PNS DKI MEMBANDEL BAKAL KENA SANKSI

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PNS DKI MEMBANDEL BAKAL KENA SANKSI"

Transkripsi

1 NO. 107 l minggu, 3 agustus 2014 l TAHUN KE-1 1 Perkotaan Jl Yos Sudarso Jadi Pangkalan Pelacur Halaman 4 Renovasi Mesjid Assalafiyah Harus Diawasi Secara Ketat Halaman 6 Pasar elektronik Glodok belum menggeliat Halaman 8 PNS DKI MEMBANDEL BAKAL KENA SANKSI Halaman 3

2 2 Aspirasi Warga Disiarkan oleh: PT Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986, 13 Maret 1986 Pos Kota Online: Penasihat ahli: H.Sofyan Lubis Pemimpin Umum: Gunawan Eko Prabowo Wakil Pemimpin Umum: H. Joko Lestari Pemimpin Redaksi: H. Toto Irianto Wakil Pemimpin Redaksi: Hj. Irdawati Wakil Pemimpin Redaksi Online: Binsar Aritonang Pemimpin Perusahaan: Hj. Nurmali Nurman, MBA GM Pabrik Kertas: Risyur St Bongsu Kepala Bagian Iklan: Ali Usodo Kepala Bagian Pemasaran: Monang Sitorus Wakil Kepala Bagian Iklan: Nenny Indriasari Telepon Pengaduan Redaksi : Telepon Pengaduan Iklan: Pemasaran: Redaktur Pelaksana: H. Syahdu Utoro Sekretaris Redaksi : H. Endang Mihardi Redaktur Senior: H.Gunarso Ts, M. Djoko Yuwono. Redaktur: H.Sugeng Indarto, H.Raffles Lesmana, H.M.Dirham Sabirin, Dhika Kamesywara, H.Aden Kasadeni, Yuli Purwaningsih, Hari Bukhari, Untung Sumarwan, Sutiyono, Dimas Supriyanto, H. Syamsir Bastian. Staf Redaksi: H. Kamsul Hasan, H. Herman Budhi Wicaksono, Agus Suzana, Warto Nur Alam, Maryoto, H.Chaerul Djamal, Percoyok, Bambang Suharnomo, Abdul Haris Irawan, H. Dwiyantoro, H. Saban Jr, Suryono Hadiyanto, Agus Santosa, Triharyanto, Achmad Sungkawa, H. Edisaputra Hasibuan (non aktif), Tri Haryanti, H. Rinaldi Rais, Anton Pulung, Bambang Prihandoko, Budi Setiawan, Rachmi Kurnia Siregar, Joko Sudadi, John Bardi, Sutarta, H. Chotim Wibowo, Faisal, Iwan Sukmawan, Sherly Silaen, H. Agus Johara, M. Kurniawati, Ballian R. Siregar, Winoto, Sutiyo, Rizal Siregar, Yahya Abdul Hakim, Ilham S.Tanjung, Deni Zainudin, Suwandi, Sumiyati, Yopi Melianton Doroh, Ali Nurdin Harahap, Anggara S. Rengganis, Guruh Nara Persada, Maulina E. Nasution, Yulian Saputra, Muchamad Ifand, Embun Khairunnisa, Angga Pahlevi, Junius Simamora. Kartunis/Karikaturis: Koeswondo DS, Budi Prihono, A. Rahman, Yudhi Himawan, Adjis Gurauf, Aris Setiadi, Agung SW, Cahyono Fotografer: Timyadi, Rihadin, Fernando Toga, Yogi Ayodya. Design Grafis: Subhan Subiyakto, Hiryanto, Kursin, As ari, Sukatmo, Firmansyah, Eryanto, Doharman T, Abdul Kohar, Widi Pramudio, Ikbal Muqorobin, Yendhi Yusriadi. Koresponden: Nourkinan (Karawang), H. Rahmat Haryono (Banten), Taryani (Indramayu), Sudarman (Cirebon), M.Hasbi Yahya (Palembang), Suatmadji (Semarang), Dono Darsono (Bandung), Nurkomar Hadi (Surabaya), Dadan Sukmana (Purwakarta), Koesmayanti (Lampung), Kristo Samosir (Medan), Eman Sulaeman (Sukabumi). Alamat Redaksi: Jalan Gajah Mada No Jakarta Barat Telepon: (Hunting), , , Facsimile: Telepon Iklan: Pencetak: PT Metro Pos. Isi di luar tanggung jawab percetakan. Isi SMS kiriman warga di luar tanggung jawab penerbit. Pemuatan foto kegiatan warga tidak dipungut biaya. Pasca libur Lebaran, volume sampah ibukota bertambah Sepekan pasca Lebaran, volume sampah ibukota mengalami peningkatan. Jika pada hari biasanya produk masyarakat ini sebanyak ton perhari, maka jumlah tersebut meningkat menjadi ton sampah. Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Saptastri Ediningtyas mengatakan selama bulan Ramadan memang terjadi peningkatan volume sampah. Penyebabnya adalah, pada saat bulan puasa, konsumsi makanan dan minuman warga Jakarta meningkat dibandingkan hari-hari biasanya. Namun volume tersebut menurun saat selama dua hari Lebaran. Menurunnya sangat drastis sekali. Itu dikarenakan banyak warga Jakarta yang mudik ke kampung halaman. Jadi sampah tidak terlalu banyak, kata perempuan yang akrab disapa Tyas, kemarin. Dia memperkirakan volume sampah akan naik kembali setelah libur Lebaran usai dan warga Jakarta kembali dari mudik untuk melaksanakan aktifitasnya sehari-hari. Kalau semua aktifitas sudah normal kembali, baru volume sampah kembali meningkat, ujarnya. Berdasarkan catatan Dinas Kebersihan DKI Jakarta, volume sampah selama Ramadan, rata-rata mencapai ton per hari. Jumlah ini meningkat sedikit dibandingkan hari biasa sebelum Ramadan yang hanya 5.600an ton Kemudian peningkatan sekitar 2,6 persen ini kembali menurun pada hari Lebaran. Volume sampah pada Lebaran hari pertama, Senin (28/7) hanya mencapai ton dan pada hari kedua Lebaran, Selasa (29/7) sekitar ton. n guruh/ird

3 3 Kepegawaian PNS DKI MEMBANDEL BAKAL KENA SANKSI l Peliput: Jhon Masa libur Lebaran untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov DKI berakhir, Minggu (3/8). Semua karyawan wajib masuk, bila membandel sanksi tegas sudah menunggu. Inspeksi mendadak (sidak) bakal dilakukan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk menyisir pegawai yang nekat melanjutkan liburnya di hari pertama kerja pada Senin (4/8). PNS yang mangkir dipastikan mendapat sanksi tegas pemotongan tunjangan sampai penundaan kenaikan pangkat. Kepala BKD DKI, I Made Karmayoga mengungkapkan sidak bakal dilakukan di beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Kami akan melakukan sidak. Bukan hanya di Balaikota namun juga kantor pemerintah milik Pemprov DKI lainnya, ujar Made, kemarin. Sidak dilakukan untuk memastikan pelayanan publik kembali normal setelah libur Lebaran. LIBUR PANJANG Seperti diketahui PNS DKI Jakarta tidak boleh memperpanjang libur Lebaran. Kecuali untuk guru yang menurut kalender akademik masuk mulai Rabu Besok mulai masuk kerja (6/8). Pasalnya PNS telah mendapat libur Lebaran yang cukup panjang yakni mulai 28 Juli hingga 1 Agustus 2014, sesuai cuti bersama yang ditetapkan pemerintah. Made memastikan pelayanan masyarakat akan kembali normal. Seperti layanan rumah sakit, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar dan PB), pengamanan ketertiban, tem- pat wisata, serta pemakaman. Bagi PNS yang mangkir bekerja tanpa alasan pada hari pertama masuk kerja, akan dikenai sanksi teguran lisan dan tidak diberikan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) selama satu bulan penuh. Bila sampai ada teguran tertulis, maka TKD bisa tidak diberikan selama tiga bulan. Termasuk penundaan kenaikan pangkat, pungkas Made. n john/gnp/ird

