BAB V PENUTUP. Tradisi penjualan anak adalah suatu tradisi masyarakat di pulau Timor dengan tujuan

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB V PENUTUP. Tradisi penjualan anak adalah suatu tradisi masyarakat di pulau Timor dengan tujuan"

Transkripsi

1 BAB V PENUTUP A. KESIMPULAN Tradisi penjualan anak adalah suatu tradisi masyarakat di pulau Timor dengan tujuan memperoleh kesehatan dan keselamatan bagi anak dan orang tua yang memiliki kemiripan wajah dengan sang anak. Masyarakat Timor yang melakukan tradisi ini percaya bahwa kemiripan wajah yang identik antara anak dengan salah satu orang tua menyebabkan sakit yang tak kunjung hilang dan dapat mengakibatkan kematian khususnya bagi orang tua, juga percekcokan atau ketidakharmonisan hubungan anak dan orang tua karena watak yang bertolak belakang. Penjualan disini bukanlah sebuah transaksi bisnis, tetapi hanya memberikan sejumlah nominal uang sebagai tanda bahwa pembelian atau penjualan anak syah secara adat. Setelah mengkaji pandangan Alkitab tentang makna anak dan hati Tuhan terhadap seorang anak untuk menyoroti tradisi penjualan anak dari sudut pandang sosio-teologis, penulis mendapatkan kesimpulan bahwa tradisi penjualan anak adalah salah satu bentuk perwujudan kasih dan tanggung jawab keluarga terhadap kesehatan dan keselamatan sang anak dan orang tua, juga suatu bentuk penghormatan pada tradisi leluhur yang telah terlebih dahulu melaksanakan adat kebiasaan ini turun temurun. Sebagai suatu perwujudan kasih dan tanggung jawab terhadap kesehatan dan keselamatan keluarga, peran orang tua yang melakukan penjualan anak dapat dilihat sebagai bentuk etika tanggung jawab, sedangkan peran orang tua dalam menjalankan tradisi penjualan anak sebagai tanda penghormatan dan ketaatan kepada tradisi para leluhur sebelumnya, dapat dikategorikan sebagai suatu bentuk peran dalam etika kewajiban.

2 Perwujudan rasa kasih, tanggung jawab dan rasa hormat ini adalah sebuah sikap hati yang dikehendaki Tuhan, akan tetapi rasa kasih, tanggung jawab dan hormat itu diwujudkan dalam adat yang bercirikan naturalistis-panteistis di mana yang menjadi pikiran inti bukanlah Tuhan yang hidup, yang dikenal dan dimuliakan bukanlah Tuhan sang Pencipta, tetapi alam dan makhluk ciptaan yang dimuliakan : bapa suku, kepalakepala suku, tradisi suku, roh-roh orang yang mendirikan kampung dan sebagainya. Dengan demikian, secara esensi atau pada intinya, tradisi penjualan anak bukanlah sebuah bentuk ketaatan pada kehendak Tuhan Allah yang hidup, tetapi ketaatan dan penundukkan diri kepada tradisi dan pemenuhan janji kepada para leluhur. Sehubungan dengan makna seorang anak, Firman Allah mengajarkan bahwa buah kandungan adalah suatu upah, dan setiap anak berharga di mata Tuhan. Yesus Kristus menghargai anak-anak dan menyambut anak-anak datang kepada-nya dan memberkati mereka. Setiap anak mempunyai arti penting di hadapan Tuhan sehingga Yesus meminta orang-orang dewasa menjadi seperti seorang anak untuk masuk ke dalam kerajaan Sorga. Pemikiran di balik tradisi penjualan anak bahwa kemiripan wajah yang identik akan membawa sakit penyakit, percekcokan, bahkan kematian sehingga anak harus disingkirkan atau dijual; benar-benar bertentangan dengan kebenaran Firman Tuhan. Alkitab mengajarkan bahwa tidak ada seorang anakpun yang dirancangkan untuk menjadi penyebab sakit, sial atau kematian dan ketidakharmonisan. Setiap anak dirancangkan Allah untuk sebuah masa depan yang penuh harapan (Yeremia 29:11). Kemiripan wajah anak dengan salah satu orang tua terjadi karena kehendak Allah. Allah yang menciptakan wajah yang mirip antara anak dan orang tua, dan kemiripan ini tidak dimaksudkan untuk mendatangkan malapetaka atau kecelakaan di dalam keluarga. Karena itu pemikiran di balik tradisi penjualan atau penyingkiran anak bukanlah pemikiran yang berasal dari Tuhan yang hidup, tetapi berasal dari kepercayaan para

3 leluhur yang hidup dalam masa kegelapan sebelum mengenal Injil Yesus Kristus. Terhadap pemikiran ini, orang Kristen tidak perlu hidup di dalamnya dan mempertahankannya, karena dengan hidup dan melaksanakan tradisi ini, berarti orang Kristen atau gereja mempertahankan dan melestarikan pemikiran-pemikiran kegelapan yang jauh dari Injil kebenaran. Pemikiran yang bertentangan dengan Firman Allah dibangun oleh Iblis untuk menentang pengenalan akan Allah. Terhadap pemikiranpemikiran ini Rasul Paulus mengatakan, Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus (2 Korintus 10:5). Setelah mengkaji esensi tradisi penjualan anak dan mengacu pada kebenaran Firman Tuhan yang menyoroti tradisi ini, penulis memberikan pandangan bahwa tradisi penjualan atau penyingkiran anak pada prinsipnya tidak sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan. Alkitab tidak memberikan dukungan tentang perlunya seorang anak dijual atau disingkirkan demi keselamatannya, sebaliknya tradisi ini dapat meninggalkan luka psikologis dalam diri si anak dalam masa pertumbuhan hingga dewasa. Karena itu orang Kristen atau gereja perlu bersikap kritis dengan melihat konsep-konsep pemikiran yang terkandung di balik tradisi penjualan anak yang sifatnya menentang pengenalan akan Allah, dan mematahkan setiap siasat di balik pemikiran-pemikiran tersebut, merobohkan kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia dalam tradisi ini untuk menentang pengenalan akan Allah dan menawan serta menaklukkan konsep-konsep pemikiran itu kepada Kristus. Implikasi praktis yang perlu dilakukan berkaitan dengan tradisi penjualan atau penyingkiran anak adalah menguduskan tradisi ini dalam pelaksanaan yang murni tidak bertentangan dengan Firman Allah. Pengudusan bisa dilakukan dengan cara membaharui

4 atau mengalihkan tradisi penjualan atau penyingkiran anak menjadi penyerahan anak kepada Tuhan secara Kristiani. Secara kontekstual, masyarakat lokal dan jemaat dapat mengonsumsi tradisi ini setelah dikuduskan dan dibaharui dalam esensi dan cara-caranya. Dalam pengertian bahwa istilah dan konsep penjualan atau penyingkiran tidak dipakai, tetapi dipakai istilah dan konsep penyerahan anak kepada Tuhan, yang dilakukan di gereja diteguhkan oleh pendeta dan penatua dan disaksikan oleh jemaat. Penulis lebih menyarankan memakai konsep penyerahan dari pada konsep penjualan, dengan pemikiran bahwa dalam konsep penjualan pada dasarnya berkonotasi jual beli karena motif ekonomi. Dalam konsep penjualan, sebelumnya sang anak adalah milik penuh pihak penjual dan diserahkan kepada pembeli dengan motivasi penjual menerima sesuatu sebagai barter dari anak yang dijualnya, sedangkan dalam konsep penyerahan anak kepada Tuhan, pada hakekatnya anak sendiri adalah milik Tuhan, bukan milik orang tua dalam arti yang hakiki. Sebagaimana dibahas dalam kajian tentang makna anak, anak adalah upah atau pemberian dari Tuhan, sehingga jika orang tua menyerahkan atau mendedikasikannya kepada Tuhan, berarti orang tua mengembalikan milik Tuhan, sehingga konsep penjualan di sini tidak tepat. Konsep penyerahan anak memperkuat pengertian bahwa sebelumnya anak tersebut memang adalah milik Tuhan, berasal dari Tuhan, karena itu, tidak mungkin dijual kembali kepada pemiliknya, tetapi yang lebih tepat adalah diserahkan kembali kepada pemiliknya. Selain itu, dengan memakai konsep penyerahan akan memberikan sebuah perbedaan yang tegas dengan konsep penjualan yang telah dipakai dalam tradisi penjualan anak. Jika tradisi yang telah dikuduskan ini memakai istilah konsep yang sama yaitu penjualan, maka tidak terlihat diferensiasi atau perbedaan dengan istilah konsep penjualan yang telah dipakai dalam tradisi lama yang belum dikuduskan.

