendorong masyarakat miskin di perdesaan untuk mengatasi kemiskinan di Indonesia

Mendorong masyarakat miskin di perdesaan untuk mengatasi kemiskinan di Indonesia IFAD/R. Grossman Mendorong masyarakat miskin di perdesaan untuk mengatasi kemiskinan di Indonesia Kemiskinan perdesaan di Indonesia Indonesia telah melakukan pemulihan krisis keuangan pada tahun 1997 yang

Lebih terperinci

Panduan untuk Fasilitator

Panduan untuk Fasilitator United Nations Development Programme (UNDP) The Office of UN Special Ambassador for Asia Pacific Partnership for Governance Reform Panduan untuk Fasilitator Kartu Penilaian Bersama untuk Tujuan Pembangunan

Lebih terperinci

Kajian Tengah Waktu Strategi 2020. Menjawab Tantangan Transformasi Asia dan Pasifik

Kajian Tengah Waktu Strategi 2020. Menjawab Tantangan Transformasi Asia dan Pasifik Kajian Tengah Waktu Strategi 2020 Menjawab Tantangan Transformasi Asia dan Pasifik Menjawab Tantangan Transformasi Asia dan Pasifik Kajian Tengah Waktu (Mid-Term Review/MTR) atas Strategi 2020 merupakan

Lebih terperinci

ASESMEN MANDIRI. SKEMA SERTIFIKASI : Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat ( FPM ) FORM APL-02

ASESMEN MANDIRI. SKEMA SERTIFIKASI : Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat ( FPM ) FORM APL-02 No. Urut 05 ASESMEN MANDIRI SKEMA SERTIFIKASI : Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat ( FPM ) FORM APL-02 Lembaga Sertifikasi Profesi Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat 2013 Nomor Registrasi Pendaftaran

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 9 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEMBANGUNAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 9 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEMBANGUNAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 9 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEMBANGUNAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

Jakarta, Maret 2013 Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga, DR. Sudibyo Alimoeso, MA

Jakarta, Maret 2013 Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga, DR. Sudibyo Alimoeso, MA 1 SAMBUTAN Hakikat pembangunan nasional adalah pembangunan SDM seutuhnya dimana untuk mewujudkan manusia Indonesia yang berkualitas harus dimulai sejak usia dini. Berbagai studi menunjukkan bahwa periode

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 54 TAHUN 2007 TENTANG PELAKSANAAN PENGANGKATAN ANAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 54 TAHUN 2007 TENTANG PELAKSANAAN PENGANGKATAN ANAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 54 TAHUN 2007 TENTANG PELAKSANAAN PENGANGKATAN ANAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan

Lebih terperinci

Panduan Permohonan Hibah

Panduan Permohonan Hibah Panduan Permohonan Hibah 1. 2. 3. Sebelum memulai proses permohonan hibah, mohon meninjau inisiatif-inisiatif yang didukung Ford Foundation secara cermat. Selain memberikan suatu ikhtisar tentang prioritas

Lebih terperinci

KONSEPTUAL RPJMN BIDANG KESEHATAN TAHUN 2015-2019. KEPALA BIRO PERENCANAAN DAN ANGGARAN Drg. Tini Suryanti Suhandi, M.Kes

KONSEPTUAL RPJMN BIDANG KESEHATAN TAHUN 2015-2019. KEPALA BIRO PERENCANAAN DAN ANGGARAN Drg. Tini Suryanti Suhandi, M.Kes KONSEPTUAL RPJMN BIDANG KESEHATAN TAHUN 2015-2019 KEPALA BIRO PERENCANAAN DAN ANGGARAN Drg. Tini Suryanti Suhandi, M.Kes RAKERKESDA PROVINSI JAWA TENGAH Semarang, 22 Januari 2014 UPAYA POKOK UU No. 17/2007

Lebih terperinci

DEKLARASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI

DEKLARASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI DEKLARASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI Bahwa kemiskinan adalah ancaman terhadap persatuan, kesatuan, dan martabat bangsa, karena itu harus dihapuskan dari bumi Indonesia. Menghapuskan kemiskinan merupakan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. beberapa zat gizi tidak terpenuhi atau zat-zat gizi tersebut hilang dengan

BAB 1 PENDAHULUAN. beberapa zat gizi tidak terpenuhi atau zat-zat gizi tersebut hilang dengan BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Keadaan gizi kurang dapat ditemukan pada setiap kelompok masyarakat. Pada hakekatnya keadaan gizi kurang dapat dilihat sebagai suatu proses kurang asupan makanan ketika