4 4 Tibum Jl Yos Sudarso Jadi Pangkalan Pelacur Masih ditetapkan sebagai daerah zona 1 bebas penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, tetap saja dijadikan pangkalan pekerja seks komersial (PSK). Pemandangan tersebut masih dijumpai setiap malam khususnya di sekitar Taman Tablo. Marak pelacur mejeng dan tenda biru tempat transaksi maksiat. Padahal, sesuai dengan Instruksi Gubernur nomor 53 tahun 2014, seharusnya Jl Yos Sudarso yang merupakan zona 1, bebas dari PMKS termasuk PSK. Para pelacur rata-rata beroperasi pukul 22:00 hingga dinihari. Hal itu tentu mengganggu bagi warga sekitar, sebab lokasi mangkal mereka yang tepat di tepi jalan utama, terkesan vulgar dan mudah terlihat orang yang melintas. Selain itu, di sekitar lokasi juga terdapat pemukiman warga. l Peliput: Wandi Hampir setiap malam mereka mangkal, bahkan sampai ada yang buka tenda biru sebagai tempat transaksi. Kami yang tinggal dekat situ kan jadi risih, ujar Ambarita,36, warga Kelapa Gading Barat, kemarin. Banyak pelacur yang berkeliaran dan mangkal di lokasi tersebut dikhawatirkan berdampak bagi anak-anak mereka. Mereka itu kalau berumbu di pinggir kali sehinga dengan mudah dapat dilihat warga yang tinggal di seberangnya. Makanya sehabis lebaran ini kami minta pemerntah mengambil tindakan tegas menertibkan mereka, tegasnya. TIM TERPADU Kepala Seksi Rehabilitasi dan Pelayanan Sosial, Sudinsos Jakarta Utara, Israk, mengakui di sekitar lokasi Taman Tablo, masih kerap dijadikan lokasi mangkal dan transaksi seks. Selain itu, di Jl Yos Sudarso, seperti putaran seberang Artha Gading, kerap terlihat pak ogah yang mengatur jalan. Setelah lebaran ini kita akan membuat tim terpadu penanganan PMKS untuk mengatasinya. Karena tidak bisa hanya kami dan Satpol yang menangani, ujarnya. Kepala Sudin Sosial Jakarta Utara, Ika Lestari Aji, mengatakan, dalam rangka pembentukan tim terpadu itu, pihaknya sudah melakukan rapat kordinasi multi sektor. Sesuai Instruksi Gubernur nomor 53 tahun 2014, penanganan PMKS akan dilakukan secara bersama-sama. Seperti di taman, pengawasannya akan dilakukan oleh Pertamanan, kalau untuk pak ogah oleh Dishub. Paling tidak mereka lakukan penghalauan dahulu, bila nanti tetap membandel, baru dilakukan penertiban, ujarnya. n ak

5 5 Ekonomi Pedagang Banting Stir Jual Uang Recehan l Peliput: Rachmi HIDUP adalah perjuangan. Pasca penutupan Terminal Antar Kota Antar Provinsi Lebak Bulus, Jakarta Selatan, puluhan pedagang termasuk pedagang uang recehan kini keleleran. Sebagian di antaranya yang masih bertahan Nurmala Silalahi,42. Sejak tiga tahun saya dagang uang recehan di sini, ujarnya, baru-baru ini di ruang tunggu Terminal Lebak Bulus yang belum dibongkar. Saat disambangi, ia sedang berkeliling menjajakan segepok uang recehan baru ke sejumlah calon penumpang yang masih setia memanfaatkan jasa bus PO di terminal tersebut. Hanya saja lantaran penumpang sudah jauh berkurang, maka peminat untuk membeli jasa Nurmala kini juga jauh melorot dibanding sebelumnya. Wah dagang uang recehan di sini semakin redup, saya berupaya bertahan sebelum ada peluang dagang di tempat lain atau cari usaha lain, keluh ibu tiga anak ini seraya menyeka keringat di dahinya yang legam. Sehari-harinya perempuan asal dari Pulau Samosir ini menutupi kepalanya dengan handuk dan topi untuk mengurangi terpaan sinar matahari. Nurmala mengaku tergiur bisnis uang recehan dari sejumlah tetangganya di Depok yang sudah jauh lebih dulu nyemplung di bisnis jasa itu. KOMISI 5 PERSEN Lantaran tak memiliki modal, ia bergabung dengan sejumlah tetangganya dalam satu bos. Sesuai aturan yang disepakati, Nurmala dan teman-temannya mendapatkan komisi lima persen dari jatah yang diterima. Karena pelanggan juga tidak banyak, paling banter saya hanya bisa bawa uang bos Rp2 juta. Itu pun kadang-kadang hanya bisa terjual setengahnya jika sedang rezeki, ujarnya. Sedangkan jika memiliki modal sendiri, Nurmala bisa membeli uang recehan Rp1 juta ke bos dengan keuntungan Rp20 ribu. Pasca lebaran, ia tetap akan berbisnis untuk membantu suami yang merantau ke kampung halaman demi dapur tetap ngebul dan ketiga anaknya bisa tetap sekolah. Saya akan mencari modal untuk bisa dagang sembako di Depok, semoga saja ada yang mau meminjamkan modal ke saya, ujarnya optimis. n rachmi/ak Pasca penutupan Terminal AKAP Lebak Bulus Nurmala Siahaan,42, pedagang uang recehan di terminal Lebak Bulus, Cilandak, Jaksel. (rachmi)

6 Masuk bangunan cagar budaya 6 Budaya Renovasi Mesjid Assalafiyah Harus Diawasi Secara Ketat l Peliput: Chotim Pengawasan ketat terhadap pelaksanaan renovasi Masjid Assalafiyah, di Komplek Makam Pangeran Jayakarta, Jatinegara Kaum, Jakarta Timur, bakal dilakukan. Mengingat bukan hanay sekedar tempat ibadah, masjid tersebut merupakan salah satu cagar budaya yang dilindungi oleh pemerintah. Renovasi masjid yang sarat sejarah ini dilakukan dengan sangat hati-hati. Masjid kuno itu merupakan bangunan cagar budaya. Maka kami selalu memberi masukan agar tidak terjadi kesalahan dalam renovasi yang dilakukan, kata Husnison Nizar, Kepala Sudin Kebudayaan Jakarta Timur, Kamis (31/7). Husnison menyebutkan sempat ada bebebarapa revisi gambar perencanaan demi tak terjadi kesalahan. Dimaklumi karena bangunan tersebut merupakan bangunan cagar budaya. Kami Sudin Kebudayaan Jaktim sebenarnya tak ikut dalam renovasi masjid tersebut, tetapi kami terus memberi masukan agar tidak terjadi kesalahan, katanya. Husnison mengatakan bangunan aslinya tetap dipertahankan. Hanya tempat wudhu dan toilet diubah. Sedang tambahan awning akan dibangun permanen. Renovasi masjid tua tersebut dibantu H Probosutedjo, katanya sambil menyebut semuanya itu tidak boleh melanggar Perda no.9 tahun 1999 tentang pengembangan bangunan di lingkungan cagar budaya. Sementara itu, pengurus masjid Assalafiyah, R Manaf Triyadi mengatakan renovasi dimulai paling cepat usai Lebaran karena masih ada beberapa gambar perencanaan bangunan yang diperbaiki. Dari gambar rencana, nantinya akan terdapat sembilan kubah besar dan kecil. Itu sudah termasuk dua kubah bangunan mesjid yang lama, kata Awan. n gnp/o Empat tiang (soko) di dalam masjid Assalafiyah yang hingga kini masih kokoh meski sudah berusia empat abad.(chotim)

7 7 Pemerintahan DPRD DKI desak pemprov evaluasi kinerja BUMD l Peliput: John DPRD DKI mendesak Pemprov DKI untuk mengevaluasi kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Penyebnya, jumlah penyertaan modal yang mencapai Rp12,5 triliun kepada kelompok usaha dinilai terlalu besar. Utamanya PD Pasar Jaya yang memperoleh bantuan modal Rp2,5 triliun dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yang mendapat kucuran Rp10 triliun. Bantuan modal itu meningkat 400 persen dari tahun sebelumnya. Ini perlu alasan yang rinci karena waktu setahun suntikan modalnya bisa bertambah hingga 400 persen, kata perwakilan dari fraksi Partai Amanat Nasional-Partai Kebangkitan Bangsa (PAN-PKB) DPRD DKI, Hidayat Yasin, kemarin. Pemberian tambahan modal, lanjutnya, seharusnya bertahap berdasarkan hasil evaluasi dan perkembangan perusahaan untuk menjamin keuntungan bagi Pemprov DKI. u Penyertaan modal naik 400 persen EVALUASI Taufik Azhar, anggota DPRD lainnya, menyarankan pemprov melakukan evaluasi dari program yang telah dikerjakan oleh PT Jakpro dan PD Pasar Jaya sebelum pemberian tambahan PMP. PT Jakpro telah melakukan proyek penyediaan fasilitas air bersih di Waduk Pluit. Rencananya, Jakpro akan membangun rumah susun sewa (rusunawa) sebanyak 200 menara dan pembangunan jaringan air bersih dan gas. Apakah tambahan PMP yang kami berikan mampu mencukupi kebutuhan Jakpro dalam melaksanakan program, ucap Taufik. Sementara itu Amir Hamzah, pengamat kebijakan publik, mengatakan pemberian tambahan modal kepada BUMD tersebut hanyalah akal-akalan Pemprov DKI untuk menggenjot penyerapan anggaran. Bila tidak diberikan ke BUMD maka sisa lebih anggaran pasti besar. Untuk memperkecil maka diberikan ke BUMD. Ini jelas akalakalan, katanya. Menurut Amir, peristiswa ini sama seperti tahun 2013 lalu. Pemprov juga memberikan sisa lebih anggaran untuk BUMD hampir Rp9 triliun. n gnp/ird Hidayat Yasin

