KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) N O T A R I S

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) N O T A R I S"

Transkripsi

1 DOKUMEN RAHASIA KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) N O T A R I S DALAM RANGKA PELAKSANAAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU (HMETD) / RIGHTS ISSUE PT WASKITA KARYA (PERSERO) TBK PT WASKITA KARYA (PERSERO) TBK JAKARTA, APRIL 2015 PT WASKITA KARYA (PERSERO) TBK Halaman : 1 dari 19

2 DAFTAR ISI I. LATAR BELAKANG... 3 II. TUJUAN... 3 III. LINGKUP PEKERJAAN... 4 IV. KUALIFIKASI... 5 V. KEWAJIBAN... 6 VI. USULAN PENAWARAN... 7 VII. PENYAMPAIAN PENAWARAN... 8 VIII JADWAL PENGADAAN... 9 IX. PELAKSANAAN PEKERJAAN X. LAPORAN PEKERJAAN XI. LAIN-LAIN XII. LAMPIRAN-LAMPIRAN... Lampiran 1 Format Surat Pengantar Dokumen Penawaran 12 Lampiran 2 Format Data Pengalaman Notaris 13 Lampiran 3 Format Data Curriculum Vitae Tim Kerja Notaris 14 Lampiran 4 Format Surat Penawaran Biaya 15 Lampiran 5 Format Surat Pernyataan Bebas Benturan Kepentingan 16 Lampiran 6 Format Surat Pernyataan Untuk Melaksanakan Pekerjaan 17 Lampiran 7 Format Surat Pernyataan Tunduk Kerangka Acuan Kerja 18 Lampiran 8 Format Surat Pernyataan Tidak Mempunyai Masalah Hukum 19 PT WASKITA KARYA (PERSERO) TBK Halaman : 2 dari 19

3 KERANGKA ACUAN KERJA NOTARIS (NT) DALAM RANGKA RIGHTS ISSUE PT WASKITA KARYA (PERSERO) I. LATAR BELAKANG Untuk menunjang pertumbuhan dan pengembangan usaha dari PT Waskita Karya (Persero) Tbk ( Waskita ) maka dipandang perlu meningkatkan struktur permodalan melalui peningkatan ekuitas yang dilakukan melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD)/ Rights Issue. Bahwa rencana Rights Issue Waskita telah mendapat landasan rekomendasi seperti tertuang dalam: a. Rekomendasi dari Menteri Keuangan melalui Surat Nomor S-62/MK.06/2015 tanggal 28 Januari 2015; b. Arahan dari Komite Privatisasi melalui Surat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua Komite Privatisasi Nomor S-29.1/M.EKON/01/2015 tanggal 30 Januari 2015; c. Persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), yang saat ini sedang dalam proses pembahasan dengan DPR RI. Untuk persiapan dan pelaksanaan Rights Issue dimaksud, Waskita memerlukan jasa dari lembaga penunjang NOTARIS ( NT ) sesuai rencana yang telah ditetapkan, dengan mengacu pada Peraturan Pasar Modal. II. TUJUAN Tujuan penggunaan jasa NT adalah untuk pembuatan akta notarial terhadap produkproduk hukum maupun perijinan-perijinan terkait dengan pelaksanaan Rights Issue Waskita. PT WASKITA KARYA (PERSERO) TBK Halaman : 3 dari 19

4 III. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pekerjaan-pekerjaan dalam rangka pelaksanaan Rights Issue Waskita, antara lain namun tidak terbatas pada: 1. Pembuatan Akta-akta Notaril: Melakukan pembuatan akta perjanjian yang diperlukan dalam rangka Rights Issue Waskita sesuai dengan bentuk dan standar baku menurut Ketentuan dan Peraturan yang berlaku, meliputi: 1.1. Akta RUPSLB Akta RUPSLB dengan agenda Perubahan Anggaran Dasar Perseroan sehubungan Perubahan Nilai Modal Dasar serta Modal Disetor dan Ditempatkan berikut pengurusan ke Kementerian Hukum & HAM RI serta Percetakan Berita Negara RI Akta Perjanjian Akta Perjanjian (termasuk perubahan/addendum) meliputi, antara lain: Pembuatan Akta antara Waskita dengan profesi penunjang lainnya seperti Penjamin Emisi Efek dan profesi dan lembaga penunjang atau pihak manapun yang diperlukan sehubungan dengan proses pelaksanaan Rights Issue Waskita, Perjanjian Pengelolaan Administrasi Saham, Perjanjian Pelayanan Jasa Administrasi Saham Akta Lainnya Akta lainnya meliputi Akta-akta yang tidak tersebut pada Poin 1.1 sampai dengan Poin 1.2 diatas yang keberadaannya diperlukan dalam pelaksanaan Rights Issue Waskita (termasuk perubahan/addendum). 2. Jasa Hukum Lainnya Jasa hukum lainnya dimaksudkan untuk memberikan dan menyerahkan pemaparan secara lengkap dan jelas dari sudut yuridis terkait rencana Rights Issue, meliputi: 2.1. Pendapat Hukum dan Pengurusan Pemaparan pendapat hukum dari sudut perspektif NT, menghadiri rapat serta memberikan keterangan serta hal-hal pendukung terkait rencana Rights Issue PT WASKITA KARYA (PERSERO) TBK Halaman : 4 dari 19

5 yang diperlukan Waskita dan profesi penunjang lainnya dalam melaksanakan pekerjaan baik secara tertulis maupun lisan serta proses pengurusan pendaftaran dan ijin-ijin pada instansi yang berwenang dalam rangka proses pelaksanaan Rights Issue Waskita Jasa lainnya Jasa lainnya meliputi pembuatan fotokopi legalisir (cap basah) atas setiap aktaakta yang menjadi lampiran tidak terpisahkan dari Salinan Akta-akta yang dibuat dalam rangka Rights Issue Waskita, dan bekerja sama dengan pihak-pihak lainnya yang terkait dengan pelaksanaan Rights Issue untuk melakukan pengurusan, pendaftaran pelaksanaan Rights Issue, menyiapkan, membuat, dan menyerahkan prospektus, informasi, laporan maupun kebutuhan dokumendokumen lainnya yang dipersyaratkan untuk mendapatkan izin Rights Issue sesuai dengan ketentuan yang berlaku sampai dengan pernyataan pendaftaran dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan. Tim Rights Issue Waskita mempunyai hak untuk merinci lebih lanjut dan/atau melakukan perubahan / penyesuaian atas lingkup pekerjaan yang dipandang perlu. IV. KUALIFIKASI NT harus memenuhi kualifikasi minimal sebagai berikut : 1. Telah dinyatakan Lulus Prakualifikasi oleh Tim Rights Issue Waskita. 2. Memenuhi kualifikasi dan perijinan untuk bertindak sebagai Notaris Pasar Modal. 3. Memahami ketentuan-ketentuan Pasar Modal Indonesia khususnya Rights Issue. 4. Memiliki pengalaman dalam menangani IPO, Rights Issue dan transaksi ekuitas Pasar Modal lainnya baik BUMN maupun swasta dan dapat bekerjasama dengan semua pihak terkait dalam proses Rights Issue Waskita. 5. Mempunyai tim kerja yang berpengalaman dalam menangani IPO, Rights Issue dan transaksi ekuitas Pasar Modal lainnya baik BUMN maupun swasta dengan memperhatikan kode etik profesi dan siap melaksanakan pekerjaan yang ditugaskan sesuai jadwal yang ditetapkan (sesuai Lampiran 3). PT WASKITA KARYA (PERSERO) TBK Halaman : 5 dari 19

6 6. Mempunyai hubungan baik dengan lembaga atau instansi pemerintah terkait antara lain Otoritas Jasa Keuangan, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN dan Bursa Efek Indonesia. 7. Tidak sedang atau pernah dalam kondisi mempunyai permasalahan hukum yang berlawanan dengan Waskita dan pihak terkait dengan Waskita dan/atau mewakili pihak ketiga yang mempunyai permasalahan hukum yang berlawanan dalam perkara dengan Waskita dan pihak afiliasi Waskita. (sesuai Lampiran 8). 8. Menjamin bahwa personil yang ditugaskan tidak diganti selama dalam proses Rights Issue Waskita kecuali dengan ijin tertulis Tim Rights Issue Waskita. 9. Menjamin bahwa semua penawaran yang diajukan telah mempertimbangkan kapasitas penanggungjawab (person in charge) yang ada secara full-time dalam penugasan ini. 10. Tidak memiliki benturan kepentingan dengan Waskita serta bersedia menandatangani surat pernyataan bebas benturan kepentingan (sesuai Lampiran 5). 11. Memiliki komitmen untuk dapat mempertanggungjawabkan pekerjaan yang dilakukan sesuai waktu yang telah ditentukan sebagaimana dinyatakan dalam surat Pernyataan Untuk Melaksanakan Pekerjaan. (sesuai Lampiran 6). V. KEWAJIBAN WASKITA 1. Menyediakan data dan informasi yang diperlukan oleh NT dalam rangka menjalankan Lingkup Pekerjaan sebagaimana tersebut dalam huruf III Romawi Kerangka Acuan Kerja ini; 2. Melaksanakan kewajiban pembayaran terhadap jasa yang telah diberikan oleh NT sesuai dengan perjanjian yang disepakati oleh kedua belah pihak. NOTARIS 1. Melaksanakan pekerjaan secara profesional dengan memenuhi semua ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, kode etik profesi dan senantiasa bersifat independen. PT WASKITA KARYA (PERSERO) TBK Halaman : 6 dari 19

