Redesigning Business Processes Proses Bisnis

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Redesigning Business Processes Proses Bisnis"

Transkripsi

1 Pendahuluan Redesign Enterprise Prcess Ir. I Gede Made Karma, M ransfrmasi bisnis dari tradisinal menuju e- bisnis membuat adanya perubahan dalam prses bisnis yang dilakukan. tersebut memerlukan perancangan ulang prses yang harus dilakukan secara sistematik. yang tidak dirancang dengan baik kemungkinan besar akan mengakibatkan ketidakberhasilan usaha. BPR fr e-business Cntext f BPR fr e-business rethinking and redesigning business prcesses at bth enterprise and supply chain level t take advantage f Internet cnnectivity and new ways f creating value Redesign frnt-ffice prcesses that interact with custmers and back-ffice prcesses (acrss entire supply chains) Changing the way the rganisatin perates, handling physical and electrnic business prcesses and the way peple wrk BPR carried ut in an rganizatinal cntext : peple, technlgies and rganisatinal frm and structure within the cntext t f a prcess-centred apprach t rganisatinal change Redesigning business prcesses + adjustment f wrk envirnment arund the business prcesses s that new prcess can be executed effectively Redesigning Business Prcesses Prses Bisnis Prperties f business prcess 1 Custmer-facing - prvide sme value t recipient f the prcess - utputs can be used by either external r internal custmers 2 Crss-functinal functinal, crss-department department, crss-enterprise - typically crss-functinal & cuts acrss many different depts - nt cnfined t ne part f the functinal hierarchy 3 Hands-ff cmpleted task handed ff t anther persn t carry ut the next task in a sequence 4 Altering the dynamics f infrmatin flws 5 Knwledge created arund the prcess - cllective requisite knwledge abut the prcess that participants need t execute it (data, reprts, trends, exceptins, AQ & ideas) Masukan Prses Keluaran Sebuah prses bisnis adalah rangkaian aktivitas yang berhubungan untuk mengubah masukan bisnis menjadi sebuah keluaran bisnis yang telah ditetapkan. 1

2 Prses Bisnis Aliran Prses Masukan prses bisnis dapat berupa bahan material, peralatan, barang nyata, atau berbagai macam infrmasi. CEO Keluaran prses bisnis dapat berupa sebuah ide, sebuah lapran, sebuah desain/perencanaan, sebuah layanan, atau sebuah prduk. Marketing Operatin inance/ Admin Setiap prses bisnis memiliki pelanggan (custmer) yang jelas, yaitu seserang atau kelmpk rang yang menerima keluaran prses bisnis. Dalam prses bisnis, rang-rang, peralatan, sumber daya material, dan prsedur bisnis digabungkan untuk mendapatkan hasil yang ditetapkan. Custmer Request Order ulfillment Aktivitas Prses Bisnis Business Prcess Reengineering aktivitas bernilai tambah (aktivitas yang penting bagi pelanggan), aktivitas hand-ff (aktivitas yang melalui beberapa batasan fungsinal dalam rganisasi), dan aktivitas kendali (aktivitas yang mengendalikan aktivitas hand-ff). Dimulai di Amerika sekitar 1990 dengan nama lain business redesign dan prcess innvatin Mengambil pengalaman Jepang sebagai inspirasi Rerganisasi sukses di Erpa pada sekitar 1980 Business Prcess Reengineering Business Prcess Reengineering Definisi Rekayasa ulang adalah perancangan ulang prses bisnis beserta sistem, kebijakan dan struktur rganisasi yang mendukungnya - yang strategis dan bernilai tambah secara cepat dan radikal untuk mengptimasi alur kerja dan prduktivitas pada sebuah rganisasi Hammer dan Champy mendefinisikan rekayasa ulang adalah pemikiran ulang fundamental dan perancangan ulang prses bisnis secara radikal untuk memperleh perbaikan yang dramatis pada ukuran kntemprer kritis perfrmansi seperti biaya, kualitas, layanan, dan kecepatan Karakteristik Mengeliminasi (eliminate), menyederhanakan (simplify), mengintegrasikan (integrate), dan mengtmasi (autmate) >>>> ESIA BPR mencari penerbsan untuk melakukan perbaikan beraneka segi, termasuk kualitas, biaya, fleksibilitas, kecepatan, ketelitian, dan kepuasan pelanggan. Pendekatan yang dilakukan mencakup aspek teknis (misalnya teknlgi, standar, prsedur, sistem, dan pengendalian) dan aspek ssial (misalnya rganisasi, susunan kepegawaian, kebijaksanaan, pekerjaan, riwayat pekerjaan, dan pendrng) dari prses. 2

3 Business Prcess Reengineering Mengeliminasi Menyederhanakan Mengintegrasikan Mengtmatisasi Prduksi rmulir Pekerjaan Ktr berlebihan Waktu tunggu Prsedur im Sukar ransprtasi Kmunikasi Pelanggan Berbahaya Pemrsesan eknlgi Pemask Membsankan Persediaan Bidang masalah Pengumpulan data Cacat / kerusakan Aliran ransfer data Duplikasi Prses Analisis data Merefrmasi Inspeksi Mereknsiliasi BPR - Lateral hinking Des the re-engineering cnsultant see the glass as half full r half empty? arget well-defined & managed prcesses Challenge existing practice & assumptins Lk fr prcess innvatin Neither. It s the wrng size f glass! Mdel BPR Pendekatan Metdlgi BPR Business definitin Prcess specificatin and design Business definitin Refinement & instantiatin Prcess identificatin Prcess evaluatin Perancangan ulang secara sistematis Mengidentifikasi dan memahami prses-prses yang ada dan kemudian menglah prses tersebut secara sistematis untuk menciptakan prses-prses baru guna memberikan hasil yang diinginkan Pendekatan kertas bersih (clean sheet apprach) Secara fundamental memikirkan kembali cara menyampaikan prduk atau jasa dan merancang prses-prses baru dari permulaan. Pilihan di antara kedua pendekatan tersebut tergantung mana yang lebih cck bagi rganisasi, dan juga skala waktunya. Perbandingan Metdlgi Rekayasa Ulang Metdlgi Rapid Re Penyusun Hammer / Champy (1993) Davenprt (1996) Manganelli / Klein (Rapid Re) (1994) Kdak (1995) Latar Belakang Knsultan / Akademisi Langkah 1: Persiapan Pryek 1. Pengantar 3. Seleksi Langkah 2: Perancangan Ulang Prses 4. Pemahaman 5. Perancangan Ulang 3. e a a a da Pengukuran 4. eknlgi Infrmasi 3. Visi Prses 4a. Perancangan eknis 4b. Perancangan Ssial 2. Pemahaman 3. Perancangan Prses Baru Langkah 3: Implementasi 6. Implementasi 1. Penentuan e Visi 3. Pemahaman dan 5. Prttyping dan ujuan 6. Implementasi Akademisi Knsultan Pengguna 1. Persiapan 1. Inisiasi Pryek 5. ransfrmasi 4. ransisi Bisnis Pengantar Disusun leh Raymnd L. Manganelli dan Mark M. Klein, berlatar belakang knsultan Pertama kali dipublikasikan pada tahun 1994 Dinamakan Rapid Re karena metdlgi ini dirancang untuk menghasilkan hasil akhir dengan cepat, biasanya dalam 6 bulan sampai 1 tahun. Rapid Re adalah metdlgi yang terdiri dari 5 tahap, 54 langkah yang menjadikan rganisasi cepat memperleh hasil riil dengan melakukan perubahan menyeluruh pada prses bisnis strategis bernilai tambah. 3

