Program Studi Teknologi Industri Pertanian... a. Visi... b. Misi... c. Tujuan... d. Kompetensi... e. Sebaran Matakuliah... f. Deskripsi Matakuliah...

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Program Studi Teknologi Industri Pertanian... a. Visi... b. Misi... c. Tujuan... d. Kompetensi... e. Sebaran Matakuliah... f. Deskripsi Matakuliah..."

Transkripsi

1 Kata pengantar Buku Panduan Penyelenggaraan Program Sarjana Fakultas Pertanian diterbitkan dengan maksud untuk memberikan informasi meyeluruh tentang fakultas bagi mahasiswa, dosen, karyawan administrasi, pimpinan dan masyarakat umum. Buku Panduan ini menyajikan sejarah fakultas, visi, dan misi fakultas/program studi, kompetensi lulusan, distribusi matakuliah per semester dan deskripsi tiap mata kuliah. Buku panduan ini disusun mengacu kepada (1) Undang-undang Sisdiknas No. 20 tahun 2003, (2) Peraturan Pemerintah No. 60 tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi, (3) SK Dirjen Dikti No. 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Penddikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar, (4) SK Drijen Dikti No. 045/U/2000 tentang Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi, (5) Statuta Unila tahun 2009, (6) Peraturan Akademik Universitas Lampung, (7) Hasil lokakarya kurikulum program studi/jurusan/fakultas, universitas, maupun lokakarya bidang ilmu tingkat regional dan nasional. Kami mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang tinggi pada semua pihak yang telah membantu menyiapkan dan menyusun Buku Panduan ini. Kepada para pembaca diharapkan juga saran dan kritik untuk penyempurnaan Buku Panduan ini pada tahun mendatang. Semoga buku ini bermanfaat tidak saja bagi warga Unila tetapi juga masyarakat luas. Bandar Lampung, Juni 2010 Rektor, Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Harianto, M.Sc. NIP Panduan Fakultas Pertanian ix Panduan penyelenggaraan PROGRAM SARJANA FAKULTAS PERTANIAN U BANDAR LAMPUNG 2010

2 Program Studi Teknologi Industri Pertanian... a. Visi... b. Misi... c. Tujuan... d. Kompetensi... e. Sebaran Matakuliah... f. Deskripsi Matakuliah... Program Studi Peternakan... a. Visi... b. Misi... c. Tujuan... d. Kompetensi... e. Sebaran Matakuliah... f. Deskripsi Matakuliah... Program Studi Keteknikan Pertanian... a. Visi... b. Misi... c. Tujuan... d. Profil Sarjana Teknologi Pertanian... e. Kompetensi... f. Sebaran Matakuliah... g. Deskripsi Matakuliah... Program Studi Manajemen Hutan... a. Visi... b. Misi... c. Tujuan... d. Sebaran Matakuliah... e. Deskripsi Matakuliah... Program Studi Budidaya Perairan... a. Visi... b. Misi... c. Tujuan... d. Sebaran Matakuliah... e. Deskripsi Matakuliah... Lampiran... Daftar Nama Dosen... xii Panduan Panduan Fakultas Fakultas Pertanian Pertanian xi Daftar isi Kata Pengantar... Daftar Isi... Senat Fakultas... Sejarah, Visi, Misi, Tujuan dan Strategi... a. Sejarah... b. Visi... c. Misi... d. Tujuan dan Sasaran... e. Strategi... Organisasi Fakultas... a. Pimpinan Fakultas... b. Pimpinan Program Studi (PS)... c. Laboratorium... Kurikulum Program Sarjana... Program Studi Agroekoteknologi... a. Visi... b. Misi... c. Tujuan... d. Kompetensi... e. Sebaran Matakuliah... f. Deskripsi Matakuliah... Program Studi Agribisnis... a. Visi... b. Misi... c. Tujuan... d. Kompetensi... e. Sebaran Matakuliah... f. Deskripsi Matakuliah... ix xi

3 Dr. Ir. Udin Hasanudin, M.T. Dr. Ir. Sugeng Triyono, M.Sc. Drs. Afif Bintoro, M.P. Ir. Indra Gumay Yudha, M.S. Dr. Ir. Kuswanta Futas Hidayat, M.S. Dr. Ir. Nanik Sriyani, M.Sc. Ir. Achdiansyah Sulaiman, M.S. Dr. Ir. F.X. Susilo, M.Sc. Dr. Ir. Suharyono, M.S. Ir. Idalina Harris, M.S. Dr. Ir. Rofandi Hartanto, M.P. Ir. Indriyanto, M.P. 2 Panduan Panduan Fakultas Fakultas Pertanian Pertanian 1 Senat Fakultas Ketua : Prof. Dr. Ir. Wan Abbas Zakaria, M.S. Sekretaris : Prof. Dr. Ir. Dermiyati, M.Agr. Anggota : Prof. Dr. Ir. Muhajir Utomo, M.Sc. Prof. Dr. Ir. Tirza Hanum. M.S. Prof. Dr. Ir. Sutopo Ghani Nugroho, M.Sc. Prof. Dr. Ir. Abdul Kadir Salam, M.Sc. Prof. Dr. Ir. Ali Kabul Mahi, M.S. Prof. Dr. Ir. Ali Ibrahim Hasyim, M.S. Prof. Dr. Ir. K.E.S. Manik, M.S. Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Harianto, M.S. Prof. Dr. Ir. Jamalam Lumbanraja, M.Sc. Prof. Dr. Ir. Bustanul Arifin, M.S. Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin, M.P. Prof. Dr. Ir. Rosma Hasibuan, M.Sc. Prof. Dr. Ir. Irwan Effendi, M.S. Prof. Dr. Ir. R.A. Bustomi Rosadi, M.S. Prof. Dr. Ir. Setyo Dwi Utomo, M.Sc. Prof. Dr. Ir. Kukuh Setiawan, M.Sc. Prof. Dr. Ir. Soesiladi Esti Widodo, M.Sc. Prof. Dr. Ir. Irwan Sukri Banuwa, M.Si. Prof. Dr. Ir. Cipta Ginting, M.Sc. Prof. Dr. Ir. Purnomo, M.S. Prof. Dr. Ir. Ainin Niswati, M.Sc. Prof. Dr. Ir. Muhtaruddin, M.S. Dr. Ir. Erwanto, M.S. Dr. Ir. Tamaluddin Syam, M.S. Dr. Ir. R. Hanung Ismono, M.S.

4 berlokasi di Kampus Gedong Meneng, FP Unila mengalami perkembangan pesat, sehingga sampai 2007 FP Unila sudah memiliki sembilan jurusan, yaitu Budidaya Pertanian (PS S-1 Agronomi, PS S-1 Hortikultura, dan PS S-2 Magister Agronomi); Sosial Ekonomi Pertanian (PS S-1 Sosial Ekonomi Pertanian, PS S-1 Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, dan PS S-2 Magister Agribisnis); Ilmu Tanah (PS S-1 Ilmu Tanah); Proteksi Tanaman (PS S-1 Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan); Teknologi Hasil Pertanian (PS S-1 THP dan PS S-2 Teknologi Agroindustri); Produksi Ternak (PS S-1 Produksi Ternak dan PS D- III Kesehatan Hewan); Manajemen Hutan (PS S-1 Manajemen Hutan); PS S-1 Setara Jurusan Teknik Pertanian; dan PS S-1 Setara Jurusan Budidaya Perairan. Pada 2008 sesuai dengan SK Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi No 163/ DIKTI/KEP/2007 tentang Penataan dan Kodifikasi Program Studi pada Perguruan Tinggi, maka PS S-1 di FP Unila menjadi tujuh PS, yaitu: PS Agroekoteknologi (penggabungan dari Agronomi, Hortikultura, Ilmu Tanah, dan Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan); PS Agribisnis (penggabungan dari Ekonomi Pertanian/Agribisnis, penyuluhan dan Komunikasi pertanian); PS Teknologi Industri Pertanian; PS Peternakan; PS Kehutanan; PS Keteknikan Pertanian; dan PS Budidaya Perairan. PS S-2 di FP Unila ada tiga yaitu: PS Magister Agroekoteknologi [konsentrasi Agronomi, Sumberdaya Lahan dan Lingkungan, Pengelolaan Hama dan Penyakit Terpadu, Ilmu Lingkungan, dan Manajemen Sumberdaya Alam dan Pengembangan Perdesaan (MSAPP)]; dan PS Magister Ekonomi Pertanian/Agribisnis; dan PS Magister Teknologi Agroindustri. b. Visi Visi 2025 Unila. Sesuai dengan kedudukannya, RPJP Unila dan Renstra Unila harus menjadi acuan utama dalam penyusunan Renstra unit-unit dibawahnya. Berdasarkan hasil analisis lingkungan strategis Unila dalam 20 tahun ke depan, maka RPJP Unila ditetapkan Visi 2025 Unila. Visi 2025 Unila merupakan cita-cita, aspirasi, inspirasi, motivasi, dan peta jalan (road map) pengembangan Unila secara terarah dan sistematis untuk terus bergerak ke arah yang lebih maju dan kompetitif. Rumusan lengkap Visi 2025 Unila, yang merupakan gambaran bentuk paripurna Unila yang akan dicapai pada 2025 adalah sebagai berikut: Menjadi Perguruan Tinggi Sepuluh Terbaik di Indonesia. a. Sejarah 4 Panduan Panduan Fakultas Fakultas Pertanian Pertanian 3 Sejarah, visi, misi, tujuan dan strategi Pendirian Fakultas Pertanian di Lampung diawali dengan Instruksi Gubernur/ Kepala Daerah Tingkat I Lampung Zainal Abidin Pagaralam, melalui Surat No. G/6774/XV/D/67 tanggal 6 Juli 1967 kepada Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Daerah Tingkat I (Dati I) Lampung untuk mempersiapkan berdirinya fakultas tersebut. Instruksi ini ditindaklanjuti oleh Kepala Dinas Pertanian Daerah Tingkat I Lampung saat itu, Ir. Desmi Warganegara, hingga diperoleh persetujuan dari Pj. Direktur Jenderal PTIP bahwa Fakultas Pertanian dapat dibuka di Lampung dengan pembiayaan dari Pemerintah Daerah Provinsi Lampung. Pada 1 Agustus 1967 Gubernur Lampung selaku Ketua Presidium Universitas Lampung mengumumkan bahwa pada tahun ajaran 1968 Unila menerima mahasiswa baru untuk Fakultas Pertanian dan Peternakan (SK No. 001/PPFP/ 1967). Akhirnya Fakultas Pertanian dan Peternakan Unila berdiri secara resmi pada 20 November 1967 berdasarkan SK Presidium Unila No. 756/KPTS/Pres /67 tanggal 20 November 1967 dan Ir. Desmi Warganegara ditunjuk sebagai pejabat dekan. Pada saat itu Fakultas Pertanian dan Peternakan Unila hanya memunyai dua orang dosen tetap, yaitu Ir. Agus Tagor Lubis dan Ir. Hamid Suherman, sehingga pada masa awal perkuliahan di Fakultas Pertanian dan Peternakan Unila lebih banyak diasuh oleh dosen luar biasa. Kondisi ketidakjelasan status sampai 1973 menyebabkan minat calon mahasiswa untuk mendaftar ke fakultas Pertanian dan Peternakan Unila semakin berkurang dan bahkan tidak ada pendaftar sama sekali pada tahun ajaran Keadaan ini akhirnya berubah dengan terbitnya SK Mendikbud No. 0206/O/1973 tanggal 16 November 1973 tentang pemberian status negeri pada Fakultas Pertanian (tanpa peternakan) dan secara resmi masuk ke dalam lingkungan Unila. Sampai 1976, Kampus Fakultas Pertanian Unila (FP Unila) berlokasi di Cimeng, Teluk Betung. Setelah itu, pada 1977 Fakultas Pertanian secara resmi pindah ke kampus baru di Gedong Meneng dan merupakan fakultas pertama yang pindah ke kampus baru tersebut. Pada saat memperoleh status negeri, FP Unila hanya memiliki dua jurusan, yaitu Jurusan Teknik Pertanian dan Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian. Setelah