7 2. Melaksanakan segala pekerjaan sesuai dengan ruang lingkup pekerjaan yang tercantum pada butir III sesuai jadwal yang telah ditetapkan. 3. Merahasiakan seluruh data dan informasi yang diberikan oleh Waskita dan tidak boleh dipergunakan untuk keperluan apapun tanpa persetujuan tertulis Waskita dan bersedia menandatangani Perjanjian Kerahasiaan, kecuali informasi atau data yang diwajibkan sesuai peraturan dalam proses Rights Issue ini. 4. Menyediakan dan memberikan jasa NT sebagaimana mestinya dalam rangka pelaksanaan Rights Issue, mendampingi dan bekerja sama dengan lembaga/profesi penunjang lainnya yang turut serta dalam proses Rights Issue serta berkoordinasi dengan Tim Rights Issue Waskita. 5. Menjamin tidak adanya konflik kepentingan dalam rangka pelaksanaan Rights Issue Waskita. 6. Personil yang ditugaskan dalam pelaksanaan Rights Issue Waskita tidak dapat diganti sampai dengan penugasan selesai, kecuali dengan persetujuan tertulis dari Waskita. 7. Menghadiri dan berpartisipasi dalam setiap rapat koordinasi dan persiapan Rights Issue Waskita, apabila diminta oleh Tim Rights Issue Waskita. 8. Bekerja sama dengan lembaga/profesi penunjang lainnya dalam rangka pelaksanaan Rights Issue Waskita. 9. Bertanggung jawab atas seluruh biaya yang timbul sehubungan dengan keikutsertaan NT dalam proses pembuatan dan penyampaian Dokumen Prakualifikasi, Penawaran Teknis dan Penawaran Biaya, termasuk namun tidak terbatas pada klarifikasi Penawaran biaya. VI. USULAN PENAWARAN Penawaran yang disampaikan oleh NT harus dilengkapi dengan dokumen-dokumen sebagai berikut : A. Penawaran Teknis Penawaran Teknis berisi informasi sebagai berikut : (Ketidak lengkapan persyaratan teknis tersebut di bawah ini dapat mengakibatkan gugurnya penawaran ). PT WASKITA KARYA (PERSERO) TBK Halaman : 7 dari 19

8 A. Surat Pengantar Dokumen Penawaran (sesuai Lampiran 1). B. Data Pengalaman NT dalam menangani IPO, Rights Issue dan atau transaksi ekuitas Pasar Modal lainnya antara tahun (sesuai Lampiran 2) disertai bukti copy dokumen yang menguatkan. C. Metodologi, strategi, rencana dan jadwal kerja sesuai dengan lingkup pekerjaan, termasuk rincian dari output yang akan dihasilkan selama pelaksanaan tugas. D. Data Curriculum Vitae Tim Kerja Notaris (sesuai Lampiran 3). E. Kerangka Acuan Kerja yang telah diparaf pada setiap halamannya oleh NT. F. Surat Pernyataan Bebas Benturan Kepentingan (sesuai Lampiran 5). G. Surat Pernyataan Untuk Melaksanakan Pekerjaan (sesuai Lampiran 6). H. Surat Pernyataan Tunduk Kerangka Acuan Kerja (sesuai Lampiran 7). I. Surat Pernyataan tidak sedang atau pernah dalam kondisi mempunyai permasalahan hukum yang berlawanan dengan Waskita dan pihak afiliasi Waskita dan/atau tidak sedang mewakili pihak ketiga yang mempunyai permasalahan hukum yang berlawanan atau dalam perkara dengan Waskita atau pihak afiliasi Waskita. (sesuai Lampiran 8). B. Penawaran Biaya 1. Calon NT wajib mengajukan Penawaran Biaya NT. Biaya dimaksud sudah termasuk pajak-pajak sesuai ketentuan yang berlaku, tidak termasuk PPN 10% (sesuai Lampiran 4). 2. Biaya OPE (Out Of Pocket Expenses) maksimal 5% (lima persen) dari total imbalan jasa dan dibayarkan kembali (reimbursement) sesuai bukti yang diajukan dan harus disetujui terlebih dahulu oleh Waskita, mencakup biaya-biaya yang dikeluarkan dalam rangka penyelesaian Pekerjaan. VII. PENYAMPAIAN PENAWARAN A. Penawaran pekerjaan harus disampaikan dalam bahasa Indonesia dalam 1 (satu) sampul besar yang pada pojok kanan atas ditulis NOTARIS, didalamnya berisi 2 (dua) sampul, yaitu : PT WASKITA KARYA (PERSERO) TBK Halaman : 8 dari 19

9 1. Sampul pertama yang berisi Penawaran teknis sebanyak 3 (tiga) set, 1 (satu) set asli dan 2 (dua) set copy diberi judul PENAWARAN TEKNIS di pojok kanan atas sampul. 2. Sampul kedua yang berisi Penawaran biaya sebanyak 3 (tiga) set, 1 (satu) set asli dan 2 (dua) set copy diberi judul PENAWARAN BIAYA di pojok kanan atas sampul. B. NT diwajibkan menyampaikan penawaran dengan urutan sesuai ketentuan pada Bab VI Usulan Penawaran. C. Penawaran harus disampaikan secara lengkap pada hari Jumat, tanggal 17 April 2015 paling lambat pukul WIB ke alamat sebagai berikut : Tim Rights Issue PT Waskita Karya (Persero) Tbk Gedung Waskita Lt.9 Jl. M.T. Haryono Kav.10, Cawang Jakarta Timur Telp.: Fax. : D. Dokumen penawaran tersebut tidak akan dibuka di depan peserta dan hanya akan dibuka untuk keperluan evaluasi lebih lanjut oleh Tim Rights Issue Waskita. VIII. JADWAL PENGADAAN Tahapan Batas Waktu Pengunduhan Kerangka Acuan Kerja Senin sd Selasa, April TOR diunduh di website atau Rapat Penjelasan / Aanwijzing Selasa, 14 April 2015 Pukul : sd WIB Penyerahan Penawaran Jumat, 17 April 2015 Pukul sd WIB PT WASKITA KARYA (PERSERO) TBK Halaman : 9 dari 19

10 Peserta yang tidak hadir dalam acara rapat penjelasan /aanwijzing dianggap menyetujui seluruh hasil rapat penjelasan. IX. PELAKSANAAN PEKERJAAN Pelaksanaan pekerjaan dimulai sejak tanggal diterimanya Surat Perintah Kerja (SPK) sampai dengan selesainya proses Rights Issue. X. LAPORAN PEKERJAAN NT yang terpilih wajib menyampaikan laporan kepada Waskita atau sesuai permintaan Waskita yang akan ditentukan kemudian, dengan disampaikan secara tertulis. Semua laporan tersebut diatas harus dijamin kerahasiaannya terhadap pihak manapun kecuali mendapatkan ijin tertulis dari Waskita. XI. LAIN LAIN A. Dalam penyampaian Penawaran harus diperhatikan isi, susunan Penawaran yang disampaikan sesuai dengan petunjuk pada butir VI, usulan penawaran serta lampiran yang ada. Pada masing-masing bagian harap diberikan lembar pemisah. B. Tata cara penilaian akan dilakukan sebagai berikut: 1. Penilaian akan dilakukan terhadap 2 (dua) aspek, yaitu aspek teknis dan aspek biaya. a. Tahap pertama dilakukan penilaian Penawaran teknis untuk mendapatkan kandidat NT yang lolos passing grade yang telah ditetapkan. b. Terhadap kandidat yang lolos passing grade akan dilakukan pembukaan Penawaran biaya untuk mendapatkan maksimal 3 (tiga) kandidat NT terbaik. 2. Terhadap maksimal 3 (tiga) kandidat terbaik di atas, akan dilakukan klarifikasi / negosiasi biaya dan pengisian rekonfirmasi biaya yang ditandatangani di atas materai pada hari yang sama. 3. Terhadap maksimal 3 (tiga) calon NT terbaik sebagaimana nomor 2 di atas akan diusulkan kepada Menteri BUMN untuk dipilih dan ditetapkan sebagai pemenang. 4. NT yang telah ditetapkan Menteri BUMN akan diinformasikan secara tertulis, demikian juga yang tidak terpilih. PT WASKITA KARYA (PERSERO) TBK Halaman : 10 dari 19