4 Mulai Mengajuikan permhnan dengan melampirkan berkas persyaratan idak Memeriksa berkas2 persyaratan Berkas lengkap? Meregister berkas permhnan Memeriksa berkas2 persyaratan Berkas lengkap? Memeriksa print putih Print putih benar? Memeriksa print kuning Print kuning benar? Mencetak print putih Mencetak print kuning idak idak Metdlgi Rapid Re Metdlgi Rapid Re 4A. Slutin: echnical Design ahap Pelaksanaan Persiapan (Preparatin) Identifikasi (Identificatin) t Visi (Visin) (A) Slusi : Rancangan eknis (Slutin : echnical Design) (B) Slusi : Rancangan Ssial (Slutin : Scial Design) ransfrmasi (ransfrmatin) 1. Preparatin 1.1 Recgnize Need 1.2 Develp Executive Cnsensus 1.3 rain eam 1.4 Plan Change 2. Identificatin 2.1 Mdel Custmers 2.2 Define and Measure Perfrmance 2.3 Define Entities 2.4 Mdel Prcesses 2.5 Identify Activities 2.6 Extend Prcess Mdel 2.7 Map Organizatin 2.8 Map Resurces 2.9 Priritize Prcesses 3. Visin 3.1 Understand Prcess Structure 3.2 Understand Prcess lw 3.3 Identify Value-Adding Activities 3.4 Benchmark Perfrmance 3.5 Determine Perfrmance Drivers 3.6 Estimate Opprtunity 3.7 EnVisin the Ideal (External) 3.8 EnVisin the Ideal (Internal) 3.9 Integrate Visins 3.10 Define SubVisins 4A.1 Mdel Entity Relatinship 4A.2 Reexamine Prcess Linkages 4A.3 Instrument and Infrmate 4A.4 Cnslidate Interfaces and Infrmatin 4A.5 Redefine Alternatives 4A.6 Relcate and Retime Cntrls 4A.7 Mdularize 4A.8 Specify Deplyment 4A.9 Apply echnlgy 4A.10 Plan Implementatin 4B. Slutin: Scial Design 4B.1 Empwer Custmer Cntact Persnnel 4B.2 Identify Jb Characteristic Clusters 4B.3 Define Jbs/eams 4B.4 Define Skills and Staffing Needs 4B.5 Specify Management Structure 4B.6 Redraw Organizatinal Bundaries 4B.7 Specify Jb Changes 4B.8 Design Career Paths 4B.9 Define ransitin Organizatin 4B.10 Design Change Management Prgram 4B.11 Design Incentives 4B.12 Plan Implementatin 5. ransfrmatin 5.1 Cmplete Business System Design Perfrm echnical Design 5.3 Develp est and Rll- Out Plans 5.4 Evaluate Persnnel 5.5 Cnstruct System 5.6 rain Staff 5.7 Pilt New Prcess 5.8 Refine and ransitin 5.9 Cntinuus Imprvement Pemetaan Prses Diagram Alir / lwchart Pemetaan Prses Diagram Alir Dkumen / lwmap Akta Kelahiran Prses pertama Else part Kndisi hen-part Pemhn Petugas Pencatatan Dinas Kependudukan Kepala Seksi Operatr Kepala Sub Dinas Kepala Sub U Pencatatan Kepala Dinas Kependudukan Rangkaian prses Prses If-then-else Case cnditin Case part D-while Selectin Repeat -until Pemetaan Prses Cnth Prses Diagram Alir Prses / lw prcess chart Krd Kepala DKB Operatin Indicates the main steps in a prcess we use 2 types; ne fr value-adding and ne V fr nn value-adding steps Inspectin Indicates a check Steps n quality r V quantity Steps A ransprt Indicates mvement Steps B f peple, materials, paper, infrmatin, Steps C etc Steps D Indicates a temprary Steps E Delay strage, delay r hldup between Steps cnsecutive peratins Steps G Strage Indicates a cntrlled strage, such a filing, which is nt a delay ime Cmment Masuk 1 ata Sub Unit Operasinal 16 Subag 15 Umum Sub Unit 11 Keluar 14 Keuangan Sub Dinas Sub Dinas Perijinan ata Ruang 9 6 Seksi Sie. Penyusunan Pengukuran Prgram Detail 2 ata Ruang Kta 3 4 Sie. Perizinan Seksi Rencana ata 5 8 Sie. Perencanaan Sie. eknis dan Pembinaan Pemanfaatan Ruang Kta 7 Gambar 3.5. Aliran prses pelayanan IMBB 4

5 Cnth Prses Pemilik n ahap-tahap prses V Wkt Prses Melakukan kreksi dan menandatangani surat Ka. Dinas pemberitahuan retribusi dan lampiran-lampirannya Mengirimkan surat Sub pemberitahuan retribusi ke pemhn; mengirimkan Umum knsep SK ke Pemhn Membayar retribusi di dan SUK SUO 42 Membuat SK Asli 15 Mengirimkan SK Asli ke SUO DKB Menandatangi SK Asli 44 5 Ka. Dinas IMBB Memberikan stempel dan tanggal pada SK dan ata lampiran-lampirannya, Melakukan pengarsipan di 46 delapan (8) buah buku 60 ata besar. Mengirim SK Asli yang 47 sudah ditandatangani ke 20 ata Pemhn mengambil SK Pemhn IMBB di Jumlah ahap tal Waktu Keterangan: SUO = Sub Unit Operasinal SUK = Sub Unit Keuangan PPDRK = Penyusunan Prgram Detail ata Ruang Kta 5

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Definsi Teknologi Informasi. Teknologi Informasi mencakup komponen teknologi yang dibutuhkan untuk mengolah, menyimpan dan menyampaikan informasi. ( Luhukay,1994 ) 1. Teknologi

Lebih terperinci

BAB 3 LANGKAH PEMECAHAN MASALAH

BAB 3 LANGKAH PEMECAHAN MASALAH BAB 3 LANGKAH PEMECAHAN MASALAH 3.1 Penetapan Kriteria Optimasi Yang menjadi dasar evaluasi untuk menjadikan sistem ptimal di prduksi tekstil pada PT. ISTEM adalah dengan menggunakan metde DMAIC. Define

Lebih terperinci

MANAJEMEN PROYEK SISTEM INFORMASI

MANAJEMEN PROYEK SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PROYEK SISTEM INFORMASI APA ITU PROYEK? ADALAH SUATU RANGKAIAN PEKERJAAN YANG DIADA-KAN DALAM SELANG WAKTU TERTENTU & MEMPUNYAI TUJUAN KHUSUS. YANG MEMBEDAKAN PROYEK DENGAN PEKERJAAN LAIN ADALAH

