LAMPIRAN I : PERATURAN BUPATI GORONTALO

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "LAMPIRAN I : PERATURAN BUPATI GORONTALO"

Transkripsi

1 1 LAMPIRAN I : PERATURAN BUPATI GORONTALO NOMOR : TANGGAL : TENTANG : PETUNJUK TEKNIS PENGELOLAAN PENDAPATAN DESA/KELURAHAN YANG BERSUMBER DARI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH KABUPATEN GORONTALO TAHUN ANGGARAN 2010 PETUNJUK TEKNIS PENGELOLAAN PENDAPATAN DESA/KELURAHAN YANG BERSUMBER DARI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH KABUPATEN GORONTALO TAHUN ANGGARAN 2010 I. PENDAHULUAN 1. Latar Belakang a. Sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah maka daerah memiliki kewenangan membuat kebijakankebijakan tentang desa, terutama dalam memberikan pelayanan, peningkatan peran serta, peningkatan prakarsa, pemberdayaan masyarakat desa yang ditujukan bagi kesejahteraan masyarakat desa. b. Dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah menegaskan bahwa keseluruhan belanja daerah diprioritaskan untuk melindungi dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dalam upaya memenuhi kewajiban daerah. c. Bahwa sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa dan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2007 tentang Sumber Pendapatan Desa, maka pendanaan penyelenggaraan urusan pemerintahan desa berasal dari pendapatan desa yang bersumber dari : 1) pendapatan desa ; 2) bagi hasil pajak daerah dan retribusi daerah ; 3) bagian dari dana perimbangan keuangan pusat dan daerah yang diterima oleh Daerah yang merupakan Alokasi Dana Desa ; 4) bantuan keuangan dari Pemerintah, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten ; dan 5) hibah dan sumbangan dari pihak ketiga yang tidak mengikat. d. Bahwa sebagaimana pula diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2005 tentang Kelurahan, maka alokasi anggaran untuk Kelurahan bersumber dari APBD, bantuan Pemerintah/Pemerintah Provinsi/Pemerintah Kabupaten, bantuan pihak ketiga, serta sumber-sumber lainnya yang sah dan tidak mengikat.

2 2 2. Dasar Hukum a. Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2000 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1997 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Pasal 2A ayat (2) dan ayat (4), pasal 18 ayat (5) dan ayat (6); b. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah; c. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah; d. Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa; e. Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2005 tentang Kelurahan; f. Peraturan Daerah Kabupaten Gorontalo Nomor 6 Tahun 2007 tentang Sumber Pendapatan Desa; g. Peraturan Daerah Kabupaten Gorontalo Nomor 7 Tahun 2009 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Gorotalo Tahun Anggaran 2010; h. Peraturan Bupati Gorontalo Nomor 2 Tahun 2008 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa. 3. Maksud dan Tujuan A. Maksud Pendapatan desa dan kelurahan dimaksudkan untuk membiayai program pemerintah desa dan kelurahan dalam melaksanakan kegiatan pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat. B. Tujuan 1. meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan desa dan kelurahan dalam melaksanakan pelayanan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan sesuai dengan kewenangannya; 2. meningkatkan kemampuan lembaga kemasyarakatan di desa dan kelurahan dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian pengembangan secara partisipatif sesuai dengan potensi desa; 3. meningkatkan pemerataan pendapatan, kesempatan kerja dan kesempatan berusaha bagi masyarakat; 4. mendorong peningkatan swadaya gotong royong masyarakat. II. PRINSIP-PRINSIP PENGELOLAAN 1. Sumber pendapatan desa dicatat dan dikelola melalui APB Desa. 2. Pengelolaan keuangan desa dan kelurahan dilakukan menurut prinsip pengelolaan sebagaimana ketentuan perundang-undangan. 3. Kegiatan yang didanai oleh ADD direncanakan, dilaksanakan dan dievaluasi secara terbuka dengan melibatkan seluruh unsur yang ada di desa. 4. Seluruh kegiatan harus dapat dipertanggungjawabkan secara administratif, teknis dan hukum.

3 3 III. PENGALOKASIAN ADD, BANTUAN KEUANGAN, DAN BAGI HASIL 1. ADD a. ADD dialokasikan bagi desa berdasarkan ketentuan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Gorontalo Nomor 6 Tahun 2007 tentang Sumber Pendapatan Desa yang terdiri dari : a. ADD Minimal yang merupakan bagian ADD diterima oleh desa yang besarannya sama untuk setiap desa ; b. ADD Proporsional yang merupakan bagian ADD yang diterima oleh desa secara proporsional berdasarkan asas adil sesuai nilai bobot desa yang dihitung berdasarkan rumus dan variabel. b. Jumlah ADD yang diterima oleh masing-masing desa, sebagaimana tersebut dalam Lampiran II, II a, II b, dan II c Peraturan ini. 2. Bantuan Keuangan Bantuan Keuangan terdiri dari : a. Bantuan Kelurahan, dengan alokasi masing-masing kelurahan sebagaimana tersebut pada lajur 5 Lampiran II a Peraturan ini. b. Tunjangan/Gaji Aparat, yang diperuntukan bagi aparat desa/kelurahan dan petugas di desa/kelurahan lainnya, dengan alokasi masing-masing desa dan kelurahan sebagaimana tersebut pada Lampiran II b Peraturan ini. c. Bantuan keuangan kepada desa dan kelurahan yang diperuntukkan bagi pembangunan atau rehabilitasi masjid desa/kelurahan, dengan alokasi masing-masing desa dan kelurahan sebesar Rp ,00 (lima juta rupiah), sebagaimana tersebut pada Lajur 5 Lampiran II Peraturan ini. 3. Bagi Hasil Bagi Hasil kepada pemerintah Desa diperuntukkan bagi : a. Biaya Operasional Beras untuk Rumah Tangga Miskin (RASKIN), yang dialokasikan pembiayaannya setiap bulan bagi masing-masing desa dan kelurahan sebagaimana tercantum pada Lampiran II c Peraturan ini. b. Pembayaran honor aparat desa yang tidak teralokasikan pada anggaran bantuan keuangan. c. Pembagian secara merata kepada seluruh desa, dengan alokasi dana sebagaimana tercantum pada Lajur 7 Lampiran II a Peraturan ini. 4. Hibah PKK a. Di samping anggaran tersebut di atas, setiap desa/kelurahan memperoleh alokasi anggaran bagi operasional PKK Desa/Kelurahan.

4 4 b. Operasional PKK dikelola dan dikoordinasikan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo, yang akan diatur tersendiri oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo. IV. PELAKSANAAN A. Pembentukan Organisasi Pelaksana 1. Tim Koordinasi dan Fasilitasi Tingkat Kabupaten terdiri dari : a. Bupati Gorontalo selaku Pembina I; b. Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo selaku Penanggung jawab; c. Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Gorontalo selaku Pengarah Bidang Pemerintahan; d. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Gorontalo selaku Pengarah Bidang Ekonomi Pembangunan; e. Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Gorontalo selaku Pengarah Bidang Administrasi; f. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Gorontalo selaku Ketua Tim Koordinasi/Fasilitasi Lintas Bidang; g. Kabid. Pemerintahan Desa/Kelurahan pada Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Gorontalo selaku Sekretaris Tim Koordinasi/Fasilitasi Lintas Bidang; h. Kepala Bappppeda Kabupaten Gorontalo selaku anggota; i. Inspektur Kabupaten Gorontalo selaku anggota; j. Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah selaku anggota; k. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo selaku anggota; l. Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Gorontalo selaku anggota; m. Kepala Bagian Ekonomi dan Penanaman Modal Setda Kabupaten Gorontalo selaku anggota; n. Sekretaris pada Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Gorontalo selaku anggota; o. Kabid. Pengembangan Aparat dan Kelembagaan Desa/Kelurahan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Gorontalo selaku anggota; p. Unsur Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo. Tugas dan fungsi : a. menghimpun data guna bahan penyusunan ancar-ancar alokasi dana desa; b. menyusun besaran ADD sesuai rumus dan variabel yang berlaku;

5 5 c. menyusun pedoman atau petunjuk teknis pelaksanaan; d. melakukan sosialisasi petunjuk teknis pengelolaan; e. melakukan fasilitasi pembinaan kepada tim pendamping tingkat kecamatan; f. memberikan bimbingan dan fasilitasi pengelolaan pendapatan dan belanja keuangan desa/kelurahan; g. melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan setiap tahapan kegiatan; h. melakukan fasilitasi pemecahan masalah berdasarkan pengaduan masyarakat setelah dilakukan pemecahan secara berjenjang. 2. Tim Fasilitasi Tingkat Kecamatan ditetapkan dengan Keputusan Camat dengan susunan keanggotaan sebagai berikut : a. Camat selaku Koordinator Kecamatan; b. Kasie. PMD selaku penanggung jawab teknis pembangunan; c. Kasie. Pemerintahan selaku penanggung jawab teknis bidang Pemerintahan; d. Unsur terkait selaku anggota. Tugas dan Fungsi Tim Fasilitasi Tingkat Kecamatan : a. memfasilitasi perencanaan ADD, Bantuan Keuangan dan hibah kepada desa/kelurahan; b. memverifikasi rencana penggunaan dana ADD/Bantuan Kelurahan; c. memverifikasi permohonan pencairan dana ADD/Bantuan Kelurahan; d. monitoring dan evaluasi setiap tahapan pelaksanaan ADD, Bantuan Keuangan dan hibah kepada desa/kelurahan; e. menyelesaikan semua masalah yang berkaitan dengan pengelolaan ADD, Bantuan Keuangan dan hibah kepada desa/kelurahan. 3. Tim Pelaksana Tingkat Desa/Kelurahan ditetapkan dengan Keputusan Kepala Desa/Kelurahan dengan susunan keanggotaan sebagai berikut : a. Kepala Desa selaku pemegang kekuasaan keuangan desa, atau Lurah selaku pengguna anggaran; b. Sekretaris Desa selaku koordinator pelaksanaan pengelolaan keuangan desa ; c. Pelaksana Teknis Pengelolaan Keuangan Desa (PPTKD) bagi desa serta Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) bagi Kelurahan, yang membantu tugas Kepala Desa dan Lurah; d. Bendaharawan Desa/Kelurahan selaku Pengelola Keuangan.

