Mekanisme Test Tenaga Honorer Kategori II

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Mekanisme Test Tenaga Honorer Kategori II"

Transkripsi

1 Mekanisme Test Tenaga Honorer Kategori II Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bantul Agustus 2013

2 Prinsip Pengadaan CPNS Objektif Transparan Bebas KKN Non Diskriminatif Kompetitif Akuntabel Efektif Efisien TIDAK DIPUNGUT BIAYA

3 Seleksi Tenaga Honorer K-2 (PP 56 Th pasal 6 A) Seleksi ujian tertulis dilaksanakan 1 (satu) kali dengan materi Kompetensi Dasar (TKD) berdasarkan kisi-kisi yang ditetapkan oleh Pemerintah Pembuatan Soal dan Pengolahan Hasil Ujian kompetensi dasar dilakukan oleh konsorsium PTN (dibentuk oleh Menpan dan Mendikbud) (ayat 3) Pelaksanaan ujian tertulis dilaksanakan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (Pusat dan Provinsi), sedangkan Kabupaten/Kota dikoordinasikan oleh Gubernur (ayat 4) Penentuan kelulusan ditetapkan berdasarkan nilai ambang batas kelulusan (passing grade) yang ditetapkan oleh Menpan atas pertimbangan Mendikbud dengan memperhatikan pendapat dari konsorsium PTN (ayat 5)

4 Seleksi Tenaga Honorer K-2 (PP 56 Th pasal 6 A) Pengumuman Kelulusan ujian tertulis dilakukan Menpan berdasarkan nilai hasil ujian yang diolah oleh konsorsium Tenaga honorer yang lulus ujian tertulis kompetensi dasar dilakukan tes kompetensi bidang (profesi) dengan mempertimbangkan dedikasi Tenaga honorer yang dinyatakan lulus ujian kompetensi bidang dapat diangkat menjadi CPNS berdasarkan jumlah dan kualifikasi formasi s.d 2014 (ditetapkan oleh Menpan) dengan memperhatikan kebutuhan organisasi dan redistribusi serta kemampuan keuangan negara atas pendapat dari Menteri Keuangan Tenaga honorer yang dinyatakan lulus ujian kompetensi bidang tetapi kemudian diketahui tidak memenuhi persyaratan administratif, tidak dapat diangkat atau dibatalkan menjadi CPNS

5 Mekanisme Ujian Daftar Tetap TH K-2 Penyusunan Soal dan Format LJK (konsorsium Panselnas) Pencetakan Soal LJK Pendistribusian ke Instansi Penyerahan Hasil Test ke Instansi ditandatangani oleh Konsorsium dan Pansenal Persiapan Test oleh Instansi Pengumuman Hasil Test oleh Instansi melalui web, koran, media lain Pengumuman Pelaksanaan Test Pelaksanaan TKD, TKB Pengolahan Hasil Test oleh Konsorsium

6 Siapa yang berhak mengikuti test?

7 Siapa yang berhak mengikuti test? Statistik Tenaga Honorer K-2 Pemerintah Kabupaten Bantul (per 01 Agustus 2013) : NO Tugas Jumlah 1 Tenaga Guru Tenaga Kesehatan 29 Saat ini Pemerintah Kabupaten Bantul masih menunggu Kepastian Penetapan Peserta Seleksi Tenaga Honorer Kategori II dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat 3 Tenaga Teknis 648 TOTAL Keterangan : Jumlah semula (diusulkan) : orang Dilaporkan mengundurkan diri/tidak aktif : 9 orang Dilaporkan meninggal dunia : 3 orang

8 Materi Test 1)Tes Kompetensi Dasar (TKD) -> Wawasan Kebangsaan, Intelegensia Umum, Karakteristik Pribadi 2)Tes Kompetensi Bidang (TKB) a)bidang Kependidikan bagi Tenaga Guru b)bidang Kesehatan bagi Tenaga Kesehatan c) Bidang Administrasi Umum bagi Tenaga Teknis, Administrasi dan Penyuluh Kisi-kisi soal dapat di unduh di website dan telah kami sampaikan ke SKPD masing-masing untuk dapat di fotokopi

9 Penyusun soal 1)Tes Kompetensi Dasar (TKD) oleh Panitia Pengadaan CPNS Nasional yang dibantu Tim Konsorsium PTN 2)Bidang Kependidikan oleh Kemendikbud 3)Bidang Kesehatan oleh Kemenkes 4)Bidang Administrasi Umum oleh BKN

10 Tipe Soal Test Tipe A Untuk Jenjang Pendidikan SD, SLTP Tipe B Untuk Jenjang SLTA, DI, DII-DIII/Sarjana Muda Tipe C Untuk Jenjang Pendidikan DIV, S1, S2, dan S3

11 Sistem Seleksi Tertulis Seleksi secara tertulis dengan Lembar Jawab Komputer (LJK) 1) Gunakan hanya PENSIL 2b ASLI 2) Hitamkan lingkaran secara penuh 3) Haruslah sangat berhati-hati dalam mengisi NAMA dan NOMOR PESERTA 4) Pastikan pensil tidak terlalu runcing dan tidak terlalu tumpul 5) Pastikan penghapus anda bersih dan terbuat dari karet yang berkualitas 6) Gunakan penggaris untuk mencegah terjadinya salah coret 7) Pastikan tangan anda bersih dan kering

12 Pengolahan dan Penentuan hasil Test TKD dan TKB 1)Pengolahan LJK hasil test TKD dilakukan oleh Panitia Seleksi Nasional dibantu Konsorsium PTN 2)Penentuan hasil seleksi : a)penentuan kelulusan dengan nilai ambang batas tertentu (Passing Grade) b)pengumuman hasil test kompetensi dasar dan tes kompetensi bidang oleh MenPANRB

13 Alokasi Formasi Tenaga Honorer Dialokasikan pada tahun 2013 Apabila jumlah yang memenuhi passing grade kurang dari jumlah PNS yang pensiun Dialokasikan pada tahun 2013 dan 2014 Apabila jumlah yang memenuhi passsing grade lebih besar dari jumlah PNS yang pensiun, alokasi didahulukan yang usia lebih tua Memperhatikan prosentase belaja pegawai dalam APBD