5 c. Misi Untuk mewujudkan Visi 2025 FP Unila, yaitu: Fakultas Pertanian Lima Terbaik di Indonesia diperlukan rumusan misi yang sistematis dan komprehensif, serta sejalan dengan tugas pokok dan fungsi FP Unila. Secara keseluruhan, misi FP Unila selanjutnya dijabarkan dalam empat misi sebagai berikut: Misi 1: Mengembangkan program tri dharma perguruan tinggi yang bermutu dan inovatif dengan dukungan sarana-prasarana memadai serta sistem penjaminan mutu. Misi 2: Misi 3: Misi 4: Mengembangkan FP Unila menjadi organisasi yang sehat dengan sistem tata kelola yang baik. Meningkatkan kapasitas, integritas dan kinerja SDM menuju peningkatan kesejahteraan dan partisipasi. Mengembangkan kerjasama dengan pemerintah, industri dan perguruan tinggi lain di tingkat nasional dan internasional serta pencitraan FP Unila. Tata nilai (value) adalah norma-norma atau prinsip yang menjadi acuan utama bagi semua elemen di FP Unila untuk membangun sikap dan karakter. Tata nilai akan menuntun bagaimana sikap seluruh pihak yang terkait di FP Unila, dalam rangka menjalankan tugas sehari-hari (mengemban misi) untuk mencapai visi yang telah ditetapkan. Karena itu tata nilai merupakan asumsi yang sangat penting artinya bagi keberhasilan program dan kegiatan FP Unila. Tata nilai yang telah disepakati selanjutnya harus dijabarkan dan dilaksanakan secara kongkrit dalam bentuk sikap atau perilaku nyata sehari-hari. FP Unila menyadari pentingnya penetapan tata nilai yang merupakan dasar sekaligus pemberi arah bagi sikap dan perilaku pemimpin, dosen, karyawan dan mahasiswa dalam menjalankan tugas atau aktivitas sehari-hari. Tata nilai juga akan menyatukan hati dan pikiran seluruh dosen, karyawan dan mahasiswa dalam usaha mewujudkan visi dan misi. Untuk itu, FP Unila telah mengidentifikasi tata nilai yang harus dimiliki oleh pemimpin, dosen, karyawan, dan mahasiswa Unila. Beberapa nilai yang dianggap penting adalah: amanah, santun, profesional, respek, bijaksana, antusias, responsif, tanggung jawab, empati, kreatif, inovatif, antisipatif, produktif, disiplin, peduli, visioner, taat azas, koordinatif, inspiratif, dan kebersamaan. Visi 2025 FP Unila. Sebagai bagian integral dari Unila maka Fakultas Pertanian Unila harus berkontribusi positif terhadap pencapaian Visi 2025 Unila. Berdasarkan modal dasar yang dimiliki FP Unila saat ini dan hasil analisis lingkungan strategis dalam 20 tahun ke depan, maka ditetapkan Visi 2025 FP Unila. Rumusan lengkap Visi 2025 FP Unila, yang merupakan gambaran bentuk paripurna FP Unila, adalah sebagai berikut: Fakultas Pertanian Lima Terbaik di Indonesia Visi FP Unila tersebut harus dapat dipahami dengan cermat dan ditindaklanjuti secara nyata oleh semua elemen yang terkait dengan pengembangan FP Unila. Maksud dari lima terbaik di Indonesia adalah FP Unila menjadi salah satu dari lima lembaga pendidikan tinggi pertanian (termasuk negeri dan swasta) peringkat teratas di Indonesia berdasarkan penilaian lembaga pemeringkat yang resmi dan kredibel. Pemeringkatan perguruan tinggi pada umumnya mendasarkan penilaian pada kualitas aktivitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat nasional dan internasional. Terkait visi tersebut, FP Unila harus mulai merumuskan indikator kinerja, yang akan menjadi tolok ukur penilaian keberhasilan program pengembangan. Indikator kinerja FP Unila antara lain dapat diukur dari kemampuannya menyajikan produk pendidikan tinggi pertanian yang berkualitas, kompetitif dan relevan secara efisien kepada masyarakat. Peningkatan kontribusi FP Unila dalam peningkatan mutu SDM serta pengembangan dan penerapan ipteks di masyarakat pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan dan kualitas peradaban masyarakat. Terkait dengan visi tersebut dan tantangan berat yang dihadapi masyarakat, maka kapasitas FP Unila harus terus menerus dibangun sehingga mampu menggerakkan seluruh potensi sumberdaya yang dimiliki secara optimal. Selain itu, harus dipacu pula pengembangan kerjasama partnership dengan mitra strategis eksternal (pemerintah daerah, industri dan masyarakat). Dengan kata lain, FP Unila harus secara progresif mengembangkan program-program unggulan untuk percepatan peningkatan kapasitas dan kualitas institusi. Dalam kaitan itu, Visi 2025 FP Unila pada dasarnya merupakan cita-cita, aspirasi, sumber inspirasi dan motivasi, serta road map pengembangan FP Unila secara terarah dan sistematis menuju ke arah yang lebih maju dan kompetitif sesuai dengan posisi strategisnya di masa yang akan datang. Panduan Fakultas Pertanian 6 Panduan Fakultas Pertanian 5

6 (termasuk kebun percobaan), sehingga mampu secara efektif mendukung program-program pengembangan ke depan yang progresif dan ekspansif; 4. Melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas dan integritas SDM dosen dan karyawan (laboran, teknisi, dan administrasi), sehingga memiliki kapasitas dan kinerja yang optimal sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya; 5. Mengembangkan secara progresif dan ekspansif program-program kerjasama kelembagaan yang sinergis dengan mitra eksternal, di dalam dan di luar negeri, untuk peningkatan mutu kegiatan tri dharma perguruan tinggi; dan 6. Mengembangkan program-program yang bersifat inovatif untuk mendorong peningkatan prestasi FP Unila dan pencitraan FP Unila. d. Tujuan dan Sasaran Tujuan Fakultas Pertanian Unila adalah: 1. Menghasilkan lulusan sarjana dan pascasarjana di bidang pertanian dalam arti luas yang memiliki relevansi dan kompetensi tinggi di bidangnya serta memiliki integritas tinggi; 2. Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) yang bermanfaat untuk meningkatkan daya saing dan peradaban bangsa; 3. Meningkatkan penerapan teknologi untuk meningkatkan produksi dan nilai tambah sumber daya, dalam rangka meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Sasaran yang akan dicapai Fakultas Pertanian Unila adalah: 1. Tercapainya sistem tata kelola pendidikan tinggi yang baik, yang antara lain akan tercermin dari efisiensi, produktivitas, dan nilai akreditasi program studi di FP Unila. 2. Tercapainya keunggulan dalam program pembelajaran, yang antara lain tercermin dari keunggulan dan daya saing lulusan FP Unila 3. Tercapainya keunggulan dalam program penelitian dan pengembangan, yang antara lain tercermin dari keunggulan produk publikasi ilmiah dan paket teknologi FP Unila yang temerap 4. Tercapainya keunggulan dalam program pengabdian kepada masyarakat, yang antara lain tercermin dari keunggulan teknologi inovatif yang dihasilkan FP Unila dan diadopsi oleh masyarakat. e. Strategi Strategi Fakultas Pertanian Unila yang akan digunakan untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan adalah: 1. Mengembangkan secara progresif dan ekspansif program-program pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (tri dharma perguruan tinggi), dengan mengedepankan efisiensi dan produktivitas, penjaminan mutu, serta transparansi dan akuntabilitas; 2. Menjadikan program pascasarjana sebagai motor penggerak peningkatan kinerja dan rating FP Unila; 3. Membangun sistem tata kelola FP Unila menuju organisasi yang sehat, yang didukung oleh sarana dan prasarana pendidikan tinggi yang memadai Panduan Fakultas Pertanian 8 Panduan Fakultas Pertanian 7

7 c. Laboratorium Kepala Laboratorium Benih dan Pemuliaan Tanaman Kepala Laboratorium Ilmu Tanaman : Ir. Tjipto Roso Basoeki, M.S. : Dr. Ir. Yusnita, M.Sc. Kepala Laboratorium Analisis Agribisnis : Ir. Eka Kasmir, M.S. Kepala Laboratorium Manajemen Usaha dan Sumberdaya Keluarga Kepala Laboratorium Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Kepala Laboratorium Ilmu Tanah Kepala Laboratorium Sumberdaya Lahan dan Lingkungan Kepala Laboratorium Ilmu Hama Tumbuhan Kepala Laboratorium Ilmu Penyakit Tumbuhan Kepala Laboratorium Pengolahan Hasil Pertanian Kepala Laboratorium Analisis Hasil Pertanian : Ir. Rabiatul Adawiyah, M.Si. : Ir. Dame Trully Gultom, M.S. : Ir. Sarno, M.S. : Ir. Fahri, M.Sc. : Prof. Dr. Ir. Rosma Hasibuan, M.Sc. : Ir. Titik Nur Aeny, M.Sc. : Dr. Ir. Sri Hidayati, M.P. : Dr. Ir. Subeki, M.Si., M.Sc. Kepala Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak : Ir. Liman, M.Si. Kepala Laboratorium Ilmu Produksi dan Reproduksi Ternak : Ir. Khaira Nova, M.S. Kepala Laboratorium Silvikultur dan Perlindungan Hutan : Ir. Indriyanto Kepala Laboratorium Iventarisasi dan Penataan Hutan : Hary Kaskoyo, S.Hut., M.Hut. Kepala Laboratorium Sumberdaya Air dan Pertanian : Ir. Zen Kadir, M.T. Kepala Laboratorium Rekayasa Bioproses dan Pasca Panen : Dr. Ir. Tamrin, M.S. Kepala Bengkel Alat dan Mesin Pertanian: Dr. Ir. Agus Haryanto, M.P. Kepala Laboratorium Budidaya Perikanan : Wardiyanto, S.Pi., M.Si. Kepala Laboratorium Bioteknologi Pertanian : Ir. Sudiono, M.Si. Kepala Laboratorium Lapang Terpadu : Ir. Sapto Kuncoro, M.S. 10 Panduan Panduan Fakultas Fakultas Pertanian Pertanian 9 Organisasi fakultas a. Pimpinan Fakultas Dekan Pembantu Dekan I Pembantu Dekan II Pembantu Dekan III Kepala Bagian Tata Usaha Kepala Subbagian Pendidikan Kepala Subbagian Umum dan Perlengkapan Kepala Subbagian Kepegawaian dan Keuangan Kepala Subbagian Kemahasiswaan dan Alumni b. Pimpinan Program Studi (PS) Ketua PS Agroekoteknologi Sekretaris PS Agroekoteknologi Ketua PS Agribisnis Sekretaris PS Agribisnis : Prof. Dr. Ir. Wan Abbas Zakaria, M.S. : Dr. Ir. Erwanto, M.S. : Prof. Dr. Ir. Irwan Sukri Banuwa, M.Si. : Dr. Ir. Tamaluddin Syam, M.S. : Dra. Nurhidayah : Ir. Yuli Kaesih : Sunar, S.H. : Drs. Nurhadi : Drs. Buchori Nawawi : Dr. Ir. Kuswanta Futas Hidayat, M.Si. : Dr. Ir. Sri Yusnaini, M.Si. : Dr.Ir. R. Hanung Ismono, M.S. : Ir. Ktut Murniati, M.S. Ketua PS Teknologi Industri Pertanian : Dr. Ir. Udin Hasanudin, M.T. Sekretaris PS Teknologi Industri Pertanian : Dra. Maria Erna K, M.Sc. Ketua Jurusan Peternakan Sekretaris Jurusan Peternakan Ketua Jur/PS Keteknikan Pertanian Sekretaris Jur/PS Keteknikan Pertanian Ketua Jur/PS Kehutanan Sekretaris Jur/PS Kehutanan Ketua Jur/PS Budidaya Perairan Sekretaris Jur/PS Budidaya Perairan : Prof. Dr. Ir. Muhtarudin, M.S. : Ir. Tintin Kurtini, M.S. : Dr. Ir. Sugeng Triyono, M.Sc. : Ir. Budianto Lanya, M.T. : Drs. Afif Bintoro, M.P. : Dr. Ir. Agus Setiawan, M.S. : Ir. Indra Gumay Yudha, M.S. : Tarsim, S.Pi., M.Si.

8 KURIKULUM PROGRAM SARJANA

9 tanaman secara efektif dan produktif; b. Kemampuan melaksanakan perencanaan sistem produksi tanaman secara tepat sesuai kaidah pertanian berkelanjutan; c. Kemampuan mengevaluasi dan menilai proses produksi tanaman dan pasca panen; d. Kemampuan mengaktualisasikan potensi disi untuk bekerjasama dalam tim yang multididsiplin. 3. Pengusaha (entrepreneur, initiator, adaptor, cooperator) a. Keberanian memulai, melaksanakan dan mengembangkan usaha innovatif bidang produksi tanaman dalam pertanian berkelanjutan; b. Kemampuan menjalin kerjasama (bernegosiasi dan berkomunikasi) secara efektif; c. Kemampuan berinovasi dalam menerapkan IPTEKS dibidang budidaya pertanian ke dalam praktek bisnis; d. Kemampuan menerapkan etika bisnis pertanian yang berwawasan lingkungan. 4. Peneliti a. Kemampuan mengidentifikasi, menganalisis dan merumuskan masalah secara tepat mengenai sistem budidaya pertanian yang berkelanjutan; b. Kemampuan merancang dan melaksanakan penelitian serta menginterpretasikan data secara profesional; c. Kemampuan merekomendasi penyelesaian masalah secara tepat dalam sistem budi daya pertanian yang berkelanjutan; 5. Pendidik (fasilitator, motivator, dan mediator) a. Kemampuan belajar sepanjang hayat; b. Kemampuan berpikir analitis dan sintesis dengan memperhitungkan dampak c. penyelesaian masalah dilingkup global dalam berkehidupan bermasyarakat; d. Kemampuan sebagai fasilitaor, motivator, dan mediator secara sistematik dan efektif. 14 Panduan Panduan Fakultas Fakultas Pertanian Pertanian 13 program studi argoekoteknologi a. Visi Visi Program Studi Agroekoteknologi yaitu Menjadi pusat keunggulan dalam pengembangan sumberdaya manusia (SDM) dan IPTEKS pertanian lahan kering. b. Misi 1. Menyelenggarakan tridharma perguruan tinggi yang bermutu dan inovatif dalam pengembangan pertanian lahan kering yang produktif dan berkelanjutan. 2. Membentuk insan akademik yang beretika dan profesional serta mengembangkan suasana dan budaya akademis yang kondusif dan dinamis; 3. Meningkatkan kemitraan dengan pihak lain baik nasional maupun internasional. c. Tujuan Menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi di bidang Agroekoteknologi yang kompetitif tingkat nasional dan internasional. d. Kompetensi Kompetensi Utama 1. Pelaku dalam bidang pertanian; a. Kemampuan menerapkan IPTEKS dibidang budidaya tanaman berdasarkan prinsip pertanian berkelanjutan baik secara modern maupun yang mengangkat kearifan lokal. b. Kemampuan berkomunikasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. 2. Manajer (planner, designer, organizer, evaluator, mediator) a. Kemampuan merencanakan dan merancang sistem produksi