6 6 Tugas dan Fungsi : a. menyusun rencana penggunaan dana ADD, Bantuan Keuangan dan Hibah kepada desa/kelurahan; b. mempersiapkan segala administrasi pencairan dana ADD, Bantuan Keuangan dan Hibah kepada desa/kelurahan pada setiap tahapan pelaksanaan ; c. mengelola penggunaan dan mempertanggungjawabkan pengelolaan dana ADD, Bantuan Keuangan dan Hibah kepada desa/kelurahan; d. membuat laporan setiap tahapan realisasi keuangan dan fisik kegiatan dana ADD, Bantuan Keuangan dan Hibah kepada desa/kelurahan; e. melaksanakan tugas lainnya yang berkaitan dengan pengelolaan dana ADD, Bantuan Keuangan dan Hibah kepada desa/kelurahan. B. Pengelolaan ADD dan Bantuan Kelurahan. 1. Sasaran Penggunaan ADD a. Biaya operasional Pemerintah Desa dan BPD ditetapkan sebesar 30 % dari jumlah ADD yang diterima oleh masing-masing Desa. Penggunaan biaya operasional Pemerintah Desa dan BPD sebagai berikut : 1) Biaya operasional untuk Pemerintah Desa sebesar 50 % dari jumlah keseluruhan biaya operasional yang dialokasikan untuk Pemerintah Desa dan BPD, dipergunakan untuk kegiatan antara lain : a) biaya rapat dan atau musyawarah di desa; b) alat tulis kantor yang digunakan untuk mendukung penyelenggaraan administrasi Pemerintah Desa; c) biaya perjalanan dinas Tim Pelaksana Desa; d) biaya Pemilihan Kepala Desa; e) biaya pengadaan Laptop; f) biaya pengadaan kendaraan dinas roda 2 bagi desa yang belum memiliki serta disesuaikan dengan kebutuhan dan manfaat; g) biaya penyediaan data desa, antara lain penyusunan profil desa; h) biaya rekening listrik dan air; i) biaya pengadaan pakaian dinas aparat desa; j) biaya peningkatan SDM aparat desa; k) biaya pembuatan papan pengumuman dan papan proyek; l) biaya operasional pemerintahan desa lainnya. 2) Biaya operasional BPD sebesar 50 % dari jumlah keseluruhan biaya operasional yang dialokasikan untuk Pemerintah Desa dan BPD, dipergunakan untuk kegiatan antara lain :

7 7 a) alat tulis kantor yang digunakan untuk mendukung penyelenggaraan administrasi BPD; b) biaya rapat; c) uang duduk rapat anggota BPD; d) biaya perjalanan dinas Ketua dan Anggota BPD; e) biaya pengadaan pakaian dinas BPD; f) biaya peningkatan SDM; g) biaya operasional lainnya yang mendukung kegiatan BPD. b. Jumlah ADD sebesar 70 % dari total ADD yang diterima oleh masing-masing desa digunakan untuk pembiayaan kegiatan pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta penyediaan sarana dan prasarana desa. Kegiatan dimaksud antara lain : a) pembangunan/perbaikan sarana publik dalam skala kecil; b) penyertaan modal usaha masyarakat melalui BUMDes; c) biaya untuk pengadaan ketahanan pangan; d) perbaikan pemukiman dan lingkungan; e) teknologi tepat guna; f) perbaikan kesehatan dan pendidikan; g) pengembangan sosial budaya; h) pemberdayaan lembaga kemasyarakatan dan kepemudaan; i) kegiatan lainnya yang dianggap penting serta mendesak dibutuhkan pemerintah desa dan masyarakat yang disepakati melalui musyawarah desa dan selanjutnya ditetapkan dalam APB Desa. 2. Sasaran Penggunaan Bantuan Kelurahan a. Biaya operasional Pemerintah Kelurahan ditetapkan sebesar 15 % dari jumlah Bantuan Kelurahan yang diterima oleh masing-masing Kelurahan digunakan untuk biaya operasional Pemerintah Kelurahan. Biaya operasional dimaksud dipergunakan pada kegiatan antara lain : 1) biaya rapat Rencana Pembangunan Tahunan dan rapat lainnya; 2) alat tulis kantor yang digunakan untuk mendukung penyelenggaraan administrasi Pemerintah Kelurahan; 3) biaya Perjalanan Dinas Tim Pelaksana Kelurahan; 4) biaya pengadaan Laptop; 5) biaya penyediaan data desa, antara lain penyusunan profil kelurahan; 6) biaya rekening listrik dan air; 7) pembuatan papan pengumuman dan papan proyek; 8) biaya pengadaan pakaian dinas aparat desa; 9) biaya operasional pemerintahan Kelurahan lainnya.

8 8 b. Jumlah Bantuan Kelurahan sebesar 85% dari jumlah keseluruhan Bantuan Kelurahan yang diterima oleh Kelurahan digunakan untuk pembiayaan kegiatan pembangunan, pemberdayaan masyarakat serta penyediaan sarana dan prasarana kelurahan. Kegiatan dimaksud antara lain : 1) pembangunan/perbaikan sarana publik dalam skala kecil; 2) penyertaan modal usaha masyarakat melalui BUMDes; 3) biaya untuk pengadaan ketahanan pangan; 4) perbaikan pemukiman dan lingkungan; 5) teknologi tepat guna; 6) perbaikan kesehatan dan pendidikan; 7) pengembangan sosial budaya; 8) pemberdayaan lembaga kemasyarakatan dan kepemudaan; 9) kegiatan lainnya yang dianggap penting serta mendesak dibutuhkan pemerintah kelurahan dan masyarakat yang disepakati melalui musyawarah di tingkat kelurahan. C. Pengelolaan Tunjangan/Gaji Aparat dan Honor lainnya, Bantuan Keuangan Lainnya 1. Sasaran Penggunaan a. Tunjangan/Gaji Aparat Tunjangan/gaji aparat diberikan kepada : 1) Kepala Desa Rp ,-/bulan 2) Sekretaris Desa Rp ,-/bulan 3) Bendahara Desa Rp ,-/bulan 4) Kepala Urusan Rp ,-/bulan 5) Kepala Dusun Rp ,-/bulan 6) Satuan Tugas Desa Rp ,-/bulan b. Honor lainnya Honor lainnya diberikan kepada 1) Imam Desa/Pendeta Rp ,-/Bulan 2) Guru Ngaji/Guru Sekolah Minggu Rp ,-/Bulan 3) PPKBD Rp ,-/Bulan 4) Sub PPKBD Rp ,-/Bulan c. Bantuan Keuangan Lainnya Bantuan keuangan lainnya kepada desa diberikan untuk rehabilitasi mesjidmesjid Desa yang ditentukan oleh Pemerintah Desa. Dalam menentukan mesjid yang direhabilitasi, Pemerintah Desa melakukannya secara selektif

9 9 agar memiliki dampak dan manfaat. Jumlah hibah mesjid ditetapkan sebesar Rp ,-/mesjid/desa. D. Tahap Persiapan dan Transfer Dana Desa 1. Tahap Persiapan a. ADD/Bantuan Kelurahan, Tunjangan/Gaji Aparat dan Honor Lainnya, Bagi Hasil, dianggarkan melalui bantuan keuangan kepada Desa/Kelurahan pada Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Gorontalo. b. Pemerintah Desa/Kelurahan membentuk dan menetapkan Tim Pelaksana dengan Keputusan Kepala Desa/Lurah. c. Masing-masing Desa/Kelurahan membuka rekening desa pada BRI Unit Desa terdekat. d. Tim Pelaksana Desa/Kelurahan menyusun Rencana Kegiatan Desa/Kelurahan (RKD/K) yang didukung dengan rincian penggunaan dana dari masing-masing kegiatan yang telah dijabarkan pada APB Desa atau Dokumen Pelaksanaan Anggaran Kelurahan. e. RPD dimaksud disampaikan kepada Tim Fasilitasi Tingkat Kecamatan untuk dilakukan verifikasi/penelitian kesesuaian pengajuan dengan APB Desa atau Dokumen Pelaksanaan Anggaran Kelurahan. f. Hasil verifikasi dibuatkan berita acara oleh Tim Fasilitasi Tingkat Kecamatan yang isinya memuat dan menerangkan kesesuaian/kelengkapan administrasi yang dibutuhkan telah dipenuhi atau belum dipenuhi. g. Atas hasil verifikasi Tim Fasilitasi Tingkat Kecamatan tersebut, Camat menyampaikan berkas pengajuan rencana pembangunan desa/kelurahan kepada Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa. 2. Transfer dana ADD/Bantuan Kelurahan, Tunjangan/Gaji Aparat dan Honor Lainnya, Bagi Hasil dan Bantuan Keuangan Lainnya. a. Transfer dana ADD dan Bantuan Kelurahan, Bagi Hasil dilakukan dalam 12 Tahap. b. Transfer dana bantuan keuangan untuk pembangunan atau rehabilitasi mesjid desa/kelurahan dilakukan sekaligus menurut ketentuan yang akan diatur tersendiri. c. Kepala Desa mengajukan permohonan penyaluran ADD dan Bantuan Kelurahan kepada Bupati Gorontalo cq. Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa melalui Camat setelah dilakukan verifikasi oleh Tim Fasilitasi Tingkat Kecamatan. d. Pengajuan transfer dana ADD/Bantuan Kelurahan, Bagi Hasil dan bantuan keuangan untuk pembangunan atau rehabilitasi mesjid desa/kelurahan

10 10 dilakukan dengan tata cara dan persyaratan sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Nomor 41 Tahun 2009 tentang Pelaksanaan dan Petanggungjawaban Anggaran Transfer ke Desa/Kelurahan. E. Pertanggungjawaban Pengelolaan Dana. 1. Bendahara Desa atau Kelurahan wajib membukukan pendapatan dan pengeluaran dana yang dikelolanya dengan membuat Surat Pertanggungjawaban (SPJ) penggunaan dana yang berpedoman pada ketentuan perundang-undangan. 2. Pemeriksaan atau audit atas penggunaan dana dilakukan satuan kerja yang secara fungsional membidangi pengawasan baik pemeriksaan reguler maupun pemeriksaan khusus. F. Satuan Kerja Pengelola/Penanggung jawab 1. Pengelolaan ADD dan Bantuan Kelurahan dikoordinasikan oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa dengan Satuan Kerja terkait. 2. Satuan Kerja pengelola Bantuan Keuangan (Gaji Aparat dan Operasional PKK) dan Hibah yaitu : a. tunjangan/gaji aparat dan honor lainnya dikelola oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa; b. bantuan Keuangan untuk pembangunan atau rehabilitasi masjid desa/kelurahan dikoordinasikan oleh Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Gorontalo dengan Bagian Kesejahteraan dan Budaya Setda Kabupaten Gorontalo; c. operasional PKK dikelola dan dikoordinasikan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo. V. PENGAWASAN 1. Pengawasan dan pemeriksaan terhadap pengelolaan ADD, Bantuan Keuangan dan Hibah dilakukan oleh satuan kerja yang secara fungsional membidangi pengawasan. 2. Pengawasan oleh masyarakat dilakukan sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. 3. Jika terjadi penyimpangan atau penyalahgunaan ADD, Bantuan Keuangan dan Hibah, maka penyelesaiannya secara berjenjang, mulai dari tingkat desa/kelurahan baik oleh Kepala Desa/Lurah maupun oleh BPD selanjutnya bila tidak dapat diselesaikan maka dilakukan penyelesaian oleh Tim Fasilitasi Tingkat Kecamatan maupun Tingkat Kabupaten. 4. Beberapa indikator yang dapat diberlakukan dalam menilai keberhasilan pengelolaan dan penggunaan ADD, Bantuan Keuangan dan Hibah, yaitu : a. Pengelolaan 1) meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang adanya ADD, Bantuan Keuangan dan Hibah;