8 8 Ekonomi Pasar elektronik Glodok belum menggeliat l Peliput: Joko Pasca Lebaran, aktivitas pusat perdagangan elektronik Glodok, Tamansari, Jakbar, belum menggeliat. Meski sebagian besar toko sudah buka, namun pembeli masih sepi. Omset penjualan cuma sekitar sepuluh persen dibanding hari normal. Jaga toko dari pagi hingga, tapi pembeli bisa dihitung dengan jari. Mungkin sekitar Rabu pekan depan, suasana perdagangan di Glodok baru mulai normal, kata Hendra Wijaya, pedagang, Sabtu (2/8). Hal yang sama juga diungkapkan Fatah Fung, pedagang lainnya. Meski pasca Lebaran pembeli masih sepi, Fatah mengakui di masa libur Lebaran ini dibanding barang elektronik, peralatan komputer lebih banyak dibeli. Pelanggan lumayan banyak yang membeli pernakpernik peralatan komputer. Kebanyakan pembeli berasal dari berbagai daerah yang sedang liburan di Jakarta, ujar pria yang sudah 20-an tahun menekuni bisnis tersebut. Menurut Fatah, dia membuka toko lantaran di rumah cuma bengong. Meski pegawai masih pada mudik, kami tetap semangat menjaga toko, ujar Fatah yang mengaku lumayan laris dagangan jenis Ipad, MP4, headset, dan lainnya. Menurutnya harga elektronik di pasar terbesar di Indonesia itu masih stabil. Importir maupun distributor yang mengirim barang ke sini, masih memberikan harga per dolar AS sebesar Rp , sehingga harga jual tidak naik, kata Fatah yang mengaku pada hari normal pihaknya bisa mencapai omset penjualan sekitar Rp100 juta. n gnp/ird

9 9 Transportasi Angkutan terintegrasi busway bakal terapkan tiket elektronik l Peliput: John Penerapan tiket elektronik (e-ticketing) bakal dilakukan terhadap Kopaja AC, Bus Kota Terintegrasi Bus Transjakarta (BKTB) dan Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB). Kebijakan ini menyusul telah diterapkan sistem tersebut pada bus Transjakarta mulai Jumat (1/8) lalu. w Dilakukan terhadap Kopaja AC, BKTB, APTB w Diterapkan mulai Jumat Kepala Dinas Perhubungan DKI, Muhammad Akbar mengatakan telah mendorong kedua angkutan ini untuk juga menerapkan e-ticketing. Sehingga integrasi dua moda ini dengan bus Transjakarta dapat berjalan maksimal, penumpang tidak lagi repot membeli dua tiket. Tiket untuk APTB, Bus Kota Terintegrasi Bus Transjakarta (BKTB), dan Kopaja AC tidak lagi dijual di shelter Transjakarta karena masih berupa karcis. Penumpang harus membeli tiket dua kali jika harus naik dari shelter Transjakarta. Dengan demikian, penumpang Kopaja AC, APTB, dan BKTB, harus membayar tiket masuk halte busway sebesar Rp Kemudian membayar tiket Kopaja AC, APTB, dan BKTB saat menaiki transportasi umum tersebut. Jadi sementara waktu, APTB, Kopaja AC dan BKTB baru terintegrasi secara fisik. Belum menyentuh pada sistem pembayaran karena masih menggunakan tiket manual. Sedangkan Transjakarta mengarah ke tiket elektronik, kata Akbar, kemarin. ISI ULANG Untuk memaksimalkan penggunaan e-ticket, Akbar menyatakan sedang berupaya agar alat top-up atau isi ulang e-ticketing di seluruh Transjakarta disediakan di sleuruh halte. Sebelumnya penggunaan e- ticket sudah dilakukan di halte-halte ujung keberangkatan, yakni di halte Pluit, Pinangranti, Kampungrambutan, dan PGC 2. Sejak diluncurkan pada awal 2013 lalu, pengguna tiket elektronik masih jauh dari harapan. Dari sekitar 350 ribu penumpang Transjakarta per harinya, baru sekitar 20 persen saja yang menggunakan tiket elekronik. Karena baru bisa digunakan di beberapa koridor seperti Koridor I (Blok M Kota), dan IX (Pinangranti- Pluit). Padahal, di moda Transportasi KRL, tiket elektronik sudah digunakan. PT Gama Tekno Indonesia menjadi operator gerbang Electronic Data Capture (EDC) untuk sistem pembayaran elektronik di Transjakarta. n gnp/ird

10 10 Pariwisata Pantai Marunda minim fasilitas l Peliput: Wandi Meski masuk sebagai salah satu 12 destinasi wisata pesisir, namun Pantai Marunda masih jauh dari kata ideal sebagi lokasi wisata. Minimnya sarana dan fasilitas penunjang bagi wisatawan menjadi indikasinya. Kondisi inipun tak ayal menjadi keluhan wisatawan yang datang ke tempat rekreasi ini. Seperti akses pintu masuk menuju pantai yang sempit. Pasalnya untuk sampai ke pantai, wisatawan selain harus melalui pemukiman RT 03/07 Marunda, juga harus melintasi jembatan bambu darurat di wilayah RT 06/07, Marunda, Cilincing. Selain itu, sepanjang pantai tersebut di tumpuk bebatuan sehingga tidak ada pasir. Bukan hanya itu saja, fasilitas umum seperti permainan ataupun toilet tidak ada sehingga pengunjung merasa kesulitan untuk bersenang-senang. Syahrul, 25, salah seorang pengunjung warga RT 05/04, Rawa Belong, Jakarta Barat, mengaku sengaja berlibur ke pantai tersebut bersama ke delapan anggota keluarganya. Ia datang untuk menghabiskan liburan dan berekreasi ke pantai yang pada tahun 2003 dicanangkan sebagai pantai publik ini. Dari dulu sampai sekarang pantainya ini kondisinya kotor sekali. Padahal, lokasi ini tempat favorit warga untuk menikmati liburan. Selain gratis, lokasinya tidak terlalu n Jauh dari ideal sebagai lokasi wisata Ribuan warga terpaksa melintasi jembatan bambu untuk sampai Pantai Publik, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. jauh, kata Syahrul, kemarin. TAK ADA CAMPUR TANGAN PEMERINTAH Semantera itu Ketua RW 07 Kelurahan Marunda, Aman Bogor, mengaku wajar saja jika kondisi Pantai Marunda tidak berubah lebih baik dari tahun ke tahun. Mengingat pengelolaan pantai tidak ada campur tangan pemerintah. Wisata dikelola oleh beberapa warganya yang berinisiatif saja. Kalau kondisi pantai kotor ya wajar saja, karena sejak lokasi itu ditetapkan sebagai lokasi wisata tidak ada penambahan fasilitas. Padahal, hampir setiap liburan lokasi ini selalu dikunjungi ribuan warga. Bahkan kami memperkirakan puncak wisatawan itu akan terjadi pada Minggu (3/8) nanti, ujarnya. Menanggapi hal ini, Kepala Suku Dinas Pariwisata Jakarta Utara, Grace Mandagi tidak menampik jika pantai ini belum tersentuh program instansinya. Bahkan diakui pada tahun ini tidak ada anggaran yang dialokasikan ke pantai publik. Tahun kita tidak ada menganggarkan penambahan fasilitas maupun sarana. Kita juga belum paham kelanjutan pantai publik seperti apa, terangnya. Secara terpisah, Walikota Jakarta Utara, Heru Budi Hartono, mengakui memang sejak dirinya menjadi Kepala Bagian Prasarana Kota telah diusulkan Pantai Publik untuk di reklamasi. Pantai tersebut diusulkan untuk diberi pasir menjorok ke laut sekitar 10 meter dan ditambahkan fasilitas pendukung lainnya. n gnp/o

KEMAMPUAN PEMPROV DKI MAKIN MENURUN. 2015, KJP Distop Diganti Bea Siswa. Buseett... Kangkung Seikat Goceng. Tunjangan PNS DKI Diancam Dipotong

KEMAMPUAN PEMPROV DKI MAKIN MENURUN. 2015, KJP Distop Diganti Bea Siswa. Buseett... Kangkung Seikat Goceng. Tunjangan PNS DKI Diancam Dipotong NO. 104 l kamis, 31 juli 2014 l TAHUN KE-1 1 Perkotaan 2015, KJP Distop Diganti Bea Siswa Halaman 5 KEMAMPUAN PEMPROV DKI MAKIN MENURUN Halaman 3 Buseett... Kangkung Seikat Goceng Halaman 5 Tunjangan PNS

Lebih terperinci

NO. 447 l Rabu 15 JULI 2015 l TAHUN KE-1 1 Perkotaan KAFE DIRAZIA PENGUNJUNG NGAMUK HALAMAN 9-10 HALAMAN 5-9

NO. 447 l Rabu 15 JULI 2015 l TAHUN KE-1 1 Perkotaan KAFE DIRAZIA PENGUNJUNG NGAMUK HALAMAN 9-10 HALAMAN 5-9 NO. 447 l Rabu 15 JULI 2015 l TAHUN KE-1 1 Perkotaan KAFE DIRAZIA PENGUNJUNG NGAMUK LOWONGAN PEKERJAAN MOTOR DIJUAL HALAMAN 9-10 HALAMAN 5-9 Disiarkan oleh: PT Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970

