ac.id Page 1 KURIKULUM an kepribadian keilmuan (MPB), mata kuliah berkehidupan bermasyarakat masalah B. Mata Kuliah TAHUN JML NO.

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "ac.id Page 1 KURIKULUM an kepribadian keilmuan (MPB), mata kuliah berkehidupan bermasyarakat 1. 2. masalah 4. 5. B. Mata Kuliah TAHUN JML NO."

Transkripsi

1 KURIKULUM Kurikulum suatu program studi terdiri dari sejumlah mata kuliah wajib dan pilihan. Mata kuliah wajib adalah mata kuliah yang menunjang pembentukan kepribadian dan kompetensi profesional seorang lulusan perguruan tinggi yang merupakan persiapan bagi mahasiswaa dalam memasuki kehidupan masyarakat. Mata kuliah wajib terdiri atas kelompokkelompok mata kuliah pengembanga an kepribadian (MPK), mata kuliah keilmuan dan keterampilan (MKK), mata kuliah keahlian berkarya (MKB), mata kuliah perilaku berkarya (MPB), mata kuliah berkehidupan bermasyarakat (MBB), mataa kuliah elektif (MKE). Mata kuliah pilihan adalah mata kuliah yang dapat diambil oleh mahasiswa untuk melengkapi pembentukan keahlian bidangnya serta meningkatkan pengembangan kehidupan pribadinya. A. Tujuan Kurikuler Paraa lulusan program S Seni Karawitan diharapkan :. berjiwa Pancasila dan memiliki integritas kepribadian sebagai sarjana ilmu seni.. Bersifat terbuka, tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu dan teknologi maupun masalah yang dihadapi masyarakat, khusus yang berkaitan dengan bidang seni.. Mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan teknologi di bidang seni dalam kegiatan produktif dan pelayanan kepada masyarakat.. Menguasai dasardasar ilmiah sehingga mampu berfikir, bersikap dan bertindak sebagai ilmuwan. 5. Mampu mengikuti perkembagnan ilmu pengetahuann dan keterampilan di bidang seni. B. Mata Kuliah ) Jurusan Seni Karawitan KURIKULUM PROGRAM STUDI SENI KARAWITAN ISI PADANGPANJANGG TAHUN AKADEMIK 0/0 a. Kompetensi Pengkajiann NO. KODE MK MATA KULIAH 5 MATA KULIAH PENGEMBANGANN KEPRIBADIAN (MPK) MPK 00 Pendidikann Agama MPK 00 Pend. Kewarganegaraan MPK 00 Bahasa Indonesia MATA KULIAH KEILMUAN DAN KETERAMPILAN (MKK) MKK 00 Statistik MKK 00 Sejarah Kebud. Indonesia MKK 0 Bahasa Inggris MKK 00 Seni Pertunjukan Indonesia MKK 00 Seminar Karawitan MKK 505 Filsafat Seni MKK 00 Teori Musik I MKK 0 Teori Musik II MKK 0 Piano MKK 0 Solfegio MKK 050 Metode Penelitian MKK Sastra Minangkabau/Melayu MKK OrganologiAkustik MKK 0 Sejarah Karawitan MKK 05 Literatur Musik Nusantara MKK 5 Transkripsi Analisis I MKK Transkripsi Analisis II JML httt p://www.isipadangpanjang. Page

2 NO. KODE MK MATA KULIAH MATA KULIAH KEAHLIAN BERKARYA (MKB) MKB 00 Teknik Karawitan MKB 00 Prk Kar Perkusi Melodis I MKB 0 Prk Kar Perkusi Melodis II MKB 0 Prk Kar Perkusi Melodis III MKB 05 Prk Kar Perkusi Melodis IV MKB 50 Prk Kar Perkusi Melodis V MKB 0 Prk Kar Perkusi Melodis VI MKB 0 Prk Kar Tiup I MKB 0 Prk Kar Tiup II MKB 50 Musik Tari Tradisi MK I MKB Musik Tari Tradisi MK II MKB 0 Prk. Kar. Perkusi Ritmis I MKB Prk. Kar. Perkusi Ritmis II MKB Metode Penulisan Skripsi Audio Visual Art (AVA) MKB 55 Sistem MKB Prk Kar Ensambel I MKB Prk Kar Ensambel II MKB Prk Kar Dawai I MKB 0 Pengetahuan Karawitan I MKB 00 Pengetahuan Karawitan II MKB 05 Pengetahuan Karawitan III MKB Teknik Penulisan Ilmiah I MKB Teknik Penulisan Ilmiah II MKB Musik Vokal Tradisi I MKB 5 Musik Vokal Tradisi II MKB 0 Komposisi Karawitan I MKB 5 Musik Vokal Islami I MKB Musik Vokal Islami II MKB 0 Tugas Akhir Skripsi MATA KULIAH PRILAKU BUDAYA (MPB) MPB 00 Kapita Selekta Budaya MPB 00 Pengetahuan HAKI MPB 0 Kritik Seni Pertunjukann MPB 05 Pengetahuan Adat Minangkabau 5 MPB 0 Etnomusikologi MPB 050 Kritik Karawitan MPB 050 Estetika Karawitan (Rumpun Melayu) MPB 50 Peng. Budaya Melayu MATA KULIAH BERKEHIDUPAN BERMASYARAKAT (MBB) Ilmu Sosial dan Budayaa Dasar MBB 00 (ISBD) MBB 00 Ilmu Alamiah Dasar (IAD) MBB 050 Manajemen Seni Pertunjukan JML httt p://www.isipadangpanjang. Page

3 NO. KODE MK MATA KULIAH MBB 0 Kewirausahaan Seni 5 MBB 005 Silang Gaya I 0 MBB 0 Praktik Tari Minang/Melayu MBB 0 Prakt. Teater Minang/Melayu MBB 00 Studi Lapangan I MBB 0 Studi Lapangan II MBB 0 KKN/PLM MATA KULIAH PILIHAN MKP 0 MK Pilihan Teori I* a. Antropologi Seni b. Sosiologi Seni c. Pariwisata dan Seni d. Bahasa Inggris II e. Manajemen Seni Pertunjukan II f. Metode Pelatihan Karawitan MKP 0 MK Pilihan Teori II* a. Antropologi Seni b. Sosiologi Seni c. Pariwisata dan Seni d. Bahasa Inggris II e. Kewirausahaan Seni II f. Metode Pelatihan Karawitan TOTAL JML DESKRIPSI MATAKULIAH STRATA I PROGRAM STUDI SENI KARAWITAN INSTITUT SENI INDONESIA (ISI) PADANGPANJANGG PILIHAN MINAT SKRIPSI MPK MPK 00 MPK 00 MPK 00 : PENDIDIKAN AGAMA ( SKS ) Pemahaman agama, baik dalam perspektif moral atau sistem hukum, dan seni dengan cara pandang yang terbuka (inklusif), toleran, tetapi tidak liberal. Pemahaman ini membina peserta didik untuk bertaqwa, berbudi pekerti luhur, berfikir filosofis, bersikap rasional dan dinamis. : PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN ( SKS ) Pemahaman seputar hak dan kewajiban sebagai warga negara, beragam masalah dasar kehidupan bermasyarakat, berdasarkan Pancasila dan UUD 5, wawasan nusantara dan ketahanan nasional, serta pemahaman berbagai sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilainilai kejuangann serta patriotisme yang cinta tanah air, rela berkorban bagi nusa dan bangsa. : BAHASAA INDONESIA ( SKS ) Pengaplikasian Bahasa Indonesia sebagai sarana komunikasi (lisan, baca dan tulisan), untuk menyerap, mengungkapkan, dan menyampaikan gagasan secara sistematis dengan kaidahkaidah Bahasa Indonesia yang baku sesuai profesi masingmasing. httt p://www.isipadangpanjang. Page

4 MKK MKK 00 MKK 00 MKK 00 MKK 00 MKK 505 MKK 00 MKK 0 MKK 0 MKK 0 MKK 050 MKK STATISTIK ( SKS ) Pemahaman tentang pembuatan data berbentuk statistik yang didasari oleh laporan penelitiann kuantitatif, dan pengaplikasiannya ke dalam bentuk tulisan ilmiah. : SEJARAH KEBUDAYAAN INDONESIA ( SKS ) Pengetahuan dan pemahaman tentang faktorfaktor yang menggerakkan perkembangan kebudayaan sepanjang sejarah Indonesia, dan kemampuan menjelaskan secara analisis tentang momenmomen kreatif dalam perkembangan kebudayaan Indonesia itu. : SENI PERTUNJUKANN INDONESIA ( SKS ) Pengetahuan dan pemahaman tentang bentukbentuk seni pertunjukan Indonesia, latar belakang sosial budayaa dan kesejarahan yang mendukungnya. : SEMINAR (KARAWITAN) ( SKSS ) Pemahaman tentang prinsipprinsip seminar dari sumber materi karawitan, mencakup tata cara penulisan makalah, dan pengaplikasiannya ke dalam forum seminar berdasarkan kaidahkaidah ilmiah. : FILSAFAT SENI ( SKS ) Pengetahuan masalah seni sebagai karya manusia, makna seni dalam kehidupan, serta kedudukan seni di antara unsurunsur budaya lainnya sebagai titik tolak proses kreatif. : TEORI MUSIK I ( SKS ) Pemahaman tentang dasardasar teori musik pada tataran mula, meliputi: sistim penulisan musik, tangga nada, interval, chord, ritme, dan melodi, serta pengaplikasiannya ke dalam bentuk tulisan musik. : TEORI MUSIK II ( SKS ) Pemahaman tentang dasardasar teori musik padaa tataran madya, meliputi: harmoni, kontrapunk, dan bentuk musik, serta pengaplikasiannya ke dalam bentuk tulisan musik. : PIANO ( SKS ) Penguasaan kemampuan dasar teknik bermain piano, meliputi: penjarian, tangga nada, melodi, akord; dan pengaplikasiannya ke dalam beberapa etude/repertoar lagu. : SOLFEGIO ( SKS ) Pelatihan pendengarann dengan menggunakan sistem solmisasi solfegio ('fixed' do atau la) untuk mampu mengidentifikasi bunyi nada yang didengar, dan merekam dalam ingatan, serta menotasikannyaa sebagai bagian dari totalitas bermusik. : METODEE PENELITIAN ( SKS ) Pemahaman tentang metodemetode dan teknik penelitian, dan pengaplikasian metode atau pendekatan penelitiann itu ke dalam rencana penelitian, pelaksanaan penelitian, dan laporan penelitian, baik berwujud skripsi/komposisi musik/aransemen musik tradisi, maupun makalah. : SASTRA MINANGKABAU/MELAYU ( SKS ) Pengetahuan dan pemahaman tentang genregenree sastra Minangkabau/ Melayu, baik yang terdapat di dalam praktek adat, maupun dalam berbagai seni pertunjukan tradisional; dan pengaplikasiannya sebagai bahan untuk menunjang kompetensi kreativitas musik dan kehidupan seharihari. httt p://www.isipadangpanjang. Page