11 11 2) meningkatnya partisipasi masyarakat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa/Kelurahan; 3) meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang pertanggungjawaban penggunaan ADD, Bantuan Keuangan dan Hibah. b. Penggunaan 1) kegiatan yang didanai sesuai dengan yang telah direncanakan dalam APB Desa atau Rencana Kerja dan Anggaran; 2) daya serap (realisasi) keuangan sesuai dengan yang ditargetkan; 3) tingkat penyerapan tenaga kerja yang tinggi; 4) besarnya jumlah penerima manfaat (terutama dari kelompok miskin); 5) tingginya kontribusi dan swadaya masyarakat dalam mendukung penggunaan ADD, Bantuan Keuangan dan Hibah; 6) terjadi peningkatan Pendapatan Asli Desa; 7) mampu bersinergi dengan program-program pemerintah yang ada di desa/kelurahan tersebut. VI. PENGHARGAAN DAN SANKSI Dalam rangka pembinaan ADD, Bantuan Keuangan dan Hibah perlu dilakukan pengamatan oleh Tim Fasilitasi Kabupaten/Kota : 1. bagi desa yang dalam pelaksanaan ADD, Bantuan Keuangan dan Hibah yang berprestasi sesuai hasil evaluasi di lapangan diberikan penghargaan berupa piagam dan penghargaan yang diperhitungkan dengan perhitungan ADD, Bantuan Keuangan dan Hibah tahun berikutnya ; 2. bagi desa yang penggunaan ADD, Bantuan Keuangan dan Hibah yang tidak sesuai dengan ketentuan diberikan sanksi berupa teguran dari Bupati dan untuk pengalokasian ADD, Bantuan Keuangan, dan Hibah tahun berikutnya perlu dipertimbangkan ; 3. kriteria untuk penetapan pemberian penghargaan dan pengenaan sanksi dirumuskan oleh Tim Fasilitasi Kabupaten. VII. PENUTUP Demikian petunjuk teknis pengelolaan pendapatan desa/kelurahan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Gorontalo Tahun Anggaran 2010 sebagai pedoman dalam pelaksanaannya. BUPATI GORONTALO, DAVID BOBIHOE AKIB

12 LAMPIRAN II : PERATURAN BUPATI GORONTALO NOMOR : TANGGAL : TENTANG : PETUNJUK TEKNIS PENGELOLAAN PENDAPATAN DESA DAN KELURAHAN YANG BERSUMBER DARI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH KABUPATEN GORONTALO TAHUN ANGGARAN 2010 NO. DESA/ KELURAHAN JUMLAH ADD/BANTUAN KEL. DAN BAGI HASIL TOTAL TUNJANGAN APARAT BANTUAN KEU. MESJID BIAYA OPERASIONAL RASKIN TOTAL PENDAPATAN DESA/KEL Limboto , , , , ,00 1Kayubulan , , , ,00 2Kayumerah , , , ,00 3 Hunggaluwa , , , ,00 4 Bolihuangga , , , ,00 5Hepuhulawa , , , ,00 6 Hutuo , , , ,00 7 Dutulanaa , , , ,00 8 Tenilo , , , ,00 9Biyonga , , , ,00 10 Bongohulawa , , , ,00 11 Bulota , , , ,00 12 Malahu , , , ,00 Telaga , , , , ,04 1 Bulila , , , ,55 2 Luhu , , , ,62 3 Hulawa , , , ,56 4 Mongolato , , , ,69 5 Pilohayanga , , , ,21 6 Dulohupa , , , ,65 7 Pilohayanga Barat , , , ,10 8 Dulamayo Selatan , , , ,08 9 Dulamayo Barat , , , ,60 Batudaa , , , , ,76 10 Iluta , , , ,88 11 Barakati , , , ,57 12 Bua , , , ,31 13 Huntu , , , ,08 14 Pilobuhuta , , , ,17 15 Ilohungayo , , , ,11 16 Payunga , , , ,03 17 Dunggala , , , ,62 Tibawa , , , , ,16 18 Isimu Utara , , , ,03 19 Isimu Selatan , , , ,96 20 Datahu , , , ,72 21 Tolotio , , , ,14 22 Dunggala , , , ,75 23 Molowahu , , , ,94 24 Reksonegoro , , , ,07 25 Ilomata , , , ,79 26 Iloponu , , , ,84 27 Buhu , , , ,68 28 Labanu , , , ,56 29 Motilango , , , ,61 30 Isimu Raya , , , ,84 31 Balahu , , , ,64 32 Botumoputi , , , ,61 Batudaa Pantai , , , , ,73 33 Bongo , , , ,35 34 Lopo , , , ,45 35 Kayubulan , , , ,65 36 Biluhu Timur , , , ,30 37 Tontayuo , , , ,85 38 Lamu , , , ,96 39 Olimoo'o , , , ,19

13 Boliyohuto , , , , ,37 40 Lamahu , , , ,73 41 Bumela , , , ,99 42 Parungi , , , ,07 43 Motoduto , , , ,42 44 Sidomulyo , , , ,50 45 Sidodadi , , , ,63 46 Diloniyohu , , , ,63 47 Potanga , , , ,02 48 Totopo , , , ,03 49 Bilato , , , ,35 50 Ilomata , , , ,52 51 Iloheluma , , , ,92 52 Monggolito , , , ,74 53 Bandung Rejo , , , ,72 54 Taula'a , , , ,09 Telaga Biru , , , , ,06 55 Dulamayo Utara , , , ,88 56 Ulapato A , , , ,27 57 Ulapato B , , , ,28 58 Talumelito , , , ,86 59 Tuladenggi , , , ,63 60 Pantungo , , , ,25 61 Lupoyo , , , ,90 62 Pentadio Timur , , , ,80 63 Pentadio Barat , , , ,88 64 Dumati , , , ,35 65 Modelidu , , , ,02 66 Tinelo , , , ,21 67 Timuato , , , ,72 Bongomeme , , , , ,34 68 Ambara , , , ,55 69 Upomela , , , ,35 70 Huntu Lo Hulawa , , , ,79 71 Dungaliyo , , , ,39 72 Bongomeme , , , ,25 73 Duwanga , , , ,11 74 Batulayar , , , ,94 75 Kaliyoso , , , ,80 76 Tohupo , , , ,22 77 Otopade , , , ,04 78 Molas , , , ,87 79 Batuloreng , , , ,99 80 Pangadaa , , , ,01 81 Molopatodu , , , ,67 82 Dulamayo , , , ,12 83 Bongohulawa , , , ,37 84 Ayuhula , , , ,86 85 Molanihu , , , ,24 86 Pilolalenga , , , ,79 Tolangohula , , , , ,08 87 Gandasari , , , ,95 88 Sukamakmur , , , ,21 89 Molohu , , , ,16 90 Lakeya , , , ,57 91 Sidoharjo , , , ,19 92 Tamaila , , , ,14 93 Bina Jaya , , , ,40 94 Polohungo , , , ,53 95 Sukamakmur Utara , , , ,94 Mootilango , , , , ,07 96 Paris , , , ,88 97 Helumo , , , ,41 98 Pilomonu , , , ,65 99 Satria , , , , Karyamukti , , , , Talumopatu , , , , Sidomukti , , , , Payu , , , , Sukamaju , , , , Huyula , , , ,46

14 Pulubala , , , , , Pongongaila , , , , Pulubala , , , , Molamahu , , , , Bakti , , , , Tridarma , , , , Molalahu , , , , Mulyonegoro , , , , Puncak , , , , Toyidito , , , , Ayumolingo , , , ,79 Limboto Barat , , , , , Pone , , , , Huidu , , , , Huidu Utara , , , , Yosonegoro , , , , Padengo , , , , Ombulo , , , , Haya-Haya , , , , Tunggulo , , , , Hutabohu , , , , Daenaa , , , ,45 Tilango , , , , , Tenggela , , , , Lauwonu , , , , Ilotidea , , , , Tabumela , , , , Tilote , , , , Dulomo , , , , Tualango , , , ,95 Tabongo , , , , , Teratai , , , , Limehe Timur , , , , Tabongo Timur , , , , Ilomangga , , , , Moahudu , , , , Tabongo Barat , , , , Limehe Barat , , , , Motinelo , , , , Limehu , , , ,84 Biluhu , , , , , Biluhu Barat , , , , Lobuto , , , , Biluhu Tengah , , , , Luluo , , , , Huwongo , , , , Lobuto Timur , , , ,20 Asparaga , , , , , Bululi , , , , Karya Indah , , , , Mohiyolo , , , , Pangahu , , , ,46 Talaga Jaya , , , , , Buhu , , , , Luwoo , , , , Bulota , , , , Bunggalo , , , , Hutadaa , , , ,17 JUMLAH , , , , ,00 BUPATI GORONTALO DAVID BOBIHOE AKIB

15 LAMPIRAN II.a : PERATURAN BUPATI GORONTALO NOMOR : TANGGAL : TENTANG : PETUNJUK TEKNIS PENGELOLAAN PENDAPATAN DESA DAN KELURAHAN YANG BERSUMBER DARI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH KABUPATEN GORONTALO TAHUN ANGGARAN 2010 NO. DESA/ KELURAHAN ADD PROPORSIONAL (ADD P) ADD MINIMAL ( ADD M) JUMLAH BANTUAN KELURAHAN TOTAL ADD BAGI HASIL JUMLAH ADD DAN BAGI HASIL = (3+4) 7 8 = (6+7) Limboto ,00 1Kayubulan ,00 2Kayumerah ,00 3 Hunggaluwa ,00 4 Bolihuangga ,00 5Hepuhulawa ,00 6 Hutuo ,00 7 Dutulanaa ,00 8 Tenilo ,00 9Biyonga ,00 10 Bongohulawa ,00 11 Bulota ,00 12 Malahu ,00 Telaga , , , , ,04 1 Bulila , , , , ,55 2 Luhu , , , , ,62 3 Hulawa , , , , ,56 4 Mongolato , , , , ,69 5 Pilohayanga , , , , ,21 6 Dulohupa , , , , ,65 7 Pilohayanga Barat , , , , ,10 8 Dulamayo Selatan , , , , ,08 9 Dulamayo Barat , , , , ,60 Batudaa , , , , ,76 10 Iluta , , , , ,88 11 Barakati , , , , ,57 12 Bua , , , , ,31 13 Huntu , , , , ,08 14 Pilobuhuta , , , , ,17 15 Ilohungayo , , , , ,11 16 Payunga , , , , ,03 17 Dunggala , , , , ,62 Tibawa , , , , ,16 18 Isimu Utara , , , , ,03 19 Isimu Selatan , , , , ,96 20 Datahu , , , , ,72 21 Tolotio , , , , ,14 22 Dunggala , , , , ,75 23 Molowahu , , , , ,94 24 Reksonegoro , , , , ,07 25 Ilomata , , , , ,79 26 Iloponu , , , , ,84 27 Buhu , , , , ,68 28 Labanu , , , , ,56 29 Motilango , , , , ,61 30 Isimu Raya , , , , ,84 31 Balahu , , , , ,64 32 Botumoputi , , , , ,61 Batudaa Pantai , , , , ,73 33 Bongo , , , , ,35 34 Lopo , , , , ,45 35 Kayubulan , , , , ,65 36 Biluhu Timur , , , , ,30 37 Tontayuo , , , , ,85 38 Lamu , , , , ,96 39 Olimoo'o , , , , ,19 Boliyohuto , , , , ,37 40 Lamahu , , , , ,73 41 Bumela , , , , ,99 42 Parungi , , , , ,07 43 Motoduto , , , , ,42 44 Sidomulyo , , , , ,50 45 Sidodadi , , , , ,63 46 Diloniyohu , , , , ,63 47 Potanga , , , , ,02 48 Totopo , , , , ,03 49 Bilato , , , , ,35 50 Ilomata , , , , ,52 51 Iloheluma , , , , ,92 52 Monggolito , , , , ,74 53 Bandung Rejo , , , , ,72 54 Taula'a , , , , ,09