5 Dasar Biblis dari konsep penyerahan anak dalam Perjanjian Lama tersirat dalam Mazmur 127:3, Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN, dan buah kandungan adalah suatu upah. Dalam ayat ini tersirat bahwa orang tua bukanlah pemilik hakiki, para leluhur juga bukanlah pemilik, tetapi hanya Tuhan saja pemilik sesungguhnya dari anak laki-laki dan anak perempuan, karena itu kepada pemilik yang syah ini, anak-anak harus diserahkan. Sebuah contoh dalam Perjanjian Lama yang menggambarkan konsep penyerahan anak kepada Tuhan adalah contoh yang dilakukan oleh Hana, dalam 1 Samuel 1:1-28. Hana berdoa dan meminta anak laki-laki dari Tuhan, di tengah kepedihan hatinya. Tuhan mengabulkan permintaannya, Hana mengandung dan melahirkan anak laki-laki yang diberi nama Samuel. Sekalipun baru saja dikarunia seorang anak yang sangat diidamidamkan, Hana berkeputusan untuk menyerahkannya kepada Tuhan. 1 Samuel 1:11 mengatakan, Kemudian bernazarlah ia, katanya: "TUHAN semesta alam, jika sungguh-sungguh Engkau memperhatikan sengsara hamba-mu ini dan mengingat kepadaku dan tidak melupakan hamba-mu ini, tetapi memberikan kepada hamba-mu ini seorang anak laki-laki, maka aku akan memberikan dia kepada TUHAN untuk seumur hidupnya dan pisau cukur tidak akan menyentuh kepalanya." Hana kemudian menepati janjinya kepada Tuhan, ia mendedikasikan Samuel yang masih kecil itu kepada Tuhan, menyerahkannya dalam pengasuhan Nabi Eli. 1 Samuel , Untuk mendapat anak inilah aku berdoa, dan TUHAN telah memberikan kepadaku, apa yang kuminta dari pada-nya. Maka akupun menyerahkannya kepada TUHAN; seumur hidup terserahlah ia kiranya kepada TUHAN." Kisah Hana menyerahkan Samuel adalah sebuah contoh orang tua yang rela menyerahkan atau mendedikasikan anaknya dalam pengaturan dan pengasuhan Tuhan. Hana mendapatkan anak itu dari Tuhan dan menyerahkannya kembali kepada Tuhan,

6 pemilik hidupnya. Terserahlah ia kiranya kepada TUHAN, demikian penyerahan Hana. Penyerahan yang tanpa ragu dan bimbang kepada Tuhan, Sang Pemberi dan Pemilik hidup, itulah yang seharusnya dilakukan oleh para orang tua. Dasar Biblis untuk penyerahan anak dalam Perjanjian Baru didasarkan pada perkataan Yesus yang meminta anak-anak datang kepada-nya, dalam Matius 19:14, Tetapi Yesus berkata: "Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga." Contoh yang dapat dilihat dalam Perjanjian Baru adalah dari teladan Yusuf dan Maria yang membawa bayi Yesus ke Yerusalem, ke Bait Allah untuk diserahkan kepada Tuhan, sebagaimana dikisahkan dalam Lukas 2: Dan ketika genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa Dia ke Yerusalem untukmenyerahkan-nya kepada Tuhan, seperti ada tertulis dalam hukum Tuhan: "Semua anak laki-laki sulung harus dikuduskan bagi Allah, dan untuk mempersembahkan korban menurut apa yang difirmankan dalam hukum Tuhan, yaitu sepasang burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati. Dalam dua kisah ini, baik kisah Hana dalam Perjanjian Lama yang menyerahkan Samuel kepada Tuhan, maupun kisah Yusuf dan Maria dalam Perjanjian Baru yang menyerahkan Yesus ke Bait Allah, terdapat hamba Tuhan atau nabi Tuhan, yang turut hadir atau ada dan menyaksikan, meneguhkan dan memberkati penyerahan tersebut. Hana menyerahkan Samuel kepada Tuhan di bawah pengasuhan imam Eli, sedangkan dalam penyerahan bayi Yesus di Bait Allah, hadir Simeon, seorang tua yang saleh dan benar yang menyambut dan memberkati Yesus, juga nabiah Hana yang mengucap syukur kepada Allah dan berbicara tentang Yesus yang hari itu diserahkan kepada Allah (Luk.2:25-38).

7 Dalam kisah-kisah yang dipaparkan di atas, sama sekali tidak terlihat konsep penjualan. Sang anak tidak dipandang sebagai pembawa sial atau malapetaka, sebaliknya sang anak dipandang dalam makna yang positif sebagai berkat yang disyukuri, yang datangnya dari Allah, pemilik dan sumber hidup, dan kepada-nya, orang tua melakukan penyerahan kembali. Sama sekali berbeda dengan konsep penjualan dalam tradisi penjualan anak yang dilakukan oleh para leluhur di pulau Timor. Di sinilah pentingnya peran geraja untuk menyingkapkan kepada jemaat, inti dan perbedaan konsep penjualan anak kepada roh-roh leluhur dan konsep penyerahan anak kepada Tuhan. Secara khusus bagi yang melakukan tradisi penjualan anak, gereja berperan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang sejarah dan latar belakang tradisi ini disertai dengan pemahaman Alkitabiah yang menyoroti tradisi ini. Selanjutnya menuntun jemaat untuk melakukan upacara penyerahan anak dengan dua langkah ini : 1. Meminta pendeta atau hamba Tuhan untuk berdoa memutuskan ikatan janji atau sumpah yang pernah diikrarkan dengan para leluhur dan memutuskan adat kebiasaan menjual atau menyingkirkan anak. Kemudian mengikrarkan janji antara keluarga, anak-anak dan keturunan hanya dengan Tuhan yang hidup di dalam nama Yesus Kristus. 2. Selanjutnya sebagai ganti penjualan atau penyingkiran anak, sekarang setiap anak diserahkan kepada pemeliharaan dan perlindungan Tuhan, dengan didoakan oleh pendeta atau para penatua jemaat. Di depan jemaat, sang anak diserahkan kepada Tuhan. Sakit penyakit atau kematian yang terjadi adalah dalam kehendak Tuhan, jiwa dan roh sang anak telah berada dalam pemeliharaan dan perlindungan-nya. Tuhan memberikan keselamatan dan kesehatan kepada sang anak dan perubahan hati dan karakter kepadanya seiring dengan penyerahan hidupnya pada Tuhan.

8 Dengan memutuskan ikatan perjanjian penjualan anak atau sumpah yang pernah diirarkan orang-orang tua sebelumnya dengan para leluhur, dan mengikat perjanjian baru dengan Allah yang hidup, tradisi ini tidak lagi merupakan satu tuntutan yang harus dilakukan oleh keluarga ketika terjadi percekcokan atau sakit penyakit dalam keluarga. Dengan menyerahkan sang anak dalam perlindungan dan pemeliharaan Tuhan, keluarga telah mewujudnyatakan kasih dan tanggung jawab dan rasa hormat kepada sang anak, orang tua dan terutama kepada Tuhan. Sang anak diserahkan kepada Penguasa yang benar, yaitu Pencipta, Pemelihara dan Pemilik hidupnya, sumber kesehatan, keselamatan dan karakter yang baik. B. SARAN Dari penelitian ini dapat dipahami bahwa tradisi penjualan atau penyingkiran anak mengandung nilai-nilai hidup yang berkualitas, antara lain kasih, tanggung jawab dan penghormatan, namun tradisi ini perlu dikuduskan dari unsur panteistis yang melatarbelakanginya, dan diperbarui ke dalam sebuah cara penyerahan atau pendedikasian anak kepada Tuhan yang hidup sebagai sumber keselamatan. Karena itu penulis memberikan beberapa saran berkaitan dengan pelaksanaan tradisi ini : 1. Untuk institusi dan fakultas Mengingat banyak sekali tradisi-tradisi warisan dari agama suku di berbagai tempat di Indonesia yang bisa dikaji untuk pengembangan keilmuan dan kemajuan pelayanan gereja dan masyarakat Indonesia, maka penulis menyarankan institusi atau fakultas dapat bekerja sama dengan gereja-gereja atau suku-suku di Indonesia untuk memobilisir penelitian dan pengkajian tradisi-tradisi tersebut sehingga dapat menghasilkan informasi dan kepustakaan yang berguna bagi dunia keilmuan dan

