BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. A. ANALISIS DATA 1. Deskripsi Responden Penelitian Responden penelitian ini adalah UMKM di Kecamatan

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. A. ANALISIS DATA 1. Deskripsi Responden Penelitian Responden penelitian ini adalah UMKM di Kecamatan"

Transkripsi

1 103 BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. ANALISIS DATA 1. Deskripsi Responden Penelitian Responden penelitian ini adalah UMKM di Kecamatan Warungasem yang mengikuti program pemberdayaan UMKM yang dilakukan disperindagkop Kabupaten Batang pada tahun Adapun pertanyaan yang termuat dalam kuesioner terdiri dari dua bagian, yaitu pertanyaan mengenai identitas responden dan pertanyaan mengenai empat variabel independen yaitu bantuan modal usaha (X 1 ), pelatihan (X 2 ), bantuan pemasaran (X 3 ) dan pendampingan usaha (X 4 ), serta variabel dependen penelitian yaitu perkembangan UMKM (Y). Pada bagian ini akan dideskripsikan mengenai identitas responden berdasarkan jenis kelamin, usia dan jenis usaha yang dilakukan. Penggolongan yang dilakukan terhadap responden dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara jelas mengenai gambaran responden sebagai objek penelitian. Tabel 4.1 Data Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Jumlah (Orang) Persentase (%) Laki-laki 41 46,59 Perempuan 47 53,40 Total Sumber : Data Primer Diolah, 2015 Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa responden dalam penelitian yang berjumlah 88, terdiri dari 41 responden laki-laki dan 103

2 responden perempuan. Penggolongan responden berdasarkan jenis kelamin ini yang paling banyak adalah perempuan yaitu 53,4% dari total responden, sedangkan laki-laki 46,5% dari total responden. Tabel 4.2 Data Responden Berdasarkan Usia Usia Jumlah (Orang) Persentase (%) < 30 Tahun 6 6, Tahun 30 34, Tahun 38 43,18 > 50 Tahun 14 15,90 Total Sumber : Data Primer Diolah, 2015 Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa dari 88 responden sebagian besar berusia tahun yaitu 38 responden dengan persentase sebesar 43,9% dari total responden, diikuti dengan golongan usia tahun berjumlah 30 responden dengan persentase sebesar 34,1%. Sisanya adalah golongan usia lebih dari 40 tahun berjumlah 14 responden dengan persentase sebesar 15,9% dan usia kurang dari 30 tahun berjumlah 6 responden dengan persentase sebesar 6,8%. Tabel 4.3 Data Responden Berdasarkan Jenis Usaha Jenis Pekerjaan Jumlah (Orang) Persentase (%) Usaha makanan ringan 45 51,13 Budi daya jamur 10 11,36 Konveksi 13 14,77 Kerajinan kulit 10 11,36 Tenun 10 11,36 Total Sumber : Data Primer Diolah, 2015 Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa responden terbanyak berasal dari pelaku usaha makanan ringan yaitu 45 responden

3 105 dengan persentase sebesar 51.1%, kemudian responden terbesar kedua adalah usaha konveksi yaitu sebanyak 13 responden dengan dengan persentase seesar 14.8%, sedangkan usaha budi daya jamur, kerajinan kulit dan usaha tenun masing-masing mempunyai jumlah responden yang sama yaitu 10 responden dengan persentase sebesar 11,4%. 2. Uji Instrumen a. Uji Validitas Uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau valid tidaknya suatu kuesioner. 108 Uji ini dilakukan apabila butir pertanyaan lebih dari satu. Dasar pengambilan keputusan yang digunakan adalah melakukan uji signifikansi dengan membandingkan nilai r hitung dengan r tabel (n-2). Pengambilan keputusan uji validitas : 1) Bila r hitung > r tabel, maka item pertanyaan valid 2) Bila nilai r hitung < r tabel, maka item pertanyaan tidak valid. Dalam penelitian ini untuk sampel 88 responden, maka (88-2 = 86), nilai r tabel = 0,210. Pengujian validitas selengkapnya dapat dilihat pada tabel berikut ini : Tabel 4.4 Hasil Uji Validitas Variabel Pertanyaan r hitung r tabel Keterangan Pertanyaan 1 0,813 0,210 Valid Bantuan Pertanyaan 2 0,608 0,210 Valid Modal Usaha Pertanyaan 3 0,271 0,210 Valid (X 1 ) Pertanyaan 4 0,762 0,210 Valid Pertanyaan 5 0,612 0,210 Valid 108 Imam Ghozali, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 19, (Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro, 2011), hlm 52.

4 106 Pelatihan (X 2 ) Bantuan Pemasaran (X 3 ) Pendampingan Usaha (X 4 ) Perkembangan UMKM (Y) Pertanyaan 1 0,770 0,210 Valid Pertanyaan 2 0,561 0,210 Valid Pertanyaan 3 0,608 0,210 Valid Pertanyaan 4 0,545 0,210 Valid Pertanyaan 5 0,592 0,210 Valid Pertanyaan 1 0,673 0,210 Valid Pertanyaan 2 0,631 0,210 Valid Pertanyaan 3 0,624 0,210 Valid Pertanyaan 4 0,561 0,210 Valid Pertanyaan 5 0,652 0,210 Valid Pertanyaan 1 0,805 0,210 Valid Pertanyaan 2 0,546 0,210 Valid Pertanyaan 3 0,790 0,210 Valid Pertanyaan 4 0,741 0,210 Valid Pertanyaan 5 0,428 0,210 Valid Pertanyaan 1 0,660 0,210 Valid Pertanyaan 2 0,791 0,210 Valid Pertanyaan 3 0,401 0,210 Valid Pertanyaan 4 0,791 0,210 Valid Pertanyaan 5 0,660 0,210 Valid Dari tabel hasil uji validitas diatas dapat dijelaskan bahwa nilai r hitung indikator variabel bantuan modal usaha, pelatihan, bantuan pemasaran, pendampingan usaha dan perkembangan UMKM lebih besar dari t tabel (0, 210). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semua item dalam indikator variabel bantuan modal usaha, pelatihan, bantuan pemasaran, pendampingan usaha dan perkembangan UMKM adalah valid. b. Uji Reliabilitas Uji reliabilitas digunakan untuk mengukur konsistensi dari suatu variabel. Butir pertanyaan dalam variabel dikatakan reliabel atau terpercaya apabila jawaban responden adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu. Suatu konstruk atau variabel dikatakan reliabel jika

5 107 memberikan nilai Cronbach Alpha 0, Adapun hasil uji reliabilitas dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : Tabel 4.5 Hasil Uji Reliabilitas Variabel Nilai Alpha Keputusan Bantuan Modal Usaha (X 1 ) 0, 767 Reliabel Pelatihan (X 2 ) 0, 768 Reliabel Bantuan Pemasaran (X 3 ) 0, 781 Reliabel Pendampingan Usaha (X 4 ) 0, 814 Reliabel Perkembangan UMKM (Y) 0, 814 Reliabel Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa masingmasing variabel yaitu bantuan modal usaha, pelatihan, bantuan pemasaran, pendampingan usaha dan perkembangan UMKM memberikan nilai Cronbach Alpha 0,70. Dengan demikian, maka hasil uji reliabilitas terhadap keseluruhan variabel adalah reliabel. 3. Uji Asumsi Klasik Uji asumsi klasik dilakukan sebagai persyaratan analisis regresi berganda. Uji asumsi klasik dalam penelitian ini meliputi uji normalitas, uji multikolenieritas, uji autokorelasi, dan uji heteroskedastisitas. a. Uji Normalitas Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi variabel independen dan dependen mempunyai distribusi normal. Model regresi yang baik adalah model yang mempunyai distribusi normal atau mendekati normal. Uji normalitas dapat dilihat dengan analisis grafik dan analisis statistik. 109 Imam Ghozali, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 19, (Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro, 2011), hlm 48.