14 Waktu dan Tempat Pelaksanaan Info Terakhir - Berdasarkan Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Seleksi CPNS Pelamar CPNS Pelamar Umum dan Tenaga Honorer Kategori II di Kementrian PAN & RB, Kepastian waktu dan tempat pelaksanaan test akan diumumkan kemudian rencana Pelaksanaan Seleksi Tenaga Honorer Kategori II akan dilaksanakan pada tanggal 29 September 2013 bersamaan dengan Seleksi CPNS dari Pelamar Umum tahun 2013 Untuk tempat pelaksanaan test direncanakan di SMP N 1 Bantul dan SMA N 2 Bantul

15 terima kasih Persiapkan segala sesuatunya dengan sebaik-baiknya. SEMOGA SUKSES Bidang Pengadaan dan Pengembangan BKD Kabupaten Bantul

7/18/2013 B K N. Rakor Pengadaan CPNS 2013 Jakarta, 18 Juli 2013 Deputi Bidang Informasi Kepegawaian BKN. Agenda B K N

7/18/2013 B K N. Rakor Pengadaan CPNS 2013 Jakarta, 18 Juli 2013 Deputi Bidang Informasi Kepegawaian BKN. Agenda B K N Rakor Pengadaan CPNS 2013 Jakarta, 18 Juli 2013 Deputi Bidang Informasi Kepegawaian BKN Agenda 1 DASAR HUKUM 1. PP NO. 48 Tahun 2005 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil

Lebih terperinci

REFORMASI SISTEM PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL. Kedeputian SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi

REFORMASI SISTEM PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL. Kedeputian SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi REFORMASI SISTEM PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL Kedeputian SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi 7 Program Reformasi Birokrasi Bidang SDM Aparatur 1. Penataan

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 56 TAHUN 2012 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 48 TAHUN 2005 TENTANG PENGANGKATAN TENAGA HONORER MENJADI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL

Lebih terperinci

ARAH KEBIJAKAN FORMASI DAN PENGADAAN CPNS TA 2013

ARAH KEBIJAKAN FORMASI DAN PENGADAAN CPNS TA 2013 ARAH KEBIJAKAN FORMASI DAN PENGADAAN CPNS TA 2013 Kedeputian SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi 7 Program RB Bidang SDM Aparatur 1. Penataan Jumlah, Distribusi

Lebih terperinci

Rencana Kegiatan (Time Table) Pelaksanaan Seleksi

Rencana Kegiatan (Time Table) Pelaksanaan Seleksi Rencana Kegiatan (Time Table) Pelaksanaan Seleksi Tenaga Honorer Kategori II (K.II) Tahapan dan Jadwal Pelaksanaan Seleksi TH Kategori II (Tentatif) 1 menerima daftar nama tenaga honorer Kategori 2 sesuai

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, SALINAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 56 TAHUN 2012 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 48 TAHUN 2005 TENTANG PENGANGKATAN TENAGA HONORER MENJADI CALON PEGAWAI NEGERI

Lebih terperinci

9 Program Percepatan dan Penajaman Reformasi Birokrasi menuju birokrasi yang bersih dan melayani

9 Program Percepatan dan Penajaman Reformasi Birokrasi menuju birokrasi yang bersih dan melayani PELAKSANAAN PENGADAAN CPNS TAHUN 2014 KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI YOGYAKARTA, 20 DESEMBER 2013 9 Program Percepatan dan Penajaman Reformasi Birokrasi menuju birokrasi

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.1169, 2014 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENPAN RB. CPNS. Formasi. & Pengadaan. Tambahan Alokasi. PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR

Lebih terperinci

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFRORMASI BIROKRASI PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFRORMASI BIROKRASI PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFRORMASI BIROKRASI PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI NOMOR 197 TAHUN 2012 TENTANG KEBIJAKAN PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI

Lebih terperinci

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR 17 TAHUN 2014

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR 17 TAHUN 2014 SALINANAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2014

Lebih terperinci

PERATURAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR 9 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL

PERATURAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR 9 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA PERATURAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR 9 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN

Lebih terperinci

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA. SURAT EDARAN Nomor : SE/10/M.PAN-RB/08/2013

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA. SURAT EDARAN Nomor : SE/10/M.PAN-RB/08/2013 Yth. 1. Pejabat Pembina Kepegawaian Pusat; 2. Pejabat Pembina Kepegawaian Daerah. di Tempat MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA SURAT EDARAN Nomor : SE/10/M.PAN-RB/08/2013

Lebih terperinci

Nomor : B/ 1110/M.PAN/6/2005 Jakarta, 9 Juni 2005 Sifat : Amat segera Perihal : Kebijakan Umum Pengadaan Pegawai Negeri Sipil Tahun Anggaran 2005.

Nomor : B/ 1110/M.PAN/6/2005 Jakarta, 9 Juni 2005 Sifat : Amat segera Perihal : Kebijakan Umum Pengadaan Pegawai Negeri Sipil Tahun Anggaran 2005. Nomor : B/ 1110/M.PAN/6/2005 Jakarta, 9 Juni 2005 Sifat : Amat segera Perihal : Kebijakan Umum Pengadaan Pegawai Negeri Sipil Tahun Anggaran 2005. Kepada Yth. 1. Para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu;

Lebih terperinci

PEDOMAN PELAKSANAAN PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DARI TENAGA HONORER

PEDOMAN PELAKSANAAN PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DARI TENAGA HONORER 2012, No.781 6 LAMPIRAN I PERATURAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR 9 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL PEDOMAN PELAKSANAAN PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI SAMBUTAN PADA RAPAT KOORDINASI KEBIJAKAN PROGRAM SDM APARATUR

KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI SAMBUTAN PADA RAPAT KOORDINASI KEBIJAKAN PROGRAM SDM APARATUR KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI SAMBUTAN PADA RAPAT KOORDINASI KEBIJAKAN PROGRAM SDM APARATUR Jakarta, 27 Februari 2014 Assalamu alaikum Wr. Wb. Selamat pagi dan salam

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.413, 2014 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMEN BUMN. Pengadaan CPNS. Pelaksanaan. Pedoman. PERATURAN MENTERI BADAN USAHA MILIK NEGARA NOMOR PER-03/MBU/2014 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PENGADAAN CALON

Lebih terperinci

2013, No

2013, No 2013, No.1305 6 LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2013 TENTANG KEBIJAKAN TAMBAHAN ALOKASI FORMASI DAN PENGADAAN CALON PEGAWAI

Lebih terperinci

2016, No Pegawai Negeri Sipil Dari Pelamar Umum Tahun 2016; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lem

