MANUAL PROSEDUR SISTEM PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS MURIA KUDUS

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "MANUAL PROSEDUR SISTEM PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS MURIA KUDUS"

Transkripsi

1 MANUAL PROSEDUR SISTEM PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS MURIA KUDUS MP UMK BPM 1 1 Revisi : 1 Tanggal : Dikaji ulang oleh : Pembantu Rektor I Dikendalikan oleh : Badan Penjaminan Mutu Disetujui oleh : Senat Universitas Universitas Muria Kudus, 2011 All Right Reserved Universitas Muria Kudus Revisi ke Tanggal - MANUAL PROSEDUR SISTEM PENJAMINAN MUTU M.P. UMK. BPM. 1.1 Disetujui oleh: Senat Universitas Manual Prosedur Sistem Penjaminan Mutu UMK 1

2 I. IMPLEMENTASI SISTEM PENJAMINAN MUTU AKADEMIK UNIVERSITAS MURIA KUDUS 1. Senat Universitas (SU) merumuskan dan mengesahkan: (a) Kebijakan Akademik dan (b) Standar Akademik tingkat universitas. Dalam merumuskan kedua dokumen ini, SU dapat meminta masukan dari Badan Penjaminan Mutu 2. Badan Penjaminan Mutu menyusun: (a) Manual Mutu Akademik dan (b) Manual Prosedur Sistem Penjaminan Mutu Akademik. Penyusunan dilakukan dengan mengacu pada: Kebijakan Akademik dan Standar Akademik tingkat universitas. 3. Senat Fakultas (SF) merumuskan dan mengesahkan: (a) Kebijakan Akademik dan (b) Standar Akademik. Dalam penyusunan Kebijakan Akademik, Standar Akademik dan Manual Prosedur tingkat Fakultas. SF dapat meminta bantuan teknis kepada Badan Penjaminan Mutu 4. Fakultas menyusun Manual Prosedur tingkat fakultas. Dalam proses penyusunan Manual Prosedur tersebut dapat meminta bantuan teknis kepada Badan Penjaminan Mutu. Manual Prosedur ditetapkan dengan Surat Keputusan Dekan. 5. Lembaga, Unit Pelaksana Teknis dan Biro menyusun manual prosedur dan instruksi kerja sesuai dengan ruang lingkup tugas dan fungsinya. Dalam proses penyusunan manual prosedur dan instruksi kerja Lembaga, Unit Pelaksana Teknis dan Biro dapat meminta bantuan teknis kepada Badan Penjaminan Mutu. Manual Prosedur pada tingkat Lembaga, Unit Pelaksana Teknis dan Biro ditetapkan dengan Surat Keputusan Rektor 6. Program Studi merumuskan Kompetensi Lulusan, Spesifikasi Program Studi, dan Instruksi Kerja. Dalam proses perumusan Kompetensi Lulusan, Spesifikasi Program Studi, dan Instruksi Kerja. Program Studi dapat meminta bantuan teknis kepada Badan Penjaminan Mutu. Kompetensi Lulusan dan Spesifikasi Program Studi tersebut ditetapkan dengan Surat Keputusan Rektor 7. Badan Penjaminan Mutu melaksanakan kegiatan audit mutu akademik pada unit unit pelaksana akademik. 8. Badan Penjaminan Mutu melaporkan hasil audit kepada Rektor. Manual Prosedur Sistem Penjaminan Mutu UMK 2

3 9. Rektor dapat menerbitkan Permintaan Tindakan Koreksi (PTK) kepada unit-unit, yang didasarkan hasil audit. 10. Unit-unit pelaksana akademik melakukan tindakan koreksi sesuai PTK. 11. Ketua Program Studi melakukan evaluasi pembelajaran disetiap akhir semester. 12. Berdasarkan hasil evaluasi pembelajaran disusun rencana pembelajaran berikutnya, dengan menggunakan prinsip PDCA (plan do check action). 13. BPM melakukan penyempurnaan sistem penjaminan mutu akademik di lingkungan UMK Manual Prosedur Sistem Penjaminan Mutu UMK 3

4 II. AUDIT MUTU AKADEMIK INTERNAL UNIVERSITAS MURIA KUDUS A. Penjelasan Umum 1. Definisi a. Audit Mutu Akademik Internal Universitas Muria Kudus (AMAI-UMK) adalah suatu kegiatan penilaian atas mutu akademik yang bersifat independen dan objektif. Kegiatan ini dirancang untuk: 1) Menilai kinerja (kegiatan operasional) akademik di UMK; 2) Menilai kesesuaian antara kinerja dengan standar yang telah ditetapkan; 3) Memberikan rekomendasi untuk perbaikan. b. Sistem Mutu adalah sistem yang mencakup struktur organisasi, tanggungjawab, prosedur, proses dan sumberdaya untuk melaksanakan manajemen mutu. c. Unit Pelaksana Akademik UMK adalah Fakultas, Program Pascasarjana, Program Studi, Bagian, Lembaga, Unit Pelaksana Teknis dan Biro yang bertugas menjalankan fungsi Tridharma Perguruan Tinggi. d. Auditor adalah orang yang mempunyai kualifikasi atau yang diberi wewenang untuk melakukan audit mutu akademik; e. Teraudit (auditee) adalah organisasi yang diaudit meliputi fakultas, program studi, bagian, lembaga, unit pelaksana teknis dan biro f. Bukti Objektif (BO) adalah informasi yang bersifat kualitatif ataupun kuantitatif, catatan ataupun pernyataan tentang fakta mengenai mutu pelayanan, eksistensi dan implementasi elemen-elemen sistem mutu yang didasarkan pada pengamatan, pengukuran dan dapat diverifikasi. g. Hasil audit dikelompokkan ke dalam tiga kategori: 1) Tidak Lengkap (TL) adalah pernyataan tentang temuan selama audit, didasarkan atas bukti objektif yang menunjukkan ketidaklengkapan atau ketidakcukupan yang memerlukan penyempurnaan dalam waktu singkat. 2) Tidak Sesuai (TS) adalah tidak terpenuhinya persyaratan karakteristik mutu atau unsur sistem mutu yang telah ditetapkan. 3) Sesuai (S) adalah pernyataan tentang terpenuhinya persyaratan karakteristik mutu akademik sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan. h. Permintaan Tindakan Koreksi (PTK) adalah surat perintah dari Rektor kepada teraudit untuk menindaklanjuti temuan audit mutu akademik. Manual Prosedur Sistem Penjaminan Mutu UMK 4

5 2. Tujuan dan Alasan Audit a. Tujuan Audit Audit dirancang untuk salah satu atau lebih tujuan berikut: 1) Memeriksa kesesuaian atau ketidaksesuaian unsur-unsur sistem mutu dengan standar yang telah ditentukan; 2) Memeriksa efektifitas pencapaian tujuan mutu yang telah ditentukan. b. Manfaat Audit 1) Memfasilitasi evaluasi kinerja, sistem kontrol dan prosedur penjaminan mutu; 2) Meyakinkan bahwa sebuah institusi memiliki akuntabilitas terhadap mutu dan standar yang telah ditentukan; 3) Meningkatkan kemampuan institusi untuk memprioritaskan lingkup tertentu dan memfasilitasi pengambilan keputusan; 4) Memudahkan institusi untuk memberikan tanggapan lebih baik terhadap persyaratan yang diminta audit mutu eksternal serta untuk menilai mutu; 5) Menyediakan sarana untuk identifikasi cara kerja yang baik untuk disebarluaskan; 6) Menyediakan sarana yang tepat untuk peningkatan dan pengembangan mutu. 3. Etika, Tanggungjawab, Independensi dan Kriteria Auditor Internal Mutu Akademik a. Etika Auditor 1) Tidak mengaudit pekerjaan yang pernah (dalam 2 tahun sebelumnya) atau sedang menjadi tanggungjawabnya; 2) Independen (dalam fakta dan proses pekerjaan); 3) Obyektif dan terbuka 4) Memiliki integritas yang tinggi; 5) Menjaga kerahasiaan 6) Profesional 7) Melaksanakan audit secara bersahabat/kolegial 8) Realistik 9) Bersikap dewasa Manual Prosedur Sistem Penjaminan Mutu UMK 5

6 b. Tanggungjawab Ketua Tim Audit 1) Membuka dan menutup rapat 2) Memilih anggota tim audit 3) Menyiapkan jadwal dan program audit 4) Memimpin audit 5) Membuat keputusan akhir atas temuan audit berupa pendapat hasil audit 6) Menyerahkan laporan audit selambat-lambatnya 1 (satu) bulan setelah pekerjaan lapangan selesai. c. Tanggungjawab Auditor 1) Mengumpulkan dan menganalisis bukti 2) Menyusun kertas kerja pemeriksaan 3) Melakukan konfirmasi baik terhadap internal maupun eksternal 4) Melakukan observasi dan pengujian fisik 5) Bersama dengan Ketua Tim merumuskan hasil audit d. Independensi Auditor Auditor bebas dari bias dan hal-hal yang dapat mempengaruhi objektivitas. Semua orang dan organisasi yang terlibat dalam pengauditan harus menghormati dan mendukung independensi dan integritas auditor. e. Kualifikasi Auditor Mutu Akademik Internal 1) Pendidikan minimum: Auditor minimal berpendidikan Sarjana (S1). 2) Pelatihan: Auditor telah mengikuti pelatihan/kursus Auditor dan atau monevin. 3) Atribut personal: Auditor berpikiran terbuka, memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan, memiliki ketrampilan analitis dan keteguhan hati, memiliki kemampuan untuk memahami pelaksanaan audit yang kompleks, dan memiliki kemampuan untuk memahami peran unit organisasi, dan memiliki kemampuan berkomunikasi. Auditor menerapkan atribut tersebut di atas untuk: a) Mendapatkan dan memeriksa bukti objektif secara wajar b) Melaksanakan audit sesuai dengan program audit c) Mengevaluasi secara konsisten pengaruh pengamatan audit dan interaksi personal selama audit Manual Prosedur Sistem Penjaminan Mutu UMK 6

