SELAMAT DATANG DI PROGRAM EDUKASI KEUANGAN MAHASISWA FEB UA Surabaya, 6 Juni 2015

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "SELAMAT DATANG DI PROGRAM EDUKASI KEUANGAN MAHASISWA FEB UA Surabaya, 6 Juni 2015"

Transkripsi

1 SELAMAT DATANG DI PROGRAM EDUKASI KEUANGAN MAHASISWA FEB UA Surabaya, 6 Juni 2015 Powered by: 1 PROGRAM EDUKASI KEUANGAN MAHASISWA Agar mahasiswa dapat merencanakan keuangan sejak usia dini dan berguna bagi diri dan keluarga. Sebagai bagian dari masyarakat berpendidikan tinggi mahasiswa dapat memberikan kontribusi dalam memberikan edukasi keuangan bagi teman kuliah dan pengabdian masyarakat 2 1

2 PROGRAM EDUKASI KEUANGAN 1.Universitas Indonesia: 1 November SBM ITB: 14 Feburari Universitas Kristen Krida Wacana: 14 Maret Universitas Udayana: 23 Maret Universitas Gadjah Mada: 11 April Universitas Airlangga: 6 Juni Universitas Petra 8.Universitas Maranatha FPSB Indonesia merupakan penyelenggara ekslusif program sertifikasi global CERTIFIED FINANCIAL PLANNER di Indonesia sejak tahun 2006 CERTIFIED FINANCIAL PLANNER diselenggarakan di 26 negara berdasarkan lisensi dari Finanial Planning Standards Board Ltd. 2

3 26 COUNTRIES 3

4 Sekilas mengenai Sun Life Financial FINANCIAL LITERACY Source pics: Internet unknown 8 4

5 FINANCIAL LITERACY MELEK FINANSIAL Melek Finansial adalah kemampuan untuk memahami Bagaimana uang bekerja Bagaimana seseorang memperoleh uang Bagaimana orang mengelola uang Bagaimana dia menginvestasikan uang (mengubahnya menjadi lebih). Sumber: Wikipedia FINANCIAL LITERACY MELEK FINANSIAL Melek finansial mengacu pada seperangkat Keterampilan dan Pengetahuan Yang memungkinkan seorang membuat keputusan dan dampaknya atas semua sumber daya keuangannya. Sumber: Wikipedia 5

6 Milik Lembaga Sertifikasi Profesi -FPSB Indonesia 11 PRE TEST POST TEST WELL LITERATE SUFF LITERATE LESS LITERATE NOT LITERATE Memiliki pengetahuan dan keyakinan tentang lembaga jasa keuanganserta produk dan jasa keuangan, termasuk fitur, manfaat dan risiko, hak dan kewajiban terkait produk dan jasa keuangan, serta memiliki keterampilan dalam menggunakan produk dan jasa keuangan Memiliki pengetahuan dan keyakinan tentang lembaga jasa keuangan serta produk dan jasa keuangan, termasuk fitur, manfaat dan risiko, hak dan kewajiban terkait produk dan jasa keuangan. Hanya memiliki pengetahuan tentang lembaga jasa keuangan, produk dan jasa keuangan. Tidakmemiliki pengetahuan dan keyakinan tentang lembaga jasa keuangan serta produk dan jasa keuangan, serta tidak memiliki keterampilan dalam menggunakan produk dan jasa keuangan. 6

7 Akses Keuangan INDONESIA Kondisi Saat Ini... Indonesia 20% Malaysia 66% Philippines 27% Thailand 73% Source : Worldbank, Global Financial Inclusion Index 2011 Singapore 98% India 35% PERSONAL FINANCE PLANNING Source picture: Internet unknown 14 7

8 PERSONAL FINANCE Personal finance atau Keuangan pribadi adalah pengelolaan keuangan dimana seseorang atau keluarga diharapkan melakukan: Anggaran Menyimpan Membelanjakan uang dari waktu ke waktu. Dengan mempertimbangkan berbagai: Risiko keuangan dan Peristiwa kehidupan masa depan. PERSONAL FINANCE PLANNING Ketika merencanakan keuangan pribadi, seseorang individu perlu menyesuaikan kebutuhannya dengan berbagai produk perbankan, produk investasi dan asuransi atau berpartisipasi dan melakukan pemantauan rencana pensiun, manfaat jaminan sosial, dan pengelolaan pajak penghasilan. 8

9 Apa arti gambar dibawah bagi Anda 17 Uang LIFE CYCLE SIKLUS KEHIDUPAN FINANSIAL MANUSIA Umur 18 9

10 SIKLUS KEHIDUPAN FINANSIAL MANUSIA Uang Usia Tidak Produktif konsumsi Uang Usia Produktif Menghasilkan Uang Usia Tidak/Kurang Produktif konsumsi Uang Umur 19 Ingatkah Anda tentang kisah 7 sapi gemuk dan 7 sapi kurus? Apakah makna dari kisah tersebut? Miliki Lembaga Sertifikasi Profesi -FPSB Indonesia 20 10

11 7 tahun masa panen & 7 tahun masa paceklik Sisihkan sebagian hasil panen gandum Simpan untuk digunakan dimasa sulit Jaga agar tidak hilang, tetap baik dan dapat di konsumsi di masa sulit Apakah kisah tersebut masih relevan saat ini? Miliki Lembaga Sertifikasi Profesi -FPSB Indonesia 21 tidak Seketika Menurut LSP -FPSB Indonesia, perencanaan keuangan merupakan suatu prosesuntuk mencapai tujuan hidupseseorang melalui pengelolaan keuangansecara terintegrasi dan terencana

12 CONTOH TUJUAN HIDUP Uang DANA PENDIDIKAN ANAK DANA HARI TUA Usia Tidak Produktif konsumsi Uang Usia Produktif Menghasilkan Uang Usia Tidak/Kurang Produktif Umur 23 Uang EARN TODAY SPEND SOME TODAY, SAVE SOME FOR TOMMOROW OR TOMORROW HAVE NO MONEY EARN Usia Tidak Produktif konsumsi Uang Usia Produktif Menghasilkan Uang Usia Tidak/Kurang Produktif Umur 24 12

13 PERTANYAAN Miliki Lembaga Sertifikasi Profesi -FPSB Indonesia 25 SITUASI DIHARI TUA YANG DIHARAPKAN BEBAS FINANSIAL 1. Bebas dari Hutang 2. Mempunyai likuiditas yang cukup 3. Memastikan perlindungan finansial tersedia 4. Mempunyai Penghasilan tetap yang memadai 5. Anak-anak selesai sekolah 6. Mempunyai rumah yang nyaman 7. Menikmati kebahagian hari tua bersama istri/suami 8. Mempersiapkan warisan bagi yang dicintainya Semua diawali dari kemampuan mengelola keuangan 26 13

14 Catatan Arus Kas Anggaran Miliki Lembaga Sertifikasi Profesi -FPSB Indonesia 27 MENGENAL CATATAN KEUANGAN ANDA Kemana uang dibelanjakan? Catatan Arus Kas Anda Berapa Kekayaan Anda Sekarang? Catatan Kekayaan Anda 28 14

15 CATATAN ARUS KAS (ANGGARAN) DAN CATATAN KEKAYAAN Catatan Arus Kas Penghasilan Tetap Tidak Tetap Pengeluaran (dari Penghasilan) 1. Bayar Hutang Max. 35% 2. Bayar Asuransi Min. 10% 3. Investasi (masa depan) Min. 10% 4. Biaya keluarga (life style) +/- 45% Surplus: Penghasilan - Pengeluaran Catatan Kekayaan Asset/Harta Asset Likuid Asset Penggunaan Pribadi Asset Investasi Asset Usaha Liabilitas/Hutang Jangka panjang Jangka Pendek Kekayaan Bersih: Harta - Hutang 29 DISCUSSION HOW TO DIFFRENCIATE NEEDS AND WANTS 30 15