2016, No Pegawai Negeri Sipil Dari Pelamar Umum Tahun 2016; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lem BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.1155, 2016 KEMENPAN-RB. PNS. CPNS. Penetapan Kebutuhan. Pelaksanaan Seleksi. Tahun 2016. PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK

Lebih terperinci

2017, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 6,

2017, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 6, No.905, 2017 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENPAN-RB. CPNS 2017. Kriteria Penetapan Kebutuhan dan Seleksi. PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Telepon Laman

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Telepon Laman KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270 Telepon 021 5711144 Laman www.kemdikbud.go.id PENGUMUMAN NOMOR : 106760/A4/KP/2014 TENTANG SELEKSI PENERIMAAN CALON

Lebih terperinci

SISTEM REKRUTMEN DAN SELEKSI

SISTEM REKRUTMEN DAN SELEKSI Pengalaman Empirik Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2013 dengan Sistem CAT dan LJK Disampaikan Oleh : Drs. ABIMANYU PONCO ATMOJO I. MM Sekretaris BKD Provinsi Jawa Timur pada saat : Rakor Pengembangan Sistem

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Pegawai Negeri Sipil, menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia Pegawai berarti

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Pegawai Negeri Sipil, menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia Pegawai berarti BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Pengertian Pegawai Negeri Sipil Pegawai Negeri Sipil, menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia Pegawai berarti orang yang bekerja pada pemerintahan (perusahaan dan sebagainya) sedangkan

Lebih terperinci

SELEKSI PENERIMAAN CPNSD DARI PELAMAR UMUM KABUPATEN MUSI RAWAS TAHUN 2013 DENGAN METODE COMPUTER ASSISTED TEST

SELEKSI PENERIMAAN CPNSD DARI PELAMAR UMUM KABUPATEN MUSI RAWAS TAHUN 2013 DENGAN METODE COMPUTER ASSISTED TEST Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan SELEKSI PENERIMAAN CPNSD DARI PELAMAR UMUM KABUPATEN MUSI RAWAS TAHUN 2013 DENGAN METODE COMPUTER ASSISTED TEST OLEH : DRS. H. BADARUDIN, MM Yogjakarta,

Lebih terperinci

PENGUMUMAN PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KOPERTIS WILAYAH II. Tahun 2014

PENGUMUMAN PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KOPERTIS WILAYAH II. Tahun 2014 PENGUMUMAN PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KOPERTIS WILAYAH II Tahun 2014 INFORMASI UMUM Pendaftaran dibuka bagi pelamar umum untuk mengisi kebutuhan tenaga sebagai berikut ( Program Studi yang dibutuhkan

Lebih terperinci

Panduan Mengikuti Seleksi CPNS Kabupaten Musi Rawas Dengan Metode Computer Asisted Test. Kabupaten Musi Rawas

Panduan Mengikuti Seleksi CPNS Kabupaten Musi Rawas Dengan Metode Computer Asisted Test. Kabupaten Musi Rawas BADAN KEPEGAWAIAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN Kabupaten Musi Rawas Panduan Mengikuti Seleksi CPNS Kabupaten Musi Rawas Dengan Metode Computer Asisted Test B A D A N K E P E G A W A I A N P E N D I D I K A

Lebih terperinci

Summary Pengadaan PNS

Summary Pengadaan PNS 5 Summary Pengadaan PNS A. PENDAHULUAN Dengan diberlakukannya Undang Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara, telah membawa perubahan dalam pelaksanaan manajemen Pegawai Negeri Sipil. Instansi

Lebih terperinci

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR 24 TAHUN 2013

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR 24 TAHUN 2013 1 MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2013 TENTANG

Lebih terperinci

GUBERNUR JAWA TENGAH

GUBERNUR JAWA TENGAH GUBERNUR JAWA TENGAH P E N G U M U M A N NOMOR : 823.2/1253/2013 TENTANG PROMOSI JABATAN STRUKTURAL SECARA TERBUKA DI LINGKUNGAN PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH I. DASAR NORMATIF 1. Undang-Undang Nomor

Lebih terperinci

PENJELASAN ATAS PERTANYAAN BAPAK AHMAD SAMSUDIN TENAGA HONORER DARI KENDAL, JAWA TENGAH Tanggal 23 April 2010

PENJELASAN ATAS PERTANYAAN BAPAK AHMAD SAMSUDIN TENAGA HONORER DARI KENDAL, JAWA TENGAH Tanggal 23 April 2010 PENJELASAN ATAS PERTANYAAN BAPAK AHMAD SAMSUDIN TENAGA HONORER DARI KENDAL, JAWA TENGAH Tanggal 23 April 2010 Bapak Ahmad dan teman-teman tenaga honorer di Kendal yang terhormat, Terima kasih atas informasi

Lebih terperinci

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA PERATURAN NOMOR 35 TAHUN 2013 TENTANG NILAI AMBANG BATAS TES KOMPETENSI DASAR SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DARI PELAMAR UMUM TAHUN 2013 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pendahuluan berisi tentang latar belakang masalah, perumusan masalah,

BAB I PENDAHULUAN. Pendahuluan berisi tentang latar belakang masalah, perumusan masalah, 1 BAB I PENDAHULUAN Pendahuluan berisi tentang latar belakang masalah, perumusan masalah, pembatasan masalah, tujuan dan manfaat penulisan tugas akhir, dan sistematika penulisan tugas akhir. 1.1 Latar

Lebih terperinci

KEPUTUSAN KETUA PANITIA PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL BADAN PUSAT STATISTIK TAHUN ANGGARAN 2013 NOMOR 006/PPCPNS/BPS/III/TAHUN 2014 TENTANG

KEPUTUSAN KETUA PANITIA PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL BADAN PUSAT STATISTIK TAHUN ANGGARAN 2013 NOMOR 006/PPCPNS/BPS/III/TAHUN 2014 TENTANG BADAN PUSAT STATISTIK KEPUTUSAN KETUA PANITIA PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL BADAN PUSAT STATISTIK TAHUN ANGGARAN 2013 NOMOR 006/PPCPNS/BPS/III/TAHUN 2014 TENTANG PESERTA SELEKSI YANG DINYATAKAN