16 = (3+4) 7 8 = (6+7) Telaga Biru , , , , ,06 55 Dulamayo Utara , , , , ,88 56 Ulapato A , , , , ,27 57 Ulapato B , , , , ,28 58 Talumelito , , , , ,86 59 Tuladenggi , , , , ,63 60 Pantungo , , , , ,25 61 Lupoyo , , , , ,90 62 Pentadio Timur , , , , ,80 63 Pentadio Barat , , , , ,88 64 Dumati , , , , ,35 65 Modelidu , , , , ,02 66 Tinelo , , , , ,21 67 Timuato , , , , ,72 Bongomeme , , , , ,34 68 Ambara , , , , ,55 69 Upomela , , , , ,35 70 Huntu Lo Hulawa , , , , ,79 71 Dungaliyo , , , , ,39 72 Bongomeme , , , , ,25 73 Duwanga , , , , ,11 74 Batulayar , , , , ,94 75 Kaliyoso , , , , ,80 76 Tohupo , , , , ,22 77 Otopade , , , , ,04 78 Molas , , , , ,87 79 Batuloreng , , , , ,99 80 Pangadaa , , , , ,01 81 Molopatodu , , , , ,67 82 Dulamayo , , , , ,12 83 Bongohulawa , , , , ,37 84 Ayuhula , , , , ,86 85 Molanihu , , , , ,24 86 Pilolalenga , , , , ,79 Tolangohula , , , , ,08 87 Gandasari , , , , ,95 88 Sukamakmur , , , , ,21 89 Molohu , , , , ,16 90 Lakeya , , , , ,57 91 Sidoharjo , , , , ,19 92 Tamaila , , , , ,14 93 Bina Jaya , , , , ,40 94 Polohungo , , , , ,53 95 Sukamakmur Utara , , , , ,94 Mootilango , , , , ,07 96 Paris , , , , ,88 97 Helumo , , , , ,41 98 Pilomonu , , , , ,65 99 Satria , , , , , Karyamukti , , , , , Talumopatu , , , , , Sidomukti , , , , , Payu , , , , , Sukamaju , , , , , Huyula , , , , ,46 Pulubala , , , , , Pongongaila , , , , , Pulubala , , , , , Molamahu , , , , , Bakti , , , , , Tridarma , , , , , Molalahu , , , , , Mulyonegoro , , , , , Puncak , , , , , Toyidito , , , , , Ayumolingo , , , , ,79 Limboto Barat , , , , , Pone , , , , , Huidu , , , , , Huidu Utara , , , , , Yosonegoro , , , , , Padengo , , , , , Ombulo , , , , , Haya-Haya , , , , , Tunggulo , , , , , Hutabohu , , , , , Daenaa , , , , ,45 Tilango , , , , , Tenggela , , , , , Lauwonu , , , , , Ilotidea , , , , , Tabumela , , , , , Tilote , , , , , Dulomo , , , , , Tualango , , , , ,95

17 = (3+4) 7 8 = (6+7) Tabongo , , , , , Teratai , , , , , Limehe Timur , , , , , Tabongo Timur , , , , , Ilomangga , , , , , Moahudu , , , , , Tabongo Barat , , , , , Limehe Barat , , , , , Motinelo , , , , , Limehu , , , , ,84 Biluhu , , , , , Biluhu Barat , , , , , Lobuto , , , , , Biluhu Tengah , , , , , Luluo , , , , , Huwongo , , , , , Lobuto Timur , , , , ,20 Asparaga , , , , , Bululi , , , , , Karya Indah , , , , , Mohiyolo , , , , , Pangahu , , , , ,46 Talaga Jaya , , , , , Buhu , , , , , Luwoo , , , , , Bulota , , , , , Bunggalo , , , , , Hutadaa , , , , ,17 JUMLAH , , , , , ,00 BUPATI GORONTALO DAVID BOBIHOE AKIB

DAFTAR PANGKALAN SIAGA KAB. GORONTALO

DAFTAR PANGKALAN SIAGA KAB. GORONTALO DAFTAR PANGKALAN SIAGA KAB. GORONTALO NO KECAMATAN KELURAHAN AGEN PENUGASAN NAMA PANGKALAN 1 ASPARAGA 1 MOHIYOLO PT. DUA JAYA BERSAUDARA SUMBER SEJAHTERA 2 BULULI PT. MIRA CAHAYA GAS ABDUL WAHAB KASIM

Lebih terperinci

BUPATI BONE BOLANGO PROVINSI GORONTALO PERATURAN BUPATI BONE BOLANGO NOMOR 6 TAHUN 2017 TENTANG

BUPATI BONE BOLANGO PROVINSI GORONTALO PERATURAN BUPATI BONE BOLANGO NOMOR 6 TAHUN 2017 TENTANG SALINAN BUPATI BONE BOLANGO PROVINSI GORONTALO PERATURAN BUPATI BONE BOLANGO NOMOR 6 TAHUN 2017 TENTANG TATA CARA PEMBAGIAN DAN PENETAPAN RINCIAN DANA DESA SETIAP DESA SE-KABUPATEN BONE BOLANGO TAHUN ANGGARAN

Lebih terperinci

BUPATI GORONTALO PERATURAN DAERAH KABUPATEN GORONTALO NOMOR 4 TAHUN 2013 TENTANG RENCANA TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN GORONTALO TAHUN

BUPATI GORONTALO PERATURAN DAERAH KABUPATEN GORONTALO NOMOR 4 TAHUN 2013 TENTANG RENCANA TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN GORONTALO TAHUN BUPATI GORONTALO PERATURAN DAERAH KABUPATEN GORONTALO NOMOR 4 TAHUN 2013 TENTANG RENCANA TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN GORONTALO TAHUN 2012-2032 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI GORONTALO, Menimbang

Lebih terperinci

Pemilih Pemula dibawah 17 diatas 90 Status Kawin E-KTP Disabilitas DIATAS_ 90 TAHUN DIBAWAH_ 17 TAHUN

Pemilih Pemula dibawah 17 diatas 90 Status Kawin E-KTP Disabilitas DIATAS_ 90 TAHUN DIBAWAH_ 17 TAHUN REKPITULSI HSIL NLISIS DFTR PENDUDUK POTENSIL PEMILIH PEMILIHN (DP4) KBUPTEN GORONTLO PEMILIHN GUBERNUR DN WKIL GUBERNUR GORONTLO THUN 2014 Jenis Kelamin NM_ KB NM_KB NM_ NM_ LK PR JML LK PR JML DIBWH_

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN -1- PEDOMAN PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) TAHUN ANGGARAN 2010

I. PENDAHULUAN -1- PEDOMAN PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) TAHUN ANGGARAN 2010 LAMPIRAN I : PERATURAN BUPATI MAJALENGKA Nomor : 8 Tahun 2010 Tanggal : 6 Agustus 2010 Tentang : PEDOMAN PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) TAHUN ANGGARAN 2010 PEDOMAN PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA (ADD)

Lebih terperinci

KEPUTUSAN DIREKTUR LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI MANAJEMEN KEUANGAN Nomor: KEP.036/UJK/LSP-MK/III/2015. tentang

KEPUTUSAN DIREKTUR LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI MANAJEMEN KEUANGAN Nomor: KEP.036/UJK/LSP-MK/III/2015. tentang LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI MANAJEMEN KEUANGAN Lisensi No: BNSP-LSP-063-ID KEPUTUSAN DIREKTUR LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI MANAJEMEN KEUANGAN Nomor: KEP.036/UJK/LSP-MK/III/2015 tentang HASIL UJI KOMPETENSI

Lebih terperinci

7101_K2_PEMERINTAH_KAB._GORONTALO.txt DAFTAR NOMINATIF TENAGA HONORER KATEGORI II

7101_K2_PEMERINTAH_KAB._GORONTALO.txt DAFTAR NOMINATIF TENAGA HONORER KATEGORI II Instansi : Pemerintah Kab. Gorontalo Jumlah Data : 756 Jumlah Data sesuai Validasi aplikasi BKN : 756 Jumlah Data tidak sesuai Validasi aplikasi BKN : 0 Jumlah Data Duplikasi/ Rangkap : 0 7101_K2_PEMERINTAH_KAB._GORONTALO.txt

Lebih terperinci

KEPUTUSAN DIREKTUR LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI MANAJEMEN KEUANGAN Nomor: KEP.284/UJK/LSP-MK/III/2015. tentang

KEPUTUSAN DIREKTUR LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI MANAJEMEN KEUANGAN Nomor: KEP.284/UJK/LSP-MK/III/2015. tentang LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI MANAJEMEN KEUANGAN Lisensi No: BNSP-LSP-063-ID KEPUTUSAN DIREKTUR LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI MANAJEMEN KEUANGAN Nomor: KEP.284/UJK/LSP-MK/III/2015 tentang HASIL UJI KOMPETENSI

Lebih terperinci

LAPORAN KKS PENGABDIAN LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

LAPORAN KKS PENGABDIAN LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO 1 LAPORAN KKS PENGABDIAN LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGUATAN NILAI-NILAI EKONOMI DAN PRODUK LOKAL PADA KELOMPOK USAHA

Lebih terperinci

PERATURAN BUPATI MAJALENGKA Nomor : 11 TAHUN 2009 Tanggal : 26 Juni 2009 Tentang : PEDOMAN PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) TAHUN ANGGARAN 2009.

PERATURAN BUPATI MAJALENGKA Nomor : 11 TAHUN 2009 Tanggal : 26 Juni 2009 Tentang : PEDOMAN PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) TAHUN ANGGARAN 2009. LAMPIRAN I : PERATURAN BUPATI MAJALENGKA Nomor : 11 TAHUN 2009 Tanggal : 26 Juni 2009 Tentang : PEDOMAN PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) TAHUN ANGGARAN 2009. PEDOMAN PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA (ADD)

Lebih terperinci

DAFTAR ISI DAFTAR ISI... 2 DAFTAR GAMBAR... 3 DAFTAR TABEL... 7 BAB 1. PENDAHULUAN Latar Belakang Tujuan Penelitian...