16 Mengidentifikasi Pos Pengeluaran Belanja Kebutuhan Hidup dan Belanja Gaya hidup 5 Pos Tetap/Rutin? 5 Pos Tidak Tetap/Insidentil? TETAP/Rutin 1. A 2. B 3. C 4. D 5. E TIDAK TETAP/INSIDENTIL 1. A 2. B 3. C 4. D 5. E 31 DANA DARURAT DANA CADANGAN 32 16

17 DANA DARURAT (DANA CADANGAN) Dana darurat merupakan bentuk antisipasi dapat terjadinya sebuah risiko yang tidak diharapkan. Dana darurat merupakan alokasi dana yang menjadi salah satu tujuan finansial setiap orang. Guna dana darurat adalah untuk mendanai keperluan mendesak, tetapi belum dianggarkan alias insidentil. Risiko tersebut antara lain: Pencari nafkah di-phk, Membayar kekurangan uang sekolah saat dibutuhkan Perbaikan kendaraan karena rusak mendadak, Renovasi atap rumah yang bocor dan keluarga meninggal atau sakit 33 DANA DARURAT Sebagai patokan, besaran dana darurat yang ideal adalah 3 sampai 6 bulan pengeluaran bulanan. Kurang dari 3 bulan dianggap sebagai kurang ideal Lebih dari 6 bulan dianggap kurang ideal. Perlu dipertimbangkan faktor-faktor dibawah ini: Jenis pekerjaan/usaha, Umur, status perkawinan, anak dan jumlah anak. Faktor-faktor diatas perlu dipertimbangkan apakah dana darurat 3-6 bulan mencukupi atau kurang. Miliki Lembaga Sertifikasi Profesi -FPSB Indonesia 34 17

18 MENGELOLA HUTANG Miliki Lembaga Sertifikasi Profesi -FPSB Indonesia 35 MENGELOLA HUTANG Berhutang berarti meminjam sejumlah uang dengan janji untuk dikembalikan di masa nanti. Hutang bukan buruk selama digunakan secara bijak Hutang: Hutang Produktif dan Hutang Konsumtif. Hutang untuk keperluan yang tepat bernilai produktif. Hutang yang dipergunakan dengan keliru akan membuat terlilit beban berat. Perlu mengatur keseimbangan Hutang Produktif dan Hutang Konsumtif 36 18

19 MENGELOLA HUTANG Kemampuan Berhutang Kemampuan seseorang membayar hutang berbeda satu dan lainnya. sebagai pedoman kemampuan membayar hutang yang ideal adalah sebagai berikut, Membayar total hutang tidak melebihi 35% pendapatan tetap bulanan. Minimum 20% untuk hutang produktif. Lebih besar dari 20% lebih baik. Maksimum 15% dapat dipakai untuk hutang konsumtif. Lebih kecil lebih baik. 37 ASURANSI 38 19

20 BERASURANSI Berasuransi berarti mentransfer risiko terjadinya kematian dini, cacat dan sakit kepada perusahaan asuransi Beberapa Fungsi berasuransi adalah Adanya kepastian penghasilan Pencari Nafkah keluarga tersedia sampai usia tertentu bagi keluarga bila meninggal, cacat dan sakit kritis. Hutang lunas bila meninggal sehingga keluarga tidak ditinggali hutang Berapa yang disisihkan untuk premi proteksi asuransi? Sesuai kemampuan, paling sedikit 10% dari penghasilan tetap 39 MENABUNG DAN INVESTASI Membangun Pohon Uang 40 20

21 DISKUSI Apa yang dimaksud dengan Investasi? Kenapa musti di investasikan, apa tujuannya? Dimana musti di investasikan? Apa itu investasi bodong 41 RENCANA MENABUNG DAN BERINVESTASI Menabung berarti menyisihkan sebagian penghasilannya sebelum dibelanjakan dengan disiplin dan menyimpan secara aman untuk Mencapai tujuan keuangan masa kini dan masa depan. Secara aman adalah menyimpan ditempat yang dikelola dan diawasi oleh pengawas resmi seperti OJK Ingat.semakin tinggi hasil yang diinginkan semakin besar risikonya 42 21

22 RENCANA MENABUNG DAN BERINVESTASI Contoh: Menyisihkan sebagian penghasilan untuk tujuan membentuk Dana pendidikan anak Dana hari tua dan lain-lainnya Pedoman Paling sedikit 10% dari penghasilan tetapnya sebelum keperluan rumah tangga 43 CIRI CIRI INVESTASI BODONG Iming-iming imbal hasil yang terlalu besar yang tidak wajar. Penyelenggara investasi tidak mempublikasikan kegiatannya melalui lembaga penyiaran seperti televisi atau radio. Mereka memilih jalur online karena menghind dari interaksi secara fisik dengan nasabahnya. Biasanya juga bersifat berantai atau member get member namun, tidak terdapat barang yang menjadi obyek investasi. kalaupun ada, harganya tak wajar. Sumber: OJK 22

23 CIRI CIRI INVESTASI BODONG Penawaran itu biasanya menyatakan dana akan dikelola dalam proyek di luar negeri. Kadangkala mencantumkan nama besar seperti pejabat, tokoh agama ataupun artis. Bahkan ditawarkan dikaitkan dengan tindakan sosial atau keagamaan. Rata-rata investasi bodong juga t ak memiliki izin usaha kalaupun punya, tak sesuai dengan kegiata. Beberapa modus: Mavrodian Mondial Moneybook (MMM), Sama-Sama Sejahtera (SSS), Sistem Menuju Sejahtera Nusantara (SMS NUSA). Sumber: OJK SKEMA PONZI Skema Ponzi merupakan operasi investasi penipuan dimana operator membayar keuntungan kepada investor dari modal yang dibayarkan oleh investor baru kepada operator bukan dari laba yang diperoleh operator. Operator skema Ponzi biasanya menarik investor baru dengan menawarkan keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan investasi lain dalam bentuk keuntungan jangka pendek yang secara abnormal tinggi. Sumber: Wikipedia 23

24 LATIHAN MEMBUAT DAN MENGANALISA ANGGARAN A seorang lajang berusia 28 tahun hidup bersama orangtuanya yang masih bekerja dengan penghasilan Rp 7 juta/bulan, diharapkan A mendapat bonus + THR sebesar 6 bulan gaji. Bila A merencanakan untuk membeli rumah, berapa anggaran besar cicilan yang ideal (dari pendapatan)? A bermaksud membeli asuransi untuk proteksi penghasilan dan proteksi hutang, berapakah minimal anggaran besaran premi asuransi pertahun? Untuk perencanaan dana hari tua, A memilih berinvestasi di Reksadana Coba buat Catatan Arus Kas yang ideal bagi Tuan A, Berapa anggaran untuk belanja kebutuhan hidup dan gaya hidup? 47 LATIHAN MEMBUAT DAN MENGANALISA RENCANA BELI RUMAH (UANG MUKA DAN CICILAN) Keluarga B memiliki 1 putri SS berusia 5 tahun. B 35 tahun (Suami) dan S 30 tahun (Istri.) B memiliki total penghasilan tetap Rp. 7 juta/bulan dan bonus+thr sekitar 6 x gaji bulan setiap tahun. Keluarga B berencana membeli rumah dengan mengambil KPR dengan harga Rp. 450 juta. Buatlah anggaran beli rumah untuk keluarga B Berapa kebutuhan uang muka apabila keluarga B merencanakan membeli rumah 3 tahun lagi Berapa cicilan rumah setelah dibeli? Untuk jangka waktu kredit 15 tahun 48 24