10 Semester III BIO 203 Genetika 3(2-1) W BIO 103 AGT 202 Dasar-dasar I.Tanah*) 3(2-1) W - AGT 203 Teknologi benih 3(2-1) W AGB 212 Kewirausahaan Pertanian. 2(1-1) W - AGT 204 Klimatologi Pertanian 3(2-1) W FIS 105 AGT 205 Ilmu Hama Tumbuhan Umum 3(2-1) W BIO 103 AGB 104 Sosiologi Pertanian 2(2-0) W - Jumlah 19(13-6) * Ditawarkan setiap semester Semester IV AGT 206 Kesuburan Tanah dan Peng. Pupuk 3(2-1) W AGT 202 AGT 207 Survey & Evaluasi Lahan 3(2-1) W AGT 202 AGT 208 Produksi Tanaman Sayur 3(2-1) W AGT 201 AGT 209 Produksi Tanaman Pangan 3(2-1) W AGT 201 AGT 210 Pemuliaan Tanaman 3(2-1) W - AGT 211 Ilmu Penyakit. Tban Umum 3(2-1) W AGT 105 AGT 212 Statistika Pertanian 2(1-1) W - Jumlah 20(13-7) AGT 213 Produksi Tanaman Hias 3(2-1) P AGT 201 AGT 214 Jamur Patogen 2(1-1) P AGT 105 AGT 215 Entomologi Pertanian 3(2-1) P AGT 217 Teknologi Pertanian Organik 3(2-1) P - AGB 208 Koperasi 3(2-1) P - AGB 105 Dasar-Dasar Akuntansi 3(2-1) P - TEP 231 Mekanisasi Pertanian 3(2-1) P - KHT 306 Agroforestry 3(2-1) P - AGB 211 Pengembangan Masyarakat 3(2-1) P - AGB 330 Kajian Agraria 3(2-1) P TIP 101 Pengantar Teknologi Agroindustri 2(2-0) P - e. Sebaran Matakuliah Semester I MPK 101 Pend. Agama Islam 3(3-0) W - MPK 102 Pend. Agama Kristen 3(3-0) W - MPK 103 Pend. Agama Katolik 3(3-0) W - MPK 104 Pend. Agama Hindu 3(3-0) W - MPK 105 Pend. Agama Budha 3(3-0) W - MPK 107 Kewarganegaraan 3(3-0) W - KBS 101 Bahasa Indonesia 3(3-0) W - KBI 101 Bahasa Inggris 3(2-1) W - AGT 101 Etika 1(1-0) W - MAT 115 Matematika*) 3(2-1) W - BIO 103 Biologi Umum 3(2-1) W - AGT 102 Ekologi Pertanian 2(2-0) W - AGT 103 Pengantar Ilmu Pertanian 2(2-0) W - Jumlah 23(20-3) * Ditawarkan setiap semester Semester II KIM 105 Kimia Dasar 3(2-1) W - FIS 105 Fisika dasar 3(2-1) W - AGT 104 Dasar-dasar Fisiologi Tumb*). 3(2-1) W BIO 103 AGT 105 Mikrobiologi Pertanian 2(1-1) W BIO 103 AGT 201 Dasar2 Budidaya Tanaman*) 3(2-1) W BIO 103 AGB 201 Ekonomi Pertanian 2(2-0) W - AGT 106 Bioteknologi Dasar 3(2-1) W BIO 103 AGT 107 B. Inggris Profesi 3(2-1) W - Jumlah 22(15-7) * Ditawarkan setiap semester Panduan Fakultas Pertanian 16 Panduan Fakultas Pertanian 15

11 Semester VI (lanjutan) AGT 322 Teknologi Panen dan Pascapanen 3(2-1) P - AGT 323 Pemuliaan Tanaman Lanjutan 2(2-0) P AGT 203 AGT 324 Penginderaan jauh dan sistem informasi geografi 3(2-1) P - AGT 325 Analisis tanah dan tanaman 3(2-1) P - AGT 326 Bioteknologi pertanian 3(2-1) P BIO 203 BIO 206 AGT 327 Hama Gudang dan Urban 2(1-1) P AGT 328 Klinik pertanian 2(1-1) P AGT 329 B. Inggris profesi lanjut 3(2-1) P AGT 106 AGT 330 Komputer terapan 3(2-1) P - AGT 331 Produksi tanaman Biofuel, Biooil, dan minyak atsiri 3(2-1) P AGT 201 TIP 319 Teknologi pengolahan hasil pert. 3(2-1) P - AGB 106 Dasar -dasar penyuluhan dan komunikasi pertanian 3(2-1) P - TEP 220 Pengelolaan Air Untuk Pertanian 3(2-1) P - * Ditawarkan setiap semester Semester VII UNI 490 KKN Tematik *) 3(0-3) W - AGT 495 Praktek 3(0-3) P AGT 496 Praktek 3(0-3) W Jumlah 6(0-6) AGT 401 Teknologi pengelolaan hara biologis 3(2-1) P - AGT 402 Pengelolaan pertanian berkelanjutan 3(2-1) P - AGT 403 Pengendalian terpadu HPT 3(2-1) P - AGT 404 Pestisida dan teknik aplikasi 3(2-1) P - AGT 405 Produksi tanaman Ubi & Kacang 3(2-1) P AGT 201 AGT 406 Produksi Tanaman Rempah dan Biofarmaka 3(2-1) P AGT 201 AGT 407 Manajemen industri benih 2(2-0) P AGT 212 AGT 408 Pengendalian Hayati 3(2-1) P - Semester V AGT 301 Biologi dan Kesehatan Tanah 3(2-1) W AGT 202 AGT 302 Produksi Tanaman Buah 3(2-1) W AGT 201 AGT 303 Produksi Tanaman Perkebunan 3(2-1) W AGT 201 AGT 304 Ilmu Teknologi Peng. Gulma 3(2-1) W - AGT 305 Hama Penting Tanaman 3(2-1) W AGT 205 AGT 306 Teknik Penelitian* 3(2-1) W MAT 115 Jumlah 18(12-6) AGT 307 Produksi tanaman serealia 3(2-1) P AGT 201 AGT 308 Gizi dan manfaat tanaman Hortikultura 3(2-1) P - AGT 309 Kimia tanah 3(2-1) P AGT 202 AGT 310 Fisika tanah 3(2-1) P AGT 202 AGT 311 Hama nir serangga 3(2-1) P - AGT 312 Bakteri dan Virologi tumbuhan 3(2-1) P - AGT 313 Karantina tumbuhan 2(1-1) P - AGB 304 Perencanaan evaluasi proyek 3(2-1) P - AGB 204 Manajemen agribisnis 3(2-1) P - * Ditawarkan setiap semester Semester VI AGT 314 Metode Ilmiah *) 3(2-1) W KBS 101 MAT 115 MAT 130 AGT 315 Penyakit Penting Tanaman 3(2-1) W AGT 211 AGT 316 Konservasi Tanah dan Pengelolaan DAS 3(2-1) W AGT 202 AGT 317 Ilmu Lingkungan 3(2-1) W BIO 103 Jumlah 12(8-4) AGT 318 Pembiakan vegetatif 3(2-1) P AGT 201 AGT 319 Herbisida dan lingkungan 3(2-1) P - AGT 320 Pengelolaan Gulma perkebunan 3(2-1) P - AGT 321 Produksi Tanaman Penghasil Getah, Gula, dan Bahan Penyegar 3(2-1) P AGT 201 Panduan Fakultas Pertanian 18 Panduan Fakultas Pertanian 17

12 f. Deskripsi Matakuliah MPK 101. Pendidikan Agama Islam, 3(3-0) Al Qur an dan sains; manusia dan agama, aqidah islamiyah, syari ah islamiyah: Akhlaq Al Islam: kapita Selekta Sejarah Islam. Dosen: Dosen Agama Islam MPK 102. Pendidikan Agama Protestan, 3(2-1) Dasar Iman Kristen: iman dan ilmu pengetahuan; tanggungjawab Umat Kristen; pengabdian. Dosen: Dosen Agama Protestan. MPK 103. Pendidikan Agama Katolik, 3(2-1) Dasar Iman Katolik; hidup menggereja dan memasyarakat; tugas dan tanggungjawab umat Katholik; pengabdian. Dosen: Dosen Agama Katholik. MPK 104. Pendidikan Agama Hindu, 3(2-1) Kerangka dasar Agama Hindu; tattwa, susila, yadnya: Dasar keimanan Hindu, dasar dan tujuan hidup umat Hindu. Dosen: Dosen Agama Hindu MPK 105. Pendidikan Agama Budha, 3(2-1) Falsafah Budha, jalan hidup umat Budha, agama Budha dan khasanah pengetahuan; relevansi agama Budha dengan zaman modern dan era pembangunan. Dosen: Dosen Agama Budha. MPK 107. Kewarganegaraan, 3(3-0) Pengertian tentang hakekat Wawasan Nusantara, ketahanan Nasional, dan politik strategi nasional dan system dasar pertahanan keamanan Negara. Dosen: Tim Dosen Kewarganegaraan KBS 101. Bahasa Indonesia, 3(3-0) Ejaan Bahasa Indonesia, tata bahasa, kata: kata dasar, dan kata jadian, kalimat; kalimat tunggal, dan kalimat majemuk, paragraph, naskah, dan naskah karya ilmiah. Dosen: Dosen Bahasa Indonesia. Semester VII (lanjutan) AGT 409 Teknologi produksi bibit 3(2-1) P AGT 212 AGT 410 Budidaya nir tanah 3(2-1) P AGT 201 AGT 411 Lansekap hortikultura 3(2-1) P - AGT 412 Teknologi laboratorium Produk hortikultura 3(2-1) P KIM 103 AGT 201 AGB 418 Jurnalisme Pertanian 2(2-0) P - TIP 307 Teknologi Pengolahan Limbah Agroindustri 3(2-1) P Pilih salah satu Semester VIII AGT 497 Seminar Usul Penelitian 1(0-1) W AGT 318 AGT 498 Seminar Hasil Penelitian 1(0-1) W AGT 497 AGT 499 Skripsi 4(0-4) W AGT 498 Jumlah 6(0-6) Catatan: 1. Semester 1 dan 2 paket 2. Semester 3 dan seterusnya sks yang diambil didasarkan pada IP yang diperoleh pada semester sebelumnya. Mata Kuliah Layanan AGT 216 AGT 413 Dasar-dasar Perlindungan Tanaman 3(2-1) P - Perencanaan Pengembangan Wilayah 3(2-1) P - Panduan Fakultas Pertanian 20 Panduan Fakultas Pertanian 19

13 energi oleh mahluk hidup; metabolisme karbohidrat dalam mahluk hidup, kimia lemak dalam sel. Dosen: Tim Dosen Kimia FIS 105. Fisika Dasar, 3(2-1) Satuan dasar dan vektor; gerak: lurus dan melingkar; gaya dan mekanika: kerja, energi daya, momentum, termodinamika, mekanika fluida; elektrodinamika dan elektrostatika, elektromagnetik, optik, dan fisika inti. Dosen: Tim Dosen Fisika. AGT 104. Dasar Fisiologi Tumbuhan, 3(2-1) Mempelajari sel tumbuhan, sifat-sifat air dan termodinamika, difusi, osmosis, dan potensial air, transpirasi tumbuhan, hara mineral, dan serapan hara, transport dalam floem, enzim, protein, dan asam amino, fotosintesis dan fororespirasi, respirasi dan lipida, Asimilasi nitrogen dan sulfur, pertumbuhan dan perkembangan, zat pengatur tumbuh, dan respon tanaman terhadap faktor lingkungan (fotoperiodisme, fototropisme dll). Dosen: Dwi Hapsoro, Yusnita, Agus Karyanto, Nyimas Sadiyah, Nanik Sriyani, Yafizham, dan M. Kamal. AGT 105. Mikrobiologi Pertanian, 2(1-1) Sejarah mikrobiologi; arti penting mikrobiologi dalam bidang pertanian; ruang lingkup aseptik; media pembiakan; klasifikasi mikroorganisme; jamur, bakteri, virus, mikoplasma; faktor lingkungan yang mempengaruhi mikroorganisme; mikroorganisme bermanfaat dan mikroorganisme merugikan. Dosen; Subli Mujim, dan Cipta Ginting. AGT 106. Bioteknologi Dasar, 3(2-1) Pengertian bioteknologi, bioteknologi modern vs tradisional, manfaat bioteknologi dalam bidang pertanian, kultur jaringan, biofertilizer, biopestisida, fermentasi, organisme unggul, genetically-modified organism, transformasi genetic (rekayasa genetika) tanaman keamanan hayati. Dosen: Setyo Dwi Utomo, Akari Eddy, Nur yasin, Hasriadi M. Akin, Sudiono, dan Ainin Niswati. AGT 107. Bahasa Inggris Profesi, 3(2-1) Struktur kalimat, grammar, vocabulary dan idiom, reading, review grammar. Istilah-istilah khusus dalam bahasa inggris untuk bidang pertanian. Latihan membaca jurnal berbahasa Inggris. Penulisan abstrak hasil penelitian. Dosen: Tim Dosen KBI 101. Bahasa Inggris, 3(2-1) English for Intermediate-Advance Course: Review in Tenses, Conditional, Active-passive, noun clause. Adjective clause, adverbial clause, gerund and infinitive, conjunction, relative clause, functional skills, reading comprehension. Dosen: Darwin H. Pangaribuan, Erwin Yuliadi, M. Syamsoel Hadi, Dermiyati, Cipta Ginting, AGT 101, Etika, 1 (1-0) Etika ilmiah Dosen : Prof. Sutopo dan tim BIO 103. Biologi Umum, 3(2-1) Teori dasar kehidupan dan konsep hidup, sel sebagai satuan terkecil kehidupan, teori sel, jaringan, dan organ. Pengenalan dunia tumbuhan. Membran sel: diffusi, osmosis, dan transport aktif. Nutrisi pada tumbuhan, fotosintesis, fiksasi nitrogen, dan respirasi. Reproduksi tumbuhan dan hewan. Genetika, ekologi dan keanekaragaman organisme. Dosen: Tim dosen Biologi. AGT 102. Ekologi Pertanian, 2(2-0) Memberikan pemahaman dasar tentang definisi, kegunaan dan konsep ekologi; faktor fisik yang mempengaruhi tanaman; energi dalam sistem ekologi pertanian; faktor lingkungan dan sifat tanah, daur hara dalam ekosistem pertanian. Pengenalan serangga dan dinamikanya; pengelolaan hama, penyakit; pengelolaaan gulma; suksesi dan kompetisi tanaman; pola tanam dan rotasi tanaman serta pertanian organik dalam ekosistem pertanian. Dosen: Lazimar zein, Henrie B, Purnomo, Rosma Hasibuan, Sri Yusnaini, Syamsul Hadi. KIM 105. Kimia Dasar, 3(2-1) Memberikan pemahaman tentang satuan internasional, molekul/benda, perubahan molekul/benda; sifat atom/unsur dalam sistem berkala, ikatan kimia, senaywa, dan struktur atom/ unsur dalam molekul/benda; persamaan reaksi, reaksi keseimbangan, kelarutan, dan pengendapan; reaksi kinetika (kecepatan reaksi, katalisator) dan pergerakan molekul, hukum termodinamika; sistem kimia air, asam, basa, protonasi, garam dan larutan penyangga; Kimia listrik (oksidasi-reduksi); kimia inti dan radiasi kimia; Dasar kimia organik (rantai karbon-rantai panjang dan gugus fungsi senyawa organik); senyawa nitrogen (amin, amida, nitril) dan lipida; Fungsi fidiologi dan struktur asam amino, peptida dan protein (enzim dan coenzim); molekul dasar keturunan (asam nukleat dan sintesa protein; sumber dan penggunaan Panduan Fakultas Pertanian 22 Panduan Fakultas Pertanian 21