5 MKK MKK 0 MKK 05 MKK 5 MKK MKB MKB 00 : ORGANOLOGI/AKUSTIK ( SKSS ) Pemahaman tentang prinsip klasifikasi alat musik berdasarkan penggolongan menurut sumber bunyinya; dan pemahaman tentang prinsip bunyi alat musik secara fisika, serta konsep artistik yang dihasilkannya. : SEJARAH KARAWITAN ( SKS ) Pengetahuan masalah latarbelakang, falsafah, dan peta perkembangan fisik jenis serta jenis alat karawitan di nusantara dalam konteks ensambelnya masingmasing, pemahaman tentang pemakaiannya dalam konteks perkembangan genregenre karawitan. : LITERATUR MUSIK NUSANTARA ( SKS ) Pengetahuan terhadap berbagai sumber musik, baik berbentuk tertulis dan lisan, maupun hasil penelitiann dari berbagai etnik di nusantara. : TRANSKRIPSI ANALISIS I ( SKS ) Pemahaman tentang prinsipprinsip metode transkripsi musik, dasardasarr analisis musik, dan pengaplikasiannya dalam bentuk traskripsi ritem, melodi suatu musik etnis, serta penganalisisannya pada ataran sederhana. : TRANSKRIPSI ANALISIS II ( SKS ) Pemahaman tentang prinsipprinsip metode transkripsi musik, dasardasarr analisis musik, dan pengaplikasiannya dalam bentuk traskripsi ritem, melodi suatu musik etnis/komposisi musik, serta penganalisisannya pada tataran kompleks. : TEKNIK KARAWITAN ( SKS ) Pemahaman tentang ketrampilan teknik dasar tabuhan ricikan (vokal, instrumen perkusif, dan instrumen melodis) secara mandiri atau bersama, termasuk masalah anatomi/posisi bermain, pernafasan, register, dan mengaplikasikannyaa kepada penguasaan pola tabuhan, serta nyanyian. MKB 00 MKB 0 : : PRAK.KAR.PERKUSI MELODIS I (Tal. Kreasi: Musik Tari Kreasi/ Intrumentalia) ( SKS ) Penguasaan keterampilan garap ensambel musik Talempong Kreasi: instrumentalia, dan musik tari kreasi pada tataran mula. PRAK.KAR.PERKUSI MELODIS II (Tal. Kreasi: Musik Tari Kreasi/ Intrumentalia) ( SKS ) Penguasaan keterampilan garap ensambel musik Talempong Kreasi: instrumentalia, dan musik tari kreasi pada tataran madya. MKB 0 MKB 05 MKB 50 MKB 0 MKB 0 : PRAK.KAR.PERKUSI MELODIS III (Talempong Pacik) ( SKS ) Penguasaan keterampilan garap ensambel musik Talempong Pacik pada tataran mula. : PRAK.KAR.PERKUSI MELODIS IV (Talempong Pacik) ( SKS ) Penguasaan keterampilan garap ensambel musik Talempong Pacik padaa tataran madya. : PRAK.KAR.PERKUSI MELODIS V (Gandang Aguang) ( SKS ) Penguasaan keterampilan garap ensambel musik Gandang Aguang pada tataran mula. : PRAK.KAR.PERKUSI MELODIS VI (Talempong Unggan) ( SKS ) Penguasaan keterampilan garap ensambel musik Talempong Unggan pada tataran mula. : PRAK.KAR.TIUP I (Saluang/Bansi) ( SKS ) httt p://www.isipadangpanjang. Page 5

6 Penguasaan keterampilan garap ensambel musik Saluang/Bansi (vokalinstrumen: bansi untuk wanita, saluang untuk pria) pada tataran mula. MKB 0 MKB 50 : PRAK.KAR TIUP II ( Saluang Bansi) ( SKS ) Penguasaan keterampilan garap ensambel musik Saluang/Bansi (vokalinstrumen: bansi untuk wanita, saluang untuk pria) pada tataran madya. : MUSIK TARI TRADISI I Penguasaan keterampilan garap ensambel musik vokal Dampiang Luambek, dan musik Tari Kain Pesisir Selatan, Minangkabau. MKB : MUSIK TARI TRADISI II Penguasaan keterampilan garap ensambel musik Tari Benten Pesisir Minangkabau. Selatan, MKB 0 MKB MKB : PRAK.KAR.PERKUSI RITMIS I (Gandang Sarunai) ( SKS ) Penguasaan keterampilan garap ensambel musik Gandang Sarunai pada tataran mula. : PRAK.KAR.PERKUSI RITMIS II (Gandang Tambua) ( SKSS ) Penguasaan keterampilan garap ensambel musik Gandang Tambua pada tataran mula. : METODEE PENULISANN SKRIPSI ( SKS ) Pemahaman tentang formulasi perspektif masalah yang dipilih, struktur organisasi penulisan skripsi, teknik penggarapan subsub bagian proposal, dan bagian isi, serta bagian penutup skripsi. Kemudian pengaplikasiannya kepada langkah awal penelitiann dalam bentuk proposal skripsi secara utuh. MKB 55 MKB MKB MKB MKB 0 MKB 00 : AUDIO VISUAL ART (AVA) SYSTEM ( SKSS ) Pemahaman dan penguasaan tentang teknikteknik dasar penggunaan teknologi manual dan multimedia untuk mendukung kesuksesan proses penelitian untuk proyek penulisan skripsi, penggarapan karya komposisi musik, dan penggarapan aransemenn musik tradisi, beserta laporannya. : PRAK.KAR.ENSAMBEL I (Indang) ( SKS ) Penguasaan keterampilan garap ensambel musik Indang Pariaman pada tataran mula. : PRAK.KAR.ENSAMBEL II (Gamad) ( SKS ) Penguasaan keterampilan garap ensambel musik Gamad pada ataran mula. : PRAK.KAR. DAWAI I (Kucapi Sijobang) ( SKS ) Penguasaan keterampilan garap ensambel musik Kucapi Sijobang pada tataran mula. : PENGETAHUAN KARAWITAN I ( SKS ) Pengetahuan masalah latarbelakang, sosialantropologis dari berbagai genre musik etnik Minangkabau, dan pemahaman terhadap konsep musikal (garap ensambel karawitan), prinsipprinsip permainan, struktur lagu, serta makna dalam ajang budayanya. : PENGETAHUAN KARAWITAN III ( SKS ) Pengetahuan masalah latarbelakang, sosialantropologis dari berbagai genre musik etnik Melayu nusantara, dan pemahaman terhadap konsep musikal (garap ensambel karawitan), prinsipprinsip permainan, struktur lagu, serta makna dalam ajang budayanya. MKB 05 : PENGETAHUAN KARAWITAN II II ( SKS ) Pengetahuan masalah latarbelakang, sosialantropologis dari berbagai genre httt p://www.isipadangpanjang. Page