25 LATIHAN MEMBUAT DAN MENGANALISA PERENCANAAN ASURANSI C seorang lajang berusia 30 tahun hidup bersama orangtuanya yang bekerja dengan penghasilan Rp 7 juta/bulan, diharapkan C mendapat bonus + THR sebesar 6 bulan gaji. C membeli rumah seharga Rp. 450 juta. Dia telah mencicil rumah tersebut dan sisa hutangnya adalah Rp. 275 juta. C juga mempunyai KPM untuk sepeda motor dengan sisa kredit Rp. 10 Juta. C bermaksud membeli asuransi untuk proteksi penghasilan dan proteksi hutang, berapakah uang pertanggungan asuransi untuk situasi C 49 LATIHAN MEMBUAT DAN MENGANALISA DANA PENDIDIKAN ANAK Keluarga B memiliki 1 orang putri SS berusia 5 tahun. B(suami) berusia 35 tahun (Suami) dan S (istri) 30 tahun. B memiliki total penghasilan bersih setiap bulannya sebesar 7 juta dan bonus+thr sekitar 6 x gaji bulan setiap tahun. Keluarga B berencana menabung untuk pendidikan anaknya di universitas ternama di Jakarta. Berapa total dana kebutuhan Dana Pedidikan bagi SS? Sekolah Dasar SMP SMA Perguruan Tinggi 50 25

26 LATIHAN MEMBUAT DAN MENGANALISA DANA HARI TUA Keluarga B memiliki 1 orang putri SS berusia 5 tahun. B 35 tahun (Suami) dan S 30 tahun (Istri.) B memiliki total penghasilan tetap Rp. 7 juta/bulan dan bonus+thr sekitar 6 x gaji bulan setiap tahun. Bapak B berencana pensiun diusia 55 tahun dan berharap mendapatkan pendapatan tetap sebesar 80 % dari pendapatan sampai dia berusia 75 tahun. Berapa kebutuhan Dana Hari Tua bagi bapak B di usia 55 tahun? Berapa yang dia harus sisihkan perbulan untuk dana hari tua tsb? Diasumsikan dia telah mempunyai dana simpanan hari tua sebesar Rp. 150 juta saat ini 51 KERJAKAN POST-TEST 52 26

Sudah Sehatkah Keuangan Anda?

Sudah Sehatkah Keuangan Anda? Sudah Sehatkah Keuangan Anda? Agenda Apakah Anda Komponen Rencana Keuangan Financial Check Up Switch & Activate Your Money RESEP OBAT : Utang Kartu Kredit Utang, Boleh Gak? Kesimpulan 2 Apakah Anda merasa

Lebih terperinci

MODUL PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA. Oleh: Drs. Wiyono, M. M.

MODUL PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA. Oleh: Drs. Wiyono, M. M. MODUL PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA Oleh: Drs. Wiyono, M. M. DIREKTORAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN (DPPM) UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG (UMM) MALANG, 2014 I. PENDAHULUAN A. Rumah Tangga Ideal Hidup sejahtera

Lebih terperinci

Financial Check List. Definisi Pembiayaan. Mengapa Masyarakat. Memerlukan Jasa. Pembiayaan? Kapan Masyarakat. Memerlukan Jasa. Pembiayaan?

Financial Check List. Definisi Pembiayaan. Mengapa Masyarakat. Memerlukan Jasa. Pembiayaan? Kapan Masyarakat. Memerlukan Jasa. Pembiayaan? Daftar Isi Financial Check List 1 01 Definisi Pembiayaan 3 02 Mengapa Masyarakat Memerlukan Jasa Pembiayaan? 5 5 03 Kapan Masyarakat Memerlukan Jasa Pembiayaan? 6 6 04 Siapa Saja Nasabah 8 Jasa Pembiayaan?

Lebih terperinci

PERENCANAAN IBU RUMAH TANGGA BUKU SERI LITERASI KEUANGAN INDONESIA

PERENCANAAN IBU RUMAH TANGGA BUKU SERI LITERASI KEUANGAN INDONESIA PERENCANAAN K E U A N G A N IBU RUMAH TANGGA BUKU SERI LITERASI KEUANGAN INDONESIA PERENCANAAN K E U A N G A N IBU RUMAH TANGGA BUKU SERI LITERASI KEUANGAN INDONESIA Gedung Sumitro Djojohadikusumo Jalan

Lebih terperinci

Financial Planning Seminar

Financial Planning Seminar Financial Planning Seminar FAKTA! 75% orang Indonesia hidup tidak sejahtera di masa pensiun nya Source : Artikel KOMPAS Agenda Menabung Saja Tidak Cukup Dana Pensiun Komponen Rencana Keuangan Cek Arus

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Hukum kelangkaan atau Scarcity (Mankiw, 2002) menyebutkan bahwa

BAB I PENDAHULUAN. Hukum kelangkaan atau Scarcity (Mankiw, 2002) menyebutkan bahwa 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Hukum kelangkaan atau Scarcity (Mankiw, 2002) menyebutkan bahwa semua barang bersifat terbatas karena sumber daya yang diperlukan tidak cukup untuk menghasilkan

Lebih terperinci

PEMBICARA : TRI DJOKO SANTOSO, CFP M.ANDOKO, CFP HENRY JANUAR, CFP

PEMBICARA : TRI DJOKO SANTOSO, CFP M.ANDOKO, CFP HENRY JANUAR, CFP MATERI SHARING INAGURASI CFP & RFP 6 DESEMBER 2012 PEMBICARA : TRI DJOKO SANTOSO, CFP M.ANDOKO, CFP HENRY JANUAR, CFP Business and Investment Outlook 2013 Expert Views on what s ahead Global Economy View

Lebih terperinci

Ingin Hidup Nyaman dan Bahagia?

Ingin Hidup Nyaman dan Bahagia? Ingin Hidup Nyaman dan Bahagia? Simak sebentar lagi. copyright www.duwitmu.com 1 Cara Investasi REKSADANA www.duwitmu.com situs Mengelola Keuangan Keluarga copyright www.duwitmu.com 2 Mengapa Reksadana

Lebih terperinci

Bebas Hutang Banyak Kesempatan

Bebas Hutang Banyak Kesempatan Bebas Hutang Banyak Kesempatan Jahja Sumitro SE,AAAIK,RPP,CFP www.jahjasumitro.com Alasan klasik kita berhutang Kalau nggak ngutang nggak bisa punya apa apa Kalau bisa ngutang,kenapa harus bayar lunas

Lebih terperinci

7 Rahasia Rencana Keuangan Tahan Krisis Teminto, S.E., CFP, QWP - http://teminto.net

7 Rahasia Rencana Keuangan Tahan Krisis Teminto, S.E., CFP, QWP - http://teminto.net 1 2 Selamat Datang! Selamat datang di website saya dan terima kasih telah mendownload ebook 7 Rahasia Membangun Rencana Keuangan yang Tahan Krisis. Saya yakin, Anda pasti memiliki berbagai macam mimpi

Lebih terperinci

Menjadi Manajer Keuangan Keluarga

Menjadi Manajer Keuangan Keluarga Ringkasan: Wanita biasa menjadi manajer keuangan dalam keluarga. Suami menyerahkan seluruh gajinya pada kita, dan kitalah yang jungkir balik mengurusnya. Sebagai manajer yang baik, kita harus tahu berapa

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. karena ada orang yang harus tetap hidup. Sekarang ini banyak orang mulai

BAB I PENDAHULUAN. karena ada orang yang harus tetap hidup. Sekarang ini banyak orang mulai BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Asuransi diambil bukan karena ada orang yang akan meninggal, tetapi karena ada orang yang harus tetap hidup. Sekarang ini banyak orang mulai mempertimbangkan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Analisis Kelayakan Benda Jaminan Dalam Pembiayaan di KSU. KOTA SANTRI Cabang Karanganyar

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Analisis Kelayakan Benda Jaminan Dalam Pembiayaan di KSU. KOTA SANTRI Cabang Karanganyar BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Analisis Kelayakan Benda Jaminan Dalam Pembiayaan di KSU KOTA SANTRI Cabang Karanganyar Koperasi Serba Usaha KOTA SANTRI Cabang Karanganyar dalam memberikan kredit