Lebih terperinci

Konsep Sistem Informasi Manajemen

Konsep Sistem Informasi Manajemen Knsep Sistem Infrmasi Manajemen Sistem Infrmasi Sistem Infrmasi telah menjadi pndasi bagi mdel dan prses bisnis Sistem Infrmasi memungkinkan distribusi pengetahuan: suatu sistem kmunikasi antara manusia

Lebih terperinci

[Summary] Struktur dan Proses Organisasi Chapter 2

[Summary] Struktur dan Proses Organisasi Chapter 2 [Summary] Struktur dan Prses Organisasi Chapter 2 Ch 2 Structural Design fr Organizatins Pada pkk bahasan ini bertujuan untuk menjelaskan knsep dasar dari struktur rganisasi dan memberikan penjelasan mengenai

Lebih terperinci

[Summary] Sistem Informasi Perusahaan Chapter 1 & 2

[Summary] Sistem Informasi Perusahaan Chapter 1 & 2 [Summary] Sistem Infrmasi Perusahaan Chapter 1 & 2 CHAPTER 1 PENGANTAR Integrated enterprise infrmatin system: Enterprise (perusahaan): rganisasi yang didirikan untuk mencapai suatu tujuan tertentu dengan

Lebih terperinci

BISNIS PROSES IMPROVEMENT DENGAN MENGGUNAKAN METODE DAVEN PORT (STUDI KASUS PADA AREA B POLIKLINIK PT. PMI)

BISNIS PROSES IMPROVEMENT DENGAN MENGGUNAKAN METODE DAVEN PORT (STUDI KASUS PADA AREA B POLIKLINIK PT. PMI) 0 BISNIS PROSES IMPROVEMENT DENGAN MENGGUNAKAN METODE DAVEN PORT (STUDI KASUS PADA AREA B POLIKLINIK PT. PMI) Arisandy Purnama Aji, Rendy Budhi Prawira, dan Gintr Lapran Teknis Jakarta, 22 Agustus 2011

Lebih terperinci

Manajemen Operasi 2006 Aulia Ishak, ST, MT

Manajemen Operasi 2006 Aulia Ishak, ST, MT ANALISIS ALIRAN PROSES Oleh : 1 Outline Pemikiran tentang Sistem Tinjauan Proses Bisnis Analisis Peta Aliran Analisis Aliran Bahan Analisis Aliran Informasi Blue Printing Jasa Penggunaan Analisis Aliran

Lebih terperinci

DATA & INFORMASI DALAM SISTEM INFORMASI BISNIS ASIH ROHMANI,M.KOM

DATA & INFORMASI DALAM SISTEM INFORMASI BISNIS ASIH ROHMANI,M.KOM DATA & INFORMASI DALAM SISTEM INFORMASI BISNIS ASIH ROHMANI,M.KOM PENGERTIAN DATA Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata. PENGERTIAN DATA Data adalah deskripsi

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Sales dan Marketing Kegiatan utama di dalam sebuah perusahaan adalah penjualan dan pemasaran. Di samping bagian-bagian lain yang umumnya terdapat di sebuah perusahaan, seperti:

Lebih terperinci

SILABUS. Sifat: Pendukung

SILABUS. Sifat: Pendukung SILABUS Prgram Studi : Sistem Infrmasi Kde Mata Kuliah : Nama Mata Kuliah : Pryek Sistem Infrmasi (MPSI) Kelmpk Mata Kuliah : Kde / SKS : RIS1/3 Nama Dsen : Ir. Riswan, MMSI Jam/Minggu 2 Jam Kde MataKuliah

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN BANK SAMPAH MALANG

SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN BANK SAMPAH MALANG SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN BANK SAMPAH MALANG Haryati Wattimena Danang Aditya Nugraha 1 Manajemen Infrmatika,Universitas Kanjuruhan Malang, haryati.watimena@gmail.cm 2 Teknik Infrmatika, Universitas Kanjuruhan

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Rekayasa Ulang Proses Bisnis Istilah BPR pertama kali dipopulerkan oleh Michael Hammer dan James Champy (1993) dalam bukunya Reengineering the Corporation. Menurut keduanya

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Identifikasi Masalah, Peluang dan Tujuan Tahap pertama yaitu melakukan identifikasi masalah dan melakukan pengumpulan data dengan cara wawancara pemilik perusahaan

Lebih terperinci

MODEL RAPID-RE UNTUK BUSINESS PROCESS REENGINEERING (BPR) Ahmad Nurul Fajar, Uro Abdurrohim

MODEL RAPID-RE UNTUK BUSINESS PROCESS REENGINEERING (BPR) Ahmad Nurul Fajar, Uro Abdurrohim MODEL RAPID-RE UNTUK BUSINESS PROCESS REENGINEERING (BPR) Ahmad Nurul Fajar, Uro Abdurrohim Nurul.fajar@lecturer.indonusa.ac.id Abstrak Business Process Reengineering didefinisikan sebagai suatu proses

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pemasaran 2.1.1 Pengertian Pemasaran Philip Kotler (2000, p8) mendefinisikan pemasaran sebagai proses sosial dan managerial di mana individu dan kelompok mendapatkan kebutuhan

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. agar pekerjaan jauh lebih efisien serta meminimalisir terjadinya human eror. Untuk

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. agar pekerjaan jauh lebih efisien serta meminimalisir terjadinya human eror. Untuk BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK Berdasarkan hasil analisis sistem yang sedang berjalan pada CV. Sinergi Design, prses perhitungan gaji masih menggunakan rumus sendiri sehingga dalam prses pembuatan lapran

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Persediaan / Inventory Sebuah persediaan / inventory adalah setiap barang atau bahan yang disimpan untuk keperluan dimasa mendatang (Joseph S. Martinich, 1997, hal 661). Dan sebuah

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN MODEL QUALITY MANAGEMENT SYSTEM (QMS) PADA INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH

PENGEMBANGAN MODEL QUALITY MANAGEMENT SYSTEM (QMS) PADA INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH PENGEMBANGAN MODEL QUALITY MANAGEMENT SYSTEM (QMS) PADA INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH Tit Mau Pelu Benjamin*, Yudha Prasetyawan, Ahmad Rusdiansyah Prgram Pasca Sarjana, Bidang Keahlian Manajemen Kualitas

Lebih terperinci

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN BERBASISKAN WEB PADA PT. DAIRYFOOD INTERNUSA

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN BERBASISKAN WEB PADA PT. DAIRYFOOD INTERNUSA ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN BERBASISKAN WEB PADA PT. DAIRYFOOD INTERNUSA Indrajani 1), Shelly 2) Universitas Bina Nusantara indrajani@yah.cm ABSTRACT The purpse f this research

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI 5 BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Prduk Prduk adalah segala sesuatu yang bisa ditawarkan ke pasar dan dapat memenuhi kebutuhan knsumen. (http://kpisusu.wrdpress.cm/). Ada tiga aspek prduk : Bertujuan