DAFTAR ISI DAFTAR ISI... 2 DAFTAR GAMBAR... 3 DAFTAR TABEL... 7 BAB 1. PENDAHULUAN Latar Belakang Tujuan Penelitian... 1 DAFTAR ISI DAFTAR ISI... 2 DAFTAR GAMBAR... 3 DAFTAR TABEL... 7 BAB 1. PENDAHULUAN... 8 1.1 Latar Belakang... 8 1.2 Tujuan Penelitian... 9 BAB 2. METODOLOGI PENELITIAN... 10 2.1 Data yang Digunakan...

Lebih terperinci

BUPATI LAMONGAN PERATURAN BUPATI LAMONGAN NOMOR 5 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DI KABUPATEN LAMONGAN TAHUN ANGGARAN 2015

BUPATI LAMONGAN PERATURAN BUPATI LAMONGAN NOMOR 5 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DI KABUPATEN LAMONGAN TAHUN ANGGARAN 2015 SALINAN BUPATI LAMONGAN PERATURAN BUPATI LAMONGAN NOMOR 5 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DI KABUPATEN LAMONGAN TAHUN ANGGARAN 2015 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI LAMONGAN,

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KABUPATEN MAJALENGKA

BERITA DAERAH KABUPATEN MAJALENGKA BERITA DAERAH KABUPATEN MAJALENGKA SALINAN NOMOR : 8 TAHUN 2010 PERATURAN BUPATI MAJALENGKA NOMOR 8 TAHUN 2010 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) TAHUN ANGGARAN 2010 DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

BUPATI NGAWI PERATURAN BUPATI NGAWI NOMOR 2 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) TAHUN ANGGARAN 2012

BUPATI NGAWI PERATURAN BUPATI NGAWI NOMOR 2 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) TAHUN ANGGARAN 2012 BUPATI NGAWI PERATURAN BUPATI NGAWI NOMOR 2 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) TAHUN ANGGARAN 2012 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI NGAWI, 2 Menimbang :

Lebih terperinci

BUPATI NGAWI PERATURAN BUPATI NGAWI NOMOR 2 TAHUN 2011 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) TAHUN ANGGARAN 2011

BUPATI NGAWI PERATURAN BUPATI NGAWI NOMOR 2 TAHUN 2011 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) TAHUN ANGGARAN 2011 BUPATI NGAWI PERATURAN BUPATI NGAWI NOMOR 2 TAHUN 2011 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) TAHUN ANGGARAN 2011 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI NGAWI, Menimbang : a.

Lebih terperinci

BUPATI BULUKUMBA PROVINSI SULAWESI SELATAN PERATURAN BUPATI BULUKUMBA NOMOR 6 TAHUN 2017 TAHUN 2015 TENTANG

BUPATI BULUKUMBA PROVINSI SULAWESI SELATAN PERATURAN BUPATI BULUKUMBA NOMOR 6 TAHUN 2017 TAHUN 2015 TENTANG BUPATI BULUKUMBA PROVINSI SULAWESI SELATAN PERATURAN BUPATI BULUKUMBA NOMOR 6 TAHUN 2017 TAHUN 2015 TENTANG TATA CARA PENGALOKASIAN DAN PENETAPAN BESARAN ALOKASI DANA DESA, PENGHASILAN TETAP SERTA TUNJANGAN

Lebih terperinci

BUPATI KUDUS PERATURAN BUPATI KUDUS NOMOR X8 TAHUN 2016 TENTANG ALOKASI DANA DESA DI KABUPATEN KUDUS BUPATI KUDUS,

BUPATI KUDUS PERATURAN BUPATI KUDUS NOMOR X8 TAHUN 2016 TENTANG ALOKASI DANA DESA DI KABUPATEN KUDUS BUPATI KUDUS, SALINAN BUPATI KUDUS PERATURAN BUPATI KUDUS NOMOR X8 TAHUN 2016 TENTANG ALOKASI DANA DESA DI KABUPATEN KUDUS BUPATI KUDUS, Menimbang : a. bahwa untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan,

Lebih terperinci

BUPATI KUDUS PERATURAN BUPATI KUDUS NOMOR 23 TAHUN 2014 TENTANG ALOKASI DANA DESA DI KABUPATEN KUDUS BUPATI KUDUS,

BUPATI KUDUS PERATURAN BUPATI KUDUS NOMOR 23 TAHUN 2014 TENTANG ALOKASI DANA DESA DI KABUPATEN KUDUS BUPATI KUDUS, BUPATI KUDUS PERATURAN BUPATI KUDUS NOMOR 23 TAHUN 2014 TENTANG ALOKASI DANA DESA DI KABUPATEN KUDUS BUPATI KUDUS, Menimbang : a. bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 96 dan Pasal 99 Peraturan Pemerintah

Lebih terperinci

BUPATI GARUT P E R A T U R A N B U P A T I G A R U T

BUPATI GARUT P E R A T U R A N B U P A T I G A R U T BUPATI GARUT P E R A T U R A N B U P A T I G A R U T NOMOR 630 TAHUN 2011 TENTANG PEDOMAN UMUM PENGATURAN DAN PELAKSANAAN BANTUAN KEUANGAN UNTUK PENGADAAN SEMEN YANG DIPERUNTUKAN BAGI DESA-DESA DI KABUPATEN

Lebih terperinci

BUPATI BARITO UTARA PERATURAN BUPATI BARITO UTARA NOMOR 6 TAHUN 2010 TENTANG PEDOMAN UMUM PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA KABUPATEN BARITO UTARA

BUPATI BARITO UTARA PERATURAN BUPATI BARITO UTARA NOMOR 6 TAHUN 2010 TENTANG PEDOMAN UMUM PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA KABUPATEN BARITO UTARA BUPATI BARITO UTARA PERATURAN BUPATI BARITO UTARA NOMOR 6 TAHUN 2010 TENTANG PEDOMAN UMUM PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA KABUPATEN BARITO UTARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BARITO UTARA, Menimbang

Lebih terperinci

BUPATI KUDUS PERATURAN BUPATI KUDUS NOMOR 24 TAHUN 2014 TENTANG

BUPATI KUDUS PERATURAN BUPATI KUDUS NOMOR 24 TAHUN 2014 TENTANG BUPATI KUDUS PERATURAN BUPATI KUDUS NOMOR 24 TAHUN 2014 TENTANG PENGELOLAAN BAGIAN DARI HASIL PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH KABUPATEN KEPADA DESA DI KABUPATEN KUDUS BUPATI KUDUS, Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. antaranya yaitu: Asparaga, Batuda a, Batuda a Pantai, Bilato, Biluhu, Boliyohuto,

BAB I PENDAHULUAN. antaranya yaitu: Asparaga, Batuda a, Batuda a Pantai, Bilato, Biluhu, Boliyohuto, BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kabupaten Gorontalo merupakan salah satu tetangga dari kota Gorontalo yang berdiri sendiri. Selain itu, Kabupaten ini adalah salah satu Kabupaten yang kaya akan budayanya.

Lebih terperinci

BUPATI PURWOREJO PERATURAN BUPATI PURWOREJO NOMOR 51 TAHUN 2011 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI PURWOREJO PERATURAN BUPATI PURWOREJO NOMOR 51 TAHUN 2011 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PURWOREJO PERATURAN BUPATI PURWOREJO NOMOR 51 TAHUN 2011 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PURWOREJO, Menimbang: a. bahwa dengan telah ditetapkannya

Lebih terperinci

BUPATI BULUNGAN SALINAN PERATURAN BUPATI BULUNGAN NOMOR 2 TAHUN 2010 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA TAHUN ANGGARAN 2010

BUPATI BULUNGAN SALINAN PERATURAN BUPATI BULUNGAN NOMOR 2 TAHUN 2010 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA TAHUN ANGGARAN 2010 BUPATI BULUNGAN SALINAN PERATURAN BUPATI BULUNGAN NOMOR 2 TAHUN 2010 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA TAHUN ANGGARAN 2010 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BULUNGAN, Menimbang

Lebih terperinci

BUPATI KUDUS PERATURAN BUPATI KUDUS NOMOR 17 TAHUN 2013 TENTANG

BUPATI KUDUS PERATURAN BUPATI KUDUS NOMOR 17 TAHUN 2013 TENTANG BUPATI KUDUS PERATURAN BUPATI KUDUS NOMOR 17 TAHUN 2013 TENTANG PENGELOLAAN DANA PERIMBANGAN KEUANGAN PEMERINTAH KABUPATEN KEPADA DESA DI KABUPATEN KUDUS BUPATI KUDUS, Menimbang : a. bahwa alokasi Dana

Lebih terperinci

STATUS DESA BERDASARKAN INDEKS DESA MEMBANGUN

STATUS DESA BERDASARKAN INDEKS DESA MEMBANGUN 75001 BOALEMO 1201260 MANANGGU 75001311 MANANGGU 0,6269 Berkembang 75001 BOALEMO 1201260 MANANGGU 75001312 TABULO 0,6672 Berkembang 75001 BOALEMO 1201260 MANANGGU 75001313 BENDUNGAN 0,5340 Tertinggal 75001

Lebih terperinci

11 LEMBARAN DAERAH Januari KABUPATEN LAMONGAN 4/E 2006 SERI E PERATURAN DAERAH KABUPATEN LAMONGAN NOMOR : 04 TAHUN 2006 TENTANG ALOKASI DANA DESA

11 LEMBARAN DAERAH Januari KABUPATEN LAMONGAN 4/E 2006 SERI E PERATURAN DAERAH KABUPATEN LAMONGAN NOMOR : 04 TAHUN 2006 TENTANG ALOKASI DANA DESA 11 LEMBARAN DAERAH Januari KABUPATEN LAMONGAN 4/E 2006 SERI E PERATURAN DAERAH KABUPATEN LAMONGAN NOMOR : 04 TAHUN 2006 TENTANG ALOKASI DANA DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI LAMONGAN, Menimbang

Lebih terperinci

BUPATI BANDUNG PERATURAN BUPATI BANDUNG NOMOR 11 TAHUN 2017 TENTANG PENGELOLAAN DANA DESA DI KABUPATEN BANDUNG TAHUN ANGGARAN 2017

BUPATI BANDUNG PERATURAN BUPATI BANDUNG NOMOR 11 TAHUN 2017 TENTANG PENGELOLAAN DANA DESA DI KABUPATEN BANDUNG TAHUN ANGGARAN 2017 BUPATI BANDUNG PERATURAN BUPATI BANDUNG NOMOR 11 TAHUN 2017 TENTANG PENGELOLAAN DANA DESA DI KABUPATEN BANDUNG TAHUN ANGGARAN 2017 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BANDUNG Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

BUPATI SERANG PROVINSI BANTEN PERATURAN DAERAH KABUPATEN SERANG NOMOR 2 TAHUN 2017 TENTANG PENGELOLAAN KEUANGAN DESA

BUPATI SERANG PROVINSI BANTEN PERATURAN DAERAH KABUPATEN SERANG NOMOR 2 TAHUN 2017 TENTANG PENGELOLAAN KEUANGAN DESA SALINAN BUPATI SERANG PROVINSI BANTEN PERATURAN DAERAH KABUPATEN SERANG NOMOR 2 TAHUN 2017 TENTANG PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SERANG, Menimbang : a. bahwa untuk