11 C. Kewenangan Tim Rights Issue Waskita: 1. Berhak menyatakan bahwa status Penawaran yang disampaikan peserta berikut lampirannya dapat diterima atau ditolak tanpa berkewajiban untuk mengemukakan alasannya. 2. Berhak mengubah, menunda, mengakhiri dan menghentikan proses seleksi penawaran NT dalam rangka Rights Issue ini tanpa berkewajiban untuk mengemukakan alasannya. 3. Semua keputusan Tim Rights Issue Waskita tidak dapat diganggu gugat dengan alasan apapun juga. D. Right Issue PT Waskita Karya (Persero) Tbk dilaksanakan dengan memperhatikan kondisi pasar modal, setelah terbitnya peraturan pemerintah tentang penambahan penyertaan modal Negara pada PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan persetujuan DPR RI. XII. LAMPIRAN LAMPIRAN Lampiran 1 - Format Surat Pengantar Dokumen Penawaran Lampiran 2 - Format Data Pengalaman Notaris Lampiran 3 - Format Surat Pengantar Penawaran Biaya Lampiran 4 - Format Rincian Penawaran Biaya. Lampiran 5 - Format Surat Pernyataan Bebas Konflik Kepentingan Lampiran 6 - Format Surat Pernyataan Untuk Melaksanakan Pekerjaan Lampiran 7 - Format Surat Pernyataan Tunduk Kerangka Acuan Kerja Lampiran 8 - Format Surat Pernyataan Tidak Mempunyai Masalah Hukum PT WASKITA KARYA (PERSERO) TBK Halaman : 11 dari 19

12 Lampiran 1 No. : Lampiran : Kepada : SURAT PENGANTAR DOKUMEN PENAWARAN (dicetak di atas kop surat Notaris) (Lokasi, tanggal) Tim Rights Issue PT Waskita Karya (Persero) Tbk Gedung Waskita Lantai 9 PT. Waskita Karya (Persero) Tbk. Jl. M.T. Haryono Kav.10, Cawang Jakarta Timur Dengan hormat, Kami yang bertandatangan di bawah ini mengajukan penawaran sebagai untuk pelaksanaan Rights Issue PT Waskita Karya (Persero) Tbk yang terdiri dari: 1. Penawaran Teknis sebanyak 3 (tiga) set, terdiri dari 1 (satu) set asli dan 2 (dua) set copy. 2. Penawaran Biaya sebanyak 3 (tiga) set, terdiri dari 1 (satu) set asli dan 2 (dua) set copy. Demikian penawaran ini kami sampaikan dan atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. Hormat kami, Tanda tangan : (diatas meterai Rp. 6000) Nama lengkap : Jabatan : Notaris PT WASKITA KARYA (PERSERO) TBK Halaman : 12 dari 19

13 ( dicetak di atas kop surat Notaris) DATA PENGALAMAN NOTARIS Antara tahun Lampiran 2 No Nama Emiten Sektor Tahun Nilai Emisi Jenis Transaksi Usaha Saham IPO / Rights Issue / Emiten Transaksi Ekuitas Pasar Modal Lainnya PT WASKITA KARYA (PERSERO) TBK Halaman : 13 dari 19

14 ( dicetak di atas kop surat Notaris) DATA CURRICULUM VITAE TIM KERJA NOTARIS Lampiran 3 (Format Bebas) PT WASKITA KARYA (PERSERO) TBK Halaman : 14 dari 19

15 Nomor : Lampiran : Kepada ( dicetak di atas kop surat Notaris) SURAT PENAWARAN BIAYA Lampiran 4 (Lokasi, tanggal) Tim Rights Issue PT Waskita Karya (Persero) Tbk Gedung Waskita Lantai 9 PT Waskita Karya (Persero) Tbk Jl. M.T. Haryono Kav.10, Cawang Jakarta Timur Dengan hormat, Menunjuk undangan Tim Rights Issue Waskita No... tanggal... dan setelah membaca, mendapat penjelasan dan memahami KAK Rights Issue, maka sesuai ketentuan tersebut diatas kami menawarkan nilai imbalan jasa sebesar Rp... (terbilang: ). Harga tersebut di atas sudah termasuk keuntungan dan pajak-pajak sesuai ketentuan perundang-undangan, tidak termasuk PPN 10 %. Biaya OPE (Out Of Pocket Expenses) maksimal 5% (lima persen) dari total imbalan jasa dan dibayarkan kembali (reimbursement) sesuai bukti yang diajukan dan harus disetujui terlebih dahulu oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Demikian penawaran ini kami sampaikan. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. Jakarta, 2015 Hormat kami Meterai Rp 6000,_ & cap perusahaan Nama Lengkap Jabatan : Notaris Catatan : Jika terdapat perbedaan penyebutan antara angka dan huruf biaya penawaran, maka akan digunakan huruf. PT WASKITA KARYA (PERSERO) TBK Halaman : 15 dari 19

16 Nomor : Lampiran : Kepada Lampiran 5 ( dicetak di atas kop surat Notaris) SURAT PERNYATAAN BEBAS BENTURAN KEPENTINGAN (Lokasi, tanggal) Tim Right Issue PT Waskita Karya (Persero) Tbk Gedung Waskita Lantai 9 Jl MT Haryono Kav. No. 10, Cawang Jakarta Telepon : (021) , Fax : (021) Saya, (nama) bertindak untuk dan atas nama (nama NT)., selaku Peserta Pengadaan Lembaga/Profesi Penunjang, dengan ini menyatakan bahwa dalam melaksanakan pekerjaan: 1. Senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme jabatan dan integritas pribadi; 2. Tidak mempunyai benturan kepentingan (conflict of interest) dengan PT Waskita Karya (Persero) Tbk. 3. Tidak menyalahgunakan hubungan dengan setiap Perusahaan atau pihak ketiga manapun baik langsung maupun tidak langsung, yang menyebabkan adanya benturan kepentingan. 4. Tidak akan menerima pemberian/hadiah dalam bentuk apapun dari setiap Perusahaan atau pihak ketiga manapun baik langsung maupun tidak langsung yang dapat menyebabkan adanya benturan kepentingan; 5. Tidak akan memberikan pemberian/hadiah dalam bentuk apapun kepada setiap karyawan PT Waskita Karya (Persero) Tbk pada level apapun dan kepada setiap Perusahaan atau pihak ketiga manapun yang dapat menyebabkan adanya benturan kepentingan. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenar-benarnya dan Saya bertanggung jawab sepenuhnya atas kebenaran dari hal-hal yang telah Saya nyatakan termasuk akibat ketidaksesuaian informasi dan pernyataan tersebut baik secara pidana maupun perdata Jakarta, 2015 Hormat kami Meterai Rp & cap Notaris Nama Lengkap Jabatan : Notaris PT WASKITA KARYA (PERSERO) TBK Halaman : 16 dari 19

17 Lampiran 6 ( dicetak di atas kop surat NOTARIS ) SURAT PERNYATAAN UNTUK MELAKSANAKAN PEKERJAAN (Lokasi, tanggal) Nomor : Lampiran : Kepada Tim Rights Issue PT Waskita Karya (Persero) Tbk Gedung Waskita Lantai 7 Jl MT Haryono Kav. No. 10, Cawang Jakarta Telepon : (021) , Fax : (021) Dengan hormat, Sehubungan dengan proses pengadaan Lembaga/Profesi Penunjang NOTARIS untuk Rights Issue PT Waskita Karya (Persero) Tbk, kami yang bertandatangan di bawah ini : Nama : Jabatan : Alamat : Menyatakan dengan resmi bahwa: 1. Apabila kami ditunjuk sebagai pemenang, kami sanggup melaksanakan pekerjaan secara Full Time sesuai dengan Surat Perintah Kerja. 2. Apabila hal sebagaimana dimaksud pada butir 1 di atas tidak dapat kami penuhi, maka PT Waskita Karya (Persero) Tbk berhak membatalkan penunjukan kami sebagai pemenang. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya. Jakarta, 2015 Hormat kami Meterai Rp 6000,_ & cap Notaris Nama Lengkap Jabatan : Notaris PT WASKITA KARYA (PERSERO) TBK Halaman : 17 dari 19

