Pemrograman Terstruktur. Pemrosesan File Teks dan File Biner

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Pemrograman Terstruktur. Pemrosesan File Teks dan File Biner"

Transkripsi

1 Pertemuan 12 Pemrograman Terstruktur Pemrosesan File Teks dan File Biner

2 Tujuan Perkuliahan Mahasiswa mampu membedakan file biner dan file teks Mahasiswa memahami macam-macam operasi file dalam file teks dan file biner Mahasiswa dapat membuat program untuk operasi file

3 Struktur File File adalah Kumpulan data-data yang disimpan dalam disk dalam bentuk suatu kesatuan. Suatu file merupakan organisasi i dari sejumlah record. Masing-masing record dapat terdiri dari satu atau beberapa field dan setiap field terdiri dari satu atau beberapa byte.

4 Tahapan Operasi File Operasi file pada dasarnya meliputi 3 tahapan : 1. Membuka / mengaktifkan file 2. Melaksanakan Operasi file 3. Menutup File

5 Membuka dan Mengaktifkan File Untuk membuka / mengaktifkan file sebelum dapat diakses, digunakan fungsi fopen( ) Syntax : FILE *fopen ( char *namafile, char *mode ); ket : namafile berupa nama dari file yang akan diaktifkan mode berupa jenis operasi yang dilakukan terhadap file t t d d fil tdi h prototype ada pada file stdio.h Keluaran fungsi fopen ( ) berupa pointer yang menunjuk ke tipe FILE, yaitu tipe struktur yang definisinya ada pada file stdio.h Berhasil-tidaknya operasi pengaktifan file dapat dilihat pada keluaran fungsi fopen ( ). Jika keluaran berupa NULL berarti operasi pengktifan gagal.

6 Jenis Operasi (Mode) File r menyatakan bahwa file hanya akan dibaca w menyatakan bahwa file baru dibuat a untuk membuka file yang sudah ada pada disk dan operasi yang dilakukan k adalah dlhoperasi penambahan bh data pada file r+ untuk membuka file yang sudah ada, dan operasinya berupa pembacaan dan penulisan w+ untuk membuka file dengan tujuan pembacaan atau penulisan. Jika sudah ada isinya akan dihapus. a+ untuk membuka file dengan tujuan perekaman atau pembacaan. Jika file berisi maka isinya tidak akan dihapus.

7 Contoh Pemakaian fungsi fopen() pf = fopen ( COBA. TXT, w ); Bentuk yang biasa dipakai untuk Mk Maksuddari pernyataan mengaktifkan file adalah : tersebut adalah : if ( pf = fopen ( COBA. TXT, w ) Menciptakan dan == NULL ) mengaktifkan file { cputs ( File tidak dapat diciptakan bernama COBA.TXT! ); Dengan mode yaitu w exit ( 1 ); } /*Keluar dari program*/ (mode penulisan file) Mula-mula pf diisi dengan keluaran Menempatkan pointer- fungsi fopen ( ). Seandainya nilainya ke-file ke variable adalah NULL (berarti operasi pointer pf pengaktifan file gagal) maka : Pada layar ditampilkan tulisan File tidak dapat dibuka! Program dihentikan / selesai

8 Menutup File Untuk menutup file, fungsi yang digunakan adalah fclose ().Bentuk deklarasinya adalah : int fclose ( FILE *pf ); Fungsi fclose ( ) menghasilkan keluaran berupa nol jika operasi penutupan file berhasil dilakukan. Disamping fclose ( ) terdapat fungsi fcloseall ( ) yang kegunaanya adalah untuk menutup semua file yang sedang terbuka. Bentuk deklarasinya : int fcloseall (void); Fungsi fcloseall ( ) menghasilkan nilai EOF (EOF didefinisikan pada file stdio.h, yaitu bernilai -1) jika terjadi kegagalan. Sedangkan jika berhasil, keluaran fungsi berupa jumlah file yang ditutup.

9 Operasi Penyimpanan dan Pembacaan File per Karakter Sebuah karakter dapat disimpan dalam file dengan menggunakan fungsi fputc ( ). Bentuk deklarasinya : int fputc ( int kar, FILE *ptr_file ); dengan ptr_file adalah pointer-ke-file yang berisi keluaran dari fopen ( ), dan kar berupa karakter yang akan disimpan dalam file.

10 Contoh Pembacaan File per Karakter Contoh Program yang digunakan untuk membaca isi file COBA.TXT, dengan langkah sebagai berikut : Buka file COBA. TXT dengan mode r. Jika tak berhasil dibuka beri keterangan bahwa file tidak ada, selesai. Baca sebuah karakter dari file. Jika karakter sama dengan EOF (tanda akhir file) maka langkah ke 4 Tampilkan karakter ke layar dan kembali le langkah 2 Tutup file Selesai

11 Program Pembacaan File per Karakter #include <stdio.h> #include <conio.h> main( ) { FILE*pf; char kar; clrscr( ); if ((pf = fopen ( COB. TXT, r )) = = NULL ) { cputs ( File tak dapat dibuka!\r\n ); exit; } while ( (kar = getc (pf) )!=EOF ) putch (kar); Contoh Eksekusi : A>GETC TURBO C- } fclose (pf);

12 File Teks dan File Biner File teks merupakan file yang pola penyimpanan datanya dalam bentuk karakter. Misalnya bilangan bertipe int bisa saja menempati ruang 1 byte, 2 byte atau lebih, tergantung oleh nilai dari bilangan. File biner adalah file yang pola penyimpanan di dalam disk adalah dalam bentuk biner, yaitu seperti bentuk padsa memory (RAM) komputer. Misalnya data bertipe int akan selalu menempati ruang 2 byte berapapun pp harganya.

13 Perbedaan File Teks dan File Biner File teks dipakai untuk menyimpan data bertipe karakter atau string sedangkan file biner dipakai untuk menyimpan data bilangan atau data kompleks, seperti struktur (tipe struct). Pada file teks, karakter \n pada program akan diperlakukan sebagai CR/LF bagi MS-DOS dan CR/LF ( artinya CR atau ber-ascii 13 diikuti dengan LF atau ber-ascii 10) pada MS-DOS akan diterjemahkan sebagai \n bagi program. Sedangkan pada file biner, karakter kt \n pada program akan diperlakukan k sebagai LF saja bagi MS-DOS dan karakter LF bagi MS-DOS dianggap sebagai \n bag i program.

14 Mode pada file Teks dan File Biner Penambahan yang perlu dilakukan untuk menentukan mode teks atau mode biner berupa : t untuk mode teks dan b untuk mode biner. Contoh : rt berarti mode file adalah teks dan file akan dibaca rt+ berarti mode file adalah teks dan file bisa dibaca atau ditulisi rb berarti mode file adalah biner dan hendak dibaca

15 Mode pada file Teks dan File Biner (cont..) Jika pada mode file tidak terdapat karakter t atau b, mode file akan ditentukan oleh variable global bernama _fmode ( deklarasinya ada pada file fcntl.h). Jika _fmode tidak dilibatkan dalam program, maka mode file yang tidak mengandung t atau b akan dianggap sebagai file teks. Variable i _fmode bisa diisi i dengan O_BINARY untuk menyatakan file biner, atau O_TEXT untuk menyatakan file text. Contoh : _fmode = O_BINER; pf = fopen ( TEST1, r ); berarti bahwa TEST1 adalah file biner dan hendak baca.