7 karawitan etnik Jawa, Sunda dan Bali, dan pemahaman terhadap konsep musikal (garap ensambel karawitan), prinsipprinsip permainan, struktur lagu, serta makna dalam ajang budayanya. MKB MKB MKB MKB 5 MKB 0 MKB 5 MKB MKB 0 MPB MPB 00 MPB 00 MPB 0 MPB 0 : TEKNIK PENULISANN ILMIAH I ( SKS ) Penguasaan teknik penulisan ilmiah yang meliputi: tataaturan EYD, kalimat dan alinea, teknikteknik kutipan, dan modelmodel footenote, enisjenis kepustakaan, serta penulisan glosari dan indeks. : TEKNIK PENULISANN ILMIAH II ( SKS ) Penguasaan teknik penulisan ilmiah yang meliputi: penulisann kesimpulan, inti sari (abstrak), ringkasan, review, sinopsis; penulisan reportase, opini, jurnal, dan makalah, serta kritikk seni pertunjukan. : MUSIK VOKAL TRADISI I (Dendang Darek) ( SKS ) Penguasaan keterampilan individual musik vokal Dendang Darek pada tataran mula. : MUSIK VOKAL TRADISI II (Dendang Darek) ( SKS ) Penguasaan keterampilan individual musik vokal Dendang Darek padaa tataran madya. : KOMPOSISI KARAWITAN I ( SKS ) Penguasaan teknikteknik dasar penggarapan musik, baik berbentuk komposisi musik, atau musik tari, dan pengaplikasiannya ke dalam sebuah garapan komposisi musik karawitan pada tataran sederhana sesuai dengan pilihan materi masingmasing. : MUSIK VOKAL ISLAMI I (Barzanji) ( SKS ) Penguasaan keterampilan individual musik vokal Barzanji pada tataran mula dan madya. : MUSIK VOKAL ISLAMI II (Salawat Dulang) ( SKS ) Penguasaan keterampilan individual musik vokal Salawat Dulang pada tataran mula. : TUGAS AKHIR SKRIPSI ( SKS ) Pengaplikasian metode, teknik, konsep, atau teori yang telah dipelajari ke dalam kegiatan penelitian atau studi lapangan dan proses penulisan ilmiah dalam bentuk karya skripsi sesuai dengan perspektif objek yang dipilih, serta dipertanggung jawabkan. : KAPITA SELEKTA BUDAYA ( SKS ) Pengetahuan dan pemahaman tentang berbagai isuisu aktual dari bebagai fenomena peristiwa aktual dan faktual di bidang musik nusantara. : PENGETAHUAN HAKI ( SKS ) Pengetahuan dan pemahaman tentang prinsip hak atas karya intelektual dalam bidang musik, dan proses hukum dalam melindungi karyaa cipta musik. : BAHASAA INGGRIS ( SKS) Pemahaman tentang ta ta bahasa Inggris, teknik pembacaan, makna kata, dan teknik penterjemahan, serta pengaplikasiannya pada sumbersumber teks berbahasa Inggris untuk mendukung bidang ilmu yang sedang dikaji. : KRITIK SENI PERTUNJUKAN ( SKS ) Pemahaman tentang berbagai bentuk, gayaa pementasann karya seni, dan mengkritisinya lewat teoriteori kritik seni, serta mengaplikasikannya ke dalam httt p://www.isipadangpanjang. Page

8 bentuk tulisan ilmiah atau non ilmiah. MPB 05 MPB 0 MPB 050 MPB 050 : PENGETAHUAN ADAT MINANGKABAU ( SKS ) Pengetahuan dan pemahaman terhadap falsafah adat masyarakat Minangkabau, baik melalui tradisi oral, tambo, maupun produksi sosiobudayanya. : ETNOMUSIKOLOGI ( SKS ) Pengetahuan tentang disiplin etnomusikologi, meliputi: sejarah perkembangan, ruang lingkup objek studi, kedudukannya di tengah disiplin ilmuilmuu lain, dan pemahaman tentang pendekatan konseptual/teori atau metodologi yang digunakannya untuk mengamati konsep musikal, aliran, atau gaya, repertoar dari genregenre musik dunia, termasuk musik populer. : KRITIK KARAWITAN ( SKS ) Pemahaman tentang keragaman konsep dalam kritik musik, dan pengaplikasiannya ke dalam bentuk dasardasar kritikk karawitan untuk mengkritisi karya komposisi musik nusantara. : ESTETIKA KARAWITAN (Rumpun Melayu) ( SKS ) Pemahaman tentang konsep dasar estetika, dan pengidentifikasian konsepkonsep keindahann dalam karawitan, termasuk tradisi musik dalam lingkup Rumpun Melayu, serta menformulasikannya ke dalam kajian estetika. MPB 50 : PENGETAHUAN BUDAYA MELAYU ( SKS ) Pengetahuan dan pemahaman terhadap falsafah kehidupan masyarakat melalui tradisi oral, sejarah, dan produksi sosiobudayanya. Melayu MBB MBB 00 MBB 00 MBB 050 MBB 0 MBB 005 MBB 0 : ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR (ISBD) ( SKS ) Pengetahuan dan pemahaman terhadap manusia sebagai makhluk individul, sosial dan budaya, meliputi; hakekat manusia sebagai makhluk individu, sosial, dan budaya. Apresiasi terhadap kemanusiaan dan kebudayaan, etika dan estetika, memanusiakan manusia serta problematikanya. : ILMU ALAMIAH DASAR (IAD) ( SKS ) Pengetahuan terhadap masalah etis, estetis, suberdaya alam, lingkungan hidup, dan teknologi; kemudian pemahaman tentang sistim berfikir kritis, kreatif, sistemik dan ilmiah berdasarkan wawasan yang luas; serta pengaplikasiannya melalui pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, sekaligus peduli dan ikut berperan mencari solusi pemecahan masalah pelestarian suberdaya alam dan lingkungan hidup secara arif. : MANAJEMEN SENI PERTUNJUKAN ( SKS ) Pemahaman tentang prinsipprinsip dan strategi manajemen, serta pengaplikasiannya ke dalam pengelolaan seni pertunjukan, baik dari segi perencanaan produksi sampai pada tahap evaluasi produksi. : KEWIRAUSAHAAN SENI ( SKSS ) Pengetahuan dan pemahaman tentang sistem pemasaran seni sesuai dengan tuntunan global. : SILANG GAYA DAN JENIS KARAWITAN I ( SKS ) Penguasaan keterampilan garap ensambel musik Gamelan Jawa pada tataran studi perbandingan musikal. : PRAK. TARI MINAGKABAU/MELAYU ( SKS ) httt p://www.isipadangpanjang. Page

9 Penguasaan keterampilan teknik beberapa repertoar tari Minangkabau dan Melayu pada tataran apresiasi tari untuk mendukung gerakan (gesture) bermain musik. MBB 0 MBB 00 MBB 0 : PRAK. TEATER MINANGKABAU ( SKS ) Penguasaan keterampilan teknik permainan teater tradisional randai Minangkabau. : STUDI LAPANGAN I ( SKS ) Pemahaman tentang prinsipprinsip studi lapangan, dan penguasaann teknik pengoperasionalan peralatan lapangan (kamera foto, kamera vidio, tape recorder), serta pengaplikasiannya melalui praktek kerja penelitian lapangan terhadap projek penelitiann dalam tataran sederhana. : STUDI LAPANGAN II ( SKS ) Pemahaman tentang kasuskasus studi lapangan, dan pemantapkan penguasaan teknik pengoperasionalan peralatan lapangan (kamera foto, kamera vidio, tape recorder), serta pengaplikasiannya melalui praktek kerja penelitian lapangan terhadap projek penelitiann dalam tataran agak kompleks, kemudian melaporkan dan membahasnya dalam forum diskusi kelas. MBB 0 : KKN / PLM ( SKS) Pengembangan kepribadian mahasiswa (personality pengembangan kelembagaan (institusional development), kemasyarakatan (community development ). development), dan serta pengembangan MKP MKP 0 : MATA KULIAH PILIHAN TEORI I ( SKS) Peningkatan wawasan ilmiah seni, atau ketrampilan tentang proses pembelajaran karawitan melalui salah satu mata kuliah pilihan (tanpa prasyarat): Antropologi Seni, Sosiologi Seni, Pariwisata & Seni, Bahasa Inggris II, Manajemen Seni Pertunjukan II, dan Metode Pelatihan Karawitan.. ANTROPOLOGI SENI Pengetahuan tentang seluk beluk seni sebagai produk manusia, mencakup seni seni yang berhubungan dengan upacaraupacara ritual dan kepercayaan ditinjau dari sudut antropologi.. SOSIOLOGI SENI Pengetahuan beberapa teori dasar sosiologii (grandtheory), dan pemahaman tentang hubungannya dengan perkembangan n musik etnik di Indonesia, serta pengaplikasian fungsinya sebagai piranti analisis karyakarya karawitan di tengah kehidupan masyarakat nusantara.. PARIWISATA & SENI Pengetahuan selukbeluk aktivitas budaya parawisata dalam hubungannya dengan strategi penyiapan paketpaket seni yang mendukungnya.. BAHASA INGGRIS II Pemahaman tentang tata bahasa Inggris, teknik pembacaan, makna kata, dan teknikk penterjemahan, serta pengaplikasiannya pada sumbersumber teks berbahasa Inggris untuk mendukung bidang ilmu yang sedang dikaji pada tataran madya. 5. MANAJEMEN SENI PERTUNJUKAN II Pemahaman tentang prinsipprinsip dan strategi manajemen, serta pengaplikasiannya ke dalam pengelolaan seni pertunjukan, baik dari segi perencanaan produksi sampai tahap evaluasi produksi pada tataran madya.. METODE PELATIHAN KARAWITAN httt p://www.isipadangpanjang. Page