18 Lampiran 7 ( dicetak di atas kop NOTARIS ) SURAT PERNYATAAN TUNDUK KERANGKA ACUAN KERJA (Lokasi, tanggal) Nomor : Lampiran : Kepada Tim Rights Issue PT Waskita Karya (Persero) Tbk Gedung Waskita Lantai 9 Jl MT Haryono Kav. No. 10, Cawang Jakarta Telepon : (021) , Fax : (021) Dengan hormat, Sehubungan dengan proses pengadaan Lembaga/Profesi Penunjang NOTARIS ( NT ) untuk Rights Issue PT Waskita Karya (Persero) Tbk, kami yang bertandatangan di bawah ini : Nama : Jabatan : Alamat : Bertindak untuk dan atas nama Kantor Notaris.., menyatakan dengan resmi bahwa: 1. Kami tunduk pada Ketentuan / Peraturan Perundangan yang berlaku. 2. Kami tunduk pada Kerangka Acuan Kerja yang telah kami sepakati sebagai acuan dalam pelaksanaan pekerjaan kami selaku NT sebagaimana terlampir. Demikian pernyataan ini kami buat dengan sesungguhnya. Jakarta, 2015 Hormat kami Meterai Rp 6000,_ & cap Notaris Nama Lengkap Jabatan : Notaris PT WASKITA KARYA (PERSERO) TBK Halaman : 18 dari 19

19 Lampiran 8 ( dicetak di atas kop Notaris ) SURAT PERNYATAAN TIDAK MEMPUNYAI MASALAH HUKUM DENGAN PT WASKITA KARYA (PERSERO) TBK (Lokasi, tanggal) Nomor : Lampiran : Kepada Tim Rights Issue PT Waskita Karya (Persero) Tbk Gedung Waskita Lantai 9 PT Waskita Karya (Persero) Tbk Jl MT Haryono Kav. No. 10, Cawang Jakarta Telepon : (021) , Fax : (021) Dengan hormat, Sehubungan dengan proses pengadaan Lembaga/Profesi Penunjang Notaris ( NT ) untuk Rights Issue PT Waskita Karya (Persero) Tbk, kami yang bertandatangan di bawah ini : Nama : Jabatan : Alamat : Bertindak untuk dan atas nama Kantor Notaris.., menyatakan dengan resmi bahwa Kami tidak sedang atau pernah dalam kondisi mempunyai permasalahan hukum yang berlawanan dengan PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan pihak afiliasi PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan/atau tidak sedang mewakili pihak ketiga yang mempunyai permasalahan hukum yang berlawanan atau dalam perkara dengan PT Waskita Karya (Persero) Tbk atau pihak afiliasi PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Demikian pernyataan ini kami buat dengan sesungguhnya. Jakarta, 2015 Hormat kami Meterai Rp 6000,_ & cap Kantor Nama Lengkap Jabatan : Notaris PT WASKITA KARYA (PERSERO) TBK Halaman : 19 dari 19

Ketentuan & Tahapan Pengadaan Metode Lelang/Seleksi Umum

Ketentuan & Tahapan Pengadaan Metode Lelang/Seleksi Umum Ketentuan & Tahapan Pengadaan Metode Lelang/Seleksi Umum A. TERM OF REFERENCE (TOR) TOR menjadi pedoman dalam setiap pengadaan barang dan jasa dengan metode Lelang / Seleksi Umum yang antara lain memuat

Lebih terperinci

Ketentuan & Tahapan Pengadaan Metode Pemilihan /Seleksi Langsung

Ketentuan & Tahapan Pengadaan Metode Pemilihan /Seleksi Langsung Ketentuan & Tahapan Pengadaan Metode Pemilihan /Seleksi Langsung A. TERM OF REFERENCE (TOR) TOR menjadi pedoman dalam setiap pengadaan barang dan jasa dengan metode pemilihan langsung atau seleksi langsung

Lebih terperinci

DOKUMEN PRAKUALIFIKASI Collective Number S15LL0001A

DOKUMEN PRAKUALIFIKASI Collective Number S15LL0001A DOKUMEN PRAKUALIFIKASI Collective Number S15LL0001A PENGOPERASIAN DAN PEMELIHARAAN 2 (DUA) UNIT GAS ENGINE CATERPILLAR G3516 DAN COMPRESSOR DRESSER RAND 2HOS DI PONDOK TENGAH PT PERTAMINA GAS WESTERN JAVA

Lebih terperinci

RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) PENGADAAN JASA KONSULTAN PENGEMBANGAN SISTEM GOVERNANCE DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN TINGGI DIREKTORAT JENDERAL

RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) PENGADAAN JASA KONSULTAN PENGEMBANGAN SISTEM GOVERNANCE DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN TINGGI DIREKTORAT JENDERAL RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) PENGADAAN JASA KONSULTAN PENGEMBANGAN SISTEM GOVERNANCE DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN TINGGI DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL TAHUN

Lebih terperinci

LAPORAN UJI TUNTAS & PENDAPAT HUKUM

LAPORAN UJI TUNTAS & PENDAPAT HUKUM LAPORAN UJI TUNTAS & PENDAPAT HUKUM Oleh KarimSyah Law Firm Sudirman Square Office Tower B, lantai 11 Jl. Jend. Sudirman Kav. 45-46, Jakarta 12930, INDONESIA Phone: +62 21 577-1177 (Hunting), Fax: +62

Lebih terperinci

PERJANJIAN TENTANG REKENING EFEK Nomor: SP- /RE/KSEI/mmyy

PERJANJIAN TENTANG REKENING EFEK Nomor: SP- /RE/KSEI/mmyy PERJANJIAN TENTANG REKENING EFEK Nomor: SP- /RE/KSEI/mmyy Perjanjian ini dibuat pada hari ini, , tanggal , bulan tahun (dd-mm-yyyy), antara: PT Kustodian Sentral Efek Indonesia,

Lebih terperinci

Menteri Perdagangan Republik Indonesia

Menteri Perdagangan Republik Indonesia Menteri Perdagangan Republik Indonesia PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 33/M-DAG/PER/8/2008 TENTANG PERUSAHAAN PERANTARA PERDAGANGAN PROPERTI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 1995 TENTANG PASAR MODAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 1995 TENTANG PASAR MODAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UU R.I No.8/1995 UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 1995 TENTANG PASAR MODAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa tujuan pembangunan nasional

Lebih terperinci

b. bahwa Badan Usaha Milik Negara mempunyai peranan penting

b. bahwa Badan Usaha Milik Negara mempunyai peranan penting UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2003 TENTANG BADAN USAHA MILIK NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa Badan Usaha Milik Negara merupakan

Lebih terperinci

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN SALINAN KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN NOMOR KEP- 179/BL/2008 TENTANG POKOK-POKOK

Lebih terperinci

PERATURAN NOMOR IX.J.1 : POKOK-POKOK ANGGARAN DASAR PERSEROAN YANG MELAKUKAN PENAWARAN UMUM EFEK BERSIFAT EKUITAS DAN PERUSAHAAN PUBLIK

PERATURAN NOMOR IX.J.1 : POKOK-POKOK ANGGARAN DASAR PERSEROAN YANG MELAKUKAN PENAWARAN UMUM EFEK BERSIFAT EKUITAS DAN PERUSAHAAN PUBLIK PERATURAN NOMOR IX.J.1 : POKOK-POKOK ANGGARAN DASAR PERSEROAN YANG MELAKUKAN PENAWARAN UMUM EFEK BERSIFAT EKUITAS DAN PERUSAHAAN PUBLIK I. KETENTUAN UMUM II. 1. Dalam peraturan ini yang dimaksud dengan:

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 40 TAHUN 2007 TENTANG PERSEROAN TERBATAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 40 TAHUN 2007 TENTANG PERSEROAN TERBATAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 40 TAHUN 2007 TENTANG PERSEROAN TERBATAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa perekonomian nasional yang diselenggarakan

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 29 TAHUN 2000 TENTANG PENYELENGGARAAN JASA KONSTRUKSI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 29 TAHUN 2000 TENTANG PENYELENGGARAAN JASA KONSTRUKSI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 29 TAHUN 2000 TENTANG PENYELENGGARAAN JASA KONSTRUKSI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa jasa konstruksi mempunyai peran strategis dalam pembangunan

Lebih terperinci

bermitra berikut: Nama paket PROJECT (CP-16) 2. Persyaratan a. Bidang (23009) perawatannya Geothermal (23007) atau Rekayasa) Minyak, Gas dan Pemberian

bermitra berikut: Nama paket PROJECT (CP-16) 2. Persyaratan a. Bidang (23009) perawatannya Geothermal (23007) atau Rekayasa) Minyak, Gas dan Pemberian REVISI PENGUMUMAN PELELANGAN No. 007000.Peng/LG.01.00/KP4-PMO/2015 PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, Program Management Office Infrastruktur (PMO Infrastruktur) dalam rangka Pengadaan Barang/Jasa

Lebih terperinci

Daftar Isi Peraturan Jasa Kustodian Sentral

Daftar Isi Peraturan Jasa Kustodian Sentral Daftar Isi Peraturan Jasa Kustodian Sentral Bab 1 : Ketentuan Umum... 1 1.1 Definisi... 1 1.2 Layanan Jasa... 4 1.3 Peraturan dan Prosedur Operasional Layanan Jasa... 5 1.4 Tempat dan Waktu Layanan Jasa...