Lebih terperinci

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN KULON PROGO

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN KULON PROGO LEMBARAN DAERAH KABUPATEN KULON PROGO NOMOR : 4 TAHUN : 2015 PERATURAN DAERAH KABUPATEN KULON PROGO NOMOR 4 TAHUN 2015 TENTANG KEUANGAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KULON PROGO, Menimbang

Lebih terperinci

PERATURAN BUPATI GUNUNGKIDUL NOMOR 02 TAHUN 2006 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) KABUPATEN GUNUNGKIDUL TAHUN

PERATURAN BUPATI GUNUNGKIDUL NOMOR 02 TAHUN 2006 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) KABUPATEN GUNUNGKIDUL TAHUN BUPATI GUNUNGKIDUL PERATURAN BUPATI GUNUNGKIDUL NOMOR 02 TAHUN 2006 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) KABUPATEN GUNUNGKIDUL TAHUN 2006 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI GUNUNGKIDUL,

Lebih terperinci

PEMERINTAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT

PEMERINTAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT PEMERINTAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT PERATURAN DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 4 TAHUN 2007 TENTANG ALOKASI DANA DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KOTAWARINGIN BARAT, Menimbang

Lebih terperinci

WALIKOTA PRABUMULIH PERATURAN WALIKOTA PRABUMULIH NOMOR 17 TAHUN 2016 TENTANG

WALIKOTA PRABUMULIH PERATURAN WALIKOTA PRABUMULIH NOMOR 17 TAHUN 2016 TENTANG SALINAN WALIKOTA PRABUMULIH PERATURAN WALIKOTA PRABUMULIH NOMOR 17 TAHUN 2016 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN WALIKOTA PRABUMULIH NOMOR 39 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DI KOTA

Lebih terperinci

BUPATI CILACAP PROVINSI JAWA TENGAH

BUPATI CILACAP PROVINSI JAWA TENGAH BUPATI CILACAP PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI CILACAP NOMOR 33 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN TATA CARA PENGALOKASIAN DAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI CILACAP,

Lebih terperinci

BUPATI BARITO UTARA PERATURAN BUPATI BARITO UTARA NOMOR 6 TAHUN 2013 TENTANG PEDOMAN UMUM PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA KABUPATEN BARITO UTARA

BUPATI BARITO UTARA PERATURAN BUPATI BARITO UTARA NOMOR 6 TAHUN 2013 TENTANG PEDOMAN UMUM PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA KABUPATEN BARITO UTARA BUPATI BARITO UTARA PERATURAN BUPATI BARITO UTARA NOMOR 6 TAHUN 2013 TENTANG PEDOMAN UMUM PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA KABUPATEN BARITO UTARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BARITO UTARA, Menimbang

Lebih terperinci

BUPATI BULUNGAN. Jalan Jelarai Tanjung Selor Kaltim, Telp. (0552) , Fax (0552) 21009

BUPATI BULUNGAN. Jalan Jelarai Tanjung Selor Kaltim, Telp. (0552) , Fax (0552) 21009 BUPATI BULUNGAN Jalan Jelarai Tanjung Selor 77212 Kaltim, Telp. (0552) 23316-2334, Fax (0552) 21009 PERATURAN BUPATI BULUNGAN NOMOR 05 TAHUN 2009 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KABUPATEN KULON PROGO

BERITA DAERAH KABUPATEN KULON PROGO BERITA DAERAH KABUPATEN KULON PROGO NOMOR : 12 TAHUN : 2015 PERATURAN BUPATI KULON PROGO NOMOR 12 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN BAGI HASIL PAJAK, BAGI HASIL RETRIBUSI, DAN ALOKASI DANA DESA DENGAN

Lebih terperinci

BUPATI KAMPAR PROPINSI RIAU

BUPATI KAMPAR PROPINSI RIAU BUPATI KAMPAR PROPINSI RIAU PERATURAN BUPATI KAMPAR NOMOR 10 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN DANA DESA, ALOKASI DANA DESA, BAGIAN DARI HASIL PAJAK DAN BAGIAN DARI HASIL RETRIBUSI UNTUK DESA DI KABUPATEN

Lebih terperinci

Tanggal Perihal PETUNJUK TEKNIS PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) KABUPATEN GROBOGAN

Tanggal Perihal PETUNJUK TEKNIS PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) KABUPATEN GROBOGAN 1 Lampiran Nomor Tanggal Perihal : Surat Bupati Grobogan : 143/ 273 /II : 27 Januari 2010 : Petunjuk Teknis Pengelolaan Alokasi Dana Desa ( ADD ) PETUNJUK TEKNIS PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) KABUPATEN

Lebih terperinci

BUPATI TANGERANG PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI TANGERANG NOMOR 103 TAHUN 2014 TENTANG

BUPATI TANGERANG PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI TANGERANG NOMOR 103 TAHUN 2014 TENTANG BUPATI TANGERANG PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI TANGERANG NOMOR 103 TAHUN 2014 TENTANG TATA CARA PEMBERIAN ALOKASI DANA DESA, BAGIAN DARI HASIL PAJAK DAN RETRIBUSI DAERAH KEPADA DESA, DAN BANTUAN KEUANGAN

Lebih terperinci

BUPATI SITUBONDO PERATURAN BUPATI SITUBONDO NOMOR 13 TAHUN 2007 TENTANG RUMUSAN DAN PEDOMAN UMUM PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA DI KABUPATEN SITUBONDO

BUPATI SITUBONDO PERATURAN BUPATI SITUBONDO NOMOR 13 TAHUN 2007 TENTANG RUMUSAN DAN PEDOMAN UMUM PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA DI KABUPATEN SITUBONDO BUPATI SITUBONDO PERATURAN BUPATI SITUBONDO NOMOR 13 TAHUN 2007 TENTANG RUMUSAN DAN PEDOMAN UMUM PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA DI KABUPATEN SITUBONDO DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SITUBONDO,

Lebih terperinci

DATA DASAR PUSKESMAS PROVINSI GORONTALO

DATA DASAR PUSKESMAS PROVINSI GORONTALO DATA DASAR PROVINSI GORONTALO KONDISI DESEMBER 2014 KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA JAKARTA, 2015 JUMLAH MENURUT KABUPATEN/KOTA (KEADAAN 31 DESEMBER 2014) PROVINSI GORONTALO KAB/KOTA RAWAT INAP

Lebih terperinci

BUPATI PURBALINGGA PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI PURBALINGGA NOMOR 34 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI PURBALINGGA PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI PURBALINGGA NOMOR 34 TAHUN 2016 TENTANG SALINAN BUPATI PURBALINGGA PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI PURBALINGGA NOMOR 34 TAHUN 2016 TENTANG TATA CARA PENGELOLAAN BANTUAN KEUANGAN YANG BERSIFAT KHUSUS KEPADA PEMERINTAH DESA YANG BERSUMBER

Lebih terperinci

BUPATI BONDOWOSO PROVINSI JAWA TIMUR

BUPATI BONDOWOSO PROVINSI JAWA TIMUR BUPATI BONDOWOSO PROVINSI JAWA TIMUR Rancangan : PERATURAN DAERAH KABUPATEN BONDOWOSO NOMOR 8 TAHUN 2014 TENTANG PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BONDOWOSO, Menimbang

Lebih terperinci

BUPATI LAMONGAN PERATURAN BUPATI LAMONGAN NOMOR 22 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA,

BUPATI LAMONGAN PERATURAN BUPATI LAMONGAN NOMOR 22 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, SALINAN BUPATI LAMONGAN PERATURAN BUPATI LAMONGAN NOMOR 22 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, BUPATI LAMONGAN, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan

Lebih terperinci

BUPATI BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI BLITAR NOMOR :11 TAHUN 2015 TENTANG

BUPATI BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI BLITAR NOMOR :11 TAHUN 2015 TENTANG BUPATI BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI BLITAR NOMOR :11 TAHUN 2015 TENTANG TATA CARAPENGALOKASIAN DAN PENETAPAN BESARAN ALOKASI DANA DESA (ADD)YANG BERSUMBER DARIANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN INDRAMAYU NOMOR : 21 TAHUN 2007 TENTANG ALOKASI DANA DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI INDRAMAYU

PERATURAN DAERAH KABUPATEN INDRAMAYU NOMOR : 21 TAHUN 2007 TENTANG ALOKASI DANA DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI INDRAMAYU PERATURAN DAERAH KABUPATEN INDRAMAYU NOMOR : 21 TAHUN 2007 TENTANG ALOKASI DANA DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI INDRAMAYU Menimbang : a. bahwa Alokasi Dana Desa (ADD) merupakan sumber pembiayaan

Lebih terperinci

BUPATI LAMONGAN PERATURAN BUPATI LAMONGAN NOMOR 51 TAHUN 2015 TENTANG DANAA DESA (ADD) DI KABUPATEN LAMONGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI LAMONGAN PERATURAN BUPATI LAMONGAN NOMOR 51 TAHUN 2015 TENTANG DANAA DESA (ADD) DI KABUPATEN LAMONGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA 1 SALINAN BUPATI LAMONGAN PERATURAN BUPATI LAMONGAN NOMOR 51 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN TEKNIS PENGALOKASIAN DAN PEMBAGIAN ALOKASI DANAA DESA (ADD) DI KABUPATEN LAMONGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

BUPATI KUPANG PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR PERATURAN BUPATI KUPANG NOMOR : 7 TAHUN 2015 TENTANG

BUPATI KUPANG PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR PERATURAN BUPATI KUPANG NOMOR : 7 TAHUN 2015 TENTANG BUPATI KUPANG PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR PERATURAN BUPATI KUPANG NOMOR : 7 TAHUN 2015 TENTANG TATA CARA PENGALOKASIAN DAN PENETAPAN BESARAN ALOKASI DANA DESA DI KABUPATEN KUPANG TAHUN ANGGARAN 2015 DENGAN

Lebih terperinci

BUPATI KUDUS PERATURAN BUPATI KUDUS NOMOR 8 TAHUN 2006 TENTANG

BUPATI KUDUS PERATURAN BUPATI KUDUS NOMOR 8 TAHUN 2006 TENTANG BUPATI KUDUS PERATURAN BUPATI KUDUS NOMOR 8 TAHUN 2006 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA SERTA PETUNJUK OPERASIONAL PENGGUNAAN DANA PERIMBANGAN KEUANGAN PEMERINTAH KABUPATEN KEPADA DESA DAN BAGI

Lebih terperinci

BUPATI MALANG PROVINSI JAWA TIMUR

BUPATI MALANG PROVINSI JAWA TIMUR 1 BUPATI MALANG PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI MALANG NOMOR 35 TAHUN 2017 TENTANG PERUBAHAN KETIGA ATAS PERATURAN BUPATI MALANG NOMOR 21 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA DENGAN