16 Operasi Penyimpanan dan Pembacaan File per Int Untuk menyimpan sebuah data bertipe int digunakan fungsi putw( ) Sedangkan untuk membaca sebuah data bertipe int digunakan fungsi getw() Bentuk deklarasinya : int getw (FILE *ptr_file); int putw (FILE *ptr_file);

17 Operasi Pembacaan dan Penyimpanan File per Blok Fungsi untuk menyimpan file dalam bentuk kesatuan blok (sejumlah byte) adalah fwrite( ) Bentuk deklarasi int fwrite (void *buffer, int jum_byte, int n, FILE *ptr_file); Fungsi untuk membaca data file dalam bentuk kesatuan blok (sejumlah byte) adalah fread( () Bentuk deklarasi : int fread (void*buffer, int n, FILE *ptr_file);

18 Operasi Pembacaan dan Penyimpanan File per Blok (cont) Ket : Buffer adalah pointer yang menunjuk ke daerah memory yang akan ditempati data dari file disk (untuk fread( )), atau pointer yang menunjuk ke daerah memory yang berisi data yang akan disimpan ke file disk (fwrite( )). jum_byte menyatakan jumlah byte yang akan dibaca atau disimpan n menentukan banyaknya blok data berukuran jum_byte yang akan ditulis atau dibaca ptr_file berupa pointer-ke-file yang berisi nilai keluaran dari fopen( ()

19 Menyimpan dan Membaca Data String pada File Fungsi yang digunakan untuk membaca data string pada file sampai ditemukannya karakter baris baru \n atau setelah ( n-1 ) karakter, dengan n adalah panjang maksimal string gyang dibaca per waktu-baca adalah fgets( ) Bentuk deklarasinya : char *fgets (char *str str, int n, FILE *ptr_file); Fungsi yang digunakan untuk menyimpan data string ke dalam file yaitu fputs( ). Bentuk deklarasinya : int fputs (char *str, FILE *ptr_file);

20 Menyimpan dan Membaca File yang diformat Fungsi yang digunakan untuk menyimpan data bilangan yang diformat ke dalam file yaitu fprintf( ), dengan bentuk : fprintf (ptr_file, string kontrol, daftar argumen); Sedangkan untuk membaca kembali, fungsi yang digunakan berupa fscanf( ), dengan bentuk : fscanf (ptr_file, string kontrol, daftar argumen); Kedua fungsi diatas berlaku seperti fungsi printf( ) dan g p g p ( ) scanf( ), hanya saja operasinya pada file.

21 Pengaksesan File Biner Secara Acak Fungsi g yang digunakan untuk mengakses file biner secara acak adalah fseek( ). Bentuk deklarasinya : int fseek (FILE *ptr_file, long int ofset, int posisi); dengan : - ptr_file adalah pointer yang keluar berasal dari keluaran fopen( ) - ofset menyatakan tk jumlah lh bt byte terhadap hd posisi ii Kegunaan fungsi fseek( ) yaitu untuk menempatkan penunjuk file ke suatu lokasi dalam file, berdasarkan ofset dan posisi.

22 Pengaksesan File Biner Secara Acak (Contoh) fseek (pf, 3, SEEK_SET); SET); Pernyataan tersebut menempatkan penunjuk file ke posisi 3 byte sesudah awal file (SEEK _ SET). fseek (pf, 3, SEEK_END); Pernyataan ini akan menempatkan penunjuk file ke posisi 3 byte sebelum akhir file fseek (pf, 3, SEEK_CUR); Pernyataan ini dipakai untuk menempatkan penunjuk file ke posisi 3 byte sesudah posisi penunjuk file berada.

23 Operasi File Tak Berpenampung Operasi File tak berpenampung sering disebut dengan system level I/O (masukan-keluaran beraras system atau low-level (masukan-keluaran keluaran beraras rendah). Keuntungannya adalah dalam hal kecepatan pengaksesan (bacatulis).

24 Fungsi-fungsi dalam Operasi File Tak Berpenampung Fungsi open( ): untuk membuka file (terdapat pada file io.h) Bentuk deklarasi : int _open (char *filename, int mode); dengan mode dapat diisi dengan konstanta O_RDONLY, O_WRONLY atau O_RDWR, yang didefinisikan pada file fcntl.h Fungsi create( ): untuk menciptakan file baru atau untuk mengosongkan file yang berisi Bentuk deklarasi : int _create (char *namafile, int atrib); dengan atrib untuk menentukan atribut t file Fungsi fclose( ) : untuk menutup file dengan bentuk deklarasi : int _close (int handle); dengan handle menyatakan kode penanganan file yang diperoleh dari _fopen( ) atau _create( ).

25 Fungsi-fungsi dalam Operasi File Tak Berpenampung (cont.) Fungsi _read( ) : untuk membaca isi file. Bentuk deklarasinya : int _read (int handle, void*buffer, unsigned panjang); Fungsi _write( ) : untuk menulis ke file Bentuk deklarasinya: int _write (int handle, void *bufer bufer, unsigned panjang); fungsi lseek( ) : untuk memindah penunjuk file (yang memungkinkan pengaksesan file secara acak) Bentuk deklarasinya : long lseek (int handle, long ofset, int posisi);

26 Menghapus File Fungsi unlink( ) digunakan untuk menghapus File. Bentuk deklarasinya : int unlink (char *namafile); ket: namafile adalah pointer yang menunjuk ke nama file yang akan dihapus.

27 Mengganti Nama File Fungsi rename( ) digunakan untuk mengganti nama file. Bentuk deklarasinya : int rename (char *nmafilelama, char *namafilebaru);

28 Referensi Bab 12, Text and Binary File Processing, Problem Solving and Program Design in C, Jeri R. Hanly dan Elliot B. Koffman, Addison Wesley, 2002

PERTEMUAN XI OPERASI FILE

PERTEMUAN XI OPERASI FILE PERTEMUAN XI OPERASI FILE SASARAN Setelah menyelesaikan bab ini, anda diharapkan dapat: Menjelaskan tentang struktur file Menjelaskan tentang tahap-tahap operasi pada file Menjelaskan tentang fungsi untuk

Lebih terperinci

PERTEMUAN VII FILE TEKS & FILE BINER

PERTEMUAN VII FILE TEKS & FILE BINER PERTEMUAN VII FILE TEKS & FILE BINER 7.1 Tujuan Praktikum Praktikan dapat membedakan antara file teks dan file biner serta dapat mendeklarasikan, membuat, membaca dengan menggunakan dua buah macam file