9 pelayanan. Informasi yang terkumpulkan dari penelitian dan pengkajian akan menolong gereja dan para pelayan Tuhan dalam usaha pengudusan kebudayaan dalam masyarakat yang masih kental dengan tradisi-tradisi yang tidak memuliakan Tuhan. 2. Untuk gereja dan pelayanan Gereja dapat membentuk sebuah tim peneliti yang mengkaji lebih dalam esensi, makna dan dampak tradisi-tradisi yang masih diberlakukan dalam jemaat termasuk tradisi penjualan atau penyingkiran anak; dan mengevaluasi tradisi-tradisi tersebut dengan pandangan alkitabiah lalu menyikapi dengan objektif dan selektif. Jika ada tradisi yang secara esensial masih mempraktikkan nilai-nilai panteistis, maka gereja mengambil langkah untuk usaha pengudusan kebudayaan. Misalnya dalam contoh tradisi penjualan anak, gereja dapat mengkaji esensi dan makna tradisi ini dan tetap mempertahankan nilai-nilai kasih, tanggung jawab dan rasa hormat dalam tradisi ini tetapi diperbarui dengan cara melakukan upacara penyerahan anak atau mendedikasikan anak di gereja, disaksikan oleh jemaat. Saran lain bagi gereja adalah mengembangkan sebuah pelayanan pastoral keluarga, yang dijalankan secara efektif oleh pendeta, penatua dan para majelis, agar dapat lebih mengenal masalah-masalah yang dihadapi secara spesifik oleh para anggota jemaat atau keluarga-keluarga dalam jemaat. Konsep tentang makna anak, penjualan anak dalam tradisi dan konsep penyerahan anak kepada Tuhan juga dapat dijadikan bahan percakapan dan pembelajaran bagi para calon mempelai pada saat konseling pra nikah untuk membekali pasanganpasangan dengan pemahaman yang benar tentang konsep-konsep di atas. Dengan demikian, ketika dikaruniakan anak, para orang tua dapat mengambil sikap yang sesuai dengan kebenaran firman Tuhan, yakni menyerahkan anak-anak kepada Tuhan, bukan kepada roh-roh leluhur dalam kepercayaan tradisi.

10 3. Untuk masyarakat lokal dan keluarga yang melaksanakan tradisi penjualan anak Bagi masyarakat lokal yang memegang teguh adat-istiadat dan tradisi, juga bagi keluarga-keluarga yang melaksanakan tradisi penjualan dan penyingkiran anak turuntemurun, agar mengembangkan sikap objektif dan selektif berdasarkan Firman Tuhan. Sikap ini dapat dibangun melalui keikutsertaan dalam kegiatan-kegiatan pendalaman Alkitab, diskusi-diskusi, dan membangun sikap hormat terhadap adat dan tradisi tanpa melanggar nilai-nilai kebenaran Firman Tuhan. 4. Untuk diri personal Saran bagi pribadi adalah mengembangkan sikap kasih, tanggung jawab dan hormat terhadap keluarga, termasuk anak-anak dan menetapkan rencana mendedikasikan atau menyerahkan setiap anak yang dipercayakan dalam keluarga dalam perlindungan dan pemeliharaan Tuhan. C. REKOMENDASI Untuk penelitian selanjutnya bagi kepentingan dan pengembangan keilmuan dan pelayanan, penulis merekomendasikan beberapa hal : 1. Partisipan dalam penelitian ini hanya dipilih dari orang-orang yang mendukung dan melaksanakan tradisi penjualan atau penyingkiran anak, seperti ketua adat yang menjadi moderator dan orang-orang tua yang melaksanakan tradisi ini. Dalam penelitian selanjutnya, untuk mendapatkan informasi yang kolektif dan seimbang, partisipan yang dipilih bisa diambil secara bervariasi, tidak saja dari orang-orang yang mendukung atau yang melaksanakan tradisi ini, tetapi juga dari pihak-pihak yang tidak setuju atau menentang, ditambah data atau wawancara dengan sang anak yang dijual atau disingkirkan. Bila partisipan yang mengalami pengalaman dijual telah bertumbuh dewasa, informasi yang diberikannya akan sangat membantu untuk

11 memahami kondisi psikologisnya sebagai seorang anak yang pernah dijual atau disingkirkan. 2. Penelitian ini hanya dilakukan di kota Kupang, di mana masyarakat lebih berciri heterogen dan telah mengalami pencampuran budaya kota yang lebih modern. Agar bisa mendapatkan data yang komprehensif dan majemuk, dalam penelitian selanjutnya bisa dilakukan dalam masyarakat di tempat yang berbeda-beda, misalnya di desa di mana ikatan adat istiadat masih terasa kuat dan kental.

BAB IV TRADISI PENJUALAN ANAK DALAM PANDANGAN SOSIO-TEOLOGIS KRISTEN

BAB IV TRADISI PENJUALAN ANAK DALAM PANDANGAN SOSIO-TEOLOGIS KRISTEN BAB IV TRADISI PENJUALAN ANAK DALAM PANDANGAN SOSIO-TEOLOGIS KRISTEN Tradisi penjualan atau penyingkiran anak adalah suatu tradisi dalam upaya mendapatkan keselamatan atau kesehatan dan perubahan watak

Lebih terperinci

TAHUN B - Pesta Keluarga Kudus Yesus, Maria dan Yusuf 28 Desember 2015

TAHUN B - Pesta Keluarga Kudus Yesus, Maria dan Yusuf 28 Desember 2015 TAHN B - Pesta Keluarga Kudus Yesus, Maria dan Yusuf 28 Desember 2015 LTRG SABDA Bacaan pertama (Kej. 15 :1-6; 21:1-3) Anak kandungmulah yang akan menjadi ahli warismu. Bacaan diambil dari Kitab Kejadian:

Lebih terperinci

Pembaptisan Air. Pengenalan

Pembaptisan Air. Pengenalan Pembaptisan Air Pengenalan Penting sekali bagi kita membaca Alkitab dan mempelajari apa yang Tuhan katakan kepada umatnya. Saya percaya kita perlu meneliti Kitab Suci secara menyeluruh untuk mengetahui

Lebih terperinci

KEBENARAN SEDERHANA untuk yang BARU PERCAYA. (Pertanyaan dan Jawaban)

KEBENARAN SEDERHANA untuk yang BARU PERCAYA. (Pertanyaan dan Jawaban) KEBENARAN SEDERHANA untuk yang BARU PERCAYA (Pertanyaan dan Jawaban) 1 TUHAN, MANUSIA DAN DOSA * Q. 1 Siapakah yang membuat anda? A. Tuhan yang membuat kita. Kejadian 1:26,27; Kejadian 2:7 Q. 2 Apa lagi

Lebih terperinci

Dalam pelajaran ini saudara akan mempelajari... Nama-namanya Peraturannya Tugasnya Masa depannya

Dalam pelajaran ini saudara akan mempelajari... Nama-namanya Peraturannya Tugasnya Masa depannya Gereja Ada gedung-gedung dan katedral indah, pos penginjilan dan bangunan sederhana yang memakai nama "Gereja". Bangunan-bangunan itu mempunyai menara, salib, dan lonceng yang mempunyai caranya sendiri

Lebih terperinci

Lesson 1 for April 4, 2015

Lesson 1 for April 4, 2015 Lesson 1 for April 4, 2015 Tiga kitab Injil pertama dikenal sebagai Injil (terkait ) sinoptik. Semuanya banyak berisi cerita yang sama. Setiap Injil itu ditujukan kepada pendengar yang berbeda. Setiap

Lebih terperinci

PARTISIPAN : (Yang menjual anak) Nama : Alamat : Umur : Pekerjaan : Pendidikan : Jabatan dalam gereja/masyarakat :

PARTISIPAN : (Yang menjual anak) Nama : Alamat : Umur : Pekerjaan : Pendidikan : Jabatan dalam gereja/masyarakat : PARTISIPAN : (Yang menjual anak) Nama : Alamat : Umur : Pekerjaan : Pendidikan : Jabatan dalam gereja/masyarakat : Pertanyaan-pertanyaan : 1. Aspek manusia : penjual, pembeli dan si anak (Pada saat wawancara,

Lebih terperinci

2

2 Pk. 17.00 WIB 2 3 4 5 6 7 8 9 PELAYANAN BAPTISAN KUDUS DEWASA, BAPTIS ANAK, PENGAKUAN PERCAYA (SIDI), PENERIMAAN ANGGOTA & PEMBARUAN PENGAKUAN PERCAYA PENGANTAR PF : Dalam kebaktian hari ini akan dilayankan

Lebih terperinci

Seri Kedewasaan Kristen (3/6)

Seri Kedewasaan Kristen (3/6) Seri Kedewasaan Kristen (3/6) Nama Kursus   : ORANG KRISTEN YANG BERTANGGUNG JAWAB (OKB) Nama Pelajaran : Bertanggung Jawab untuk Hidup Benar dan Menggunakan                 Karunia-karunia

Lebih terperinci

Kitab Mazmur : Kumpulan Tulisan Nubuatan

Kitab Mazmur : Kumpulan Tulisan Nubuatan Setelah pada bulan lalu kita mempelajari kitab Mazmur sebagai kitab puisi yang berisi seni ekspresi hati manusia dalam hubungannya dengan Tuhan, pada bulan ini kita akan melihat kitab Mazmur sebagai kitab