10 Penguasaan metode dan teknikk pembelajaran/pelatihan beberapa genre musik tradisi sesuai dengan tuntutan kompetensi seni muatan lokal di sekolahsekolah. MKP 0 : MATA KULIAH PILIHAN TEORI II ( SKS) Peningkatan wawasan ilmiah seni atau ketrampilan tentang proses pembelajaran karawitan melalui salah satu mata kuliah pilihan di luar pilihan I: Pengantar Musik Dunia, Antropologi Seni, Sosiologi Seni, Pariwisata & Seni, Bahasa Inggris II, Kewirausahaan Seni II, dan Metode Pelatihan Karawitan.. ANTROPOLOGI SENI Pengetahuan tentang seluk beluk seni sebagai produk manusia, mencakup seni seni yang berhubungan dengan upacaraupacara ritual dan kepercayaan ditinjau dari sudut antropologi.. SOSIOLOGI SENI Pengetahuan beberapa teori dasar sosiologii (grandtheory), dan pemahaman tentang hubungannya dengan perkembangan n musik etnik di Indonesia, serta pengaplikasian fungsinya sebagai piranti analisis karyakarya karawitan di tengah kehidupan masyarakat nusantara.. PARIWISATA & SENI Pengetahuan selukbeluk aktivitas budaya parawisata dalam hubungannya dengan strategi penyiapan paketpaket seni yang mendukungnya.. BAHASA INGGRIS II Pemahaman tentang tata bahasa Inggris, teknik pembacaan, makna kata, dan teknikk penterjemahan, serta pengaplikasiannya pada sumbersumber teks berbahasa Inggris untuk mendukung bidang ilmu yang sedang dikaji pada tataran madya. 5. KEWIRAUSAHAAN SENI II Pengetahuan dan pemahaman tentang sistem pemasaran seni sesuai dengan tuntunan global pada tataran madya.. METODE PELATIHAN KARAWITAN Penguasaan metode dan teknikk pembelajaran/pelatihan beberapa genre musik tradisi sesuai dengan tuntutan kompetensi seni muatan lokal di sekolahsekolah. b. Kompetensi Penciptaan NO 5 KODE MK MATA KULIAH 5 MATA KULIAH PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN (MPK) MPK 00 MPK 00 MPK 00 Pendidikan Agama Pend. Kewarganegaraan Bahasa Indonesia MATA KULIAH KEILMUAN DAN KETERAMPILAN (MKK) MKK 00 MKK 00 MKK 0 MKK 00 MKK 00 MKK 505 MKK 00 Statistik Sejarah Kebud. Indonesia Bahasa Inggris Seni Pertunjukan Indonesia Seminar Karawitan Filsafat Seni Teori Musik I JM L httt p://www.isipadangpanjang. Page 0

11 NO 0 KODE MK MKK 0 MKK 0 MKK 0 MKK 50 MKK MKK MATA KULIAH Teori Musik II Piano Solfegioo Tata Teknik Pentas OrganologiAkustik Analisis Karya MATA KULIAH KEAHLIAN BERK KARYA (MKB) MKB 00 MKB 00 MKB 0 MKB 0 MKB 05 MKB 50 MKB 0 MKB 0 MKB 0 MKB 50 MKB MKB 0 MKB MKB MKB 55 MKB MKB MKB MKB 0 MKB 0 MKB 5 MKB MKB MKB MKB 5 MKB 0 MKB 5 MKB MKB MKB 50 MKB MKB MKB 0 Teknik Karawitan Prk Kar Perkusi Melodis I Prk Kar Perkusi Melodis II Prk Kar Perkusi Melodis III Prk Kar Perkusi Melodis IV Prk Kar Perkusi Melodis V Prk Kar Perkusi Melodis VI Prk Kar Tiup I Prk Kar Tiup II Musik Tari Tradisi MK I Musik Tari Tradisi MK II Prk Kar Perkusi Ritmis I Prk Kar Perkusi Ritmis II Prk Kar Perkusi Ritmis III AudioVisual Art (AVA) Sistem Prk Kar Ensambel I Prk Kar Ensambel II Prk Kar Ensambel III Pengetahuan Karawitan I Prk Kar Dawai I Prk Kar Dawai II Teknik Penulisan Ilmiah I Musik Vokal Tradisi I Musik Vokal Tradisi II Musik Vokal Tradisi III Komposisi I Komposisi II Komposisi III Komposisi IV Musik Vokal Islami I Musik Vokal Islami III Metode Penciptaan Tugas Akhir Komposisi Musik 5 MATA KULIAH PRILAKU BUDAYA (MPB) MPB 00 MPB 00 MPB 0 MPB 05 MPB 0 Kapita Selekta Budaya Pengetahuan HAKI Kritik Seni Pertunjukan Pengetahuan Adat Minangkabau Etnomusikologi 0 JM 0 httt p://www.isipadangpanjang. Page

12 NO KODE MK MATA KULIAH MATA KULIAH BERKEHIDUPAN BERSAMA (MBB) MBB 00 MBB 00 MBB 050 Ilmu Sosial dan Budaya Dasar (ISBD) Ilmu Alamiah Dasar (IAD) Manajemen Seni Pertunjukan MBB 0 Kewirausahaan Seni 5 MBB 005 Silang Gaya I MBB 050 Silang Gaya II 0 MBB 0 MBB 0 MBB 00 MBB 0 Praktik Tari Minang/ /Melayu Praktik Teater Minang/ /Melayu Studi Lapangan I KKN/PLM MATA KULIAH PILIHAN A Prk. Advanced Individual Pilihan a. Instrumen: MKPA Prk. Advanced Individual 0 Pilihan I* ). Saluang Darek ). Talempong Kreasi ). Keyboard b. Vokal: ). Vokal Darek ). Vokal Gamad/Melayu Deli MKPA Prk. Advanced Individual 0 Pilihan II* a. Instrumen: ). Saluang Darek ). Talempong Kreasi ). Keyboard b. Vokal: ). Vokal Darek ). Vokal Gamad/Melayu Deli B MKPB 0 MKPB 50 Prk. Ensambel Pilihan Prk. Ensambel Pilihan I* a). Saluang Sirompak b). Saluang Panjang (Sei. Pagu) c). Saluang Pauah d). Sampelong e). Rabab Darek fi). Dikia Rabano Prk. Ensambel Pilihan II* a). Saluang Sirompak b). Saluang Panjang (Sei. Pagu) c). Saluang Pauah JM httt p://www.isipadangpanjang. Page

13 NO KODE MK MKPB 0 MATA KULIAH d). Sampelong e). Rabab Darek fi). Dikia Rabano Prk. Ensambel Pilihan III* a). Dol Bengkulu b). Gamelan Sunda c). Taganing Batak JM TOTAL 5 httt p://www.isipadangpanjang. Page

KURIKULUM JURUSAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN

KURIKULUM JURUSAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN KURIKULUM JURUSAN TEKLOGI PENDIDIKAN A. VISI JURUSAN: Menjadikan jurusan Teknologi sebagai pusat keunggulan dan rujukan dalam penyiapan teknolog pembelajaran, tenaga kependidikan lainnya yang mampu menguasai

Lebih terperinci

TIGA KONSEP PENTING: VARIASI, PENGOLAHAN DAN KAIT-MENGAIT. 6.1. Variasi

TIGA KONSEP PENTING: VARIASI, PENGOLAHAN DAN KAIT-MENGAIT. 6.1. Variasi TIGA KONSEP PENTING: VARIASI, PENGOLAHAN DAN KAIT-MENGAIT 77 TIGA KONSEP PENTING: VARIASI, PENGOLAHAN DAN KAIT-MENGAIT Pada bab ini, kita akan membahas tiga konsep teknis yang penting dalam musik Indonesia.

Lebih terperinci

- 1 - PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 57 TAHUN 2014 TENTANG PENGEMBANGAN, PEMBINAAN, DAN PELINDUNGAN BAHASA

- 1 - PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 57 TAHUN 2014 TENTANG PENGEMBANGAN, PEMBINAAN, DAN PELINDUNGAN BAHASA SALINAN - 1 - PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 57 TAHUN 2014 TENTANG PENGEMBANGAN, PEMBINAAN, DAN PELINDUNGAN BAHASA DAN SASTRA, SERTA PENINGKATAN FUNGSI BAHASA INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

Oleh: HARRY SULASTIANTO

Oleh: HARRY SULASTIANTO Oleh: HARRY SULASTIANTO PENGERTIAN KARYA TULIS ILMIAH Karya seorang ilmuwan (yang berupa hasil pengembangan) yang ingin mengembangkan ipteks yang diperolehnya melalui studi kepustakaan, pengalaman, penelitian,

Lebih terperinci

Deskripsi Mata Kuliah Jurusan S1 Sastra China Fakultas Sastra Universitas Kristen Maranatha

Deskripsi Mata Kuliah Jurusan S1 Sastra China Fakultas Sastra Universitas Kristen Maranatha Deskripsi Mata Kuliah Jurusan S1 Sastra China Fakultas Sastra Universitas Kristen Maranatha SEMESTER I Pancasila (MK-017) Mahasiswa memperoleh pemahaman yang semakin jelas mengenai Pancasila sebagai falsafah

Lebih terperinci

I. DISTRIBUSI MATA KULIAH PER SEMESTER PROGRAM STUDI TEKNIK PERMINYAKAN

I. DISTRIBUSI MATA KULIAH PER SEMESTER PROGRAM STUDI TEKNIK PERMINYAKAN I. DISTRIBUSI MATA KULIAH PER SEMESTER PROGRAM STUDI TEKNIK PERMINYAKAN SEMESTER 1 NO. LAMA BARU MATA KULIAH K R P sks 1 PUM.301 PUM.306 Matematika I 3 2 3 2 IFI.401 IFI.301 Fisika Dasar I 3 2 3 3 MKI.