Lebih terperinci

OPERASI FILE DASAR PEMROGRAMAN

OPERASI FILE DASAR PEMROGRAMAN OPERASI FILE DASAR PEMROGRAMAN TUJUAN Setelah menyelesaikan bab ini, mahasiswa diharapkan dapat: Menjelaskan tentang struktur file Menjelaskan tentang tahap-tahap operasi pada file Menjelaskan tentang

Lebih terperinci

BAB XII OPERASI FILE

BAB XII OPERASI FILE Diktat Mata Kuliah Pemrograman II BAB XII OPERASI FILE IF Membuat File Text File text adalah suatu file yang pola penyimpanannya datanya dalam bentuk karakter. Sehingga kalau suatu variabel bertipe int

Lebih terperinci

PERTEMUAN XI OPERASI FILE

PERTEMUAN XI OPERASI FILE PERTEMUAN XI OPERASI FILE JENIS FILE File Biner : file yang pola penyimpanan di dalam disk berbentuk biner, yaitu seperti bentuk pada memori RAM (komputer). Dipakai untuk menyimpan data kompleks, mis :

Lebih terperinci

Baca Tulis File. Untuk dapat membaca atau menulis data dari/ke sebuah file maka langkah yang perlu dilakukan adalah:

Baca Tulis File. Untuk dapat membaca atau menulis data dari/ke sebuah file maka langkah yang perlu dilakukan adalah: Untuk dapat membaca atau menulis data dari/ke sebuah file maka langkah yang perlu dilakukan adalah: 1. membuka file - mendefinisikan variabel stream - melakukan perintah open() 2. Melakukan pembacaan atau

Lebih terperinci

Praktikum 12 FILE. Gambar Struktur data dari file

Praktikum 12 FILE. Gambar Struktur data dari file Praktikum 12 FILE A. TUJUAN 1. Menjelaskan tentang struktur file 2. Menjelaskan tentang tahap-tahap operasi pada file 3. Menjelaskan tentang fungsi untuk penyimpanan dan pembacaan file per-karakter 4.

Lebih terperinci

Bab 7 File 109 BAB 7 FILE TUJUAN PRAKTIKUM TEORI PENUNJANG. FILE *fopen( const char*nama_file, const char*mode);

Bab 7 File 109 BAB 7 FILE TUJUAN PRAKTIKUM TEORI PENUNJANG. FILE *fopen( const char*nama_file, const char*mode); Bab 7 File 109 BAB 7 FILE TUJUAN PRAKTIKUM 1. Praktikan dapat memahami operasi File yang ada dalam pemograman Bahasa C TEORI PENUNJANG Seringkali untuk program-program aplikasi system informasi, data perlu

Lebih terperinci

Teknik Pemrograman Terstruktur 1

Teknik Pemrograman Terstruktur 1 1 Pointer Pointer (variabel penunjuk) adalah suatu variabel yang berisi alamat memori dari suatu variabel lain. Alamat ini merupakan lokasi dari obyek lain (biasanya variabel lain) di dalam memori. Operator

Lebih terperinci

Algoritma dan Pemrograman Lanjut. Pertemuan Ke-13 Arsip (File) 2

Algoritma dan Pemrograman Lanjut. Pertemuan Ke-13 Arsip (File) 2 Algoritma dan Pemrograman Lanjut Pertemuan Ke-13 Arsip (File) 2 Disusun Oleh : Wilis Kaswidjanti, S.Si.,M.Kom. Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran

Lebih terperinci

MODUL 7 FILE. namafile adalah nama dari file yang akan dibuka/diaktifkan. mode adalah jenis operasi file yang akan dilakukan terhadap file.

MODUL 7 FILE. namafile adalah nama dari file yang akan dibuka/diaktifkan. mode adalah jenis operasi file yang akan dilakukan terhadap file. MODUL 7 FILE File adalah sebuah organisasi dari sejumlah record. Masing-masing record bisa terdiri dari satu atau beberapa field. Setiap field terdiri dari satu atau beberapa byte. 1. Membuka File Untuk

Lebih terperinci

Achmad Solichin.

Achmad Solichin. Pemrograman Bahasa C dengan Turbo C Sh-001@plasa.com Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit),

Lebih terperinci

DIKTAT MATA KULIAH PEMROGRAMAN I BAB XII FILE

DIKTAT MATA KULIAH PEMROGRAMAN I BAB XII FILE DIKTAT MATA KULIAH PEMROGRAMAN I BAB XII FILE IF Tahapan Operasi File Tahapan operasi file pada dasarnya meliputi tiga tahapan : 1. Membuka / Mengaktifkan File 2. Melaksanakan Proses File 3. Menutup File

Lebih terperinci

DIKTAT MATA KULIAH PEMROGRAMAN I BAB XII FILE

DIKTAT MATA KULIAH PEMROGRAMAN I BAB XII FILE DIKTAT MATA KULIAH PEMROGRAMAN I BAB XII FILE IF Membuka / Mengaktifkan File Sebelum file dapat diakses (dibaca atau ditulisi), mula-mula file harus diaktifkan lebih dulu. Untuk keperluan ini, fungsi yang

Lebih terperinci

FILE INPUT/OUTPUT. Overview

FILE INPUT/OUTPUT. Overview FILE INPUT/OUTPUT Algoritma dan Pemrograman Tahar Agastani Teknik Informatika UIN - 2008 Overview Definisi Lingkup Sistem File File Pointer Membuka File Menutup File Menulis sebuah karakter Membaca sebuah

Lebih terperinci

Sequential File. Pertemuan Konsep Record/Struktur dan Pointer Konsep File Pengelolaan File Studi Kasus

Sequential File. Pertemuan Konsep Record/Struktur dan Pointer Konsep File Pengelolaan File Studi Kasus Sequential File Pertemuan 14-15 Overview Deskripsi Tujuan Instruksional Referensi Konsep Record/Struktur dan Pointer Konsep File Pengelolaan File Studi Kasus Jurusan Teknik Informatika XIV/XV - 2 Universitas

Lebih terperinci

TUGAS PENDAHULUAN MODUL I PERKENALAN MIKU, COMPILER BAHASA C, DAN STANDARD INPUT-OUTPUT

TUGAS PENDAHULUAN MODUL I PERKENALAN MIKU, COMPILER BAHASA C, DAN STANDARD INPUT-OUTPUT TUGAS PENDAHULUAN MODUL I PERKENALAN MIKU, COMPILER BAHASA C, DAN STANDARD INPUT-OUTPUT Prepared by: Bagus Hanindhito (20-02-2015) Problem 1 : Hello World! Pada problem ke-1 ini, kita akan mencoba melakukan

Lebih terperinci

Modul V Pemrograman Bahasa C ( bagian II )

Modul V Pemrograman Bahasa C ( bagian II ) Modul V Pemrograman Bahasa C ( bagian II ) 5.1 Tujuan Percobaan 1. Mengenal dan memahami fungsi (function) dan kegunaanya serta aplikasinya dalam program sederhana. 2. Mengenal dan memahami fungsi array-larik