Lebih terperinci

AGENDA PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA

AGENDA PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA AGENDA PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA Agenda Perencanaan Keuangan Keluarga membantu Anda untuk mengontrol keuangan keluarga. Agenda ini akan membantu Anda mengelompokan jenis aset, merancang tujuan keuangan,

Lebih terperinci

HUTANG JANGKA PENDEK DAN AKUNTANSI UNTUK GAJI DAN UPAH

HUTANG JANGKA PENDEK DAN AKUNTANSI UNTUK GAJI DAN UPAH HUTANG JANGKA PENDEK DAN AKUNTANSI UNTUK GAJI DAN UPAH Hutang merupakan kewajiban untuk memindahkan harta atau memberikan jasa di masa yang akan datang. Kewajiban tersebut muncul karena adanya transaksi

Lebih terperinci

SUDAH CUKUPKAH ASURANSI ATAU TABUNGAN KITA

SUDAH CUKUPKAH ASURANSI ATAU TABUNGAN KITA SUDAH CUKUPKAH ASURANSI ATAU TABUNGAN KITA Kadangkala jika kita menawarkan suatu program asuransi selalu orang katakan bahwa saya sudah punya asuransi, tetapi 70 persen yang menyatakan hal tersebut hanya

Lebih terperinci

PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA BAPAK BENNY ALBERTH UNTUK MENGOPTIMALKAN ASET KE DALAM ALOKASI INSTRUMEN INVESTASI

PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA BAPAK BENNY ALBERTH UNTUK MENGOPTIMALKAN ASET KE DALAM ALOKASI INSTRUMEN INVESTASI FINESTA Vol. 1, No. 1, (2013) 92-97 92 PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA BAPAK BENNY ALBERTH UNTUK MENGOPTIMALKAN ASET KE DALAM ALOKASI INSTRUMEN INVESTASI Pada perencanaan keuangan Bapak Benny Alberth dapat

Lebih terperinci

Republika 27/05/2016, hal. 27 (Berita Photo) BNI Life Insurance Unit Usaha Syariah Raih Penghargaan

Republika 27/05/2016, hal. 27 (Berita Photo) BNI Life Insurance Unit Usaha Syariah Raih Penghargaan Republika 27/05/2016, hal. 27 (Berita Photo) BNI Life Insurance Unit Usaha Syariah Raih Penghargaan Bisnis Indonesia 27/05/2016, hal. 21 (Berita Photo) AXA Mandiri Luncurkan Produk Baru Asuransi Unitlink

Lebih terperinci

Panduan Berinvestasi Melalui Reksadana

Panduan Berinvestasi Melalui Reksadana Panduan Berinvestasi Melalui Reksadana Sebelum membahas lebih jauh pada topik Reksadana, ada baiknya kita ketahui terlebih dulu hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam melakukan suatu investasi.

Lebih terperinci

PENGELOLAAN KEUANGAN DALAM KELUARGA DARI SUDUT PANDANG ISLAM

PENGELOLAAN KEUANGAN DALAM KELUARGA DARI SUDUT PANDANG ISLAM PENGELOLAAN KEUANGAN DALAM KELUARGA DARI SUDUT PANDANG ISLAM Oleh : Dyah Kusumawati*) Abstraksi Setiap rumah tangga pasti memiliki konflik. Faktor yang sering menjadi konflik dalam keluarga adalah masalah

Lebih terperinci

PROGRAM PESANGON, EB MAGAZINE PENTING DISIAPKAN SEJAK DINI BACA HAL 03 MENYIAPKAN PROGRAM PESANGON SIAPKAN PENSIUN SEJAK DINI KATA PENGANTAR

PROGRAM PESANGON, EB MAGAZINE PENTING DISIAPKAN SEJAK DINI BACA HAL 03 MENYIAPKAN PROGRAM PESANGON SIAPKAN PENSIUN SEJAK DINI KATA PENGANTAR EB MAGAZINE MEDIA INFORMASI DAN KOMUNIKASI EMPLOYEE BENEFITS MANULIFE INDONESIA EDISI FEBRUARI 2016 PROGRAM PESANGON, PENTING DISIAPKAN SEJAK DINI BACA HAL 03 KATA PENGANTAR MENYIAPKAN PROGRAM PESANGON

Lebih terperinci

TM Maximum Investment Plan Premium

TM Maximum Investment Plan Premium TM Maximum Investment Plan Premium Solution For Your Wealth Accumulation Needs PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia tokiomarine.com Life & Health Property & Casualty mium rev 040216 bank agris.indd

Lebih terperinci

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA DaFTar ISI Bagian 1. Pengenalan Perencanaan Keuangan 03 Mengapa Perlu Berencana? 04

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. dengan tepat mengingat setiap keputusan keuangan yang diambil akan

BAB 1 PENDAHULUAN. dengan tepat mengingat setiap keputusan keuangan yang diambil akan 16 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Setiap perusahaan memiliki tujuan yang ingin dicapai. Tujuan utama dari sebuah perusahaan adalah mendapatkan keuntungan bagi perusahaan tersebut. Tujuan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Proses globalisasi yang semakin kuat sangat berpengaruh dalam pertumbuhan

BAB I PENDAHULUAN. Proses globalisasi yang semakin kuat sangat berpengaruh dalam pertumbuhan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Salah satu sektor usaha yang mempengaruhi perkembangan perekonomian di Indonesia yaitu sektor perbankan, dimana sektor ini memberikan dampak dalam upaya peningkatkan

Lebih terperinci

BAB V PENUTUP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran personal

BAB V PENUTUP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran personal BAB V PENUTUP 5.1 Simpulan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran personal financial planning mahasiswa konsentrasi keuangan dengan konsentrasi lainnya pada mahasiswa di Program Studi

Lebih terperinci

Solution for your wealth accumulation needs

Solution for your wealth accumulation needs www.tokiomarinelife.co.id Solution for your wealth accumulation needs Your Security Our Priority Maksimalkan perencanaan investasi Anda dengan solusi yang tepat SOLUSI TEPAT BAGI ANDA TM Maximum Investment

Lebih terperinci

8 Langkah Pengelolaan Keuangan Keluarga

8 Langkah Pengelolaan Keuangan Keluarga 8 Langkah Pengelolaan Keuangan Keluarga Oleh Subur Harahap, SE, Ak, MM, CFP Perencana Keuangan di www.suhaplanner.com A. Pengantar Pengelolaan Keuangan Keluarga memegang peranan yang sangat penting dalam

Lebih terperinci

Blog Duwitmu Mengelola Keuangan Keluarga. 7 Jurus Jitu. Strategi Investasi

Blog Duwitmu Mengelola Keuangan Keluarga.  7 Jurus Jitu. Strategi Investasi Blog Duwitmu Mengelola Keuangan Keluarga www.duwitmu.com 7 Jurus Jitu Strategi Investasi Sebelum Mulai, Anda Harus Bisa Menjawab ini KENAPA HARUS INVESTASI Blog Duwitmu Mengelola Keuangan Keluarga www.duwitmu.com

Lebih terperinci

PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA UNTUK MENCAPAI TUJUAN SECARA OPTIMAL

PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA UNTUK MENCAPAI TUJUAN SECARA OPTIMAL FINESTA Vol. 1, No. 1, (2013) 41-46 41 PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA UNTUK MENCAPAI TUJUAN SECARA OPTIMAL Isabella Dewi Chandra Program Manajemen Keuangan Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas

Lebih terperinci

Analisis Pengambilan Keputusan Berbasis Personal Finance Information Systems

Analisis Pengambilan Keputusan Berbasis Personal Finance Information Systems Analisis Pengambilan Keputusan Berbasis Personal Finance Information Systems Ardiansyah Mobile Technology Innovation Center (MoTIC) Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas

Lebih terperinci

Solution for your wealth accumulation needs

Solution for your wealth accumulation needs www.tokiomarinelife.co.id Solution for your wealth accumulation needs Your Security Our Priority Maksimalkan perencanaan investasi Anda dengan solusi yang tepat SOLUSI TEPAT BAGI ANDA TM Maximum Investment

Lebih terperinci

PRESTIGIO. Ketenangan hidup dimulai dari perencanaan keuangan yang komprehensif dan fleksibel

PRESTIGIO. Ketenangan hidup dimulai dari perencanaan keuangan yang komprehensif dan fleksibel PRESTIGIO Ketenangan hidup dimulai dari perencanaan keuangan yang komprehensif dan fleksibel Prestigio Memberikan ketenangan jiwa bagi Anda dan keluarga dengan memberikan perlindungan jiwa sampai usia

Lebih terperinci

PERSYARATAN MENGAJUKAN KREDIT DI BANK

PERSYARATAN MENGAJUKAN KREDIT DI BANK PERSYARATAN MENGAJUKAN KREDIT DI BANK Oleh: Safir Senduk Dikutip dari Tabloid NOVA No. 685/XIV Pada nomor yang lalu, kita telah berkenalan sekilas dengan produk kredit di bank. Sekarang, kita akan berbicara

Lebih terperinci

APA ITU PERUBAHAN DARI HATI?