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 97 TAHUN 2014 TENTANG

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 97 TAHUN 2014 TENTANG PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 97 TAHUN 2014 TENTANG PELAYANAN KESEHATAN MASA SEBELUM HAMIL, MASA HAMIL, PERSALINAN, DAN MASA SESUDAH MELAHIRKAN, PENYELENGGARAAN PELAYANAN KONTRASEPSI,

Lebih terperinci

Panggilan untuk Usulan Badan Pelaksana Nasional Mekanisme Hibah Khusus untuk Masyarakat Adat dan Masyarakat Lokal Indonesia November 2014

Panggilan untuk Usulan Badan Pelaksana Nasional Mekanisme Hibah Khusus untuk Masyarakat Adat dan Masyarakat Lokal Indonesia November 2014 Panggilan untuk Usulan Badan Pelaksana Nasional Mekanisme Hibah Khusus untuk Masyarakat Adat dan Masyarakat Lokal Indonesia November 2014 A) Latar Belakang Mekanisme Hibah Khusus untuk Masyarakat Adat

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 23 TAHUN 2004 TENTANG PENGHAPUSAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 23 TAHUN 2004 TENTANG PENGHAPUSAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 23 TAHUN 2004 TENTANG PENGHAPUSAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa setiap warga negara

Lebih terperinci

MANAJEMEN KASUS HIV/AIDS. Sebagai Pelayanan Terpadu Bagi Orang dengan HIV/AIDS (Odha)

MANAJEMEN KASUS HIV/AIDS. Sebagai Pelayanan Terpadu Bagi Orang dengan HIV/AIDS (Odha) MANAJEMEN KASUS HIV/AIDS Sebagai Pelayanan Terpadu Bagi Orang dengan HIV/AIDS (Odha) Tujuan Peserta mampu : 1. Menjelaskan dan menerapkan prinsip-prinsip dasar manajemen kasus HIV/AIDS 2. Memahami fungsi/kegiatan

Lebih terperinci

Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Kinerja Pendidikan: Survei Kualitas Tata Kelola Pendidikan pada 50 Pemerintah Daerah di Indonesia

Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Kinerja Pendidikan: Survei Kualitas Tata Kelola Pendidikan pada 50 Pemerintah Daerah di Indonesia Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Kinerja Pendidikan: Survei Kualitas Tata Kelola Pendidikan pada 50 Pemerintah Daerah di Indonesia Wilayah Asia Timur dan Pasifik Pengembangan Manusia Membangun Landasan

Lebih terperinci

Sistem Rekrutmen Anggota Legislatif dan Pemilihan di Indonesia 1

Sistem Rekrutmen Anggota Legislatif dan Pemilihan di Indonesia 1 S T U D I K A S U S Sistem Rekrutmen Anggota Legislatif dan Pemilihan di Indonesia 1 F R A N C I S I A S S E S E D A TIDAK ADA RINTANGAN HUKUM FORMAL YANG MENGHALANGI PEREMPUAN untuk ambil bagian dalam

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 75 TAHUN 2014 TENTANG PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 75 TAHUN 2014 TENTANG PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 75 TAHUN 2014 TENTANG PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang Mengingat : a. bahwa

Lebih terperinci

"Bencana di NTT dan Komitmen Forum Parlemen NTT" *) IPI SELI SENG

Bencana di NTT dan Komitmen Forum Parlemen NTT *) IPI SELI SENG "Bencana di NTT dan Komitmen Forum Parlemen NTT" *) IPI SELI SENG Syukurlah, akhirnya fakta bencana di NTT mendapat perhatian serius dari para pengambil kebijakan. Sabtu (27/10) dalam kesempatan sosialisasi

Lebih terperinci

KOMPETENSI BIDAN INDONESIA

KOMPETENSI BIDAN INDONESIA KOMPETENSI BIDAN INDONESIA PP-IBI PENDAHULUAN Bidan membuat kontribusi besar bagi kesehatan ibu dan bayi yang baru lahir di negara mereka. Pelayanan kebidanan merupan aspek penting dalam pelayanan kesehatan

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Strategi dan arah kebijakan pembangunan daerah Kabupaten Bengkulu Utara selama lima tahun, yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun

Lebih terperinci

Terjemahan Tanggapan Surat dari AusAID, diterima pada tanggal 24 April 2011

Terjemahan Tanggapan Surat dari AusAID, diterima pada tanggal 24 April 2011 Terjemahan Tanggapan Surat dari AusAID, diterima pada tanggal 24 April 2011 Pak Muliadi S.E yang terhormat, Terima kasih atas surat Anda tertanggal 24 Februari 2011 mengenai Kalimantan Forests and Climate

Lebih terperinci

PENDUDUK LANJUT USIA

PENDUDUK LANJUT USIA PENDUDUK LANJUT USIA Salah satu indikator keberhasilan pembangunan adalah semakin meningkatnya usia harapan hidup penduduk. Dengan semakin meningkatnya usia harapan hidup penduduk, menyebabkan jumlah penduduk

Lebih terperinci

KESEPAKATAN BERSAMA ANTARA

KESEPAKATAN BERSAMA ANTARA KESEPAKATAN BERSAMA ANTARA PEMERINTAH KABUPATEN ACEH SINGKIL DAN TIM KOORDINASI PEMBANGUNAN PENDIDIKAN ACEH TENTANG DUKUNGAN PROGRAM SEDIA UNTUK PENGUATAN PEMBANGUNAN PENDIDIKAN DI KABUPATEN ACEH SINGKIL

Lebih terperinci

Kurang Gizi di Indonesia, by Zoe Connor ahli gizi, 2007

Kurang Gizi di Indonesia, by Zoe Connor ahli gizi, 2007 Kurang Gizi di Indonesia, by Zoe Connor ahli gizi, 2007 Di baagian dunia yang sudah berkembang, sebagian besar penduduk mengalami berbagai jenis penyakit yang disebabkan oleh kelebihan berat badan dan

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR (AD) AMAN Ditetapkan oleh Kongres Masyarakat Adat Nusantara Ke-Empat (KMAN IV) Tobelo, 24 April 2012

ANGGARAN DASAR (AD) AMAN Ditetapkan oleh Kongres Masyarakat Adat Nusantara Ke-Empat (KMAN IV) Tobelo, 24 April 2012 ANGGARAN DASAR (AD) AMAN Ditetapkan oleh Kongres Masyarakat Adat Nusantara Ke-Empat (KMAN IV) Tobelo, 24 April 2012 BAB I NAMA, BENTUK, WAKTU DAN KEDUDUKAN Pasal 1 1) Organisasi ini bernama Aliansi Masyarakat

Lebih terperinci

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR GRAFIK...

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR GRAFIK... DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR GRAFIK... I II VII VIII X BAB I PENDAHULUAN BAB II GAMBARAN UMUM KOTA BANDUNG A. GEOGRAFI... 4 B. KEPENDUDUKAN / DEMOGRAFI...

Lebih terperinci

Catatan Penting Jaring Pengaman Sosial

Catatan Penting Jaring Pengaman Sosial Bank Dunia Catatan Penting Jaring Pengaman Sosial 2006 No. 15 Pendekatan Baru terhadap Bantuan Sosial: Pengalaman Amerika Latin dengan Program Tranfer Tunai Bersyarat (TTB) Transfer tunai bersyarat (TTB)

Lebih terperinci

ANGGOTA GUGUS TUGAS PENCEGAHAN DAN

ANGGOTA GUGUS TUGAS PENCEGAHAN DAN B U K U S A K U B A G I ANGGOTA GUGUS TUGAS PENCEGAHAN DAN PENANGANAN PERDAGANGAN ORANG DI INDONESIA Penyusun Desainer : Tim ACILS dan ICMC : Marlyne S Sihombing Dicetak oleh : MAGENTA FINE PRINTING Dikembangkan

Lebih terperinci

WIKO SAPUTRA. Economics and Public Policy Researcher Prakarsa Email: wiko@theprakarsa.org

WIKO SAPUTRA. Economics and Public Policy Researcher Prakarsa Email: wiko@theprakarsa.org APBN KONSTITUSI BIDANG KESEHATAN DAN JAMINAN SOSIAL KESEHATAN 2014 WIKO SAPUTRA Economics and Public Policy Researcher Prakarsa Email: wiko@theprakarsa.org Agenda or Summary Layout 1 2 3 4 PENDAHULUAN

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2015 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2015 TENTANG SALINAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2015 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PENDIDIKAN

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA. NOMOR: KEP. 68/MEN/IV/2004

KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA. NOMOR: KEP. 68/MEN/IV/2004 KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA. NOMOR: KEP. 68/MEN/IV/2004 TENTANG PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN HIV/ AIDS DI TEMPAT KERJA Tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS

Lebih terperinci

Pangan untuk Indonesia

Pangan untuk Indonesia Pangan untuk Indonesia Tantangan Indonesia memiliki sumber daya yang cukup untuk menjamin ketahanan pangan bagi penduduknya. Indikator ketahanan pangan juga menggambarkan kondisi yang cukup baik. Akan

Lebih terperinci

PERNYATAAN KEBIJAKAN HAK ASASI MANUSIA UNILEVER

PERNYATAAN KEBIJAKAN HAK ASASI MANUSIA UNILEVER PERNYATAAN KEBIJAKAN HAK ASASI MANUSIA UNILEVER Kami meyakini bahwa bisnis hanya dapat berkembang dalam masyarakat yang melindungi dan menghormati hak asasi manusia. Kami sadar bahwa bisnis memiliki tanggung

Lebih terperinci

Hari Pangan Sedunia 2015 Perlindungan Sosial dan Pertanian: Memutus Siklus Kemiskinan di Pedesaan

Hari Pangan Sedunia 2015 Perlindungan Sosial dan Pertanian: Memutus Siklus Kemiskinan di Pedesaan Hari Pangan Sedunia 2015 Perlindungan Sosial dan Pertanian: Memutus Siklus Kemiskinan di Pedesaan Catatan ini bertujuan untuk mengenalkan konsep perlindungan sosial kepada guru dan siswa. Catatan ini dikembangkan

Lebih terperinci

Aplikasi System Dynamic pada Model Perhitungan Indikator Millennium Development Goals (MDGs)

Aplikasi System Dynamic pada Model Perhitungan Indikator Millennium Development Goals (MDGs) 45 Aplikasi System Dynamic pada Model Perhitungan Indikator Millennium Development Goals (MDGs) A Mufti Kepala Bagian Data & Informasi Kantor Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia untuk Millennium

Lebih terperinci

Peringatan Hari AIDS Sedunia 2013: Cegah HIV dan AIDS. Lindungi Pekerja, Keluarga dan Bangsa

Peringatan Hari AIDS Sedunia 2013: Cegah HIV dan AIDS. Lindungi Pekerja, Keluarga dan Bangsa Peringatan Hari AIDS Sedunia 2013: Cegah HIV dan AIDS. Lindungi Pekerja, Keluarga dan Bangsa Menkokesra selaku Ketua KPA Nasional menunjuk IBCA sebagai Sektor Utama Pelaksana Peringatan HAS 2013 Tahun

Lebih terperinci

R197 REKOMENDASI MENGENAI KERANGKA PROMOTIONAL UNTUK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA

R197 REKOMENDASI MENGENAI KERANGKA PROMOTIONAL UNTUK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA R197 REKOMENDASI MENGENAI KERANGKA PROMOTIONAL UNTUK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA 1 R-197 Rekomendasi Mengenai Kerangka Promotional Untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja 2 Pengantar Organisasi Perburuhan

Lebih terperinci

Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia. Direktorat Literasi & Edukasi Keuangan Malang, 26 Januari 2015

Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia. Direktorat Literasi & Edukasi Keuangan Malang, 26 Januari 2015 Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia Direktorat Literasi & Edukasi Keuangan Malang, 26 Januari 2015 Cerdas mengelola ı wisely, future wealthy Masa depan Manage sejahtera wisely, ı future wea Strategi

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2011 TENTANG PELAKSANAAN WAJIB LAPOR PECANDU NARKOTIKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2011 TENTANG PELAKSANAAN WAJIB LAPOR PECANDU NARKOTIKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2011 TENTANG PELAKSANAAN WAJIB LAPOR PECANDU NARKOTIKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan

Lebih terperinci

KEMENTERIAN KESEHATAN PERLUASAN & PENGARUS UTAMAAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT DALAM PROGRAM PENYEHATAN LINGKUNGAN

KEMENTERIAN KESEHATAN PERLUASAN & PENGARUS UTAMAAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT DALAM PROGRAM PENYEHATAN LINGKUNGAN KEMENTERIAN KESEHATAN PERLUASAN & PENGARUS UTAMAAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT DALAM PROGRAM PENYEHATAN LINGKUNGAN 1 Target Pemerintah dalam bidang Sanitasi Akses Air Minum dan Sanitasi Layak Indikator

Lebih terperinci

Kebijakan Kerahasiaan Regus Group

Kebijakan Kerahasiaan Regus Group Kebijakan Kerahasiaan Regus Group Informasi mengenai organisasi dan situs internet Regus Group plc dan anak-anak perusahaannya ( Regus Group ) menghormati kebebasan pribadi Anda dan berkomitmen melindunginya.