Lebih terperinci

BAB 1 KETENTUAN UMUM

BAB 1 KETENTUAN UMUM BAB 1 KETENTUAN UMUM 1.1. Definisi Kecuali diberikan pengertian secara khusus, maka semua kata dan atau istilah dalam peraturan ini mempunyai pengertian yang sama sebagaimana dimaksud dalam Undang- Undang

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG PETUNJUK TEKNIS TATA CARA KERJA SAMA DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG PETUNJUK TEKNIS TATA CARA KERJA SAMA DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG PETUNJUK TEKNIS TATA CARA KERJA SAMA DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI DALAM NEGERI, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan

Lebih terperinci

FORMULIR SURAT KUASA. Yang bertandatangan di bawah ini: Nama (1) : Bukti Jati Diri No. : Alamat :

FORMULIR SURAT KUASA. Yang bertandatangan di bawah ini: Nama (1) : Bukti Jati Diri No. : Alamat : Pemegang Saham diminta untuk memberikan suaranya atas empat (4) keputusan yang diusulkan dalam RUPSLB: - Keputusan pertama berkaitan dengan penghapusan pencatatan (delisting) saham Perseroan dari BEJ dan

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2012 TENTANG PERKOPERASIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2012 TENTANG PERKOPERASIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2012 TENTANG PERKOPERASIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa pembangunan perekonomian nasional bertujuan

Lebih terperinci

MATRIKS PERUBAHAN ANGGARAN DASAR PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk

MATRIKS PERUBAHAN ANGGARAN DASAR PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk MATRIKS PERUBAHAN ANGGARAN DASAR PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk MATRIKS PERUBAHAN ANGGARAN DASAR PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk DAFTAR ISI Halaman Pasal 1 Nama dan Tempat Kedudukan... 1 Pasal 2 Jangka

Lebih terperinci

DRAFT AWAL DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN

DRAFT AWAL DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN NOMOR KEP- /BL/2008 TENTANG POKOK-POKOK ANGGARAN DASAR

Lebih terperinci

Dengan ini mengajukan permohonan Izin Praktik untuk dapat melakukan pekerjaan sebagai Konsultan Pajak.

Dengan ini mengajukan permohonan Izin Praktik untuk dapat melakukan pekerjaan sebagai Konsultan Pajak. LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 111/PMK.03/2014 TENTANG : KONSULTAN PAJAK FORMAT SURAT PERMOHONAN IZIN PRAKTIK KONSULTAN PAJAK : Nomor :... (1)... Perihal : Permohonan

Lebih terperinci

DRAFT PERUBAHAN ANGGARAN DASAR PT. ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DALAM RANGKA PENYESUAIAN DENGAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN. Tetap. Tetap.

DRAFT PERUBAHAN ANGGARAN DASAR PT. ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DALAM RANGKA PENYESUAIAN DENGAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN. Tetap. Tetap. DRAFT PERUBAHAN ANGGARAN DASAR PT. ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DALAM RANGKA PENYESUAIAN DENGAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN Anggaran Dasar Lama NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN Pasal 1 1. Perseroan terbatas ini

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PRESIDEN NOMOR 67 TAHUN 2005 TENTANG KERJASAMA PEMERINTAH DENGAN BADAN USAHA DALAM PENYEDIAAN INFRASTRUKTUR DENGAN

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 72 TAHUN 2012 TENTANG PERUSAHAAN UMUM (PERUM) PERCETAKAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 72 TAHUN 2012 TENTANG PERUSAHAAN UMUM (PERUM) PERCETAKAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 72 TAHUN 2012 TENTANG PERUSAHAAN UMUM (PERUM) PERCETAKAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

Pengadaan. Jasa Lainnya. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

Pengadaan. Jasa Lainnya. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Republik Indonesia Pengadaan - Metoda Pengadaan Langsung - [Untuk yang menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK)] Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah D O K U M E N P E N G A D A A N Nomor:

Lebih terperinci

Pengadaan Jasa Lainnya

Pengadaan Jasa Lainnya Republik Indonesia Model Dokumen Pengadaan Nasional Pengadaan - dengan Prakualifikasi - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Edisi 2007 3 [kop surat satuan

Lebih terperinci

PT SILOAM INTERNATIONAL HOSPITALS TBK.

PT SILOAM INTERNATIONAL HOSPITALS TBK. INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM TENTANG RENCANA PENAMBAHAN MODAL TANPA HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU PT SILOAM INTERNATIONAL HOSPITALS TBK. Berkedudukan di Kabupaten Tangerang, Banten, Indonesia Kegiatan

Lebih terperinci

PERATURAN DEWAN KOMISIONER OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 01/17/PDK/XII/2012 TENTANG KODE ETIK OTORITAS JASA KEUANGAN

PERATURAN DEWAN KOMISIONER OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 01/17/PDK/XII/2012 TENTANG KODE ETIK OTORITAS JASA KEUANGAN PERATURAN DEWAN KOMISIONER OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 01/17/PDK/XII/2012 TENTANG KODE ETIK OTORITAS JASA KEUANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEWAN KOMISIONER OTORITAS JASA KEUANGAN, Menimbang:

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 100 TAHUN 2012 TENTANG

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 100 TAHUN 2012 TENTANG PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 100 TAHUN 2012 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 2 TAHUN 2011 TENTANG PENYELENGGARAAN KAWASAN EKONOMI KHUSUS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEWAN KOMISIONER OTORITAS JASA KEUANGAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEWAN KOMISIONER OTORITAS JASA KEUANGAN OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 2/POJK.05/2014 TENTANG TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN PERASURANSIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

SYARAT DAN ATURAN AKREDITASI LABORATORIUM

SYARAT DAN ATURAN AKREDITASI LABORATORIUM DP.01.07 SYARAT DAN ATURAN AKREDITASI LABORATORIUM Komite Akreditasi Nasional National Accreditation Body of Indonesia Gedung Manggala Wanabakti, Blok IV, Lt. 4 Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan, Jakarta

Lebih terperinci

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN SALINAN KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN NOMOR: KEP-614/BL/2011 TENTANG TRANSAKSI

Lebih terperinci

Bagian I. Persyaratan Umum

Bagian I. Persyaratan Umum RENCANAA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) PT. PEMBANGKITAN JAWA BALI UNIT PEMBANGKITAN MUARA KARANG JL. PLUIT UTARA NO 2A JAKARTA NAMA PENGADAAN NOMOR RKS NOMOR PP TANGGAL : DIGITAL INDICATING CONTROLLER

Lebih terperinci

KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR: KEP-17/PM/2004 TENTANG

KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR: KEP-17/PM/2004 TENTANG KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR: KEP-17/PM/2004 TENTANG PEDOMAN PEMERIKSAAN OLEH AKUNTAN ATAS PEMESANAN DAN PENJATAHAN EFEK ATAU PEMBAGIAN SAHAM BONUS KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL,

Lebih terperinci

MENTERI BADAN USAHA MILIK NEGARA REPUBLIK INDONESIA

MENTERI BADAN USAHA MILIK NEGARA REPUBLIK INDONESIA MENTERI BADAN USAHA MILIK NEGARA SALINAN PERATURAN MENTERI BADAN USAHA MILIK NEGARA NOMOR PER-19/MBU/10/2014 TENTANG PERSYARATAN DAN TATA CARA PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS DAN

Lebih terperinci

Usulan Perubahan Anggaran Dasar Bank Permata

Usulan Perubahan Anggaran Dasar Bank Permata Usulan Perubahan Anggaran Dasar Bank Permata No. ANGGARAN DASAR PT BANK PERMATA Tbk USULAN PERUBAHAN ANGGARAN DASAR PT BANK PERMATA Tbk Peraturan 1. Pasal 6 ayat (4) Surat saham dan surat kolektif saham

Lebih terperinci

Menteri Perdagangan Republik Indonesia

Menteri Perdagangan Republik Indonesia Menteri Perdagangan Republik Indonesia PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 32/M-DAG/PER/8/2008 TENTANG PENYELENGGARAAN KEGIATAN USAHA PERDAGANGAN DENGAN SISTEM PENJUALAN LANGSUNG DENGAN

Lebih terperinci

PENGUMUMAN RINGKASAN RISALAH RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN DAN LUAR BIASA SERTA JADWAL DAN TATA CARA PEMBAGIAN DIVIDEN TUNAI TAHUN BUKU 2014

PENGUMUMAN RINGKASAN RISALAH RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN DAN LUAR BIASA SERTA JADWAL DAN TATA CARA PEMBAGIAN DIVIDEN TUNAI TAHUN BUKU 2014 PENGUMUMAN RINGKASAN RISALAH RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN DAN LUAR BIASA SERTA JADWAL DAN TATA CARA PEMBAGIAN DIVIDEN TUNAI TAHUN BUKU 2014 Direksi PT Bank Permata Tbk. ( Perseroan ) dengan ini mengumumkan