7 d) Memperlakukan teraudit secara wajar sehingga diperoleh hasil audit terbaik e) Menaruh perhatian penuh dan mendukung proses audit f) Tanggap dalam menghadapi situasi yang sulit g) Mengambil kesimpulan audit yang dapat diterima h) Tetap berpegang pada kesimpulan yang telah dihasilkan. f. Peningkatan Kompetensi Auditor meningkatkan kompetensinya dengan: 1) Memutakhirkan pengetahuannya tentang syarat-syarat, standar sistem mutu, metode dan prosedur audit; 2) Berpartisipasi dalam kursus penyegaran bila diperlukan; 3) Evaluasi secara berkala oleh Ketua Bidang Monevin. g. Kriteria Ketua Tim Audit Ketua Tim Audit ditunjuk oleh Ketua Bidang Monevin dari para auditor yang memenuhi kualifikasi dengan mempertimbangkan kriteria sebagai berikut: 1) Calon sudah berpengalaman sebagai auditor; 2) Calon menunjukkan kemampuan berkomunikasi secara efektif, baik secara lisan maupun tertulis. 4. Pengauditan a. Uraian Tugas dalam Pengauditan 1) Ketua Tim Audit bertugas: a) menentukan keperluan tiap penugasan audit termasuk kualifikasi auditor yang diperlukan; b) merencanakan audit, menyiapkan piranti kerja untuk anggota tim dan mengarahkan tim audit; c) mengkaji ulang dokumen aktivitas mutu akademik yang berlaku untuk menentukan kecukupannya (audit system/desk evaluation); d) membuat jadwal audit yang disepakati oleh teraudit; e) melakukan supervisi terhadap anggota tim audit; f) memberitahukan dengan segera ketidaksesuaian yang berat kepada teraudit; g) melaporkan setiap hambatan yang dihadapi dalam melaksanakan audit kepada Ketua Bidang Monevin. h) melakukan pertemuan akhir dengan teraudit; Manual Prosedur Sistem Penjaminan Mutu UMK 7

8 i) melakukan presentasi hasil audit; j) melaporkan segera hasil-hasil audit dan kesimpulannya secara jelas kepada Ketua Bidang Monevin.. 2) Auditor bertugas: a) mengumpulkan dan menganalisis bukti yang relevan agar dapat menyimpulkan pelaksanaan sistem mutu yang diaudit; b) mempelajari indikasi yang dapat mempengaruhi hasil audit yang mungkin memerlukan pengauditan lebih lanjut; c) menyelesaikan kertas kerja audit; d) menyiapkan laporan bersama dengan Ketua Tim Audit; e) pada saat konsultasi dapat menjawab pertanyaan tentang: - prosedur, dokumen atau informasi lain yang menggambarkan atau mendukung unsur-unsur sistem mutu yang diperlukan, diketahui, tersedia, dipahami dan digunakan oleh teraudit; - semua dokumen dan informasi lain yang digunakan untuk menggambarkan sistem mutu yang memadai untuk mencapai tujuan mutu. 3) Teraudit bertugas: a) menginformasikan kepada penanggung jawab unit organisasi/kegiatan yang akan diaudit tentang tujuan dan lingkup audit; b) menunjuk staf yang bertugas mendampingi tim audit; c) menyediakan data dan sumberdaya yang diperlukan oleh tim audit untuk menjamin keefektifan dan keefisienan proses audit; d) membuka akses ke fasilitas dan bukti yang diminta auditor; e) melakukan kerjasama dengan auditor agar tujuan audit tercapai; f) menentukan dan berinisiatif melaksanakan tindakan koreksi berdasarkan laporan audit. b. Inisiasi Audit 1) Lingkup audit a) Auditor menentukan unsur sistem mutu, lokasi, aktivitas unit organisasi dan waktu audit; b) Auditor menentukan lingkup dan kedalaman audit; Manual Prosedur Sistem Penjaminan Mutu UMK 8

9 c) Auditor menentukan standar atau dokumen sistem mutu yang telah disepakati; 2) Frekuensi audit Audit dilakukan secara berkala setiap akhir semester dan atau atas inisiatif Rektor. 3) Telaah awal sistem mutu teraudit a) Sebagai dasar perencanaan audit, auditor menelaah metode yang ada untuk memenuhi persyaratan sistem mutu teraudit. b) Jika hasil telaah terhadap sistem mutu tidak memenuhi persyaratan, langkah audit selanjutnya tidak diteruskan sampai persyaratan tersebut dipenuhi. c. Persiapan Audit 1) Perencanaan audit Rencana audit disusun Ketua Tim Audit, dikomunikasikan kepada auditor dan teraudit. Rencana audit dirancang secara fleksibel agar dapat diubah berdasarkan informasi yang dikumpulkan selama audit dan memungkinkan penggunaan sumberdaya yang efektif. Rencana audit meliputi: a) Tujuan dan lingkup audit; b) Identifikasi individu yang bertanggung jawab langsung terhadap tujuan dan lingkup audit; c) Identifikasi dokumen acuan yang berlaku, antara lain standar sistem mutu dan manual mutu teraudit; d) Identifikasi anggota tim audit; e) Tanggal dan tempat audit dilakukan; f) Identifikasi unit organisasi teraudit; g) Waktu dan lama audit untuk tiap aktivitas audit; h) Jadwal pertemuan yang diadakan dengan pimpinan teraudit; i) Jadwal penyerahan laporan audit. Jika keberatan terhadap rencana audit, teraudit segera memberitahukan kepada Ketua Tim Audit dan harus diselesaikan sebelum pelaksanaan audit. Manual Prosedur Sistem Penjaminan Mutu UMK 9

10 2) Penugasan tim audit Masing-masing anggota tim audit mengaudit unsur sistem mutu atau bagian fungsional yang telah ditentukan. 3) Dokumen kerja Dokumen kerja yang diperlukan untuk memfasilitasi tugas tim audit adalah: a) Daftar pengecekan yang disiapkan oleh tim audit; b) Borang untuk melaporkan pengamatan audit dan mendokumentasikan bukti pendukung. Dokumen kerja tidak membatasi aktivitas atau tugas audit tambahan yang mungkin diperlukan sebagai akibat informasi yang terkumpul selama audit. Dokumen kerja yang melibatkan informasi rahasia harus dijaga oleh organisasi audit. d. Pelaksanaan Audit 1) Pertemuan pembukaan Tujuan pertemuan pembukaan untuk: a) memperkenalkan anggota tim audit kepada pimpinan teraudit; b) menelaah lingkup dan tujuan audit; c) menyampaikan ringkasan metode dan prosedur yang digunakan dalam melaksanakan audit; d) menegaskan hubungan formal antara tim audit dan teraudit; e) mengkonfirmasikan ketersediaan sumberdaya yang diperlukan; f) mengkonfirmasi jadwal pertemuan-pertemuan dan penutupan audit; g) mengklarifikasi setiap rencana audit yang tidak jelas 2) Pemeriksaan lapangan a) Pengumpulan bukti Bukti dikumpulkan melalui wawancara, pemeriksaan dokumen, pengamatan aktivitas dan keadaan di lokasi. Hasil wawancara harus diuji dengan mencari informasi yang relevan dari sumber lain yang independen. Selama kegiatan audit, Ketua Tim Audit dapat mengubah tugas kerja tim audit dan rencana audit. Hal ini diperlukan untuk menjamin pencapaian tujuan audit yang optimal. Manual Prosedur Sistem Penjaminan Mutu UMK 10

11 b) Hasil pengamatan audit Semua hasil pengamatan audit didokumentasikan. Setelah semua aktivitas diaudit, tim audit menelaah semua hasil pengamatannya untuk menentukan adanya kesesuaian/ketidaksesuaian yang akan dilaporkan. Hasil pengamatan ditelaah oleh Ketua Tim Audit dengan Pimpinan teraudit. Semua kesesuaian/ketidaksesuaian dari hasil pengamatan harus dituangkan dalam Berita Acara dan ditandatangani oleh Ketua Tim Audit dan Pimpinan teraudit. 3) Pertemuan penutupan Sebelum menyiapkan laporan audit, tim audit mengadakan pertemuan penutupan dengan teraudit. Tujuan utama pertemuan ini adalah untuk menyampaikan hasil audit. Catatan-catatan dalam pertemuan penutupan didokumentasikan. e. Dokumen Audit 1) Persiapan laporan audit Laporan audit disiapkan dengan pengarahan Ketua Tim Audit yang bertanggung jawab atas keakuratan dan kelengkapannya. 2) Isi laporan Laporan audit berisi hasil pelaksanaan audit secara lengkap. Laporan audit harus diberi tanggal akhir pekerjaan lapangan dan ditandatangani oleh Ketua Tim Audit. Laporan audit berisi hal-hal sebagai berikut: a) pernyataan pendapat audit; b) tujuan dan lingkup audit, serta legalitas audit; c) rincian rencana audit, identitas anggota tim audit dan perwakilan teraudit, tanggal audit, periode audit, penanggung jawab dan identitas unit organisasi teraudit; d) identitas dokumen standar yang dipakai dalam audit antara lain Standar Mutu Akademik teraudit yang berlaku dan atau Manual Mutu Akademik; e) butir-butir program audit yang dilaksanakan; f) temuan audit; g) rekomendasi perbaikan; h) daftar distribusi laporan audit. Manual Prosedur Sistem Penjaminan Mutu UMK 11