Lebih terperinci

Algoritma dan Pemrograman

Algoritma dan Pemrograman Algoritma dan Pemrograman Konsep Pemrograman C/C++ Ptputraastawa@gmail.com Ptputraastawa.wordpress.com Sejarah bahasa pemrograman C Bahasa C hasil kreasi dari Dennis M. Ritchie (1972) di Bell Telephone

Lebih terperinci

Membuka dan Menutup File

Membuka dan Menutup File A. Tujuan - Membuka dan menutup file - Menulis data ke dalam file - Membaca isi file dan menampilkannya ke dalam halaman web - Mengubah nama file, menyalin file, dan menghapus file - Membuat, mengubah,

Lebih terperinci

ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN 2. 3 SKS By : Sri Rezeki Candra Nursari

ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN 2. 3 SKS By : Sri Rezeki Candra Nursari ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN 2 3 SKS By : Sri Rezeki Candra Nursari MATERI Teks/string Pointer File Struktur Kelas Konstruktor dan Destruktor Kelas dan Obyek Overloading Operator Inheritance (Pewarisan) Polimorfisme

Lebih terperinci

12/29/2011. Algoritme dan Pemrograman. Bit. Bitwise operator

12/29/2011. Algoritme dan Pemrograman. Bit. Bitwise operator Algoritme dan Pemrograman Kuliah #13 Operator Bitwise Tipe Enumerasi Manipulasi File Bit Singkatan dari binary digit (digit biner), yaitu suatu nilai bilangan yang direpresentasikan sebagai bilangan biner

Lebih terperinci

Minggu ke-13 Berkas (File)

Minggu ke-13 Berkas (File) Minggu ke-13 Berkas (File) Pendahuluan File merupakan unit standar penyimpanan data yang menggunakan konsep stream dalam pengaksesannya. Stream merupakan penghubung antara programmer dengan file. Sebuah

Lebih terperinci

File. Dalam bahasa pemrograman C, terdapat dua jenis stream: teks (ASCII) dan binari. Minggu ini, FILE dan stream jenis teks akan dibahas.

File. Dalam bahasa pemrograman C, terdapat dua jenis stream: teks (ASCII) dan binari. Minggu ini, FILE dan stream jenis teks akan dibahas. File Pendahuluan File merupakan unit standar penyimpanan data yang menggunakan konsep stream dalam pengaksesannya. Stream merupakan penghubung antara programmer dengan file. Sebuah stream terhubung dengan

Lebih terperinci

Dasar Operasi File. Overview. Tujuan Instruksional

Dasar Operasi File. Overview. Tujuan Instruksional Dasar Operasi File Pertemuan : Disusun oleh : Danang Junaedi Jurusan Teknik Informatika Universitas Widyatama Overview Tujuan Instruksional Jenis File Operasi File Tahap Operasi Dasar File Mengaktifkan

Lebih terperinci

DASAR PEMROGRAMAN. File

DASAR PEMROGRAMAN. File DASAR PEMROGRAMAN File DESKRIPSI File adalah kumpulan byte-byte yang disimpan dalam media penyimpanan. File merupakan komponen yang bertipe data sama, yang jumlahnya tidak tentu, yang dapat ditambah atau

Lebih terperinci

Pertemuan 7. Tipe Data Sederhana

Pertemuan 7. Tipe Data Sederhana Pertemuan 7 Dasar Pemrograman Komputer Tipe Data Sederhana 1 Tujuan Memberikan pemahaman mengenai berbagai tipe data sederhana yang disediakan oleh C, sehingga mahasiswa mampu memilih tipe data yang sesuai

Lebih terperinci

PENGAKSESAN BERKAS (FILE) DALAM C

PENGAKSESAN BERKAS (FILE) DALAM C Algoritma dan Pemrograman 2 PENGAKSESAN BERKAS (FILE) DALAM C Arsip/File/Berkas merupakan struktur penyimpanan data didalam memori sekunder seperti hard disk. Struktur arsip memungkinkan data disimpan

Lebih terperinci

Pertemuan 11: OPERASI FILE dalam C

Pertemuan 11: OPERASI FILE dalam C Pertemuan 11: PROSEDUR dan FUNGSI dalam C OPERASI FILE dalam C Mengapa perlu ada prosedur dan fungsi? Semakin besar cakupan permasalahan yang akan diselesaikan, maka semakin banyak pula baris kode/perintah

Lebih terperinci

FILE & STREAM Bab FILE

FILE & STREAM Bab FILE FILE & STREAM Bab 5 5.1 FILE File adalah sekumpulan data yang disimpan dalam media penyimpanan luar seperti disket/harddisk. Dalam C++ file adalah sebuah stream yang disimpan dalam media penyimpanan luar.

Lebih terperinci

LATIHAN DAN KISI-KISI SOAL JURUSAN TELEKOMUNIKASI POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA

LATIHAN DAN KISI-KISI SOAL JURUSAN TELEKOMUNIKASI POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA LATIHAN DAN KISI-KISI SOAL JURUSAN TELEKOMUNIKASI POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA Oleh : Muh. Zen S. Hadi, ST Struktur Struktur adalah pengelompokan variabel-variabel yang bernaung dalam satu nama

Lebih terperinci

1. Menciptakan dan mengisi file dengan data karakter dari keyboard /* File program: fputc.c */ #include <stdio.h> #include <stdlib.

1. Menciptakan dan mengisi file dengan data karakter dari keyboard /* File program: fputc.c */ #include <stdio.h> #include <stdlib. Praktikum FILE A. TUJUAN 1. Menjelaskan tentang struktur file 2. Menjelaskan tentang tahap-tahap operasi pada file 3. Menjelaskan tentang fungsi untuk penyimpanan dan pembacaan file per-karakter 4. Menjelaskan

Lebih terperinci

adalah langkah-langkah yang diambil dalam

adalah langkah-langkah yang diambil dalam ALGORITMA adalah langkah-langkah yang diambil dalam menyelesaikan suatu tugas Diselesaikan Oleh KOMPUTER Langkah-langkah harus tersusun secara LOGIS dan Efisien agar dapat menyelesaikan tugas dengan benar

Lebih terperinci

Algoritme dan Pemrograman

Algoritme dan Pemrograman Algoritme dan Pemrograman Kuliah #14 Operator Bitwise Tipe Enumerasi File Teks Bit Singkatan dari binary digit (digit biner), yaitu suatu nilai bilangan yang direpresentasikan sebagai bilangan biner (basis

Lebih terperinci

BAB 2. FUNGSI INPUT OUTPUT

BAB 2. FUNGSI INPUT OUTPUT BAB 2. FUNGSI INPUT OUTPUT 2.1 Fungsi Input 1. Input Tanpa Format a. Memasukkan Nilai Karakter Fungsi yang digunakan : getche( ) : memasukkan karakter tanpa penekanan Enter getchar( ) : memasukkan karakter