6 108 1) Analisis Grafik Gambar 4.1 Histrogam Perkembangan UMKM (Y) Dengan melihat tampilan grafik histrogam pada gambar 4.1 di atas terlihat bahwa grafik histrogam menunjukkan pola distribusi normal dan berbentuk simetris, tidak menceng (skewness) ke kanan atau ke kiri. Maka model regresi ini memenuhi asumsi normalitas. Gambar 4.2 Grafik Normal P-Plot Perkembangan UMKM (Y)

7 109 Dengan melihat gambar 4.2 grafik normal probability plot, terlihat bahwa titik-titik menyebar berhimpit di sekitar garis diagonal, serta penyebarannya mengikuti arah garis diagonal. Berarti model regresi ini menunjukkan memenuhi asumsi normalitas. 2) Uji Statistik Kolmogorov-Smirnov (K-S) Untuk lebih menyakinkan lagi, dalam penelitian ini peneliti juga melakukan uji normalitas dengan menggunakan uji statistik non-parametrik kolmogorov-smirnov test. Uji statistik ini diperlukan karena kadang uji grafik dapat menyesatkan bila kurang hati-hati, karena secara visual bisa kelihatan normal, padahal secara statistik bisa sebaliknya. Hasil uji kolmogorov-smirnov test dapat dilihat pada tabel sebagai berikut : Tabel 4.6 Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov Unstandardized Residual N 88 Normal Parameters a,b Std. Deviation, Mean 0E-7 Most Extreme Differences Absolute,092 Positive,054 Negative -,092 Kolmogorov-Smirnov Z,864 Asymp. Sig. (2-tailed),444 a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data. Tabel 4.5 di atas menunjukkan nilai Kolmogorov-Smirnov sebesar 0,864 dengan tingkat signifikasi pada 0,444 dimana nilai

8 110 tersebut lebih besar dari 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pola distribusi residual terdistribusi normal dan hasilnya konsisten dengan uji grafik yang dilakukan sebelumnya, sehingga model regresi dengan variabel dependen memenuhi uji normalitas. b. Uji Multikolinieritas Uji multikolinieritas bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel independen. Nilai yang dipakai untuk menunjukkan adanya multikolinieritas adalah nilai Tolerance 0,10 atau sama dengan nilai Variance Inflation Factor (VIF) 10. Nilai tersebut dapat dilihat dari nilai yang terdapat pada masing - masing variabel. 110 Model (Constant) Tabel 4.7 Hasil Uji Multikolinieritas Coefficients a Collinearity Statistics Tolerance VIF Modal,706 1,416 Pelatihan,444 2,250 Pemasaran,240 4,175 Pendampingan,191 5,249 a. Dependent Variable : Perkembangan Berdasarkan tabel 4.7 di atas diperoleh nilai tolerance dan nilai VIF untuk variabel bantuan modal usaha sebesar 0,706 dan 1,416, 110 Imam Ghozali, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 19, (Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro, 2011), hlm

9 111 variabel pelatihan sebesar 0, 444 dan 2,250, variabel bantuan pemasaran 0, 240 dan 4,175, dan variabel pendampingan sebesar 0,191dan 5,249. Keempat variabel mempunyai nilai tolerance > 0,10 dan nilai VIF < 10 yang bearti bahwa model regresi tidak mengandung multikoliniearitas. c. Uji Autokorelasi Uji autokorelasi bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi linear ada korelasi antara kesalahan pengganggu pada periode t dengan kesalahan pengganggu pada periode t-1 (sebelumnya). Jika terjadi korelasi maka dinamakan ada problem autokorelasi. Model regresi yang baik adalah regresi yang bebas dari autokorelasi. Untuk mendeteksi gejala autokorelasi digunakan uji Durbin-Watson (DW test). Pengambilan keputusan ada tidaknya autokorelasi : 111 Hipotesis Nol Keputusan Jika Tidak ada autokorelasi positif Tolak 0 < d < dl Tidak ada autokorelasi positif No desicison dl d du Tidak ada autokorelasi negatif Tolak 4 dl < d < 4 Tidak ada autokorelasi negatif No decisison 4- du d 4 dl Tidak ada autokorelasi, positif atau negatif Tidak ditolak du < d < 4 - du Model R R Square Tabel 4.8 Hasil Uji Autokorelasi Model Summary b Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Durbin- Watson 1,965 a,931,928,503 1,853 a. Predictors: (Constant), Pendampingan, Modal, Pelatihan, Pemasaran b. Dependent Variable : Perkembangan 111 Imam Ghozali, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 19, (Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro, 2011), hlm

10 112 Dari tabel 4.8 diatas diketahui bahwa hasil uji autokorelasi menunjukkan nilai Durbin-Watson (DW) = 1,853, nilai DW kemudian dibandingkan dengan tabel DW dengan jumlah n = 88 dan jumlah variabel independen (k) = 4 pada tingkat signifikansi 5% (α = 0,05). Pada tabel DW didapat nilai dl = 1,559 dan nilai du = 1,749, sehingga dapat disimpulkan du < d < 4 du (1,749 < 1,853 < 4 1,749). Karena nilai du lebih kecil dari nilai d, dan nilai d lebih kecil dari nilai 4 du (4 1,749 = 2,251), maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat autokorelasi pada model regresi ini. d. Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas bertujuan menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain. Model regresi yang baik adalah tidak terjadi heteroskedastisitas. Uji heteroskedastisitas dilakukan dengan melihat grafik scatterplot, jika titik-titik dalam grafik menyebar diatas 0 dan juga dibawah 0, serta titik-titik tersebut tidak membentuk pola tertentu disatu titik tempat, maka dapat disimpulkan bahwa model regresi yang dipakai dalam penelitian terbebas dari masalah heteroskedastisitas. 112 Dalam penelitian ini uji heteroskedastisitas dilakukan dengan mengamati grafik scatterplot yang diperoleh dari output SPSS dan dengan menggunakan uji glejser. Uji glejser dilakukan untuk menguji secara statistik hasil grafik scatterplot yang dapat memperkuat dan 112 Imam Ghozali, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 19, (Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro, 2011), hlm 139.

11 113 menjamin keakuratan hasil dari scatterplot yang terkadang menyesatkan dan mempunyai kelemahan yang cukup signifikan. Pada uji glejser, jika Sig > 0,05 maka disimpulkan tidak terjadi heteroskedastisitas pada model regresi. Jika Sig < 0,05 maka disimpulkan bahwa terjadi heteroskedastisitas pada model regresi. Atau dapat disimpulkan jika probabilitas signifikansinya di atas tingkat kepercayaan 5% maka model regresi tidak mengandung adanya heteroskedastisitas ) Analisis Grafik Gambar 4.3 Grafik Scatterplot Perkembangan UMKM (Y) Dari gambar 4.3 terlihat bahwa titik-titik pada grafik scatterplot menyebar diatas dan di bawah nilai 0, meskipun terlihat membentuk garis horisontal namun menyebarannya masih terlihat acak disekitar nilai 0, sehingga dapat disimpulkan bahwa keempat 113 Imam Ghozali, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 19, (Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro, 2011), hlm 143.