14 agroekosistem. Dosen: Hamim Sudarsono, Agus M. Hariri, Purnomo. AGB 104, Sosiologi Pertanian, 2(2-0) Pola-pola kelembagaan, proses-proses social, lembaga-lembaga kemasyarakatan, grup social, system status dan pelapisan masyarakat, pola hubungan antara suku bangsa, pola komunikasi, kekuasaan dan wewenang, keluarga dan peranan wanita, bentuk masyarakat dan pola adaptasi ekologi, perubahan social, antara sosiologi penerapan dan pemikiran sosial. Dosen: Begem Viantimala, dan Yuniar Aviati. AGB 212. Kewirausahaan Pertanian, 2(1-1) Arti dan Peranan Kewirausahaan; Penghambat Sifat Maju dan Tantangan Masa Mendatang; Diri dan Pengembangannya; Optimisme; Karsa dan Keuletan; Kreati-vitas;Risiko; Perencanaan Bisnis, Pengenalan sikap dan sifat pedagang; Pengusaha dan Tokoh. Dosen: Harris Hasyim, Kordiyana K. Rangga, Teguh Endaryanto dan Rabiatul A. AGT 206, Kesuburan Tanah dan Pengelolaan Pupuk, 3(2-1) Faktor tanah yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman, ketersediaan unsur hara sebagai nutrisi tanaman, indentifikasi kekahatan dan keracunan unsur hara pada tanaman, metode pengolahan tanah untuk produksi tanaman, kemasaman tanah dan pengapuran, klasifikasi, sifat-sifat dan cirri pupuk, tata laksana pemupukan, nasib pupuk dalam tanah, perhitungan penggunaan pupuk, evaluasi kesuburan tanah, rekomendasi pemupukan. Dosen: Dosen Pengasuh Tim Tanah. AGT 207, Survei dan Evaluasi Lahan, 3(2-1) Pendahuluan, morfologi tanah, karakterisasi dan komposisi tanah, pelapukan dan pembentukan tanah, proses-proses pedogenesis, perkembangan tanah, sistem klasifikasi taksonomi tanah USDA, siste klasifikasi soepraptohardjo (LPT), sistem klasifikasi FAO. Survei tanah; pendahuluan, perencanaan survei tanah, pelaksanaan survei, penutupan dan penggunaan lahan, satuan peta tanah, skala, ketelitian, dan keuntungan survei tanah. Evaluasi lahan: konsep dasar (lahan, tanah, penggunaan lahan, karakteristik dan kualitas lahan, syaratsyarat dan factor pembatas penggunaan lahan, perbaikan lahan, kemampuan dan kesesuaian lahan); tujuan dan prinsip evaluasi lahan; satuan lahan; prosedur evaluasi lahan; klasifikasi kemampuan lahan; klasifikasi kesesuaian lahan; perencanaan penggunaan lahan (perwilayahan komoditi pertanian, pemukiman, wisata). Dosen: Ali Kabul Mani, Tamaluddin Syam BIO 203. Genetika, 3(2-1) Pengertian Variasi, modifikasi, mutasi kromoson dan gen. Pewarisan menurut Mendel. Prinsip segregasi, dominasi, resesif. Prinsip pemisahan bebas. Intraksi gen. Probalitas dan Pewarisan sifat. Pautan dan pindah silang, kode genetic, peta kromoson, abrasi kromoson dan evolusi. Dosen: S.Hikam, E. Yuliadi, Setyo Dwi Utomo, Nyimas Sa diyah, Kukuh Setiawan Ardian, dan Akari Edy. AGB 201. Ekonomi Pertanian, 2(2-0) Ilmu ekonomi dan masalah ekonomi; model dan system pertanian; ekonomi mikro ( permintaan, penawaran, kebijakan harga, produksi dan alokasi sumberdaya, biaya produksi, struktur pasar bersaing, dan monopoli); Ekonomi makro ( permintaan dan penawaran agregat, produk dan pendapatan nasional, kebijakan fiscal dan moneter, pengangguran dan inflasi. Dosen: Tim Dosen Agribisnis. AGT 201. Dasar Budidaya Tanaman, 3(2-1) Pengertian dan ruang lingkup budidaya tanaman, kebutuhan dasar tanaman, perbanyakan tanaman (vegetatif, generatif, criteria benih dan penyimpanannya), teknik budidaya, pola pertanaman, budidaya tanaman spesifik local dan budidaya tanaman berwawasan lingkungan. Dosen: Tim Dosen budidaya Tanaman AGT 202. Dasar-dasar Ilmu Tanah, 3(2-1) Tanah dan peradaban manusia, tanah sebagai sumberdaya, pembentukan tanah, sifat fisik, kimia dan biologi tanah, sumber hara tanah (N, P, K, Ca, Mg, S, dan unsur mikro) dan pengelolaannya, interpretasi penggunaan tanah, lingkungan tanah, dasar-dasar klasifikasi dan survei tanah. Dosen: Tim Dosen Tanah. AGT 204, Klimatologi Pertanian, 3(2-1) Ruang lingkup iklim; Pengertian cuaca dan iklim; unsure-unsur cuaca/iklim; Siklus hidrologi; Klasifikasi iklim; Iklim tropika/indonesia; Gejala El-Nino dan La-Nina; Prinsip dasar modifikasi iklim. Dosen: Tumiar K. Manik dan TIM AGT 205. Ilmu Hama Tumbuhan Umum, 3(2-1) Konsep hama, klasifikasi hewan yang berpotensi menjadi hama, ambang ekonomi dan ambang kerusakan, status hama, mekanisme terjadinya hama, pengamatan dan sampling hama, cara-cara pengendalian hama, analisis Panduan Fakultas Pertanian 24 Panduan Fakultas Pertanian 23

15 Dosen: Darwin H. Pangaribuan, Koeshendarto, Syamsoel Hadi, Setyo Widagdo. AGT 213, Produksi Tanaman Hias 3 (2-1) Potensi, prospek, masalah, dan program pegembangan. Asal-usul, penyebaran, botani, syarat tumbuh, teknik budidaya, pascapanen, dan tataniaga, meliputi aneka bunga potong: famili Orchidaceae, Compositae, Rosaceae, Caryophyliaceae, Aracease, dan tanaman hias: palem, tanaman perdu, tanaman air dan tanaman hias bunga. Dosen: AGT 214, Jamur Patogen, 2(1-1) Pengertian dan sejarah singkat ilmu jamur; pertumbuhan dan perkembangan; morfologi dan klasifikasi; intraksi antara jamur dan tanaman serta lingkungan; contoh-contoh jamur pathogen; pengelolaan penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur. Pengertian dan sejarah singkat ilmu bakteri, morfologi; taksonomi dan fisiologi; isolasi dan identifikasi; gejala penyakit; silus hidup; proses infeksi dan perkembangan penyakit; cara penularan dan penyebaran patogen; pengaruh lingkungan; contoh-contoh genus penting; pengendalian penyakit karena bakteri. Pengertian dasar tentang virus; taksonomi dan klasifikasi virus tumbuhan; penularan virus; deteksi dan diagnosis penyakit virus; epidemiologi dan pengendalian pengendalian penyakit virus. Sejarah dan arti penting; struktur dan fungsi; klasifikasi; pengambilan contoh, ekstraksi dan isolasi; nematode dan lingkungan; serangga dan gejala serangga; intraksi nematode dan mikroba; ketahanan tanaman terhadap nematode; contoh nematode penting tanaman; pengendalian. Dosen: Cipta ginting, Titik Nur Aeny, Hasriadi Mat Akin, I Gede Swibawa. AGB 208, Koperasi, 3(2-1) Pengertian koperasi dan perbedaannya dengan bentuk kerjasama lainnya; sejarah koperasi; prinsip-prinsip koperasi; jenis dan sifat koperasi; pembentukan koperasi dan anggaran dasar koperasi; manajemen koperasi; partisipasi anggota; per-modalan koperasi; administrasi dan pembukuan koperasi; laporan keuangan ko-perasi; analisis laporan keuangan koperasi; kebijakan pemerintahan dalam bidang koperasi; evaluasi atas keberhasilan koperasi; amalgamasi dan pembubaran koperasi. Dosen : Tim Mata Kuliah Koperasi AGB 105, Dasar-Dasar Akuntansi, 3(2-1) Inventarisasi data; Neraca awal; Perkiraan, Jurnal dan Transaksi; Posting Jurnal; Buku Besar dan Tambahan (Ledger); Laporan Keuangan; Neraca Rugi/Laba; AGT 208, Produksi Tanaman Sayur, 3(2-1) Asal-usul/ sejarah penyebaran, klasifikasi tanaman, peubah penentu mutu sayur, teknik budidaya, panen dan pascapanen, sayuran penting dataran tinggi, dan sayuran penting dataran rendah. Dosen: Azlina H. Bakrie, Syamsoel Hadi, Darwin H.Pangaribuan, Sri Ramadiana AGT 209, Produksi Tanaman Pangan, 3(2-1) Pengertian dan prospek tanaman pangan, unsure produksi, agroekologi tanaman pangan, karakteristik pertumbuhan tanaman pangan, dan teknologi produksi tanaman pangan (padi, jagung, kedelai kacang tanah, kacang hijau, ubi kayu, ubi jalar, talas dan sagu). Dosen: Sulastri Ramli dan Tim AGT 210, Pemuliaan Tanaman, 3(2-1) Peran pemuliaan tanaman untuk perkembangan pertanian, dasar genetika dan diversifikasi genetic, sumber plasma nutfah, pewarisan sifat kualitatif dan kuantitatif dan heretabilitas, silang dalam, silang luar, dan heterosis; pemuliaan untuk ketahanan terhadap hama dan penyakit tanaman; jenis kultivar dan produksi benih hibrida. Dosen: S. Hikam, E, Yuliadi, Setyo Dwi Utomo, Nyimas Sa diyah, Kukuh Setiawan, dan Ardian. AGT 211, Ilmu Penyakit Tumbuhan Umum, 3(2-1) Arti penting tumbuhan dan penyakit tumbuhan, klasifikasi penyakit tumbuhan, etiologi (jamur, bakteri, virus, factor-faktor lingkungan ekstrim), mekanisme serangan pathogen, mekanisme pertahanan tumbuhan, diagnosis/ simptomalogi, perkembangan penyakit tumbuhan, gangguan pathogen terhadap fungsi fisiologi tumbuhan, genetika penyakit tumbuhan, epidemiologi dan pengukran penyakit tumbuhan, pengelolaan penyakit tumbuhan. Dosen: Subli Mujim, Joko Prasetyo. AGT 212, Teknologi Pertanian Organik, 3(2-1) Konsep pertanian alami dan organic, pertanian organic di Indonesia, pemasaran, standardisasi, kualitas dan sertifikasi pertanian organic, limbah pertanian sebagai pupuk organic, kompos, biota tanah, limbah padat, limbah cair dan azolla sebagai sumber pupuk organic, pengelolaan nutrisi/hara tanaman secara terpadu, pupuk hijau. Pupuk hayati, pengembangan system usahatani melalui pengelolaan tanaman terpadu, pengendalian hama dan penyakit terpadu, serta pemanfaatan pestisida hayati, pertanian olah tanah minimum dan tanpa olah tanah. Panduan Fakultas Pertanian 26 Panduan Fakultas Pertanian 25

16 AGT 302, Produksi Tanaman Buah, 3(2-1) Pomologi, buah dan penggolongan buah, anatomi dan morfologi, pembungaan, pertumbuhan dan perkembangan buah, aspek teknik budidaya (termasuk praktik pembiakan vegetatif), panen dan pascapanen buah (termasuk praktik analisis fisik dan kimia buah). Dosen: Soesiladi E. Widodo, Rugayah, Darwin H. Pangaribuan, R.A. Diana Widiastuti AGT 303. Produksi Tanaman Perkebunan, 3(2-1) Batasan perkebunan, penentuan komoditi dan lokasi, penentuan dan tujuan jangka panjang, pemilihan teknologi penyiapan lahan. Budidaya tanaman, tata laksana perkebunan, dan social ekonomi dan organisasi. Dosen: R. Evizal dan Indarto. AGT 304, Ilmu dan Teknologi Pengendalian Gulma, 3(2-1) Pengertian gulma, masalah dan manfaat gulma, sejarah ilmu gulma dan pengendalian gulma, biologi gulma, ekologi gulma, identifikasi gulma dan analisis vegetasi, konsep pengendalian gulma, dan pemanfaatan gulma. Dosen: Darmaisam Mawardi dan H. Suprapto. AGT 305, Hama Penting Tanaman, 3(2-1) Bioekologi dan bionomic hama-hama penting tanaman padi, jagung, kacangkacangan, kelapa, kelapa sawit, ubikayu, jeruk, kakao dan hortikultura; penyebaran hama dan perusakan tanaman; pengendalian; contoh-contoh kasus permasalahan dan pendekatannya. Dosen: Purnomo, Solikhin, Lestari Wibowo, Nur Yasin. AGT 306 Teknik Penelitian 3 (2-1) Mata kuliah ini memberikan kompetensi kepada mahasiswa untuk mampu menjelaskan konsep dasar statistika, statistika deskriptif dan statistika inferensia, serta mampu melakukan analisis data statistika dalam bidang teknik pertanian, dengan pokok bahasan meliputi peluang dan sebaran, statistika deskriptif, pendugaan parameter, pengujian hipotesis, uji pembandingan nilai tengah, analisis regresi dan korelasi, analisis ragam, perancangan percobaan, dan penggunaan program komputer untuk analisis statistika. Dosen: Tim Dosen AGT. AGT 307. Produksi Tanaman Serealia Tanaman pangan kelompok bebijian (padi, jagung, srghum, dan gandum); asalusul dan sejarah penyebaran, potensi, prospek, masalah dan program pembangunan; botani dan persyaratan tumbuh; tehnik budidaya dan Perubahan Modal. Dosen: R. Hanung Ismono dan Adia Nugraha. KHT 306, Agroforestry, 3(2-1) Konsep dan prinsup agroforestri (definisi, sejarah, sasaran, dan tujuan agroforestri, aspek social ekonomi dan budaya dalam agroforestri, agroforestri dan mata pencaharian masyarakt, dampak agroforestri terhadap lingkungan), system dan teknologi agroforestri, agroforestri untuk rehabilitasi lahan, kelembagaan dan kebijakan yang berhubungan dengan agroforestri, penelitian dan pengembangan agroforestri. Dosen: Tim Mata Kuliah Agroforestri AGB 211, Pengembangan Masyarakat, 3(2-1) Pemahaman konsep-konsep partisipatif, pemberdayaan masyarakat dan penyuluhan konvergen, pemahaman metode-metode analisis partisipatif, Rapid dan Rural Appraisal (RRA), Participatory Rural Appraisal (PRA), Focus Group Disscusion (FGD), Logical Frame-work Approach (LFA) dan penerapannya dalam perencanaan pembangunan (bottom-up planning), pemahaman konsep-konsep pengembangan organisasi, pengembangan kelembagaan local, pengembangan potensi energi social kreatif, metode pengembanganpartisipatif, metodepengembanganketahanansocial, metodesekolah lapang, serta indicator pengembangan masyarakat yang berciri partisipatif. Dosen: Irwan Effendi, Dame T. Gultom, dan Ktut Murniati. TEP 231. Mekanisasi Pertanian, 3(2-1). Kuliah ini membahas ruang lingkup teknik pertanian, alat dan mesin budidaya pertanian, teknik tanah dan air, teknik pengolahan hasil pertanian, energi dan listrik untuk pertanian. Dosen: Tim Dosen Tektan. AGT 301, Biologi dan Kesehatan Tanah, 3(2-1) Sejarah perkembangan biologi tanah, tanah sebagai habitat organisme, intraksi factor lingkungan dengan organisme, komponen organisme tanah, keberadaan dan penyebaran organisme tanah,perombakan bahan organik dan daur karbon, transformasi nitrogen, fosfor, dan sulfur, transformasi unsur-unsur logam, assosiasiorganisme tanah dan akar tanaman, peranan organisme dalam tanah, perombakan limbah organic padat dan bahan pencemar, enzim dalam tanah hormone dan racun asal organisme tanah, biologi cacing tanah dan nematode. Dosen: Sutopo Ghani Nugroho, M. A. syamsul Arief, Ainin Niswati, Sri Yusnaini, dan Dermiyati. Panduan Fakultas Pertanian 28 Panduan Fakultas Pertanian 27