Lebih terperinci

Informasi Pendaftaran dan Jadwal Penerimaan CPNS Tahun 2014

Informasi Pendaftaran dan Jadwal Penerimaan CPNS Tahun 2014 Info lapangan kerja 2014 Ratusan lowongan Kerja tersedia, CPNS n LOKER Beranda Informasi Pendaftaran dan Jadwal Penerimaan CPNS Tahun 2014 CPNS 2014: Pembukaan Penerimaan Pendaftaran CPNS 2014 akan dilaksanakan

Lebih terperinci

KEPUTUSAN KETUA PANITIA PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL BADAN PUSAT STATISTIK TAHUN ANGGARAN 2013 NOMOR 004/PPCPNS/BPS/I/TAHUN 2014 TENTANG

KEPUTUSAN KETUA PANITIA PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL BADAN PUSAT STATISTIK TAHUN ANGGARAN 2013 NOMOR 004/PPCPNS/BPS/I/TAHUN 2014 TENTANG BADAN PUSAT STATISTIK KEPUTUSAN KETUA PANITIA PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL BADAN PUSAT STATISTIK TAHUN ANGGARAN 2013 NOMOR 004/PPCPNS/BPS/I/TAHUN 2014 TENTANG PESERTA SELEKSI YANG DINYATAKAN LULUS

Lebih terperinci

P E N G U M U M A N NOMOR : 810/ 1943 / /2014

P E N G U M U M A N NOMOR : 810/ 1943 / /2014 PEMERINTAH KOTA MOJOKERTO SEKRETARIAT DAERAH Jalan Gajah Mada Nomor 145 Telp. (0321) 321746 321750 MOJOKERTO ( 61314 ) P E N G U M U M A N NOMOR : 810/ 1943 /417.404/2014 PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI

Lebih terperinci

https://panselnas.menpan.go.id/index.php/2-uncategorised/121-bpk?tmp...

https://panselnas.menpan.go.id/index.php/2-uncategorised/121-bpk?tmp... BPK https://panselnas.menpan.go.id/index.php/2-uncategorised/121-bpk?tmp... 1 of 2 19/08/2014 0:48 Cetak RINCIAN FORMASI ASN DARI PELAMAR UMUM BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA TAHUN ANGGARAN

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pegawai merupakan sumber daya manusia yang sangat penting dalam suatu

BAB I PENDAHULUAN. Pegawai merupakan sumber daya manusia yang sangat penting dalam suatu BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pegawai merupakan sumber daya manusia yang sangat penting dalam suatu organisasi publik. Pegawai yang memiliki kinerja baik, disiplin, serta memenuhi standar

Lebih terperinci

TENTANG BUPATI BANYUWANGI

TENTANG BUPATI BANYUWANGI BUPATI BANYUWANGI SALINAN KEPUTUSAN BUPATI BANYUWANGI NOMOR: 188/ 696 /KEP/429.011/2013 TENTANG TIM PELAKSANA PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DARI TENAGA HONORER KATEGORI II KABUPATEN BANYUWANGI TAHUN

Lebih terperinci

Konsepsi Rekruitmen Calon Pegawai ASN (CP ASN)

Konsepsi Rekruitmen Calon Pegawai ASN (CP ASN) Konsepsi Rekruitmen Calon Pegawai ASN (CP ASN) Oleh : Dr. Ir. SETIAWAN WANGSAATMAJA, Dipl., S.E. M. Eng. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi OUTLINE 1. LATAR BELAKANG 2. KEBIJAKAN

Lebih terperinci

-1- LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA PERATURAN KEPALA LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH

-1- LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA PERATURAN KEPALA LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH -1- LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA PERATURAN KEPALA LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH NOMOR 13 TAHUN 2014 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PENGADAAN

Lebih terperinci

RENCANA AKSI REFORMASI BIROKRASI BIDANG SDM APARATUR

RENCANA AKSI REFORMASI BIROKRASI BIDANG SDM APARATUR integeritas, profesional, akuntabel RENCANA AKSI REFORMASI BIROKRASI BIDANG SDM APARATUR KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI 2013 Created by aba subagja 1. Peraturan Presiden

Lebih terperinci

P E N G U M U M A N NOMOR : KP A.730 PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN KESEHATAN TAHUN 2012

P E N G U M U M A N NOMOR : KP A.730 PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN KESEHATAN TAHUN 2012 P E N G U M U M A N NOMOR : KP.01.02.1.1.A.730 PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN KESEHATAN TAHUN 2012 Kementerian Kesehatan RI membuka kesempatan bagi Warga Negara Indonesia lulusan D-III/D-IV/S1/S2

Lebih terperinci

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA SALINAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2016 TENTANG

Lebih terperinci

SURAT PERNYATAAN. N a m a :... No. Peserta :... NUPTK :... Mapel :... Instansi :... Alamat :... No. HP. :...

SURAT PERNYATAAN. N a m a :... No. Peserta :... NUPTK :... Mapel :... Instansi :... Alamat :... No. HP. :... PANITIA SERTIFIKASI GURU RAYON 102 UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Jln. Willem Iskandar Pasar V Medan Estate Medan 20221 Telp. 061-6613365, Telp/Fax. (061) 6614002 website: http://plpg.unimed.ac.id, e-mail: mansyah.sihombing@gmail.com

Lebih terperinci

WALIKOTA PEKANBARU. A. Nama Jabatan dan Kualifikasi Pendidikan NAMA JABATAN KUALIFIKASI PENDIDIKAN / JURUSAN FORMASI

WALIKOTA PEKANBARU. A. Nama Jabatan dan Kualifikasi Pendidikan NAMA JABATAN KUALIFIKASI PENDIDIKAN / JURUSAN FORMASI WALIKOTA PEKANBARU PENGUMUMAN NOMOR : 800/BKD/2013/998 TENTANG PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL (CPNS) DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA PEKANBARU TAHUN ANGGARAN 2013 Mempedomani Peraturan Pemerintah

Lebih terperinci

Politik, Universitas Mulawarman.