12 114 model regresi tidak mengandung heteroskedastisitas atau tidak ada masalah heteroskedastisitas dan dapat di katakana model regresi layak digunakan. 2) Uji Glejser Untuk memperkuat hasil dari grafik scatterplot pada gambar 4.3 maka dilakukan uji statistik dengan menggunakan uji glejser yang hasilnya dapat dilihat sebagai berikut : Tabel 4.9 Hasil Uji Glejser Coefficients a Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 1,256,384 3,272,002 Modal,010,019,067,539,591 Pelatihan -,036,025 -,228-1,449,151 Pemasaran -,003,032 -,021 -,099,921 Pendampingan -,015,033 -,109 -,453,651 a. Dependent Variable: AbsUt Hasil tampilan output SPSS pada tabel 4.8 menunjukkan bahwa tidak ada satupun variabel independen yang signifikan secara statistik mempengaruhi variabel dependen nilai Absolut ut (AbsUt). Hal ini terlihat dari probabilitas signifikansinya yang di atas tingkat kepercayaan 5% (signifikan lebih dari 0,05). Jadi dapat disimpulkan model regresi tidak mengandung adanya heteroskedastisitas.

13 Analisis Regresi Linear Berganda Analisis regresi linier berganda digunakan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh bantuan modal usaha, pelatihan, bantuan pemasaran dan pendampingan usaha terhadap perkembangan UMKM di Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang. Tabel 4.10 Hasil Uji Regresi Linear Berganda Perkembangan Usaha Coefficients a Model Unstandardized Coefficients B Std. Error Beta Standardized Coefficients t Sig. 1 (Constant) 1,848,744 2,483,015 Modal,003,037,003,087,931 Pelatihan -,170,049 -,151-3,493,001 Pemasaran,132,062,126 2,134,036 Pendampingan,919,064,951 14,416,000 a. Dependent Variable: Perkembangan Berdasarkan tabel diatas dapat disusun persamaan regresi linier berganda sebagai berikut : Y= a + b 1 X 1 + b 2 X 2 + b 3 X 3 + b 4 X 4 + e Y= 1, ,003X 1 0,170X 2 + 0,132X 3 + 0,919X 4 + e Keterangan : Y X 1 X 2 X 3 X 4 : Perkembangan UMKM : Bantuan modal usaha : Pelatihan : Bantuan pemasaran : Pendampingan usaha

14 116 Berdasarkan persamaan di atas dapat dilakukan interpretasi sebagai berikut : a. Nilai konstanta atau a = 1,848. Artinya apabila bantuan modal usaha, pelatihan, bantuan pemasaran, dan pendampingan usaha sama konstan, maka perkembangan UMKM di Kecamatan Warungasem akan naik sebesar 1,848%. b. Koefisien regresi pada variabel bantuan modal usaha (X 1 ) sebesar 0,003. Artinya apabila pelatihan, bantuan pemasaran, dan pendampingan usaha konstan, maka setiap kenaikan bantuan modal usaha sebesar Rp 1 juta akan menaikan perkembangan UMKM sebesar 0,003%. c. Koefisien regresi pada variabel pelatihan (X 2 ) sebesar -0,170. Artinya apabila bantuan modal usaha, bantuan pemasaran, dan pendampingan usaha konstan, maka setiap kenaikan 1% pelatihan akan menurunkan perkembangan UMKM sebesar 0,170%. d. Koefisien regresi pada variabel bantuan pemasaran (X 3 ) sebesar 0,132. Artinya apabila bantuan modal usaha, pelatihan, dan pendampingan usaha konstan, maka setiap kenaikan 1% bantuan pemasaran akan menaikan perkembangan UMKM sebesar 0,132%. e. Koefisien regresi pada variabel pendampingan usaha (X 4 ) sebesar 0,919. Artinya apabila bantuan modal usaha, pelatihan, dan bantuan pemasaran konstan, maka setiap kenaikan 1% pendampingan usaha akan menaikan perkembangan UMKM sebesar 0,919%.

15 Uji Hipotesis a. Uji statistik t (Parsial) Uji statistik t menunjukkan seberapa jauh pengaruh variabel independen secara individual dalam menerangkan variasi variabel dependen. Jika nilai signifikansi < 0,05 maka H 0 ditolak, artinya variabel independen secara parsial berpengaruh terhadap variabel dependen. Jika nilai signifikansi > 0,05 maka H 0 diterima, artinya variabel independen secara parsial tidak berpengaruh terhadap variabel dependen. 114 Uji statistik t dalam penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh bantuan modal usaha, pelatihan, bantuan pemasaran, dan pendampingan usaha secara parsial atau individual terhadap perkembangan UMKM. Model dapat dijelaskan : Tabel 4.11 Hasil Uji Statistik t (Parsial) Coefficients a Unstandardized Coefficients B Std. Error Beta Standardized Coefficients t Sig. 1 (Constant) 1,848,744 2,483,015 Modal,003,037,003,087,931 Pelatihan -,170,049 -,151-3,493,001 Pemasaran,132,062,126 2,134,036 Pendampingan,919,064,951 14,416,000 a. Dependent Variable : Perkembangan Berdasarkan hasil tampilan output SPSS pada tabel Imam Ghozali, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 19, (Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro, 2011), hlm 98.

16 118 1) Nilai t hitung pada variabel bantuan modal usaha adalah sebesar 0,087 dengan tingkat signifikan sebesar 0,931, karena tingkat signifikasi 0,931 > 0,05 maka H 0 diterima, artinya bantuan modal usaha (X 1 ) tidak berpengaruh terhadap perkembangan UMKM (Y) di Kecamatan Warungasem. 2) Nilai t hitung pada variabel pelatihan adalah sebesar -3,493 dengan tingkat signifikan sebesar 0,001, karena tingkat signifikasi 0,001 < 0,05 maka H 0 ditolak, artinya pelatihan (X 2 ) berpengaruh terhadap perkembangan UMKM (Y) di Kecamatan Warungasem. 3) Nilai t hitung pada variabel bantuan pemasaran adalah sebesar 2,134 dengan tingkat signifikan sebesar 0,036, karena tingkat signifikasi 0,036 < 0,05 maka H 0 ditolak, artinya bantuan pemasaran (X 3 ) berpengaruh terhadap perkembangan UMKM (Y) di Kecamatan Warungasem. 4) Nilai t hitung pada variabel pendampingan usaha adalah sebesar 14,416 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000, karena tingkat signifikasi 0,000 < 0,05 maka H 0 ditolak, artinya pendampingan usaha (X 4 ) berpengaruh terhadap perkembangan UMKM (Y) di Kecamatan Warungasem. b. Uji statstik F (Simultan) Uji statstik F menunjukkan apakah semua variabel independen yang dimasukkan ke dalam model mempunyai pengaruh