APA ITU PERUBAHAN DARI HATI? APA ITU PERUBAHAN DARI HATI? Untuk meraih sukses, semuanya diawali dengan satu aksi, perubahan dari hati. Diawali dengan perubahan dari hati, akan muncul keinginan kuat untuk mengubah diri menjadi terbaik

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Banyak cara yang dapat dilakukan investor dalam melakukan investasi,

BAB I PENDAHULUAN. Banyak cara yang dapat dilakukan investor dalam melakukan investasi, BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang penelitian Banyak cara yang dapat dilakukan investor dalam melakukan investasi, salah satunya adalah dengan melakukan investasi di Pasar Modal. Dalam hal ini Pasar

Lebih terperinci

Apply now! GRATIS HP Motorola W175. *

Apply now! GRATIS HP Motorola W175. * APLIKASI MGMPL - 1/5 PENTING BAGI PEMBERI REFERENSI BOX DATA PEMBERI REFERENSI - WAJIB DIISI (penawaran tidak berlaku bila tidak dilengkapi) 1. Print aplikasi ini, lalu tulis dan lengkapi Box Data Pemberi

Lebih terperinci

Perencanaan Keuangan untuk Seorang Pemilik Toko Spare Part

Perencanaan Keuangan untuk Seorang Pemilik Toko Spare Part Perencanaan Keuangan untuk Seorang Pemilik Toko Spare Part Feilli Yulistian Gunawan, Devie dan Agus Arianto Toly Program Akuntansi Pajak Program Studi Akuntansi Universitas Kristen Petra ABSTRAK Perencanaan

Lebih terperinci

OLEH: Yulazri M.Ak. CPA

OLEH: Yulazri M.Ak. CPA OLEH: Yulazri M.Ak. CPA Pajak Penghasilan (PPh) Dasar Hukum : No. Tahun Undang-Undang 7 1983 Perubahan 7 1991 10 1994 17 2000 36 2008 SUBJEK PAJAK DAN WAJIB PAJAK PENGHASILAN 1. a. Orang Pribadi b. Warisan

Lebih terperinci

Tinjauan Atas Implementasi Asuransi Kredit (Kredit Guna Bhakti) Pada Bank Bjb Cabang Pembantu Ujungberung Bandung

Tinjauan Atas Implementasi Asuransi Kredit (Kredit Guna Bhakti) Pada Bank Bjb Cabang Pembantu Ujungberung Bandung Repositori STIE Ekuitas STIE Ekuitas Repository Final Assignment - Diploma 3 (D3) http://repository.ekuitas.ac.id Final Assignment of Accounting 2016-04-18 Tinjauan Atas Implementasi Asuransi Kredit (Kredit

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Bank merupakan perusahaan jasa yang menyediakan jasa keuangan bagi

BAB I PENDAHULUAN. Bank merupakan perusahaan jasa yang menyediakan jasa keuangan bagi BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Bank merupakan perusahaan jasa yang menyediakan jasa keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat. Bank mempunyai fungsi sebagai lembaga intermediasi yaitu memberikan

Lebih terperinci

PROGRAM DANA PENSIUN MANDIRI & BERAPA BESARNYA IURAN DANA PENSIUN ANDA? Temukan Jawabannya dalam Article ini! Oleh Subur Harahap, SE, Ak, MM, CFP

PROGRAM DANA PENSIUN MANDIRI & BERAPA BESARNYA IURAN DANA PENSIUN ANDA? Temukan Jawabannya dalam Article ini! Oleh Subur Harahap, SE, Ak, MM, CFP PROGRAM DANA PENSIUN MANDIRI & BERAPA BESARNYA IURAN DANA PENSIUN ANDA? Temukan Jawabannya dalam Article ini! Oleh Subur Harahap, SE, Ak, MM, CFP Financial Planner di SUHA Planner - Financial Consultant

Lebih terperinci

PRUlink fixed pay 376/DR/BRCH/05/16

PRUlink fixed pay 376/DR/BRCH/05/16 376/DR/BRCH/05/16 PRUlink fixed pay PT Prudential Life Assurance Prudential Tower Jl. Jend. Sudirman Kav. 79, Jakarta 12910, Indonesia Tel: (62 21) 2995 8888 Fax: (62 21) 2995 8800 Customer Line: 1500085

Lebih terperinci

Handout 1A. Anggaran Bulanan. Anggaran Berimbang

Handout 1A. Anggaran Bulanan. Anggaran Berimbang Handout 1A Anggaran Berimbang Anggaran Bulanan Pendapatan (Uang Masuk) Gaji Pengeluaran (Uang Keluar) 5,000,000 Pengeluaran Tetap Kontrak Rumah 1,500,000 Cicilan Kendaraan 750,000 Asuransi 100,000 Tabungan

Lebih terperinci

Diskusi dan Analisis Manajemen

Diskusi dan Analisis Manajemen Diskusi dan Analisis Manajemen Data Keuangan Konsolidasi Hasil Usaha Pendapatan Bunga Bersih 4.603 5.645 7.136 26% Pendapatan Imbal Jasa 1.080 1.358 1.741 28% Pendapatan Operasional 5.683 7.003 8.877 27%

Lebih terperinci

Setahun, Asuransi Murah Generali Laku Polis

Setahun, Asuransi Murah Generali Laku Polis INDUSTRI ASURANSI JIWA Bisnis.com, 23/2, Setahun, Asuransi Murah Generali Laku 11.000 Polis http://finansial.bisnis.com/read/20160223/215/521936/setahun-asuransi-murah-generali-laku- 11.000-polis Setahun,

Lebih terperinci

Metodologi Pemeringkatan untuk Perusahaan Asuransi Jiwa*

Metodologi Pemeringkatan untuk Perusahaan Asuransi Jiwa* Fitur Pemeringkatan ICRA Indonesia Desember 2014 Metodologi Pemeringkatan untuk Perusahaan Asuransi Jiwa* Pemeringkatan ICRA Indonesia untuk kemampuan membayar klaim (atau Claims Paying ability Ratings/CPR)

Lebih terperinci

2 d. bahwa melalui layanan keuangan tanpa kantor (branchless banking) tersedia produk-produk keuangan yang dapat dijangkau, sederhana, mudah dipahami,

2 d. bahwa melalui layanan keuangan tanpa kantor (branchless banking) tersedia produk-produk keuangan yang dapat dijangkau, sederhana, mudah dipahami, LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.350, 2014 KEUANGAN. OJK. Layanan. Tanpa Kantor. Keuangan Inklusif. (Penjelasan Dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5628) PERATURAN OTORITAS JASA

Lebih terperinci

SURVEI LEMBAGA KEUANGAN PERUSAHAAN DANA PENSIUN

SURVEI LEMBAGA KEUANGAN PERUSAHAAN DANA PENSIUN RAHASIA REPUBLIK INDONESIA SURVEI LEMBAGA KEUANGAN PERUSAHAAN DANA PENSIUN 2011-2012 PERHATIAN 1. Daftar isian ini digunakan untuk mencatat Keterangan dan Laporan Keuangan Perusahaan Dana Pensiun Tahun