17 AGB 304, Perencanaan dan Evaluasi Proyek, 3(2-1) Konsep-konsep dasar ekonomi dan analisis proyek; perhitungan kelayakan proyek baik secara ekonomi maupun financial; metode penentuan nilai ekonomi; harga bayangan; metode manfaat biaya social dari investasi; penyusunan project appraisal; pentahapan kegiatan; pemilihan teknologi dan identifikasi biaya dan manfaat Tangible maupun Intangible. Dosen: Tim Dosen AGB AGB 204, Manajemen Agribisnis, 3(2-1) Klasifikasi Usahatani; prinsip ekonomi dalam usahatani; Proses Produksi; Analisis Biaya dan Pendapatan; Perencanaan Usahatani. Dosen: R. Hanung Ismono, Hurip Santoso, dan Umi Kalsum. AGT 314, Metode Ilmiah, 3(2-1) Pengantar filsafah ilmu; struktur ilmu pengetahuan; sarana berfikir ilmiah; cara penyusunan usul dan laporan penelitian, serta presentasi ilmiah. Dosen: Tim Dosen AGT AGT 315, Penyakit Penting Tanaman, 3(2-1) Pengertian penyakit penting dan komoditas; penyakit dalam perkebunan Negara; penyakit dalam perkebunan rakyat; bioekologi dan pengendalian penyakit tanaman pangan; bioekologi dan pengendalian penyakit tanaman hortikultura; bioekologi dan pengendalian penyakit tanaman industri. Dosen: Subli Mujim, Joko Prasetyo, Suskandini Ratih. AGT 316, Konservasi Tanah dan Pengelolaan DAS, 3(2-1) Masalah erosi dan akibatnya, pengertian dasar dan hidrologi, faktor-faktor yang mempengaruhi erosi, metode konservasi tanah dan air, prediksi dan evaluasi kerusakan oleh erosi, pengertian dan tujuan pengelolaan DAS, pembagian dan batas DAS, masalah dalam pengelolaan DAS, sasaran dan prinsip dalam pengelolaan DAS, DAS sebagai unit hidrologi. Dosen: K.E.S. Manik, Afandi, Irwan S. Banuwa. AGT 317, Ilmu Lingkungan, 3(2-1) Konsep ekosistem, ekologi sebagai basis ilmu lingkungan, respon terhadap lingkungan hidup di Indonesia, pembangunan dan sumber daya, masalah lingkungan hidup, sumberdaya alam (lahan, air, hutan dan udara dan keanekaragaman hayati); karbon stock, instrument pengendalian dampak lingkungan, dan pendekatan pengelolaan lingkungan. Dosen: K.E.S.Manik, Henrie Buchari, Indra G.Yudha penanganan pasca panen, distribusi dan pemasaran hasil. Dosen: Sulastri Ramli dan Herawati Hamim AGT 308. Gizi dan Manfaat Tanaman Hortikultura, 3(2-1). Masalah gizi dalam hortikultura, komposisi nutrisi dalam buah dan sayur, khasiat dan manfaat buah sayur. Dosen: Azlina H. Bakri, dan Sri Ramadiana. AGT 309. Kimia Tanah, 3(2-1). Pengertian dan ruang lingkup kimia tanah, prinsip dasar kimia, komposisi tanah, keseimbangan kimia dalam proses pembentukan tanah, interaksi antar koloid tanah dan larutan tanah, kinetika dan sistem keseimbangan reaksi kimia dalam tanah, jerapan kation, jerapan anion, organik, dan molekul tak bermuatan oleh koloid tanah, keasaman tanah, tanah salin dan alkali, pencemaran tanah dan air. Dosen: Jamalam Lumbanraja, Abdul Kadir Salam, dan Mamat Anwar Pulung AGT 310. Fisika Tanah, 3(2-1). Pengertian dan ruang lingkup fisika tanah, bentuk dan susunan bahan penyusun tanah, hubungan antar bahan penyusun tanah, proses pembentukan struktur, potensial air tanah, gerakan air tanah, sifat mekanika tanah, aplikasi fisika tanah dalam irigasi, drainase, dan pengolahan tanah. Dosen: Afandi, Kurnia muludi, dan Samsul bakri AGT 311. Hama Nir Serangga, 3(2-1) Ruang lingkup dan arti penting hama vertebrata dan nirserangga lainnya; bioekologi dan bionomi vertebrata hama, contoh-contoh hama vertebrata dan pengendaliannya. Dosen: Sudi Pramono, Solihin AGT 312, Bakteri dan Virologi Tumbuhan, 3(2-1) Pengertian dasar tentang virus; taksonomi dan klasifikasi virus tumbuhan; penularan virus; deteksi dan diagnosis penyakit virus; epidemiologi dan pengendalian penyakit virus. Dosen; Hasriadi M. Akin, Muhammad Nurdin, Sudiono. AGT 313, Karantina Tumbuhan, 3(2-1) Sejarah dan arti penting karantina; peranan karantina dalam perkembangan tanaman; peraturan-peraturan pendukung; karantina luar negeri; karantina dalam negeri; karantina pasca masuk. Dosen: Subli Mujim, Tim Balai Karantina Panjang. Panduan Fakultas Pertanian 30 Panduan Fakultas Pertanian 29

Nama Dosen NIP Gol KMK Mata Kuliah SKS

Nama Dosen NIP Gol KMK Mata Kuliah SKS 1 Prof. Dr. Ir. Setyo Dwi Utomo, M.Sc. 196110211985031002 IVc AGT612201 Dasar-dasar Budidaya Tanaman Kelas TEP 1 FPU612106 Praktek Pengenalan Pertanian Kls A 1 AGT302 Produksi Tanaman Buah A (PJ) 1 2 Prof.

Lebih terperinci

No Nama Dosen NIP Gol KMK Mata Kuliah SKS UNI Bahasa Indonesia Kelas D (PJ) 3(3-0)

No Nama Dosen NIP Gol KMK Mata Kuliah SKS UNI Bahasa Indonesia Kelas D (PJ) 3(3-0) UNI612106 Bahasa Indonesia Kelas D (PJ) 3(3-0) 1 Prof. Dr. Ir. Setyo Dwi Utomo, M.Sc. 196110211985031002 IVc AGT 210 Pemuliaan Tanaman Kelas C (PJ) AGT 323 Pemuliaan tanaman lanjutan AGT 314 Metode Ilmiah

Lebih terperinci

No Nama Dosen NIP Gol KMK Mata Kuliah SKS AGT 210 Pemuliaan Tanaman Kelas C (PJ) 3(2-1)

No Nama Dosen NIP Gol KMK Mata Kuliah SKS AGT 210 Pemuliaan Tanaman Kelas C (PJ) 3(2-1) AGT 210 Pemuliaan Tanaman Kelas C (PJ) 3(2-1) 1 Prof. Dr. Ir. Setyo Dwi Utomo, M.Sc. 196110211985031002 IVc AGT 323 Pemuliaan tanaman lanjutan 3(2-1) FPU612106 Praktik Pengenalan Pertanian Kelas A 1(0-1)

Lebih terperinci

Nama Dosen NIP Gol KMK Mata Kuliah SKS

Nama Dosen NIP Gol KMK Mata Kuliah SKS 1 Prof. Dr. Ir. Setyo Dwi Utomo, M.Sc. 196110211985031002 IVc AGT326 Bioteknologi Pertanian (PJ) 3(2-1) AGT 106 Bioteknologi Dasar (PJ) 3(2-1) AGT612208 Teknik Pemulian Tanaman Kelas C (PJ) 3(2-1) AGT210

Lebih terperinci

No Nama Dosen NIP Gol KMK Mata Kuliah SKS

No Nama Dosen NIP Gol KMK Mata Kuliah SKS 1 Prof. Dr. Ir. Setyo Dwi Utomo, M.Sc. 196110211985031002 IVc BIO612151 Genetika Dasar Kelas C (PJ) 2 AGT612201 Dasar-dasar Budidaya Tanaman Kelas TEP 2 AGT302 Produksi Tanaman Buah A (PJ) 2 2 Prof. Dr.

Lebih terperinci

10 Dr. Ir. Yusnita, M.Sc IVb AGT Teknik Perbanyakan Tanaman C (PJ) 3(2-1) AGT318 Pembiakan Vegetatif A (PJ) 3(2-1)

10 Dr. Ir. Yusnita, M.Sc IVb AGT Teknik Perbanyakan Tanaman C (PJ) 3(2-1) AGT318 Pembiakan Vegetatif A (PJ) 3(2-1) Lampiran Surat Keputusan Dekan Nomor: 271/UN26/4/DT/2015 Tanggal 9 Maret 2015 Tentang Pratikum/Responsi Semester Genap Tahun Akademik 2014/2015 Program Sarjana Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian

Lebih terperinci

9 Dr. Ir. Darwin H. Pangaribuan, M.Sc IVb AGT Produksi Tanaman Hortikultura D (PJ) 3(2-1) AGT Teknologi Pascapanen C

9 Dr. Ir. Darwin H. Pangaribuan, M.Sc IVb AGT Produksi Tanaman Hortikultura D (PJ) 3(2-1) AGT Teknologi Pascapanen C Lampiran Surat Keputusan Dekan Nomor: 270/UN26/4/DT/2015 Tanggal 9 Maret 2015 Tentang Mata Kuliah Semester Genap Tahun Akademik 2014/2015 Program Sarjana Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas

Lebih terperinci

JURUSAN AGROTEKNOLOGI

JURUSAN AGROTEKNOLOGI 1 Prof. Dr. Ir. Soesiladi E. Widodo, M.Sc. 196005011984031002 IVd AGT612405 Tekn. Lab. Produk Horti A PJ 3(2-1) AGT612321 Produksi Tanaman Buah A PJ 3(2-1) AGT612201 Dasar-dasar Budidaya Tanaman Kls AGB

Lebih terperinci

JURUSAN AGROTEKNOLOGI

JURUSAN AGROTEKNOLOGI 1 Prof. Dr. Ir. Soesiladi E. Widodo, M.Sc. 196005011984031002 IVd AGT612405 Tekn. Lab. Produk Horti A PJ 3(2-1) AGT612321 Produksi Tanaman Buah A PJ 3(2-1) AGT612201 Dasar-dasar Budidaya Tanaman Kls AGB

Lebih terperinci

KURIKULUM PROGRAM SARJANA

KURIKULUM PROGRAM SARJANA KURIKULUM PROGRAM SARJANA P R O G R A M S T U D I AGRIBISNIS UNTUK ANGKATAN 2016 FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS LAMPUNG BANDAR LAMPUNG 2016 Program Studi Agribisnis A. PENDAHULUAN Terbentuknya Jurusan

Lebih terperinci

PANDUAN PENYELENGGARAAN PROGRAM SARJANA FAKULTAS PERTANIAN VISI 2025 FP: FAKULTAS PERTANIAN LIMA TERBAIK DI INDONESIA

PANDUAN PENYELENGGARAAN PROGRAM SARJANA FAKULTAS PERTANIAN VISI 2025 FP: FAKULTAS PERTANIAN LIMA TERBAIK DI INDONESIA PANDUAN PENYELENGGARAAN PROGRAM SARJANA FAKULTAS PERTANIAN VISI 2025 FP: FAKULTAS PERTANIAN LIMA TERBAIK DI INDONESIA UNIVERSITAS LAMPUNG BANDAR LAMPUNG 2011 K v ATA PENGANTAR Buku Panduan Penyelenggaraan

Lebih terperinci

C. KURIKULUM. SEMESTER 2 NO KODE MATA KULIAH WAJIB SKS AT201 Agama Islam AT202 Agama Katholik 1 AT203 Agama Kristen

C. KURIKULUM. SEMESTER 2 NO KODE MATA KULIAH WAJIB SKS AT201 Agama Islam AT202 Agama Katholik 1 AT203 Agama Kristen C. KURIKULUM 1. PRODI AGROTEKNOLOGI SEMESTER 1 1 AT101 Pendidikan Pancasila 2 0 2 AT102 Pendidikan Kewarganegaraan 2 0 3 AT103 Pengantar Ilmu Pertanian 2 0 4 AT104 B o t a n i 2 1 5 AT105 Agroklimatologi