Lebih terperinci

Perbedaan referensi risiko dan lingkup kontrol

Perbedaan referensi risiko dan lingkup kontrol PANDUAN UMUM Keijakan umum audit TI Perbedaan rientasi atas pelaksanaan aktifitas satu audit TI dengan yang lainnya Tidak terintegrasinya seluruh aktifitas audit TI dalam rangkaian manajemen risik bisnis

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Proses Proses suatu usaha didefinisikan sebagai kumpulan aktifitas yang membawa satu atau lebih input dan membuat output yang dapat bernilai lebih bagi yang menggunakannya. Input

Lebih terperinci

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI D3 KOMPUTERISASI AKUNTANSI FAKULTAS ILMU TERAPAN TELKOM UNIVERSITY

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI D3 KOMPUTERISASI AKUNTANSI FAKULTAS ILMU TERAPAN TELKOM UNIVERSITY RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI D3 KOMPUTERISASI AKUNTANSI FAKULTAS ILMU TERAPAN TELKOM UNIVERSITY MATA KULIAH KODE RUMPUN MK BOBOT (SKS) SEMESTER DIREVISI P = 1 Analisis dan Perancangan Sistem

Lebih terperinci

ANALISIS DAN PERANCANGAN WEB SEBAGAI MEDIA INFORMASI DAN PROMOSI PADA IKAPEMTA BATIK. Naskah Publikasi. diajukan oleh. Jeprianto

ANALISIS DAN PERANCANGAN WEB SEBAGAI MEDIA INFORMASI DAN PROMOSI PADA IKAPEMTA BATIK. Naskah Publikasi. diajukan oleh. Jeprianto ANALISIS DAN PERANCANGAN WEB SEBAGAI MEDIA INFORMASI DAN PROMOSI PADA IKAPEMTA BATIK Naskah Publikasi diajukan leh Jepriant 07.12.2552 kepada JURUSAN SISTEM INFORMASI SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA

Lebih terperinci

Jenis Informasi yang Terbuka dan Dikecualikan

Jenis Informasi yang Terbuka dan Dikecualikan Jenis Infrmasi yang Terbuka dan Dikecualikan Kelmpk Infrmasi Publik yang diatur dalam UU KIP mencakup Infrmasi Publik yang wajib disediakan dan diumumkan secara berkala; Infrmasi Publik yang wajib diumumkan

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI 7 BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian dan Definisi dari BPR Menurut Manganelli dan Klein (1994), rekayasa ulang adalah suatu perencanaan secara cepat dan radikal terhadap proses bisnis yang strategis

Lebih terperinci

ANALISA PERANCANGAN SISTEM PERENCANAAN PENGENDALIAN PRODUKSI DAN PENGAWASAN BAHAN BAKU (PPIC)

ANALISA PERANCANGAN SISTEM PERENCANAAN PENGENDALIAN PRODUKSI DAN PENGAWASAN BAHAN BAKU (PPIC) 51 Dinamika Teknik Januari ANALISA PERANCANGAN SISTEM PERENCANAAN PENGENDALIAN PRODUKSI DAN PENGAWASAN BAHAN BAKU (PPIC) Firman Ardiansyah Ekanindiy, Antn Adhi Dsen Fakultas Teknik Universitas Stikubank

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian Analisa Proses Bisnis Analisa proses bisnis adalah kajian dan evaluasi yang dilakukan terhadap kegiatan-kegiatan proses bisnis Perusahaan untuk mengidentifikasikan

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. kerja praktek di CV. Sinergi Design adalah melakukan pengenalan terhadap

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. kerja praktek di CV. Sinergi Design adalah melakukan pengenalan terhadap BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN 4.1 Identifikasi Masalah Sebelum melakukan prses analisa, tahapan pertama ketika melakukan kerja praktek di CV. Sinergi Design adalah melakukan pengenalan terhadap perusahaan

Lebih terperinci

ANALISA PERANCANGAN SISTEM INVENTORY GUNA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KERJA. Antoni Yohanes Dosen Fakultas Teknik Universitas Stikubank Semarang

ANALISA PERANCANGAN SISTEM INVENTORY GUNA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KERJA. Antoni Yohanes Dosen Fakultas Teknik Universitas Stikubank Semarang 2010 Antni Yhanes 1 ANALISA PERANCANGAN SISTEM INVENTORY GUNA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KERJA Antni Yhanes Dsen Fakultas Teknik Universitas Stikubank Semarang DINAMIKA TEKNIK Vl. IV, N. 1 Januari 2010

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM. menginginkan adanya pelaporan yang dapat dilakukan secara berkala tiap periode.

BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM. menginginkan adanya pelaporan yang dapat dilakukan secara berkala tiap periode. BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM Berasarkan hasil survey yang penulis lakukan pada saat kerja praktek di PT Semen Gresik, secara garis besar saat ini pada divisi diklat khususnya seksi perencanaan telah

Lebih terperinci

Target dan Rencana Kerja, pasangan yang tidak bisa di pisahkan

Target dan Rencana Kerja, pasangan yang tidak bisa di pisahkan Target dan Rencana Kerja, pasangan yang tidak bisa di pisahkan Dalam beberapa kesempatan training, saya sering menanyakan, apa yang lebih penting: target atau activity plan? Hampir 90% peserta training

Lebih terperinci

Perencanaan Strategis Sistem Informasi Bisnis Pada Lembaga Kursus dan Pelatihan Viakom Jambi

Perencanaan Strategis Sistem Informasi Bisnis Pada Lembaga Kursus dan Pelatihan Viakom Jambi MEDIA SISFO Vl.11, N.1, April 2017 735 Perencanaan Strategis Sistem Infrmasi Bisnis Pada Lembaga Kursus dan Pelatihan Viakm Jambi Silvia Rianti Agustini Prgram Studi Sistem Infrmasi, STIKOM Dinamika Bangsa

Lebih terperinci

Business Process Reengineering ( BPR )

Business Process Reengineering ( BPR ) Business Process Reengineering ( BPR ) BPR atau Reengineering Proses Bisnis secara umum didefinisikan sebagai pemikiran ulang secara fundamental dan mendesain ulang proses bisnis untuk meraih perbaikan

Lebih terperinci

MSDM Summary Chapter 6

MSDM Summary Chapter 6 MSDM Summary Chapter 6 by: Gabriella Pella Janne Naingglan Rinda Gultm Sheila Silalahi CHAPTER 6 : Emplyee Testing & Selectin Review Frmulir Aplikasi Melakukan seleksi atas kandidat Mewawancara kandidat

Lebih terperinci

BAB IV DISKRIPSI PEKERJAAN. cara langsung menemui bagian PPQC (Production Planning and Quality Control)

BAB IV DISKRIPSI PEKERJAAN. cara langsung menemui bagian PPQC (Production Planning and Quality Control) BAB IV DISKRIPSI PEKERJAAN 4.1 Analisis Sistem Menganalisa adalah langkah awal dalam merandang dan membuat sistem baru. Langkah pertama yang dilakukan penulis yaitu melakukan bservasi ke lapangan secara

Lebih terperinci

BAB 3. TINJAUAN PROFESI DI BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI

BAB 3. TINJAUAN PROFESI DI BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI ETIKA PROFESI : Etika dan Prfesinalisme Pekerja di Bidang Teknlgi Infrmasi BAB 3. TINJAUAN PROFESI DI BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI K utipan di samping adalah jawaban familiar yang diberikan Sebuah leh I