Politik, Universitas Mulawarman. ejournal Ilmu Pemerintahan, 2014, 2 (2): 2359-2371 ISSN 2338-3651, ejournal.ip.fisip.unmul.ac.id Copyright 2014 UPAYA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH DALAM PROSES PENGANGKATAN TENAGA HONORER MENJADI PEGAWAI NEGERI

Lebih terperinci

Bandung, 16 Sept Aris Windiyanto Kepala Pusat Penilaian Kompetensi ASN Badan Kepegawaian Negara

Bandung, 16 Sept Aris Windiyanto Kepala Pusat Penilaian Kompetensi ASN Badan Kepegawaian Negara Bandung, 16 Sept 2015 Aris Windiyanto Kepala Pusat Penilaian Kompetensi ASN Badan Kepegawaian Negara Dasar Hukum Manajemen Aparatur Sipil Negara: UU No. 5 Tahun 2015 tentang Aparatur Sipil Negara Peraturan

Lebih terperinci

PEMERINTAH KOTA MANADO BADAN KEPEGAWAIAN DAN DIKLAT Jalan Balai Kota Nomor 1 Manado Website :

PEMERINTAH KOTA MANADO BADAN KEPEGAWAIAN DAN DIKLAT Jalan Balai Kota Nomor 1 Manado Website : PEMERINTAH KOTA MANADO BADAN KEPEGAWAIAN DAN DIKLAT Jalan Balai Kota Nomor 1 Manado 95124 Website : email : bkdkotamanado@yahoo.com TELAAHAN STAF Kepada : Kepala Badan Kepegawaian Dan Diklat Kota Manado

Lebih terperinci

Warga Negara Indonesia yang memiliki kualiikasi pendidikan (jenjang dan jurusan) sesuai dengan formasi yang dibutuhkan;

Warga Negara Indonesia yang memiliki kualiikasi pendidikan (jenjang dan jurusan) sesuai dengan formasi yang dibutuhkan; 1. PERSYARATAN PENDAFTARAN Kementerian/Lembaga non Kementerian, Pemerintah Daerah Propinsi/Kabupaten/Kota tertentu, membuka kesempatan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2014 untuk mengisi

Lebih terperinci

POKOK-POKOK KEBIJAKAN PEMBANGUNAN SDM APARATUR MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI

POKOK-POKOK KEBIJAKAN PEMBANGUNAN SDM APARATUR MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI POKOK-POKOK KEBIJAKAN PEMBANGUNAN SDM APARATUR MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI I. PENDAHULUAN 1. Langkah pertama kebijakan pemerintah untuk mempercepat pelaksanaan

Lebih terperinci

BUKU PEDOMAN. Pelaksanaan Ujian Kenaikan Pangkat Penyesuaian Ijazah Di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur

BUKU PEDOMAN. Pelaksanaan Ujian Kenaikan Pangkat Penyesuaian Ijazah Di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur Pelaksanaan Ujian Kenaikan Pangkat Penyesuaian Ijazah Di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur Disusun berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 18 Tahun 2015 tentang Kenaikan Pangkat Penyesuaian

Lebih terperinci

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH Jl. Jemur Andayani I No. 1 Telp. (031) Fax. (031)

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH Jl. Jemur Andayani I No. 1 Telp. (031) Fax. (031) PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH Jl. Jemur Andayani I No. 1 Telp. (031) 8477551 Fax. (031) 8477404 S U R A B A Y A 6 0 2 3 6 KEPUTUSAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI JAWA

Lebih terperinci

LAMPIRAN KEPUTUSAN KEPALA BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN RI NOMOR : KP

LAMPIRAN KEPUTUSAN KEPALA BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN RI NOMOR : KP LAMPIRAN KEPUTUSAN KEPALA BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN RI NOMOR : KP.00.02.242.7017 TANGGAL 10 SEPTEMBER 2008 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL BADAN PENGAWAS OBAT DAN

Lebih terperinci

2. Penyelesaian Tenaga Honorer K-1 3. Penyelesaian Tenaga Honorer K Pengadaan CPNS Formasi Khusus

2. Penyelesaian Tenaga Honorer K-1 3. Penyelesaian Tenaga Honorer K Pengadaan CPNS Formasi Khusus BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA PENGADAAN CPNS 2013 1. Tambahan Formasi CPNS Th. 2013. 2. Penyelesaian Tenaga Honorer K-1 3. Penyelesaian Tenaga Honorer K-2. 4. Pengadaan CPNS Formasi Umum. 5. Pengadaan CPNS

Lebih terperinci

Walikota Tasikmalaya

Walikota Tasikmalaya Walikota Tasikmalaya P E N G U M U M A N Nomor : 813/ 1471 BKD/2014 Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara d a n R e f o r m a s i B i r o k r a s i Republik Indonesia Nomor : 588

Lebih terperinci

JURNAL PENGANGKATAN TENAGA HONORER KATEGORI II DI KABUPATEN BANTUL MENJADI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL MENURUT PERATURAN PEMERINTAH

JURNAL PENGANGKATAN TENAGA HONORER KATEGORI II DI KABUPATEN BANTUL MENJADI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL MENURUT PERATURAN PEMERINTAH JURNAL PENGANGKATAN TENAGA HONORER KATEGORI II DI KABUPATEN BANTUL MENJADI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL MENURUT PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 48 TAHUN 2005 TENTANG PENGANGKATAN TENAGA HONORER

Lebih terperinci

RANCANGAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR... TAHUN MANAJEMEN PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA

RANCANGAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR... TAHUN MANAJEMEN PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA RANCANGAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR... TAHUN MANAJEMEN PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk

Lebih terperinci

LAPORAN KETERANGAN PERTANGGUNGJAWABAN (LKPJ) BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH BAB IV. PENYELENGGARAAN URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH

LAPORAN KETERANGAN PERTANGGUNGJAWABAN (LKPJ) BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH BAB IV. PENYELENGGARAAN URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH FORM L-4 LAPORAN KETERANGAN PERTANGGUNGJAWABAN (LKPJ) BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH BAB IV. PENYELENGGARAAN URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH A. Urusan Wajib Yang Dilaksanakan A.20. Otonomi daerah,

Lebih terperinci

KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA PENGUMUMAN NOMOR : PENG- 01/P.CPNS/M.EKON/08/2014 TENTANG

KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA PENGUMUMAN NOMOR : PENG- 01/P.CPNS/M.EKON/08/2014 TENTANG KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA PENGUMUMAN NOMOR : PENG- 01/P.CPNS/M.EKON/08/2014 TENTANG PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 34/PERMEN-KP/2013 TENTANG

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 34/PERMEN-KP/2013 TENTANG PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 34/PERMEN-KP/2013 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN DENGAN

Lebih terperinci

Proses pengadaan Calon Penegawai Negeri Sipil (CPNS) meliputi:

Proses pengadaan Calon Penegawai Negeri Sipil (CPNS) meliputi: Sistem Pengelolaan Sumber Daya Manusia Sistem pengelolaan sumber daya manusia yang meliputi perencanaan seleksi/perekrutan, penempatan, pengembangan, retensi, dan pemberhentian dosen dan tenaga kependidikan

Lebih terperinci

PENGUMUMAN PENERIMAAN CPNS BADAN INTELIJEN NEGARA (BIN)

PENGUMUMAN PENERIMAAN CPNS BADAN INTELIJEN NEGARA (BIN) PENGUMUMAN PENERIMAAN CPNS BADAN INTELIJEN NEGARA (BIN) 1. Berdasarkan Keputusan Menteri PAN & RB Nomor : 181 Tahun 2013 tentang Formasi Pegawai Negeri Sipil Badan Intelijen Negara Tahun Anggaran 2013,

Lebih terperinci

PEMERINTAH KOTA MOJOKERTO SEKRETARIAT DAERAH Jalan Gajah Mada Nomor 145 Telp. (0321) MOJOKERTO ( )

PEMERINTAH KOTA MOJOKERTO SEKRETARIAT DAERAH Jalan Gajah Mada Nomor 145 Telp. (0321) MOJOKERTO ( ) PEMERINTAH KOTA MOJOKERTO SEKRETARIAT DAERAH Jalan Gajah Mada Nomor Telp. (0) 0 MOJOKERTO ( ) PENGUMUMAN MOR 8/0/.0/0 DAFTAR PELAMAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL PEMERINTAH KOTA MOJOKERTO TAHUN 0 DARI PELAMAR

Lebih terperinci

PENGUMUMAN. Nomor : Peng/ 01 /VI/SU/KP.02.00/2017/BNN

PENGUMUMAN. Nomor : Peng/ 01 /VI/SU/KP.02.00/2017/BNN BADAN NARKOTIKA NASIONAL REPUBLIK INDONESIA PENGUMUMAN Nomor : Peng/ 01 /VI/SU/KP.02.00/2017/BNN TENTANG REDISTRIBUSI PEGAWAI NEGERI SIPIL DAN PENGISIAN JABATAN DI LINGKUNGAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL TAHUN

Lebih terperinci

PEMERINTAH PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

PEMERINTAH PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PEMERINTAH PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA RUMAH SAKIT JIWA GRHASIA Jl. Kaliurang Km. 17, Yogyakarta 55582 Telp. (0274) 895143, 895297 Fax : (0274) 895142, Website : http: www.grhasia.jogjaprov.go.id,

Lebih terperinci

KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA PENGUMUMAN NOMOR : PENG- 01/P.CPNS/M.EKON/09/2013 TENTANG

KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA PENGUMUMAN NOMOR : PENG- 01/P.CPNS/M.EKON/09/2013 TENTANG KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA PENGUMUMAN NOMOR : PENG- 0/P.CPNS/M.EKON/09/203 TENTANG PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN

Lebih terperinci

PENATAAN SISTEM MANAJEMEN SDM APARATUR DALAM RANGKA REFORMASI BIROKRASI BIRO KEPEGAWAIAN

PENATAAN SISTEM MANAJEMEN SDM APARATUR DALAM RANGKA REFORMASI BIROKRASI BIRO KEPEGAWAIAN PENATAAN SISTEM MANAJEMEN SDM APARATUR DALAM RANGKA REFORMASI BIROKRASI BIRO KEPEGAWAIAN SEKRETARIAT JENDERAL KEMENTERIAN KESEHATAN OKTOBER 2012 1. Krisis ekonomi Tahun 1997 berkembang menjadi krisis multidimensi.

Lebih terperinci

REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/ BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL

REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/ BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/ BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL PETUNJUK PELAKSANAAN NOMOR 5 /JUKLAK/SESMEN/12/2014 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN SELEKSI CALON PEGAWAI

Lebih terperinci

PERATURAN GUBERNUR BANTEN NOMOR 23 TAHUN 2014 TENTANG TATA CARA PENGISIAN JABATAN PIMPINAN TINGGI MADYA PROVINSI BANTEN

PERATURAN GUBERNUR BANTEN NOMOR 23 TAHUN 2014 TENTANG TATA CARA PENGISIAN JABATAN PIMPINAN TINGGI MADYA PROVINSI BANTEN PERATURAN GUBERNUR BANTEN NOMOR 23 TAHUN 2014 TENTANG TATA CARA PENGISIAN JABATAN PIMPINAN TINGGI MADYA PROVINSI BANTEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BANTEN, Menimbang : a. bahwa untuk melaksanakan

Lebih terperinci

PENGUMUMAN Nomor : 813/Kep.4749-BKPP/2014

PENGUMUMAN Nomor : 813/Kep.4749-BKPP/2014 PEMERINTAH KOTA TANGERANG SELATAN SEKRETARIAT DAERAH Jl. Raya Siliwangi No.1 Pamulang Kota Tangerang Selatan Telp. (021) 747 18001 Fax. (021) 747 18008 PENGUMUMAN Nomor : 813/Kep.4749-BKPP/2014 TENTANG

Lebih terperinci

GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NOMOR 18 TAHUN 2013 TENTANG

GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NOMOR 18 TAHUN 2013 TENTANG GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NOMOR 18 TAHUN 2013 TENTANG PEDOMAN TEKNIS PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN WALIKOTA SEMARANG NOMOR 13 TAHUN 2017 TENTANG

PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN WALIKOTA SEMARANG NOMOR 13 TAHUN 2017 TENTANG PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN WALIKOTA SEMARANG NOMOR 13 TAHUN 2017 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN WALIKOTA SEMARANG NOMOR 57A TAHUN 2016 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN PENGADAAN PEGAWAI NON APARATUR

Lebih terperinci

PENGUMUMAN Nomor : 810/4844/2013. Tentang PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DARI PELAMAR UMUM PEMERINTAH KOTA SURAKARTA FORMASI TAHUN 2013

PENGUMUMAN Nomor : 810/4844/2013. Tentang PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DARI PELAMAR UMUM PEMERINTAH KOTA SURAKARTA FORMASI TAHUN 2013 DASAR : WALIKOTA SURAKARTA PENGUMUMAN Nomor : 810/4844/2013 Tentang PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DARI PELAMAR UMUM PEMERINTAH KOTA SURAKARTA FORMASI TAHUN 2013 1. Undang-undang nomor 8 tahun 1974