Lebih terperinci

AHOK OGAH TEMPATI RUMAH DINAS

AHOK OGAH TEMPATI RUMAH DINAS NO. 103 l rabu, 30 juli 2014 l TAHUN KE-1 1 Perkotaan Gubernur Ajak Warga Jakarta Bersatu Halaman 5 Pasar Gembrong Dibanjiri AHOK OGAH TEMPATI RUMAH DINAS Halaman 3 Pembeli Halaman 8 41 Pemulung Kena Razia

Lebih terperinci

PEMBANGUNAN MRT TERANCAM MANDEK

PEMBANGUNAN MRT TERANCAM MANDEK NO. 450 l selasa, 21 juli 2015 l TAHUN KE-2 1 Perkotaan PEMBANGUNAN MRT TERANCAM MANDEK Terbentur Pembebasan Lahan di Lebak Bulus Halaman 3 DKI Siap Bangun 10 Jalur Uji KIR lagi Halaman 4 Daging Sapi Ogah

Lebih terperinci

OPERASI YUSTISI 3 DIGELAR 7 AGUSTUS

OPERASI YUSTISI 3 DIGELAR 7 AGUSTUS NO. 451 l rabu, 22 juli 2015 l TAHUN KE-2 1 Perkotaan Pejabat Terancam Tak Terima TKD 4 Reban Hidupi Keluarga dari Sewakan Sepeda Onthel Halaman Halaman 5 OPERASI YUSTISI 3 DIGELAR 7 AGUSTUS Halaman Disiarkan

Lebih terperinci

PENYALUR PRT BANJIR PESANAN

PENYALUR PRT BANJIR PESANAN NO. 108 l senin, 4 agustus 2014 l TAHUN KE-1 1 Perkotaan Usaha Laundry Kiloan Laris Halaman 4 Ratusan Korban Kebakaran Penjaringan Butuh Pakaian Halaman 10 PENYALUR PRT BANJIR PESANAN Halaman 3 Disiarkan

Lebih terperinci

NO. 448 l KAMIS 16 JULI 2015 l TAHUN KE-1 1 Perkotaan. Pilih Gubernur HALAMAN 9-10 HALAMAN 5-9

NO. 448 l KAMIS 16 JULI 2015 l TAHUN KE-1 1 Perkotaan. Pilih Gubernur HALAMAN 9-10 HALAMAN 5-9 NO. 448 l KAMIS 16 JULI 2015 l TAHUN KE-1 1 Perkotaan Pilih Gubernur daripada Pimpin KPK LOWONGAN PEKERJAAN MOTOR DIJUAL HALAMAN 9-10 HALAMAN 5-9 Disiarkan oleh: PT Media Antarkota Jaya sejak 15 April

Lebih terperinci

30 Lapak Pedagang Dibongkar. Gubernur Akan Daftarkan Reog Ponorogo ke Unesco. Hari Pertama Kerja, Pelayanan Normal MENPAN YUDDY PUJI PNS DKI

30 Lapak Pedagang Dibongkar. Gubernur Akan Daftarkan Reog Ponorogo ke Unesco. Hari Pertama Kerja, Pelayanan Normal MENPAN YUDDY PUJI PNS DKI NO. 452 l kamis, 23 juli 2015 l TAHUN KE-2 1 Perkotaan Hari Pertama Kerja, Pelayanan Normal MENPAN YUDDY PUJI PNS DKI Halaman 3 Gubernur Akan Daftarkan Reog Ponorogo ke Unesco Halaman 5 30 Lapak Pedagang

Lebih terperinci

Papan Iklan di Harmoni Gagal Dibongkar. Rabu, PNS DKI Wajib Masuk. NO. 449 l senin, 20 juli 2015 l TAHUN KE-2 1 Perkotaan NEKAT BOLOS TKD DIPOTONG

Papan Iklan di Harmoni Gagal Dibongkar. Rabu, PNS DKI Wajib Masuk. NO. 449 l senin, 20 juli 2015 l TAHUN KE-2 1 Perkotaan NEKAT BOLOS TKD DIPOTONG NO. 449 l senin, 20 juli 2015 l TAHUN KE-2 1 Perkotaan NEKAT BOLOS TKD DIPOTONG Rabu, PNS DKI Wajib Masuk Halaman 3 Papan Iklan di Harmoni Gagal Dibongkar Halaman 6 Disiarkan oleh: PT Media Antarkota Jaya

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 10 TAHUN 2014 TENTANG PENGELOLAAN SISTEM BUS RAPID TRANSIT

PERATURAN DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 10 TAHUN 2014 TENTANG PENGELOLAAN SISTEM BUS RAPID TRANSIT PERATURAN DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA SALINAN NOMOR 10 TAHUN 2014 TENTANG PENGELOLAAN SISTEM BUS RAPID TRANSIT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Perkembangan kehidupan manusia di seluruh dunia tidak terlepas dari yang

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Perkembangan kehidupan manusia di seluruh dunia tidak terlepas dari yang BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Perkembangan kehidupan manusia di seluruh dunia tidak terlepas dari yang namanya transportasi, transportasi sudah lama ada dan cukup memiliki peranannya dalam

Lebih terperinci

tapi Tidak Bagi Warga

tapi Tidak Bagi Warga Ketika Relokasi ke Rusun Menjadi Solusi Bagi Pemerintah, Kamis, 28 April 2016 09:39 tapi Tidak Bagi Warga http://jambi.tribunnews.com/2016/04/28/ketika-relokasi-ke-rusun-menjadi-solusi-bagi-pemerintah-tapi-tidak-bagi-warga

Lebih terperinci

Reaksi Cepat SMS Ahok

Reaksi Cepat SMS Ahok Jumat, 19/09/2014 17:42 WIB Reaksi Cepat SMS Ahok Mereka yang Puas dengan Layanan Aduan 'Gubernur' Ahok Ropesta Sitorus - detiknews Index Artikel Ini Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari

Lebih terperinci

"Ibu itu sering blusukan datang ke tempat warga. Saya pribadi nggak ada masalah dengan Bu Lurah Susan," jelasnya.

Ibu itu sering blusukan datang ke tempat warga. Saya pribadi nggak ada masalah dengan Bu Lurah Susan, jelasnya. Susan Jasmine Zulkifli yang kini bertugas sebagai Lurah Lenteng Agung, Jakarta Selatan, adalah salah satu pejabat yang tegar. Ia tetap menjalankan tugasnya untuk melayani masyarakat, meski dirinya didemo

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN LAMPUNG TIMUR NOMOR 10 TAHUN 2013 TENTANG PERLINDUNGAN PASAR TRADISIONAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN DAERAH KABUPATEN LAMPUNG TIMUR NOMOR 10 TAHUN 2013 TENTANG PERLINDUNGAN PASAR TRADISIONAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN DAERAH KABUPATEN LAMPUNG TIMUR NOMOR 10 TAHUN 2013 TENTANG PERLINDUNGAN PASAR TRADISIONAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI LAMPUNG TIMUR, Menimbang : a. bahwa pasar tradisional merupakan

Lebih terperinci

STANDAR BIAYA BELANJA PENUNJANG KEGIATAN DAN TUNJANGAN KESEJAHTERAAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH (DPRD) KOTA BOGOR TAHUN ANGGARAN 2010

STANDAR BIAYA BELANJA PENUNJANG KEGIATAN DAN TUNJANGAN KESEJAHTERAAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH (DPRD) KOTA BOGOR TAHUN ANGGARAN 2010 BERITA DAERAH KOTA BOGOR TAHUN 2010 NOMOR 1 SERI E PERATURAN WALIKOTA BOGOR NOMOR 1 TAHUN 2010 TENTANG STANDAR BIAYA BELANJA PENUNJANG KEGIATAN DAN TUNJANGAN KESEJAHTERAAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG

PERATURAN DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG SALINAN PERATURAN DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG PEMBENTUKAN BADAN USAHA MILIK DAERAH PERSEROAN TERBATAS TRANSJAKARTA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR

Lebih terperinci

BUPATI BANGKA SELATAN PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANGKA SELATAN NOMOR 11 TAHUN

BUPATI BANGKA SELATAN PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANGKA SELATAN NOMOR 11 TAHUN BUPATI BANGKA SELATAN PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANGKA SELATAN NOMOR 11 TAHUN 2015 2012 TENTANG PENAMAAN JALAN, TAMAN TERBUKA, TEMPAT PEMAKAMAN UMUM DAN PENOMORAN BANGUNAN

Lebih terperinci

Dengan ini diharapkan kehadiran Saudara dalam acara yang akan diselenggarakan pada :

Dengan ini diharapkan kehadiran Saudara dalam acara yang akan diselenggarakan pada : Nomor : Sifat : Penting Lampiran : - Hal : Undangan PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH Jl. Medan Merdeka Selatan No. 8 9 Telp 3822633 Faks. 3849698 J A K A R T A