Lebih terperinci

JSIKA Vol. 5, No. 8, Tahun 2016 ISSN X

JSIKA Vol. 5, No. 8, Tahun 2016 ISSN X JSIKA Vl. 5, N. 8, Tahun 2016 ISSN 2338-137X Rancang Bangun Sistem Infrmasi Perencanaan dan Pengadaan Kebutuhan Bahan Baku dengan Menggunakan Metde Lt Fr Lt pada PT Bukit Baja Anugrah Sari Zetari Irawan

Lebih terperinci

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN. Pengelolaan Kas Fakultas Teknik Universitas 45 Surabaya memiliki

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN. Pengelolaan Kas Fakultas Teknik Universitas 45 Surabaya memiliki BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN Pengellaan Kas Fakultas Teknik Universitas 45 Surabaya memiliki prsedur sistem yang sedikit berbeda dengan beberapa Fakultas. Hal ini diakibatkan karena sistem yang dijalankan

Lebih terperinci

BAB IV. Deskripsi Kerja Praktek. perancangan sistem pengoahan data yang baik dengan analisa yang matang, maka

BAB IV. Deskripsi Kerja Praktek. perancangan sistem pengoahan data yang baik dengan analisa yang matang, maka BAB IV Deskripsi Kerja Praktek 1.1. Analisis Sistem Menurut Kendall (2006:7), Analisa dan Perancangan Sistem dipergunakan untuk menganalisis, merancang, dan mengimplementasikan peningkatanpeningkatan fungsi

Lebih terperinci

PENDAHULUAN. Data dan Informasi. Sistem Informasi. Komponen sistem informasi. Basis data

PENDAHULUAN. Data dan Informasi. Sistem Informasi. Komponen sistem informasi. Basis data UNIVERSITAS UNIVERSAL BATAM 2016 PENDAHULUAN Data dan Infrmasi Data merupakan nilai (value) yang turut merepresentasikan deskripsi dari suatu bjek atau kejadian (event) Infrmasi merupakan hasil dari penglahan

Lebih terperinci

Teknik Informatika S1

Teknik Informatika S1 Teknik Infrmatika S1 Object Oriented Analysis and Design Pendahuluan Disusun Oleh: Egia Rsi Subhiyakt, M.Km, M.CS Teknik Infrmatika UDINUS egia@dsn.dinus.ac.id +6285740278021 AGENDA PERKULIAHAN Kntrak

Lebih terperinci

Sharia Business Consulting (SBC) RAHASIA SUKSES MENGEMBANGKAN BISNIS TANPA UTANG, TANPA RIBA

Sharia Business Consulting (SBC) RAHASIA SUKSES MENGEMBANGKAN BISNIS TANPA UTANG, TANPA RIBA Sharia Business Cnsulting (SBC) RAHASIA SUKSES MENGEMBANGKAN BISNIS TANPA UTANG, TANPA RIBA Presented n August 2nd 2015 In Grand Amarsa Htel Baranangsiang, Bgr By Ir. Samsul Arifin PIN BB : 2636BD9A Mbile

Lebih terperinci

BAB V PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN MODEL KOMPETENSI

BAB V PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN MODEL KOMPETENSI BAB V PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN MODEL KOMPETENSI 5.1 Kerangka Identitas MEDIOR 1. Dasar Pemikiran Kelmpk Media Olahraga (MEDIOR) merupakan anggta KKG (Kelmpk Kmpas Gramedia) yang bertujuan untuk ikut

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN Semua rganisasi membutuhkan aliran infrmasi yang membantu manajer untuk mengambil bermacam keputusan yang dibutuhkan. Aliran infrmasi ini diatur dan diarahkan dalam suatu sistem

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS_DAN_PERANCANGAN_APLIKASI. kontrak kru yaitu menggunakan metode System Development Lyfe Cycle (SDLC)

BAB III ANALISIS_DAN_PERANCANGAN_APLIKASI. kontrak kru yaitu menggunakan metode System Development Lyfe Cycle (SDLC) BAB III ANALISIS_DAN_PERANCANGAN_APLIKASI 3.1 Analisis Metde yang digunakan dalam pembutan Aplikasi pengendalian dkumen kntrak kru yaitu menggunakan metde System Develpment Lyfe Cycle (SDLC) mdel waterfall

Lebih terperinci

JURNAL MANAJEMEN OPERASIONAL. Yang dibimbing oleh Roro Arinda Reswanti Julian Pratama, S.E.

JURNAL MANAJEMEN OPERASIONAL. Yang dibimbing oleh Roro Arinda Reswanti Julian Pratama, S.E. JURNAL MANAJEMEN OPERASIONAL Disusun dan diajukkan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Manajemen Operasinal (Praktikum) Yang dibimbing leh Rr Arinda Reswanti Julian Pratama, S.E. Disusun Oleh :

Lebih terperinci

ASSESSMENT CENTER A. Sejarah

ASSESSMENT CENTER A. Sejarah ASSESSMENT CENTER A. Sejarah Dalam upaya mendukung perubahan paradigma yang baru dan demi terciptanya Refrmasi Birkrasi untuk mewujudkan gd gvernance, perlu dilaksanakan repsitining peran SDM yang ada

Lebih terperinci

DESAI EVALU IMPLEM BAB I PENDAHULUAN

DESAI EVALU IMPLEM BAB I PENDAHULUAN BAB I PENDAHULUAN Pertemuan ke : 1 Alkasi waktu : 0,5 Jam Kmpetensi dasar : 1. Mahasiswa mampu memahami pentingnya mempelajari perancangan antarmuka pengguna. Indikatr : 1. Menuliskan dan menjelaskan knsep

Lebih terperinci

Tugas e-learning 1 Komputer Masyarakat

Tugas e-learning 1 Komputer Masyarakat Materi P2 : Menurut anda : Apa dampak psitif dan negative perkembangan cmputer terhadap anda dan lingkungan pekerjaan anda? Dalam lingkungan pekerjaan saya perkembangan cmputer memiliki peranan yang sangat

Lebih terperinci

A. IDENTITAS B. DESKRIPSI MATAKULIAH C. TUJUAN MATAKULIAH

A. IDENTITAS B. DESKRIPSI MATAKULIAH C. TUJUAN MATAKULIAH A. IDENTITAS Nama Mata Kuliah : Sistem Infrmasi Akuntansi Kde Mata Kuliah : AKT 207 Tipe : Mata Kuliah Keahlian Berkarya (MKB) Bbt SKS : 3 SKS / 3 JP Prasyarat : Aplikasi Kmputer Pengantar B. DESKRIPSI

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Bangun Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi Pengendalian DBD pada

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Bangun Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi Pengendalian DBD pada BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Pada bab ini akan dibahas tentang identifikasi permasalahan, analisis permasalahan, slusi permasalahan dan perancangan sistem dalam Rancang Bangun Sistem Infrmasi

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak CV. Bintang Anggara Jaya

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak CV. Bintang Anggara Jaya BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK 4.1 Identifikasi Masalah Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak CV. Bintang Anggara Jaya pada saat kerja praktek, maka dapat diketahui aplikasi pendukung yang dapat mengatasi