Lebih terperinci

GEREJA KRISTEN NAZARENE PASAL-PASAL TENTANG IMAN

GEREJA KRISTEN NAZARENE PASAL-PASAL TENTANG IMAN GEREJA KRISTEN NAZARENE PASAL-PASAL TENTANG IMAN I Allah Tritunggal Kami percaya kepada satu Allah yang tidak terbatas, yang keberadaan-nya kekal, Pencipta dan Penopang alam semesta yang berdaulat; bahwa

Lebih terperinci

LANGKAH-LANGKAH MENUJU PERTUMBUHAN ROHANI

LANGKAH-LANGKAH MENUJU PERTUMBUHAN ROHANI LANGKAH-LANGKAH MENUJU PERTUMBUHAN ROHANI KUNCI MENUJU PERTUMBUHAN ROHANI BAGI MEREKA YANG MEMBUAT KEPUTUSAN Saudara yang terkasih, pada waktu Saudara menerima Yesus Kristus menjadi Juruselamat pribadi,

Lebih terperinci

Bab Sembilan-Belas (Chapter Nineteen) Realitas dalam Kristus (In-Christ Realities)

Bab Sembilan-Belas (Chapter Nineteen) Realitas dalam Kristus (In-Christ Realities) Bab Sembilan-Belas (Chapter Nineteen) Realitas dalam Kristus (In-Christ Realities) Di seluruh suratan-suratan dalam Perjanjian Baru, kita temukan frase-frase seperti dalam Kristus, bersama Kristus, melalui

Lebih terperinci

Lesson 2 for October 14, 2017

Lesson 2 for October 14, 2017 Lesson 2 for October 14, 2017 Janji terkenal: Suatu hidup yang lebih baik sebagai hasil dari penurutan. Janji yang lebih baik: Keselamatan oleh iman melalui darah Yesus. Sesungguhnya kamu harus berpegang

Lebih terperinci

KEBENARAN SEDERHANA untuk ORANG PERCAYA BARU (Pertanyaan dan Jawaban)

KEBENARAN SEDERHANA untuk ORANG PERCAYA BARU (Pertanyaan dan Jawaban) KEBENARAN SEDERHANA untuk ORANG PERCAYA BARU (Pertanyaan dan Jawaban) EDISI KEDUA VERSI 2.0 Kata Pengantar Selama bertahun-tahun, umat Allah telah menggunakan sekumpulan pertanyaan dan jawaban untuk membantu

Lebih terperinci

PENGENALAN AKAN ROH KUDUS

PENGENALAN AKAN ROH KUDUS Sebagai orang yang sudah percaya harus mengetahui kebenaran tentang siapakah Roh Kudus itu maupun pekerjaannya. 1. Jelaskan bagaimanakah caranya supaya kita dapat menerima Roh Kudus? - Efesus 1 : 13-14

Lebih terperinci

Tahun C Pesta Pembaptisan Tuhan LITURGI SABDA. Bacaan Pertama Yes. 40 :

Tahun C Pesta Pembaptisan Tuhan LITURGI SABDA. Bacaan Pertama Yes. 40 : 1 Tahun C Pesta Pembaptisan Tuhan LITURGI SABDA Bacaan Pertama Yes. 40 : 1-5. 9-11 Kemuliaan Tuhan akan dinyatakan dan seluruh umat manusia akan melihatnya. Bacaan diambil dari Kitab Nabi Yesaya: Beginilah

Lebih terperinci

BAB IV REFLEKSI TEOLOGIS. dalam keluarga dengan orang tua beda agama dapat dipahami lebih baik.

BAB IV REFLEKSI TEOLOGIS. dalam keluarga dengan orang tua beda agama dapat dipahami lebih baik. BAB IV REFLEKSI TEOLOGIS Dalam bab IV ini akan dipaparkan suatu refleksi teologis tentang PAK dalam keluarga dengan orang tua beda agama. Refleksi teologis ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu PAK keluarga

Lebih terperinci

Siapakah Yesus Kristus? (3/6)

Siapakah Yesus Kristus? (3/6) Siapakah Yesus Kristus? (3/6) Nama Kursus : SIAPAKAH YESUS KRISTUS? Nama Pelajaran : Yesus adalah Allah Sejati dan Manusia Sejati Tanpa Dosa Kode Pelajaran : SYK-P03 Pelajaran 03 - YESUS ADALAH ALLAH SEJATI

Lebih terperinci

Petrus mengajarkan bahwa berdusta kepada Roh Kudus juga berdusta kepada Allah.

Petrus mengajarkan bahwa berdusta kepada Roh Kudus juga berdusta kepada Allah. Lesson 3 for January 21, 2017 Sesudah itu, Ananias dan Safira mendukakan Roh Kudus oleh menyerah kepada perasaan tamak. Mereka mulai menyesali perjanjian mereka dan tidak lama kemudian hilanglah pengaruh

Lebih terperinci

Level 3 Pelajaran 5. PENGANIAYAAN Oleh Don Krow

Level 3 Pelajaran 5. PENGANIAYAAN Oleh Don Krow Level 3 Pelajaran 5 PENGANIAYAAN Oleh Don Krow Di Matius 10:16-23, Yesus ingin mempersiapkan murid-muridnya untuk menghadapi oposisi (perlawanan); Dia ingin memberitahu mereka bahwa akan muncul perlawanan.

Lebih terperinci

Dikutip dari ALKITAB Terjemahan Baru (TB) LAI 1974

Dikutip dari ALKITAB Terjemahan Baru (TB) LAI 1974 Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. (Lukas 10:27)

Lebih terperinci

Man of God Transformation 2 Transformasi Manusia Allah 2 Holy Spirit Measures

Man of God Transformation 2 Transformasi Manusia Allah 2 Holy Spirit Measures Man of God Transformation 2 Transformasi Manusia Allah 2 Holy Spirit Measures PEMBUKAAN: Hari ini saya ingin melanjutkan seri khotbah Man of God Transformation bagian kedua, yaitu: Holy Spirit Measures

Lebih terperinci

1 Tesalonika 1. 1 Tesalonika 2

1 Tesalonika 1. 1 Tesalonika 2 1 Tesalonika 1 Salam 1 Dari Paulus, Silwanus dan Timotius kepada jemaat orang-orang Tesalonika yang di dalam Allah Bapa dan di dalam Tuhan Yesus Kristus. Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu.

Lebih terperinci

Siapakah Yesus Kristus? (2/6)

Siapakah Yesus Kristus? (2/6) Siapakah Yesus Kristus? (2/6) Nama Kursus : SIAPAKAH YESUS KRISTUS? Nama Pelajaran : Yesus adalah Firman Allah dan Anak Allah Kode Pelajaran : SYK-P02 Pelajaran 02 - YESUS ADALAH FIRMAN ALLAH DAN ANAK

Lebih terperinci

BAPTISAN ROH KUDUS. Yohanes 4 : 23 24

BAPTISAN ROH KUDUS. Yohanes 4 : 23 24 BAPTISAN ROH KUDUS Roh Kudus adalah pribadi Allah sendiri dan Tuhan mau supaya setiap anak-anak Tuhan yang telah menerima penebusan juga menerima Baptisan Roh Kudus kemudian dipenuhkan dengan Roh Kudus

Lebih terperinci

Belajar Dari Yesus Dan Masyarakat-Nya

Belajar Dari Yesus Dan Masyarakat-Nya Belajar Dari Yesus Dan Masyarakat-Nya Seorang ibu dan putranya yang kecil sedang bercakapcakap. "Bu, Ibu tinggal di mana, waktu Yesus masih seorang anak?" "0, waktu itu Ibu belum lahir. Yesus hidup pada

Lebih terperinci

Saya Dapat Menjadi Pekerja

Saya Dapat Menjadi Pekerja Saya Dapat Menjadi Pekerja Sekarang Kim lebih banyak mengerti mengenai gereja dan berbagai pelayanan yang Tuhan berikan kepada anggotaanggotanya. Ketika ia memandang jemaat, ia melihat bahwa tidak setiap

Lebih terperinci

OTORITAS ORANG PERCAYA

OTORITAS ORANG PERCAYA Level 2 Pelajaran 6 OTORITAS ORANG PERCAYA Oleh Andrew Wommack Di sesi hari ini saya ingin bahas mengenai otoritas yang Allah telah berikan kepada kita sebagai orang percaya. Dalam pembahasan ini, kita

Lebih terperinci

Siapakah Yesus Kristus? (5/6)

Siapakah Yesus Kristus? (5/6) Siapakah Yesus Kristus? (5/6) Nama Kursus : SIAPAKAH YESUS KRISTUS? Nama Pelajaran : Yesus Memiliki Semua Kuasa dan Penakluk Kematian Kode Pelajaran : SYK-P05 Pelajaran 05 - YESUS MEMILIKI SEMUA KUASA