Lebih terperinci

DEKAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET NOMOR : 802/UN27.7/PP/2014 TENTANG

DEKAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET NOMOR : 802/UN27.7/PP/2014 TENTANG DEKAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET NOMOR : 802/UN27.7/PP/2014 TENTANG PROFIL, KOMPETENSI, DAN KURIKULUM FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET TAHUN 2014 DEKAN FAKULTAS PERTANIAN

Lebih terperinci

BAB V KURIKULUM PROGRAM SARJANA A. JURUSAN BUDIDAYA PERTANIAN

BAB V KURIKULUM PROGRAM SARJANA A. JURUSAN BUDIDAYA PERTANIAN BAB V KURIKULUM PROGRAM SARJANA 1. PROGRAM STUDI AGRONOMI A. JURUSAN BUDIDAYA PERTANIAN SEMESTER I SEMESTER II 1. UNU 10X Pendidikan Agama I 2/0 1. UNU 122 Ilmu Sosial Dasar 2/0 2. UNU 110 Pendidikan Pancasila

Lebih terperinci

KURIKULUM TAHUN 2012 PRODI AGROTEKNOLOGI

KURIKULUM TAHUN 2012 PRODI AGROTEKNOLOGI KURIKULUM TAHUN 2012 PRODI AGROTEKNOLOGI SEMESTER 1 1 AT101 Pendidikan Pancasila 2 0 2 AT102 Pendidikan Kewarganegaraan 2 0 3 AT103 Pengantar Ilmu Pertanian 2 0 4 AT104 B o t a n i 2 1 5 AT105 Agroklimatologi

Lebih terperinci

KEPUTUSAN DEKAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS LAMPUNG NOMOR: 3359/UN26.14/PP/2017 TENTANG

KEPUTUSAN DEKAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS LAMPUNG NOMOR: 3359/UN26.14/PP/2017 TENTANG KEPUTUSAN DEKAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS LAMPUNG NOMOR: 3359/UN26.14/PP/2017 TENTANG TIM PENGASUH MATA KULIAH UMUM PROGRAM SARJANA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS LAMPUNG PADA SEMESTER GANJIL TAHUN

Lebih terperinci

KURIKULUM FAKULTAS PERTANIAN UNBAR PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI

KURIKULUM FAKULTAS PERTANIAN UNBAR PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI KURIKULUM FAKULTAS PERTANIAN UNBAR PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI Kode Kode SEM No Mata Kuliah sks MK SEM No Mata Kuliah sks MK I 1 Pendidikan Agama 2 MPK1101 V 1 Komputer Aplikasi 3 MKK1526 2 Pancasila 2

Lebih terperinci

11 Agus Karyanto, Ir. M.Sc.,Ph. D III / C AGT Klimatologi Pertanian A 2(1-1)

11 Agus Karyanto, Ir. M.Sc.,Ph. D III / C AGT Klimatologi Pertanian A 2(1-1) 1 Hery Novpriansyah, Ir. M.Si 196611151990101001 III / D UNI412101 Agama Islam (PJ A) 3(2-1) 2 Farida Fathul, Ir. M.S., Dr 195903301983032001 IV / B UNI412101 Agama Islam A 3(2-1) 3 Syahrio Tantalo, Ir.

Lebih terperinci

-1- KURIKULUM TAHUN 2010 PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS MULAWARM AN

-1- KURIKULUM TAHUN 2010 PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS MULAWARM AN -1- KURIKULUM TAHUN 2010 PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS MULAWARM AN Persyaratan Penyelesaian Studi: Jumlah SKS yang diambil : 146 160 Jumlah SKS Wajib : 130 untuk BK Agronomi

Lebih terperinci

JURUSAN BUDIDAYA PERTANIAN

JURUSAN BUDIDAYA PERTANIAN JURUSAN BUDIDAYA PERTANIAN Tujuan Pendidikan Tujuan Pendidikan yang diselenggarakan Jurusan Budi Daya Pertanian ialah mempersiapkan Sarjana Pertanian yang ahli dan terampil dalam usaha penyediaan dan pengawasan

Lebih terperinci

BEBAN STUDI SESUAI INDEKS PRESTASI (IP) SEMESTER

BEBAN STUDI SESUAI INDEKS PRESTASI (IP) SEMESTER BEBAN STUDI SESUAI INDEKS PRESTASI (IP) SEMESTER Ketentuan beban studi yang boleh diambil pada semester berikutnya diberikan dalam tabel di bawah ini. IP semester yang diperoleh Beban studi dalam semester

Lebih terperinci

V. KURIKULUM PROGRAM SARJANA

V. KURIKULUM PROGRAM SARJANA 1. Program Studi Agronomi V. KURIKULUM PROGRAM SARJANA A. JURUSAN BUDIDAYA PERTANIAN I 1 UNU 1000- Pendidikan Agama 1 UNU 000 Pendidikan Kewarganegaraan 100 MKS 1001 Kimia Organik UNU 1100 Pendidikan Pancasila

Lebih terperinci

KURIKULUM 2013 PRODI AGROTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN

KURIKULUM 2013 PRODI AGROTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN SEMESTER I 1 100101 OLAH RAGA I 1 1 2 100092 WIDYA MWAT YASA 2 2 3 130012 PENGANTAR ILMU PERTANIAN 2 2 4 132012 KIMIA 2 2 5 132021 PRAKTIKUM KIMIA 1 1 6 132032 TEKNOLOGI BUDIDAYA TANAMAN 2 2 7 132041 PRAKTIKUM

Lebih terperinci

Profil JURUSAN/PROGRAM STUDI AGRIBISNIS

Profil JURUSAN/PROGRAM STUDI AGRIBISNIS Profil JURUSAN/PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS JAMBI Unggul, berkearifan, berdaya saing dengan semangat kewirausahaan Disampaikan pada PKK Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2015/2016

Lebih terperinci

Learning Outcomes Program Studi Proteksi Tanaman, Departemen Proteksi Tanaman, Faperta, IPB

Learning Outcomes Program Studi Proteksi Tanaman, Departemen Proteksi Tanaman, Faperta, IPB Learning Outcomes Program Studi Proteksi Tanaman, Departemen Proteksi Tanaman, Faperta, IPB Kompetensi PS Proteksi Tanaman S1: Setelah menyelesaikan program studi Proteksi Tanaman, lulusan memiliki kecakapan

Lebih terperinci

PENJABARAN KKNI JENJANG KUALIFIKASI V KE DALAM LEARNING OUTCOMES DAN KURIKULUM PROGRAM KEAHLIAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PROGRAM DIPLOMA IPB 2012

PENJABARAN KKNI JENJANG KUALIFIKASI V KE DALAM LEARNING OUTCOMES DAN KURIKULUM PROGRAM KEAHLIAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PROGRAM DIPLOMA IPB 2012 PENJABARAN KKNI JENJANG KUALIFIKASI V KE DALAM LEARNING OUTCOMES DAN KURIKULUM PROGRAM KEAHLIAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PROGRAM DIPLOMA IPB 2012 Halaman 1 PENJABARAN DESKRIPSI GENERIK (LEARNING OUTCOMES

Lebih terperinci

Pendidikan Agama Islam 2 L Lab AGT-1 Pendidikan Agama Islam 2 M Lab AGT-2. Pendidikan Agama Katolik 2 Gol B08. Pendidikan Agama Hindu 2 Gol B09

Pendidikan Agama Islam 2 L Lab AGT-1 Pendidikan Agama Islam 2 M Lab AGT-2. Pendidikan Agama Katolik 2 Gol B08. Pendidikan Agama Hindu 2 Gol B09 DRAFT JADWAL KULIAH SEMESTER GANJIL TAHUN AJARAN 2016/2017 PADA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS TADULAKO SEMESTER I HARI PUKUL MATAKULIAH SKS Pendidikan Agama Islam 2 A Pendidikan Agama Islam 2 B Pendidikan

Lebih terperinci

Dosen Pengampu: R. SOEDRADJAD, Ir., M.Sc. Jurusan Budidaya Pertanian Pertanian. Prof.Dr. Ir. SOETRIONO, M.P.

Dosen Pengampu: R. SOEDRADJAD, Ir., M.Sc. Jurusan Budidaya Pertanian   Pertanian. Prof.Dr. Ir. SOETRIONO, M.P. Dosen Pengampu: R. SOEDRADJAD, Ir., M.Sc. Jurusan Budidaya Pertanian E-mail: soedradjad@faperta.unej.ac.id Prof.Dr. Ir. SOETRIONO, M.P. Jurusan Sosial-Ekonomi Pertanian E-mail: irtusss@plasa.com 1 1. Kode

Lebih terperinci

Struktur kurikulum berdasarkan urutan mata kuliah (MK) semester demi semester

Struktur kurikulum berdasarkan urutan mata kuliah (MK) semester demi semester Struktur kurikulum berdasarkan urutan mata kuliah (MK) semester demi semester Smt Kode MK Nama Mata Kuliah* sks MK dalam Kelengkapan**** Bobot Bobot Kurikulum Tugas sks Inti Institusional Deskripsi Silabus

Lebih terperinci

KURIKULUM PROGRAM STUDI BUDIDAYA PERAIRAN ANGKATAN 2012, 2013, 2014, 2015 FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNMUL

KURIKULUM PROGRAM STUDI BUDIDAYA PERAIRAN ANGKATAN 2012, 2013, 2014, 2015 FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNMUL KURIKULUM PROGRAM STUDI BUDIDAYA PERAIRAN ANGKATAN 0, 0, 04, 0 Jumlah SKS minimum yang harus ditempuh : 48 SKS Indeks Prestasi Kumulatif :,0 : Maksimum (tujuh) tahun, dimungkinkan kurang dari 4 (empat)

Lebih terperinci

Perihal : Ujian Akhir Semester Ganjil Tahun Ajaran 2016/2017 Pada Fakultas Pertanian Universitas Tadulako

Perihal : Ujian Akhir Semester Ganjil Tahun Ajaran 2016/2017 Pada Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Lampiran : /UN8../PP/0 Perihal : Ujian Akhir Semester Ganjil Tahun Ajaran 0/0 Pada Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Semester I No SENIN, 9- SELASA, 0- A A0 B A0 C A0 Pendidikan Agama Islam D B0

Lebih terperinci

KURIKULUM, PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK

KURIKULUM, PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK STANDAR 5 KURIKULUM, PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK 5.2. PENINJAUAN KURIKULUM DALAM 5 TAHUN TERAKHIR Jelaskan mekanisme peninjauan kurikulum dan pihak-pihak yang dilibatkan dalam proses peninjauan tersebut.

Lebih terperinci

KOMPETENSI MATA KULIAH PENDUKUNG

KOMPETENSI MATA KULIAH PENDUKUNG KOMPETENSI MATA KULIAH PENDUKUNG No. Mata Kuliah Kode SKS Prasyarat TIU Kompetensi DRH 1. Agama IPB 101- IPB 104 IPB 110 3(2-2) Setelah menyelesaikan Kuliah ini mahasiswa akan dapat menjelaskan peranan

Lebih terperinci

Kurikulum Program Sudi Magister Agronomi Fakultas PertanianUniversitas Lampung

Kurikulum Program Sudi Magister Agronomi Fakultas PertanianUniversitas Lampung Kurikulum 2016 Program Sudi Magister Agronomi Fakultas PertanianUniversitas Lampung Profil Lulusan PS Magister Agronomi Berdasarkan trace study, lulusan PS Magister Agronomi umumnya bekerja sebagai: peneliti,

Lebih terperinci

S EJARAH, FILOSOFI, VISI, MISI, DAN TUJUAN UNILA

S EJARAH, FILOSOFI, VISI, MISI, DAN TUJUAN UNILA S EJARAH, FILOSOFI, VISI, MISI, DAN TUJUAN UNILA a. Sejarah Unila Usaha untuk mendirikan perguruan tinggi di daerah Karesidenan Lampung timbul dari dua panitia yang lahir tahun 1959, yaitu Panitia Pendirian

Lebih terperinci

Manajemen Hama dan Penyakit Terpadu. Pengantar Ekonomi Pertanian. Peramalan Hama dan Epidemi Penyakit. Sosiologi Pertanian. Dasar Perlindungan Tanaman

Manajemen Hama dan Penyakit Terpadu. Pengantar Ekonomi Pertanian. Peramalan Hama dan Epidemi Penyakit. Sosiologi Pertanian. Dasar Perlindungan Tanaman SEM 8 KURIKULUM PROGRAM SARJANA (S1) PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA TAHUN AJARAN 2010/2011 KRIPSI 6 6 SEM 7 MK PILIHAN MK PILIHAN MAGANG KERJA MK PILIHAN MK PILIHAN

Lebih terperinci

KEPUTUSAN DEKAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS LAMPUNG NOMOR: 912/UN26.4/DL/2017 TENTANG

KEPUTUSAN DEKAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS LAMPUNG NOMOR: 912/UN26.4/DL/2017 TENTANG KEPUTUSAN DEKAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS LAMPUNG NOMOR: 912/UN26.4/DL/2017 TENTANG DOSEN PENGASUH MATA KULIAH PROGRAM SARJANA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS LAMPUNG PADA SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK

Lebih terperinci

JADWAL UJIAN AKHIR SEMESTER GASAL 2017/2018 PROGRAM STUDI S-1 FAKULTAS PETERNAKAN DAN PERTANIAN UNDIP

JADWAL UJIAN AKHIR SEMESTER GASAL 2017/2018 PROGRAM STUDI S-1 FAKULTAS PETERNAKAN DAN PERTANIAN UNDIP JADWAL UJIAN AKHIR SEMESTER GASAL 2017/2018 PROGRAM STUDI S-1 FAKULTAS PETERNAKAN DAN PERTANIAN UNDIP No Hari Jam Mata Kuliah P.S. Kls smt Jml R 1 SELASA 08.00-09.40 Biologi Pet C I 46 D1.01 5-Dec-17 BPFR