Lebih terperinci

Kecerdasan Buatan/ Artificial Intelligence

Kecerdasan Buatan/ Artificial Intelligence Kecerdasan Buatan/ Artificial Intelligence Agen Cerdas Imam Chlissdin, S.Si., M.Km. Pkk Bahasan 1. Agents and Envirnments 2. Ratinality 3. PEAS (Perfrmance measure, Envirnment, Actuatrs, Sensrs) 4. Agent

Lebih terperinci

Software Requirement (Persyaratan PL)

Software Requirement (Persyaratan PL) Sftware Requirement ( PL) Arna Fariza 1 Rekayasa Perangkat Lunak Tujuan Memperkenalkan knsep persyaratan user dan sistem Menjelaskan persyaratan fungsinal dan nnfungsinal Menjelaskan bagaimana persyaratan

Lebih terperinci

PERATURAN & TATA TERTIB PRAKTIKUM ANALISIS DAN PERANCANGAN PERUSAHAAN

PERATURAN & TATA TERTIB PRAKTIKUM ANALISIS DAN PERANCANGAN PERUSAHAAN PERATURAN & TATA TERTIB PRAKTIKUM ANALISIS DAN PERANCANGAN PERUSAHAAN a. Penilaian Praktikum: 1. Penilaian praktikum terdiri dari 2 kelmpk nilai: tugas kelmpk dinilai leh pembimbing asistensi yang bersangkutan

Lebih terperinci

BAB 3 LANDASAN TEORI

BAB 3 LANDASAN TEORI BAB 3 LANDASAN TEORI 3.1 Definisi kualitas 3.1.1 Pengertian Kualitas Pengertian kualitas secara tradisinal adalah ketepatan untuk kegunaan. Kualitas secara tradisinal berdasarkan pada ketepatan kegunaan

Lebih terperinci

RSUD Ratu Zalecha, Jl. Menteri Empat, Martapura, Kalimantan Selatan

RSUD Ratu Zalecha, Jl. Menteri Empat, Martapura, Kalimantan Selatan Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Faktr Risik Kehamilan di Puskesmas Jambu Burung Kecamatan Beruntung Baru Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan Tahun 2010 Descriptin f Pregnant Mther s Knwledge Abut

Lebih terperinci

PEDOMAN ANALISIS PROSES BISNIS DI INSTANSI PEMERINTAH KOTA BANDUNG. Tien Fabrianti Kusumasari STMIK IM

PEDOMAN ANALISIS PROSES BISNIS DI INSTANSI PEMERINTAH KOTA BANDUNG. Tien Fabrianti Kusumasari STMIK IM PEDOMAN ANALISIS PROSES BISNIS DI INSTANSI PEMERINTAH KOTA BANDUNG Tien Fabrianti Kusumasari STMIK IM Abstrak Pemanfaatan teknologi informasi telah merambah ke berbagai sektor, termasuk juga dalam instansi

Lebih terperinci

JSIKA Vol. 5, No. 9, Tahun 2016 ISSN X

JSIKA Vol. 5, No. 9, Tahun 2016 ISSN X JSIKA Vl. 5, N. 9, Tahun 2016 ISSN 2338-137X Rancang Bangun Sistem Prduksi Dengan Menggunakan Metde EARLIEST DUE DATE Pada CV TIDAR JAYA Citra Prasetya 1) Dr. Jusak 2) Valentinus Rby Hanant 3) Fakultas

Lebih terperinci

ABSTRAK. Kata kunci: material control, supplier, proyek, quality control, material, user. vii Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK. Kata kunci: material control, supplier, proyek, quality control, material, user. vii Universitas Kristen Maranatha ABSTRAK Material adalah salah satu hal yang utama dalam sebuah proyek. Oleh karena itu diperlukan adanya sistem yang mengatasi permasalahan kompleksitas data material dimulai dari proses pemesanan hingga

Lebih terperinci

REKAYASA ULANG LAYANAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN MAHASISWA MENGGUNAKAN BUSINESS PROCESS REENGINEERING DI STMIK AKAKOM YOGYAKARTA

REKAYASA ULANG LAYANAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN MAHASISWA MENGGUNAKAN BUSINESS PROCESS REENGINEERING DI STMIK AKAKOM YOGYAKARTA REKAYASA ULANG LAYANAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN MAHASISWA MENGGUNAKAN BUSINESS PROCESS REENGINEERING DI STMIK AKAKOM YOGYAKARTA Hera Wasiati Jurusan Manajemen Informatika, STMIK AKAKOM Yogyakarta e-mail:

Lebih terperinci

MAKALAH REKAYASA PERANGKAT LUNAK ( PERENCANAAN PROYEK PERANGKAT LUNAK )

MAKALAH REKAYASA PERANGKAT LUNAK ( PERENCANAAN PROYEK PERANGKAT LUNAK ) MAKALAH REKAYASA PERANGKAT LUNAK ( PERENCANAAN PROYEK PERANGKAT LUNAK ) Disusun Oleh : MUKHAMAT JAFAR 41813120014 MATA KULIAH : REKAYASA PERANGKAT LUNAK DOSEN : WACHYU HARI HAJI, S.KOM, MM UNIVERSITAS

Lebih terperinci

STANDART OPERASIONAL PELAYANAN INFORMASI PUBLIK PPID

STANDART OPERASIONAL PELAYANAN INFORMASI PUBLIK PPID STANDART OPERASIONAL PELAYANAN INFORMASI PUBLIK PPID STANDART OPERASIONAL PELAYANAN PUBLIK PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID) KABUPATEN BONDOWOSO TAHUN 2014 PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. manufaktur bersaing dengan ketat dalam memproduksi barang, konsumen menjadi

BAB 1 PENDAHULUAN. manufaktur bersaing dengan ketat dalam memproduksi barang, konsumen menjadi BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dalam masa persaingan bebas pada era Glbalisasi ini, dimana perusahaan manufaktur bersaing dengan ketat dalam memprduksi barang, knsumen menjadi sangat menyadari

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK Dalam pengumpulan data sebagai bahan penyusunan lapran kerja praktek ini, pendekatan terhadap permasalahan yang dilakukan adalah dengan mempelajari data dan infrmasi yang

Lebih terperinci

Perencanaan Arsitektur Teknologi pada PT.X

Perencanaan Arsitektur Teknologi pada PT.X Perencanaan Arsitektur Teknlgi pada PT.X Kristin Tulasi 1, Adi Wibw 2, Lily Puspa Dewi 3 Prgram Studi Teknik Infrmatika Fakultas Teknlgi Industri Universitas Kristen Petra Jl. Siwalankert 121 131 Surabaya

Lebih terperinci

Modul MM (Material Management)

Modul MM (Material Management) KAMPUS IBI KWIK KIAN GIE JAKARTA, MEI 2017 KISI-KISI UAS dan QUIZ SAP SAP Materials Management (SAP-MM) adalah salah satu mdul di SAP ERP yang mendukung prses manajemen/pengellaan material di perusahaan,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG

BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG Sebagai negara agraris, Indnesia memiliki kekayaan alam dan hayati yang sangat beragam yang jika dikella dengan tepat, kekayaan tersebut mampu diandalkan menjadi andalan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Setiap perusahaan berupaya untuk menunjukan keunggulankeunggulannya agar dapat bertahan dalam persaingan bisnis yang semakin ketat, dimana perusahaan dituntut

Lebih terperinci

E-journal Teknik Informatika, Volume 5, No. 1 (2015), ISSN :

E-journal Teknik Informatika, Volume 5, No. 1 (2015), ISSN : E-jurnal Teknik Infrmatika, Vlume 5, N. 1 (2015), ISSN : 2301-8364 1 SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMA BEASISWA DENGAN METODE TECHNIQUE FOR ORDER PREFERENCE BY SIMILARITY TO IDEAL SOLUTION DI UNIVERSITAS

Lebih terperinci

KONSEP DASAR PENGEMBANGAN BERBAGAI PROGRAM IMC

KONSEP DASAR PENGEMBANGAN BERBAGAI PROGRAM IMC Perspektif Pemasaran Untuk mengerti IMC, kita harus memahami pengertian dasar dari pemasaran, karena fungsifungsi IMC sendiri berada dibawah payung pemasaran. Seperti halnya pemasaran, IMC sendiri merupakan

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. merupakan istilah atau masalah baru. Manajemen berasal dari kata to manage

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. merupakan istilah atau masalah baru. Manajemen berasal dari kata to manage BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Manajemen Sumber Daya Manusia 2.1.1 Pengertian Manajemen Istilah manajemen dalam kehidupan masyarakat dewasa ini bukanlah merupakan istilah atau masalah baru. Manajemen berasal

Lebih terperinci

PENINGKATAN KUALITAS PROSES PENGOLAHAN LARUTAN PEMBERSIH DAUR ULANG DENGAN METODE DESIGN OF EXPERIMENTS (DOE) (STUDI KASUS PT.

PENINGKATAN KUALITAS PROSES PENGOLAHAN LARUTAN PEMBERSIH DAUR ULANG DENGAN METODE DESIGN OF EXPERIMENTS (DOE) (STUDI KASUS PT. PENINGKATAN KUALITAS PROSES PENGOLAHAN LARUTAN PEMBERSIH DAUR ULANG DENGAN METODE DESIGN OF EXPERIMENTS (DOE) (STUDI KASUS PT.XY) TESIS Ririn Mulyani 0606004546 PROGRAM PASCA SARJANA BIDANG ILMU TEKNIK

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS_DAN_PERANCANGAN_SISTEM. berjalan pada CV. Azaria Abadi Permai saat ini, meliputi proses penjualan

BAB III ANALISIS_DAN_PERANCANGAN_SISTEM. berjalan pada CV. Azaria Abadi Permai saat ini, meliputi proses penjualan BAB III ANALISIS_DAN_PERANCANGAN_SISTEM 3.1 Analisis Sistem Analisis sistem bertujuan untuk menganalisis sistem yang ada atau yang berjalan pada CV. Azaria Abadi Permai saat ini, meliputi prses penjualan

Lebih terperinci

Projek Akhir Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika - Universitas Nasional Pasim Penelitian dan Penulisan SKRIPSI

Projek Akhir Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika - Universitas Nasional Pasim Penelitian dan Penulisan SKRIPSI Prjek Akhir Mahasiswa Prgram Studi Teknik Infrmatika - Universitas Nasinal Pasim Penelitian dan Penulisan SKRIPSI Iim Abdurrhim, S.Km., M.T Senin, 08 Agustus 2016 Agenda Waktu/ Jadwal Penyusunan SKRIPSI

Lebih terperinci

Pentingnya Teknologi Informasi Ada Di Lingkungan Perpustakaan

Pentingnya Teknologi Informasi Ada Di Lingkungan Perpustakaan Pentingnya Teknlgi Infrmasi Ada Di Lingkungan Perpustakaan Oleh : Heri Dul Adhar Abstract Teknlgi Infrmasi pada saat ini menjadi tlak ukur dijadikannya mdrenisasi pemberian infrmasi. Dengan adanya teknlgi

Lebih terperinci

BLUE PRINT SISTEM APLIKASI E-GOVERNMENT

BLUE PRINT SISTEM APLIKASI E-GOVERNMENT BLUE PRINT SISTEM APLIKASI E-GOVERNMENT DEPARTEMEN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA JAKARTA 2004 Daftar Isi 1. Pendahuluan... 8 2. Referensi... 9 3. Maksud dan Tujuan... 9 4. Sistem Pemerintahan

Lebih terperinci

BAB 2. LANDASAN TEORI dan KERANGKA PEMIKIRAN

BAB 2. LANDASAN TEORI dan KERANGKA PEMIKIRAN BAB 2 LANDASAN TEORI dan KERANGKA PEMIKIRAN 2.1 Layanan Purna Jual Menurut Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Republik Indnesia N. 634/MPP/Kep/9/2002 tentang ketentuan dan tata cara pengawasan

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. yang biasanya tidak kita sadari penggunaannya. Basis data merupakan koleksi dari

BAB 2 LANDASAN TEORI. yang biasanya tidak kita sadari penggunaannya. Basis data merupakan koleksi dari BAB 2 LANDASAN TEORI Basis Data (Database) sekarang merupakan bagian dari kehidupan kita seharihari yang biasanya tidak kita sadari penggunaannya. Basis data merupakan kleksi dari data yang berhubungan

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS ANDALAS

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS ANDALAS N. Dk: 00.01.19.01 Revisi : 00 Page 1 f 7 Fakultas Keperawatan Prgram Studi S1 Keperawatan Gugus Kendali Mutu Prgram Studi S1 Keperawatan 1. Tujuan DAFTAR DISTRIBUSI Fakultas Ilmu Ssial Plitik Fakultas

Lebih terperinci

PENGAMBILAN CONTOH BENIH TEBU G2 DALAM BENTUK BUDSET DI KP. PASURUAN P3GI KAB. PASURUAN. Oleh : Nur Fatimah, S. TP PBT Pertama BBPPTP Surabaya

PENGAMBILAN CONTOH BENIH TEBU G2 DALAM BENTUK BUDSET DI KP. PASURUAN P3GI KAB. PASURUAN. Oleh : Nur Fatimah, S. TP PBT Pertama BBPPTP Surabaya PENGAMBILAN CONTOH BENIH TEBU G2 DALAM BENTUK BUDSET DI KP. PASURUAN P3GI KAB. PASURUAN I. Prfil P3GI Oleh : Nur Fatimah, S. TP PBT Pertama BBPPTP Surabaya Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indnesia (P3GI)

Lebih terperinci

ABSTRACT. Keywords : management, material, information. vii

ABSTRACT. Keywords : management, material, information. vii ABSTRACT Lack of good materials management in civil construction project can cause delay to the project. There are some issues in the field such as : manually created documentation of purchased & used

Lebih terperinci

BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA. Informasi Publik

BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA. Informasi Publik BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA Kde Mdul Judul Mdul Kde Kmpetensi Unit Kmpetensi Tingkat : KIP.UMU.04.00 : Prsedur Pengellaan Infrmasi Publik