Lebih terperinci

PROGRAM PENATAAN SDM APARATUR. Oleh : DEPUTI SDM APARATUR Dalam Sosialisasi Reformasi Birokrasi Pemerintah Daerah Tanggal, 24 April

PROGRAM PENATAAN SDM APARATUR. Oleh : DEPUTI SDM APARATUR Dalam Sosialisasi Reformasi Birokrasi Pemerintah Daerah Tanggal, 24 April PROGRAM PENATAAN SDM APARATUR Oleh : DEPUTI SDM APARATUR Dalam Sosialisasi Reformasi Birokrasi Pemerintah Daerah Tanggal, 24 April 2012 1 AGENDA 1.PROGRAM PERCEPATAN REFORMASI BIROKRASI BIDANG SDM APARATUR

Lebih terperinci

WALIKOTA DEPOK Jl. Margonda Raya No. 54 Telp. (021) Ext. 407 Depok Website :

WALIKOTA DEPOK Jl. Margonda Raya No. 54 Telp. (021) Ext. 407 Depok Website : WALIKOTA DEPOK Jl. Margonda Raya No. 54 Telp. (021) 7773610 Ext. 407 Depok-16431 Website : www.depok.go.id P E N G U M U M A N Nomor : 800 / 2886 - BKD Berdasarkan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur

Lebih terperinci

NOMOR: ^3/M.KOMINFO/KP.03.01/09/2013

NOMOR: ^3/M.KOMINFO/KP.03.01/09/2013 MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA PENGUMUMAN NOMOR: ^3/M.KOMINFO/KP.03.01/09/2013 TENTANG PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA TAHUN ANGGARAN

Lebih terperinci

GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 55 TAHUN 2013 TENTANG

GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 55 TAHUN 2013 TENTANG ` GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 55 TAHUN 2013 TENTANG TATA CARA PENGADAAN, PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN PEGAWAI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH NON PEGAWAI NEGERI SIPIL TIDAK TETAP

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Budaya birokrasi antara satu daerah dengan daerah lainnya memiliki

I. PENDAHULUAN. Budaya birokrasi antara satu daerah dengan daerah lainnya memiliki 1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Budaya birokrasi antara satu daerah dengan daerah lainnya memiliki lingkungan dan kronologi yang berbeda-beda, adanya pengaruh budaya tradisional kerajaan pada

Lebih terperinci

Kabag Kepegawaian Rektor Pengumuman. Staf. 5. Menerima berkas lamaran Staf Kabag. Kepegawaian

Kabag Kepegawaian Rektor Pengumuman. Staf. 5. Menerima berkas lamaran Staf Kabag. Kepegawaian Halaman 1/5 Tujuan Prosedur ini ditetapkan dari keseluruhan aturan proses yang dibuat untuk Ruang Lingkup Mendistribusi, mengumumkan, memverifikasi, ujian, mengusulkan SK Refferensi - Definisi/Penjelasan

Lebih terperinci

PEDOMAN SISTEM SELEKSI, PEREKRUTAN, PENEMPATAN, PENGEMBANGAN, RETENSI, DAN PEMBERHENTIAN DOSEN

PEDOMAN SISTEM SELEKSI, PEREKRUTAN, PENEMPATAN, PENGEMBANGAN, RETENSI, DAN PEMBERHENTIAN DOSEN PEDOMAN SISTEM SELEKSI, PEREKRUTAN, PENEMPATAN, PENGEMBANGAN, RETENSI, DAN PEMBERHENTIAN DOSEN PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS NUSA CENDANA KUPANG - 2012 1 SUMBER

Lebih terperinci

P E N G U M U M A N NOMOR : 810/ 1012/BKD-C TENTANG PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL (CPNS) DAERAH KABUPATEN SAMBAS TAHUN ANGGARAN 2013

P E N G U M U M A N NOMOR : 810/ 1012/BKD-C TENTANG PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL (CPNS) DAERAH KABUPATEN SAMBAS TAHUN ANGGARAN 2013 Senin, 09 September 03 03:56 P E N G U M U M A N NOMOR : 80/ 0/BKD-C TENTANG PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL (CPNS) DAERAH KABUPATEN SAMBAS TAHUN ANGGARAN 03 Berdasarkan Surat Menteri Pendayagunaan

Lebih terperinci

LAPORAN SINGKAT PANJA PENGAWASAN TENAGA HONORER KOMISI II DPR RI

LAPORAN SINGKAT PANJA PENGAWASAN TENAGA HONORER KOMISI II DPR RI TERBATAS (Untuk Kalangan Sendiri) LAPORAN SINGKAT PANJA PENGAWASAN TENAGA HONORER KOMISI II DPR RI (Bidang Pemerintahan Dalam Negeri dan Otonomi Daerah, Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kepemiluan,

Lebih terperinci

SEKRETARIAT DAERAH Jl. Sindoro 2-4 Telp. (0286) Fax. (0286) Kode Pos, W O N O S O B O

SEKRETARIAT DAERAH Jl. Sindoro 2-4 Telp. (0286) Fax. (0286) Kode Pos, W O N O S O B O PEMERINTAH KABUPATEN WONOSOBO SEKRETARIAT DAERAH Jl. Sindoro 2-4 Telp. (0286) 321345 Fax. (0286) 321345 Kode Pos, 56311 W O N O S O B O Nomor Sifat Lampiran Perihal 864/ 0046 /Orpeg Penting 1 (satu ) berkas

Lebih terperinci

MAHKAMAH KONSTITUSI KEPANITERAAN DAN SEKRETARIAT JENDERAL RALAT PENGUMUMAN NOMOR: 1822/KP.01.00/08/2014 TENTANG

MAHKAMAH KONSTITUSI KEPANITERAAN DAN SEKRETARIAT JENDERAL RALAT PENGUMUMAN NOMOR: 1822/KP.01.00/08/2014 TENTANG MAHKAMAH KONSTITUSI KEPANITERAAN DAN SEKRETARIAT JENDERAL Jalan Medan Merdeka Barat No. 6 Jakarta 10110 Kotak Pos 999 Jakarta 10000 Telepon (62-21) 23529000, Faksimile (62-21) 3524261, 3520177 Laman: www.mahkamahkonstitusi.go.id