Lebih terperinci

BUPATI TANAH BUMBU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN PERATURAN BUPATI KABUPATEN TANAH BUMBU NOMOR 37 TAHUN 2015 TENTANG

BUPATI TANAH BUMBU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN PERATURAN BUPATI KABUPATEN TANAH BUMBU NOMOR 37 TAHUN 2015 TENTANG BUPATI TANAH BUMBU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN PERATURAN BUPATI KABUPATEN TANAH BUMBU NOMOR 37 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN DAN PELAKSANAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA DI KABUPATEN TANAH

Lebih terperinci

5. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 130, Tambahan

5. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 130, Tambahan 1 BUPATI BANYUWANGI SALINAN PERATURAN BUPATI BANYUWANGI NOMOR 14 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN TEKNIS DAN TATA CARA PENETAPAN BESARAN DANA DESA YANG BERSUMBER DARI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA BAGI

Lebih terperinci

WALIKOTA BANJAR PERATURAN WALIKOTA BANJAR NOMOR 17 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN PENGGUNAAN BANTUAN KEUANGAN DESA TAHUN ANGGARAN 2012

WALIKOTA BANJAR PERATURAN WALIKOTA BANJAR NOMOR 17 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN PENGGUNAAN BANTUAN KEUANGAN DESA TAHUN ANGGARAN 2012 WALIKOTA BANJAR PERATURAN WALIKOTA BANJAR NOMOR 17 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN PENGGUNAAN BANTUAN KEUANGAN DESA TAHUN ANGGARAN 2012 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, WALIKOTA BANJAR, Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

BUPATI GARUT PROVINSI JAWA BARAT

BUPATI GARUT PROVINSI JAWA BARAT BUPATI GARUT PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI GARUT NOMOR 135 TAHUN 2015 TENTANG TATA CARA PENGALOKASIAN DAN PENYALURAN ALOKASI DANA DESA TAHUN ANGGARAN 2015 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI

Lebih terperinci

PERATURAN BUPATI KATINGAN NOMOR 3 TAHUN 2014

PERATURAN BUPATI KATINGAN NOMOR 3 TAHUN 2014 PERATURAN BUPATI KATINGAN NOMOR 3 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN UMUM ALOKASI DAN PENGGUNAAN DANA PERCEPATAN PEMBANGUNAN DESA DAN KELURAHAN DI KABUPATEN KATINGAN PEMERINTAH KABUPATEN KATINGAN SALINAN BUPATI

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KOTA BANJAR NOMOR 14 TAHUN 2007 TENTANG SUMBER PENDAPATAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA BANJAR,

PERATURAN DAERAH KOTA BANJAR NOMOR 14 TAHUN 2007 TENTANG SUMBER PENDAPATAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA BANJAR, PERATURAN DAERAH KOTA BANJAR NOMOR 14 TAHUN 2007 TENTANG SUMBER PENDAPATAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA BANJAR, Menimbang : a. bahwa dalam rangka menyelenggarakan Pemerintahan, pelaksanaan

Lebih terperinci

B U P A T I N G A W I PERATURAN DAERAH KABUPATEN NGAWI NOMOR 34 TAHUN 2011 TENTANG ALOKASI DANA DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI NGAWI,

B U P A T I N G A W I PERATURAN DAERAH KABUPATEN NGAWI NOMOR 34 TAHUN 2011 TENTANG ALOKASI DANA DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI NGAWI, B U P A T I N G A W I PERATURAN DAERAH KABUPATEN NGAWI NOMOR 34 TAHUN 2011 TENTANG ALOKASI DANA DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI NGAWI, 2 Menimbang : a. bahwa salah satu sumber pendapatan

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANDUNG NOMOR 20 TAHUN 2014 TENTANG KEUANGAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BANDUNG,

PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANDUNG NOMOR 20 TAHUN 2014 TENTANG KEUANGAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BANDUNG, PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANDUNG NOMOR 20 TAHUN 2014 TENTANG KEUANGAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BANDUNG, Menimbang : a. bahwa Desa sebagai kesatuan masyarakat hukum berwenang untuk

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Desa Menurut Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa, desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan

Lebih terperinci

BUPATI JEMBER PROVINSI JAWA TIMUR

BUPATI JEMBER PROVINSI JAWA TIMUR BUPATI JEMBER PROVINSI JAWA TIMUR SALINAN PERATURAN BUPATI JEMBER NOMOR 13 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DI KABUPATEN JEMBER TAHUN 2015 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI

Lebih terperinci

PEDOMAN PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA

PEDOMAN PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA LAMPIRAN I PERATURAN BUPATI MALANG NOMOR 8 TAHUN 2016 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN BUPATI MALANG NOMOR 21 TAHUN 2015 TENTANF PEDOMAN PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA PEDOMAN PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA

Lebih terperinci

BUPATI BATANG HARI PROVINSI JAMBI PERATURAN BUPATI BATANG HARI NOMOR 3 TAHUN 2014 NOMOR TAHUN 2014

BUPATI BATANG HARI PROVINSI JAMBI PERATURAN BUPATI BATANG HARI NOMOR 3 TAHUN 2014 NOMOR TAHUN 2014 ` BUPATI BATANG HARI PROVINSI JAMBI PERATURAN BUPATI BATANG HARI NOMOR 3 TAHUN 2014 NOMOR TAHUN 2014 T E N T A N G PEDOMAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) TAHUN ANGGARAN 2014 BUPATI BATANG HARI, Menimbang

Lebih terperinci

BUPATI PATI PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI PATI NOMOR 9 TAHUN 2016 TENTANG PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI PATI PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI PATI NOMOR 9 TAHUN 2016 TENTANG PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA SALINAN BUPATI PATI PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI PATI NOMOR 9 TAHUN 2016 TENTANG PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PATI, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan

Lebih terperinci

BUPATI REMBANG PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN DAERAH KABUPATEN REMBANG NOMOR 11 TAHUN 2014 TENTANG PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DESA

BUPATI REMBANG PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN DAERAH KABUPATEN REMBANG NOMOR 11 TAHUN 2014 TENTANG PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DESA BUPATI REMBANG PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN DAERAH KABUPATEN REMBANG NOMOR 11 TAHUN 2014 TENTANG PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI REMBANG, Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN SERANG

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN SERANG LEMBARAN DAERAH KABUPATEN SERANG NOMOR : 737 TAHUN : 2006 PERATURAN DAERAH KABUPATEN SERANG NOMOR 16 TAHUN 2006 TENTANG ALOKASI DANA PERIMBANGAN DESA DI KABUPATEN SERANG BUPATI SERANG, Menimbang Mengingat

Lebih terperinci

BUPATI NGANJUK PERATURAN DAERAH KABUPATEN NGANJUK NOMOR 01 TAHUN 2011 TENTANG ALOKASI DANA DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI NGANJUK,

BUPATI NGANJUK PERATURAN DAERAH KABUPATEN NGANJUK NOMOR 01 TAHUN 2011 TENTANG ALOKASI DANA DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI NGANJUK, BUPATI NGANJUK PERATURAN DAERAH KABUPATEN NGANJUK NOMOR 01 TAHUN 2011 TENTANG ALOKASI DANA DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI NGANJUK, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 68

Lebih terperinci

BUPATI TANAH LAUT PERATURAN BUPATI TANAH LAUT NOMOR 23 TAHUN 2014 TENTANG DANA ALOKASI UMUM (DAU) DESA DI KABUPATEN TANAH LAUT

BUPATI TANAH LAUT PERATURAN BUPATI TANAH LAUT NOMOR 23 TAHUN 2014 TENTANG DANA ALOKASI UMUM (DAU) DESA DI KABUPATEN TANAH LAUT SALINAN BUPATI TANAH LAUT PERATURAN BUPATI TANAH LAUT NOMOR 23 TAHUN 2014 TENTANG DANA ALOKASI UMUM (DAU) DESA DI KABUPATEN TANAH LAUT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI TANAH LAUT, Menimbang : a.

Lebih terperinci

WALIKOTA PRABUMULIH PERATURAN WALIKOTA PRABUMULIH NOMOR 7 TAHUN 2015 TENTANG PEMBERIAN BANTUAN ALOKASI DANA DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

WALIKOTA PRABUMULIH PERATURAN WALIKOTA PRABUMULIH NOMOR 7 TAHUN 2015 TENTANG PEMBERIAN BANTUAN ALOKASI DANA DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA SALINAN WALIKOTA PRABUMULIH PERATURAN WALIKOTA PRABUMULIH NOMOR 7 TAHUN 2015 TENTANG PEMBERIAN BANTUAN ALOKASI DANA DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA PRABUMULIH, Menimbang : a. bahwa dalam

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2016 NOMOR 15

BERITA DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2016 NOMOR 15 BERITA DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2016 NOMOR 15 PERATURAN BUPATI BANJARNEGARA NOMOR 15 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN PENGALOKASIAN ALOKASI DANA DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, BUPATI BANJARNEGARA,

Lebih terperinci

WALIKOTA BANJAR. PERATURAN WALIKOTA BANJAR NOMOR 2.a TAHUN 2013 TENTANG PEDOMAN PENGGUNAAN BANTUAN KEUANGAN DESA TAHUN ANGGARAN 2013

WALIKOTA BANJAR. PERATURAN WALIKOTA BANJAR NOMOR 2.a TAHUN 2013 TENTANG PEDOMAN PENGGUNAAN BANTUAN KEUANGAN DESA TAHUN ANGGARAN 2013 WALIKOTA BANJAR PERATURAN WALIKOTA BANJAR NOMOR 2.a TAHUN 2013 TENTANG PEDOMAN PENGGUNAAN BANTUAN KEUANGAN DESA TAHUN ANGGARAN 2013 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, WALIKOTA BANJAR, Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

BUPATI REMBANG PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI REMBANG NOMOR 12 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA

BUPATI REMBANG PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI REMBANG NOMOR 12 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA BUPATI REMBANG PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI REMBANG NOMOR 12 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI REMBANG, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA LEMBARAN DAERAH KABUPATEN MAJALENGKA NOMOR : 1 TAHUN 2008 Menimbang : PERATURAN DAERAH KABUPATEN MAJALENGKA NOMOR 1 TAHUN 2008 TENTANG ALOKASI DANA DESA DI KABUPATEN MAJALENGKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

BUPATI KUNINGAN PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN DAERAH KABUPATEN KUNINGAN NOMOR 12 TAHUN 2015 TENTANG KEUANGAN DESA

BUPATI KUNINGAN PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN DAERAH KABUPATEN KUNINGAN NOMOR 12 TAHUN 2015 TENTANG KEUANGAN DESA BUPATI KUNINGAN PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN DAERAH KABUPATEN KUNINGAN NOMOR 12 TAHUN 2015 TENTANG KEUANGAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KUNINGAN, Menimbang Mengingat : a. bahwa pengaturan

Lebih terperinci

BUPATI TULUNGAGUNG PROPINSI JAWA TIMUR PERATURAN DAERAH KABUPATEN TULUNGAGUNG NOMOR 1 TAHUN 2015 TENTANG PENGELOLAAN KEUANGAN DESA