Lebih terperinci

INPUT DAN OUTPUT BAHASA C

INPUT DAN OUTPUT BAHASA C INPUT DAN OUTPUT BAHASA C FUNGSI INPUT TANPA FORMAT (MEMASUKKAN NILAI KARAKTER) Fungsi yang digunakan : getche( ) : memasukkan karakter tanpa penekanan Enter getchar( ) : memasukkan karakter dengan penekanan

Lebih terperinci

File dan Direktori PHP. Pemrograman Internet

File dan Direktori PHP. Pemrograman Internet File dan Direktori PHP Pemrograman Internet Objectives Membuat, Menulis dan Membaca Isi File Membuka dan Membuat File Menulis ke File Membaca Isi File Menutup File Membuat dan Menghapus Direktori Manipulasi

Lebih terperinci

Hari : Rabu Pertemuan : 3 Tanggal Praktikum : Oktober 2001 Shift : 4

Hari : Rabu Pertemuan : 3 Tanggal Praktikum : Oktober 2001 Shift : 4 Hari : Rabu Pertemuan : 3 Tanggal Praktikum : Oktober 2001 Shift : 4 Tujuan Instruksional Khusus Mahasiswa memahami pengoperasian file Relative serta beberapa teknik Hashing dan Colision Pokok Bahasan

Lebih terperinci

Overview. Deskripsi Tujuan Instruksional Referensi

Overview. Deskripsi Tujuan Instruksional Referensi Mesin Abstrak Sequential File Pertemuan 14-15 Overview Deskripsi Tujuan Instruksional Referensi Konsep Record/Struktur dan Pointer Konsep & Pengelolaan Mesin Abstrak Konsep & Pengelolaan File Sequential

Lebih terperinci

PRAKTIKUM 9 ORGANISASI FILE/PENGOLAHAN DATA DENGAN FILE BERTIPE

PRAKTIKUM 9 ORGANISASI FILE/PENGOLAHAN DATA DENGAN FILE BERTIPE PRAKTIKUM 9 ORGANISASI FILE/PENGOLAHAN DATA DENGAN FILE BERTIPE 1. Judul Materi / Pokok Bahasan : Organisasi File/Pengolahan Data dengan File Bertipe 2. Tujuan Instruksional Khusus : Mahasiswa dapat membuat

Lebih terperinci

BAB 4 PENGENALAN BAHASA C

BAB 4 PENGENALAN BAHASA C Bab 4 Pengenalan Bahasa C 35 BAB 4 PENGENALAN BAHASA C TUJUAN PRAKTIKUM 1. Mengetahui sejarah perkembangan bahasa C. 2. Mengerti struktur program bahasa C. 3. Mengerti konsep tipe data, variabel, & operator

Lebih terperinci

Bab 2. Dasar-Dasar Pemrograman C

Bab 2. Dasar-Dasar Pemrograman C Bab 2. Dasar-Dasar Pemrograman C Konsep Pemrograman Politeknik Elektronika Negeri Surabaya 2006 Overview Tipe Data Standar (Standart Data Type) Aturan Pendefinisian Identifier Variabel Mendeklarasikan

Lebih terperinci

Hari : Rabu Pertemuan : 4 Tanggal Praktikum : 28 November 2001 Shift : 4

Hari : Rabu Pertemuan : 4 Tanggal Praktikum : 28 November 2001 Shift : 4 Hari : Rabu Pertemuan : 4 Tanggal Praktikum : 28 November 2001 Shift : 4 Tujuan Instruksional Khusus Mahasiswa memahami penggunaan BST / AVL Tree Pokok Bahasan BST / AVL Materi Membuat program dengan menggunakan

Lebih terperinci

TUTORIAL PHP MYSQL Langkah Tepat menjadi Web Developer Handal, menguasai PHP dan MySQL, jalan terbaik membuat website dan aplikasi berbasis web

TUTORIAL PHP MYSQL Langkah Tepat menjadi Web Developer Handal, menguasai PHP dan MySQL, jalan terbaik membuat website dan aplikasi berbasis web TUTORIAL PHP MYSQL Langkah Tepat menjadi Web Developer Handal, menguasai PHP dan MySQL, jalan terbaik membuat website dan aplikasi berbasis web www.ilmuwebsite.com Bagian 16. Bekerja dengan File dan Direktori

Lebih terperinci

Achmad Solichin.

Achmad Solichin. Pemrograman Bahasa C dengan Turbo C Sh-001@plasa.com Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit),

Lebih terperinci

Modul 2 Akuisisi Dan Visualisasi

Modul 2 Akuisisi Dan Visualisasi Modul Akuisisi Dan Visualisasi 1. User Interface User interface (UI) adalah cara bagaimana komputer dan pengguna dapat berkomunikasi. UI yang baik adalah yang ramah terhadap pengguna (user friendly), baik

Lebih terperinci

Materi Pertemuan FILE

Materi Pertemuan FILE Materi Pertemuan 13-14 FILE Disusun oleh : Danang Junaedi OBJEKTIF Dalam bab ini mahasiswa mempelajari tentang : 1. Pengenalan File 2. Penggunaan File TUJUAN & SASARAN Setelah mempelajari materi dalam

Lebih terperinci

PENGENALAN C++ Bab 1

PENGENALAN C++ Bab 1 PENGENALAN C++ Bab 1 1.1 SEJARAH C++ Bahasa C++ diciptakan oleh Bjarne Stroustrup di AT&T Bell Laboratories awal tahun 1980-an berdasarkan C ANSI (American National Standard Institute). Pertama kali, prototype

Lebih terperinci

File & Stream. Kegunaan File : file : ini. dengan. iostream.h) suatu. stream, Jika. dapat menghubungkan. mendeklarasikan. kita.

File & Stream. Kegunaan File : file : ini. dengan. iostream.h) suatu. stream, Jika. dapat menghubungkan. mendeklarasikan. kita. File & Stream Kegunaan File : Untuk melakukan proses file I/O, diperlukan file header fstream.h didalam program. Didalam file ini didefinisikan beberapa class/object yang berhubungan dengan pemrosesan

Lebih terperinci

Pertemuan 9 Pemrograman Terstruktur

Pertemuan 9 Pemrograman Terstruktur Pertemuan 9 Pemrograman Terstruktur String 1 Dasar- dasar String String sebenarnya merupakan penggunaan tipe data char secara berkelompok Tipe data string merupakan array dari tipe data char 2 Deklarasi

Lebih terperinci

BAB 4 Array dan Function

BAB 4 Array dan Function BAB 4 Array dan Function Array atau Larik adalah tipe data Compound yang dapat memiliki lebih dari satu element. Dalam PHP, setiap element pada Array dapat mempunyai Tipe-Data yang berbeda-beda sesuai

Lebih terperinci

Pertemuan 7 File dan Direktori

Pertemuan 7 File dan Direktori Diktat Kuliah Pemrograman Web ver.0 Pertemuan File dan Direktori Membuat, Menulis dan Membaca Isi File + Membuka dan Membuat File + Menulis ke File + Membaca Isi File + Menutup File Membuat dan Menghapus

Lebih terperinci

UNIVERSITAS WIDYATAMA JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA - FAKULTAS TEKNIK Jl. Cikutra No.204 A BAndung UJIAN TENGAH SEMESTER TA.