Lebih terperinci

SITUASI UPAYA KESEHATAN JAKARTA PUSAT

SITUASI UPAYA KESEHATAN JAKARTA PUSAT SITUASI UPAYA KESEHATAN JAKARTA PUSAT A.UPAYA KESEHATAN IBU DAN ANAK Salah satu komponen penting dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat adalah pelayanan kesehatan dasar. UU no.3 tahun 2009 tentang

Lebih terperinci

Jumlah Penderita Baru Di Asean Tahun 2012

Jumlah Penderita Baru Di Asean Tahun 2012 PERINGATAN HARI KUSTA SEDUNIA TAHUN 214 Tema : Galang kekuatan, hapus stigma dan diskriminasi terhadap orang yang pernah mengalami kusta 1. Penyakit kusta merupakan penyakit kronis disebabkan oleh Micobacterium

Lebih terperinci

Penuntun Hidup Sehat

Penuntun Hidup Sehat Edisi Keempat Dengan Nasihat Tentang : Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir Perkembangan Anak & Pembelajaran Usia Dini Air Susu Ibu Gizi dan Pertumbuhan Imunisasi Diare Malaria HIV Perlindungan Anak dll i

Lebih terperinci

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat Naskah Soal Ujian Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) Petunjuk: Naskah soal terdiri atas 7 halaman. Anda tidak diperkenankan membuka buku / catatan dan membawa kalkulator (karena soal yang diberikan tidak

Lebih terperinci

R E A C H. Program Pengembangan Kebijakan dan Operasional Riset. Kupang, 6 Sept 2013

R E A C H. Program Pengembangan Kebijakan dan Operasional Riset. Kupang, 6 Sept 2013 R E A C H Program Pengembangan Kebijakan dan Operasional Riset Kupang, 6 Sept 2013 Latar Belakang Peningkatan kasus HIV tidak dibarengi dengan peningkatan akses pengobatan ARV Mobilitas masyarakat ke kabupaten

Lebih terperinci

ECD Watch. Panduan OECD. untuk Perusahaan Multi Nasional. alat Bantu untuk pelaksanaan Bisnis yang Bertanggung Jawab

ECD Watch. Panduan OECD. untuk Perusahaan Multi Nasional. alat Bantu untuk pelaksanaan Bisnis yang Bertanggung Jawab ECD Watch Panduan OECD untuk Perusahaan Multi Nasional alat Bantu untuk pelaksanaan Bisnis yang Bertanggung Jawab Tentang Panduan OECD untuk perusahaan Multi nasional Panduan OECD untuk Perusahaan Multi

Lebih terperinci

UNDANGAN BAGI AGREGATOR PASAR UNTUK BERPARTISIPASI DALAM PROGRAM INISIATIF TUNGKU SEHAT HEMAT ENERGI (CLEAN STOVE INITIATIVE CSI) INDONESIA

UNDANGAN BAGI AGREGATOR PASAR UNTUK BERPARTISIPASI DALAM PROGRAM INISIATIF TUNGKU SEHAT HEMAT ENERGI (CLEAN STOVE INITIATIVE CSI) INDONESIA UNDANGAN BAGI AGREGATOR PASAR UNTUK BERPARTISIPASI DALAM PROGRAM INISIATIF TUNGKU SEHAT HEMAT ENERGI (CLEAN STOVE INITIATIVE CSI) INDONESIA Informasi Umum Inisiatif Tungku Sehat Hemat Energi (Clean Stove

Lebih terperinci

Millennium Development Goals

Millennium Development Goals Millennium Development Goals MEMBERANTAS KEMISKINAN DAN KELAPARAN EKSTREM MEWUJUDKAN PENDIDIKAN DASAR UNTUK SEMUA MENDORONG KESETARAAN GENDER DAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MENURUNKAN ANGKA KEMATIAN ANAK MENINGKATKAN