Lebih terperinci

Tinjauan Mata Kuliah. allo Saudara... Selamat jumpa pada mata kuliah Keterampilan Musik

Tinjauan Mata Kuliah. allo Saudara... Selamat jumpa pada mata kuliah Keterampilan Musik i Tinjauan Mata Kuliah allo Saudara... Selamat jumpa pada mata kuliah Keterampilan Musik H dan Tari! Pada mata kuliah ini, Anda akan mempelajari bagaimana mencipta sebuah karya tari dan musik atau sering

Lebih terperinci

Spesifikasi Program Studi S1 Ilmu dan Teknologi Lingkungan

Spesifikasi Program Studi S1 Ilmu dan Teknologi Lingkungan Spesifikasi Program Studi S1 Ilmu dan Teknologi Lingkungan Program Studi S1 Ilmu dan Teknologi Lingkungan Departemen Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga 2009 UNIVERSITAS AIRLANGGA

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27 TAHUN 2008 TENTANG STANDAR KUALIFIKASI AKADEMIK DAN KOMPETENSI KONSELOR

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27 TAHUN 2008 TENTANG STANDAR KUALIFIKASI AKADEMIK DAN KOMPETENSI KONSELOR SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27 TAHUN 2008 TENTANG STANDAR KUALIFIKASI AKADEMIK DAN KOMPETENSI KONSELOR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,

Lebih terperinci

Wujud Garapan Anda Bhuwana Kiriman I Kadek Alit Suparta, Mahasiswa PS Seni Karawitan, ISI Denpasar. Instrumentasi dan Fungsi Instrumen

Wujud Garapan Anda Bhuwana Kiriman I Kadek Alit Suparta, Mahasiswa PS Seni Karawitan, ISI Denpasar. Instrumentasi dan Fungsi Instrumen Wujud Garapan Anda Bhuwana Kiriman I Kadek Alit Suparta, Mahasiswa PS Seni Karawitan, ISI Denpasar. Wujud merupakan salah satu aspek yang paling mendasar, yang terkandung pada semua benda atau peristiwa

Lebih terperinci

EKSISTENSI SANGGAR TARI KEMBANG SORE PUSAT - YOGYAKARTA Theresiana Ani Larasati

EKSISTENSI SANGGAR TARI KEMBANG SORE PUSAT - YOGYAKARTA Theresiana Ani Larasati EKSISTENSI SANGGAR TARI KEMBANG SORE PUSAT - YOGYAKARTA Theresiana Ani Larasati Pengaruh era globalisasi sangat terasa di berbagai sendi kehidupan bangsa Indonesia, tidak terkecuali di Daerah Istimewa

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. 1.1. Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Lagu wajib nasional adalah lagu-lagu mengenai perjuangan dan nasionalisme bangsa yang wajib untuk dihapalkan oleh peserta didik. Lagu wajib nasional sebagai

Lebih terperinci

KATALOG PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DASAR (DIKDAS)

KATALOG PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DASAR (DIKDAS) KATALOG PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DASAR (DIKDAS) RASIONAL PROGRAM Program studi S2 Pendidikan Dasar adalah salah satu program studi di PPS Universitas Negeri Malang yang memiliki 8 konsentrasi yaitu Guru

Lebih terperinci

KURIKULUM PROGRAM STUDI S1 MANAJEMEN. Distribusi Matakuliah Tiap Semester Disusun Sebagai Berikut:

KURIKULUM PROGRAM STUDI S1 MANAJEMEN. Distribusi Matakuliah Tiap Semester Disusun Sebagai Berikut: KURIKULUM PROGRAM STUDI S1 MANAJEMEN Program Studi (Prodi) Strata Satu (S1) Manajemen ABFI Institute Perbanas memiliki Kurikulum yang berbasis kompetensi dan disesuaikan dengan perkembangan dunia industri,

Lebih terperinci

PERAN SARJANA KESEHATAN MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN UPAYA KESEHATAN TRADISIONAL DAN KOMPLEMENTER

PERAN SARJANA KESEHATAN MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN UPAYA KESEHATAN TRADISIONAL DAN KOMPLEMENTER PERAN SARJANA KESEHATAN MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN UPAYA KESEHATAN TRADISIONAL DAN KOMPLEMENTER Agustin Kusumayati Ketua Badan Khusus Upaya Kesehatan Tradisional dan Komplementer Ikatan Ahli Kesehatan

Lebih terperinci

SILABUS. Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu

SILABUS. Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu KELAS XII SEMESTER 1 SILABUS Semester : 1 Standar Kompetensi : Mendengarkan 1. Memahami informasi dari berbagai laporan 1.1 Membedakan Laporan Mencatat pokok-pokok antara fakta Laporan kegiatan isi laporan

Lebih terperinci

FILOSOFI KULIAH KERJA NYATA Oleh Prof. Dr. Deden Mulyana, SE., MSi.

FILOSOFI KULIAH KERJA NYATA Oleh Prof. Dr. Deden Mulyana, SE., MSi. FILOSOFI KULIAH KERJA NYATA Oleh Prof. Dr. Deden Mulyana, SE., MSi. Disampaikan Pada: DIKLAT KULIAH KERJA NYATA UNIVERSITAS SILIWANGI PERIODE II TAHUN AKADEMIK 2011/2012 FILOSOFI KULIAH KERJA NYATA Bagian

Lebih terperinci

STANDAR ISI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

STANDAR ISI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG STANDAR ISI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG SPMI-UMP SM 03 01 PALEMBANG 2O13 1 Standar Isi Sistem Penjaminan Mutu Internal Universitas Muhammadiyah Palembang SPMI-UMP

Lebih terperinci

Definisi tersebut dapat di perluas di tingkat nasional dan atau regional.

Definisi tersebut dapat di perluas di tingkat nasional dan atau regional. Definisi Global Profesi Pekerjaan Sosial Pekerjaan sosial adalah sebuah profesi yang berdasar pada praktik dan disiplin akademik yang memfasilitasi perubahan dan pembangunan sosial, kohesi sosial dan pemberdayaan

Lebih terperinci

MUKADIMAH. Untuk mewujudkan keluhuran profesi dosen maka diperlukan suatu pedoman yang berupa Kode Etik Dosen seperti dirumuskan berikut ini.

MUKADIMAH. Untuk mewujudkan keluhuran profesi dosen maka diperlukan suatu pedoman yang berupa Kode Etik Dosen seperti dirumuskan berikut ini. MUKADIMAH STMIK AMIKOM YOGYAKARTA didirikan untuk ikut berperan dalam pengembangan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dibidang manajemen, teknologi, dan kewirausahaan, yang akhirnya bertujuan untuk memperoleh

Lebih terperinci

SEMESTER II SEMESTER III SEMESTER IV SEMESTER V

SEMESTER II SEMESTER III SEMESTER IV SEMESTER V Sebaran Mata Kuliah (REVISI STRUKTUR MATA KULIAH). MATA KULIAH WAJIB SEMESTER I. A0A.0600 Logika Ins.. A0A.0600 Pengantar Ilmu Hukum Inti. G0E.0600 Pengantar Sosiologi Ins.. A0A.0600 Ilmu Inti. UNX0.0600

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2007 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2007 TENTANG SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2007 TENTANG STANDAR ISI UNTUK PROGRAM PAKET A, PROGRAM PAKET B, DAN PROGRAM PAKET C DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI

Lebih terperinci

Kumpulan Makalah Pembekalan KKN UNY 2011, hal 21-29 PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KULIAH KERJA NYATA. Oleh: Wawan S. Suherman *)

Kumpulan Makalah Pembekalan KKN UNY 2011, hal 21-29 PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KULIAH KERJA NYATA. Oleh: Wawan S. Suherman *) PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KULIAH KERJA NYATA Oleh: Wawan S. Suherman *) A. Pendahuluan Sebagai sebuah institusi perguruan tinggi, Universitas Negeri Yogyakarta memiliki tugas untuk menjalankan tridharma

Lebih terperinci

ANALISIS TEKSTUAL PENYAJIAN ANDUNG DALAM KEMATIAN PADA MASYARAKAT TOBA DESA SIGUMPAR KECAMATAN LINTONG NIHUTA KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN

ANALISIS TEKSTUAL PENYAJIAN ANDUNG DALAM KEMATIAN PADA MASYARAKAT TOBA DESA SIGUMPAR KECAMATAN LINTONG NIHUTA KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN ANALISIS TEKSTUAL PENYAJIAN ANDUNG DALAM KEMATIAN PADA MASYARAKAT TOBA DESA SIGUMPAR KECAMATAN LINTONG NIHUTA KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN Skripsi Sarjana Dikerjakan O l e h MEDINA HUTASOIT NIM : 080707012

Lebih terperinci

peka terhadap masalah yang muncul dalam kehidupan bermasyarakat. Hal ini

peka terhadap masalah yang muncul dalam kehidupan bermasyarakat. Hal ini BAB I PENDAHULUAN A* Latar Belakang Penelitian Mahasiswa di perguruan tinggi memperoleh kesempatan yang luas dalam melaksanakan program studinya. Pimpinan perguruan tinggi yang bersangkutan berupaya menciptakan

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, SALINAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 2013 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 19 TAHUN 2005 TENTANG STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN BAHASA INGGRIS

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN BAHASA INGGRIS STANDAR KOMPETENSI LULUSAN BAHASA INGGRIS DIREKTORAT PEMBINAAN KURSUS DAN PELATIHAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, NONFORMAL DAN INFORMAL KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL 2011 1 A. Latar

Lebih terperinci

Rancangan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tentang. Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT)

Rancangan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tentang. Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) Rancangan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan

Lebih terperinci

(Analisis Isi 2014/2015) persyaratan. Sarjana S-1. Diajukan Oleh: A220110047

(Analisis Isi 2014/2015) persyaratan. Sarjana S-1. Diajukan Oleh: A220110047 MUATAN MATERI PANCASILA SEBAGAI PANDANGAN HIDUP BANGSA DAN PELAKSANAANNYA DALAM PROSESS PEMBELAJARAN (Analisis Isi Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan untuk Siswa Kelas VIII Terbitan Kemendikbud

Lebih terperinci

PENILAIAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN PEMBELAJARAN PENILAIAN PEMBELAJARAN PENILAIAN APA PENILAIAN? APA PENILAIAN BERBASIS KOMPETENSI? BAGAIMANA CARANYA? PENILAIAN: PROSES SISTIMATIS MELIPUTI PENGUMPULAN INFORMASI (ANGKA, DESKRIPSI VERBAL), ANALISIS, INTERPRETASI

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG. Manusia adalah mahkluk yang diberi akal dan pikiran sehingga ia

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG. Manusia adalah mahkluk yang diberi akal dan pikiran sehingga ia 1 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Manusia adalah mahkluk yang diberi akal dan pikiran sehingga ia disebut sebagai mahkluk yang sempurna. Sebagai makhluk yang berpikir manusia dibekali rasa ingin tahu.