Lebih terperinci

Penguasaan Ilmu dan Keterampilan

Penguasaan Ilmu dan Keterampilan KAITAN KOMPETENSI DENGAN ELEMEN KOMPETENSINYA PROGRAM STUDI : AGROEKOTEKNOLOGI No Rumusan Kompetensi Elemen Kompetensi Kemampuan 1 Kemampuan untuk merencanakan, merancang sistem dan menerapkan ilmu dan

Lebih terperinci

BAGIAN KETIGA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO

BAGIAN KETIGA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO BAGIAN KETIGA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO FAKULTAS PERTANIAN A. Sejarah Singkat Fakultas Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto didirikan bersamaan dengan tiga

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI. Pendahuluan

PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI. Pendahuluan PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI Pendahuluan Program Studi AgroteknologiFakultas Pertanian Universitas Lampung merupakan program studi baru, yang dibentuk berdasarkan SK Dirjen Dikti No 163/DIKTI/KEP/2007,

Lebih terperinci

KEPUTUSAN DEKAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS LAMPUNG NOMOR: 33354/UN26.14/PP/2017 TENTANG

KEPUTUSAN DEKAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS LAMPUNG NOMOR: 33354/UN26.14/PP/2017 TENTANG KEPUTUSAN DEKAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS LAMPUNG NOMOR: 33354/UN26.14/PP/2017 TENTANG TIM PENGASUH MATA KULIAH PROGRAM SARJANA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS LAMPUNG PADA SEMESTER GANJIL TAHUN AKADEMIK

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN PERTANIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN PERTANIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN PERTANIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: bahwa dengan telah ditetapkannya pembentukan

Lebih terperinci

KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA BIDANG PERTANIAN SUB BIDANG PERTANIAN

KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA BIDANG PERTANIAN SUB BIDANG PERTANIAN KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA BIDANG PERTANIAN SUB BIDANG PERTANIAN DESKRIPSI UMUM Sesuai dengan ideologi Negara dan budaya Bangsa Indonesia, maka implementasi sistem pendidikan nasional dan

Lebih terperinci

PANDUAN PENYELENGGARAAN PROGRAM SARJANA DAN DIPLOMA FAKULTAS PERTANIAN VISI 2025 FP: FAKULTAS PERTANIAN LIMA TERBAIK DI INDONESIA

PANDUAN PENYELENGGARAAN PROGRAM SARJANA DAN DIPLOMA FAKULTAS PERTANIAN VISI 2025 FP: FAKULTAS PERTANIAN LIMA TERBAIK DI INDONESIA PANDUAN PENYELENGGARAAN PROGRAM SARJANA DAN DIPLOMA FAKULTAS PERTANIAN VISI 2025 FP: FAKULTAS PERTANIAN LIMA TERBAIK DI INDONESIA UNIVERSITAS LAMPUNG BANDAR LAMPUNG 2013 PANCASILA 1. KETUHANAN YANG MAHA

Lebih terperinci

PENJABARAN KKNI JENJANG KUALIFIKASI V KE DALAM LEARNING OUTCOMES DAN KURIKULUM PROGRAM KEAHLIAN TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN PRODUKSI PERKEBUNAN

PENJABARAN KKNI JENJANG KUALIFIKASI V KE DALAM LEARNING OUTCOMES DAN KURIKULUM PROGRAM KEAHLIAN TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN PRODUKSI PERKEBUNAN PENJABARAN KKNI JENJANG KUALIFIKASI V KE DALAM LEARNING OUTCOMES DAN KURIKULUM PROGRAM KEAHLIAN TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN PRODUKSI PERKEBUNAN PROGRAM DIPLOMA IPB 2012 Halaman 1 DESKRIPSI GENERIK (LEARNING

Lebih terperinci

1. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) a. Sebaran Beban Studi

1. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) a. Sebaran Beban Studi 50 Katalog Universitas Terbuka 2010 1. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) a. Sebaran Beban Studi No. Jurusan/Program Studi MKKU MKKP TAP Jml. sks 1. Matematika 76 62 6 144 2. Statistika

Lebih terperinci

Profil Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP)

Profil Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP) Profil Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP) 1. Sejarah Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP) merupakan program studi yang melaksanakan kegiatan akademik bidang pengelolaan sumberdaya

Lebih terperinci

Moch Taufiq Ismail_ _Agroekoteknologi_2013

Moch Taufiq Ismail_ _Agroekoteknologi_2013 Tentang Sistem Pertanian Konvensional Sistem pertanian konvensional adalah sistem pertanian yang pengolahan tanahnya secara mekanik (mesin). Sistem pertanian konvensional memiliki tujuan untuk meningkatkan

Lebih terperinci

PANDUAN PENYELENGGARAAN PROGRAM SARJANA DAN DIPLOMA FAKULTAS PERTANIAN VISI 2025 FP: FAKULTAS PERTANIAN LIMA TERBAIK DI INDONESIA

PANDUAN PENYELENGGARAAN PROGRAM SARJANA DAN DIPLOMA FAKULTAS PERTANIAN VISI 2025 FP: FAKULTAS PERTANIAN LIMA TERBAIK DI INDONESIA PANDUAN PENYELENGGARAAN PROGRAM SARJANA DAN DIPLOMA FAKULTAS PERTANIAN VISI 2025 FP: FAKULTAS PERTANIAN LIMA TERBAIK DI INDONESIA UNIVERSITAS LAMPUNG BANDAR LAMPUNG 2013 PANCASILA 1. KETUHANAN YANG MAHA

Lebih terperinci

S EJARAH, FILOSOFI, VISI, MISI, DAN TUJUAN UNILA

S EJARAH, FILOSOFI, VISI, MISI, DAN TUJUAN UNILA S EJARAH, FILOSOFI, VISI, MISI, DAN TUJUAN UNILA a. Sejarah Unila Usaha untuk mendirikan perguruan tinggi di daerah Karesidenan Lampung timbul dari dua panitia yang lahir tahun 1959, yaitu Panitia Pendirian

Lebih terperinci

S I L A B U S. Menjelaskan pengertian pertanian secara umum Menunjukkan kedudukan dan keterkaitan pertanian dengan ilmu-ilmu

S I L A B U S. Menjelaskan pengertian pertanian secara umum Menunjukkan kedudukan dan keterkaitan pertanian dengan ilmu-ilmu S I L A B U S Nama sekolah : SMA Negeri 2 Balige Mata Pelajaran : Mulok () Kelas/Program : X Semester : 1 Standar Kompetensi : : 1. Memahami hakikat dan ruang lingkup, prinsip umum penggunaan lahan serta

Lebih terperinci

NO NAMA DOSEN GOL MATA KULIAH SKS

NO NAMA DOSEN GOL MATA KULIAH SKS Pendidikan Agama Islam E1 (A) 3(2-1) 1 A. Fatoni, S.Pd.I., M.Pd.I. III/b 2 5 Agus Sutrisno, M.S., Drs 6 9 Atik Nurdiani, S.Ag. III/a 10 Afif Bintoro, Drs., M.P. Amanto, S.Si., M.Si. Amir Supriyanto, M.Si.,

Lebih terperinci

KEPUTUSAN DEKAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS LAMPUNG NOMOR: 917/UN26.4/DL/2017 TENTANG

KEPUTUSAN DEKAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS LAMPUNG NOMOR: 917/UN26.4/DL/2017 TENTANG [[ KEPUTUSAN DEKAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS LAMPUNG NOMOR: 917/UN26.4/DL/2017 TENTANG DOSEN PENGASUH MATA KULIAH UMUM DAN MATA KULIAH DASAR PROGRAM SARJANA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS LAMPUNG

Lebih terperinci

GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 91 TAHUN 2008

GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 91 TAHUN 2008 GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 91 TAHUN 2008 TENTANG URAIAN TUGAS SEKRETARIAT, BIDANG, SUB BAGIAN DAN SEKSI DINAS PERTANIAN PROVINSI JAWA TIMUR GUBERNUR JAWA TIMUR MENIMBANG :

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN PERTANIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN PERTANIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN PERTANIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa dengan telah ditetapkannya pembentukan

Lebih terperinci

JURUSAN TEKNOLOGI HASIL PERTANIAN

JURUSAN TEKNOLOGI HASIL PERTANIAN 1 Tirza Hanum, M.S. Ph.D., Prof. 19470203 197502 2 001 4C THP616101 Pengantar Teknologi Hasil Pertanian B (PJ) 2(2-0) THP612202 Dasar-dasar Pengawetan Hasil Pertanian B (PJ) 2(2-0) THP612204 Kimia Hasil

Lebih terperinci

MATRIKS 2.2.B ALOKASI PENDANAAN PEMBANGUNAN TAHUN (Dalam miliar Rupiah) Prioritas/ Rencana Prakiraan Rencana.

MATRIKS 2.2.B ALOKASI PENDANAAN PEMBANGUNAN TAHUN (Dalam miliar Rupiah) Prioritas/ Rencana Prakiraan Rencana. MATRIKS 2.2.B ALOKASI PENDANAAN PEMBANGUNAN TAHUN 2011 Bidang: SUMBER DAYA ALAM dan LINGKUNGAN HIDUP I Prioritas: Ketahanan Pangan dan Revitalisasi Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan A Fokus Prioritas:

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Kedudukan, Tugas, Fungsi dan Kewenangan

I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Kedudukan, Tugas, Fungsi dan Kewenangan I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Komoditi aneka kacang (kacang tanah dan kacang hijau) memiliki peran yang cukup besar terutama untuk memenuhi kebutuhan pangan dan pakan. Peluang pengembangan aneka kacang

Lebih terperinci

Silabus Olimpiade BOF XI Soal SMP

Silabus Olimpiade BOF XI Soal SMP Silabus Olimpiade BOF XI Soal SMP No Materi pokok Lingkup materi 1 Makhluk Hidup a. Asal usul makhluk hidup b. Ciri-ciri makhluk hidup c. Perbedaan makhluk hidup dan benda mati d. Pengukuran Pada makhluk

Lebih terperinci

SILABI MATA KULIAH KURIKULUM 2012 PRODI AGROTEKNOLOGI MATA KULIAH WAJIB

SILABI MATA KULIAH KURIKULUM 2012 PRODI AGROTEKNOLOGI MATA KULIAH WAJIB 1 SILABI MATA KULIAH KURIKULUM 2012 PRODI AGROTEKNOLOGI SEMESTER I MATA KULIAH WAJIB Pengantar Ilmu Pertanian 2 0 Mahasiswa mampu menjelaskan tentang pengertian ilmu pertanian, sejarah & perkembangan pertanian,

Lebih terperinci

Kurikulum Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Edisi 2008

Kurikulum Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Edisi 2008 LAMPIRAN I : Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan R.I. Nomor KEP. 06/MEN/2008 Tentang Kurikulum Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Edisi 2008 Kurikulum Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Edisi 2008 Struktur

Lebih terperinci

Visi, Misi dan Tujuan

Visi, Misi dan Tujuan Visi, Misi dan Tujuan FAKULTAS PERTANIAN MALANG 2011 Visi, Misi dan Tujuan Kode Dokumen : 0040001000 Revisi : 4 Tanggal : 6 Juni 2011 Diajukan oleh : Dekan ttd Prof. Ir.Sumeru Ashari,M.Agr.Sc.,Ph.D Dikendalikan

Lebih terperinci

POTENSI DAN PELUANG PENGEMBANGAN PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL PETERNAKAN

POTENSI DAN PELUANG PENGEMBANGAN PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL PETERNAKAN POTENSI DAN PELUANG PENGEMBANGAN PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL PETERNAKAN H. ISKANDAR ANDI NUHUNG Direktorat Jenderal Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian, Departemen Pertanian ABSTRAK Sesuai

Lebih terperinci

KURIKULUM PROGRAM SARJANA

KURIKULUM PROGRAM SARJANA KURIKULUM PROGRAM SARJANA P R O G R A M S T U D I PENYULUHAN PERTANIAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS LAMPUNG BANDAR LAMPUNG 2016 Program Studi Penyuluhan Pertanian A. PENDAHULUAN Program Studi Penyuluhan

Lebih terperinci

AGROPOLITAN; Teori dan Aplikasi, oleh Ali Kabul Mahi Hak Cipta 2014 pada penulis GRAHA ILMU Ruko Jambusari 7A Yogyakarta 55283 Telp: 0274-889398; Fax: 0274-889057; E-mail: info@grahailmu.co.id Hak Cipta

Lebih terperinci

Geografi KEARIFAN DALAM PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM I. K e l a s. Kurikulum 2013

Geografi KEARIFAN DALAM PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM I. K e l a s. Kurikulum 2013 Kurikulum 2013 Geografi K e l a s XI KEARIFAN DALAM PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM I Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan memiliki kemampuan berikut. 1. Memahami kegiatan pertanian

Lebih terperinci

JADWAL UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP TA 2015/2016 FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS TADULAKO TAHUN 2016

JADWAL UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP TA 2015/2016 FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS TADULAKO TAHUN 2016 JADWAL UJIAN AKHIR GENAP TA 015/016 FAKULTAS PTANIAN UNIVSITAS TADULAKO TAHUN 016 HARI/TGL WAKTU MATAKULIAH SKS A B01 B A01 C A0 Bahasa Indonesia D A03 E A04 F B0 L B05 M LAB AGT-4 3 AGT-1 B06 4 3 AGT-

Lebih terperinci

B A D A N P E N J A M I N A N M U T U

B A D A N P E N J A M I N A N M U T U STANDAR ISI Universitas Respati Yogyakarta Jln. Laksda Adi Sucipto KM 6.3 Depok Sleman Yogyakarta Telp : 0274-488 781 ; 489-780 Fax : 0274-489780 Standar Isi Universitas Respati Yogyakarta Page 0 B A D

Lebih terperinci

II. TINJAUAN PUSTAKA. mestinya sudah mengarah pada pertanian yang mempertahankan keseimbangan

II. TINJAUAN PUSTAKA. mestinya sudah mengarah pada pertanian yang mempertahankan keseimbangan II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Pengertian Pertanian Organik Saat ini untuk pemenuhan kebutuhan pangan dari sektor pertanian mestinya sudah mengarah pada pertanian yang mempertahankan keseimbangan lingkungan.