12 3) Distribusi laporan a) Laporan audit dikirim ke Ketua Bidang Monevin oleh Ketua Tim Audit untuk diteruskan kepada Ketua BPM. b) Laporan audit diterbitkan oleh BPM. c) BPM menyerahkan kepada Rektor. d) Laporan audit djamin kerahasiannya oleh semua pihak yang menerima laporan. e) Jika laporan audit tidak dapat diterbitkan sesuai jadwal yang disepakati maka perlu disepakati jadwal jadwal baru penerbitan dengan menyampaikan alasan penundaan kepada Ketua Bidang Monevin. 4) Kertas kerja pemeriksaan disimpan oleh Ketua Bidang Monevin dan dapat dijadikan dasar untuk pengauditan berikutnya. 5) Satu eksemplar laporan hasil audit disimpan oleh BPM. 5. Kelengkapan Pelaksanaan Audit Audit dinyatakan selesai dan lengkap jika laporan audit telah diserahkan kepada Ketua Bidang Monevin 6. Tindak Lanjut Permintaan Tindakan Koreksi a. Rektor memerintahkan teraudit untuk melakukan tindakan koreksi. b. Tindakan koreksi harus diselesaikan dalam periode waktu yang disepakati oleh Pimpinan teraudit setelah konsultasi dengan Ketua BPM. c. BPM memantau pelaksanaan PTK B. Prosedur Implementasi Audit Mutu Akademik Internal Permintaan Rektor/jadwal berkala Disposisikan permintaan Rektor kepada Ketua Bidang Monevin Penunjukan Ketua Tim Audit. 1. Atas permintaan Rektor/jadwal berkala dilakukan audit internal. 2. Ketua BPM-UMK memerintahkan atau mendisposisikan permintaan Rektor kepada Ketua Bidang Monevin. 3. Ketua Bidang Monevin menunjuk Ketua Tim Audit. Manual Prosedur Sistem Penjaminan Mutu UMK 12

13 Pembentukan Tim Audit Mutu Akademik Internal. Penerbitan surat tugas. Masa tugas tim audit sampai dengan tersusunnya laporan Penyusun tujuan, kewenangan dan tanggung jawab audit Penentuan tujuan, kewenangan dan tanggung jawab tim audit Penyusunan rencana dan jadwal audit Penyerahkan dokumen yang diperlukan kepada Ketua Tim Audit Pembagian tugas tim audit untuk audit sistem. Pelaksanaan audit sistem. Penyampaian audit kepatuhan Pelaksanaan audit kepatuhan (visitasi) 4. Ketua Bidang Monevin bersama Ketua Tim Audit membentuk Tim Audit Mutu Akademik Internal. 5. Rektor menerbitkan surat tugas untuk tim audit. 6. Masa tugas tim audit sampai dengan tersusunnya laporan audit. 7. Tim audit menyusun tujuan, kewenangan dan tanggung jawab audit sesuai dengan ruang lingkup yang merujuk pada surat tugas Rektor. 8. Tujuan, kewenangan dan tanggung jawab tim audit ditentukan oleh BPM. 9. Tim audit menyusun rencana dan jadwal audit bersama teraudit. 10. Teraudit menyerahkan dokumen yang diperlukan kepada Ketua Tim Audit sesuai dengan waktu yang telah disepakati. 11. Pembagian tugas tim audit untuk audit sistem. 12. Melaksanakan audit dokumen yang tersedia sesuai dengan standar yang disepakati dan menyusun daftar pengecekan/checklist untuk persiapan audit kepatuhan. 13. Ketua Tim Audit mengkomunikasikan jadwal visitasi kepada teraudit untuk disetujui. 14. Berdasarkan daftar pertanyaan dikumpulkan bukti melalui wawancara, pemeriksaan dokumen (Instruksi Kerja/IK, Dokumen Pendukung/DP dan Bukti Obyektif/BO), pengamatan aktivitas dan keadaan di lokasi secara komprehensif. Manual Prosedur Sistem Penjaminan Mutu UMK 13

14 Diskusi hasil temuan audit Pembuatan laporan audit Penyerahan laporan audit Pelaksanaan tindakan koreksi 15. Semua hasil temuan audit didiskusikan dengan teraudit untuk mendapatkan persetujuan. Temuan Tidak Lengkap (TL) harus segera diperbaiki dalam jangka waktu yang disepakati. 16. Laporan audit dibuat sesuai jadwal berdasarkan hasil temuan yang telah disetujui oleh teraudit. 17. Laporan audit diserahkan Ketua Tim Audit kepada Ketua Bidang Monevin untuk diteruskan kepada Ketua BPM, kemudian Ketua BPM mengirimkan laporan hasil audit kepada Rektor disertai rekomendasi Permintaan Tindakan Koreksi (PTK). 18. Jika ada PTK, Pimpinan teraudit melakukan tindakan koreksi sesuai dengan PTK dan melaporkan hasil tindakan koreksi kepada Rektor dengan tembusan BPM. C. Implementasi AMAI pada Sistem Penjaminan Mutu Tingkat Fakultas 1. Tujuan Audit a. Meneliti kepatuhan/ketaatan penjaminan mutu akademik fakultas terhadap kebijakan akademik, standar akademik, peraturan akademik dan manual mutu akademik UMK. b. Meneliti kesesuaian arah dan pelaksanaan penjaminan mutu akademik fakultas terhadap kebijakan akademik, standar akademik, peraturan akademik dan manual mutu akademik dan manual prosedur akademik UMK. 2. Ruang Lingkup Audit Meneliti: 1) Kebijakan Akademik Fakultas 2) Standar Akademik Fakultas 3) Manual Prosedur di tingkat Fakultas Manual Prosedur Sistem Penjaminan Mutu UMK 14

15 3. Daftar Pengecekan a. Standar akademik fakultas: 1) Butir Standar Akademik Fakultas yang sudah dan belum dilaksanakan/dicapai 2) Kendala yang ada dan rencana untuk mengatasi kendala dalam melaksanakan Standar Akademik Fakultas b. Manual prosedur tingkat fakultas: 1) Kesesuaian manual prosedur dengan Kebijakan Akademik 2) Pelaksanaan manual prosedur 3) Kendala yang ada dan rencana untuk mengatasi kendala dalam melaksanakan manual prosedur D. Implementasi AMAI pada Sistem Penjaminan Mutu Tingkat Program Studi 1. Tujuan Audit a. Meneliti kepatuhan/ketaatan penjaminan mutu akademik internal tingkat program studi/bagian terhadap standar akademik, manual mutu akademik dan manual prosedur implementasi penjaminan mutu akademik internal UMK. b. Meneliti kesesuaian arah dan pelaksanaan penjaminan mutu akademik internal tingkat program studi/bagian terhadap standar akademik, manual mutu akademik dan manual prosedur implementasi penjaminan mutu akademik internal UMK. c. Meneliti kepastian bahwa lulusan memiliki kompetensi sesuai dengan yang ditetapkan oleh program studi. 2. Ruang Lingkup Audit a. Meneliti Spesifikasi Program Studi (SP), termasuk di dalamnya Kompetensi Lulusan (KL); b. Meneliti kesesuaian Manual Prosedur (MP) dan Instruksi Kerja (IK) program studi dengan Standar Akademik (SA), Manual Mutu Akademik (MM) dan Manual Prosedur (MP) tingkat fakultas; c. Meneliti proses pembelajaran sesuai dengan SP, KL, MP dan IK. d. Meneliti penyempurnaan SP, KL, MP dan IK secara berkelanjutan. e. Meneliti sumberdaya pembelajaran program studi. f. Meneliti kemajuan belajar mahasiswa (student progress). Manual Prosedur Sistem Penjaminan Mutu UMK 15

16 g. Meneliti upaya perbaikan mutu (quality improvement) berdasarkan hasil evaluasi diri berkelanjutan. 3. Daftar Pengecekan a. Kelengkapan dokumen program studi: SP, MP, IK dan Dokumen penyelenggaraan rapat dosen tentang: 1) Koordinasi penyelenggaraan proses pembelajaran 2) Penetapan standar administrasi proses pembelajaran 3) Evaluasi proses pembelajaran sebelumnya b. Meneliti Spesifikasi Program Studi (SP); 1) Tujuan pendidikan program studi 2) Keterkaitan tujuan pendidikan dengan rujukan eksternal (kurikulum nasional, standar pendidikan nasional). 3) Kesesuaian tujuan pendidikan program studi dengan misi program studi 4) Tujuan pendidikan telah dikomunikasikan kepada civitas akademika 5) Kesesuaian isi kurikulum dengan kompetensi lulusan yang disajikan dalam bentuk peta kurikulum 6) Ketersediaan bukti-bukti yang menunjukkan bahwa mahasiswa mencapai standar kompetensi minimal program studi 7) Tindakan kaji ulang untuk mencapai standar kompetensi minimal program studi 8) Peraturan penerimaan mahasiswa baru dan program pengenalan kampus c. Meneliti Manual Prosedur dan Instruksi Kerja program studi 1) Kesesuaian manual prosedur dan Instruksi Kerja dengan Kebijakan Akademik 2) Pelaksanaan manual prosedur dan instruksi kerja 3) Kendala yang ada dan rencana untuk mengatasi kendala dalam melaksanakan manual prosedur dan Instruksi Kerja d. Meneliti proses pembelajaran sesuai dengan SP, KL, MP dan IK. 1) Strategi penilaian hasil belajar memiliki fungsi formatif 2) Efektivitas proses pembelajaran dikaitkan dengan isi kurikulum dan kompetensi lulusan program studi 3) Partisipasi aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran. Manual Prosedur Sistem Penjaminan Mutu UMK 16

17 4) Peningkatan mutu pembelajaran melalui program pengembangan staf, kajian pembelajaran oleh mitra bestari (peer-review), integrasi tim pengajar yang efektif, program magang dan tutorial untuk staf junior 5) Keluasan dan kedalaman materi, tempo dan tantangan yang diberikan dalam proses pembelajaran 6) Variasi metode pembelajaran 7) Meneliti kemajuan belajar mahasiswa (student progress) 8) Penerapan hasil-hasil penelitian dosen dalam pembelajaran. e. Meneliti sumberdaya pembelajaran program studi. 1) Kesesuaian fasilitas sumber belajar dengan beban mahasiswa 2) Program pengembangan profesional tenaga pengajar untuk meningkatkan kepakaran dan profesionalisme sebagai dosen 3) Dukungan teknis dan administrasi yang memadai untuk tenaga pengajar 4) Fasilitas proses pembelajaran memadai 5) Sumber belajar (buku, jurnal ilmiah, laboratorium dan sebagainya) relevan dan memadai 6) Mutu media ajar mendukung proses pembelajaran f. Meneliti penyempurnaan SP, KL, MP dan IK secara berkelanjutan. g. Meneliti upaya perbaikan mutu (quality improvement) berdasarkan hasil evaluasi diri berkelanjutan. h. Laporan Tindakan Koreksi proses pembelajaran dan pelaksanaannya E. Implementasi AMAI pada Sistem Penjaminan Mutu Tingkat Lembaga, Unit Pelaksana Teknis dan Biro 1. Tujuan Audit a. Meneliti kepatuhan/ketaatan penjaminan mutu akademik di tingkat lembaga, UPT dan Biro terhadap kebijakan akademik, standar akademik, peraturan akademik dan manual mutu akademik UMK. b. Meneliti kesesuaian arah dan pelaksanaan penjaminan mutu akademik di tingkat lembaga, UPT dan Biro terhadap kebijakan akademik, standar akademik, peraturan akademik dan manual mutu akademik dan manual prosedur akademik UMK. Manual Prosedur Sistem Penjaminan Mutu UMK 17