Lebih terperinci

Kesepakatan: Kurikulum Dasar Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia RAKER AIPTKMI IX

Kesepakatan: Kurikulum Dasar Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia RAKER AIPTKMI IX Kesepakatan: Kurikulum Dasar Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia RAKER AIPTKMI IX Hotel Inna Muara, Padang 27-29 Oktober 2014 1 NASKAH AKADEMIK PENDIDIKAN KESMAS INDONESIA PROFIL & 8 KOMPETENSI

Lebih terperinci

2. Pelaksanaan Unit Kompetensi ini berpedoman pada Kode Etik Humas/Public Relations Indonesia yang berlaku.

2. Pelaksanaan Unit Kompetensi ini berpedoman pada Kode Etik Humas/Public Relations Indonesia yang berlaku. KODE UNIT : KOM.PR01.005.01 JUDUL UNIT : Menyampaikan Presentasi Lisan Dalam Bahasa Inggris DESKRIPSI UNIT : Unit ini berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dibutuhkan profesi humas

Lebih terperinci

Kompetensi 1 : Mengenal karakteristik peserta didik Jenis dan cara penilaian : Kompetensi Pedagogik (Pengamatan dan Pemantauan)

Kompetensi 1 : Mengenal karakteristik peserta didik Jenis dan cara penilaian : Kompetensi Pedagogik (Pengamatan dan Pemantauan) Kompetensi 1 : Mengenal karakteristik peserta didik Jenis dan cara penilaian : Kompetensi Pedagogik (Pengamatan dan Pemantauan) Pernyataan : Guru mencatat dan menggunakan informasi tentang karakteristik

Lebih terperinci

Alternatif Penyusunan Kurikulum Mengacu pada KKNI. Dipresentasikan oleh Liliana Sugiharto 2013

Alternatif Penyusunan Kurikulum Mengacu pada KKNI. Dipresentasikan oleh Liliana Sugiharto 2013 Alternatif Penyusunan Kurikulum Mengacu pada KKNI Dipresentasikan oleh Liliana Sugiharto 2013 ISI PERATURAN DAN KETENTUAN TENTANG KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI 1. Pergeseran paradigma ke konsep KBK (Kepmendiknas

Lebih terperinci

BAB I. Pendahuluan. membuatnya bahkan lebih dikenal dari Indonesia sendiri.

BAB I. Pendahuluan. membuatnya bahkan lebih dikenal dari Indonesia sendiri. 1 BAB I Pendahuluan Keberhasilan pengembangan pariwisata di Bali sudah dikenal secara luas. Sedemikian terkenalnya Bali sebagai salah satu tujuan wisata internasional, membuatnya bahkan lebih dikenal dari

Lebih terperinci

STATUTA SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE) DWIMULYA

STATUTA SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE) DWIMULYA STATUTA SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE) DWIMULYA SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE) DWIMULYA 2010 0 PERATURAN KETUA SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI DWIMULYA Nomor : 05/STIE-DM/X/2010 TENTANG STATUTA SEKOLAH

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2012 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2012 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2012 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN DAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN DAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN DAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan

Lebih terperinci

Tari Piring Salah Satu Seni Budaya Khas Minangkabau

Tari Piring Salah Satu Seni Budaya Khas Minangkabau Tari Piring Salah Satu Seni Budaya Khas Minangkabau Indonesia memiliki beragam tradisi dan budaya, dimana setiap propinsi dan suku yang ada di Nusantara, memiliki tradisi dan budaya masing-masing, baik

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. seminar, dan kegiatan ilmiah lain yang di dalammnya terjadi proses tanya-jawab,

BAB I PENDAHULUAN. seminar, dan kegiatan ilmiah lain yang di dalammnya terjadi proses tanya-jawab, 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Metode tanya-jawab seringkali dikaitkan dengan kegiatan diskusi, seminar, dan kegiatan ilmiah lain yang di dalammnya terjadi proses tanya-jawab, meskipun

Lebih terperinci

MENGENAL GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK. Oleh Mansur HR Widyaiswara LPMP Provinsi Sulawesi Selatan

MENGENAL GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK. Oleh Mansur HR Widyaiswara LPMP Provinsi Sulawesi Selatan MENGENAL GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK Oleh Mansur HR Widyaiswara LPMP Provinsi Sulawesi Selatan Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 2013 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 19 disebutkan bahwa

Lebih terperinci

B. Modernisasi Menyebabkan Terkikisnya Perhatian Generasi Muda Terhadap Budaya Bangsa

B. Modernisasi Menyebabkan Terkikisnya Perhatian Generasi Muda Terhadap Budaya Bangsa A. Latar Belakang KOPI, Dewasa ini, tradisi masyarakat menjadi perhatian aset warisan bangsa. Hal ini disebabkan karena dinamika zaman telah mengubah sikap dan perilaku masyarakat. Tradisi masyarakat selalu

Lebih terperinci

OBJEK ILMU KOMUNIKASI. Rachmat K, Ph.D -Dosen Ilmu Komunikasi UB Malang, Peneliti & Penulis Buku Komunikasi

OBJEK ILMU KOMUNIKASI. Rachmat K, Ph.D -Dosen Ilmu Komunikasi UB Malang, Peneliti & Penulis Buku Komunikasi OBJEK ILMU KOMUNIKASI Rachmat K, Ph.D -Dosen Ilmu 1 OBJEK MATERIAL * Objek material atau pokok bahasan filsafat ilmu adalah pokok soal atau bidang kajian (subject-matter) suatu ilmu. Pokok soal ini disusun

Lebih terperinci

STANDAR AKADEMIK UNIVERSITAS KATOLIK INDONESIA ATMA JAYA

STANDAR AKADEMIK UNIVERSITAS KATOLIK INDONESIA ATMA JAYA STANDAR AKADEMIK UNIVERSITAS KATOLIK INDONESIA ATMA JAYA I. VISI, MISI, DAN TUJUAN UNIVERSITAS A. VISI 1. Visi harus merupakan cita-cita bersama yang dapat memberikan inspirasi, motivasi, dan kekuatan

Lebih terperinci

PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA NOMOR 9 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI WIDYAISWARA

PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA NOMOR 9 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI WIDYAISWARA PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA NOMOR 9 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI WIDYAISWARA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA JAKARTA 2008 PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI

Lebih terperinci

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI (Permendikbud no 49/2014) Hotel Harris, Bandung, 18 Agustus 2014

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI (Permendikbud no 49/2014) Hotel Harris, Bandung, 18 Agustus 2014 NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI (Permendikbud no 49/2014) Hotel Harris, Bandung, 18 Agustus 2014 Doktor (S3) Doktor (S3) Terapan 9 Magister (S2) Magister (S2) Terapan 8 7 Sarjana (S1) Diploma 4 (D4) 6 Fokus

Lebih terperinci

Sebelum Pengamatan. Selama Pengamatan. Setelah Pengamatan

Sebelum Pengamatan. Selama Pengamatan. Setelah Pengamatan Nama Guru Nama Penilai 1 Tanggal Mengenal karakteristik peserta didik Tanggal Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan Tanggal Setelah Pengamatan Setelah Pengamatan hal 1 dari 17 hal

Lebih terperinci

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 22 TAHUN 2006 TANGGAL 23 MEI 2006 STANDAR ISI BAB I PENDAHULUAN

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 22 TAHUN 2006 TANGGAL 23 MEI 2006 STANDAR ISI BAB I PENDAHULUAN LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 22 TAHUN 2006 TANGGAL 23 MEI 2006 STANDAR ISI BAB I PENDAHULUAN Pendidikan nasional yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik

Lebih terperinci

LAPORAN EXECUTIVE KAJIAN MODEL PENGEMBANGAN SENI DAN BUDAYA DAERAH KOTA BANDUNG (Kerjasama Kantor Litbang dengan PT. BELAPUTERA INTERPLAN) Tahun 2005

LAPORAN EXECUTIVE KAJIAN MODEL PENGEMBANGAN SENI DAN BUDAYA DAERAH KOTA BANDUNG (Kerjasama Kantor Litbang dengan PT. BELAPUTERA INTERPLAN) Tahun 2005 LAPORAN EXECUTIVE KAJIAN MODEL PENGEMBANGAN SENI DAN BUDAYA DAERAH KOTA BANDUNG (Kerjasama Kantor Litbang dengan PT. BELAPUTERA INTERPLAN) Tahun 2005 1.1 Latar Belakang Seni dan budaya daerah mempunyai

Lebih terperinci

SALINAN LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 16 TAHUN 2007 TANGGAL 4 MEI 2007 STANDAR KUALIFIKASI AKADEMIK DAN KOMPETENSI GURU

SALINAN LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 16 TAHUN 2007 TANGGAL 4 MEI 2007 STANDAR KUALIFIKASI AKADEMIK DAN KOMPETENSI GURU SALINAN LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 16 TAHUN 2007 TANGGAL 4 MEI 2007 STANDAR KUALIFIKASI AKADEMIK DAN KOMPETENSI GURU A. KUALIFIKASI AKADEMIK GURU 1. Kualifikasi Akademik Guru

Lebih terperinci

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI Berdasarkan Permendikbud no. 49/2014

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI Berdasarkan Permendikbud no. 49/2014 STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI Berdasarkan Permendikbud no. 49/2014 Standar yang diatur di lingkup DIKTI STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN 1. Standar Kompetensi Lulusan 2. Standar Isi 3. Standar Proses 4.