UNIVERSITAS WIDYATAMA JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA - FAKULTAS TEKNIK Jl. Cikutra No.204 A BAndung UJIAN TENGAH SEMESTER TA. UNIVERSITAS WIDYATAMA JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA - FAKULTAS TEKNIK Jl. Cikutra No.204 A BAndung UJIAN TENGAH SEMESTER TA. 2008/2009 Mata Kuliah/Jurusan : Pemrograman II (Terstruktur II)/Teknik Informatika-S1

Lebih terperinci

Algoritma dan Pemrograman

Algoritma dan Pemrograman Algoritma dan Pemrograman Tahap-tahap Menulis Program Ptputraastawa@gmail.com Ptputraastawa.wordpress.com Tahap tahap menulis program Langkah - langkah menulis program: 1. Menspesifikan masalah 2. Menganalisis

Lebih terperinci

Dosen : Dede Kurniadi, S.Kom.,M.Kom HP :

Dosen : Dede Kurniadi, S.Kom.,M.Kom  HP : Dosen : Dede Kurniadi, S.Kom.,M.Kom http://dedekurniadi.com HP : 08977700266 Bahasa C merupakan perkembangan dari bahasa BCPL yang dikembangkan oleh Martin Richards th.1967. Selanjutnya bahasa ini memberikan

Lebih terperinci

PENGENALAN C++ DADANG MULYANA 2012

PENGENALAN C++ DADANG MULYANA 2012 PENGENALAN C++ dadang mulyana 202 PENGENALAN C++ DADANG MULYANA 202 Bahasa C merupakan bahasa pendahulu dari bahasa C++. Pencipta C adalah Brian W. Kernighan dan Dennis M. Ritchie pada sekitar tahun

Lebih terperinci

Tipe Data dan Operator

Tipe Data dan Operator Tipe Data dan Operator Dasar Algoritma dan Pemrogrman Eka Maulana, ST, MT, MEng. Klasifikasi Tipe Data 1 Tipe Data Tipe data adalah jenis data yang dapat diolah oleh komputer untuk memenuhi kebutuhan dalam

Lebih terperinci

BAB VI BAHASA C Pendahuluan

BAB VI BAHASA C Pendahuluan BAB VI BAHASA C2 6.1 Pendahuluan Bahasa C merupakan evolusi dari bahasa BCPL yang dibuat oleh Martin Richards pada tahun 1967. Bahasa ini memberikan ide kepada Ken Thompson yang kemudian mengembangkan

Lebih terperinci

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) Nama Mata : Algoritma dan Struktur Data I Kode Mata : TI 006 Bobot Kredit : 3/1 SKS Semester Penempatan : I Kedudukan Mata : Mata Keilmuan dan Keterampilan Mata Prasyarat

Lebih terperinci

BAB III PERINTAH INPUT OUTPUT

BAB III PERINTAH INPUT OUTPUT BAB III PERINTAH INPUT OUTPUT 3.1.Memasukkan Data Dalambahasa C proses memasukkansuatu data bisamenggunakanbeberapafungsipustaka yang telahtersedia. Beberapafungsipustaka yang bisadigunakanadalah: scanf()

Lebih terperinci

Sejarah C. Dirancang oleh Denis M. Ritchie tahun 1972 di Bell Labs.

Sejarah C. Dirancang oleh Denis M. Ritchie tahun 1972 di Bell Labs. Sejarah C Dirancang oleh Denis M. Ritchie tahun 1972 di Bell Labs. Pengembangan dari bahasa BCPL(Martin Richard, 1967) dan bahasa B (Ken Thompson, 1970) Dibantu Brian W. Kernighan, Ritchie menulis buku

Lebih terperinci

MENAMPILKAN HASIL Operasi Keluaran (Output)

MENAMPILKAN HASIL Operasi Keluaran (Output) MENAMPILKAN HASIL Operasi Keluaran (Output) 4.1 FUNGSI-FUNGSI YANG DIGUNAKAN Keunikan bahasa C untuk menampilkan hasil adalah semua prosesnya dilakukan oleh fungsi-fungsi. Fungsi-fungsi ini prototypenya

Lebih terperinci

Definisi Arsip Beruntun

Definisi Arsip Beruntun ARSIP BERUNTUTN Arsip (ile) atau berkas adalah struktur penyimpanan data di dalam memori sekunder sepert disk. Data disimpan di dalam arsip agar sewaktu waktu dapat dibuka kembali. Struktur arsip memungkinkan

Lebih terperinci

Tabel Informasi. Hal di atas dapat dilakukan dengan menambah dan mengambil atribut identifier yang digunakan pada program, melalui tabel informasi.

Tabel Informasi. Hal di atas dapat dilakukan dengan menambah dan mengambil atribut identifier yang digunakan pada program, melalui tabel informasi. Tabel Informasi Tabel informasi atau tabel simbol berguna untuk mempermudah pada saat pembuatan dan implementasi dari analisa semantik (semantic analyzer). Pada proses translasi, tabel informasi dapat

Lebih terperinci

Turbo C adalah tool yang dipakai untuk membuat code program dalam bahasa C ataupun C++. Berikut adalah jendela utama Turbo C

Turbo C adalah tool yang dipakai untuk membuat code program dalam bahasa C ataupun C++. Berikut adalah jendela utama Turbo C 1. Pendahuluan Lingkungan Turbo C++ 4.5 Turbo C++ 4.5 adalah tool yang dipakai untuk membuat code program dalam bahasa C ataupun C++. Berikut adalah jendela utama Turbo C++ 4.5. 1 2 3 4 1 : Menu Utama

Lebih terperinci

PENGENALAN BAHASA C DAN C++

PENGENALAN BAHASA C DAN C++ PRAKTIKUM KE 1 PENGENALAN BAHASA C DAN C++ TUJUAN PRAKTIKUM 1. Praktikan mengetahui sejarah bahasa C dan C++. 2. Praktikan mengerti struktur program bahasa C / C++. 3. Praktikan mengerti konsep tipe data

Lebih terperinci

BAHASA PEMROGRAMAN C

BAHASA PEMROGRAMAN C BAHASA PEMROGRAMAN C A. Pengenalan Bahasa C diciptakan oleh Dennis Ritchie tahun 1972 di Bell Laboratories. Kelebihan Bahasa C: - Bahasa C tersedia hampir di semua jenis computer. - Kode bahasa C sifatnya