Lebih terperinci

Modul pertama Modul kedua Modul ketiga Modul keempat

Modul pertama Modul kedua Modul ketiga Modul keempat ix M Tinjauan Mata Kuliah ata kuliah Dasar-dasar Budi Daya Tanaman memiliki bobot 2 SKS yang membahas sistem pertanian, biologi tanaman, iklim dan faktor lingkungan tumbuh, lingkungan biotik tanaman, pembiakan

Lebih terperinci

WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 84 TAHUN 2016 TENTANG

WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 84 TAHUN 2016 TENTANG SALINAN WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 84 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, URAIAN TUGAS DAN FUNGSI, SERTA TATA KERJA DINAS PERTANIAN KOTA BATU DENGAN RAHMAT

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KABUPATEN SUMEDANG NOMOR 6 TAHUN 2009 PERATURAN BUPATI SUMEDANG NOMOR 6 TAHUN 2009 TENTANG

BERITA DAERAH KABUPATEN SUMEDANG NOMOR 6 TAHUN 2009 PERATURAN BUPATI SUMEDANG NOMOR 6 TAHUN 2009 TENTANG BERITA DAERAH KABUPATEN SUMEDANG NOMOR 6 TAHUN 2009 PERATURAN BUPATI SUMEDANG NOMOR 6 TAHUN 2009 TENTANG URAIAN TUGAS JABATAN STRUKTURAL PADA DINAS PERTANIAN TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA SEKRETARIAT

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Pisang merupakan komoditas buah-buahan yang populer di masyarakat karena

I. PENDAHULUAN. Pisang merupakan komoditas buah-buahan yang populer di masyarakat karena 1 I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang dan Masalah Pisang merupakan komoditas buah-buahan yang populer di masyarakat karena harganya terjangkau dan sangat bermanfaat bagi kesehatan. Pisang adalah buah yang

Lebih terperinci

RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT) TA DIREKTORAT JENDERAL PRASARANA DAN SARANA PERTANIAN

RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT) TA DIREKTORAT JENDERAL PRASARANA DAN SARANA PERTANIAN RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT) DIREKTORAT JENDERAL PRASARANA DAN SARANA PERTANIAN TA. 2013 DIREKTORAT JENDERAL PRASARANA DAN SARANA PERTANIAN KEMENTERIAN PERTANIAN 2013 RKT PSP TA. 2012 KATA PENGANTAR Untuk

Lebih terperinci

RENCANA INDUK PENGEMBANGAN (RIP)

RENCANA INDUK PENGEMBANGAN (RIP) RENCANA INDUK PENGEMBANGAN (RIP) 2015-2028 FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS ANDALAS PADANG 2015 KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT atas tersusunnya Rencana Induk Pengembangan (RIP) Fakultas Farmasi

Lebih terperinci

JURUSAN AGRIBISNIS NO. NAMA DOSEN NIP GOL. KMK MATA KULIAH SKS

JURUSAN AGRIBISNIS NO. NAMA DOSEN NIP GOL. KMK MATA KULIAH SKS 01 Achdiansyah Soelaiman, Ir.,M.P. 19560826 198603 1 001 IVa AGB612313 Ekonomi Manajerial 3(2-1) 02 Adia Nugraha, Ir., M.S. 19620613 198603 1 022 IIIc AGB212 Kewirausahaan Pertanian AGT A 2(1-1) Adia Nugraha,

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Kacang hijau merupakan salah satu tanaman pangan yang banyak dibudidayakan

I. PENDAHULUAN. Kacang hijau merupakan salah satu tanaman pangan yang banyak dibudidayakan I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang dan Masalah Kacang hijau merupakan salah satu tanaman pangan yang banyak dibudidayakan oleh para petani di Indonesia. Kacang hijau dapat dikonsumsi dalam berbagai macam

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. cruciferae yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Sawi memiliki nilai gizi yang

I. PENDAHULUAN. cruciferae yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Sawi memiliki nilai gizi yang 1 I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang dan Masalah Kesadaran manusia akan kesehatan menjadi salah satu faktor kebutuhan sayur dan buah semakin meningkat. Di Indonesia tanaman sawi merupakan jenis sayuran

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. dijadikan sebagai bahan pangan utama (Purwono dan Hartono, 2011). Selain

I. PENDAHULUAN. dijadikan sebagai bahan pangan utama (Purwono dan Hartono, 2011). Selain 1 I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang dan Masalah Jagung termasuk bahan pangan penting karena merupakan sumber karbohidrat kedua setelah beras. Sebagai salah satu sumber bahan pangan, jagung menjadi komoditas

Lebih terperinci

Distribusi Mata Kuliah Berdasarkan Kelompok Institusi

Distribusi Mata Kuliah Berdasarkan Kelompok Institusi -1- KURIKULUM TAHUN 2010 PROGRAM STUDI TEKNOLOGI HASIL PERTANIAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS MULAWARMAN Distribusi Berdasarkan Kelompok Institusi 1. Tingkat Universitas Pilihan Inti / 1. 00005301 MPK

Lebih terperinci

Manajemen Hama dan Penyakit Terpadu. Pengantar Ekonomi Pertanian. Hama dan Penyakit Penting Tanaman. Sosiologi Pertanian. Dasar Perlindungan Tanaman

Manajemen Hama dan Penyakit Terpadu. Pengantar Ekonomi Pertanian. Hama dan Penyakit Penting Tanaman. Sosiologi Pertanian. Dasar Perlindungan Tanaman KURIKULUM PROGRAM SARJANA (S1) PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA TAHUN AJARAN 2011/2012 SEM 8 SKRIPSI 6 6 SEM 7 MAGANG KERJA 4 4 SEM 6 Etika Profesi Metode Ilmiah

Lebih terperinci

Kebijakan Mutu Akademik FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Kebijakan Mutu Akademik FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ISLAM MALANG Kebijakan Mutu Akademik FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ISLAM MALANG KEBIJAKAN MUTU AKADEMIK FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ISLAM MALANG Universitas Islam Malang, 2015 All Rights Reserved 2 Kebijakan Mutu Akademik

Lebih terperinci

BUPATI TULUNGAGUNG PROVINSI JAWA TIMUR

BUPATI TULUNGAGUNG PROVINSI JAWA TIMUR BUPATI TULUNGAGUNG PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI TULUNGAGUNG NOMOR 61 TAHUN 2014 TENTANG TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS PERTANIAN TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA KABUPATEN TULUNGAGUNG DENGAN

Lebih terperinci

4 Udin Hasanudin, Ir.,M.T.,Dr A THP226 Satuan Operasi II (PJ) 3(2-1) THP217 Manajemen Lingkungan Agroindustri 2(2-0)

4 Udin Hasanudin, Ir.,M.T.,Dr A THP226 Satuan Operasi II (PJ) 3(2-1) THP217 Manajemen Lingkungan Agroindustri 2(2-0) 1 Tirza Hanum, Ir, M.S.,Dr, Prof 19470203 197502 2 001 4D KIM612153 Kimia Dasar II A (PJ) 3 (2-1) THP314 Teknologi Rempah dan Minyak Atsiri (PJ) 2 (1-1) THP338 Etika Profesi 3 (2-1) THP612101 Pengantar

Lebih terperinci

BUPATI TULUNGAGUNG PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI TULUNGAGUNG NOMOR 62 TAHUN 2014 TENTANG

BUPATI TULUNGAGUNG PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI TULUNGAGUNG NOMOR 62 TAHUN 2014 TENTANG BUPATI TULUNGAGUNG PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI TULUNGAGUNG NOMOR 62 TAHUN 2014 TENTANG TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN KABUPATEN TULUNGAGUNG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

KEBIJAKAN PEMBANGUNAN PERTANIAN: Upaya Peningkatan Produksi Komoditas Pertanian Strategis

KEBIJAKAN PEMBANGUNAN PERTANIAN: Upaya Peningkatan Produksi Komoditas Pertanian Strategis KEBIJAKAN PEMBANGUNAN PERTANIAN: Upaya Peningkatan Produksi Komoditas Pertanian Strategis 1 Pendahuluan (1) Permintaan terhadap berbagai komoditas pangan akan terus meningkat: Inovasi teknologi dan penerapan

Lebih terperinci

RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT) TA DIREKTORAT JENDERAL PRASARANA DAN SARANA PERTANIAN

RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT) TA DIREKTORAT JENDERAL PRASARANA DAN SARANA PERTANIAN RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT) DIREKTORAT JENDERAL PRASARANA DAN SARANA PERTANIAN TA. 2014 DIREKTORAT JENDERAL PRASARANA DAN SARANA PERTANIAN KEMENTERIAN PERTANIAN 2013 KATA PENGANTAR Untuk melaksanakan

Lebih terperinci

(1), Kepala Dinas mempunyai fungsi sebagai berikut: a. penyusunan rencana strategis dinas, berdasarkan rencana strategis pemerintah daerah; b. perumus

(1), Kepala Dinas mempunyai fungsi sebagai berikut: a. penyusunan rencana strategis dinas, berdasarkan rencana strategis pemerintah daerah; b. perumus BAB XII DINAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN Bagian Kesatu Susunan Organisasi Pasal 224 Susunan Organisasi Dinas Pertanian dan Peternakan, terdiri dari: a. Kepala Dinas; b. Sekretaris, membawahkan: 1. Sub Bagian

Lebih terperinci

kurikulum berdasarkan pedoman penyusunan kurikulum berbasis kompetensi Ditjen Dikti tahun 2008.

kurikulum berdasarkan pedoman penyusunan kurikulum berbasis kompetensi Ditjen Dikti tahun 2008. KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI (KBK) BERDASARKAN KKNI PROGRAM STUDI AGRIBISNIS JURUSAN SOSIAL EKONOMI PERTANIAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS HASANUDDIN 1. PENDAHULUAN Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian,

Lebih terperinci

Deskripsi Umum Berdasarkan. Deskripsi Spesifik

Deskripsi Umum Berdasarkan. Deskripsi Spesifik CAPAIAN PEMBELAJARAN (LEARNING OUTCOMES) Berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor.8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia, BAB II, pasal 5(f) bahwa lulusan program sarjana

Lebih terperinci

Renstra BKP5K Tahun

Renstra BKP5K Tahun 1 BAB I PENDAHULUAN Revitalisasi Bidang Ketahanan Pangan, Pertanian, Perikanan dan Kehutanan merupakan bagian dari pembangunan ekonomi yang diarahkan untuk meningkatkan pendapatan, kesejahteraan, taraf

Lebih terperinci

BAB IV RUJUKAN RENCANA STRATEGIS HORTIKULTURA

BAB IV RUJUKAN RENCANA STRATEGIS HORTIKULTURA BAB IV RUJUKAN RENCANA STRATEGIS HORTIKULTURA 2015-2019 Dalam penyusunan Rencana strategis hortikultura 2015 2019, beberapa dokumen yang digunakan sebagai rujukan yaitu Undang-Undang Hortikultura Nomor

Lebih terperinci

KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI (KBK) BERDASARKAN KKNI PROGRAM STUDI TEKNIK PERTANIAN JURUSAN TEKNOLOGI PERTANIAN

KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI (KBK) BERDASARKAN KKNI PROGRAM STUDI TEKNIK PERTANIAN JURUSAN TEKNOLOGI PERTANIAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI (KBK) BERDASARKAN KKNI PROGRAM STUDI TEKNIK PERTANIAN JURUSAN TEKNOLOGI PERTANIAN A. PENDAHULUAN 1. Sejarah Singkat Prodi Keteknikan Pertanian Cikal bakal Program Studi Teknik

Lebih terperinci

Modul satu Aspek Ekonomi dan Botani Tanaman Serealia Modul dua Lingkungan Tumbuh Tanaman Serealia

Modul satu Aspek Ekonomi dan Botani Tanaman Serealia Modul dua Lingkungan Tumbuh Tanaman Serealia ix P Tinjauan Mata Kuliah angan merupakan kebutuhan pokok manusia untuk melanjutkan kehidupannya di muka bumi. Sebagai salah satu kebutuhan primer manusia disamping sandang dan papan, kebutuhan akan pangan

Lebih terperinci

BAGAN STRUKTUR ORGANISASI LAMPIRAN I PERATURAN DAERAH KABUPATEN GARUT DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN GARUT NOMOR 23 TAHUN 2008 SUB BAGIAN UMUM SEKSI

BAGAN STRUKTUR ORGANISASI LAMPIRAN I PERATURAN DAERAH KABUPATEN GARUT DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN GARUT NOMOR 23 TAHUN 2008 SUB BAGIAN UMUM SEKSI BAGAN STRUKTUR ORGANISASI LAMPIRAN I PERATURAN DAERAH KABUPATEN GARUT DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN GARUT NOMOR 23 TAHUN 2008 KELOMPOK JABATAN TK/SD PENDIDIKAN MENENGAH PENDIDIKAN NON FORMAL PMPTK PENGOLAHAN

Lebih terperinci

BEBAN STUDI SESUAI INDEKS PRESTASI (IP) SEMESTER

BEBAN STUDI SESUAI INDEKS PRESTASI (IP) SEMESTER BEBAN STUDI SESUAI INDEKS PRESTASI (IP) SEMESTER Ketentuan beban studi yang boleh diambil pada semester berikutnya diberikan dalam tabel di bawah ini. IP semester yang diperoleh Beban studi dalam semester

Lebih terperinci

JURUSAN AGRIBISNIS NO. NAMA DOSEN NIP GOL. KMK MATA KULIAH SKS

JURUSAN AGRIBISNIS NO. NAMA DOSEN NIP GOL. KMK MATA KULIAH SKS 01 Achdiansyah Soelaiman, Ir.,M.P. 19560826 198603 1 001 IVa AGB612201 Dasar-dasar Manajemen Kelas Perairan 2 (PJ) 2(2-0) Achdiansyah Soelaiman, Ir.,M.P. 19560826 198603 1 001 IVa AGB612313 Ekonomi Manajerial

Lebih terperinci

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini. 7. KOMPETENSI INTI DAN KOMPTENSI DASAR BIOLOGI SMA/MA KELAS: X Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan.

Lebih terperinci

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN GARUT

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN GARUT LEMBARAN DAERAH KABUPATEN GARUT BUPATI GARUT LD. 7 2012 R PERATURAN DAERAH KABUPATEN GARUT NOMOR 7 TAHUN 2012 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN DAERAH KABUPATEN GARUT NOMOR 23 TAHUN 2008 TENTANG PEMBENTUKAN

Lebih terperinci