Lebih terperinci

Level 3 Pelajaran 3. MUKJIZAT MEMULIAKAN ALLAH Oleh Andrew Wommack

Level 3 Pelajaran 3. MUKJIZAT MEMULIAKAN ALLAH Oleh Andrew Wommack Level 3 Pelajaran 3 MUKJIZAT MEMULIAKAN ALLAH Oleh Andrew Wommack Kita telah bicara mengenai berjalan di dalam kuasa Allah dan melayani orang lain dengan karunia-karunia yang Dia berikan pada kita. Saya

Lebih terperinci

BERDOA MENGGUNAKAN BAHASA ROH

BERDOA MENGGUNAKAN BAHASA ROH Bahan Sharing COOL Remaja Pemuda Oktober 2010 Minggu I BERDOA MENGGUNAKAN BAHASA ROH "Dan semua orang percaya dari golongan bersunat yang menyertai Petrus, tercengangcengang, karena melihat, bahwa karunia

Lebih terperinci

oleh Gereja Iuhan Apayang Dilakukan untuk Allah

oleh Gereja Iuhan Apayang Dilakukan untuk Allah Apayang Dilakukan oleh Gereja Iuhan untuk Allah Dalam pelajaran 6, kita telah belajar bagaimana orang Kristen saling menolong dalam tubuh Kristus. Dalam Pelajaran 7, kita melihat beberapa kewajiban kita

Lebih terperinci

Pertanyaan Alkitab (24-26)

Pertanyaan Alkitab (24-26) Pertanyaan Alkitab (24-26) Bagaimanakah orang Kristen Bisa Menentukan Dia Tidak Jatuh Dari Iman/Berpaling Dari Tuhan? Menurut Alkitab seorang Kristen bisa jatuh dari kasih karunia, imannya bisa hilang.

Lebih terperinci

Seri Kedewasaan Kristen (2/6)

Seri Kedewasaan Kristen (2/6) Seri Kedewasaan Kristen (2/6) Nama Kursus : ORANG KRISTEN YANG BERTANGGUNG JAWAB (OKB) Nama Pelajaran : Bertanggung Jawab dalam Hal Ibadah dan Persekutuan Kode Pelajaran : OKB-P02 DAFTAR ISI A. BERTANGGUNG

Lebih terperinci

Kematian Yahushua: Membatalkan Hukum?

Kematian Yahushua: Membatalkan Hukum? Kematian Yahushua: Membatalkan Hukum? Setan disebut bapa segala dusta. Yahushua sendiri menyatakan bahwa Iblis adalah pembunuh manusia sejak semula, dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia

Lebih terperinci

Siapakah Yesus Kristus? (4/6)

Siapakah Yesus Kristus? (4/6) Siapakah Yesus Kristus? (4/6) Nama Kursus : SIAPAKAH YESUS KRISTUS? Nama Pelajaran : Yesus adalah Juru Selamat dan Tuhan Kode Pelajaran : SYK-P04 Pelajaran 04 - YESUS ADALAH JURU SELAMAT DAN TUHAN DAFTAR

Lebih terperinci

Dengarkan Allah Bila Saudara Berdoa

Dengarkan Allah Bila Saudara Berdoa Dengarkan Allah Bila Saudara Berdoa!II Allah Ingin Berbicara dengan Saudara *I Bagaimana Allah Berbicara dengan Saudara li Bagaimana Mendengar Allah Berbicara III Bertindak Menurut Apa yang Dikatakan Allah

Lebih terperinci

PELAYANAN ANAK. PELAYANAN ANAK Sesi 1: Menjangkau Anak-anak

PELAYANAN ANAK. PELAYANAN ANAK Sesi 1: Menjangkau Anak-anak PELAYANAN ANAK Sesi 1: Menjangkau Anak-anak PENDAHULUAN Allah tertarik pada anak-anak. Haruskah gereja berusaha untuk menjangkau anak-anak? Apakah Allah menyuruh kita bertanggung jawab terhadap anak-anak?

Lebih terperinci

GKI MENGALAMI PEMBARUAN BUDI Roma 12:1-2

GKI MENGALAMI PEMBARUAN BUDI Roma 12:1-2 GKI MENGALAMI PEMBARUAN BUDI Roma 12:1-2 Tata Ibadah Minggu GKI Kebayoran Baru 27 AGUSTUS 2017 PERSIAPAN a. Saat Teduh b. Sebelum ibadah dimulai, organis/pianis memainkan lagu-lagu gerejawi. c. Lonceng

Lebih terperinci

Rela Menjadi Pekerja Kristus Matius 9:35 10:8

Rela Menjadi Pekerja Kristus Matius 9:35 10:8 Rela Menjadi Pekerja Kristus Matius 9:35 10:8 Tata Ibadah Minggu GKI Kebayoran Baru 18 JUNI 2017 PERSIAPAN a. Saat Teduh b. Sebelum ibadah dimulai, organis/pianis memainkan lagu-lagu gerejawi. c. Lonceng

Lebih terperinci

Seri Kedewasaan Kristen (6/6)

Seri Kedewasaan Kristen (6/6) Seri Kedewasaan Kristen (6/6) Nama Kursus : ORANG KRISTEN YANG BERTANGGUNG JAWAB (OKB) Nama Pelajaran : Bertanggung Jawab dalam Hal Bersaksi dan Memuridkan Orang Lain Kode Pelajaran : OKB-T06 DAFTAR ISI

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DATA. A. Analisa Makna Pernikahan di Gereja Bethany Nginden Surabaya. untuk menghasilkan keturunan. kedua, sebagai wujud untuk saling

BAB IV ANALISA DATA. A. Analisa Makna Pernikahan di Gereja Bethany Nginden Surabaya. untuk menghasilkan keturunan. kedua, sebagai wujud untuk saling BAB IV ANALISA DATA A. Analisa Makna Pernikahan di Gereja Bethany Nginden Surabaya Makna Pernikahan di Gereja Bethany Nginden Surabaya bisa tergolong memiliki makna, Diantara makna tersebut bisa di bilang

Lebih terperinci

A. JEMAAT BERHIMPUN TATA IBADAH MINGGU, 30 JULI 2017 (MINGGU BIASA) POLA HIDUP KERAJAAN ALLAH

A. JEMAAT BERHIMPUN TATA IBADAH MINGGU, 30 JULI 2017 (MINGGU BIASA) POLA HIDUP KERAJAAN ALLAH TATA IBADAH MINGGU, 30 JULI 2017 (MINGGU BIASA) POLA HIDUP KERAJAAN ALLAH Latihan Lagu-Lagu. Penayangan Warta Lisan. Saat Hening A. JEMAAT BERHIMPUN 1. AJAKAN BERIBADAH (JEMAAT DUDUK) Pnt. : Jemaat terkasih,

Lebih terperinci

LITURGI SABDA Bacaan pertama (Kej 9 : 8-15) Perjanjian Allah dengan Nuh sesudah ia dibebaskan dari air bah. Bacaan diambil dari Kitab Kejadian

LITURGI SABDA Bacaan pertama (Kej 9 : 8-15) Perjanjian Allah dengan Nuh sesudah ia dibebaskan dari air bah. Bacaan diambil dari Kitab Kejadian TAHN B - Hari Minggu Prapaskah I 22 Februari 2015 LITRGI SABDA Bacaan pertama (Kej 9 : 8-15) Perjanjian Allah dengan Nuh sesudah ia dibebaskan dari air bah. Bacaan diambil dari Kitab Kejadian Sesudah air

Lebih terperinci

Written by Administrator Wednesday, 09 February :45 - Last Updated Thursday, 10 February :12

Written by Administrator Wednesday, 09 February :45 - Last Updated Thursday, 10 February :12 Anak-Anak Allah ( Yohanes 1 : 12 ) Part III Alkitab yang berisi Firman Allah yang hidup diawali dengan penciptaan dan dibuka dengan kisah nikah dari manusia pertama yaitu Adam dan Hawa dan ditutup dengan

Lebih terperinci

Doa Bapa kami ( Matius 6 : 9 13 )

Doa Bapa kami ( Matius 6 : 9 13 ) Doa Bapa kami ( Matius 6 : 9 13 ) Doa adalah sarana komunikasi kita kepada Tuhan Yesus Kristus. Melalui doa kita bisa berkata-kata kepada Bapa di Surga. Tetapi untuk bisa menyebut nama Bapa terlebih dahulu

Lebih terperinci

Seri Iman Kristen (6/10)

Seri Iman Kristen (6/10) Seri Iman Kristen (6/10) Nama Kursus : DASAR-DASAR IMAN KRISTEN Nama Pelajaran : Manusia Kedua dari Tuhan Kode Pelajaran : DIK-P06 Pelajaran 06 - MANUSIA KEDUA DARI TUHAN DAFTAR ISI Teks Alkitab Ayat Kunci

Lebih terperinci

Revelation 11, Study No. 38 in Indonesian Language. Seri Kitab Wahyu pasal 11, Pembahasan No.38, oleh Chris McCann

Revelation 11, Study No. 38 in Indonesian Language. Seri Kitab Wahyu pasal 11, Pembahasan No.38, oleh Chris McCann Revelation 11, Study No. 38 in Indonesian Language Seri Kitab Wahyu pasal 11, Pembahasan No.38, oleh Chris McCann Selamat malam dan selamat datang di pemahaman Alkitab EBible Fellowship dalam Kitab Wahyu.