Lebih terperinci

A. PERSYARATAN PELAMAR. 1 Persyaratan Umum

A. PERSYARATAN PELAMAR. 1 Persyaratan Umum P E N G U M U M A N Nomor : KP.02.02.242.08.14.06597 TENTANG PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DARI PELAMAR UMUM BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN TAHUN ANGGARAN 2014 Badan Pengawas Obat dan Makanan

Lebih terperinci

GRAND DESIGN INTEGRATED REGISTRATION SYSTEM

GRAND DESIGN INTEGRATED REGISTRATION SYSTEM GRAND DESIGN INTEGRATED REGISTRATION SYSTEM Username, password, link inst yg dilamar 2 4 Pendaftar Login di inst yang dilamar, melengkapi pendaftaran, melengkapi dokumen 1 NIK, nama, email, inst yang dilamar

Lebih terperinci

PERATURAN KEPALA BADAN INFORMASI GEOSPASIAL NOMOR 7 TAHUN 2013 TENTANG

PERATURAN KEPALA BADAN INFORMASI GEOSPASIAL NOMOR 7 TAHUN 2013 TENTANG PERATURAN KEPALA BADAN INFORMASI GEOSPASIAL NOMOR 7 TAHUN 2013 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL BADAN INFORMASI GEOSPASIAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PEMUDA DAN OLAHRAGA REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PEMUDA DAN OLAHRAGA REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN MENTERI PEMUDA DAN OLAHRAGA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 0060 TAHUN 2013 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAHRAGA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

BERITA NEGARA. KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI. Rekruitmen. Pegawai Lembaga Penegak Hukum.

BERITA NEGARA. KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI. Rekruitmen. Pegawai Lembaga Penegak Hukum. No.63, 2013 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI. Rekruitmen. Pegawai Lembaga Penegak Hukum. PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA

Lebih terperinci

POM CFM.01 Perencanaan Modal Insani (Penyusunan Kebutuhan Pegawai)

POM CFM.01 Perencanaan Modal Insani (Penyusunan Kebutuhan Pegawai) UNIT KERJA PUSAT BB/ BPOM BIRO UMUM KEMENTERIAN LAIN POM-08.01.CFM.01 Perencanaan Modal Insani (Penyusunan Kebutuhan Pegawai) PENYUSUNAN KEBUTUHAN PEGAWAI Mengirimkan surat untuk menghitung kebutuhan pegawai

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 08 TAHUN 2015 TENTANG

PERATURAN MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 08 TAHUN 2015 TENTANG PERATURAN MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 08 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN PENGISIAN JABATAN PIMPINAN TINGGI SECARA TERBUKA DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN SOSIAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI

Lebih terperinci

PENGUMUMAN PENERIMAAN

PENGUMUMAN PENERIMAAN PENGUMUMAN PENERIMAAN CALON SISWA POLITEKNIK ILMU PEMASYARAKATAN (POLTEKIP) DAN CALON SISWA POLITEKNIK IMIGRASI (POLTEKIM) KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIAREPUBLIK INDONESIA TAHUN 2017 NOMOR:M.HH.DL.02.02-03

Lebih terperinci

MENTERI BADAN USAHA MILIK NEGARA REPUBLIK INDONESIA

MENTERI BADAN USAHA MILIK NEGARA REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN MENTERI BADAN USAHA MILIK NEGARA NOMOR : PER-03/MBU/2014 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

PEMERINTAH KABUPATEN WONOSOBO

PEMERINTAH KABUPATEN WONOSOBO Nomor Sifat Lampiran Perihal PEMERINTAH KABUPATEN WONOSOBO BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH Jl. Soekarno-Hatta 9 Telp. (0286) 321221 Fax. (0286) 321221 Kode Pos, 56311 W O N O S O B O 864/ /BKD/2017 Penting 1

Lebih terperinci

NO. HARI/TANGGAL KECAMATAN SENIN, 28 SEPTEMBER 2015 TEJAKULA -

NO. HARI/TANGGAL KECAMATAN SENIN, 28 SEPTEMBER 2015 TEJAKULA - KEGIATAN SOSIALISASI PERATURAN P NO. HARI/TANGGAL KECAMATAN 1 2 3 1 SENIN, 28 SEPTEMBER 2015 TEJAKULA NO. HARI/TANGGAL KECAMATAN 1 2 3 2 RABU, 30 SEPTEMBER 2015 SAWAN 3 KAMIS, 1 OKTOBER 2015 KUBUTAMBAH

Lebih terperinci

Perencanaan Kebutuhan Pegawai ASN. Formasi ASN Berdasarkan UU No. 5 Tahun 2014

Perencanaan Kebutuhan Pegawai ASN. Formasi ASN Berdasarkan UU No. 5 Tahun 2014 Perencanaan Kebutuhan Pegawai ASN Formasi ASN 2016 Berdasarkan UU No. 5 Tahun 2014 BKD Kabupaten Bantul, 30 Desember 2015 Norma Kebutuhan SDM Aparatur Penyusunan dan Penetapan Setiap Instansi Pemerintah

Lebih terperinci

RPP MANAJEMEN PPPK KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI

RPP MANAJEMEN PPPK KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI RPP MANAJEMEN PPPK KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI @2015 LATAR BELAKANG PENGATURAN MANAJEMEN PPPK 19 Desember 2013 Ditandatangani DPR 15 Januari 2014 Diundangkan dalam

Lebih terperinci

S E K R E T A R I A T J E N D E R A L Gedung Manggala Wanabakti Jalan Gatot Subroto Jakarta 10270, Pos : 6505 Telepon : , Faximile

S E K R E T A R I A T J E N D E R A L Gedung Manggala Wanabakti Jalan Gatot Subroto Jakarta 10270, Pos : 6505 Telepon : , Faximile KEMENTERIAN KEHUTANAN S E K R E T A R I A T J E N D E R A L Gedung Manggala Wanabakti Jalan Gatot Subroto Jakarta 10270, Pos : 6505 Telepon : 5704501-04, Faximile 5738732 P E N G U M U M A N NOMOR : PG.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Bab ini menjelaskan latar belakang yang menggambarkan fenomena yang

BAB I PENDAHULUAN. Bab ini menjelaskan latar belakang yang menggambarkan fenomena yang 1 BAB I PENDAHULUAN Bab ini menjelaskan latar belakang yang menggambarkan fenomena yang terjadi dan dijadikan dasar dalam perumusan masalah penelitian. Dari rumusan masalah penelitian kemudian ditetapkan

Lebih terperinci