Lebih terperinci

Aktivis Wanita Indonesia Peroleh Penghargaan dari PBB. Ditulis oleh Mn Selasa, 09 Oktober 2012 11:22

Aktivis Wanita Indonesia Peroleh Penghargaan dari PBB. Ditulis oleh Mn Selasa, 09 Oktober 2012 11:22 Mataharinews.com, Manila Seorang aktivis senior wanita Indonesia, Suraiya Kamaruzzaman, menerima penghargaan N-PEACE pada acara anugerah perdamaian yang disponsori oleh Badan PBB untuk Pembangunan (UNDP)

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2011 TENTANG PELAKSANAAN WAJIB LAPOR PECANDU NARKOTIKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2011 TENTANG PELAKSANAAN WAJIB LAPOR PECANDU NARKOTIKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2011 TENTANG PELAKSANAAN WAJIB LAPOR PECANDU NARKOTIKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, www.bpkp.go.id Menimbang : bahwa

Lebih terperinci

Mengatasi diskriminasi etnis, agama dan asal muasal: Persoalan dan strategi penting

Mengatasi diskriminasi etnis, agama dan asal muasal: Persoalan dan strategi penting Mengatasi diskriminasi etnis, agama dan asal muasal: Persoalan dan strategi penting Kesetaraan dan non-diskriminasi di tempat kerja di Asia Timur dan Tenggara: Panduan 1 Tujuan belajar Menetapkan konsep

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.30/MEN/2010 TENTANG RENCANA PENGELOLAAN DAN ZONASI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.30/MEN/2010 TENTANG RENCANA PENGELOLAAN DAN ZONASI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.30/MEN/2010 TENTANG RENCANA PENGELOLAAN DAN ZONASI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 4 TAHUN 2013 TENTANG KESEJAHTERAAN SOSIAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 4 TAHUN 2013 TENTANG KESEJAHTERAAN SOSIAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA SALINAN PERATURAN DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 4 TAHUN 2013 TENTANG KESEJAHTERAAN SOSIAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA, Menimbang:

Lebih terperinci

Definisi tersebut dapat di perluas di tingkat nasional dan atau regional.

Definisi tersebut dapat di perluas di tingkat nasional dan atau regional. Definisi Global Profesi Pekerjaan Sosial Pekerjaan sosial adalah sebuah profesi yang berdasar pada praktik dan disiplin akademik yang memfasilitasi perubahan dan pembangunan sosial, kohesi sosial dan pemberdayaan

Lebih terperinci

DAFTAR ISI JATIM DALAM ANGKA TERKINI TAHUN 2012-2013 TRIWULAN I

DAFTAR ISI JATIM DALAM ANGKA TERKINI TAHUN 2012-2013 TRIWULAN I DAFTAR ISI JATIM DALAM ANGKA TERKINI TAHUN 2012-2013 TRIWULAN I 1 DERAJAT KESEHATAN (AHH, AKB DAN AKI) 2 STATUS GIZI KURANG DAN GIZI BURUK PADA BALITA 3 JUMLAH RUMAH SAKIT BERDASARKAN KEPEMILIKAN DAN PELAYANAN

Lebih terperinci

DRAFT PEDOMAN MENGENAI HUBUNGAN AICHR DENGAN ORGANISASI MASYARAKAT MADANI

DRAFT PEDOMAN MENGENAI HUBUNGAN AICHR DENGAN ORGANISASI MASYARAKAT MADANI PEDOMAN MENGENAI HUBUNGAN AICHR DENGAN ORGANISASI MASYARAKAT MADANI As of 14 November 2013 I. Pendahuluan 1. Salah satu tujuan ASEAN seperti yang diatur dalam Piagam ASEAN adalah untuk memajukan ASEAN

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR PER.15/MEN/2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR PER.15/MEN/2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR PER.15/MEN/2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS BANTUAN SOSIAL (BANSOS) PROGRAM PERBAIKAN GIZI MASYARAKAT DIREKTORAT BINA GIZI MASYARAKAT

PETUNJUK TEKNIS BANTUAN SOSIAL (BANSOS) PROGRAM PERBAIKAN GIZI MASYARAKAT DIREKTORAT BINA GIZI MASYARAKAT PETUNJUK TEKNIS BANTUAN SOSIAL (BANSOS) PROGRAM PERBAIKAN GIZI MASYARAKAT DIREKTORAT BINA GIZI MASYARAKAT DIREKTORAT JENDERAL BINA KESEHATAN MASYARAKAT DEPARTEMEN KESEHATAN R I TAHUN 2008 BAB I PENDAHULUAN