Lebih terperinci

IMAN YANG SUPERNATURAL IMAN YANG SUPERNATURAL Sesi 1: Bagaimana Bertumbuh Dalam Iman

IMAN YANG SUPERNATURAL IMAN YANG SUPERNATURAL Sesi 1: Bagaimana Bertumbuh Dalam Iman IMAN YANG SUPERNATURAL Sesi 1: Bagaimana Bertumbuh Dalam Iman PENDAHULUAN Allah telah menyatukan kita untuk memberi kesan khusus atas iman yang luar biasa. Kita bukan saja hanya akan mempelajarinya tetapi

Lebih terperinci

LITURGI BULAN KELUARGA GMIT JEMAAT BET EL OESAPA TENGAH MINGGU, 01 OKTOBER 2017 TEMA: MENJADI KELUARGA YANG MENGGARAMI DAN MENERANGI

LITURGI BULAN KELUARGA GMIT JEMAAT BET EL OESAPA TENGAH MINGGU, 01 OKTOBER 2017 TEMA: MENJADI KELUARGA YANG MENGGARAMI DAN MENERANGI LITURGI BULAN KELUARGA GMIT JEMAAT BET EL OESAPA TENGAH MINGGU, 01 OKTOBER 2017 TEMA: MENJADI KELUARGA YANG MENGGARAMI DAN MENERANGI Fokus: Kategori Lanjut Usia (Lansia) CATATAN: Diharapkan para Diaken

Lebih terperinci

Tahun C Hari Minggu Biasa III LITURGI SABDA. Bacaan Pertama Neh. 8 : 3-5a

Tahun C Hari Minggu Biasa III LITURGI SABDA. Bacaan Pertama Neh. 8 : 3-5a 1 Tahun C Hari Minggu Biasa III LITURGI SABDA Bacaan Pertama Neh. 8 : 3-5a. 6-7. 9-11 Bagian-bagian Kitab Taurat Allah dibacakan dengan jelas, dengan diberi keterangan-keterangan sehingga pembacaan dimengerti.

Lebih terperinci

Rencana Allah untuk Gereja Tuhan

Rencana Allah untuk Gereja Tuhan Rencana Allah untuk Gereja Tuhan Yesus berkata, "Aku akan mendirikan jemaatku dan alam maut tidak akan menguasainya" (Matius 16:18). Inilah janji yang indah! Ayat ini memberitahukan beberapa hal yang penting

Lebih terperinci

MARILAH KITA PELAJARI RENCANA KESELAMATAN MENURUT ALKITAB. Kasih Allah Untuk Orang Berdosa

MARILAH KITA PELAJARI RENCANA KESELAMATAN MENURUT ALKITAB. Kasih Allah Untuk Orang Berdosa MARILAH KITA PELAJARI RENCANA KESELAMATAN MENURUT ALKITAB Kasih Allah Untuk Orang Berdosa Hari ini kita mau belajar tentang kasih Allah. Untuk menghargai kasih Allah kepada kita, kita harus pertama-tama

Lebih terperinci

KAJIAN SOSIO-TEOLOGIS TERHADAP TRADISI PENJUALAN ANAK DI JEMAAT GEREJA MASEHI INJILI TIMOR KODYAKUPANG SKRIPSI. Diajukan Kepada Fakultas Teologi

KAJIAN SOSIO-TEOLOGIS TERHADAP TRADISI PENJUALAN ANAK DI JEMAAT GEREJA MASEHI INJILI TIMOR KODYAKUPANG SKRIPSI. Diajukan Kepada Fakultas Teologi KAJIAN SOSIO-TEOLOGIS TERHADAP TRADISI PENJUALAN ANAK DI JEMAAT GEREJA MASEHI INJILI TIMOR KODYAKUPANG SKRIPSI Diajukan Kepada Fakultas Teologi Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar SARJANA SAINS

Lebih terperinci

Menolak Roh Kudus. Mendukakan Roh Kudus. Memadamkan Roh Kudus. Menghujat Roh Kudus.

Menolak Roh Kudus. Mendukakan Roh Kudus. Memadamkan Roh Kudus. Menghujat Roh Kudus. Lesson 11 for March 18, 2017 Pemahaman yang tepat tentang pelayanan Roh Kudus menuntun kita untuk peka terhadap tuntutan-nya, mendengar terhadap saran-nya, dan patuh pada kehendak-nya. Dalam pengertian

Lebih terperinci

Gereja Tunduk Kepada Roh Kudus

Gereja Tunduk Kepada Roh Kudus Gereja Tunduk Kepada Roh Kudus Kami menuliskan pelajaran ini pada waktu musim semi! Cabang-cabang pohon mengeluarkan tunas-tunas baru yang berwarna hijau muda dan hijau tua. Kuncup-kuncup mulai tumbuh

Lebih terperinci

Revelation 11, Study No. 39 in Indonesian Language. Seri Kitab Wahyu pasal 11, Pembahasan No. 39, oleh Chris McCann

Revelation 11, Study No. 39 in Indonesian Language. Seri Kitab Wahyu pasal 11, Pembahasan No. 39, oleh Chris McCann Revelation 11, Study No. 39 in Indonesian Language Seri Kitab Wahyu pasal 11, Pembahasan No. 39, oleh Chris McCann Selamat malam dan selamat datang di pemahaman Alkitab EBible Fellowship dalam Kitab Wahyu.

Lebih terperinci

Bagaimana Berjalan Dalam Roh Bagian ke-3

Bagaimana Berjalan Dalam Roh Bagian ke-3 Bagaimana Berjalan Dalam Roh Bagian ke-3 Pengantar Dalam dua bagian pertama pelajaran ini, kita telah belajar pentingnya menerima Roh Kudus, membaca Alkitab, dan berkembang di mana kita ditanamkan. Dalam

Lebih terperinci

BAB 4. Refleksi Teologis. dan kehidupan rohani setiap anggota jemaatnya tidak terkecuali anak-anak yang adalah

BAB 4. Refleksi Teologis. dan kehidupan rohani setiap anggota jemaatnya tidak terkecuali anak-anak yang adalah BAB 4 Refleksi Teologis Ketika Tuhan Yesus naik ke surga, Ia memberikan mandat kepada seluruh murid untuk pergi ke seluruh dunia dan menjadikan semua bangsa menjadi muridnya (Matius 28:19-20). Mandat ini

Lebih terperinci

Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB)

Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) 04 DESEMBER 2016 Jemaat GIDEON Kelapadua Depok Jl. Komjen Pol M. Jasin Kelapadua, Pasirgunung Selatan Ksatrian Amji Atak (Komp. BRIMOB POLRI) Kelapadua

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia, dijumpai berbagai tradisi atau budaya

BAB I PENDAHULUAN. Dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia, dijumpai berbagai tradisi atau budaya BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia, dijumpai berbagai tradisi atau budaya yang menghubungkan dan mengikat anggota masyarakat satu dengan yang lain. Tradisitradisi

Lebih terperinci

TATA IBADAH HARI MINGGU XVI SESUDAH PENTAKOSTA

TATA IBADAH HARI MINGGU XVI SESUDAH PENTAKOSTA PERSIAPAN : TATA IBADAH HARI MINGGU XVI SESUDAH PENTAKOSTA Doa Pribadi Latihan Lagu-lagu baru Doa para Presbiter di Konsistori (P.1.) UCAPAN SELAMAT DATANG P.2. Selamat pagi/sore dan selamat beribadah

Lebih terperinci

1Pet.5:1-4; Yeh.34:1-6; Yoh.10:11. Pdt. DR. Stephen Tong

1Pet.5:1-4; Yeh.34:1-6; Yoh.10:11. Pdt. DR. Stephen Tong 1Pet.5:1-4; Yeh.34:1-6; Yoh.10:11 Pdt. DR. Stephen Tong Yesus mengatakan ada dua macam orang yang melayani Tuhan, yang semacam adalah gembala yang lainnya adalah orang upahan. Gembala mengasihi domba-domba

Lebih terperinci

Jemaat EKKLESIA di DKI JAKARTA Jl. Kalibata Timur I No.41 Jakarta Selatan 12740

Jemaat EKKLESIA di DKI JAKARTA Jl. Kalibata Timur I No.41 Jakarta Selatan 12740 GEREJA PROTESTAN di INDONESIA bagian BARAT (GPIB) TATA IBADAH HARI KENAIKAN TUHAN YESUS 29 MEI 2014 PEMBERITA FIRMAN : Pukul 06.00 WIB Pendeta Ny. H. Tatengkeng - Pietersz (Pendeta Gereja Protestan Maluku