18 2. Ruang Lingkup Audit Meneliti: a. Manual Prosedur di tingkat lembaga, UPT dan Biro b. Instruksi Kerja di tingkat lembaga, UPT dan Biro 3. Daftar Pengecekan a. Manual prosedur di tingkat lembaga, UPT dan Biro: 1) Kesesuaian manual prosedur dengan Kebijakan Akademik 2) Pelaksanaan manual prosedur 3) Kendala yang ada dan rencana untuk mengatasi kendala dalam melaksanakan manual prosedur b. Instruksi Kerja di tingkat lembaga, UPT dan Biro: 1) Pelaksanaan instruksi kerja 2) Kendala yang ada dan rencana untuk mengatasi kendala dalam melaksanakan instruksi kerja Manual Prosedur Sistem Penjaminan Mutu UMK 18

19 DAFTAR RUJUKAN 1. UU No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional 2. Higher Education Long Term Strategy Pedoman Penjaminan Mutu DIKTI Tahun Statuta Universitas Muria Kudus Tahun Kebijakan Akademik UMK Tahun Rencana Strategis Universitas Muria Kudus Standar Akademik UMK Tahun Manual Mutu Akademik UMK Manual Prosedur Sistem Penjaminan Mutu UMK 19

20 DAFTAR PENYUSUN Drs. Masluri, MM Hidayatullah,SH MHum. Ir. Suharijanto,MP Ir. Endang Dewi Murrinie, MP Qomaruddin,ST R. Winarso,ST Manual Prosedur Sistem Penjaminan Mutu UMK 20

MANUAL PROSEDUR AUDIT MUTU AKADEMIK INTERNAL

MANUAL PROSEDUR AUDIT MUTU AKADEMIK INTERNAL MANUAL PROSEDUR AUDIT MUTU AKADEMIK INTERNAL POLITEKNIK LP3I JAKARTA TAHUN 2016 ii iii DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN... ii KATA PENGANTAR... iii DAFTAR ISI... iv Bab I Penjelasan Umum... 2 A. Definisi dan

Lebih terperinci

AUDIT MUTU INTERNAL SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN IMMI SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN IMMI

AUDIT MUTU INTERNAL SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN IMMI SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN IMMI AUDIT MUTU INTERNAL AUDIT MUTU INTERNAL SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN IMMI SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN IMMI JL. RAYA TANJUNG BARAT NO. 11 PS. MINGGU JAKARTA SELATAN TELP. 021 781 7823, 781 5142 FAX. -21 781 5144

Lebih terperinci

DEPARTEMEN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS HASANUDDIN FAKULTAS KEDOKTERAN

DEPARTEMEN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS HASANUDDIN FAKULTAS KEDOKTERAN DEPARTEMEN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS HASANUDDIN FAKULTAS KEDOKTERAN MANUAL PROSEDUR AUDIT MUTU AKADEMIK INTERNAL (AMAI) FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HASANUDDIN Baru FAKULTAS

Lebih terperinci

MANUAL MUTU FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MURIA KUDUS

MANUAL MUTU FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MURIA KUDUS MANUAL MUTU FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MURIA KUDUS MM FT UMK UPM 2 1 Revisi : 1 Tanggal : 24 Desember 2012 Dikaji ulang oleh : Wakil Dekan I Dikendalikan oleh : Unit Penjaminan Mutu Disetujui oleh : Dekan

Lebih terperinci

MANUAL PROSEDUR AUDIT MUTU AKADEMIK INTERNAL PROGRAM PASCASARJANA UNHAS

MANUAL PROSEDUR AUDIT MUTU AKADEMIK INTERNAL PROGRAM PASCASARJANA UNHAS DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS HASANUDDIN MANUAL PROSEDUR AUDIT MUTU AKADEMIK INTERNAL PROGRAM PASCASARJANA UNHAS Revisi - PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS HASANUDDIN Dokumen Akademik MPA.PPs-Unhas.MMAK.08

Lebih terperinci

Revisi : 02 Tanggal : Diajukan oleh : Dikendalikan : Disetujui oleh :

Revisi : 02 Tanggal : Diajukan oleh : Dikendalikan : Disetujui oleh : MANUAL PROSEDUR AUDIT MUTU AKADEMIK INTERNAL MP.PPM-UNESA-05 Kode Dokumen : 05/01.UNV/MP-AMAI/2014 Revisi : 02 Tanggal : Diajukan oleh : Dikendalikan : Disetujui oleh : PUSAT PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS

Lebih terperinci

MANUAL MUTU UNIVERSITAS MURIA KUDUS

MANUAL MUTU UNIVERSITAS MURIA KUDUS MANUAL MUTU UNIVERSITAS MURIA KUDUS MMA UMK BPM 2 1 Revisi : 1 Tanggal : 21 Juni 2011 Dikaji ulang oleh Dikendalikan oleh Disetujui oleh : Pembantu Rektor I : Badan Penjaminan Mutu : Rektor Universitas

Lebih terperinci

MANUAL PROSEDUR AUDIT MUTU INTERNAL SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL STIKES HARAPAN IBU JAMBI

MANUAL PROSEDUR AUDIT MUTU INTERNAL SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL STIKES HARAPAN IBU JAMBI MANUAL PROSEDUR AUDIT MUTU INTERNAL SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL STIKES HARAPAN IBU JAMBI LEMBAGA PENJAMINAN MUTU STIKES HARAPAN IBU JAMBI TAHUN 2016 LEMBAGA PENJAMINAN MUTU STIKES HI JAMBI VISI Menjadi

Lebih terperinci

HALAMAN 1 dari 9 Nama Dra. Intan Hesti Indriana, MM SOP. UPNVJ/SOP/BPM/02/12.00 Jabatan Ka. Badan Penjaminan Mutu

HALAMAN 1 dari 9 Nama Dra. Intan Hesti Indriana, MM SOP. UPNVJ/SOP/BPM/02/12.00 Jabatan Ka. Badan Penjaminan Mutu UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JAKARTA Jl. RA. Fatmawati Pondok Labu Jakarta Selatan 12450 Telp. (021) 7656971, Fax. (021) 7656904, Website: www.upnvj.ac.id, Email: upnvj@upnvj.ac.id DISUSUN

Lebih terperinci

MANUAL PROSEDUR Audit Internal Mutu Akademik (AIMA) UNIVERSITAS BRAWIJAYA

MANUAL PROSEDUR Audit Internal Mutu Akademik (AIMA) UNIVERSITAS BRAWIJAYA MANUAL PROSEDUR Audit Internal Mutu Akademik (AIMA) UNIVERSITAS BRAWIJAYA MP.PJM-UB.02 Manual Prosedur Audit Internal Mutu Akademik (AIMA) Universitas Brawijaya MP.PJM-UB.02 Revisi : - Tanggal : - Dikaji

Lebih terperinci

BAB I. UMUM 1.1 DEFINISI

BAB I. UMUM 1.1 DEFINISI BAB I. UMUM 1.1 DEFINISI 1. Audit Mutu Akademik Internal Universitas Bung Hatta adalah suatu kegiatan penjaminan mutu dan konsultasi yang bersifat independen dan objektif yang disebut dengan AMI. 2. Auditor

Lebih terperinci

SOP/UJM-L/LM/002 AUDIT MUTU INTERNAL

SOP/UJM-L/LM/002 AUDIT MUTU INTERNAL Page 1 of 22 SOP/UJM-L/LM/002 AUDIT MUTU INTERNAL Dibuat oleh Paraf Direvisi oleh Paraf : Ir. Slamet Riyadi,M.Eng : : : LPMI Tgl. Pembuatan : 20 Mei 2013 Disetujui oleh Paraf : Rektor : Tgl. Revisi : I.

Lebih terperinci

Ruang lingkup AUDIT KEPATUHAN SISTEM (AKS) Ruang lingkup audit terdiri dari keseluruhan proses bisnis yang berlangsung di UMSIDA selain Fakultas/

Ruang lingkup AUDIT KEPATUHAN SISTEM (AKS) Ruang lingkup audit terdiri dari keseluruhan proses bisnis yang berlangsung di UMSIDA selain Fakultas/ 1. Ruang lingkup AUDIT KEPATUHAN SISTEM (AKS) Ruang lingkup audit terdiri dari keseluruhan proses bisnis yang berlangsung di UMSIDA selain Fakultas/ prodi. 2. Tujuan AMAI a. Memeriksa kesesuaian atau ketidaksesuaian

Lebih terperinci

Ruang lingkup AMAI Ruang lingkup audit AMAI berdasarkan unsur- unsur yang tercantum dalam standar nasional pendidikan tinggi. 2. Tujuan AMAI a.