Lebih terperinci

ISI PROSPEKTUS DALAM RANGKA PENERBITAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU

ISI PROSPEKTUS DALAM RANGKA PENERBITAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU PERATURAN NOMOR IX.D.3 : PEDOMAN MENGENAI BENTUK DAN ISI PROSPEKTUS DALAM RANGKA PENERBITAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU Suatu Prospektus harus mencakup semua rincian dan Informasi atau Fakta Material

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2014 TENTANG PENGESAHAN BADAN HUKUM YAYASAN

PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2014 TENTANG PENGESAHAN BADAN HUKUM YAYASAN PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2014 TENTANG PENGESAHAN BADAN HUKUM YAYASAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK

Lebih terperinci

Usulan Perubahan Anggaran Dasar PT Elnusa Tbk ( Elnusa ) untuk Disesuaikan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.32, 33, 34

Usulan Perubahan Anggaran Dasar PT Elnusa Tbk ( Elnusa ) untuk Disesuaikan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.32, 33, 34 Usulan Perubahan Anggaran Dasar PT Elnusa Tbk ( Elnusa ) untuk Disesuaikan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.32, 33, 34 Pasal 1 ayat 1: Anggaran Dasar Saat Ini Usulan Perubahan Alasan Perubahan

Lebih terperinci

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN SALINAN KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN NOMOR: KEP-692/BL/2011 TENTANG PEDOMAN MENGENAI

Lebih terperinci

PERJANJIAN PEMBUKAAN REKENING EFEK

PERJANJIAN PEMBUKAAN REKENING EFEK Pada hari ini, hari... tanggal... di Jakarta, telah dibuat Perjanjian Pembukaan Rekening Efek, oleh dan antara : 1. PT Primasia Securities, dalam hal ini diwakili oleh Heliodorus Sungguhria, dalam jabatannya

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 13/PRT/M/2010 TENTANG PEDOMAN PENGADAAN PENGUSAHAAN JALAN TOL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 13/PRT/M/2010 TENTANG PEDOMAN PENGADAAN PENGUSAHAAN JALAN TOL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PEKERJAAN UMUM PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 13/PRT/M/2010 TENTANG PEDOMAN PENGADAAN PENGUSAHAAN JALAN TOL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PEKERJAAN UMUM, Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2014 TENTANG PUNGUTAN OLEH OTORITAS JASA KEUANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2014 TENTANG PUNGUTAN OLEH OTORITAS JASA KEUANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA SALINAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2014 TENTANG PUNGUTAN OLEH OTORITAS JASA KEUANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan

Lebih terperinci

RANCANGAN PERATURAN KEPALA DAERAH TATA CARA PENGADAAN BARANG/JASA DI DESA

RANCANGAN PERATURAN KEPALA DAERAH TATA CARA PENGADAAN BARANG/JASA DI DESA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERWAKILAN PROVINSI SUMATERA UTARA RANCANGAN PERATURAN KEPALA DAERAH tentang TATA CARA PENGADAAN BARANG/JASA DI DESA BIDANG AKUNTABILITAS PEMERINTAH DAERAH (APD)

Lebih terperinci

HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU (RIGHTS ISSUE)

HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU (RIGHTS ISSUE) HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU (RIGHTS ISSUE) Oleh: KarimSyah Law Firm Sudirman Square Office Tower B, lantai 11 Jalan Jenderal Sudirman Kav.45-46 Jakarta 12930 E-mail: info@karimsyah.com HAK MEMESAN

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2001 TENTANG YAYASAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2001 TENTANG YAYASAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, 1 UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2001 TENTANG YAYASAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa pendirian Yayasan di Indonesia selama ini dilakukan

Lebih terperinci

Adapun pokok-pokok penjelasan, perubahan dan penambahan yang dikemukakan adalah sebagai berikut : KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) SAYEMBARA PERANCANGAN

Adapun pokok-pokok penjelasan, perubahan dan penambahan yang dikemukakan adalah sebagai berikut : KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) SAYEMBARA PERANCANGAN PT. PELABUHAN INDONESIA IV (PERSERO) SAYEMBARA PERANCANGAN DESIGN LOGO BARU PT. PELABUHAN INDONESIA IV (PERSERO) BERITA ACARA PENJELASAN TEKNIS/AANWIJZING NOMOR : 01/BAJ/SDL/II/2014 TANGGAL : 20 Februari

Lebih terperinci

PERATURAN NOMOR IX.A.7 : TANGGUNG JAWAB MANAJER PENJATAHAN DALAM RANGKA PEMESANAN DAN PENJATAHAN EFEK DALAM PENAWARAN UMUM

PERATURAN NOMOR IX.A.7 : TANGGUNG JAWAB MANAJER PENJATAHAN DALAM RANGKA PEMESANAN DAN PENJATAHAN EFEK DALAM PENAWARAN UMUM Nomor : Kep-48/PM/1996 PERATURAN NOMOR IX.A.7 : TANGGUNG JAWAB MANAJER PENJATAHAN DALAM RANGKA PEMESANAN DAN PENJATAHAN EFEK DALAM PENAWARAN UMUM 1. Penawaran Umum Penawaran Umum dapat merupakan Penawaran

Lebih terperinci

Memperhatikan : 1. Keputusan Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum tanggal 30 Juli 2012.

Memperhatikan : 1. Keputusan Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum tanggal 30 Juli 2012. 2 Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 8, Tambahan Lembaran

Lebih terperinci

No.11/ 9 /DPbS Jakarta, 7 April 2009 SURAT EDARAN. Kepada SEMUA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA

No.11/ 9 /DPbS Jakarta, 7 April 2009 SURAT EDARAN. Kepada SEMUA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA No.11/ 9 /DPbS Jakarta, 7 April 2009 SURAT EDARAN Kepada SEMUA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA Perihal: Bank Umum Syariah Dengan telah diterbitkannya Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/3/PBI/2009 tanggal

Lebih terperinci

2. Pasar Perdana. A. Proses Perdagangan pada Pasar Perdana

2. Pasar Perdana. A. Proses Perdagangan pada Pasar Perdana B. Pasar Sekunder adalah pasar di mana efek-efek yang telah dicatatkan di Bursa diperjual-belikan. Pasar Sekunder memberikan kesempatan kepada para investor untuk membeli atau menjual efek-efek yang tercatat

Lebih terperinci

SKRIPSI TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB NOTARIS SEBELUM DAN SESUDAH EFEK PERSEROAN TERBATAS TERDAFTAR DI PASAR MODAL. Oleh DICKY KARTIKA SHANDRA

SKRIPSI TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB NOTARIS SEBELUM DAN SESUDAH EFEK PERSEROAN TERBATAS TERDAFTAR DI PASAR MODAL. Oleh DICKY KARTIKA SHANDRA SKRIPSI TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB NOTARIS SEBELUM DAN SESUDAH EFEK PERSEROAN TERBATAS TERDAFTAR DI PASAR MODAL Oleh DICKY KARTIKA SHANDRA 07940188 Program Kekhususan Hukum Bisnis FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS

Lebih terperinci

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN SALINAN KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN NOMOR: KEP- 423 /BL/2007 TENTANG PERNYATAAN

Lebih terperinci

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN SALINAN KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN NOMOR: KEP-521/BL/2010 TENTANG TRANSAKSI

Lebih terperinci

KEPUTUSAN DIREKSI PT BURSA EFEK JAKARTA NOMOR : Kep-306/BEJ/07-2004 TENTANG PERATURAN NOMOR I-E TENTANG KEWAJIBAN PENYAMPAIAN INFORMASI

KEPUTUSAN DIREKSI PT BURSA EFEK JAKARTA NOMOR : Kep-306/BEJ/07-2004 TENTANG PERATURAN NOMOR I-E TENTANG KEWAJIBAN PENYAMPAIAN INFORMASI KEPUTUSAN DIREKSI PT BURSA EFEK JAKARTA NOMOR : Kep-306/BEJ/07-2004 TENTANG PERATURAN NOMOR I-E TENTANG KEWAJIBAN PENYAMPAIAN INFORMASI Menimbang : a. bahwa dalam rangka meningkatkan pelindungan terhadap

Lebih terperinci

K E P U T U S A N. KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA NOMOR : 06/KPPU/Kep/XI/2000 T E N T A N G

K E P U T U S A N. KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA NOMOR : 06/KPPU/Kep/XI/2000 T E N T A N G Menimbang : REPUBLIK INDONESIA Jl. Gatot Subroto Kav. 52-53 Lt. 12, Jakarta 12950 Telp. 52961791-3 dan 5255509 pes. 2183, Fax. 52961792 K E P U T U S A N NOMOR : 06/KPPU/Kep/XI/2000 T E N T A N G KODE