BUPATI TULUNGAGUNG PROPINSI JAWA TIMUR PERATURAN DAERAH KABUPATEN TULUNGAGUNG NOMOR 1 TAHUN 2015 TENTANG PENGELOLAAN KEUANGAN DESA BUPATI TULUNGAGUNG PROPINSI JAWA TIMUR PERATURAN DAERAH KABUPATEN TULUNGAGUNG NOMOR 1 TAHUN 2015 TENTANG PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI TULUNGAGUNG, Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

BUPATI KAPUAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI KAPUAS NOMOR 11 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA

BUPATI KAPUAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI KAPUAS NOMOR 11 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA SALINAN BUPATI KAPUAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI KAPUAS NOMOR 11 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KAPUAS, Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

PERATURAN BUPATI BIMA NOMOR 12 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN BANTUAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KEPADA DESA

PERATURAN BUPATI BIMA NOMOR 12 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN BANTUAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KEPADA DESA PERATURAN BUPATI BIMA NOMOR 12 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN BANTUAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KEPADA DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, BUPATI BIMA, Menimbang : a. bahwa agar pengelolaan

Lebih terperinci

PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI PANDEGLANG NOMOR 25 TAHUN 2015 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PANDEGLANG,

PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI PANDEGLANG NOMOR 25 TAHUN 2015 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PANDEGLANG, PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI PANDEGLANG NOMOR 25 TAHUN 2015 TENTANG TATA CARA PENGALOKASIAN ALOKASI DANA DESA DAN BAGIAN DARI HASIL PAJAK DAN RETRIBUSI DAERAH UNTUK SETIAP DESA DI KABUPATEN PANDEGLANG

Lebih terperinci

BUPATI SITUBONDO PERATURAN BUPATI SITUBONDO NOMOR 21 TAHUN 2010 TENTANG

BUPATI SITUBONDO PERATURAN BUPATI SITUBONDO NOMOR 21 TAHUN 2010 TENTANG BUPATI SITUBONDO PERATURAN BUPATI SITUBONDO NOMOR 21 TAHUN 2010 TENTANG RUMUSAN DAN PEDOMAN UMUM PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) DI KABUPATEN SITUBONDO DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SITUBONDO,

Lebih terperinci

BUPATI JEMBRANA PROVINSI BALI PERATURAN BUPATI JEMBRANA NOMOR 29 TAHUN 2015 TENTANG PENGELOLAAN KEUANGAN DESA BUPATI JEMBRANA,

BUPATI JEMBRANA PROVINSI BALI PERATURAN BUPATI JEMBRANA NOMOR 29 TAHUN 2015 TENTANG PENGELOLAAN KEUANGAN DESA BUPATI JEMBRANA, BUPATI JEMBRANA PROVINSI BALI PERATURAN BUPATI JEMBRANA NOMOR 29 TAHUN 2015 TENTANG PENGELOLAAN KEUANGAN DESA BUPATI JEMBRANA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 43 Peraturan Menteri

Lebih terperinci

BUPATI CILACAP PROVINSI JAWA TENGAH

BUPATI CILACAP PROVINSI JAWA TENGAH BUPATI CILACAP PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI CILACAP NOMOR 58 TAHUN 2015 TENTANG BANTUAN KEUANGAN KEPADA PEMERINTAH DESA YANG BERSIFAT KHUSUS DI KABUPATEN CILACAP TAHUN 2015 DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

BUPATI BADUNG PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 36 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN PERIMBANGAN KEUANGAN KABUPATEN DAN DESA

BUPATI BADUNG PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 36 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN PERIMBANGAN KEUANGAN KABUPATEN DAN DESA BUPATI BADUNG PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 36 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN PERIMBANGAN KEUANGAN KABUPATEN DAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BADUNG, Menimbang : a. bahwa untuk

Lebih terperinci

PEMERINTAH KABUPATEN GRESIK

PEMERINTAH KABUPATEN GRESIK - 1 - PEMERINTAH KABUPATEN GRESIK PERATURAN DAERAH KABUPATEN GRESIK NOMOR 10 TAHUN 2009 TENTANG ALOKASI DANA DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI GRESIK, Menimbang : a. bahwa dalam rangka percepatan

Lebih terperinci

PERATURAN BUPATI PANDEGLANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PANDEGLANG,

PERATURAN BUPATI PANDEGLANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PANDEGLANG, PERATURAN BUPATI PANDEGLANG NOMOR 4 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN DANA ALOKASI DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PANDEGLANG, Menimbang : Mengingat : a. bahwa dalam rangka peningkatan

Lebih terperinci

BUPATI LAMPUNG TIMUR PROVINSI LAMPUNG PERATURAN BUPATI LAMPUNG TIMUR NOMOR TAHUN 2017 TENTANG

BUPATI LAMPUNG TIMUR PROVINSI LAMPUNG PERATURAN BUPATI LAMPUNG TIMUR NOMOR TAHUN 2017 TENTANG BUPATI LAMPUNG TIMUR PROVINSI LAMPUNG PERATURAN BUPATI LAMPUNG TIMUR NOMOR TAHUN 2017 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA ( ADD ) KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN 2017 BUPATI LAMPUNG TIMUR, Menimbang

Lebih terperinci

PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI PANDEGLANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PANDEGLANG,

PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI PANDEGLANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PANDEGLANG, PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI PANDEGLANG NOMOR 24 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PANDEGLANG, Menimbang : bahwa berdasarkan ketentuan Pasal

Lebih terperinci

PERATURAN BUPATI DEMAK NOMOR 5 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA TAHUN 2016 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN BUPATI DEMAK NOMOR 5 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA TAHUN 2016 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA SALINAN BUPATI DEMAK PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI DEMAK NOMOR 5 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA TAHUN 2016 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA Menimbang BUPATI DEMAK, :

Lebih terperinci

BUPATI KULON PROGO PERATURAN BUPATI KULON PROGO NOMOR : 10 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN DANA ALOKASI DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI KULON PROGO PERATURAN BUPATI KULON PROGO NOMOR : 10 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN DANA ALOKASI DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KULON PROGO PERATURAN BUPATI KULON PROGO NOMOR : 10 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN DANA ALOKASI DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KULON PROGO, Menimbang : a. bahwa dalam rangka

Lebih terperinci

BUPATI SITUBONDO PERATURAN BUPATI SITUBONDO NOMOR 30 TAHUN 2012 TENTANG

BUPATI SITUBONDO PERATURAN BUPATI SITUBONDO NOMOR 30 TAHUN 2012 TENTANG BUPATI SITUBONDO PERATURAN BUPATI SITUBONDO NOMOR 30 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN BANTUAN KEUANGAN KEPADA PEMERINTAH DESA DI KABUPATEN SITUBONDO DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, BUPATI SITUBONDO,

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN BUPATI BANYUWANGI NOMOR 10 TAHUN 2012

SALINAN PERATURAN BUPATI BANYUWANGI NOMOR 10 TAHUN 2012 BUPATI BANYUWANGI SALINAN PERATURAN BUPATI BANYUWANGI NOMOR 10 TAHUN 2012 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANYUWANGI NOMOR 2 TAHUN 2006 TENTANG ALOKASI DANA DESA SEBAGAIMANA TELAH

Lebih terperinci

PERATURAN DESA SIMPANG NOMOR 7 TAHUN 2016 TENTANG ALOKASI DANA DESA (ADD) TAHUN ANGGARAN 2016 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN DESA SIMPANG NOMOR 7 TAHUN 2016 TENTANG ALOKASI DANA DESA (ADD) TAHUN ANGGARAN 2016 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN DESA SIMPANG NOMOR 7 TAHUN 2016 TENTANG ALOKASI DANA DESA (ADD) TAHUN ANGGARAN 2016 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA DESA SIMPANG, Menimbang : a. bahwa dalam rangka untuk melaksanakan

Lebih terperinci

BUPATI BULUKUMBA PROVINSI SULAWESI SELATAN

BUPATI BULUKUMBA PROVINSI SULAWESI SELATAN BUPATI BULUKUMBA PROVINSI SULAWESI SELATAN PERATURAN BUPATI BULUKUMBA NOMOR 2 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA KABUPATEN BULUKUMBA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BULUKUMBA,

Lebih terperinci

WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 35 TAHUN 2017 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA

WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 35 TAHUN 2017 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA SALINAN WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 35 TAHUN 2017 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA BATU, Menimbang : a. bahwa untuk

Lebih terperinci

BUPATI CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI CIAMIS NOMOR 56 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI CIAMIS NOMOR 56 TAHUN 2016 TENTANG BUPATI CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI CIAMIS NOMOR 56 TAHUN 2016 TENTANG TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA UNSUR ORGANISASI DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

BUPATI BULUNGAN SALINAN PERATURAN BUPATI BULUNGAN NOMOR 3 TAHUN 2011 TENTANG ALOKASI DANA KELURAHAN

BUPATI BULUNGAN SALINAN PERATURAN BUPATI BULUNGAN NOMOR 3 TAHUN 2011 TENTANG ALOKASI DANA KELURAHAN Menimbang : BUPATI BULUNGAN SALINAN PERATURAN BUPATI BULUNGAN NOMOR 3 TAHUN 2011 TENTANG ALOKASI DANA KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BULUNGAN, a. bahwa dalam rangka menunjang kelancaran

Lebih terperinci

BUPATI GARUT PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI GARUT NOMOR 7 TAHUN 2016

BUPATI GARUT PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI GARUT NOMOR 7 TAHUN 2016 SALINAN BUPATI GARUT PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI GARUT NOMOR 7 TAHUN 2016 TENTANG TATA CARA PENGALOKASIAN DAN PENYALURAN ALOKASI DANA DESA TAHUN ANGGARAN 2016 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI PANDEGLANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PANDEGLANG,

PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI PANDEGLANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PANDEGLANG, PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI PANDEGLANG NOMOR 5 TAHUN 2016 TENTANG TATA CARA PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DAN BAGIAN DARI HASIL PAJAK DAN RETRIBUSI DAERAH UNTUK SETIAP DESA DI KABUPATEN PANDEGLANG

Lebih terperinci

PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI KARAWANG NOMOR : 43 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DI KABUPATEN KARAWANG

PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI KARAWANG NOMOR : 43 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DI KABUPATEN KARAWANG PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI KARAWANG NOMOR : 43 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DI KABUPATEN KARAWANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KARAWANG, Menimbang : bahwa

Lebih terperinci

BUPATI BLORA PERATURAN BUPATI BLORA NOMOR 8 TAHUN TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DI KABUPATEN BLORA

BUPATI BLORA PERATURAN BUPATI BLORA NOMOR 8 TAHUN TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DI KABUPATEN BLORA BUPATI BLORA PERATURAN BUPATI BLORA NOMOR 8 TAHUN 201515 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DI KABUPATEN BLORA BUPATI BLORA, Menimbang : a. bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 43 Peraturan

Lebih terperinci