Ruang lingkup AMAI Ruang lingkup audit AMAI berdasarkan unsur- unsur yang tercantum dalam standar nasional pendidikan tinggi. 2. Tujuan AMAI a. 1. Ruang lingkup AMAI Ruang lingkup audit AMAI berdasarkan unsur- unsur yang tercantum dalam standar nasional pendidikan tinggi. 2. Tujuan AMAI a. Memeriksa kesesuaian atau ketidaksesuaian unsur unsur

Lebih terperinci

JOB DESCRIPTION. ( Rincian Tugas )

JOB DESCRIPTION. ( Rincian Tugas ) JOB DESCRIPTION ( Rincian Tugas ) BADAN PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS JANABADRA YOGYAKARTA 2013 PENGANTAR Puji dan syukur kami haturkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat dan rahmat-nya dapat diselesaikan

Lebih terperinci

AUDIT MUTU AKADEMIK INTERNAL (AMAI)

AUDIT MUTU AKADEMIK INTERNAL (AMAI) AUDIT MUTU AKADEMIK INTERNAL (AMAI) Titiek Widyastuti Bidang Penjaminan Mutu Internal Badan Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta AMAI-PRODI Apa itu AMAI? Untuk apa dilakukan AMAI? Siapa

Lebih terperinci

PROSEDUR MUTU MONEV K-Dikti UMY-2016 i

PROSEDUR MUTU MONEV K-Dikti UMY-2016 i PROSEDUR MUTU MONEV K-Dikti UMY-2016 i PROSEDUR MUTU MONITORING DAN EVALUASI KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA Nomor : PM-MONEV/SPMI/BPM/XI/D.16 Tanggal : 03 11-2016 Revisi

Lebih terperinci

Agar pelaksanaan AMI di universitas sesuai dengan Standar AMI yang ditetapkan universitas.

Agar pelaksanaan AMI di universitas sesuai dengan Standar AMI yang ditetapkan universitas. MANUAL PROSEDUR AUDIT MUTU INTERNAL (AMI) Tujuan Manual Prosedur AMI Agar pelaksanaan AMI di universitas sesuai dengan Standar AMI yang ditetapkan universitas. Isi Manual Prosedur AMI BAB I PENJELASAN

Lebih terperinci

Terwujudnya LP3M Sebagai Lembaga yang Unggul dalam Pengelolaan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan yang Berkarakter dalam Kebersamaan pada Tahun 2025

Terwujudnya LP3M Sebagai Lembaga yang Unggul dalam Pengelolaan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan yang Berkarakter dalam Kebersamaan pada Tahun 2025 VISI LP3M UNTIRTA : Terwujudnya LP3M Sebagai Lembaga yang Unggul dalam Pengelolaan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan yang Berkarakter dalam Kebersamaan pada Tahun 2025 MISI LP3M UNTIRTA : (1) Mengelola

Lebih terperinci

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN IMMI TAHUN

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN IMMI TAHUN MANUAL PROSEDUR AKADEMIK SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN IMMI TAHUN 2013-2017 SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN IMMI JL. RAYA TANJUNG BARAT NO. 11 PS. MINGGU JAKARTA SELATAN TELP. 021 781 7823, 781 5142 FAX. -21 781 5144

Lebih terperinci

AUDIT MUTU AKADEMIK INTERNAL (AMAI)

AUDIT MUTU AKADEMIK INTERNAL (AMAI) AUDIT MUTU AKADEMIK INTERNAL (AMAI) Titiek Widyastuti Bidang Penjaminan Mutu Internal Badan Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta AMAI-PRODI Apa itu AMAI? Untuk apa dilakukan AMAI? Siapa

Lebih terperinci

Manual Prosedur. Perguruan Tinggi Alma Ata AA-PJM-MP1.09.1

Manual Prosedur. Perguruan Tinggi Alma Ata AA-PJM-MP1.09.1 Manual Prosedur Implementasi Penjaminan Mutu Akademik Perguruan Tinggi Alma Ata AA-PJM-MP1.09.1 Revisi : - Tanggal : 23 Mei 2009 Dikaji ulang oleh : Direktur Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan Dikendalikan

Lebih terperinci

SOP IMPLEMENTASI Audit Mutu Akademik Internal (AMAI) BADAN PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS JANABADRA YOGYAKARTA

SOP IMPLEMENTASI Audit Mutu Akademik Internal (AMAI) BADAN PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS JANABADRA YOGYAKARTA SOP IMPLEMENTASI Audit Mutu Akademik Internal (AMAI) BADAN PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS JANABADRA YOGYAKARTA 2011 1 KATA PENGANTAR Audit Mutu Akademik Internal (AMAI) adalah suatu kegiatan penjaminan dan

Lebih terperinci

MANUAL MUTU AKADEMIK

MANUAL MUTU AKADEMIK MANUAL MUTU AKADEMIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH RIAU 2015 KATA PENGANTAR Sesuai dengan perkembangan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, maka perlu dibuat buku panduan jaminan mutu pendidikan Universitas

Lebih terperinci

Audit Akademik dalam Perguruan Tinggi

Audit Akademik dalam Perguruan Tinggi Audit Akademik dalam Perguruan Tinggi Disusun : Langkah Sembiring Dewan Pendidikan Tinggi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Jakarta, Maret 2006 INTERNAL ACADEMIC AUDIT SYSTEM 1. Latar belakang 2. Tujuan

Lebih terperinci

MANUAL MUTU UNIVERSITAS MALIKUSSALEH TAHUN

MANUAL MUTU UNIVERSITAS MALIKUSSALEH TAHUN MANUAL MUTU UNIVERSITAS MALIKUSSALEH TAHUN 2011-2015 BADAN PENJAMINAN MUTU (BJM) UNIVERSITAS MALIKUSSALEH Gedung Rektorat Lantai 1 - Kampus Utama Reuleut Aceh Utara Universitas Malikussaleh, 2011 All Rights

Lebih terperinci

Kode Dokumen 00008 04004 Revisi 2 Tanggal 02 Nop 2012. Manual Prosedur Audit Internal Mutu

Kode Dokumen 00008 04004 Revisi 2 Tanggal 02 Nop 2012. Manual Prosedur Audit Internal Mutu Kode Dokumen 00008 04004 Revisi Tanggal 0 Nop 01 Manual Prosedur Audit Internal Mutu LEMBAGA PENGKAJIAN DAN PENGEMBANGAN PENDIDIKAN (LP3) Universitas Brawijaya Malang 01 Manual Prosedur Audit Internal

Lebih terperinci

PERATURAN DEPARTEMEN AUDIT INTERNAL

PERATURAN DEPARTEMEN AUDIT INTERNAL PERATURAN DEPARTEMEN AUDIT INTERNAL Bab I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Tujuan Peraturan ini dibuat dengan tujuan menjalankan fungsi pengendalian internal terhadap kegiatan perusahaan dengan sasaran utama keandalan

Lebih terperinci

[Komite Penjaminan Mutu STIE MURA] Page i

[Komite Penjaminan Mutu STIE MURA] Page i Manual Prosedur [Komite Penjaminan Mutu STIE MURA] Page i DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN 1 BAB II PROSEDUR IMPLEMENTASI 2 A. IMPLEMENTASI SISTEM PENJAMINAN MUTU 2 B. IMPLEMENTASI AUDIT MUTU AKADEMIK INTERNAL

Lebih terperinci

Manual Prosedur. Pelaksanaan Audit Internal Mutu

Manual Prosedur. Pelaksanaan Audit Internal Mutu Manual Prosedur Pelaksanaan Audit Internal Mutu JURUSAN TANAH FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2011 Manual Prosedur Pelaksanaan Audit Internal Mutu JURUSAN TANAH FAKULTAS PERTANIAN Universitas

Lebih terperinci

2015, No c. bahwa untuk mewujudkan pengawasan tersebut dalam huruf b, diperlukan peran Inspektorat Jenderal atau nama lain yang secara fungsio

2015, No c. bahwa untuk mewujudkan pengawasan tersebut dalam huruf b, diperlukan peran Inspektorat Jenderal atau nama lain yang secara fungsio BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.1728, 2015 KEMENKEU. Anggaran. Bendahara Umum Negara. Pelaksanaan. Pengawasan PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 204/PMK.09/2015 TENTANG PENGAWASAN

Lebih terperinci

Standard Operating Procedure Audit Internal Mutu

Standard Operating Procedure Audit Internal Mutu Standard Operating Procedure Audit Internal Mutu Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Brawijaya Malang 2017 LEMBAR IDENTIFIKASI Nama Dokumen : Audit Internal Mutu Kode

Lebih terperinci

KEBIJAKAN AKADEMIK UNIVERSITAS NEGERI PADANG PENYUSUN: TIM BPMI UNP UNIVERSITAS NEGERI PADANG

KEBIJAKAN AKADEMIK UNIVERSITAS NEGERI PADANG PENYUSUN: TIM BPMI UNP UNIVERSITAS NEGERI PADANG KEBIJAKAN AKADEMIK UNIVERSITAS NEGERI PADANG PENYUSUN: TIM BPMI UNP UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2015 KATA SAMBUTAN Segala puji bagi Allah SWT, dengan izin-nya buku Kebijakan Akademik telah dapat diterbitkan

Lebih terperinci

PIAGAM (CHARTER) AUDIT SATUAN PENGAWASAN INTERN PT VIRAMA KARYA (Persero)

PIAGAM (CHARTER) AUDIT SATUAN PENGAWASAN INTERN PT VIRAMA KARYA (Persero) PIAGAM (CHARTER) AUDIT SATUAN PENGAWASAN INTERN PT VIRAMA KARYA (Persero) Jakarta, 17 Januari 2017 DAFTAR ISI Halaman A. PENDAHULUAN... 1 I. Latar Belakang... 1 II. Maksud dan Tujuan Charter Satuan Pengawasan

Lebih terperinci

Kebijakan Sistem Penjaminan Mutu Internal di Universitas Kristen Indoneisa

Kebijakan Sistem Penjaminan Mutu Internal di Universitas Kristen Indoneisa PRAKTIK BAIK SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL DI PERGURUAN TINGGI Kebijakan Sistem Penjaminan Mutu Internal di Perguruan Tinggi Kebijakan Sistem Penjaminan Mutu Internal di Universitas Kristen Indoneisa

Lebih terperinci

Manual Mutu Akademik FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ISLAM MALANG. Universitas Islam Malang, 2015 All Rights Reserved

Manual Mutu Akademik FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ISLAM MALANG. Universitas Islam Malang, 2015 All Rights Reserved Manual Mutu Akademik FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ISLAM MALANG Universitas Islam Malang, 2015 All Rights Reserved Manual Mutu Akademik FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ISLAM MALANG MMA.UPM-FE-UNISMA.01 Revisi