17 119 secara bersama-sama terhadap variabel dependen. Hasil perhitungan uji F dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : Model Tabel 4.12 Hasil Uji Statistik F (Simultan) Sum of Squares ANOVA a df Mean Square F Sig. 1 Regression 284, , ,041,000 b Residual 21,027 83,253 Total 305, a. Dependent Variable : Perkembangan b. Predictors : (Constant), Pendampingan, Modal, Pelatihan, Pemasaran Berdasarkan uji ANOVA atau F test yang dapat dilihat pada tabel 4.12, diperoleh F hitung sebesar 281,041 dengan tingkat signifikasi 0,000, karena tingkat signifikansi 0,000 < 0,05, maka dapat dinyatakan bahwa variabel independen yang meliputi bantuan modal usaha (X 1 ), pelatihan (X 2 ), bantuan pemasaran (X 3 ) dan pendampingan usaha (X 4 ) secara bersama-sama mempengaruhi variabel dependen yaitu perkembangan UMKM (Y) di Kecamatan Warungasem. 6. Uji Koefisien Determinasi (R 2 ) Koefisiens determinasi (R 2 ) digunakan untuk mengukur seberapa besar presentase perubahan atau variasi dari variabel dependen bisa dijelaskan oleh perubahan atau variasi dari variabel independen. Dengan mengetahui nilai koefisiensi determinasi dapat dijelaskan kebaikan dari regresi dalam memprediksi variabel dependen. Hasil

18 120 pengujian koefisiensi determinasi dapat dilihat dari nilai adjusted R square pada analisis regresi berganda. 115 Tabel 4.13 Hasil Uji Koefisien Determinasi (R 2 ) Berdasarkan tabel 4.13, koefisiensi determinasi memiliki adjusted R square sebesar 0,928. Hal ini bearti 92,8% variabel dependen yaitu perkembangan UMKM dapat dijelaskan oleh variabel-variabel independen yaitu bantuan modal usaha, pelatihan, bantuan pemasaran dan pendampingan usaha. Sedangkan sisanya 7,2% (100% - 92,8% = 7,2%) dijelaskan oleh variabel-variabel lain di luar model yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Model Summary b Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1,965 a,931,928,503 a. Predictors : (Constant), Pendampingan, Modal, Pelatihan, Pemasaran b. Dependent Variable : Perkembangan B. PEMBAHASAN Hasil uji statistik t (uji signifikansi individual/parsial) dan uji statistik F (uji signifikansi simultan) dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah variabel-variabel independen yaitu bantuan modal usaha (X 1 ), pelatihan (X 2 ), bantuan pemasaran (X 3 ) dan pendampingan usaha (X 4 ) berpengaruh terhadap variabel dependen yaitu perkembangan UMKM (Y) di 115 Imam Ghozali, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 19, (Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro, 2011), hlm 97.

19 121 Kecamatan Warungasem. Berdasarkan uji yang telah dilakukan maka dapat dijelaskan sebagai berikut. 1. Pengaruh Bantuan Modal Usaha terhadap Perkembangan UMKM a. Terima H 0 jika signifikansi > α = 0,05, artinya tidak ada pengaruh secara parsial antara bantuan modal usaha terhadap perkembangan UMKM. b. Terima H a jika signifikansi < α = 0,05, artinya ada pengaruh secara parsial antara bantuan modal usaha terhadap perkembangan UMKM. Nilai signifikan bantuan modal usaha sebesar 0,931 lebih besar dari 0,05, sehingga H 0 diterima dan Ha ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel bantuan modal usaha secara parsial tidak berpengaruh terhadap perkembangan UMKM. Dalam penelitian ini bantuan modal usaha tidak berpengaruh terhadap perkembangan UMKM di Kecamatan Warungasem terjadi karena bantuan modal usaha yang diberikan oleh Disperindagkop memang jumlahnya tidak banyak. Bantuan modal usaha yang diberikan hanya berkisar antara Rp ,00 sampai Rp ,00 saja. Bantuan modal usaha yang diperoleh tersebut juga rata-rata tidak digunakan sepenuhnya untuk menambah modal usaha. Sehingga tidak banyak meningkatkan produksi dan penghasilan, dimana hal tersebut tidak meninmbulkan perkembangan bagi usaha.

20 122 Hasil penelitian ini mendukung penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Rosmiati (2014) 116 yang menyatakan bahwa pemberian bantuan modal tidak berpengaruh signifikan dalam mengembangkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). 2. Pengaruh Pelatihan terhadap Perkembangan UMKM a. Terima H 0 jika signifikansi > α = 0,05, artinya tidak ada pengaruh secara parsial antara pelatihan terhadap perkembangan UMKM. b. Terima H a jika signifikansi < α = 0,05, artinya ada pengaruh secara parsial antara pelatihan terhadap perkembangan UMKM. Nilai signifikan pelatihan sebesar 0,001 lebih kecil dari 0,05, sehingga H 0 ditolak dan Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel pelatihan secara parsial berpengaruh terhadap perkembangan UMKM. Pelatihan merupakan kegiatan yang dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan keahlian. Perubahan kemampuan dalam melakukan produksi merupakan pendukung dalam perkembangan usaha. Dalam penelitian ini pelatiahan yang dilakukan Disperindagkop terhadap pengelola UMKM di Kecamatan Warungasem dapat mempengaruhi perkembangan usaha mereka karena pelatihan yang mereka ikuti mampu menambah keahlian yang dimiliki untuk menjalankan usaha dan juga meningkatkan kualitas serta kuantitas produktivitas usaha mereka. 116 Rosmiati, Analisis Program Bantuan Modal Usaha Penguatan Eonomi Masyarakat (KUPEM) oleh Pemerintah Kota Jambi terhadap Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Di Kota Jambi, (Jurnal FKIP Universitas Jambi, 2014). Sumber : (Diunduh tanggal 19 April 2015)

21 123 Hasil penelitian ini mendukung penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Innes Maeya Sofa (2014) 117 yang menyatakan bahwa pelatihan, pendidikan dan seminar yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian dalam usaha berpengaruh secara signifikan terhadap perkembangan usaha. 3. Pengaruh Bantuan Pemasaran terhadap Perkembangan UMKM a. Terima H 0 jika signifikansi > α = 0,05, artinya tidak ada pengaruh secara parsial antara bantuan pemasaran terhadap perkembangan UMKM. b. Terima H a jika signifikansi < α = 0,05, artinya ada pengaruh secara parsial antara bantuan pemasaran terhadap perkembangan UMKM. Nilai signifikan bantuan pemasaran sebesar 0,036 lebih kecil dari 0,05, sehingga H 0 ditolak dan Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel bantuan pemasaran secara parsial berpengaruh terhadap perkembangan UMKM. Dalam penelitian ini bantuan pemasaran yang dilakukan Disperindagkop terhadap produk hasil UMKM adalah dengan melakukan berbagai kegiatan promosi seperti pameran, bazar, ekspo dan promosi melalui beberapa event lainnya. Kegiatan-kegiatan tersebut sering dilakukan dan diikuti para pengusaha UMKM di Kecamatan Warungasem sehingga produk mereka menjadi lebih dikenal masyarakat luas yang dampaknya berpengaruh terhadap peningkatan permintaan dan penjualan 117 Innes Maeya Sofa, Pemberdayaan ekonomi pengrajin gerabah Kasongan di Desa Bangunjiwo Kabupaten Bantul Yogyakarta, (Jurnal Ilmiah Universitas Diponegoro Semarang, 2014). Sumber : (Diunduh tanggal 31 Oktober 2014)