Lebih terperinci

Materi, Alat dan Metode dalam Praktek Pendidikan I L M U P E N D I D I K A N

Materi, Alat dan Metode dalam Praktek Pendidikan I L M U P E N D I D I K A N Materi, Alat dan Metode dalam Praktek Pendidikan I L M U P E N D I D I K A N Materi Pendidikan Segala sesuatu yang merupakan isi pendidikan yang diberikan kepada peserta didik untuk keperluan pertumbuhan

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2006 TENTANG STANDAR ISI UNTUK SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2006 TENTANG STANDAR ISI UNTUK SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2006 TENTANG STANDAR ISI UNTUK SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,

Lebih terperinci

SISCA RAHMADONNA, M.Pd Diadopsi dari Berbagai Sumber

SISCA RAHMADONNA, M.Pd Diadopsi dari Berbagai Sumber SISCA RAHMADONNA, M.Pd Diadopsi dari Berbagai Sumber IDENTITAS MATAKULIAH Nama Matakuliah : Pengembangan Bahan Ajar Cetak Kode Matakuliah : PMT429 Jumlah SKS : 4 SKS Dosen : Sisca Rahmadonna, M.Pd Program

Lebih terperinci

Kurikulum Mata Kuliah Program Studi Teknik Kimia

Kurikulum Mata Kuliah Program Studi Teknik Kimia Kurikulum Mata Kuliah Program Studi Teknik Kimia Semester 1 1. 10000811 Pendidikan Agama 2 2. 10000511 Pendidikan Pancasila 2 3. 10001711 Bahasa Inggris 2 4. 61100122 Kalkulus I 2 5. 61100322 Fisika Dasar

Lebih terperinci

KEPEMIMPINAN PEMBELAJARAN YANG EFEKTIF BAGI KEPALA SEKOLAH

KEPEMIMPINAN PEMBELAJARAN YANG EFEKTIF BAGI KEPALA SEKOLAH KEPEMIMPINAN PEMBELAJARAN YANG EFEKTIF BAGI KEPALA SEKOLAH OLEH A. MULIATI, AM Kepala sekolah dalam meningkatkan profesonalisme guru diakui sebagai salah satu faktor yang sangat penting dalam organisasi

Lebih terperinci

Guna mencapai sasaran pembangunan yang diinginkan, arah pembangunan jangka panjang atau arah kebijakan umum 20 tahun mendatang, sebagai berikut :

Guna mencapai sasaran pembangunan yang diinginkan, arah pembangunan jangka panjang atau arah kebijakan umum 20 tahun mendatang, sebagai berikut : BAB IV ARAH KEBIJAKAN DAN SASARAN PRIORITAS DAERAH V isi pembangunan jangka panjang tahun 2005-2025 adalah mewujudkan Kabupaten Kolaka Sebagai Daerah Perjuangan Yang Aman, Maju, Berbudaya, Religius, Demokratis,

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Masalah pendidikan merupakan masalah yang sangat penting. khususnya di negara yang sedang berkembang, termasuk negara Indonesia.

BAB 1 PENDAHULUAN. Masalah pendidikan merupakan masalah yang sangat penting. khususnya di negara yang sedang berkembang, termasuk negara Indonesia. BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Masyarakat tidak dapat melepaskan dari pendidikan.peran serta masyarakat dalam pendidikan meliputi peran serta perorangan, kelompok, keluarga, organisasi profesi,

Lebih terperinci

KERJASAMA PERPUSTAKAAN 1 Oleh: Ir. Abdul Rahman Saleh, M.Sc. 2

KERJASAMA PERPUSTAKAAN 1 Oleh: Ir. Abdul Rahman Saleh, M.Sc. 2 KERJASAMA PERPUSTAKAAN 1 Oleh: Ir. Abdul Rahman Saleh, M.Sc. 2 1. Pendahuluan Menurut peraturan pemerinath nomor 30 tahun 1990, pendidikan tinggi diselenggarakan dengan dua tujuan yaitu: 1. Menyiapkan

Lebih terperinci

TATA TULIS KARYA ILMIAH SEMESTER PENDEK

TATA TULIS KARYA ILMIAH SEMESTER PENDEK TATA TULIS KARYA ILMIAH SEMESTER PENDEK PENGANTAR UMUM DAN KONTRAK BELAJAR Penjelasan umum tentang mata kuliah Tata Tulis Karya Ilmiah (TTKI) Penjelasan Umum Karya Ilmiah adalah laporan tertulis dan dipublikasi

Lebih terperinci

NAMA RUMPUN ILMU, SUB RUMPUN ILMU DAN BIDANG ILMU DALAM RUMPUN

NAMA RUMPUN ILMU, SUB RUMPUN ILMU DAN BIDANG ILMU DALAM RUMPUN NAMA RUMPUN ILMU, SUB RUMPUN ILMU DAN DALAM RUMPUN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENTRIAN PENDIDIKAN NASIONAL 2012 NAMA RUMPUN ILMU, SUB RUMPUN ILMU DAN DALAM RUMPUN RUMPUN KODE LEVEL RUMPUN

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Akhir-akhir ini teknologi berkembang semakin pesat dan canggih. Keberadaan teknologi sudah banyak membantu manusia dalam segala aspek. Mulai dari kebutuhan

Lebih terperinci

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER Matakuliah : Analisis Wacana Semester/ SKS : 2/2 SKS Program Studi : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Dosen : Dr. Gatot Sarmidi,M.Pd Kompetensi : Mahasiswa memiliki

Lebih terperinci

UNIVERSITAS LAKIDENDE UNAHAA, UNAAHA

UNIVERSITAS LAKIDENDE UNAHAA, UNAAHA N.I.M. : 208501008 SURATNI SKS Diambil : 6 sks SKS Diperoleh : 150 sks IPS : 3,00 IPK : 2,85 1 402TA6 SKRIPSI 6,00 02 B N.I.M. : 208501020 IRNAWATI SKS Diambil : 6 sks SKS Diperoleh : 150 sks IPS : 3,00

Lebih terperinci

JUDUL UNIT : Menerapkan Prinsip - Prinsip Rancangan Instruksional

JUDUL UNIT : Menerapkan Prinsip - Prinsip Rancangan Instruksional KODE UNIT : TIK.MM01.009.01 JUDUL UNIT : Menerapkan Prinsip - Prinsip Rancangan Instruksional DESKRIPSI UNIT : Unit ini menjelaskan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk menggunakan prinsip

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Buku memiliki peranan penting dalam proses pembelajaran dan pengembangan ilmu pengetahuan. Buku merupakan salah satu sumber bahan ajar. Ilmu pengetahuan,

Lebih terperinci

SOP Penulisan Skripsi/Penelitian Mandiri

SOP Penulisan Skripsi/Penelitian Mandiri SOP Penulisan Skripsi/Penelitian Mandiri Jurusan : Manajemen A. Dasar Pemikiran Visi program studi Manajemen adalah Menjadi Program Studi Yang Unggul Di Bidang Manajemen Bisnis, diwujudkan dalam bentuk

Lebih terperinci

TEKNIK MENYUSUN SKRIPSI YANG BEBAS PLAGIAT *Salam, M.Pd

TEKNIK MENYUSUN SKRIPSI YANG BEBAS PLAGIAT *Salam, M.Pd TEKNIK MENYUSUN SKRIPSI YANG BEBAS PLAGIAT *Salam, M.Pd A. Pendahuluan Ketika seorang mahasiswa sudah masuk pada semester VII, terasa ada beban yang mulai menyelimuti pikirannya. Pikiran itu mengarah pada

Lebih terperinci

PENILAIAN KARYA TULIS ILMIAH

PENILAIAN KARYA TULIS ILMIAH PEDOMAN UMUM PEMILIHAN MAHASISWA BERPRESTASI PENILAIAN KARYA TULIS ILMIAH Oleh : Pramudi Utomo A. Pengertian Mahasiswa berprestasi adalah mahasiswa yang berhasil mencapai prestasi tinggi, baik akademik

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Gamelan, seniman, serta pengrajin gamelan merupakan tiga unsur yang tidak dapat

BAB I PENDAHULUAN. Gamelan, seniman, serta pengrajin gamelan merupakan tiga unsur yang tidak dapat BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Gamelan, seniman, serta pengrajin gamelan merupakan tiga unsur yang tidak dapat dipisahkan, ketiganya memiliki hubungan yang sangat erat. Terciptanya karya seni, khususnya

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2012 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2012 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2012 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Remaja Rosda Karya, 2013) hlm. 16. aplikasinya (Jakarta : PT. Rajagrafindo Persada, 2009) hlm, 13

BAB I PENDAHULUAN. Remaja Rosda Karya, 2013) hlm. 16. aplikasinya (Jakarta : PT. Rajagrafindo Persada, 2009) hlm, 13 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan Nasional harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu dan relevansi, serta efisiensi manajemen pendidikan. Pemerataan kesempatan