Lebih terperinci

Manual Prosedur AUDIT INTERNAL PROGRAM STUDI ILMU GIZI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Manual Prosedur AUDIT INTERNAL PROGRAM STUDI ILMU GIZI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA Manual Prosedur AUDIT INTERNAL PROGRAM STUDI ILMU GIZI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA Universitas Brawijaya, 2011 All Rights Reserved 1 Manual Prosedur AUDIT INTERNAL JURUSAN GIZI FAKULTAS KEDOKTERAN

Lebih terperinci

MANUAL PROSEDUR MONITORING DAN EVALUASI (MONEV) IMPLEMENTASI RENCANA STRATEGIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

MANUAL PROSEDUR MONITORING DAN EVALUASI (MONEV) IMPLEMENTASI RENCANA STRATEGIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA MANUAL PROSEDUR MONITORING DAN EVALUASI (MONEV) IMPLEMENTASI RENCANA STRATEGIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA MP.UB.02 MANUAL PROSEDUR MONITORING DAN EVALUASI (MONEV) IMPLEMENTASI RENCANA STRATEGIS UNIVERSITAS

Lebih terperinci

MANUAL PROSEDUR MUTU STT IBNU SINA BATAM

MANUAL PROSEDUR MUTU STT IBNU SINA BATAM MANUAL PROSEDUR MUTU STT IBNU SINA BATAM Nomor Dokumen : MP/STT/SPMI-04 Revisi : Tanggal : 28 Januari 2013 Dibuat oleh : LPMI Dikendalikan Oleh : Puket I STT Ibnu Sina Batam Ismail, ST., M.Sc. Disetujui

Lebih terperinci

Internal Audit Charter

Internal Audit Charter SK No. 004/SK-BMD/ tgl. 26 Januari Pendahuluan Revisi --- 1 Internal Audit Charter Latar Belakang IAC (Internal Audit Charter) atau Piagam Internal Audit adalah sebuah kriteria atau landasan pelaksanaan

Lebih terperinci

PERATURAN DEPARTEMEN AUDIT INTERNAL. Bab I KETENTUAN UMUM. Pasal 1 Tujuan

PERATURAN DEPARTEMEN AUDIT INTERNAL. Bab I KETENTUAN UMUM. Pasal 1 Tujuan PERATURAN DEPARTEMEN AUDIT INTERNAL Bab I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Tujuan Peraturan ini dibuat dengan tujuan menjalankan fungsi pengendalian internal terhadap kegiatan perusahaan dengan sasaran utama keandalan

Lebih terperinci

Manual Prosedur Audit Internal

Manual Prosedur Audit Internal Manual Prosedur Audit Internal LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM) UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2011 Manual Prosedur Audit Internal Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Lebih terperinci

KEBIJAKAN MUTU AKADEMIK

KEBIJAKAN MUTU AKADEMIK Kode Dokumen Nama Dokumen Edisi Disahkan Tanggal Disimpan di- KM-AAYKPN Kebijakan Mutu 01-Tanpa 24 Agustus 2010 UPM-AAYKPN Revisi KEBIJAKAN MUTU AKADEMIK AKADEMI AKUNTANSI YKPN YOGYAKARTA Disusun Oleh

Lebih terperinci

PEDOMAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL (SPMI) PTNU 2016 BUKU II MANUAL SPMI LEMBAGA PENDIDIKAN TINGGI NAHDLATUL ULAMA (PTNU) L P T N

PEDOMAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL (SPMI) PTNU 2016 BUKU II MANUAL SPMI LEMBAGA PENDIDIKAN TINGGI NAHDLATUL ULAMA (PTNU) L P T N PEDOMAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL (SPMI) PTNU 2016 BUKU II MANUAL SPMI LEMBAGA PENDIDIKAN TINGGI L P T N U LEMBAGA PENDIDIKAN TINGGI NAHDLATUL ULAMA (PTNU) DAFTAR ISI Daftar Isi ii BAB I. TUJUAN

Lebih terperinci

PEDOMAN Audit Internal Mutu Akademik (AIMA) UNIVERSITAS BRAWIJAYA

PEDOMAN Audit Internal Mutu Akademik (AIMA) UNIVERSITAS BRAWIJAYA PEDOMAN Audit Internal Mutu Akademik (AIMA) UNIVERSITAS BRAWIJAYA P-AIMA.PJM-UB.01 Pedoman Audit Internal Mutu Akademik (AIMA) Universitas Brawijaya P-AIMA.PJM-UB.01 Revisi : - Tanggal : - Dikaji ulang

Lebih terperinci

SURAT KEPUTUSAN BERSAMA DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI NO.SKB.003/SKB/I/2013

SURAT KEPUTUSAN BERSAMA DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI NO.SKB.003/SKB/I/2013 SURAT KEPUTUSAN BERSAMA DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI NO.SKB.003/SKB/I/2013 TENTANG INTERNAL AUDIT CHARTER (PIAGAM AUDIT INTERNAL) PT ASURANSI JASA INDONESIA (PERSERO) 1. VISI, MISI DAN STRUKTUR ORGANISASI

Lebih terperinci

INTERNAL AUDIT CHARTER 2016 PT ELNUSA TBK

INTERNAL AUDIT CHARTER 2016 PT ELNUSA TBK 2016 PT ELNUSA TBK PIAGAM AUDIT INTERNAL (Internal Audit Charter) Internal Audit 2016 Daftar Isi Bab I PENDAHULUAN Halaman A. Pengertian 1 B. Visi,Misi, dan Strategi 1 C. Maksud dan Tujuan 3 Bab II ORGANISASI

Lebih terperinci

Manual Mutu Akademik Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Manual Mutu Akademik Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Manual Mutu Akademik Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya MM.GJM-FK-UB.01 Revisi : - Tanggal : 27 November 2007 Dikaji ulang oleh : Pembantu Dekan Bidang Akademik Disetujui oleh : Dekan FK Unibraw

Lebih terperinci

SURAT KEPUTUSAN REKTOR INSTITUT TEKNOLOGI DEL No. 011/ITDel/Rek/SK/I/18. Tentang SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL INSTITUT TEKNOLOGI DEL

SURAT KEPUTUSAN REKTOR INSTITUT TEKNOLOGI DEL No. 011/ITDel/Rek/SK/I/18. Tentang SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL INSTITUT TEKNOLOGI DEL SURAT KEPUTUSAN REKTOR INSTITUT TEKNOLOGI DEL No. 011/ITDel/Rek/SK/I/18 Tentang SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL INSTITUT TEKNOLOGI DEL REKTOR INSTITUT TEKNOLOGI DEL Menimbang : a. bahwa Institut Teknologi

Lebih terperinci

Manual Mutu Akademik Perguruan Tinggi Alma Ata AA-PJM-MM.09.1

Manual Mutu Akademik Perguruan Tinggi Alma Ata AA-PJM-MM.09.1 Manual Mutu Akademik Perguruan Tinggi Alma Ata AA-PJM-MM.09.1 Revisi : - Tanggal : 23 Mei 2009 Dikaji ulang oleh : Direktur Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan Dikendalikan oleh : Ketua Pusat Jaminan

Lebih terperinci

Manual Mutu Akademik FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

Manual Mutu Akademik FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA Manual Mutu Akademik FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA Revisi : 1 Tanggal : 31 Maret 2015 Dikaji ulang oleh : Pembantu Dekan I Dikendalikan : Unit Penjaminan Mutu Fakultas Pertanian Disetujui

Lebih terperinci

PT LIPPO KARAWACI Tbk Piagam Audit Internal

PT LIPPO KARAWACI Tbk Piagam Audit Internal PT LIPPO KARAWACI Tbk Piagam Audit Internal PIAGAM AUDIT INTERNAL PT LIPPO KARAWACI TBK I. LANDASAN HUKUM Landasan pembentukan Internal Audit berdasarkan kepada Peraturan Nomor IX.I.7, Lampiran Keputusan

Lebih terperinci

AKREDITASI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER GIGI

AKREDITASI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER GIGI Draf 07 Agustus 2011 BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER GIGI BUKU VII PEDOMAN ASESMEN LAPANGAN BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2011 DAFTAR ISI halaman DAFTAR ISI 1 BAB

Lebih terperinci

KEBIJAKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS ABULYATAMA

KEBIJAKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS ABULYATAMA KEBIJAKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS ABULYATAMA LEMBAGA PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS ABULYATAMA ACEH BESAR 2013 Universitas Abulyatama KEBIJAKAN SPMI UNIVERSITAS ABULYATAMA Nomor:../. /..

Lebih terperinci

MANUAL PROSEDUR BAB I PENDAHULUAN

MANUAL PROSEDUR BAB I PENDAHULUAN MANUAL PROSEDUR BAB I PENDAHULUAN 1. Manual Prosedur (MP) Universitas Janabadra (UJB) ini merupakan panduan bagi fakultas, jurusan, bagian dan program studi dalam melaksanakan sistem penjaminan mutu akademik.