Lebih terperinci

Tahun C Pesta Keluarga Kudus : Yesus, Maria, Yusuf LITURGI SABDA. Bacaan Pertama 1 Sam. 1:

Tahun C Pesta Keluarga Kudus : Yesus, Maria, Yusuf LITURGI SABDA. Bacaan Pertama 1 Sam. 1: 1 Tahun C Pesta Keluarga Kudus : Yesus, Maria, Yusuf LITURGI SABDA Bacaan Pertama 1 Sam. 1:20-22. 24-28 Seumur hidupnya Samuel diserahkan kepada Tuhan. Bacaan diambil dari Kitab Pertama Samuel: Setahun

Lebih terperinci

Kalender Doa Oktober 2016

Kalender Doa Oktober 2016 Kalender Doa Oktober 2016 Berdoa Bagi Wanita Yang Merindukan Tuhan Pada Banyak budaya wanita dan anak anak gadis diberi tahu bahwa mereka tidak terlalu berharga dan merupakan beban bagi keluarga. Pada

Lebih terperinci

Bisa. Mengajar. Merupakan Pelayanan

Bisa. Mengajar. Merupakan Pelayanan Mengajar Bisa Merupakan Pelayanan Tahukah saudara bahwa Allah menginginkan saudara menjadi guru? Dalam pelajaran ini saudara akan belajar bahwa demikianlah halnya. Saudara akan belajar mengapa Allah menghendaki

Lebih terperinci

TATA GEREJA PEMBUKAAN

TATA GEREJA PEMBUKAAN TATA GEREJA PEMBUKAAN Bahwa sesungguhnya gereja adalah penyataan Tubuh Kristus di dunia, yang terbentuk dan hidup dari dan oleh Firman Tuhan, sebagai persekutuan orang-orang percaya dan dibaptiskan ke

Lebih terperinci

Lesson 4 for January 28, 2017

Lesson 4 for January 28, 2017 Lesson 4 for January 28, 2017 Apakah Roh Kudus adalah suatu kekuatan yang mengalir dari Allah atau apakah Dia Pribadi Ilahi yang sederajat dengan Bapa dan Anak? Apakah pertanyaan itu penting atau apakah

Lebih terperinci

BAB 27 Berdiam Diri dalam Pertemuan- Pertemuan Jemaat

BAB 27 Berdiam Diri dalam Pertemuan- Pertemuan Jemaat Dikutip dari buku: UCAPAN PAULUS YANG SULIT Oleh : Manfred T. Brauch Penerbit : Seminari Alkitab Asia Tenggara - Malang - 1997 Halaman 161-168 BAB 27 Berdiam Diri dalam Pertemuan- Pertemuan Jemaat Sama

Lebih terperinci

Seri Iman Kristen (7/10)

Seri Iman Kristen (7/10) Seri Iman Kristen (7/10) Nama Kursus : DASAR-DASAR IMAN KRISTEN Nama Pelajaran : Kelahiran Baru Kode Pelajaran : DIK-P07 Pelajaran 07 - KELAHIRAN BARU DAFTAR ISI Teks Alkitab Ayat Kunci 1. Definisi 2.

Lebih terperinci

Pakailah Firman Allah Bila Saudara Berdoa

Pakailah Firman Allah Bila Saudara Berdoa Pakailah Firman Allah Bila Saudara Berdoa ll!i! ll!i! ll!i! ll!i! Pakailah Alkitab Sebagai Pedoman Saudara Kuatkan Iman Saudara dengan Alkitab Pakailah Ayat-ayat Alkitab Bila Saudara Berdoa Bertindaklah

Lebih terperinci

Apakah Allah Akan Mengatakan Kepadaku Apa yang Harus Kulakukan Selanjutnya?

Apakah Allah Akan Mengatakan Kepadaku Apa yang Harus Kulakukan Selanjutnya? Apakah Allah Akan Mengatakan Kepadaku Apa yang Harus Kulakukan Selanjutnya?... saya belum yakin akan rencana-nya bagiku. Tentu saja saudara telah menerima Kristus sebagai Juruselamat saudara. Dan sekarang

Lebih terperinci

LITURGI MINGGU GEREJA KRISTEN INDONESIA JATIMURNI MINGGU, 3 SEPTEMBER 2017 Tema: MENYELAMI PEMIKIRAN ALLAH JEMAAT BERHIMPUN

LITURGI MINGGU GEREJA KRISTEN INDONESIA JATIMURNI MINGGU, 3 SEPTEMBER 2017 Tema: MENYELAMI PEMIKIRAN ALLAH JEMAAT BERHIMPUN LITURGI MINGGU GEREJA KRISTEN INDONESIA JATIMURNI MINGGU, 3 SEPTEMBER 2017 Tema: MENYELAMI PEMIKIRAN ALLAH PERSIAPAN - Umat bersaat teduh - Lonceng berbunyi - Penyalaan Lilin JEMAAT BERHIMPUN PANGGILAN

Lebih terperinci

Roh Kudus. Penolong dan Penghibur HIDUP BARU BERSAMA KRISTUS

Roh Kudus. Penolong dan Penghibur HIDUP BARU BERSAMA KRISTUS HIDUP BARU BERSAMA KRISTUS Roh Kudus Penolong dan Penghibur GEREJA YESUS SEJATI Pusat Indonesia Jl. Danau Asri Timur Blok C3 number 3C Sunter Danau Indah Jakarta 14350 Indonesia Telp. (021) 65304150, 65304151

Lebih terperinci

Peperangan Rohani dan Kenakanlah Seluruh Senjata Allah XXII. Berdoa Di Dalam Roh II. Efesus 6: Lukas 18:9-13. Khotbah oleh Ev Peter Yoksan

Peperangan Rohani dan Kenakanlah Seluruh Senjata Allah XXII. Berdoa Di Dalam Roh II. Efesus 6: Lukas 18:9-13. Khotbah oleh Ev Peter Yoksan Peperangan Rohani dan Kenakanlah Seluruh Senjata Allah XXII Berdoa Di Dalam Roh II Efesus 6:17-20 Lukas 18:9-13 Khotbah oleh Ev Peter Yoksan Terimalah Pedang Roh dan berdoalah dalam Roh adalah merupakan

Lebih terperinci

Level 2 Pelajaran 11

Level 2 Pelajaran 11 Level 2 Pelajaran 11 PERNIKAHAN (Bagian 2) Oleh Don Krow Hari ini kita akan kembali membahas mengenai pernikahan, dan satu pertanyaan yang muncul adalah, Apakah itu pernikahan? Apakah anda pernah memikirkan

Lebih terperinci

o Menerangkan bagaimana sikap anak-anak terhadap kekuasaan mempunyai akibat yang luas di luar rumah.

o Menerangkan bagaimana sikap anak-anak terhadap kekuasaan mempunyai akibat yang luas di luar rumah. Tugas Anak- Anak Apabila kita memikirkan bahwa Firman Allah sangat mementingkan ketaatan, tidaklah aneh bahwa satu-satunya hukum kepada anak-anak dalam Alkitab ialah "Hormatilah ayahmu dan ibumu". Salah

Lebih terperinci

Minggu, 27 Oktober 2013

Minggu, 27 Oktober 2013 GEREJA PROTESTAN di INDONESIA bagian BARAT (GPIB) TATA IBADAH HARI MINGGU XXIII SESUDAH PENTAKOSTA NUANSA MUDA Minggu, 27 Oktober 2013 PEMBERITA FIRMAN Pukul 18.00 WIB Pendeta Johny Alexander Lontoh (Ketua

Lebih terperinci

MARILAH KITA PELAJARI RENCANA KESELAMATAN MENURUT ALKITAB GEREJA YANG YESUS DIRIKAN

MARILAH KITA PELAJARI RENCANA KESELAMATAN MENURUT ALKITAB GEREJA YANG YESUS DIRIKAN MARILAH KITA PELAJARI RENCANA KESELAMATAN MENURUT ALKITAB GEREJA YANG YESUS DIRIKAN Dari Kisah 2 kita tahu bahwa ketika seseorang dibaptis, Tuhan menambahkan dia kepada gereja-nya. Nas lain yang mengajarkan

Lebih terperinci

Jemaat EKKLESIA di DKI JAKARTA Jl. Kalibata Timur I No.41 Jakarta Selatan TATA IBADAH HARI MINGGU

Jemaat EKKLESIA di DKI JAKARTA Jl. Kalibata Timur I No.41 Jakarta Selatan TATA IBADAH HARI MINGGU GEREJA PROTESTAN di INDONESIA bagian BARAT (GPIB) TATA IBADAH HARI MINGGU HARI MINGGU XXIII SESUDAH PENTAKOSTA 27 OKTOBER 2013 PEMBERITA FIRMAN : Pukul 06.00 WIB Pendeta Johanna Nirahua (Pendeta Jemaat

Lebih terperinci

Seri Kitab Wahyu Pasal 11, Pembahasan No. 2, oleh Chris McCann. Selamat malam dan selamat datang di Pemahaman Alkitab EBible

Seri Kitab Wahyu Pasal 11, Pembahasan No. 2, oleh Chris McCann. Selamat malam dan selamat datang di Pemahaman Alkitab EBible Seri Kitab Wahyu Pasal 11, Pembahasan No. 2, oleh Chris McCann Selamat malam dan selamat datang di Pemahaman Alkitab EBible Fellowship dalam Kitab Wahyu. Malam ini kita akan membicarakan Pembahasan No.