22 124 produk mereka sehingga pendapatan merekapun ikut meningkat yang kemudian diikuti dengan berkembangnya usaha mereka menjadi lebih besar. Hasil penelitian ini mendukung penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Jaka Sriyana (2010) 118 yang menyatakan bahwa kegiatan pameran dan promosi yang dilakukan pemerintah memberikan kontribusi dalam meningkatkan pendapatan UKM dan perkembangan UKM. 4. Pengaruh Pendampingan Usaha terhadap Perkembangan UMKM a. Terima H 0 jika signifikansi > α = 0,05, artinya tidak ada pengaruh secara parsial antara pendampingan usaha terhadap perkembangan UMKM. b. Terima H a jika signifikansi < α = 0,05, artinya ada pengaruh secara parsial antara pendampingan usaha terhadap perkembangan UMKM. Nilai signifikan bantuan pemasaran sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05, sehingga H 0 ditolak dan Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel pendampingan usaha secara parsial berpengaruh terhadap perkembangan UMKM. Pendampingan usaha yang dilakukan Disperindagkop berpengaruh terhadap perkembangan UMKM di Kecamatan Warungasem karena upaya pembinanaan yang dilakukan sangat membantu pengusaha UMKM dalam menjalankan usahanya, selain itu bantuan pendampingan 118 Jaka Sriyana, Strategi Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM ): Studi Kasus Di Kabupaten Bantul, (Jurnal Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, 2010). Sumber : (Diunduh tanggal 19 April 2015)

23 125 yang diberikan kepada pengusaha UMKM untuk menjalin kemitraan dengan berbagai lembaga juga sangat efektif dalam mendukung kelangsungan usaha, seperti bantuan yang diberikan dalam mengakses modal yang lebih besar ke lembaga keuangan baik bank maupun bukan bank. Hasil penelitian ini mendukung penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Bahrur Rosyid (2014) 119 yang menyatakan bahwa pendampingan melalui pembinaan dan pengarahan berpengaruh terhadap perkembangan usaha. 5. Pengaruh Bantuan Modal Usaha, Pelatihan, Bantuan Pemasaran, dan Pendampingan Usaha terhadap Perkembangan UMKM a. Terima H 0 jika signifikansi > α = 0,05, artinya tidak ada pengaruh secara simultan antara bantuan modal usaha, pelatihan, bantuan pemasaran, dan pendampingan usaha terhadap perkembangan UMKM. b. Terima H a jika signifikansi < α = 0,05, artinya ada pengaruh secara simultan antara bantuan modal usaha, pelatihan, bantuan pemasaran, dan pendampingan usaha terhadap perkembangan UMKM. Berdasarkan hasil uji signifikansi simultan (Uji statistik F) nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05, sehingga H 0 ditolak dan Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa bantuan modal usaha, pelatihan, bantuan pemasaran, dan pendampingan usaha secara 119 Bahrur Rosyid, Pembinaan dan Pendampingan Manajemen Usaha Bagi Pemuda dalam Pengembangan Ekonomi Masyarakat di Sekotong Timur Kecamatan Lembar Lombok Barat, (Jurnal Transformasi P2M IAIN Mataram, 2014). Sumber : (Diunduh tanggal 19 April 2015)

24 126 simultan (bersama-sama) berpengaruh signifikan terhadap perkembangan UMKM di Kecamatan Warungasem. Berdasarkan hasil analisis regresi diperoleh adjusted R square (R 2 ) sebesar 0,928. Hal ini berarti bahwa bantuan modal usaha, pelatihan, bantuan pemasaran, dan pendampingan usaha secara simultan berpengaruh terhadap perkembangan UMKM di Kecamatan Warungasem sebesar 92,8%.

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 31 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif ini digunakan untuk memberikan gambaran mengenai demografi responden penelitian. Data demografi tersebut antara lain

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data 1. Deskripsi Responden Penelitian Responden dari penelitian ini adalah nasabah KOPENA Pekalongan. Pada bagian ini dijelaskan mengenai identitas reponden

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Tabel 4.1 Prosedur penarikan sampel

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Tabel 4.1 Prosedur penarikan sampel BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Variabel Penelitian No. Pada bab ini akan dibahas tahap-tahap dan pengolahan data yang kemudian akan dianalisis tentang pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan,

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN 4.1 Analisis Profil Responden 4.1.1 Statistik Deskriptif Statistik deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang telah dikumpulkan dalam penelitian

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Analisis pada bab ini dilakukan dari hasil kuisioner yang telah dikumpulkan. Responden dalam penelitian ini adalah pelanggan yang memiliki hubungan kerja dalam pemanfaatan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Responden Sebagaimana yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa responden yang menjadi subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa pada Universitas

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN 58 BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil 1. Statistik Deskriptif a. Analisis Deskriptif Statistik Deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang telah dikumpulkan dalam

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN BAB IV HASIL PENELITIAN A. DESKRIPSI DATA Data hasil penelitian terdiri dari dua variabel bebas yaitu variabel gaya belajar siswa (X1) dan variabel minat belajar siswa (X2) serta satu variabel terikat

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. Responden dari penelitian ini adalah seluruh pengusaha konveksi di

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. Responden dari penelitian ini adalah seluruh pengusaha konveksi di BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. ANALISIS DATA 1. Deskripsi Responden Penelitian Responden dari penelitian ini adalah seluruh pengusaha konveksi di Desa Tangkil Kulon Kec. Kedungwuni Kab. Pekalongan.

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 46 A. Statistik Deskriptif BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti nilai minimum, maksimum, mean, dan standard deviasi dari masing-masing

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. berada di meruya selatan. dengan total 100 kuesioner yang diantarkan langsung

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. berada di meruya selatan. dengan total 100 kuesioner yang diantarkan langsung BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Responden Berdasarkan kuesioner yang telah disebar kepada konsumen Warteg yang berada di meruya selatan. dengan total 100 kuesioner yang diantarkan langsung

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. penelitian ini meliputi jumlah sampel (N), nilai minimum, nilai maksimum,

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. penelitian ini meliputi jumlah sampel (N), nilai minimum, nilai maksimum, 44 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif, maka pada Tabel 4.1 berikut ini akan ditampilkan karakteristik sample yang digunakan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN 37 BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Penelitian ini bertujuan untuk meneliti adanya pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Citra Merek Terhadap Kepuasan Pelanggan PT PLN (Persero) pada Perumahan Pondok Bahar

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. sembako. Adapun pertanyaan yang termuat dalam kuesioner terdiri dari

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. sembako. Adapun pertanyaan yang termuat dalam kuesioner terdiri dari BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. ANALISIS DATA 1. Deskripsi Responden Penelitian Responden dari penelitian ini adalah pedagang pasar tradisional Balamoa Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal khususnya

Lebih terperinci

BAB 4 ANALISIS DATA. Statistika Deskriptif merupakan hal serangkaian teknik statistika yang

BAB 4 ANALISIS DATA. Statistika Deskriptif merupakan hal serangkaian teknik statistika yang BAB 4 ANALISIS DATA 4.1 Statistika Deskriptif Statistika Deskriptif merupakan hal serangkaian teknik statistika yang digunakan untuk mempelajari cara-cara pengumpulan, penyusunan, penyajian data, dan penarikan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN. Berikut ini diringkas pengiriman dan penerimaan kuesioner : Tabel 4.1. Rincian pengiriman Pengembalian Kuesioner

BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN. Berikut ini diringkas pengiriman dan penerimaan kuesioner : Tabel 4.1. Rincian pengiriman Pengembalian Kuesioner BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Responden Berdasarkan data yang telah disebar kepada pelanggan Alfamart dengan total 100 kuesioner yang diberikan langsung kepada para pelanggan Alfamart.