Lebih terperinci

PERSEDIAAN MINIMUM KAS SEBAGAI ALAT UNTUK MENJAGA TINGKAT LIKUIDITAS & PROFITABILITAS

PERSEDIAAN MINIMUM KAS SEBAGAI ALAT UNTUK MENJAGA TINGKAT LIKUIDITAS & PROFITABILITAS PERSEDIAAN MINIMUM KAS SEBAGAI ALAT UNTUK MENJAGA TINGKAT LIKUIDITAS & PROFITABILITAS Oleh : Dyah Kusumawati*) Abstraksi Setiap perusahaan dalam menjalankan usahanya selalu membutuhkan kas. Kas sangat

Lebih terperinci

BAB IX. AKUNTANSI PENGERTIAN

BAB IX. AKUNTANSI PENGERTIAN BAB IX. AKUNTANSI PENGERTIAN Akuntansi adalah pencatatan, penggolongan, dan peringkasan transaksi bisnis, serta penginterprestasian informasi yang telah disusun. Banyak perusahaan menggunakan catatan-catatan

Lebih terperinci

EDUKASI KEUANGAN UNTUK PELAJAR SMP DAN SMA DEPARTEMEN PENGEMBANGAN AKSES KEUANGAN DAN UMKM BANK INDONESIA 2014

EDUKASI KEUANGAN UNTUK PELAJAR SMP DAN SMA DEPARTEMEN PENGEMBANGAN AKSES KEUANGAN DAN UMKM BANK INDONESIA 2014 EDUKASI KEUANGAN UNTUK PELAJAR SMP DAN SMA DEPARTEMEN PENGEMBANGAN AKSES KEUANGAN DAN UMKM BANK INDONESIA 2014 T U J U A N Pengelolaan Keuangan Perencanaan keuangan adalah sebuah tindakan untuk mencapai

Lebih terperinci

Retirement Planning. Irni Rahmayani Johan, SP, MM. Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen Fakultas Ekologi Manusia IPB

Retirement Planning. Irni Rahmayani Johan, SP, MM. Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen Fakultas Ekologi Manusia IPB Retirement Planning Irni Rahmayani Johan, SP, MM Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen Fakultas Ekologi Manusia IPB 1 Perencanaan Pensiun dalam perencanaan keuangan pribadi Dana Tujuan Keuangan Mempunyai

Lebih terperinci

PRUlink fixed pay MKT/BRCH228(05/15)

PRUlink fixed pay MKT/BRCH228(05/15) MKT/BRCH228(05/15) PRUlink fixed pay PT Prudential Life Assurance Prudential Tower Jl. Jend. Sudirman Kav. 79, Jakarta 12910, Indonesia Tel: (62 21) 2995 8888 Fax: (62 21) 2995 8800 Customer Line: 1500085

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan dunia usaha dewasa ini, perusahaan dituntut untuk selalu

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan dunia usaha dewasa ini, perusahaan dituntut untuk selalu BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan dunia usaha dewasa ini, perusahaan dituntut untuk selalu bisa mengantisipasi situasi dan kemauan pasar. Menghadapi tuntutan pasar yang semakin kompleks

Lebih terperinci

INFORMASI PENAWARAN UMUM TERBATAS V ( PUT V ) KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM PERSEROAN DALAM RANGKA HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU ( HMETD )

INFORMASI PENAWARAN UMUM TERBATAS V ( PUT V ) KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM PERSEROAN DALAM RANGKA HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU ( HMETD ) INFORMASI PENAWARAN UMUM TERBATAS V ( PUT V ) KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM PERSEROAN DALAM RANGKA HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU ( HMETD ) PERNYATAAN PENDAFTARAN PENAWARAN UMUM TEBATAS V INI TELAH DISAMPAIKAN

Lebih terperinci

EDUKASI & LITERASI KEUANGAN PENGETAHUAN UMUM TENTANG INVESTASI DAN REKSA DANA

EDUKASI & LITERASI KEUANGAN PENGETAHUAN UMUM TENTANG INVESTASI DAN REKSA DANA EDUKASI & LITERASI KEUANGAN PENGETAHUAN UMUM TENTANG INVESTASI DAN REKSA DANA Inflasi Memproteksi nilai asset Meningkatkan nilai asset Mencapai impian 1996 2013 Hero granulated sugar 4 kg 1,700 6,800 Rinso

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN TERKINI

PERKEMBANGAN TERKINI PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK. PERKEMBANGAN TERKINI KINERJA OPERASIONAL PERSEROAN Perbandingan Periode Sembilan bulan yang Berakhir pada tanggal 30 September 2011 dan 30 September 2012 Pendapatan

Lebih terperinci

Distribusi Variabel Berdasarkan Tingkat Analisis, Jenis data, Variabel, dan Skala Pengukuran

Distribusi Variabel Berdasarkan Tingkat Analisis, Jenis data, Variabel, dan Skala Pengukuran Distribusi Variabel Berdasarkan, Jenis data, Variabel, dan Skala Pengukuran No 1. Individu Umur Umur dihitung berdasarkan ulang tahun Demografi yang terakhir (berdasarkan konsep demografi). Pencatatan

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI 5 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Bank Pengertian Bank berdasarkan pasal 1 UU No.10 tahun 1998 tentang Perbankan menyatakan bahwa: Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. jumlah perusahaan asuransi di Indonesia untuk asuransi jiwa sebanyak 98

BAB I PENDAHULUAN. jumlah perusahaan asuransi di Indonesia untuk asuransi jiwa sebanyak 98 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan perusahaan asuransi saat ini sangat pesat. Sampai tahun 2013 jumlah perusahaan asuransi di Indonesia untuk asuransi jiwa sebanyak 98 perusahaan, untuk

Lebih terperinci

Financial Check List. Definisi Pasar Modal. Mengapa Masyarakat Perlu Berinvestasi di Pasar Modal? Kapan Masyarakat Membutuhkan Pasar Modal?

Financial Check List. Definisi Pasar Modal. Mengapa Masyarakat Perlu Berinvestasi di Pasar Modal? Kapan Masyarakat Membutuhkan Pasar Modal? Daftar Isi Financial Check List 1 01 Definisi Pasar Modal 3 02 Mengapa Masyarakat Perlu Berinvestasi di Pasar Modal? 5 6 03 Kapan Masyarakat Membutuhkan Pasar Modal? 16 6 04 Seperti Apa Profil Investor

Lebih terperinci

Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia. Direktorat Literasi & Edukasi Keuangan Malang, 26 Januari 2015

Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia. Direktorat Literasi & Edukasi Keuangan Malang, 26 Januari 2015 Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia Direktorat Literasi & Edukasi Keuangan Malang, 26 Januari 2015 Cerdas mengelola ı wisely, future wealthy Masa depan Manage sejahtera wisely, ı future wea Strategi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. untuk pengambilan keputusan, apabila dengan informasi tersebut dapat diprediksi

BAB I PENDAHULUAN. untuk pengambilan keputusan, apabila dengan informasi tersebut dapat diprediksi 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Laporan keuangan (financial statement) akan menjadi lebih bermanfaat untuk pengambilan keputusan, apabila dengan informasi tersebut dapat diprediksi apa yang

Lebih terperinci

LANDASAN TEORI. konsumen untuk mendapatkan kebutuhan dan keinginan dari masing-masing

LANDASAN TEORI. konsumen untuk mendapatkan kebutuhan dan keinginan dari masing-masing 14 II. LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Pemasaran Pemasaran merupakan kegiatan yang berhubungan erat dengan pertumbuhan ekonomi bangsa, karena pada kegiatan tersebut terjadi proses antara produsen dan konsumen