Lebih terperinci

MANUAL MUTU AKADEMIK UB MANUAL MUTU AKADEMIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA

MANUAL MUTU AKADEMIK UB MANUAL MUTU AKADEMIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA MANUAL MUTU AKADEMIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA MM.PJM-UB.01 Manual Mutu Akademik Universitas Brawijaya MM.PJM-UB.01 Revisi : Ke-1 Tanggal : 26 April 2007 Dikaji ulang oleh : Pembantu Rektor I Disetujui oleh

Lebih terperinci

Manual Mutu FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS TRUNOJOYO

Manual Mutu FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS TRUNOJOYO Manual Mutu FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS TRUNOJOYO Revisi : 1 Tanggal : 10 Desember 2010 Dikaji ulang oleh : Pembantu Dekan I Dikendalikan : Gugus Jaminan Mutu FP Disetujui oleh : Dekan FP Kode DAFTAR

Lebih terperinci

Manual Prosedur. Pelaksanaan Audit Internal Mutu. Jurusan Ilmu Komunikasi UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2011

Manual Prosedur. Pelaksanaan Audit Internal Mutu. Jurusan Ilmu Komunikasi UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2011 Manual Prosedur Pelaksanaan Audit Internal Mutu 01102 09001 Jurusan Ilmu Komunikasi UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2011 Manual Prosedur Pelaksanaan Audit Internal Mutu Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas

Lebih terperinci

Pelaksanaan Audit Mutu Internal

Pelaksanaan Audit Mutu Internal Pelaksanaan Audit Mutu Internal Oleh : Titiek Widyastuti Disampaikan pada Workshop Audit Mutu Internal Kopertis Wilayah V 28-29 Agustus 2017 1 PELAKSANAAN AMI Aspek-aspek AMI Metode AMI Teknis Pelaksanaan

Lebih terperinci

PROSEDUR OPERASIONAL BAKU PENINGKATAN MUTU AKADEMIK

PROSEDUR OPERASIONAL BAKU PENINGKATAN MUTU AKADEMIK PROSEDUR OPERASIONAL BAKU PENINGKATAN MUTU AKADEMIK Badan Penjaminan Mutu Universitas Syiah Kuala Gedung AAC Lantai,, 3111 DAFTAR ISI Hal PERPANJANGAN IJIN OPERASIONAL PROGRAM STUDI Tujuan... 1 Definisi...

Lebih terperinci

MANUAL PROSEDUR AUDIT INTERNAL MUTU (AIM) UNIT KERJA PELAKSANA AKADEMIK (UKPA) LABORATORIUM PERANCANGAN KERJA DAN ERGONOMI

MANUAL PROSEDUR AUDIT INTERNAL MUTU (AIM) UNIT KERJA PELAKSANA AKADEMIK (UKPA) LABORATORIUM PERANCANGAN KERJA DAN ERGONOMI MANUAL PROSEDUR AUDIT INTERNAL MUTU (AIM) UNIT KERJA PELAKSANA AKADEMIK (UKPA) LABORATORIUM PERANCANGAN KERJA DAN ERGONOMI JURUSAN TEKNIK INDUSTRI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA 2016 DAFTAR REVISI

Lebih terperinci

Manual Prosedur. Pelaksanaan Audit Internal Mutu

Manual Prosedur. Pelaksanaan Audit Internal Mutu Manual Prosedur Pelaksanaan Audit Internal Mutu PROGRAM PASCASARJANA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2012 Manual Prosedur Pelaksanaan Audit Internal Mutu Program Pascasarjana Fakultas Pertanian

Lebih terperinci

MANUAL MUTU AKADEMIK DI BIDANG PENDIDIKAN UNIVERSITAS SAM RATULANGI TAHUN

MANUAL MUTU AKADEMIK DI BIDANG PENDIDIKAN UNIVERSITAS SAM RATULANGI TAHUN MANUAL MUTU AKADEMIK DI BIDANG PENDIDIKAN UNIVERSITAS SAM RATULANGI TAHUN 2015-2019 MM/LPM-UNSRAT/03 MANUAL MUTU AKADEMIK DI BIDANG PENDIDIKAN UNIVERSITAS SAM RATULANGI 2015-2019 MM/LPM-UNSRAT/01 Revisi

Lebih terperinci

BUKU MANUAL MUTU

BUKU MANUAL MUTU BUKU MANUAL MUTU 2014-2018 INSTITUT HINDU DHARMA NEGERI DENPASAR 2014 MANUAL MUTU Sistem Penjaminan Mutu Internal INSTITUT HINDU DHARMA NEGERI DENPASAR Judul : Tim Ahli : Manual Mutu Sistem Penjaminan

Lebih terperinci

MANUAL MUTU AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

MANUAL MUTU AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA MANUAL MUTU AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA 2010 MANUAL MUTU AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA Kode

Lebih terperinci

Manual Prosedur Audit Internal

Manual Prosedur Audit Internal Manual Prosedur Audit Internal Gugus Jaminan Mutu Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya Malang 2011 Manual Prosedur Audit Internal Gugus Jaminan Mutu Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Lebih terperinci

MANUAL PROSEDUR. Kode : Pelaksanaan Audit Internal

MANUAL PROSEDUR. Kode : Pelaksanaan Audit Internal MANUAL PROSEDUR Kode : 00404 06004 Pelaksanaan Audit Internal JURUSAN SOSIAL EKONOMI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2011 1 MANUAL PROSEDUR Pelaksanaan Audit Internal JURUSAN SOSIAL EKONOMI

Lebih terperinci

Standar Audit SA 620. Penggunaan Pekerjaan Pakar Auditor

Standar Audit SA 620. Penggunaan Pekerjaan Pakar Auditor SA 0 Penggunaan Pekerjaan Pakar Auditor SA Paket 00.indb //0 :: AM STANDAR AUDIT 0 penggunaan PEKERJAAN PAKAR AUDITOR (Berlaku efektif untuk audit atas laporan keuangan untuk periode yang dimulai pada

Lebih terperinci

MANUAL PROSEDUR TINDAKAN KOREKTIF DAN PENCEGAHAN

MANUAL PROSEDUR TINDAKAN KOREKTIF DAN PENCEGAHAN MANUAL PROSEDUR TINDAKAN KOREKTIF DAN PENCEGAHAN DIVISI JAMINAN MUTU FKIP UNIVERSITAS JAMBI 2015 MANUAL PROSEDUR TINDAKAN KOREKTIF DAN PENCEGAHAN DIVISI JAMINAN MUTU FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Lebih terperinci

Manual Mutu Akademik. Universitas Gadjah Mada UGM-KJM PENGANTAR

Manual Mutu Akademik. Universitas Gadjah Mada UGM-KJM PENGANTAR PENGANTAR Manual Mutu Akademik Universitas Gadjah Mada UGM-KJM-04.01.01 Revisi : - Tanggal : 26-01-04 Dikaji ulang oleh : Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengendalian Mutu Dikendalikan oleh : Asisten

Lebih terperinci

Standar XIII Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas PGRI Semarang

Standar XIII Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas PGRI Semarang i ii SALINAN KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA SEMARANG NOMOR: 101/SK/UPGRIS/VII/2014 tentang MANUAL SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL (SPMI) UNIVERSITAS PGRI SEMARANG REKTOR

Lebih terperinci

PIAGAM AUDIT INTERNAL PT SILOAM INTERNATIONAL HOSPITALS TBK.

PIAGAM AUDIT INTERNAL PT SILOAM INTERNATIONAL HOSPITALS TBK. PIAGAM AUDIT INTERNAL PT SILOAM INTERNATIONAL HOSPITALS TBK. I. Landasan Hukum Landasan pembentukan Internal Audit berdasarkan kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 56/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember

Lebih terperinci

Manual Mutu Akademik

Manual Mutu Akademik Manual Mutu Akademik MM 01 PJM Revisi Tanggal Dikaji Oleh Disetujui Oleh Pusat Jaminan Mutu Disetujui Oleh: Revisi ke 03 Tanggal 01 Juni 2011 KATA PENGANTAR Manual Mutu Akademik ini berisi tentang kebijakan,

Lebih terperinci

Manual Prosedur Pelaksanaan Audit Internal Mutu Program Pascasarjana

Manual Prosedur Pelaksanaan Audit Internal Mutu Program Pascasarjana Manual Prosedur Pelaksanaan Audit Internal Mutu Program Pascasarjana Program Pascasarjana UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2012 Manual Prosedur Pelaksanaan Audit Internal Universitas Brawijaya Kode Dokumen

Lebih terperinci

PIAGAM SATUAN PENGAWASAN INTERNAL (INTERNAL AUDIT CHARTER)

PIAGAM SATUAN PENGAWASAN INTERNAL (INTERNAL AUDIT CHARTER) PIAGAM SATUAN PENGAWASAN INTERNAL (INTERNAL AUDIT CHARTER) PIAGAM SATUAN PENGAWASAN INTERNAL (INTERNAL AUDIT CHARTER) PT (PERSERO) PENGERUKAN INDONESIA 1 Piagam SPI - PT (Persero) Pengerukan Indonesia

Lebih terperinci

AUDIT MUTU INTERNAL (AMI)

AUDIT MUTU INTERNAL (AMI) PERENCANAAN, PELAKSANAAN, DAN IMPLEMENTASI AUDIT MUTU INTERNAL (AMI) Selasa - Rabu, 5-6 September 2017 Kantor Penjaminan Mutu Perencanaan 1. Semua kegiatan yang dilakukan sebelum audit mutu internal dilakukan

Lebih terperinci

06 06 / / 10 10/ /

06 06 / / 10 10/ / 06/10/2015 1 Click to edit Master title style Click to edit Master text styles Second level Third level Fourth level» Fifth level IMPLEMENTASI SPMI-PT DI UNPATTI DISAMPAIKAN PADA SEMINAR NASIONAL SPMI-PT

Lebih terperinci

BAB I. Pendahuluan. Manual Sistem Penjaminan Mutu Internal 1

BAB I. Pendahuluan. Manual Sistem Penjaminan Mutu Internal 1 BAB I Pendahuluan Mengacu pada Pasal 91 ayat (1) dan (2) Peraturan Pemerintah Nomor : 19 Tahun 2005 bahwa setiap satuan pendidikan pada jalur formal wajib melakukan penjaminan mutu pendidikan dengan tujuan

Lebih terperinci

Manual Mutu Akademik Universitas Pembangunan Panca Budi

Manual Mutu Akademik Universitas Pembangunan Panca Budi 1 2 3 DAFTAR ISI Hal Lembar Pengesahan Kata Pengantar Daftar Isi i ii iii BAB I KEBIJAKAN MUTU AKADEMIK UNIVERSITAS PEMBANGUNAN PANCA BUDI 1 A. Kebijiakan Umum 1 B. Penjaminan Internal Mutu Akademik 2

Lebih terperinci

PT LIPPO KARAWACI Tbk Piagam Audit Internal

PT LIPPO KARAWACI Tbk Piagam Audit Internal PT LIPPO KARAWACI Tbk Piagam Audit Internal PIAGAM AUDIT INTERNAL PT LIPPO KARAWACI TBK I. LANDASAN HUKUM Landasan pembentukan Internal Audit berdasarkan kepada Peraturan Nomor IX.I.7, Lampiran Keputusan