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Demografi Responden Dalam Bab ini penulis akan membahas mengenai hasil penelitian dan analisisnya yang telah dilakukan. Data penelitian ini diolah dengan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Analisis Data 1. Deskripsi Responden Penelitian Responden penelitian ini adalah karyawan BMT An-Najah Wiradesa dengan jumlah sampel 48. Dari 48 kuesioner yang tersebar

Lebih terperinci

mempunyai nilai ekstrim telah dikeluarkan sehingga data diharapkan

mempunyai nilai ekstrim telah dikeluarkan sehingga data diharapkan 47 mempunyai nilai ekstrim telah dikeluarkan sehingga data diharapkan mendekati normal. Tabel 4.2 Deskripsi Statistik PT. Indofood Sukses Makmur Periode Pengamatan 2003-2008 Mean Std. Deviation N RETURN.007258.1045229

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. ANALISIS HASIL 1. Hasil Sampling Responden dalam hasil penelitian ini adalah wajib pajak badan yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Kembangan

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN. Berdasarkan data olahan SPSS yang meliputi audit delay, ukuran

BAB IV PEMBAHASAN. Berdasarkan data olahan SPSS yang meliputi audit delay, ukuran BAB IV PEMBAHASAN A. Analisis Data 1. Uji Statistik Deskriptif Berdasarkan data olahan SPSS yang meliputi audit delay, ukuran perusahaan, tingkat profitabilitas, rasio solvabilitas dan opini auditor, maka

Lebih terperinci

BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN. membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum.

BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN. membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum. A. Uji Statistik Deskriptif BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN Statistik deskriptif adalah statistik yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data

Lebih terperinci

BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN. membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum.

BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN. membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum. BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Uji Statistik Deskriptif Statistik deskriptif adalah statistik yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau member gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data

Lebih terperinci

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 5.1. Karakteristik Responden Responden dalam penelitian ini adalah konsumen di rumah makan Mie Ayam Oplosan Kedai Shoimah. Responden yang menjadi objek penelitian

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. dari masing-masing variabel. Variabel yang digunakan dalam penelitian. menggunakan rasio return on asset (ROA).

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. dari masing-masing variabel. Variabel yang digunakan dalam penelitian. menggunakan rasio return on asset (ROA). BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data 1. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif digunakan untuk menunjukkan jumlah data yang digunakan dalam penelitian ini serta dapat menunjukkan nilai

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Analisis Data 1. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif pada penelitian ini akan menggambarkan data penelitian tentang FDR, ROE,dan NOM. Sampel penelitian sebanyak

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Karakteristik Responden Dari 12 KPP Pratama yang ada di wilayah Jakarta Selatan, hanya 4 KPP yang bersedia untuk mengisi kuesioner. Data kuesioner yang berhasil

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN. BUMN di Indonesia yang berupa jumlah penyaluran kredit UMKM dan Non-

III. METODE PENELITIAN. BUMN di Indonesia yang berupa jumlah penyaluran kredit UMKM dan Non- III. METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Data dan Sumber Data Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder Bank BUMN di Indonesia yang berupa jumlah penyaluran kredit UMKM dan Non- Performing

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. atau populasi dan untuk mengetahui nilai rata-rata (mean), minimum, Tabel 4.1. Hasil Uji Statistik Deskriptif

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. atau populasi dan untuk mengetahui nilai rata-rata (mean), minimum, Tabel 4.1. Hasil Uji Statistik Deskriptif BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif merupakan statistik yang berfungsi untuk memberikan gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data sampel atau populasi dan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil 1. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data data penelitian seperti jumlah data yang diolah, nilai minimum,

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Berdasarkan data yang diinput dari Annual Report (2008-2012) maka dapat dihitung rasio-rasio keuangan yang digunakan dalam penelitian

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Statistik Deskriptif Pembuatan statistik deskriptif untuk sampel tersebut dibantu dengan menggunakan program komputer Statisical Package for Sosial Science atau

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. periode dan dipilih dengan cara purposive sampling artinya metode

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. periode dan dipilih dengan cara purposive sampling artinya metode BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian Objek penelitian yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa komponen-komponen laporan keuangan yang diperoleh dari

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Perusahaan emiten manufaktur sektor (Consumer Goods Industry) yang

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Perusahaan emiten manufaktur sektor (Consumer Goods Industry) yang BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Objek Penelitian Perusahaan emiten manufaktur sektor (Consumer Goods Industry) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia memiliki beberapa perusahaan, dan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. digunakan dalam penelitian ini serta dapat menunjukkan nilai maksimum, nilai

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. digunakan dalam penelitian ini serta dapat menunjukkan nilai maksimum, nilai BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil Penelitian 1. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif digunakan untuk menunjukkan jumlah data (N) yang digunakan dalam penelitian ini serta dapat

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian Objek dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur disektor 5 (consumer goods industry) periode 2008-2010. Berikut ini peneliti

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN Dalam bab ini penulis akan menerangkan mengenai hasil penelitian yang telah dilakukan atas data sekunder yaitu berupa komponen-komponen laporan keuangan yang diperoleh

Lebih terperinci

HASIL UJI REGRESI PENGARUH KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY. Descriptive Statistics

HASIL UJI REGRESI PENGARUH KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY. Descriptive Statistics LAMPIRAN 3 HASIL UJI REGRESI PENGARUH KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY Deskripsi Data Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation TA 42 3.386499 8.013065

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA. penelitian tentang Price Earning Ratio (PER), Earning Per Share (EPS),

BAB IV ANALISIS DATA. penelitian tentang Price Earning Ratio (PER), Earning Per Share (EPS), BAB IV ANALISIS DATA A. Analisis Data 1. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif pada penelitian ini akan menggambarkan data penelitian tentang Price Earning Ratio (PER), Earning Per Share (EPS), Return

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. 4.1 Analisis Karakteristik Berdasarkan Responden

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. 4.1 Analisis Karakteristik Berdasarkan Responden BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Analisis Karakteristik Berdasarkan Responden Penulis telah melakukan penelitian mengenai pengaruh motivasi dan kepuasan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan di Casa

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Gambaran Umum Objek dan Subjek Penelitian. Pemilihan sampel pada penelitian ini menggunakan metode sensus.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Gambaran Umum Objek dan Subjek Penelitian. Pemilihan sampel pada penelitian ini menggunakan metode sensus. BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek dan Subjek Penelitian Objek penelitian ini adalah seluruh Sekolah Dasar (SD) yang ada di Kecamatan Kasihan, Bantul. Sekolah Dasar (SD) tersebut

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Non Performing Financing (NPF) dapat dilihat

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Non Performing Financing (NPF) dapat dilihat 68 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Analisis Data 1. Statistik Deskriptif Variabel Untuk mengintepretasikan hasil statistik deskriptif dari Pembiayaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Non Performing

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Profitabilitas, Kepemilikan Saham Oleh Publik dan Leverage terhadap Pengungkapan