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA, MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM 108 TAHUN 2017 TENTANG PENYELENGGARAAN ANGKUTAN ORANG DENGAN KENDARAAN BERMOTOR UMUM TIDAK DALAM TRAYEK

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2013 TENTANG TATA CARA PENGUNDURAN DIRI KEPALA DAERAH, WAKIL KEPALA DAERAH, DAN PEGAWAI NEGERI YANG AKAN MENJADI BAKAL CALON ANGGOTA DPR, DPD, DPRD

Lebih terperinci

2013, No.41 2 Mengingat haknya untuk ikut serta dalam kampanye Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perw

2013, No.41 2 Mengingat haknya untuk ikut serta dalam kampanye Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perw No.41, 2013 LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA POLITIK. PEMILU. Pengunduran Diri. Cuti. PNS. Pejabat Negara. Kampanye. Tata Cara. (Penjelasan Dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5405)

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Banyaknya masalah komunikasi disebabkan oleh adanya

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Banyaknya masalah komunikasi disebabkan oleh adanya BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Banyaknya masalah komunikasi disebabkan oleh adanya pemahaman yang kurang mengenai faktor-faktor penting dan sangat diperlukan dalam berkomunikasi. Seperti

Lebih terperinci

FOKE-NARA ADJI-RIZA JOKOWI-AHOK HIDAYAT-DIDIK FAISAL-BIEM ALEX-NONO

FOKE-NARA ADJI-RIZA JOKOWI-AHOK HIDAYAT-DIDIK FAISAL-BIEM ALEX-NONO K E M A C E T A N FOKE-NARA ADJI-RIZA JOKOWI-AHOK HIDAYAT-DIDIK FAISAL-BIEM ALEX-NONO arus dibuat program Meneruskan sistem Otoritas transportasi jangka pendek dan Pola Transportasi jakarta (busway dan

Lebih terperinci

WALIKOTA PASURUAN SALINAN PERATURAN WALIKOTA NOMOR 59 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

WALIKOTA PASURUAN SALINAN PERATURAN WALIKOTA NOMOR 59 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA PASURUAN SALINAN PERATURAN WALIKOTA NOMOR 59 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA PASURUAN, Menimbang : a. bahwa dalam rangka

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2013 TENTANG TATA CARA PENGUNDURAN DIRI KEPALA DAERAH, WAKIL KEPALA DAERAH, DAN PEGAWAI NEGERI YANG AKAN MENJADI BAKAL CALON ANGGOTA DPR, DPD, DPRD

Lebih terperinci

Di Rusun Mereka "Dimanja", di Perahu Mereka Menderita...

Di Rusun Mereka Dimanja, di Perahu Mereka Menderita... Di Rusun Mereka "Dimanja", di Perahu Mereka Menderita... http://megapolitan.kompas.com/read/2016/04/21/10481831/di.rusun.mereka.dimanja.di.perahu.mereka.menderita KOMPAS/RADITYA HELABUMIRumah Susun Rawa

Lebih terperinci

BUPATI MALANG PROVINSI JAWA TIMUR

BUPATI MALANG PROVINSI JAWA TIMUR BUPATI MALANG PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI MALANG NOMOR 37 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI, SERTA TATA KERJA DINAS PERHUBUNGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KOTA BOGOR TAHUN 2010 NOMOR 21 SERI E PERATURAN WALIKOTA BOGOR NOMOR 22 TAHUN 2010 TENTANG

BERITA DAERAH KOTA BOGOR TAHUN 2010 NOMOR 21 SERI E PERATURAN WALIKOTA BOGOR NOMOR 22 TAHUN 2010 TENTANG BERITA DAERAH KOTA BOGOR TAHUN 2010 NOMOR 21 SERI E PERATURAN WALIKOTA BOGOR NOMOR 22 TAHUN 2010 TENTANG STANDAR BIAYA BELANJA PENUNJANG KEGIATAN DAN TUNJANGAN KESEJAHTERAAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. keberhasilan dan pencapaian tujuan organisasi, dalam rangka pencapaian

I. PENDAHULUAN. keberhasilan dan pencapaian tujuan organisasi, dalam rangka pencapaian I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sumber daya manusia (SDM) memiliki peran penting dalam menentukan keberhasilan dan pencapaian tujuan organisasi, dalam rangka pencapaian tujuan tersebut, sumber daya selalu

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Mobilitas penduduk yang tinggi dalam suatu wilayah membutuhkan suatu sistem

I. PENDAHULUAN. Mobilitas penduduk yang tinggi dalam suatu wilayah membutuhkan suatu sistem 1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Mobilitas penduduk yang tinggi dalam suatu wilayah membutuhkan suatu sistem transportasi massal yang dapat mengimbanginya. Agar sebuah terminal benarbenar dapat memberikan

Lebih terperinci

WALIKOTA KENDARI PROVINSI SULAWSEI TENGGARA

WALIKOTA KENDARI PROVINSI SULAWSEI TENGGARA WALIKOTA KENDARI PROVINSI SULAWSEI TENGGARA PERATURAN DAERAH KOTA KENDARI NOMOR 12 TAHUN 2014 TENTANG KEBERSIHAN DAN KEINDAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA KENDARI, Menimbang : a. bahwa keadaan

Lebih terperinci

1. PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

1. PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang 1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kota Jakarta dahulu dikenal dengan nama Batavia yang merupakan salah satu kota kolonial di Indonesia, selanjutnya berkembang menjadi kota Metropolitan seperti saat ini.

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KABUPATEN KULON PROGO

BERITA DAERAH KABUPATEN KULON PROGO BERITA DAERAH KABUPATEN KULON PROGO NOMOR : 44 TAHUN : 2016 PERATURAN BUPATI KULON PROGO NOMOR 42 TAHUN 2016 TENTANG TATA CARA PEMASANGAN ALAT PERAGA KAMPANYE DAN FASILITAS UMUM TEMPAT KAMPANYE PEMILIHAN

Lebih terperinci

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 15/4/PBI/2013 TENTANG LAPORAN STABILITAS MONETER DAN SISTEM KEUANGAN BULANAN BANK UMUM SYARIAH DAN UNIT USAHA SYARIAH

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 15/4/PBI/2013 TENTANG LAPORAN STABILITAS MONETER DAN SISTEM KEUANGAN BULANAN BANK UMUM SYARIAH DAN UNIT USAHA SYARIAH PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 15/4/PBI/2013 TENTANG LAPORAN STABILITAS MONETER DAN SISTEM KEUANGAN BULANAN BANK UMUM SYARIAH DAN UNIT USAHA SYARIAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BANK INDONESIA,

Lebih terperinci

Perda No. 18/2001 tentang Retribusi dan Penyelenggaraan Terminal Bus / Non Bus di Kabupaten Magelang.

Perda No. 18/2001 tentang Retribusi dan Penyelenggaraan Terminal Bus / Non Bus di Kabupaten Magelang. Perda No. 18/2001 tentang Retribusi dan Penyelenggaraan Terminal Bus / Non Bus di Kabupaten Magelang. PERATURAN DAERAH KABUPATEN MAGELANG NOMOR 18 TAHUN 2001 T E N T A N G RETRIBUSI DAN PENYELENGGARAAN

Lebih terperinci

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu membentuk Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Area Pasar;

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu membentuk Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Area Pasar; PERATURAN DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 3 TAHUN 2009 TENTANG PENGELOLAAN AREA PASAR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA, Menimbang :

Lebih terperinci

LAMPIRAN-LAMPIRAN. A. Transkrip wawancara kepada bapak Bapak Sutrisno, ST selaku Kepala

LAMPIRAN-LAMPIRAN. A. Transkrip wawancara kepada bapak Bapak Sutrisno, ST selaku Kepala LAMPIRAN-LAMPIRAN Lampiran I A. Transkrip wawancara kepada bapak Bapak Sutrisno, ST selaku Kepala Seksi Bina Teknis Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum, yang dilakukan pada pukul 09:00-10:00 hari senin

Lebih terperinci

PEMERINTAH KOTA SURABAYA

PEMERINTAH KOTA SURABAYA SALINAN PEMERINTAH KOTA SURABAYA PERATURAN DAERAH KOTA SURABAYA NOMOR 9 TAHUN 2007 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN DAERAH KOTA SURABAYA NOMOR 19 TAHUN 2003 TENTANG RETRIBUSI TEMPAT REKREASI DAN

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan tataguna lahan yang kurang didukung oleh pengembangan

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan tataguna lahan yang kurang didukung oleh pengembangan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Bus perkotaan merupakan angkutan umum utama di berbagai kota di Indonesia. Kenaikkan jumlah kepemilikan kendaraan pribadi harus diimbangi dengan perbaikan angkutan

Lebih terperinci

A. LATAR BELAKANG PENELITIAN

A. LATAR BELAKANG PENELITIAN BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG PENELITIAN Indonesia merupakan salah satu negara di Asia Tenggara yang memiliki tingkat pertumbuhan pariwisata yang tinggi. Potensi wisata yang dimiliki Indonesia adalah

Lebih terperinci

APBD Provinsi DKI Jakarta Tahun 2015 Ditetapkan Dengan Pergub

APBD Provinsi DKI Jakarta Tahun 2015 Ditetapkan Dengan Pergub APBD Provinsi DKI Jakarta Tahun 2015 Ditetapkan Dengan Pergub Rakernas VI Bappeda Provinsi Se-Indonesia Jayapura, 10-13 Juni 2015 DISAMPAIKAN OLEH: Kepala Bappeda Provinsi DKI Jakarta Kenapa tidak Perda?