Lebih terperinci

Term of Reference Hibah Inovasi Data untuk Pembangunan

Term of Reference Hibah Inovasi Data untuk Pembangunan Term of Reference Hibah Inovasi Data untuk Pembangunan 1. LATAR BELAKANG Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Bappenas, bekerja sama dengan Pulse Lab Jakarta, Knowledge Sector Initiative, dan

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN A. Strategi Pembangunan Daerah Strategi adalah langkah-langkah berisikan program-program indikatif untuk mewujudkan visi dan misi. Strategi pembangunan Kabupaten Semarang

Lebih terperinci

Beri putra putri Anda awal yang tepat untuk masuk universitas

Beri putra putri Anda awal yang tepat untuk masuk universitas Monash University Foundation Year Beri putra putri Anda awal yang tepat untuk masuk universitas www.monashcollege.edu.au Mengapa memilih Foundation Year kami yang berbasis di Melbourne? Persiapan terbaik

Lebih terperinci

Tsunami Evaluation Coalition: Links between Relief, Rehabilitation and Development in the Tsunami Response RINGKASAN ESEKUTIF

Tsunami Evaluation Coalition: Links between Relief, Rehabilitation and Development in the Tsunami Response RINGKASAN ESEKUTIF Tsunami Evaluation Coalition: Links between Relief, Rehabilitation and Development in the Tsunami Response RINGKASAN ESEKUTIF Sasaran evaluasi secara keseluruhan ini adalah untuk mencari tahu tentang bagaimana

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN DAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN DAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN DAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan

Lebih terperinci

PRESS KIT MAY 2015 PERBURUAN HARTA KARUN MAKASSAR RAHAL ASIA - WIRELESS STARS

PRESS KIT MAY 2015 PERBURUAN HARTA KARUN MAKASSAR RAHAL ASIA - WIRELESS STARS PERBURUAN HARTA KARUN MAKASSAR RAHAL ASIA - WIRELESS STARS http://rahalasia.com http://wstars.com PERBURUAN HARTA KARUN MAKASSAR ʺPerburuan Harta Makassarʺ Rahal adalah serangkaian seri pertama yang menyenangkan

Lebih terperinci

UPAYA MENINGKATKAN MINAT BACA DI SEKOLAH

UPAYA MENINGKATKAN MINAT BACA DI SEKOLAH UPAYA MENINGKATKAN MINAT BACA DI SEKOLAH A. Ridwan Siregar Universitas Sumatera Utara I. PENDAHULUAN Minat baca adalah keinginan atau kecenderungan hati yang tinggi (gairah) untuk membaca. Minat baca dengan

Lebih terperinci

POLICY UPDATE WIKO SAPUTRA

POLICY UPDATE WIKO SAPUTRA POLICY UPDATE Arah dan Strategi Kebijakan Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Balita (AKABA) di Indonesia WIKO SAPUTRA Peneliti Kebijakan Ekonomi dan Publik

Lebih terperinci

Perubahan bentang alam sebagai dampak pertambangan

Perubahan bentang alam sebagai dampak pertambangan Tropenbos International Indonesia Programme TBI INDONESIA Perubahan bentang alam sebagai dampak pertambangan Reklamasi dengan pendekatan bentang alam Petrus Gunarso, PhD Bukit Bangkirai, Samboja 4 Desember

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2008 TENTANG STANDAR TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH/MADRASAH

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2008 TENTANG STANDAR TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH/MADRASAH SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2008 TENTANG STANDAR TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH/MADRASAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHAESA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, Menimbang

Lebih terperinci

Akses Buruh Migran Terhadap Keadilan di Negara Asal: Studi Kasus Indonesia

Akses Buruh Migran Terhadap Keadilan di Negara Asal: Studi Kasus Indonesia MIGRANT WORKERS ACCESS TO JUSTICE SERIES Akses Buruh Migran Terhadap Keadilan di Negara Asal: Studi Kasus Indonesia RINGKASAN EKSEKUTIF Bassina Farbenblum l Eleanor Taylor-Nicholson l Sarah Paoletti Akses

Lebih terperinci

Wajib Lapor Tindak KDRT 1

Wajib Lapor Tindak KDRT 1 Wajib Lapor Tindak KDRT 1 Rita Serena Kolibonso. S.H., LL.M. Pengantar Dalam beberapa periode, pertanyaan tentang kewajiban lapor dugaan tindak pidana memang sering diangkat oleh kalangan profesi khususnya