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Profitabilitas, Kepemilikan Saham Oleh Publik dan Leverage terhadap Pengungkapan BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN Dalam Bab ini penulis akan melakukan analisis perhitungan Pengaruh Size, Profitabilitas, Kepemilikan Saham Oleh Publik dan Leverage terhadap Pengungkapan Corporate

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data Hasil Penelitian Statistik deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang telah dikumpulkan dalam penelitian ini. Berikut hasil

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Pada bagian ini akan disajikan statistik deskriptif dari semua variabel. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah CAR, FDR,

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Berdasarkan data yang telah berhasil dikumpulkan, serta permasalahan dan hipotesis yang telah ditetapkan pada bab bab sebelumnya, maka penulis akan membahas variabel variabel

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 61 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskripsi menjelaskan karakteristik dari masing-masing variabel yang terdapat dalam penelitian, baik variabel dependen maupun independen

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti nilai minimum, maksimum, mean, dan standard deviasi dari masingmasing

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. asumsi klasik dan pengujian hipotesis adalah mengetahui gambaran atau

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. asumsi klasik dan pengujian hipotesis adalah mengetahui gambaran atau BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Analisis Data Penelitian 1. Uji Statistik Deskriptif Langkah awal yang harus dilakukan sebelum melakukan pengujian asumsi klasik dan pengujian hipotesis adalah mengetahui

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Statistik Deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing variabel. Tabel 4.1. Statistik Deskriptif

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Statistik Deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing variabel. Tabel 4.1. Statistik Deskriptif BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik Deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing variabel yang terdapat dalam penelitian, baik variabel dependen maupun variabel

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. & investasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Retail adalah penjualan dari sejumlah

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. & investasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Retail adalah penjualan dari sejumlah BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek yang diteliti oleh dalam penelitian ini adalah perusahaan retail yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2009-2013. Perusahaan retail

Lebih terperinci

BAB 1V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. hasil pengolahan tersebut. Berdasarkan hasil perhitungan rata-rata rasio

BAB 1V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. hasil pengolahan tersebut. Berdasarkan hasil perhitungan rata-rata rasio BAB 1V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data yang berhasil dikumpulkan, hasil pengolahan data dan pembahasan dari hasil pengolahan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. keputusan investasi terhadap nilai perusahaan pada perusahaan Consumer

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. keputusan investasi terhadap nilai perusahaan pada perusahaan Consumer BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh struktur modal dan keputusan investasi terhadap nilai perusahaan pada perusahaan Consumer Goods yang terdaftar

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Penyajian dan Analisis Data 1. Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Dalam pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan dibutuhkan beberapa kategori dan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian Objek dalam penelitian ini adalah Pemerintah Provinsi di Indonesia dan periode pengamatan untuk sampel yang di ambil adalah tahun 2011-2014.

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN BAB IV HASIL PENELITIAN A. Penyajian Statistik Deskripsi Hasil Penelitian Statistik deskriptif ini digunakan sebagai dasar untuk menguraikan kecenderungan jawaban responden dari tiap-tiap variabel, baik

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data yang berhasil dikumpulkan, hasil pengolahan data dan pembahasan dari hasil pengolahan tersebut. Berdasarkan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Uji Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing variabel yang terdapat dalam penelitian ini, baik variabel dependen maupun

Lebih terperinci

Biaya operasional terendah adalah dialami oleh PT. Centrin Online Tbk (CENT), dan tertinggi di alami oleh Mitra Adi Perkasa Tbk (MAPI

Biaya operasional terendah adalah dialami oleh PT. Centrin Online Tbk (CENT), dan tertinggi di alami oleh Mitra Adi Perkasa Tbk (MAPI BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Dengan statistik deskriptif memberikan informasi tentang karakteristik sampel yang digunakan secara lebih rinci. Informasi yang dapat diperoleh dari

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Dengan menggunakan laporan penerimaan pajak yang dimiliki oleh Suku Dinas Pelayanan Pajak Kota Administrasi Jakarta Pusat, maka dapat diketahui

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 4.1 Deskriptif Data Penelitian dan Responden

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 4.1 Deskriptif Data Penelitian dan Responden BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskriptif Data Penelitian dan Responden 4.1.1 Deskriptif Data Penelitian Data penelitian dikumpulkan dengan cara membagikan kuesioner secara langsung kepada

Lebih terperinci

minimum, nilai rata-rata (mean) serta standar deviasi (α) dari masing-masing variabel.

minimum, nilai rata-rata (mean) serta standar deviasi (α) dari masing-masing variabel. BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 1. Gambaran Umum Industri perbankan merupakan salah satu industri yang berperan penting dalam perkembangan perekonomian. Berikut ini adalah profil 10 Bank terbesar

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. sampel dengan menggunakan metode purposive sampling. Dari 67 perusahaan

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. sampel dengan menggunakan metode purposive sampling. Dari 67 perusahaan BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian Penelitian ini dilakukan pada perusahaan-perusahaan yang masuk dalam daftar perusahaan manufaktur dalam bidang industri dasar dan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik deskriptif Statistik deskriptif memberikan gambaran atau deskripsi suatu data yang dilihat dari nilai rata-rata (mean), standar deviasi varian,

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. Dengan rasio aktivitas, kita dapat mengetahui tingkat persediaan,

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. Dengan rasio aktivitas, kita dapat mengetahui tingkat persediaan, BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Analisa Deskriptif 1. Deskriptif Statistik Dengan rasio aktivitas, kita dapat mengetahui tingkat persediaan, penjualan serta perputaran aktiva tetap pada suatu perusahaan.

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Statistik deskriptif menggambarkan atau mendeskripsikan suatu data yang

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Statistik deskriptif menggambarkan atau mendeskripsikan suatu data yang 41 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan atau mendeskripsikan suatu data yang dilihat dari nilai rata-rata (mean), standar deviasi, maksimum, minimum,

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Dari data-data sekunder berupa laporan keuangan yang telah diperoleh, maka

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Dari data-data sekunder berupa laporan keuangan yang telah diperoleh, maka 48 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN Dari data-data sekunder berupa laporan keuangan yang telah diperoleh, maka selanjutnya dalam bab analisis hasil dan pembahasan ini akan diterangkan mengenai hasil

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN HASIL PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA DAN HASIL PEMBAHASAN BAB IV ANALISA DAN HASIL PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Dalam analisis statistik obyek penelitian pada sub bab ini, peneliti akan menjabarkan hasil perhitungan nilai minimum, nilai maksimum, ratarata

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. yang digunakan dalam penelitian ini adalah DPR, Net Profit Margin

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. yang digunakan dalam penelitian ini adalah DPR, Net Profit Margin 45 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Pada bagian ini akan disajikan statistik deskriptif dari semua variabelvariabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah DPR,

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Statistik Deskriptif Analisis dalam penelitian ini disajikan dalam bentuk tabel sehingga lebih mudah dipahami dan diinterprestasikan. Statistik

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Untuk memberikan gambaran dan informasi mengenai data variabel dalam penelitian ini maka digunakanlah tabel statistik deskriptif. Tabel

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data 1. Analisis Deskripsi Inflasi Tabel 4.1 Statistik Deskriptif Inflasi Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation Inflasi 36 3.35 8.79 6.5892 1.44501

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. perusahaan publik yang terdaftar berjumlah 393 perusahaan. Sampel dari