Lebih terperinci

VI. KARAKTERISTIK PENGUNJUNG TAMAN WISATA ALAM GUNUNG PANCAR. dari 67 orang laki-laki dan 33 orang perempuan. Pengunjung TWA Gunung

VI. KARAKTERISTIK PENGUNJUNG TAMAN WISATA ALAM GUNUNG PANCAR. dari 67 orang laki-laki dan 33 orang perempuan. Pengunjung TWA Gunung VI. KARAKTERISTIK PENGUNJUNG TAMAN WISATA ALAM GUNUNG PANCAR 6.1 Karakteristik Responden Penentuan karakteristik pengunjung TWA Gunung Pancar diperoleh berdasarkan hasil wawancara dan kuesioner dari 100

Lebih terperinci

LAPORAN SINGKAT KOMISI VIII DPR-RI

LAPORAN SINGKAT KOMISI VIII DPR-RI LAPORAN SINGKAT KOMISI VIII DPR-RI BERMITRA DENGAN KEMENTERIAN AGAMA, KEMENTERIAN SOSIAL, KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK, KOMISI PERLINDUNGAN ANAK INDONESIA (KPAI), BADAN NASIONAL

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.399, 2012 BADAN WAKAF INDONESIA. Kepegawaian. Administrasi. PERATURAN BADAN WAKAF INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2012 TENTANG KEPEGAWAIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Indonesia merupakan negara kepulauan di Asia Tenggara yang memiliki lebih dari 18.000 pulau besar dan kecil dengan luas wilayah sekitar 1.904,569 Km 2. Dengan wilayah

Lebih terperinci

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BANTUL BUPATI BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANTUL NOMOR 19 TAHUN 2015 TENTANG

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BANTUL BUPATI BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANTUL NOMOR 19 TAHUN 2015 TENTANG 1 2015 No.19,2015 LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BANTUL Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul. Jaringan, lalu lintas, angkutan, jalan. BUPATI BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANTUL

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Kami berharap klipping ini bermanfaat untuk monitoring media BPIW. Hormat kami. Tim penyusun

KATA PENGANTAR. Kami berharap klipping ini bermanfaat untuk monitoring media BPIW. Hormat kami. Tim penyusun KATA PENGANTAR Klipping Media Massa adalah kumpulan guntingan berita yang kami sajikan secara rutin. Guntingan berita ini kami seleksi dari berita yang muncul di media cetak. Adapun tema berita yang kami

Lebih terperinci

WALIKOTA BANDAR LAMPUNG PERATURAN DAERAH KOTA BANDAR LAMPUNG NOMOR 08 TAHUN 2015 TENTANG

WALIKOTA BANDAR LAMPUNG PERATURAN DAERAH KOTA BANDAR LAMPUNG NOMOR 08 TAHUN 2015 TENTANG WALIKOTA BANDAR LAMPUNG PERATURAN DAERAH KOTA BANDAR LAMPUNG NOMOR 08 TAHUN 2015 TENTANG PENYERAHAN PRASARANA, SARANA DAN UTILITAS PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA BANDAR

Lebih terperinci

EVALUASI PURNA HUNI SIRKULASI DAN FASILITAS TERMINAL KARTASURA

EVALUASI PURNA HUNI SIRKULASI DAN FASILITAS TERMINAL KARTASURA 165 EVALUASI PURNA HUNI SIRKULASI DAN FASILITAS TERMINAL KARTASURA An Nuurrika Asmara Dina, Wisnu Setiawan Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. A. Yani

Lebih terperinci

BUPATI TANGERANG PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI TANGERANG NOMOR 152 TAHUN 2016

BUPATI TANGERANG PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI TANGERANG NOMOR 152 TAHUN 2016 BUPATI TANGERANG PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI TANGERANG NOMOR 152 TAHUN 2016 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN BUPATI NOMOR 9 TAHUN 2016 TENTANG HARI, JAM KERJA, DAN FAKTOR PENGURANG TUNJANGAN

Lebih terperinci

WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 12 TAHUN 2015 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK

WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 12 TAHUN 2015 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 12 TAHUN 2015 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA KOTA YOGYAKARTA, Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

PEMERINTAH KOTA ADMINISTRASI JAKARTA UTARA. Jl. Yos Sudarso No , Kebon Bawang Jakarta Utara

PEMERINTAH KOTA ADMINISTRASI JAKARTA UTARA. Jl. Yos Sudarso No , Kebon Bawang Jakarta Utara PEMERINTAH KOTA ADMINISTRASI JAKARTA UTARA Jl. Yos Sudarso No. 27 29, Kebon Bawang Jakarta Utara a. Kondisi Umum Wilayah Jakarta Utara 60 % luasnya berada di bawah permukaan laut. Merupakan muara 13 sungai

Lebih terperinci

TINJAUAN PULO CANGKIR

TINJAUAN PULO CANGKIR BAB II TINJAUAN PULO CANGKIR II.1 GAMBARAN UMUM PROYEK Judul Proyek : Kawasan Rekreasi Kampung Pulo Cangkir dan Sekitarnya. Tema : Arsitektur Tradisional Sunda. Kecamatan : Kronjo. Kelurahan : Pulo Cangkir

Lebih terperinci

WALIKOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN WALIKOTA BANDUNG NOMOR 677 TAHUN 2016 TENTANG DISIPLIN KEHADIRAN APARATUR SIPIL NEGARA

WALIKOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN WALIKOTA BANDUNG NOMOR 677 TAHUN 2016 TENTANG DISIPLIN KEHADIRAN APARATUR SIPIL NEGARA WALIKOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN WALIKOTA BANDUNG NOMOR 677 TAHUN 2016 TENTANG DISIPLIN KEHADIRAN APARATUR SIPIL NEGARA DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA BANDUNG WALIKOTA BANDUNG, Menimbang :

Lebih terperinci

Daftar Isi TARGET PENDAPATAN DAERAH BELUM OPTIMAL SEGERA DORONG PERDA PENDIDIKAN GRATIS

Daftar Isi TARGET PENDAPATAN DAERAH BELUM OPTIMAL SEGERA DORONG PERDA PENDIDIKAN GRATIS Daftar Isi PENGARAH Ir H Abdul Hamid Sholihuddin, Shi.MM Nur Qolib, S.Ag.MM Nur Saidah, SE PIMPINAN REDAKSI Hari Soerjono, SE, MM 5 TARGET PENDAPATAN DAERAH BELUM OPTIMAL PELAKSANA REDAKSI Sutarmo, SH,

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN PASURUAN NOMOR 3 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH DI KABUPATEN PASURUAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN DAERAH KABUPATEN PASURUAN NOMOR 3 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH DI KABUPATEN PASURUAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN DAERAH KABUPATEN PASURUAN NOMOR 3 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH DI KABUPATEN PASURUAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PASURUAN, Menimbang Mengingat : a. bahwa pertambahan penduduk

Lebih terperinci

BAB IV TINJAUAN TERMINAL TIPE B DI KAWASAN STASIUN DEPOK BARU

BAB IV TINJAUAN TERMINAL TIPE B DI KAWASAN STASIUN DEPOK BARU BAB IV TINJAUAN TERMINAL TIPE B DI KAWASAN STASIUN DEPOK BARU Bab ini berisi tinjauan terminal Tipe B di kawasan Stasiun Depok Baru yang dibahas melalui tinjauan tapak terminal, data umum angkutan dan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. 4.1 Model System Antrian di halte bus transjakarta koridor 1 Blok M - Kota

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. 4.1 Model System Antrian di halte bus transjakarta koridor 1 Blok M - Kota 40 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Model System Antrian di halte bus transjakarta koridor 1 Blok M - Kota Kegiatan pelayanan di terminal bustransjakarta tujuan Blok M Kota di mulai sejak pukul

Lebih terperinci

KETUA DPRD KAB. KARAWANG TEWAS MISTERIUS. 4 hal 3 hal. Kriminal. Berebut Sedekah di Rumah Jusuf Kalla Bocah Tewas Terjepit

KETUA DPRD KAB. KARAWANG TEWAS MISTERIUS. 4 hal 3 hal. Kriminal. Berebut Sedekah di Rumah Jusuf Kalla Bocah Tewas Terjepit No,104 l Rabu, 30 Juli 2014 l Tahun ke-1 KETUA DPRD Kriminal KAB. KARAWANG TEWAS MISTERIUS Penyebab kematian Jiton masih misteri. Versi keluarga, Jiton meninggal akibat serangan jantung. Sedangkan hasil

Lebih terperinci

Siapa Wagub Ahok?