Lebih terperinci

Struktur Program Bahasa C

Struktur Program Bahasa C Struktur Program Bahasa C Struktur Program Bahasa C /* Komentar */ main( ) { statemen-statemen; } fungsi_tambahan( ) { statemen-statemen } program utama fungsi tambahan yang dapat dipanggil oleh program

Lebih terperinci

MATERI/BAHAN PRAKTIKUM PENDAHULUAN DAN PENGENALAN (IDENTIFIER)

MATERI/BAHAN PRAKTIKUM PENDAHULUAN DAN PENGENALAN (IDENTIFIER) MATERI/BAHAN PRAKTIKUM PENDAHULUAN DAN PENGENALAN (IDENTIFIER) I. TUJUAN 1. Mahasiswa mengenal struktur bahasa pemrograman C dan C++ 2. Mahasiswa mengenal perintah-perintah dasar C dan C++ 3. Mahasiswa

Lebih terperinci

MODUL 8.1 WEB PROGRAMMING : PHP 4

MODUL 8.1 WEB PROGRAMMING : PHP 4 MODUL 8.1 WEB PROGRAMMING : PHP 4 Tujuan : 1. Memahami tentang penggunaan Session 2. Memahami tentang fungsi-fungsi session 3. Memahami tentang operasi file 4. Memahami tentang pembacaan dan penulisan

Lebih terperinci

Tipe Data Dasar. Data bisa dinyatakan dalam bentuk konstanta atau variabel.

Tipe Data Dasar. Data bisa dinyatakan dalam bentuk konstanta atau variabel. Dasar Pemrograman C Objectives Menjelaskan tentang beberapa tipe data dasar Menjelaskan tentang Variabel Menjelaskan tentang konstanta Menjelaskan tentang berbagai jenis operator dan pemakaiannya Menjelaskan

Lebih terperinci

PENGENALAN BAHASA C. A. Struktur Kode Program dalam Bahasa C Secara garis besar, suatu kode program dalam bahasa C memiliki struktur umum seperti ini:

PENGENALAN BAHASA C. A. Struktur Kode Program dalam Bahasa C Secara garis besar, suatu kode program dalam bahasa C memiliki struktur umum seperti ini: PENGENALAN BAHASA C A. Struktur Kode Program dalam Bahasa C Secara garis besar, suatu kode program dalam bahasa C memiliki struktur umum seperti ini: Kebanyakan pemrogram jarang memberikan keterangan/

Lebih terperinci

BAB II DASAR-DASAR PEMROGRAMAN C

BAB II DASAR-DASAR PEMROGRAMAN C BAB II DASAR-DASAR PEMROGRAMAN C Tujuan : 1. Menjelaskan tentang beberapa tipe data dasar (jenis dan jangkauannya) 2. Menjelaskan tentang Variabel 3. Menjelaskan tentang konstanta 4. Menjelaskan tentang

Lebih terperinci

Tipe Data, Variabel, Input/Output

Tipe Data, Variabel, Input/Output Tipe Data, Variabel, Input/Output Pendahuluan Untuk membuat program dengan bahasa pemrograman C harus memperhatikan struktur dasarnya. Strukturnya diawali dengan bagian preprocessor directive yang biasanya

Lebih terperinci

PEMROGRAMAN BAHASA C BAB II 2.1 STRUKTUR BAHASA C

PEMROGRAMAN BAHASA C BAB II 2.1 STRUKTUR BAHASA C 1 BAB II PEMROGRAMAN BAHASA C 2.1 STRUKTUR BAHASA C Program Bahasa C pada hakekatnya tersusun atas sejumlah blok fungsi., dan sebuah program minimal mengandung satu bentuk fungsi. Setiap fungsi dapat terdiri

Lebih terperinci

Membuat Berkas File Text Pada Pascal

Membuat Berkas File Text Pada Pascal Membuat Berkas File Text Pada Pascal taryanarx@yahoo.com Target Pencapaian Siswa dapat membuat File bertipe Text, memasukan data dan menampilkan data dari file text tersebut FILE (BERKAS) File adalah kumpulan

Lebih terperinci

Pendahuluan Pemrograman Mikrokontroler

Pendahuluan Pemrograman Mikrokontroler Pendahuluan Pemrograman Mikrokontroler Pokok Bahasan: 1. Pemrograman C 2. Pengalokasian Memory Tujuan Belajar: Setelah mempelajari dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu: 1. Memahami dan Menjelaskan

Lebih terperinci

Pertemuan 6. Pemrograman Modular

Pertemuan 6. Pemrograman Modular Pertemuan 6 Dasar Pemrograman Komputer Pemrograman Modular 1 Tujuan Memberikan pemahaman mengenai berbagai macam tipe fungsi berkaitan dengan argumen input dan result value serta bagaimana mengimplementasikannya

Lebih terperinci

Algoritma dan Struktur Data. Ramos Somya, S.Kom., M.Cs.

Algoritma dan Struktur Data. Ramos Somya, S.Kom., M.Cs. Algoritma dan Struktur Data Ramos Somya, S.Kom., M.Cs. Penggunaan record dalam jumlah yang banyak alokasi memory konvensional tidak bisa diandalkan. Misal kita akan bekerja dengan file yang menyimpan sangat

Lebih terperinci

Fungsi : Dasar Fungsi

Fungsi : Dasar Fungsi PRAKTIKUM 13 Fungsi : Dasar Fungsi A. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Memecah program dalam fungsi fungsi yang sederhana. 2. Menjelaskan tentang pemrograman terstruktur. B. DASAR TEORI Fungsi adalah suatu bagian

Lebih terperinci

Bab 3. Decision 1 (Pengambilan Keputusan)

Bab 3. Decision 1 (Pengambilan Keputusan) Bab 3. Decision 1 (Pengambilan Keputusan) Konsep Pemrograman Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Overview Kondisi & Operator Kondisi Operator Relasi Operator Logika Prioritas Operator Relasi & Logika

Lebih terperinci

Tipe Data dan Variabel

Tipe Data dan Variabel PRAKTIKUM 3 Tipe Data dan Variabel A. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Menjelaskan tentang beberapa tipe data dasar (jenis dan jangkauannya) 2. Menjelaskan tentang Variabel 3. Menjelaskan tentang konstanta 4. Menjelaskan

Lebih terperinci

FUNGSI / MAKRO SISTEM INTERUPSI DOS & AKSES PORT

FUNGSI / MAKRO SISTEM INTERUPSI DOS & AKSES PORT FUNGSI / MAKRO SISTEM INTERUPSI DOS & AKSES PORT system() Fungsi system() memungkinkan untuk menjalankan perintah DOS dari program C. Fungsi ini akan melibatkan file DOS bernama COMMAND.COM, ketika melaksanakan

Lebih terperinci

BAHASA PEMROGRAMAN C LANGUAGE

BAHASA PEMROGRAMAN C LANGUAGE BAHASA PEMROGRAMAN C LANGUAGE JURUSAN TELEKOMUNIKASI POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA Oleh : Muh. Zen S. Hadi, ST MATERI KULIAH : REVIEW KONSEP PEMROGRAMAN STRING POINTER STRUKTUR DAN DAFTAR BERANTAI

Lebih terperinci

PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK. Input / Output. Budhi Irawan, S.Si, M.T

PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK. Input / Output. Budhi Irawan, S.Si, M.T PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Input / Output Budhi Irawan, S.Si, M.T PENDAHULUAN Sejauh ini sudah sering digunakan cout untuk menuliskan ke layar dan cin untuk membaca nilai dari keyboard tanpa membahas

Lebih terperinci

Algoritma dan Pemrograman

Algoritma dan Pemrograman Algoritma dan Pemrograman bagian 2 2009 Modul ini menjelaskan tentang bahasa C dan apa saja yang dibutuhkan bila kita akan menulis suatu program dengan bahasa C. Editor yang dipakai adalah Turbo C++ 4.5.