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. perusahaan publik yang terdaftar berjumlah 393 perusahaan. Sampel dari BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskriptif Objek Penelitian Berdasarkan data yang diperoleh dari IDX dan IICG, diketahui bahwa perusahaan publik yang terdaftar berjumlah 393 perusahaan. Sampel

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 36 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Prosedur Pemilihan Sampel Penelitian Penelitian dilakukan dengan menggunakan perusahaan perbankan yang listing pada Bursa Efek Indonesia pada tahun 2011 2013

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Uji Validitas dan Reliabilitas a. Uji Validitas Untuk menguji validitas dan reliabilitas instrumen, penulis menggunakan analisis SPSS. Uji

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. nilai minimum, nilai maksimum, mean dan standar deviasi dapat dilihat. Tabel 4.1

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. nilai minimum, nilai maksimum, mean dan standar deviasi dapat dilihat. Tabel 4.1 BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Analisis Data Penelitian 1. Statistik Deskriptif Deskripsi data dari masing-masing variabel penelitian yang meliputi nilai minimum, nilai maksimum, mean dan standar

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 39 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Berdasarkan nilai pada masing-masing variabel dapat diketahui nilai penelitian seperti nilai minimum, maksimum, mean dan standard deviasi

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Deskripsi variabel yang digunakan dalam penelitian ini meliputi variabel independen yaitu Good Corporate Governance (GCG) dengan pengukuran

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Dalam bab ini membahas hasil data yang telah dikumpulkan dari para responden yaitu karyawan Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang di Tangerang. Data hasil kuesioner yang telah

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Pada bab ini, penulis melakukan analisis secara keseluruhan mengenai pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan PT Sincere Music Yamaha Jakarta,

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. current ratio (CR), debt ratio (DR), Inventory Turnover (IT), Receivable

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. current ratio (CR), debt ratio (DR), Inventory Turnover (IT), Receivable BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Deskriptif Data statistik deskriptif dalam penelitian ini memberikan gambaran mengenai current ratio (CR), debt ratio (DR), Inventory Turnover (IT), Receivable turnover

Lebih terperinci

BAB 4 PEMBAHASAN. Penelitian ini menguji pengaruh perputaran persediaan dan perputaran piutang baik

BAB 4 PEMBAHASAN. Penelitian ini menguji pengaruh perputaran persediaan dan perputaran piutang baik BAB 4 PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Penelitian ini menguji pengaruh perputaran persediaan dan perputaran piutang baik secara individual maupun secara bersama-sama terhadap likuiditas perusahaan.

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN. Statistik Deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN. Statistik Deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik Deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing variabel yang terdapat dalam penelitian, baik variabel dependen maupun variabel independent

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Dalam analisis statistik obyek penelitian pada sub bab ini, peneliti

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Dalam analisis statistik obyek penelitian pada sub bab ini, peneliti BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Statistik Deskriptif Dalam analisis statistik obyek penelitian pada sub bab ini, peneliti menjabarkan hasil perhitungan nilai minimum, nilai maksimum, rata-rata

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN 51 BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil 1. Statistik Deskriptif Penelitian ini dilakukan pada reksadana saham di Indonesia periode 2008-2012. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan

Lebih terperinci

Cahaya Fajrin R Pembimbing : Dr.Syntha Noviyana, SE., MMSI

Cahaya Fajrin R Pembimbing : Dr.Syntha Noviyana, SE., MMSI ANALISIS PENGARUH PERIODE PERPUTARAN HUTANG DAGANG DAN RASIO LANCAR, TERHADAP PROFITABILITAS PERUSAHAAN (Studi pada perusahaan manufaktur sektor Tekstil dan Garmen yang terdaftar di BEI tahun 2010-2012)

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. nilai minimum, nilai maksimum, mean dan standar deviasi dapat dilihat. Tabel 4.1 Hasil Uji Statistik Deskriptif

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. nilai minimum, nilai maksimum, mean dan standar deviasi dapat dilihat. Tabel 4.1 Hasil Uji Statistik Deskriptif BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Analisis Data Penelitian 1. Statistik Deskriptif Deskripsi data dari masing-masing variabel penelitian yang meliputi nilai minimum, nilai maksimum, mean dan standar

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Analisis statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti nilai minimum, maksimum, rata-rata dan standar

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskriptif Variabel Penelitian Sebelum analisis data dilakukan untuk membuktikan suatu hipotesis, terlebih dahulu harus mengumpulkan data yang dibutuhkan. Ini untuk

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 51 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Analisis statistik dekriptif menggambarkan tentang ringkasan datadata penelitian seperti nilai minimum, maksimum, rata rata dan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. data jadi jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 sampel. Tabel 4.1. Kriteria Pemilihan Sampel

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. data jadi jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 sampel. Tabel 4.1. Kriteria Pemilihan Sampel BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Pada penelitian ini sebelumnya dijelaskan pada bab 3 bahwa populasi sampel penelitian ini sebanyak 8 perusahaan dalam 5 tahun yang

Lebih terperinci

Nama : Nurmala Ekatami NPM : Jurusan : Akuntansi Pembimbing : Bambang Darmadi, SE., MM.

Nama : Nurmala Ekatami NPM : Jurusan : Akuntansi Pembimbing : Bambang Darmadi, SE., MM. Nama : Nurmala Ekatami NPM : 25212513 Jurusan : Akuntansi Pembimbing : Bambang Darmadi, SE., MM. ANALISIS PENGARUH PENDANAAN DARI EKSTERNAL PERUSAHAAN DAN MODAL SENDIRI TERHADAP TINGKAT PROFITABILITAS

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. nilai minimum, nilai maksimum, mean dan standar deviasi dapat dilihat. Tabel 4.1 Hasil Uji Statistik Deskriptif

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. nilai minimum, nilai maksimum, mean dan standar deviasi dapat dilihat. Tabel 4.1 Hasil Uji Statistik Deskriptif BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Analisis Data Penelitian 1. Statistik Deskriptif Deskripsi data dari masing-masing variabel penelitian yang meliputi nilai minimum, nilai maksimum, mean dan standar

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif merupakan pengujian statistik secara umum yang bertujuan untuk melihat distribusi data dari variabel yang digunakan sebagai sampel

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Analisis Data Penelitian 1. Statistik Deskriptif Data Penelitian Deskripsi data dari masing-masing variabel penelitian yang meliputi, nilai minimum, maksimum,

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Dalam bab ini penulis akan menggambarkan tentang hasil dari penelitian nya pada Provinsi Jawa Timur pada setiap daerah yang ada pada propinsi tersebut. Penelitian

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Pengujian Validitas Variabel Validitas menunjukkan seberapa nyata suatu pengujian mengukur apa yang seharusnya diukur. Dalam Ghozali (2005:45) dinyatakan suatu kuesioner

Lebih terperinci

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 5.1. Gambaran Umum Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di daerah Jakarta Barat, di salah satu perusahaan garment yaitu di PT Anugraha Wening Caranadwaya. Perusahaan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 38 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Objek Penelitian Perusahaan emiten manufaktur sektor (Basic Industry and Chemicals), (Consumer Goods Industry) dan (Trade, Services & Investment) yang

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 42 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Pelaksanaan penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis pengaruh struktur kepemilikan manajerial, ukuran perusahaan dan leverage terhadap

Lebih terperinci