Siapa Wagub Ahok? Siapa Wagub Ahok? http://politik.kompasiana.com/2014/11/29/justru-boy-sadikin-lah-yang-pertama-kali-menolak-ahok-689241.html Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. MI/Sumaryanto (Metrotvnews.com)

Lebih terperinci

RETRIBUSI MASUK OBYEK WISATA

RETRIBUSI MASUK OBYEK WISATA PERATURAN DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 11 TAHUN 2002 TENTANG RETRIBUSI MASUK OBYEK WISATA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KOTAWARINGIN BARAT Menimbang : a. bahwa, obyek wisata yang

Lebih terperinci

GAMBARAN UMUM. kolonial Hindia Belanda termasuk wilayah Onder Afdeling Telokbetong yang

GAMBARAN UMUM. kolonial Hindia Belanda termasuk wilayah Onder Afdeling Telokbetong yang 40 VI. GAMBARAN UMUM A. Kota Bandar Lampung 1. Sejarah Kota Bandar Lampung Sejarah Kota Bandar Lampung terbagi atas 2 (dua) zaman, yaitu pada saat pra kemerdekaan dan saat kemerdakaan. Wilayah Kota Bandar

Lebih terperinci

WALIKOTA TEGAL PERATURAN WALIKOTA TEGAL NOMOR 4 TAHUN 2013 TENTANG PELAKSANAAN SISTEM KEHADIRAN SECARA ELEKTRONIK DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA TEGAL

WALIKOTA TEGAL PERATURAN WALIKOTA TEGAL NOMOR 4 TAHUN 2013 TENTANG PELAKSANAAN SISTEM KEHADIRAN SECARA ELEKTRONIK DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA TEGAL SALINAN WALIKOTA TEGAL PERATURAN WALIKOTA TEGAL NOMOR 4 TAHUN 2013 TENTANG PELAKSANAAN SISTEM KEHADIRAN SECARA ELEKTRONIK DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA TEGAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA Menimbang

Lebih terperinci

RETRIBUSI TERMINAL SEBAGAI SALAH SATU SUMBER PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN/KOTA. Oleh. Zainab Ompu Zainah ABSTRAK

RETRIBUSI TERMINAL SEBAGAI SALAH SATU SUMBER PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN/KOTA. Oleh. Zainab Ompu Zainah ABSTRAK 65 RETRIBUSI TERMINAL SEBAGAI SALAH SATU SUMBER PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN/KOTA Oleh Zainab Ompu Zainah ABSTRAK Keywoods : Terminal, retribusi. PENDAHULUAN Membicarakan Retribusi Terminal sebagai

Lebih terperinci

BADAN PENGELOLA TRANSPORTASI JABODETABEK (BPTJ)

BADAN PENGELOLA TRANSPORTASI JABODETABEK (BPTJ) FOCUS GROUP DISCUSSION REVIEW KINERJA PRASARANA TERMINAL PENUMPANG DI JABODETABEK DALAM RANGKA ANGKUTAN LEBARAN TAHUN 2016/1437 H BADAN PENGELOLA TRANSPORTASI JABODETABEK (BPTJ) Badan Pengelola Transportasi

Lebih terperinci

BAB IV PROFIL LOKASI PENELITIAN

BAB IV PROFIL LOKASI PENELITIAN BAB IV PROFIL LOKASI PENELITIAN 4.1 Kondisi Geografis Kelurahan Pluit merupakan salah satu wilayah kelurahan yang secara administratif masuk ke dalam wilayah Kecamatan Penjaringan, Kotamadya Jakarta Utara.

Lebih terperinci

STANDAR USAHA TAMAN REKREASI. NO ASPEK UNSUR NO SUB UNSUR I. PRODUK A. Tempat dan Ruang

STANDAR USAHA TAMAN REKREASI. NO ASPEK UNSUR NO SUB UNSUR I. PRODUK A. Tempat dan Ruang LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27 NOMOR 2014 TENTANG STANDAR USAHA TAMAN REKREASI STANDAR USAHA TAMAN REKREASI I. PRODUK A. Tempat dan Ruang B. Fasilitas

Lebih terperinci

TENTANG PENATAAN TOKO SWALAYAN DI KOTA SURABAYA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA SURABAYA,

TENTANG PENATAAN TOKO SWALAYAN DI KOTA SURABAYA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA SURABAYA, SALINAN PERATURAN DAERAH KOTA SURABAYA NOMOR 8 TAHUN 2014 TENTANG PENATAAN TOKO SWALAYAN DI KOTA SURABAYA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA SURABAYA, Menimbang : a. bahwa seiring dengan pertumbuhan

Lebih terperinci

GUBERNUR BALI PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 23 TAHUN 2011/01-C/HK/2010 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN ABSENSI SIDIK JARI

GUBERNUR BALI PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 23 TAHUN 2011/01-C/HK/2010 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN ABSENSI SIDIK JARI GUBERNUR BALI PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 23 TAHUN 2011/01-C/HK/2010 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN ABSENSI SIDIK JARI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BALI, Menimbang : a. bahwa dalam rangka

Lebih terperinci

Ahok: Pak Jokowi Tidak Bisa Jadi Presiden. Kalau Gak Disokong Pengembang

Ahok: Pak Jokowi Tidak Bisa Jadi Presiden. Kalau Gak Disokong Pengembang Juni 22, 2016 00:05 Ahok: Pak Jokowi Tidak Bisa Jadi Presiden Kalau Gak Disokong Pengembang http://www.aktual.com/ahok-pak-jokowi-tidak-jadi-presiden-kalau-gak-disokong-pengembang/ Jakarta, Aktual.com-

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Terminal Terminal dapat dianggap sebagai alat pemroses, dimana suatu urutan kegiatan tertentu harus dilakukan untuk memungkinkan suatu lalu-lintas ( kendaraan, barang, dan

Lebih terperinci

BAB III RETRIBUSI DAERAH. Undang Nomor 28 Tahun 2009 sebagai perubahan Undang-Undang Nomor 34

BAB III RETRIBUSI DAERAH. Undang Nomor 28 Tahun 2009 sebagai perubahan Undang-Undang Nomor 34 29 BAB III RETRIBUSI DAERAH A. Konsep Pemungutan Retribusi Daerah Pemungutan retribusi daerah yang saat ini didasarkan pada Undang- Undang Nomor 28 Tahun 2009 sebagai perubahan Undang-Undang Nomor 34 Tahun

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Kami berharap klipping ini bermanfaat untuk monitoring media BPIW.

KATA PENGANTAR. Kami berharap klipping ini bermanfaat untuk monitoring media BPIW. JUMAT, 04 MARET 2016 KATA PENGANTAR Klipping Media Massa adalah kumpulan guntingan berita yang kami sajikan secara rutin. Guntingan berita ini kami seleksi dari berita yang muncul di media cetak. Adapun

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 36 TAHUN 2010 TENTANG PENGUSAHAAN PARIWISATA ALAM DI SUAKA MARGASATWA, TAMAN NASIONAL, TAMAN HUTAN RAYA, DAN TAMAN WISATA ALAM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

BERITA NEGARA. Disiplin Kerja. Pegawai Negeri Sipil. BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN. REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA. Disiplin Kerja. Pegawai Negeri Sipil. BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN. REPUBLIK INDONESIA No.1095, 2013 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN. Disiplin Kerja. Pegawai Negeri Sipil. KEPALA BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN KEPALA

Lebih terperinci

Berdasarkan, Juknis LLAJ, Fungsi Terminal Angkutan Jalan dapat ditinjau dari 3 unsur:

Berdasarkan, Juknis LLAJ, Fungsi Terminal Angkutan Jalan dapat ditinjau dari 3 unsur: TERMINAL Dalam pencapaian pembangunan nasional peranan transportasi memiliki posisi yang penting dan strategi dalam pembangunan, maka perencanaan dan pengembangannya perlu ditata dalam satu kesatuan sistem

Lebih terperinci

PROVINSI JAWA TENGAH KEPUTUSAN DPRD KABUPATEN GROBOGAN NOMOR 36 TAHUN 2014 T E N T A N G

PROVINSI JAWA TENGAH KEPUTUSAN DPRD KABUPATEN GROBOGAN NOMOR 36 TAHUN 2014 T E N T A N G Salinan PROVINSI JAWA TENGAH KEPUTUSAN DPRD NOMOR 36 TAHUN 2014 T E N T A N G SUSUNAN PIMPINAN DAN KEANGGOTAAN KOMISI-KOMISI DPRD MASA KEANGGOTAAN TAHUN 2014 2019 PIMPINAN DPRD Menimbang : a. bahwa berdasar

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA Peranan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA Peranan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Peranan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Menurut Munawar, A. (2004), angkutan dapat didefinikan sebagai pemindahan orang dan atau barang dari suatu tempat ke tempat lain dengan

Lebih terperinci

RETRIBUSI TERMINAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BALANGAN,

RETRIBUSI TERMINAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BALANGAN, SALINAN L E M B A R AN D A E R A H KABUPATEN BALANGAN NOMOR 05 TAHUN 2011 PERATURAN DAERAH KABUPATEN BALANGAN NOMOR 5 TAHUN 2011 T E N T A N G RETRIBUSI TERMINAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI

Lebih terperinci

2013, No BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan: 1. Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan adalah ser

2013, No BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan: 1. Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan adalah ser LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.193, 2013 TRANSPORTASI. Perhubungan. Lalu Lintas. Angkutan Jalan. Jaringan. (Penjelasan Dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5468) PERATURAN PEMERINTAH

Lebih terperinci

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR : 2/ 21 /PBI/2000 TENTANG LAPORAN BULANAN BANK UMUM GUBERNUR BANK INDONESIA,

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR : 2/ 21 /PBI/2000 TENTANG LAPORAN BULANAN BANK UMUM GUBERNUR BANK INDONESIA, PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR : 2/ 21 /PBI/2000 TENTANG LAPORAN BULANAN BANK UMUM GUBERNUR BANK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa dalam rangka penyusunan laporan dan informasi dalam penetapan kebijakan

Lebih terperinci

KEPUTUSAN GUBERNUR PROPINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 8 TAHUN 2003 TENTANG

KEPUTUSAN GUBERNUR PROPINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 8 TAHUN 2003 TENTANG KEPUTUSAN GUBERNUR PROPINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 8 TAHUN 2003 TENTANG PEMBENTUKAN ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIT PELAKSANA TEKNIS DI LINGKUNGAN DINAS PERHUBUNGAN PROPINDI DAERAH KHUSUS IBUKOTA

Lebih terperinci

BAB III TINJAUAN KAWASAN Tinjauan Kawasan Kebon Kacang Raya dan Kebon Kacang 30 3.1 Gambaran Kawasan Proyek Nama : Kawasan Kebon Kacang dan sekitarnya. Lokasi : Jl. Kebon Kacang Raya dan Jl.Kebon Kacang

Lebih terperinci

BUPATI TANGERANG PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI TANGERANG NOMOR 9 TAHUN 2016

BUPATI TANGERANG PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI TANGERANG NOMOR 9 TAHUN 2016 BUPATI TANGERANG PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI TANGERANG NOMOR 9 TAHUN 2016 TENTANG HARI, JAM KERJA, DAN FAKTOR PENGURANG TUNJANGAN PENAMBAH PENGHASILAN PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA DI LINGKUNGAN PEMERINTAH

Lebih terperinci

GUBERNUR JAWA TIMUR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR JAWA TIMUR,

GUBERNUR JAWA TIMUR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR JAWA TIMUR, GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 49 TAHUN 2017 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR NOMOR 2 TAHUN 2013 TENTANG PENGELOLAAN TAMAN HUTAN RAYA R. SOERJO

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KOTA MAGELANG NOMOR 5 TAHUN 2013 TENTANG PENYELENGGARAAN ANGKUTAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA MAGELANG,

PERATURAN DAERAH KOTA MAGELANG NOMOR 5 TAHUN 2013 TENTANG PENYELENGGARAAN ANGKUTAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA MAGELANG, 1 WALIKOTA MAGELANG PERATURAN DAERAH KOTA MAGELANG NOMOR 5 TAHUN 2013 TENTANG PENYELENGGARAAN ANGKUTAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA MAGELANG, Menimbang : a. bahwa angkutan jalan sebagai salah

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KOTA BEKASI

BERITA DAERAH KOTA BEKASI BERITA DAERAH KOTA BEKASI NOMOR : 100 2016 SERI : E PERATURAN WALIKOTA BEKASI NOMOR 100 TAHUN 2016 TENTANG PENGOPERASIAN KENDARAAN BERMOTOR RODA TIGA BERBAHAN BAKAR GAS DI LINGKUNGAN PERUMAHAN DAN KAWASAN

Lebih terperinci

TERMINAL TOPIK KHUSUS TRANSPORTASI

TERMINAL TOPIK KHUSUS TRANSPORTASI TERMINAL Terminal merupakan titik dimana penumpang dan barang masuk atau keluar dari sistem jaringan transportasi. Ditinjau dari sistem jaringan transportasi secara keseluruhan, terminal merupakan simpul

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN. operasional suatu perusahaan ataupun badan pelayanan sektor publik dibutuhkan

BAB IV PEMBAHASAN. operasional suatu perusahaan ataupun badan pelayanan sektor publik dibutuhkan BAB IV PEMBAHASAN IV.1 Perencanaan Kegiatan Audit Kinerja Dalam melaksanakan audit kinerja terhadap suatu proses pelayanan atau operasional suatu perusahaan ataupun badan pelayanan sektor publik dibutuhkan

Lebih terperinci

NOMOR 11 TAHUN 2001 TENTANG PENGELOLAAN TERMINAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA MALANG,

NOMOR 11 TAHUN 2001 TENTANG PENGELOLAAN TERMINAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA MALANG, S A L I N A N NO.13/C,2001 PERATURAN DAERAH KOTA MALANG NOMOR 11 TAHUN 2001 TENTANG PENGELOLAAN TERMINAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA MALANG, Menimbang : a. bahwa terminal merupakan fasilitas

Lebih terperinci

PERATURAN BUPATI BULUNGAN

PERATURAN BUPATI BULUNGAN SALINAN SALINAN BUPATI BULUNGAN PERATURAN BUPATI BULUNGAN NOMOR 10 TAHUN 2016 TENTANG KRITERIA PEMBERIAN TAMBAHAN PENGHASILAN DALAM RANGKA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN DAN PEMBINAAN KEPEGAWAIAN KEPADA PEGAWAI

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang, dan Visi dan Misi SUDIN Pajak Jakarta Barat

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang, dan Visi dan Misi SUDIN Pajak Jakarta Barat BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang, dan Visi dan Misi SUDIN Pajak Jakarta Barat 1.1.1 Latar Belakang Provinsi DKI Jakarta merupakan kota dengan banyak peran, yaitu sebagai pusat pemerintahan, pusat kegiatan

Lebih terperinci

Keluar Penjara. Residivis Rampas Tas Wanita. Kriminal. Tenggak Miras Berlebihan Remaja Tewas Mendadak. KPK Libur Lebaran Berantas Korupsi

Keluar Penjara. Residivis Rampas Tas Wanita. Kriminal. Tenggak Miras Berlebihan Remaja Tewas Mendadak. KPK Libur Lebaran Berantas Korupsi No,108 l Minggu, 3 Agustus 2014 l Tahun ke-1 Keluar Penjara Kriminal Residivis Rampas Tas Wanita hal 3 KPK Libur Lebaran Berantas Korupsi Tetap Jalan 4 hal Tenggak Miras Berlebihan Remaja Tewas Mendadak

Lebih terperinci

WALIKOTA TASIKMALAYA

WALIKOTA TASIKMALAYA WALIKOTA TASIKMALAYA PERATURAN WALIKOTA TASIKMALAYA Nomor : 9 Tahun 200 Lampiran : (satu) berkas TENTANG TATALAKSANA PENYELENGGARAAN PELAYANAN DI TERMINAL BIS - KOTA TASIKMALAYA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

LAMPIRAN Kajian Kebijakan Standar Pelayanan Angkutan Umum di Indonesia (Menurut SK. Dirjen 687/2002)

LAMPIRAN Kajian Kebijakan Standar Pelayanan Angkutan Umum di Indonesia (Menurut SK. Dirjen 687/2002) LAMPIRAN Kajian Kebijakan Standar Pelayanan Angkutan Umum di Indonesia (Menurut SK. Dirjen 687/2002) 1. Prasyarat Umum : a) Waktu tunggu rata-rata 5-10 menit dan maksimum 10-20 menit. b) Jarak pencapaian

Lebih terperinci

WALI KOTA BALIKPAPAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

WALI KOTA BALIKPAPAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR WALI KOTA BALIKPAPAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR PERATURAN WALI KOTA BALIKPAPAN NOMOR 24 TAHUN 2015 TENTANG DISIPLIN KERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA BALIKPAPAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. obyek wisata yang apabila dikelola dengan baik akan menjadi aset daerah bahkan

I. PENDAHULUAN. obyek wisata yang apabila dikelola dengan baik akan menjadi aset daerah bahkan 1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alam dan keindahan alamnya. Keindahaan alam yang terdapat di Indonesia sangat berpotensi menjadi obyek wisata yang

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. pembayaran atas jasa atau pemberian izin tertentu yang khusus disediakan dan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. pembayaran atas jasa atau pemberian izin tertentu yang khusus disediakan dan BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. LANDASAN TEORI 1) Pengertian Retribusi Daerah Retribusi Daerah menurut Pasal 1 Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2001 tentang retribusi daerah, adalah pungutan daerah sebagai

Lebih terperinci

PEMERINTAH KOTA SURABAYA

PEMERINTAH KOTA SURABAYA SALINAN PEMERINTAH KOTA SURABAYA PERATURAN DAERAH KOTA SURABAYA NOMOR 1 TAHUN 2009 T E N T A N G PENYELENGGARAAN PERPARKIRAN DAN RETRIBUSI PARKIR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA SURABAYA, Menimbang

Lebih terperinci