Lebih terperinci

Bentuk Musik Variasi Pada Karya Musik Hom Pim Pah

Bentuk Musik Variasi Pada Karya Musik Hom Pim Pah Bentuk Musik Variasi Pada Karya Musik Hom Pim Pah Oleh: Inggit Erlianto/092134250 Dosen Pembimbing: Agus Suwahyono S.Sn, M.Pd. Abstrak Karya musik Hompimpah merupakan karya musik yang diciptakan untuk

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Setiap karya ilmiah yang dibuat disesuaikan dengan metodologi penelitian. Dan

BAB III METODE PENELITIAN. Setiap karya ilmiah yang dibuat disesuaikan dengan metodologi penelitian. Dan BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Setiap karya ilmiah yang dibuat disesuaikan dengan metodologi penelitian. Dan seorang peneliti harus memahami metodologi penelitian yang merupakan

Lebih terperinci

Kode Rumpun Level 100 MATEMATIKA DAN ILMU

Kode Rumpun Level 100 MATEMATIKA DAN ILMU 100 MATEMATIKA DAN ILMU 1 PENGETAHUAN ALAM (MIPA) 110 ILMU IPA 111 Fisika 11 Kimia 11 Biologi (dan Bioteknologi Umum) 114 Bidang Ipa Lain Yang Belum 10 MATEMATIKA 11 Matematika 1 Statistik 1 Ilmu Komputer

Lebih terperinci

UNIVERSITAS DARMA PERSADA STANDAR ISI STANDAR ISI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL 2010/2011-2013/2014 SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL

UNIVERSITAS DARMA PERSADA STANDAR ISI STANDAR ISI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL 2010/2011-2013/2014 SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS STANDAR ISI 2010/2011-2013/2014 UNIVERSITAS STANDAR ISI 2010/2011-2013/2014 UNSADA/SPMI/STD/001 UNIVERSITAS STANDAR ISI SPMI Universitas Darma Persada Jl. Radin Inten II, Pondok Kelapa Jakarta

Lebih terperinci

KURIKULUM DAN PENGEMBANGAN BAHAN AJAR

KURIKULUM DAN PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KURIKULUM DAN PENGEMBANGAN BAHAN AJAR 1. Model Pengembangan Kurikulum A. Model Tyler Model ini dikembangkan dengan prinsip komprehensif yang mementingkan pada tujuan pendidikan. Tujuan pendidikan itu sendiri

Lebih terperinci

Manual Mutu Sumber Daya Manusia Universitas Sanata Dharma MM.LPM-USD.10

Manual Mutu Sumber Daya Manusia Universitas Sanata Dharma MM.LPM-USD.10 Manual Mutu Sumber Daya Manusia Universitas Sanata Dharma MM.LPM-USD.10 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 3 1.2 Tujuan 3 Halaman BAB 2 PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP

Lebih terperinci

TEKNIK PRESENTASI YANG BAIK

TEKNIK PRESENTASI YANG BAIK TEKNIK PRESENTASI YANG BAIK Fitri Rahmawati, MP. Jurusan Pendidikan Teknik Boga dan Busana Fakultas Teknik UNY email: fitri_rahmawati@uny.ac.id Seni Berbicara Kemampuan menggabungkan: Penguasaan Pesan

Lebih terperinci

Aturan Transisi PSSI Ekstensi... 66 SISTEM PEMBELAJARAN & ADMINISTRASI PERKULIAHAN... 72 SISTEM PENGAJARAN... 73 ADMINISTRASI PERKULIAHAN, SYARAT

Aturan Transisi PSSI Ekstensi... 66 SISTEM PEMBELAJARAN & ADMINISTRASI PERKULIAHAN... 72 SISTEM PENGAJARAN... 73 ADMINISTRASI PERKULIAHAN, SYARAT 1 DAFTAR ISI DAFTAR ISI... 2 DAFTAR ISTILAH... 4 SAMBUTAN DEKAN... 6 SEJARAH PERKEMBANGAN... 8 FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS INDONESIA... 8 VISI DAN MISI FASILKOM UI... 12 LATAR BELAKANG PENYUSUNAN...

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN PEMIKIRAN

BAB II LANDASAN PEMIKIRAN BAB II LANDASAN PEMIKIRAN 1. Landasan Filosofis Filosofi ilmu kedokteran Ilmu kedokteran secara bertahap berkembang di berbagai tempat terpisah. Pada umumnya masyarakat mempunyai keyakinan bahwa seorang

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Untuk SMA/MA Kelas X Mata Pelajaran : Matematika (Wajib) Penerbit dan Percetakan Jl. Tengah No. 37, Bumi Asri Mekarrahayu Bandung-40218 Telp. (022) 5403533 e-mail:srikandiempat@yahoo.co.id

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN NOMOR : 366/Kpts/OT.220/9/2005 TENTANG

KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN NOMOR : 366/Kpts/OT.220/9/2005 TENTANG KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN NOMOR : 366/Kpts/OT.220/9/2005 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN INDEKS PENERAPAN NILAINILAI DASAR BUDAYA KERJA APARATUR NEGARA LINGKUP DEPARTEMEN PERTANIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. penting bagi manusia, jika ide pokok di dalam wacana tersebut tidak dipahami.

BAB I PENDAHULUAN. penting bagi manusia, jika ide pokok di dalam wacana tersebut tidak dipahami. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Manusia adalah makhluk yang butuh akan ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan diharapkan akan membawa manusia semakin baik. Hanya saja ilmu pengetahuan tidak akan diperoleh

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran pembangunan untuk mewujudkan visi dan misi yang telah ditetapkan, perlu perubahan secara mendasar, terencana dan terukur. Upaya

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2014 TENTANG HAK CIPTA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2014 TENTANG HAK CIPTA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2014 TENTANG HAK CIPTA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa hak cipta merupakan kekayaan intelektual di bidang

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, SALINAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2015 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 19 TAHUN 2005 TENTANG STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA

MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA IKHTISAR PUTUSAN PERKARA NOMOR 100/PUU-XI/2013 TENTANG KEDUDUKAN PANCASILA SEBAGAI PILAR BERBANGSA DAN BERNEGARA Pemohon Jenis Perkara Pokok Perkara Amar Putusan

Lebih terperinci

II. TINJAUAN PUSTAKA. Pembelajaran kooperatif merupakan pemanfaatan kelompok kecil dua hingga

II. TINJAUAN PUSTAKA. Pembelajaran kooperatif merupakan pemanfaatan kelompok kecil dua hingga 9 II. TINJAUAN PUSTAKA A. Model Pembelajaran Examples Non Examples Pembelajaran kooperatif merupakan pemanfaatan kelompok kecil dua hingga lima orang dalam pembelajaran yang memungkinkan siswa bekerja

Lebih terperinci

Review Serial Buku Kajian Integratif Ilmu, Agama, dan Budaya atas Bencana

Review Serial Buku Kajian Integratif Ilmu, Agama, dan Budaya atas Bencana Review Serial Buku Kajian Integratif Ilmu, Agama, dan Budaya atas Bencana Program Studi Agama dan Lintas Budaya, Sekolah Pascasarjana UGM Suhadi Cholil Pusat Studi Geografi dan Pengembangan Data Spasial,

Lebih terperinci

Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah

Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah ii KATA PENGANTAR Dalam rangka mewujudkan visi dan misi pendidikan nasional, diperlukan suatu acuan dasar (benchmark) oleh setiap penyelenggara dan

Lebih terperinci

Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah

Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah ii KATA PENGANTAR Dalam rangka mewujudkan visi dan misi pendidikan nasional, diperlukan suatu acuan dasar (benchmark) oleh setiap penyelenggara dan

Lebih terperinci

TINGKAT KABUPATEN/KOTA BANTEN 2015

TINGKAT KABUPATEN/KOTA BANTEN 2015 FESTIVAL DAN LOMBA SENI SISWA TINGKAT KABUPATEN/KOTA BANTEN 2015 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN M ENENGAH KE URUAN A. Persyaratan Peserta

Lebih terperinci

PENANAMAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB SISWA PADA PELAKSANAAN ULANGAN HARIAN DALAM MATA PELAJARAN

PENANAMAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB SISWA PADA PELAKSANAAN ULANGAN HARIAN DALAM MATA PELAJARAN PENANAMAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB SISWA PADA PELAKSANAAN ULANGAN HARIAN DALAM MATA PELAJARAN PKn Studi Kasus: Siswa Kelas VII B MTs Muhammadiyah 07 Klego Boyolali Tahun Ajaran 2013/2014) NASKAH PUBLIKASI

Lebih terperinci

KODING RUMPUN, SUB RUMPUN DAN BIDANG ILMU

KODING RUMPUN, SUB RUMPUN DAN BIDANG ILMU KODING RUMPUN, SUB RUMPUN DAN I II III IV V VI RUMPUN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (MIPA) RUMPUN ILMU TANAMAN RUMPUN ILMU HEWANI RUMPUN ILMU KEDOKTERAN RUMPUN ILMU KESEHATAN RUMPUN ILMU TEKNIK

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN PELESTARIAN TRADISI

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN PELESTARIAN TRADISI SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN PELESTARIAN TRADISI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK

Lebih terperinci

Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah

Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah ii KATA PENGANTAR Dalam rangka mewujudkan visi dan misi pendidikan nasional, diperlukan suatu acuan dasar (benchmark) oleh setiap penyelenggara dan

Lebih terperinci