Lebih terperinci

PROSEDUR PENGAJUAN DAN PENERBITAN IZIN USAHA PENGANGKUTAN MINYAK BUMI, BBM DAN HASIL OLAHAN

PROSEDUR PENGAJUAN DAN PENERBITAN IZIN USAHA PENGANGKUTAN MINYAK BUMI, BBM DAN HASIL OLAHAN Izin Usaha Pengangkutan Minyak Bumi, BBM dan Hasil Olahan PROSEDUR PENGAJUAN DAN PENERBITAN IZIN USAHA PENGANGKUTAN MINYAK BUMI, BBM DAN HASIL OLAHAN Izin Usaha Pengangkutan Minyak Bumi, BBM dan Hasil

Lebih terperinci

PROSEDUR PENGAJUAN DAN PENERBITAN IZIN USAHA PENGOLAHAN GAS BUMI

PROSEDUR PENGAJUAN DAN PENERBITAN IZIN USAHA PENGOLAHAN GAS BUMI Izin Usaha Pengolahan Gas Bumi PROSEDUR PENGAJUAN DAN PENERBITAN IZIN USAHA PENGOLAHAN GAS BUMI Izin Usaha Pengolahan Gas Bumi PROSEDUR PENGAJUAN DAN PENERBITAN IZIN USAHA Prosedur Memperoleh Izin Usaha

Lebih terperinci

KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR KEP-49/PM/1997 TENTANG

KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR KEP-49/PM/1997 TENTANG KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR KEP-49/PM/1997 TENTANG PENAWARAN UMUM SERTIFIKAT PENITIPAN EFEK INDONESIA ( INDONESIAN DEPOSITARY RECEIPT ) KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL, Menimbang

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 1995 TENTANG PENYELENGGARAAN KEGIATAN DI BIDANG PASAR MODAL

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 1995 TENTANG PENYELENGGARAAN KEGIATAN DI BIDANG PASAR MODAL PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 1995 TENTANG PENYELENGGARAAN KEGIATAN DI BIDANG PASAR MODAL PP. No. : 45 Tahun 1995 PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 1995 TENTANG

Lebih terperinci

BENTUK FORMULIR YANG DIGUNAKAN DALAM RANGKA PELAKSANAAN BELANJA LANGSUNG DAN PENGADAAN BARANG/JASA

BENTUK FORMULIR YANG DIGUNAKAN DALAM RANGKA PELAKSANAAN BELANJA LANGSUNG DAN PENGADAAN BARANG/JASA 6 BENTUK FORMULIR YANG DIGUNAKAN DALAM RANGKA PELAKSANAAN BELANJA LANGSUNG DAN PENGADAAN BARANG/JASA A. FORMULIR YANG DIGUNAKAN DALAM RANGKA PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG/JASA DENGAN NILAI SAMPAI DENGAN

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 1997 TENTANG PERDAGANGAN BERJANGKA KOMODITI

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 1997 TENTANG PERDAGANGAN BERJANGKA KOMODITI UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 1997 TENTANG PERDAGANGAN BERJANGKA KOMODITI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK

Lebih terperinci

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN SALINAN KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN NOMOR: KEP- 429/BL/2009 TENTANG PENAMBAHAN

Lebih terperinci

BAB 14 SISTEM PERDAGANGAN ALTERNATIF

BAB 14 SISTEM PERDAGANGAN ALTERNATIF BAB 14 SISTEM PERDAGANGAN ALTERNATIF 1400. KETENTUAN UMUM Tanpa mengesampingkan pengertian yang tercantum dalam Bab 1 Peraturan dan Tata Tertib Lembaga Kliring, maka setiap istilah yang tercantum dalam

Lebih terperinci

PT MANDOM INDONESIA Tbk PENGUMUMAN RINGKASAN RISALAH RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA DAN TAHUNAN

PT MANDOM INDONESIA Tbk PENGUMUMAN RINGKASAN RISALAH RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA DAN TAHUNAN Dengan ini Direksi PT Mandom Indonesia Tbk (selanjutnya disebut Perseroan ) mengumumkan Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (selanjutnya disebut RUPSLB ) dan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 78/PMK.06/2014 TENTANG TATA CARA PELAKSANAAN PEMANFAATAN BARANG MILIK NEGARA

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 78/PMK.06/2014 TENTANG TATA CARA PELAKSANAAN PEMANFAATAN BARANG MILIK NEGARA MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 78/PMK.06/2014 TENTANG TATA CARA PELAKSANAAN PEMANFAATAN BARANG MILIK NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

3. HAK BADAN PUBLIK 1. Badan Publik berhak menolak memberikan informasi yang dikecualikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. 2.

3. HAK BADAN PUBLIK 1. Badan Publik berhak menolak memberikan informasi yang dikecualikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. 2. INFORMASI TENTANG HAK DAN TATACARA MEMPEROLEH INFORMASI PUBLIK, SERTA TATACARA PENGAJUAN KEBERATAN SERTA PROSES PENYELESAIAN SENGKETA INFORMASI PUBLIK BERIKUT PIHAK-PIHAK YANG BERTANGGUNG JAWAB YANG DAPAT

Lebih terperinci

Untuk membangun masa depan yang lebih baik Daftarlah Australia Awards Scholarships / 01

Untuk membangun masa depan yang lebih baik Daftarlah Australia Awards Scholarships / 01 Untuk membangun masa depan yang lebih baik Daftarlah Australia Awards Scholarships / 01 Dukungan pembangunan internasional Australia yang bekerjasama dengan Pemerintah Indonesia bertujuan untuk mencapai

Lebih terperinci

Untuk membangun masa depan yang lebih baik Daftarlah Australia Awards Scholarships / 01

Untuk membangun masa depan yang lebih baik Daftarlah Australia Awards Scholarships / 01 Untuk membangun masa depan yang lebih baik Daftarlah Australia Awards Scholarships / 01 Dukungan pembangunan internasional Australia yang bekerjasama dengan Pemerintah Indonesia bertujuan untuk mencapai

Lebih terperinci

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN SALINAN KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN NOMOR KEP-183/BL/2009 TENTANG PERUBAHAN PERATURAN

Lebih terperinci

FORMAT PROPOSAL PERMOHONAN PINJAMAN/PEMBIAYAAN MODAL KERJA SIMPAN PINJAM (PRIMER/SEKUNDER) KEPADA LPDB-KUMKM

FORMAT PROPOSAL PERMOHONAN PINJAMAN/PEMBIAYAAN MODAL KERJA SIMPAN PINJAM (PRIMER/SEKUNDER) KEPADA LPDB-KUMKM FORMAT PROPOSAL PERMOHONAN PINJAMAN/PEMBIAYAAN MODAL KERJA SIMPAN PINJAM (PRIMER/SEKUNDER) KEPADA LPDB-KUMKM I. PROFIL KOPERASI A. INFORMASI UMUM i. Nama Koperasi Alamat i Telp/Fax kantor Telepon Fax iv.

Lebih terperinci

No.14/15/DPM Jakarta, 10 Mei 2012 S U R A T E D A R A N. Kepada SEMUA PEDAGANG VALUTA ASING BUKAN BANK DI INDONESIA

No.14/15/DPM Jakarta, 10 Mei 2012 S U R A T E D A R A N. Kepada SEMUA PEDAGANG VALUTA ASING BUKAN BANK DI INDONESIA No.14/15/DPM Jakarta, 10 Mei 2012 S U R A T E D A R A N Kepada SEMUA PEDAGANG VALUTA ASING BUKAN BANK DI INDONESIA Perihal : Perizinan, Pengawasan, Pelaporan, dan Pengenaan Sanksi Bagi Pedagang Valuta

Lebih terperinci

PROSEDUR PENGAJUAN DAN PENERBITAN IZIN USAHA PENGANGKUTAN BBG (CNG), LPG, LNG

PROSEDUR PENGAJUAN DAN PENERBITAN IZIN USAHA PENGANGKUTAN BBG (CNG), LPG, LNG Izin Usaha Pengangkutan BBG (CNG), LPG, LNG PROSEDUR PENGAJUAN DAN PENERBITAN IZIN USAHA PENGANGKUTAN BBG (CNG), LPG, LNG Izin Usaha Pengangkutan BBG (CNG), LPG, LNG PROSEDUR PENGAJUAN DAN PENERBITAN IZIN

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 38 TAHUN 2015 TENTANG KERJASAMA PEMERINTAH DENGAN BADAN USAHA DALAM PENYEDIAAN INFRASTRUKTUR

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 38 TAHUN 2015 TENTANG KERJASAMA PEMERINTAH DENGAN BADAN USAHA DALAM PENYEDIAAN INFRASTRUKTUR PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 38 TAHUN 2015 TENTANG KERJASAMA PEMERINTAH DENGAN BADAN USAHA DALAM PENYEDIAAN INFRASTRUKTUR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