Lebih terperinci

Taman edukasi profesi dan Rekreasi anak medan

Taman edukasi profesi dan Rekreasi anak medan BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Sewaktu kita anak-anak, kita memiliki cita-cita yang kita impikan. Kita sering membayangkan bagaimana kalau ketika sudah dewasa nanti kita akan bekerja ataupun menekunin

Lebih terperinci

BAB III PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN KULIAH KERJA PRAKTEK. 3.1 Bidang Pelaksanaan Kuliah Kerja Praktek

BAB III PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN KULIAH KERJA PRAKTEK. 3.1 Bidang Pelaksanaan Kuliah Kerja Praktek BAB III PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN KULIAH KERJA PRAKTEK 3.1 Bidang Pelaksanaan Kuliah Kerja Praktek 3.1.1 Pengertian Kredit Pengertian kredit menurut Thmas Suyant et.al, (1993:12) adalah sebagai berikut

Lebih terperinci

Pengembangan Kelompok Riset Kebijakan Kesehatan, Surabaya18 September 2012

Pengembangan Kelompok Riset Kebijakan Kesehatan, Surabaya18 September 2012 Kemitraan Australia-Indnesia Partnership dalam Prgram Penguatan Sistem Kesehatan (AIPHSS) - Penguatan Kelmpk Riset Kesehatan (Health Plicy Netwrk) Pengembangan Kelmpk Riset Kebijakan Kesehatan, Surabaya18

Lebih terperinci

Keywords: Information System, Activity, Proposal, SKKK, LPJ.

Keywords: Information System, Activity, Proposal, SKKK, LPJ. Sistem Infrmasi Pengajuan Prpsal dan Lembar Pertanggungjawaban Berbasis WEB Pada Bir Administrasi Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Kristen Petra Frandy Arista Pratama 1, Yulia 2, Denny Gunawan 3 Prgram

Lebih terperinci

payor, PRUearly stage parent payor serta PRUearly stage spouse payor dan Perubahan pada

payor, PRUearly stage parent payor serta PRUearly stage spouse payor dan Perubahan pada Jakarta, 01 Agustus 2016 N. 057/PLA/VIII/2016 Kepada Yth. Para Tenaga Pemasar PT Prudential Life Assurance di tempat Perihal: Peluncuran Asuransi Tambahan Pembebasan Premi Yang Kmprehensif: PRUearly stage

Lebih terperinci

Amnesti Pajak materi lengkap diperoleh dari pajak.go.id

Amnesti Pajak materi lengkap diperoleh dari pajak.go.id Amnesti Pajak materi lengkap diperleh dari pajak.g.id Jul 2016 - Frm: www.itkind.rg (free pdf - Manajemen Mdern dan Kesehatan Masyarakat) 1 Daftar Isi Ruang Lingkup (ringkas)... 3 Tarif... 4 Repatriasi

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI Hubungan Marketing dan Public Relations Definisi Pemasaran (Marketing) menciptakan pertukaran yang memuaskan.

BAB 2 LANDASAN TEORI Hubungan Marketing dan Public Relations Definisi Pemasaran (Marketing) menciptakan pertukaran yang memuaskan. BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Marketing Public Relatins 2.1.1 Hubungan Marketing dan Public Relatins 2.1.1.1 Definisi Pemasaran (Marketing) Menurut Ktler dan Amstrng (2008, p.6) pemasaran adalah suatu prses

Lebih terperinci

Proses Software. Tujuan

Proses Software. Tujuan Prses Sftware Arna Fariza PENS-ITS 1 Tujuan Memperkenalkan mdel prses sftware Menggambarkan beberapa mdel prses dan kapan digunakan Menggambarkan utline mdel prses untuk rekayasa persyaratan, pengembangan

Lebih terperinci

QUESTION & ANSWER. Subject: Project

QUESTION & ANSWER. Subject: Project QUESTION & ANSWER MCA-Indnesia Cmmunity Renewable Energy Grant (Windw 3A) CfP Reference : CfP/GP-W3A/001/2014 Questin N. : 2 Received Date : 6 Dec 2014 Released Date : 17 Dec 2014 N Page Reference Questin

Lebih terperinci

PROPOSAL ASSESSMENT. Appraisal & interview, success rate 35% Materi tes yang terukur dan realistis. Multiple Assessment, success rate 76%

PROPOSAL ASSESSMENT. Appraisal & interview, success rate 35% Materi tes yang terukur dan realistis. Multiple Assessment, success rate 76% PROPOSAL ASSESSMENT PENDAHULUAN P ersaingan antar perusahaan menjadi semakin marak dewasa ini, leh karena itu perusahaan dituntut untuk lebih tangguh dalam mencapai tujuan rganisasi dan dalam menghadapi

Lebih terperinci

PENGANTAR SISTEM KENDALI

PENGANTAR SISTEM KENDALI 1 I PENGANTAR SISTEM KENDALI Deskripsi : Bab ini memberikan gambaran secara umum mengenai sistem kendali, definisi-definisi, pengertian sistem kendali lingkar tertutup dan sistem kendali lingkar terbuka,

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Sejak komputer ditemukan, para peneliti telah berpikir adakah kemungkinan agar

BAB 2 LANDASAN TEORI. Sejak komputer ditemukan, para peneliti telah berpikir adakah kemungkinan agar BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Machine Learning Sejak kmputer ditemukan, para peneliti telah berpikir adakah kemungkinan agar kmputer dapat belajar. Jika kita mengerti bagaimana cara memprgram kmputer agar mereka

Lebih terperinci

KOMITE AUDIT PEDOMAN KERJA KOMITE AUDIT (AUDIT COMMITTEE CHARTER) BAB I Tujuan Umum... 3

KOMITE AUDIT PEDOMAN KERJA KOMITE AUDIT (AUDIT COMMITTEE CHARTER) BAB I Tujuan Umum... 3 PEDOMAN KERJA KOMITE AUDIT (AUDIT COMMITTEE CHARTER) DAFTAR ISI Executive Summary BAB I Tujuan Umum... 3 BAB II Organisasi... 4 1. Struktur... 4 2. Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang... 4 3. Hubungan dengan

Lebih terperinci

Peran Auditing Akuntan Publik. Bidang Bisnis:

Peran Auditing Akuntan Publik. Bidang Bisnis: Materi Perkuliahan 1. Auditing dan Prfesi Akuntan Pubiik 2. Audit Lapran Keuangan dan Tanggung jawab Audit 3. Etika Prfesi dan Kewajiban Hukum Auditr 4. Tinjauan Atas Prses Audit 5. Sasaran Audit, Bukti

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI DAN KERANGKA PIKIRAN

BAB 2 LANDASAN TEORI DAN KERANGKA PIKIRAN BAB 2 LANDASAN TEORI DAN KERANGKA PIKIRAN 2.1 Landasan Teri 2.1.1 Pemasaran Pemasaran menurut Stantn (Umar, 2005, p.31) Pemasaran adalah suatu sistem keseluruhan dari kegiatan bisnis yang ditujukan untuk

Lebih terperinci