Lebih terperinci

Dasar-dasar Pemrograman C DASAR PEMROGRAMAN & ALGORITMA

Dasar-dasar Pemrograman C DASAR PEMROGRAMAN & ALGORITMA Dasar-dasar Pemrograman C DASAR PEMROGRAMAN & ALGORITMA TUJUAN Menjelaskan tentang beberapa tipe data dasar Menjelaskan tentang Variabel Menjelaskan tentang konstanta Menjelaskan tentang berbagai jenis

Lebih terperinci

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) Mata : Algoritma dan Struktur Data I Bobot Mata : 3 Sks GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) Deskripsi Mata : Pengertian algoritma, program dan bahasa pemograman serta kaitannya dengan komputer,

Lebih terperinci

KONSEP DASAR PROGRAM BAHASA C

KONSEP DASAR PROGRAM BAHASA C KONSEP DASAR PROGRAM BAHASA C AGENDA Pengantar Kelebihan Kekurangan Penulisan Program Bahasa C Fungsi Penyusun Pengantar (1) Bahasa C merupakan perkembangan dari bahasa BCPL (Basic Combine Programming

Lebih terperinci

Algoritme dan Pemrograman

Algoritme dan Pemrograman Kuliah #2 Struktur program C Tipe data Input / Output Algoritme dan Pemrograman Beberapa Catatan Lakukan KRS B jika: Belum mendaftar di KRS A Mendaftar di KRS A, tapi nama tidak muncul di absen Pindah

Lebih terperinci

POINTER DASAR PEMROGRAMAN

POINTER DASAR PEMROGRAMAN POINTER DASAR PEMROGRAMAN Tujuan Setelah menyelesaikan bab ini, anda diharapkan dapat: Menjelaskan tentang konsep dari variabel pointer Menjelaskan tentang pointer array Menjelaskan tentang pointer string

Lebih terperinci

Bahasa C-M6 By Jamilah, Skom 1

Bahasa C-M6 By Jamilah, Skom 1 BAB 1 KONSEP DASAR BAHASA C 1.1 SEJARAH DAN STANDAR C Akar dari bahasa C adalah bahasa BCPL yang dikembangkan oleh Martin Richard pada tahun 1967. Bahasa ini memberkan ide kepada ken thompson yang kemudian

Lebih terperinci

Suatu konstanta string ditulis dengan diawali dan diakhiri tanda petik ganda, misalnya:

Suatu konstanta string ditulis dengan diawali dan diakhiri tanda petik ganda, misalnya: No. LST/EKA/EKA255/07 Revisi : 00 Tgl : 8 Sept 2014 Hal 1 dari 14 1. Kompetensi a. Menjelaskan tentang konsep string 2. b. Menjelaskan operasi I/O pada string. c. Menjelaskan cara mengakses elemen string

Lebih terperinci

Pada prinsipnya operasi yang dilakukan pada file terdiri dari 3 tahapan : 1. Membuka file 2. Melakukan pemrosesan pada file 3.

Pada prinsipnya operasi yang dilakukan pada file terdiri dari 3 tahapan : 1. Membuka file 2. Melakukan pemrosesan pada file 3. PENGELOLAAN FILE Operasi File pada C++ Pada prinsipnya operasi yang dilakukan pada file terdiri dari 3 tahapan : 1. Membuka file 2. Melakukan pemrosesan pada file 3. Menutup file Dalam melakukan operasi

Lebih terperinci

Algoritma Pemrograman 2B (Pemrograman C++)

Algoritma Pemrograman 2B (Pemrograman C++) Algoritma Pemrograman 2B (Pemrograman C++) Jurusan Sistem Komputer Dr. Lily Wulandari Materi 4 FUNGSI (FUNCTION) PADA C++ 1 Outline Konsep Dasar Fungsi Standar File Header Definisi Fungsi Deklarasi Fungsi

Lebih terperinci

Data bisa dinyatakan dalam bentuk konstanta atau variabel.

Data bisa dinyatakan dalam bentuk konstanta atau variabel. Dasar Pemrograman C Objectives Menjelaskan tentang beberapa tipe data dasar Menjelaskan tentang Variabel Menjelaskan tentang konstanta Menjelaskan tentang berbagai jenis operator dan pemakaiannya Menjelaskan

Lebih terperinci

SOAL C++ Created by Yuli Astuti,S.Kom Copyright 2009

SOAL C++ Created by Yuli Astuti,S.Kom Copyright 2009 SOAL C++ 1. Penulisan Preprocessor yang benar di awali dengan tanda pound atau tanda : a. # c. @ b. & d. = 2. Contoh penulisan file header yang benar yaitu : a. &include c. =include

Lebih terperinci

elemen Dasar Bahasa Pemrograman C

elemen Dasar Bahasa Pemrograman C Elemen-elemen elemen Dasar Bahasa Pemrograman C Algoritma dan Pemrograman Tahar Agastani Teknik Informatika UIN - 2008 Identifier : Elemen Dasar C Nama pengenal (identifier) adalah nama-nama yang ditentukan

Lebih terperinci

Tipe data dasar merupakan tipe data yang disediakan oleh kompailer, sehingga dapat langsung dipakai Dalam algoritma dan pemrograman yang termasuk dala

Tipe data dasar merupakan tipe data yang disediakan oleh kompailer, sehingga dapat langsung dipakai Dalam algoritma dan pemrograman yang termasuk dala Tipe data dasar merupakan tipe data yang disediakan oleh kompailer, sehingga dapat langsung dipakai Dalam algoritma dan pemrograman yang termasuk dalam tipe data dasar adalah bilangan logik, bilangan bulat,

Lebih terperinci

KONSEP STRING. Nilai string selalu diakhiri dengan tanda NULL (\0)

KONSEP STRING. Nilai string selalu diakhiri dengan tanda NULL (\0) PERTEMUAN IV STRING SASARAN Menjelaskan tentang konsep string Menjelaskan operasi I/O pada string. Menjelaskan cara mengakses elemen string Menjelaskan berbagai fungsi mengenai string KONSEP STRING String

Lebih terperinci