PEDOMAN PENGADAAN BARANG/JASA

PEDOMAN PENGADAAN BARANG/JASA PT. PENGEMBANGAN PARIWISATA BALI (PERSERO) BALI TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (BTDC) KEPUTUSAN DIREKSI PT. PENGEMBANGAN PARIWISATA BALI (PERSERO) NO : KEP/DIR/PT.PPB/36./IV/2013 PEDOMAN PENGADAAN BARANG/JASA

Lebih terperinci

PENJELASAN ATAS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2004 TENTANG LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN

PENJELASAN ATAS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2004 TENTANG LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN PENJELASAN ATAS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2004 TENTANG LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN UMUM Industri perbankan merupakan salah satu komponen sangat penting dalam perekonomian nasional demi

Lebih terperinci

MENGENAL JAKSA PENGACARA NEGARA

MENGENAL JAKSA PENGACARA NEGARA MENGENAL JAKSA PENGACARA NEGARA Sumber gambar: twicsy.com I. PENDAHULUAN Profesi jaksa sering diidentikan dengan perkara pidana. Hal ini bisa jadi disebabkan melekatnya fungsi Penuntutan 1 oleh jaksa,

Lebih terperinci

LAMPIRAN F7 PERJANJIAN KONSORSIUM. Untuk

LAMPIRAN F7 PERJANJIAN KONSORSIUM. Untuk LAMPIRAN F7 PERJANJIAN KONSORSIUM Untuk IKUT SERTA DALAM LELANG DAN PELAKSANAAN PEKERJAAN. Perjanjian Konsorsium untuk Pelaksanaan Pekerjaan 18 ( PERJANJIAN KONSORSIUM ) ini dibuat dan ditandatangani pada

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS LOMBA KARYA TULIS ILMIAH DIGITAL MEMPERINGATI HARI KESEHATAN KE-50 TAHUN

PETUNJUK TEKNIS LOMBA KARYA TULIS ILMIAH DIGITAL MEMPERINGATI HARI KESEHATAN KE-50 TAHUN PETUNJUK TEKNIS LOMBA KARYA TULIS ILMIAH DIGITAL MEMPERINGATI HARI KESEHATAN KE-50 TAHUN A. PENDAHULUAN Pembangunan kesehatan merupakan bagian dari pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran,

Lebih terperinci

FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI BADAN USAHA

FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI BADAN USAHA FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI BADAN USAHA Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : [nama wakil sah jika badan usaha] Jabatan : [diisi sesuai jabatan dalam akte notaris] Bertindak

Lebih terperinci

Pedoman Tata Cara Seleksi dan Evaluasi Penawaran Jasa Konsultansi Perseorangan

Pedoman Tata Cara Seleksi dan Evaluasi Penawaran Jasa Konsultansi Perseorangan Pedoman Tata Cara Seleksi dan Evaluasi Penawaran Jasa Konsultansi Perseorangan PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 07/PRT/M/2011 TENTANG STANDAR DAN PEDOMAN PENGADAAN PEKERJAAN KONSTRUKSI DAN JASA

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2004 TENTANG KOMISI YUDISIAL

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2004 TENTANG KOMISI YUDISIAL UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2004 TENTANG KOMISI YUDISIAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

http://www.legalitas.org/incl-php/buka.php?d=2000+8&f=pp63-2008.htm

http://www.legalitas.org/incl-php/buka.php?d=2000+8&f=pp63-2008.htm 1 of 11 11/6/2008 9:33 AM Gedung DitJend. Peraturan Perundang-undangan Go Back Tentang Kami Forum Diskusi FAQ Web Jln. Rasuna Said Kav. 6-7, Kuningan, Jakarta Selatan Mail Email: admin@legalitas.org. PERATURAN

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 11/POJK.05/2014 TENTANG PEMERIKSAAN LANGSUNG LEMBAGA JASA KEUANGAN NON-BANK

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 11/POJK.05/2014 TENTANG PEMERIKSAAN LANGSUNG LEMBAGA JASA KEUANGAN NON-BANK OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 11/POJK.05/2014 TENTANG PEMERIKSAAN LANGSUNG LEMBAGA JASA KEUANGAN NON-BANK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEWAN

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 39 TAHUN 2014 TENTANG

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 39 TAHUN 2014 TENTANG PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 39 TAHUN 2014 TENTANG DAFTAR BIDANG USAHA YANG TERTUTUP DAN BIDANG USAHA YANG TERBUKA DENGAN PERSYARATAN DI BIDANG PENANAMAN MODAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 11/POJK.05/2014 TENTANG PEMERIKSAAN LANGSUNG LEMBAGA JASA KEUANGAN NON-BANK

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 11/POJK.05/2014 TENTANG PEMERIKSAAN LANGSUNG LEMBAGA JASA KEUANGAN NON-BANK OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 11/POJK.05/2014 TENTANG PEMERIKSAAN LANGSUNG LEMBAGA JASA KEUANGAN NON-BANK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEWAN

Lebih terperinci

DOKUMEN PEMILIHAN PEKERJAAN KONSTRUKSI PRAKUALIFIKASI METODE 2 (DUA) TAHAP DENGAN SISTEM NILAI KONTRAK HARGA SATUAN

DOKUMEN PEMILIHAN PEKERJAAN KONSTRUKSI PRAKUALIFIKASI METODE 2 (DUA) TAHAP DENGAN SISTEM NILAI KONTRAK HARGA SATUAN DOKUMEN PEMILIHAN PEKERJAAN KONSTRUKSI PRAKUALIFIKASI METODE 2 (DUA) TAHAP DENGAN SISTEM NILAI KONTRAK HARGA SATUAN i DAFTAR ISI BAB I. Undangan... 1 BAB II. Instruksi Kepada Peserta... 2 A. Umum... 2

Lebih terperinci

Kegiatan : Pengadaan Komputer

Kegiatan : Pengadaan Komputer ADENDUM PENGADAAN Nomor: 027/PAN-SETDA/2011/16 Tanggal: 12 Agustus 2011 UNTUK Kegiatan : Pengadaan Komputer Pekerjaan : Pengadaan Proyektor Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pada Sekretariat daerah Kab. Kuantan

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2003 TENTANG PERATURAN DISIPLIN ANGGOTA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2003 TENTANG PERATURAN DISIPLIN ANGGOTA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2003 TENTANG PERATURAN DISIPLIN ANGGOTA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: bahwa untuk melaksanakan ketentuan

Lebih terperinci

PENGADAAN JASA KONSULTANSI PENGEMBANGAN APLIKASI SOFTWARE PENGOLAHAN DATA SDM DOKUMEN SELEKSI UMUM/ RKS (RENCANA KERJA DAN SYARAT)

PENGADAAN JASA KONSULTANSI PENGEMBANGAN APLIKASI SOFTWARE PENGOLAHAN DATA SDM DOKUMEN SELEKSI UMUM/ RKS (RENCANA KERJA DAN SYARAT) DOKUMEN SELEKSI UMUM/ RKS (RENCANA KERJA DAN SYARAT) NOMOR DOKUMEN : 1519/ LL / KCJ / RKS / IX /2013 Tanggal, 12 September 2013 PENGADAAN JASA KONSULTANSI PENGEMBANGAN APLIKASI SOFTWARE PENGOLAHAN DATA

Lebih terperinci

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN SALINAN KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN NOMOR: KEP-181/BL/2009 TENTANG PENERBITAN

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA TENTANG JABATAN NOTARIS

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA TENTANG JABATAN NOTARIS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA TENTANG JABATAN NOTARIS PERPADUAN NASKAH UNDANG-UNDANG NOMOR 30 TAHUN 2004 DENGAN UNDANG-UNDANG NOMOR 2 TAHUN 2014 BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Undang-Undang ini

Lebih terperinci

Nomor: 03.2/PPBJ/DP/BAWASLU/I/2015. Tanggal: 5 Januari 2015. untuk PENGADAAN TENAGA KEBERSIHAN BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM TAHUN 2015

Nomor: 03.2/PPBJ/DP/BAWASLU/I/2015. Tanggal: 5 Januari 2015. untuk PENGADAAN TENAGA KEBERSIHAN BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM TAHUN 2015 1 Pengadaan Jasa Lainnya Metode Pelelangan Sederhana dengan Pascakualifikasi DOKUMEN PENGADAAN Nomor: 03.2/PPBJ/DP/BAWASLU/I/2015 Tanggal: 5 Januari 2015 untuk PENGADAAN TENAGA KEBERSIHAN BADAN PENGAWAS

Lebih terperinci

S U R A T E D A R A N. Kepada SEMUA BANK DAN NASABAH BANK DI INDONESIA

S U R A T E D A R A N. Kepada SEMUA BANK DAN NASABAH BANK DI INDONESIA No. 8/14/DPNP Jakarta, 1 Juni 2006 S U R A T E D A R A N Kepada SEMUA BANK DAN NASABAH BANK DI INDONESIA Perihal: Mediasi Perbankan ----------------------- Sehubungan dengan telah dikeluarkannya Peraturan

Lebih terperinci