Lebih terperinci

PONED sebagai Strategi untuk Persalinan yang Aman

PONED sebagai Strategi untuk Persalinan yang Aman PONED sebagai Strategi untuk Persalinan yang Aman Oleh: Dewiyana* Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) adalah pelayanan untuk menanggulangi kasus kegawatdaruratan obstetri dan neonatal yang

Lebih terperinci

Strategi Sanitasi Kabupaten Empat Lawang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG

Strategi Sanitasi Kabupaten Empat Lawang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG Perilaku hidup bersih dan sehat setiap masyarakat adalah cermin kualitas hidup manusia. Sudah merupakan keharusan dan tanggung jawab baik pemerintah maupun masyarakat

Lebih terperinci

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM KERJA AMAN PERIODE 2012 2017

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM KERJA AMAN PERIODE 2012 2017 GARIS-GARIS BESAR PROGRAM KERJA AMAN PERIODE 2012 2017 Laporan Sekjen AMAN Periode 2007-2012, Hasil Pertemuan-pertemuan Komite Pengarah dan Hasil Sarasehan Masyarakat Adat yang dilaksanakan pada tanggal

Lebih terperinci

Penelitian Berperspektif Gender. Prof. Dr. Moh. Matsna HS., MA.

Penelitian Berperspektif Gender. Prof. Dr. Moh. Matsna HS., MA. Penelitian Berperspektif Gender Prof. Dr. Moh. Matsna HS., MA. 10 Issu Strategis Nasional 1. Pengentasan kemiskinan. 2. Perubahan iklim, pelestarian lingkungan, keanekaan hayati (biodiversity). 3. Energi

Lebih terperinci

International Labour Organization. Jakarta. Menghapus. Pekerja Anak di Indonesia: Dukungan. Bersama Bisa. Together it s possible

International Labour Organization. Jakarta. Menghapus. Pekerja Anak di Indonesia: Dukungan. Bersama Bisa. Together it s possible International Labour Organization Jakarta Menghapus Pekerja Anak di Indonesia: Dukungan 20 Tahun Bersama Bisa Together it s possible Menghapus Pekerja Anak di Indonesia: Dukungan 20 Tahun Daftar Isi Daftar

Lebih terperinci

MENGELOLA DESA SECARA PARTISIPATIF REFLEKSI STUDI BANDING DESA MUARA WAHAU KE WILAYAH DIY. Oleh: Sri Purwani Konsultan

MENGELOLA DESA SECARA PARTISIPATIF REFLEKSI STUDI BANDING DESA MUARA WAHAU KE WILAYAH DIY. Oleh: Sri Purwani Konsultan MENGELOLA DESA SECARA PARTISIPATIF REFLEKSI STUDI BANDING DESA MUARA WAHAU KE WILAYAH DIY (Desa Banjaroya Kecamatan Kalibawang Kabupaten Kulon Progo, Desa Panggungharjo Kecamatan Sewon dan Desa Sumbermulya

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2011 TENTANG PENANGANAN FAKIR MISKIN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2011 TENTANG PENANGANAN FAKIR MISKIN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2011 TENTANG PENANGANAN FAKIR MISKIN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa sesuai dengan Pembukaan Undang-Undang

Lebih terperinci

Mobilisasi Masyarakat

Mobilisasi Masyarakat Mobilisasi Masyarakat Dalam tulisan ini saya mencoba memadukan beberapa pengalaman dan pengamatan tentang Community Mobilization (Penggerakan Masyarakat), dengan tujuan agar masyarakat ikut melakukan kegiatankegiatan

Lebih terperinci

Ancaman HIV/AIDS di Indonesia Semakin Nyata, Perlu Penanggulangan Lebih Nyata. Komisi Penanggulangan AIDS Nasional

Ancaman HIV/AIDS di Indonesia Semakin Nyata, Perlu Penanggulangan Lebih Nyata. Komisi Penanggulangan AIDS Nasional Ancaman HIV/AIDS di Indonesia Semakin Nyata, Perlu Penanggulangan Lebih Nyata Komisi Penanggulangan AIDS Nasional 2002 Prakata Pada Sidang Kabinet sesi khusus HIV/AIDS yang lalu telah dilaporkan tentang

Lebih terperinci