Lebih terperinci

ROH KUDUS, FIRMAN DAN DOA

ROH KUDUS, FIRMAN DAN DOA ROH KUDUS, FIRMAN DAN DOA Lesson 10 for March 11, 2017 Doa adalah membuka hati kepada Allah sebagai kepada seorang sahabat. Doa itu perlu bukan karena supaya Allah mengetahui apa kita sebenarnya, melainkan

Lebih terperinci

MARILAH KITA PELAJARI RENCANA KESELAMATAN MENURUT ALKITAB BANGUNLAH, BERILAH DIRIMU DIBAPTIS (2)

MARILAH KITA PELAJARI RENCANA KESELAMATAN MENURUT ALKITAB BANGUNLAH, BERILAH DIRIMU DIBAPTIS (2) MARILAH KITA PELAJARI RENCANA KESELAMATAN MENURUT ALKITAB BANGUNLAH, BERILAH DIRIMU DIBAPTIS (2) Kursi berkaki tiga bisa digunakan. Bayangkanlah kursi berkaki tiga dalam pikiran Anda. Lalu, bayangkanlah

Lebih terperinci

Apa yang Seharusnya Kita Doakan?

Apa yang Seharusnya Kita Doakan? Apa yang Seharusnya Kita Doakan? Oleh John Piper Desiring God. Website: www.desiringgod.org Apa yang harus kita doakan? Untuk menjawab pertanyaan itu, kita bisa merenungkan semua pokok yang didoakan oleh

Lebih terperinci

Surat 2 Yohanes (Bagian 14) Sunday, February 14, 2016

Surat 2 Yohanes (Bagian 14) Sunday, February 14, 2016 Surat 2 Yohanes (Bagian 14) Sunday, February 14, 2016 2 Yoh. 1:1-3 1:1 Dari penatua kepada Ibu yang terpilih dan anak-anaknya yang benar-benar aku kasihi. Bukan aku saja yang mengasihi kamu, tetapi juga

Lebih terperinci

HUBUNGAN HUKUM TAURAT DENGAN ORANG PERCAYA PERJANJIAN BARU

HUBUNGAN HUKUM TAURAT DENGAN ORANG PERCAYA PERJANJIAN BARU HUBUNGAN HUKUM TAURAT DENGAN ORANG PERCAYA PERJANJIAN BARU SEBUAH KARYA TULIS ILMIAH DITUJUKAN KEPADA: dr. Andrew M. Liauw, M.Div., M.Th DOSEN GRAPHE INTERNATIONAL THEOLOGICAL SEMINARY UNTUK MEMENUHI TUNTUTAN

Lebih terperinci

TATA IBADAH MINGGU XX SESUDAH PENTAKOSTA Minggu, 22 Oktober

TATA IBADAH MINGGU XX SESUDAH PENTAKOSTA Minggu, 22 Oktober PERSIAPAN TATA IBADAH MINGGU XX SESUDAH PENTAKOSTA Minggu, 22 Oktober 2017 ----------------------------------------------------- *. Sebelum ibadah dimulai mohon HP di non aktifkan *. Doa Pribadi Warga

Lebih terperinci

Hari Pertama Kerajaan Kristus Bagi Gereja-Nya Bagi Dunia Kita Hari Kedua Doakan Yang Menyatukan Bagi Gereja-Nya Bagi Dunia Kita Hari Ketiga

Hari Pertama Kerajaan Kristus Bagi Gereja-Nya Bagi Dunia Kita Hari Kedua Doakan Yang Menyatukan Bagi Gereja-Nya Bagi Dunia Kita Hari Ketiga Hari Pertama Kamis, 25 Mei 2006 Kerajaan Kristus...dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah. Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem,

Lebih terperinci

Dalam pelajaran ini saudara akan mempelajari...

Dalam pelajaran ini saudara akan mempelajari... Yohanes 7 Dalam pelajaran ini saudara akan mempelajari... Yesus dan Saudara-saudaraNya Yesus pada Pesta Pondok Daun Mesiaskah Dia? Penjaga Bait Allah Disuruh Menangkap Yesus Aliran Air Hidup Pertentangan

Lebih terperinci

Pendidikan Agama Kristen Protestan

Pendidikan Agama Kristen Protestan Modul ke: 04Fakultas Psikologi Pendidikan Agama Kristen Protestan GEREJA SESUDAH ZAMAN PARA RASUL (2) Program Studi Psikologi Drs. Sugeng Baskoro,M.M. A. Latar Belakang Dalam kepercayaan Iman Kristen,

Lebih terperinci

PL1 : TUHAN, Engkau menyelidiki dan mengenal aku; U : Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh.

PL1 : TUHAN, Engkau menyelidiki dan mengenal aku; U : Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh. PERSIAPAN a. Saat Teduh b. Sebelum ibadah dimulai, organis/pianis memainkan lagu-lagu gerejawi. c. Lonceng berbunyi. d. Penyalaan Lilin dan Pembacaan Pokok-pokok Warta Jemaat Berdiri 1. MAZMUR PEMBUKA

Lebih terperinci

Pernikahan Kristen Sejati (2/6)

Pernikahan Kristen Sejati (2/6) Pernikahan Kristen Sejati (2/6) Nama Kursus   : Pernikahan Kristen yang Sejati Nama Pelajaran : Memilih Pasangan Kode Pelajaran : PKS-P02                    Pelajaran 02 - MEMILIH

Lebih terperinci

SAUDARA BELAJAR BERJALAN

SAUDARA BELAJAR BERJALAN SAUDARA BELAJAR BERJALAN Dalam Pelajaran Ini Saudara Akan Mempelajari Letakkan Tangan Saudara di dalam Tangan Allah Sudahkah Iblis Berusaha untuk Menjatuhkan Saudara? Apakah Saudara Menderita karena Kristus?

Lebih terperinci

Tata Ibadah Adven III

Tata Ibadah Adven III Tata Ibadah Adven III Minggu, 11 Desember 2016 Persiapan (Latihan lagu-lagu). Pembacaan warta lisan dan saat hening. Penyalaan 3 lilin Adven.» B e r h i m p u n «Ajakan Beribadah / umat duduk Menanti adalah

Lebih terperinci

TATA IBADAH Minggu Adven I

TATA IBADAH Minggu Adven I TATA IBADAH Minggu Adven I PERSIAPAN Doa Konsistori dan Doa Pribadi Saat Teduh UNGKAPAN SITUASI P.2. Saudara - saudara yang terkasih dalam Yesus kristus Minggu, 29 Nopember 2015 kita memasuki minggu Adven

Lebih terperinci

TAHUN AYIN ALEPH. Minggu I. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

TAHUN AYIN ALEPH. Minggu I. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. TAHUN AYIN ALEPH Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. (Matius 6:33) Minggu I Pada tanggal 8 September 2010, kalender orang Yahudi berubah

Lebih terperinci

Seri Iman Kristen (10/10)

Seri Iman Kristen (10/10) Seri Iman Kristen (10/10) Nama Kursus : DASAR-DASAR IMAN KRISTEN Nama Pelajaran : Menang Atas Keinginan Daging Kode Pelajaran : DIK-P10 Pelajaran 10 - MENANG ATAS KEINGINAN DAGING DAFTAR ISI Teks Ayat

Lebih terperinci

TATA IBADAH Dies Natalis STT INTIM Makasar ke 69 Tahun 2017 (Gereja Kristen Protestan di Bali) Minggu, 08 Oktober 2017

TATA IBADAH Dies Natalis STT INTIM Makasar ke 69 Tahun 2017 (Gereja Kristen Protestan di Bali) Minggu, 08 Oktober 2017 TATA IBADAH Dies Natalis STT INTIM Makasar ke 69 Tahun 2017 (Gereja Kristen Protestan di Bali) Minggu, 08 Oktober 2017 PERSIAPAN *. Sebelum ibadah dimulai mohon HP di non aktifkan *. Doa Pribadi Warga

Lebih terperinci