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Konsep Analisis Pengertian analisis menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia yang dikutip oleh Yuniarsih dan Suwatno (2008:98) adalah: Analisis adalah penguraian suatu pokok atas

Lebih terperinci

RUANG LINGKUP MANAJEMEN KEUANGAN

RUANG LINGKUP MANAJEMEN KEUANGAN RUANG LINGKUP MANAJEMEN KEUANGAN PENGERTIAN MANAJEMEN KEUANGAN Manajemen Keuangan adalah suatu proses dalam pengaturan aktivitas atau kegiatan keuangan dalam suatu organisasi, dimana di dalamnya termasuk

Lebih terperinci

NEWS UPDATE 7 September ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

NEWS UPDATE 7 September ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- NEWS UPDATE 7 September ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- KERJA SAMA PRUDENTIAL INDONESIA DAN UNIVERSITAS INDONESIA

Lebih terperinci

2009 Catatan Piutang pihak yang mempunyai hubungan istimewa d,2g,

2009 Catatan Piutang pihak yang mempunyai hubungan istimewa d,2g, Neraca Konsolidasi 30 Juni 2009 dan 2008 ASET 2009 Catatan 2008 Investasi 2f,3 Deposito berjangka 147.379.881.024 2c,31 111.631.639.513 Obligasi dimiliki hingga jatuh tempo 4.000.000.000 1.000.000.000

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER : XI / 1 PERTEMUAN KE- : 2 ALOKASI WAKTU STANDAR KOMPETENSI KOMPTENSI DASAR INDIKATOR : SMA ANGKASA LHS : AKUNTANSI :

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Ketentuan Program Tabungan Hari Tua PNS PT Taspen (Persero) Undang-undang nomor 43 tahun 1999 tentang Perubahan atas Undangundang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok

Lebih terperinci

b. Meninggalkan 2 istri Masing-masing istri mendapat bagian 1/8 = 1/8*850juta =

b. Meninggalkan 2 istri Masing-masing istri mendapat bagian 1/8 = 1/8*850juta = SOAL 1 Diketahui : - Harta 1 M - Hutang 150 juta Jawab : Warisan yang siap dibagikan = 1 M 150 juta = 850 juta a. Meninggalkan 1 istri = ¼ * 850 juta = 212.500.000 Sisa 637.500.000 untuk kerabat dekat

Lebih terperinci

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 8/19/PBI/2006 TENTANG KUALITAS AKTIVA PRODUKTIF DAN PEMBENTUKAN PENYISIHAN PENGHAPUSAN AKTIVA PRODUKTIF

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 8/19/PBI/2006 TENTANG KUALITAS AKTIVA PRODUKTIF DAN PEMBENTUKAN PENYISIHAN PENGHAPUSAN AKTIVA PRODUKTIF PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 8/19/PBI/2006 TENTANG KUALITAS AKTIVA PRODUKTIF DAN PEMBENTUKAN PENYISIHAN PENGHAPUSAN AKTIVA PRODUKTIF BANK PERKREDITAN RAKYAT GUBERNUR BANK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa

Lebih terperinci

SALINAN SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 8 /SEOJK.03/2016

SALINAN SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 8 /SEOJK.03/2016 Yth. Direksi Bank Perkreditan Rakyat di tempat. SALINAN SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 8 /SEOJK.03/2016 TENTANG KEWAJIBAN PENYEDIAAN MODAL MINIMUM DAN PEMENUHAN MODAL INTI MINIMUM BANK PERKREDITAN

Lebih terperinci

Manajemen Keuangan Bisnis I Pertemuan II. Lingkungan Keuangan Pasar, Lembaga Keu & Pasar, Bunga Keuangan

Manajemen Keuangan Bisnis I Pertemuan II. Lingkungan Keuangan Pasar, Lembaga Keu & Pasar, Bunga Keuangan Bahan Kuliah Manajemen Keuangan Bisnis I Pertemuan II Lingkungan Keuangan Pasar, Lembaga Keu & Pasar, Bunga Keuangan Dosen : Suryanto, SE., M.Si LingkunganKeuangan Pasar Keuangan Lembaga Keuangan Bunga

Lebih terperinci

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 13/14/PBI/2011 TENTANG PENILAIAN KUALITAS AKTIVA BAGI BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 13/14/PBI/2011 TENTANG PENILAIAN KUALITAS AKTIVA BAGI BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 13/14/PBI/2011 TENTANG PENILAIAN KUALITAS AKTIVA BAGI BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BANK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa kelangsungan

Lebih terperinci

PENJELASAN ATAS PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 23/POJK.05/2015 TENTANG PRODUK ASURANSI DAN PEMASARAN PRODUK ASURANSI

PENJELASAN ATAS PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 23/POJK.05/2015 TENTANG PRODUK ASURANSI DAN PEMASARAN PRODUK ASURANSI PENJELASAN ATAS PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 23/POJK.05/2015 TENTANG PRODUK ASURANSI DAN PEMASARAN PRODUK ASURANSI I. UMUM Perkembangan industri perasuransian saat ini cukup pesat sehingga mendorong

Lebih terperinci

PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR /POJK.05/2015 TENTANG

PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR /POJK.05/2015 TENTANG OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR /POJK.05/2015 TENTANG PERIZINAN USAHA DAN KELEMBAGAAN PERUSAHAAN ASURANSI, PERUSAHAAN ASURANSI SYARIAH, PERUSAHAAN REASURANSI,

Lebih terperinci

ANALISIS KINERJA BANK

ANALISIS KINERJA BANK ANALISIS LAPORAN KEU. PERBANKAN KARTIKA SARI. UniversitasGunadarma. ANALISIS KINERJA BANK TUJUAN MATERI : 1. Menjelaskan pengertian analisis rasio likuiditas, rentabilitas dan solvabilitas. 2. Menyebutkan

Lebih terperinci

BAB MANAJEMEN KAS A. Kas dan Aliran Kas

BAB MANAJEMEN KAS A. Kas dan Aliran Kas BAB V MANAJEMEN KAS Suatu perusahaan terbilang sukses karena bisa memetik keuntungan atau laba, jumlah asetnya pun besar. Akan tetapi, tatkala perusahaan mulai kesulitan untuk membayar tagihan dan memenuhi

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian Laporan Keuangan BAB II TINJAUAN PUSTAKA Laporan keuangan merupakan hasil akhir suatu proses kegiatan pencatatan akuntansi yang merupakan suatu ringkasan dari transaksi-transaksi keuangan

Lebih terperinci

ABSTRAK PERANCANGAN KAMPANYE PENGELOLAAN KEUANGAN UNTUK MASYARAKAT MENENGAH DI KOTA BANDUNG. Oleh Joseph Christian

ABSTRAK PERANCANGAN KAMPANYE PENGELOLAAN KEUANGAN UNTUK MASYARAKAT MENENGAH DI KOTA BANDUNG. Oleh Joseph Christian ABSTRAK PERANCANGAN KAMPANYE PENGELOLAAN KEUANGAN UNTUK MASYARAKAT MENENGAH DI KOTA BANDUNG Oleh Joseph Christian 1164115 Zaman sekarang, perencanaan atau pengelolaan keuangan merupakan hal yang penting,

Lebih terperinci

PENJELASAN ATAS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2004 TENTANG LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN

PENJELASAN ATAS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2004 TENTANG LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN PENJELASAN ATAS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2004 TENTANG LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN UMUM Industri perbankan merupakan salah satu komponen sangat penting dalam perekonomian nasional demi

Lebih terperinci

Pengaruh Arus Kas Terhadap Pembagian Dividen Tunai

Pengaruh Arus Kas Terhadap Pembagian Dividen Tunai Repositori STIE Ekuitas STIE Ekuitas Repository Thesis of Accounting http://repository.ekuitas.ac.id Banking Accounting 2015-12-11 Pengaruh Arus Kas Terhadap Pembagian Dividen Tunai Arumsarri, Yoshe STIE

Lebih terperinci

LAPORAN KEUANGAN (Materi 2)