Lebih terperinci

BAB IV VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN

BAB IV VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN BAB IV VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN 4.1. Visi dan Misi 4.1.1 Visi Visi adalah pandangan ideal keadaan masa depan (future) yang realistik dan ingin diwujudkan, dan secara potensial

Lebih terperinci

PPMI ( Pusat Penjaminan Mutu )

PPMI ( Pusat Penjaminan Mutu ) PPMI ( Pusat Penjaminan Mutu ) Pusat Penjaminan Mutu Internal (PPMI) Akbid Bhakti Putra Bangsa Purworejo (selanjutnya Akbid Purworejo) yang berada dan bertanggung jawab kepada Direktur bertugas untuk mengkoordinir,

Lebih terperinci

DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN... KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... KEPUTUSAN KETUA STMIK PRABUMULIH... BAB I PENDAHULUAN... 1

DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN... KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... KEPUTUSAN KETUA STMIK PRABUMULIH... BAB I PENDAHULUAN... 1 DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN... KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... KEPUTUSAN KETUA STMIK PRABUMULIH... i ii iv vi BAB I PENDAHULUAN... 1 BAB II VISI, MISI, DAN TUJUAN STMIK PRABUMULIH... 4 2.1 Visi STMIK

Lebih terperinci

PIAGAM SATUAN PENGAWASAN INTERN (INTERNAL AUDIT CHARTER) PT. PEMBANGUNAN JAYA ANCOL, TBK. PENDAHULUAN

PIAGAM SATUAN PENGAWASAN INTERN (INTERNAL AUDIT CHARTER) PT. PEMBANGUNAN JAYA ANCOL, TBK. PENDAHULUAN PIAGAM SATUAN PENGAWASAN INTERN (INTERNAL AUDIT CHARTER) PT. PEMBANGUNAN JAYA ANCOL, TBK. PENDAHULUAN 1. PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk. didirikan berdasarkan akta pendirian Perusahaan sebagaimana diumumkan

Lebih terperinci

Instrumen Evaluasi Diri Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal Perguruan Tinggi D1 : D2 : D3 : D4 : Sp1 : Sp2 : Sp3 : S1 : S2 : S3 :

Instrumen Evaluasi Diri Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal Perguruan Tinggi D1 : D2 : D3 : D4 : Sp1 : Sp2 : Sp3 : S1 : S2 : S3 : Instrumen Evaluasi Diri Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal Perguruan Tinggi 2009 o Nama Perguruan Tinggi : o Alamat Perguruan Tinggi : o Nama Pemimpin Perguruan Tinggi : o Jumlah Program Studi

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KOTA BEKASI

BERITA DAERAH KOTA BEKASI BERITA DAERAH KOTA BEKASI NOMOR : 46 2016 SERI : E PERATURAN WALIKOTA BEKASI NOMOR 46 TAHUN 2016 TENTANG PIAGAM AUDIT INTERNAL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA BEKASI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA

Lebih terperinci

MANUAL MUTU AKADEMIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN UNSOED-M-TPM

MANUAL MUTU AKADEMIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN UNSOED-M-TPM MANUAL MUTU AKADEMIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN UNSOED-M-TPM-04-06-01 Revisi : 0 Tanggal : 13-04-06 Dikaji ulang oleh : Pembantu Rektor I Dikendalikan oleh : Pusat Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan

Lebih terperinci

K E B I J A K A N M U T U A K ADEMIK FAKULTAS AGAMA ISLAM

K E B I J A K A N M U T U A K ADEMIK FAKULTAS AGAMA ISLAM K E B I J A K A N M U T U A K ADEMIK FAKULTAS AGAMA ISLAM UNIVERSITAS KUTAI KARTANEGARA TENGGARONG PENGESAHAN Nama Dokumen: KEBIJAKAN MUTU FAKULTAS AGAMA ISLAM UNIVERSITAS KUTAI KARTANEGARA No Dokumen:

Lebih terperinci

MANUAL PROSEDUR PENYUSUNAN DAN PELAKSANAAN RENCANA STRATEGIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

MANUAL PROSEDUR PENYUSUNAN DAN PELAKSANAAN RENCANA STRATEGIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA MANUAL PROSEDUR PENYUSUNAN DAN PELAK KSANAAN RENCANA STRATEGIS UNIVERSITAS BRAWIJAYAA MP.UB.01 MANUAL PROSEDUR PENYUSUNAN DAN PELAKSANAAN RENCANA STRATEGIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA MP.UB.01 Revisi : 1 Tanggal

Lebih terperinci

PROSEDUR SISTEM MUTU Tanggal Revisi : SISTEM MUTU Tanggal Berlaku : 01 Oktober 2009 Kode Dokumen : PM-UII-02

PROSEDUR SISTEM MUTU Tanggal Revisi : SISTEM MUTU Tanggal Berlaku : 01 Oktober 2009 Kode Dokumen : PM-UII-02 1. TUJUAN : 1. Untuk memastikan perangkat sistem dan struktur dokumentasi serta mekanisme yang digunakan dalam implementasi Sistem Manajemen Mutu. 2. Untuk memastikan pengaturan dan cara pemberian kode

Lebih terperinci

laporan hasil audit internal

laporan hasil audit internal laporan hasil audit internal UNIT PENJAMINAN MUTU POLTEKKES KEMENKES KEMENKES SURAKARTA 2016 1 RINGKASAN EKSEKUTIF Kegiatan audit internal Poltekkes Kemenkes Surakarta dilakukan 2 kali dalam tahun 2016.

Lebih terperinci

BAB I KEBIJAKAN MUTU AKADEMIK UNIVERSITAS BUNG HATTA

BAB I KEBIJAKAN MUTU AKADEMIK UNIVERSITAS BUNG HATTA BAB I KEBIJAKAN MUTU AKADEMIK UNIVERSITAS BUNG HATTA 1.1. KEBIJAKAN UMUM 1.1.1. Universitas Bung Hatta berkomitmen menghasilkan lulusan yang berkualitas dan profesional untuk memenuhi tuntutan global,

Lebih terperinci

AUDIT INTERNAL Kode. Dok Revisi Tgl Terbit Halaman LPM-POS-MNV Maret dari 9

AUDIT INTERNAL Kode. Dok Revisi Tgl Terbit Halaman LPM-POS-MNV Maret dari 9 LPM-POS-MNV.02 01 1 Maret 2016 1 dari 9 PENGESAHAN Nama Jabatan Tanda Tangan Dibuat Oleh Dr. H. Abdi Fithria, S.Hut., M.P Kabid Monevin Disahkan Oleh Dr. Ir. M. Ahsin Rifa i, M.Si Ketua LPM Status Distribusi

Lebih terperinci

MANUAL PROSEDUR AUDIT INTERNAL GUGUS JAMINAN MUTU

MANUAL PROSEDUR AUDIT INTERNAL GUGUS JAMINAN MUTU MANUAL PROSEDUR AUDIT INTERNAL GUGUS JAMINAN MUTU FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2014 i Manual Prosedur Audit Internal Gugus Jaminan Mutu Fakultas Perikanan dan Ilmu

Lebih terperinci

PIAGAM KOMITE AUDIT. ( AUDIT COMMITTE CHARTER ) PT FORTUNE MATE INDONESIA Tbk

PIAGAM KOMITE AUDIT. ( AUDIT COMMITTE CHARTER ) PT FORTUNE MATE INDONESIA Tbk PIAGAM KOMITE AUDIT ( AUDIT COMMITTE CHARTER ) PT FORTUNE MATE INDONESIA Tbk 2 Januari 2013 Halaman DAFTAR ISI... 1 BAGIAN PERTAMA... 2 PENDAHULUAN... 2 1. LATAR BELAKANG... 2 2. VISI DAN MISI... 2 3.

Lebih terperinci

AKREDITASI PROGRAM STUDI KEDOKTERAN

AKREDITASI PROGRAM STUDI KEDOKTERAN BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI KEDOKTERAN BUKU VII PEDOMAN ASESMEN LAPANGAN BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2014 DAFTAR ISI halaman DAFTAR ISI 1 BAB I 2 PENDAHULUAN 2 BAB II 3 PROSEDUR

Lebih terperinci

TENTANG : STANDAR AUDIT APARAT PENGAWASAN INTERN PEMERINTAH (APIP) KABUPATEN BADUNG

TENTANG : STANDAR AUDIT APARAT PENGAWASAN INTERN PEMERINTAH (APIP) KABUPATEN BADUNG LAMPIRAN I PERATURAN BUPATI BADUNG PRINSIP-PRINSIP DASAR KEWAJIBAN APIP DAERAH a. APIP Daerah harus mengikuti standar audit dalam segala pekerjaan audit yang dianggap material. Suatu hal dianggap material

Lebih terperinci

PROSEDUR SISTEM MUTU TINJAUAN MANAJEMEN

PROSEDUR SISTEM MUTU TINJAUAN MANAJEMEN 1. TUJUAN : Memberikan pedoman kepada Jajaran Manajemen untuk membuktikan komitmennya terhadap Sistem Penjaminan Mutu dalam selang waktu yang terencana dengan melakukan evaluasi dan tindak lanjut untuk

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT BADAN PENJAMINAN MUTU (BPM) PENGESAHAN

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT BADAN PENJAMINAN MUTU (BPM) PENGESAHAN Halaman 1 dari 10 PENGESAHAN Dibuat Oleh Diperiksa Oleh Dr. H. Abdi Fitria, S.Hut. MP Nama Jabatan Tanda Tangan Ir. Hairil Ifansyah, MP Ketua Bidang Monev Wakil Manajemen Mutu Disahkan Oleh Dr.Ir.H.Rustam

Lebih terperinci

PEDOMAN KNAPPP 01:2005. Kata Pengantar

PEDOMAN KNAPPP 01:2005. Kata Pengantar Kata Pengantar Pertama-tama, kami mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT yang atas izinnya revisi Pedoman Komisi Nasional Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan (KNAPPP), yaitu Pedoman KNAPPP

Lebih terperinci