LAPORAN KEUANGAN (Materi 2) LAPORAN KEUANGAN (Materi 2) Laporan keuangan terdiri dari dua laporan utama dan beberapa laporan yang sifatnya sebagai pelengkap. Laporan utama tersebut adalah : 1. Laporan Perhitungan Rugi-Laba 2. Neraca

Lebih terperinci

2009 Catatan Kas dan bank 11,667,651,139 2c,4,31 11,381,632,142

2009 Catatan Kas dan bank 11,667,651,139 2c,4,31 11,381,632,142 PT ASURANSI RAMAYANA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN Neraca Konsolidasi 31 Maret 2009 dan 2008 AKTIVA 2009 Catatan 2008 Investasi 2f,3 Deposito berjangka 142,761,984,435 2c,31 99,347,639,439 Obligasi dimiliki

Lebih terperinci

LAPORAN ARUS KAS STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN BERBASIS AKRUAL PERNYATAAN NO. 03 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

LAPORAN ARUS KAS STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN BERBASIS AKRUAL PERNYATAAN NO. 03 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA LAMPIRAN I.0 PERATURAN PEMERINTAH NOMOR TAHUN 00 TANGGAL OKTOBER 00 STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN BERBASIS AKRUAL PERNYATAAN NO. 0 LAPORAN ARUS KAS Lampiran I.0 PSAP 0 (i) DAFTAR ISI Paragraf PENDAHULUAN

Lebih terperinci

KEPUTUSAN PEMBIAYAAN AKTIVA TETAP MELALUI LEASING DAN BANK KAITANNYA DENGAN PENGHEMATAN PAJAK

KEPUTUSAN PEMBIAYAAN AKTIVA TETAP MELALUI LEASING DAN BANK KAITANNYA DENGAN PENGHEMATAN PAJAK Jurnal Akuntansi FE Unsil, Vol. 3, No. 2, 2008 ISSN : 1907-9958 KEPUTUSAN PEMBIAYAAN AKTIVA TETAP MELALUI LEASING DAN BANK KAITANNYA DENGAN PENGHEMATAN PAJAK Hiras Pasaribu (Staf Pengajar Fakultas Ekonomi

Lebih terperinci

PASAR, INSTITUSI KEUANGAN DAN TINGKAT BUNGA

PASAR, INSTITUSI KEUANGAN DAN TINGKAT BUNGA PASAR, INSTITUSI KEUANGAN DAN TINGKAT BUNGA 1. Proses Transfer Modal 2. Jenis Pasar Keuangan dan Institusi Keuangan 3. Bursa Saham 4. Efisiensi Pasar Modal 5. Konsep Tingkat Bunga Muniya Alteza Transfer

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Pertumbuhan investasi di suatu negara akan dipengaruhi oleh pertumbuhan

I. PENDAHULUAN. Pertumbuhan investasi di suatu negara akan dipengaruhi oleh pertumbuhan 1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pertumbuhan investasi di suatu negara akan dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi negara tersebut. Semakin baik tingkat perekonomian suatu negara, maka semakin baik pula

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. untuk melindungi dirinya sendiri maupun keluarga dari kemungkinan kejadian

BAB I PENDAHULUAN. untuk melindungi dirinya sendiri maupun keluarga dari kemungkinan kejadian BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masyarakat saat ini semakin menyadari pentingnya mempersiapkan diri untuk melindungi dirinya sendiri maupun keluarga dari kemungkinan kejadian yang tidak pasti, baik

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 1996 TENTANG PENGELOLAAN DAN INVESTASI DANA PROGRAM JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 1996 TENTANG PENGELOLAAN DAN INVESTASI DANA PROGRAM JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 1996 TENTANG PENGELOLAAN DAN INVESTASI DANA PROGRAM JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa untuk menjamin pemenuhan

Lebih terperinci

Rancangan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang Penetapan Status dan Tindak Lanjut Pengawasan BPR dan BPRS

Rancangan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang Penetapan Status dan Tindak Lanjut Pengawasan BPR dan BPRS BAB I KETENTUAN UMUM 1 1 Bank Perkreditan Rakyat yang selanjutnya disingkat BPR yaitu bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas

Lebih terperinci

FORMULIR RESERTIFIKASI (F-MT-04)

FORMULIR RESERTIFIKASI (F-MT-04) FORMULIR RESERTIFIKASI (F-MT-04) Harap tulis dengan HURUF CETAK dan tandai dengan atau *coret bila tidak sesuai Diisi oleh Petugas Tgl. Terima Tgl. Entry Info Lengkap Evaluasi Pembayaran Persetujuan Akhir

Lebih terperinci

1. Pertambahan penduduk 2. Perkembangan perekonomian 3. Keterbatasan SDA

1. Pertambahan penduduk 2. Perkembangan perekonomian 3. Keterbatasan SDA SOAL TRYOUT UJIAN NASIONAL SMA TAHUN PELAJARAN 2006/ 2007 Mata Pelajaran : Ekonomi Kelas/ Program : XII / IPS W a k t u : 120 Menit Penyusun : Tim Ekonomi DKI Jakarta P a k e t : A 1. Di bawah ini adalah

Lebih terperinci

Public Disclosure Authorized

Public Disclosure Authorized %XOHWLQ(GLVL1R-DQXDUL 8ML&RED3URJUDP(GXNDVL.HXDQJDQ XQWXN7.,GDQ.HOXDUJD7., 56194 Keterbatasan pengetahuan akan jasa layanan dan produk keuangan formal merupakan salah satu masalah yang dihadapi oleh TKI

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. beberapa ahli, definisi sistem adalah sebagai berikut.

BAB II LANDASAN TEORI. beberapa ahli, definisi sistem adalah sebagai berikut. BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Sistem Sistem memiliki beberapa definisi yang berbeda-beda menurut pendapat beberapa ahli, definisi sistem adalah sebagai berikut. 1. Menurut Romney dan Steinbart (2003: 2), sistem

Lebih terperinci

Mengenal Hukum Asuransi di Indonesia. Oleh: Mustari Soleman Masiswa Fakultas Hukum Univ.Nasional

Mengenal Hukum Asuransi di Indonesia. Oleh: Mustari Soleman Masiswa Fakultas Hukum Univ.Nasional Mengenal Hukum Asuransi di Indonesia Oleh: Mustari Soleman Masiswa Fakultas Hukum Univ.Nasional Sejarah Singkat Asuransi Asuransi berasal dari masyarakat Babilonia 4000-3000 SM yang dikenal dengan perjanjian

Lebih terperinci

KONTEN TENTANG AIA LATAR BELAKANG STUDI RANGKUMAN. HASIL TEMUAN PENTING Kualitas hidup Keamanan finansial Pensiun Keluarga dan pendidikan

KONTEN TENTANG AIA LATAR BELAKANG STUDI RANGKUMAN. HASIL TEMUAN PENTING Kualitas hidup Keamanan finansial Pensiun Keluarga dan pendidikan Laporan Indonesia 2014 KONTEN TENTANG AIA LATAR BELAKANG STUDI RANGKUMAN HASIL TEMUAN PENTING Kualitas hidup Keamanan finansial Pensiun Keluarga dan pendidikan 4 6 8 10 12 16 18 20 LAPORAN INDONESIA TENTANG

Lebih terperinci

BAB 4 PEMBAHASAN. 4.1 Analisis Proses Bisnis Asuransi Kerugian Proses Bisnis Asuransi Kerugian Secara Umum

BAB 4 PEMBAHASAN. 4.1 Analisis Proses Bisnis Asuransi Kerugian Proses Bisnis Asuransi Kerugian Secara Umum BAB 4 PEMBAHASAN 4.1 Analisis Proses Bisnis Asuransi Kerugian 4.1.1 Proses Bisnis Asuransi Kerugian Secara Umum Pada subbab ini penulis akan membahas mengenai bagaimana suatu perusahaan asuransi kerugian

Lebih terperinci